<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rangka Baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Sep 2024 13:39:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>Rangka Baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Standar Minimum Rangka Atap Spandek</title>
		<link>https://arsitekta.com/standar-minimum-rangka-atap-spandek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 20:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[atap rumah pakai spandek]]></category>
		<category><![CDATA[atap spandek]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi atap]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5415</guid>

					<description><![CDATA[<p>Spandek dapat diterapkan untuk penutup atap bangunan dengan berbagai macam bentuk. Mulai dari bentuk atap datar/menerus, atap pelana, joglo maupun atap lengkung. Namun untuk mencapai hal tersebut persoalan yang sering dihadapi adalah mengenai rangka atap spandek sendiri. &#160; Misal ketika ingin membuat bentuk lengkung, berarti rangka atap yang disediakan juga harus lengkung. Pertanyaan, kira-kira material [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-minimum-rangka-atap-spandek/">Standar Minimum Rangka Atap Spandek</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Spandek dapat diterapkan untuk penutup atap bangunan dengan berbagai macam bentuk. Mulai dari bentuk atap datar/menerus, atap pelana, joglo maupun atap lengkung. Namun untuk mencapai hal tersebut persoalan yang sering dihadapi adalah mengenai rangka atap spandek sendiri.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Ventilasi-atap-bangunan.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4322" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Ventilasi-atap-bangunan.jpg" alt="salah satu bentuk struktur atap bangunan pabrik (gudang) di Indonesia" width="500" height="327" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Ventilasi-atap-bangunan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Ventilasi-atap-bangunan-300x196.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Misal ketika ingin membuat bentuk lengkung, berarti rangka atap yang disediakan juga harus lengkung. Pertanyaan, kira-kira material apa yang dapat dibentuk melengkung dan kokoh?. Jawabnya material besi baja.</p>
<p>Pertanyaan berikutnya, bagaimana caranya agar pemasangan konstruksi atap mudah dilakukan dan hemat biaya?. Menjawab pertanyaan ini penting diketahui dulu ragam jenis komponen konstruksi atap spandek.</p>
<h2>Pengertian dan komponen minimal atap</h2>
<p>Rangka atap spandek adalah sejumlah material yang terpasang dengan pola tertentu pada bagian atap bangunan untuk selanjutnya digunakan sebagai rangka pemasangan spandek.</p>
<p>Berapa banyak komponen rangka yang dibutuhkan untuk memasang atap spandek?. Minimal 2 macam, yakni kuda-kuda dan gording. Jadi, untuk memasang atap spendek tidak perlu pakai<a href="https://arsitekta.com/material-untuk-gording-usuk-dan-reng-yang-terbaik/" target="_blank" rel="noopener"> usuk dan reng</a>. Sebab usuk dan reng hanya diperlukan ketika memasang atap genteng saja.</p>
<p>Dalam hal penyiapan rangka kuda-kuda dan gording untuk keperluan pemasangan atap spandek, aspek-aspek yang harus dipertimbangkan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tebal atap spandek</li>
<li>Bentuk atap bangunan yang hendak dibuat.</li>
</ol>
<h3>Tebal minimal atap spandek dan pengaruh-pengaruhnya</h3>
<p>Tebal minimal spandek yang tersedia di pasaran adalah 0,20 mm. Namun yang paling umum digunakan untuk atap bangunan adalah tebal 0,30 sampai 0,40.</p>
<p>Spandek tebal 0,20 dan 0,25 paling cocok digunakan untuk cladding, lisplang, atap kanopi, atau untuk atap pada bangunan-bangunan non fungsional. Seperti rumah pompa, kandang ternak dan sebagainya.</p>
<p>Pengaruh menggunakan rangka atap spandek yang dibawah standar ada 2, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tidak mampu memikul berat atap, beban angin, maupun beban berguna yang timbul pada saat maintenance atap.</li>
<li>Tidak mampu menehan berat plafon yang terpasang dibawah rangka.</li>
</ol>
<p>Sementara itu pengaruh menggunakan material spandek yang tipis adalah:</p>
<ul>
<li>Mudah penyok/sobek</li>
<li>Suara hujan lebih jelas terdengar</li>
<li>Rangka gording harus rapat</li>
<li>Tidak tahan di injak.</li>
</ul>
<h3>Jarak minimal rangka atap spandek</h3>
<p>Dalam hal persiapan rangka sesungguhnya tidak dibedakan antara atap spandek gelombang biasa atau spandek pasir. Sebab pada prinsipnya semua rangka atap untuk pemasangan spandek adalah sama.</p>
<p>Sebagaimana disinggung di atas. Rangka yang harus disiapkan untuk memasang atap spandek adalah kuda-kuda dan gording. Jarak kuda-kuda ditentukan menurut kondisi dan bengan bangunan. Sementara jarak gording adalah menurut tebal spandek.</p>
<p>Lalu bagaimana tahapan menentukan konstruksi rangka atap spandek?. Jawabannya sama dengan konstruksi <a href="https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/">atap genteng</a>. Tahap pertama, Anda tentukan dulu tebal atap spandek yang akan digunakan.</p>
<h4>a. Pertimbangan menentukan tebal atap</h4>
<p>Nah, menentukan tebal spandek pun harus dengan beberapa pertimbangan. Antara lain:</p>
<ol>
<li>Bentang bangunan</li>
<li>Ketinggian (posisi pasang) rangka atap, dan</li>
<li>Sudut kemiringan atap.</li>
</ol>
<p>Bentang bangunan yang lebar mengakibatkan pemasangan atap spandek harus sambungan. Oleh sebab itu sambungan harus dibuat sempurna, supaya tidak terjadi bocor. Salah satu upaya untuk itu ialah menggunakan atap yang tebal.</p>
<p>Pemasangan atap bangunan yang tinggi, misalnya diatas 10,0 meter akan mengakibatkan beban angin makin besar. Maka dari itu, supaya atap tahan terhadap beban tekan dan hisap angin, Anda harus pakai atap yang tebal.</p>
<p>Terakhir, sudut kemiringan rangka atap spandek juga menentukan kuat tidaknya atap terhadap beban angin dan hujan. Sudut atap yang terjal mengakibatkan beban angin sangat tinggi, namun beban hujan sangat rendah. Sebaliknya, bila sudut kemiringan dibuat landai maka beban angin sangat kecil, tapi berat hujan makin besar.</p>
<p>Oleh sebab itu memilih tebal atap harus cermat. Atap spandek 0,35 misalnya cocok untuk bangunan bentang &gt;_15 meter, dengan susut kemiringan 15 derajat atau lebih, dan dengan ketinggian pemasangan atap &lt;_8,0 m.</p>
<h4>b. Pertimbangan menentukan jarak gording dan kuda-kuda</h4>
<p>Setelah menentukan tebal atap spandek. Langkah berikutnya adalah menentukan material konstruksi atap. Apakah seluruhnya terbuat dari 1 jenis material atau kombinasi. Untuk ini pilihan yang terbaik adalah satu jenis material.</p>
<p>Akan tetapi jika tidak memungkinkan, kombinasi beberapa jenis material juga tidak masalah pada pemasangan atap spendek. Hanya diperlukan kemahiran pada saat modifikasi sistem konstruksi. Misal antara cor beton dan kayu, atau material baja.</p>
<p>Pada sebuah konstruksi rangka atap spendek, beton bertulang sering aplikasikan sebagai kuda-kuda. Sementara material baja (besi CNP) digunakan sebagai gording. Nah, agar gording terpasang dengan sempurna pada kuda-kuda berarti harus menggunakan las, atau pasangan batu bata.</p>
<p>Sistem sambungan tersebut juga secara langsung akan mempengaruhi jarak pasang kuda-kuda dan gording. Jika semakin lebar berarti dimensi material yang dibutuhkan semakin besar. Demikian juga sebaliknya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Desain rangka atap spandek minimalis</h2>
<p>Setelah tebal atap spandek dan jenis material rangka telah ditentukan. Tahap terakhir adalah merancang desain konstruksi atap.</p>
<p>Untuk membuat desain rangka atap yang minimalis dan hemat biaya, dibutuhkan beberapa data tambahan antara lain:</p>
<ul>
<li>Ukuran bentang</li>
<li>Bentuk atap bangunan</li>
<li>Pembuangan air hujan dari atap</li>
</ul>
<h3>Ragam bentang atap dan jenis bangunan</h3>
<p>Bentang atap bangunan bisa 1, namun bisa juga lebih. Bentang bangunan yang bermacam-macam menandakan bahwa atap bangunan terdiri dari berbagai macam bentuk. Misal kombinasi antara atap pelana dan trapesium, atau atap limas dengan pelana.</p>
<p>Kombinasi bentuk atap sering terjadi pada rumah tinggal. Dimana bagian utama adalah bentang bangunan rumah yang paling lebar, sementara bagian yang lain adalah sebagai kanopi. Dengan bentangan yang lebih kecil.</p>
<p>Untuk itu desain rangka atap spandek harus dibuat menyatu. Supaya antara atap utama dan atap kanopi tidak terpisah. Dalam hal ini maka dipastikan akan terjadi talang jurai, yang menjadi penghubung antara 2 atap tersebut.</p>
<p>Adapun bentang atap tunggal adalah sering diterapkan pada bangunan gudang atau pabrik. Karena ukuran bentang sangat lebar, maka bentuk atap yang paling ideal adalah pelana.</p>
<p>Nah, bentuk atap pelana sendiri sama sekali tidak membutuhkan juarai. Oleh sebab itu lebih mudah merancang rangka atap bentuk pelana, dibanding bentuk-bentuk atap bangunan yang lain.</p>
<h3>Sistem pembuangan air hujan dan pengendalian</h3>
<p>Makin sedikit bidang atap bangunan, maka semakin mudah untuk mengendalikan arah aliran air hujan. Sebaliknya makin banyak aliran hujan pada atap, dipastikan semakin rawan bocor.</p>
<p>Oleh pertimbangan itu maka desain rangka atap spandek dibuat sesederhana mungkin. Caranya adalah mengusahakan agar bentuk atap pelana atau lengkung. Pilihan kedua adalah atap trapesium. Dan pilihan ketiga ialah kombinasi antara antara pelana dengan trapesium.</p>
<p>Alasan mengutamakan atap pelana atau <a href="https://arsitekta.com/kuda-kuda-pipa-lengkung-bentangan-20-m/">lengkung</a>, karena aliran air hujan dari kedua bentuk atap ini hanya 2 arah. Yakni sisi kanan dan kiri.</p>
<p>Sementara atap trapesium dan <a href="https://www.suara.com/news/2022/03/22/135845/4-ciri-ciri-limas-segi-empat-salah-satu-bangun-ruang-yang-perlu-diketahui">limas</a> 4 arah. Lalu, kalau kombinasi berarti aliran hujan bisa mencapai 6 arah. Nah, kira-kira mudah mengendalikan yang mana?.</p>
<h2>Biaya rangka atap spandek dan komponen yang mempengaruhi</h2>
<p>Semakin mudah proses pengendalian air hujan dilakukan tentu biaya pemasangan atap juga akan makin rendah. Sebaliknya jika Anda melakukan pengendalian air hujan dengan berbagai macam cara, misalnya menggunakan jurai, talang datar, dan talang vertikal berarti biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan atap semakin tinggi.</p>
<p>Oleh sebab itu biaya pemasangan atap spandek sebenarnya tidak hanya dipengaruhi oleh rangka. Melainkan termasuk komponen-komponen pelengkap atap. Selain talang dan jurai adalah lisplang.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-minimum-rangka-atap-spandek/">Standar Minimum Rangka Atap Spandek</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Komponen Konstruksi Baja Bangunan Gudang Dan Fungsinya</title>
		<link>https://arsitekta.com/komponen-konstruksi-baja-pada-bangunan-gudang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 16:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[baja konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan gudang]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5244</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komponen yang diperlukan untuk membuat konstruksi baja bangunan gudang pasti berbeda dengan bangunan pabrik, bangunan rumah tinggal, dan bangunan-bangunan yang lain. Sebab banyaknya komponen ditentukan oleh 2 hal, yaitu: 1]. Fungsi dan 2]. Ukuran bangunan yang akan di buat. Oke sebelum lanjut pada topik pembahasan. Apa sih pengertian konstruksi baja bangunan gudang?. Jawabnya adalah sejumlah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-konstruksi-baja-pada-bangunan-gudang/">Ragam Komponen Konstruksi Baja Bangunan Gudang Dan Fungsinya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Komponen yang diperlukan untuk membuat konstruksi baja bangunan gudang pasti berbeda dengan bangunan pabrik, bangunan rumah tinggal, dan bangunan-bangunan yang lain. Sebab banyaknya komponen ditentukan oleh 2 hal, yaitu: 1]. Fungsi dan 2]. Ukuran bangunan yang akan di buat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Struktur-bangunan-pabrik-dan-gudang-lebih-efektif-bila-menggunakan-baja.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2800" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Struktur-bangunan-pabrik-dan-gudang-lebih-efektif-bila-menggunakan-baja.jpg" alt="Struktur gudang dan pabrik lebih efektif menggunakan material baja" width="753" height="417" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Struktur-bangunan-pabrik-dan-gudang-lebih-efektif-bila-menggunakan-baja.jpg 753w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Struktur-bangunan-pabrik-dan-gudang-lebih-efektif-bila-menggunakan-baja-300x166.jpg 300w" sizes="(max-width: 753px) 100vw, 753px" /></a></p>
<p>Oke sebelum lanjut pada topik pembahasan. Apa sih pengertian konstruksi baja bangunan gudang?. Jawabnya adalah sejumlah material baja yang dibentuk dan dirangkai sedemikian rupa, sehingga menjadi satu kesatuan yang berguna sebagai konstruksi utama pada sebuah bangunan gudang.</p>
<h2>Ragam komponen konstruksi gudang</h2>
<p>Komponen utama konstruksi gudang terdiri dari 5 macam, yakni:</p>
<h3>a. Tiang kolom</h3>
<p>Material untuk membuat tiang pada bangunan gudang umumnya adalah baja WF. Namun demikian dengan alasan untuk menghemat biaya, maka digunakan <a href="https://arsitekta.com/besi-cnp-yang-sering-digunakan-untuk-bahan-bangunan/" target="_blank" rel="noopener">besi CNP</a> double. Atau, karena gudang tersebut bertingkat (memiliki dak), maka alternatif lain adalah baja profil H-Beam.</p>
<p>Kaitannya dengan pemasangan tiang kolom. Terlepas dari jenis material yang digunakan. Agar tiang kolom berfungsi dengan baik, maka diperlukan juga 3 komponen berikut, yaitu:<br />
