<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja profil Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-profil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-profil/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Dec 2024 08:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja profil Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-profil/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ragam Satuan Volume Pekerjaan Balok Baja Dan Cara Perhitungan Biaya [Part 2 of 10]</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-satuan-volume-pekerjaan-balok-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 00:44:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[ahsp baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[jenis pekerjaan baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5470</guid>

					<description><![CDATA[<p>Volume pekerjaan balok baja artinya kuantiti dari sejumlah material baja yang dibentuk sedemikian rupa agar dapat berfungsi sebagai balok struktur bangunan yang memenuhi syarat dan memiliki daya pikul tinggi. Bahan utama dan pendukung balok baja Jenis-jenis material baja yang sering digunakan sebagai balok struktur antara lain WF, HB, UNP dan CNP double. Namun tak jarang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-satuan-volume-pekerjaan-balok-baja/">Ragam Satuan Volume Pekerjaan Balok Baja Dan Cara Perhitungan Biaya [Part 2 of 10]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Kolom-baja-dan-balok.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5209" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Kolom-baja-dan-balok.jpg" alt="tiang kolom H-Beam lengkap dengan dimensi material plendes" width="950" height="712" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Kolom-baja-dan-balok.jpg 950w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Kolom-baja-dan-balok-300x225.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Kolom-baja-dan-balok-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 950px) 100vw, 950px" /></a></p>
<p>Volume pekerjaan balok baja artinya kuantiti dari sejumlah material baja yang dibentuk sedemikian rupa agar dapat berfungsi sebagai balok struktur bangunan yang memenuhi syarat dan memiliki daya pikul tinggi.</p>
<h2>Bahan utama dan pendukung balok baja</h2>
<p>Jenis-jenis material baja yang sering digunakan sebagai balok struktur antara lain WF, HB, UNP dan CNP double. Namun tak jarang ditemui dengan menggunakan beberapa material sekaligus. Atau sering disebut dengan material baja profil gabungan.</p>
<p>Jadi menurut jenis material utama yang digunakan, balok baja terbagi menjadi 2 macam. Yakni terbuat dari batang tunggal, atau batang gabungan (tersusun).</p>
<p>Sementara itu bahan pendukung balok baja adalah sejumlah material baja yang dipasang pada balok dengan tujuan untuk memudahkan pemasangan, maupun untuk menambah kekuatan balok tersebut.</p>
<h2>Komponen balok baja WF dan satuan perhitungan volume</h2>
<p>Selain material baja WF, terdapat sejumlah material plat baja yang digunakan untuk membuat sebuah balok. Plat baja tersebut berfungsi sebagai pelekat (clead plate), maupun sebagai rib pengaku (stiffners).</p>
<p>Sementara itu satuan perhitungan volume/tonase balok pada umumnya adalah kilogram. Akan tetapi tidak jarang ditemui menggunakan satuan unit. Seperti yang terjadi pada perhitungan volume <a href="https://arsitekta.com/ragam-satuan-pekerjaan-tiang-kolom-baja/" target="_blank" rel="noopener">pekerjaan tiang kolom</a> baja.</p>
<p>Maka dari itu, untuk mengetahui berapa tonase sebuah balok baja ada 2 hal yang perlu Anda pahami lebih dulu, yaitu: 1]. Berapa jenis material yang digunakan untuk membuat balok, serta 2]. Ukuran masing-masing material tersebut.</p>
<h3>Perhitungan volume pekerjaan balok baja profil gabungan</h3>
