<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Manajemen Proyek Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/category/manajemen-proyek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/category/manajemen-proyek/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jul 2024 10:23:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>Manajemen Proyek Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/category/manajemen-proyek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fungsi SPMK Pada Proyek Konstruksi Bangunan Indonesia Dan Contoh</title>
		<link>https://arsitekta.com/fungsi-spmk-pada-proyek-konstruksi-bangunan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 13:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[boq proyek]]></category>
		<category><![CDATA[dokumen proyek]]></category>
		<category><![CDATA[SPMK Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5267</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah proyek konstruksi bangunan yang besar pada umumnya membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Dan, tenaga-tenaga kerja tersebut terbagi dalam beberapa perusahaan kontraktor. Yaitu Main Kontraktor, atau sering disingkat dengan Mainkon. Dan beberapa Sub Kontraktor (Subkon). Nah, fungsi SPMK pada proyek adalah berkaitan dengan kerjasama kedua kontraktor ini. Namun sebelum sampai pada fungsi. Tahu kah Anda [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/fungsi-spmk-pada-proyek-konstruksi-bangunan-indonesia/">Fungsi SPMK Pada Proyek Konstruksi Bangunan Indonesia Dan Contoh</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah proyek konstruksi bangunan yang besar pada umumnya membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Dan, tenaga-tenaga kerja tersebut terbagi dalam beberapa perusahaan kontraktor. Yaitu Main Kontraktor, atau sering disingkat dengan Mainkon. Dan beberapa <a href="https://arsitekta.com/contoh-rks-struktur-baja-wajib-subkontraktor-patuhi/" target="_blank" rel="noopener">Sub Kontraktor</a> (Subkon). Nah, fungsi SPMK pada proyek adalah berkaitan dengan kerjasama kedua kontraktor ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Dokumen-surat-perjanjian-kerja-sangat-penting-untuk-menjamin-hak-dan-kewajiban-antar-pihak.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2740" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Dokumen-surat-perjanjian-kerja-sangat-penting-untuk-menjamin-hak-dan-kewajiban-antar-pihak.jpg" alt="Dokumen surat perjanjian kerja borongan sangat penting untuk menjamin hak dan kewajiban antar pihak" width="579" height="393" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Dokumen-surat-perjanjian-kerja-sangat-penting-untuk-menjamin-hak-dan-kewajiban-antar-pihak.jpg 579w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Dokumen-surat-perjanjian-kerja-sangat-penting-untuk-menjamin-hak-dan-kewajiban-antar-pihak-300x204.jpg 300w" sizes="(max-width: 579px) 100vw, 579px" /></a></p>
<p>Namun sebelum sampai pada fungsi. Tahu kah Anda kepanjangan SPMK?. SMPK singkatan dari Surat Perintah Mulai Kerja. SPMK dibuat oleh mainkon sebagai perintah/persetujuan untuk memulai satu unit pekerjaan konstruksi bangunan atau lebih oleh salah satu subkon.</p>
<p>Jadi, dalam hal ini karena proyek bangunan sangat besar. Mungkin saja mainkon mengeluarkan lebih dari 1 SPMK untuk pekerjaan yang sama persis. Artinya pekerjaan tersebut akan dilaksanakan oleh lebih dari 1 subkon. Dengan tujuan agar cepat selesai, dan hemat biaya.</p>
<h2>Kerangka SPMK yang lengkap dan valid</h2>
<p>Terlepas apakah Anda sekarang berada di pihak mainkon, atau subkon. Penting memahami bagaimana kerangka SPMK yang bagus. Supaya pada saat proses konstruksi berjalan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Sebuah SPMK bisa dikatakan telah lengkap dan valid, bilamana memenuhi 9 unsur berikut:</p>
<h3>1. Nomor surat</h3>
<p>Nomor surat SPMK umumnya diletakkan persis dibawah judul. Adalah gabungan antara beberapa huruf dan angka. Diantara huruf dan angka-angka tersebut sering dibubuhi dengan tanda-tanda khusus. Misalnya garis miring, tanda titik, dan garis strip.</p>
<p>Melalui nomor ini fungsi SPMK pada proyek sebenarnya dapat diketahui apakah valid atau tidak. valid dalam hal ini maksudnya adalah asli diberikan oleh mainkon. Bukan oleh orang-orang pribadi, atau organisasi yang mengatasnamakan sebagai mainkon. Padahal tidak. Alias “aspal”.</p>
<p>Oleh sebab itu, subkon harus jeli membaca dan menyelidiki nomor surat SPMK yang diterima. Supaya tidak mengakibatkan kerugian dibelakang hari. Oleh perbuatan-perbuatan yang tidak bertanggungjawab.</p>
<p>Contoh nomor surat: HKDG-ASN2/MAP-016/SPMK/VI/2024.</p>
<ul>
<li>HKDG = kode perusahaan kontraktor pemberi tugas (pekerjaan)</li>
<li>ASN2 = kode proyek</li>
<li>MAP = kode perusahaan penerima pekerjaan</li>
<li>016 = nomor urut surat</li>
<li>SPMK = identitas surat</li>
<li>VI = bulan diterbitkan surat SPMK</li>
<li>2024 = tahun penerbitan</li>
</ul>
<h3>2. Hari dan tanggal penerbitan surat SPMK</h3>
<p>SPMK pada umumnya adalah sama dengan <a href="https://arsitekta.com/esensi-surat-perjanjian-kerja-borongan-konstruksi-secara-jelas-begini/">surat-surat perjanjian</a> dan surat-surat borongan pekerjaan. Hari dan tanggal penerbitan surat selalu diletakkan pada baris yang paling atas. Kalimat yang digunakan adalah seperti contoh dibawah ini:<br />
“Pada hari ini Jumat, Tanggal Dua puluh satu, Bulan Juli, Tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga, kami yang bertanda tangan di bawah ini:”</p>
<p>Pertanda bahwa surat tersebut sudah valid. Alias bukan asal-asal, terlihat dari cara penulisan nama hari dan tanggal. Selalu dimulai dengan huruf besar. Hal ini menunjukkan bahwa dasar perhitungan waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan adalah dimulai pada hari/tanggal tersebut.</p>
<h3>3. Pihak penerbit SPMK</h3>
<p>Meliputi nama lengkap orang yang bertanggungjawab pada proyek. Dalam hal ini misalnya pimpro (Pimpinan Proyek), atau direktur perusahaan. Tak lupa juga harus mencantumpkan alamat lengkap mainkon. Dengan demikian fungsi SPMK pada proyek dan keasliannya dapat diketahui dan di cek.</p>
<h3>4. Pihak penerima SPMK</h3>
<p>Juga mencantumkan orang yang dituju untuk menerima perintah. Dalam hal ini umumnya ditujukan pada direktur perusahaan. Supaya pekerjaan terkordinasi dengan baik dan langsung. Selain nama penerima SPMK haru ditulis dengan lengkap. Alamat perusahaan, nomor telpon dan email juga wajib dicantumkan.</p>
<h3>5. Nama proyek bangunan, jenis-jenis pekerjaan &amp; jangka waktu</h3>
<p>Kalau dalam nomor surat hanya diberi dengan sebuah kode. Maka pada bagian penjelasan SPMK harus menjabarkan secara lengkap nama dan alamat proyek bangunan. Selain itu adalah menjelaskan tentang item-item pekerjaan yang harus dikerjakan. Serta durasi pelaksanaan (jangka waktu) pelaksanaan.</p>
<p>Jenis-jenis pekerjaan dapat ditentukan berdasarkan Surat Penawaran Borongan Pekerjaan yang diajukan oleh subkon. Sementara jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah berdasarkan Berita Acara (BA) Klarifikasi dan Negosiasi. Yang dilakukan antara mainkon dan subkon.</p>
<p>Nah, jika ketiga unsur ini tidak tercantum dengan lengkap. Maka SPMK tersebut dapat dikategorikan tidak Valid. Dan besar kemungkinan fungsi SPMK pada proyek konstruksi bangunan tidak maksimal. Alias mengakibatkan keterlambatan pekerjaan.</p>
<h3>6. Nilai borongan</h3>
<p>Nilai borongan pekerjaan yang dicantumkan dalam SPMK adalah sesuai dengan kesepakatan akhir antara subkon dan mainkon. Kesepakatan tersebut juga pada umumnya tercantum dalam BA Klarifikasi dan Negosiasi. Oleh sebab itu, ketika menerbitkan SPMK sebaiknya melampirkan BA tersebut.</p>
<p>Penting diketahui, nilai borongan yang maksud disini ada 2 macam, yaitu: 1]. Mencantumkan harga satuan dan total borongan, atau 2]. Hanya harga-harga satuan pekerjaan saja.</p>
<p>Jikalau hanya terdiri dari harga satuan, berarti sebelumnya telah terjadi kesepakatan borongan pekerjaan akan dilakukan dengan sistem <em>unit price.</em> Dengan catatan perhitungan nilai borongan akan dilaksanakan pada saat proses konstruksi akan mencapai finish.</p>
<p>Kaitan nilai borongan dengan fungsi SPMK pada proyek adalah agar kedua belah pihak sama-sama paham mengenai hak dan kewajiban masing-masing.</p>
<p>Artinya, subkon berhak mengajukan pembayaran walau belum diketahui berapa nilai total borongan. Melalui progres prestasi pekerjaan. Sementara mainkon juga wajib melakukan pembayaran atas nilai progres yang diajukan oleh subkon, sambil menunggu perhitungan nilai borongan akhir.</p>
<h3>7. Ketentuan umum pelaksanaan pekerjaan</h3>
<p>Pada dasarnya SPMK diterbitkan sebelum Surat Kontrak. Maka syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan yang dicantumkan didalamnya selalu yang bersifat umum. Antara lain mengenai:<br />
1. Risalah rapat dan BA Klarfikasi dan Negosiasi<br />
2. SMAP dan SMK3LL dari perusahaan yang ditunjuk oleh mainkon<br />
3. Batas waktu penyelesaian pekerjaan<br />
4. Denda dan sanksi<br />
5. Sistem manjemen mutu</p>
<p>Sampai disini terlihat jelas bahwa fungsi SPMK pada proyek sangat terbatas. Sehingga sebenarnya masa berlaku SPMK tidak lah lama. Paling banter 2-3 minggu. Selanjutnya akan diterbitkan kontrak, untuk menggantikan SPMK. Nah, di dalam kontrak tersebut lah akan dijelaskan secara detail ketentuan-ketentuan pelaksanaan pekerjaan.</p>
<h3>8. Tata cara pembayaran dan jaminan</h3>
<p>Tata cara pembayaran dalam SPMK umumnya hanya menerangkan tentang:</p>
<ol>
<li>Rentang waktu pencairan tagihan yang diajukan oleh subkon, misalnya 30 atau 45 hari kerja.</li>
<li>Skema pembayaran yang dilakukan mainkon. Misalnya SCF, <a href="https://www.ocbc.id/id/article/2021/02/22/apa-itu-skbdn">SKBDN</a> atau secara Reguler.</li>
</ol>
<p>Sementara itu tentang jaminan pelaksanaan pun demikian. Disalam SPMK tidak dijelaskan secara detail, melainkan hanya tentang jumlah jaminan pelaksanaan yaitu sebesar 5% dari kontrak. Counter bank garansi dari bank BUMN, Bank Swasata Nasional, atau Asuransi BUMN.</p>
<p>Dalam hal ini yang sering terjadi adalah tidak diketahui berapa nilai jaminan pelaksanaan yang harus dibayar. Karena borongan pekerjaan dilakukan dengan cara unit price. Akhirnya pembayaran jaminan pelaksanaan sering tertunda, atau dengan dasar perhitungan sementara.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5269" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan.jpg" alt="Contoh tanda tangan pada sebuah SPMK pada proyek bangunan" width="1234" height="711" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan.jpg 1234w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan-300x173.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan-1024x590.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Tanda-tangan-SPMK-proyek-konstruksi-bangunan-768x443.jpg 768w" sizes="(max-width: 1234px) 100vw, 1234px" /></a></p>
<h3>9. Tanda tangan, cap perusahaan dan materai</h3>
<p>Pada bagian akhir halaman SPMK, tanda tangan pihak-pihak yang terkait selalu dibuat berdampingan. Lengkap dengan cap perusahaan masing-masing dan materai secukupnya. Seperti terlihat diatas.</p>
<p>Nah kaitannya dengan akurasi SPMK, sebenarnya dapat diketahui dari 3 unsur tersebut. Jikalau tanda tangan dan cap perusahaan tidak asli, dipastikan fungsi SPMK pada proyek tidak seperti yang diharapkan. Karena mainkon dianggap tidak serius/yakin dengan kemampuan subkon.</p>
<h2>Syarat Penerbitan SPMK</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas dapat diketahui bahwa SPMK layak diterbitkan untuk salah satu subkon dengan syarat:</p>
<ol>
<li>Telah melakukan rapat koordinasi, klarifikasi dan negosiasi harga,</li>
<li>Perusahaan subkon terdaftar sebagai rekan kerja main kontraktor minimal selama 3 tahun.</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan dari <a href="https://arsitekta.com/">Kami</a> mengenai Fungsi SPMK pada proyek konstruksi bangunan Indonesia. Lengkap dengan kerangka surat yang berguna sekaligus sebagai identifikasi keaslian. Serta tentang syarat-syarat penerbitan SPMK untuk salah satu subkon terpilih. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/fungsi-spmk-pada-proyek-konstruksi-bangunan-indonesia/">Fungsi SPMK Pada Proyek Konstruksi Bangunan Indonesia Dan Contoh</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2023 13:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja HCO]]></category>
		<category><![CDATA[baja kastela]]></category>
		<category><![CDATA[balok honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[BoQ baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baja kastela paling cocok digunakan untuk balok, dan kuda-kuda type portal frame. Atau, batang tunggal. Tapi, tahukah teman-teman BoQ kedua struktur bangunan ini tidak sama?. BoQ baja kastela kuda-kuda jelas lebih banyak. Sebab batang kuda-kuda lebih panjang dibanding balok. Begitu pula komponen-komponen yang dibutuhkan, pasti lebih kompleks. Terlihat pada gambar pemasangan kuda-kuda baja kastela 375&#215;125 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/">BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Baja kastela paling cocok digunakan untuk balok, dan kuda-kuda type portal frame. Atau, batang tunggal. Tapi, tahukah teman-teman BoQ kedua struktur bangunan ini tidak sama?. BoQ baja kastela kuda-kuda jelas lebih banyak. Sebab batang kuda-kuda lebih panjang dibanding balok. Begitu pula komponen-komponen yang dibutuhkan, pasti lebih kompleks.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4916" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg" alt="Proses pabrikasi material baja yang dilakukan di lapangan (proyek)" width="899" height="564" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg 899w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek-300x188.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek-768x482.jpeg 768w" sizes="(max-width: 899px) 100vw, 899px" /></a></p>
