<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja ringan Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-ringan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-ringan/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Sep 2023 18:28:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja ringan Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-ringan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3 Macam BoQ Pekerjaan Baja Ringan Dan Rincian Pekerjaan [Part 4 of 4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 13:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pasang baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[BoQ baja]]></category>
		<category><![CDATA[rincian biaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5074</guid>

					<description><![CDATA[<p>Walau material baja ringan tidak sebanyak material baja profil. Demikian pula proses pelaksanaan, dan alat-alat kerja yang digunakan tergolong sangat sederhana. Namun, bukan berarti BoQ pekerjaan baja ringan tidak perlu lengkap. Dalam hal ini, hemat saya seluruh pekerjaan proyek bangunan pantas menerima perlakukan yang sama. Persiapan menyusun BoQ dan sumber Media yang dibutuhkan untuk membuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/">3 Macam BoQ Pekerjaan Baja Ringan Dan Rincian Pekerjaan [Part 4 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Walau material baja ringan tidak sebanyak material baja profil. Demikian pula proses pelaksanaan, dan alat-alat kerja yang digunakan tergolong sangat sederhana. Namun, bukan berarti BoQ pekerjaan baja ringan tidak perlu lengkap. Dalam hal ini, hemat saya seluruh pekerjaan proyek bangunan pantas menerima perlakukan yang sama.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4995" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg" alt="proses perhitungan volume pekerjaan, harga satuan dan anggaran biaya pemasangan material besi dan baja" width="750" height="500" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<h2>Persiapan menyusun BoQ dan sumber</h2>
<p>Media yang dibutuhkan untuk membuat BoQ tidak perlu macam-macam. Menggunakan alat tulis biasa sudah lebih dari cukup. Tapi, kalau Anda langsung pakai komputer. Lebih hebat lagi. Sebab komputer sangat dibutuhkan untuk membuat berbagai macam BoQ.</p>
<h3>1. Gambar rencana konstruksi atap dan detail-detail sambungan</h3>
<p>Agar BoQ pekerjaan baja ringan akurat, pastikan dulu Anda memiliki gambar konstruksi baja ringan, lengkap dengan detail-detail. Dokumen ini bisa Anda peroleh dari jasa perencana bangunan.</p>
<p>Gambar detail diperlukan untuk mengetahui alat sambung yang digunakan. Berikut ukuran dan jumlah tiap-tiap sambungan. Dengan demikian akan mudah menghitung volume (kebutuhan) baut sambung.</p>
<h4>Kendala &amp; solusi</h4>
<p>Adakalanya jasa perencana hanya membuat gambar konstruksi apa adanya. Misal hanya denah, dan gambar potongan rangka atap. Sementara bentuk, dan bahan yang digunakan untuk kuda-kuda tidak ada. Sehingga sangat sulit untuk membuat rincian pekerjaan.</p>
<p>Solusi atas ahal tersebut, sebaiknya Anda membuat<a href="https://arsitekta.com/aplikasi-sumbu-x-y-bangunan-pada-gambar-desain/" target="_blank" rel="noopener"> gambar desain</a> yang lengkap. Lalu, ajukan kepada pengawas bangunan. Agar diperiksa, dan disetujui. Setelah itu, BoQ pekerjaan baja ringan yang Anda buat pasti oke.</p>
<h4>Sebenarnya BoQ tanggungjawab siapa?</h4>
<p>Orang yang berperan membuat BoQ bangunan sebenarnya jasa arsitek yang merancang bangunan itu sendiri. Tapi, karena sesuatu hal. Misalnya karena kurang mahir, dan SDM yang terbatas. BoQ bangunan yang dibuat kerap tidak seperti yang diharapkan. Alias seadanya.</p>
<p>Dampaknya, anggaran biaya dihitung dengan cara &#8220;tembak&#8221;. Tembak adalah istilah perhitungan biaya dengan cara taksir. Dengan angka keamanan tertinggi. Sehingga boleh dipastikan anggaran tersebut jauh diatas wajar.</p>
<p>Nah, dengan kondisi seperti ini. Sub kontraktor wajib membuat BoQ pekerjaan baja ringan sendiri. Supaya anggaran biaya realistis. Dan, memperoleh pekerjaan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3904" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg" alt="Anggaran biaya pengadaan dan pemasangan baja ringan" width="500" height="375" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h3>2. Membuat lis material baja ringan dan alat sambung</h3>
<p>Andai gambar konstruksi sudah lengkap. Langkah selanjutnya adalah membuat lis material, dan baut sambung. List material buat secara urut. Mulai dari material paling kecil/tipis, hingga yang paling besar/tebal.</p>
<p>Demikian juga daftar baut sambung, atau <a href="https://arsitekta.com/beda-baut-roofing-atap-dan-baut-roofing-untuk-cladding/">roofing</a>. Sebaiknya dari ukuran terpendek, hingga terpanjang. Mengapa demikian?. Supaya Anda mudah memahami, serta mengingat fungsi roofing. Tips ini telah saya uji pada beberapa rekan junior. Dan, hasilnya sangat efektif.</p>
<h2>Jenis-jenis BoQ pekerjaan baja ringan dan contoh rincian pekerjaan</h2>
<p>Guna menambah wawasan teman-teman tentang topik ini. Berikut sengaja saya ambil 3 contoh pekerjaan baja ringan. Masing-masing memiliki karakteristik, karena menyesuaikan konstruksi bangunan yang berkaitan dengan pemasangan baja ringan.</p>
<h3>1. BoQ rangka atap genteng</h3>
<p>Artinya susunan quantitas pekerjaan rangka baja ringan untuk keperluan penutup atap genteng. Adalah sebagai berikut:<br />
&#8211; Kuda-kuda kanal C75x1,0 mm<br />
&#8211; Jurai kanal C75x0,80 mm<br />
&#8211; Bracing antara kuda-kuda Reng 40 mm<br />
&#8211; Reng baja ringan T=30 mm<br />
&#8211; Baut roofing<br />
&#8211; Angkur dinabolt M12x3&#8243;</p>
<p>Fenomena selama ini harga satuan baja ringan selalu dibuat lump sum. Dengan satuan meter persegi. Beda dengan pekerjaan konstruksi baja profil. Setiap jenis material menggunakan harga satuan masing-masing.</p>
<p>Hal itu berarti BoQ pekerjaan baja ringan tidak perlu di isi dengan volume dan harga satuan. Layaknya pekerjaan konstruksi bangunan yang lain. Oleh sebab itu, susunan BoQ disini hanya menjelaskan ragam jenis bahan, dan pekerjaan saja. Sementara harga satuan tetap memakai model lama.</p>
<p>Sehingga, Anda hanya perlu menghitung luas atap secara keseluruhan. Bukan menghitung volume pekerjaan satu per satu. Lalu, item pekerjaan rangka atap Anda tambahkan dibawah rincian tadi. Lengkap dengan luas, dan harga borongan bahan dan jasa.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana.png"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3901" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana.png" alt="ragam bentuk dan ukuran profil baja ringan" width="400" height="314" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana.png 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana-300x236.png 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h3>2. BoQ rangka atap galavalum</h3>
<p>Sedikit berbeda dengan rangka atap genteng. Ketika digunakan untuk pemasangan atap galvalum, rangka baja ringan tidak perlu banyak, dan spek yang tebal. Sebab atap galvalum sangat ringan. Mirip banget dengan spandek. Maka dari itu, BoQ pekerjaan baja ringan untuk atap galvalum adalah sama dengan BoQ atap genteng.</p>
<p>Tapi, 3 unsur berikut pasti berbeda, sehingga mengakibatkan biaya pemasangan rangka atap galvalum jadi lebih murah, antara lain:<br />
&#8211; Spek material. Cenderung lebih kecil dan tipis<br />
&#8211; Kebutuhan material baja ringan, dan roofing. Pasti lebih sedikit.<br />
&#8211; Bentuk konstruksi atap lebih simple/sederhana.</p>
<p>Karena atap galvalum sangat ringan, maka jarak kuda-kuda tidak perlu rapat. Layaknya membuat atap genteng. Demikian juga jarak reng. Untuk memasang atap galvalum, jarak kuda-kuda baja ringan umumnya 1,5 &#8211; 2,0 m. Lalu, jarak reng untuk dudukan atap adalah 50-75 cm. Dengan alasan inilah biaya pasang rangka atap baja ringan jadi murah.</p>
<h3>3. Khusus BOQ pekerjaan baja ringan untuk usuk dan reng</h3>
<p>Adakalanya konstruksi atap bagian bawah adalah terbuat dari material baja profil. Tapi, usuk dan reng pakai baja ringan. Praktik ini sering diterapkan pada bangunan bentang lebar. Dan, penutup atap terbuat dari genteng beton. Tahu kan, bahwa genteng beton sangat berat?.</p>
<p>Nah, untuk pekerjaan seperti ini. BoQ yang harus Anda terdiri dari 4 macam, yaitu:<br />
&#8211; Pasang usuk baja ringan C75x0,70 mm<br />
&#8211; Pasang reng T=35 mm<br />
&#8211; Angkur dinabolt, atau fisher. (Tergantung media pemasangan amgkur)<br />
&#8211; Drilling screw (roofing).</p>
<p>Kemudian soal biaya pasang usuk dan reng baja ringan. Tetap sama dengan 2 jenis pekerjaan baja ringan sebelumnya. Yaitu meter persegi. Umumnya 40-50% dari biaya pemasangan rangka baja ringan untuk atap genteng. Atau, 60-75% dari biaya rangka atap galvalum.</p>
<h2>[Penutup] Cara hitung harga satuan pekerjaan baja ringan</h2>
<p>Mengingat topik yang kita bahas disini adalah khusus tentang BoQ pekerjaan baja ringan. Maka, soal cara menghitung biaya (harga satuan pekerjaan) tidak saya ulas. Sebab, cara menghitung biaya pemasangan baja ringan sudah ada dalam <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/">artikel</a> yang satu ini. Silahkan baca, agar tidak penasaran.</p>
<p>Sesungguhnya kedua artikel ini saling berkaitan. 1 membahas tentang rincian pekerjaan dan jenis-jenis bahan. Sementara yang satu lagi, mengenai perhitungan biaya pemasangan. Sempurna bukan?. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Namun demikian. bilamana Anda kurang paham. Silahkan kontak Saya melalui nomor telpon yang tertera dalam situs ini. Bukan hanya tentang material baja ringan. Tetapi, termasuk baja profil. Sebab bidang ini adalah spesialisasi Saya.</p>
<p>Pun, bila Anda ingin melihat versi video tentang material baja konstruksi. Silahkan melalui <a href="https://www.youtube.com/@mediabaja">Channel</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/">3 Macam BoQ Pekerjaan Baja Ringan Dan Rincian Pekerjaan [Part 4 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Menghitung Biaya Atap Baja Ringan [Part 11 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 13:16:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[atap baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pasang atap]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5057</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa orang mungkin tidak terlalu mempermasalahkan dasar perhitungan biaya pemasangan atap baja ringan. Karena dianggap tidak terlalu signifikan, atau terlanjur jatuh cinta dengan material logam berwarna silver ini. Padahal kalau mau jujur, semua pekerjaan bangunan memiliki dasar perhitungan biaya. Termasuk pekerjaan rangka atap yang menggunakan material logam canai dingin. Ini Dasar perhitungan biaya atap baja [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/">Tips Menghitung Biaya Atap Baja Ringan [Part 11 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa orang mungkin tidak terlalu mempermasalahkan dasar perhitungan biaya pemasangan atap baja ringan. Karena dianggap tidak terlalu signifikan, atau terlanjur jatuh cinta dengan material logam berwarna silver ini. Padahal kalau mau jujur, semua pekerjaan bangunan memiliki dasar perhitungan biaya. Termasuk pekerjaan rangka atap yang menggunakan material logam canai dingin. Ini</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3916" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan.jpg" alt="Rangka atap baja ringan bentang lebar" width="500" height="305" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan-300x183.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Dasar perhitungan biaya atap baja ringan yang resmi</h2>
<p>Kementerian PUPR melalui Dinas Bina Marga dan Cipta Karya sebenarnya mengeluarkan standarisasi perhitungan biaya pengadaan dan pemasangan material baja ringan. Khususnya untuk pekerjaan rangka atap bangunan gedung, dan <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/" target="_blank" rel="noopener">rumah tinggal</a>.</p>
<p>Standarisasi tersebut berfungsi sebagai kontrol harga satuan pekerjaan baja ringan, yang akan dilaksanakan oleh jasa konstruksi, atau pemborong. Namun fakta di lapangan jarang digunakan. Sehingga harga satuan pekerjaan cenderung asal-asalan. Dan, tidak sesuai ketentuan. Terutama pada saat mengerjakan proyek bangunan swasta.</p>
<h3>1. AHSP baja ringan oleh Dinas Bina Marga</h3>
<p>Contoh AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan) baja ringan yang diterbitkan oleh Dinas Bina Marga, untuk jenis penutup atap genteng, dan asbes gelombang adalah seperti terlihat dalam gambar tabel berikut. Secara umum sama persis dengan AHSP yang dikeluarkan oleh Dinas Cipta Karya, maupun pemerintah kota/kabupaten.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-rangka-atap-baja-ringan.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5058" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-rangka-atap-baja-ringan.png" alt="Tabel AHSP baja ringan " width="895" height="542" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-rangka-atap-baja-ringan.png 895w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-rangka-atap-baja-ringan-300x182.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/09/AHSP-rangka-atap-baja-ringan-768x465.png 768w" sizes="(max-width: 895px) 100vw, 895px" /></a></p>