1. Base plate<br />
2. Angkur baut<br />
3. Stiffner<br />
4. Tutup kolom (opsional)</p>
<p>Tutup kolom baja dianggap <a href="https://www.dictionary.com/browse/optional">opsional</a> karena fungsi komponen tersebut pada dasarnya adalah untuk estetika. Dengan kata lain tidak berkaitan langsung dengan kekuatan konstruksi baja bangunan gudang.</p>
<p>Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pula, tutup kolom baja digunakan sekaligus sebagai connecting komponen yang lain. Misalnya untuk melakukan pemasangan regel (Tie Beam). Oleh sebab itu akhirnya tutup kolom dipasang.</p>
<p>Adapun material yang digunakan untuk membuat tutup kolom adalah sama dengan stiffner. Yakni terbuat dari plat baja lembaran. Dipotong dan di las mengikuti bentuk profil baja yang digunakan untuk tiang kolom.</p>
<h3>b. Konsol baja</h3>
<p>Menurut letak pemasangannya, konsol baja pada bangunan gudang ada 2 macam. Pertama, konsol baja yang terpasang pada tiang kolom. Dalam hal berarti fungsi konsol tersebut adalah sebagai teritisan. Oleh sebab itu, komponen yang diperlukan untuk membuat konsol adalah:<br />
1. Plat lekat/clead plate<br />
2. Stiffner (opsional)<br />
3. Sepatu gording</p>
<p>Pemasangan stiffner pada konsol baja disebut opsional karena tergantung jenis dan bentuk material konsol. Misal konsol terbuat dari baja profil WF belah, dan CNP double berarti Anda tidak perlu memasang. Akan tetapi, jika menggunakan material baja WF dalam keadaan utuh, maka konsol tersebut wajib pakai stiffner.</p>
<p>Selain di tiang kolom baja, konsol juga sering dipasang pada kolom beton. Hal ini umumnya dilakukan pada saat membuat kanopi pintu. Maka dari itu, pemasangan konsol memerlukan komponen teambahan. Yakni angkur.</p>
<h3>c. Regel</h3>
<p>Karena pemasangan regel selalu dilakukan pada beberapa tiang kolom. Maka, hakikat regel (Tie beam) pada konstruksi baja bangunan gudang adalah menentukan sejauh mana bangunan tersebut bisa tegak lurus. Oleh sebab itu makin tinggi tiang kolom, maka dimensi material yang digunakan untuk membuat regel juga semakin besar.</p>
<p>Kaitannya dengan komponen yang dibutuhkan untuk regel. Pada dasarkan ditentukan oleh jenis material yang digunakan. Misal baja WF. Maka komponen utama yang dibutuhkan adalah plat lekat. Sementara komponen yang sifatnya opsional adalah voute dan plat stiffner.</p>
<p>Sedangkan, jika material regel adalah terbuat dari besi CNP dan besi beton. Atau sering disebut dengan istilah regel ruji-ruji. Maka pemasangan regel bisa Anda lakukan tanpa tambahan komponen apa pun. Mengapa?. Karena sebagai pengganti komponen pemasangan regel, Anda dapat menggunakan komponen yang terdapat pada tiang kolom.</p>
<h3>d. Kuda-kuda WF</h3>
<p>Komponen konstruksi baja bangunan gudang yang tergolong sangat besar adalah kuda-kuda. Selain sangat panjang, juga harus dilengkapi dengan berbagai macam kelengkapan pemasangan, antara lain:<br />
1. Voute/couph<br />
2. Plat lekat WF<br />
3. Stiffner kuda-kuda<br />
4. Sepatu gording<br />
5. Plat sambung (opsional)</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4381" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg" alt="Teknik menggunakan material baja bekas untuk konstruksi gudang" width="500" height="281" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Voute pada kuda-kuda baja ada 2 macam, yakni voute bagian bawah dan voute bagian atas. Kedua elemen ini tidak boleh dianggap remeh. Karena tanpa voute maka kuda-kuda baja akan lendut. Oleh sebab itu selain bersifat wajib, panjang voute juga tidak boleh sembarang. Melainkan harus ditentukan dengan tepat. Supaya dapat memberi kekuatan pada batang kuda-kuda.</p>
<p>Sama dengan konsol dan regel, untuk memasang kuda-kuda WF juga membutuhkan plat lekat. Dengan demikian kuda-kuda dapat terpasang dengan tiang kolom menggunakan sistem sambungan baut mur. Jadi, penentuan dimensi plat lekat pada kuda-kuda, harus menyesuaikan jumlah baut mur yang hendak Anda pakai. Serta ukuran material WF yang digunakan untuk bahan kuda-kuda.</p>
<h4>1. Hakikat dan syarat pemasangan stiffner pada kuda-kuda</h4>
<p>Sekurang-kurangnya ada 2 buah stiffner yang wajib terpasang pada kuda-kuda baja WF. Tempatnya adalah pada ujung voute. Namun demikian, tak jarang diantara kedua stiffner tersebut juga dipasang beberapa. Dengan alasan batang kuda-kuda sangat panjang. Sehingga untuk mencegah lendutan, maka plat stiffner harus dipasang.</p>
<p>Nah, yang menjadi permasalahan adalah apakah konstruksi baja bangunan gudang benar menggunakan kuda-kuda baja WF?. Atau, jangan-jangan pakai baja pipa?. Kalau pakai material baja pipa tentu tidak pakai stiffner. Demikian halnya jika kuda-kuda cremona siku, dan kuda-kuda CNP.</p>
<p>Hanya 2 jenis kuda-kuda baja yang memerlukan stiffners, yakni kuda-kuda yang terbuat dari baja WF, dan baja Kastela. Maka dari itu, 2 jenis material ini yang sering digunakan untuk membuat kuda-kuda pada bangunan gudang. Selain terkenal sangat hemat, dan sanggup diterapkan pada bentang lebar.</p>
<h4>2. Hakikat dan jarak pasang sepatu gording</h4>
<p>Pemasangan sepatu gording wajib dilakukan pada semua jenis kuda-kuda baja. Disebut wajib karena komponen yang terbuat dari besi siku, atau plat baja ini berfungsi sebagai koneksi antara kuda-kuda dan gording. Jadi, tanpa sepatu gording Anda tidak bakal bisa memasang gording.</p>
<p>Jarak pasang sepatu goding pada kuda-kuda adalah ditentukan oleh 2 hal, yaitu: 1]. Jenis bahan atap, dan 2]. Ukuran gording yang digunakan. Semakin berat penutup atap, tentu material gording juga makin besar. Dan, akhirnya jarak pasang gording pun semakin pendek.</p>
<h4>3. Ketentuan tentang pemasangan plat sambung kuda-kuda</h4>
<p>Sesuai namanya, plat sambung adalah berguna untuk menyambung kuda-kuda. Agar sesuai dengan kebutuhan bentang bangunan. Namun sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa tidak semua kuda-kuda harus Anda sambung.</p>
<p>Sebab, jikalau panjang kuda-kuda tidak lebih dari panjang standar material, tentu tidak butuh komponen plat sambung. Akan tetapi, bilamana panjang kuda-kuda melebihi panjang standar material, maka Anda wajib menyambung kuda-kuda tersebut.</p>
<p>Ketentuan kedua, plat sambung diperlukan bilamana material kuda-kuda terbuat dari baja WF, atau H-Beam. Selain 2 jenis material ini sifatnya opsional. Dengan kata lain, bisa dilakukan dan bisa juga tidak dilakukan.</p>
<p>Contoh kuda-kuda baja CNP double. Walaupun panjang material yang digunakan lebih dari 6,0 meter. Tetap tidak perlu menggunakan komponen plat sambung. Sebab metode penyambungan baja WF dan baja CNP berbeda. Untuk lebih jelas mengenai hal tersebut silahkan baca <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/">tautan</a> ini.</p>
<h3>e. Rangka Atap</h3>
<p>Komponen konstruksi baja bangunan gudang yang paling terakhir, dan letak pemasangan adalah yang paling tinggi diantara sekian banyak material baja yang digunakan untuk membuat gudang adalah rangka atap.</p>
<p>Rangka atap baja artinya serangkaian material baja pilihan yang tersusun dengan pola tertentu, dan berguna untuk menopang atap yang terpasang di atasnya. Jenis-jenis rangka yang dimaksud terbagi 2 kelompok. Kelompok yang wajib, dan tidak wajib (opsional). Kelompok rangka atap yang wajib adalah:<br />
1. Gording<br />
2. Trekstang<br />
3. Ikatan angin</p>
<p>Sedangkan yang sifatnya opsional adalah: 1]. Rangka talang, dan 2]. Rangka lisplang. Disebut tidak wajib karena tidak semua bangunan gudang dilengkapi dengan talang dan lisplang. Sebab tanpa kedua komponen rangka atap ini pun gudang sudah bisa berfungsi dengan baik.</p>
<p>Akan tetapi karena alasan estetika dan sistem pembuangan air hujan, Maka rangka talang dan rangka lisplang dianggap perlu dipasang. Dengan demikian tampilan gudang jadi bagus, dan terawat.</p>
<p>Demikian ulasan mengenai ragam komponen konstruksi baja bangunan gudang. Adapun teknik menentukan dimensi material yang digunakan telah kami bahas dalam beberapa segmen. Salah satu diantaranya adalah tentang material plendes untuk kolom baja. Seperti tertulis dalam <a href="https://arsitekta.com/dimensi-material-plendes-kolom-baja-iwf-dan-hb/">tautan</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-konstruksi-baja-pada-bangunan-gudang/">Ragam Komponen Konstruksi Baja Bangunan Gudang Dan Fungsinya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>15 Kelebihan Sekaligus Persamaan Antara Atap Datar Galvalum dan Rangka Baja</title>
		<link>https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2022 20:09:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[atap datar]]></category>
		<category><![CDATA[atap datar galvalum]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap datar]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[rangka baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Atap datar galvalum adalah satu jenis konstruksi atap bangunan yang terbuat dari material galvalum, dan terpasang dengan posisi mendekati datar. Mengapa disebut mendekati?. Sebab kemiringan atap sangat kecil. Sehingga, kalau dipandang dari jauh tidak kelihatan, kalau bangunan tersebut memiliki atap. Gambaran mengenai hal ini, dalam istilah lokal (jawa) disebut deprok. Contoh atap seperti rumah tinggal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/">15 Kelebihan Sekaligus Persamaan Antara Atap Datar Galvalum dan Rangka Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4072 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Rumah-tinggal-monimalis-300x223.jpg" alt="Rumah tinggal minimalis dengan bentuk atap datar" width="300" height="223" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Rumah-tinggal-monimalis-300x223.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Rumah-tinggal-monimalis.jpg 448w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Atap datar galvalum adalah satu jenis konstruksi atap bangunan yang terbuat dari material galvalum, dan terpasang dengan posisi mendekati datar. Mengapa disebut mendekati?. Sebab kemiringan atap sangat kecil. Sehingga, kalau dipandang dari jauh tidak kelihatan, kalau bangunan tersebut memiliki atap. Gambaran mengenai hal ini, dalam <a href="https://arsitekta.com/33-an-istilah-lokal-terkait-konstruksi-baja/">istilah lokal</a> (jawa) disebut deprok. Contoh atap seperti rumah tinggal diatas.</p>
<h2>Antara galvalum dan rangka baja yang unik</h2>
<p>Bicara tentang atap datar galvalum, tidak terlepas dari bahan dasar atap. Yaitu galvalum. Galvalum dan rangka baja bagai pinang dibelah dua. Disitu terpasang atap galvalum, baja profil atau baja ringan yang menjadi rangkanya. Mengapa demikian?. Jawabnya sangat unik. Karena kedua material tersebut memiliki banyak kelebihan. Dan kelebihan tersebut, ternyata sekaligus menjadi persamaan diantara kedua material.</p>
<h3>a. Ragam kelebihan dan persamaan</h3>
<p>Antara lain:</p>
<ol>
<li>Sama-sama terbuat dari bahan dasar logam. Sehingga terkenal sangat kuat dan kokoh.</li>
<li>Proses pengerjaan sangat cepat dan mudah. Karena sistem pabrikasi (produksi di pabrik/workshop).</li>
<li>Cocok untuk bentang lebar, dan pemasangan yang berada pada <a href="https://www.formasitraining.com/blog/potensi-bahaya-bekerja-di-ketinggian">ketinggian</a>. Atau yang berada di daerah terpencil.</li>
<li>Cocok untuk segala jenis bangunan. Mulai bangunan yang bersifat publik hingga privat. Atau model minimalis/modern, serta tradisional.</li>
<li>Bisa dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Misalnya atap lengkung, pelana, trapesium dan sebagainya. Jadi bukan hanya atap datar galvalum.</li>
<li>Varian kedua material sangat banyak. Sehingga memudahkan Anda untuk melakukan perancangan bangunan.</li>
<li>Material tersedia dalam jumlah yang banyak. Serta dengan harga yang relatif murah. Dan terjangkau bagi semua lapisan masyrakat.</li>
<li>Sangat tepat sebagai pengganti dinding batu bata. Khususnya untuk cladding bangunan pabrik dan gudang. Material cladding adalah material yang sama untuk membuat atap datar galvalum.</li>
<li>Galvalum dan baja paling tahan lama. Dibanding segala jenis bahan bangunan hasil pabrik.</li>
<li>Tahan air dan karat. Sebab mengandung lapisan anti karat. Berupa cat untuk rangka baja, dan galvanisasi untuk atap galvalum</li>
<li>Anti rayap dan serangga. Hal ini adalah faktor pendukung masa pakai material. Dimana sangat jarang Anda temui pada material yang lain.</li>
<li>Tahan api. Jelas, karena berbahan dasar logam. Dan titik leleh logam minimum 1.600º celcius. Sedangkan material lain tidak sampai 1.000º.</li>
<li>Atap galvalum bisa diterapkan sampai dengan sudut kemiringan 5º. Dibawah itu juga bisa. Hanya fungsinya bukan lagi untuk atap. Melainkan dak. Varian untuk dak terkenal dengan nama <a href="https://arsitekta.com/pengenalan-dasar-tentang-bondek-hingga-kegunaannya-yang-unik/">bondeck</a>, atau floordeck.</li>
<li>Atap datar galvalum, dan rangka baja sama sekali tidak membutuhkan biaya perawatan. Sehingga Anda tidak perlu <a href="https://arsitekta.com/18-jenis-biaya-proyek-bangunan-gedung-yang-wajib-owner-siapkan/">alokasi biaya</a> untuk pekerjaan tersebut.</li>
<li>Cocok untuk daerah tropis dan dingin seperti Indonesia. Curah hujan yang tinggi sering menjadi keluhan bagi masyarakat, karena atap bocor. Tapi dengan menggunakan atap datar galvalum hal tersebut tidak bakal terjadi.</li>
</ol>
<h3>b. Contoh desain rangka atap datar</h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4073 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Selasar-300x194.jpg" alt="Contoh rangka  atap datar untuk galvalum gelombang" width="300" height="194" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Selasar-300x194.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Selasar.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Gambar ini adalah salah satu contoh rangka atap datar. Bentang 10 meter. Seluruh rangka terbuat dari baja profil, antara lain:</p>
