<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kuda-kuda baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-baja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-baja/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Nov 2024 07:49:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>kuda-kuda baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-baja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Merancang Dan Memasang Kuda-kuda Baja Yang Baru Pada Kolom Baja Lama</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-merancang-dan-memasang-kuda-kuda-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 07:49:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[merancang kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan kuda-kuda WF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5453</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memasang kuda-kuda baja tentu tidak boleh disamakan pada setiap jenis proyek bangunan. Misalnya antara bangunan baru dan bangunan lama tentu berbeda. Karena jenis material yang digunakan mungkin berbeda, atau karena kondisi lapangan yang sempit. Dan masih banyak faktor lain yang mengakibatkan perlakukan pada bangunan baru tidak boleh disamakan dengan bangunan lama. Hubungan kuda-kuda baja baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-dan-memasang-kuda-kuda-baja/">Cara Merancang Dan Memasang Kuda-kuda Baja Yang Baru Pada Kolom Baja Lama</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memasang kuda-kuda baja tentu tidak boleh disamakan pada setiap jenis proyek bangunan. Misalnya antara bangunan baru dan bangunan lama tentu berbeda. Karena jenis material yang digunakan mungkin berbeda, atau karena kondisi lapangan yang sempit. Dan masih banyak faktor lain yang mengakibatkan perlakukan pada bangunan baru tidak boleh disamakan dengan bangunan lama.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4381" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg" alt="Teknik menggunakan material baja bekas untuk konstruksi gudang" width="500" height="281" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Hubungan kuda-kuda baja baru dan tiang kolom lama</h2>
<p>Pada saat melakukan ekspansi bangunan pabrik atau gudang hal pertama yang selalu dipikirkan adalah bangaimana agar struktur bangunan lama (eksisting) dapat dimanfaatkan untuk keperluan konstruksi bangunan baru (espansi). Dengan tujuan agar biaya pelaksanaan pekerjaan bangunan yang baru bisa hemat dan cepat selesai.</p>
<p>Dan ternyata pemikiran tersebut tidak lah sebuah hal yang mustahil. Selain <a href="https://www.bajasatu.com/cara-memilih-material-batu-belah-yang-terbaik-untuk-pondasi-lajur-part-3-of-4/">pondasi</a>, struktur bangunan lama yang sering dimanfaatkan untuk keperluaan ekspansi bangunan baru antara lain tiang kolom, balok, konsol, cladding (dinding), talang dan kanopi.</p>
<p>Nah, secara khusus pada pembahasan kali ini Saya fokus mengenai pemanfaatan tiang kolom untuk keperluan memasang kuda-kuda baja baru. Dalam hal ini pada umumnya tiang kolom lama adalah terbuat dati baja WF atau <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/" target="_blank" rel="noopener">H Beam</a>.</p>
<p>Jikalau pun ternyata ada tiang kolom yang terbuat dari material lain misalnya pipa besi atau baja profil gabungan, hal tersebut dipastikan sangat jarang dan terjadi karena kondisi tertentu. Namun kali ini Kita tetap fokus pada 2 jenis material baja yang menyerupai huruf H ini.</p>
<h2>Sistem sambungan kuda-kuda WF</h2>
<p>Join antara kuda-kuda baja dengan tiang kolom WF atau H-Beam selalu upayakan dengan cara baut mur. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan pemasangan (ereksen). Maka dari itu sebelum merencanakan material dan ukuran baut kuda-kuda sebaiknya cek kolom baja yang lama.</p>
<p>Hal-hal yang perlu Anda cek pada kolom lama tersebut adalah:</p>
<h3>1. Dimensi lengkap material</h3>
<p>Yaitu meliputi ukuran setiap profil material baja WF denan mengguankan satuan milimeter. Untuk itu agar ukuran yang Anda peroleh akurat, maka alat ukur yang tepat Anda gunakan melakaukan pengecekan ini adalah sketmat.</p>
<p>Dimensi lengkap material baja WF ditandai dengan 4 kode ukuran yakni:<br />
H x B x t1 x t2<br />
H = Tinggi profil<br />
B = Lebar sayap<br />
t1 = Tebal badan<br />
t2 = Tebal sayap</p>
<p>Contoh: WF 300x150x6,5&#215;9 atau WF 400x200x8x13</p>
<p>Nah, dari data material tersebut Anda bisa membayang sejauh mana kemampuan tiang kolom lama untuk menopang kuda-kuda baja yang baru. Sehingga Anda bisa menentukan lebar bangunan (bentang kuda-kuda) yang akan Anda buat.</p>
<h3>2. Tinggi total kolom baja</h3>
<p>Memasang kuda-kuda baja yang baru sebaiknya rata dengan tinggi kolom lama. Supaya tinggi bangunan lama sama dengan bangunan yang baru. Oleh sebab itu, tinggi total tiang kolom bangunan yang lama harus Anda ketahui.</p>
<p>Sebagaimana diterapkan secara umum, pemasangan tiang kolom WF ada macam yakni:</p>
<ul>
<li>Berada diatas permukaan lantai bangunan,</li>
<li>Berada diatas kolom beton (pedestal).</li>
</ul>
<p>Nah untuk kedua kondisi ini, ukuran tinggi tiang kolom bangunan lama selalu dimulai dari <a href="https://arsitekta.com/titik-elevasi-konstruksi-bangunan-yang-benar-dan-manfaatnya/">elevasi</a> lantai. Jadi, jikalau pun ternyata kolom baja berdiri diatas kolom pedestal, maka tinggi total kolom baja adalah termasuk dengan tinggi kolom pedestal tersebut.</p>
<p>Selanjutnya apakah Anda akan mengadopsi sistem struktur kolom lama ini pada kolom baja yang baru pada prinsipnya tidak masalah. Karena yang menjadi prioritas pengukuran adalah tinggi bangunan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Pemasangan-skur-baja-pada-kuda-kuda-bentang-lebat.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2816" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Pemasangan-skur-baja-pada-kuda-kuda-bentang-lebat.jpg" alt="Contoh pemasangan skur yang berfungsi sebagai batang tekan pada kuda-kuda baja kastela" width="520" height="346" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Pemasangan-skur-baja-pada-kuda-kuda-bentang-lebat.jpg 520w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Pemasangan-skur-baja-pada-kuda-kuda-bentang-lebat-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 520px) 100vw, 520px" /></a></p>
<h3>3. Kondisi ujung tiang kolom WF dan HB</h3>
<p>Bentuk ujung sebuah tiang kolom baja WF dan H Beam pada umumnya ada 3 macam, yakni:</p>
<ol>
<li>Rata</li>
<li>Serong sesuai sudut kemiringan kuda-kuda</li>
<li>Sisi kanan dan kiri dilengkapi lubang baut</li>
<li>Salah satu sisi saja yang memiliki lubang baut.</li>
</ol>
<p>Atas kondisi tersebut diatas, tindakan yang harus Anda lakukan ketika hendak merencanakan dan memasang kuda-kuda baja yang baru adalah:<br />
Poin 2; Mengakibatkan tinggi kuda-kuda yang baru tidak sama dengan kuda-kuda yang lama<br />
Poin 3; Perlu modifikasi lubang baut untuk keperluan pemasangan kuda-kuda yang baru<br />
Point 4; Perlu membuat lubang baut yang baru.</p>
<p>Khusus poin 1 adalah kondisi kolom baja lama yang ideal dimanfaatkan untuk struktur bangunan baru. Maka dari itu sejak awal jika ada rencana untuk melakukan ekspansi bangunan, sebaiknya ujung kolom WF/HB selalu dibuat rata.</p>
<h4>a. Persiapan membuat lubang baut kuda-kuda</h4>
<p>Pada kolom baja lama umumnya terpasang sebuah konsol. Dan diatas konsol tersebut ada beberapa gording, trekstang, rangka talang dan lisplang. Yang menjadi satu kesatuan dengan atap bangunan lama.</p>
<p>Nah, agar tiang kolom tersebut dapat Anda manfaatkan untuk memasang kuda-kuda baja baru berarti seluruh konstruksi atap pada konsol harus dibongkar. Pembongkaran lakukan dengan tahap-tahap berikut:<br />
1. Memotong atap<br />
2. Melepaskan lisplang<br />
3. Melepaskan talang<br />
4. Mencopot trekstang<br />
5. Mencopot gording<br />
6. Melepas konsol</p>
<h4>b. Cara modifikasi lubang baut lama</h4>
<p>Lubang baut yang terdapapt pada ujung tiang kolom WF pada umumnya ada 2 macam, yakni:</p>
<ol>
<li>Lubang baut untuk kuda-kuda, dan</li>
<li>Lubang baut untuk konsol.</li>
</ol>
<p>Dalam hal ini yang perlu dilakukan modifikasi untuk keperluan pemasangan kuda-kuda yang baru adalah lubang baut yang sebelumnya digunakan untuk pemasangan konsol. Caranya sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Ukur diameter</li>
<li>Ukur jarak antara lubang, dan</li>
<li>Hitung jumlah lubang baut</li>
</ul>
<p>Langkah berikutnya. Lakukan pengeboran pada setiap lubang baut lama untuk memperbesar diameter. Jadi, modifikasi yang dimaksud sebenarnya disini bukan merubah titik lubang baut. Melainkan membuat ukuran lubang baut agar lebih besar.</p>
<p>Sementara itu, karena lubang baut konsol selalu lebih sedikit dibanding lubang baut kuda-kuda. Maka Anda harus menambah beberapa untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Caranya seperti dijelaskan pada langkah berikut.</p>
<h4>c. Cara membuat lubang baut yang baru</h4>
<p>Bila pada tiang kolom WF lama belum ada sama sekali lubang baut untuk memasang kuda-kuda baja yang baru. Berarti Anda harus membuat lubang baut pada kolom tersebut, dengan cara mengebor kolom dengan posisi tegak (terpasang/berdiri).</p>
<p>Ukuran dan jarak lubang pada tiang kolom lama Anda buat sesuai dengan standar ukuran lubang baut untuk kuda-kuda WF. Misal untuk Kuda-kuda WF 250, diameter baut yang digunakan pada umumnya adalah 16 mm. Sebanyak 10 buah. Sedangkan untuk kuda-kuda WF 350 adalah baut M19. Sebanyak 12 buah.</p>
<p>Pada kondisi seperti ini, karena Anda membut lubang baut baru pada kolom baja lama. Berarti ukuran baut pada tiang kolom baja yang baru juga bisa Anda seragamkan. Sehingga tidak terjadi perbedaan sistem sambungan antara kuda-kuda yang terpasang pada kolom lama, dan yang terpasang pada kolom baru.</p>
<h2>Proses pemasangan kuda-kuda baja yang baru</h2>
<p>Walau ada yang terpasang pada tiang kolom lama maupun tiang kolom baru, namun pada dasarnya cara memasang kuda-kuda baja WF adalah sama. Yaitu boleh dilakukan dengan cara manual, dan dengan cara semi manual.</p>
<p>Cara manual artinya seluruhnya hanya mengadalkan tenaga tukang dan dibantu dengan alat kerja ereksen sederhana. Seperti tali tambang, tiang boks pipa dan katrol (chain block). Sementara semi manual artinya dibantu dengan<a href="https://arsitekta.com/4-jenis-alat-berat-crane-yang-terbaik-untuk-ereksen-baja-saat-ini/"> alat berat crane</a>.</p>
<p>Lebih lengkap mengenai langkah-langkah pemasangan kuda-kuda sebelumnya telah Saya posting dalam artikel khusus pada situs ini. Untuk mendapatkan artikel tersebut silahkan Anda browsing pada kolom pencarian.</p>
<p>Seemntara itu, bilamana Anda ingin melakukan ekspansi bangunan dengan cara menyambung bangunan lama. Silahkan hubungi Saya (Riahman Siallagan,S.Ars,.IAI) melalui nomor kontak yang terdapat dalam situs ini juga.<br />
Terimakasih telah membaca artikel ini sampai selesai.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-dan-memasang-kuda-kuda-baja/">Cara Merancang Dan Memasang Kuda-kuda Baja Yang Baru Pada Kolom Baja Lama</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</title>