<p>Namun, bila diselidiki secara cermat. Khususnya koefisien tenaga kerja, terdapat perbedaan dengan koefisien tenaga kerja konstruksi baja. Sehingga biaya atap baja ringan, khususnya upah menjadi sangat tinggi.</p>
<p>Akan tetapi, bila di selidiki dengan teliti. Biaya upah tersebut wajar. Sebab pekerjaan rangka atap baja ringan membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Mengingat proses pemasangan hanya dilakukan dengan cara manual. Beda dengan pemasangan rangka baja profil.</p>
<p>Alasan kedua, disebabkan oleh harga bahan yang murah. Sehingga terlihat dengan jelas perbedaan antara bahan dan upah. Hampir 4x lipat. Hal ini kemungkinan besar menjadi alasan mengapa AHSP baja ringan jarang dipakai sebagai dasar perhitungan biaya.</p>
<h3>2. Spek bahan dan standar mutu</h3>
<p>Masih tentang AHSP. Bentuk profil baja ringan yang digunakan sebagai material rangka atap adalah tergantung desain konstruksi atap Anda. Dengan kata lain tidak ada batasan dalam hal ukuran, maupun jenis bahan. Apakah lebih banyak kanal C, dibanding reng baja ringan. Atau, justru sebaliknya. Material reng yang mendominasi. Biaya atap baja ringan tetap sama. Yaitu sebesar Rp 257.408 /m²</p>
<p>Disamping itu, kaitannya dengan standar mutu. Material baja ringan yang digunakan adalah:<br />
&#8211; AZ-100. Artinya baja ringan yang memiliki lapisan galvanis setebal 100 micron. Kemudian,<br />
&#8211; Memiliki kekuatan tarik sebesar 550 Mpa. Atau sebesar 5.500 kg/cm2.</p>
<p>2 syarat ini sudah menjamin bahwa konstruksi atap benar-benar kokoh. Jadi, tidak perlu menyebut satu per satu ukuran, maupun bentuk profil baja ringan. Layaknya membuat rincian perhitungan <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-dan-konversi-biaya-ikatan-angin-menjadi-meter/">biaya ikatan angin</a>, dan pekerjaan-pekerjaan baja profil yang lain.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Denah-rangka-atap-mushola.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4666" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Denah-rangka-atap-mushola.jpg" alt="Denah rangka atap mushola 9x9 meter. Plus teras 4,0 meter keliling" width="1024" height="670" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Denah-rangka-atap-mushola.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Denah-rangka-atap-mushola-300x196.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Denah-rangka-atap-mushola-768x503.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></p>
<h3>3. Contoh perhitungan biaya atap baja ringan</h3>
<p>Rangka atap baja ringan misalnya seperti gambar denah diatas. Sebuah bangunan <a href="https://arsitekta.com/contoh-rangka-atap-mushola-9x9-m-pakai-baja-ringan/">mushola</a>. Bentuk atap joglo. Dan, direncanakan menggunakan atap metal spandek. Perhitungan biaya pemasangan rangka atap harus dilakukan 2 tahap, yakni:</p>
<h4>Hitung luas atap</h4>
<p>Luas atap dihitung dalam posisi miring. Oleh sebab itu, harus diketahui lebih dulu sudut kemiringan atap. Untuk mencari panjang. Serta jumlah bidang atap. Untuk mencari luas total penutup atap. Dengan demikian, akan diketahui biaya atap baja ringan bangunan mushola.</p>
<p>Berdasarkan gambar kuda-kuda baja ringan. Diketahui ada 2 macam panjang atap, yang pertama (A) adalah 3,5 m. Dan, panjang atap kedua (B) adalah 7,5 m. Maka luas atap keseluruhan hitung dengan rumus:<br />
= (A x 4,5 x 2) + (B x 4,5 x 4) + (B x 7,25 x 4)</p>
<p>Keterangan: Angka 4,5 dan 7,25 disini adalah lebar atap. Sementara, angka 2.dan 4 adalah jumlah bidang atap yang sama. Silahkan amati kembali gambar denah atap. Maka, Anda akan menemukan dari mana angka-angka tersebut berasal.</p>
<p>Rumus tersebut dapat di sederhanakan lagi, tanpa merubah data menjadi:<br />
= (A x 4,5 x 2) + (B x 11,75 x 4)<br />
Berarti luas atap mushola adalah:<br />
= (3,5 x 9) + (7,5 x 47)<br />
= 384,0 m2.</p>
<h4>Membuat rincian biaya atap baja ringan</h4>
<p>Dalam RAB atau BoQ bangunan, atap baja ringan masuk dalam susunan item pekerjaan atap. Umumnya nomor urut 1. Selanjutnya bahan atap, serta komponen-komponen atap lainnya. Seperti talang, jurai, lisplang dan nok.</p>
<p>Sesuai dengan HSP (Harga Satuan Pekerjaan), maka diketahui biaya total pemasangan rangka atap baja ringan adalah:<br />
= 384,0 x Rp 257.408,-<br />
= Rp 98.844.672,-</p>
<h2>(Q &amp; A) Mengapa biaya atap baja ringan yang resmi mahal?</h2>
<p>Pertanyaan ini muncul tentunya disebabkan oleh harga yang beredar di pasaran ternyata jauh lebih murah. Ditambah lagi dari contoh perhitungan biaya bangunan musholla ini. Yang menelan biaya sangat banyak. Maka dari itu sangat wajar, kalau muncul pertanyaan demikian.</p>
<p>Tapi, perlu diketahui. Tujuan pemerintah membuat standarisasi harga satuan pekerjaan bangunan, melalui AHSP adalah sebagai batas maksimal pengajuan anggaran biaya proyek bangunan pada suatu daerah. Dengan kata lain, harga tersebut masih bisa berkurang. Atau, lebih sering disebut <a href="https://shipper.id/blog/operasionalbisnis/tips-membuat-promo-atau-diskon">diskon</a>.</p>
<p>Selain itu, justru dengan adanya standarisasi maka harga satuan pekerjaan jadi mudah di kontrol, serta mencegah terjadinya kecurangan yang secara sengaja, atau tidak sengaja di lakulan oleh jasa konstruksi. Yang akhirnya merugikan pemilik bangunan. Dalam hal ini bisa saja swasta, maupun pemerintah.</p>
<p>Maka dari itu, ketika menyusun biaya atap baja ringan lebih baik mengacu pada AHSP yang resmi. Selanjutnya, dipastikan terjadi negosiasi, dan tidak menutup kemungkinan harga borongan pekerjaan baja ringan akan sama dengan pasaran. Proses seperti ini justru lebih fair, dan profesional. Sebab perhitungan biaya dilengkapi dengan rincian biaya.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Berakhir sudah 11 artikel bersambung, yang.secara khusus saya pilih membahas tentang perhitungan biaya pemasangan material logam, serta alat sambung. Seperti angkur, mur baut, serta roofing baja ringan. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Bila Anda memiliki pertanyaan seputar topik ini, silahkan kontak kami melalui Whastapp, telpon, email, atau kolom komentar dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini. Pula, bila membutuhkan mentor untuk perhitungan biaya. Silahkan!.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/">Tips Menghitung Biaya Atap Baja Ringan [Part 11 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jarak Kuda-kuda Baja Ringan Yang Ideal Untuk Berbagai Jenis Atap dan Bentang</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[atap baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[bentang kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[jenis atap]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuda-kuda dan material baja ringan, adalah 2 topik yang sering di tanyakan oleh pembaca kepada kami akhir-akhir ini. Lebih spesifik lagi yaitu tentang jarak kuda-kuda baja ringan. Atas dasar itu, sekaligus dengan pertimbangan bahwa topik ini belum pernah kami bahas. Maka, muncul ide menulis dalam satu artikel. Maksud dan tujuan Barometer ideal yang dimaksud disini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/">Jarak Kuda-kuda Baja Ringan Yang Ideal Untuk Berbagai Jenis Atap dan Bentang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuda-kuda dan material baja ringan, adalah 2 topik yang sering di tanyakan oleh pembaca kepada kami akhir-akhir ini. Lebih spesifik lagi yaitu tentang jarak kuda-kuda baja ringan. Atas dasar itu, sekaligus dengan pertimbangan bahwa topik ini belum pernah kami bahas. Maka, muncul ide menulis dalam satu artikel.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3904" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg" alt="Anggaran biaya pengadaan dan pemasangan baja ringan" width="500" height="375" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pemasangan-rangka-atap-baja-ringan-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Maksud dan tujuan</h2>
<p>Barometer ideal yang dimaksud disini ada 2, yaitu memenuhi syarat dan ketentuan tentang kekuatan sebuah konstruksi bangunan. Dan yang ke-2 dari aspek ekonomi. Yaitu hemat biaya.</p>
<p>Dengan demikian, pemilik bangunan tidak di beratkan dari segi anggaran. Tapi, sang jasa arsitek juga akan merasa lega. Karena konstruksi atap yang direncanakan sangat kokoh. Dalam hal ini pembaca saya posisikan sebagai kedua belah pihak tersebut.</p>
<p>Itu artinya artikel ini cocok bagi semua orang. Pemilik bangunan, arsitek, jasa konstruksi (pemborong), para pelajar/mahasiswa, maupun <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat">masyarakat umum</a>. Kalau Anda menentukan jarak kuda-kuda baja ringan acuannya seperti yang kami tulis dibawah ini.</p>
<h2>Faktor utama dalam penentuan jarak kuda-kuda</h2>
<p>Secara umum, atau tidak berlaku hanya untuk material baja ringan. Untuk menentukan jarak kuda-kuda faktor penentunya ada 3, yaitu: 1]. Ukuran bangunan, 2]. Jenis atap, dan 3]. Material rangka atap (kuda-kuda). Kaitan 3 aspek ini sebagai berikut:</p>
<h3>1. Jenis atap yang populer</h3>
<p>Komponen ini selain berhubungan dengan fasad dan estetika bangunan. Juga berpengaruh pada kekuatan konstruksi atap. Sebab beban dari bahan atap lah yang terbesar, dan harus dipikul oleh kuda-kuda. Maka dari itu, harus Anda tentukan dari awal.</p>
<p>Mungkin Anda bertanya. Kuda-kuda baja ringan idealnya dengan atap apa?. Jawabnya semua jenis atap. Tapi, paling populer saat ini adalah genteng, dan <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-talang-datar-galvalum-sheet-plate/">atap galvalum</a> atau spandek.</p>
<p>Nah, dengan menentukan bahan atap. Kita akan tahu berat rata-rata atap. Sehingga mudah untuk menentukan jarak kuda-kuda baja ringan. Secara asumsi maupun melalui perhitungan analisis.</p>
<h3>2. Ukuran bangunan (bentang)</h3>
<p>Maksudnya adalah letak tumpuan kuda-kuda. Apakah persi panjang, kotak, atau bentuk lain. Hal ini berkaitan dengan penentukan material rangka atap.</p>
<p>Kalau pun Anda telah menentukan jenis bahan. Misalnya harus menggunakan baja ringan, karena lebih hemat. Ada aspek lain yang harus Anda ketahui, agar Anda bisa menentukan ukuran material. Yaitu bentangan kuda-kuda.</p>
<p>Oleh sebab itu, bentuk dan ukuran bangunan yang akan Anda beri atap harus tepat. Pula, jangan berubah-ubah. Supaya bentuk rangka atap tidak berubah.</p>
<h3>3. Bentuk dan jarak rangka kuda-kuda</h3>
<p>Idealnya adalah berbentuk cremona. Mirip rangka batang kuda-kuda yang terbuat material <a href="https://arsitekta.com/cara-membeli-besi-siku-sni-yang-tepat-begini/" target="_blank" rel="noopener">besi siku</a>. Satu sisi model kuda-kuda seperti ini memang membutukan material yang banyak. Tapi, dari segi kekuatan jauh lebih unggul. Dibanding type portal frame.</p>
<p>Adapun pembagian rangka batang (vertikal dan diagonal), adalah berdasarkan bentang kuda-kuda, serta sudut kemiringan atap. Sementara itu, kemiringan atap sendiri adalah ditentukan berdasarkan jenis atap.</p>
<p>Maka dari itu, 3 faktor ini saling berkaitan dalam menentukan bagus tidaknya atap bangunan. Teknisnya bagimana?. Mengacu pada poin utama yang ada dibawah ini.</p>
<h2>Ketentuan jarak kuda-kuda baja ringan dan contoh kasus</h2>
<p>Untuk berbagai macam bentuk atap, adalah seperti berikut:</p>
<h3>a. Atap bentuk pelana bentangan 7,5 meter</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-rumah-tinggal-dengan-atap-bentuk-pelana-Sumber-www.fixabay.com_.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2619" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-rumah-tinggal-dengan-atap-bentuk-pelana-Sumber-www.fixabay.com_.jpeg" alt="Contoh rumah dengan atap bentuk pelana. Sumber www.fixabay.com" width="640" height="426" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-rumah-tinggal-dengan-atap-bentuk-pelana-Sumber-www.fixabay.com_.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-rumah-tinggal-dengan-atap-bentuk-pelana-Sumber-www.fixabay.com_-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Contoh ukuran bangunan adalah seperti gambar ini. Lebar (bentang) = 7,5 meter, dan panjang 12,0 meter. Ketentuan sebagai berikut:</p>
<p>Bila menggunakan atap genteng beton, atau yang sejenis. Maka, jarak kuda-kuda adalah 1,2 meter. Namun demikian, kalau ada beban tambahan pada rangka atap. Misalnya plafon gypsum. Sebaiknya jangan 1,2 m. Tapi, jarak 1,0 meter saja.</p>
<p>Jika atap terbuat dari spandek gelombang, atau sejenis. Maka jarak kuda-kuda baja ringan ada 2 pilihan, yaitu:</p>
<ul>
<li>1,5 meter. Dengan catatan penghubung antar kuda-kuda (gording) adalah menggunakan Rengka baja ringan ukuran besar.<br />
3,0 meter. Dengan syarat gording juga terbuat dari material yang sama dengan kuda-kuda. Yaitu kanal C.</li>
</ul>
<h3>b. Untuk atap yang berbentuk trapesium</h3>
<p>Misal ukuran bangunan adalah 6,5 x 11,5 meter. Maka yang Anda tentukan dahulu adalah bidang atap yang berbentuk segitiga. Bentuk rangka atap misalnya seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Abaikan ukuran yang tertera, serta material rangka atap. Disini yang kita pakai adalah bentuk atapnya saja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg" alt="Denah kuda-kuda cremona dan rangka atap yang berbentuk trapesium" width="550" height="342" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Kuda-kuda utama (KK) = Bentang bangunan (L)<br />
1/2 KK = 1/2 L<br />
Jurai (JR) = pertemuan antara 1/2KK dan as KK.</p>
