<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>besi beton Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/besi-beton/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/besi-beton/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Aug 2024 10:30:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>besi beton Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/besi-beton/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengertian Besi Kolom, Ragam Jenis Dan Biaya Pasang Saat Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/pengertian-besi-kolom-dan-ragam-jenis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 07:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton kolom]]></category>
		<category><![CDATA[beton bertulang]]></category>
		<category><![CDATA[kolom beton]]></category>
		<category><![CDATA[kolom praktis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia konstruksi Indonesia setiap saat mengalami perubahan. Perubahan tersebut termasuk dalam hal penamaan komponen konstruksi bangunan. Salah satu diantaranya adalah besi kolom. Tak jarang pula antara satu daerah dengan daerah lain terdapat perbedaan nama. Yang pada umumnya dipengaruhi oleh bahasa daerah itu sendiri. Atau tanpa sengaja muncul istilah baru oleh para pekerja bangunan. Lalu menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengertian-besi-kolom-dan-ragam-jenis/">Pengertian Besi Kolom, Ragam Jenis Dan Biaya Pasang Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia konstruksi Indonesia setiap saat mengalami perubahan. Perubahan tersebut termasuk dalam hal penamaan komponen konstruksi bangunan. Salah satu diantaranya adalah besi kolom.</p>
<p>Tak jarang pula antara satu daerah dengan daerah lain terdapat perbedaan nama. Yang pada umumnya dipengaruhi oleh bahasa daerah itu sendiri. Atau tanpa sengaja muncul istilah baru oleh para pekerja bangunan. Lalu menjadi populer diantara mereka di daerah tersebut.</p>
<p>Dampak dari semua itu secara teknis memang tidak berpengaruh secara langsung pada kualitas bangunan. Namun terhadap pelaksanaan pembangunan. Selain tidak lancar, sering pula salah dalam menggunakan material.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3871" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis.jpg" alt="Tata cara membeli besi tulangan yang sudah jadi untuk kolom praktis" width="400" height="260" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h2>Pengertian dan fakta</h2>
<p>Oleh orang awam sering mendefinisikan bahwa besi kolom sama dengan besi beton. Padahal arti yang sebenarnya adalah sejumlah material logam yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan kolom.</p>
<p>Jadi tidak merujuk pada salah satu jenis material saja. Melainkan kepada seluruh jenis material besi yang memungkinkan digunakan untuk membuat satu buah tiang kolom.</p>
<p>Selain besi beton yang memenuhi syarat misalnya besi pipa, besi holow dan sejumlah material baja profil. Seperti baja HB, WF, UNP dan CNP. Jadi, pilihannya sangat banyak.</p>
<p>Persepsi yang salah seperti ini lah yang mengakibatkan pekerjaan bangunan tidak lancar. Terlebih lagi kalau tidak dilengkapi dengan <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-gambar-detail-dan-gambar-kerja-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">gambar kerja</a>. Maka tukang akan sulit menentukan jenis material besi yang akan digunakan.</p>
<p>Sekali lagi, kolom dan besi beton adalah 2 hal yang berbeda. Kolom adalah salah satu konstruksi yang terpasang secara tegak lurus, dan berfungsi sebagai struktur penopang utama pada bangunan.</p>
<p>Sementara besi beton adalah hanya salah satu dari sekian banyak ragam material logam yang sering digunakan untuk konstruksi bangunan.</p>
<h2>Ragam besi kolom dan pengerjaan</h2>
<p>Kolom pada sebuah bangunan bermacam-macam. Bisa dibedakan menurut material yang digunakan, menurut fungsi dan letak, serta menurut proses pengerjaan di lapangan (on site), atau di workshop (out site).</p>
<p>Kita bahas satu per satu. Menurut jenis bahan, antara lain: 1]. Kolom baja, 2]. Kolom beton, dan 3]. kolom kayu.</p>
<h3>1. Kolom baja menurut proses pengerjaan</h3>
<p>Kolom baja ragamnya tak terhingga. Mengapa Saya sebut tak terhingga?. Karena hampir semua material baja profil bisa digunakan untuk membuat kolom bangunan. Dengan atau tanpa proses rekayasa sama sekali.</p>
<p>Kolom baja tanpa rekayasa artinya yang hanya menggunakan satu jenis material baja profil. Misal <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">baja IWF</a>, H-Beam, dan Honeycom.</p>
<p>Sedangkan kolom baja yang melalui proses rekayasa adalah yang menggunakan lebih dari satu jenis material. Dalam istilah konstruksi disebut baja profil gabungan. Atau baja profil tersusun.</p>
<p>Selain yang terbuat dari material baja profil. Ada pula kolom yang sejenis. Yakni terbuat dari baja ringan. Bentuk kolom baja ringan pun mirip dengan kolom baja profil. Yakni berupa batang tunggal atau gabungan.</p>
<h3>2. Kolom beton dan jenis-jenis bahan yang digunakan</h3>
<p>Menurut fungsinya kolom beton terbagi menjadi 2 macam. Yakni kolom beton struktur dan kolom beton praktis.</p>
<p>Kolom beton struktur maupun kolom praktis terbuat dari bahan yang sama. Yaitu besi beton polos atau ulir yang berfungsi sebagai tulang, dan cor beton berfungsi sebagai isian.</p>
<p>Nah atas dasar ini lah muncul istilah besi kolom. Seakan-akan bahwa semua kolom pada bangunan menggunakan besi beton. Dan/atau hanya terbuat dari kolom beton.</p>
<p>Sejauh ini hemat Saya tidak perlu merubah persepsi tersebut. Tapi, memberi pemahaman yang lebih detail mengenai jenis-jenis besi beton yang sering digunakan untuk membuat kolom.</p>
<p>Untuk kolom beton struktur umumnya menggunakan besi beton polos Ø16 mm ke atas. Atau, jika menggunakan besi beton ulir adalah ukuran D13 ke atas.</p>
<p>Sementara untuk kolom beton praktis adalah umumnya menggunakan besi beton polos Ø10 atau 12 mm, yang berfungsi sebagai tulangan pokok. Dan, besi Ø6 sebagai begel atau sengkang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3560" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg" alt="Ragam ukuran besi beton untuk struktur rumah tinggal sederhana dan bertingkat" width="500" height="295" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Biaya pasang besi kolom saat ini</h2>
<p>Walau sama-sama menggunakan bahan yang sejenis, biaya pemasangan besi kolom praktis umumnya beda dengan biaya pemasangan besi kolom struktur.</p>
<p>Perbedaan tersebut disebabkan oleh 2 hal, yaitu: 1]. Dimensi kolom beton, dan 2]. Ukuran besi tulangan yang digunakan untuk masing-masing kolom beton.</p>
<p>Perhatikan gambar diatas. Penampang kolom beton praktis sangat kecil. Dan pada umumnya berbentuk kotak. Sementara kolom beton struktur memiliki penampang yang sangat besar. Dan, selain berbentuk kotak tak jarang pula berbentuk bulat, bahkan <a href="https://kumparan.com/ragam-info/12-ciri-ciri-dari-segi-lima-dan-segi-enam-dalam-bangun-datar-21FapCGV3kf">segi enam</a>.</p>
<p>Oleh sebab itu biaya pemasangan besi kolom praktis selalu lebih murah, dan dihitung dengan satuan meter lari. Sedangkan besi tulangan kolom struktur dihitung dengan tonase, layaknya borongan pekerjaan konstruksi baja. Dan hasilnya jauh lebih mahal dibanding.</p>
<p>Contoh borongan pemasangan besi tulangan di kota Semarang, bulan Juli 2024 sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Kolom praktis Rp 15.000,-/m</li>
<li>Kolom struktur Rp 1.150,-/kg</li>
</ul>
<p>Biaya tersebut meliputi pemotongan, bending, rangkai dan pasang besi kolom pada tempat-tempat yang telah ditentukan dalam gambar kerja.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengertian-besi-kolom-dan-ragam-jenis/">Pengertian Besi Kolom, Ragam Jenis Dan Biaya Pasang Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beton Cor Ini Pakai Untuk Membangun Rumah Tingkat 2 Lantai Agar Kokoh Dan Hemat</title>
		<link>https://arsitekta.com/beton-cor-yang-ideal-untuk-bangunan-rumah-tingkat-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 16:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[beton cor]]></category>
		<category><![CDATA[desain rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5250</guid>

					<description><![CDATA[<p>Spek material beton yang dibutuhkan untuk membangun rumah tingkat, jelas berbeda dengan rumah tidak tingkat. Penyebab pertama adalah tinggi bangunan. Kedua, adalah berat konstruksi bangunan. Kami referensi ukuran-ukuran beron cor dalam artikel ini. Untuk Anda jadikan acuan kala membangun sebuah rumah rumah tinggal tingkat lantai 2. Tinggi 6,0 sampai 7,0 meter. Terbukti sangat kokoh, hemat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beton-cor-yang-ideal-untuk-bangunan-rumah-tingkat-2/">Beton Cor Ini Pakai Untuk Membangun Rumah Tingkat 2 Lantai Agar Kokoh Dan Hemat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perspektif-Rumah-Tinggal-2-lantai.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4935" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perspektif-Rumah-Tinggal-2-lantai.jpg" alt="Gambar perspektif 3D bangunan rumah mewah 2 lantai" width="825" height="528" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perspektif-Rumah-Tinggal-2-lantai.jpg 825w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perspektif-Rumah-Tinggal-2-lantai-300x192.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perspektif-Rumah-Tinggal-2-lantai-768x492.jpg 768w" sizes="(max-width: 825px) 100vw, 825px" /></a></p>
<p>Spek material beton yang dibutuhkan untuk membangun rumah tingkat, jelas berbeda dengan rumah tidak tingkat. Penyebab pertama adalah tinggi bangunan. Kedua, adalah berat konstruksi bangunan.</p>
<p>Kami referensi ukuran-ukuran <a href="https://arsitekta.com/beton-cor-untuk-membuat-bangunan-rumah-1-lantai/" target="_blank" rel="noopener">beron cor</a> dalam artikel ini. Untuk Anda jadikan acuan kala membangun sebuah rumah rumah tinggal tingkat lantai 2. Tinggi 6,0 sampai 7,0 meter. Terbukti sangat kokoh, hemat biaya dan pengerjaan sangat cepat.</p>
<h2>Beton bertulang</h2>
<p>Beton bertulang pada sebuah bangunan rumah tingkat dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:</p>
<h3>1. Kategori balok dan pilar</h3>
<p>Dimulai dari ukuran terkecil, berikut fungsinya adalah:</p>
<h4>15&#215;15 cm</h4>
<p>Berguna untuk membuat kolom praktis dan ring balok. Yang berada di lantai 1 maupun lantai 2. Material yang digunakan adalah beton cor, besi Ø10 dan Ø6 mm SNI.</p>
<p>Besi beton 10 mm tersebut adalah untuk bahan tulangan pokok. Sedangkan besi dia.6 mm adalah untuk sengkang/begel. Penampang beton seperti gambar nomor 1 berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5252" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton.png" alt="standar ukuran beton cor untuk membangun rumah tingkat dan tidak tingkat" width="1528" height="886" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton.png 1528w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton-300x174.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton-1024x594.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/05/kolom-balok-beton-768x445.png 768w" sizes="(max-width: 1528px) 100vw, 1528px" /></a></p>
<h4>15&#215;20 cm</h4>
<p>Cocok untuk membuat sloof dengan panjang maksimal 2,5 meter. Sloof seperti ini umumnya ditemui pada ruangan yang kecil. Misal area kamar mandi, dapur, gudang perabot, dan pagar. Pada gambar terlampir (nomor 2), tulangan terbuat dari besi Ø12 dan Ø8 mm.</p>
<p>Sekilas tentang letak pasang sloof ini, Pada umumnya adalah diantara 2 buah sloof utama. Namun, sering juga berhubungan langsung dengan kolom pedestal. Akan tetapi tidak pada kedua ujungnya. Lebih detail mengenai ukuran sloof utama. Akan Anda temui pada paragraf selanjutnya.</p>
<h4>15&#215;25 cm</h4>
<p>Saat membangun rumah tingkat ukuran ini digunakan untuk membuat balok anak pada dak lantai 2. Letak pemasangan adalah diantara 2 buah balok induk. Dengan ketentuan bahwa panjang balok tersebut tidak lebih dari 3,0 meter. Serta jarak antara balok yang satu dengan yang lainnya kurang dari 2,5 meter.</p>
<p>Karena ukuran beton sudah cukup besar. Maka pemakaian besi tulangan tidak cukup 2 macam. Sebagaimana dilakukan pada beton cor ukuran 15&#215;15, dan 15&#215;20 cm. Tetapi 3 macam, yaitu: besi beton D13, Ø12 dan Ø8.</p>
<h4>15 x 35 cm</h4>
<p>Adalah digunakan untuk membuat kolom utama bangunan rumah tingkat 2. Ukuran kolom sengaja dirancang pipih, supaya pada saat finishing bisa akhirnya rata dengan dinding bangunan. Sehingga tampilan bangunan jadi rapih, bersih, dan cantik.</p>