<p>Kali ini Saya ambil sebuah contoh perhitungan balok induk. Balok tersebut terbuat dari material baja profil gabungan, seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Silahkan perhatikan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bentuk-profil-baja-gabungan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3117" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bentuk-profil-baja-gabungan.jpg" alt="4 macam contoh balok baja yang terbuat dari profil gabungan" width="450" height="335" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bentuk-profil-baja-gabungan.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bentuk-profil-baja-gabungan-300x223.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Misal bentang balok adalah 10,0 meter. Maka ragam material yang digunakan adalah:</p>
<ol>
<li>Batang utama (atas/bawah) = UNP 150x75x6,5</li>
<li>Batang pembagi (vertikal/diagonal) = L 50x50x5; tiap jarak @50 cm</li>
<li>Tinggi profil balok (H) = 600 mm</li>
<li>Pelat lekat T=12 mm, ukuran 150 x 900 mm</li>
<li>plat pengaku antara batas atas dan bawah T=10 x 300 x 600 mm</li>
</ol>
<p>Langkah pertama adalah mencari total volume/tonase balok. Caranya dengan rumus:<br />
<strong>= P x J x Bs</strong><br />
P = Panjang material<br />
J = Jumlah<br />
Bs = Berat satuan berdasarkan tabel baja</p>
<p><strong>Berat baja UNP 150x75x6,5 mm :</strong><br />
= (10,0 + 1,0) x 2 x 18,67 kg/m<br />
= 410,67 kg</p>
<p><strong>Besi L 50x50x5 untuk rangka vertikal :</strong><br />
= 0,60 x (10 : 0,50) x 2 x 3,75 kg/m<br />
= 90,0 kg</p>
<p><strong>Besi L 50x50x5 untuk rangka diagonal :</strong><br />
= 0,75 x 20 x 2 x 3,75 kg/m<br />
= 112,50 kg</p>
<p>Sementara itu tonase pelat baja dihitung dengan rumus:<br />
<strong>= P x L x J x Bs</strong></p>
<p>Dengan demikian berat pelat lekat T=12 mm diketahui:<br />
= 0,15 x 0,90 x 2 x 97,22 kg/m²<br />
= 26,25 kg</p>
<p>Sementara itu berat plat pengaku T=10 mm adalah:<br />
= 0,30 x 0,60 x 2 x 81,0 kg/m²<br />
= 29,26 kg</p>
<h3>Total biaya pemasangan balok baja profil tersusun</h3>
<p>Setelah mengetahui total volume pekerjaan balok baja profil gabungan. Langkah berikutnya adalah menghitung biaya pemasangan. Yaitu dengan cara membuat rekapitulasi material yang digunakan untuk komponen balok, sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>UNP 150x75x6,5 = 410,67 kg</li>
<li>Besi L 50x50x5 = 202,50 kg</li>
<li>Pelat baja T=12 mm = 26,25 kg</li>
<li>Plat baja T=8 mm = 29,26 kg</li>
</ul>
<p>Jadi total tonase pekerjaan balok baja profil gabungan sebesar:<br />
= 410,67 + 90,0 + 112,50 + 26,25 + 29,26<br />
= 668,58 kg</p>
<p>Bilamana harga satuan pemasangan balok dibuat rata-rata, misalnya Rp 25.000,- per kilogram, maka total biaya pemasangan per unit balok adalah:<br />
= 668,58 kg x Rp 25.000,-<br />
= Rp 16.714.401,67</p>
<h3>Cara konversi biaya pemasangan balok</h3>
<p>Selain menggunakan satuan unit, buah, atau set. Adakalanya pemasangan balok baja dihitung dengan menggunakan satuan yang agak nyeleneh. Yiatu meter lari.</p>
<p>Jikalau Anda menemui kasus seperti ini jangan khawatir. Sebeb proses perhitungan volume pekerjaan balok baja tetap sama, yaitu dimulai dengan menggunakan satuan Kg seperti contoh perhitungan diatas.</p>
<p>Oleh sebab itu menurut contoh perhitungan tersebut, jikalau Adan sudah membuat rincian volume balok serta menemukan biaya pemasangannya. Langkah selanjutnya adalah konversi biaya tersebut. Caranya adalah dengan seperti berikut:<br />
= Rp 16.714.401,67 : 10,0 m<br />
= Rp 1.617.440,17,- / m’<br />
Dibulatkan menjadi Rp 1.617.000,-</p>
<p>Gambar perspektif balok baja profil gabungan seperti dalam perhitungan diatas adalah seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Pelat lekat dan pelat pengaku terpasang menjadi satu (warna pink), sementara bagian bawahnya terdapat voute yang berfungsi sebagai sekur balok baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3616" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg" alt="Contoh balok yang terbuat dari gabungan beberapa gabungan material baja" width="500" height="302" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan-300x181.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Alat sambung balok dan perhtungan biaya</h2>
