<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>besi tulangan Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/besi-tulangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/besi-tulangan/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Aug 2023 14:13:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>besi tulangan Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/besi-tulangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</title>
		<link>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 13:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[material besi]]></category>
		<category><![CDATA[struktur beton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4983</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bertingkat atau tidak rumah tinggal yang hendak Anda bangun, jelas tetap membutuhkan material yang namanya besi beton. Beberapa diantaranya, atau bahkan tidak menutup kemungkinan seluruhnya adalah menggunakan ukuran-ukuran yang saya uraikan disini. Jenis dan ukuran besi beton Sekurang-kurangnya ada 5 macam besi tulangan yang wajib Anda pakai, untuk membuat cor beton yang berkualitas bagus. Pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/">5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bertingkat atau tidak <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-rumah-tingkat-biasa-dengan-desain-split-level/">rumah tinggal</a> yang hendak Anda bangun, jelas tetap membutuhkan material yang namanya besi beton. Beberapa diantaranya, atau bahkan tidak menutup kemungkinan seluruhnya adalah menggunakan ukuran-ukuran yang saya uraikan disini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4159" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg" alt="Besi beton ulir berukuran besar" width="640" height="419" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Jenis dan ukuran besi beton</h2>
<p>Sekurang-kurangnya ada 5 macam besi tulangan yang wajib Anda pakai, untuk membuat cor beton yang berkualitas bagus. Pada saat membangun sebuah tempat hunian, khususnya yang berada di perkotaan.</p>
<p>Jenis dan ukuran besi beton yang dimaksud, berikut kegunaan masing-masing adalah sebagai berikut:</p>
<h3>1. Ø 8 mm</h3>
<p>Spesifikasi material:<br />
Panjang normal = 12 meter<br />
Berat per batang = 4.74 kg<br />
Berat satuan (per meter lari) = 0,395 kg<br />
Luas selimut (batang) = 0,30 m²<br />
Kualitas terbaik = SNI BJTP 280</p>
<h4>Bentuk material</h4>
<p>Sebelumnya, perhatikan penulisan kode material. Jika di mulai dengan simbol Ø. (Diameter) berarti material yang dimaksud adalah besi tulangan polos. Sedangkan, bila di mulai dengan huruf D, berarti besi ulir.</p>
<p>Jadi, berdasarkan bentuk batang (profil) ada 2 macam. Yakni besi beton polos, dan ulir. Contoh besi ulir seperti terlihat di paragraf pertama. Kedua jenis material ini sama-sama digunakan untuk membangun sebuah rumah tinggal.</p>
<h4>Fungsi utama</h4>
<p>Oke, lanjut mengenai fungsi besi dia.8 mm. Utamanya adalah sebagai begel, atau sengkang. Hal itu tertuang dalam peraturan beton bertulang yang baru. Bahwa material begel yang diperbolehkan saat ini adalah besi 8 mm. Kalau sebelumnya adalah besi 6 mm.</p>
<p>Namun, karena maraknya<a href="https://arsitekta.com/ciri-ciri-material-besi-banci/" target="_blank" rel="noopener"> material banci</a> yang beredar akhir-akhir ini. Maka ukuran besi begel ditingkatkan menjadi ukuran 8 mm. Dengan tujuan untuk memastikan struktur bangunan kokoh, sekaligus mencegah kegagalan konstruksi.</p>
<h3>2. Dia.10 mm</h3>
<p>Umum digunakan untuk kolom praktis ukuran 15&#215;15 cm, atau yang lebih kecil. Pula, untuk membuat ring balok, dan gunungan. Masing-masing menggunakan 4 buah besi beton 10 mm. Tambah, begel 8 mm dengan jarak antara 15 &#8211; 20 cm.</p>
<p>Selain sebagai material besi tulangan. Besi dia.10 mm juga sering digunakan untuk stek, atau angkur. Ketika memasang dinding batu bata. Contoh pemasangan seperti terlihat pada gambar berikut. Masing-masing struktur beton di beri stek. Guna memudahkan proses pemasangan dinding bangunan.</p>
<p>Selain sebagai material balok. Besi Ø10 mm sering digunakan untuk tulangan lantai. Yakni sebagai alternatif pengganti material besi wiremesh. Tepatnya ketika membuat dak beton. Untuk ketebalan cor 10-12 cm. Dan, jarak pasang besi tulangan adalah 15,0 sampai 20,0 cm.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3863" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg" alt="Jarak ideal kolom dan balok praktis, serta contoh pemasangan untuk bukaan pintu" width="462" height="344" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis.jpg 462w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Begini-jarak-ideal-kolom-dan-balok-praktis-300x223.png 300w" sizes="(max-width: 462px) 100vw, 462px" /></a></p>
<h3>3. Diameter 12 mm</h3>
<p>Cocok sebagai tulangan pokok pada struktur beton yang berupa balok (horizontal), maupun tiang (vertikal). Dengan catatan, ukuran penampang beton tidak lebih dari 15&#215;20 cm. Dan, material yang digunakan berjumlah 6 buah.</p>
<p>Khusus pembangunan rumah tinggal tingkat biasa, dan desain split level ukuran struktur beton tersebut cocok untuk sloof tarik, dan balok anak. Namun, untuk bangunan 1 lantai. Mumpuni sebagai balok dan kolom utama. Oleh sebab itu tidak perlu menggunakan material yang lebih besar.</p>
<h3>4. Besi beton D13</h3>
<p>Dari bentuk dan kualitas, material besi ulir adalah tergolong <a href="https://arsitekta.com/ragam-jenis-material-dan-bahan-bangunan/">material dan bahan bangunan</a> struktural. Artinya material yang di peruntukan pada segala jenis pekerjaan struktur bangunan. Dalam hal ini misalnya sebagai tulangan pokok. Yaitu pada balok/kolom beton ukuran 20&#215;25, dan 20&#215;30 cm.</p>
<p>Namun demikian, besi ulir 13 mm sering juga digunakan sebagai material pelengkap. Seperti begel, tulangan susut, dan tulangan ekstra pada sebuah kolom atau balok beton. Hal tersebut disebabkan oleh kuat tarik yang dimiliki material ini, jauh lebih tinggi dibanding besi polos.</p>
<h3>5. Besi D16</h3>
<p>Material berulir ini khusus digunakan untuk bangunan rumah/gedung lantai 2, atau lebih. Antara lain untuk membuat tulangan pondasi cakar ayam, tulangan kolom pedestal, kolom struktur, dan balok struktur. Dengan catatan ukuran struktur tersebut tidak lebih dari 30&#215;60 cm.</p>
<p>Karena ukuran struktur bangunan makin besar, dan diharapkan mampu memikul beban yang besar pula. Maka sebaiknya penentuan jumlah material besi beton ditentukan melalui analisa struktur. Dengan demikian hal-hal yang tidak di inginkan tidak bakal terjadi. Misalnya cor retak, amblas, atau roboh.</p>