		<link>https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 22:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[besi pipa]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda pipa lengkung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum membahas tentang esensi kuda-kuda lengkung. Ada baiknya ketahui dulu dimaksud dengan kuda-kuda lengkung. Kuda-kuda lengkung adalah satu model konstruksi atap bangunan yang bentuknya melengkung dan terbuat dari serangkain material khusus yang tersusun dengan rapih dan kokoh. Ciri khas atap lengkung Secara umum ditinjau dari tampilan akhir, atap lengkung memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Atap terdiri [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/">Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum membahas tentang esensi kuda-kuda lengkung. Ada baiknya ketahui dulu dimaksud dengan kuda-kuda lengkung. Kuda-kuda lengkung adalah satu model konstruksi atap bangunan yang bentuknya melengkung dan terbuat dari serangkain material khusus yang tersusun dengan rapih dan kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2627" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg" alt="Kanopi baja dengan model atap bergelombang, dan rangka atap pipa lengkung" width="640" height="350" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Ciri khas atap lengkung</h2>
<p>Secara umum ditinjau dari tampilan akhir, atap lengkung memiliki ciri-ciri sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Atap terdiri dari satu satu bidang,</li>
<li>Tidak memiliki kerpus dan jurai,</li>
<li>Sambungan atap sedikit. Bahkan diupayakan agar tidak ada.</li>
</ol>
<p>Sementara ditinjau dari jenis bangunan dan bahan yang digunakan, ciri khas atap lengkung adalah:</p>
<ol>
<li>Digunakan untuk bangunan publik. Misal GOR, Aula, Terminal Penumpang dan sebagainya.</li>
<li>Diterapkan pada bentangan lebar (15,0 meter keatas).</li>
<li>Penutup atap terbuat dari bahan metal, PVC atau sejenis.</li>
</ol>
<p>Contoh bangunan terminal penumpang pada sebuah dermaga terlihat pada paragraf pertama. Bentangan bangunan tersebut adalah 25 meter. Menggunakan kuda-kuda pipa besi, dan atap galvalum gelombang yang menerus.</p>
<h2>Esensi kuda-kuda lengkung pada bangunan</h2>
<p>Pemasangan kuda-kuda yang berbentuk lengkung beserta dengan rangka atap lainnya. Misal gording, trekstang dan ikatan angin adalah dilakukan untuk memudahkan pemasangan atap, agar sesuai dengan bentuk yang di inginkan yaitu melengkung.</p>
<p>Jadi, pada prinsipnya pemasangan kuda-kuda lengkung dilakukan karena adanya maksud agar bentuk atap bangunan menjadi lengkung. Bukan karena kuda-kuda dibuat melengkung, maka bentuk atap mengikuti lengkungan tersebut.</p>
<p>Melainkan karena desain atap bangunan yang dibuat melengkung, otomatis rangka atap dibuat menyesuiakan dengan desain tersebut.</p>
<p>Maka dari itu faktor penentu pemasangan kuda-kuda adalah desain atap bangunan. Dan, desain tersebut dibuat sedemikian rupa (melengkung) dengan tujuan agar tampilan bangunan bagus dan menarik.</p>
<h2>Material kuda-kuda lengkung yang terbaik</h2>
<p>Bicara tentang esensi kuda-kuda lengkung tidak terlepas dari jenis bahan yang digunakan. Karena eksis tidaknya sebuah konstruksi bangunan adalah ditentukan oleh material. Kemudian daripada itu adalah sistem pemasangan, dan terakhir biaya.</p>
<p>Material yang terbaik untuk membuat kuda-kuda lengkung saat ini adalah baja profil. Secara khusus <a href="https://arsitekta.com/borongan-pekerjaan-besi-pipa-dan-besi-holow/" target="_blank" rel="noopener">besi pipa</a> hitam, besi WF dan siku sama sisi. Jadi hanya 3 macam. Mengapa hanya 3, padahal ragam jenis baja profil kan banyak?.</p>
<p>Jawabanya demikian. Sebab untuk membuat kuda-kuda dengan bentuk melengkung harus melalui proses bending. Nah material baja profil yang memenuhi syarat untuk proses tersebut adalah yang 3 macam ini. Adapun material baja yang lain, misalnya <a href="https://arsitekta.com/rangka-lisplang-besi-cnp-dan-rangka-litplang-besi-siku/">besi CNP</a> ketika di bending hasilnya tidak bisa mengikuti lengkungan kuda-kuda yang dikehendaki. Karenaa terlalu tipis.</p>
<h3>1. Sifat penggunaan material besi pipa</h3>
<p>Penggunaan besi pipa untuk kuda-kuda lengkung paling banyak ditemukan, dan bersifat mutlak. Karena hasil lengkungan batang/rangka kuda-kuda bisa sempurna ketika di bending.</p>
<p>Sementara itu, mutlak dalam hal ini maksudnya adalah ketika Anda gunakan material beronggga ini sebagai bahan untuk membuat kuda-kuda lengkung tidak perlu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kombinasi">kombinasi</a> dengan material baja profil yang lain. Kecuali untuk membuat bahan pelengkapnya.</p>
<h3>2. Penggunaan besi WF dan siku</h3>
<p>Sementara kalau menggunakan besi WF atau siku umumnya harus kombinasi. Sehingga bentuk kuda-kuda yang di inginkan bisa tercapai dengan sempurna.</p>
<p>Oleh sebab itu jika dibanding antara 3 jenis material tersebut. Paling terbaik adalah besi pipa. Selain proses pengerjaan cukup mudah, tampilan rangka kuda-kuda juga sangat bagus.</p>
<p>Kembali mengenai penggunaan besi WF dan siku. Akhir-akhir ini semakin jarang. Karena jika ditinjau dari segi biaya pun sangat mahal. Mengapa?, karena bobot material besi WF dan siku jauh lebih besar dibanding besi pipa.</p>
<p>Pada kondisi ini (tahap perencanaan), esensi kuda-kuda lengkung memang sebaiknya tidak hanya fokus pada manfaat yang akan diperoleh. Tetapi perlu mempertimbangkan banyak hal. Misal yang berkaitan dengan proses pengerjaan dan biaya. Toh kalau ada material yang lebih bagus (murah dan kokoh) mengapa tidak pakai material tersebut?.</p>
<h2>Komponen konstruksi atap lengkung</h2>
<p>Setidaknya dibutuhkan 4 macam komponen konstruksi atap lengkung, antara lain: 1]. Kuda-kuda, 2]. Gording, 3]. Trekstang, dan 4]. Ikatan angin (wind brace)</p>
<p>Khusus komponen kuda-kuda terbagi lagi menjadi 5 bagian, yaitu:</p>
<ol>
<li>Batang utama kuda-kuda</li>
<li>Plat lekat</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-plat-kopel-sambungan-baja/">Plat sambungan</a> / pengaku</li>
<li>Angkur</li>
<li>Mur baut</li>
</ol>
<p>Batang utama kuda-kuda adalah batang yang menghubungkan antara kedua titik tumpuan kuda-kuda. Titik tumpuan ini umumnya berada pada sisi kanan dan kiri bentangan. Seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3249" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg" alt="Pemasangan konstruksi kuda-kuda pipa dengan cara tumpuan jepit" width="550" height="385" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Disebut batang utama karena tanpa komponen tersebut esensi kuda-kuda lengkung tidak tercapai. Alias konstruksi atap yang melengkung tidak dapat terwujud sesuai dengan desain. Berbeda dengan dengan 4 komponen yang lain.</p>
<p>Plat lekat, Plat pengaku, Angkur dan Mur baut sifatnya tidak wajib. Oleh sebab itu tergolong material pelengkap. Disebut pelengkap karena penggunaanya dilakukan menyesuaikan bentang kuda-kuda, bentuk rangka, letak pasang, desain, dan sistem sambungan.</p>
<p>Misalnya, jika bentuk kuda-kuda adalah merupakan batang tunggal. Berarti sambungan kemungkinan bisa dilakukan tanpa menggunakan mur baut. Tapi hanya las. Berarti dalam hal ini Anda tidak perlu melakukan proses pengeboran pada material untuk lubang baut.</p>
<p>Demikian sebaliknya, jika bentuk kuda-kuda lengkung berupa rangka batang. Dan material yang digunakan adalah kombinasi antara baja WF dan besi siku. Berarti, kemungkinan besar Anda justru tidak memerlukan las. Tetapi mur baut. Supaya proses pengerjaan cepat selesai.</p>
<p>Demikian esensi kuda-kuda lengkung, jenis bahan serta komponen-komponennya. Selengkapnya mengenai ragam bentuk kuda-kuda besi pipa lengkung akan Saya ulas pada artikel bagian kedua.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/">Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 13:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[WF 250]]></category>
		<category><![CDATA[WF 350]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara membuat kuda-kuda joglo sedikit berbeda dengan kuda-kuda pelana. Perbedaan tersebut adalah terletak pada jumlah batang yang digunakan. Pada kuda-kuda joglo terdiri dari 5 batang material baja. Sementara untuk membuat kuda-kuda pelana cukup 2 batang saja. Kelebihan kuda-kuda joglo WF Dibanding kuda-kuda joglo yang terbuat dari rangka batang (space frame, atau cremona). Kelebih kuda-kuda joglo [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cara membuat kuda-kuda joglo sedikit berbeda dengan kuda-kuda pelana. Perbedaan tersebut adalah terletak pada jumlah batang yang digunakan. Pada kuda-kuda joglo terdiri dari 5 batang material baja. Sementara untuk membuat kuda-kuda pelana cukup 2 batang saja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3847" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg" alt="Contoh kuda-kuda utama untuk konstruksi atap joglo bentang 36. Dengan bahan baja kastela dan baja WF." width="600" height="339" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja-300x170.png 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h2>Kelebihan kuda-kuda joglo WF</h2>
<p>Dibanding kuda-kuda joglo yang terbuat dari rangka batang (space frame, atau cremona). Kelebih kuda-kuda joglo yang terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">baja profil </a>WF selain praktis dan ringkas, adalah tidak berat. Sehingga struktur bangunan yang Anda buat tidak perlu ukuran besar. Maka dampak dari segala itu, biaya bangunan pun jadi hemat, dan cepat selesai.</p>
<p>Satu lagi kelebihan kuda-kuda joglo WF ditinjau dari sesi estetika. Pemasangan plafon dapat dilakukan menyesuaikan kemiringan kuda-kuda. Sehingga ruangan di dalam bangunan jadi lapang dan luas. Metode pemasangan plafon seperti ini sering disebut dengan plafon ekspos.</p>
<h2>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo WF</h2>
<p>Tahap pertama, pastikan dulu 3 data berikut telah terpenuhi:</p>
<ol>
<li>Bentangan kuda-kuda. Sebaiknya lakukan dengan cara ukur lapangan. Bukan mengacu pada gambar konstruksi.</li>
<li>Jenis atap yang digunakan. Konfirmasi langsung dengan pihak pemilik, atau pengawas bangunan.</li>
<li>Tumpuan kuda-kuda. Survei lapangan dan konfirmasi dengan pihak pengawas.</li>
</ol>
<h3>Contoh 1; kuda-kuda joglo bentang 10 meter dan cara hitung panjang material</h3>
<p>Misal bahan atap adalah terbuat dari genteng beton. Berarti material yang paling cocok untuk membuat kuda-kuda joglo tersebut adalah baja WF 250x125x6x9.</p>
<p>Pembagian batang kuda-kuda dilakukan seperti gambar berikut:<br />
A = Batang kuda-kuda sisi bawah. Sudut kemiringan 20º<br />
B = Batang kuda-kuda sisi atas, sudut 55º<br />
C = Batang tengah (horizontal).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5261" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg" alt="Kuda-kuda joglo bentang 10,0 meter pakai baja WF 250" width="1507" height="831" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg 1507w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-300x165.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-1024x565.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-768x423.jpg 768w" sizes="(max-width: 1507px) 100vw, 1507px" /></a></p>
<p>Namun, jika ternyata menggunakan bahan atap spandek gelombang. Maka material yang digunakan cukup WF 200x100x5,5&#215;8. Mengapa lebih kecil?. Karena beban atap lebih ringan. Jadi, rangka kuda-kuda tidak perlu pakai ukuran yang besar. Supaya tidak boros.</p>
<p>Pada artikel sebelumnya Saya telah menjelaskan cara menghitung panjang kuda-kuda WF. Untuk atap datar dan atap pelana. Silahkan baca melalui <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-panjang-kuda-kuda-wf-bentang-8-dan-12-m/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini. Saat ini pun akan saya jelaskan cara menghitung panjang kuda-kuda joglo.</p>
<p>Panjang batang A hitung dengan rumus:<br />
<strong>Pg = ( LA : cos 20 º ) &#8211; ((1/2 x H) : cos 20*) &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= ( 3.000 : cos 20º ) &#8211; ((1/2 x 200) : cos 20*) &#8211; (2 x 10)<br />