<p>Terlihat pada gambar pemasangan kuda-kuda baja kastela 375&#215;125 untuk bangunan bentang 31,0 meter. Berikut rumus menghitung ukuran lubang yang akan dibuat pada baja WF. Saya pakai sebagai acuan untuk membuat contoh penyusunan BoQ baja kastela, serta perhitungan volume pekerjaan.</p>
<h2>Langkah-langkah membuat BoQ kuda-kuda baja kastela 375&#215;125</h2>
<p>Sebuah kuda-kuda baja kastela supaya terpasang dengan sempurna dan kokoh, setidaknya terdiri dari 9 komponen, yakni:<br />
&#8211; Batang kuda-kuda, atau <a href="https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/">rafter</a><br />
&#8211; Voute/couph<br />
&#8211; Plat lekat (end plate)<br />
&#8211; Stiffners<br />
&#8211; Tutup lubang kastela<br />
&#8211; Plat sambung sayap WF (flange)<br />
&#8211; Plat sambung badan WF (web)<br />
&#8211; Sepatu gording<br />
&#8211; Baut mur</p>
<p>Sementara itu, proses pabrikasi kuda-kuda baja kastela menggunakan las. Untuk menyambung plat baja, serta voute dengan batang kuda-kuda. Maka dari itu, agar BoQ baja kastela lengkap, biaya las, dan cat bana harus di ikutsertakan dengan 9 komponen tadi.</p>
<h3>a. Rincian pekerjaan baja kastela</h3>
<p>Berdasarkan uraian diatas, diketahui pekerjaan baja kastela kuda-kuda menjadi 11 macam, yaitu:<br />
1. Kuda-kuda baja kastela 375&#215;125<br />
2. Voute baja WF 250&#215;125 belah<br />
3. End plate T=10 x 125 x 650 mm<br />
4. Plat stiffnes T=6 x 125 x 375 mm<br />
5. Tutup plat baja kastela T=6 mm<br />
6. Plat sambungan flange plat T=10 x 115 x 450 mm<br />
7. Plat sambung web T=6 x 325 x 450 mm<br />
8. Sepatu gording besi siku L 6&#215;6 pjg-20 cm<br />
9. Mur baut HTB dia.5/8&#8243; x 2&#8243;<br />
10. Biaya las baja<br />
11. Biaya cat baja</p>
<p>Khusus mengenai dimensi material plat tutup. Dalam rincian tersebut hanya menjelaskan tebal bahan. Sementara, ukuran potong plat tidak disebutkan. Karena plat tutup berbentuk segi enam (heksagonal). Adapun ukuran tersebut bisa Anda peroleh dengan rumus sebagaimana saya tulis dalam <a href="https://arsitekta.com/begini-cara-membuat-baja-kastela-yang-benar-dan-efisien/">artikel</a> ini. Sekitar 3 tahun yang lalu.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2229" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg" alt="" width="509" height="226" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg 509w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela-300x133.jpg 300w" sizes="(max-width: 509px) 100vw, 509px" /></a></p>
<h3>b. Cara menghitung volume pekerjaan</h3>
<p>Setelah rincian pekerjaan lengkap, BoQ baja kastela harus Anda isi dengan volume pekerjaan. Volume tersebut bisa Anda ketahui setelah menghitung berat, dan <a href="https://www.gramedia.com/literasi/kuantitas/">kuantitas</a> masing-masing material. Cara menghitung sebagai berikut:</p>
<h4>1. Baja WF 250&#215;124 untuk batang kuda-kuda:</h4>
<p>= 16,04 x 2 x 29,60 kg<br />
= 949,56 kg</p>
<h4>2. Voute baja WF 250 belah, sebanyak 2 buah</h4>
<p>= 2,0 x 2 x 0,5 x 29,60 kg<br />
= 59,20 kg</p>
<h4>3. Plat T=10 mm</h4>
<p>= 0,125 x 0,65 x 2 x 81,0.kg<br />
= 13,16 kg</p>
<h4>4. Plat stiffnes T=6 mm</h4>
<p>= 0,125 x 0,375 x 8 x 2 x 48,61 kg<br />
= 36,46 kg</p>
<h4>5. Tutup plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,25 x 0,25 x 12 x 2 x 48,61 kg<br />
= 72,91 kg</p>
<h4>6. Plat sambung T=10 mm</h4>
<p>= 0,115 x 0,45 x 2 x 2 x 81,0 kg<br />
= 16,76 kg</p>
<h4>7. Plat sambung T=6 mm</h4>
<p>= 0,325 x 0,450 x 4 x 48,61 kg<br />
= 28,43 kg</p>
<h4>8. Sepatu gording L 6&#215;6</h4>
<p>= 0,20 x 14 x 2 x 5,42 kg<br />
= 30,35 kg</p>
<p>Total tonase ( 1 s/d 8) = 1.206,83 kg. Inilah rincian volume material yang harus Anda masukkan dalam BoQ baja kastela.</p>
<p>Sementara perhitungan volume non material baja, sebagai berikut:</p>
<h4>i. Baut mur Ø5/8&#8243; x 2&#8243;</h4>
<p>= 14 x 3<br />
= 42 buah</p>
<h4>ii. Volume/biaya las</h4>
<p>Silahkan ikuti tutorial yang terdapat dalam <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-kebutuhan-kawat-las-konstruksi-gudang/">artikel</a> ini.</p>
<h4>iii. Luas cat baja</h4>
<p>Pun, berpedoman pada <a href="https://arsitekta.com/menghitung-luas-permukaan-baja-profil-pakai-cara-ini-tidak-bakal-keliru/">artikel</a> ini. Silahkan baca.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4010" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg" alt="Proses mengecat baja setelah konstruksi terpasang" width="400" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h2>Tambahan BoQ baja kastela yang tidak wajib</h2>
<p>Khusus baja kastela ukuran 525&#215;175 keatas. Harus menggunakan ektra pengaku pada plat lekat. Atau, sering disebut rib baut. Berguna untuk menjaga agar plat lekat tidak lengkung ketika di las full. Maka komponen tersebut wajib Anda hitung, dan sertakan dalam BoQ.</p>
<p>Adapun material yang digunakan untuk membuat rib baut, adalah sama dengan rib/stiffner kuda-kuda. Yakni plat baja T=6 mm. Bedanya, rib baut berbentuk segitiga. Bukan persegi seperti stiffner, atau plat lekat.</p>
<p>Tambahan BoQ baja kastela yang kedua adalah sepatu gelagar. Komponen ini pun hanya terdapat pada kuda-kuda bentang 35,0 meter keatas. Berguna untuk sambungan kuda-kuda dengan balok/gelagar.</p>
<p>Gelagar perlu digunakan untuk pengaku antata kuda-kuda agar tidak puntir. Akibat beban konstruksi, angin, atau berat sendiri baja kastela. Maka dari itu harus Anda masukkan dalam rincian pekerjaan.</p>
<p>Material yang digunakan untuk sepatu regel umumnya sama dengan sepatu gording. Yakni besi siku 50&#215;50, atau 60&#215;60. Masing-masing panjang 10 &#8211; 15 cm. Oleh sebab itu, ketika Anda menghitung berat material. Silahkan berpedoman pada perhitungan berat material sepatu gording. Praktis bukan?.</p>
<h2>[Penutup] Prinsip dasar penyusunan BoQ baja</h2>
<p>Demikian contoh BoQ baja kastela untuk kuda-kuda bentang 31,0.meter. Adapun BoQ kuda-kuda untuk bentang yang berbeda. Misalnya bentangan 20,0 meter, dan 27,0 meter. Rincian material dan item pekerjaan tetap sama. Hanya dimensi yang berbeda. Contoh ukuran plat lekat. Jelas lebih kecil. Sebab material baja kastela yang digunakan pasti lebih kecil. Mengingat bentangan kuda-kuda juga lebih pendek. Jadi, pada prinsipnya untuk jenis pekerjaan yang sama. Maka susunan BoQ juga sama.</p>
<p>Demikian juga untuk hitung <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/" target="_blank" rel="noopener">biaya atap</a> baja ringan. Bilamana bentuk dan kemiringan konstruksi atap sama,  berarti kemungkinan besar bahan atap yang digunakan juga sama. Oleh sebab itu BoQ pekerjaan baja ringan boleh Anda gunakan yang sudah ada sebelumnya. Tapi, ingat dimensi material harus Anda sesuaikan. Lebih lengkap tentang Cara Membuat BoQ Pekerjaan Baja Ringan. Silahkan Anda baca pada artikel bagian terakhir. Dengan judul: 3 Macam BoQ Pekerjaan Baja Ringan Dan Rincian Pekerjaan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/">BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rincian Pekerjaan Kolom dan Rafter Baja WF Terlengkap Begini [Part 2 of 3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[BoQ baja]]></category>
		<category><![CDATA[kolom baja]]></category>
		<category><![CDATA[rafter baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5067</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bangunan konstruksi baja terdiri dari berbagai macam jenis pekerjaan. Kalau dihitung satu per satu, tidak ada yang tahu pasti berapa jumlahnya. Sebab tergantung besar kecilnya bangunan, serta banyaknya material baja yang digunakan. Oleh sebab itu, perlu membuat rincian masing-masing pekerjaan. Misal pekerjaan kolom dan rafter baja, seperti yang Anda baca saat ini. Sementara item-item pekerjaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/">Rincian Pekerjaan Kolom dan Rafter Baja WF Terlengkap Begini [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bangunan konstruksi baja terdiri dari berbagai macam jenis pekerjaan. Kalau dihitung satu per satu, tidak ada yang tahu pasti berapa jumlahnya. Sebab tergantung besar kecilnya bangunan, serta banyaknya material baja yang digunakan. Oleh sebab itu, perlu membuat rincian masing-masing pekerjaan. Misal pekerjaan kolom dan rafter baja, seperti yang Anda baca saat ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-struktur-rangka-baja_Cover.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1803" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-struktur-rangka-baja_Cover.jpeg" alt="Struktur bangunan pabrik yang terbuat dari konstruksi rangka baja" width="560" height="360" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-struktur-rangka-baja_Cover.jpeg 560w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-struktur-rangka-baja_Cover-300x193.jpeg 300w" sizes="(max-width: 560px) 100vw, 560px" /></a></p>
<p>Sementara item-item pekerjaan lain. Diluar kolom dan rafter. Misal konsol, tie beam, regel, rangka cladding, rangka gording dan sebagainya. Harus Anda buat dengan cara yang sama. Yakni terinci dan urutan.</p>
<p>Secara rinci maksudnya semua elemen yang diperlukan untuk membuat kolom dan rafter baja, harus dimasukkan pada suatu daftar. Daftar tersebut adalah salah satu dokumen proyek bangunan yang sangat penting, bernama <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/">BoQ</a> (Bill of Quantity).</p>
<p>Sedangkan secara urut maksudnya, penyusunan item pekerjaan kolom dan rafter harus sesuai dengan proses pengerjaan material baja. Umumnya ditandai dengan jenis material yang terbesar lebih dulu, kemudian material yang paling kecil.</p>
<h2>Contoh portal frame bentang 27,0 meter</h2>
<p>Gambar portal frame dibawah ini, misal bentangan 27,0 m. Menggunakan baja WF 300x150x6,5&#215;9.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Portal-frame-dan-rafter-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4263" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Portal-frame-dan-rafter-baja.jpg" alt="Detail pemasangan dan unsur-unsur yang terdapat pada rafter baja dan portal frame" width="1024" height="479" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Portal-frame-dan-rafter-baja.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Portal-frame-dan-rafter-baja-300x140.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Portal-frame-dan-rafter-baja-768x359.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></p>
<p>Lalu, yang akan kita buat adalah rincian komponen tiang kolom dan rafter. Rafter adalah istilah untuk kuda-kuda yang yang terbuat dari material baja profil, dan bentuknya menyerupai sebuah portal, atau palang. Jadi, buka berupa rangka batang. Layaknya space frame, dan cremona siku.</p>
<h3>1. Rician material tiang kolom</h3>
<p>Karena sebelumnya telah diketahui, material utama yang digunakan adalah baja WF 300 untuk kedua struktur baja. Maka, tanpa melihat <a href="https://arsitekta.com/gambar-detail-baut-wf-450-wf-500-dan-wf-600-paling-lengkap/">gambar detail</a> baja pun, sebenarnya kita sudah bisa membuat daftar pekerjaan kolom dan rafter.</p>
<p>Mengacu pada spek material baja WF tersebut. Dan, metode perencanaan dimensi material konstruksi baja. Maka, daftar komponen dan material yang dibutuhkan untuk membuat tiang kolom adalah seperti berikut:<br />
&#8211; Kolom baja WF 300&#215;150<br />
&#8211; Plat landas T=12 mm<br />
&#8211; Rib plendes T=10 mm<br />
&#8211; Stiffner T=8 mm<br />
&#8211; Angkur baut Ø19 x 600 mm<br />
&#8211; Menie zincrhomate dan cat finish</p>
<h4>Pentingnya menulis dimensi material yang lengkap</h4>
<p>Beberapa jasa arsitek yang merancang desain konstruksi baja, selalu membuat rincian ukuran material. Misal plat landas, dimensi material ditulis menjadi T=12 x 250 x 350 mm. Nah, dari ukuran ini otomatis diketahui:<br />
1. Tebal plat baja adalah 12 mm<br />
2. Bentuk plat yang akan dibuat adalah kotak<br />
3. Dengan ukuran; panjang 35 cm, dan lebar 25 cm</p>
<p>Contoh kedua, betapa pentingnya material untuk pekerjaan kolom dan rafter dibuat se-rinci mungkin. Adalah angkur baja. Dimensi material ini selalu diawali dengan kode <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-borongan-pemasangan-besi-beton-konstruksi-bangunan/" target="_blank" rel="noopener">besi beton</a> polos. Yakni Ø. Lalu ukuran garis tengah besi beton (19 mm), dan panjang material (60 cm). Atau, sering disingkat dengan L.</p>
<p>L disini adalah panjang total angkur. Sudah termasuk drat ulir bagian atas, serta tekukan besi beton yang berada di bagian bawah angkur. Jadi, sangat lengkap bukan?.</p>
<h4>Dampak dan antisipasi</h4>