<p>Dengan demikian, Anda tentukan jarak kuda-kuda baja ringan. Misalnya untuk atap genteng adalah:<br />
= (11,5 &#8211; 6.5) : 4 plong<br />
= 1,25 m.</p>
<p>Angka 4 disini adalah prediksi awal, agar ditemukan ukuran yang mendekati dengan jarak kuda-kuda ideal. Sebagaimana disebut sebelumnya, yakni 1,2 meter. Jadi, sebenarnya angka tersebut bukan baku. Layaknya koefisien.</p>
<p>Selanjutnya, setelah jarak KK diketahui. Kemudian menentukan jarak kuda-kuda trapesium. Panjang rangka atap yang perlu tambahan kuda-kuda, sisi kanan dan kiri adalah 1/2L (= 3,25 meter). Caranya mirip dengan rumus diatas.<br />
= 3,25 : 3 plong<br />
= 1,083 m.</p>
<p>Sementara itu, bila Anda menggunakan spandek gelombang pada atap trapesium tersebut. Cara mencari jarak kuda-kuda yang ideal, juga sama dengan 2 metode perhitungan diatas. Namun, penting Anda ingat. Karena atap spandek jauh lebih ringan, dibanding genteng. Maka, harus Anda buat lebih renggang. Agar hemat biaya.</p>
<p>Contoh perhitungan jarak kuda-kuda utama. Rumusnya adalah:<br />
= ( P &#8211; L ) : 2 plong<br />
= (11,5 &#8211; 6.5) : 2 = 2,5 meter.</p>
<h3>c. Untuk atap bentuk limas bentang 8 m</h3>
<p>Sebagaimana kita ketahui, <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-atap-limas-dan-trapesium-yang-sebenarnya/">atap limas</a> berada pada tumpuan yang berbentuk kotak persegi. Contoh gambar di bawah ini. Ukuran atap = 8 x 8 meter.</p>
<p>Gbr Jarak pasang kuda-kuda baja ringan pada atap yang berbentuk limas</p>
<p>Misal bangunan tersebut menggunakan atap bitumen. Setara dengan berat atap asbes, atau sejenis. Sehingga jarak kuda-kuda baja ringan yang ideal adalah &lt; 2,0 meter. Dengan demikian diketahui jumlah kuda-kuda pada 1 bidang atap adalah:<br />
= 1/2 L : 2 m<br />
= 4 : 2 = 2 buah.</p>
<p>Nah, karena ke-4 bidang atap limasan adalah sama. Maka jumlah total kuda-kuda adalah:<br />
= (2 x 4) + 2 KK utama<br />
= 10 buah.</p>
<h3>d. Untuk atap joglo</h3>
<p>Atap joglo merupakan kombinasi antara atap trapesium dan limas. Atau, atap limasan yang dibuat secara bertumpuk. Oleh sebab itu, penentukan jarak kuda-kuda lebih rumit. Dan, harus dilakukan 2 kali. Pertama, atap bagian bawah. Kedua, atap bagian atas.</p>
<p>Contoh denah kuda-kuda untuk atap joglo seperti gambar dibawah. Cara menentukan KK utama dengan rumus:<br />
= ( P &#8211; (L1/2) &#8211; (L2/2) ) : x</p>
<p>P = Panjang bangunan<br />
L1 = Bentang atap bagian bawah<br />
L2 = Bentangan atap bagian atas<br />
x = Jarak kuda-kuda baja ringan yang akan dicari.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Denah-konstruksi-atap-joglo.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3848" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Denah-konstruksi-atap-joglo.jpg" alt="Denah rangka atap joglo ukuran 36x36 meter." width="400" height="284" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Denah-konstruksi-atap-joglo.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Denah-konstruksi-atap-joglo-300x213.png 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<p>Berdasarkan rumus tersebut. Selanjutnya Anda rencana pakai atap apa?. Jikalau sudah Anda tentukan. Lakukan perhitungan jarak kuda-kuda dengan mengacu pada perhitungan atap genteng, galvalum/spandek, atau bitumen.</p>
<h2>[Penutup] Catatan khusus tentang jarak pasang kuda-kuda</h2>
<p>Tidak ada ketentuan harus sama. Tapi, bisa saja 2 macam atau lebih. Semua tergantung ukuran bentang, panjang atap, serta jenis bahan yang digunakan untuk rangka, dan penutup atap.</p>
<p>Khusus atap trapesium. Sisi kanan dan kiri, harus sama persis. Supaya atap bangunan simetris. Jadi dalam hal mencari jarak kuda-kuda, Anda tidak perlu lakukan 2x. Tapi, cukup menghitung salah satu sisi saja.</p>
<p>Tahap selanjutnya, setelah Anda mengetahui jarak kuda-kuda baja ringan adalah menentukan dimensi material. Bisa Anda lakukan melalui perhitungan analisis struktur, dan bisa juga melalui referensi dari para<a href="https://arsitekta.com/"> ahli baja.</a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/">Jarak Kuda-kuda Baja Ringan Yang Ideal Untuk Berbagai Jenis Atap dan Bentang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syarat dan Cara Pemasangan Kuda-kuda Baja Ringan Atap Limasan</title>
		<link>https://arsitekta.com/syarat-dan-cara-pemasangan-kuda-kuda-baja-ringan-atap-limasan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/syarat-dan-cara-pemasangan-kuda-kuda-baja-ringan-atap-limasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2022 18:24:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[syarat pemasangan baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemasangan kuda-kuda baja ringan sembarangan berisiko besar. Risiko tersebut bisa saja akan Anda alami pada saat itu juga. Dan, bisa juga setelah pemasangan. Dalam waktu yang tidak diketahui. Serta, tanpa ada tanda-tanda sedikit pun. Adakah ada yang ingin hal itu terjadi?. Tentu tidak. Oleh sebab itu, harus dilaksanakan sesuai dengan standar mutu, dan K3. Syarat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/syarat-dan-cara-pemasangan-kuda-kuda-baja-ringan-atap-limasan/">Syarat dan Cara Pemasangan Kuda-kuda Baja Ringan Atap Limasan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4063 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Membaca-gambar-bangunan-300x221.jpg" alt="Memahami gambar bangunan gedung dan AHS pekerjaan yang terdapat didalamnya" width="300" height="221" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Membaca-gambar-bangunan-300x221.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Membaca-gambar-bangunan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pemasangan kuda-kuda baja ringan sembarangan berisiko besar. Risiko tersebut bisa saja akan Anda alami pada saat itu juga. Dan, bisa juga setelah pemasangan. Dalam waktu yang tidak diketahui. Serta, tanpa ada tanda-tanda sedikit pun. Adakah ada yang ingin hal itu terjadi?. Tentu tidak. Oleh sebab itu, harus dilaksanakan sesuai dengan standar mutu, dan K3.</p>
<h2>Syarat untuk melaksanakan pemasangan rangka atap baja ringan</h2>
<p>Sebuah konstruksi baja ringan yang telah terpasang. Dan, layak disebut sudah benar, dan tepat. Jikalau memenuhi syarat-syarat seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Sudut kemiringan kuda-kuda sesuai dengan penutup atap</li>
<li>Dimensi material baja tidak asal. Tapi, ditentukan berdasarkan analisa struktur</li>
<li>Jarak reng dan usuk sesuai dengan <a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/" target="_blank" rel="noopener">jenis atap</a></li>
<li>Baut kuda-kuda minimal 3 buah per titik sambungan. Sementara usuk dan reng sebanyak 2 buah.</li>
<li>Baut skup harus kencang.</li>
</ol>
<h3>Ketentuan tentang alat dan tenaga kerja</h3>
<p>Selain 5 poin ini. Sebelum pemasangan kuda-kuda baja ringan. Penting untuk memperhatikan kesiapan alat. Serta, personil yang akan melaksanakan pekerjaan. Alat kerja harus dalam keadaan bagus, dan lengkap. Lengkap dalam arti, ketika pekerjaan tengah berlangsung, pemakaian alat tidak boleh gantian.</p>
<p>Sementara itu, tenaga kerja yang memasang kuda-kuda, harus yang berpengalaman. Sekurang-kurangnya 3 tahun, di bidang konstruksi baja ringan. Bukan <a href="https://roboguru.ruangguru.com/question/pekerja-serabutan-adalah-_QU-BQEKVLQA">serabutan</a>. Atau, memiliki profesi ganda. Supaya tukang bisa fokus melaksanakan pekerjaan.</p>
<h3>Komposisi tenaga kerja baja ringan</h3>
<p>Selanjutnya, perbandingan tenaga kerja untuk melaksanakan pemasangan kuda-kuda baja ringan, adalah 1:1. Artinya, jika Anda membutuhkan tenaga kerja sebanyak 6 orang. Berarti, 3 orang adalah sebagai tukang. Dan, sisanya adalah tenaga kasar.</p>
<p>Hal ini penting, karena proses pelaksanaan pekerjaan baja ringan, sebagian besar dilakukan di lapangan. Berbeda dengan konstruksi baja profil. Di proyek, pada umumnya tenaga kerja hanya melaksanakan instalasi. Sedangkan proses pabrikasi, seluruhnya berlangsung di workshop.</p>
<h2>Langkah-langkah memasang kuda-kuda atap limasan</h2>
<p>Mudah tidaknya pemasangan kuda-kuda baja ringan, adalah tergantung bentuk konstruksi atap. Makin banyak rangka <a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-jurai-dan-kegunaannya-pada-bangunan/">atap jurai,</a> umumnya pemasangan rangka atap semakin sulit. Kasus seperti ini sering ditemui pada atap limasan, dan joglo. Rumah tinggal, serta bangunan-bangunan gedung lainnya.</p>
<h3>a. Tahap persiapan</h3>
<p>Sama halnya dengan melaksanakan persiapan ereksen konstruksi baja. Material, alat kerja, dan personil adalah 3 unsur utama yang diperlukan, untuk mengerjakan kuda-kuda baja ringan. Namun demikian, ditemukan hal yang berbeda, dari 2 jenis pekerjaan ini. Yakni soal pengiriman material.</p>
<p>Untuk pekerjaan konstruksi baja, umumnya pengiriman material dilakukan secara bertahap. Tapi, khusus baja ringan, sebaiknya dilakukan serentak. Karena volume pekerjaan relatif kecil. Selain itu, proses pemasangan kuda-kuda baja ringan tergolong sangat cepat. Lagi pula, material tergolong pendek, kecil dan ringan. Sehingga tidak memakan tempat.</p>
<p>Demikian juga mengenai alat. Untuk memasang baja ringan tidak perlu menggunakan alat berat. Instalasi kuda-kuda baja ringan cukup dengan cara manual. Itu artinya, segala alat untuk melaksanakan pekerjaan ini harus sudah terkirim ke lapangan. Bersamaan dengan material. Supaya pekerjaan berjalan lancar, dan tidak saling tunggu. Karena alat yang terbatas.</p>
<h3>b. Tahap pemasangan</h3>
<p>Pemasangan kuda-kuda baja ringan atap limasan yang terbaik. Lakukan dengan langkah-langkah berikut:</p>
<h4>Setting kuda-kuda</h4>
<p>Setting/instal harus dilaksanakan secara berurutan. Utamakan dahulu mengerjakan kuda-kuda normal. Atau, sering disebut kuda-kuda utama (induk). Sebab, komponen inilah yang harus Anda pasang lebih dulu. Contoh kuda-kuda utama seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3912 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-6-meter-300x182.png" alt="Contoh rangka kuda-kuda baja ringan bentang 6 meter" width="300" height="182" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-6-meter-300x182.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-6-meter.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Selanjutnya, adalah setting kuda-kuda trapesium (KT), kuda-kuda setengah (1/2K), kuda-kuda seperempat (1/4K), dan jurai. Penting diketahui, jikalau terdapat beberapa jenis kuda-kuda yang satu type. Misalnya KT1, KT2, dan seterusnya. Maka, tahap pengerjaan harus dilakukan berdasarkan <a href="https://bisnis.tempo.co/read/1519275/tak-sekadar-nomor-urut-ini-arti-nomor-p-irt-pada-produk-umkm">nomor urut</a> kode kuda-kuda tersebut.</p>
<h4>Proses instalasi rangka atap</h4>
<p>Sesuai dengan urutan setting kuda-kuda. Pemasangan lakukan dengan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Pasang angkur baut, dan plat landas secara bersamaan. Sesuai dengan titik pemasangan, yang terdapat pada gambar kerja. Jikalau berbeda. Segera konsultasi dengan pemilik bangunan.</li>
<li>Lalu pastikan bentang, dan jarak antara kuda-kuda sudah tepat. Caranya adalah dengan menggunakan alat ukur meter, yang terbuat dari plat logam.</li>
<li>Letakkan kuda-kuda searah dengan bentangan. Bila perlu tambahan bantalan, agar kuda-kuda tidak tekuk. Material yang terbaik adalah <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/">besi CNP.</a> Jamin tidak lentur.</li>
<li>Pemasangan kuda-kuda baja ringan type normal harus sempurna. Posisi siku, dan tegak lurus. Sebab, kuda-kuda akan menjadi acuan untuk pemasangan kuda-kuda type lain.</li>
<li>Setelah kuda-kuda terpasang. Sebagian tukang langsung memasang reng dan usuk. Supaya cepat rampung. Dan, rangka atap tidak goyang.</li>
<li>Setelah semua kuda-kuda terpasang. Dan, usuk dan reng telah lengkap. Selanjutnya, Anda bisa memasang jurai. Oleh sebab itu, dari awal harus ada tukang yang melaksanakan pemasangan usuk dan reng. Secara simultan (estafet) dengan pemasangan kuda-kuda.</li>
</ol>
<h3>c. Pembagian tugas pekerja</h3>
<p>Seharusnya hal ini dilakukan sebelum pemasangan kuda-kuda baja ringan. Namun, agar teman-teman tahu rincian pelaksanaan pekerjaan. Seperti pada poin B. Pembagian tugas tenaga kerja, kami buat urutan akhir.</p>
<p>Contoh kasus untuk melaksanakan pemasangan rangka atap baja ringan, seperti gambar berikut. Pembagian tugas para tenaga kerja, adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Setting kuda-kuda. Minimal 4 orang. Spesifikasi tugas: mengukur, memotong dan memasang skrup.</li>
<li>Pasang angkur dan plat landas = 2 orang. Bertugas untuk menentukan titik angkur, jarak kuda-kuda, dan jurai.</li>
<li>Instalasi kuda-kuda = 4 orang.</li>
<li>Pasang usuk dang reng = 2 orang.</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3008 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/rangka-usuk-dan-reng-baja-ringan-pada-atap-trapesium-300x212.jpg" alt="Rangka usuk dan reng baja ringan pada bentuk atap trapesium" width="300" height="212" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/rangka-usuk-dan-reng-baja-ringan-pada-atap-trapesium-300x212.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/rangka-usuk-dan-reng-baja-ringan-pada-atap-trapesium.jpg 350w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dengan demikian, jumlah tenaga kerja yang Anda butuhkan adalah sebanyak 12 orang. Atau, sekurang-kurangnya 10 orang. Dengan catatan, tugas tenaga kasar harus rangkap. Yaitu melayani 2 orang tukang sekaligus. Hal ini mungkin dilakukan. Supaya lebih efektif.</p>