<p>Alat yang digunakan membuat maupun untuk menyatukan setiap komponen dalam sebuah balok baja ada 2 macam, yakni las dan mur baut.</p>
<p>Kaitannya dengan satuan dan perhitungan biaya. Untuk <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-kebutuhan-kawat-las-konstruksi-gudang/">menghitung pekerjaan las</a> (biaya pengelasan) umumnya menggunakan satuan meter lari. Sementara itu biaya untuk pemasangan mur baut + ring adalah menggunakan satuan <a href="https://www.liputan6.com/hot/read/5202821/1-kodi-berapa-pcs-pahami-pengertian-dan-cara-menghitungnya#:~:text=Pcs%20adalah%20istilah%20yang%20ditulis,bagian%2C%20potongan%2C%20atau%20satuan.">Pcs</a> atau Buah.</p>
<p>Penting diketahui, perhitungan volume pekerjaan balok baja sebagaimana diuraikan diatas belum termasuk biaya kedua alat sambung tersebut. Oleh sebab itu, harus dihitung secara terpisah.</p>
<p>Persoalnnya, apakah kedua alat sambung tersebut dikehendaki terpisah atau dihitung menjadi satu kesatuan dengan pekerjaan baja?. Jikalau dikehendaki menjadi satu kesatuan, berarti Anda haru menambahkan rincian pekerjaan pengelasan dan pemasangan baut pada volume pekerjaan baja.</p>
<p>Dengan demikian akan diketahui biaya total pemasangan lengkap dengan alat sambung baja. Dan, setelah itu Anda dapat melakukan konversi biaya pemasangan ke satuan meter lari.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-satuan-volume-pekerjaan-balok-baja/">Ragam Satuan Volume Pekerjaan Balok Baja Dan Cara Perhitungan Biaya [Part 2 of 10]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah-langkah Ekspansi Dak Baja Pada Bangunan Eksisting</title>
		<link>https://arsitekta.com/langkah-langkah-ekspansi-dak-baja-pada-bangunan-eksisting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 07:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[perluasan dak baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5456</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain pemasangan kuda-kuda baja yang sering dilakukan pada bangunan lama sebagaimana telah dibahas pada artikel sebelumnya. Pekerjaan ekspansi dak baja juga demikian. Tepatnya pada saat hendak melakukan perluasan dak pada sebuah bangunan. Namun tahukah Saudara apa saja persiapan ketika hendak melakukan perluasan dak?. Dan, bagaimana langkah-langkah desain konstruksi dak maupun pengerjaannya supaya tidak merusak konstruksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/langkah-langkah-ekspansi-dak-baja-pada-bangunan-eksisting/">Langkah-langkah Ekspansi Dak Baja Pada Bangunan Eksisting</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selain pemasangan <a href="https://arsitekta.com/cara-merancang-dan-memasang-kuda-kuda-baja/">kuda-kuda baja</a> yang sering dilakukan pada bangunan lama sebagaimana telah dibahas pada artikel sebelumnya. Pekerjaan ekspansi dak baja juga demikian. Tepatnya pada saat hendak melakukan perluasan dak pada sebuah bangunan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3694" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg" alt="Konstruksi dak baja ini mayoritas menggunakan material WF" width="450" height="338" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Namun tahukah Saudara apa saja persiapan ketika hendak melakukan perluasan dak?. Dan, bagaimana langkah-langkah desain konstruksi dak maupun pengerjaannya supaya tidak merusak konstruksi dak eksisting?. Untuk mengetahui jawaban yang sebenarnya silahkan simak penjelasan Kami barikut ini.</p>
<h2>Pengertian, ragam jenis dan dinamika pelaksanaan</h2>
<p>Ekspansi dak baja artinya suatu kegiatan konstruksi bangunan yang menghendaki agar dak eksisting semakin luas dari sebelumnya, sehingga fungsi dak semakin maksimal untuk menjadi ruang aktivitas atau sebagai tempat untk menyimpan barang.</p>