<ol>
<li>Kolom palsu (pendek) dan Kuda-kuda WF 150x75x5x7 dengan jarak 8 meter</li>
<li>Gording CNP 125x50x20x2,3 berjarak @1250 mm</li>
<li>Ikatan angin dan trekstang besi beton dia.12 mm</li>
<li>Plat landas dan buhul T= 8 mm. Sedangkan stiffner dan sepatu gording pakai plat baja T=6 mm</li>
</ol>
<h2>Keuntungan khusus pakai atap galvalum</h2>
<p>Berdasarkan bentuk rangka. Keunggulan lain pakai atap datar galvalum adalah:</p>
<ol>
<li>Pemasangan hanya dilakukan pada 1 sisi. Sehingga relatif jauh lebih cepat dibanding atap pelana. Karena atap pelana terdiri dari sisi kanan dan kiri.</li>
<li>Oleh karena hanya 1 sisi, maka atap pelana tidak perlu nok/kerpus. Sehingga jadi hemat.</li>
<li>Karena sudut kemiringan sangat kecil. Maka kebutuhan atap tidak begitu luas. Maka dari itu, biaya pemasangan makin hemat.</li>
<li>Sistem sambungan galvalum dengan drilling screw terkenal kuat dan rapat. Sehingga tidak bakal bocor.</li>
<li>Pemasangan atap langsung dilakukan pada gording. Bukan seperti genteng yang masih membutuhkan rangka tambahan. Yakni <a href="https://arsitekta.com/menghitung-usuk-dan-reng-akurat-caranya-begini/">usuk dan reng</a>.</li>
</ol>
<h2>Model atap galvalum yang cocok dengan model atap datar</h2>
<p>Jenis-jenis atap galvalum dibedakan berdasarkan 2 kategori. Pertama, menurut tebal bahan. Dan kedua, berdasarkan model gelombang. Soal ketebalan bahan. Secara logika, makin tebal tentu semakin kuat. Tidak mudah penyok. Tebal standar galvalum untuk atap rumah, atau bangunan gedung lainnya adalah 0,35 sampai 0,45.</p>
<p>Sementara itu, terkait dengan model gelombang. Ditentukan berdasarkan bentuk dan sudut kemiringan atap. Namun, lagi-lagi bicara tentang keunggulan material. Atap datar galvalum sangat cocok untuk semua type. Tapi paling sering digunakan adalah model gelombang menerus.</p>
<h2>[Penutup] Pentingnya memahami kesamaan material bangunan</h2>
<p>Demikian pembahasan tentang kelebihan, sekaligus menjadi persamaan antara atap galvalum dengan rangka baja. Hal ini penting Anda ketahui, agar menyadari bahwa tidak semua bahan bangunan cocok, bila dipasangkan menjadi satu elemen.</p>
<p>Oleh sebab itu, diperlukan keterampilan, dan <a href="https://yoursay.suara.com/lifestyle/2022/01/19/100038/5-ciri-kepribadian-orang-yang-teliti">ketelitian</a> dalam memilih dan memasang material. Sekalipun secara perhitungan telah tepat. Namun tidak menutup kemungkinan akan mengalami kendala pada saat pemasangan. Nah, kendala tersebut akhirnya yang menimbulkan ketidak-cocokan diantara material. Untungnya hal tersebut tidak terjadi pada atap datar galvalum, maupun dengan rangka baja.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/">15 Kelebihan Sekaligus Persamaan Antara Atap Datar Galvalum dan Rangka Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Kelebihan Baja Ringan Dan Kekurangannya Dibanding Material Besi</title>
		<link>https://arsitekta.com/8-kelebihan-baja-ringan-dan-kekurangannya-dibanding-material-besi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/8-kelebihan-baja-ringan-dan-kekurangannya-dibanding-material-besi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 20:48:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kekurangan baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kekurangan dan kelebihan baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan material baja]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3619</guid>

					<description><![CDATA[<p>8 kelebihan baja ringan ini wajib Anda ketahui. Supaya jangan sampai salah pilih. Sebab, bila Anda menggunakan material yang tidak tepat, dipastikan kualitas bangunan tidak bagus. Pengaruh lainnya, adalah tukang yang melaksanakan pekerjaan akan mengalami kesulitan. Dan akhirnya, harus mengeluarkan segala cara. Agar material tersebut bisa terpasang. Dalam artikel ini, sahabat sekalian akan menemui 8 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/8-kelebihan-baja-ringan-dan-kekurangannya-dibanding-material-besi/">8 Kelebihan Baja Ringan Dan Kekurangannya Dibanding Material Besi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3621 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Rangka-atap-baja-profil-300x212.jpg" alt="salah satu kelebihan material baja pada bangunan, berguna untuk rangka atap" width="300" height="212" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Rangka-atap-baja-profil-300x212.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Rangka-atap-baja-profil.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>8 kelebihan baja ringan ini wajib Anda ketahui. Supaya jangan sampai salah pilih. Sebab, bila Anda menggunakan material yang tidak tepat, dipastikan kualitas bangunan tidak bagus. Pengaruh lainnya, adalah tukang yang melaksanakan pekerjaan akan mengalami kesulitan. Dan akhirnya, harus mengeluarkan segala cara. Agar material tersebut bisa terpasang.</p>
<p>Dalam artikel ini, sahabat sekalian akan menemui 8 kelebihan baja ringan. Juga, 8 kekurangan material tersebut, bila dibanding dengan besi. Bagaimana hal tersebut bisa terwujud?. Silahkan simak ulasan kami berikut ini.</p>
<h2><strong>Tujuan </strong><strong>membandingkan baja ringan dengan besi</strong></h2>
<p>Pentingnya 8 kelebihan baja ringan ini disampaikan. Karena sebagian besar masyarakat belum bisa membedakan antara baja ringan dengan besi. Padahal agar dapat menggunakan material secara benar adalah mengetahui kegunaan dan karakteristik material itu sendiri. Bahan dasar yang terkandung didalamnya, ragam ukuran, kelebihan serta kelemahan bahan. Dengan demikian, tidak ada lagi konstruksi bangunan yang rubuh, pemborosan anggaran, serta informasi yang menyesatkan masyarakat.</p>
<p>Seperti kita ketahui, tak jarang masyarakat kecewa karena pihak penjual material tidak bisa memberi informasi yang lengkap tentang material bangunan yang dijual. Penyebabnya, karena petugas toko tidak membekali diri dengan pengetahuan bahan bangunan. Sehingga tidak bisa memberi informasi yang lengkap kepada masyarakat. Satu sisi, masyarakat sendiri masih enggan menggunakan <a href="https://arsitekta.com/biaya-jasa-arsitek-model-kerjasama-dan-sistem-pembayaran/">jasa arsitek.</a> Sangat ironi.</p>
<h2><strong>Kelebihan</strong><strong> baja ringan </strong><strong>yang tidak</strong><strong> Anda temui pada material besi</strong></h2>
<p>8 kelebihan baja ringan yang tidak akan pernah Anda temui pada material besi, yaitu:</p>
<h3><strong>1. S</strong><strong>uper</strong><strong> murah</strong></h3>
<p>Jangankan dengan baja profil, harga baja ringan jauh lebih murah dibanding kayu. Contoh, ukuran baja ringan tebal 0,75 saat ini, masih dibawah Rp 140.000,-/batang. Sedangkan kayu bengkirai 5/7, sudah mencapai Rp 145.000,-/batang. Keunggulan baja ringan adalah karena setiap batangnya adalah 6 meter. Sementara kayu hanya 4 meter.</p>
<h3><strong>2. Mudah diperoleh</strong></h3>
<p>Hampir semua toko bahan bangunan sanggup menyuplai material baja ringan. Sekalipun pada saat itu mereka tidak memiliki stock barang. Hal itu terjadi karena pabrik baja ringan sangat banyak. Dan proses pembuatan baja ringan tergolong mudah. Maka dari itu, material ini mudah diperoleh.</p>
<h3><strong>3. Sangat ringan</strong></h3>
<p>Sesuai namanya, baja ringan memang sangat ringan. Adakah yang berani menyangkalnya?, he he. Tentu tidak ada bukan?. Keuntungan menggunakan material yang ringan apa?. Selain memperoleh harga yang lebih murah. Anda tidak perlu menyiapkan <a href="https://arsitekta.com/elemen-utama-bangunan-gedung-wajib-ada-totalnya-19-macam/">struktur bangunan</a> berukuran besar. Sebab dengan menggunakan baja ringan, maka beban yang akan dipikul struktur tidak berat.</p>
<h3><strong>4. Serbaguna</strong></h3>
<p>Kelebihan lain baja ringan adalah bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan bangunan. Misalnya untuk bahan rangka atap, <a href="https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/">rangka kanopi</a>, partisi, bahkan kosen pintu/jendela. Sedangkan berdasarkan jenis bangunan. Penggunaan baja ringan tidak hanya untuk bangunan rumah tinggal. Atau untuk bangunan-bangunan skala kecil. Karena harganya tergolong murah. Namun, juga sering digunakan untuk bangunan bertingkat.</p>
<h3><strong>5. P</strong><strong>engerjaan mudah</strong></h3>
<p>Ke-5 dari 8 kelebihan baja ringan, yakni terkait proses pengerjaan. Pengerjaan material baja ringan sangat mudah. Dan bisa dilakukan dilokasi proyek, walau hanya pada area yang sempit. Dengan demikian, Anda tidak perlu ekstra tenaga untuk pengerjaannya. Maka tak heran, misalnya untuk membuat rangka atap rumah tinggal. Dikerjakan oleh 4 atau 5 orang tukang sudah cukup.</p>
<h3><strong>6. Alat kerja sedikit</strong></h3>
<p>Selain proses pengerjaan mudah. Alat kerja baja ringan juga tidak banyak. Paling utama adalah mesin potong gerinda, bor tangan dan gunting seng. Ditambah alat bantu kerja yang sifatnya umum. Antara lain benang, spidol dan meteran. Hal ini juga membuat biaya pelaksanaan baja ringan jadi murah.</p>
<h3><strong>7. Tahan korosi</strong></h3>
<p>Baja ringan tahap terhadap korosi karena terbentuk dari beberapa unsur anti karat. Yakni Alumunium dan Zinc. Kedua unsur ini sanggup mencegah oksidasi pada baja ringan. Sehingga tidak cepat berkarat. Namun demikian, penting Anda ketahui tingkat ketahanan material berbeda-beda. Dan perbedaan tersebut adalah tergantung kandungan ke-2 unsur tersebut pada baja ringan.</p>
<h3><strong>8. Tidak butuh cat</strong></h3>
<p>Terakhir, 8 kelebihan baja ringan adalah tidak membutuhkan proses pengecatan. Sebab baja ringan sudah memiliki lapisan galvanis. Untuk mencegah <a href="https://arsitekta.com/terjadinya-karat-pada-baja-konstruksi-faktornya-ini/">terjadinya karat.</a> Sekaligus sebagai tampilan akhir. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu mengecat baja ringan. Namun, bila ada tujuan tertentu. Misalnya karena Anda gunakan untuk kosen. Juga tidak ada larangan mengecat baja ringan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Perbedaan yang signifikan antara baja profil dengan baja ringan</strong></h2>
<p>Penting untuk dibedakan, baja profil termasuk bahan bangunan yang terbuat dari besi. Bukan yang mengadung besi. Dan memiliki kegunaan yang tidak kalah banyak dengan baja ringan. Mulai pekerjaan yang terkecil. Misal untuk membuat kursi, rak tanaman/bunga dan sebagainya. Hingga yang besar, antara lain untuk bahan struktur bangunan bertingkat, bangunan pabrik dan konstruksi jembatan.</p>
<p>Keunggulan material baja sebagai bahan konstruksi sudah tidak perlu diragukan. Hal tersebut semakin terbukti, kala dibandingkan dengan baja ringan. Yang mana ditemui 8 perbedaan yang signifikan. Dengan kata lain, memang satu sisi ada 8 kelebihan baja ringan. Namun sisi yang lain, juga memiliki 8 kekurangan. Uraiannya berikut ini.</p>
<h3><strong>a. Bahan utama murni dari alam </strong></h3>
<p>Bahan dasar material baja profil murni berasal dari alam. Dalam <a href="https://arsitekta.com/60-istilah-ilmiah-baja-ini-sering-anda-temui-sehari-hari/">istilah ilmiah</a> disebut <em>Ferrum (fe)</em>. Serta melalui proses produksi yang panjang dan rumit. Sebab harus menggunakan teknologi (metode dan peralatan/mesin) yang canggih. Agar dapat menjadi bahan bangunan yang siap pakai.</p>
<p>Sedangkan proses pembuatan baja ringan sangat mudah. Karena bahan utamanya adalah sama dengan <em>galvalum sheet plate</em>. Yang sering digunakan untuk bahan talang dan nok. Bahan tersebut kemudian melalui <a href="https://arsitekta.com/bending-baja-dan-biaya-pelaksanaan-terkini-temukan-disini/">proses bending</a>. Dan langsung menjadi material siap pakai.</p>
<h3><strong>b. Kadar karbon dalam material</strong></h3>
<p>Unsur karbon pada besi berguna untuk meningkatkan kekerasan material. Makin tinggi kadar karbon yang terkandung, maka material tersebut semakin keras. Maka dari itu, baja profil jauh lebih keras daripada baja ringan. Karena mengandung karbon 2-4%. Sedangkan baja ringan hanya 0,16-0,29%. Perbedaannya hampir 13x lipat. Sangat signifikan bukan?.</p>
<h3><strong>c. Ketahanan terhadap lendut</strong></h3>
<p>Konstruksi baja sedikit banyaknya pasti mengalami lendut. Namun tidak serta merta rubuh. Karena material baja mampu memikul beban yang terjadi diatasnya. Tanpa mengalami penurunan kekuatan sama sekali. Dengan syarat tidak melebihi batas toleransi, yang telah diperhitungkan.</p>
<p>Maka dari itu, kami kurang sependapat, bahwa kemampuan konstruksi menahan lendutan dipengaruhi oleh kadar karbon. Dan mengatakan baja ringan lebih tahan terhadap lendut, daripada baja profil. Logikanya sederhana. Bagaimana bisa material yang tidak keras mampu menahan beban yang besar?. Bukankah lendutan terjadi karena memikul beban yang besar?.</p>
<h3><strong>d. Kekuatan material terjamin</strong></h3>
<p>Berdasarkan poin 3, sudah jelas baja profil jauh lebih kokoh. Oleh sebab itu, mengenai lendutan serta kekuatan material tidak disebutkan dalam 8 kelebihan baja ringan. Hal ini terbukti juga ketika menentukan material untuk <a href="https://arsitekta.com/struktur-baja-bentang-lebar-anda-terapkan-asal-tahu-ini-dampaknya/">struktur bentang lebar</a>, serta bangunan bertingkat tinggi. Pilihan utamnya pasti baja profil.</p>
<h3><strong>e. Garansi dan sertifikasi produk</strong></h3>
<p>Produsen baja selalu menyertakan garansi dan sertifikasi terhadap produk-produk yang mereka pasarkan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, bahwa material tersebut palsu, atau tidak sesuai dengan standar. Semua baja profil di Indonesia pasti telah melalui uji SNI. Bahkan, khusus jenis-jenis tertentu telah sesuai dengan SII.</p>
