Tips Menghitung Biaya Atap Baja Ringan [Part 11 of 11]

Beberapa orang mungkin tidak terlalu mempermasalahkan dasar perhitungan biaya pemasangan atap baja ringan. Karena dianggap tidak terlalu signifikan, atau terlanjur jatuh cinta dengan material logam berwarna silver ini. Padahal kalau mau jujur, semua pekerjaan bangunan memiliki dasar perhitungan biaya. Termasuk pekerjaan rangka atap yang menggunakan material logam canai dingin. Ini

Rangka atap baja ringan bentang lebar

Dasar perhitungan biaya atap baja ringan yang resmi

Kementerian PUPR melalui Dinas Bina Marga dan Cipta Karya sebenarnya mengeluarkan standarisasi perhitungan biaya pengadaan dan pemasangan material baja ringan. Khususnya untuk pekerjaan rangka atap bangunan gedung, dan rumah tinggal.

Standarisasi tersebut berfungsi sebagai kontrol harga satuan pekerjaan baja ringan, yang akan dilaksanakan oleh jasa konstruksi, atau pemborong. Namun fakta di lapangan jarang digunakan. Sehingga harga satuan pekerjaan cenderung asal-asalan. Dan, tidak sesuai ketentuan. Terutama pada saat mengerjakan proyek bangunan swasta.

1. AHSP baja ringan oleh Dinas Bina Marga

Contoh AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan) baja ringan yang diterbitkan oleh Dinas Bina Marga, untuk jenis penutup atap genteng, dan asbes gelombang adalah seperti terlihat dalam gambar tabel berikut. Secara umum sama persis dengan AHSP yang dikeluarkan oleh Dinas Cipta Karya, maupun pemerintah kota/kabupaten.

Tabel AHSP baja ringan

Namun, bila diselidiki secara cermat. Khususnya koefisien tenaga kerja, terdapat perbedaan dengan koefisien tenaga kerja konstruksi baja. Sehingga biaya atap baja ringan, khususnya upah menjadi sangat tinggi.

Akan tetapi, bila di selidiki dengan teliti. Biaya upah tersebut wajar. Sebab pekerjaan rangka atap baja ringan membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Mengingat proses pemasangan hanya dilakukan dengan cara manual. Beda dengan pemasangan rangka baja profil.

Alasan kedua, disebabkan oleh harga bahan yang murah. Sehingga terlihat dengan jelas perbedaan antara bahan dan upah. Hampir 4x lipat. Hal ini kemungkinan besar menjadi alasan mengapa AHSP baja ringan jarang dipakai sebagai dasar perhitungan biaya.

2. Spek bahan dan standar mutu

Masih tentang AHSP. Bentuk profil baja ringan yang digunakan sebagai material rangka atap adalah tergantung desain konstruksi atap Anda. Dengan kata lain tidak ada batasan dalam hal ukuran, maupun jenis bahan. Apakah lebih banyak kanal C, dibanding reng baja ringan. Atau, justru sebaliknya. Material reng yang mendominasi. Biaya atap baja ringan tetap sama. Yaitu sebesar Rp 257.408 /m²

Disamping itu, kaitannya dengan standar mutu. Material baja ringan yang digunakan adalah:
– AZ-100. Artinya baja ringan yang memiliki lapisan galvanis setebal 100 micron. Kemudian,
– Memiliki kekuatan tarik sebesar 550 Mpa. Atau sebesar 5.500 kg/cm2.

2 syarat ini sudah menjamin bahwa konstruksi atap benar-benar kokoh. Jadi, tidak perlu menyebut satu per satu ukuran, maupun bentuk profil baja ringan. Layaknya membuat rincian perhitungan biaya ikatan angin, dan pekerjaan-pekerjaan baja profil yang lain.