<p>Oleh sebab itu, perlakukan pada material yang satu ini harus spesial. Untuk memastikan bangunan berdiri kokoh. Beda dengan 4 jenis material besi tulangan sebelumnya. Saya tidak menganjurkan harus melalui analisa struktur. Karena material-material tersebut sudah umum. Dan, sering digunakan untuk bahan bangunan rumah tinggal, maupun bangunan-bangunan gedung yang lain.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3729" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg" alt="Pengenalan dasar tentang pondasi bangunan" width="500" height="270" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/pondasi-bangunan-gedung-300x162.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Sistem pengadaan material besi yang terbaik</h2>
<p>Pengadaan besi tulangan bangunan rumah tinggal ada 2 cara. Yakni beli jadi, atau beli material batangan. Beli jadi artinya besi tulangan sudah keadaan jadi Anda beli dari toko bahan bangunan. Lalu, Anda di proyek tidak perlu lagi merubah bentuk besi tulangan. Melainkan, langsung melakukan pemasangan.</p>
<p>Sementara bila Anda beli material yang masih berbentuk batang. Maka Anda harus mengerjakan besi beton satu per satu, hingga sesuai dengan besi tulangan yang Anda harapkan. Untuk itu Anda harus menyediakan biaya ekstra, yaitu untuk upah kerja. Serta, waktu pelaksanaan pekerjaan yang lumayan lama.</p>
<p>Hemat saya yang terbaik adalah cara kedua. Sekalipun Anda harus mengeluarkan dana ekstra, dan waktu yang panjang. Tapi, kualitas besi tulangan yang Anda buat, pasti jauh lebih bagus dibanding Anda beli material yang sudah jadi.</p>
<p>Hal ini berkaitan pula dengan <a href="https://ibmpkp.pu.go.id/assets/public/2__Buku_Saku_Petunjuk_Umum_Konstruksi_2023.pdf">peraturan beton bertulang</a> yang baru. Sebagaimana saya singgung sebelumnya. Selain tentang ukuran besi begel. Adalah standar mutu material beton, semuanya harus sesuai dengan SNI.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Mengenai ukuran beton untuk masing-masing bangunan memang beda. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan besi tulangan yang sama. Oleh sebab itu, menentukan ukuran struktur beton harus dilakukan oleh orang berpengalaman. Supaya besi tulangan yang digunakan tidak terlalu kecil, pula tidak terlalu besar.</p>
<p>Berdasarkan penjelasan ini, harapannya para pemilik rumah dapat menentukan material besi beton yang hendak digunakan. Sementara mengenai ukuran beton silahkan <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> kami. Untuk konsultasi, atau membuat gambar desain struktur beton.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/">5 Material Besi Beton Yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Tinggal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jenis-jenis-besi-beton-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan-rumah-tinggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menghitung Tonase dan Kebutuhan Besi Beton Untuk Rumah Tinggal 1 Lantai</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 13:17:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan besi beton rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tonase baja]]></category>
		<category><![CDATA[tonase besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[tonase besi tulangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebutuhan besi beton untuk masing-masing bangunan umumnya berbeda-beda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh luas dan ketinggian bangunan itu sendiri. Tidak terkecuali untuk bangunan rumah tinggal. Rumah tinggal yang luas akan mengakibatkan pemakaian sloof, kolom praktis dan ring balok semakin banyak. Sedangkan untuk rumah bertingkat, terjadi penambahan penggunaan besi beton. Yaitu untuk untuk membuat lantai berikutnya. Apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/">Cara Menghitung Tonase dan Kebutuhan Besi Beton Untuk Rumah Tinggal 1 Lantai</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4159 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg" alt="Besi beton ulir berukuran besar" width="300" height="196" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar-300x196.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Besi-beton-ulir-ukuran-besar.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kebutuhan besi beton untuk masing-masing bangunan umumnya berbeda-beda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh luas dan ketinggian bangunan itu sendiri. Tidak terkecuali untuk bangunan rumah tinggal. Rumah tinggal yang luas akan mengakibatkan pemakaian sloof, <a href="https://arsitekta.com/12-perbedaan-kolom-praktis-dan-struktur-beton-yang-wajib-diketahui-pemula/">kolom praktis</a> dan ring balok semakin banyak. Sedangkan untuk rumah bertingkat, terjadi penambahan penggunaan besi beton. Yaitu untuk untuk membuat lantai berikutnya.</p>
<h2>Apa fungsi besi beton pada rumah 1 lantai?</h2>
<p>Jawabnya singkat. Yaitu untuk membuat besi tulangan, begel dan stek. Itu saja. 3 macam. Tapi, kalau Anda bertanya. Letaknya dimana?. Dan, bagaimana cara menghitung tonase dan kebutuhan besi beton?. Baru, membutuhkan jawaban yang panjang.</p>
<h3>a. Eksistensi struktur beton</h3>
<p>Sebagaimana disinggung sebelumnya. Sloof, kolom praktis dan ring balok adalah 3 buah struktur bangunan, yang terbuat dari beton bertulang. Yang pasti ditemukan pada semua jenis bangunan. Namun perlakuannya secara khusus pada bangunan non tingkat. Misalnya bangunan rumah 1 lantai. Sudah cukup mengandalkan 3 jenis struktur tersebut. Bahkan, dengan dimensi yang relatif sama.</p>
<p>Sedangkan untuk bangunan bertingkat. Struktur beton yang digunakan lebih bervariasi. Selain terjadi penambahan komponen beton. Seperti <a href="https://arsitekta.com/menambah-dak-baja-pada-bangunan-eksisting-pakai-cara-ini-paling-aman/">dak lantai 2</a>, balkon, tangga dan lain-lain. Dimensi strukturnya pun pasti lebih besar, dan berbeda-beda. Hal ini mengakibatkan kebutuhan besi beton semakin banyak, serta beragam.</p>
<h3>b. Posisi pasang sloof, kolom beton dan ring balok</h3>
<p>Pemasangan kolom beton ada 2 macam, yaitu berdiri sendiri. Sebagaimana fungsinya sebuah pilar. Kedua, terpasang bersamaan dengan dinding bangunan. Sedangkan pemasangan sloof adalah mengelilingi seluruh denah bangunan. Tepatnya berada dibawah lantai. Sementara itu, ring balok adalah diatas dinding.</p>
<p>Dimensi struktur beton mengacu pada gambar berikut. Nomor 1; sloof beton. 2; kolom praktis, 3; ring balok. Masing-masing ukuran struktur tertera pada gambar. Silahkan Anda perhatikan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3560 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg" alt="Ragam ukuran besi beton untuk struktur rumah tinggal sederhana dan bertingkat" width="300" height="177" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Tujuan menghitung jumlah material besi dan langkah-langkahnya</h2>