<h3><strong>f. Ragam bentuk dan ukuran</strong></h3>
<p>Saat ini masih ada 19 macam baja profil yang laris di Indonesia. Sedangkan era sebelumnya, ada <a href="https://arsitekta.com/proyek-konstruksi-indonesia-kehilangan-14-baja-profil-%C2%BD-abad-lalu/">14 baja profil</a> yang telah lenyap dari peredaran. Itu artinya, seharusnya ada 33 macam material baja profil yang bisa dipergunakan untuk proyek konstruksi. Apakah baja ringan ada sebanyak itu?. Sangat mustahil.</p>
<p>Belum lagi bicara tentang ragam ukuran. Dari sekian banyak bentuk/jenis baja profil. Masing-masing profil masih memiliki berbagai macam ukuran. Sehingga bila dijumlah seluruhnya mencapai ratusan. Sedangkan ragam baja ringan hanya dalam hitungan jari.</p>
<h3><strong>g. Pangsa pasar sangat luas</strong></h3>
<p>Walau tergolong mahal, namun masyarakat <a href="https://www.undip.ac.id/post/21191/indonesia-negara-berpenghasilan-menengah-ke-bawah-undip-dan-tiga-universitas-negeri-di-jateng-rekomendasikan-lima-kebijakan-strategis.html">ekonomi menengah</a> ke bawah sangat tertarik menggunakan baja profil. Buktinya, untuk rangka atap rumah tinggal, sangat banyak yang menggunakan material ini. Padahal sebenarnya pakai baja ringan juga sudah kuat. Alasanya, karena tidak semua masyarakat yakin dengan material yang berharga murah.</p>
<p>Hal ini sekaligus membuktikan bahwa semboyan: <em>ada rupa, ada harga</em>. Sudah terpatri dalam benak masyarakat. Sehingga baja profil memiliki pangsa pasar yang luas.</p>
<h3><strong>h. Harga purna jual tetap tinggi</strong></h3>
<p>Konstruksi baja bekas dapat Anda perjual-belikan dengan harga yang tinggi. Karena bukan sebagai barang rongsok. Melainkan untuk digunakan kembali sebagai bahan bangunan. Unik bukan?. Hal ini sering terjadi ketika hendak membangun gudang. Anda tidak perlu menggunakan material baja yang baru. Kalau ada yang bekas dan masih bagus, mengapa tidak?. Supaya hemat biaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Pentingnya mempertahankan baja ringan agar tetap unggul</strong></h2>
<p>Eksistensi material baja ringan pada bangunan tetap harus dipertahankan. Sebab bagaimana pun material berwarna silver ini memiliki penggemar yang banyak. Serta pada situasi tertentu adalah sebagai solusi yang terbaik. Terutama ketika <a href="https://arsitekta.com/anggaran-biaya-membangun-rumah-type-36-termurah-90-juta/">anggaran biaya</a> pembangunan terbatas. Maka dari itu, sebaiknya tetap digunakan sebagai bahan bangunan. Dengan syarat sesuai dengan peruntukannya. Supaya tidak hilang dari peredaran. Seperti yang terjadi pada material baja profil.</p>
<p>8 kelebihan baja ringan adalah sebagai bukti bahwa material tersebut sangat layak digunakan sebagai bahan bangunan. Namun dengan adanya perbandingan terhadap baja profil, diharapkan masyarakat jeli ketika memilih material yang akan digunakan. Jangan tergoda dengan popularitas, harga yang murah. Serta promosi-promosi yang tidak bertanggungjawab. Toh yang mengalami kerugian adalah Anda. Bukan penjual atau produsen.</p>
<h3><strong>[Penutup] Implementasi baja ringan dengan kontruksi baja berat</strong></h3>
<p>Walau memiliki perbedaan yang sangat banyak dan signifikan. Bukan berarti baja ringan tidak boleh Anda gunakan secara bersama-sama dengan baja berat. Justru sebaliknya. Menggunakan baja ringan sebagai bagian dari konstruksi baja berat, akan menghemat biaya. Seperti yang sering diterapkan pada kontruksi atap. Khusunya yang menggunakan atap genteng, dan sejenisnya.</p>
<p>Pada konstruksi tersebut, baja ringan berguna sebagai <a href="https://arsitekta.com/metode-pemasangan-baja-ringan-yang-benar-untuk-usuk-dan-reng/">usuk dan reng</a>. Sementara baja berat adalah sebagai kuda-kuda, gording, ikatan angin, trekstang dan lain-lain. Kolaborasi kedua material ini dapat menghemat biaya, karena baja ringan sangat murah. Serta tidak berat. Sehingga dimensi material baja yang Anda gunakan tidak perlu berukuran besar. Begitu pula struktur beton yang menopangnya.</p>
<p>Demikian ulasan mengani 8 kelebihan baja ringan. Dan perbandingannya dengan baja berat. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/8-kelebihan-baja-ringan-dan-kekurangannya-dibanding-material-besi/">8 Kelebihan Baja Ringan Dan Kekurangannya Dibanding Material Besi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/8-kelebihan-baja-ringan-dan-kekurangannya-dibanding-material-besi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Balok Baja Gabungan Dengan Cerdas Dan Berkualitas</title>
		<link>https://arsitekta.com/membuat-balok-baja-gabungan-dengan-cerdas-dan-berkualitas/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/membuat-balok-baja-gabungan-dengan-cerdas-dan-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2022 22:27:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[balok]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat balok baja gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikasi balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3613</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baja profil gabungan atau tersusun, kegunaannya sangat beragam. Selain untuk tiang kolom, konstruksi dak bentang lebar. Juga sering digunakan untuk gelagar dan balok girder. Dan penting Anda ketahui, apapun kegunaannya, cara membuat balok baja gabungan pada dasarnya sama. Lebih lengkap mengenai tahap-tahap pelaksanannya, silahkan baca tutorial ini. Syarat dan persiapan untuk membuat balok baja Sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/membuat-balok-baja-gabungan-dengan-cerdas-dan-berkualitas/">Membuat Balok Baja Gabungan Dengan Cerdas Dan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3615 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF-300x157.jpg" alt="Contoh balok baja yang terbuat dari besi WF" width="300" height="157" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF-300x157.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><a href="https://arsitekta.com/manfaat-profil-baja-gabungan-anda-temukan-lengkap-disini/">Baja profil gabungan</a> atau tersusun, kegunaannya sangat beragam. Selain untuk tiang kolom, konstruksi dak bentang lebar. Juga sering digunakan untuk gelagar dan balok girder. Dan penting Anda ketahui, apapun kegunaannya, cara membuat balok baja gabungan pada dasarnya sama. Lebih lengkap mengenai tahap-tahap pelaksanannya, silahkan baca tutorial ini.</p>
<h2><strong>Syarat dan persiapan untuk membuat balok baja</strong></h2>
<p>Sebelum Anda membuat balok baja, lakukan persiapan secara matang. Diantaranya adalah memastikan hal-hal berikut:</p>
<ol>
<li>Gambar kerja harus lengkap. Serta telah mendapat persetujuan dari pihak pengawas, atau owner.</li>
<li>Seluruh material dan<a href="https://arsitekta.com/ini-jenis-alat-fabrikasi-baja-u-konstruksi/"> alat kerja baja</a> sudah tersedia. Dan, dalam keadaan bagus.</li>
<li>Jadwal pelaksanaan pabrikasi sudah ada. Berikut tahap-tahap pengiriman material ke lapangan.</li>
<li>Anda wajib membuat daftar potong material. Hal tersebut sangat penting, agar penggunaan material efektif. Sehingga tidak banyak sisa/potongan, dan terbuang.</li>
<li>Tenaga kerja sudah lengkap. Termasuk <em>job description</em> yang sesuai dengan dengan keahlian masing-masing. Seperti tukang ukur, tukang potong besi, bagian <em>setting/instal</em> baja, bagian pengelasan, serta pengecatan.</li>
</ol>
<h2><strong>Metode kerja pabrikasi balok baja gabungan &amp; jenis alat</strong></h2>
<p>Tidak semua <a href="https://arsitekta.com/fakta-tukang-konstruksi-baja-beserta-manfaatnya-bagi-anda/">tukang konstruksi</a> bisa membuat balok baja gabungan. Karena proses pengerjaannya cukup rumit. Sehingga harus melalui metode kerja yang cerdas. Agar Anda mendapat hasil yang berkualitas. Oleh sebab itu, setidaknya Anda membutuhkan 8 orang tukang untuk melaksanakan pabrikasi balok baja. Dengan tugas seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Membersihkan, sekaligus melakukan pengukuran = 2 orang</li>
<li>Memotong material = 1 orang</li>
<li>Membuat lubang baut = 1 orang</li>
<li>Setting komponen balok = 2 orang</li>
<li>Melaksanakan pengelasan = 2 orang.</li>
</ol>
<h3><strong>1. Macam-macam komponen untuk membuat balok baja gabungan yang bagus</strong></h3>
<p>Membuat balok baja gabungan, seperti pada gambar tertera dibawah ini. Dimana balok tersebut akan digunakan untuk struktur dak, bentang ≤10 meter. Maka Anda memerlukan 7 macam komponen, antara lain:</p>
<ol>
<li>Plat lekat T=10x150x800 MM</li>
<li>Plat rib/pengaku T=10x250x800 MM</li>
<li>Batang atas, atau dalam keterangan gambar sering disingkat dengan A.</li>
<li>Batang bawah (B). Terbuat dari UNP 150x75x6,5. Sama dengan batang A.</li>
<li>Voute/skur balok. Juga menggunakan besi UNP yang sama.</li>
<li>Batang vertikal (V). Memakai besi Siku L50x50x5</li>
<li>Dan batang diagonal (D); Plat strip T=8&#215;50 MM</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3616 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan-300x181.jpg" alt="Contoh balok yang terbuat dari gabungan beberapa gabungan material baja" width="300" height="181" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan-300x181.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Untuk membuat 7 komponen tersebut, memerlukan 4 jenis material. Dimana untuk menggabungkan seluruh material tersebut wajib menggunakan las. Harap diketahui, membuat balok baja gabungan tidak pernah sistem <a href="https://arsitekta.com/implementasi-sambungan-baut-pada-konstruksi-baja/">sambungan baut.</a> Sebab balok baja harus kokoh, dan <em>rigid</em>.</p>
<p>Hal tersebut sangat penting, supaya balok tidak mengalami lentur. Serta mampu menahan beban yang besar. Ingat, salah satu manfaat balok baja gabungan adalah untuk bentang lebar. Itu artinya, karena baja profil jenis lain tidak ada yang mampu untuk konstruksi tersebut. Maka harus menggunakan baja gabungan.</p>
<h3><strong>2. Begini proses pabrikasi balok baja gabungan yang cerdas</strong></h3>
<p>Alat bantu yang dibutuhkan untuk membuat balok baja gabungan adalah mal kerja. Yakni landasan untuk install/setting material baja. Lengkap dengan <em>jig</em>, serta alat-alat bantu lainnya. Seperti<em> kaul, </em>spand skrup dan palu besar.</p>
<p>Proses pabrikasi balok baja gabungan, selengkapnya adalah seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Letakkan material UNP pada landasan dengan posisi saling berhadapan. Dan lakukan<a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-las-titik-yang-benar-pada-proyek-baja/"> las titik</a> pada beberapa tempat, agar UNP tegak dan lurus.</li>
<li>Pasang batang V satu persatu, untuk menghubungkan batang A dan B. Sesuai dengan jarak yang tertera pada gambar kerja. Dan membentuk sudut 90º terhadap besi UNP.</li>
<li>Setelah batang V terpasang semua. Kemudian pasang batang V. Penting Anda ketahui, pada tahap ini seluruh batang digabungkan, sementara tetap menggunakan las titik.</li>
<li>Pada saat 1 sisi sudah lengkap terpasang batang D dan V. Kemudian copot las titik pada batang A dan B. Sehinga batang-batang tersebut tidak lagi menempel pada mal kerja/landasan. Lalu, pindahkan ke area kerja yang lain<em>. (Pada tahap ini, mal kerja sudah dalam keadaan kosong. Maka Anda dapat m</em><em>embuat balok baja gabungan</em><em> yang baru. Dengan cara mengulang kembali langkah nomor 1 sampai 3. Sementara team yang lain, melanjutkan pabrikasi balok baja yang sebelumnya).</em></li>
<li>Kelanjutan pabrikasi balok baja setelah pindah tempat. Lakukan pemasangan batang V dan D pada sisi UNP yang lain. Setelah itu, lakukan pengelasan penuh pada batang-batang tersebut.</li>
<li>Setelah pengelasan penuh selesai. And dapat memasang plat lekat dan plat rib.</li>
<li>Setelah posisi kedua plat tersebut sudah benar. Kemudia pasang voute balok.</li>
<li>Terakhir, lakukan pengelasan penuh pada 3 jenis komponen tersebut.</li>
</ol>
<p>Pada tahap ini, pelaksanaan cat pada balok baja gabungan tidak kami uraikan. Bukan berarti karena tidak penting. Justru sebaliknya. Cat besi sangat menentukan bagus tidaknya balok baja. Maka dari itu, wajib dilaksanakan secara benar. Selengkapnya pekerjaan cat baja, silahkan Anda pelajari melalui<a href="https://arsitekta.com/cara-pelaksanaan-finishing-cat-yang-benar-dan-tepat/"> tautan berikut.</a></p>
<h2><strong>Mengapa memilih baja profil gabungan untuk </strong><strong>contoh </strong><strong>pelaksanaan </strong><strong>pabrikasi balok</strong><strong>?</strong></h2>
<p>Jawabnya, karena membuat balok baja gabungan jauh lebih sulit, daripada membuat balok baja WF. Dan/atau balok H-beam. Untuk membuat balok baja WF, cukup menggunakan 2 jenis material. Yakni WF untuk batang balok, dan plat baja untuk lekat balok. Sementara balok baja gabungan, minimal terbuat dari 3 macam bahan.</p>
<p>Selain itu, untuk membuat balok WF tidak butuh mal kerja. Dan pengerjaannya tidak perlu berpindah-pindah. Namun bisa dilakukan pada 1 tempat. Serta 4 orang tenaga kerja. Mudah bukan?. Guna membuktikannya, silahkan bandingkan 2 gambar balok yang ada. Gambar paling atas adalah contoh balok yang terbuat dari besi WF.</p>
<p>Singkatnya, artikel ini mengajak agar teman-teman sekalian mampu membuat balok baja gabungan yang bagus dan <a href="https://jagokata.com/arti-kata/berkualitas.html#:~:text=%5Bberkualitas%5D%20Arti%20berkualitas%20di%20KBBI,arti%20dan%20definisi%20di%20jagokata.">berkualitas.</a> Bila Anda sudah mampu membuat balok gabungan, maka Anda pasti bisa membuat balok WF dan H-Beam.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/membuat-balok-baja-gabungan-dengan-cerdas-dan-berkualitas/">Membuat Balok Baja Gabungan Dengan Cerdas Dan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/membuat-balok-baja-gabungan-dengan-cerdas-dan-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Material Baja Yang Diminati Masyarakat Indonesia Saat Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/material-baja-yang-diminati-masyarakat-indonesia-saat-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/material-baja-yang-diminati-masyarakat-indonesia-saat-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2022 21:56:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[material]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[material baja paling diminati]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3608</guid>