Denah rangka atap mushola 9x9 meter. Plus teras 4,0 meter keliling

3. Contoh perhitungan biaya atap baja ringan

Rangka atap baja ringan misalnya seperti gambar denah diatas. Sebuah bangunan mushola. Bentuk atap joglo. Dan, direncanakan menggunakan atap metal spandek. Perhitungan biaya pemasangan rangka atap harus dilakukan 2 tahap, yakni:

Hitung luas atap

Luas atap dihitung dalam posisi miring. Oleh sebab itu, harus diketahui lebih dulu sudut kemiringan atap. Untuk mencari panjang. Serta jumlah bidang atap. Untuk mencari luas total penutup atap. Dengan demikian, akan diketahui biaya atap baja ringan bangunan mushola.

Berdasarkan gambar kuda-kuda baja ringan. Diketahui ada 2 macam panjang atap, yang pertama (A) adalah 3,5 m. Dan, panjang atap kedua (B) adalah 7,5 m. Maka luas atap keseluruhan hitung dengan rumus:
= (A x 4,5 x 2) + (B x 4,5 x 4) + (B x 7,25 x 4)

Keterangan: Angka 4,5 dan 7,25 disini adalah lebar atap. Sementara, angka 2.dan 4 adalah jumlah bidang atap yang sama. Silahkan amati kembali gambar denah atap. Maka, Anda akan menemukan dari mana angka-angka tersebut berasal.

Rumus tersebut dapat di sederhanakan lagi, tanpa merubah data menjadi:
= (A x 4,5 x 2) + (B x 11,75 x 4)
Berarti luas atap mushola adalah:
= (3,5 x 9) + (7,5 x 47)
= 384,0 m2.

Membuat rincian biaya atap baja ringan

Dalam RAB atau BoQ bangunan, atap baja ringan masuk dalam susunan item pekerjaan atap. Umumnya nomor urut 1. Selanjutnya bahan atap, serta komponen-komponen atap lainnya. Seperti talang, jurai, lisplang dan nok.

Sesuai dengan HSP (Harga Satuan Pekerjaan), maka diketahui biaya total pemasangan rangka atap baja ringan adalah:
= 384,0 x Rp 257.408,-
= Rp 98.844.672,-

(Q & A) Mengapa biaya atap baja ringan yang resmi mahal?

Pertanyaan ini muncul tentunya disebabkan oleh harga yang beredar di pasaran ternyata jauh lebih murah. Ditambah lagi dari contoh perhitungan biaya bangunan musholla ini. Yang menelan biaya sangat banyak. Maka dari itu sangat wajar, kalau muncul pertanyaan demikian.

Tapi, perlu diketahui. Tujuan pemerintah membuat standarisasi harga satuan pekerjaan bangunan, melalui AHSP adalah sebagai batas maksimal pengajuan anggaran biaya proyek bangunan pada suatu daerah. Dengan kata lain, harga tersebut masih bisa berkurang. Atau, lebih sering disebut diskon.

Selain itu, justru dengan adanya standarisasi maka harga satuan pekerjaan jadi mudah di kontrol, serta mencegah terjadinya kecurangan yang secara sengaja, atau tidak sengaja di lakulan oleh jasa konstruksi. Yang akhirnya merugikan pemilik bangunan. Dalam hal ini bisa saja swasta, maupun pemerintah.

Maka dari itu, ketika menyusun biaya atap baja ringan lebih baik mengacu pada AHSP yang resmi. Selanjutnya, dipastikan terjadi negosiasi, dan tidak menutup kemungkinan harga borongan pekerjaan baja ringan akan sama dengan pasaran. Proses seperti ini justru lebih fair, dan profesional. Sebab perhitungan biaya dilengkapi dengan rincian biaya.

Penutup

Berakhir sudah 11 artikel bersambung, yang.secara khusus saya pilih membahas tentang perhitungan biaya pemasangan material logam, serta alat sambung. Seperti angkur, mur baut, serta roofing baja ringan. Semoga bermanfaat.

Bila Anda memiliki pertanyaan seputar topik ini, silahkan kontak kami melalui Whastapp, telpon, email, atau kolom komentar dalam situs ini. Pula, bila membutuhkan mentor untuk perhitungan biaya. Silahkan!.

1 thought on “Tips Menghitung Biaya Atap Baja Ringan [Part 11 of 11]”

  1. Pingback: BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4] - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan untuk Desain Arsitek dan Konstruksi baja? Ayo chat dengan kami!