<p>Menghitung kebutuhan besi beton. Secara bersama-sama atau tanpa bahan bangunan yang lain. Bertujuan untuk mengetahui biaya pengadaan bahan. Dengan harapan semakin sedikit jumlah material yang dibutuhkan, akan meringankan anggan biaya bangunan. Maka dari itu, perhitungan harus dilakukan dengan benar. Langkah-langkahnya seperti berikut:</p>
<h3>1. Cara menghitung besi tulangan untuk kolom praktis 15/15</h3>
<p>Perhitungan besi tulangan untuk sloof, kolom praktis dan ring balok tetap mengacu pada contoh rumah type 36. Sebagaimana kami gunakan ketika menghitung <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-benar-menghitung-volume-pondasi-batu-kali-dan-kebutuhan-bahan/">pondasi batu kali</a>. Denah bangunan rumah tersebut, seperti gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3344 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Denah-rumah-type-36-300x235.jpg" alt="Gambar denah adalah salah satu dasar, untuk menghitung anggaran biaya membangun rumah" width="300" height="235" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Denah-rumah-type-36-300x235.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Denah-rumah-type-36.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Berdasarkan gambar, diketahui:</p>
<ul>
<li>Jumlah kolom praktis adalah sebanyak 15 buah</li>
<li>Masing-masing kolom setinggi 3,5 meter.</li>
</ul>
<p>Sementara dimensi material yang digunakan untuk kolom praktis 15/15 adalah:</p>
<ul>
<li>Besi beton Ø12 mm, @4 buah sebagai <a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">tulangan</a> utama. Selanjutnya kita sebut dengan kode batang A</li>
<li>Besi beton Ø6 mm. Dengan jarak @15 cm. Sebagai begel (sengkang). Disebut dengan kode batang B</li>
</ul>
<p>Langkah-langkah menghitung kebutuhan besi beton untuk kolom tersebut, adalah seperti berikut:<br />
A). Besi Ø12 mm = 3,5 x 4 x 15 bh = 210,0 m<br />
B). Besi Ø6 mm = (3,5 : 0,15) x (0,15 x 4) x 15 bh = 210,0 m</p>
<h3>2. Tulangan untuk sloof beton ukuran 15/25</h3>
<p>Dimensi material yang digunakan untuk sloof sama persis dengan kolom praktis. Termasuk jumlah tulangan utama, serta jarak sengkang. Pertama-tama, Anda harus mengetahui panjang total sloof beton. Supaya dapat menghitung kebutuhan besi beton. Caranya bagaimana?.</p>
<p>Untuk rumah tinggal 1 lantai. Panjang pondasi batu kali (lajur/menerus) adalah sama dengan sloof beton. Sebab pemasangan sloof tepat berada pada pondasi batu kali. Maka dari itu, sesuai dengan perhitungan sebelumnya. Panjang total sloof beton adalah 43,75 m.</p>
<p>Cara menghitung material besi beton seperti berikut:<br />
A). Ø12 mm = 43,75 x 4 bh = 175,0 m<br />
B). Ø6 mm = (43,75 : 0,15) x ((0,15 + 0,25) x 2) = 233,33 m</p>
<h3>3. Kebutuhan besi tulangan untuk ring balok 13/13</h3>
<p>Tulangan untuk balok ring tetap menggunakan material yang sama. Yakni besi beton Ø12, dan Ø6 mm. Yang berbeda adalah jarak pemasangan sengkang. Untuk ring balok jarak antara sengkang cukup 20 cm. Sebab beban yang harus dipikul oleh ring balok, jauh lebih ringan dibanding 2 jenis struktur beton di bawahnya.</p>
<p>Sama halnya dengan menghitung besi beton untuk sloof. Anda wajib hitung dulu berapa panjang ring balok. Pada contoh kali ini. Karena atap rumah tinggal adalah berbentuk limas. Maka panjang ring balok sama dengan sloof. Maka dari data-data tersebut, besi tulangan yang dibutuhkan adalah:<br />
A). Ø12 = 43,75 x 4 bh = 175,0 m<br />
B). Ø6 = (43,75 : 0,20) x ((0,13 + 0,13) x 2) = 113,75 m</p>
<h2>Total kebutuhan bahan dan tonase besi beton</h2>
<p>Berdasarkan perhitungan diatas. Sebelum Anda menghitung tonase besi beton. Lebih dulu Anda buat <a href="https://www.online-pajak.com/seputar-ppn-efaktur/rekapitulasi-jurnal">rekapitulasi</a> kebutuhan bahan. Caranya adalah menjumlah semua material yang sejenis. Lalu, membagi dengan panjang standar besi beton (@12 meter).</p>
<p>Kode bahan A (besi beton 12 mm)<br />
= 210,0 + 175 + 175 m = 560,0 m<br />
= 560 : 12 = 46,67 batang.</p>
<p>Kode bahan B (besi beton 6 mm)<br />
= 210,0 + 233,33 + 113,75 m = 557,08 m<br />
= 560 : 12 = 46,42 batang.</p>
<p>Setelah menghitung besi beton, Anda perlu mengetahui total tonase bahan. Supaya Anda dapat memperkirakan armada yang pas untuk pengiriman material tersebut. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui berat satuan besi beton. Data tersebut dapat Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">tabel baja ini.</a></p>
<p>Berat besi beton Ø12 = 560,0 x 0,89 kg/m = 498,40 kg<br />
Berat besi beton Ø6 = 557,08 x 0,62 kg/m = 345,39 kg</p>
<p>Total berat besi tulangan adalah:<br />
= 498,40 + 345,39<br />
= 843,79 kg. Atau 0,844 ton.</p>
<h2>[Penutup] Pengaruh bentuk atap terhadap perhitungan besi tulangan</h2>
<p>Demikian cara menghitung kebutuhan besi beton untuk rumah tinggal type 36. Dilanjutkan dengan perhitungan tonase material. Sangat mudah bukan?. Benar. Hal itu disebabkan bentuk atap limasan. Bilamana berbentuk pelana, atau atap datar. Maka akan terjadi penambahan struktur beton pada bagian atap. Atau sering disebut gunung-gunung.</p>
<p>Adapun dimensi besi tulangan untuk gunung-gunung, umumnya sama persis dengan ring balok. Demikian juga cara menghitung material yang dibutuhkan. Singkatnya, dengan adanya penambahan struktur beton. Maka kebutuhan dan tonase besi beton juga turut bertambah.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/">Cara Menghitung Tonase dan Kebutuhan Besi Beton Untuk Rumah Tinggal 1 Lantai</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</title>
		<link>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2022 00:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan jadi]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan kolom praktis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3870</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Membeli besi tulangan artinya melakukan transaksi pembelian material besi tulangan yang sudah jadi di toko bahan bangunan, atau suplier khusus. Apa keuntungannya, dan bagaimana caranya agar tidak kecewa. Anda menemukan jawaban selengkap-lengkapnya dalam artikel ini. &#160; Manfaat artikel ini bagi pembeli dan penjual besi tulangan Artikel ini sangat bagus bagi Anda yang ingin membangun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3871 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis-300x195.jpg" alt="Tata cara membeli besi tulangan yang sudah jadi untuk kolom praktis" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis-300x195.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Tips-Membeli-Besi-Tulangan-untuk-Kolom-Praktis.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Membeli besi tulangan artinya melakukan transaksi pembelian material besi tulangan yang sudah jadi di toko bahan bangunan, atau suplier khusus. Apa keuntungannya, dan bagaimana caranya agar tidak kecewa. Anda menemukan jawaban selengkap-lengkapnya dalam artikel ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Manfaat artikel ini bagi pembeli dan penjual besi tulangan</strong></h2>