= 3.192 &#8211; 106 &#8211; 20 = 3.066 mm</p>
<p>Panjang batang B adalah:<br />
<strong>Pg = ( 1/2LB : cos 55º ) &#8211; ((1/2 x H) : cos 55º) &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= ( 1/2 x 4 : cos 55º ) &#8211; ((1/2 x 200) : cos 55º) &#8211; (2 x 10)<br />
= 3.487 &#8211; 174 &#8211; 20 = 3.293 mm</p>
<p>Sementara panjang batang C adalah:<br />
<strong>Pg = LC &#8211; H &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= 4.000 &#8211; 200 &#8211; 20<br />
= 3.780 mm</p>
<p>Keterangan:</p>
<ul>
<li>Pg = Panjang real batang kuda-kuda WF</li>
<li>LA = Bentangan kuda-kuda segmen A</li>
<li>LB = Bentangan kuda-kuda segmen B</li>
<li>H = Ukuran baja profil WF</li>
<li>Tp = Tebal plat lekat kuda-kuda</li>
</ul>
<h3>Contoh 2; kuda-kuda joglo bentang 20 meter</h3>
<p>Cara membuat kuda-kuda joglo bentang kecil dan bentang besar pada umumnya sama. Karena bentuk atap pada dasarnya memang sama. Yang berbeda hanya lah dimensi material baja yang akan digunakan.</p>
<p>Sebab semakin besar bentangan kuda-kuda, otomatis batang kuda-kuda juga makin panjang. Lalu, material yang digunakan juga semakin besar.</p>
<p>Seperti contoh kasus 1. Misalnya atap terbuat dari genteng <a href="https://kbbi.web.id/metal#google_vignette">metal</a>. Berarti profil baja yang pas untuk bahan kuda-kuda joglo bentang 20,0 meter ini adalah WF 350x175x7x11. Dengan pembagian batang seperti gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5262" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg" alt="Kuda-kuda joglo bentang 20,0 meter pakai baja WF 350" width="1600" height="780" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg 1600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-300x146.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-1024x499.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-768x374.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-1536x749.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></a></p>
<p>Sudut kemiringan batang A adalah 18º, sementara batang B adalah 50º. Dan batang C tetap pada posisi pemasangan horizontal. Nah, dari data-data ini Anda telah bisa menghitung panjang batang kuda-kuda. Caranya sama dengan contoh perhitungan diatas.</p>
<p>Apakah panjang batang hasil perhitungan Anda sesuai dengan ukuran dalam gambar?. Ukuran dalam gambar panjang batang :<br />
A = 5.916 mm<br />
B = 5.913 mm<br />
C = 7.626 mm</p>
<h2>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo agar proporsi</h2>
<p>Pembagian bentang kuda-kuda joglo selalu dilakukan berdasarkan keseimbangan antara jenis dan bentuk atap yang akan dibuat. Setelah kedua hal tersebut dianggap sudah serasi, maka tahap berikutnya adalah menentukan dimensi material.</p>
<p>4 hal yang menjadi ketentuan dalam merancang kuda-kuda joglo yaitu:</p>
<ol>
<li>Sudut kemiringan batang bawah selalu lebih kecil dibanding batang atas</li>
<li>Bentang kuda-kuda bagian atas 40% dari bentangan kuda-kuda keseluruhan. Dengan kata lain LC = 40% x L</li>
<li>Sudut kemiringan batang kuda-kuda bagian bawah 10º &#8211; 20º. Sementara batang kuda-kuda bagian atas adalah 45-65º.</li>
<li>Khusus kuda-kuda joglo yang terbuat dari baja WF. Batang horizontal wajib ada. Menggunakan material yang sama dengan batang kuda-kuda atau lebih kecil.</li>
</ol>
<h2>Sistem <a href="https://arsitekta.com/tumpuan-jepit-dan-sendi-diterapkan-bersama-sama-pada-konstruksi-ini/">tumpuan</a> kuda-kuda yang ideal</h2>
<p>Selain menggunakan material baja yang tepat, cara membuat kuda-kuda joglo agar kokoh adalah memilih tumpuan yang benar. Apa saja jenis tumpuan itu?. Yakni kombinasi antara tumpuan sendi dan rol, atau tumpuan jepit dan rol. Dalam hal ini silahkan Anda pilih jenis tumpuan yang cocok dengan kondisi lapangan, dan bentuk konstruksi kuda-kuda yang akan Anda buat.</p>
<p>Penting diketahui, tumpuan rol sangat diperlukan saat membuat kuda-kuda baja. Karena setelah menerima beban dari atap, maka kuda-kuda akan mengalami lendut. Dan pada saat itu pula terjadi pergeseran pada titik tumpu (angkur).</p>
<p>Oleh sebab itu lubang angkur salah satu titik tumpuan (base plate) harus dibuat oval. Supaya kuda-kuda tetap kokoh. Alias tidak melintir.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2024 13:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja profil gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan plat strip. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya. Contoh kuda-kuda CNP dan besi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan <a href="https://arsitekta.com/plat-strip-yang-terbaik-untuk-bahan-rib-plat/" target="_blank" rel="noopener">plat strip</a>. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Contoh kuda-kuda CNP dan besi beton</h2>
<p>Silahkan perhatikan gambar terlampir. Konstruksi gudang tersebut menggunakan kuda-kuda yang terbuat dari besi CNP, dan besi beton.</p>
<p>Besi CNP digunakan untuk membuat batang atas dan bawah. Sementara besi beton adalah untuk rangka diagonal. Jadi, sepintas terlihat kuda-kuda tersebut mirip dengan regel baja ruji-ruji.</p>
<p>Bedanya dengan regel baja, kuda-kuda CNP terpasang dengan posisi miring. Yakni mengikuti sudut kemiringan atap. Sementara regel baja selalu datar (horizontal).</p>
<h3>1. Material yang digunakan dan elemen pelengkap</h3>
<p>Kecuali CNP 200, semua baja CNP lainnya bisa Anda gunakan untuk sebagai rangka (batang atas) kuda-kuda. Dengan catatan, dimensi material harus disesuaikan lebih dulu dengan bentangan.</p>
<p>Sebab semakin kecil ukuran material baja, maka kemampuan untuk menahan beban juga semakin kecil. Maka dari itu, membuat kuda-kuda baja tidak boleh asal. Terapi, harus dengan material dan perhitungan yang tepat. Supaya kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5157" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg" alt="Gambar detail sambungan kuda-kuda baja CNP dan besi beton" width="1100" height="706" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg 1100w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-300x193.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-1024x657.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1100px) 100vw, 1100px" /></a></p>
<p>Untuk memasang kuda-kuda pada sebuah tiang kolom, atau untuk menggabungkan 2 buah kuda-kuda pada titik nok. Maka diperlukan elemen pelengkap, bernama plat sambung dan sejumlah baut mur.</p>
<p>Plat sambung ini pula yang berfungsi untuk menghubungkan antara CNP bagian atas dan bawah. Silahkan perhatikan pada gambar detail sambungan.</p>
<h4>Posisi pasang plat sambung kuda-kuda</h4>
<p>Plat sambung, atau sering disebut plat lekat pada kuda-kuda baja CNP ada 2, yakni terpasang pada bagian bawah dan atas. Bagian bawah berarti yang menghubungkan antara kuda-kuda dengan tiang kolom.</p>
<p>Sementara plat sambung atas berarti yang terpasang pada bagian atas kuda-kuda. Yakni yang menghubungkan antara 2 buah kuda-kuda, sehingga menjadi sebuah nok. Dalam hal ini bentuk atap yang Anda buat adalah pelana.</p>
<p>Plat sambung bagian atas bisa juga berfungsi sebagai pengikat kuda-kuda dengan tembok, kolom beton, atau kolom baja. Dalam hal ini berarti atap Anda adalah selasar, atau atap datar.</p>
<p>Dengan demikian boleh kita ambil satu kesimpulan, bahwa membuat kuda-kuda baja CNP tidak boleh tanpa plat sambung. Sebab plat sambung menentukan posisi pasang kuda-kuda, sekaligus menentukan jenis/fungsi atap.</p>
<h4>Cara menentukan ukuran dan tebal plat baja</h4>
<p>Dimensi pat sambung kuda-kuda baja ditentukan berdasarkan 3 hal, yaitu:<br />
Join kuda-kuda dimana?. Apakah pada baja WF, atau dinding bangunan.<br />
Ukuran profil besi CNP berapa?. Apakah CNP 100; CNP 125, atau CNP 150.<br />
Jarak material CNP yang digunakan untuk rangka kuda-kuda bagian atas dan bawah.</p>
<p>Contoh, sebuah gudang pelana bentang 15 meter. Material yang tepat untuk membuat kuda-kuda baja dalah:<br />
&#8211; CNP 100x50x3,2 mm<br />
&#8211; Jarak besi CNP (T) = 50 cm</p>
<p>Maka plat sambung yang ideal untuk kuda-kuda tersebut adalah tebal (t)= 6 mm, dengan ukuran 100&#215;750 mm.</p>
<p>Angka 100 diperioleh dari lebar profil baja CNP. Sementara 750 adalah: 1,5 x T<br />
= 1,5 x 500 mm<br />
= 750 mm</p>
<p>Karena dibutuhkan perkuatan pada bagian atas dan bawah kuda-kuda. Maka ketinggian plat sambung harus Anda tambah 1,5 dari jarak besi CNP. Yaitu untuk memasang voute kuda-kuda.</p>
<h4>Letak pasang, ukuran, jarak dan panjang besi beton</h4>
<p>Masih dengan contoh yang sama. Yakni membuat kuda-kuda bentang 20,0 meter. Adalah memerlukan material besi beton. Yaitu berfungsi untuk pengaku antara material baja CNP 100x50x3,2.</p>
<p>Pemasangan besi beton dilakukan pada sisi kanan, dan kiri CNP. Dan, dengan posisi diagonal (silang). Terlihat gambar potongan melintang pada detail sambungan. Silahkan Anda perhartikan.</p>
<p>Ukuran besi beton yang digunakan untuk membuat kuda-kuda baja tersebut adalah Ø10 mm. Dengan jarak pasang 50 cm. Jadi, panjang material besi beton adalah:<br />
= Akar dari (0,5² + 0,25²)<br />
= 0,55 m</p>
<h4>Ukuran mur baut kuda-kuda</h4>
<p>Mur baut yang digunakan untuk kuda-kuda CNP dan besi beton ini adalah M12. Sebanyak 12 buah pada setiap sambungan.</p>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan ketentuan: 2 x tebal plat baja. Ketentuan ini adalah berlaku untuk setiap sambungan konstruksi baja. Sebagaimana sebelumnya telah kami jelaskan dalam video pendek di channel <a href="https://www.youtube.com/shorts/eAwbsqWK0Fg">Mediarsitekta</a>.</p>
<h3>2. Bentangan maksimal kuda-kuda CNP</h3>
<p>Jikalau bentuk atap adalah pelana, maksimal bentangan kuda-kuda adalah 25 meter. Hal tersebut telah kami buktikan sendiri, pada sebuah garasi bus. Dan, ternyata sangat kokoh sampai sekarang.</p>
<p>Material yang kami gunakan untuk membuat kuda-kuda baja waktu itu adalah:<br />
CNP 150x65x3,2 mm<br />
Besi beton 12 mm<br />
Plat baja T=8 mm<br />
Baut mur Ø5/8&#8243;</p>
<p>Sedangkan untuk membuat atap datar, bentang kuda-kuda model seperti ini dianjurkan tidak lebih dari 15,0 meter. Hal tersebut dibatasi mengingat panjang standar besi CNP adalah 6,0 meter.</p>
<p>Sehingga tidak terjadi sambungan material yang terlalu banyak, yang akan membuat konstruksi kuda-kuda jadi lemah, dan lendut.</p>
<h3>3. Kelebihan kuda-kuda CNP dan kegunaan</h3>
<p>Selain sanggup untuk bentang lebar, serta untuk membuat kuda-kuda bentuk pelana dan atap datar. Kelebihan lain kuda-kuda CNP yang dikombinasikan dengan besi beton adalah:</p>
<h4>A. Hemat biaya</h4>
<p>Untuk membuktikan hal ini, bagian terakhir halaman ini telah kami lampirkan perhitungan biaya membuat kuda-kuda baja.</p>
<h4>B. Cocok diterapkan untuk berbagai jenis bahan atap</h4>
<p>Sehingga cocok pula untuk segala jenis bangunan. Antara lain membuat atap cafe, ruko, rukan, <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">kantin</a>, hingga rumah tinggal mewah. Yang menggunakan bahan genteng, maupun kaca.</p>
<h4>C. Proses pengerjaan mudah</h4>
<p>Ketika memasang plat sambung kuda-kuda, dan besi beton pada material besi CNP. Alat sambung yang digunakan adalah las. Oleh sebab itu tergolong praktis dan cepat.</p>
<p>Kelebihan lain terkait proses <a href="https://arsitekta.com/tempat-melaksanakan-pabrikasi-baja-yang-strategis-dan-syarat-syarat/">pabrikasi</a> adalah cukup membutuhkan alat kerja sederhana. Misalnya travo las, gerinda potong dan alat ukur baja. Sehingga biaya pengerjaan sangat murah.</p>
<h3>4. Perhitungan biaya kuda-kuda</h3>
<p>Contoh membuat kuda-kuda baja bentang 20,0 m. Sebagaimana pembahasan pada paragraf ke-13. Pertama, harus diketahui dulu berat 1 buah kuda-kuda. Rincian perhitungan sebagai berikut:</p>