<h2>[Penutup] Prinsip pemasangan rangka atap limasan</h2>
<p>Jika sudah terbiasa melaksanakan pemasangan kuda-kuda baja ringan atap limasan. Otomatis Anda mampu mengerjakan atap joglo. Sebab, bentuk rangka <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">kuda-kuda joglo,</a> relatif sama dengan atap limasan. Sehingga proses pemasangannya juga hampir sama.</p>
<p>Sementara itu, bentuk atap pelana justru lebih sederhana. Karena hanya terdiri dari kuda-kuda utama. Maka dari itu, pemasangan kuda-kuda baja ringan pelana jauh lebih mudah, dibanding atap limasan, dan joglo. Sebab, atap pelana tidak memiliki jurai. Serta kuda-kuda KT, 1/2K dan 1/4K.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/syarat-dan-cara-pemasangan-kuda-kuda-baja-ringan-atap-limasan/">Syarat dan Cara Pemasangan Kuda-kuda Baja Ringan Atap Limasan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/syarat-dan-cara-pemasangan-kuda-kuda-baja-ringan-atap-limasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dak Baja Ringan Dan Kelebihan + Kekurangannya Begini Aslinya</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2022 15:36:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan dak baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan dak baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4112</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dak baja ringan adalah sebuah elemen bangunan yang berbentuk bidang datar, berada pada ketinggian tertentu, serta menggunakan baja ringan sebagai material utama. Material utama yang dimaksud disini artinya tanpa memakai material tersebut konstruksi dak tidak bisa realisasi. Kalau pun terealisasi. Maka tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki. Hubungan konstruksi dak, baja ringan dan bondek Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/">Dak Baja Ringan Dan Kelebihan + Kekurangannya Begini Aslinya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4113 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-dak-bagian-bawah-300x173.jpg" alt="Tampak bawah dak baja. Konstruksi menggunakan bondeck dengan bahan dasar yang sama dengan baja ringan." width="300" height="173" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-dak-bagian-bawah-300x173.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-dak-bagian-bawah.jpg 448w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dak baja ringan adalah sebuah elemen bangunan yang berbentuk bidang datar, berada pada ketinggian tertentu, serta menggunakan baja ringan sebagai material utama. Material utama yang dimaksud disini artinya tanpa memakai material tersebut konstruksi dak tidak bisa realisasi. Kalau pun terealisasi. Maka tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki.</p>
<h2>Hubungan konstruksi dak, baja ringan dan bondek</h2>
<p>Dalam hal ini, sebelumnya kami akan meluruskan. Asumsi orang yang menyebutkan dak baja ringan hanya <a href="https://arsitekta.com/jangan-asal-memasang-bondek-resikonya-fatal-cara-yang-benar-begini/">bondek</a> (floor deck, dan sejenisnya) adalah salah besar. Material bondeck adalah salah satu komponen lantai bangunan. Yang bisa Anda gunakan untuk dak, balkon, atap, atau sekedar untuk lantai dasar. Artinya tanpa menggunakan bondeck, sebenarnya konstruksi dak juga bisa Anda buat. Sebagai pengganti material tersebut adalah multiplek/triplek.</p>
<p>Baja ringan dan bondeck memang terbuat dari bahan dasar yang sama. Yakni material logam dengan kekuatan tarik antara 500-550 Mpa. Serta memiliki lapisan galvanis dengan garansi mencapai 25 tahun. Namun dari segi bentuk dan fungsi. Kedua material ini jauh berbeda. Fungsi baja ringan bisa sebagai material struktural dan arsitektural. Sedangkan kegunaan bondeck hanya sebagai pelengkap struktur bangunan. Beda sekali bukan?.</p>
<p>Jadi, yang dimaksud dengan dak baja ringan disini adalah material baja ringan yang sering digunakan untuk rangka atap. Bukan unsur logam yang terdapat dalam material bangunan yang mengandung baja ringan. Kalau asumsinya demikian. Maka dalam hal ini <a href="https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/">atap galvalum/zincalum</a> harusnya juga termasuk. Bukan bondek saja.</p>
<h2>Unsur-unsur yang terdapat pada konstruksi dak</h2>
<p>Sebuah konstruksi dak terdiri dari 3 unsur utama, yaitu: 1]. Tiang kolom, 2]. Balok, dan 3]. Lantai. Dari 3 jenis unsur ini. Fungsi bondeck adalah sebagai material lantai. Itu pun, seperti yang kami sebutkan sebelumnya. Penggunaan bondeck tidak wajib. Sebab banyak material alternatif lain yang memiliki fungsi yang sama dengan bondeck.</p>
<p>Sedangkan material baja ringan. Yang sekarang ini kita sebut menjadi dak baja ringan. Berfungsi sebagai tiang kolom dan balok. Oleh sebab itu, di awal kami sebut sebagai material utama. Sebab tanpa tiang dan balok, mustahil Anda bisa membangun dak.</p>
<h2>Kelebihan baja ringan sebagai kolom dan balok dak</h2>
<p>Kelebihan dak baja ringan dapat ditinjau dari beberapa aspek, antara lain:</p>
<h3>Aspek konstruksi</h3>
<p>Keunggulan balok dak antara lain:</p>
<ol>
<li>Proses pengerjaan sangat cepat. Dan sering dilakukan di lokasi pasang (site/proyek). Karena tidak perlu melalui proses pabrikasi layaknya baja profil.</li>
<li>Alat kerja dan alat bantu kerja baja ringan sangat sedikit. Serta mudah diperoleh.</li>
<li>Tidak perlu pondasi yang besar. Sebab konstruksi dak sangat ringan.</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/bentuk-profil-baja-ringan-dan-manfaat-memahami-ragam-jenis-ukuran/">Bentuk profil</a>, ukuran maupun ketebalan bahan sangat banyak. Hal tersebut memudahkan Anda untuk memilih jenis bahan yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi.</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3901 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana-300x236.png" alt="ragam bentuk dan ukuran profil baja ringan" width="300" height="236" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana-300x236.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Spek-baja-ringan-kencana.png 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>Aspek biaya</h3>
<p>Sebagai akibat dari proses konstruksi. Atau karena faktor-faktor lain. Kelebihan dak baja ringan ditinjau dari segi biaya seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Harga bahan, alat kerja, maupun material pendukung untuk pekerjaan baja ringan sangat murah.</li>
<li>Proses pengerjaan yang mudah dan cepat. Juga mengakibatkan biaya pemasangan menjadi hemat.</li>
<li>Tidak perlu cat finishing. Sebab semua material baja ringan sudah mendapat lapisan galvanis. Bawaan dari pabrik. Dengan demikian, biaya untuk pekerjaan cat otomatis nol.</li>
</ol>
<h2>Kekurangan dak yang menggunakan material baja ringan</h2>
<p>Pun dikelompokkan menjadi 2 penilaian, yaitu:</p>
<h3>Dari segi kekuatan dak</h3>
<p>Kelemahannya adalah:</p>
<ol>
<li>Beban berguna untuk konstruksi dak baja ringan maksimal 200 kg/m². Hal itu pun dapat tercapai bilamana menggunakan material yang tebal. Serta melalui perhitungan struktur yang cermat.</li>
<li>Oleh sebab poin 1. Tidak dianjurkan untuk lantai cor. Sebab berat beton bertulang mencapai 2.400 kg/m². Artinya, jikalau tebal cor 10 cm. Berarti beban lantai adalah 240 kg/m².</li>
<li>Daya tahan baja ringan terhadap lendut/lentur sangat minim. Sehingga rawan terjadi puntir. Terutama ketika menerima beban yang berlebihan.</li>
<li>Profil baja ringan sangat tipis. Yakni ≤ 1,0 mm saja. Sedangkan beban lantai, tambah beban berguna yang akan dipikul tergolong berat. Yaitu mencapai 250-300 kg/m².</li>
<li>Walau telah memiliki lapisan galvanis. Baja ringan kemungkinan besar tetap akan mengalami korosi. Karena udara lembab, atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Zat_kimia">zat-zat kimia</a> dan asam yang berada di proyek.</li>
<li>Sistem sambungan hanya menerapkan baut skrup. Sehingga mudah lepas. Terutama karena getaran dan beban yang berat.</li>
</ol>
<p>Terkait poin 1 dan 5. Bilamana Anda menggunakan lantai cor. Maka dipastikan material baja ringan semakin cepat korosi. Sebab selama pengecoran, air (agregat) akan melimpah pada tiang kolom dan balok. Bahkan akan mengendap pada celah-celah material tersebut. Yang mana, sangat sulit untuk dibersihkan. Oleh sebab itu, jangan pakai lantai cor untuk dak baja ringan.</p>
<h3>Dari segi keamanan dan kenyamanan</h3>
<p>Kekurangan konstruksi ini adalah:</p>
<ol>
<li>Pantas digunakan hanya tempat untuk menyimpan barang yang ringan. Seperti plastis, kertas dan kardus. Bukan untuk tempat tinggal (living room).</li>
<li>Kaitannya dengan organisasi ruang. Ruangan yang berada di bawah dak. Hanya cocok digunakan untuk gudang. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi. Jikalau barang jatuh.</li>
<li>Lantai dak akan terasa lendut jika dipijak. Serta mengeluarkan suara bila digunakan sebagai tempat untuk beraktivitas. Sekalipun hanya jalan kaki.</li>
<li>Maintenance harus sering dilakukan. Terutama pada <a href="https://arsitekta.com/menerapkan-sambungan-full-baut-pada-balok-baja-wf-dan-h-beam/">sambungan balok</a> dan kolom. Serta sambungan-sambungan skrup lainnya.</li>
<li>Dak baja ringan hanya cocok untuk ruangan tertutup. Dan bebas dari udara lembab. Serta untuk menyimpan barang-barang non cair, kimia dan sebagainya.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Pilih konstruksi dak Anda berdasarkan kebutuhan</h2>
<p>Menentukan salah satu sistem konstruksi yang akan diaplikasikan pada bangunan harus lebih dahulu mempertimbangkan apa untung dan rugi sistem tersebut. Sistem yang dimaksud disini antara lain jenis bahan, metode kerja, anggaran biaya serta alamat pemasangan. Supaya konstruksi terbangun sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan.</p>
<p>Melalui penjelasan di atas. Teman-teman sudah memiliki bekal untuk mempertimbangkan apakah dak baja ringan ini cocok untuk Anda terapkan. Satu sisi konstruksi ini memang memiliki banyak kelebihan. Namun, faktanya pada sisi yang lain. Ternyata juga memiliki kelemahan. Oleh sebab itu, silahkan Anda pilih sesuai dengan <a href="https://www.tanamduit.com/belajar/lifestyle/memahami-perbedaan-kebutuhan-dan-keinginan#:~:text=Kebutuhan%20merupakan%20semua%20bentuk%20barang,terhadap%20sesuatu%20yang%20dianggap%20kurang.">kebutuhan Anda</a>. Jangan berdasarkan kemauan. Atau keinginan!.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/">Dak Baja Ringan Dan Kelebihan + Kekurangannya Begini Aslinya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2022 15:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang pakai baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4017</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak dulu baja ringan memang terkenal paling murah, diantara semua bahan bangunan yang terbuat dari logam. Sehingga tetap laris. Dan banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan konstruksi. Akhir-akhir ini, sedang trend adalah konstruksi gudang baja ringan. Apa bisa?. Bisa. Tapi ada batasannya. Kalau tidak. Resiko menanti. Efektivitas gudang dipengaruhi oleh kekuatan konstruksi Sesuai namanya, gudang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/">Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4018 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan-300x205.jpg" alt="Konstruksi atap baja ringan" width="300" height="205" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan-300x205.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sejak dulu <a href="https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/">baja ringan</a> memang terkenal paling murah, diantara semua bahan bangunan yang terbuat dari logam. Sehingga tetap laris. Dan banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan konstruksi. Akhir-akhir ini, sedang trend adalah konstruksi gudang baja ringan. Apa bisa?. Bisa. Tapi ada batasannya. Kalau tidak. Resiko menanti.</p>
<h2>Efektivitas gudang dipengaruhi oleh kekuatan konstruksi</h2>
<p>Sesuai namanya, gudang memang dipakai untuk menyimpan barang. Bukan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan orang banyak. Kalau pun ada yang beraktivitas di dalam gudang. Jumlahnya pasti sedikit. Namun demikian, bukan berarti bangun gudang bisa asal-asalan. Yang penting murah. Dan cepat selesai. Keliru besar.</p>
<p>Sebuah gudang berfungsi secara maksimal. Kalau konstruksi bangunan benar-benar kuat dan kokoh. Sebaliknya, bila konstruksi gudang tidak kokoh. Dipastikan barang, atau orang yang bekerja pun tidak nyaman. Misalnya karena atap bocor, dinding dan lantai rembes, <a href="https://www.gramedia.com/best-seller/macam-penyebab-banjir/#:~:text=Hujan%20menjadi%20faktor%20utama%20dari,yang%20meninggi%20dan%20akhirnya%20banjir.">lingkungan banjir</a> dan sebagainya. Ini semua menjadi pertimbangan untuk merencanakan konstruksi gudang baja ringan.</p>
<h2>Plus minus menggunakan baja ringan untuk konstruksi gudang</h2>
<p>Nilai plus, atau keuntungan menggunakan material baja ringan untuk bangun gudang adalah:</p>
<ol>
<li>Bahan dasar sangat murah. Serta mudah diperoleh.</li>
<li>Struktur pondasi tidak perlu berukuran besar. Karena konstruksi sangat ringan.</li>
<li>Proses pengerjaan sangat mudah dan cepat. Karena hanya mengandalkan sistem sambungan drilling screw.</li>
<li>Metode kerja sangat praktis. Yakni memotong, menyambung dan memasang bahan.</li>