<p>Artikel ini sangat bagus bagi Anda yang ingin membangun rumah, atau membuat dinding bangunan bertingkat. Karena pada umumnya <a href="https://arsitekta.com/menentukan-ukuran-kolom-praktis-dan-macam-macam-bentuk-part-2-of-3/">ukuran kolom praktis</a> yang dijual, memang relatif kecil. Yaitu untuk dinding bata merah, atau bata ringan. Namun bukan berarti sang penjual tidak menerima order khusus. Misal besi tulangan yang berukuran ekstra. Pasti diterima. Asal harga cocok!.</p>
<p>Oh iya, bagi Anda yang menjual besi tulangan. Artikel ini juga sangat bermafaat loh. Yaitu mengetahui plus minus menggunakan tulangan yang suda jadi. Dari situ, Anda bisa melakukan inovasi. Agar dapat memenuhi keinginan pembeli. Sehingga setiap membeli besi tulangan selalu datang ke tempat Anda. Hal itu bagus untuk pemasaran barang. Karena bisa menjadi referensi bagi orang-orang yang membutuhkan barang yang sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Plus minus menggunakan besi </strong><strong>tulangan </strong><strong>beli jadi</strong></h2>
<p>Salah satu komponen utama pada struktur beton adalah besi tulangan. Material ini banyak dijual dalam bentuk jadi. Namun khusus untuk kolom dan balok praktis. Yaitu dengan menggunakan berbagai macam ukuran besi beton. Apakah komponen tersebut memenuhi syarat untuk bangunan?. Sebelum hal tersebut terjawab. Ketahui dulu plus minus membeli besi tulangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Keuntungan langsung dan tidak langsung </strong></h3>
<p>Pertama, adalah efisiensi waktu. Setelah membeli besi tulangan, Anda bisa langsung membuat kolom atau balok praktis. Kedua, jauh lebih murah di banding membuat besi tulangan sendiri. Sebab Anda tidak perlu repot-repot <a href="https://arsitekta.com/belanja-material-bangunan-di-toko-terdekat-atau-jauh-syaratnya-4t/">belanja material</a>, dan menentukan ukuran.</p>
<p>Keuntungan tidak langsung membeli besi tulangan adalah tidak menanggung sisa bahan (waste). Seperti diketahui, setiap memakai material baja pasti ada sisanya. Dan pada umumnya berukuran kecil/pendek. Sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Kecuali harus dijual rosok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Kerugian membeli besi tulangan yang siap pasang </strong></h3>
<p>Antara lain:</p>
<ol>
<li>Diameter besi beton yang digunakan untuk tulangan sangat kecil. Dan tidak menutup kemungkinan material yang digunakan adalah bekas, aval atau <em>reeject</em>.</li>
<li>Jarak pemasangan begel tidak sesuai standar. Demikian pula ukuran/bentuk kait. Tidak teratur, serta sangat terkesan asal.</li>
<li>Kualitas (kadar dan kuat tarik) besi beton pantas dipertanyakan. Karena ciri-ciri material tidak seperti biasanya. Yakni berwarna abu-abu tua. Melainkan silver.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Tips membeli tulangan untuk kolom maupun balok praktis</strong></h2>
<p>Agar tidak tertipu, kecewa, serta tidak bermanfaat secara maksimal. Membeli suatu barang harusnya dengan teliti. Termasuk bagi Anda yang ingin membeli besi tulangan jadi. Jikalau tidak hati-hati, komponen tersebut dapat memicu <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">kerusakan struktur</a> bangunan. Cara jitu membeli tulangan untuk kolom/balok praktis, seperti berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>a. Pilih toko material yang memiliki stok barang banyak</strong></h3>
<p>Bila memungkinkan, pembuatan besi tulangan dilakukan di tempat tersebut. Bukan oleh/dan di tempat orang lain. Penting Anda ketahui, besi tulangan yang sudah jadi, sebagian besar adalah <a href="https://d2stationonline.com/titip-jual/">titip jual</a>. Akibatnya pemilik toko sering ingkar, kalau diminta jaminan kualitas/garansi. Karena yang membuat bukan pihak toko. Melainkan orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>b. Membuat daftar material yang akan dibelanjakan</strong></h3>
<p>Meliputi ukuran dan bentuk besi tulangan, diameter besi beton yang digunakan, panjang, serta jumlah material. Jangan sampai keliru. Karena barang yang sudah dibeli, umumnya tidak bisa ditukar. Kalaupun ada perjanjian sebelumnya, Anda pasti akan mengalami kerugian. Yaitu untuk biaya pengiriman/pengembalian material. Serta waktu yang terbuang sia-sia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>c. Membawa alat ukur sendiri</strong></h3>
<p>Jenis alat dapat Anda baca melalui<a href="https://arsitekta.com/14-alat-ukur-panjang-untuk-kerja-baja-yang-wajib/"> tautan ini.</a> Pada saat membeli besi tulangan, alat-alat tersebut berguna untuk mengecek diameter besi tulangan. Serta ukuran-ukuran yang berkaitan dengan pembuatan kolom/balok praktis. Antara lain jarak tulangan utama, jarak begel dan panjang kait. Periksa secara cermat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Solusi terbaik jikalau material yang dibelanjakan tidak sesuai harapan</strong></h2>
<p>Bilamana diantara syarat-syarat masih ada yang belum terpenuhi. Sebaiknya jangan membeli besi tulangan di toko tersebut. Langkah selanjutnya, silahkan cari suplier yang lain. Dan usahakan pembuat besi tulangan langsung. Supaya kualitas material terjamin, serta mendapat harga yang <a href="https://www.ekrut.com/media/kompetitif-adalah">kompetitif</a>.</p>
<p>Permasalahan jual beli makin kompleks. Manakala penjual tidak bisa memenuhi keinginan pembeli. Padahal sudah menerima uang muka, DP <em>(Down Payment).</em> Pada kasusu seperti ini, hemat penulis pilihannya hanya 2, yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Melanjutkan pembelian material di tempat tersebut, atau tidak?</strong></h3>
<p>Karena proses pembangunan jangka panjang. Kadang tidak hanya bulan, tapi sampai bertahun-tahun. Apalagi dari awal memang direncanakan <a href="https://arsitekta.com/membangun-rumah-secara-bertahap-dan-teknik-pelaksanaannya/">secara bertahap</a>. Maka membeli besi tulangan sering dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Tidak pada saat material hendak dipasang. Oleh sebab itu, harus menggunakan <em>DP.</em> Tapi mengecewakan.</p>