<h4>Besi CNP 100x50x3,2 mm</h4>
<p>= (10,45 + 0,75 + 0,75) x 2 x 6,13 kg<br />
= 145,28 kg</p>
<p>Catatan:<br />
10,45 adalah panjang batang CNP dengan posisi miring; sudut 15º. Sedangkan 0,75 adalah panjang voute kuda-kuda bagian bawah dan atas.</p>
<h4>Besi beton 10 mm</h4>
<p>= 0,55 x 21 x 2 x 2 x 0,62 kg<br />
= 28,64 kg</p>
<h4>Plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,1 x 0,75 x 4 x 48,61 kg<br />
= 14,58 kg</p>
<p>Jadi, total tonase kuda-kuda adalah:<br />
= 145,28 + 28,64 + 14,58 kg<br />
= 188,5 kg.</p>
<p>Biaya pabrikasi dan pasang kuda-kuda menurut harga standar kota Semarang tahun ini, adalah:<br />
= 188,5 x Rp 24.500,-<br />
= Rp 4.618.250,-</p>
<h2>[Penutup] Perbandingan dengan kuda-kuda biasa</h2>
<p>Untuk konstruksi kuda-kuda yang sama, yakni bentangan 20,0 meter. Jikalau menggunakan baja WF, setidaknya pakai WF 200&#215;100. Berarti berat kuda-kuda adalah:<br />
= (10,35 + 0,75) x 21,33 kg<br />
= 236,76 kg</p>
<p>Jauh lebih berat bukan, dibanding kuda-kuda CNP kombinasi besi beton?. Yakni selisih 48,28 kg. Maka dari itu, terbukti bahwa kuda-kuda rangka batang ini sangat hemat.</p>
<p>Oh iya, mengingatkan kita kembali tentang kolom baja gabungan, atau sering disebut kolom baja profil tersusun. Kuda-kuda yang kita bahas tadi sebenarnya juga tergolong dalam kelompok baja profil gabungan/tersusun. Sebab terbuat dari lebih dari 1 jenis material baja.</p>
<p>Demikian ulasan tentang cara membuat kuda-kuda baja CNP dan besi beton. Berikut kelebihan dan contoh perhitungan tonase dan biaya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbandingan biaya Kuda-kuda Baja WF Dan CNP Double Bentang 14,0 M</title>
		<link>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 13:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[2CNP]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pemasangan kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[CNP double]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda CNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menindak lanjuti pertanyaan klien yang sering masuk melalui pesan singkat. Mereka ingin mengetahui yang termurah. Antara kuda-kuda yang terbuat dari material baja WF dan CNP double. Jawab saya, tergantung bentang kuda-kuda. Kalau bentangan kuda-kuda di bawah 12 meter. Tentu material CNP double akan lebih murah. Tapi, diatas bentangan tersebut. Besi CNP sangat tidak layak sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/">Perbandingan biaya Kuda-kuda Baja WF Dan CNP Double Bentang 14,0 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menindak lanjuti pertanyaan klien yang sering masuk melalui pesan singkat. Mereka ingin mengetahui yang termurah. Antara kuda-kuda yang terbuat dari material baja WF dan CNP double. Jawab saya, tergantung bentang kuda-kuda.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3615" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg" alt="Contoh balok baja yang terbuat dari besi WF" width="600" height="313" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF-300x157.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Kalau bentangan kuda-kuda di bawah 12 meter. Tentu material CNP double akan lebih murah. Tapi, diatas bentangan tersebut. Besi CNP sangat tidak layak sebagai kuda-kuda. Sekalipun menggunakan ukuran terbesar. Paling tebal, serta double.</p>
<p>Lebih lanjut tentang kuda-kuda CNP. Meskipun ternyata lebih hemat, dibanding material baja yang lain. Perlu Anda pertimbangkan cara pembuatan (pabrikasi), dan pemasangan kuda-kuda. Jangan sampai <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-pemasangan-antara-kolom-baja-gabungan-dan-kolom-baja-wf/">perhitungan biaya</a> diatas kertas murah. Tapi, proses pengerjaan sangat sulit. Untuk apa menggunakan material tersebut?.</p>
<h2>Perbandingan dari segi biaya</h2>
<p>Untuk membuktikan bahwa material WF dan 2CNP (Sebutan lain dari CNP double) pantas di adu. Disini akan saya buat satu contoh bangunan. Yaitu untuk membuat <a href="https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/" target="_blank" rel="noopener">kuda-kuda</a> bentang 14,0 meter. Rencana penutup atap akan menggunakan spandek gelombang. Lengkap dengan insulasi peredam panas. Oleh sebab itu sudut kemiringan atap yang ideal adalah 15 drajat. Jadi, beban yang akan dipikul kuda-kuda baja WF dan CNP double sama persis.</p>
<h3>1. Spek material kuda-kuda WF, komponen pelengkap dan perhitingan biaya</h3>
<p>Pilihan yang paling pas untuk material kuda-kuda bentangan 14,0 meter adalah WF 150. Kelebihan menggunakan material ini, selain pasti kokoh. Karena profil WF masih lebih tinggi dibanding bentang. Sebagai ilustrasi, perhatikan gambar shop drawing kuda-kuda WF berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3597" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF.jpg" alt="Gambar detail dan panjang kuda-kuda WF 200x100x5,5x8 untuk bangunan bentang 20 meter." width="500" height="307" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF-300x184.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Secara sederhana penentuan dimensi WF untuk kuda-kuda adalah dengan cara tersebut. Bentangan harus lebih kecil dibanding tinggi WF. Atau, dengan rumus:<br />
= 1/100 x Bentang<br />
= 1/14.000 mm = 140</p>
<p>Jadi, seharusnya pakai WF 140 juga sudah kokoh. Tapi, karena ukuran tersebut tidak tersedia. Maka disini kita akqn menggunakan baja WF yang lebih besar. Yakni 150.</p>
<p>Berikut komponen dan jenis-jenis material yang dibutuhkan untuk membuat kuda-kuda tersebut :<br />
1. WF 150x75x5x7 = 122,0 kg<br />
2. Plat lekat T=8 mm = 2,92 kg<br />
3. Plat rib kuda-kuda (stiffners) = 2,18 kg<br />
4. Plat dudukan gording = 4,25 kg</p>
<p>Catatan terkait perhitungan tonase, sebagai berikut:<br />
&#8211; Khusus item nomor 3 dan 4, adalah terbuat dari baja plat T=6 mm.<br />
&#8211; Sudut kemiringan kuda-kuda adalah 15º<br />
&#8211; Jumlah gording yang menumpu pada kuda-kuda adalah 7 jalur<br />
&#8211; Plat rib untuk batang kuda-kuda berjumlah 4 buah.<br />
&#8211; Jadi, total tonase kuda-kuda adalah 121,35 kg.</p>
<p>Saat ini, rata-rata harga satuan pekerjaan konstruksi baja adalah Rp 25.000-/kg. Harga tersebut belum termasuk cat, dan baut sambung. Maka, diketahui biaya pemasangan 1 buah kuda-kuda adalah:<br />
= 121,35 x Rp 25.000,-<br />
= Rp 3.033.750,-</p>
<h3>2. [Alternatif] Kuda-kuda baja CNP double.</h3>
<p>Setelah mengetahui biaya salah satu material kuda-kuda. Perbandingan antara baja WF dan CNP double berikutnya akan lebih jelas dengan membuat rincian yang sama.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3592" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double.jpg" alt="Berbagai macam kegunaan besi CNP double pada bangunan. Salah satunya untuk Kuda-kuda." width="450" height="246" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Untuk membuat kuda-kuda bentang 14,0 meter. Menggunakan profil baja CNP, <a href="https://www.quora.com/What-is-the-difference-between-elements-and-components">komponen </a>yang Anda butuhkan adalah:<br />
• 2 batang CNP 200x75x20x3,2 mm. Masing-masing panjang 7,8 meter. Jadi, berat besi CNP keseluruhan adalah 117,15 kg.<br />
• 2 buah plat lekat kuda-kuda. Terbuat dari plat baja lembaran tebal 6 mm. Dengan ukuran @250&#215;400 mm = 4,86 kg<br />
• 7 buah sepatu gording, tebal 6 mm. Dengan ukura @100&#215;125 mm = 4,25 kg</p>
<p>Jadi total tonase kuda-kuda adalah 126,26 kg. Di kali dengan harga satuan yang sama (@25.000,-/kg). Maka, biaya pemasangan kuda-kuda CNP double adalah sebesar:<br />
= 126,26 x Rp 25.000,-<br />
= Rp 3.156.500,-</p>
<p>Sampai disini sudah boleh kita simpulkan. Ternyata biaya pasang kuda-kuda baja WF dan CNP cukup imbang. Hanya selisih 122 ribu saja. Dalam hal ini material yang lebih murah adalah CNP double. Sekitar 4-4,5%.</p>
<h2>Perbandingan dari segi kemudahan kerja</h2>
<p>Membuktikan apakah selisih biaya kedua jenis material diatas sebanding dengan proses pengerjaan. Mari kita tinjau dari segi kemudahan pelaksanaan pabrikasi. Indikator yang dipakai sangat sederhana. Yaitu berdasarkan :</p>
<h3>1. Jumlah komponen kuda-kuda</h3>
<p>Type kuda-kuda WF menggunakan lebih banyak komponen. Dibanding kuda-kuda CNP. Dengan demikian, boleh disimpulkan bahwa proses pabrikasi kuda-kuda WF akan memakan waktu yang lebih lama.</p>
<p>Waktu tersebut tersita untuk memotong WF, memotong plat baja, serta menyatukan segala jenis komponen. Hingga berbentuk sebuah kuda-kuda baja yang sempurna. Jadi, dalam hal kemudahan dan jangka waktu pelaksanaan pabrikasi. Ternyata kuda-kuda CNP double juga unggul.</p>
<h3>2. Panjang las</h3>
<p>Perbandingan antara material baja WF dan CNP dari segi kebutuhan kawat las. Adalah berdasarkan perhitungan berikut:</p>
<p>&#8211; Panjang las yang harus Anda lakukan untuk membuat kuda-kuda WF 150 adalah:<br />
A = 0,15 x 4 x 2 sisi = 1,20 m<br />
B = 0,15 x 3 x 4 buah = 1,8 m<br />
C = 0,10 x 7 buah = 0,7 m<br />
Total = 3,70 meter</p>
<p>&#8211; Panjang las untuk membuat kuda-kuda CNP double :<br />
A = 0,75 x 2 x 2 = 3,0 m<br />
B = 0,10 x 7 = 0,70 m<br />
C = 0,05 x 20 x 2 = 2,0 m</p>
<p>Total las = 5,70 meter.<br />
Ternyata jauh lebih panjang, dibanding dengan kuda-kuda baja WF. Hal ini tentu mengakibatkan kebutuhan kawatlas, dan upah tukang lebih tinggi ketika Anda menggunakan kuda-kuda CNP double.</p>
<p>Sekarang tergantung teman-teman. Antara kuda-kuda baja WF dan CNP double, Anda pilih mana?. Saran dari kami, adalah tetap memilih menggunakan baja WF. Karena kekuatan bahan ini jauh lebih tinggi dibanding baja CNP. Baik dalam hal tekan, maupun beban/gaya tarik. Bilamana Anda memiliki kasus yang menyerupai 2 jenis kuda-kuda ini. Dan, Anda ragu untuk menetapkan pilihan. Karena kurang bahan pertimbangan. Silahkan <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> kami, melalui nomor telpon/WA dalam halaman ini.</p>
<p>Jika Anda sedang mencari <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Jasa Pembuatan Website MLM</b></a> atau <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Website Replika</b></a> kami merekomendasi <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Cekotechnology</a> <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Website MLM</a> Terbaik saat ini, sudah banyak pembisnis sukses menggunakan layanan Solusitech sebagai <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-pembuatan-website-cepat/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Pembuatan Website</a> sudah tidak diragukan lagi kemampuan TIM Programmernya. Atau bisa kunjungi kami di <a href="https://www.jagoanstudio.com/"><strong>Jagoan Studio</strong></a></p>
<p>dan jika Anda sedang mencari jasa <a href="https://www.jagoantrans.com/sewa-mobil-semarang/"><strong>sewa mobil</strong></a> bisa ke <a href="https://www.jagoantrans.com/">Jagoan Trans</a>. Kami semua berada di <a href="https://www.kreativitasdigitalindonesia.com/"><strong>PT Kreativitas Digital Indonesia / KDI</strong></a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/">Perbandingan biaya Kuda-kuda Baja WF Dan CNP Double Bentang 14,0 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyebab Dan Cara Mengatasi Lendut Pada Kuda-kuda Baja Kastela Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 13:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja kastela]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[lendutan kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Diakui atau tidak, lendutan pada suatu batang konstruksi bangunan adalah salah satu yang harus dicegah sejak awal. Termasuk yang kami temui beberapa bulan yang lalu. Lendut pada kuda-kuda baja kastela di luar batas toleransi. Apakah oleh faktor sengaja, atau tidak. Kejadian tersebut membuat pemasangan atap jadi tertunda. Karena, jikalau dipaksa. Maka bentuk atap jadi lengkung. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/">Penyebab Dan Cara Mengatasi Lendut Pada Kuda-kuda Baja Kastela Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Diakui atau tidak, lendutan pada suatu batang konstruksi bangunan adalah salah satu yang harus dicegah sejak awal. Termasuk yang kami temui beberapa bulan yang lalu. Lendut pada kuda-kuda baja kastela di luar batas toleransi.</p>