<p>Ketika ukuran material tidak rinci, otomatis volume dan Harga Satuan Pekerjaan (HSP) perlu dipertanyakan. Sebab 3 unsur ini saling terkait. Dengan adanya rincian material maka, tonase baja bisa dihitung dengan tepat. Lalu, berdasarkan jenis material serta tonase, maka HSP bisa Anda hitung.</p>
<p>Akibat kelalaian tersebut antara lain:<br />
&#8211; Anggaran biaya pekerjaan kolom dan rafter tidak akurat. Lalu, Anda sebagai pemborong pasti akan rugi.<br />
&#8211; Timbul item pekerjaan tambah, ketika proses konstruksi sudah berlangsung.<br />
&#8211; Spek material kemungkinan besar akan disalahgunakan.</p>
<p>Lalu bagaimana cara mengatisipasi?. Cukup mudah. 1 hal ini saja Anda lakukan, maka dampak-dampak tersebut tidak bakal terjadi. Yakni melampirkan gambar kerja baja, pada setiap rincian material. Baik untuk pekerjaan kolom dan rafter baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Pabrikasi-kolom-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4097" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Pabrikasi-kolom-baja-WF.jpg" alt="Posisi dan proses pemasangan plendes besi WF yang terbaik di workshop baja" width="500" height="320" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Pabrikasi-kolom-baja-WF.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Pabrikasi-kolom-baja-WF-300x192.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>2. Material rafter</h3>
<p>Masih.mengacu.pada gambar portal frame. Dimana material kuda-kuda juga terbuat dari baja WF 300. Dalam hal ini yang perlu Anda perhatikan lebih dulu adalah:<br />
&#8211; Sudut kemiringan atap.<br />
&#8211; Panjang rafter posisi miring. Kalau lebih dari.12,0 meter berarti harus ada sambungan.<br />
&#8211; Rafter baja yang akan disambung. Pakai mur baut atau las?. Hal ini nanti ada kaitannya dengan rincian material.</p>
<p>Oke, saya anggap Anda sudah paham mengenai 3 hal tersebut. Langkah berikutnya adalah menyusun item-item pekerjaan rafter, antara lain:<br />
&#8211; Batang rafter besi WF 300<br />
&#8211; Vouter/Hounch baja WF 300 belah<br />
&#8211; Plat lekat T=12 x 150 x 600 mm<br />
&#8211; Rib plat T=8 x 150 x 300 mm<br />
&#8211; Plat sambung T=10 x 140 x 450 mm<br />
&#8211; Plat sambung T=6 x 250 x 400 mm<br />
&#8211; Sepatu gording T=6 x 100 x 150 mm<br />
&#8211; Mur baut kuda-kuda M19x45 HTB (A-325)<br />
&#8211; Biaya las plat sambung<br />
&#8211; Biaya cat baja</p>
<h2>Manfaat membuat item pekerjaan lengkap</h2>
<p>Tidak hanya pekerjaan kolom dan rafter, rincian material lengkap dengan ukuran penting dibuat untuk segala jenis pekerjaan konstruksi baja. Bahkan terhadap seluruh proyek bangunan. Tujuannya untuk apa?. Setidaknya ada 2, yakni untuk memudahkan:</p>
<h3>1. Proses penghitungan anggaran biaya</h3>
<p>Sekalipun gambar desain konstruksi sudah lengkap dengan detail-detail. Namun, ketika melakukan perhitungan volume/tonase pekerjaan Anda harus membuat item-item pekerjaan yang hendak dihitung. Nah, item-item pekerjaan yang dimaksud adalah seperti yang saya buat disini.</p>
<p>Selanjutnya, setelah item pekerjaan lengkap, Anda membuat analisa tonase untuk masing-masing item pekerjaan. Misal <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-plat-baja-lubang-dan-tidak-berlubang/">plat baja</a> T=12, yang digunakan untuk base plat kolom WF 300. Per buah material tersebut adalah seberat:<br />
= 0,25 x 0,35 x 1 x 97,22 kg<br />
= 8,51 kg</p>
<p>Keterangan:<br />
0,25 = Lebar plendes (satuan meter)<br />
0,35 = Panjang plendes<br />
1 = Unit plendes berjumlah 1<br />
97,22 = Berat satuan plat baja T=12 mm. Diambil dari tabel baja.</p>
<p>Lakukan hal yang sama untuk semua jenis material baja yang digunakan pada pekerjaan kolom dan rafter. Maka, Anda akan mengetahui total tonase kedua pekerjaan tersebut. Lebih praktis lagi, analisa ini Anda lakukan menggunakan tabel excel. Bukan dengan cara manual. Pakai pulpen, kertas, dan kalkulator.</p>
<h3>2. Proses pelaksanaan pekerjaan</h3>
<p>Setelah seluruh volume pekerjaan selesai, dan harga satuan Anda masukan dalam tabel perhitungan. Berarti Anda telah menyelesaikan BoQ untuk sebuah pekerjaan konstruksi baja. Manfaat BoQ ini adalah untuk kontrol anggaran pelaksanaan pekerjaan baja.</p>
<p>Artinya, ketika salah satu pekerjaan di sub-kan kepada seorang pemborong, atau kontraktor. Maka, harga borongan tidak boleh melebihi anggaran yang sudah ditetapkan dalam BoQ. Harus lebih rendah.</p>
<p>Bilamana biaya borongan lebih tinggi, berarti pemilik bangunan harus <a href="https://kbbi.web.id/tombok">tombok</a>. Agar bangunan dapat realisasi sesuai harapan. Nah, pada saat seperti inilah asal terjadinya pekerjaan tambah.</p>
<p>Oleh sebab itu menyusun item pekerjaan kolom dan rafter, bahkan pekerjaan-pekerjaan baja yang lain secara lengkap penting sekali. Sebab dampaknya sampai pada proses pelaksanaan konstruksi. Dan, mempertaruhkan nama baik jasa arsitek. Sekaligus dari sini pula akan tahu apakah sudah profesional, atau masih amatir.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Semoga dengan adanya tulisan ini, teman-teman sesama arsitek semakin mahir dalam merancang, menghitung dan mengawasi secara khusus pelaksanaan pekerjaan kolom dan rafter baja WF.</p>
<p>Untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang cara menyusun rincian pekerjaan baja, silahkan baca artikel bagian ke-3. Artikel tersebut bisa Anda dapatkan dalam situs ini, dengan judul: &#8220;BoQ Kuda-kuda Baja Kastela Dan Perhitungan Tonase&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/">Rincian Pekerjaan Kolom dan Rafter Baja WF Terlengkap Begini [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BoQ Pekerjaan Pipa Besi Lengkung Dan Kebutuhan Alat Sambung [Part 1 of 4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 13:16:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[BoQ baja]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis besi pipa]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi baja pipa]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan pipa]]></category>
		<category><![CDATA[pipa besi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5065</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap proyek bangunan umumnya telah memiliki BoQ. BoQ tersebut adalah dibuat oleh jasa arsitek. Alias yang merencanakan bangunan. Salah satu diantaranya adalah BoQ pekerjaan pipa besi. Yang berarti bahan utama yang dilaksanakan untuk pekerjaan tersebut adalah pipa. Lalu, bentuk konstruksi yang akan dibuat seperti apa?. Disini saya ambil salah satu contoh yaitu rangka atap lengkung. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/">BoQ Pekerjaan Pipa Besi Lengkung Dan Kebutuhan Alat Sambung [Part 1 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap proyek bangunan umumnya telah memiliki BoQ. BoQ tersebut adalah dibuat oleh jasa arsitek. Alias yang merencanakan bangunan. Salah satu diantaranya adalah BoQ pekerjaan pipa besi. Yang berarti bahan utama yang dilaksanakan untuk pekerjaan tersebut adalah pipa. Lalu, bentuk konstruksi yang akan dibuat seperti apa?. Disini saya ambil salah satu contoh yaitu rangka atap lengkung.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3416" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg" alt="Contoh bentuk atap bangunan yang sangat unik, dan terbuat dari rangka pipa baja." width="550" height="367" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<h2>Latar belakang dan manfaat BoQ</h2>
<p>Beberapa pekan lalu saya telah menulis tentang perhitungan <a href="https://arsitekta.com/borongan-pekerjaan-besi-pipa-dan-besi-holow/">harga</a> satuan borongan pekerjaan besi pipa. Kali ini lebih luas lagi. Atau, boleh disebut aplikasi dari harga satuan tersebut. Yakni untuk proses perhitungan anggaran biaya konstruksi atap lengkung.</p>
<h3>1. Harga satuan pekerjaan sama dengan jumlah material yang digunakan</h3>
<p>Dengan kata lain, masing-masing material baja konstruksi sebaiknya dihitung dengan harga satuan yang berbeda-beda. Sebab secara logika. Makin banyak material baja yang Anda pakai untuk konstruksi bangunan, maka harga satuan pekerjaan yang Anda butuhkan juga semakin beragam.</p>
<p>Maka dari itu, rangkaian artikel yang saya tulis sebelumnya ada 11 macam perhitungan material baja. Beberapa diantaranya pasti Anda butuhkan untuk mengisi BoQ pekerjaan pipa besi lengkung ini. Sebagaimana tertera pada contoh BoQ dibawah.</p>
<h3>2. Manfaat BoQ secara khusus</h3>
<p>Khusus pekerjaan konstruksi pipa, manfaat BoQ adalah untuk mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan, serta jumlah biaya yang dibutuhkan untuk beli material besi pipa, bayar upah tukang, serta alat kerja yang digunakan selama pabrikasi, hingga ereksen konstruksi pipa.</p>
<p>Jadi, orientasi pekerjaan dan alokasi dana adalah material besi pipa. Supaya menjadi sebuah konstruksi bangunan yang berguna, maka harus melalui proses pabrikasi, pengecatan, dan terakhir instalasi/pemasangan (ereksen). Untuk melakukan itu semua tentu butuh alat, dan sejumlah tenaga kerja yang harus dibayar.</p>
<h2>Contoh BoQ pekerjaan pipa besi lengkung</h2>
<p>Konstruksi atap pipa lengkung umumnya terbagi menjadi 3 bagian utama. Antara lain kuda-kuda, regel pengaku kuda-kuda, serta rangka atap gording. Contoh kuda-kuda pipa lengkung bentang 52,0 m, seperti terlihat dibawah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3249" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg" alt="Pemasangan konstruksi kuda-kuda pipa dengan cara tumpuan jepit" width="550" height="385" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<h3>1. Rincian pekerjaan kuda-kuda lengkung</h3>
<p>Spek material utama yang digunakan antara lain:<br />
&#8211; Pipa hitam 6&#8243;×7,5 mm. Untuk rangka kuda-kuda bagian/batang atas, dan bawah. Material ini lebih dulu bending, agar bentuknya lengkung.<br />
&#8211; Pipa hitam Ø4&#8243;x3 mm. Untuk rangka kuda-kuda bagian tengah (batang vertikal dan diagonal).</p>
<p>Dengan demikian rincian pekerjaan yang harus Anda cantumkan dalam BoQ antara lain:<br />
&#8211; Pemasangan besi pipa bending dia.6&#8243;×7,5 mm<br />
&#8211; Pemasangan besi pipa Ø4&#8243;×4,5 mm<br />
&#8211; Pasang <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-plat-baja-konstruksi-dan-kegunaannya/" target="_blank" rel="noopener">plat</a> landas T=10 mm<br />
&#8211; Pasang plat pengaku T=6 mm<br />
&#8211; Pemasangan angkur baut dia.16 x 600 mm<br />
&#8211; Biaya las besi pipa T=6 mm<br />
&#8211; Biaya cat besi</p>
<p>Disini volume, dan harga satuan pekerjaan sengaja tidak di sertakan. Karena fokus kita adalah tentang cara membuat rincian BoQ pekerjaan pipa besi. Seyogianya BoQ terdiri dari 3 unsur, yakni:<br />
1. Rincian item pekerjaan. Lengkap dengan spek bahan.<br />
2. Volume/tonase material besi<br />
3. Harga satuan pekerjaan.</p>
<p>Cara menghitung tonase baja, dan harga satuan pekerjaan sudah ada kami posting dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini. Silahkan browsing melalui kolom pencarian dalam halaman ini. Agar Anda bisa menemukan 2 unsur BoQ pekerjaan pipa besi tersebut.</p>
<h3>2. Rincian pekerjaan regel pipa</h3>
<p>Diantara 2 buah kuda-kuda pipa, selalu terpasang beberapa regel, yang berfungsi sebagai pengaku. Material regel tersebut umumnya juga terbuat dari besi pipa. Namun, ukurannya pasti lebih kecil dibanding rangka kuda-kuda.</p>
<p>Mengacu pada contoh kuda-kuda diatas. Material regel setidaknya pipa 3&#8243;x3,2 mm dan pipa 2,5&#8243;×2,6 mm. Terpasang dengan rangka kuda-kuda dengan sistem sambungan mur baut. Oleh sebab itu, rincian BoQ pekerjaan regel adalah:<br />
&#8211; Pasang besi pipa Ø3&#8243;x3,2 mm<br />
&#8211; Pasang pipa besi Ø2,5&#8243;×2,6 mm<br />
&#8211; Plat buhul T=6 mm<br />
&#8211; Mur baut M12x45 mm<br />
&#8211; Biaya las<br />
&#8211; Biaya cat</p>
<p>Khusus biaya las dan cat selalu muncul pada tiap-tiap BoQ pekerjaan pipa besi. Karena rangka besi pipa selalu menggunakan cat, dan di rangkai dengan cara mengelas.</p>
<p>Adapun sistem sambungan baut yang diterapkan pada regel adalah untuk memudahkan pemasangan rangka atap. Jadi, hal tersebut tidak berlaku untuk semua rangka kuda-kuda, dan rangka regel. Maka dari itu, kebutuhan mur baut pada rangka atap pipa pasti.sedikit.</p>
<p>Beda dengan kuda-kuda cremona siku. Cremona siku memprioritaskan sistem sambungan mur baut pada setiap rangka batang. Sementara kuda-kuda pipa menerapkan sistem las. Dalam hal ini kedua jenis kuda-kuda ini saling bertolak belakang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/gambar-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4333" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/gambar-1.jpg" alt="Contoh sambungan antara 2 buah pipa baja" width="640" height="380" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/gambar-1.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/gambar-1-300x178.png 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>3. Item pekerjaan rangka gording dan perlengkapan</h3>
<p>Rincian BoQ pekerjaan pipa besi lengkung paling akhir adalah gording dan perlengkapan atap lainnya. Terdiri dari:<br />
&#8211; Gording baja CNP 150x65x20x3,2<br />
&#8211; Ikatan angin besi beton dia.16 mm<br />
&#8211; Trekstang besi beton 12 mm<br />
&#8211; Plat sepatu gording dan ikatan angin T=6 mm<br />
&#8211; Span skrup M19<br />