<p>Pertama, minta pertanggungjawaban dari suplier. Supaya menyediakan barang sesuai dengan yang Anda inginkan. Atau kesepakatan sebelumnya. Selama ada itikad baik dari dia. Beri kesempatan untuk melakukan perbaikan. Namun, jangan lama-lama. Ingat, material tersebut ditunggu tukang. Untuk segera dipasang. Kalau lama?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Membatalkan order dengan segala konsekuensi!</strong></h3>
<p>Sampai batas waktu tertentu. Ternyata keinginan Anda tidak terpenuhi. Sebaiknya iklas-kan saja DP yang sudah Anda berikan. Serta membeli besi tulangan di tempat tersebut Anda batalkan. Selanjutnya bagaimana?. Ada 2 cara, yaitu:</p>
<ol>
<li>Mencari suplier lain. Dan memperketat perjanjian pengadaan barang. Secara tertulis dan menggunakan materai. Selain itu, memantau kemajuan pekerjaan.</li>
<li>Membuat besi tulangan Hehe, apa boleh buat. Konsekuensinya mengharapkan pihak lain. Dan ternyata tidak sesuai keinginan. Daripada proses pembangunan berhenti total?.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Tolak ukur harga besi kolom/balok praktis begini</strong></h2>
<p>Membeli besi tulangan yang sudah jadi, modelnya ada 2 macam. Yaitu <a href="https://www.radarcirebon.com/2016/09/10/sistem-kiloan-hidup-bikin-pembeli-penjual-untung/">sistem kiloan</a>, atau meter lari. Paling banyak diterapkan adalah meter lari. Namun paling fair adalah sistem kiloan. Karena tolak ukur harga sangat jelas. Dan mudah untuk dibandingkan dengan toko/suplier lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>a. Harga besi tulangan dengan sistem kiloan dan spesifikasi bahan</strong></h3>
<p>Sebelum transaksi, material akan di timbang secara bersama-sama, di lokasi pembelian. Namun demikian, sebelumnya harus terjadi kesepakatan harga. Harga besi kolom praktis saat ini kisaran Rp 35.000,- sampai Rp 50.000,-/kg. Spesifikasi bahan seperti berikut:</p>
<ol start="4">
<li>Tulangan utama : besi beton Ø8 atau Ø12 mm. Masing-masing isi 4.</li>
<li>Sengkang : besi beton Ø6 mm, dengan jarak @20 cm.</li>
<li>Panjang tulangan : 3 sampai 6 meter</li>
<li>Jenis bahan : besi beton polos (Bj 37).</li>
</ol>
<p>Harga besi kolom/balok praktis akan menjadi lebih mahal, manakala spesifikasi material yang anda butuhkan di luar ketentuan. Misalnya, tulangan utama harus terbuat dari besi beton ulir (BJ 40). Kenaikan harga terjadi karena bahan dasar besi beton polos, dan ulir memang jauh beda.</p>
<p>Akan tetapi, kalau yang berubah adalah jarang sengkang dan/atau diameter besi. Maka harga tidak berubah. Karena perhitungan harga adalah berdasarkan timbang nyata. Makin besar <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/">dimensi bahan</a>, berat material pun pasti akan bertambah. Otomatis nilai yang harus Anda bayar juga bertambah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>b. Harga besi tulangan per meter dan syarat-syarat</strong></h3>
<p>Membeli besi tulangan sistem meter lari cenderung merugikan pembeli. Karena sifatnya mengikat. Artinya Anda tidak bisa merubah merubah dimensi material yang terdapat pada besi tulangan. Oleh sebab itu, pilihannya hanya 2, yaitu membeli atau tidak. Membeli berarti setuju dengan kondisi barang sebagaimana adanya. Jika tidak. Berarti Anda harus mencari barang di tempat lain.</p>
<p>Harga besi kolom/balok praktis sangat variatif. Yaitu antara Rp 40.000,- hingga Rp 120.000,-/m. harga terendah pada umumnya terbuat dari besi beton Ø8 dan Ø6 mm, non SII. Sedangkan harga tertinggi adalah menggunakan Ø10 dan Ø6 mm SII. Satu lagi, semua material adalah besi beton polos.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Kesimpulan] Pikirkan secara matang-matang sebelum membeli material besi yang jadi!</strong></h2>
<p>Sampai disini teman-teman sudah mengetahui besi tulangan yang bagus, dan yang tidak. Panduan untuk melakukan pembelian, serta antisipasi. Manakala spesifikasi bahan tidak sesuai kesepakatan. Maka dari itu, sebelum memutuskan membeli besi tulangan yang jadi. Pikirkan matang-matang konsekuensinya. Antara lain rugi waktu, uang dan kualitas.</p>
<p>Usul kami, sebaiknya besi tulangan Anda buat/rangkai sendiri. Komponen yang Anda beli adalah besi begel saja. Apakah bisa demikian?. Bisa. Jikalau teman-teman membutuhkan bimbingan, boleh menghubungi kami melalui kolom komentar, email, atau telpon/WA.</p>
<p>Dengan metode tersebut, semua hal-hal yang Anda khawatirkan pada saat membeli besi tulangan jamin tidak terjadi. Penasaran bukan?. Demikian 3 rangkaian artikel bersambung kami, khusus membahas mengenai kolom praktis. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Tips Jitu Membeli Besi Tulangan Yang Sudah Jadi (Part 3 of 3)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 11:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan membuat besi tulangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambung artikel sebelumnya, mengenai pekerjaan beton bertulang. Kali ini akan menjabarkan bagaimana cara membuat besi tulangan untuk struktur beton. Kalau sebelumnya adalah sebagai dasar-dasar. Namun dalam artikel ini, teman-teman akan praktik langsung mengenai pembesian. &#160; Istilah-istilah yang berkaitan dengan besi tulangan Setiap struktur beton bertulang di dalamnya pasti terdapat beberapa besi. Besi tersebut berguna layaknya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/">Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambung artikel sebelumnya, mengenai pekerjaan<a href="https://arsitekta.com/pekerjaan-beton-bertulang-ini-yang-wajib-diketahui-pemula/"> beton bertulang.</a> Kali ini akan menjabarkan bagaimana cara membuat besi tulangan untuk struktur beton. Kalau sebelumnya adalah sebagai dasar-dasar. Namun dalam artikel ini, teman-teman akan praktik langsung mengenai pembesian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Istilah-istilah yang berkaitan dengan besi tulangan</strong></h2>
<p>Setiap struktur beton bertulang di dalamnya pasti terdapat beberapa besi. Besi tersebut berguna layaknya tulang dalam tubuh. Oleh sebab itu, sering disebut dengan <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/">besi tulangan</a>. Lalu, adanya tulangan itu dalam sebuah struktur. Tentu melalui beberapa proses. Nah, proses pengerjaan tersebut terkenal dengan istilah pembesian. Namun beberapa tempat lebih familiar dengan sebutan penulangan.</p>
<p>Sambil mengenal lebih jauh tentang ragam istilah yang terkait. Teman-teman kami ajak untuk memahami cara membuat besi tulangan. Berikut ini.</p>
<h3><strong>1. Detail kait standar besi beton</strong></h3>
<p>Besi beton terpasang tidak seluruhnya dalam keadaan lurus. Pada beberapa kondisi kerap harus terjadi sambungan. Mengakibatkan bentuk besi beton perlu di <a href="https://brainly.co.id/tugas/1114108#:~:text=untuk%20merubah%2C%20menggayakan%2C%20menambah%20atau,yang%20sangat%20berbeda%20dari%20asalnya.">modifikasi</a>. Yaitu dengan cara ditekuk (bending) hingga berupa kait. Supaya pada saat pemasangan tulangan saling terkait. Dengan demikian struktur beton yang akan dibuat menjadi kokoh, dan kuat.</p>