					<description><![CDATA[<p>Material baja yang diminati masyarakat Indonesia bisa dihitung dengan jari. Padahal ragamnya sangat banyak. Khusus baja profil ada 19 macam yang terkenal. Belum lagi baja ringan, stainless dan besi galvanis. Namun, mengapa masyakarat hanya cenderung pada beberapa macam saja?. Guna mengetahui jawabannya, silahkan simak ulasan kami dalam artikel ini. Kelompok pengguna material bangunan Indonesia Sebelumnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-baja-yang-diminati-masyarakat-indonesia-saat-ini/">Material Baja Yang Diminati Masyarakat Indonesia Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3610 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Material-baja-paling-dimintai-300x184.jpg" alt="Latar belakang pendidikan dan profesi sangat berpengaruh, untuk menentukan material baja yang paling diminati." width="300" height="184" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Material-baja-paling-dimintai-300x184.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Material-baja-paling-dimintai.jpg 457w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Material baja yang diminati masyarakat Indonesia bisa dihitung dengan jari. Padahal ragamnya sangat banyak. Khusus baja profil ada 19 macam yang terkenal. Belum lagi baja ringan, stainless dan besi galvanis. Namun, mengapa masyakarat hanya cenderung pada beberapa macam saja?. Guna mengetahui jawabannya, silahkan simak ulasan kami dalam artikel ini.</p>
<h2><strong>Kelompok pengguna material bangunan Indonesia</strong></h2>
<p>Sebelumnya penting Anda ketahui, material baja yang dimaksud adalah segala jenis bahan yang terbuat, atau mengandung unsur logam. Dan berguna untuk <a href="https://arsitekta.com/12-kelebihan-pipa-besi-untuk-konstruksi-bangunan-pasti-unggul/">konstruksi bangunan</a>. Masyarakat sebagai pengguna bahan bangunan, terbagi menjadi 2 kelompok besar, yakni: 1].Pengguna tidak tetap, dan 2].Pengguna tetap.</p>
<h3><strong>1. Pengguna bahan bangunan tidak tetap</strong></h3>
<p>Adalah pemilik bangunan yang tidak tidak memiliki keahlian pada bidang proyek bangunan. Dikatakan pengguna tidak tetap, karena mereka tidak menggunakan material secara terus-menerus dalam aktivitas sehari-hari. Melainkan hanya pada saat-saat tertentu saja.</p>
<p>Material baja yang diminati oleh kelompok ini adalah yang murah. Misal besi stal kotak dan baja ringan. Sedangkan faktor kekuatan menjadi urutan ke-2 bagi mereka. Hal tersebut dapat dimaklumi, karena pengetahuan mereka soal bangunan memang minim. Begitu juga tentang estetika.</p>
<p>Maka dari itu, tak heran memilih material berdasarkan pertimbangan harga. Selain itu, jika pemilik bangunan terjun langsung untuk memilih bahan bangunan. Berarti tidak melibatkan arsitek dalam pembangunan. Sehingga besar kemungkinan, dalam pelaksanaan bangunan pun ditangani sendiri. Hal tersebut sekaligus indikasi bahwa konstruksi bangunan yang akan dibangun tidak besar.</p>
<h3><strong>2. Pengguna material bangunan tetap</strong></h3>
<p>Yakni orang yang sehari-harinya berkecimpung dalam proyek konstruksi. Antara lain arsitek, pemborong dan tukang bangunan. Material baja yang diminati kelompok ini tidak ada yang spesifik. Sebab mereka memilih material bangunan berdasarkan pertimbangan manfaat, efisiensi dan efektivitas. Jadi, bukan serta merta oleh <a href="https://arsitekta.com/harga-material-besi-pada-tahun-2022-ini-ternyata-sudah-segini/">harga material</a> yang murah.</p>
<p>Untuk mengetahui manfaat material bagus atau tidak, kelompok ini mengelompokkan jenis pekerjaan. Semisal, untuk konstruksi gudang. Material baja yang paling dominan adalah besi WF dan kanal C. Sedangkan untuk rangka atap adalah besi siku. Sementara untuk pekerjaan kanopi, paling banyak diminati adalah besi stal. Beda lagi dengan konstruksi jembatan. Paling banyak menggunakan baja H-Beam, daripada WF.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3611 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Syarat-memilih-material-bangunan-300x225.jpg" alt="Gambar kelompok pengguna material bangunan di Indonesia" width="300" height="225" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Syarat-memilih-material-bangunan-300x225.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Syarat-memilih-material-bangunan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2><strong>Pertimbangan arsitek saat memilih bahan baja</strong></h2>
<p>Sebenarnya faktor ekonomi (ketersediaan dana) juga merupakan pertimbangan para arsitek kala memilih material. Namun bukan sebagai prioritas. Oleh sebab itu, arsitek saat merancang bangunan harus putar otak. Agar memperoleh material yang pas. Supaya klien senang. Sebab klien sangat suka pada biaya pembangunan yang murah. Nah, ketika hal tersebut terwujud, maka jasa yang akan Anda peroleh pasti besar. Dan selanjutnya bisa jadi langganan.</p>
<p>Maka dari itu, bicara soal material baja yang diminati arsitek sesungguhnya tidak ada. Sebab material yang digunakan pada proyek yang satu, dengan yang lain pasti jauh beda. Bahkan untuk satu jenis bangunan pun, belum tentu arsitek mau menggunakan material yang sama.</p>
<p>Pertanyaannya, bagaimana cara agar biaya pembangunan bisa murah?. Apakah Anda juga harus menggunakan material yang murah?. Tentunya tidak bukan!. Di sinilah perbedaan antara kelompok pengguna material tetap, dan pengguna tidak tetap. Sekaligus alasan mengapa kami selalu anjurkan, agar Anda melibatkan arsitek dalam pembangunan. Sekalipun sebatas konsultasi.</p>
<h2><strong>Material besi yang disukai oleh tukang bangunan</strong></h2>
<p>Tugas tukang secara umum adalah untuk mengaplikasikan bahan pada bangunan. Sangat jarang mendapat tugas untuk menentukan material yang akan digunakan. Selain pada saat membangun rumah sendiri. Atau ketika pemilik bangunan memberi wewenang kepada tukang untuk belanja bahan.</p>
<p>Kalau Anda bertanya, apa kriteria material baja yang diminati tukang. Jawabnya adalah material yang mudah dikerjakan. Alias tidak harus melalui proses pabrikasi. Tidak membutuhkan alat kerja yang banyak. Serta saat pemasangan tidak memakan waktu yang lama. Seperti baja ringan, stal kotak, besi CNP, dan besi siku. 4 jenis material ini juga terkenal ringan. Sehingga untuk pemasangannya, Anda tidak perlu <a href="https://arsitekta.com/jenis-tumpuan-konstruksi-baja-yang-tepat-dan-metode-pelaksanaan/">menyiapkan tumpuan</a> yang besar.</p>
<h2><strong>[Kesimpulan]  Material baja yang paling banyak digunakan untuk bangunan</strong></h2>
<p>Material yang mengandung logam, dan paling banyak digunakan dalam pembangunan. Bila dikategorikan menurut jenis pekerjaan, seluruhnya ada 12 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Untuk pekerjaan struktur adalah <em>besi WF, H-Beam</em>, besi beton, <a href="https://arsitekta.com/material-wiremesh-istimewa-dari-yang-lain-alasannya-begini/">wiremesh</a> dan bondek</li>
<li>Untuk rangka dan penutup atap, yakni <em>besi siku, kanal C</em>, baja ringan dan galvalum/zincalum</li>
<li>Pekerjaan interior dan eksterior, yaitu besi hollow, <em>stal kotak</em> dan staniless.</li>
</ol>
<p>Namun, material yang murni terbuat dari baja hanya  5 macam (cetak miring). Selain itu, bukan termasuk baja profil. Maka dari itu, diawal kami sebut material baja yang diminati bisa dihitung dengan jari. Pertanyaan selanjutnya, diantara 5 jenis baja profil tersebut. Mana yang paling banyak penggemarnya?. Sejauh pengetahuan kami adalah besi WF. Alasannya adalah:</p>
<ol>
<li>Besi WF tersedia dalam berbagai macam ukuran,</li>
<li>Sangat mudah ditemui di pasaran. Sehingga tidak perlu melalui pesan khusus.</li>
<li>Cocok digunakan untuk pekerjaan struktur bangunan, konstruksi tower air, rangka atap,  serta pekerjaan arsitektur. Seperti membuat kanopi, grill saluran, balkon, bahkan untuk <a href="https://arsitekta.com/7-bentuk-tangga-besi-ini-pasti-sering-anda-temui-setiap-saat/">tangga besi.</a></li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup] Ide mengenai topik dan syarat menentukan material paling populer</strong></h2>
<p>Bermula dari pertanyaan seorang pembaca, pada salah satu tulisan kami sebelumnya. Beliau menanyakan material baja yang diminati saat ini. Kemudian muncul ide untuk membuat ulasan melalui artikel ini. Dengan harapan, semoga dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.</p>
<p>“Tidak ada<a href="https://manajemenkinerja.com/2011/11/cara-menentukan-dan-memilih-indikator-kinerja-kunci/"> indikator khusus</a>, yang dapat dipakai untuk menentukan material baja mana yang paling populer. Selain tergantung siapa yang akan menggunakan material. Jika pemakai material adalah berprofesi dibidang konstruksi bangunan. Pasti melakukan penilaian berdasarkan jenis pekerjaan. Namun bila masyarakat umum, pertimbangannya adalah material yang paling murah”</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-baja-yang-diminati-masyarakat-indonesia-saat-ini/">Material Baja Yang Diminati Masyarakat Indonesia Saat Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/material-baja-yang-diminati-masyarakat-indonesia-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Baut Siku Cremona Ala Tukang Ternyata Beda</title>
		<link>https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2021 23:04:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi baut mur]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi baut siku]]></category>
		<category><![CDATA[baut cremona siku]]></category>
		<category><![CDATA[Letak pemasangan baut baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu saat teman-teman akan menemui aplikasi baut siku cremona, yang berada pada garis as profil. Bukan berdasarkan garis kerja atau titik berat besi siku. Sehingga sebenarnya praktik ini tidak sesuai dengan ketentuan pemasangan baut baja. Namun karena pelakunya adalah tukang. Hal tersebut dapat kita maklumi. Mengingat keterbatasan pengetahuan mereka tentang konstruksi baja. Pengertian siku cremona [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/">Aplikasi Baut Siku Cremona Ala Tukang Ternyata Beda</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu saat teman-teman akan menemui aplikasi baut siku <em>cremona</em>, yang berada pada garis as profil. Bukan berdasarkan garis kerja atau titik berat besi siku. Sehingga sebenarnya praktik ini tidak sesuai dengan ketentuan <a href="https://arsitekta.com/letak-pemasangan-baut-baja-yang-benar-untuk-profil-besi-siku/">pemasangan baut</a> baja. Namun karena pelakunya adalah tukang. Hal tersebut dapat kita maklumi. Mengingat keterbatasan pengetahuan mereka tentang konstruksi baja.</p>
<h2><strong>Pengertian siku cremona</strong></h2>
<p>Siku cremona adalah sekelompok batang yang terbuat dari material besi siku, yang berguna untuk pembuatan rangka cremona. Sementara baut siku cremona artinya adalah beberapa jenis baut yang berfungsi sebagai alat sambung material siku pada rangka cremona. Perlu anda ketahui, aplikasi baut siku cremona tidak berorientasi pada <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/">type kuda-kuda</a> saja. Melainkan untuk semua konstruksi yang terbuat dari rangka batang siku.</p>
<h2><strong>Fakta tentang pemasangan baut pada besi siku</strong></h2>
<p>Sebenarnya aplikasi baut siku cremona seperti ini banyak sekitar kita. Hal tersebut secara sengaja atau tidak. Menurut kami pantas untuk kaji lebih dalam. Apakah dengan menerapkan baut pada as profil baik untuk konstruksi?. Atau justru dapat mengurangi kekuatan rangka. Sementara itu kalau pun hal itu tanpa sepengetahuan tukang. Berarti para ahli wajib memberi ‘pencerahan’.</p>
<h3><strong>1. Dasar menentukan jarak mur baut</strong></h3>
<p>Oke langsung saja teman-teman. Aplikasi sambungan baut pada besi siku cremona selama ini, seperti tertera dalam gambar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3027 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/fakta-mengenai-aplikasi-sambungan-baut-pada-besi-siku-cremoan-300x220.jpg" alt="Fakta mengenai aplikasi baut siku cremona yang dilakukan oleh para tukang." width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/fakta-mengenai-aplikasi-sambungan-baut-pada-besi-siku-cremoan-300x220.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/fakta-mengenai-aplikasi-sambungan-baut-pada-besi-siku-cremoan.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dari sekian banyak jenis <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-siku-dan-kegunaan-bahan/">profil siku</a>. 5 macam siku ini adalah yang paling populer untuk rangka batang. Yaitu mulai L 40x40x4 sampai L 80x80x8 mm. Semua menerapkan baut berdasarkan kelipatan ukuran profil. Baik tentang jarak baut dari ujung profil (u), jarak dari tepi (c) maupun jarak antar baut (s) seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Besi L 40x40x4 (u)= 20 mm; (c)= 20 mm dan (s)= 40 mm</li>
<li>Siku L 50x50x5 (u)= 25 mm; (c)= 25 mm dan (s)= 50 mm</li>
<li>Baja L 60x60x4 (u)= 30 mm; (c)= 30 mm dan (s)= 60 mm</li>
<li>Besi L 70x70x7 (u)= 35 mm; (c)= 35 mm dan (s)= 70 mm</li>
<li>Besi L 80x80x8 (u)= 40 mm; (c)= 40 mm dan (s)= 80 mm</li>
</ol>
<h3><strong>2. Contoh rangka batang cremona</strong></h3>