<p>Pemasangan kolom struktur ini selalu berada tepat (segaris) diatas kolom pedestal. Dengan tujuan agar beban bangunan yang dipikul langsung diteruskan pada pondasi yang berada dibawah.</p>
<p>Selain sebagai kolom utama. Beton cor 15&#215;35 juga berguna sebagai balok induk. Balok induk artinya sebuah balok yang terpasang pada 2 buah tiang kolom struktur. Dalam hal ini berarti ukuran tiang dan balok adalah sama. Yakni 15&#215;35 cm.</p>
<h4>20 x 20 cm</h4>
<p>Ukuran beton cor 20&#215;20 cm adalah untuk membuat kolom pedestal. Membangun rumah tingkat wajib pakai kolom pedestal. Fungsi kolom ini adalah untuk menghubungkan sloof dan pondasi cakar ayam. Sekaligus sebagai media untuk menyalurkan beban bangunan yang berasal dari sloof, maupun dari tiang kolom.</p>
<p>Tulangan pada beton cor ini terbuat dari besi D16 dan besi Ø8 mm. Seperti terlihat pada gambar nomor 5. Besi D16 adalah berguna sebagai tulangan pokok. Sementara besi 8 adalah untuk membuat begel.</p>
<h4>20 x 30 cm</h4>
<p>Yaitu berguna untuk membuat sloof utama pada bangunan. Sloof utama artinya balok beton yang terpasang diantara 2 buah kolom pedestal. Selain berfungsi sebagai penyeimbang, sloof ini juga berperan penting dalam kekuatan bangunan.</p>
<p>Walau tergolong beton cor yang terbesar pada bangunan rumah, namun tulangan yang digunakan cukup 2 macam. Yaitu besi D13, dan Ø8 mm. Besi D13 terpasang sebanyak 6 jalur. Sementara besi Ø8 mm, dipasang dengan jarak 150 cm. Sepanjang sloof.</p>
<h3>2. Ketegori pelat</h3>
<p>Adalah beton cor yang terpasang dengan ketebalan tertentu, dan pada bidang datar. Ketika membangun rumah tingkat 2 lantai, setidaknya terdapat 5 macam beton cor yang berbentuk pelat yaitu:<br />
1. Pelat beton tebal 7 cm. Adalah berguna untuk membuat meja dapur, talang beton, lisplang beton dan tutup saluran.<br />
2. Pelat beton tebal 10 cm. Berguna untuk membuat tangga, dan lantai teras/balkon<br />
3. Beton tebal 12 cm. Adalah untuk membuat pelat dak lantai 2, dan bak air dalam tanah.<br />
4. Beton cor tebal 20 cm. Terapkan untuk membuat pondasi cakar ayam (foot plate), dan jembatan masuk halaman rumah.</p>
<p>Sebagai perbandingan. Contoh desain maupun penjelasan tentang <a href="https://arsitekta.com/windfree-dan-lisplang-baja-wajib-anda-ketahui-faktanya-begini/">lisplang</a> baja seperti tertera pada artikel ini. Bentuk talang baja juga pelat/datar. Oleh sebab itu sangat cocok juga Anda terapkan pada bangunan rumah tinggal 1 lantai, maupun tingkat.</p>
<h2>Rabat beton</h2>
<p>Selain beton bertulang, membangun rumah tingkat juga butuh beton rabat. Beton rabat sama dengan rabat beton. Atau sering disebut dengan beton tidak bertulang. Yaitu berguna sebagai lapisan dasar pada pondasi cakar ayam, sloof tarik dan lantai keramik.</p>
<p>Ketebalan beton ini adalah antara 5-8 cm. Tebal 5 cm diterapkan pada saat membuat lapisan dasar sloof dan cakar ayam. Sedangkan tebal 6 &amp; 7 cm adalah pasa saat hendak memasang lantai keramik. Terakhir, tebal 8 cm adalah untuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_setapak">jalan setapak</a> pada halaman, carport, emperan bangunan rumah.</p>
<h2>Mutu beton dan kebutuhan bahan</h2>
<p>Beton bertulang yang digunakan untuk rumah tingkat, sebagaimana dijelaskan diatas adalah mutu fc = 16,9 MPa. Atau setara dengan K200. Sementara itu, bahan yang dibutuhkan untuk membuat beton tersebut setiap 1 m³. Menurut standar AHSP pemerintah adalah:<br />
&#8211; Portlan cemen (semen) = 352,0 kg<br />
&#8211; Pasir kualitas bagus = 0,43 m³<br />
&#8211; Betu pecah =1.031,0 kg<br />
&#8211; Air = 215,0 liter</p>
<p>Sedangkan mutu beton rabat yang dianjurkan adalah K125. Atau setara denan mutu fc = 9,8 MPa. Lalu, koefisien kebutuhan bahan per m³ adalah:<br />
1. Portlan cemen (semen) = 276,0 kg<br />
2. Pasir kualitas bagus = 0,487 m³<br />
3. Betu pecah =1.012,0 kg<br />
4. Air = 215,0 liter</p>
<p>Demikian ulasan mengenai ragam jenis beton cor yang sering digunakan pada saat membangun rumah tingkat 2. Bila Anda membutuhkan rancangan bangunan rumah tingkat silahkan hubungi kami melalui nomor : 0813.2526.4787 atau email yang tertera pada <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beton-cor-yang-ideal-untuk-bangunan-rumah-tingkat-2/">Beton Cor Ini Pakai Untuk Membangun Rumah Tingkat 2 Lantai Agar Kokoh Dan Hemat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2024 13:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja profil gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan plat strip. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya. Contoh kuda-kuda CNP dan besi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan <a href="https://arsitekta.com/plat-strip-yang-terbaik-untuk-bahan-rib-plat/" target="_blank" rel="noopener">plat strip</a>. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Contoh kuda-kuda CNP dan besi beton</h2>
<p>Silahkan perhatikan gambar terlampir. Konstruksi gudang tersebut menggunakan kuda-kuda yang terbuat dari besi CNP, dan besi beton.</p>
<p>Besi CNP digunakan untuk membuat batang atas dan bawah. Sementara besi beton adalah untuk rangka diagonal. Jadi, sepintas terlihat kuda-kuda tersebut mirip dengan regel baja ruji-ruji.</p>
<p>Bedanya dengan regel baja, kuda-kuda CNP terpasang dengan posisi miring. Yakni mengikuti sudut kemiringan atap. Sementara regel baja selalu datar (horizontal).</p>
<h3>1. Material yang digunakan dan elemen pelengkap</h3>
<p>Kecuali CNP 200, semua baja CNP lainnya bisa Anda gunakan untuk sebagai rangka (batang atas) kuda-kuda. Dengan catatan, dimensi material harus disesuaikan lebih dulu dengan bentangan.</p>
<p>Sebab semakin kecil ukuran material baja, maka kemampuan untuk menahan beban juga semakin kecil. Maka dari itu, membuat kuda-kuda baja tidak boleh asal. Terapi, harus dengan material dan perhitungan yang tepat. Supaya kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5157" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg" alt="Gambar detail sambungan kuda-kuda baja CNP dan besi beton" width="1100" height="706" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg 1100w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-300x193.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-1024x657.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1100px) 100vw, 1100px" /></a></p>
<p>Untuk memasang kuda-kuda pada sebuah tiang kolom, atau untuk menggabungkan 2 buah kuda-kuda pada titik nok. Maka diperlukan elemen pelengkap, bernama plat sambung dan sejumlah baut mur.</p>
<p>Plat sambung ini pula yang berfungsi untuk menghubungkan antara CNP bagian atas dan bawah. Silahkan perhatikan pada gambar detail sambungan.</p>
<h4>Posisi pasang plat sambung kuda-kuda</h4>
<p>Plat sambung, atau sering disebut plat lekat pada kuda-kuda baja CNP ada 2, yakni terpasang pada bagian bawah dan atas. Bagian bawah berarti yang menghubungkan antara kuda-kuda dengan tiang kolom.</p>
<p>Sementara plat sambung atas berarti yang terpasang pada bagian atas kuda-kuda. Yakni yang menghubungkan antara 2 buah kuda-kuda, sehingga menjadi sebuah nok. Dalam hal ini bentuk atap yang Anda buat adalah pelana.</p>
<p>Plat sambung bagian atas bisa juga berfungsi sebagai pengikat kuda-kuda dengan tembok, kolom beton, atau kolom baja. Dalam hal ini berarti atap Anda adalah selasar, atau atap datar.</p>
<p>Dengan demikian boleh kita ambil satu kesimpulan, bahwa membuat kuda-kuda baja CNP tidak boleh tanpa plat sambung. Sebab plat sambung menentukan posisi pasang kuda-kuda, sekaligus menentukan jenis/fungsi atap.</p>
<h4>Cara menentukan ukuran dan tebal plat baja</h4>
<p>Dimensi pat sambung kuda-kuda baja ditentukan berdasarkan 3 hal, yaitu:<br />
Join kuda-kuda dimana?. Apakah pada baja WF, atau dinding bangunan.<br />
Ukuran profil besi CNP berapa?. Apakah CNP 100; CNP 125, atau CNP 150.<br />
Jarak material CNP yang digunakan untuk rangka kuda-kuda bagian atas dan bawah.</p>
<p>Contoh, sebuah gudang pelana bentang 15 meter. Material yang tepat untuk membuat kuda-kuda baja dalah:<br />
&#8211; CNP 100x50x3,2 mm<br />
&#8211; Jarak besi CNP (T) = 50 cm</p>
<p>Maka plat sambung yang ideal untuk kuda-kuda tersebut adalah tebal (t)= 6 mm, dengan ukuran 100&#215;750 mm.</p>
<p>Angka 100 diperioleh dari lebar profil baja CNP. Sementara 750 adalah: 1,5 x T<br />
= 1,5 x 500 mm<br />
= 750 mm</p>
<p>Karena dibutuhkan perkuatan pada bagian atas dan bawah kuda-kuda. Maka ketinggian plat sambung harus Anda tambah 1,5 dari jarak besi CNP. Yaitu untuk memasang voute kuda-kuda.</p>
<h4>Letak pasang, ukuran, jarak dan panjang besi beton</h4>
<p>Masih dengan contoh yang sama. Yakni membuat kuda-kuda bentang 20,0 meter. Adalah memerlukan material besi beton. Yaitu berfungsi untuk pengaku antara material baja CNP 100x50x3,2.</p>
<p>Pemasangan besi beton dilakukan pada sisi kanan, dan kiri CNP. Dan, dengan posisi diagonal (silang). Terlihat gambar potongan melintang pada detail sambungan. Silahkan Anda perhartikan.</p>
<p>Ukuran besi beton yang digunakan untuk membuat kuda-kuda baja tersebut adalah Ø10 mm. Dengan jarak pasang 50 cm. Jadi, panjang material besi beton adalah:<br />
= Akar dari (0,5² + 0,25²)<br />
= 0,55 m</p>
<h4>Ukuran mur baut kuda-kuda</h4>
<p>Mur baut yang digunakan untuk kuda-kuda CNP dan besi beton ini adalah M12. Sebanyak 12 buah pada setiap sambungan.</p>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan ketentuan: 2 x tebal plat baja. Ketentuan ini adalah berlaku untuk setiap sambungan konstruksi baja. Sebagaimana sebelumnya telah kami jelaskan dalam video pendek di channel <a href="https://www.youtube.com/shorts/eAwbsqWK0Fg">Mediarsitekta</a>.</p>
<h3>2. Bentangan maksimal kuda-kuda CNP</h3>
<p>Jikalau bentuk atap adalah pelana, maksimal bentangan kuda-kuda adalah 25 meter. Hal tersebut telah kami buktikan sendiri, pada sebuah garasi bus. Dan, ternyata sangat kokoh sampai sekarang.</p>
<p>Material yang kami gunakan untuk membuat kuda-kuda baja waktu itu adalah:<br />
CNP 150x65x3,2 mm<br />
Besi beton 12 mm<br />
Plat baja T=8 mm<br />
Baut mur Ø5/8&#8243;</p>
<p>Sedangkan untuk membuat atap datar, bentang kuda-kuda model seperti ini dianjurkan tidak lebih dari 15,0 meter. Hal tersebut dibatasi mengingat panjang standar besi CNP adalah 6,0 meter.</p>
<p>Sehingga tidak terjadi sambungan material yang terlalu banyak, yang akan membuat konstruksi kuda-kuda jadi lemah, dan lendut.</p>
<h3>3. Kelebihan kuda-kuda CNP dan kegunaan</h3>
<p>Selain sanggup untuk bentang lebar, serta untuk membuat kuda-kuda bentuk pelana dan atap datar. Kelebihan lain kuda-kuda CNP yang dikombinasikan dengan besi beton adalah:</p>
<h4>A. Hemat biaya</h4>
<p>Untuk membuktikan hal ini, bagian terakhir halaman ini telah kami lampirkan perhitungan biaya membuat kuda-kuda baja.</p>
<h4>B. Cocok diterapkan untuk berbagai jenis bahan atap</h4>
<p>Sehingga cocok pula untuk segala jenis bangunan. Antara lain membuat atap cafe, ruko, rukan, <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">kantin</a>, hingga rumah tinggal mewah. Yang menggunakan bahan genteng, maupun kaca.</p>
<h4>C. Proses pengerjaan mudah</h4>
<p>Ketika memasang plat sambung kuda-kuda, dan besi beton pada material besi CNP. Alat sambung yang digunakan adalah las. Oleh sebab itu tergolong praktis dan cepat.</p>
<p>Kelebihan lain terkait proses <a href="https://arsitekta.com/tempat-melaksanakan-pabrikasi-baja-yang-strategis-dan-syarat-syarat/">pabrikasi</a> adalah cukup membutuhkan alat kerja sederhana. Misalnya travo las, gerinda potong dan alat ukur baja. Sehingga biaya pengerjaan sangat murah.</p>
<h3>4. Perhitungan biaya kuda-kuda</h3>
<p>Contoh membuat kuda-kuda baja bentang 20,0 m. Sebagaimana pembahasan pada paragraf ke-13. Pertama, harus diketahui dulu berat 1 buah kuda-kuda. Rincian perhitungan sebagai berikut:</p>
<h4>Besi CNP 100x50x3,2 mm</h4>
<p>= (10,45 + 0,75 + 0,75) x 2 x 6,13 kg<br />
= 145,28 kg</p>
<p>Catatan:<br />
10,45 adalah panjang batang CNP dengan posisi miring; sudut 15º. Sedangkan 0,75 adalah panjang voute kuda-kuda bagian bawah dan atas.</p>
<h4>Besi beton 10 mm</h4>
<p>= 0,55 x 21 x 2 x 2 x 0,62 kg<br />
= 28,64 kg</p>
<h4>Plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,1 x 0,75 x 4 x 48,61 kg<br />
= 14,58 kg</p>
<p>Jadi, total tonase kuda-kuda adalah:<br />
= 145,28 + 28,64 + 14,58 kg<br />
= 188,5 kg.</p>
<p>Biaya pabrikasi dan pasang kuda-kuda menurut harga standar kota Semarang tahun ini, adalah:<br />
= 188,5 x Rp 24.500,-<br />
= Rp 4.618.250,-</p>
<h2>[Penutup] Perbandingan dengan kuda-kuda biasa</h2>
<p>Untuk konstruksi kuda-kuda yang sama, yakni bentangan 20,0 meter. Jikalau menggunakan baja WF, setidaknya pakai WF 200&#215;100. Berarti berat kuda-kuda adalah:<br />