&#8211; Mur trekstang dia.1/2&#8243;<br />
&#8211; Mur baut gording M12x25 mm<br />
&#8211; Cat besi</p>
<p>Dalam rincian ini, biaya las tidak perlu dicantumkan lagi. Karena mayoritas sambungan menggunakan baut. Adapun elemen rangka atap yang di las adalah sepatu gording, dan plat sepatu ikatan angin.</p>
<p>Quantity las pada pekerjaan tersebut tidak begitu banyak dibanding volume/tonase pekerjaan. Maka dari itu biaya las abaikan saja. Toh, alat sambung baut telah muncul dalam BoQ pekerjaan pipa besi, dan tergolong banyak.</p>
<h2>Apakah BoQ rangka pipa lengkung beda dengan rangka pipa yang lurus?</h2>
<p>Saya jawab tidak!. Rincian BoQ pipa lengkung ini boleh Anda jadikan acuan untuk membuat BoQ, bahkan <a href="https://arsitekta.com/disini-perbedaan-antara-rab-rap-proyek-baja/">RAB</a> pekerjaan baja pipa yang lurus. Item pekerjaan saya jamin sama. Namun, soal harga satuan pasti beda.</p>
<p>Harga satuan pipa lengkung pasti lebih tinggi, karena material tersebut  melalui proses bending. Namun material pipa yang lain, misal rangka vertikal dan <a href="https://solusiprinting.com/bingung-nih-perbedaan-garis-horizontal-vertikal-dan-diagonal/#:~:text=Garis%20vertikal%20ialah%20garis%20lurus,garis%20lurus%20yang%20bentuknya%20miring.">diagonal</a> lebih murah. Sebab tidak perlu Anda bending. Oleh sebab itu harga satuan material sama dengan rangka pipa yang lurus.</p>
<p>Demikian contoh BoQ pekerjaan pipa besi. Lengkap dengan rincian material lain yang dibutuhkan untuk konstruksi besi pipa. Antara lain alat sambung mur baut dan las. Demikian pula cat besi.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/">BoQ Pekerjaan Pipa Besi Lengkung Dan Kebutuhan Alat Sambung [Part 1 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/contoh-boq-pekerjaan-pipa-besi-lengkung-lengkap-dengan-alat-sambung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbandingan Biaya Pasang Kolom Baja Gabungan dan Kolom Baja WF</title>
		<link>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 13:16:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pemasangan kolom]]></category>
		<category><![CDATA[kolom baja]]></category>
		<category><![CDATA[WF 400]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4839</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum bicara detail tentang biaya pasang kolom baja. Penting Anda ketahui eksistensi tiang kolom pada bangunan. Misalnya untuk membuat loteng rumah. Tak jarang Anda harus memasang tiang kolom lebih dulu. Agar Anda bisa memasang balok. Lalu, memasang lantai. Serta perlengkapan yang terdapat pada loteng. Seperti tangga, dan pegar pengaman. Demikian juga ketika membangun sebuah gudang. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/">Perbandingan Biaya Pasang Kolom Baja Gabungan dan Kolom Baja WF</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum bicara detail tentang biaya pasang kolom baja. Penting Anda ketahui eksistensi tiang kolom pada bangunan. Misalnya untuk membuat loteng rumah. Tak jarang Anda harus memasang tiang kolom lebih dulu. Agar Anda bisa memasang balok. Lalu, memasang lantai. Serta perlengkapan yang terdapat pada loteng. Seperti tangga, dan pegar pengaman.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-sambungan-kuda-kuda-dan-kolom-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3646" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-sambungan-kuda-kuda-dan-kolom-baja-WF.jpg" alt="Implementasi sambungan antara kuda-kuda WF dan tiang kolom" width="500" height="294" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-sambungan-kuda-kuda-dan-kolom-baja-WF.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-sambungan-kuda-kuda-dan-kolom-baja-WF-300x176.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Demikian juga ketika membangun sebuah gudang. Tiang kolom harus ada. Sehingga rangka atap bisa terpasang dengan sempurna. Sementara untuk bangunan bertingkat fungsi tiang kolom lebih kompleks. Selain sebagai penyangga utama bangunan. Tiang kolom juga berfungsi sebagai tumpuan untuk memasang berbagai jenis balok. Singkatnya, tiang kolom dibutuhkan pada setiap bangunan.</p>
<h2>Alasan menggunakan tiang kolom baja</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas. Ketika Anda memilih jenis bahan. Pertimbangan pertama yang harus Anda lakukan adalah menyangkut kemampuan tiang kolom memikul beban bangunan. Sampai dimana?. Dan, bertahan sampai kapan.</p>
<p>Pertimbangan kedua, adalah terkait dengan kemudahan serta <a href="https://arsitekta.com/biaya-pekerjaan-las-khusus-konstruksi-baja-dan-teralis-besi/">biaya</a> pekerjaan pemasangan. Dan yang terakhir, adalah ketersediaan bahan. Ketiga hal ini pasti Anda peroleh jika menggunakan material baja.</p>
<p>Namun, pertanyaan selanjutnya muncul. Mengingat jumlah material baja sangat banyak. Material apa yang paling banyak digunakan sebagai tiang kolom?. Jawabnya adalah baja WF.</p>
<h2>Contoh perhitungan biaya pasang kolom baja</h2>
<p>Oke teman-teman. Untuk mengetahui apa dasar orang-orang menggunakan tiang kolom baja WF. Disini akan kita uji berdasarkan perhitungan biaya. Lalu, kita bandingkan dengan tiang kolom yang terbuat dari baja gabungan.</p>
<p>Contoh bangunan dak bentang 8 meter. Setinggi 4,0 meter. Sementara beban berguna diatas dak diharapkan sebesar 350 kg/m2. Oleh sebab itu, lantai dak harus terbuat daru cor beton. Lengkap dengan bondek, dan besi tulangan <a href="https://arsitekta.com/semua-ukuran-dan-berat-wiremesh-per-lembar-roll-dan-m2-anda-temui-disni/" target="_blank" rel="noopener">wiremesh</a> M10.</p>
<p>Nah, material baja WF yang pas untuk tiang kolom dak adalah WF 400. Atau, alternatif kedua. Menggunakan kolom baja gabungan. Antara besi UNP dan besi Siku. Demikian rincian biaya untuk 2 jenis kolom baja.</p>
<h3>1. Rincian biaya pasang kolom baja WF 400</h3>
<p>Jenis-jenis material yang digunakan, berikut tonase untuk membuat 1 buah kolom WF 400 adalah:<br />
&#8211; Besi WF 400&#215;200 = 264,0 kg<br />
&#8211; Base plat T=16 mm = 32,4 kg<br />
&#8211; Plat striffners T=8 mm = 5,2 kg<br />
&#8211; Plat tutup T=6 mm = 3,9 kg</p>
<p>Jadi total tonase adalah sebesar = 305,5 kg<br />
Saat ini, rata-rata harga satuan pekerjaan konstruksi baja. Belum termasuk biaya cat adalah sebesar Rp 25.000,-. Maka, biaya yang Anda butuhkan untuk pengadaan material, pabrikasi, hingga pemasangan kolom baja WF adalah:<br />
= 305,5 x Rp 25.000<br />
= Rp 7.637.500,-/unit</p>
<p>Biaya rata-rata per meter lari adalah:<br />
= Rp 7.637.500 : 4,0 m<br />
= Rp 1.909.375,-/m&#8217;</p>
<h3>2. Biaya pasang kolom baja gabungan</h3>
<p>Type kolom gabungan yang digunakan sebagai pembanding adalah seperti terlihat pada gambar ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Manfaat-profil-baja-gabungan-untuk-tiang-kolom.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3116" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Manfaat-profil-baja-gabungan-untuk-tiang-kolom.jpg" alt="Manfaat profil baja gabungan salah satunya adalah untuk tiang kolom" width="500" height="366" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Manfaat-profil-baja-gabungan-untuk-tiang-kolom.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Manfaat-profil-baja-gabungan-untuk-tiang-kolom-300x220.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Material kolom terdiri dari:<br />
&#8211; 2 buah <a href="https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/">baja UNP</a> 200&#215;75. Berfungsi sebagai rangka utama. Dengan jarak pemasangan 50 cm.<br />
&#8211; Besi L 50x50x5 sebagai rangka pembagi. Terpasang pada sisi kanan dan kiri besi UNP. Dengan jarak @40 cm.<br />
&#8211; Plat baja lembaran tebal (T)= 12 mm; dan 8 mm. Berfungsi sebagai base plat, plat pengaku, serta tutup kolom.</p>
<p>Rincian tonase material baja adalah sebagai berikut:<br />
&#8211; UNP 200 = 197,36 kg<br />
&#8211; L 5&#215;5 = 97,5 kg<br />
&#8211; Plat baja = 57,06 kg</p>
<p>Total = 351,92 kg<br />
Kali dengan harga yang sama. Maka, biaya pasang kolom baja gabungan per buah adalah:<br />
= 351,06 x Rp 25.000<br />
= Rp 8.798.000,-</p>
<p>Ternyata lebih mahal 15% dibanding kolom baja WF. Nah atas dasar perhitungan ini, sangat wajar kalau baja WF lebih favorit dibanding profil baja gabungan. Untuk digunakan sebagai tiang kolom, maupun balok.</p>
<p>Oh iya, teman-teman. Sekedar mengingatkan. Istilah lain untuk baja gabungan, sering juga disebut baja profil tersusun. Jadi, kalau teman-teman menemukan pemakaian istilah kolom baja tersusun. Itu sama artinya dengan kolom baja gabungan.</p>
<h2>Pemakaian angkur baut untuk 2 jenis kolom baja</h2>
<p>Di dalam rincian perhitungan biaya pasang kolom baja, sengaja tidak saya cantumkan angkur baut. Dengan alasan bahwa pemakaian baut angkur pada 2 jenis kolom tersebut adalah sama. Oleh sebab itu, tidak perlu Anda hitung. Karena tidak ada yang perlu dibandingkan.</p>
<p>Namun demikian, untuk kondisi tertentu. Misalnya pemasangan kolom WF tidak memungkinkan menggunakan angkur baut. Karena kondisi lapangan. Dimana tumpuan tiang kolom sudah di cor. Maka, Anda harus menggunakan Chemical bolt, atau Dinabolt.</p>
<p>Atas kondisi tersebut. Biaya pasang kolom baja secara keseluruhan akan menjadi berubah. Karena biaya pengadaan material angkur sangat berbeda. Pula, dipengaruhi oleh biaya pemasangan. Semisal, pemasangan tiang kolom berada di lantai dasar. Pasti lebih murah dibanding dengan pemasangan angkur yang berada di lantai 2.</p>
<h2>[Penutup] Tips membandingkan 2 jenis struktur baja</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas. Untuk mengetahui biaya real pemasangan kolom baja, ternyata tidak terlepas dari jenis angkur yang digunakan. Serta, letak pemasangan kolom baja itu sendiri.</p>
<p>Oleh sebab itu, membandingkan 2 jenis struktur baja yang berbeda material. Misal tiang kolom. Dengan tujuan untuk mengetahui biaya pasang kolom baja yang termurah. Sebaiknya Anda pisahkan dulu biaya cat. Jadi, yang Anda hitung murni tonase material yang digunakan untuk membuat kolom. Supaya fair.</p>
<p>Kemudian, jikalau Anda kehendaki lagi. Karena biaya pemasangan ternyata hampir sama. Anda melakukan perhitungan biaya khusus cat untuk masing-masing kolom baja. Dalam hal ini, saran dari saya. Sebaiknya perhitungan biaya Anda lakukan berdasarkan luas permukaan material. Bukan tonase baja.</p>
<p>Dengan cara demikian, biaya cat yang Anda peroleh sesuai dengan kenyataan. Dan, Anda juga akan mengetahui masing-masing biaya untuk pemasangan kolom baja secara akurat.</p>
<p>Kalau masih relatif sama. Lakukan perbandingan hitungan berdasarkan pemakaian kawat las. Dengan 3 indikator ini, Anda pasti menemukan harga yang terbaik.</p>
<p>Singkatnya. Untuk mengetahui biaya pasang kolom baja, balok, kuda-kuda dan struktur bangunan yang lain. Bukan asal dibanding-bandingkan. Bak judul lagu yang pernah di nyanyikan di <a href="https://www.setneg.go.id/baca/index/istana_negara#:~:text=Fungsi%20Istana&amp;text=Istana%20ini%20fungsinya%20lebih%20difokuskan,makan%20Presiden%20dan%20para%20veteran.">Istana</a> Presiden RI. Tapi, harus pakai barometer yang jelas.</p>
<p>Jika Anda sedang mencari <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Jasa Pembuatan Website MLM</b></a> atau <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Website Replika</b></a> kami merekomendasi <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Cekotechnology</a> <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Website MLM</a> Terbaik saat ini, sudah banyak pembisnis sukses menggunakan layanan Solusitech sebagai <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-pembuatan-website-cepat/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Pembuatan Website</a> sudah tidak diragukan lagi kemampuan TIM Programmernya. Atau bisa kunjungi kami di <a href="https://www.jagoanstudio.com/"><strong>Jagoan Studio</strong></a></p>
<p>dan jika Anda sedang mencari jasa <a href="https://www.jagoantrans.com/sewa-mobil-semarang/"><strong>sewa mobil</strong></a> bisa ke <a href="https://www.jagoantrans.com/">Jagoan Trans</a>. Kami semua berada di <a href="https://www.kreativitasdigitalindonesia.com/"><strong>PT Kreativitas Digital Indonesia / KDI</strong></a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/">Perbandingan Biaya Pasang Kolom Baja Gabungan dan Kolom Baja WF</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menata Material Baja Konstruksi Yang Benar Di Lapangan Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-menata-material-baja-konstruksi-yang-benar-di-proyek/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-menata-material-baja-konstruksi-yang-benar-di-proyek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 May 2023 13:16:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[penataan material baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4780</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lapangan bagi pekerja konstruksi artinya adalah tempat berlangsungnya kegiatan pembangunan. Atau, familiar dengan istilah proyek. Di tempat ini Anda tidak boleh sembarangan melakukan aktivitas. Misalnya ketika menempatkan, atau menata material baja. Apakah ini sepele menurut Anda?. Tinggal meletakkan bahan dimana saja kan bisa?. Mungkin bisa. Kalau lahan di proyek Anda luas. Itu pun konsekuensinya tetap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menata-material-baja-konstruksi-yang-benar-di-proyek/">Cara Menata Material Baja Konstruksi Yang Benar Di Lapangan Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Artikel-membahas-tentang-metode-pelaksanaan-cat-dasar-konstruksi-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2656" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Artikel-membahas-tentang-metode-pelaksanaan-cat-dasar-konstruksi-baja.jpg" alt="Gambar material baja yang belum sesuai metode pelaksanaan cat dasar, yang sebenarnya." width="640" height="346" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Artikel-membahas-tentang-metode-pelaksanaan-cat-dasar-konstruksi-baja.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Artikel-membahas-tentang-metode-pelaksanaan-cat-dasar-konstruksi-baja-300x162.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Lapangan bagi pekerja konstruksi artinya adalah tempat berlangsungnya kegiatan pembangunan. Atau, familiar dengan istilah proyek. Di tempat ini Anda tidak boleh sembarangan melakukan aktivitas. Misalnya ketika menempatkan, atau menata material baja.</p>