<p>Apakah oleh faktor sengaja, atau tidak. Kejadian tersebut membuat pemasangan atap jadi tertunda. Karena, jikalau dipaksa. Maka bentuk atap jadi lengkung. Dan, rawan bocor. Sebab air hujan tidak bisa mengalir lancar. Tapi, kemungkinan besar menjadi tergenang. Resiko bukan?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Penampakan-kolom-baja-WF-yang-tinggi.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4768" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Penampakan-kolom-baja-WF-yang-tinggi.jpeg" alt="Penampakan tiang kolom baja WF yang tinggi, lengkap dengan balok dan kuda-kuda baja kastela" width="448" height="328" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Penampakan-kolom-baja-WF-yang-tinggi.jpeg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Penampakan-kolom-baja-WF-yang-tinggi-300x220.jpeg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Pada artikel sebelumnya mengenai hal yang sama telah kami tulis. Namun khusus untuk kuda-kuda baja bentang besar. Bukan mengenai material yang digunakan. Sebagaimana yang akan kami jelaskan dalam artikel kali ini. Secara spesifik menjabarkan tentang kuda-kuda yang terbuat dari baja kastela. Yang tengah mengalami lendut.</p>
<h2>Pengertian dan penyebab lendut</h2>
<p>Lendut atau lendutan adalah sebuah proses doformasi (perubahan bentuk), sebagai akibat dari tidak mampu menahan beban vertikal yang terjadi pada salah satu material yang digunakan pada sebuah konstruksi bangunan. Misalnya balok, atau kuda-kuda baja.</p>
<p>Pada umumnya ada 3 faktor penyebab kuda-kuda baja mengalami lendut, yaitu:</p>
<h3>1. Sudut kemiringan terlalu landai</h3>
<p>Umumnya sudut kemiringan atap yang menggunakan konstruksi baja adalah 15⁰. Hal itu dengan pertimbangan bahwa atap bangunan adalah menggunakan spandek gelombang, atau sejenis.</p>
<p>Akan tetapi dengan alasan agar irit biaya. Sudut kemiringan atap sering dibuat menjadi 8⁰, atau 10⁰. Akhirnya kuda-kuda baja nyaris datar. Layaknya sebuah balok. Dan, mengakibatkan lendut pada kuda-kuda baja melewati batas toleransi.</p>
<p>Toleransi lendut kuda-kuda sistem <a href="https://arsitekta.com/hubungan-rafter-baja-dan-portal-frame/" target="_blank" rel="noopener">portal frame</a> adalah 1/600 Panjang Batang. Contoh panjang kuda-kuda adalah 18,45 meter. Maka lendutan yang di ijinkan (maksimal) adalah:<br />
= 1/600 x 18.450 mm<br />
= 30,75 mm. Atau pembulatan menjadi 40 milimeter.</p>
<p>Dibawah angka toleransi tersebut sangat bagus. Namun, jika lebih. Berati kuda-kuda lemah. Dengan kata lain tidak mampu menahan beban vertikal yang terjadi pada rangka atap. Sehingga harus di atasi sesegera mungkin. Sebelum pemasangan atap.</p>
<p>Sekedar informasi. Namun, bukan serta merta untuk dicontoh. Keuntungan membuat sudut kemiringan atap landai adalah pada penggunaan material. Karena luas atap jadi sedikit. Maka secara otomatis seluruh jenis material yang digunakan untuk rangka, maupun penutup atap juga akan sedikit. Sehingga hemat biaya.</p>
<p>Jadi dari segi biaya, aplikasi sudut kemiringan yang landai memang membuat anggaran jadi irit. Tapi dari segi kekuatan konstruksi atap perlu dipertanyakan. Selain rawan lendut dan rawan bocor. Hal tersebut juga mengakibatkan maintenance bangunan jadi tinggi.</p>
<h3>2. Dimensi material terlalu kecil</h3>
<p>Faktor kedua yang membuat lendut pada kuda-kuda baja adalah ketika menggunakan material yang terlalu kecil. Hal ini umumnya terjadi karena penentuan material dilakukan dengan cara kira-kira (asumsi). Bukan berdasarkan analisis kekuatan struktur.</p>
<p>Pun, dapat terjadi karena perhitungan struktur bangunan yang tidak benar. Alias dilakukan oleh pemula. Misalnya, ketika memasukkan angka keamanan yang terlalu kecil. Akhirnya dimensi material yang diperoleh pada perhitungan juga kecil.</p>
<p>Kasus seperti ini jelas termasuk faktor sengaja. Dan, <a href="https://blog.algorit.ma/human-error-pengertian-dan-jenis-jenisnya/">Human Error</a>. Sebenarnya tidak bakal terjadi. Bilamana penentuan dimensi material baja dilakukan oleh profesional.</p>
<h3>3. Kolom baja terlalu tinggi</h3>
<p>Semakin tinggi sebuah bangunan, maka beban angin yang diterima juga akan lebih besar. Terlebih pada bangunan yang berada di pesisir pantai. Hal ini secara tidak langsung akan membuat kuda-kuda baja bekerja keras, yaitu untuk menahan beban tersebut.</p>
<p>Jadi, kasusnya berbeda dengan poin 1 dan 2. Disini lendut pada kuda-kuda baja terjadi pasca konstruksi. Tepatnya setelah pemasangan atap. Serta lambat laun. Bukan pada saat ereksen konstruksi atap.</p>
<h2>Contoh kasusu 1; Mengatasi lendutan kuda-kuda baja bentuk pelana</h2>
<p>Adalah kuda-kuda pelana bentang 42,0 meter. Direncanakan pakai baja kastela WF 600&#215;200. Ternyata setelah pemasangan kuda-kuda tersebut lendut 15-17 cm. Oleh sebab itu solusi yang dilakukan adalah sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4771" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-1.jpg" alt="Perkuatan kuda-kuda baja kastela dengan menambah plat stiffener" width="1024" height="547" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-1.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-1-300x160.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-1-768x410.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></p>
<h3>1. Menambah plat pengaku (stiffner)</h3>
<p>Posisi plat stiffner terpasang dengan sudut kemiringan 60 drajat. Dan sesuai dengan pola lubang baja kastela. Sehingga setiap plat pengaku berada persis di tengah baja WF.</p>
<p>Adapun ukuran plat baja yang digunakan adalah 10 mm. Lebar 95 mm, dan panjang 655 mm. Terpasang secara segaris pada sisi kanan, dan kiri profil WF.</p>
<p>Sementara itu, ukuran las yang digunakan untuk memasang plat stiffener adalah kawat las diameter 3,2 mm. Dengan panjang @50 mm. Perhatikan titik pengelasan pada gambar. Hanya dilakukan setempat-setempat.</p>
<h3>2. Penambahan plat tutup HCO</h3>
<p>Tindakan kedua untuk mengatasi lendut pada kuda-kuda baja adalah dengan cara memasang plat tutup tambahan. Pada gambar terlihat dengan arsir warna biru. Silahkan perhatikan.</p>
<p>Upaya ini bertujuan agar kuda-kuda semakin kaku. Sebab lubang heksagonal pada baja kastela semakin sedikit. Ditambah lagi dengan pemasangan plat stiffner. Maka kuda-kuda menjadi sangat kokoh. Serta tidak lendut.</p>
<h2>Contoh kasus 2; Mengatasi kuda-kuda baja kastela bentuk selasar</h2>
<p>Sebagaimana terlihat pada gambar dibawah. Bentang kuda-kuda adah 25 meter. Dengan posisi miring sebelah (bentuk selasar), dan sudut kemiringan hanya 8⁰.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-2.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4772" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-2.jpg" alt="Perkuatan kuda-kuda baja HCO menggunakan balok pengaku/skur" width="1024" height="574" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-2.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-2-300x168.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Perkuatan-kuda-kuda-baja-kastela-2-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></p>
<p>Dimensi material kuda-kuda awaknya adalah baja kastela 525&#215;175. Lagi-lagi mengalami lendutan yang signifikan. Padahal atap belum terpasang. Yakni 100-150 mm.</p>
<p>Hal tersebut dapat kesimpulan. Bahwa atas beban sendiri, dan rangka atap yang terpasang diatasnya (gording, trekstang dan ikatan angin), kuda-kuda ternyata tidak kuat. Oleh sebab itu harus tambah pengaku.</p>
<p>Material pengaku/skur terbuat dari baja WF 250&#215;125. Terpasang secara miring pada tiang kolom. Dengan menggunakan sambungan baut mur diameter 3/4&#8243;.</p>
<p>Pada bagian tengah skur, juga terpasang batang tarik yang terbuat dari material <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-dan-kebutuhan-besi-beton-untuk-rumah-tinggal-1-lantai/">besi beton</a> ulir Ø19 mm. Lengkap dengan span skrup untuk mengencangkan balok skur.</p>
<h2>[Penutup] Cara mencegah lendut pada kuda-kuda baja</h2>
<p>1. Penentuan material baja harus dilakukan berdasarkan analisis struktur yang benar dan tepat.<br />
2. Khusus pemula. Lakukan study banding pada bangunan yang telah jadi. Setelah melakukan perhitungan analisis bangunan.<br />
3. Konsultasi dengan spesialis baja. Untuk memastikan dimensi material yang akan digunakan sudah benar. Dengan kata lain tidak terlalu kecil, atau terlalu besar.</p>
<p>Demikian ulasan mengenai penyebab kuda-kuda baja kastela mengalami lendut. Serta cara mengatasinya supaya tidak semakin parah. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/">Penyebab Dan Cara Mengatasi Lendut Pada Kuda-kuda Baja Kastela Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-lendutan-pada-kuda-kuda-baja-kastela/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangka Kuda-kuda Yang Rumit Dalam Hal Bentuk dan Perhitungan [Part 3 of 3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/rangka-kuda-kuda-baja-yang-rumit/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/rangka-kuda-kuda-baja-yang-rumit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2022 13:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[panjang kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[rangka kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4494</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu rangka kuda-kuda yang rumit adalah seperti terlihat di bawah ini. Walau bentuk rangka terlihat minimalis. Karena jumlah batang tidak banyak. Tapi, menghitung panjang batang-batang tersebut, jauh lebih sulit dibanding kuda-kuda cremona standar. Serba-serbi tentang model rangka kuda-kuda Entah dengan alasan itu, atau tidak. Saat ini bentuk rangka kuda-kuda seperti ini, makin jarang di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rangka-kuda-kuda-baja-yang-rumit/">Rangka Kuda-kuda Yang Rumit Dalam Hal Bentuk dan Perhitungan [Part 3 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu rangka kuda-kuda yang rumit adalah seperti terlihat di bawah ini. Walau bentuk rangka terlihat minimalis. Karena jumlah batang tidak banyak. Tapi, menghitung panjang batang-batang tersebut, jauh lebih sulit dibanding kuda-kuda <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/">cremona standar</a>.</p>
<h2>Serba-serbi tentang model rangka kuda-kuda</h2>
<p>Entah dengan alasan itu, atau tidak. Saat ini bentuk rangka kuda-kuda seperti ini, makin jarang di minati. Termasuk, ketika klien membutuhkan desain dari kami. Type kuda-kuda ini sudah kami hindari. Guna mempercepat proses perancangan kuda-kuda.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4495 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Skema-rangka-kuda-kuda-cremona-3-300x159.jpg" alt="Skema rangka batang kuda-kuda baja" width="300" height="159" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Skema-rangka-kuda-kuda-cremona-3-300x159.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Skema-rangka-kuda-kuda-cremona-3-768x408.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Skema-rangka-kuda-kuda-cremona-3.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pun, dari segi kekuatan. Masih perlu diragukan. Justru model rangka biasa, sebagaimana yang telah kami ulas pada artikel bagian ke-1, dan yang ke-2 yang paling bagus. Di tinjau dari segi kekokohan konstruksi, maupun kemudahan pelaksanaan pabrikasi, dan instalasi.</p>