= (10,35 + 0,75) x 21,33 kg<br />
= 236,76 kg</p>
<p>Jauh lebih berat bukan, dibanding kuda-kuda CNP kombinasi besi beton?. Yakni selisih 48,28 kg. Maka dari itu, terbukti bahwa kuda-kuda rangka batang ini sangat hemat.</p>
<p>Oh iya, mengingatkan kita kembali tentang kolom baja gabungan, atau sering disebut kolom baja profil tersusun. Kuda-kuda yang kita bahas tadi sebenarnya juga tergolong dalam kelompok baja profil gabungan/tersusun. Sebab terbuat dari lebih dari 1 jenis material baja.</p>
<p>Demikian ulasan tentang cara membuat kuda-kuda baja CNP dan besi beton. Berikut kelebihan dan contoh perhitungan tonase dan biaya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Hitung Harga Kolom Besi 6 MM Sampai 12 MM</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-hitung-harga-kolom-besi-beton-6-mm-hingga-12-mm/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-hitung-harga-kolom-besi-beton-6-mm-hingga-12-mm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 13:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[harga kolom besi]]></category>
		<category><![CDATA[hitung material]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5087</guid>

					<description><![CDATA[<p>Besi beton dia.6; 8: 10 dan 12 mm banyak digunakan sebagai bahan bangunan rumah tinggal. Utamanya untuk membuat besi tulangan pondasi, lantai, balok, dan kolom. Karena memiliki fungsi yang sangat beragam, maka harga material bulat itu pun jadi variasi. Khususnya untuk membuat kolom. Harga kolom besi sering berubah-ubah, dan cenderung naik. Bagi masyarakat awam, harga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-harga-kolom-besi-beton-6-mm-hingga-12-mm/">Cara Hitung Harga Kolom Besi 6 MM Sampai 12 MM</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Besi beton dia.6; 8: 10 dan 12 mm banyak digunakan sebagai bahan bangunan rumah tinggal. Utamanya untuk membuat besi tulangan pondasi, lantai, balok, dan kolom. Karena memiliki fungsi yang sangat beragam, maka harga material bulat itu pun jadi variasi. Khususnya untuk membuat kolom. Harga kolom besi sering berubah-ubah, dan cenderung naik.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4159" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg" alt="Besi beton ulir berukuran besar" width="640" height="419" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Bagi masyarakat awam, harga material bangunan yang tidak stabil sering menjadi sumber kekhawatiran. Akhirnya berpikir ulang untuk melakukan renovasi, atau bangun rumah. Sebab khawatir dana yang dimiliki tidak cukup. Lalu, proyek terbengkalai.</p>
<p>Pemikiran tersebut sangat logika. Seharusnya proyek bangunan jangan mandek karena dana habis. Lain hal, dari awal sudah di planning bertahap. Nah, agar hal tersebut tidak menjadi momok yang menakutkan. Strategi jitu adalah paham cara menghitung biaya bangunan.</p>
<h2>Cara menghitung harga kolom besi diameter 6 mm</h2>
<p>Kolom besi beton ukuran 6 mm <a href="https://www.cermati.com/artikel/memahami-apa-itu-sni-dan-cara-mendaftarnya">SNI</a>, dari toko misal Rp 28.000,- per batang. Sementara tinggi kolom yang hendak Anda buat adalah 3,0.meter. Berarti lebih dulu hitung kebutuhan material. Agar tahu biaya beli bahan, serta ongkos bikin/pasang kolom.</p>
<h3>1. Biaya beli bahan besi beton</h3>
<p>Rencana besi beton 6 mm digunakan untuk tulangan utama. Sekaligus begel ukuran 10&#215;10 cm, dengan jarak pasang 15 cm. Dengan demikian kebutuhan material besi beton adalah sebanyak:<br />
= (3,0 x 4 bh) + (0,5 x 21 bh)<br />
= 22,5 m</p>
<p>Sama dengan 1,87 batang. Atau, bulatkan menjadi 2,0 btg.</p>
<p><strong>Keterangan:</strong><br />
4 bh = jumlah tulangan<br />
21 bh = jumlah begel. Diperoleh dari: (3,0 : 0,15) + 1</p>
<p>Dengan demikian, diketahui harga kolom besi dia.6 mm. Tinggi 3,0 m adalah:<br />
= 2 x Rp 28.000,-<br />
= Rp 56.000,-</p>
<p>Berarti harga per meter lari adalah:<br />
= Rp 56.000 : 3<br />
= Rp 18.667,-</p>
<p>Lalu, harga per kilogram adalah:<br />
= Rp 56.000 : 2 : 2,66 kg<br />
= Rp 10.526,31<br />
Pembulatan menjadi Rp 10.526,-</p>
<h3>2. Biaya pasang dan alat kerja</h3>
<p>Ada 2 cara menghitung biaya pasang besi kolom, serta alat kerja yang dibutuhkan. Saya sebut dengan cara resmi dan non resmi. Metode resmi maksudnya adalah berdasarkan AHSP <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/" target="_blank" rel="noopener">besi tulangan</a>, yang diterbitkan oleh pemerintah. Atau, sering juga disebut AHSP pembesiaan.</p>
<p>Sementara cara non resmi adalah perhitungan biaya upah, dan jasa yang sering diterapkan oleh bas borong profesional. Saya sebut profesional karena mayoritas dari Mereka tidak berpendidikan tinggi. Tapi, soal hitung biaya bangunan sangat jago. Uniknya lagi, metode yang mereka terapkan tidak diajarkan di sekolah/kampus. Namun, telah berlaku sejak lama.</p>
<h4>Biaya upah pasang besi tulangan versi AHSP</h4>
<p>Perhatikan contoh AHSP besi beton berikut. Uoah tenaga kerja adalah Rp 1.727,5/kg. Sementara biaya bahan adalah Rp 14.458,5/kg. Sehingga diketahui, persentase upah dengan bahan adalah:<br />
= (1.727,5 : 14.458,5) x 100%<br />
= 11,95%</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5049" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png" alt="Table analisa harga satuan borongan pekerjaan pembesian (besi beton tulangan)" width="712" height="430" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png 712w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan-300x181.png 300w" sizes="(max-width: 712px) 100vw, 712px" /></a></p>
<p>Berarti upah pasang kolom yang terbuat dari besi beton 6 mm adalah:<br />
= Rp 10,526 x 11,95%<br />
= Rp 1.257,8/kg</p>
<p>Dengan demikian, total harga kolom besi 6 mm, adalah:<br />
= Rp 10.526 + Rp 1.257,8<br />
= Rp 11.783,8/kg</p>
<p>Penting diketahui harga tersebut belum termasuk overhead, profil dan pajak. Bila termasuk overhead dan profil. Harga kolom tambah 5-10%. Setelah itu, Anda tambah Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar 11%.</p>
<h4>Cara hitung harga kolom besi versi tukang</h4>
<p>Oleh bas borong, atau tukang profesional. Cara menghitung biaya upah beda lagi. Bukan berdasarkan biaya pembelian bahan. Tapi, dengan cara kiloan. Jadi, lebih dulu menghitung berat besi beton.</p>
<p>Harga satuan pemasangan besi tulangan saat ini di kota Semarang/sekitarnya adalah Rp 1.500,-/kg. Lebih mahal sedikit dibanding metode pertama. Sehingga total biaya adalah:<br />
= Rp 10.526 + Rp 1.500<br />
= Rp 12.026,-/kg</p>
<p>Lebih tinggi sekitar 2% dibanding perhitungan dengan cara AHSP besi beton. Pada prinsipnya masih dalam batas wajar. Sehingga pantas dijadikan acuan untuk menghitung harga kolom besi.</p>
<h2>Cara hitung biaya pemasangan kolom besi diameter 8 mm</h2>
<p>Mengacu pada perhitungan biaya besi beton 6 mm. Berarti harga bahan besi 8 mm adalah:<br />
= (Rp 28.000 : 6) x 8<br />
= Rp.37.333,3 / batang</p>
<p>Cara kedua, adalah berdasarkan harga satuan. Yaitu sebesar:<br />
= Rp 10.526 x 4,74 kg<br />
= Rp 48.613,4 / batang</p>
<p>Kok beda?. Tenang!. Langkah berikutnya adalah mengambil harga kolom besi rata-rata. Yakni dengan cara:<br />
= (37.333,3 + 48.613,4) : 2<br />
= Rp 42.973,35 / btg</p>
<h2>Perhitungan biaya pemasangan kolom besi diameter 10 dan 12 mm</h2>
<p>Lakukan langkah-langkah yang sama untuk menghitung harga bahan kolom besi dia.10 dan dia.12. Masing-masing 2 cara. Yakni berdasarkan koefisien dimensi material. Serta, berdasarkan <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">tabel besi beton</a>. Kemudian, harga rata-rata.</p>
<p>Sementara upah pasang kolom besi, silahkan pilih. Apakah pakai acuan AHSP, atau cara bas borong!. Jikalau Anda ragu menetapkan pilihan. Sebaiknya lakukan dengan cara menghitung harga bahan. Biaya upah rata-rata, yaitu dengan rumus:<br />
= (Rp 1.257,8 + Rp.1.500) : 2<br />
= Rp 1.378,9 / kg</p>
<h2>[Penutup] Arti kolom besi dan tujuan perhitungan biaya</h2>
<p>Setelah melakukan berbagai metode perhitungan harga kolom besi. Pengertian kolom besi apa sih?. Apakah sama dengan kolom baja?. Bukankah kedua material tersebut terbuat dari logam?.</p>
<h3>1. Definisi kolom besi secara umum dan khusus</h3>
<p>Anggapan orang awam kolom besi adalah sama dengan kolom baja. Wajar. Sebab mereka tidak tahu ragam jenis material besi, material baja. Bahkan cenderung hanya merujuk satu jenis material yakni besi beton.</p>
<p>Fenomena tersebut sudah lama terjadi di pasar. Sehingga kolom besi seakan-akan hanya terbuat dari besi beton. Padahal tidak. Kolom besi dan baja sangat banyak. Lebih lengkap jenis-jenis kolom silahkan baca dalam situs ini.</p>
<p>Arti kolom besi yang sebenarnya adalah satu konstruksi bangunan yang berdiri tegak, yang terbuat dari salah satu material baja, atau besi. Atau, gabungan dari dua material tersebut. Yang berfungsi sebagai penopang konstruksi bangunan yang berada diatas.</p>
<h3>2. Tujuan dan metode perhitungan</h3>
<p>Kaitan dengan harga kolom besi, berarti semua material besi dan baja, yang digunakan untuk tiang kolom bisa di hitung dengan cara/rumus yang sama.</p>
<p>Tapi ingat, bukan untuk pengajuan penawaran harga borongan resmi. Layaknya proses tender proyek. Perhitungan ini paling pas digunakan untuk menyusun RAP bangunan.</p>
<p>Untuk pengajuan penawaran harga, atau sekedar menyusun BoQ, tetap mengacu pada AHSP yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sebab lebih akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Bila Anda membutuhkan perhitungan anggaran biaya bangunan secara lengkap. Silahkan hubungi kami, melalui nomor Whatsapp, telpon, email, atau kolom komentar dibawah <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-harga-kolom-besi-beton-6-mm-hingga-12-mm/">Cara Hitung Harga Kolom Besi 6 MM Sampai 12 MM</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-hitung-harga-kolom-besi-beton-6-mm-hingga-12-mm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Cara Hitung Borongan Pemasangan Besi Beton [Part 7 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 13:16:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[borongan pekerjaan besi]]></category>
		<category><![CDATA[harga borongan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan konstruksi baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bicara borongan pekerjaan besi beton, atau pekerjaan-pekerjaan bangunan lain. Harus diawali dengan latar belakang. Supaya paham maksud, batasan, pelaku, serta cara menghitung biaya pekerjaan secara akurat. Ini terlihat mudah. Tapi, kalau tidak paham dasar-dasar pelaksanaan akan menjadi rumit. Bahkan pekerjaan tidak terlaksana dengan baik, dan lancar. Latar belakang, difinisi dan tujuan pemasangan besi beton Setiap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/">2 Cara Hitung Borongan Pemasangan Besi Beton [Part 7 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara borongan pekerjaan besi beton, atau pekerjaan-pekerjaan bangunan lain. Harus diawali dengan latar belakang. Supaya paham maksud, batasan, pelaku, serta cara menghitung biaya pekerjaan secara akurat. Ini terlihat mudah. Tapi, kalau tidak paham dasar-dasar pelaksanaan akan menjadi rumit. Bahkan pekerjaan tidak terlaksana dengan baik, dan lancar.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3729" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg" alt="Pengenalan dasar tentang pondasi bangunan" width="500" height="270" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung-300x162.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Latar belakang, difinisi dan tujuan pemasangan besi beton</h2>
<p>Setiap proyek bangunan memerlukan tenaga kerja yang berbeda-beda, dan beragam keahlian. Sebab jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan banyak, serta tak jarang harus dilakukan secara serentak. Hal ini pula salah satu alasan melaksanakan pekerjaan bangunan dengan 2 pilihan. Yakni sistem harian, atau borong.</p>
<p>Sistem harian dan borong hampir ditemui pada setiap pekerjaan bangunan. Mulai dari pekerjaan persiapan, hingga finishing bangunan. Semua dapat diterapkan dengan 2 sistem tersebut. Salah satu diantaranya adalah pekerjaan besi beton.</p>
<h3>1. Pengertian dan tujuan</h3>
<p>Borongan pekerjaan besi beton artinya suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok tenaga kerja bangunan yang mahir dalam bidang pengolahan, dan pemasangan material besi beton. Dengan sejumlah biaya upah yang telah disepakati sejak awal. Antara tenaga kerja dalam hal ini diwakili oleh seorang kepala tukang, yang.sering disebut bas borong. Dan, pemilik bangunan atau pemberi tugas/pekerjaan.</p>