<p>Implementasi besi siku tersebut adalah dalam gambar berikut. Adalah sebuah titik pertemuan antara batang atas (BA), yang terbuat dari 2L 70x70x7 mm. Serta batang vertikal (BV) dan batang diagonal (BD). Yang sama-sama terbuat dari besi 2L 50x50x5. Singkatan-singkatan mengenai penamaan rangka batang. Akan banyak anda temui pada saat <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/">merencanakan cremona siku</a>. Oleh karena itu anda perlu membiasakan diri dengan singkatan-singkatan ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3028 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Implementasi-jarak-lubang-baut-pada-rangka-batang-kuda-kuda-sremona-300x220.jpg" alt="Implementasi jarak baut pada rangka batang kuda-kuda cremona siku" width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Implementasi-jarak-lubang-baut-pada-rangka-batang-kuda-kuda-sremona-300x220.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Implementasi-jarak-lubang-baut-pada-rangka-batang-kuda-kuda-sremona.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>3. Aplikasi pada pelat buhul</strong></h3>
<p>Gambar tersebut merupakan bagian dari kuda-kuda cremona. Terlihat posisi baut semua berada tengah batang. Demikian juga aplikasi baut pada pelat buhul. Telah sesuai dengan jarak baut yang ada pada siku cremona. Sehingga terbentuk seperti dalam gambar.</p>
<h2><strong>Kemudahan menerapkan baut pada garis as profil</strong></h2>
<p>Ketika tukang melakukan aplikasi baut siku cremona pada garis as. Ternyata memiliki beberapa alasan. Yakni menyangkut proses pembuatan <em>shop drawing</em> dan pabrikasi rangka cremona.</p>
<h3><strong> a. </strong><strong>Membuat gambar kerja cremona siku lebih cepat</strong></h3>
<p>Untuk membuat sebuah rangka cremona bisa mencapai ratusan batang siku. Dan semua batang tersebut harus anda gambar satu persatu. Supaya jelas terlihat kode batang, dimensi bahan, ukuran baut. Serta jarak antar lubang baut. Nah, dengan menerapkan baut pada garis as. Maka anda bisa membuat gambar kerja secara cepat. Hal tersebut masuk akal. Karena anda tidak perlu mengacu pada ketentuan secara <a href="https://arsitekta.com/60-istilah-ilmiah-baja-ini-sering-anda-temui-sehari-hari/">ilmiah</a>.</p>
<h3><strong>b. Membuat lubang baut pada siku lebih praktis</strong></h3>
<p>Begitu juga untuk melaksanakan pabrikasi rangka. Setiap batang juga melalui pengukuran. Khususnya untuk letak dan jarak lubang baut. Sangat praktis bila semua baut berada pada garis as. Serta mengacu pada kelipatan ukuran bahan. Dengan demikian tukang tidak perlu berpikir keras. Namun justru sebaliknya. Proses membuat lubang baut bisa lebih cepat selesai.</p>
<h2><strong>Perbedaan dengan standar pemasangan baut</strong></h2>
<p>Sebelumnya telah kami singgung. Bahwa aplikasi baut siku cremona ini, berbeda dengan anjuran para pakar. Yaitu tentang:</p>
<ol>
<li>Letak pemasangan baut pada siku. Yang benar adalah berdasarkan titik berat (garis kerja) bahan. Bukan berdasarkan garis as. Seperti pada kedua gambar tersebut.</li>
<li>Ketentuan jarak antar baut. Seharusnya berdasarkan jenis batang. Apakah sebagai batang tekan atau tarik. Yaitu dengan ketentuan 3 – 7d. Bukan berpedoman pada tinggi (h) profil siku.</li>
</ol>
<p>Namun perlu anda ketahui pula. Walau ada perbedaan yang sangat mendasar. Mengenai ukuran diameter baut pada kedua metode ini sama.</p>
<h2><strong>[Penutup] Anda pilih metode pemasangan yang mana?</strong></h2>
<p>Jujur kami akui aplikasi baut siku cremona ala <a href="https://www.plimbi.com/news/158536/arti-mainstream-dan-penggunaannya"><em>mainstream</em></a> ini. Pernah kami lakukan pada beberapa proyek baja. Tepatnya pada pekerjaan <a href="https://arsitekta.com/desain-rangka-atap-baja-rumah-masa-kini/">rangka atap</a> rumah tinggal. Dan sejauh ini tidak terjadi apa-apa. Namun tidak bermaksud menganjurkan teman-teman untuk meniru hal itu. Melainkan harus yang sesuai dengan ketentuan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/">Aplikasi Baut Siku Cremona Ala Tukang Ternyata Beda</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aslinya Keberadaan Kolom Gebel Pada Konstruksi Bangunan</title>
		<link>https://arsitekta.com/aslinya-keberadaan-kolom-gebel-pada-konstruksi-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/aslinya-keberadaan-kolom-gebel-pada-konstruksi-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 00:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[eksistensi kolom gable pada konsteruksi]]></category>
		<category><![CDATA[gable frame]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaan kolom gable]]></category>
		<category><![CDATA[kolom gable]]></category>
		<category><![CDATA[kolom gable baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[struktur gable frame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2881</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aslinya keberadaan kolom gable pasti banyak yang belum tahu. Beberapa mungkin menganggap kolom gable sama dengan kolom struktur. Padahal tidak. Kolom gable dan kolom struktur dari jauh berbeda. Atau mungkin ada yang mengangga kolom gable dapat terbuat dari beton. Hal ini pun salah total. Nah, bagaimana aslinya kehadiran kolom gable pada sebuah bangunan?. Anda akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/aslinya-keberadaan-kolom-gebel-pada-konstruksi-bangunan/">Aslinya Keberadaan Kolom Gebel Pada Konstruksi Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Aslinya keberadaan kolom <em>gable</em> pasti banyak yang belum tahu. Beberapa mungkin menganggap kolom gable sama dengan kolom struktur. Padahal tidak. Kolom gable dan kolom struktur dari jauh berbeda. Atau mungkin ada yang mengangga kolom gable dapat terbuat dari beton. Hal ini pun salah total. Nah, bagaimana aslinya kehadiran kolom gable pada sebuah bangunan?. Anda akan temukan hanya dalam artikel kali ini.</p>
<h2><strong>Pengertian kolom gable</strong></h2>
<p>Gable adalah salah satu <a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/">istilah asing</a> dalam konstruksi baja, yang merujuk pada satu kolom yang terbuat dari baja profil. Memiliki ukuran yang lebih kecil dari kolom struktur. Serta letak pemasangan segaris dengan kuda-kuda. Jadi pengertian <em>kolom gable</em> sebenarnya adalah suatu pilar yang terbuat dari material baja yang berdiri tegak lurus dibawah kuda-kuda baja.</p>
<p>Dengan demikian terjawab sudah. Aslinya keberadaan kolom gable berkaitan erat dengan konstruksi baja. Dan kolom gable hanya terbuat dari material baja profil, bukan beton. Hal ini juga dapat anda buktikan sendiri. Pada bidang pekerjaan sipil istilah kolom gable tidak ada. Melainkan dengan sebutan kolom praktis. Berikut adalah gambar kolom gable pada sebuah konstruksi gudang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2883 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Letak-pemasangan-kolom-gable-dan-balok-gable-262x300.jpeg" alt="Letak pemasangan kolom gable dan balok gable yang benar dan menggunakan baja profil WF" width="262" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Letak-pemasangan-kolom-gable-dan-balok-gable-262x300.jpeg 262w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Letak-pemasangan-kolom-gable-dan-balok-gable.jpeg 300w" sizes="(max-width: 262px) 100vw, 262px" /></p>
<h2><strong>Apakah kolom gable bagian dari gable frame?</strong></h2>
<p>Dalam dunia konstruksi baja sendiri masih ada pemahaman yang simpang siur terkait keberadaan kolom gable. Sebagian menganggap kolom gable adalah bagian yang tidak terpisahkan dari <em>gable frame</em>. Padahal aslinya tidak. Kami berpendapat gable frame bisa saja terdiri dari rafter dan kolom baja. Karena banyak <a href="https://arsitekta.com/bentuk-kuda-kuda-baja-profil-dan-jenis-bahan/">kuda-kuda baja</a> berdiri tanpa menggunakan kolom gable. Melainkan hanya menumpu pada kolom struktur.</p>
<p>Silahkan anda perhatikan pada konstruksi gudang atau pabrik. Penggunaan kolom gable hanya pada kuda-kuda paling luar. Sementara kuda-kuda yang di tengah bangunan, tidak memakai kolom gable. Hal ini penting kami luruskan, agar teman-teman sekalian tidak salah ketika <a href="https://bpptik.kominfo.go.id/2020/05/22/7840/proses-awal-perancangan-desain/">melakukan desain</a> gable frame. Dimana semua kuda-kuda menggunakan kolom gable. Dan akhirnya semua ruang berisi pilar-pilar, aneh bukan?.</p>
<h2><strong>Eksistensi kolom dan balok gable</strong></h2>
<p>Sama halnya dengan kolom gable. Balok gable juga sangat identik dengan material baja profil. Kalau dalam pekerjaan sipil fungsi balok gable mirip dengan balok praktis. Balok gable adalah suatu material baja yang melintang antara 2 pilar atau lebih. Silahkan anda perhatikan posisi pemasangan kolom gable dan balok gable. Sangat jelas terlihat ada gambar sebelumnya. Aslinya keberadaan balok gable ada 3 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Antara kolom gable dengan kolom gable,</li>
<li>Antara kolom gable dengan kolom struktur baja,</li>
<li>dan antara kolom struktur baja dengan kolom beton.</li>
</ol>
<p>Penting anda ketahui keberadaan balok gable pun sebenarnya tidak wajib. Artinya kolom gable dapat berfungsi dengan baik tanpa balok gable. Tetapi untuk tujuan tertentu adakalanya balok gable harus anda gunakan. Misalnya untuk membuat lubang pintu. Atau sebagai pengganti balok praktis.</p>
<h2><strong>Manfaat kolom gable terhadap bangunan</strong></h2>
<p>Keberadaan dan manfaat kolom gable pada bangunan bermacam-macam. Tidak untuk keperluan struktur baja saja. Tetapi aslinya bermanfaat pada pekerjaan-pekerjaan lain juga. Terbukti ada 4 macam fungsi kolom gable, terhadap konstruksi bangunan, yaitu:</p>
<h3><strong>1. Sebagai pengganti kolom beton</strong></h3>
<p>Desain konstruksi bangunan yang benar, bila menggunakan baja profil (bukan baja ringan). Sebaiknya menyertakan kolom gable untuk menggantikan fungsi kolom beton, mengapa?. Karena pengerjaan kolom gable jauh lebih cepat dari kolom beton. Selain itu dari segi biaya, kolom gable dan kolom beton relatif berimbang. Bahkan jika anda telah cukup pengalaman pada bidang <a href="https://arsitekta.com/63-pekerjaan-konstruksi-baja-yang-wajib-anda-ketahui-saat-ini/">pekerjaan konstruksi baja</a>. Anggaran biaya untuk kolom gable dapat lebih murah.</p>
<h3><strong>2. Sebagai perkuatan gable frame</strong></h3>
<p>Dengan adanya kolom gable, maka dimensi material baja untuk gable frame (kuda-kuda &amp; kolom struktur) dapat anda perkecil. Sebab gable frame tanpa kolom gable, berarti harus menggunakan material yang berukuran besar. Supaya kokoh dan kuat. Tetapi jika beberapa kolom gable ada dibawah kuda-kuda. Maka kolom tersebut dapat berguna sebagai perkuatan kuda-kuda. Walau sebenarnya tujuan pemasangan kolom gable bukan untuk hal tersebut.</p>
<h3><strong>3. Merangkap sebagai kolom dak</strong></h3>
<p>Kolom gable juga dapat merangkap sebagai kolom untuk <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-baja-kostruksi-dak/">konstruksi dak</a>. Kasus seperti ini kerap terjadi pada saat membuat dak lantai 2. Pada ketinggian tertentu balok baja untuk dak terhubung dengan kolom gable. Akan tetapi kolom gable tetap menerus hingga mencapai kuda-kuda baja. Silahkan anda perhatikan gambar berikut. Sekitar pojok bangunan terdapat dak lantai 2. Dan salah satu balok tersambung dengan kolom gable.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2884 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Kolom-gable-dapat-berfungsi-sekaligus-sebagai-kolom-struktur-untuk-dak-baja-300x238.jpeg" alt="Kolom gable yang berfungsi sekaligus sebagai kolom struktur untuk dak lantai 2 " width="300" height="238" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Kolom-gable-dapat-berfungsi-sekaligus-sebagai-kolom-struktur-untuk-dak-baja-300x238.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Kolom-gable-dapat-berfungsi-sekaligus-sebagai-kolom-struktur-untuk-dak-baja.jpeg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>4. Kolom gable untuk pemasangan dinding</strong></h3>
<p>Kolom gable umumnya terpasang pada posisi-posisi tertentu saja. Yaitu pada lokasi dimana terdapat dinding bangunan. Apakah dinding yang terbuat dari pasangan batu bata dan sejenisnya. Atau yang terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-rangka-cladding-baja-yang-benar-tepat-part-4-5/">rangka cladding</a> baja. Dengan menggunakan kolom gable maka pemasangan cladding semakin mudah dan cepat. Walau dinding bangunan terbuat dari pasangan batu bata, pun jauh lebih praktis bila anda menerapkan kolom gable. Ketimbang menggunakan kolom beton.</p>
<h2><strong>Material kolom gable yang paling tepat</strong></h2>
<p>Ketika merencanakan material harus anda identifikasi terlebih dahulu, aslinya keberadaan kolom gable apa?. Pilihannya ada 4 macam fungsi kolom gable. Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya. Hal ini penting karena tidak semua material baja tepat untuk kolom gable. Adapun jenis bahan yang dapat meng-akomodir fungsi-fungsi tersebut secara sekaligus hanya profil WF dan H-Beam.</p>
<p>Akan tetapi jika manfaat pemasangan kolom gable bertujuan untuk pemasangan dinding bangunan. Maka alternatif bahan yang dapat anda gunakan antara lain besi kanal U, kanal C, stal kotak dan besi siku. Lebih jelas mengenai aplikasi kolom gable, silahkan anda baca artikel tentang cara merencanakan kolom gable.</p>
<h2><strong>Macam-macam kolom &amp; eksistensi terhadap bangunan</strong></h2>
<p>Berikut ini jenis-jenis tiang kolom beserta eksistensinya terhadap sebuah bangunan, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom atau pilar bangunan terbagi dalam beberapa macam. Yang pertama, kategori kolom berdasarkan jenis bahan yaitu kolom baja, kolom beton dan kolom kayu atau bambu.</li>