<p>Apakah ini sepele menurut Anda?. Tinggal meletakkan bahan dimana saja kan bisa?. Mungkin bisa. Kalau lahan di proyek Anda luas. Itu pun konsekuensinya tetap ada. Lalu, bagaimana kalau proyek Anda sempit?. Apakah Anda bisa leluasa?.</p>
<p>Oleh sebab itu, jawaban paling bijak untuk pertanyaan diatas adalah. Tidak boleh anggap remeh!. Semua harus tertata rapi, sekalipun untuk waktu yang singkat. Serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.</p>
<h2>Tujuan penataan bahan</h2>
<p>Menata material baja penting dilakukan agar:<br />
1. Ruang gerak pekerja bangunan leluasa dalam melaksanakan kegiatan konstruksi.<br />
2. Memudahkan proses langsir, dan <a href="https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/" target="_blank" rel="noopener">ereksen</a> konstruksi baja.<br />
3. Menjaga agar material tetap dalam kondisi bagus, tidak lecet dan rusak.</p>
<p>Contoh tata letak material yang bagus<br />
Misal lahan proyek seperti gambar dibawah ini. Silahkan perhatikan seksama. Ada beberapa unsur lain yang berhubungan dengan letak material bukan?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Layout-material-baja-dan-akses-pengiriman-material.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4781" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Layout-material-baja-dan-akses-pengiriman-material.jpg" alt="Tata letak material baja yang tepat di proyek" width="448" height="283" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Layout-material-baja-dan-akses-pengiriman-material.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Layout-material-baja-dan-akses-pengiriman-material-300x190.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h3>1. Jumlah, dan letak bangunan</h3>
<p>Pada gambar denah jelas terlihat ukuran bangunan sangat besar. Serta terdiri dari 4 unit. 2 unit berada sebelah kiri, dan 2 sebelah kanan. Oleh sebab itu proses ereksen dilakukan 2 tahap.</p>
<p>Dengan dasar itu pula, menata material baja konstruksi yang terbaik adalah dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Menyediakan 3 area khusus (lingkaran merah/arsir). Berfungsi untuk bongkar, dan setting material konstruksi.</li>
<li>Membatasi jumlah material pada masing-masing area. Untuk menghindari tumpukan yang terlalu tinggi.</li>
<li>Pada masing-masing area juga harus menyediakan (memastikan) ruang gerak alat kerja (crane).</li>
</ol>
<h2>2. Akses keluar masuk armada</h2>
<p>Aspek lain yang berkaitan langsung dengan penataan material di lapangan adalah akses untuk mengirim material. Jalan tersebut harus keras, dan lebar. Supaya truk bisa papasan.</p>
<p>Oleh sebab itu sebelum melakukan pengiriman material, penting Anda survei lokasi. Untuk memastikan akses, dan armada yang cocok. Dengan demikian pula, Anda akan lebih mudah menata material baja yang tiba di lapangan.</p>
<h3>3. Penempatan alat berat dan jarak langsir material</h3>
<p>1 unit crane kapasitas 25 ton setidaknya membutuhkan ruang gerak (manuver), antara 30-40 meter. Dengan space tersebut juga leluasa untuk memindahkan material baja. Sekalipun yang berukuran besar/panjang.</p>
<p>Hal itu pula sebaga syarat, jikalau jarak langsir material terlalu jauh (lebih dari 40 meter), maka Anda harus pakai 2 unit crane. Supaya proses langsir bisa dilakukan estafet. Bukan dengan cara memindah alat berat crane.</p>
<p>Dengan demikian pula proses ereksen konstruksi baja dapat Anda lakukan 2 grup sekaligus. Silahkan perhatikan kembali denah penataan material. Terdapat 2 unit crane, pada 2 lokasi yang berbeda.</p>
<h2>Contoh penempatan material yang tidak bagus</h2>
<p>Tonton <a href="https://www.youtube.com/shorts/c1s5zfhuy8o">video</a> short berikut ini. Video ini adalah contoh menata material baja yang tidak tepat. Kesannya, di biarkan berserakan begitu saja. Sangat parah!.</p>
<p>Pun terlihat dalam video. Penempatan material acak. Seharusnya untuk type yang sama adalah 1 tempat. Bukan terpisah, atau campur dengan type material yang lain. Repot kan untuk memisahkan-nya lagi?.</p>
<h2>Dampak material yang berserakan</h2>
<p>Sebagaimana terlihat pada gambar dibawah judul. Setidaknya ada 5. Dari resiko terendah, hingga terbesar adalah sebagai berikut:</p>
<h3>1. Kotor dan korosi</h3>
<p>Akhirnya mau tidak mau Anda harus melakukan pengecatan ulang. Akhirnya keluar biaya lagi. Semakin kotor material tersebut, makin besar kemungkinan mengalami korosi. Serta, biaya perbaikan cat juga akan semakin besar. Perapian cat untuk permukaan material <a href="https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/">baja kastela</a> repot lagi. Karena berlubang-lubang. Tentu memerlukan teknik khusus, serta waktu yang lebih lama.</p>
<h3>2. Bengkok dan/atau puntir</h3>
<p>Hal ini umumnya terjadi karena material tertimbun, atau terlindas alat berat. Oleh sebab itu jangan menata material baja di tepi jalan. Melainkan di dalam bangunan. Perhatikan gambar tata letak material yang kami lampirkan.</p>
<p>Akibat dari kejadian ini. Maka material baja harus Anda ganti dengan yang baru. Jangan melakukan perbaikan dengan cara memanasi material. Supaya lurus kembali. Hal itu sama saja dengan merusak mutu baja, dan lapisan cat-nya. Resiko ini makin membutuhkan biaya yang semakin besar bukan?.</p>
<h3>3. Dipakai oleh tukang yang lain</h3>
<p>Dampak berikutnya akibat menempatkan material sembarangan adalah salah pakai. Hal ini sering terjadi pada material besi beton. Tanpa sengaja digunakan sebagai tulangan oleh tukang batu. Sehingga pada saat Anda membutuhkannya, material tersebut telah tiada.</p>
<p>Kasus yang berbeda. Oleh karena unsur sengaja. Sering terjadi pada besi CNP. Oleh tukang batu digunakan sebagai bekisting, atau alat bantu pasang bata. Pada kasus seperti ini, kondisi material baja ada 2 kemungkinan. Yaitu rusak karena korosi, atau rusak total (bengkok/gepeng).</p>
<h3>4. Hilang</h3>
<p>Cara menata material baja yang salah, juga bisa berakibat kehilangan. Kejadian ini sering terjadi pada material yang berukuran kecil/pendek. Contoh <a href="https://arsitekta.com/plat-isi-kuda-kuda-baja-cremona/">plat isi</a>, buhul, atau trekstang. Hilang kemana?. Modusnya sangat banyak sobat. Bisa dengan cara sengaja. Misalnya dimasukkan kedalam tas oleh oknum tukang. Atau, sengaja di sembunyikan di tepi lahan. Lalu pada saat pulang kerja diambil, dan dijual sebagai rongsok.</p>
<p>Tindakan yang tidak sengaja adalah terpendam dalam tanah, galian, cor dan sebagainya. Ha ini umumnya terjadi pada saat proses peng-urugan, atau perataan tanah dengan menggunakan alat berat. Sehingga tanpa sadar, operator sudah menimbun material baja. Akhirnya sama dengan kasus sebelumnya. Anda harus mengganti material.</p>
<h2>[Penutup] Peran aktif pekerja konstruksi baja</h2>
<p>Singkatnya semua material baja yang sudah di lapangan harus dijaga dengan benar. Salah satunya yang terbaik adalah dengan cara yang telah Anda baca ini. Selain aktif, dan jeli terhadap keberadaan material Anda dilapangan. Anda juga perlu koordinasi dengan atasan. Serta, pihak-pihak lain yang memiliki wewenang lebih di lapangan. Misalnya penawas proyek. Dengan demikian Anda telah menata material baja secara tepat dan benar. Selamat mencoba.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menata-material-baja-konstruksi-yang-benar-di-proyek/">Cara Menata Material Baja Konstruksi Yang Benar Di Lapangan Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-menata-material-baja-konstruksi-yang-benar-di-proyek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengetahuan Dasar Tentang Atap Rumah, Ragam Desain dan Bahan</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-desain-dan-bahan-atap-rumah/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/ragam-desain-dan-bahan-atap-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 May 2023 13:16:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[atap bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[atap rumah]]></category>
		<category><![CDATA[bahan penutup atap]]></category>
		<category><![CDATA[jenis atap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengapa judul artikel ini kami sebut wajib?. Karena setiap saat kita mendapat manfaat, dan membutuhkan atap rumah. Mengapa demikian?. Sebab rumah adalah salah satu kebutuhan primer. Sehingga menjadi dambaan setiap orang, yang berada di kota maupun desa. Dari segi konstruksi. Setiap bangunan gedung harus punya atap. Termasuk rumah tinggal. Supaya berfugsi secara baik, dan maksimal. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-desain-dan-bahan-atap-rumah/">Pengetahuan Dasar Tentang Atap Rumah, Ragam Desain dan Bahan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa judul artikel ini kami sebut wajib?. Karena setiap saat kita mendapat manfaat, dan membutuhkan atap rumah. Mengapa demikian?. Sebab rumah adalah salah satu kebutuhan primer. Sehingga menjadi dambaan setiap orang, yang berada di kota maupun desa.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4778" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg" alt="Desain atap rumah modern dengan bentuk pelana dan bertumpuk" width="747" height="561" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg 747w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern-300x225.jpeg 300w" sizes="(max-width: 747px) 100vw, 747px" /></a></p>
<p>Dari segi konstruksi. Setiap bangunan gedung harus punya atap. Termasuk rumah tinggal. Supaya berfugsi secara baik, dan maksimal. Maka dari itu, kalau atap rumah belum ada, pasti bangunan tersebut belum selesai. Sehingga tidak layak huni.</p>
<h2>Difinisi atap dan manfaat</h2>
<p>Atap rumah adalah salah satu konstruksi bangunan rumah yang terdiri dari 1 bidang, atau lebih. Terpasang pada ketinggian tertentu lengkap dengan rangka, serta komponen-komponen penutup atap. Seperti nok, jurai, talang dan lisplang.</p>
<p>Sebelum kita bahas mengenai fungsi atap. Kaitannya dengan rumah. Sebagaimana kami jelaskan pada artikel sebelumnya. Bahwa <a href="https://arsitekta.com/36-macam-bangunan-rumah-di-indonesia-dan-kegunaannya/">bangunan rumah</a> ada beberapa macam. Nah karena jenis rumah beragam. Tentu fungsi penutup atapnya juga bermacam-macam. Contoh antara rumah tinggal, dan rumah makan.</p>
<p>Fungsi atap rumah tinggal adalah untuk memberi kenyamanan, dan keamanan bagi orang yang tinggal di rumah tersebut. Misalnya dari panas matahari, hujan dan aksi pencurian. Selain itu, pula untuk menambah daya tarik agar rumah jadi cantik, elegan, atau mewah.</p>
<p>Sedikit berbeda dengan rumah makan. Manfaat atap lebih luas. Sebab di rasakan oleh lebih banyak orang. Bukan saja oleh pemilik bangunan. Tapi termasuk pegawai, maupun pelanggan rumah makan. Jadi sifatnya bukan privat, tapi publik.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3416" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg" alt="Contoh bentuk atap bangunan yang sangat unik, dan terbuat dari rangka pipa baja." width="550" height="367" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Rangka-atap-menggunakan-pipa-baja-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<h2>Ragam desain dan bentuk-bentuk atap</h2>
<p>Bentuk atap rumah di Indonesia sangat beragam. Hal itu disebabkan oleh luasnya wilayah Nusantara, serta banyaknya suku dan etnis. Oleh sebab itu bicara soal desain atap, harus kita kelompokkan menjadi 2 bagian. Pertama, menurut aliran arsitektur bangunan secara keseluruhan. Dan, menurut bentuk atap itu sendiri.</p>
<h3>Macam-macam desain</h3>
<p>Terbagi lagi menjadi 3 kelompok, antara lain: 1]. Aliran tradisional, 2]. Kontemporer, dan 3]. Modern. Penjelasan masing-masing kelompok aliran sebagai berikut.</p>
<h4>1. Atap rumah tradisional</h4>
<p>Adalah gaya atap yang hanya terdapat pada suatu daerah tertentu. Misalnya di Samosir, Sumatera Utara. Terdapat rumah adat Batak dengan ciri khas bangunan/atap yang tidak di temui di daerah lain.</p>
<p>Contoh lain adalah rumah Joglo di Pulau Jawa. Gaya atap sangat khas. Pula, secara tidak langsung adalah sebagai ikon bagi suku Jawa. Bahwa gaya bangunan tersebut adalah berasal (milik) orang Jawa. Dan masih banyak lagi.</p>