<p>Pelengkap bacaan ini, setelah Anda paham perbedaan sistem kerja harian dan borong. Sebagaimana telah saya sertakan tautannya pada paragraf ketiga. Kali ini Anda perlu memahami perbedaan borongan pekerjaan sistem unit price dan lumpsum. Melalui <a href="https://arsitekta.com/seperti-ini-jenis-penawaran-harga-proyek-baja/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini. Silahkan Anda baca.</p>
<h4>Tujuan borongan pemasangan besi beton</h4>
<p>Yaitu untuk menyiapkan, merangkai dan memasang sejumlah besi beton polos, dan/atau ulir untuk keperluan struktur bangunan. Seperti pondasi, tiang kolom, balok, plat lantai hingga struktur bangunan yang berukuran kecil. Misalnya kolom praktis, dan ring balok.</p>
<p>Terkait nama material. Setelah besi beton siap pasang (sudah terpasang). Disebut menjadi besi tulangan. Kalau saya analogikan dalam bahasa sederhana. Fungsi besi tulangan layaknya seperti tulang belulang dalam tubuh.</p>
<p>Dengan demikian pula struktur bangunan menjadi kokoh, karena di dalamnya terpasang sejumlah besi tulangan yang kuat. Lalu, di isi dengan cor, serta bahan-bahan bangunan lain, yang sifatnya berfungsi untuk menambah kekuatan bangunan.</p>
<p>Masih terkait dengan istilah-istilah lapangan. Proses pelaksanaan pekerjaan besi beton terkenal dengan sebutan pembesian. Pembesian disini mulai dari pengukuran, pemotongan, merangkai hingga memasang besi tulangan. Maka dari itu, dapat diambil satu kesimpulan. Agar bisa menjadi besi tulangan yang siap pasang, pasti melalui proses pekerjaan pembesian. Tapi, pekerjaan pembesian tidak hanya untuk membuat besi tulangan. Sebab masih banyak manfaat besi beton pada bangunan, selain sebagai besi tulangan. Misal ikatan angin, trekstang, angkur baut dan sebagainya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2967" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg" alt="Cara menyusun rincian biaya upah kerja borongan konstruksi baja" width="554" height="414" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg 554w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja-300x224.jpg 300w" sizes="(max-width: 554px) 100vw, 554px" /></a></p>
<h4>Ragam metode pembayaran upah</h4>
<p>Upah borongan pemasangan besi beton umumnya dilakukan 1x seminggu, atau 2 minggu sekali. Sistem tersebut tergantung kesepakatan awal, antara kedua belah pihak. Bersamaan dengan penentuan harga satuan borongan. Jadi, sifatnya fleksibel.</p>
<p>Namun demikian jika pekerjaan dilakukan oleh perusahaan kontraktor. Karena volume besi beton yang akan dipasang sangat besar. Maka, adakalanya sistem pembayaran dilakukan dengan cara termin, atau progres. Layaknya borongan pekerjaan lumsup, lengkap dengan pengadaan material.</p>
<h3>2. Kelebihan dan kelemahan sistem borong</h3>
<p>Khusus pelaksanaan pekerjaan besi beton. Alasan memilih sistem borong, sekaligus kelebihannya dibanding sistem harian adalah:<br />
&#8211; Tidak perlu pengawasan ekstra ketat. Kecuali Anda belum menyiapkan gambar kerja, yang menjadi acuan bagi tukang untuk bekerja.<br />
&#8211; Proses pekerjaan bisa dilakukan dimana saja. Alias tidak perlu area yang luas, dan tertutup (teduh).<br />
&#8211; Pekerjaan mudah di <a href="https://kbbi.web.id/pantau-2">pantau</a>. Yakni dari gambar kerja, jumlah kebutuhan material, serta daftar potong yang dibuat oleh tukang.</p>
<p>Namun demikian, bila volume pekerjaan terlalu sedikit. Tak jarang bas borong yang menolak sistem borong. Dan, memilih kerja harian. Sebab, biaya borongan dianggap terlalu rendah. Sehingga tidak cukup untuk bayar upah tenaga kerja, serta alat. Hal ini menjadi satu-satunya kelemahan pekerjaan besi beton proyek bangunan.</p>
<h2>Sistem pelaksanaan borongan pemasangan besi beton dan biaya</h2>
<p>Ada 2 macam, yakni borongan upah kerja dan alat. Serta, Borongan total. Artinya selain upah kerja dan alat, si-pemborong harus menyediakan material besi beton sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Nah, karena sistem pelaksanaan pekerjaan berbeda. Otomatis harga satuan borongan juga beda. Lalu, bagaimana cara menghitung harga borongan?.</p>
<h3>1. Biaya borongan upah pembesian</h3>
<p>Sebelumnya ketahui lebih dalam tentang batasan sistem borong upah. Anda hanya melaksanakan pemasangan besi beton sesuai dengan <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-sumbu-x-y-bangunan-pada-gambar-desain/">gambar</a> kerja yang sudah ada. Serta, menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan demi kelancaran pekerjaan tersebut. Misalnya alat bending, pengikat bendrat, palu, dan sebagainya. Intinya, alat kerja manual.</p>
<p>Adapun pengadaan material besi beton, bendrat, dan mesin potong/bending adalah oleh owner. Oleh sebab itu, sisa material akan menjadi hak milik sang owner. Bukan bas borong, atau kontraktor yang mengerjakan material besi beton. Sebab yang membeli material bukan bas borong/kontraktor.</p>
<p>Oke. Soal penentuan harga satuan borongan upah kerja besi beton. Sampai saat ini saya tidak menemukan referensi yang tepat. Kecuali, berdasarkan pengalaman atau kebiasaan (harga pasaran) setempat. Saat ini harga upah borongan pemasangan besi beton daerah Semarang dan sekitarnya adalah Rp 2.000,-/kg. Berlaku untuk semua jenis, dan ukuran besi beton.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5049" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png" alt="Table analisa harga satuan borongan pekerjaan pembesian (besi beton tulangan)" width="712" height="430" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan.png 712w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-besi-beton-tulangan-300x181.png 300w" sizes="(max-width: 712px) 100vw, 712px" /></a></p>
<h3>2. Contoh perhitungan biaya borong material</h3>
<p>Menggunakan tabel analisa seperti gambar berikut ini. Juga berlaku untuk besi beton polos, maupun ulir. Adapun harga bahan dan upah kerja perlu Anda sesuaikan dengan sekarang. Sebab biaya-biaya yang terdapat dalam analisa tersebut hanya contoh. Alias tidak berlaku baku. Berlaku baku adalah koefisien untuk tenaga kerja, dan bahan.</p>
<p>Biaya alat pada tabel analisa tidak perlu dihitung, sebab proses pembesian umumnya dilakukan dengan cara manual. Pun, jikalau menggunakan mesin potong canggih. Seperti bar bender atau bar cutting, tetap tidak perlu Anda masukkan dalam harga borongan material. Sebab pemakaian mesin tergolong sedikit. Pula, hanya diperlukan untuk material besi beton berukuran besar. Missal Ø16, atau D16 keatas.</p>
<p>Sementara itu, aplikasi borongan pemasangan besi beton total (material + upah) terlihat dari tabel analisa. Kebutuhan kawat bendrat tercantum sebesar 2% dari besi kebutuhan besi beton. Itu artinya pemasangan besi tulangan adalah menggunakan kawat bendrat. Sehingga material tersebut harus Anda sediakan bersamaan dengan material besi beton.</p>
<p>Demikian ragam dan sistem pelaksanaan pekerjaan pembesian struktur bangunan. Bila Anda memerlukan desain struktur beton dan baja silahkan hubungi kami melalui kontak yang tercantum dalam <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">halaman</a> ini. Atau bisa melalui kolom komentar dibawah.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/">2 Cara Hitung Borongan Pemasangan Besi Beton [Part 7 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</title>
		<link>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 13:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[material besi]]></category>
		<category><![CDATA[struktur beton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4983</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bertingkat atau tidak rumah tinggal yang hendak Anda bangun, jelas tetap membutuhkan material yang namanya besi beton. Beberapa diantaranya, atau bahkan tidak menutup kemungkinan seluruhnya adalah menggunakan ukuran-ukuran yang saya uraikan disini. Jenis dan ukuran besi beton Sekurang-kurangnya ada 5 macam besi tulangan yang wajib Anda pakai, untuk membuat cor beton yang berkualitas bagus. Pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/">5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bertingkat atau tidak <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-rumah-tingkat-biasa-dengan-desain-split-level/">rumah tinggal</a> yang hendak Anda bangun, jelas tetap membutuhkan material yang namanya besi beton. Beberapa diantaranya, atau bahkan tidak menutup kemungkinan seluruhnya adalah menggunakan ukuran-ukuran yang saya uraikan disini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4159" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg" alt="Besi beton ulir berukuran besar" width="640" height="419" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Jenis dan ukuran besi beton</h2>
<p>Sekurang-kurangnya ada 5 macam besi tulangan yang wajib Anda pakai, untuk membuat cor beton yang berkualitas bagus. Pada saat membangun sebuah tempat hunian, khususnya yang berada di perkotaan.</p>
<p>Jenis dan ukuran besi beton yang dimaksud, berikut kegunaan masing-masing adalah sebagai berikut:</p>
<h3>1. Ø 8 mm</h3>
<p>Spesifikasi material:<br />
Panjang normal = 12 meter<br />
Berat per batang = 4.74 kg<br />
Berat satuan (per meter lari) = 0,395 kg<br />
Luas selimut (batang) = 0,30 m²<br />
Kualitas terbaik = SNI BJTP 280</p>
<h4>Bentuk material</h4>
<p>Sebelumnya, perhatikan penulisan kode material. Jika di mulai dengan simbol Ø. (Diameter) berarti material yang dimaksud adalah besi tulangan polos. Sedangkan, bila di mulai dengan huruf D, berarti besi ulir.</p>
<p>Jadi, berdasarkan bentuk batang (profil) ada 2 macam. Yakni besi beton polos, dan ulir. Contoh besi ulir seperti terlihat di paragraf pertama. Kedua jenis material ini sama-sama digunakan untuk membangun sebuah rumah tinggal.</p>
<h4>Fungsi utama</h4>
<p>Oke, lanjut mengenai fungsi besi dia.8 mm. Utamanya adalah sebagai begel, atau sengkang. Hal itu tertuang dalam peraturan beton bertulang yang baru. Bahwa material begel yang diperbolehkan saat ini adalah besi 8 mm. Kalau sebelumnya adalah besi 6 mm.</p>
<p>Namun, karena maraknya<a href="https://arsitekta.com/ciri-ciri-material-besi-banci/" target="_blank" rel="noopener"> material banci</a> yang beredar akhir-akhir ini. Maka ukuran besi begel ditingkatkan menjadi ukuran 8 mm. Dengan tujuan untuk memastikan struktur bangunan kokoh, sekaligus mencegah kegagalan konstruksi.</p>
<h3>2. Dia.10 mm</h3>
<p>Umum digunakan untuk kolom praktis ukuran 15&#215;15 cm, atau yang lebih kecil. Pula, untuk membuat ring balok, dan gunungan. Masing-masing menggunakan 4 buah besi beton 10 mm. Tambah, begel 8 mm dengan jarak antara 15 &#8211; 20 cm.</p>
<p>Selain sebagai material besi tulangan. Besi dia.10 mm juga sering digunakan untuk stek, atau angkur. Ketika memasang dinding batu bata. Contoh pemasangan seperti terlihat pada gambar berikut. Masing-masing struktur beton di beri stek. Guna memudahkan proses pemasangan dinding bangunan.</p>
<p>Selain sebagai material balok. Besi Ø10 mm sering digunakan untuk tulangan lantai. Yakni sebagai alternatif pengganti material besi wiremesh. Tepatnya ketika membuat dak beton. Untuk ketebalan cor 10-12 cm. Dan, jarak pasang besi tulangan adalah 15,0 sampai 20,0 cm.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3863" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg" alt="Jarak ideal kolom dan balok praktis, serta contoh pemasangan untuk bukaan pintu" width="462" height="344" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg 462w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis-300x223.png 300w" sizes="(max-width: 462px) 100vw, 462px" /></a></p>
<h3>3. Diameter 12 mm</h3>
<p>Cocok sebagai tulangan pokok pada struktur beton yang berupa balok (horizontal), maupun tiang (vertikal). Dengan catatan, ukuran penampang beton tidak lebih dari 15&#215;20 cm. Dan, material yang digunakan berjumlah 6 buah.</p>
<p>Khusus pembangunan rumah tinggal tingkat biasa, dan desain split level ukuran struktur beton tersebut cocok untuk sloof tarik, dan balok anak. Namun, untuk bangunan 1 lantai. Mumpuni sebagai balok dan kolom utama. Oleh sebab itu tidak perlu menggunakan material yang lebih besar.</p>
<h3>4. Besi beton D13</h3>
<p>Dari bentuk dan kualitas, material besi ulir adalah tergolong <a href="https://arsitekta.com/ragam-jenis-material-dan-bahan-bangunan/">material dan bahan bangunan</a> struktural. Artinya material yang di peruntukan pada segala jenis pekerjaan struktur bangunan. Dalam hal ini misalnya sebagai tulangan pokok. Yaitu pada balok/kolom beton ukuran 20&#215;25, dan 20&#215;30 cm.</p>
<p>Namun demikian, besi ulir 13 mm sering juga digunakan sebagai material pelengkap. Seperti begel, tulangan susut, dan tulangan ekstra pada sebuah kolom atau balok beton. Hal tersebut disebabkan oleh kuat tarik yang dimiliki material ini, jauh lebih tinggi dibanding besi polos.</p>