<p>Namun, perlu diketahui pembuatan kait standar khusus dilakukan untuk tulangan utama. Bukan untuk sengkang, atau begel. Tulangan utama, atau sering juga disebut tulangan induk/pokok adalah batang besi beton yang terpasang dalam (diatas) bekisting, dengan posisi horizontal atau vertikal.</p>
<p>Bentuk kait standar terdiri dari 2 macam. Yakni dengan sudut 180º dan 90 º. Ketentuan tentang panjang kait, seperti terlihat pada gambar dan tabel berikut. Yaitu berlaku untuk besi beton polos maupun ulir, mulai Ø10 sampai Ø32 mm.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3841 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar-300x224.png" alt="Ketentuan tentang cara membuat kait standar pada besi tulangan" width="300" height="224" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar-300x224.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-Standar.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Detail kait sengkang dan <em>ties</em></strong></h3>
<p>Jenis kait besi tulangan yang berikutnya adalah kait sengkang dan <em>ties</em> (pengikat). Sengkang adalah salah satu komponen besi tulangan, yang terdapat pada struktur kolom dan balok. Juga digunakan pada beberapa jenis pondasi. Seperti <a href="https://arsitekta.com/dasar-dasar-tentang-pondasi-sumuran-bore-pile-dan-pancang/">pondasi sumuran,</a> pancang dan bor pile. Fungsinya adalah sebagai pengikat tulangan utama.</p>
<p>Guna mencapai fungsi tersebut, bagaimana cara membuat besi tulangan sengkang?. Yaitu membentuk besi beton menyerupai bentuk struktur beton. Pada umumnya memang kotak. Namun, ada pula bentuk bulat. Sengkang bentuk bulat jelas bukan untuk balok. Melainkan untuk tiang kolom saja. Atau untuk tulangan pondasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3842 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan-300x167.png" alt="Detail besi tulangan untuk kolom dan balok. Serta ukuran kait untuk sengkang dan ties." width="300" height="167" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan-300x167.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Detail-Kait-sengkang-dan-jarak-tulangan.png 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khusus sengkang yang berbentuk kotak. Letak pemasangannya terlihat pada gambar di atas (B &amp; C). Sedangkan detail tekuk adalah pada gambar A. Keterangan gambar A, seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Kait sengkang adalah yang bagian bawah. Membentuk sudut 135º.</li>
<li>Sedangkan kait <em>ties</em> adalah bagian atas. Dengan sudut 90º</li>
<li>D = diameter maksimum setelah dilakukan bending. Yaitu ≤ 4x Ø besi sengkang.</li>
<li>Panjang minimum kait sengkang adalah 6Ø.</li>
<li>Dan panjang kait <em>ties</em> adalah 6Ø dan 12Ø.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>3. Jarak minimal besi beton </strong></h3>
<p>Cara membuat besi tulangan untuk struktur bangunan berbeda-beda. Karena masing-masing memang memiliki standar. Untuk plat lantai misalnya. Jarak tulangan adalah 150-200 mm. Namun karena bentuknya berupa <a href="https://hot.liputan6.com/read/4513730/8-macam-macam-bangun-datar-lengkap-dengan-rumus-luas-dan-kelilingnya">bidang datar.</a> Maka untuk efisiensi biaya dan waktu, sebagai pengganti besi beton digunakanlah <a href="https://arsitekta.com/material-wiremesh-istimewa-dari-yang-lain-alasannya-begini/"><em>wiremesh</em></a>.</p>
<h4><strong>a. Alasan membuat jarak minimum tulangan utama pada balok dan kolom beton (h4)</strong></h4>
<p>Jarak minimum tulangan pada kolom dan balok lain dengan slab beton. Silahkan perhatikan gambar sebelumnya. Jarak besi tulangan untuk kolom ditulis dengan kode <strong>a</strong>. Yaitu 1,5Ø besi beton. Atau ≥ 40 mm.</p>
<p>Sementara untuk balok, jarak tulangan ada 2 macam. Pada gambar ditulis dengan kode <strong>b</strong> dab<strong> c</strong>.</p>
<ol>
<li><strong>b</strong> = posisi pasang tulangan segaris dengan sumbu x (horizontal). Dengan jarak ≥ Ø, atau minimal 25 mm.</li>
<li><strong>c</strong> = pemasangan tulangan searah sumbu y. Jarak ≥ 25 mm.</li>
</ol>
<p>Tujuan membuat batas minimum antara tulangan utama yaitu untuk memudahkan proses pengecoran. Seperti kita ketahui didalam cor beton terdapat betu kerikil dengan ukuran 2-3 cm. Nah, supaya batu kerikil tidak tersangkut pada tulangan, dibuatlah batas minimum besi tulangan. Dengan demikian, cor beton dapat merata pada balok maupun kolom. Sehingga struktur beton menjadi kuat.</p>
<h4><strong>b. Ketentuan mengenai jarak pasang sengkang</strong></h4>
<p>Secara umum jarak pemasangan sengkang untuk kolom dan balok adalah sama. Yakni antara 100-150 mm. Namun, hal yang  sering dilupakan kontraktor yaitu menyama-ratakan jarak sengkang pada tumpuan, dan lapangan. Seharusnya adalah berbeda.</p>
<p>Oh iya teman-teman, lapangan yang dimaksud disini bukan <a href="https://arsitekta.com/dokumentasi-proyek-dan-kegunaannya-begini-segera-lakukan/">lokasi proyek</a>. Atau tempat melakukan olah raga. Melainkan area paling tengah dari sebuah kolom, atau balok beton. Umumnya disingkat dengan La. (= tinggi bersih kolom; atau bentang bersih balok).</p>
<p>Jarak sengkang pada lapangan umumnya dibuat agak lebar, yaitu 150 mm. Sementara untuk area tumpuan adalah 100-120 mm. Menjadi pertanyaan, berapa panjang tumpuan dan lapangan?. Rumusnya adalah seperti berikut:</p>
<p>Panjang area tumpuan = 1/4La</p>
<p>Panjang lapangan        = 1/2La</p>
<p><u>Contoh:</u> Sebuah balok dengan lebar bersih = 6 meter. Berarti:</p>
<ul>
<li>La tumpuan = ¼ x 6 m        = 1,5 meter</li>
<li>La lapangan = ½ x 6 m        = 3,0 meter</li>
</ul>
<p><u>Catatan:</u> Setiap balok selalu memiliki tumpuan 2 buah. Yaitu sisi kanan dan kiri. Sedangkan untuk tiang kolom berada pada bagian bawah dan atas. Detail jarak pemasangan sengkang seperti tertera pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3843 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton-300x154.png" alt="Ketentuan jarak pasang sengkang pada balok dan tiang kolom" width="300" height="154" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton-300x154.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Jarak-pasang-sengkang-pada-struktur-balok-beton.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>4. Selimut beton minimum dibuat begini</strong></h3>