<li>Pada saat pemasangan konstruksi tidak perlu menggunaan alat berat.</li>
</ol>
<p>Sedangkan kelemahan baja ringan adalah:</p>
<ol>
<li>Tidak cocok untuk bentang lebar. Maksimal bentang 12 meter. Sesuai dengan panjang material.</li>
<li>Tinggi bangunan terbatas. Umumnya hanya 4 meter saja. Oleh sebab itu, Anda harus menggunakan kolom beton. Supaya ketinggian bangunan bertambah.</li>
<li>Bentuk konstruksi harus rangka batang. Atau dengan sistem profil baja gabungan. Lebih jelas mengenai profil gabungan, silahkan Anda baca pada <a href="https://arsitekta.com/manfaat-profil-baja-gabungan-anda-temukan-lengkap-disini/">artikel ini.</a></li>
<li>Jarak tiang dan kuda-kuda tidak bisa 6 meter, atau lebih. Melainkan 3-4 saja. Sebab rawan lentur. Akibat beban penutup atap.</li>
<li>Baja ringan tidak menyatu dengan <a href="https://arsitekta.com/3-jenis-dinding-bata-yang-terkenal-hingga-kini-ternyata-materialnya-ini/">dinding batu bata.</a> Karena material tersebut mengandung lapisan galvanis.</li>
<li>Oleh sebab itu, paling pas menggunakan cladding galvalum, atau spandeck. Akibatnya konstruksi gudang baja ringan terlihat sangat ringkih. Ringkih dalam istilah lokal (Jawa) adalah tidak kokoh. Alias kerempeng, atau rawan ambruk.</li>
</ol>
<h2>[Contoh kasus]: Gudang 12&#215;30 m pakai konstruksi baja ringan</h2>
<p>Denah gudang seperti terlihat pada gambar berikut.<br />
<img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4019 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan-300x204.png" alt="Denah konstruksi gudang ukuran 12x30 meter, dengan menggunakan material baja ringan." width="300" height="204" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan-300x204.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan.png 523w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>a. Ketentuan dan jenis material konstruksi</h3>
<p>Terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Jarak dan tinggi tiang kolom adalah 4 meter. Menggunakan baja ringan C80x1,0 double.</li>
<li>Regel penghubung antara kolom terbuat dari material C75x0,60 double.</li>
<li>Sudut kemiringan atap 12º. Dan material kuda-kuda terbuat dari 2C80x0,80 mm.</li>
<li>Gording dan rangka cladding pakai C75x0,60 mm. Dengan jarak @1,0 meter.</li>
<li>Atap terbuat dari galvalum gelombang 0,35.</li>
</ol>
<h3>b. Tips jitu memasang rangka baja ringan gudang</h3>
<p>Komponen yang seharusnya tetap ada pada setiap konstruksi gudang adalah: ikatan angin, trekstang, plat landas, lekat, angkur dan baut sambung. Nah, untuk pengganti komponen tersebut. Agar konstruksi gudang baja ringan kokoh. Dilakukan dengan metode seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Tiang langsung dicor pada kolom beton. Dengan kedalaman ≥75 cm. Sebagai pengganti angkur, Anda memasang stek pada tiang. Masing-masing tiang minimal 4 buah.</li>
<li>Material trekstang, dan kres angin menggunakan reng baja ringan ukuran 30 mm. Tiap plong 1 jalur. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan baut skrup.</li>
<li>Sistem sambungan regel, kuda-kuda dan gording menggunakan baut mur Ø7/16”. Cara ini adopsi dari konstruksi baja profil. Dengan tujuan untuk mengurangi lendut/tekan yang terjadi pada konstruksi. Agar tidak rubuh.</li>
<li>Oleh sebab itu, sebagai pengganti plat baja digunakan material galvalum sheet plat T=1,2 mm. Yaitu berguna untuk sepatu gording, maupun plat sambungan kuda-kuda dan regel.</li>
</ol>
<h2>Konsekuensi yang harus Anda hadapi jika terjadi kegagalan konstruksi</h2>
<p>Kemungkinan yang terjadi pada konstruksi gudang baja ringan, Ketika pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan metode kerja adalah:</p>
<ol>
<li>Bangunan miring. Umumnya terjadi karena tidak sanggup menahan beban.</li>
<li>Salah satu konstruksi lemah, Misalnya tiang kolom, atau kuda-kuda.</li>
<li>Mengalami korosi,</li>
<li>Baut skrup lepas (longgar), dan</li>
<li>Runtuh.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Membangun dengan biaya murah perlu inovasi dan kreativitas yang tinggi</h2>
<p>Jasa konstruksi makin hari harus melakukan inovasi. Agar mampu bersaing dan tetap eksis dalam proyek konstruksi. Terlebih pasca <a href="https://arsitekta.com/10-dampak-pandemi-covid-19-terhadap-proyek-konstruksi-indonesia/">pandemi covid-19</a> saat ini. Proyek bangunan masih sepi. Hal itu disebabkan oleh kenaikan harga material yang sangat signifikan. Serta dampaknya yang mengakibatkan popularitas material menurun.</p>
<p>Sisi lain, masyarakat selalu mengharapkan biaya pembangunan sehemat mungkin. Maka dari itu, harus menggunakan material yang murah. Namun kuat dan kokoh. Nah, inovasi berikutnya yang perlu dilakukan adalah menciptakan konstruksi yang kokoh, tapi dengan menggunakan material yang murah. Kalau pakai material yang mahal, sangat mudah.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang cara membangun konstruksi gudang baja ringan. Agar berfungsi secara maksimal. <a href="https://umkt.ucm.ac.id/courses/konsep-kebutuhan-rasa-aman-dan-nyaman/?cl=1">Aman dan nyaman</a>. Serta konsekuensi yang harus Anda hadapi. Jikalau pembangunan tidak terlaksana dengan benar.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/">Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proses Perancangan Baja Ringan &#038; Aspek-aspek Yang Harus Dipatuhi</title>
		<link>https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 18:16:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[cara merancang baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[merancang baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sama halnya ketika melaksanakan pemasangan material. Proses perancangan baja ringan pun memiliki beberapa aspek, yang harus dipertimbangkan. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil rancangan yang terbaik, kuat dan kokoh. Aspek-aspek tersebut sekaligus sebagai syarat, yang harus dipatuhi oleh setiap perancang dan tukang. Kalau tidak!. Dipastikan rangka baja ringan tidak bisa di aplikasikan dengan benar. Dan akhirnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/">Proses Perancangan Baja Ringan &#038; Aspek-aspek Yang Harus Dipatuhi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3944 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Alur-perencanaan-kuda-kuda-baja-ringan.jpg" alt="Aspek-aspek yang mempengaruhi proses perancangan rangka atap baja ringan " width="250" height="170" /></p>
<p>Sama halnya ketika melaksanakan <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/">pemasangan material</a>. Proses perancangan baja ringan pun memiliki beberapa aspek, yang harus dipertimbangkan. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil rancangan yang terbaik, kuat dan kokoh.</p>
<p>Aspek-aspek tersebut sekaligus sebagai syarat, yang harus dipatuhi oleh setiap perancang dan tukang. Kalau tidak!. Dipastikan rangka baja ringan tidak bisa di aplikasikan dengan benar. Dan akhirnya membuat pemilik bangunan menyesal.</p>
<h2>Pengertian perancangan baja ringan</h2>
<p>Yaitu suatu kegiatan untuk menentukan salah satu konstruksi bangunan, atau lebih. Dengan menggunakan baja ringan sebagai material utama. Misalnya untuk rangka atap, teras, kanopi dan sebagainya.</p>
<p>Baja ringan disebut sebagai material utama karena dalam pelaksanaan pekerjaan, tidak seluruhnya menggunakan material baja ringan. Tapi, sebagian kecil komponen konstruksi adalah terbuat dari material lain. Seperti angkur dan baut skup. Oleh sebab itu pula, proses perancangan baja ringan harus dilakukan orang yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Pertimbangan bagi pemilik bangunan sebelum proses perancangan berlangsung</h2>
<p>Setiap pemilik bangunan memiliki hak untuk menentukan material yang akan digunakan. Sekalipun sang pemilik telah menunjuk seorang arsitek. Setidaknya memberi saran, dan alasan. Kalau cocok dengan konsep desain, tentunya sang arsitek tidak keberatan dengan saran tersebut.</p>
<p>Namun, permasalahannya adalah tidak semua pemilik bangunan mengetahui tentang <a href="https://arsitekta.com/praktik-menabung-paling-unik-untuk-keperluan-material-bangunan/">material bangunan</a>. Apalagi menyangkut dengan proses perancangan. Maka dari itu, 3 aspek berikut penting dipahami lebih dulu. Supaya tidak menyalahi ketentuan. Atau mengakibatkan penyesalan di kemudian hari.</p>
<h3>1. Siapa yang berwenang untuk melaksanakan perancangan bangunan?</h3>
<p>Yaitu orang-orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang bangunan. Memiliki latar belakang pendidikan tentang bangunan. Serta telah mengaplikasikan ilmu pada beberapa proyek bangunan. Sebut saja arsitek, insinyur, atau ahli-ahli bangunan yang lain.</p>
<h3>2. Kapan waktu yang tepat untuk merancang rangka baja ringan?</h3>
<p>Proses perancangan baja ringan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan perancangan bangunan. Bukan pada saat pelaksanaan pembangunan. Supaya tidak mempengaruhi anggaran, serta jadwal pelaksanaan pekerjaan.</p>
<h3>3. Alasan menggunakan material baja ringan apa?</h3>
<p>Sebaiknya bukan karena sedang populer, paling murah atau paling mudah diperoleh. Melainkan karena cocok dengan karakteristik bangunan. Misalnya untuk rumah mewah dan bertingkat. Rangka atap yang paling ideal adalah <a href="https://arsitekta.com/cara-menyambung-baja-profil-wf-serta-h-beam-mudah-dan-tepat/">baja profil</a>. Agar sebanding. Namun, untuk rumah tinggal menengah kebawah. Okelah menggunakan baja ringan. Guna meminimalisir anggaran biaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dilema yang dihadapi saat merancang konstruksi bangunan</h2>
<p>Benar tidaknya proses perancangan baja ringan diketahui dari efisiensi biaya. Bila dimensi material yang digunakan terlalu besar. Tentu saja konstruksi jadi kuat. Namun, mengakibatkan pemborosan anggaran. Demikian pula sebaliknya. Jikalau prioritasnya adalah anggaran biaya. Bisa jadi ukuran material yang digunakan relatif kecil. Dampaknya konstruksi menjadi kurang kokoh. <a href="https://www.idntimes.com/life/inspiration/frederick/mengatasi-dilema-akan-mengikuti-suara-hati-atau-logika-c1c2/3">Dilema</a> bukan?.</p>
<p>Satu pun dari 2 hal tersebut, pasti tidak ada yang dikehendaki oleh pemilik bangunan. Keinginan owner adalah biaya konstruksi hemat. Namun kuat. Tambahannya dari segi estetika adalah menarik dan unik. Disini profesionalitas arsitek dipertaruhkan. Bila Anda mampu memenuhi kemauan sang klien. Berarti jam terbang Anda sudah tinggi.</p>
<h2>6 Aspek yang mempengaruhi desain dan pemasangan baja ringan</h2>
<p>Desain baja ringan yang bagus tidak jamin dapat di aplikasikan dengan baik. Sering kali terjadi proses perancangan baja ringan berjalan lancar. Namun pada saat pemasangan mengalami banyak kendala, lambat atau tidak sesuai ekspektasi. Maka dari itu, orientasi perancangan bukan saja untuk menghasilkan desain yang bagus. Tapi turut memikirkan kemudahan memperoleh material, kelancaran pengerjaan, serta jaminan kualitas.</p>
<h3>1. Jenis bangunan</h3>
<p>Makin besar bangunan yang Anda rancang. Maka waktu yang Anda butuhkan untuk melakukan desain, dan melaksanakan pembangunan juga semakin lama. Begitu juga tingkat kesulitan yang akan Anda dihadapi. Pasti semakin kompleks.</p>
<p>Namun sebaliknya. Jikalau bangunan yang Anda desain adalah sederhana. Tentu tidak banyak kendala yang harus Anda hadapi. Demikian pula tukang yang melaksanakan pembangunan. Contoh bangunan adalah perumahan.</p>
<h3>2. Material atap</h3>
<p>5 aspek berikutnya (nomor 2-6) adalah saling berkaitan satu sama lain. Artinya, ketika Anda melakukan proses perancangan baja ringan untuk rangka atap bangunan. Aspek-aspek ini tidak harus Anda lakukan secara urut. Akan tetapi, sebaiknya adalah serentak.</p>
<p>Atap layaknya adalah sebagai mahkota pada sebuah bangunan. Maka dari itu, material penutup atap harus selaras dengan bangunan. Selaras dalam hal warna, jenis/spesifikasi serta ukuran gelombang.</p>
<h3>3. Bentuk atap</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">Kuda-kuda joglo</a> dan lengkung adalah bentuk atap yang paling sulit di aplikasikan. Untungnya kedua bentuk atap tersebut jarang diterapkan pada bangunan gedung. Apalagi menggunakan material baja ringan. Pilihan utamanya adalah bentuk pelana, limasan, trapesium dan atap datar. Kalau pun ada, umumnya bentangan kecil.</p>
<h3>4. Sudut kemiringan</h3>
<p>Kemiringan atap memiliki memiliki peran untuk menentukan tampilan bangunan. Hal tersebut juga mempengaruhi tingkat kesulitan dalam proses perancangan baja ringan. Sebab sudut kemiringan atap harus disesuaikan jenis atap, serta estetika bangunan.</p>
<h3>5. Bentang kuda-kuda</h3>
<p>Aspek ini berpengaruh pada beban, dimensi material yang digunakan, serta ketinggian rangka kuda-kuda. Bentang kuda-kuda yang lebar, mengakibatkan beban atap semakin besar. Karena beban atap besar, maka material untuk rangka kuda-kuda harus yang berukuran besar/tebal.</p>
<h3>6. Dimensi material baja ringan</h3>
<p>Pengaruhnya yang paling utama adalah anggaran biaya. Selain itu, ialah terhadap pelaksanaan pemasangan baja ringan. Semakin kecil/sedikit material baja ringan yang digunakan pada suatu bangunan. Tentu <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-baja-ringan-dan-ukuran-material-yang-digunakan-begini/">biaya pemasangan</a> makin murah. Demikian juga sebaliknya. Jika material yang digunakan berukuran besar, serta dalam jumlah yang banyak. Maka biaya-nya pun pasti jadi tinggi.</p>