<h3>5. Besi D16</h3>
<p>Material berulir ini khusus digunakan untuk bangunan rumah/gedung lantai 2, atau lebih. Antara lain untuk membuat tulangan pondasi cakar ayam, tulangan kolom pedestal, kolom struktur, dan balok struktur. Dengan catatan ukuran struktur tersebut tidak lebih dari 30&#215;60 cm.</p>
<p>Karena ukuran struktur bangunan makin besar, dan diharapkan mampu memikul beban yang besar pula. Maka sebaiknya penentuan jumlah material besi beton ditentukan melalui analisa struktur. Dengan demikian hal-hal yang tidak di inginkan tidak bakal terjadi. Misalnya cor retak, amblas, atau roboh.</p>
<p>Oleh sebab itu, perlakukan pada material yang satu ini harus spesial. Untuk memastikan bangunan berdiri kokoh. Beda dengan 4 jenis material besi tulangan sebelumnya. Saya tidak menganjurkan harus melalui analisa struktur. Karena material-material tersebut sudah umum. Dan, sering digunakan untuk bahan bangunan rumah tinggal, maupun bangunan-bangunan gedung yang lain.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3729" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg" alt="Pengenalan dasar tentang pondasi bangunan" width="500" height="270" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung-300x162.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Sistem pengadaan material besi yang terbaik</h2>
<p>Pengadaan besi tulangan bangunan rumah tinggal ada 2 cara. Yakni beli jadi, atau beli material batangan. Beli jadi artinya besi tulangan sudah keadaan jadi Anda beli dari toko bahan bangunan. Lalu, Anda di proyek tidak perlu lagi merubah bentuk besi tulangan. Melainkan, langsung melakukan pemasangan.</p>
<p>Sementara bila Anda beli material yang masih berbentuk batang. Maka Anda harus mengerjakan besi beton satu per satu, hingga sesuai dengan besi tulangan yang Anda harapkan. Untuk itu Anda harus menyediakan biaya ekstra, yaitu untuk upah kerja. Serta, waktu pelaksanaan pekerjaan yang lumayan lama.</p>
<p>Hemat saya yang terbaik adalah cara kedua. Sekalipun Anda harus mengeluarkan dana ekstra, dan waktu yang panjang. Tapi, kualitas besi tulangan yang Anda buat, pasti jauh lebih bagus dibanding Anda beli material yang sudah jadi.</p>
<p>Hal ini berkaitan pula dengan <a href="https://ibmpkp.pu.go.id/assets/public/2__Buku_Saku_Petunjuk_Umum_Konstruksi_2023.pdf">peraturan beton bertulang</a> yang baru. Sebagaimana saya singgung sebelumnya. Selain tentang ukuran besi begel. Adalah standar mutu material beton, semuanya harus sesuai dengan SNI.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Mengenai ukuran beton untuk masing-masing bangunan memang beda. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan besi tulangan yang sama. Oleh sebab itu, menentukan ukuran struktur beton harus dilakukan oleh orang berpengalaman. Supaya besi tulangan yang digunakan tidak terlalu kecil, pula tidak terlalu besar.</p>
<p>Berdasarkan penjelasan ini, harapannya para pemilik rumah dapat menentukan material besi beton yang hendak digunakan. Sementara mengenai ukuran beton silahkan <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> kami. Untuk konsultasi, atau membuat gambar desain struktur beton.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/">5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Manfaat Besi Beton Pada Konstruksi Baja Pada Masa kini</title>
		<link>https://arsitekta.com/8-manfaat-besi-beton-pada-konstruksi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/8-manfaat-besi-beton-pada-konstruksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 17:57:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat besi beton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manfaat besi beton paling banyak dikenal orang adalah untuk membuat tulangan cor beton. Tapi, tahukah Anda material bulat ini, juga sangat diperlukan pada konstruksi baja?. Bahkan, diantaranya ada yang bersifat wajib. Penasaran kan?. Fungsi besi beton mula-mula dan masa kini Awalnya manfaat besi beton adalah untuk perkuatan ikatan cor beton, Supaya tahan terhadap gaya tarik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/8-manfaat-besi-beton-pada-konstruksi/">8 Manfaat Besi Beton Pada Konstruksi Baja Pada Masa kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4159 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg" alt="Besi beton ulir berukuran besar" width="300" height="196" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Manfaat besi beton paling banyak dikenal orang adalah untuk membuat tulangan cor beton. Tapi, tahukah Anda material bulat ini, juga sangat diperlukan pada konstruksi baja?. Bahkan, diantaranya ada yang bersifat <a href="https://news.detik.com/berita/d-5182191/arti-wajib-sunnah-makruh-mubah-dan-haram-dalam-islam">wajib</a>. Penasaran kan?.</p>
<h2>Fungsi besi beton mula-mula dan masa kini</h2>
<p>Awalnya manfaat besi beton adalah untuk perkuatan ikatan cor beton, Supaya tahan terhadap gaya tarik yang terjadi. Dengan adanya besi tulangan di dalam struktur beton. Maka, bangunan tetap kuat, stabil dan kokoh. Salah satu contoh pemasangan besi tulangan kolom praktis. Adalah seperti gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3867 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/ragam-bentuk-dan-ukuran-kolom-praktis-300x208.png" alt="Macam-macam ukuran kolom praktis di Indonesia" width="300" height="208" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/ragam-bentuk-dan-ukuran-kolom-praktis-300x208.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/ragam-bentuk-dan-ukuran-kolom-praktis.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Seiring dengan perkembangan zaman. Harus diakui kebutuhan material konstruksi semakin banyak. Hal tersebut didukung oleh pelaku industri baja, untuk melakukan inovasi dibidang produk. Serta, dibarengi dengan makin banyaknya <a href="https://arsitekta.com/antara-pabrik-baja-workshop-dan-proyek-konstruksi/">workshop baja</a>, yang tersebar diseluruh Nusantara. Manfaat besi beton pun akhirnya semakin beragam.</p>
<p>Dibidang konstruksi baja misalnya. Besi beton adalah termasuk material inti. Alasannya, karena semua pekerjaan konstruksi baja memerlukan besi beton. Mulai dari yang terkecil. Seperti kanopi, tangga dan reiling. Hingga yang terbesar. Seperti konstruksi gudang, dan bangunan pabrik.</p>
<p>Manfaat besi beton pada konstruksi baja ada 8 macam, yaitu:</p>
<h3>1. Bahan angkur</h3>
<p>Angkur adalah komponen struktur baja yang paling utama. Wajib ada. Serta, paling ideal adalah terbuat dari besi beton. Pun, ada yang menggunakan <a href="https://arsitekta.com/macam-macam-ukuran-besi-as-berat-bahan-juga-kegunaan/" target="_blank" rel="noopener">besi as bulat</a>. Dengan tujuan agar lebih kuat. Tapi, toh material tersebut adalah varian dari beri beton.</p>
<p>Jadi, dipastikan tidak ada material lain yang bisa menggantikan besi beton sebagai angkur. Uniknya lagi, semua konstruksi baja tidak bisa terpasang dengan sempurna, dan kokoh tanpa angkur baut. Oleh sebab itu, esensi besi beton sebagai angkur pada konstruksi baja adalah harga mati.</p>
<h3>2. Membuat trekstang</h3>
<p>Manfaat besi beton yang tak kalah pentingnya adalah membuat trekstang. Komponen rangka atap ini, umumnya terbuat dari besi beton polos. Diameter 10, dan 12 mm. Keuntungan menggunakan material ini adalah praktis, murah, serta mampu menahan gaya tarik yang terjadi pada gording.</p>
<p>Memang harus diakui besi beton bukanlah satu-satunya bahan yang bisa Anda gunakan untuk tresktang. Tapi, besi beton memiliki banyak kelebihan tersebut. Tidak ditemui pada material <a href="https://arsitekta.com/bingung-memilih-bahan-trekstang-pakai-saja-stal-kotak-bagian-4-4/">alternatif trekstang.</a> Sebab, mayoritas lebih mahal. Maka dari itu, tak heran jikalau besi beton selalu menjadi pilihan pertama.</p>
<h3>3. Material regel</h3>
<p>Regel baja, atau tie beam yang terpasang pada tiang kolom. Terdiri dari beberapa macam. Salah satunya adalah type ruji-ruji. Manfaat besi beton pada regel ini yaitu untuk membuat ruji-ruji. Seperti terlihat pada gambar ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2963 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Macam-macam-regel-ruji-ruji-300x187.jpg" alt="Memahami 4 macam regel ruji-ruji adalah panduan yang pertama untuk menghitung regel baja" width="300" height="187" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Macam-macam-regel-ruji-ruji-300x187.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Macam-macam-regel-ruji-ruji.jpg 650w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pula, kasusnya sama dengan trekstang. Besi beton adalah salah satu alternatif, dari sekian banyak material baja, yang bisa Anda pakai untuk membuat regel. Tapi, bila sampai pada persoalan biaya. Regel ruji-ruji yang terbuat dari besi beton jauh lebih hemat.</p>
<p>Itu sebabnya, type ini paling sering diterapkan pada konstruksi gudang, dan pabrik. Sebab, dari segi kekuatan pun tidak kalah, dibanding type regel lain.</p>
<p>Selain itu, Anda akan peroleh keuntungan secara tidak langsung, manakala menggunakan besi beton sebagai material regel. Besi beton tidak harus dalam keadaan utuh. Tapi, bisa memakai material sisa. Sebab, panjang ruji-ruji relatif pendek. Yaitu 50 &#8211; 60 cm saja.</p>
<h3>4. Untuk ikatan angin</h3>
<p>Manfaat besi beton yang selanjutnya adalah ikatan angin. Hal ini kasusnya sama persis dengan angkur baut. Mutlak, dan tidak tergantikan. Sebab paling murah, praktis, dan sangat kuat.</p>
<p>Lebih lengkap mengenai komponen rangka atap ini. Silahkan Anda <a href="https://blog.kejarcita.id/cara-browsing-di-google-yang-baik-dan-benar/">browsing</a> di internet. Tahun lalu, 4 atau 5 buah artikel telah kami buat. Khusus membahas ikatan angin. Salah satunya adalah yang terbuat dari material besi beton.</p>
<h3>5. Bracing kolom</h3>
<p>Sejak zaman kolonial, bracing kolom identik dengan besi siku, dan kanal U. Hal ini bisa Anda buktikan pada konstruksi-konstruksi peninggalan Belanda di Indonesia. Tapi, saat ini material bracing semakin bervariasi. Salah satunya adalah besi beton.</p>
<p>Manfaat besi beton sebagai bracing kolom ternyata luas biasa. Mampu menahan gaya tarik sehingga tiang kolom menjadi lot (tegak lurus). Tidak membutuhkan biaya yang besar, serta cocok diterapkan untuk segala jenis konstruksi.</p>
<h3>6. Bahan shear connector</h3>
<p>Shear connector, atau connector stud ada di jual dalam keadaan sudah jadi. Material ini diproduksi secara khusus oleh pabrik baja. Dengan bentuk menyerupai baut. Dan, dijual secara bijian. Oleh toko mur baut. Memang sangat praktis, dan kokoh. Sehingga, sering diterapkan untuk konstruksi-konstruksi berat. Seperti jembatan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3525 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/11/Shear-connector-dak-beton-300x208.jpg" alt="Ragam bentuk shear connector model baru yang terbuat dari besi beton." width="300" height="208" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/11/Shear-connector-dak-beton-300x208.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/11/Shear-connector-dak-beton.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tapi, oleh jasa konstruksi sering menggunakan material lain. Yaitu besi beton polos, atau ulir. Lebih lengkapnya tentang manfaat besi beton sebagai shear connector, silahkan Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/shear-connector-model-baru-mengapa-tidak-manfaatnya-toh-sama/">artikel ini</a>. Berikut keuntungan yang diperoleh, ragam bentuk, serta cara pemasangan sudah diulas dalam artikel tersebut.</p>
<h3>7. Pengaku gording</h3>
<p>Besi beton digunakan sebagai pengaku gording?. Memgapa tidak!. Cara pemasangannya adalah tegak lurus terhadap batang gording. Dibuat dengan jarak 50 &#8211; 100 cm. Maka, gording jamin semakin kuat. Tidak puntir, serta mempu menahan beban tekan 1,5x lipat.</p>
<p>Manfaat besi beton sebagai pengaku (rib) gording sangat efektif. Dan, mudah di praktikkan. Misalnya agar gording semakin kuat. Maka, jarak pemasangan besi beton Anda bikin se-rapat mungkin. Demikian sebaliknya. Bila, memasang pengaku dengan jarak yang renggang. Maka, kekuatan gording tentu tidak maksimal.</p>
<h3>8. Komponen railing</h3>
<p>Railing tangga, maupun balkon terdiri dari beberapa komponen. Untuk menjamin railing berfungsi sebagaimana mestinya. Dan, salah satu komponen tersebut dapat Anda buat dengan menggunakan besi beton. Contoh komponen seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p>Kesan minimalis sangat melekat pada railing, diperoleh atas manfaat besi beton. Oleh sebab itu, model railing ini paling banyak digemari. Serta cocok diterapkan untuk segala <a href="https://arsitekta.com/18-jenis-biaya-proyek-bangunan-gedung-yang-wajib-owner-siapkan/">jenis bangunan</a>. Mulai dari rumah tinggal, bangunan publik, hingga gedung pencakar langit.</p>