<p>Contoh-contoh desain atap rumah tradisional juga banyak di luar negeri. Uniknya tidak satu pun yang menyerupai. Baik yang di dalam negeri, maupun yang di luar negeri. Masing-masing memiliki kharakteristik yang berbeda-beda. Oleh sebab itu sangat di pertahankan hingga saat ini.</p>
<h4>2. Penutup atap kontemporer</h4>
<p>Artinya bentuk atap yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi di dunia Barat. Hal ini ditandai dengan berakhirnya Perang Dunia II. Lalu, serta merta membuka kesempatan bagi semua orang menunjukkan teknologi yang ditemukan. Termasuk dalam bidang konstruksi atap rumah.</p>
<p>Era ini, bentuk atap yang baru banyak bermunculan. Dibarengi dengan desain banguan, serta jenis material yang jauh berbeda dari desain bangunan-bangunan sebelumnya. Fenomena tersebut pun menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tidak terkecuali ke Indonesia beberapa waktu berselang.</p>
<p>Singkatnya, pada masa ini di Indonesia tidak ada bentuk atap rumah yang spesifik. Namun dipercaya adalah asal muasal dari bentuk atap modern. Sebagaimana kita lihat pada bangunan-bangunan di perkotaan saat ini. Contoh desain atap modern adalah seperti pada gambar di bawah paragraf 1.</p>
<h4>3. Atap modern</h4>
<p>Desain atap era modern mulai familiar sejak tahun 1.600-an. Perkembangan konstruksi atap pada saat itu di dominasi oleh modern klasik. Yaitu bentuk atap yang memadukan antara unsur klasik yang indentik dengan kesan elegan, dan mewah. Dengan unsur modern yang identik dengan kesan simple.</p>
<p>Adapun unsur klasik yang di adopsi pada saat itu adalah desain bangunan kerajaan. Sementara unsur modern diambil (melanjutkan) dari desain bangunan-bangunan kontemporer.</p>
<p>Fase selanjutnya. Karena desain klasik modern dianggap boros. Maka muncul desain atap modern minimalis. Gaya ini lah yang bertahan hingga saat ini. Sangat di sukai karena sangat lebih hemat dan praktis.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2627" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg" alt="Kanopi baja dengan model atap bergelombang" width="640" height="350" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>Bentuk-bentuk atap yang populer di Indonesi</h3>
<p>Secara umum dan paling familiar ada 5 macam, yaitu: Datar, Pelana, Lengkung, Limas, Joglo, dan Kubah. Selain 5 macam ini ada pula yang berbentuk kerucut, dan atap gergaji. Namun sifatnya terbatas. Karena hanya berada pada daerah tertentu.</p>
<p>Khusus atap rumah tinggal. Paling banyak di gemari adalah atap pelana. Gaya atap ini tersebar di seluruh pelosok tanah air. Karena mudah di aplikasikan dengan bahan atap jenis apapun. Baik yang terbuat dari material alam, misalnya rumbia. Maupun atap modern, seperti genteng dan atap metal.</p>
<p>Beda dengan 4 jenis bentuk atap lainnya. Misalnya atap lengkung. Bentuk atap ini sangat jarang digunakan. Apalagi untuk rumah tinggal. Karena tidak cocok. Pula, karena pertimbangan jenis bahan penutup atap. Untuk <a href="https://arsitekta.com/jenis-bahan-untuk-membuat-atap-lengkung-serta-kelebihan-dan-kekurangannya/" target="_blank" rel="noopener">atap lengkung</a> paling cocok atap metal, dan atap PVC atau yang sejenis.</p>
<h2>Sifat-sifat penutup atap</h2>
<p>Berdarkan jenis bahan, maupun cara pemasangan atap. Sifat-sifat atap ada 3 macam, yaitu: 1]. Permanen, 2]. Transparan dan 3]. Atap sistem buka tutup.</p>
<p>Atap permanen artinya penutup atas bangunan yang terpasang secara permanen dan terbuat dari bahan yang kokoh dan solid. Misalnya galvalum, cor beton, genteng beton, dan sebagainya. Pula disebut permanen karena jangka waktu yang lama, atap rumah tersebut tidak akan dibongkar (ganti).</p>
<p>Sementara itu, atap transparan adalah penutup bangunan bagian atas yang terbuat dari bahan tembus pandang. Seperti kaca, dan atap fibber glass. Bahan atap ini umumnya digunakan untuk tujuan pencahayaan di dalam bangunan. Sehingga hemat listrik.</p>
<p>Adapun atap sistem buka tutup adalah satu gaya konstruksi atap yang bisa di buka, dan di tutup kembali dengan cara manual, atau dengan bantuk mesin khusus. Contoh atap sepeti ini banyak diterapkan pada <a href="https://www.brilio.net/olahraga/8-stadion-ini-atapnya-bisa-dibuka-tutup-canggih-1904299.html">stadion olah raga</a>. Khususnya lapangan sepak bola di Eropa. Jadi bukan sebagai atap rumah.</p>
<h2>[Penutup] Perbedaan atap dengan rangka atap</h2>
<p>Melengkapi pengetahuan Anda tentang materi ini. Penting kami jelaskan sekalian disini mengenai perbedaan atap, dan rangka/konstruksi atap. Dari berbagai aspek adalah sebagai berikut:<br />
1. Pemasangan atap selalu berada paling atas dari sebuah bangunan. Sedangkan rangka adalah penopang yang berada dibawahnya. Oleh sebab itu pemasangan atap selalu belakangan. Yaitu setelah rangka terpasang dengan baik, dan benar.<br />
2. Material atap pada umumnya berupa barang jadi. Artinya siap pasang. Sementara rangka atap adalah konstruksi bangunan yang harus dikerjakan lebih dulu di lapangan, atau di woskhop. Agar bisa berguna sebagaimana yang di harapkan.<br />
3. Tenaga kerja rangka atap tidak boleh merangkap jadi tukang (pasang) atap. Demikian juga sebaliknya. Karena spesifikasi kedua pekerjaan ini sangat jauh berbeda.<br />
4. Biaya pemasangan atap rumah, dan bangunan-bangunan gedung lainnya pada umumnya jauh lebih murah dibanding biaya pemasangan rangka atap.<br />
5. Tidak semua penutup atap membutuhkan rangka. Tapi, sebaliknya. Pemasangan rangka atap dipastikan adalah untuk (memudahkan) pemasangan atap bangunan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-desain-dan-bahan-atap-rumah/">Pengetahuan Dasar Tentang Atap Rumah, Ragam Desain dan Bahan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/ragam-desain-dan-bahan-atap-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</title>
		<link>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[profil baja mula-mula]]></category>
		<category><![CDATA[ragam jenis tabel baja]]></category>
		<category><![CDATA[tabel baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa pekan lalu seorang mahasiswa bertanya tentang jenis-jenis tabel baja sebenarnya berapa?. Lalu, tentang ciri-ciri tabel yang layak disebut komplit. Dan, cara mendapatkannya bagaimana/dimana?. Saat itu, saya sontak tercengang. Sebab jawabannya sangat panjang. Termasuk cara membaca tabel yang benar. Supaya bermanfaat. Oleh sebab itu, saya pikir sebaiknya &#8220;kasus&#8221; ini harus dipaparkan dalam sebuah tulisan. Agar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/">Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa pekan lalu seorang mahasiswa bertanya tentang jenis-jenis tabel baja sebenarnya berapa?. Lalu, tentang ciri-ciri tabel yang layak disebut komplit. Dan, cara mendapatkannya bagaimana/dimana?. Saat itu, saya sontak tercengang. Sebab jawabannya sangat panjang. Termasuk cara membaca tabel yang benar. Supaya bermanfaat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4752" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg" alt="Tabel baja WF yang disediakan oleh arsitekta.com" width="448" height="264" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF-300x177.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Oleh sebab itu, saya pikir sebaiknya &#8220;kasus&#8221; ini harus dipaparkan dalam sebuah tulisan. Agar teman-teman yang lain juga memahami tentang kegunaan tabel baja yang sebenarnya. Hingga cara memanfaatkan tabel dengan tepat, dan benar.</p>
<h2>Jenis-jenis tabel baja</h2>
<p>Secara umum tabel baja dapat dibedakan menjadi 2 macam. Yakni berdasarkan isi. Ata kontekstual. Dan, menurut jenis material baja yang dijelaskan didalam tabel tersebut. Contoh tabel baja yang pertama. Seperti tertera di paragraf pertama.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan jenis material baja yang dijelaskan dalam tabel. Juga terbagi menjadi 2 macam. Sehingga bila dijumlah. Ragam jenis tabel baja menjadi 3 macam.</p>
<h3>1. Berdasarkan kontekstual</h3>
<p>Jenis tabel baja seperti ini juga beragam. Ada yang hanya mencantumkan dimensi material dan berat satuan per batang. Atau, per meter. Pun, ada yang super lengkap. Artinya di dalam tabel terdapat pula nilai-nilai elastisitas baja yang berguna untuk perhitungan/analisis struktur. Seperti yang tercantum dalam tabel baja ciptaan Ir.Rudy Gunawan, dengan petunjuk Ir.Morisco.</p>
<p>Sementara yang kami sajikan dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini. Umumnya hanya berisi jenis-jenis ukuran. Lalu, berat satuan dan luas penampang material. Mengapa demikian?. Sebab prioritas kami adalah untuk memudahkan teman-teman mengaplikasikan material baja pada konstruksi bangunan. Misalnya pada saat melakukan perhitungan tonase. Atau, menghitung kebutuhan cat dasar, maupun finishing.</p>
<h3>2. Berdasarkan masa kejayaan</h3>
<p>Sampai saat ini. Sejak material baja ditemukan, dan digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Maupun konstruksi-konstruksi yang lain. Seperti otomotif, pertanian, dan tranportasi. Telah mengalami 3x masa kejayaan. Antara lain baja profil mula-mula. Kemudian, material baja yang telah hilang dari pasaran. Dan, yang terakhir adalah material baja yang masih kita pakai saat ini.</p>
<p>Hubungannya dengan jenis-jenis tabel baja apa?. Tentu ada teman-teman. Sebab masing-masing material baja tersebut memiliki bentuk, dan ukuran yang bermacam-macam. Dan, dicetak dalam sebuah buku. Sehingga tergolong sangat lengkap. Namun, sangat disayangkan. Saat ini jenis tabel baja kuno sudah langka.</p>
<p>Padahal, kalau mau jujur tabel baja tersebut masih dibutuhkan loh. Yakni untuk bahan pembelajaran di bangku kuliah. Sebagaimana yang diminta seorang <a href="https://www.gramedia.com/literasi/peran-mahasiswa/#:~:text=Pengertian%20mahasiswa%20menurut%20perannya%20sebagai,serta%20gagasan%20yang%20dimiliki%20oleh">mahasiswa</a> beberapa hari lalu. Menginginkan tabel baja DIN yang lengkap dengan koefisien-koefisien profil. Untungnya saya punya satu. Sehingga bisa berbagi dengannya.</p>
<p>Penting diketahui. Tabel baja kuno yang kami maksud disini adalah daftar ukuran, berat, jenis, serta nilai-nilai lain yang terdapat pada material baja yang sudah tidak beredar lagi di pasaran saat ini. Mengapa tidak beredar (ada)?. Sebab pabrik tidak produksi. Mengapa tidak produksi?. Karena permintaan pasar kurang.</p>
<h3>3. Tabel baja berdasarkan jenis profil</h3>
<p>Misalnya baja profil WF, baja profil UNP dan lain sebagainya. Adalah masing-masing terdiri dari berbagai macam ukuran. Nah, jenis tabel baja yang dimaksud adalah 1 lembar/halaman buku yang berisi tentang ragam ukuran dari salah satu jenis material baja. Contoh seperti gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4753" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg" alt="Salah satu jenis tabel baja yang lengkap" width="404" height="365" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg 404w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross-300x271.jpg 300w" sizes="(max-width: 404px) 100vw, 404px" /></a></p>
<p>Berikutnya demikian untuk menjelaskan jenis-jenis material baja yang lain. Hingga seluruh material baja tercantum didalamnya. Dan, layak disebut sebuah buku. Nah, kalau sudah berupa buku kesannya pasti lebih formil kan teman-teman?. Jadi bicara soal tabel baja bukan hanya 1 atau 2 halaman. Yang menjelaskan tentang dimensi 1 jenis material. Tapi, seluruh.</p>
<h2>Ciri-ciri tabel baja yang bagus</h2>
<p>Oke. Supaya jangan salah paham. Dan sesat dalam menggunakan tabel baja. Perlu Anda ketahui ciri-ciri tabel baja yang bagus (lengkap) adalah sebagai berikut:</p>
<h3>a. Daftar ukuran material tidak acak</h3>
<p>Dalam satu halaman tabel. Misalnya tabel baja CNP. Ukuran material harus urut. Yakni dimulai dari yang terkecil, hingga terbesar. Yaitu CNP 75 sampai dengan <a href="https://arsitekta.com/khusus-tentang-baja-cnp-200-dan-kelebihannya/" target="_blank" rel="noopener">CNP 200</a>. Jangan sebaliknya. Atau acak.</p>
<p>Misalnya CNP 150, kemudian urutan berikutnya kembali pada ukuran yang lebih kecil yaitu CNP 100. Jenis-jenis tabel baja seperti ini jelas membuat orang sesat. Dalam artian sulit di pahami. Dan, membuat orang bingung. Terutama pemula.</p>
<h3>b. Tabel baja berisi jenis-jenis material yang satu era</h3>
<p>Sebagaimana saya singgung sebelumnya. Karena material baja terbagi dalam beberapa era kejayaan. Maka, tabel baja juga harus sendiri-sendiri. Alias, tidak campur. Misalnya 1 buku. Khusus tentang baja profil mula-mula. Sedangkan tentang material baja masa kini. Dibuat dalam buku tabel yang lain.</p>
<p>Hal tersebut perlu dilakukan, supaya penggunaan salah satu jenis tabel baja fokus. Serta, yang menggunakan tabel juga paham. Bahwa material tersebut masih beredar, atau tidak. Sehingga tidak sampai terjadi salah perancangan konstruksi. Sebab, menggunakan material yang sudah tidak ada.</p>
<p>Kejadian seperti ini yang saya sebut sesat. Karena ketidak-tahuan Anda, mengakibatkan orang lain merasa tertipu, dan di rugikan. Kan, tidak profesional!. Oleh sebab itu harus jeli mempelajari tabel baja. Mengenai jenis material saja Anda bisa kecele. Apalagi soal dimensi (panjang, lebar, tebal dan sebagainya).</p>
<h3>c. Ukuran yang tertera dalam tabel minimal begini</h3>
<p>Ukuran yang terdapat dalam jenis tabel baja. Boleh disebut lengkap, bilamana uraian tabel menjelaskan tentang 8 hal berikut ini:<br />