<p>Maka dari itu, proses perancangan baja ringan dikatakan berjalan dengan benar. Dan sesuai dengan harapan pemilik bangunan. Maka kualitas desain/rancangan harus bagus, hemat dan mudah diterapkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>[Kesimpulan] Kemampuan arsitek kunci menjadi keberhasilan perancangan, sekaligus pemasangan material bangunan</h2>
<p>Topik ini sebenarnya sebagai <a href="https://katadata.co.id/safrezi/berita/61ef967629059/pengertian-interpretasi-menurut-para-ahli-beserta-contohnya">interprestasi</a> dari berbagai macam material, yang digunakan pada sebuah bangunan. Sebab pada dasarnya semua material yang digunakan pada bangunan adalah saling terkait. Oleh sebab itu, untuk menentukan bahan bangunan harus melalui banyak pertimbangan. Bukan saja dari segi arsitektural dan struktural. Tapi, termasuk aspek-aspek non teknik. Seperti kelestarian lingkungan alam dan sosial.</p>
<p>Demikian faktor-faktor yang harus dipertimbangkan pada saat melakukan proses perancangan baja ringan. Khususnya untuk membuat rangka atap. Untuk daerah tertentu, misalnya yang masih kental dengan desain bangunan tradisional. Kemungkinan besar akan menemui beberapa aspek tambahan, yang mempengaruhi proses perancangan. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan, kendala yang dihadapi pun semakin kompleks. Maka, sukses tidaknya perancangan tersebut, kembali pada kemampuan arsitek untuk mengimplementasikan material.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/">Proses Perancangan Baja Ringan &#038; Aspek-aspek Yang Harus Dipatuhi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemasangan Baja Ringan Teras dan Atap Rumah Yang Benar Serta Syarat-syarat</title>
		<link>https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 May 2022 22:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[cara memasang baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<category><![CDATA[teras baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3920</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemasangan baja ringan teras dan atap rumah. Serta bangunan lain. Harus dilaksanakan secara benar. Supaya tidak menimbulkan kekecewaan bagi pemberi pekerjaan. Dan kesan negatif kepada jasa konstruksi yang melaksanakan pekerjaan. Untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi. Banyak persyaratan yang harus dipatuhi. &#160; Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan baja ringan Supaya kualitas pekerjaan bagus. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/">Pemasangan Baja Ringan Teras dan Atap Rumah Yang Benar Serta Syarat-syarat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemasangan <a href="https://arsitekta.com/20-kelebihan-material-baja-ringan-dan-cara-mengetahuinya/">baja ringan</a> teras dan atap rumah. Serta bangunan lain. Harus dilaksanakan secara benar. Supaya tidak menimbulkan kekecewaan bagi pemberi pekerjaan. Dan kesan negatif kepada jasa konstruksi yang melaksanakan pekerjaan. Untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi. Banyak persyaratan yang harus dipatuhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan baja ringan</strong></h2>
<p>Supaya kualitas pekerjaan bagus. Semua pihak yang terlibat secara langsung, maupun tidak langsung dalam pelaksanaan pekerjaan baja ringan. Harus bisa bekerja sama dengan baik. Bentuk kerjasama yang dimaksud adalah dalam hal <a href="https://arsitekta.com/komunikasi-yang-baik-pemilik-bangunan-dengan-pihak-terkait-begini/">komunikasi</a> dan koordinasi. 2 hal ini menjadi kunci keberhasilan untuk semua pekerjaan konstruksi. Termasuk pada saat pemasangan baja ringan teras.</p>
<p>Secara umum, untuk proyek bangunan berskala besar. Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan adalah:</p>
<ol>
<li>Pemberi pekerjaan (pemilik bangunan/owner)</li>
<li>Pengawas proyek (manajemen konstruksi/MK)</li>
<li>Pemborong/kontraktor (jasa kontruksi)</li>
<li>dan Tenaga kerja (engineer dan tukang).</li>
</ol>
<p>Namun, khusus pekerjaan yang berskala kecil. Sering tidak melibatkan pengawas. Parahnya, sering pula tidak melalui jasa konstruksi. Melainkan (pemilik bangunan) langsung memberi tugas kepada tukang untuk melaksanakan suatu pekerjaan. Akhirnya kualitas bangunan sangat jelek. Dan mengecewakan pemilik bangunan. Kalau sudah begitu, yang salah siapa?. Bukankah pemberi pekerjaan itu sendiri?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>20 hal yang wajib Anda hindari saat melaksanakan pekerjaan baja ringan atap</strong></h2>
<p>Beberapa artikel sebelumnya, telah menyinggung cara melaksanakan pekerjaan baja ringan yang benar. Kemungkinan besar, oleh penulis-penulis lain pun telah mengulas lebih dalam mengenai hal tersebut. Oleh sebab itu, untuk menambah wawasan teman-teman sekalian. Mengenai pemasangan baja ringan teras dan atap rumah, kami buat dari perspektif yang berbeda. Hal-hal yang harus Anda hindari ada 20 macam, yaitu:</p>
<h3><strong>1. Mengukur bangunan pada saat ring balok belum jadi</strong></h3>
<p>Cek ukuran bangunan untuk keperluan rangka atap. Seharusnya dilakukan setelah ring balok selesai terpasang. Atau setidaknya sebelum pengecoran. Supaya akurat. Kalau dilakukan sebelum itu, kemungkinan besar bentangan kuda-kuda akan meleset.</p>
<h3><strong>2. Desain rangka atap tidak sesuai dengan kebutuhan bangunan</strong></h3>
<p>Kebutuhan, dan <a href="https://arsitekta.com/faktor-pendukung-kinerja-bangunan-dan-proses-desain-arsitektur/">kinerja bangunan</a> dapat terpenuhi dengan baik. Salah satunya adalah dengan adanya pemasangan rangka atap. Namun, hal tersebut tidak bisa tercapai begitu saja. Melainkan harus campur tangan ahli. Yakni mulai dari perencanaan konstruksi atap. Terkait dengan kebutuhan bangunan, syarat yang harus dipenuhi adalah:</p>
<ol>
<li>Sudut kemiringan atap sesuai dengan gambar desain dan jenis atap</li>
<li>Kekuatan rangka atap sesuai dengan standar yang berlaku.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>3. Bentang kuda-kuda terlalu lebar</strong></h3>
<p>Memaksakan kuda-kuda baja ringan pada bentangan 12 meter, atau lebih. Merupakan kesalahan terbesar para pemborong. Maka dari itu, guna memastikan lebar bangunan, harus dilakukan survei/cek lapangan. Walau sekedar untuk pemasangan baja ringan teras.</p>
<h3><strong>4. Pemasangan rangka atap pada ketinggian &gt;10 meter</strong></h3>
<p>Beban angin pada ketinggian &gt;10 meter dapat menimbulkan deformasi pada konstruksi atap. Oleh sebab itu, tidak di ijinkan untuk rangka atap baja ringan. Sekalipun menggunakan material baja ringan yang berukuran besar/tebal. Karena sistem sambungan baja ringan adalah baut <em>screw</em>. Bukan baut mur. Baut skrup mudah lepas, kalau mengalami gerakan secara terus-menerus.</p>
<h3><strong>5. Mengabaikan aspek estetika</strong></h3>
<p>Walau baja ringan merupakan sub pekerjaan konstruksi. dan tidak berkaitan langsung dengan tampilan bangunan. Namun, dalam pelaksanaan pekerjaan tidak boleh mengabaikan estetika. Sebab, sedikit saja terjadi kesalahan pada pemasangan baja ringan. Dapat merubah tampilan bangunan keseluruhan.</p>
<p>Misalnya ketika memasang kanopi. Awalnya sudut kemiringan atap menghadap ke Timur. Namun dalam pelaksanannya Anda rubah ke Barat. Maka berdampak pada elemen bangunan yang terkait dengannya. Misalnya talang, lisplang, konsol dan sebagainya. Akhirnya bangunan kurang menarik. Karena tidak sesuai dengan <a href="https://arsitekta.com/6-perbedaan-gambar-struktur-dan-arsitektur-bangunan/">gambar desain.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>6. Sistem borongan <em>lump sum</em></strong></h3>
<p>Sub pekerjaan konstruksi cocoknya adalah sistem <em>unit price</em>. Seperti pemasangan baja ringan teras, atap rumah, kanopi dan lain-lain. Bukan Lum Sum. Alasannya adalah:</p>
<ol>
<li>Nilai borongan relatif kecil. Sehingga, kalau sampai terjadi salah hitung. Pasti pemborong akan mengalami kerugian.</li>
<li>Pekerjaan baja ringan sudah umum dimata masyarakat. Sehingga sulit untuk mendapatkan harga yang bagus. Justru cenderung bersaing dengan cara yang tidak sehat.</li>
<li>Bilamana terjadi penambahan/pengurangan volume. Pemberi pekerjaan, dan yang melaksanakan pekerjaan (pemborong) tidak bakal rugi. Karena volume pekerjaan dihitung setelah pekerjaan selesai. Kemudian di kali dengan harga satuan yang disepakati.</li>
</ol>
<h3><strong>7. Harga borongan terlalu mepet</strong></h3>
<p>Pada saat pengajuan penawaran harga. Terjadi pesaingan yang tidak wajar antara sesama pemborong. Sebaiknya jangan <a href="https://www.suara.com/lifestyle/2021/02/17/114500/jangan-terlalu-ambisius-ini-dampaknya-bagi-kehidupan">ambisi</a> untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Supaya harga borongan Anda jangan terlalu mepet. Dengan demikian, Anda terhindar dari kerugian.</p>
<h3><strong>8. Tidak pakai DP (<em>Down Payment)</em></strong></h3>
<p>Walau hanya pemasangan baja ringan teras. Dengan sistem unit price. Nilai borongan sangat kecil. dan Anda memiliki modal kerja yang besar. Sangat penting untuk meminta Uang Muka (DP/<em>Down Payment</em>) dari pemilik bangunan. Yaitu sebagai tanda jadi, atau pengikat perjanjian. Sekaligus untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan kemudian hari. Misalnya owner ingkar terhadap perjanjian. Dan tidak bersedia melakukan pembayaran. Padahal pekerjaan telah rampung.</p>
<p>Namun sebaliknya, pihak pemborong pun harus konsekuen. Segera melaksanakan pekerjaan setalah menerima DP. Serta menggunakan DP tersebut untuk kepentingan pekerjaan. Bukan untuk hal-hal lain, yang dapat mengakibatkan proses pelaksanaan pekerjaan terganggu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>9. Proses pelaksanaan pekerjaan asal-asalan</strong></h3>
<p>Indikasi pekerjaan baja ringan yang dilakukan secara asal-asalan, mungkin tidak semua orang tahu. Umumnya diketahui setelah <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-atap-gelombang-agar-tidak-bocor-caranya-begini/">pemasangan atap.</a> Ternyata tidak lurus. Hal itu disebabkan oleh rangka atap yang tidak level. Mengapa tidak level?. Karena pemasangan plat landas tidak rata. Antara kuda-kuda yang satu dengan yang lain. Beda tinggi.</p>
<h3><strong>10. Spek material baja ringan tidak sesuai kesepakatan</strong></h3>
<p>Kalau spek material sesuai dengan kesepakatan, maka pemasangan baja ringan teras akan berjalan lancar. Demikian pula sebaliknya. Oleh sebab itu, penting membiasakan diri untuk memegang komitmen. Bukan melakukan manufer. Atau tipu-tipu. Demi mendapatkan keuntungan yang besar. Itu tidak benar!.</p>
<h3><strong>11. Kebutuhan material di <em>press</em></strong></h3>
<p>Press adalah istilah untuk pembelian material yang dilakukan secara pas-pasan. Hal ini umumnya disebabkan oleh 2 hal, yakni:</p>
<ol>
<li>Karena harga borongan nge-press</li>
<li>Dan tidak memiliki modal kerja yang cukup.</li>
</ol>
<p>Dampaknya adalah harus menyambung material, agar bisa digunakan untuk membuat suatu rangka konstruksi. Padahal cara tersebut tidak benar. Apalagi sambungan dilakukan lebih dari 1x, untuk 1 batang baja ringan.</p>
<p>Pelaksanaan sambungan diperbolehkan pada pekerjaan baja ringan, bilamana panjang batang melebihi <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/">standar ukuran</a> pabrik. Misal, untuk membuat batang atas kuda-kuda. Jika lebih dari 6 meter. Maka boleh disambung. Tapi, kurang dari 6 meter. Tidak di benarkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>12. Menggunakan material bekas</strong></h3>
<p>Modusnya, pemasangan baja ringan teras atau atap rumah, tidak sepenuhnya menggunakan material bekas. Melainkan dengan cara mencampur. Tujuannya adalah baik. Yakni untuk menghindari sambungan. Namun hal tersebut jelas mengurangi kualitas bangunan. Karena spek material bekas belum tentu sama dengan material utama (baru). Belum lagi kondisi material. Apakah sudah berkarat, bengkok dan lain sebagainya. Namanya juga bekas!.</p>
<h3><strong>13. Kualitas material tidak bagus</strong></h3>
<p>Hal ini terjadi karena spek bahan tidak disebutkan secara spesifik dalam perjanjian borongan pekerjaan. Akhirnya membuka peluang bagi pemborong untuk menggunakan material yang tidak berkualitas. Yang benar adalah menyebutkan spek material dengan jelas. Bila perlu, membuat <em>sample</em> bahan sebelum pekerjaan mulai.</p>
<h3><strong>14. Komponen rangka baja ringan tidak komplit</strong></h3>
<p>Dengan alasan apapun, tidak dibenarkan memasang rangka baja ringan, kalau komponennya tidak lengkap. Karena kekuatan baja ringan terletak pada komponen-komponen tersebut. Bukan pada material baja ringan. Dengan kata lain, material baja ringan tidak bisa berfungsi dengan baik, tanpa menggunakan komponen tambahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>15. Jumlah baut skrup tidak sesuai ketentuan</strong></h3>
<p>Misalnya untuk memasang reng. Minimal menggunakan 2 buah baut skrup. Untuk 1 titik sambungan. Tapi, karena ingin cepat selesai. Hanya menggunakan 1 buah skrup. Demikian juga ketika memasang <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">rangka kuda-kuda.</a> Jumlah baut skrup minimal 3 buah. Praktiknya, kerap dikurangi menjadi 2 buah.</p>
<p>2 contoh kasus tersebut jelas merugikan pemilik bangunan. Rugi secara materi. Karena tidak sesuai dengan perjanjian kerja, ketentuan yang berlaku dan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan. Serta kerugian secara materil. Yaitu mengurangi kekuatan konstruksi.</p>