<h2>[Penutup] Manfaat tidak langsung besi beton</h2>
<p>Di workshop baja, besi beton sangat membantu proses pabrikasi. Walau hanya potongan-potongan kecil, material ini bisa dimanfaatkan untuk setting baja honeycomb, serta komponen-komponen struktur baja yang terbuat dari plat. Misalnya plat landas, lekat kuda-kuda dan balok baja.</p>
<p>Singkatnya, manfaat besi beton tidak hanya diperoleh karena masih baru, atau dalam keadaan utuh. Selain itu, tidak hanya untuk kebutuhan konstruksi. Tapi, berguna juga sebagai material bantu. Demi kelancaran pengerjaan konstruksi. Begitu.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/8-manfaat-besi-beton-pada-konstruksi/">8 Manfaat Besi Beton Pada Konstruksi Baja Pada Masa kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/8-manfaat-besi-beton-pada-konstruksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</title>
		<link>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2022 00:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan jadi]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan kolom praktis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3870</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Membeli besi tulangan artinya melakukan transaksi pembelian material besi tulangan yang sudah jadi di toko bahan bangunan, atau suplier khusus. Apa keuntungannya, dan bagaimana caranya agar tidak kecewa. Anda menemukan jawaban selengkap-lengkapnya dalam artikel ini. &#160; Manfaat artikel ini bagi pembeli dan penjual besi tulangan Artikel ini sangat bagus bagi Anda yang ingin membangun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3871 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis-300x195.jpg" alt="Tata cara membeli besi tulangan yang sudah jadi untuk kolom praktis" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis-300x195.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Membeli besi tulangan artinya melakukan transaksi pembelian material besi tulangan yang sudah jadi di toko bahan bangunan, atau suplier khusus. Apa keuntungannya, dan bagaimana caranya agar tidak kecewa. Anda menemukan jawaban selengkap-lengkapnya dalam artikel ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Manfaat artikel ini bagi pembeli dan penjual besi tulangan</strong></h2>
<p>Artikel ini sangat bagus bagi Anda yang ingin membangun rumah, atau membuat dinding bangunan bertingkat. Karena pada umumnya <a href="https://arsitekta.com/menentukan-ukuran-kolom-praktis-dan-macam-macam-bentuk-part-2-of-3/">ukuran kolom praktis</a> yang dijual, memang relatif kecil. Yaitu untuk dinding bata merah, atau bata ringan. Namun bukan berarti sang penjual tidak menerima order khusus. Misal besi tulangan yang berukuran ekstra. Pasti diterima. Asal harga cocok!.</p>
<p>Oh iya, bagi Anda yang menjual besi tulangan. Artikel ini juga sangat bermafaat loh. Yaitu mengetahui plus minus menggunakan tulangan yang suda jadi. Dari situ, Anda bisa melakukan inovasi. Agar dapat memenuhi keinginan pembeli. Sehingga setiap membeli besi tulangan selalu datang ke tempat Anda. Hal itu bagus untuk pemasaran barang. Karena bisa menjadi referensi bagi orang-orang yang membutuhkan barang yang sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Plus minus menggunakan besi </strong><strong>tulangan </strong><strong>beli jadi</strong></h2>
<p>Salah satu komponen utama pada struktur beton adalah besi tulangan. Material ini banyak dijual dalam bentuk jadi. Namun khusus untuk kolom dan balok praktis. Yaitu dengan menggunakan berbagai macam ukuran besi beton. Apakah komponen tersebut memenuhi syarat untuk bangunan?. Sebelum hal tersebut terjawab. Ketahui dulu plus minus membeli besi tulangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Keuntungan langsung dan tidak langsung </strong></h3>
<p>Pertama, adalah efisiensi waktu. Setelah membeli besi tulangan, Anda bisa langsung membuat kolom atau balok praktis. Kedua, jauh lebih murah di banding membuat besi tulangan sendiri. Sebab Anda tidak perlu repot-repot <a href="https://arsitekta.com/belanja-material-bangunan-di-toko-terdekat-atau-jauh-syaratnya-4t/">belanja material</a>, dan menentukan ukuran.</p>
<p>Keuntungan tidak langsung membeli besi tulangan adalah tidak menanggung sisa bahan (waste). Seperti diketahui, setiap memakai material baja pasti ada sisanya. Dan pada umumnya berukuran kecil/pendek. Sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Kecuali harus dijual rosok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Kerugian membeli besi tulangan yang siap pasang </strong></h3>
<p>Antara lain:</p>
<ol>
<li>Diameter besi beton yang digunakan untuk tulangan sangat kecil. Dan tidak menutup kemungkinan material yang digunakan adalah bekas, aval atau <em>reeject</em>.</li>
<li>Jarak pemasangan begel tidak sesuai standar. Demikian pula ukuran/bentuk kait. Tidak teratur, serta sangat terkesan asal.</li>
<li>Kualitas (kadar dan kuat tarik) besi beton pantas dipertanyakan. Karena ciri-ciri material tidak seperti biasanya. Yakni berwarna abu-abu tua. Melainkan silver.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Tips membeli tulangan untuk kolom maupun balok praktis</strong></h2>
<p>Agar tidak tertipu, kecewa, serta tidak bermanfaat secara maksimal. Membeli suatu barang harusnya dengan teliti. Termasuk bagi Anda yang ingin membeli besi tulangan jadi. Jikalau tidak hati-hati, komponen tersebut dapat memicu <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">kerusakan struktur</a> bangunan. Cara jitu membeli tulangan untuk kolom/balok praktis, seperti berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>a. Pilih toko material yang memiliki stok barang banyak</strong></h3>
<p>Bila memungkinkan, pembuatan besi tulangan dilakukan di tempat tersebut. Bukan oleh/dan di tempat orang lain. Penting Anda ketahui, besi tulangan yang sudah jadi, sebagian besar adalah <a href="https://d2stationonline.com/titip-jual/">titip jual</a>. Akibatnya pemilik toko sering ingkar, kalau diminta jaminan kualitas/garansi. Karena yang membuat bukan pihak toko. Melainkan orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>b. Membuat daftar material yang akan dibelanjakan</strong></h3>
<p>Meliputi ukuran dan bentuk besi tulangan, diameter besi beton yang digunakan, panjang, serta jumlah material. Jangan sampai keliru. Karena barang yang sudah dibeli, umumnya tidak bisa ditukar. Kalaupun ada perjanjian sebelumnya, Anda pasti akan mengalami kerugian. Yaitu untuk biaya pengiriman/pengembalian material. Serta waktu yang terbuang sia-sia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>c. Membawa alat ukur sendiri</strong></h3>
<p>Jenis alat dapat Anda baca melalui<a href="https://arsitekta.com/14-alat-ukur-panjang-untuk-kerja-baja-yang-wajib/"> tautan ini.</a> Pada saat membeli besi tulangan, alat-alat tersebut berguna untuk mengecek diameter besi tulangan. Serta ukuran-ukuran yang berkaitan dengan pembuatan kolom/balok praktis. Antara lain jarak tulangan utama, jarak begel dan panjang kait. Periksa secara cermat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Solusi terbaik jikalau material yang dibelanjakan tidak sesuai harapan</strong></h2>
<p>Bilamana diantara syarat-syarat masih ada yang belum terpenuhi. Sebaiknya jangan membeli besi tulangan di toko tersebut. Langkah selanjutnya, silahkan cari suplier yang lain. Dan usahakan pembuat besi tulangan langsung. Supaya kualitas material terjamin, serta mendapat harga yang <a href="https://www.ekrut.com/media/kompetitif-adalah">kompetitif</a>.</p>
<p>Permasalahan jual beli makin kompleks. Manakala penjual tidak bisa memenuhi keinginan pembeli. Padahal sudah menerima uang muka, DP <em>(Down Payment).</em> Pada kasusu seperti ini, hemat penulis pilihannya hanya 2, yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Melanjutkan pembelian material di tempat tersebut, atau tidak?</strong></h3>
<p>Karena proses pembangunan jangka panjang. Kadang tidak hanya bulan, tapi sampai bertahun-tahun. Apalagi dari awal memang direncanakan <a href="https://arsitekta.com/membangun-rumah-secara-bertahap-dan-teknik-pelaksanaannya/">secara bertahap</a>. Maka membeli besi tulangan sering dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Tidak pada saat material hendak dipasang. Oleh sebab itu, harus menggunakan <em>DP.</em> Tapi mengecewakan.</p>
<p>Pertama, minta pertanggungjawaban dari suplier. Supaya menyediakan barang sesuai dengan yang Anda inginkan. Atau kesepakatan sebelumnya. Selama ada itikad baik dari dia. Beri kesempatan untuk melakukan perbaikan. Namun, jangan lama-lama. Ingat, material tersebut ditunggu tukang. Untuk segera dipasang. Kalau lama?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Membatalkan order dengan segala konsekuensi!</strong></h3>
<p>Sampai batas waktu tertentu. Ternyata keinginan Anda tidak terpenuhi. Sebaiknya iklas-kan saja DP yang sudah Anda berikan. Serta membeli besi tulangan di tempat tersebut Anda batalkan. Selanjutnya bagaimana?. Ada 2 cara, yaitu:</p>
<ol>
<li>Mencari suplier lain. Dan memperketat perjanjian pengadaan barang. Secara tertulis dan menggunakan materai. Selain itu, memantau kemajuan pekerjaan.</li>
<li>Membuat besi tulangan Hehe, apa boleh buat. Konsekuensinya mengharapkan pihak lain. Dan ternyata tidak sesuai keinginan. Daripada proses pembangunan berhenti total?.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Tolak ukur harga besi kolom/balok praktis begini</strong></h2>
<p>Membeli besi tulangan yang sudah jadi, modelnya ada 2 macam. Yaitu <a href="https://www.radarcirebon.com/2016/09/10/sistem-kiloan-hidup-bikin-pembeli-penjual-untung/">sistem kiloan</a>, atau meter lari. Paling banyak diterapkan adalah meter lari. Namun paling fair adalah sistem kiloan. Karena tolak ukur harga sangat jelas. Dan mudah untuk dibandingkan dengan toko/suplier lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>a. Harga besi tulangan dengan sistem kiloan dan spesifikasi bahan</strong></h3>
<p>Sebelum transaksi, material akan di timbang secara bersama-sama, di lokasi pembelian. Namun demikian, sebelumnya harus terjadi kesepakatan harga. Harga besi kolom praktis saat ini kisaran Rp 35.000,- sampai Rp 50.000,-/kg. Spesifikasi bahan seperti berikut:</p>
<ol start="4">
<li>Tulangan utama : besi beton Ø8 atau Ø12 mm. Masing-masing isi 4.</li>
<li>Sengkang : besi beton Ø6 mm, dengan jarak @20 cm.</li>
<li>Panjang tulangan : 3 sampai 6 meter</li>
<li>Jenis bahan : besi beton polos (Bj 37).</li>
</ol>
<p>Harga besi kolom/balok praktis akan menjadi lebih mahal, manakala spesifikasi material yang anda butuhkan di luar ketentuan. Misalnya, tulangan utama harus terbuat dari besi beton ulir (BJ 40). Kenaikan harga terjadi karena bahan dasar besi beton polos, dan ulir memang jauh beda.</p>
<p>Akan tetapi, kalau yang berubah adalah jarang sengkang dan/atau diameter besi. Maka harga tidak berubah. Karena perhitungan harga adalah berdasarkan timbang nyata. Makin besar <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/">dimensi bahan</a>, berat material pun pasti akan bertambah. Otomatis nilai yang harus Anda bayar juga bertambah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>b. Harga besi tulangan per meter dan syarat-syarat</strong></h3>
<p>Membeli besi tulangan sistem meter lari cenderung merugikan pembeli. Karena sifatnya mengikat. Artinya Anda tidak bisa merubah merubah dimensi material yang terdapat pada besi tulangan. Oleh sebab itu, pilihannya hanya 2, yaitu membeli atau tidak. Membeli berarti setuju dengan kondisi barang sebagaimana adanya. Jika tidak. Berarti Anda harus mencari barang di tempat lain.</p>
<p>Harga besi kolom/balok praktis sangat variatif. Yaitu antara Rp 40.000,- hingga Rp 120.000,-/m. harga terendah pada umumnya terbuat dari besi beton Ø8 dan Ø6 mm, non SII. Sedangkan harga tertinggi adalah menggunakan Ø10 dan Ø6 mm SII. Satu lagi, semua material adalah besi beton polos.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Kesimpulan] Pikirkan secara matang-matang sebelum membeli material besi yang jadi!</strong></h2>
<p>Sampai disini teman-teman sudah mengetahui besi tulangan yang bagus, dan yang tidak. Panduan untuk melakukan pembelian, serta antisipasi. Manakala spesifikasi bahan tidak sesuai kesepakatan. Maka dari itu, sebelum memutuskan membeli besi tulangan yang jadi. Pikirkan matang-matang konsekuensinya. Antara lain rugi waktu, uang dan kualitas.</p>