1. Ragam dimensi material<br />
2. Lebar, tinggi, tebal dan panjang bahan<br />
3. Berat material baja per batang/lembar<br />
4. Berat per meter lari (khusus material baja yang berbentuk batangan)<br />
5. Pusat titik berat (garis tengah profil)<br />
6. Luas penampang<br />
7. Sumbu lentur garis X<br />
8. Sumbu lentur garis Y.</p>
<h3>d. Menggunakan satuan internasional</h3>
<p>Satuan ukuran material baja yang resmi, berikut nilai-nilai yang tercantum sebagai pelengkap tabel, ada 2 macam yaitu Metrik (milimeter), dan Inci. Beserta turunannya. Misal milimeter menjadi sentimeter, dan meter.</p>
<p>Adapun satuan Inci adalah khusus digunakan untuk material pipa. Secara khusus lagi, yaitu material <a href="https://arsitekta.com/bedanya-rangka-besi-siku-dan-besi-pipa/">besi pipa</a>. Penggunaan satuan ini ada 2 macam. Yakni untuk Diameter bagian dalam, atau sering disingkat ID (Inside Diameter). Dan, diameter luar atau Outside Diameter (OD).</p>
<p>Lalu, mengenai bobot material baja selalu menggunakan 1 jenis satuan. Yakni Kilogram (Kg), dan Ton. Maka dari itu, kalau Anda menemukan satuan ukuran yang berbeda dari yang saya sebutkan tadi. Sebaiknya jenis-jenis tabel baja seperti itu jangan Anda pakai. Selain akan menyulitkan Anda pada saat melakukan perhitungan analisis, dan tonase konstruksi. Akurasi ukuran dalam tabel baja itu juga pantas di pertanyakan.</p>
<p>Pula dalam praktiknya. Ketika Anda mengaplikasikan material pada bangunan. Belum tentu ukuran profil baja, seperti yang tercantum dalam tabel tersedia di toko bangunan. Oleh sebab itu, sekali lagi kami ingatkan. Perlu hati-hati saat menggunakan tabel baja. Terutama soal akurasi ukuran, jenis dan spesifikasi bahan.</p>
<h2>Ukuran material baja yang benar dan akurat</h2>
<p>Contoh besi UNP. Ada jenis tabel baja yang hanya menuliskan dimensi tinggi, dan lebar sayap. Seperti ini: UNP 200&#215;75. Angka 200 (satuan milimeter) adalah tinggi badan profil UNP. Sementara, 75 ialah lebar sayap. Apakah ini sudah lengkap?. Belum!. Karena tebal profil baja belum disebutkan.</p>
<p>Sebagaimana kita ketahui, tebal badan UNP, beda dengan tebal sayap. Oleh sebab itu berdasarkan tulisan diatas, masih ada 2 dimensi material UNP yang belum diketahui. Sehingga belum bisa disebut akurat. Dan, kebenaran material yang dimaksud mungkin di pertanyakan.</p>
<p>Contoh dimensi material baja yang akurat adalah seperti berikut:<br />
1. CNP 150x50x20x2,3<br />
2. WF 200x100x5,5&#215;8<br />
3. Besi siku L 60x60x6<br />
4. Besi pipa dia.4&#8243; x 4,5 mm</p>
<p>Penulisan dimensi material seperti ini akan memudahkan orang lain memahami jenis material yang dimaksud. Sehingga tidak rawan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manipulasi">manipulasi</a>. Sebagaiman yang kami singgung sebelumnya. Yakni pada saat proses pembelian material. Tentunya oleh beberapa jasa konstruksi yang sengaja “nakal”. Sebagian lagi tentu tidak.</p>
<p>Nah, sampai disini teman-teman sudah paham kan ragam jenis-jenis tabel baja?. Manfaat dan kaitannya dengan proses konstruksi?. Semoga ilmu yang kami bagikan bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/">Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Tahap Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Yang Benar Secara Umum</title>
		<link>https://arsitekta.com/tahap-tahap-pelaksanaan-konstruksi-bangunan-yang-benar/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tahap-tahap-pelaksanaan-konstruksi-bangunan-yang-benar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Apr 2023 13:16:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[proses konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[proyek konstruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4749</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanpa membedakan jenis bangunan, ukuran maupun tempat. Umumnya pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari 11 tahap. Dan melibatkan berbagai macam pihak. Baik secara langsung, maupun yang berperan hanya dibelakang layar. Difinisi dan tujuan Pelaksanaan konstruksi bangunan adalah serangkaian kegiatan yang berlangsung di dalam, dan di luar ruangan oleh sejumlah ahli dan tenaga kerja profesional. Untuk membuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tahap-tahap-pelaksanaan-konstruksi-bangunan-yang-benar/">11 Tahap Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Yang Benar Secara Umum</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa membedakan jenis bangunan, ukuran maupun tempat. Umumnya pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari 11 tahap. Dan melibatkan berbagai macam pihak. Baik secara langsung, maupun yang berperan hanya dibelakang layar.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Ragam-jenis-konstruksi-bangunan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3703" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Ragam-jenis-konstruksi-bangunan.jpg" alt="Contoh konstruksi bangunan bertingkat. (Tampak dari depan/luar)" width="500" height="336" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Ragam-jenis-konstruksi-bangunan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Ragam-jenis-konstruksi-bangunan-300x202.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Difinisi dan tujuan</h2>
<p>Pelaksanaan konstruksi bangunan adalah serangkaian kegiatan yang berlangsung di dalam, dan di luar ruangan oleh sejumlah ahli dan tenaga kerja profesional. Untuk membuat suatu bangunan yang sesuai dengan harapan sang pemilik. Umumnya proses pelaksanaan pekerjaan bangunan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.</p>
<p>Makin besar/tinggi sebuah bangunan. Maka, semakin lama dan semakin banyak pula tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaannya. Demikian sebaliknya. Akan tetapi, soal tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan. 11 macam ini wajib Anda lakukan. Supaya bangunan yang Anda buat tepat guna, hemat biaya, kokoh, nyaman, cantik, ramah lingkungan, dan tahan lama.</p>
<h2>Tahap-tahap pelaksaan pekerjaan dan pihak-pihak yang terlibat</h2>
<p>Dibawah ini. Poin 1-4 adalah untuk ruang lingkup internal pemilik. Pemilik disini sering disebut sebagai owner, atau pemberi pekerjaan. Sementara poin 5-8, ialah pihak pemilik yang bekerja sama dengan jasa arsitek (perencana bangunan). Dan, poin 9 &#8211; 11 adalah kerjasama antara: 1]. Pemilik bangunan, 2]. Jasa arsitek (pengawas proyek), dan 3]. Jasa konstruksi (kontraktor)</p>
<p>Rangkaian kegiatan antara pihak sebagai berikut:</p>
<h3>1. Perencanaan</h3>
<p>Tahap ini dimulai dari adanya kebutuhan, atau keinginan seseorang (badan/organisasi) untuk memiliki sebuah bangunan. Lalu, didukung oleh dana yang telah tersedia untuk membiayai proses pembangunan.</p>
<p>Tempat merencanakan pelaksanaan konstruksi bangunan umumnya tidak formal. Karena yang terlibat masih dari pihak internal. Hal itu sering dilakukan pada saat makan bersama. Atau, di tempat-tempat santai lainnya. Oleh sebab itu, proses ini masih tergolong sebatas wacana. Karena masih berupa pengumpulan ide, serta membahas tentang lokasi bangunan, dan jadwal pelaksanaan yang tepat.</p>
<h3>2. Tahap studi kelayakan</h3>
<p>Atau dalam istilah asing disebut Feasibility Stud. Adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak internal sebagai tindak lanjut tentang apa yang telah direncanakan sebelumnya. Terbagi menjadi 2 kategori, yakni:</p>
<h4>Survei lingkungan sekitar bangunan</h4>
<p>Antara lain melakukan kajian terhadap: 1]. Pasar (market), 2]. Sosial, ekonomi dan budaya, dan 3]. Legalitas tapak. Adapun sistem pengumpulan data, sifatnya wajib, harus akurat dan update. Contoh tentang ukuran (luas) tanah. Sebaiknya cek kembali. Lalu, cocokan dengan sertifikat. Kalau ternyata berbeda, maka lakukan pemeriksaan ke BPN (Badan Pertanahan Negara).</p>
<p>Begitu juga soal lingkungan sosial, ekonomi dan budaya sekitar tapak. Perlu Anda catat sebagai masukan bagi pemilik bangunan pada saat perancangan, pelaksanaan konstruksi bangunan, bahkan pengoperasian bangunan. Agar tidak terjadi penolakan oleh masyarakat.</p>
<p>Dengan demikian, usaha yang Anda jalankan di tempat tersebut berjalan lancar. Atau, jikalau bangunan tersebut adalah hunian. Maka, Anda akan nyaman tinggal tinggal disana.</p>
<h4>Penyusunan laporan</h4>
<p>Laporan hasil penelitian pertama sekali berguna untuk mengurus legalitas tanah dan bangunan, dan <a href="https://arsitekta.com/penyajian-gambar-desain-bangunan-oleh-arsitek-profesional/">proses desain</a>. Oleh sebab itu, harus dibuat secara rinci, serta sesuai nomor urut.</p>
<p>Selain data-data tertulis, perlu juga Anda lampirkan: 1]. Photo lokasi tapak, 2]. Titik lokasi (maps), dan 3]. Data geografis kota. Yang berisi tentang luas kota, iklim, jumlah penduduk, agama dan sebaginya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4740" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg" alt="Briefing pagi termasuk salah satu kesempatan yang bagus untuk memaparkan job desk kepada tukang" width="600" height="368" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek-300x184.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h3>3. Tahap penjelasan (Briefing)</h3>
<p>Atau, penyampaian hasil studi kelayakan kepada pemilik bangunan. Sebaiknya lakukan segera setelah proses penelitian itu rampung. Supaya proses pelaksanaan konstruksi bangunan tidak terlambat.</p>
<p>Khusus untuk proyek skala besar, dan/atau milik pemerintah. Proses breifing relatif lebih alot. Selain butuh waktu yang cukup lama. Karena harus menyakinkan banyak pihak (antar lembaga). Pun, bisa saja Anda lakukan beberapa kali. Sebab data yang Anda samapaikan sebelumnya di anggap kurang lengkap.</p>
<p>Pula sering terjadi studi kelayakan harus pindah tempat. Sebab kota yang sebelumnya belum sesuai ekspektasi. Oleh sebab itu, proses penelitian harus Anda ulang dari awal. Dan, laporan penelitian sebelumnya tidak berguna.</p>
<h3>4. Memilih jasa arsitek</h3>
<p>Setelah tahap ke-3 fix. Segera tentukan jasa arsitek yang akan membuat gambar desain bangunan. Kriteria umum adalah sebagai berikut:</p>
<h4>Dari pihak terdekat (kerabat)</h4>
<p>Ups., sedikit nepotisme iya!. Tapi, memang begitu yang terbaik. Agar koordinasi dan komunikasi mudah. Pula, demi kemajuan bersama. Pilihan kedua baru orang lain.</p>
<h4>Orang lain yang berpengalaman</h4>
<p>Merancang bangunan seperti yang Anda kehendaki tidak semua orang mampu. Tapi, pasti ada. Contoh. Anda ingin membuat pabrik garmen. Maka, jasa arsitek yang harus Anda pilih adalah spesialisasi bangunan-bangunan industri. Bukan konstruksi jalan, dermaga dan perumahan.</p>
<p>Selain 2 hal di atas. Aspek lain yang harus Anda pertimbangkan adalah tentang biaya jasa, sistem pembayaran, jangka waktu pelaksanaan desain, maupun produk yang akan Anda terima. Semua hal tersebut harus dibuat secara tertulis. Layaknya sebuah <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-spk-proyek-bangunan-dan-perbedaan-dengan-kontrak/" target="_blank" rel="noopener">SPK</a> (Surat Perjanjian Kerja).</p>
<p>Penting Anda ketahui pula, selama proses desain jangan sampai terjadi pergantian jasa arsitek. Resikonya besar. Selain Anda rugi waktu, dan biaya. Hasil desain yang Anda terima kemungkinan besar tidak sesuai harapan. Maka dari itu, hindari!.</p>
<h3>5. Perancangan bangunan (Designing)</h3>
<p>Tahap pelaksanaan konstruksi bangunan sesungguhnya dimulai disini. Walalu hanya diatas kertas, dan di dalam ruangan. Tapi bentuk, jenis bahan, teknis pelaksanaan, pembiayaan, hingga cara pengoperasian bangunan sebenarnya dirancang pada tahap ini.</p>
<p>Proses ini berjalan lancar/cepat atau lambat, adalah dipengaruhi oleh besar kecilnya bangunan. Lengkap atau tidaknya data lokasi bangunan yang diterima jasa arsitek. Serta, profesionalitas (jam terbang/pengalaman) arsitek itu sendiri.</p>
<h3>6. Perhitungan anggaran biaya</h3>
<p>Dan persiapan dokumen-dokumen proyek lainnya. Seperti RKS bangunan, BoQ dan <a href="https://arsitekta.com/ragam-jenis-dan-contoh-ahsp-baja-konstruksi/">AHSP bangunan</a>. Umumnya dilakukan bersamaan dengan proses desain. Dan, team yang melakukan pekerjaan ini adalah khusus. Bukan orang yang membuat desain bangunan.</p>
<p>Anggaran biaya bangunan dibuat untuk mengetahui jumlah dana yang harus disiapkan oleh pemilik bangunan untuk membayar pekerja, material dan bahan bangunan, sewa/beli alat. Serta, biaya-biaya lain yang timbul secara langsung maupun tidak langsung. Akibat, dan selama pelaksanaan konstruksi bangunan berlangsung.</p>
<h3>7. Persiapan legalitas bangunan</h3>
<p>Diantara sekian banyak legalitas yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan konstruksi bangunan. Paling urgen adalah PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Sebab boleh tidaknya pembangunan dilakukan adalah tergantung PBG.</p>
<p>Oleh sebab itu, setelah gambar desain selesai. Anda harus mengurus PBG. Supaya proses konstruksi bisa mulai. Kalau tidak?!. Jangan harap proyek bisa mulai, dan berjalan lancar.</p>
<p>Oleh pemerintah setempat akan memberi surat teguran. Sampai 2, atau 3x. Dan, bila tidak Anda indahkan. Maka, tidak mustahil proses konstruksi du stop paksa. Dengan cara memasang Garis Polisi pada proyek.</p>
<h3>8. Proses lelang</h3>