<p>Namun demikian, sekalipun model ini kita anggap sebagai rangka kuda-kuda yang rumit. Tapi, dahulu pernah mengalami kejayaan. Tepatnya pada saat <a href="https://pindad.com/masa-kolonial-belanda-dan-pendudukan-jepang">zaman kolonial</a>. Dan, sampai saat ini masih mudah ditemui sisa-sisa peninggalannya.</p>
<p>Waktu itu. Selain diterapkan pada setiap konstruksi atap. Sebab, zaman itu portal frame belum begitu populer. Pula, beberapa konstruksi mengadopsi bentuk rangka batang <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/" target="_blank" rel="noopener">cremona siku</a>. Salah satunya adalah pada konstruksi jembatan. Lebih spesifik lagi, adalah untuk konstruksi jembatan kereta api.</p>
<h2>Macam-macam rangka batang kuda-kuda dan panjang material</h2>
<p>Untuk memudahkan proses perhitungan. Setiap rangka batang kuda-kuda harus diberi nama. Nama-nama batang tersebut, sekaligus berguna untuk membedakan posisi pemasangan. Maupun, jenis dan panjang material yang digunakan.</p>
<p>Seperti terlihat pada gambar skema kuda-kuda. Jenis-jenis rangka antara lain (batang):</p>
<ol>
<li>A = rangka kuda-kuda bagian atas. Atau, sering disebut batang atas.</li>
<li>B = batang bawah</li>
<li>C dan f = batang diagonal</li>
<li>D dan g = batang vertikal</li>
</ol>
<p>Terkait panjang batang. Yang telah diketahui hanya 1, yakni batang (g) = 2,888 meter. Selain itu, belum diketahui. Oleh sebab itu, tergolong bentuk rangka kuda-kuda yang rumit. Membuktikan klaim tersebut, ikuti rumus-rumus perhitungan di bawah ini. Seluruhnya terdiri dari 5 tahap.</p>
<h3>1. Panjang batang (a) dan (b)</h3>
<p>Karena bentang kuda-kuda adalah sama dengan 2 artikel sebelumnya. Pun, sudut kemiringan atap adalah persis. Maka, disini kami tidak perlu membubuhkan rumus, untuk menghitung panjang batang tersebut.</p>
<p>Rumus yang sama dengan batang (a). Juga diterapkan untuk menghitung panjang batang (b). Namun, dengan sudut kemiringan yang berbeda. Sebab, (b) berfungsi sebagai batang bawah kuda-kuda.</p>
<p>Cara menghitung panjang material tersebut adalah:<br />
= 5,0 : cos 5º<br />
= 5,02 meter</p>
<h3>2. Rumus menghitung batang (c)</h3>
<p>Skema kuda-kuda harus diperbesar dulu. Supaya lebih jelas. Terlihat seperti gambar dibawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4496 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-1-300x185.jpg" alt="Skema rangka batang C dan D" width="300" height="185" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-1-300x185.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-1-768x474.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-1.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tinggi (x1) dapat diketahui berdasarkan rumus tangen. Yakni sebesar 0,72 meter. Namun ukuran tersebut masih dalam posisi tegak lurus, terhadap garis as/grid bentangan. Seharusnya, sejajar dengan batang (x2).</p>
<p>Maka dari itu, data tersebut belum bisa digunakan langsung untuk menghitung panjang batang C. Langkah berikutnya, lebih dulu Anda mengurangi tinggi (x1). Hal tersebut Anda lakukan dengan rumus berikut:<br />
= x1 &#8211; (1,25 x tangen 5º)<br />
= 0,72 &#8211; 0,11 = 0,61 meter.</p>
<p>Kemudian, panjang batang C diketahui dengan rumus:<br />
= √[(0,61 x 0,61) + (1,25 x 1,25)]<br />
= 1,39 meter</p>
<h3>3. Cara hitung panjang material (d)</h3>
<p>Adalah dengan rumus:<br />
= [(1,25 x 2) x tangen 30º] &#8211; x2<br />
= 1,44 &#8211; (2 x 0,11) = 1,22 meter</p>
<p>Metode lain, bisa juga dilakukan dengan rumus berikut:<br />
D = x3 &#8211; x2<br />
Atau,<br />
D = (2,5 x tangen 30º) &#8211; (2,5 x tangen 5º)</p>
<p>Hasilnya, pasti sama dengan rumus sebelumnya.</p>
<h3>4. Panjang batang (e)</h3>
<p>Sebelum melakukan perhitungan untuk mencari panjang batas E. Adalah mencari panjang (x5). Tapi, (x5) sendiri bisa diketahui, jika tinggi (d1) sudah Anda peroleh. Pelan-pelan baca teman-teman agar mengerti. Faktanya menghitung rangka kuda-kuda yang rumit begini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4497 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-2-300x190.jpg" alt="Cara menghitung panjang rangka batang kuda-kuda" width="300" height="190" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-2-300x190.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-2-768x485.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Detail-rangka-kuda-kuda-2.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Langkah 1: mencari tinggi (d1)<br />
= (3 x 1,25) x tangen 30º<br />
= 2,16 meter</p>
<p>Langkah 2: mencari tinggi (c4)<br />
= (3 x 1,25) x tangen 15º<br />
= 0,33 meter</p>
<p>Dengan demikian, diketahui tinggi (x5), adalah:<br />
= d1 &#8211; x4<br />
= 2,16 &#8211; 0,33 = 1,83 meter.</p>
<p>Setelah itu, baru beranjak pada batang (E). Hitungan dilakukan pakai rumus phytagoras.<br />
= √[(1,25 x 1,25) + (1,83 x 1,83)]<br />
= √(1,56 + 3,44) = 2,23 meter</p>
<h3>5. Panjang batang (f)</h3>
<p>Tahap perhitungan mirip dengan batang (e). Namun, sedikit lebih mudah. Karena data-data tentang panjang rangka sudah banyak. Kalau sebelumnya, memerlukan 3 tahap perhitungan. Kali ini hanya 2.</p>
<h4>Tahap 1: mencari tinggi (x8)</h4>
<p>Cara muda adalah:<br />
= x5 &#8211; (1,25 x tangen 5º)<br />
= 1,83 &#8211; 0,11 = 1,72 meter.</p>
<p>Cara yang lain, bisa juga dengan menggunakan tinggi kuda-kuda. Sebagaimana sebalumnya telah diketahui/terlihat dalam gambar, yakni 2,89 meter. Pembulatan ke dalam satuan meter. Sebab, satuan yang digunakan dalam gambar adalam milimeter.</p>
<h4>Tahap 2: mencari panjang F</h4>
<p>Namun, metode tersebut memerlukan proses panjang. Sebab, Anda harus mencari tinggi (x6), dan (x7) lebih dulu. Jadi, tambah 2 tahap perhitungan, hingga bisa mengetahui (x8). Sungguh rangka kuda-kuda yang rumit, kalau kita pakai cara yang kedua ini.</p>
<p>Oke, langsung pada langkah ke-2. Menghitung panjang batang (F). Dengan rumus:<br />
= √[(1,25 x 1,25) + (1,72 x 1,72)]<br />
= √(1,56 + 2,96) = 2,13 meter</p>
<h2>Total kebutuhan material kuda-kuda siku</h2>
<p>Daftar panjang material sebagai berikut:<br />
1. Batang a = 5,77 m<br />
2. Batang b = 5,02 m<br />
3. Batang C = 1,39 m<br />
4. Batang d = 1,23 m<br />
5. Batang e = 2,23 m<br />
6. Batang f = 2,13 m<br />
7. Dan, batang g = 2,45 m</p>
<p>Jadi, total keseluruhan adalah 20,40 meter. Kebutuhan material untuk rangka kuda-kuda yang rumit ini, angka tersebut kemudian Anda kali 4. Agar terbentuk 1 unit kuda-kuda yang sempurna. Sehingga total bahan adalah 81,60 meter. Atau, sebanyak 13,6 batang material <a href="https://arsitekta.com/material-besi-siku-tidak-sama-kaki/">besi siku.</a></p>
<h2>[Penutup] Perbandingan kebutuhan bahan</h2>
<p>Dari awal, sengaja desain konstruksi kuda-kuda kami buat, menggunakan ukuran bentang yang sama. Pun, pembagian jarak batang penegak, serta sudut kemiringan atap. Untuk mengetahui bentuk kuda-kuda mana yang paling banyak membutuhkan material.</p>
<p>Pada perhitungan pertama (artikel 1), diketahui total panjang rangka kuda-kuda adalah 84,7 meter. Sementara, artikel ke-2 adalah 102,17 meter. Dan, saat ini (artikel 3) adalah 81,60 meter. Benar kan paling hemat material, dibanding kuda-kuda cremona pertama, dan kedua?. Tapi, dalam hal proses perhitungan material adalah paling panjang. Maka dari itu, layak disebut rangka kuda-kuda yang rumit.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/rangka-kuda-kuda-baja-yang-rumit/">Rangka Kuda-kuda Yang Rumit Dalam Hal Bentuk dan Perhitungan [Part 3 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/rangka-kuda-kuda-baja-yang-rumit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tepatnya Panjang Rangka Kuda-kuda Baja Hitung Dengan Cara Ini  [Part 1 of 3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2022 13:16:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[menghitung panjang kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[rangka kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika ingin mengetahui berapa jumlah material, yang dibutuhkan untuk membuat kuda-kuda. Maka, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah hitung panjang rangka kuda-kuda. Secara satu per satu. Setelah itu, membuat rekapitulasi pemakaian bahan. Problematika perhitungan rangka batang kuda-kuda Pada kasus tertentu, misalnya untuk menghitung panjang kuda-kuda WF. Tidaklah begitu sulit. Karena batang kuda-kuda hanya 1 unit. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/">Tepatnya Panjang Rangka Kuda-kuda Baja Hitung Dengan Cara Ini  [Part 1 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-1875 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi-300x234.jpg" alt="Gambar kuda-kuda baja profil IWF" width="300" height="234" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi-300x234.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg 440w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ketika ingin mengetahui berapa jumlah material, yang dibutuhkan untuk membuat kuda-kuda. Maka, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah hitung panjang rangka kuda-kuda. Secara satu per satu. Setelah itu, membuat rekapitulasi pemakaian bahan.</p>
<h2>Problematika perhitungan rangka batang kuda-kuda</h2>
<p>Pada kasus tertentu, misalnya untuk menghitung panjang <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-panjang-kuda-kuda-wf-dan-tahap-tahap-pabrikasi/">kuda-kuda WF</a>. Tidaklah begitu sulit. Karena batang kuda-kuda hanya 1 unit. Selain itu, bentuk kuda-kuda mayoritas tipical. Sebagaimana sering diterapkan pada konstruksi gudang, atau bangunan pabrik.</p>
<p>Tapi, hitung panjang rangka kuda-kuda cremona, dan space frame lainnya. Yang mana jumlah batang terdiri dari puluhan, bahkan mencapai ratusan. Pun, dengan berbagai macam bentuk/type kuda-kuda. Dipastikan tidak semua orang bisa. Kecuali sudah profesional.</p>
<p>Mengingat banyaknya type kuda-kuda. Tentang cara hitung panjang rangka batang, akan kami bagi menjadi 3 section. Bagian pertama ini adalah khusus kuda-kuda sederhana. Sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4488 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-praktis-300x158.jpg" alt="Contoh kuda-kuda rangka batang yang berbentuk simetris" width="300" height="158" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-praktis-300x158.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-praktis-768x404.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-praktis.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jarak, maupun pola rangka seluruhnya sama. Hal tersebut terbukti dari sudut kemiringan kuda-kuda. Yang mana batang atas, dan batang bawah sejajar. Sehingga, seluruh batang vertikal (b) memiliki tinggi yang sama.</p>
<h2>[Contoh 1] Perhitungan panjang material kuda-kuda</h2>
<p>Mengacu pada contoh diatas. Sebelum Anda menghitung panjang rangka kuda-kuda. Pisahkan dulu mana material yang perlu di hitung, dan mana yang tidak perlu. Tidak perlu maksudnya, karena panjang batang telah diketahui sebelumnya, berdasarkan gambar desain.</p>
<p>Nah, memisahkan jenis-jenis rangka kuda-kuda sebaiknya menggunakan kode batang. Pun, telah kami perlihatkan dalam gambar. Silahkan amati. Kode tersebut berguna untuk memudahkan perhitungan panjang bahan. Adapun material yang belum diketahui panjangnya adalah batang atas/bawah (a), dan batang diagonal (C).</p>