<h3><strong>16. Baut skrup tidak kencang</strong></h3>
<p>Umumnya disebabkan oleh faktor kesengajaan. Terlihat sepele. Namun dapat mengakibatkan konstruksi rubuh. Padahal proses pemasangan baut skrup sangat mudah. Yaitu dengan menggunakan bor tangan. Dengan alat tersebut, skrup sangat mudah di kencangkan. Karena dilaksanakan bersamaan dengan proses pengeboran.</p>
<h3><strong>17. Baut skrup dan angkur terlalu pendek</strong></h3>
<p>Untuk pekerjaan pemasangan baja ringan teras dan kuda-kuda atap rumah. Panjang baut skrup dan angkur harus sesuai ketentuan. Yaitu minimal 20 mm dan 75 mm. Namun karena kurangnya pengalaman, pemborong sering mengabaikan ketentuan tersebut. Ditambah lagi, adanya ambisi untuk memperoleh <a href="https://dailysocial.id/post/empat-cara-tepat-mendapatkan-keuntungan">keuntungan</a> yang besar. Akhirnya menggunakan baut skrup dan angkur yang lebih pendek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>18. Batang jurai tidak double</strong></h3>
<p>Dari segi keuatan, pemasangan rangka jurai baja ringan dengan material single mungkin sudah memenuhi syarat. Namun untuk memasang reng pada jurai, pasti akan mengalami kendala. Selain tidak sempurna, salah satu reng tidak bisa menggunakan skrup. Oleh sebab itu, batang jurai harus double. Bukan karena pertimbangan kekuatan jurai. Tapi, untuk memudahkan pemasangan reng. Contoh pemasangan jurai yang benar, sepeti gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3921" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-jurai-baja-ringan-300x225.jpg" alt="Pemasangan jurai baja ringan yang benar. Menggunakan material kanal C double." width="300" height="225" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-jurai-baja-ringan-300x225.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-jurai-baja-ringan.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>19. Elevasi kuda-kuda tidak rata</strong></h3>
<p>Merupakan kesalahan terbesar pada saat pemasangan baja ringan teras dan kuda-kuda. Dan harus di perbaiki sebelum fatal.  Penyebabnya ada 3 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tidak memiliki <a href="https://arsitekta.com/14-alat-ukur-panjang-untuk-kerja-baja-yang-wajib/">alat kerja</a> yang memadai. Khususnya <em>waterpass</em>, dan selang air.</li>
<li>Melaksanakan pekerjaan secara buru-buru.</li>
<li>Tukang tidak berpengalaman.</li>
</ol>
<h3><strong>20. Pekerja tidak terampil</strong></h3>
<p>19 macam kesalahan di atas makin parah, kalau tukang yang melaksanakan pekerjaan ternyata tidak terampil. Ditambah dengan pengawasan yang lemah. Dan akhirnya kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan harapan.</p>
<p>Penting menggunakan <a href="https://zahiraccounting.com/id/blog/jenis-jenis-tenaga-kerja-yang-harus-diketahui-pengusaha/#:~:text=Contoh%20tenaga%20kerja%20terampil%20adalah,tersebut%20mampu%20menciptakan%20tenaga%20ahli.">tenaga kerja</a> yang terampil, karena terbukti mampu mengatasi segala macam kendala selama melaksanakan suatu pekerjaan. Dengan cara yang profesional, dan tidak merugikan salah satu pihak (pemborong atau pemilik bangunan). Sebab bagi tukang yang profesional, kualitas pekerjaan menjadi prioritas utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Pentingnya kerjasama dari berbagai pihak untuk melaksanakan pekerjaan baja ringan</strong></h2>
<p>Begitu banyak bukan hal-hal yang harus Anda cegah. Agar pemasangan baja ringan teras dan atap bangunan berkualitas bagus?. Maka dari itu, perlu kerjasama yang baik dari semua pihak. Khususnya yang terkait langsung dengan pelaksanaan pekerjaan. Misalnya dalam hal pengawasan. Tentu tidak bisa di-<em>handle</em> pemilik bangunan. Melainkan harus menggunakan jasa MK. Atau, setidaknya seorang ahli di bidang baja ringan.</p>
<p>Begitu pula pihak pemborong. Wujud kerjasama yang baik harus di tunjukkan. Yaitu dengan cara mematuhi perjanjian borongan kerja. Serta syarat-syarat yang tercantum di dalamnya. Dengan demikian, dipastikan kualitas pekerjaan bagus.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/">Pemasangan Baja Ringan Teras dan Atap Rumah Yang Benar Serta Syarat-syarat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/pemasangan-baja-ringan-teras-dan-atap-rumah-yang-benar-serta-syarat-syarat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 May 2022 22:03:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda joglo baja]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan kuda-kuda baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3915</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Kuda-kuda baja ringan joglo dan pelana jauh berbeda. Perbedaan yang pertama adalah dari segi bentuk. Selanjutnya, jenis penutup atap, bentang, serta konstruksi bangunan yang terkait dengan kuda-kuda. Semua hal tersebut akan menjadi dasar untuk merancang kuda-kuda. Untuk menghasilkan rancangan yang tepat, kuat dan kokoh. Dasar pemilihan material baja ringan sejujurnya begini Kalau mau jujur. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3916 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan-300x183.jpg" alt="Rangka atap baja ringan bentang lebar" width="300" height="183" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan-300x183.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kuda-kuda baja ringan joglo dan pelana jauh berbeda. Perbedaan yang pertama adalah dari segi bentuk. Selanjutnya, jenis penutup atap, bentang, serta konstruksi bangunan yang terkait dengan kuda-kuda. Semua hal tersebut akan menjadi dasar untuk merancang kuda-kuda. Untuk menghasilkan rancangan yang tepat, kuat dan kokoh.</p>
<h2><strong>Dasar pemilihan material baja ringan sejujurnya begini</strong></h2>
<p>Kalau mau jujur. Sebenarnya menggunakan baja ringan tujuannya satu. Yaitu untuk menghemat biaya. Benar kan teman-teman?. Namun, walau dengan dana yang minim. Tentu bukan berarti boleh mengesampingkan kekuatan kuda-kuda. Melainkan harus tetap kokoh. Layaknya <a href="https://arsitekta.com/kuda-kuda-joglo-baja-wf-bentang-36-kelebihannya/">kuda-kuda baja profil</a>. Memang bisa?. Bisa. Asalkan ditangani oleh orang yang berpengalaman. Contoh kuda-kuda dapat Anda temui disini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>2 Contoh desain kuda-kuda baja ringan bentang lebar</strong></h2>
<p>Dalam pekerjaan baja ringan, kuda-kuda bentang ≥8 m lebih sudah termasuk bentang lebar. Karena panjang material baja ringan per batang hanya 6 meter. Jadi, pasti terjadi sambungan kalau di aplikasikan untuk bentang tersebut.</p>
<p>Sementara itu, sistem sambungan baja ringan hanya mengandalkan baut <em>screw</em>. Tidak ada pilihan lain. Jauh berbeda dengan kuda-kuda pipa baja, atau kuda-kuda WF. Selain menggunakan baut mur, sistem sambungan material dapat dilakukan dengan las. Maka pada pekerjaan ini, kategori kuda-kuda bentang lebar jauh lebih besar. Yakni ≥25 meter ke atas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Kuda-kuda joglo bentang 8 meter</strong></h3>
<p>Kuda-kuda baja ringan joglo sering ditemui pada hunian, gedung pertemuan, villa, gazebo, sampai bangunan yang terkecil. Seperti <a href="https://arsitekta.com/toilet-wanita-dan-pria-keberadaan-pendekatan-konsep-desain/">toilet umum</a>. Contoh kuda-kuda bentang 8 meter, terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3917 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-300x173.png" alt="Contoh kuda-kuda baja ringan joglo bentang 8 meter, dengan atap genteng metal." width="300" height="173" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-300x173.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-1024x590.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-768x442.png 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter.png 1318w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Komponen rangka kuda-kuda joglo terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Batang bawah. Terdiri dari 1 buah.</li>
<li>Batang atas; bagian bawah dan bagian atas. Totalnya 4 buah.</li>
<li>Btg horizontal (tengah) = 1 Buah</li>
<li>dan batang diagonal. Jumlahnya sesuai kebutuhan konstruksi.</li>
</ol>
<p>Langkah-langkah merancang desain kuda-kuda, seperti berikut:</p>
<h4><strong>a. Menentukan sudut kemiringan atap dan lebar joglo</strong></h4>
<p>Dalam hal ini karena sudut atap ada 2 macam. Yakni atap bagian bawah, dan bagian atas (joglo). Maka penentuan sudut harus secara cermat. Supaya bentuk kuda-kuda <a href="https://www.blogernas.com/2016/08/pengertian-proporsi-prinsip-desain.html?m=1">proporsional</a>, serta tidak melanggar tentang ketentuan sudut kemiringan atap.</p>
<p>Desain kuda-kuda baja ringan joglo diperuntukan pada atap genteng metal. Oleh sebab itu, jarang reng diketahui @385 mm. Dan sudut kemiringan bagian bawah adalah 21º. Serta atap joglo (bagian atas) adalah 57º. Tampak proporsi bukan?.</p>
<h4><strong>b. Menentukan rangka batang kuda-kuda</strong></h4>
<p>Setelah sudut kemiringan ditentukan. Otomatis kita telah mengetahui panjang batang atas. Dan batang horizontal tengah. Selanjutnya adalah menentukan jarak rangka kuda-kuda. Tepatnya rangka batang diagonal. Caranya dimuali dari:</p>
<ol>
<li>Batang kuda-kuda yang berwarna hijau. Batang-batang tersebut terhadap batang atas 90º.</li>
<li>Setelah itu, membuat batang diagonal berwarna merah. Dengan cara menghubungkan antara titik pertemuan batang yang sudah ada. Selesai. Mudah bukan?.</li>
</ol>
<h4><strong>c. Memilih bahan yang akan digunakan</strong></h4>
<p>Pekerjaan ini harus dilakukan oleh ahlinya. Tidak boleh asal, atau dengan cara mereka-reka. Sebab dampakanya sangat fatal. Melainkan harus melalui analisa struktur. Berdasarkan perhitungan, material yang digunakan untuk kuda-kuda baja ringan joglo tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>C75x100 untuk batang bawah, batang horizontal dan atas</li>
<li>C75x75 untuk seluruh batang diagonal. Serta <em>bracing</em> vertikal, dan perkuatan-perkuatan ekstra yang lain.</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/">Komponen rangka</a> sesuai dengan standar. Seperti telah kami jelaskan sebelumnya pada tautan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Kuda-kuda pelana bentang 12 meter</strong></h3>
<p>Beberapa mengatakan bahwa membuat <a href="https://arsitekta.com/contoh-kuda-kuda-baja-ringan-bentang-6-dan-7-meter-yang-ekonomis/">kuda-kuda pelana</a> adalah yang paling mudah?. Kami jawab, tidak!. Tergantung kebutuhan/jenis bangunan. Misalnya <a href="https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/01/232435669/ciri-khas-masjid-kuno-di-indonesia">masjid</a>. Pada bagian atap selalu terdapat komponen atap tambahan. Yaitu kubah, pemasangan logo, serta toa. Oleh sebab itu pula, walau kuda-kuda baja ringan joglo sudah tergolong rumit. Masih kalah dengan kuda-kuda pelana masjid.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3918 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-300x170.png" alt="Contoh kuda-kuda baja ringan pelana bentang 12 meter untuk bangunan masjid" width="300" height="170" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-300x170.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-1024x579.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-768x434.png 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter.png 1365w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Contoh desain kuda-kuda pelana berikut adalah rangka atap bangunan masjid yang berlokasi di Pacitan, Jawa timur. Pesanan dari klien kami satu bulan lalu. Kebutuhan bangunan (panitia), antara lain:</p>
<ol>
<li>Atap menggunakan spandek gelombang 0,35. Lengkap dengan insulasi Bubble Foil T=4 mm.</li>
<li>Diameter kubah minimal 3,0 meter. Menggunakan rangka khusus, dan dikerjakan secara terpisah. Yakni oleh team yang berbeda (spesialis).</li>
<li>Plafond menggunakan uPVC. Contoh merek seperti <em>Shunda Plafond</em>. Material tersebut tergolong sangat ringan. Sehingga tidak begitu membebani kuda-kuda.</li>
</ol>
<p>Cara merancang kuda-kuda pelana, jauh lebih mudah daripada kuda-kuda baja ringan joglo. Karena rangka batang kuda-kuda jauh lebih sedikit. Terdiri dari 3 macam saja. Yaitu batang atas, batang bawah dan batang diagonal. Jenis material dan panjang batang seperti tertera dalam gambar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Batas maksimal bentang dan ketinggian kuda-kuda baja ringan</strong></h2>
<p>Sejauh pengamatan dan hasil uji coba perhitungan. Hemat kami batas maksimal bentang kuda-kuda baja ringan adalah 12 meter. Selebihnya sangat rawan lentur, dan rubuh. Karena sistem sambungan rangka hanya mengandalkan baut skrup. Jikalau ada metode lain, kemungkinan besar masih bisa diterapkan untuk bentangan yang lebih lebar.</p>
<p>Oleh sebab itu, sebaiknya pikirkan dampak yang harus dihadapi ketika merancang kuda-kuda baja ringan. Tidak hanya pada saat proses pengerjaan saja. Melainkan untuk jangka panjang. Bagi pengguna maupun pemilik bangunan. Implementasi kuda-kuda baja ringan bentang 12 m, adalah untuk atap spandek, galvalum dan genteng metal. Selain itu, kuda-kuda pasti tidak kuat.</p>
<p>Soal ketinggian kuda-kuda. Yang dimaksud adalah posisi pemasangan. Maksimal pada lantai 2. Atau ≤ 10 meter dari lantai dasar. Supaya beban angin tidak terlalu besar. Beban tersebut mengakibatkan rangka atap goyang, karena adanya daya hisap maupun tekan dari angin. Sehingga baut skrup jadi longgar dan lepas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Denah kuda-kuda dan perannya terhadap kekuatan konstruksi</strong></h2>