<p>Adalah untuk menentukan jasa konstruksi (kontraktor), yang melaksanakan pekerjaan fisik bangunan. Proses ini umumnya berlangsung alot, dan cukup lama. Sebab penentuan pemenang tender dilakukan secara ketat. Terutama untuk proyek-proyek <a href="https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-bumn-dan-bumd#:~:text=BUMN%20statusnya%20milik%20negara%20dan,dan%20dipisahkan%20dari%20kekayaan%20daerah.">BUMN</a>, dan BUMD.</p>
<p>Tapi, untuk proyek-proyek swasta relatif lebih cepat. Bahkan sering dilakukan secara tertutup. Yang mana peserta, maupun pemenang tender ditentukan oleh pemilik bangunan langsung. Alias tanpa melibatkan jasa arsitek/perencana bangunan.</p>
<h3>9. Proses konstruksi</h3>
<p>Diantara sekian panjang proses pelaksanaan konstruksi bangunan. Paling lama, menyita banyak perhatian, dan melibatkan banyak orang/pihak adalah pekerjaan fisik bangunan. Orang-orang yang terlibat secara langsung antara lain kontraktor, pengawas bangunan, dan suplier material/bahan bangunan. Sementara pihak yang terlibat secara temporer (sewaktu-waktu) adalah jasa arsitek, dan owner.</p>
<p>Di luar itu. Pula masih ada pihak-pihak yang terlibat secara tidak langsung. Misalnya lembaga pemerintahan, dan Notaris. Yakni dalam urusan legalitas dan izin-izin bangunan.</p>
<p>Maka dari itu, wajar kalau proses pelaksanaan konstruksi bangunan sangat lama. Sebab, selain terkait dengan biaya. Setiap proses pekerjaan harus dilaksanakan secara ter-struktur. Atau, melalui regulasi/aturan yang benar.</p>
<h3>10. Tahap masa pemeliharaan dan maintenance</h3>
<p>Atau sering disebut dengan retensi. Berlangsung sejak bangunan selesai. Dan, di tandai dengan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan, yang ditandatangi oleh kontraktor, pengawas dan/atau pemilik bangunan.</p>
<p>Pihak yang terlibat pada tahap ini adalah kontraktor, serta <a href="https://arsitekta.com/contoh-rks-struktur-baja-wajib-subkontraktor-patuhi/">sub kontraktor</a> dan pemborong. Selama masa tersebut melakukan pemeriksaan/pemantauan terhadap konstruksi, dan elemen-elemen bangunan. Apakah telah terpasang dengan baik. Atau perlu perbaikan.</p>
<h3>11. Serah terima bangunan</h3>
<p>Setelah retensi berakhir. Maka, kontraktor membuat Berita Acara Serah Terima (BAST) bangunan. Dengan demikian otomatis seluruh rangkaian proses pelaksanaan konstruksi bangunan di nyatakan telah berakhir.</p>
<p>Adapun yang masih terkait diantara pihak-pihak yang sebelumnya mengadakan perjanjian adalah mengenai pembayaran upah, atau borongan pekerjaan. Pun, hal itu umumnya tidak berlangsung lama lagi. Sebab setelah serah terima bangunan, segala hak dan kewajiban harus segera di selesaikan.</p>
<h2>[Penutup] Kesimpulan &amp; manfaat</h2>
<p>Demikian ulasan mengenai tahap-tahap pelaksanaan konstruksi bangunan secara umum. Semoga dengan penjelasan ini teman-teman juga tahu siapa saja yang berperan dalam proyek bangunan. Serta, aspek-aspek lain yang berkaitan dengan proses konstruksi. Secara langsung, maupun tidak langsung.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tahap-tahap-pelaksanaan-konstruksi-bangunan-yang-benar/">11 Tahap Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Yang Benar Secara Umum</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tahap-tahap-pelaksanaan-konstruksi-bangunan-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Job Desk Tukang Yang Tepat Untuk Melaksanakan Ereksen Baja dan Manfaatnya (Part 2 of 2)</title>
		<link>https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 13:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[biaya proyek]]></category>
		<category><![CDATA[ereksen baja]]></category>
		<category><![CDATA[job desk tukang baja]]></category>
		<category><![CDATA[proses konstruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agar proses konstruksi cepat selesai, semua komponen terpasang dengan bagus, dan rapih. Dan, dengan demikian konstruksi baja akan memiliki kekuatan yang maksimal. Alias kokoh. Bagaimana hal itu agar bisa kita capai?. Sejak awal Anda harus membuat job desk tukang dengan tepat. Pengertian dan manfaat Job desk berasal dari kata job description (bahasa Inggris), yang berarti [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/">Job Desk Tukang Yang Tepat Untuk Melaksanakan Ereksen Baja dan Manfaatnya (Part 2 of 2)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Agar proses konstruksi cepat selesai, semua komponen terpasang dengan bagus, dan rapih. Dan, dengan demikian konstruksi baja akan memiliki kekuatan yang maksimal. Alias kokoh. Bagaimana hal itu agar bisa kita capai?. Sejak awal Anda harus membuat job desk tukang dengan tepat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4740" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg" alt="Briefing pagi termasuk salah satu kesempatan yang bagus untuk memaparkan job desk kepada tukang" width="600" height="368" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/03/Briefing-pagi-di-proyek-300x184.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h2>Pengertian dan manfaat</h2>
<p>Job desk berasal dari kata job description (bahasa Inggris), yang berarti penjabaran tugas yang harus dilaksanakan oleh beberapa tenaga kerja. Untuk mencapai suatu tujuan yang telah direncanakan sebelumnya Dengan, atau tanpa menggunakan alat serta sarana penunjang.</p>
<p>Dalam lingkup proyek konstruksi baja. Job desk tukang ada 2 macam. Yakni pada saat proses <a href="https://arsitekta.com/pabrikasi-regel-baja-bagusnya-dengan-cara-seperti-ini/">pabrikasi</a>. Serta, saat ereksen. Job desk tukang saat ereksen artinya serangkaian tugas, dan langkah-langkah kerja yang harus dilakukan oleh tukang. Agar pemasangan komponen konstruksi baja lancar, serta berkualitas bagus.</p>
<p>Manfaat lain yang Anda peroleh setelah menerapkan job desk kepada tukang, adalah erkait pada 3 hal ini. Yaitu:</p>
<h3>1. Waktu penyelesaian pekerjaan</h3>
<p>Agar proses ereksen baja dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang tertera dalam time schedulle. Berarti Anda harus memaksimalkan kinerja tukang. Caranya bagimana?. Yakni memberi job desk yang jelas.</p>
<p>Jelas disini artinya adalah sangat terperinci. Sesuai dengan keterampilan, spesialisasi, serta jabatan tukang. Pula, job desk tukang diterapkan untuk waktu jangka panjang. Yaitu sampai dengan <a href="https://arsitekta.com/cara-mengatasi-kendala-saat-ereksen-baja/" target="_blank" rel="noopener">ereksen baja</a> selesai. Dengan demikian Anda dapat memprediksi kapan pekerjaan selesai.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/04/Peningkatan-kinerja-tukang-borongan-dan-harian-sangat-penting.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2709" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/04/Peningkatan-kinerja-tukang-borongan-dan-harian-sangat-penting.jpg" alt="Peningkatan kinerja tukang sangat penting guna keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi baja" width="461" height="283" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/04/Peningkatan-kinerja-tukang-borongan-dan-harian-sangat-penting.jpg 461w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/04/Peningkatan-kinerja-tukang-borongan-dan-harian-sangat-penting-300x184.jpg 300w" sizes="(max-width: 461px) 100vw, 461px" /></a></p>
<h3>2. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan</h3>
<p>Unsur lain yang berkaitan langsung dengan penyelesaian pekerjaan adalah jumlah tukang, dan tenaga ahli yang dibutuhkan di lapangan. Sebaiknya jangan pas-pasan (terbatas). Tapi, harus dengan jumlah yang pas.</p>
<p>Sekalipun Anda telah merancang job desk tukang dengan baik. Ditambah alat kerja yang mumpuni. Tapi, kalu tenaga kerja pas-pasan, dipastikan proses ereksen tetap saja lambat. Maka dari itu, antara penyelesaian pekerjaan yang harus dipenuhi, dan jumlah tenga kerja adalah berkaitan erat.</p>
<h3>3. Kalkulasi biaya ereksen</h3>
<p>Setelah waktu penyelesaian pekerjaan Anda ketahui. Beserta jumlah tenaga kerja yang terlibat. Selanjutnya Anda dengan mudah mengetahui biaya melaksanakan ereksen baja. Mulai dari biaya upah, sewa alat, serta biaya-biaya tak terduga lainnya. Itulah manfaat langsung membuat job desk ereksen baja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Cara membuat job desk ereksen baja</h2>
<p>Langkah pertama. Tentukan dulu jenis pekerjaan baja. Apakah konstruksi gudang, dak, atau hanya rangka atap rumah tinggal. Mengapa harus dibedakan?. Karena terkait dengan jumlah tenaga kerja, serta jenis alat yang digunakan.</p>
<p>Oke dalam hal ini kita ambil salah satu contoh. Yaitu ereksen konstruksi gudang bentang 20 meter. Bentuk kontruksi misalnya seperti terlihat pada gambar di bawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4013" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M.jpg" alt="Contoh konstruksi gudang bentang 20 meter, dengan sistem sambungan baut mur" width="400" height="260" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M-300x195.png 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<p>Job desk tukang secara urut adalah memasang: Tiang kolom, Konsol, Regel, Kuda-kuda, Ikatan angin, Gording, Trekstang, dan Windfree (lis tepi gording).</p>
<h3>a. Pemasangan tiang kolom</h3>
<p>Bila pakai <a href="https://arsitekta.com/4-jenis-alat-berat-crane-yang-terbaik-untuk-ereksen-baja-saat-ini/">alat berat</a> crane, cukup 2 orang. Dengan pembagian tugas sebagai berikut:<br />
• 1 orang standby pada titik pasang. Bawa kunci pengeras, dan palu ukuran sedang.<br />
• 1 org mengikat kolom baja pada alat berat. Untuk diangkat, dan memasukkan pada lubang angkur.</p>
<p>Akan tetapi, bila ereksen kolom baja Anda lakukan dengan cara manual. Setidaknya Anda memerlukan 4 orang tukang. Mengapa banyak?. Karena kolom baja harus diangkat secara vertikal. Agar bisa terpasang dengan baut angkur. Jadi, pasti lama. Dan, sangat berisiko.</p>
<h3>b. Pemasangan konsol baja</h3>
<p>Pula terdapat 2 alternatif. Cara pertama, adalah bersamaan dengan tiang kolom. Dalam hal ini tentu konstruksi yang harus Anda angkat akan menjadi lebih berat. Maka kaitannya adalah pada alat yang digunakan. Sebaiknya jangan manual!.</p>
<p>Cara kedua adalah terpisah. Artinya ereksen konsol dilakukan, setelah tiang kolom terpasang dengan sempurna. Nah, job desk tukang disini adalah:<br />
1. Menyiapkan material konsol, kunci pengeras, serta baut mur.<br />
2. Memasang konsol dengan katrol pada kolom baja,<br />
3. Mengencangkan baut mur sambungan.</p>
<p>Untuk melaksanakan tugas ini cukup 2 orang tukang. Seorang berada dibawah sebagai laden, dan menarik konsol agar naik. Dan seorang lagi, berada diatas kolom.</p>
<h3>c. Memasang regel</h3>
<p>Untuk semua jenis regel. Dan, terlepas dari metode kerja. Bila bentang konstruksi hanya 20 meter. Serta, jarak tiang adalah standar (6,0 meter). Maka jumlah tenaga yang diperlukan untuk memasang regel cukup 3 orang.</p>
<p>Tugas dan posisi Mereka adalah sebagai berikut:<br />
• 2 orang berada di atas kolom sebelah kanan, dan kiri. Dimana regel akan Anda pasang.<br />
• 1 orang ada di bawah. Bertugas mengikat kedua ujung regel dengan tali tambang.</p>
<p>Setelah itu, 2 orang yang berada diatas kolom menarik material regel secara perlahan-lahan. Hingga sejajar dengan lubang baut yang tersedia pada kolom baja. Kemudian, pasang baut sambung agar regel menyatu dengan kolom.</p>
<h3>d. Ereksen kuda-kuda bentang 20 m</h3>
<p>Dalam hal ini kita pilih cara manual. Yakni dengan menggunakan alat chain block 5 ton, tali tambang diameter 3/4&#8243;, box keranjang, serta kunci pengeras sesuai dengan ukuran baut.</p>
<p>Jumlah tenaga kerja adalah 6 orang. Masing-masing bertugas untuk:</p>
<ul>
<li>Laden dan menahan kuda-kuda = 2 orang</li>
<li>Memasang dan mengencangkan baut mur = 2 orang</li>
<li>Mengoperasikan chain blok =2 orang</li>
</ul>
<h2>[Penutup] Strategi untuk efisiensi biaya</h2>
<p>Ketika 4 komponen diatas telah terpasang. Job desk tukang berikutnya adalah memasang komponen rangka atap. Dimulai dari gording, hingga windfree. Maupun rangka talang (kalau ada). Semua pekerjaan tersebut sebenarnya bisa Anda lakukan simultan. Dengan kata lain, tanpa menambah tenaga kerja yang telah ada sebelumnya.</p>
<p>Hem,.. omong-omong Anda tahu kan jumlah tukang yang kita bahas dari tadi?. Jadi, sembari Anda melakukan pembagian tugas kepada tukang dengan jelas. Hal lain yang harus Anda antisipasi ketika ereksen adalah biaya. Supaya tidak melebihi anggaran. Selain dengan cara kerja simultan, Anda juga bisa memacu kinerja tukang dengan cara:</p>
<ol>
<li>Mengadakan briefing kerja</li>
<li>Menggunakan alat kerja <a href="https://www.gaptektech.com/2021/12/ciri-teknologi-komunikasi-modern.html">modern</a></li>
<li>Menambah jam kerja (lembur).</li>
</ol>
<p>Demikian contoh job desk tukang untuk melakukan pemasangan konstruksi gudang. Bilamana proyek konstruksi yang Anda tangani saat ini ternyata beda. Dan, Anda kesulitan untuk membuat metode kerja. Silahkan kontak kami melalui nomor telpon di dalam situs ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/">Job Desk Tukang Yang Tepat Untuk Melaksanakan Ereksen Baja dan Manfaatnya (Part 2 of 2)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/job-desk-tukang-pada-saat-ereksen-baja-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