<li>Yang kedua, jenis kolom berdasarkan ukuran dan fungsi. Untuk kategori kolom baja terdiri dari kolom struktur dan kolom gable. Sementara untuk kolom beton terdiri dari kolom struktur dan kolom praktis. Sedangkan untuk kayu/bambu hanya 1 jenis saja.</li>
<li>Fungsi kolom gable pada umumnya memang sebagai bagian dari struktur konstruksi baja. Namun perlu anda ingat, tidak semua struktur baja <em>(gable frame)</em> harus menggunakan kolom gable. Dan tidak semua keberadaan kolom gable bertujuan untuk keperluan struktur.</li>
<li>Fungsi kolom gable dapat anda ganti dengan kolom praktis. Demikian sebaliknya. Kedua hal tersebut tidak serta-merta mengurangi kekuatan gable frame. Asalkan desain gable frame anda perhitungkan tanpa perkuatan kolom gable atau kolom praktis.</li>
<li>Pemasangan balok gable paling tepat pada kolom gable dan <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">struktur rangka baja</a>. Sementara pemasangan balok praktis tidak hanya pada kolom beton, akan tetapi pada kolom baja juga.</li>
</ol>
<h2><strong> </strong><strong>[Penutup] Kolom geble = kolom praktis baja</strong></h2>
<p>Demikian penjelasan tentang keberadaan kolom gable yang sebenarnya. Dari penjelasan tersebut dapat kita artikan bahwa kolom gable sama dengan kolom praktis, yang terbuat dari material baja. Jikalau anda memiliki pandangan yang berbeda dengan kami mengenai topik ini. Secara terbuka kami menerima komentar dan masukan dari anda. Demi kemajuan dunia konstruksi baja Indonesia. Terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/aslinya-keberadaan-kolom-gebel-pada-konstruksi-bangunan/">Aslinya Keberadaan Kolom Gebel Pada Konstruksi Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/aslinya-keberadaan-kolom-gebel-pada-konstruksi-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fungsi Cladding Pada Bangunan Indonesia Ternyata Unik! (Part 1/5)</title>
		<link>https://arsitekta.com/fungsi-cladding-pada-bangunan-indonesia-ternyata-unik-part-1-5/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/fungsi-cladding-pada-bangunan-indonesia-ternyata-unik-part-1-5/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 10:28:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[cladding]]></category>
		<category><![CDATA[engertian cladding]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi cladding]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi cladding pada bangunan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fungsi cladding pada bangunan antara negara A dan negara B pasti berbeda. Perbedaan bisa terjadi karena beberapa faktor. Dan perbedaan tersebut pastinya berakibat terhadap penggunaan material. Masih banyak hal-hal unik terkait dengan cladding. Yang sepenuhnya belum ter-ekspose kepada publik. Oleh karena itu pembahasan mengenai cladding akan kami bagi menjadi 5 seri. Yang pertama adalah tentang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/fungsi-cladding-pada-bangunan-indonesia-ternyata-unik-part-1-5/">Fungsi Cladding Pada Bangunan Indonesia Ternyata Unik! (Part 1/5)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fungsi <em>cladding</em> pada bangunan antara negara A dan negara B pasti berbeda. Perbedaan bisa terjadi karena beberapa faktor. Dan perbedaan tersebut pastinya berakibat terhadap penggunaan material. Masih banyak hal-hal unik terkait dengan cladding. Yang sepenuhnya belum ter-ekspose kepada publik. Oleh karena itu pembahasan mengenai cladding akan kami bagi menjadi 5 seri. Yang pertama adalah tentang fungsi cladding pada bangunan, khususnya di Indonesia.</p>
<p>Setelah sebelumnya kami telah membuat artikel bersambung, yakni <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/">tentang trekstang</a> dalam 4 bagian. Hemat kami cara tersebut sangat efektif dalam menyampaikan materi. Begitu juga untuk pembaca, harapan kami dapat memahami dengan mudah.</p>
<h2><strong> </strong><strong>Asal mula kata cladding</strong></h2>
<p>Sebelum masuk pada topik mengenai fungsi cladding pada bangunan. Sebenarnya kata cladding berasal dari mana sih?. Tentunya bukan Indonesia kan?. Berikut penjelasan oleh beberapa sumber. Silahkan anda simak.</p>
<p>Situs<em> m.artikata (dot) com</em> menyebutkan cladding termasuk kategori kata benda. Dan menjelaskan bahwa: <em>cladding is a protective covering that protects the outside of a building.</em> Oleh laman <em>kamuslengkap (dot) com</em> mengatakan bahwa kata cladding berasal dari bahasa Ingris, yang berarti ‘salut’. Sementara itu berdasarkan <em>babla.co.id.</em> Cladding berasal dari kata <a href="https://www.babla.co.id/bahasa-inggris-bahasa-indonesia/cladding"><em>clad+ing</em> (Inggris)</a>, yang artinya sama dengan mengenakan, terbungkus, berbalut, berpakaian.</p>
<p>Tetapi sedikit berbeda dengan terjemahan <em>google</em>, yang menyebutkan cladding adalah kelongsongan. Padahal arti kelongsongan menurut <em>jagokata (dot) com</em> ada 2 versi, yaitu:</p>
<ol>
<li>Kulit, pembalut atau tabung yang berbentuk silinder dan memanjang</li>
<li>Bumbung (tabung bambu) yang berguna untuk menyimpan atau melindungi suatu benda.</li>
</ol>
<p>Dengan demikian dapat kita simpulkan. Sejauh ini masih ada perbedaan tentang pengertian cladding. Ada sumber yang secara eksplisit menjelasakan wujud dan kegunaan cladding. Sementara yang lain tidak. Melainkan berdasarkan sinonimnya saja.</p>
<h2><strong>Pengertian cladding versi Indonesia </strong></h2>
<p>Cladding adalah suatu lapisan luar bangunan yang terbuat dari kombinasi beberapa jenis bahan. Yang berfungsi sebagai penganti dinding. Cladding terdiri dari beberapa lapis bahan dan semuanya yang terbuat dari logam. Selain itu pemasangan cladding hanya berlaku untuk sisi luar bangunan (tidak termasuk untuk bagian dalam). Hal yang tak kalah menarik untuk anda pahami. Cara pemasangan cladding pada umumnya adalah dengan menggunakan baut pengikat. Seperti paku, paku rivet dan skrup. Lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2851 size-medium" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Contoh-aplikasi-cladding-pada-sebuah-gudang-300x195.jpg" alt="Contoh aplikasi cladding pada sebuah gudang" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Contoh-aplikasi-cladding-pada-sebuah-gudang-300x195.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Contoh-aplikasi-cladding-pada-sebuah-gudang.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Bangunan seperti ini pasti banyak sekitar anda. Jadi sebenarnya cladding tidak suatu yang aneh. Namanya saja yang masih misteri. Gambar tersebut adalah sebuah gudang yang menerapkan cladding pada sekeliling bangunan. Dinding bagian bawah menggunakan pasangan batu bata, lengkap dengan cat finishing. Tetapi bagian atasnya adalah cladding. Demikian deskripsi dan kriteria cladding pada bangunan Indonesia.</p>
<h2><strong>Manfaat cladding yang sebenarnya</strong></h2>
<p>Sama halnya dengan dinding bangunan pada umumnya. Fungsi cladding pada bangunan Indonesia selain sebagai pelindung dan estetika. Juga berfungsi sebagai ventilasi cahaya dan lisplang bangunan. Penjelasan mengenai 4 fungsi tersebut berikut ini.</p>
<h3><strong>1.Melindungi struktur, pengguna &amp; isi bangunan</strong></h3>
<p>Cuaca dapat mengurangi kekuatan dan usia pakai struktur bangunan. Hal ini memang tidak terjadi instan, melainkan jangka panjang. Salah satu contoh, terjadinya karat pada struktur yang terbuat dari baja. Salah satu penyebabnya karena bangunan terbuka. Begitu juga untuk pengguna bangunan. Orang-orang merasa aman dan nyaman melakukan aktivitas dalam bangunan. Jika bangunan tersebut tertutup cladding. Karena dapat terhindar dari panas atau hujan.</p>
<p>Selain untuk perlindungan terhadap cuaca. Menggunakan cladding juga bermanfaat untuk menghindari pencurian. Serta hewan-hewan masuk kedalam bangunan. Singkatnya, dengan memasang cadding anda mendapatkan 3 manfaat perlindungan sekaligus. Yaitu melindungi struktur bangunan, pemakai serta isi (barang) dalam bangunan.</p>
<h3><strong>2.Menciptakan estetika bangunan</strong></h3>
<p>Kesan pertama muncul ketika orang melihat bangunan adalah dari tampilan luar. Adapun tampilan bangunan terbentuk dari melalui beberapa unsur yaitu bentuk, warna serta jenis bahan. Oleh karena itu ketika menggunakan cladding berarti anda menciptakan estetika pada bangunan. Hal tersebut otomatis karena cladding terpasang pada luar bangunan. Dan material cladding memiliki bentuk dan warna.</p>
<p>Terlepas seberapa indah tampilan bangunan setelah memakai cladding. Tentu tergantung desain dan jenis material yang anda pakai. Namun yang pasti dengan adanya cladding, bangunan menjadi memiliki wujud (dimensi). Benar bukan?. Coba bandingkan dengan bangunan yang tidak memiliki dinding!.</p>
<h3><strong>3.Ventilasi cahaya pada ruangan</strong></h3>
<p>Fungsi cladding pada bangunan yang tergolong unik yaitu sebagai ventilasi cahaya. Layaknya seperti jendela kaca. Namun dapat anda terapkan dengan ukuran yang tak terbatas. Juga posisi pemasangan yang sangat fleksibel. Dengan demikian anda dapat leluasa mengatur kebutuhan pencahayaan dalam ruangan.</p>
<p>Penggunaan cladding sekaligus ventilasi cahaya, paling banyak kita temui pada bangunan pabrik. Hal ini tentu sangat menguntungkan dan <a href="https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/15-cara-menghemat-energi-di-kehidupan-sehari-hari/">menghemat energi.</a> Karena anda tidak perlu memasang penerangan buatan (lampu) dalam bangunan. Tetapi dengan menggunakan cladding transparan, anda mendapatkan pencahayaan alami secara cuma-cuma. Serta tanpa biaya <em>maintenance.</em></p>
<h3><strong>4.Clading sekaligus sebagai lisplang</strong></h3>
<p>Lisplang dan cladding adalah 2 komponen bangunan yang berbeda. Perbedaan tersebut sangat nyata bila kita tinjau dari segi manfaat. Lisplang sebenarnya adalah bagian komponen atap bangunan. Akan tetapi lagi-lagi suatu hal yang unik. Ternyata cladding juga dapat berfungsi sebagai lisplang. Lebih konkrit, silahkan anda perhatikan gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2852 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cladding-yang-berfungsi-sekaligus-sebagai-listplank-bangunan-300x183.jpg" alt="Cladding berfungsi sekaligus sebagai lisplang bangunan pabrik" width="300" height="183" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cladding-yang-berfungsi-sekaligus-sebagai-listplank-bangunan-300x183.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cladding-yang-berfungsi-sekaligus-sebagai-listplank-bangunan.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Cladding terlihat pada gambar yaitu berada pada bagian depan bangunan. Berbetuk segitiga dan menyatu dengan atap. Tetapi pada sisi samping kanan dan kiri, cladding menyatu dengan lisplang. Sebenarnya untuk cladding dengan bentuk seperti pada gambar tersebut, kalangan tukang juga sering meyebut dengan istilah tutup keong. Entah dari mana lagi asal mula istilah ini. Unik bukan?.</p>
<h2><strong>Fakta-fakta pada cladding Indonesia</strong></h2>
<p>Berikut ini fakta-fakta tentang cladding pada bangunan Indonesia, yaitu:</p>
<ol>
<li>Sampai saat ini belum ada terjemahan yang spesifik tentang cladding. Oleh karena itu kata cladding tetap menjadi pilihan untuk menjelaskan suatu <a href="https://arsitekta.com/harus-tahu-gambar-dokumen-konstruksi/">gambar dan dokumen proyek</a> konstruksi.</li>
<li>Cladding sangat sangat identik dengan pekerjaan konstruksi baja. Maka tak heran istilah ini lebih populer bagi kalangan tukang konstruksi baja. Dari pada tukang bangunan pada umumnya.</li>
<li>Cladding berbeda dengan partisi. Perbedaan yang paling menonjol yaitu cadding berkaitan dengan eksterior banguan sementara partisi adalah untuk interior.</li>
<li>Aplikasi cladding negara Indonesia umumnya untuk pabrik, gudang, <em>workshop</em> dan sebagainya. Yang jelas bukan untuk bangunan hunian, publik atau komersial.</li>
<li>Hal ini membuktikan eksistensi cladding Indonesia tidak terpengaruh dengan eropa. Walau eropa sebagai negara asal mula kata cladding. Melainkan hanya mengadopsi istilahnya saja.</li>
</ol>
<h2><strong>Persamaan cladding dan atap baja</strong></h2>
<p>Dari segi fungsi, cladding jauh berbeda dengan atap baja. Cladding adalah penutup luar pada suatu bangunan, khususnya pada area samping. Sementara atap baja berguna untuk memberi perlindungan dari atas. Namun demikian bila kita tinjau dari penggunaan material. Dalam hal ini adalah baja profil. Baik cladding maupun rangka atap memiliki beberapa persamaan.</p>
<p>Anda dapat buktikan pada area sekitar, dimana ada gudang yang memiliki cladding. Maka silahkan anda perhatikan, material antara cladding (area) dinding dan penutup atap nyaris sama. Jenis-jenis material baja untuk 2 fungsi yang berbeda tersebut, umumnya menggunakan:</p>
<ol>
<li>Baja profil WF</li>
<li>Kanal C atau CNP</li>
<li>Besi beton</li>
<li>Baja pelat</li>
<li>dan besi siku</li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup] Penting memahami clading versi dalam negeri</strong></h2>
<p>Demikian penjelasan mengenai fungsi cladding pada bangunan. Secara khusus untuk bangunan-bangunan Indonesia. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan anda. Terlebih dengan adanya perbedaan pendapat mengenai pengertian cladding. Satu sisi hal ini dapat kita maklumi. Karena istilah cladding belum familiar bagi masyarakat.</p>