<p>Gambar denah kuda-kuda baja ringan joglo, juga berbeda dengan kuda-kuda pelana. Denah tersebut secara keseluruhan mempengaruhi tampak bangunan. Tampak atas, depan samping dan belakang. Oleh sebab itu, sembari merancang rangka kuda-kuda. Anda harus membuat gambar denah. Supaya tahu letak kuda-kuda.</p>
<p>Sementara itu, bicara kekuatan konstruksi atap, tidak cukup mengenai 1 buah kuda-kuda. Tapi harus menyeluruh. Termasuk didalamnya tentang jarak <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-baja-ringan-dan-ukuran-material-yang-digunakan-begini/">pemasangan kuda-kuda</a>, rangka jurai dan komponen rangka atap baja ringan yang lain. Padahal untuk membuat denah kuda-kuda harus diketahui pajang bangunan. Dan ukuran tersebut harus berdasarkan cek lapangan.</p>
<p>Demikian penjelasan mengenai cara merancang kuda-kuda baja ringan joglo, dan atap pelana. Khusus bentang lebar. Ketentuan tentang sudut kemiringan, rangka batang dan jenis bahan. Serta batas maksimal bentang, dan ketinggian lokasi pemasangan kuda-kuda baja ringan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangka Atap Baja Ringan dan Jenis Komponen Yang Harus Dilengkapi</title>
		<link>https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 May 2022 13:32:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[komponen rangka atap]]></category>
		<category><![CDATA[komponen rangka baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[rangka baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3908</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rangka atap baja ringan bisa menjadi satu kesatuan, yang kokoh dan kuat. Serta berfungsi dengan baik. Karena terdiri dari beberapa komponen. Jenis-jenis komponen tersebut, akan teman-teman temui dalam tulisan ini. Lengkap dengan fungsi dan jenis bahan. Pengertian rangka atap baja ringan dan dinamika pelaksanaan pekerjaan Rangka atap baja ringan adalah satu konstruksi yang terbuat dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/">Rangka Atap Baja Ringan dan Jenis Komponen Yang Harus Dilengkapi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3909 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Baut-baja-ringan-300x197.jpeg" alt="Baut skrup adalah salah salah satu komponen untuk membuat rangka atap baja ringan" width="300" height="197" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Baut-baja-ringan-300x197.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Baut-baja-ringan.jpeg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Rangka atap baja ringan bisa menjadi satu kesatuan, yang kokoh dan kuat. Serta berfungsi dengan baik. Karena terdiri dari beberapa komponen. Jenis-jenis komponen tersebut, akan teman-teman temui dalam tulisan ini. Lengkap dengan fungsi dan jenis bahan.</p>
<h2><strong>Pengertian rangka atap baja ringan dan dinamika pelaksanaan pekerjaan</strong></h2>
<p>Rangka atap baja ringan adalah satu konstruksi yang terbuat dari material baja ringan, dengan ukuran dan bentuk profil yang sesuai dengan kebutuhan atap bangunan. Proses perancangan rangka atap umumnya dilaksanakan bersamaan dengan desain bangunan. Oleh arsitek dan ahli struktur. Namun tak jarang dilakukan pada saat proses pembangunan berlangsung. Alasannya adalah:</p>
<ol>
<li>Karena perubahan pada material rangka atap. Misalnya, dahulu dirancang menggunakan material besi, atau kayu. Namun ditengah jalan berubah menjadi baja ringan.</li>
<li>Gambar bangunan yang dibuat oleh perencana. Belum menyertakan gambar detail kuda-kuda, dan rangka atap. Hal tersebut terjadi kemungkinan besar karena kurangnya pemahaman sang arsitek tentang <a href="https://arsitekta.com/20-kelebihan-material-baja-ringan-dan-cara-mengetahuinya/">material baja ringan. </a></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Manfaat mempelajari komponen rangka atap</strong></h2>
<p>Pekerjaan rangka atap termasuk bidang yang membutuhkan keahlian khsusus. Sebut saja rangka kayu, atau konstruksi baja. Tidak bisa dikerjakan oleh tukang bangunan bisa. Melainkan khsusus <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tukang_kayu#:~:text=Tukang%20kayu%20memiliki%20keterampilan%20mengolah,kerangka%20awal%20jembatan%20dan%20jalan.">tukang kayu,</a> atau tukang baja. Demikian halnya untuk mengerjakan rangka atap baja ringan. Harus tukang baja ringan.</p>
<p>Khusus pemula. Penting mempelajari komponen rangka atap. Agar bisa membuat rangka atap dengan baik dan benar. Namun sebelum itu, sebaiknya setelah memahami ragam ukuran. Dan bentuk profil baja ringan. Mengenai 2 hal tersebut. Silahkan Anda pelajari melalui <a href="https://arsitekta.com/bentuk-profil-baja-ringan-dan-manfaat-memahami-ragam-jenis-ukuran/">tautan ini.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Jenis-jenis komponen konstruksi atap baja ringan</strong></h2>
<p>Terlepas dari bahan atap yang digunakan. Apakah terbuat dari genteng, atap metal atau jenis yang lain. Pada umumnya komponen rangka atap baja ringan semuanya sama. Kalau pun berbeda, paling ukuran bahan. Atau letak pemasangan rangka. Ragam komponen terdiri dari:</p>
<h3><strong>1. Rangka kuda-kuda</strong></h3>
<p>Bentuk kuda-kuda baja ringan mirip dengan kuda-kuda<a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/"> cremona siku.</a> Namun kalau diperhatikan dengan cermat sebenarnya berbeda. Kuda-kuda baja ringan terdiri dari 3 macam batang, yaitu:</p>
<ol>
<li>Batang atas. Berfungsi sebagai tempat untuk memasang reng. Oleh sebab itu, pemasangan batang atas harus mengikuti sudut kemiringan kuda-kuda.</li>
<li>Batang bawah. Atau sering disebut batang horizontal. Berfungsi sebagai batang tarik, sekaligus penghubung antara 2 titik tumpuan kuda-kuda.</li>
<li>Batang-batang diagonal. Yaitu rangka yang menghubungkan antara batang bawah dan batang atas.</li>
</ol>
<p>Sedangkan untuk cremona siku, terdapat 1 batang tambahan. Yakni batang vertikal. Seluruhnya menggunakan material besi siku. Sementara itu, material yang digunakan untuk kuda-kuda baja ringan adalah kanal C. Khusus rangka atap baja ringan bentang 8 m, atau lebih. Jenis kuda-kuda yang dibutuhkan adalah:</p>
<h4><strong>a. Kuda-kuda utama</strong></h4>
<p>Disebut sebagai kuda-kuda utama karena berfungsi sebagai penopang utama pada sebuah rangka atap. <span style="font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;"><a href="https://arsitekta.com/120-singkatan-pada-gambar-teknik-bangunan-dan-penerapannya/">Kode gambar</a> </span><span style="font-size: 16px;">komponen ini sering disingkat dengan KK. Penting Anda ketahui, lebar KK haru sama dengan bentang bangunan. Oleh sebab itu, jikalau bentang bangunan lebih dari satu. Maka penulisan kode KK dibuat menjadi KK.1; KK2 dan seterusnya. Contoh penulisan seperti terlihat dalam gambar denah berikut.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2776 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Rencana-pemasangan-baja-ringan-pada-rangka-atap-300x221.jpg" alt="Denah rangka atap yang menggunakan baja ringan untuk bahan usuk dan reng" width="300" height="221" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Rencana-pemasangan-baja-ringan-pada-rangka-atap-300x221.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Rencana-pemasangan-baja-ringan-pada-rangka-atap.jpg 578w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>b. Kuda-kuda trapesium</strong></p>
<p>Atau sering disingkat dengan KT.1; KT.2; KT.3 dan seterusnya. Adalah komponen kedua rangka atap yang memiliki peran sama dengan KK. Yaitu menentukan kuat tidaknya sebuah rangka atap baja ringan. Disebut trapesium karena bentuk kuda-kuda menyerupai bidang trapesium.</p>
<h4><strong>c. Serta kuda-kuda penghubung</strong></h4>
<p>Atau terkenal dengan istilah 1/2KK; 1/3KK; 1/4KK; 1/5KK dan seterusnya. Komponen ini umumnya hanya terdiri dari batang atas. Serta pemasangannya selalu dari arah bentang bangunan. Misal, ukuran bangunan 6 x 12 meter. Berarti dudukan kuda-kuda penghubung adalah pada ukuran 6 meter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Rangka jurai</strong></h3>
<p>Atau sering disebut dengan rangka atap jurai. Menjadi komponen yang tersendiri pada sebuah pekerjaan baja ringan, karena fungsinya sangat spesifik. Untuk memancing rasa penasaran Anda; <em>Tidak semua rangka atap memerlukan jurai. Mengapa?. </em>Jawabnya dapat Anda temui <a href="https://arsitekta.com/wp-admin/post.php?post=3789&amp;action=edit">artikel ini.</a> Sekaligus mengenai kegunaan serta jenis-jenis jurai.</p>
<h3><strong>3. Braket baja ringan</strong></h3>
<p>Adalah sepatu atau landasan kuda-kuda dan jurai. Berfungsi sekaligus sebagai pengunci, supaya kuda-kuda tidak bergeser ke arah vertikal, maupun horizontal. Komponen rangka atap baja ringan ini dibentuk menyerupai huruf L. Dengan total panjang antara 30-50 cm.</p>
<p>Elemen bagian bawah adalah untuk pemasangan angkur. Sedangkan bagian vertikal (atas) adalah untuk mengunci/menjepit kuda-kuda. Oleh sebab itu, jangan anggap remeh terhadap braket. Diantara semua komponen, braket-lah yang menentukan kokoh tidaknya atap baja ringan.</p>
<h3><strong>4. <em>Bracing</em> vertikal dan diagonal</strong></h3>
<p>Secara umum fungsi bracing baja seluruhnya sama. Hanya material dan posisi pemasangannya saja yang beda. Khusus membuat rangka atap baja ringan, selalu membutuhkan 2 macam bracing. Yaitu bracing vertikal dan bracing horizontal. Bahan yang digunakan adalah kanal C dan reng bajan ringan.</p>
<p>Bracing vertikal umumnya hanya dipasang pada bagian nok (tengah) kuda-kuda utama. Komponennya terdiri dari 2 batang baja ringan. Dengan posisi pemasangan menyilang. Karena itu, terkenal dengan istilah kres vertikal. Sedangkan bracing horizontal, pemasangannya pada batang bawah kuda-kuda dan jurai. Dengan jarak tertentu, dan menggunakan reng baja ringan.</p>
<h3><strong>5. Baut angkur</strong></h3>
<p>Dynabolt selalu menjadi pilihan utama sebagai angkur, pada seluruh pekerjaan baja ringan. Alasannya ada 2, yaitu pengadaan bahan mudah, serta proses pengerjaan cepat. Selain 2 hal tersebut. Soal kekuatan angkur dynabolt, juga tidak kalah dengan yang lain.</p>
<p>Untuk satu titik tumpuan kuda-kuda. Minimal 1 buah angkur. Dengan ukuran M.12 atau M.16. Dan panjang 10-12,5 cm. Namun untuk kuda-kuda bentang lebar. Angkur bisa mencapai 2-3 buah untuk1 titik tumpuan. Untuk itu, harus menggunakan 2 buah braket, atau lebih.</p>
<h3><strong>6. Baut skrup</strong></h3>
<p>Atau sering disebut <em>drilling screw</em>. Berfungsi untuk mengikat batang yang satu, dengan yang lain. Supaya menjadi satu kesatuan yang kokoh. Baut skrup baja ringan ada 2 pilihan warna, yaitu warna putih dan kuning.</p>
<p>Sementara itu, ukuran skrup untuk membuat rangka atap baja ringan ada 4 macam, yakni:</p>
<ol>
<li>Ø8&#215;13 mm. Berguna untuk pemasangan reng, dan bracing horizontal.</li>
<li>Ø10&#215;19 mm. Untuk memasang rangka kuda-kuda, jurai dan bracing vertikal.</li>
<li>Ø12&#215;20 mm. Fungsinya sama dengan Ø10&#215;19 mm. Tapi untuk baja ringan yang tebal. Misal, 0,8 mm ke atas)</li>
<li>Ø12&#215;45 mm. Adalah untuk pemasangan braket. Serta perkuatan-perkuatan ekstra lainnya.</li>
</ol>
<h3><strong>7. Reng</strong></h3>
<p>Reng merupakan komponen terakhir yang wajib Anda pasang pada sebuah rangka atap. Hanya jangan ceroboh. Karena jarak pasang reng harus sesuai dengan jenis atap. Penentuan ukuran reng juga harus berdasarkan berat atap.</p>
<p>Oh iya, satu lagi. Reng dan genteng adalah 2 komponen yang saling berkaitan. Artinya reng berguna untuk pemasangan atap genteng. Dan sebaliknya, genteng tidak bisa terpasang dengan baik kalau tidak ada reng. Maka dari itu, walau terkesan pekerjaan reng adalah yang paling mudah, diantara seluruh komponen rangka atap baja ringan. Tapi tidak boleh asal. Karena dapat mengakibatkan rubuh, kemiringan atap tidak pas, bocor, dan sebagainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Eksistensi gording yang terbuat dari baja ringan dan baja profil</strong></h2>
<p>Pada pekerjaan baja ringan, gording berfungsi sebagai pengganti reng. Komponen tersebut harus Anda pasang, kalau atap yang digunakan adalah jenis <a href="https://arsitekta.com/atap-rumah-spandek-mengapa-tidak-begini-cara-pelaksanaannya/">spandek</a>, asbes gelombang, dan uPVC. Sekarang paham kan bedanya gording dan reng?.</p>
<p>Harap di ingat pula. Bahan reng dan gording pada umumnya terbuat dari profil yang sama. Yaitu sama-sama baja ringan. Hal ini terjadi saat membuat rangka atap baja ringan saja.</p>
<p>Pada lingkup pekerjaan konstruksi baja profil, lain lagi. Pemasangan gording dan reng sering terjadi secara bersama-sama. Khususnya kalau atap bangunan terbuat dari genteng. Namun harus ada tambahan 1 komponen. Yakni usuk. Pemasangannya berada di atas gording. Setelah usuk terpasang, baru Anda memasang reng.</p>
<p>Sedangkan, jikalau atap bangunan bukan terbuat dari genteng. Maka, Anda tidak perlu memasang <a href="https://arsitekta.com/metode-pemasangan-baja-ringan-yang-benar-untuk-usuk-dan-reng/">usuk dan reng</a>. Melainkan langsung gording baja (profil).</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/">Rangka Atap Baja Ringan dan Jenis Komponen Yang Harus Dilengkapi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