<p>Unsur beton yang berkaitan tentang cara membuat besi tulangan adalah selimut beton. Selimut beton adalah lapisan paling luar yang terdapat pada setiap cor beton. Kode gambar untuk elemen ini di singkat dengan huruf <strong>s</strong>. Letak selimut beton terlihat pada gambar detail besi tulangan kolom dan balok.</p>
<p>Kaitannya dengan pembuatan besi tulangan, khususnya sengkang. Yakni untuk memastikan bahwa tebal selimut beton telah sesuai dengan ketentuan. Antara lain:</p>
<ol>
<li>Beton langsung di cor, dan ter-ekspos dalam tanah. Maka tebal selimut beton (<strong>s</strong>) = 70 mm</li>
<li>Beton di cor dalam bekisting, dan ter-ekspos dalam tanah atau udara. Maka <strong>s</strong> = 50 mm</li>
</ol>
<p>Dalam keadaan khusus, dimana beton tidak ekspos dan tidak berhubungan dengan tanah. Misalnya slab beton, serta dinding<em> (retaining wall), </em>maka <strong>s</strong> = 25 mm. Sedangkan untuk kolom dan balok struktur, <strong>s</strong> = 40 mm.</p>
<p>Dampaknya bila <strong>s</strong> tidak sesuai dengan standar adalah:</p>
<ol>
<li>Bila terlalu tebal, resikonya adalah terkelupas dan retak. Itu artinya kekuatan struktur beton sudah berkurang. Dan tidak mustahil <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">kerusakan struktur </a>akan menjadi makin fatal. Misalnya patah, atau runtuh.</li>
<li>Jikalau selimut beton terlalu tipis. dampaknya adalah daya rekat cor akan berkurang. Serta kemungkinan besar akan tercuil, dan besi tulangan akan terlihat. Resiko selanjutnya adalah sama seperti poin 1.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Macam-macam komponen tulangan yang wajib diketahui pemula</strong></h2>
<p>Sebelum Anda mengetahui cara membuat besi tulangan, sebaiknya ketahui dulu komponen-komponen yang terdapat pada tulangan. Untuk membuat tulangan sekurang-kurangnya 3 macam, yakni:</p>
<ol>
<li>Tulangan utama</li>
<li>Sengkang</li>
<li>dan kawat bendrat.</li>
</ol>
<p>Pada beberapa struktur bangunan memerlukan perkuatan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Salah satu cara yang kerap dilakukan, adalah penambahan besi tulangan pada struktur tersebut. Komponen ini sering disebut dengan besi lateral. Contoh pemasangan adalah pertemuan antara balok dan plat lantai dak. Atau antara kolom dan balok <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-fungsi-kantilever-bangunan-yang-benar-begini/">kantilever</a>. Dan masih banyak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Jenis-jenis bending yang harus dibuat pada besi beton </strong></h2>
<p>Sebagai penutup, berikut ini jenis-jenis bending (tekukan) yang terdapat pada pekerjaan besi tulangan:</p>
<ol>
<li>Bending untuk besi tulangan utama, yaitu bentuk 90º dan 180 º. Kedua model ini sama-sama disebut kait standar.</li>
<li>Bending untuk sengkang, yaitu bentuk 90º, atau sering disebut kait sengkang. Dan bending 135 º terkenal dengan sebutan <em>ties</em> (pengikat).</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan mengenai cara membuat besi tulangan. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/">Cara Membuat Besi Tulangan Yang Bagus Untuk Struktur Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-membuat-besi-tulangan-yang-bagus-untuk-struktur-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ukuran Besi Tulangan Untuk Rumah Tinggal Standarnya Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2021 19:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[standar besi tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran besi tulangan untuk rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3558</guid>

					<description><![CDATA[<p>Besi tulangan digunakan untuk membuat struktur beton pada sebuah bangunan. Ukuran besi tulangan berbeda antara bangunan yang satu dengan yang lain. Umumnya tergantung besar kecil, atau tinggi rendahnya bangunan. Maka dari itu, makin tinggi sebuah gedung, diameter besi beton yang digunakan untuk tulangan pasti semakin besar. Begitu juga sebaliknya. Penentuan ukuran besi tulangan dilakukan melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/">Ukuran Besi Tulangan Untuk Rumah Tinggal Standarnya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Besi tulangan digunakan untuk membuat struktur beton pada sebuah bangunan. Ukuran besi tulangan berbeda antara bangunan yang satu dengan yang lain. Umumnya tergantung besar kecil, atau tinggi rendahnya bangunan. Maka dari itu, makin tinggi sebuah gedung, diameter <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">besi beton</a> yang digunakan untuk tulangan pasti semakin besar. Begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Penentuan ukuran besi tulangan dilakukan melalui perhitungan struktur. Dengan cara menggunakan program/software komputer, atau hitung manual. Dan yang ahli bidang ini adalah jurusan teknik sipil. Namun mengingat banyak masyarakat yang melakukan pembangunan secara mandiri. Khususnya untuk rumah tinggal. Tanpa <a href="https://arsitekta.com/15-keuntungan-melibatkan-arsitek-untuk-membangun-rumah/">jasa arsitek</a> dan ahli struktur bangunan. Membuat kualitas struktur rumah kurang baik.</p>
<p>Atas fakta tersebut, maka artikel ini kami buat. Diharapkan dapat menjadi acuan bagi Anda sekalian, saat membangun rumah. Daftar ukuran besi tulangan disampaikan disini terjamin kuat. Karena sudah melalui perhitungan struktur, serta banyak diterapkan pada rumah tinggal.</p>
<h2><strong>Ukuran besi beton untuk </strong><strong>tulangan </strong><strong>rumah tinggal </strong><strong>sederhana</strong></h2>
<p>Struktur bangunan rumah tinggal sederhana, yang terbuat dari cor beton terdiri dari 3 macam. Yakni <em>sloof</em>, kolom praktis dan ring balok. Lebih lengkap bentuk struktur, silahkan Anda perhatikan pada gambar berikut. Nomor 1 sampai 3 berguna untuk struktur rumah tinggal sederhana.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3560 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg" alt="Ragam ukuran besi beton untuk struktur rumah tinggal sederhana dan bertingkat" width="300" height="177" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>1. Sloof; berukuran 15&#215;25 cm</strong></h3>
<p>Terdiri dari 4 buah besi beton D13 mm, sebagai tulangan utama. Serta begel menggunakan Ø6 mm, dengan jarak 15 sentimeter. Penting Anda ketahui, simbol D pada ukuran besi tulangan menandakan besi beton ulir. Sedangkan simbol Ø berarti besi beton polos.</p>
<h3><strong>2. Kolom praktis; ukuran 15&#215;15 cm</strong></h3>
<p>Untuk tulangan induk menggunakan besi beton Ø10 mm sebanyak 4 buah. Dan ukuran besi begel sama dengan sloof. Penulisan dimensi begel dalam <a href="https://arsitekta.com/kesalahan-tukang-menerapkan-gambar-kerja-bangunan-penyebabnya-20/">gambar kerja,</a> disingkat dengan Ø6-150. Artinya terbuat dari besi beton Ø6, dan jarak 150 mm.  Sedangkan untuk tulangan utama, disingkat dengan 4 Ø10. Artinya 4 buah besi beton dengan diameter 10 milimeter.</p>