<p>Rumus menghitung batang a, adalah = L : Cos 30º<br />
= 5 : cos 30º<br />
= 5,77 meter</p>
<p>Sementara untuk mencari panjang batang C. Prosesnya lebih panjang, yaitu dengan langkah-langkah berikut:</p>
<h3>1. Mencari tinggi batang E dan d</h3>
<p>Pakai rumus:<br />
= 1,25 x tangen 30º<br />
= 0,722 m</p>
<p>Kemudian mencari tinggi d, adalah dengan rumus: (b &#8211; E)<br />
= 1,0 &#8211; 0,722<br />
= 0,278 m</p>
<h3>2. Panjang real batang C</h3>
<p>Adalah pakai <a href="https://www.medcom.id/pendidikan/tips-pendidikan/4baqpxJb-mengenal-rumus-phytagoras-cara-menggunakan-dan-contoh-soalnya#:~:text=Jawaban%3A,digunakan%20a%C2%B2%20%3D%20c%C2%B2%20%E2%80%93%20b%C2%B2.">rumus phytagoras</a>, yakni: √ [(0,278 x 0,278) + (1,25 x 1,25)]<br />
= √ (0,077 + 1,572)<br />
= 1,28 m</p>
<h2>Rekapitulasi kebutuhan material</h2>
<p>Umumnya kuda-kuda yang berbentuk seperti gambar. Idealnya adalah terbuat dari material <a href="https://arsitekta.com/10-jenis-besi-siku-dan-cara-memilih-bahan/" target="_blank" rel="noopener">besi siku</a>. Dengan demikian, berarti masing-masing rangka, terdiri dari 2 batang besi siku. Maka dari itu, untuk mengetahui kebutuhan material yang dibutuhkan untuk membuat 1 unit kuda-kuda. Kembali Anda melakukan perhitungan panjang rangka kuda-kuda.</p>
<p>Perhitungan kebutuhan material yang dimaksud adalah seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Batang a = 5,77 m x 2 sisi x 4 stel = 46,16 meter</li>
<li>Batang b = 1,0 m x 2 sisi x 9 stel = 18,0 m</li>
<li>Dan, batang C = 1,28 m x 2 sisi x 8 stel = 20,54 m</li>
</ol>
<p>Maka, total kebutuhan besi siku adalah 84,7 meter. Atau, sekitar 14,11 batang. Dengan syarat seperti berikut:</p>
<h3>a. Material baja ternyata lebih dari 1 unit</h3>
<p>Bilamana ternyata, jumlah kuda-kuda tidak hanya 1 unit. Maka kebutuhan material tadi, Anda kalikan dulu dengan jumlah unit kuda-kuda. Baru, Anda konversi untuk mengetahui kebutuhan material dalam satuan batang. Sekedar mengingatkan bahwa panjang normal besi siku adalah 6,0 m.</p>
<p>Misal jumlah kuda-kuda pada satu konstruksi atap adalah sebanyak 5 unit. Cara mengetahui panjang rangka kuda-kuda keseluruhan, adalah:<br />
= 84,7 m x 5 unit<br />
= 423,6 meter.<br />
Atau, sebanyak 70,58 batang, besi siku.</p>
<h3>b. Jumlah pembelian material kuda-kuda</h3>
<p>Agar tidak terjadi kekurangan bahan, ketika pelaksanaan <a href="https://arsitekta.com/pabrikasi-kolom-baja-tersusun-begini-lekas-rampung-kuat-dan-presisi-bagian-3-dari-4/">pabrikasi</a> kuda-kuda. Sebaiknya pembelian material Anda genapkan ke atas. Misalnya: 70,58 menjadi 71 batang. Atau, 14,11 menjadi 15 batang. Dalam hal ini, demi kelancaran pekerjaan tidak masalah jikalau ada material yang lebih. Daripada kurang!. Parahnya lagi, dalam jumlah sedikit!.</p>
<h2>Keberagaman material dan dampaknya terhadap perhitungan rangka batang</h2>
<p>Sering terjadi, dimana material yang digunakan untuk membuat 1 stel kuda-kuda, ternyata tidak sejenis. Misalnya batang bawah adalah besi siku L 50x50x5. Ternyata batang atas, pakai L 60x60x6. Demikian halnya, antara batang vertikal dan diagonal.</p>
<p>Maka pada kasus seperti ini. Anda hitung panjang rangka kuda-kuda menurut jenis bahan. Bukan berdasarkan kode batang. Mengapa demikian?. Sebab, bisa saja rangka batang yang panjangnya sama. Ternyata, menggunakan material yang berbeda. Oleh sebab itu, harus teliti terhadap jenis material yang digunakan. Dengan kata lain, kode batang batang yang tertulis pada gambar kuda-kuda jangan dijadikan pedoman utama.</p>
<p>Efek penggunaan material yang beragam kemana?. Ada 2, yaitu:<br />
1. Proses perhitungan semakin panjang.<br />
2. Rekapitulasi kebutuhan bahan makin beragam.</p>
<p>Atas dasar inilah, di awal kami sebut harus orang yang sudah ahli. Untuk melakukan perhitungan seperti ini. Selain paham rumus phytagoras, pun memiliki imajinasi yang tinggi. Khususnya tentang besar sudut, serta pola pemasangan rangka batang.</p>
<h2>[Contoh 2] Material kuda-kuda yang tidak 1 jenis</h2>
<p>Melanjutkan perhitungan panjang rangka kuda-kuda sebelumnya. Semisal:</p>
<ol>
<li>Batang a = besi siku 2L 60x60x6</li>
<li>Batang b = 2L 50x50x5</li>
<li>dan, Batang C = 2L 40x40x4</li>
</ol>
<p>Kebutuhan masing-masing material, Anda hitung dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Batang a = (5,77 m x 2 x 4) : 6,0 m = 7,69 batang</li>
<li>Batang b = (1,0 m x 2 x 9) : 6,0 m = 8,0 batang</li>
<li>Dan, batang C = (1,28 m x 2 x 8) : 6,0 m = 3,41 batang</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan tentang cara menghitung panjang, dan jumlah material yang dibutuhkan untuk membuat kuda-kuda baja yang berbentuk sederhana-simetris. Perhitungan yang lebih “berat” akan Anda temui pada artikel bagian ke-2, dan ke-3. Hanya dalam website ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/">Tepatnya Panjang Rangka Kuda-kuda Baja Hitung Dengan Cara Ini  [Part 1 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serongan Kuda-kuda WF Untuk Berbagai Bentangan dan Sudut Kemiringan</title>
		<link>https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 17:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[serongan kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[sudut kemiringan kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran serong kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4170</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuda-kuda yang bagus pasti dibuat melalui proses pabrikasi yang benar. Salah dari proses tersebut adalah pemotongan bahan. Yaitu dilakukan berdasarkan ukuran yang tepat. Terutama untuk ukuran serongan kuda-kuda WF. Dan panjang. Pengertian ukuran serong dan kegunaannya Pemotongan baja profil pada umumnya ada 2 macam. Yakni dengan posisi tegak lurus (siku), dan serong. Contoh pemotongan secara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/">Serongan Kuda-kuda WF Untuk Berbagai Bentangan dan Sudut Kemiringan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuda-kuda yang bagus pasti dibuat melalui proses pabrikasi yang benar. Salah dari proses tersebut adalah pemotongan bahan. Yaitu dilakukan berdasarkan ukuran yang tepat. Terutama untuk ukuran serongan kuda-kuda WF. Dan panjang.</p>
<h2>Pengertian ukuran serong dan kegunaannya</h2>
<p>Pemotongan baja profil pada umumnya ada 2 macam. Yakni dengan posisi tegak lurus (siku), dan serong. Contoh pemotongan secara serong, seperti gambar dibawah ini. Perhatikan dengan seksama. Khususnya garis putus-putus yang warna merah.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4171 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong-300x189.jpg" alt="Ukuran potong baja WF yang berbentuk serong, berguna untuk membuat kuda-kuda" width="300" height="189" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong-300x189.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>a. Kode gambar untuk serongan</h3>
<p>Serongan kuda-kuda WF sering disingkat dengan SR. Istilah ini sudah familiar bagi tukang konstruksi. Sehingga dalam setiap <a href="https://arsitekta.com/selengkapnya-gambar-kerja-baja-wajib-seperti-ini/">gambar kerja</a>, singkatan tersebut selalu dicantumkan. Bersama dengan ukuran material yang akan dipotong. Contoh penulisan dalam shop drawing, seperti gambar kuda-kuda berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3597 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF-300x184.jpg" alt="Gambar detail dan panjang kuda-kuda WF 200x100x5,5x8 untuk bangunan bentang 20 meter." width="300" height="184" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF-300x184.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-kuda-kuda-baja-WF.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Berdasarkan 2 gambar ini. Teman-teman tahu kan fungsi serongan kuda-kuda WF?. Jawabnya, adalah untuk membentuk kuda-kuda agar sesuai dengan sudut kemiringan atap. Serta digunakan untuk pemasangan plat lekat (clead plate) pada kuda-kuda baja.</p>
<h3>b. Tabel ukuran serong kuda-kuda baja WF</h3>
<p>Tabel ukuran berikut berlaku untuk semua bentangan kuda-kuda. Karena semua jenis WF sudah tercantum di dalamnya. Selanjutnya Anda tinggal melakukan penyesuaian terhadap material kuda-kuda, yang Anda gunakan. Serta sudut kemiringan atap.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4172 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Daftar-potong-WF-kuda-kuda-300x154.jpg" alt="Daftar serongan kuda-kuda baja WF" width="300" height="154" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Daftar-potong-WF-kuda-kuda-300x154.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Daftar-potong-WF-kuda-kuda.jpg 568w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Cara membaca tabel serongan kuda-kuda WF, dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Bilamana kuda-kuda terbuat dari WF 150&#215;75. Dengan sudut kemiringan 15º. Berarti SR = 40 mm.</li>
<li>Jika menggunakan kuda-kuda WF 350&#215;175. Dan sudut 10º . Maka SR-nya adalah 62 mm.</li>
</ol>
<h2>Cara menghitung serongan</h2>
<p>Mungkin teman-teman bertanya. Bagaimana cara menghitung serongan WF?. Caranya mudah. Dengan rumus berikut:<br />
<strong>SR = H x Tangen α</strong></p>
<p>Contoh. Kuda-kuda WF 200&#215;100. Dengan sudut 15º. Serongan adalah:<br />
SR = 200 x Tangen 15º<br />
SR = 200 x 0,267 = 53,4 mm.<br />
Atau dibulatkan menjadi 53 mm</p>
<h2>Kegunaan serongan selain kuda-kuda WF</h2>
<p>Walau serongan kuda-kuda WF yang paling terkenal. Diantara segala jenis material baja. Sebenarnya ada pula elemen konstruksi yang membutuhkan serongan. Yakni <a href="https://arsitekta.com/baja-kastela-ukuran-besar-dan-model-sambungannya/">baja kastela</a>, dan tiang kolom.</p>
<h3>1. Perhitungan serongan untuk kuda-kuda baja kastela</h3>
<p>Bilamana material kuda-kuda ternyata bukan WF. Melainkan terbuat dari baja kastela. Cara menghitung serongan untuk kuda-kuda tersebut sama dengan rumus di atas. Misal, kuda-kuda baja kastela 450&#215;150. Dengan kemiringan 12,5º. Maka besar SR-nya adalah:<br />
= 450 x Tangen 12,5º<br />
= 99,76 mm. Atau pembulatan menjadi 100.</p>
<p>Perhatikan ukuran SR baja kastela. Adakah ukuran yang sama dengan kuda-kuda baja WF?. Ada. Yakni baja WF 450&#215;200. Kok bisa?. Karena penghitungan serongan dilakukan berdasarkan tinggi profil (H). Dan sudut kemiringan atap.</p>
<h3>2. Contoh kolom baja yang dipotong secara serong</h3>
<p>Tiang kolom yang dipotong secara serong pasti bagian atas. Kalau bawah tidak mungkin. Sebab bagian bawah adalah untuk pemasangan plat landas, dan angkur. Contoh tiang yang dimaksud adalah seperti gambar berikut. Tepatnya gambar nomor 2.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4049 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png" alt="Letak pemasangan komponen pada kolom UNP double" width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Fungsinya adalah untuk memastikan pertemuan antara kuda-kuda dan tiang kolom, sesuai dengan sudut yang telah ditentukan. Sebagai tambahan <a href="https://www.asikbelajar.com/jenis-fungsi-dan-ciri-ciri-informasi-yang-berkualitas/">informasi</a>. Walaupun dalam gambar tiang kolom terbuat dari baja UNP. Namun model sambungan seperti ini, bisa Anda terapkan untuk semua jenis baja. Dan cara menghitung serongan kolom adalah sama dengan serongan kuda-kuda WF.</p>
<h2>[Penutup] Dampak serongan yang tidak tepat</h2>
<p>Ukuran serong material baja harus benar. Supaya tidak terjadi hal-hal berikut:</p>
<ol>