<p>Usul kami, sebaiknya besi tulangan Anda buat/rangkai sendiri. Komponen yang Anda beli adalah besi begel saja. Apakah bisa demikian?. Bisa. Jikalau teman-teman membutuhkan bimbingan, boleh menghubungi kami melalui kolom komentar, email, atau telpon/WA.</p>
<p>Dengan metode tersebut, semua hal-hal yang Anda khawatirkan pada saat membeli besi tulangan jamin tidak terjadi. Penasaran bukan?. Demikian 3 rangkaian artikel bersambung kami, khusus membahas mengenai kolom praktis. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 11:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan membuat besi tulangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambung artikel sebelumnya, mengenai pekerjaan beton bertulang. Kali ini akan menjabarkan bagaimana cara membuat besi tulangan untuk struktur beton. Kalau sebelumnya adalah sebagai dasar-dasar. Namun dalam artikel ini, teman-teman akan praktik langsung mengenai pembesian. &#160; Istilah-istilah yang berkaitan dengan besi tulangan Setiap struktur beton bertulang di dalamnya pasti terdapat beberapa besi. Besi tersebut berguna layaknya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/">Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambung artikel sebelumnya, mengenai pekerjaan<a href="https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/"> beton bertulang.</a> Kali ini akan menjabarkan bagaimana cara membuat besi tulangan untuk struktur beton. Kalau sebelumnya adalah sebagai dasar-dasar. Namun dalam artikel ini, teman-teman akan praktik langsung mengenai pembesian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Istilah-istilah yang berkaitan dengan besi tulangan</strong></h2>
<p>Setiap struktur beton bertulang di dalamnya pasti terdapat beberapa besi. Besi tersebut berguna layaknya tulang dalam tubuh. Oleh sebab itu, sering disebut dengan <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/">besi tulangan</a>. Lalu, adanya tulangan itu dalam sebuah struktur. Tentu melalui beberapa proses. Nah, proses pengerjaan tersebut terkenal dengan istilah pembesian. Namun beberapa tempat lebih familiar dengan sebutan penulangan.</p>
<p>Sambil mengenal lebih jauh tentang ragam istilah yang terkait. Teman-teman kami ajak untuk memahami cara membuat besi tulangan. Berikut ini.</p>
<h3><strong>1. Detail kait standar besi beton</strong></h3>
<p>Besi beton terpasang tidak seluruhnya dalam keadaan lurus. Pada beberapa kondisi kerap harus terjadi sambungan. Mengakibatkan bentuk besi beton perlu di <a href="https://brainly.co.id/tugas/1114108#:~:text=untuk%20merubah%2C%20menggayakan%2C%20menambah%20atau,yang%20sangat%20berbeda%20dari%20asalnya.">modifikasi</a>. Yaitu dengan cara ditekuk (bending) hingga berupa kait. Supaya pada saat pemasangan tulangan saling terkait. Dengan demikian struktur beton yang akan dibuat menjadi kokoh, dan kuat.</p>
<p>Namun, perlu diketahui pembuatan kait standar khusus dilakukan untuk tulangan utama. Bukan untuk sengkang, atau begel. Tulangan utama, atau sering juga disebut tulangan induk/pokok adalah batang besi beton yang terpasang dalam (diatas) bekisting, dengan posisi horizontal atau vertikal.</p>
<p>Bentuk kait standar terdiri dari 2 macam. Yakni dengan sudut 180º dan 90 º. Ketentuan tentang panjang kait, seperti terlihat pada gambar dan tabel berikut. Yaitu berlaku untuk besi beton polos maupun ulir, mulai Ø10 sampai Ø32 mm.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3841 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar-300x224.png" alt="Ketentuan tentang cara membuat kait standar pada besi tulangan" width="300" height="224" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar-300x224.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Detail kait sengkang dan <em>ties</em></strong></h3>
<p>Jenis kait besi tulangan yang berikutnya adalah kait sengkang dan <em>ties</em> (pengikat). Sengkang adalah salah satu komponen besi tulangan, yang terdapat pada struktur kolom dan balok. Juga digunakan pada beberapa jenis pondasi. Seperti <a href="https://arsitekta.com/dasar-dasar-tentang-pondasi-sumuran-bore-pile-dan-pancang/">pondasi sumuran,</a> pancang dan bor pile. Fungsinya adalah sebagai pengikat tulangan utama.</p>
<p>Guna mencapai fungsi tersebut, bagaimana cara membuat besi tulangan sengkang?. Yaitu membentuk besi beton menyerupai bentuk struktur beton. Pada umumnya memang kotak. Namun, ada pula bentuk bulat. Sengkang bentuk bulat jelas bukan untuk balok. Melainkan untuk tiang kolom saja. Atau untuk tulangan pondasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3842 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan-300x167.png" alt="Detail besi tulangan untuk kolom dan balok. Serta ukuran kait untuk sengkang dan ties." width="300" height="167" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan-300x167.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan.png 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khusus sengkang yang berbentuk kotak. Letak pemasangannya terlihat pada gambar di atas (B &amp; C). Sedangkan detail tekuk adalah pada gambar A. Keterangan gambar A, seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Kait sengkang adalah yang bagian bawah. Membentuk sudut 135º.</li>
<li>Sedangkan kait <em>ties</em> adalah bagian atas. Dengan sudut 90º</li>
<li>D = diameter maksimum setelah dilakukan bending. Yaitu ≤ 4x Ø besi sengkang.</li>
<li>Panjang minimum kait sengkang adalah 6Ø.</li>
<li>Dan panjang kait <em>ties</em> adalah 6Ø dan 12Ø.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>3. Jarak minimal besi beton </strong></h3>
<p>Cara membuat besi tulangan untuk struktur bangunan berbeda-beda. Karena masing-masing memang memiliki standar. Untuk plat lantai misalnya. Jarak tulangan adalah 150-200 mm. Namun karena bentuknya berupa <a href="https://hot.liputan6.com/read/4513730/8-macam-macam-bangun-datar-lengkap-dengan-rumus-luas-dan-kelilingnya">bidang datar.</a> Maka untuk efisiensi biaya dan waktu, sebagai pengganti besi beton digunakanlah <a href="https://arsitekta.com/material-wiremesh-istimewa-dari-yang-lain-alasannya-begini/"><em>wiremesh</em></a>.</p>
<h4><strong>a. Alasan membuat jarak minimum tulangan utama pada balok dan kolom beton (h4)</strong></h4>
<p>Jarak minimum tulangan pada kolom dan balok lain dengan slab beton. Silahkan perhatikan gambar sebelumnya. Jarak besi tulangan untuk kolom ditulis dengan kode <strong>a</strong>. Yaitu 1,5Ø besi beton. Atau ≥ 40 mm.</p>
<p>Sementara untuk balok, jarak tulangan ada 2 macam. Pada gambar ditulis dengan kode <strong>b</strong> dab<strong> c</strong>.</p>
<ol>
<li><strong>b</strong> = posisi pasang tulangan segaris dengan sumbu x (horizontal). Dengan jarak ≥ Ø, atau minimal 25 mm.</li>
<li><strong>c</strong> = pemasangan tulangan searah sumbu y. Jarak ≥ 25 mm.</li>
</ol>
<p>Tujuan membuat batas minimum antara tulangan utama yaitu untuk memudahkan proses pengecoran. Seperti kita ketahui didalam cor beton terdapat betu kerikil dengan ukuran 2-3 cm. Nah, supaya batu kerikil tidak tersangkut pada tulangan, dibuatlah batas minimum besi tulangan. Dengan demikian, cor beton dapat merata pada balok maupun kolom. Sehingga struktur beton menjadi kuat.</p>
<h4><strong>b. Ketentuan mengenai jarak pasang sengkang</strong></h4>
<p>Secara umum jarak pemasangan sengkang untuk kolom dan balok adalah sama. Yakni antara 100-150 mm. Namun, hal yang  sering dilupakan kontraktor yaitu menyama-ratakan jarak sengkang pada tumpuan, dan lapangan. Seharusnya adalah berbeda.</p>
<p>Oh iya teman-teman, lapangan yang dimaksud disini bukan <a href="https://arsitekta.com/dokumentasi-proyek-dan-kegunaannya-begini-segera-lakukan/">lokasi proyek</a>. Atau tempat melakukan olah raga. Melainkan area paling tengah dari sebuah kolom, atau balok beton. Umumnya disingkat dengan La. (= tinggi bersih kolom; atau bentang bersih balok).</p>
<p>Jarak sengkang pada lapangan umumnya dibuat agak lebar, yaitu 150 mm. Sementara untuk area tumpuan adalah 100-120 mm. Menjadi pertanyaan, berapa panjang tumpuan dan lapangan?. Rumusnya adalah seperti berikut:</p>
<p>Panjang area tumpuan = 1/4La</p>
<p>Panjang lapangan        = 1/2La</p>
<p><u>Contoh:</u> Sebuah balok dengan lebar bersih = 6 meter. Berarti:</p>
<ul>
<li>La tumpuan = ¼ x 6 m        = 1,5 meter</li>
<li>La lapangan = ½ x 6 m        = 3,0 meter</li>
</ul>
<p><u>Catatan:</u> Setiap balok selalu memiliki tumpuan 2 buah. Yaitu sisi kanan dan kiri. Sedangkan untuk tiang kolom berada pada bagian bawah dan atas. Detail jarak pemasangan sengkang seperti tertera pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3843 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton-300x154.png" alt="Ketentuan jarak pasang sengkang pada balok dan tiang kolom" width="300" height="154" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton-300x154.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>4. Selimut beton minimum dibuat begini</strong></h3>
<p>Unsur beton yang berkaitan tentang cara membuat besi tulangan adalah selimut beton. Selimut beton adalah lapisan paling luar yang terdapat pada setiap cor beton. Kode gambar untuk elemen ini di singkat dengan huruf <strong>s</strong>. Letak selimut beton terlihat pada gambar detail besi tulangan kolom dan balok.</p>
<p>Kaitannya dengan pembuatan besi tulangan, khususnya sengkang. Yakni untuk memastikan bahwa tebal selimut beton telah sesuai dengan ketentuan. Antara lain:</p>
<ol>
<li>Beton langsung di cor, dan ter-ekspos dalam tanah. Maka tebal selimut beton (<strong>s</strong>) = 70 mm</li>
<li>Beton di cor dalam bekisting, dan ter-ekspos dalam tanah atau udara. Maka <strong>s</strong> = 50 mm</li>
</ol>
<p>Dalam keadaan khusus, dimana beton tidak ekspos dan tidak berhubungan dengan tanah. Misalnya slab beton, serta dinding<em> (retaining wall), </em>maka <strong>s</strong> = 25 mm. Sedangkan untuk kolom dan balok struktur, <strong>s</strong> = 40 mm.</p>
<p>Dampaknya bila <strong>s</strong> tidak sesuai dengan standar adalah:</p>
<ol>
<li>Bila terlalu tebal, resikonya adalah terkelupas dan retak. Itu artinya kekuatan struktur beton sudah berkurang. Dan tidak mustahil <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">kerusakan struktur </a>akan menjadi makin fatal. Misalnya patah, atau runtuh.</li>
<li>Jikalau selimut beton terlalu tipis. dampaknya adalah daya rekat cor akan berkurang. Serta kemungkinan besar akan tercuil, dan besi tulangan akan terlihat. Resiko selanjutnya adalah sama seperti poin 1.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Macam-macam komponen tulangan yang wajib diketahui pemula</strong></h2>
<p>Sebelum Anda mengetahui cara membuat besi tulangan, sebaiknya ketahui dulu komponen-komponen yang terdapat pada tulangan. Untuk membuat tulangan sekurang-kurangnya 3 macam, yakni:</p>
<ol>
<li>Tulangan utama</li>
<li>Sengkang</li>
<li>dan kawat bendrat.</li>
</ol>
<p>Pada beberapa struktur bangunan memerlukan perkuatan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Salah satu cara yang kerap dilakukan, adalah penambahan besi tulangan pada struktur tersebut. Komponen ini sering disebut dengan besi lateral. Contoh pemasangan adalah pertemuan antara balok dan plat lantai dak. Atau antara kolom dan balok <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-fungsi-kantilever-bangunan-yang-benar-begini/">kantilever</a>. Dan masih banyak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Jenis-jenis bending yang harus dibuat pada besi beton </strong></h2>
<p>Sebagai penutup, berikut ini jenis-jenis bending (tekukan) yang terdapat pada pekerjaan besi tulangan:</p>
<ol>
<li>Bending untuk besi tulangan utama, yaitu bentuk 90º dan 180 º. Kedua model ini sama-sama disebut kait standar.</li>
<li>Bending untuk sengkang, yaitu bentuk 90º, atau sering disebut kait sengkang. Dan bending 135 º terkenal dengan sebutan <em>ties</em> (pengikat).</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan mengenai cara membuat besi tulangan. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/">Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Beton Bertulang Ini Yang Wajib Diketahui Pemula</title>
		<link>https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 10:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[beton bertulang]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan dasar tentang beton]]></category>