<h3><strong>3. Ring balok; ukuran 13&#215;13 cm</strong></h3>
<p>Diameter besi beton untuk membuat ring balok, sama persis dengan kolom praktis. Perbedaannya, ukuran ring balok lebih kecil.</p>
<p>Berdasarkan uraian diatas, diketahui ukuran besi tulangan yang dibutuhkan untuk rumah tinggal type sederhana hanya 3 jenis, yakni D13, Ø10 dan Ø6 mm. Dan seluruhnya menggunakan material SNI. Dalam <a href="https://www.jurnal.id/id/blog/2017-5-jenis-usaha-dagang-yang-paling-menguntungkan/">istilah dagang</a> disebut dengan ukuran <em>full</em>. Bukan ukuran kurus, atau banci.</p>
<h2><strong>Standar ukuran besi beton untuk rumah tinggal bertingkat</strong></h2>
<p>Untuk membangun rumah bertingkat dibutuhkan lebih banyak besi beton. Sebab struktur bangunan lebih kompleks. Setidak-tidaknya ada 9 macam, yaitu: Cakar ayam <em>(foot plate)</em>, Kolom <em>pedestal</em>, Sloof, Kolom struktur, Balok utama, Balok pembagi, Lantai dak, Kolom praktis dan Ring balok.</p>
<p>Khusus kolom praktis dan ring balok, ukurannya sama dengan besi tulangan pada rumah tinggal sederhana. Sehingga tidak perlu kami jelaskan kembali. Namun 7 jenis struktur beton lainnya. Gambar detailnya seperti tertera diatas. Sementara itu, dimensi struktur dan material yang digunakan antara lain:</p>
<ol>
<li>Pondasi cakar ayam 75&#215;75 cm. Yaitu menggunakan 2 lapis besi Ø10 # 100 mm. Dimana tinggi tulangan minimal 10 sentimeter. Sehingga bila ditambah selimut beton 25 mm. Maka tebal cakar ayam menjadi 15 sentimeter.</li>
<li>Kolom pedestal dan sloof 20&#215;40 cm. Ukuran besi tulangan yang Anda butuhkan adalah 4D16 dan 2D13. Masing-masing sebagai tulangan pokok dan pinggang. Sementara begel kolom terbuat dari Ø8-150. Bentuk kolom Anda perhatikan pada gambar nomor 4.</li>
<li>Kolom struktur 15&#215;45 cm. Dengan tulangan 4D13dan 6Ø10. Serta begel menggunakan Ø6-100. Letak tulangan besi beton, seperti gambar nomor 5.</li>
<li>Balok utama berukuran 15&#215;40. Yakni memakai 4D13dan 2Ø10. Plus begel Ø6-100 dan 150. (gambar nomor 6).</li>
<li>Balok pembagi 15&#215;25. Ukuran tulangan sama dengan sloof pada rumah tinggal type sederhana. Yaitu 4 D13 + Ø6-150.</li>
<li>Tulangan lantai dak. Wajib menggunakan <a href="https://arsitekta.com/material-wiremesh-istimewa-dari-yang-lain-alasannya-begini/">material wiremesh</a>. Agar hemat.</li>
</ol>
<h2><strong>Ketentuan pemasangan jarak besi begel agar tulangan kokoh</strong></h2>
<p>Besi begel atau sengkang adalah merupakan bagian dari pekerjaan tulangan, yang berguna untuk menyatukan beberapa besi tulangan. Sebab tanpa begel, dipastikan struktur bangunan tidak kokoh. Oleh sebab itu, pemasangan begel harus dengan hati-hati. Khususnya untuk balok.</p>
<p>Ada 2 ketentuan memasang jarak begel pada balok, yaitu area tumpuan dan area lapangan. Yang dimaksud dengan daerah tumpuan, adalah ¼ dari <a href="https://arsitekta.com/struktur-baja-bentang-lebar-anda-terapkan-asal-tahu-ini-dampaknya/">bentangan balok.</a> Contoh panjang balok adalah 6 meter. Berarti area tumpuannya (kanan/kiri) adalah 1,5 meter. Pada area tersebut jarak begel wajib Anda pasang lebih rapat. Umumnya adalah @10 sentimeter.</p>
<p>Sedangkan yang dimaksud lapangan adalah bagian tengah balok. Melanjutkan contoh balok, berarti area lapangannya adalah 3 meter. Pemasangan begel pada area tersebut umumnya dengan jarak 15 sentimeter. Lebh renggang daripada tumpuan.</p>
<h2><strong>Tips untuk mengetahui bahwa besi tulangan kuat</strong></h2>
<p>Ada cara jitu untuk mengecek ukuran besi tulangan kuat atau tidak. Walau Anda belum melakukan pengecoran, hal tersebut dapat Anda ketahui. Metode ini sebenarnya rahasia dari orang-orang lapangan. Sebab tidak dipelajari selama sekolah/kuliah. Dan berlaku untuk tiang kolom, maupun balok beton. Caranya adalah:</p>
<h3><strong>a. Cek tulangan untuk tiang kolom</strong></h3>
<p>Setelah selesai Anda merakit besi tulangan tiang kolom. Kemudian berdirikan. Lalu perhatikan apakah tulangan tersebut melengkung, atau tidak. Serta seberapa besar lengkungan yang terjadi. Jika melengkung sedikit, berarti tulangan sangat kokoh. Namun sebaliknya, bila lengkung cukup parah, dipastikan tulangan tidak kuat.</p>
<h3><strong>b. Cek kekuatan tulangan balok beton</strong></h3>
<p>Letakkan besi tulangan pada 2 buah tumpuan, agar bagian tengah terlihat apakah lurus, atau terjadi lendut. Jikalau lurus, berarti sangat kokoh. Tetapi bila mengalami lendut, berarti tulangan tidak kokoh. Cara ini berlaku untuk semua balok, baik balok utama maupun balok pembagi. Maka dari itu, sebelum mengecor struktur, sebaiknya cek dulu ukuran besi tulangan.</p>
<p>Terjadinya lengkung/lendut pada kolom atau balok. Tidak serta merta karena besi beton yang digunakan terlalu kecil. Penyebabnya ada 2, yaitu:</p>
<ol>
<li>Jarak begel tidak tepat,</li>
<li>Besi tulangan tidak terikat secara benar.</li>
</ol>
<p>Jika Anda telah memastikan bahwa penyebabnya bukan 2 hal tersebut. Berati ukuran besi beton memang kurang besar. Dan jalan satu-satunya adalah mengganti seluruh material besi tulangan. Baik tulangan utama, pinggang, maupun begel.</p>
<h2><strong>Material bantu untuk membuat tulangan struktur bangunan</strong></h2>
<p>Selain besi beton dan wiremesh, untuk membuat tulangan struktur bangunan memerlukan kawat bendrat. Material ini tersedia dengan ukuran Ø0,8 sampai Ø2,8 milimeter. Serta terdiri dari 2 jenis, yakni kawat bendrat lunak dan kaku/keras.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman, menggunakan bendrat type lunak, tidak berpengaruh pada kekuatan tulangan. Begitu pula diameter bendrat. Namun, kekuatan tulangan terletak pada daya ikat. Jika semua begel terikat secara kencang pada besi tulangan, pasti tidak mengalami lengkung/lendut. Demikian juga sebaliknya, walau Anda menggunakan ukuran besi tulangan yang besar. Namun tidak tidak terikat secara benar. Jamin tulangan tersebut tetap melengkung.</p>
<h2><strong>[Penutup] </strong><strong>Cara</strong><strong> menentukan </strong><strong>mutu struktur beton pada bangunan rumah tinggal</strong></h2>
<p>Silahkan Anda pelajari melalui <a href="https://arsitekta.com/kelas-mutu-beton-untuk-membangun-gudang-dan-pabrik-4-jenis-oke/">tautan berikut.</a> Dalam artikel tersebut lengkap ulasan dan aplikasi kelas mutu beton. Tidak hanya untuk rumah tinggal, namun semua jenis bangunan. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/">Ukuran Besi Tulangan Untuk Rumah Tinggal Standarnya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/ukuran-besi-tulangan-untuk-rumah-tinggal-standarnya-begini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