<li>Untuk kuda-kuda baja WF, atau kastela. Bilamana serongan tidak tepat, dipastikan kuda-kuda tidak bisa terpasang dengan sempurna. Kemungkinan yang terjadi adalah kurang panjang. Atau sebaliknya. Yang jelas, Anda harus melakukan pabrikasi ulang.</li>
<li>Pada tiang kolom. Pemasangan kuda-kuda kemungkinan besar berjalan lancar. Tapi, sudut kemiringan atap dipastikan tidak sesuai dengan rencana. Dan, hal ini akan berdampak pada rangka usuk dan reng, serta <a href="https://arsitekta.com/15-kelebihan-sekaligus-persamaan-antara-atap-datar-galvalum-dan-rangka-baja/">penutup atap</a>. Fatal bukan?.</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan mengenai eksistensi serongan kuda-kuda WF. Beserta material-material baja lain, yang harus melalui pemotongan secara serong. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/">Serongan Kuda-kuda WF Untuk Berbagai Bentangan dan Sudut Kemiringan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 May 2022 22:03:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda joglo baja]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan kuda-kuda baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3915</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Kuda-kuda baja ringan joglo dan pelana jauh berbeda. Perbedaan yang pertama adalah dari segi bentuk. Selanjutnya, jenis penutup atap, bentang, serta konstruksi bangunan yang terkait dengan kuda-kuda. Semua hal tersebut akan menjadi dasar untuk merancang kuda-kuda. Untuk menghasilkan rancangan yang tepat, kuat dan kokoh. Dasar pemilihan material baja ringan sejujurnya begini Kalau mau jujur. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3916 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan-300x183.jpg" alt="Rangka atap baja ringan bentang lebar" width="300" height="183" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan-300x183.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Rangka-atap-baja-ringan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kuda-kuda baja ringan joglo dan pelana jauh berbeda. Perbedaan yang pertama adalah dari segi bentuk. Selanjutnya, jenis penutup atap, bentang, serta konstruksi bangunan yang terkait dengan kuda-kuda. Semua hal tersebut akan menjadi dasar untuk merancang kuda-kuda. Untuk menghasilkan rancangan yang tepat, kuat dan kokoh.</p>
<h2><strong>Dasar pemilihan material baja ringan sejujurnya begini</strong></h2>
<p>Kalau mau jujur. Sebenarnya menggunakan baja ringan tujuannya satu. Yaitu untuk menghemat biaya. Benar kan teman-teman?. Namun, walau dengan dana yang minim. Tentu bukan berarti boleh mengesampingkan kekuatan kuda-kuda. Melainkan harus tetap kokoh. Layaknya <a href="https://arsitekta.com/kuda-kuda-joglo-baja-wf-bentang-36-kelebihannya/">kuda-kuda baja profil</a>. Memang bisa?. Bisa. Asalkan ditangani oleh orang yang berpengalaman. Contoh kuda-kuda dapat Anda temui disini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>2 Contoh desain kuda-kuda baja ringan bentang lebar</strong></h2>
<p>Dalam pekerjaan baja ringan, kuda-kuda bentang ≥8 m lebih sudah termasuk bentang lebar. Karena panjang material baja ringan per batang hanya 6 meter. Jadi, pasti terjadi sambungan kalau di aplikasikan untuk bentang tersebut.</p>
<p>Sementara itu, sistem sambungan baja ringan hanya mengandalkan baut <em>screw</em>. Tidak ada pilihan lain. Jauh berbeda dengan kuda-kuda pipa baja, atau kuda-kuda WF. Selain menggunakan baut mur, sistem sambungan material dapat dilakukan dengan las. Maka pada pekerjaan ini, kategori kuda-kuda bentang lebar jauh lebih besar. Yakni ≥25 meter ke atas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Kuda-kuda joglo bentang 8 meter</strong></h3>
<p>Kuda-kuda baja ringan joglo sering ditemui pada hunian, gedung pertemuan, villa, gazebo, sampai bangunan yang terkecil. Seperti <a href="https://arsitekta.com/toilet-wanita-dan-pria-keberadaan-pendekatan-konsep-desain/">toilet umum</a>. Contoh kuda-kuda bentang 8 meter, terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3917 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-300x173.png" alt="Contoh kuda-kuda baja ringan joglo bentang 8 meter, dengan atap genteng metal." width="300" height="173" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-300x173.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-1024x590.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter-768x442.png 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-8-meter.png 1318w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Komponen rangka kuda-kuda joglo terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Batang bawah. Terdiri dari 1 buah.</li>
<li>Batang atas; bagian bawah dan bagian atas. Totalnya 4 buah.</li>
<li>Btg horizontal (tengah) = 1 Buah</li>
<li>dan batang diagonal. Jumlahnya sesuai kebutuhan konstruksi.</li>
</ol>
<p>Langkah-langkah merancang desain kuda-kuda, seperti berikut:</p>
<h4><strong>a. Menentukan sudut kemiringan atap dan lebar joglo</strong></h4>
<p>Dalam hal ini karena sudut atap ada 2 macam. Yakni atap bagian bawah, dan bagian atas (joglo). Maka penentuan sudut harus secara cermat. Supaya bentuk kuda-kuda <a href="https://www.blogernas.com/2016/08/pengertian-proporsi-prinsip-desain.html?m=1">proporsional</a>, serta tidak melanggar tentang ketentuan sudut kemiringan atap.</p>
<p>Desain kuda-kuda baja ringan joglo diperuntukan pada atap genteng metal. Oleh sebab itu, jarang reng diketahui @385 mm. Dan sudut kemiringan bagian bawah adalah 21º. Serta atap joglo (bagian atas) adalah 57º. Tampak proporsi bukan?.</p>
<h4><strong>b. Menentukan rangka batang kuda-kuda</strong></h4>
<p>Setelah sudut kemiringan ditentukan. Otomatis kita telah mengetahui panjang batang atas. Dan batang horizontal tengah. Selanjutnya adalah menentukan jarak rangka kuda-kuda. Tepatnya rangka batang diagonal. Caranya dimuali dari:</p>
<ol>
<li>Batang kuda-kuda yang berwarna hijau. Batang-batang tersebut terhadap batang atas 90º.</li>
<li>Setelah itu, membuat batang diagonal berwarna merah. Dengan cara menghubungkan antara titik pertemuan batang yang sudah ada. Selesai. Mudah bukan?.</li>
</ol>
<h4><strong>c. Memilih bahan yang akan digunakan</strong></h4>
<p>Pekerjaan ini harus dilakukan oleh ahlinya. Tidak boleh asal, atau dengan cara mereka-reka. Sebab dampakanya sangat fatal. Melainkan harus melalui analisa struktur. Berdasarkan perhitungan, material yang digunakan untuk kuda-kuda baja ringan joglo tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>C75x100 untuk batang bawah, batang horizontal dan atas</li>
<li>C75x75 untuk seluruh batang diagonal. Serta <em>bracing</em> vertikal, dan perkuatan-perkuatan ekstra yang lain.</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-baja-ringan-dan-jenis-komponen-yang-harus-dilengkapi/">Komponen rangka</a> sesuai dengan standar. Seperti telah kami jelaskan sebelumnya pada tautan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Kuda-kuda pelana bentang 12 meter</strong></h3>
<p>Beberapa mengatakan bahwa membuat <a href="https://arsitekta.com/contoh-kuda-kuda-baja-ringan-bentang-6-dan-7-meter-yang-ekonomis/">kuda-kuda pelana</a> adalah yang paling mudah?. Kami jawab, tidak!. Tergantung kebutuhan/jenis bangunan. Misalnya <a href="https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/01/232435669/ciri-khas-masjid-kuno-di-indonesia">masjid</a>. Pada bagian atap selalu terdapat komponen atap tambahan. Yaitu kubah, pemasangan logo, serta toa. Oleh sebab itu pula, walau kuda-kuda baja ringan joglo sudah tergolong rumit. Masih kalah dengan kuda-kuda pelana masjid.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3918 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-300x170.png" alt="Contoh kuda-kuda baja ringan pelana bentang 12 meter untuk bangunan masjid" width="300" height="170" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-300x170.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-1024x579.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter-768x434.png 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Kuda-kuda-baja-ringan-bentang-12-meter.png 1365w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Contoh desain kuda-kuda pelana berikut adalah rangka atap bangunan masjid yang berlokasi di Pacitan, Jawa timur. Pesanan dari klien kami satu bulan lalu. Kebutuhan bangunan (panitia), antara lain:</p>
<ol>
<li>Atap menggunakan spandek gelombang 0,35. Lengkap dengan insulasi Bubble Foil T=4 mm.</li>
<li>Diameter kubah minimal 3,0 meter. Menggunakan rangka khusus, dan dikerjakan secara terpisah. Yakni oleh team yang berbeda (spesialis).</li>
<li>Plafond menggunakan uPVC. Contoh merek seperti <em>Shunda Plafond</em>. Material tersebut tergolong sangat ringan. Sehingga tidak begitu membebani kuda-kuda.</li>
</ol>
<p>Cara merancang kuda-kuda pelana, jauh lebih mudah daripada kuda-kuda baja ringan joglo. Karena rangka batang kuda-kuda jauh lebih sedikit. Terdiri dari 3 macam saja. Yaitu batang atas, batang bawah dan batang diagonal. Jenis material dan panjang batang seperti tertera dalam gambar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Batas maksimal bentang dan ketinggian kuda-kuda baja ringan</strong></h2>
<p>Sejauh pengamatan dan hasil uji coba perhitungan. Hemat kami batas maksimal bentang kuda-kuda baja ringan adalah 12 meter. Selebihnya sangat rawan lentur, dan rubuh. Karena sistem sambungan rangka hanya mengandalkan baut skrup. Jikalau ada metode lain, kemungkinan besar masih bisa diterapkan untuk bentangan yang lebih lebar.</p>
<p>Oleh sebab itu, sebaiknya pikirkan dampak yang harus dihadapi ketika merancang kuda-kuda baja ringan. Tidak hanya pada saat proses pengerjaan saja. Melainkan untuk jangka panjang. Bagi pengguna maupun pemilik bangunan. Implementasi kuda-kuda baja ringan bentang 12 m, adalah untuk atap spandek, galvalum dan genteng metal. Selain itu, kuda-kuda pasti tidak kuat.</p>
<p>Soal ketinggian kuda-kuda. Yang dimaksud adalah posisi pemasangan. Maksimal pada lantai 2. Atau ≤ 10 meter dari lantai dasar. Supaya beban angin tidak terlalu besar. Beban tersebut mengakibatkan rangka atap goyang, karena adanya daya hisap maupun tekan dari angin. Sehingga baut skrup jadi longgar dan lepas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Denah kuda-kuda dan perannya terhadap kekuatan konstruksi</strong></h2>
<p>Gambar denah kuda-kuda baja ringan joglo, juga berbeda dengan kuda-kuda pelana. Denah tersebut secara keseluruhan mempengaruhi tampak bangunan. Tampak atas, depan samping dan belakang. Oleh sebab itu, sembari merancang rangka kuda-kuda. Anda harus membuat gambar denah. Supaya tahu letak kuda-kuda.</p>
<p>Sementara itu, bicara kekuatan konstruksi atap, tidak cukup mengenai 1 buah kuda-kuda. Tapi harus menyeluruh. Termasuk didalamnya tentang jarak <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-baja-ringan-dan-ukuran-material-yang-digunakan-begini/">pemasangan kuda-kuda</a>, rangka jurai dan komponen rangka atap baja ringan yang lain. Padahal untuk membuat denah kuda-kuda harus diketahui pajang bangunan. Dan ukuran tersebut harus berdasarkan cek lapangan.</p>
<p>Demikian penjelasan mengenai cara merancang kuda-kuda baja ringan joglo, dan atap pelana. Khusus bentang lebar. Ketentuan tentang sudut kemiringan, rangka batang dan jenis bahan. Serta batas maksimal bentang, dan ketinggian lokasi pemasangan kuda-kuda baja ringan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/">Cara Merancang Kuda-kuda Baja Ringan Joglo dan Pelana Bentang 8 dan 12</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-merancang-kuda-kuda-baja-ringan-joglo-dan-pelana-bentang-8-dan-12/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