		<category><![CDATA[tulangan beton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekerjaan beton bertulang artinya suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok tukang batu, tukang kayu dan tukang besi secara bersama-sama, untuk membuat struktur bangunan dengan campuran beton, dan besi. Mengapa harus melibatkan banyak tukang?. Dan apa hubungannya dengan kayu dan besi?. Simak ulasan ini. Plus bonus yang terdapat pada bagian akhir halaman. &#160; Ragam jenis pekerjaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/">Pekerjaan Beton Bertulang Ini Yang Wajib Diketahui Pemula</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3837 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Ahli-bangunan-300x180.jpeg" alt="Persiapan pelaksanaan pekerjaan beton oleh ahli bangunan (Sumber: Fixabay.com)" width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Ahli-bangunan-300x180.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Ahli-bangunan.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pekerjaan beton bertulang artinya suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok tukang batu, tukang kayu dan tukang besi secara bersama-sama, untuk membuat struktur bangunan dengan campuran beton, dan besi. Mengapa harus melibatkan banyak tukang?. Dan apa hubungannya dengan kayu dan besi?. Simak ulasan ini. Plus bonus yang terdapat pada bagian akhir halaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Ragam jenis pekerjaan beton dan kegunaannya</strong></h2>
<p>Pekerjaan beton dalam konstruksi bangunan ada 2 macam, yakni beton bertulang dan tidak bertulang. Beton tidak bertulang sering disebut dengan rabat beton. Karena tidak memiliki besi tulangan, maka kegunaannya bukan untuk struktur bangunan. Melainkan sebagai komponen tambahan suatu pekerjaan struktur. Misalnya lantai kerja pondasi, dasar untuk pemasangan keramik dan sebaginya.</p>
<p>Beton bertulang atau sering disebut struktur beton, selalu ditemukan pada setiap bangunan. Bahkan untuk konstruksi baja sekalipun, pasti membutuhkan beton bertulang. Minimal sebagai pondasi dan balok sloof. Oleh sebab itu, antara pekerjaan beton bertulang dan besi, sebenarnya tidak bisa terpisah.</p>
<p>Disebut beton bertulang karena didalamnya selain semen, pasir, kerikil. Juga terdapat besi beton, yang berguna sebagai tulangan. Dengan adanya besi tulangan tersebut, maka struktur beton tahan terhadap gaya tekan dan tarik. Maka dari itu, tidak salah kalau beton bertulang adalah sebenarnya yang menjadi penopang utama sebuah bangunan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Ketentuan umum tentang beton</strong></h2>
<p>Guna mencegah terjadinya <a href="https://arsitekta.com/kegagalan-konstruksi-baja-dan-cara-mengatasinya/">kegagalan konstruksi</a> bangunan, pemerintah mengeluarkan beberapa ketentuan tentang pekerjaan beton bertulang, antara lain:</p>
<ol>
<li>Peraturan Beton Indonesia (PBI), 1971</li>
<li>Tata Cara Perhitungan Struktur Untuk Bangunan Gedung (SK SNI T-15-1991-03)</li>
<li>Standar Industri Indonesia (SII),</li>
<li>Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung (SNI 03-1726-2002)</li>
</ol>
<p>Sedangkan dari luar negeri. Sebagai syarat bahwa struktur bangunan Indonesia selalu mengikuti standar internasional. Yaitu merujuk pada beberapa ketentuan, diantaranya adalah:</p>
<ol>
<li><em>American Society For Testing and Materials</em> (ASTM)</li>
<li><em>American Condrete Institute</em> (ACI 318M-89)</li>
<li><em>Concrete Reinforcing Steel Institute, U.S.A</em> (CRSI)</li>
<li><em>American Association of State Highway and Transportation Officials</em> (AASHTO)</li>
</ol>
<p>Di Asia Tenggara, Jepang sebagai salah satu pelopor dalam bidang struktur beton. Terkenal dengan desain <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">struktur bangunan</a> tahan gempa. Juga mengeluarkan standar tentang pekerjaan beton bertulang. Namun, khusus proyek konstruksi Indonesia, paling banyak mengacu pada ketentuan yang berasal dari negeri paman Sam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Macam-macam beban struktur beton begini</strong></h2>
<p>Untuk memperoleh suatu struktur yang sesuai dengan kebutuhan bangunan. Maka dilakukan lebih dulu perhitungan struktur. Dengan tujuan untuk mengetahui ukuran, jenis material yang akan dipakai, kelas mutu beton, serta kemampuan struktur menahan suatu beban. Oleh sebab itu, saat melakukan analisa struktur beton, data yang diperlukan adalah besar beban mati, dan beban hidup.</p>
<h3><strong>1. Beban mati <em>(dead load)</em></strong></h3>
<p>Tukang yang melaksanakan pekerjaan beton bertulang, perlu tahu berapa berat beton. Supaya dapat mempersiapkan alat, material bantu serta metode pelaksanaan. Demi menghindari kecelakaan kerja. Sekaligus untuk mencapai kualitas struktur beton yang bagus.</p>
<p>Beban mati, atau beban sendiri adalah sejumlah beban yang terjadi pada suatu struktur, serta konstruksi-konstruksi bangunan lainya. Baik yang menyatu dengan beton bertulang, maupun yang pemasangannya secara terpisah. Ragam jenis beban yang dimaksud antara lain:</p>
<ol>
<li>Beton             = 2.400 kg/m³</li>
<li>Baja             = 7.850 kg/m³</li>
<li>Keramik             = 24 kg/m²/cm</li>
<li>Mortal             = 21 kg/m²/cm</li>
<li><a href="https://www.mjs-quickfire.com/post/peranan-kontraktor-mekanikal-elektrikal-dan-tips-memilihnya/">Mekanikal elektrikal</a> (ME) = 30 kg/m²</li>
<li>Hebel tebal (t)= 12,5 cm = 115,6 kg/m²</li>
</ol>
<h3><strong>2. Beban hidup <em>(live load)</em></strong></h3>
<p>Atau sering juga disebut beban berguna, adalah kemampuan sebuah struktur untuk menerima, memikul/menahan, sekaligus menyalurkan sejumlah beban yang di tambahkan diatasnya, setelah proses konstruksi selesai. Standar perhitungan beton, jenis-jenis beban hidup yang umum digunakan adalah:</p>
<ol>
<li>Ruang kerja = 250 kg/m²</li>
<li>Tangga/koridor = 300 kg/m²</li>
<li>Ruang arsip = 600 kg/m²</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/konstruksi-parkir-motor-bertingkat-prospek-usaha-dan-tahap-pembangunan/">Parkir motor</a>/mobil = 500 kg/m²</li>
<li>Beban hidup dak/atap = 100 kg/m²</li>
</ol>
<p>Implementasi beban hidup, misalnya ruang arsip. Tercatat 600 kg/m². Artinya seluruh struktur beton yang terdapat pada, dan dibawah ruang tersebut. Harus mampu menahan beban hidup sebesar 600 kg/m². Ditambah berat sendiri strukur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Spesifikasi dan kelas mutu beton</strong></h2>
<p>Setiap pekerjaan beton bertulang umumnya telah disertai dengan spesifikasi bahan yang akan digunakan. Serta kelas mutu beton yang akan dibuat. Walau saat ini membuat beton cukup mudah. Karena sudah ada <em>mixer</em> beton. Tapi teman-teman perlu mengetahui, kelas mutu menurut PBI, 1971 terdiri dari 3, yakni:</p>
<ol>
<li>Beton klas I. Setara dengan Grade 14,5. Memiliki kuat tekan ≤ 17,5 N/mm². Dan kegunaannya adalah untuk non struktur.</li>
<li>Beton klas II, yakni beton bertulang dengan kuat tekan antara 17,5 sampai 35 N/mm². Kelompok beton ini ada 4 macam, yaitu K125; K175 dan K225. Inisial K disini menyatakan kekuatan karakteristik beton.</li>
<li>Klas III. Yaitu beton Grade 30 atau lebih. Antara lain K250; K300 dan seterusnya.</li>
</ol>
<p>Mengingat banyaknya jenis klas mutu beton, yang digunakan pada suatu bangunan. Di isyaratkan adanya laboratorium beton. Beserta tenaga ahli yang cukup. Guna memastikan bahwa kualitas mutu beton sudah tepat. Serta peran aktif pengawas bangunan, untuk menjamin bahwa pelaksanaan pekerjaan telah benar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Tahap-tahap pelaksanaan pekerjaan dan unsur-unsurnya</strong></h2>
<p>Unsur-unsur yang dibutuhkan untuk pekerjaan beton bertulang antara lain: 1].Besi beton, 2].<em>Bekisting</em>, dan 3].Cor beton.</p>
<h3><strong>1. Besi beton dan personil yang mengerjakan</strong></h3>
<p>Semua ukuran dan jenis besi beton dapat digunakan untuk tulangan. Khusus diameter kecil, misalnya 6 mm dan 8 mm. Adalah berguna untuk sengkang, atau begel. Selebihnya adalah untuk tulangan utama. Lebih lengkap mengenai cara membuat besi tulangan, silahkan Anda baca <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/">tautan ini.</a></p>
<p>Sesuai jenis material yang digunakan, berarti yang melaksanakan pekerjaan ini adalah tukang besi. Tukang besi yang dimaksud disini beda loh dengan tukang baja. Selain dari lingkup pekerjaan, keterampilan tukang juga berbeda jauh. Oh, iya mengenai perbedaan ini pun, sepertinya harus dibahas lebih jauh. Satu ide (judul artikel) lagi nih, hehe..</p>
<h3><strong>2. Bekisting kayu dan penanggungjawabnya</strong></h3>
<p>Pada umumnya semua pekerjaan beton memerlukan bekisting. Supaya hasil cor tampak bagus dan rapih. Namun ada pula yang tidak menggunakan bekisting. Dengan alasan untuk efisiensi biaya. Misalnya ketika membuat <em>sloof</em> beton. Sebagai cetakan digunakan tanah, yang berada disamping tulangan. Seperti terlihat pada gambar ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3838 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Pekerjaan-beton-bertulang-300x189.jpg" alt="Contoh pelaksanaan pekerjaan beton betulang. Pengecoran balok sloof rencananya tanpa bekisting." width="300" height="189" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Pekerjaan-beton-bertulang-300x189.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Pekerjaan-beton-bertulang.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Team yang bertanggungjawab untuk membuat bekisting adalah tukang kayu. Pekerjaan ini harus dilaksanakan secara serentak dengan tukang besi. Sebab kedua unsur ini harus dipersiapkan lebih dulu. Agar pengecoran dapat dilaksanakan. Oleh sebab itu, tukang kayu dan tukang besi harus bekerja sama.</p>
<h3><strong>3. Pelaksanaan cor beton dan team</strong></h3>
<p>Personil yang melakukan pengecoran adalah tukang batu. Proses ini dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari pengawas. Bahwa semua ketentuan dan spesifikasi yang disyaratkan untuk pekerjaan beton bertulang sudah terlaksana dengan benar. Sampai selesai pengecoran, team pengawas akan terus memantau pekerjaan.</p>
<p>Saat ini cor beton sangat mudah diperoleh. Tidak perlu membuat sendiri (manual). Seperti zaman dulu. Tapi bisa dipesan langsung kepada perusahaan yang bergerak dibidang itu. Seperti <a href="https://adhimix.co.id/product_readymix.php"><em>Adhimix</em></a>, <em>Jayamix</em> <em>Ciamix</em>, dan sebagainya. Kualitasnya jamin lebih bagus. Dan pengecoran cepat selesai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>RAB pekerjaan beton dan item-itemnya</strong></h2>
<p>Item pekerjaan beton yang tertera dalam RAB pada umumnya berbeda-beda. Tergantung konsultan yang mengeluarkan dokumen. Ada yang merinci secara detail, misalnya antara pekerjaan begisting dan pembesian dibuat sendiri-sendiri. Tapi ada pula yang membuat RAB-nya <em>include</em> di dalam pekerjaan beton. Sehingga hanya terdiri dari 1 item pekerjaan saja.</p>
<p>Secara detail, rincian pekerjaan beton bertulang seperti ini:</p>
<ol>
<li>Pembesian; umumnya volume pekerjaan dihitung dengan satuan kilogram. Layaknya <a href="https://arsitekta.com/menghitung-tonase-kuda-kuda-cremona/">menghitung tonase</a> baja.</li>
<li>Membuat bekisting. Dihitung berdasarkan luas (m²) bekisting yang terpasang.</li>
<li>Cor beton. Yaitu biaya pengadaan dan pelaksanaan cor. Dihitung dalam satuan m³.</li>
<li>Bongkar bekisting. (Idem dengan nomor 2).</li>
</ol>
<p>Khusus mengecor dak. Bilamana tidak menggunakan <a href="https://arsitekta.com/pengenalan-dasar-tentang-bondek-hingga-kegunaannya-yang-unik/"><em>bondeck</em></a>. Terdapat satu item pekerjaan tambahan, yaitu perancah. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh team bekisting. Karena perancah tersebut kegunaannya adalah untuk dudukan begisting lantai. Dan biaya pekerjaan umumnya dihitung m².</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Bonus] Cara mudah menentukan dimensi balok cor</strong></h2>
<p>Hal ini kami lampirkan sebagai referensi bagi teman-teman. Berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Beberapa pembaca kerap bertanya tentang cara menentukan ukuran balok. Rumusnya sangat gampang, yaitu:</p>
<p><strong>A</strong> (Tinggi balok)          <strong>= 1/10 L</strong> (Bentangan)</p>
<p><strong>B</strong> (Lebar balok)           <strong>= 1/2A</strong></p>
<p>Contoh, sebuah balok beton bentang 6 meter. Maka:</p>
<p>A = 1/10 x 6 meter      = 0,60 m</p>
<p>B = ½ x 0,60               = 0,30 m</p>
<p>Itu artinya ukuran balok beton untuk bentang 6 meter, adalah 30&#215;60 cm. Sekali lagi, metode ini sebagai referensi saja. Untuk lebih akuratnya mengenai kekuatan balok, silahkan hubungi ahli struktur Anda. Demikian penjelasan mengenai pengenalan dasar pekerjaan beton bertulang. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/">Pekerjaan Beton Bertulang Ini Yang Wajib Diketahui Pemula</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