<p>Kedepan mengharapkan agar semua orang memahami cladding versi Indonesia. Secara tidak langsung, biarlah hal menjadi ciri kas dan bagian dari kekayaan arsitektural Indonesia. Untuk itu pada artikel <a href="https://arsitekta.com/komponen-cladding-bangunan-gudang-jenis-bahan-part-2-5/">seri ke-2,</a> kami akan mengupas lebih dalam lagi. Yaitu tentang jenis-jenis komponen cladding. Sekaligus pendalaman mengenai jenis-jenis material baja untuk cladding.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/fungsi-cladding-pada-bangunan-indonesia-ternyata-unik-part-1-5/">Fungsi Cladding Pada Bangunan Indonesia Ternyata Unik! (Part 1/5)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/fungsi-cladding-pada-bangunan-indonesia-ternyata-unik-part-1-5/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengetahuan Dasar Tentang Trekstang Baja [Bagian 1/4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 12:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan tentang trekstang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek baja]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengetahuan dasar tentang trekstang amat penting,. Karena dari tahap ini pemula dapat memahami, begitu besar eksistensi strekstang terhadap sebuah konstruksi. Supaya jangan salah. Pengetahuan dasar tentang trekstang, tidak untuk orang-orang bangunan saja loh. Tetapi juga berguna bagi orang yang bergerak pada bidang usaha lain. Penasaran bukan?. Tunggu dulu. Jangan khawatir. Pembahasan mengenai hal tersebut juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/">Pengetahuan Dasar Tentang Trekstang Baja [Bagian 1/4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2821 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja-300x200.jpg" alt="Trekstang memiliki peran yang sangat penting pada konstruksi atap baja" width="300" height="200" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja-300x200.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pengetahuan dasar tentang trekstang amat penting,. Karena dari tahap ini pemula dapat memahami, begitu besar eksistensi strekstang terhadap sebuah konstruksi. Supaya jangan salah. Pengetahuan dasar tentang trekstang, tidak untuk orang-orang bangunan saja loh. Tetapi juga berguna bagi orang yang bergerak pada bidang usaha lain. Penasaran bukan?. Tunggu dulu. Jangan khawatir. Pembahasan mengenai hal tersebut juga kami sertakan dalam artikel ini.</p>
<h2><strong>Pengertian trekstang</strong></h2>
<p>Trekstang adalah salah satu bahan/elemen kontruksi yang berbentuk batang dan terbuat dari material baja. Yang berguna sebagai pengikat, mengencangkan serta meluruskan rangka baja. Seperti gording dan rangka cladding. Sehingga rangka-rangka tersebut manjadi kuat dan kokoh. Dan siap untuk pemasangan pentutup atap maupun penutup cladding <em>(wall cladding).</em></p>
<p>Pentingnya pengetahuan dasar tentang trekstang, yaitu untuk mengingatkan bahwa penggunaan trekstang hanya dapat anda temui pada <a href="https://arsitekta.com/63-pekerjaan-konstruksi-baja-yang-wajib-anda-ketahui-saat-ini/">pekerjaan konstruksi baja</a>. Sementara pada konstruksi kayu dan beton jamin tidak ada. Jadi elemen ini tergolong unik. Walau memiliki dimensi yang relatif kecil, tetapi proses pembuatannya (pabrikasi) cukup rumit. Begitu juga pelaksanaan pemasangan yang beresiko tinggi.</p>
<p><em>Trekstang</em> sama dengan <em>Sag Rod</em> (bahasa Inggris). Secara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Arti_harfiah#:~:text=Arti%2Fmakna%20harfiah%20atau%20arti,atau%20arti%20yang%20paling%20mendasar.">harfiah</a> yang berarti batang melorot. Sementara para tukang menyebut dengan istilah <em>jarum gording</em>. Mungkin pada daerah-daerah tertentu masih ada <a href="https://arsitekta.com/33-an-istilah-lokal-terkait-konstruksi-baja/">istilah-istilah</a> lain, yang sinonim dengan trekstang. Tetapi sejauh ini, yang paling familiar hanya 3 sebutan tersebut.</p>
<h2><strong>Letak pemasangan trekstang yang sebenarnya</strong></h2>
<p>Walau <em>sag rod</em> terkenal dengan sebutan jarum gording. Bukan berarti penggunaan trekstang hanya berlaku untuk gording. Karena selain untuk rangka atap, yang mana ada barisan gording dengan jarak tertentu. Kemudian agar gording-gording tersebut tidak lendut atau bengkok. Maka anda wajib memasang beberapa trekstang. Silahkan perhatikan gambar berikut. Adalah letak pemasangan trekstang pada rangka atap.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2822 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Pemasangan-trekstang-pada-rangka-atap-memiliki-resiko-yang-sangat-tinggi-300x170.jpg" alt="Letak pemasangan trekstang untuk rangka atap baja" width="300" height="170" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Pemasangan-trekstang-pada-rangka-atap-memiliki-resiko-yang-sangat-tinggi-300x170.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Pemasangan-trekstang-pada-rangka-atap-memiliki-resiko-yang-sangat-tinggi.jpg 382w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sesungguhnya selain untuk penguat gording, kegunaan trekstang yang tak kalah pentingnya adalah untuk rangka cladding. Sebab sama seperti rangka atap, pemasangan rangka cladding pasti memerlukan trekstang. Jadi merujuk pada istilah <em>jarum gording,</em> seakan-akan elemen ini hanya berguna pada rangka gording. Ternyata tidak. Gording sangat identik dengan <a href="https://arsitekta.com/26-jenis-penutup-atap-paling-populer-seantero-nusantara/">penutup atap</a> bangunan, sementara cladding adalah untuk dinding bangunan. Letak pemasangannya sangat jauh bukan?. Hal ini juga menjadi alasan, mengapa pengetahuan dasar tentang trekstang itu perlu.</p>
<p>Masih terkait dengan nama jarum gording. Bila anda tidak teliti, maka akan berdampak pada pemberian notasi gambar. Misalnya anda menggunakan sebutan jarum gording, padahal unit yang anda tunjuk adalah rangka clading. Salah kaprah bukan?. Oleh sebab itu penggunaan istilah jarum gording selalu kami hindari. Mengapa?. Yaitu supaya dalam satu gambar tidak terjadi penggunaan istilah yang double. Padahal memiliki arti yang sama.</p>
<h2><strong>Material trekstang yang paling populer</strong></h2>
<p>Trekstang paling populer saat ini adalah terbuat dari besi beton. Walau demikian tidak ada bukti, yang menjelaskan sejak kapan penggunaan besi beton untuk trekstang. Yang pasti hingga sekarang besi beton selalu pilihan paling utama.</p>
<h3><strong>1.Mengetahui spesifikasi material besi beton</strong></h3>
<p>Dimensi material besi beton untuk trekstang ada 2 macam, yaitu Ø10 dan Ø12 mm. Penting anda perhatikan penulisan simbol (Ø = diameter), yang berarti besi polos. Bukan besi beton ulir. Karena notasi untuk besi ulir dalah dengan simbol D, misalnya D16 mm. Dari penulisan notasi berarti dari 2 jenis besi beton tersebut, yang paling populer adalah yang polos. Begitulah pentingnya pengetahuan dasar tentang trekstang. Terlihat sepele namun harus anda pahami secara seksama.</p>
<h3><strong>2.Kelebihan trekstang menggunakan besi beton</strong></h3>
<p>Berdasarkan pengalaman, kelebihan trekstang besi beton ada 2, yaitu:</p>
<ol>
<li>Dari segi anggaran biaya : Pengadaan trekstang besi beton relatif murah. Sebab sangat ringan, serta proses pengerjaannya sangat mudah. Bayangkan, berat 1 meter besi beton hanya 0,89 kilogram. Sementara itu kelengkapan trekstang cukup dengan membuat ulir drat dan menambahkan mur pada ujungnya.</li>
<li>Dari segi pemasangan : Material trekstang besi beton yang ringan, sangat memudahkan tukang pada saat melakukan pemasangan. Khususnya untuk rangka atap yang berada pada ketinggian. Sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja berkurang.</li>
</ol>
<h2><strong>Jarak &amp; Panjang ideal trekstang besi beton</strong></h2>
<p>Jarak pemasangan trekstang pada satu bangunan dengan bangunan lain pati tidak sama. Demikian juga panjang material trekstang. Kedua hal ini sangat tergantung desain struktur baja. Manakala trekstang berguna  untuk rangka atap. Maka jarak &amp; panjang trekstang tergantung pada kuda-kuda serta gording. Sementara bila berguna untuk rangka cladding. Maka jarak &amp; panjang trekstang tergantung pada kolom serta rangka cladding.</p>
<h3><strong>a. Cara menentukan jarak trekstang yang benar</strong></h3>
<p>Sering terjadi jarak antar kuda-kuda baja sangat bervariasi. Hal tersebut tentu telah berdasarkan perencanaan yang matang. Namun yang umum adalah jarak 6 meter dan 8 meter. Nah dalam menentukan jarak trekstang (L2) adalah berpedoman pada jarak kuda-kuda (L1). Silahkan anda perhatikan gambar sebelumnya. Yang mana terlihat jelas letak pemasangan trekstang pada <a href="https://arsitekta.com/desain-rangka-atap-baja-rumah-masa-kini/">rangka atap baja</a>.</p>
<p>Sebagai contoh, bila jarak kuda-kuda adalah 6 meter. Maka rumus menghitung jarak trekstang adalah L2 = 1/3 x L1. atau sama dengan 2 meter. Tetapi jika jarak kuda-kuda adalah 8 meter. Maka anda lakukan perhitungan dengan cara berikut: L2 = ¼ x L1. Jadi hasilnya tetap 2 meter. Artinya adalah jarak ideal trekstang adalah 2 meter. Bila anda kehendaki kurang dari itu, tentu tidak masalah. Namun jangan lebih.</p>
<h3><strong>b. Panjang trekstang tergantung pada desain</strong></h3>
<p>Anda penting memperlajari pengetahuan dasar tentang trekstang, harus dari orang-orang berpengalaman. Alasannya seperti untuk kasus menentukan panjang trekstang. Sesungguhnya tidak ada patokan panjang trekstang berapa. Kalau mengenai jarak, jelas ada. Hal tersebut terjadi karena panjang trekstang tergantung jarak gording (S) atau rangka cladding. Artinya ketentuan dimensi trekstang berada pada saat anda melakukan desain.</p>
<p>Namun demikian sesuai pengalaman. Integrasi antara dimensi gording, trekstang serta jarak maksimal gording dapat anda terapkan, seperti ketentuan berikut:</p>
<ol>
<li>Jika menggunakan gording CNP 125x50x20x2,3 maka jarak maksimal adalah 1,25 meter. Juga membutuhkan trekstang besi beton ≤ Ø10 mm.</li>
<li>Bila dimensi gording adalah CNP 150x50x20x2,3 maka jarak gording ≤ 1,50 meter. Untuk itu anda memerlukan trekstang besi beton Ø12 mm.</li>
<li>Bila dimensi gording adalah CNP 200x75x20x3,2 maka jarak gording ≤ 1,50 meter. Untuk itu anda memerlukan trekstang besi beton Ø16 mm.</li>
</ol>
<p>Artinya adalah panjang maksimal trekstang tidak lebih dari 1,5 meter. Yang jelas, makin pendek jamin akan lebih kuat. Apalagi menggunakan dimensi yang lebih besar. Lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2823 size-medium" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap-300x180.jpg" alt="Pengetahuan tentang ketentuan jarak dan panjang trekstang untuk rangka atap" width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap-300x180.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg 763w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2><strong>Pengerjaan trekstang melibatkan bidang usaha lain</strong></h2>
<p>Trekstang yang terbuat dari besi beton dan sangat populer. Secara tidak langsung membuka peluang yang makin luas bagi usaha <a href="https://inaparts.com/wirausaha/bengkel-bubut/">bengkel bubut</a>. Yaitu untuk membuat drat ulir pada ujung trekstang. Dan pekerjaan ini tidak dapat anda delegasikan kepada <a href="https://arsitekta.com/fakta-tukang-konstruksi-baja-beserta-manfaatnya-bagi-anda/">tukang konstruksi baja</a>. Melainkan oleh tukang-tukang yang spesialis.</p>
<p>Pengerjaan trekstang harus melibatkan pihak ketiga. Karena jumlah trekstang yang harus anda sediakan mencapai ribuan. Hal ini umumnya terjadi pada saat mengerjakan konstruksi gudang, lengkap dengan cladding. Selain itu ketersediaan alat modern sangat mempengaruhi kuantitas dan kualitas drat ulir. Sebab tidak semua bengkel konstruksi memiliki alat bubut yang memadai. Dengan demikian agar pengadaan trekstang berjalan lancar, maka sebaiknya anda serahkan kepada yang spesialis.</p>
<p>Teknis pelaksanaan pengadaan trekstang pada umumnya ada 2 macam, yaitu: 1].Sistem borong <em>lump sum</em>, dan 2].Borongan jasa pembuatan drat ulir.</p>
<h3><strong>1.Pengadaan trekstang sistem borong</strong></h3>
<p>Umumnya pihak bengkel bubut menghendaki agar pengerjaan trekstang dengan sistem borongan <em>lump sum</em>. Yaitu meliputi pengadaan bahan/material besi beton dan mur, serta pembuatan drat ulir. Bagi pemborong kontruksi baja yang tidak memiliki alat bubut serta team khusus untuk membuat drat ulir. Maka sistem borongan cocok anda terapkan. Akan tetapi sistem ini juga memiliki kelemahan, yaitu biaya borongan relatif mahal.</p>
<h3><strong>2.Tentang pelaksanaan borongan jasa drat ulir</strong></h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/tips-melaksanakan-borongan-tenaga-pengerjaan-baja-dijamin-untung/">Melaksanakan borongan tenaga</a> atau jasa, pada bidang konstruksi baja telah tergolong biasa. Begitu juga dalam hal pengadaan trekstang. Mengingat harga borongan lum sump cukup mahal. Maka timbul sistem borongan jasa, yang mana khusus pada pembuatan drat ulir. Jadi pihak bengkel bubut hanya mendapat upah dari jasa tersebut. Sementara pengadaan bahan trekstang adalah pihak pemborong.</p>
<h2><strong>[Penutup] Topik mengenai trekstang ada 4 seri</strong></h2>
<p>Pengetahuan dasar tentang trekstang adalah artikel I dari 4 seri, yang khusus membahas mengenai trekstang. Sengaja kami pisah menjadi 4 bagian, dengan tujuan agar pembaca dapat mempelajarinya tahap demi tahap. Supaya lebih menarik dan tidak cepat jenuh.  Dengan demikian akhirnya anda benar-benar menguasai ilmu pengetahuan mengenai trekstang.</p>
<p>Jenis-jenis trekstang berdasarkan letak pemasangan ada 2 macam, yaitu: 1].Trekstang pada rangka atap, dan 2].Trekstang untuk rangka cladding. Bentuk dan jenis bahan untuk kedua jenis trekstang ini umumnya sama. Yakni terbuat dari besi beton polos. Oleh karena itu untuk seri ke-3 dan 4. Tentu masih dengan topik yang terkait dengan trekstang. Akan menjelaskan alternatif bahan pengganti. Tetapi sebelum itu artikel <a href="https://arsitekta.com/pabrikasi-dan-pemasangan-trekstang-seperti-ini-jamin-kuat-bagian-2-4/">seri kedua</a>, kami akan menjelasakan tentang proses pabrikasi dan pemasangan trekstang.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/">Pengetahuan Dasar Tentang Trekstang Baja [Bagian 1/4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