<p>Penting diketahui menurut jenis lantai, ragam jenis dak baja terdiri dari 3 macam yaitu:<br />
1. Dak baja lantai beton<br />
2. Dak baja dengan lantai plat bordes,<br />
3. dan Dak baja lantai papan, panel board atau sejenis</p>
<p>Anda tahu kaitan ragam jenis dak baja ini dengan rencana ekspansi?. Jawabnya adalah untuk melakukan penyesuaian konstruksi. Artinya sedapat mungkin Anda harus merencanakan konstruksi dak baja yang baru sesuai dengan material yang digunakan pada dak baja yang lama.</p>
<p>Mengapa perlu dilakukan penyesuaian?. Jawaban secara teknis ada 3 yaitu untuk:</p>
<ul>
<li>Menjamin agar kekuatan kontruksi dak merata,</li>
<li>Memudahkan pemasangan dak yang baru,</li>
<li>Memastikan tampikan kontruksi sama dengan dak yang baru.</li>
</ul>
<h2>Persiapan perancangan dak baja baru</h2>
<p>Terdapat perbedaan metode perancangan ketika hendak melakukan ekspansi dak baja pada bangunan lama. Perbedaan tersebut adalah terletak pada spefisikasi material maupun sistem sambungan kontruksi. Maka dari itu sebelum merancang dak lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<h3>1. Ukur lahan dan ketinggian dak lama</h3>
<p>Lahan ekspansi dak artinya adalah tempat dimana Anda akan nenambah dak yang baru dengan cara menyambung dak eksisting. Data yang harus Anda peroleh pada saat pengecekan lokasi adalah:</p>
<h4>a. Lebar dan panjang lahan</h4>
<p>Berguna untuk menetukan jarak tiang kolom maupun panjang balok dak. Kendati tidak sama dengan ukuran dak lama, namun acuan untuk menentukan jarak tiang adalah tetap kontruksi dak yang lama.</p>
<p>Misal ukuran lahan adalah 22&#215;36 m. Sementara jarak tiang pada dak lama adalah 6,0 meter. Berarti jarak tiang dak yang baru adalah 6,0 meter, sementara itu jikalau terdapat kelebihan maka hal itu dianggap sebagai perlakukan khusus.</p>
<h4>b. Tinggi balok dak baja</h4>
<p>Acuan untuk mengukur tinggi balok dak adalah permukaan lantai. Tepatnya ketinggian dari lantai hingga permukaan baja profil yang paling atas. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tinggi bersih tiang kolom.</p>
<p>Perlu catatan khusus. Jika terdapat kolom beton tambahan (pedestal) pada tiang, maka kolom beton tersebut juga harus Anda ukur. Supaya ekspansi dak baja diterapkan dengan cara yang sama. Yakni menggunakan kolom beton pedestal.</p>
<h3>2. Cek material konstruksi dak lama</h3>
<p>Tahap berikutnya setelah melakukan pengukuran lahan dan ketinggian dak adalah mengecek dimensi seluruh material bajaa yang digunakan pada kontruksi dak yang lama.</p>
<p>Material baja yang perlu Anda cek mulai dari:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom serta komponen-komponennya. Misal tebal base plate, stiffners dan cover plate (tutup kolom),</li>
<li>Dimensi material balok induk maupun balok anak, beserta komponen-komponen.</li>
<li>Ukuran dan jumlah baut mur setiap titik sambungan balok</li>
<li>Warna dan jenis cat yang digunakan.</li>
</ol>
<h3>3. Cek material lantai dak</h3>
<p>Jika tidak ada prmintaan khusus dari owner, akibat pertimbangan-pertimbangan yang spesifik. Misalnya oleh karena fungsi dak baru berbeda dengan dak yang lama, maka sebaiknya lantai dak juga harus mengacu pada yang sudah ada sebelumnya.</p>
<p>Dalam hal ini pengecekan yang Anda lakukan adalah tehadap beberapa elemen berikut:</p>
<ol>
<li>Jenis material lantai beserta ketebalannya</li>
<li>Sistem pemasangan lantai.</li>
<li>Cara finishing lantai.</li>
</ol>
<p>Misal lantai dak lama adalah terbuat dari beton bertulang, berarti pengukuran harus Anda lakukan terhadap: 1]. Tebal beton, dan 2]. Keramik lantai. Sementara itu perlu juga cek apakah lantai beton tersebut menggunakan bondek atau tidak.</p>
<p>Jikalau tidak menggunakan bondek berarti dahulu pengecoran lantai dilakukan dengan mengguankan bekisting kayu/triplek. Oleh sebab itu mengingat lahan kerja berada dalam bangunan, maka ekspansi dak baja yang baru sebaiknya menggunakan <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-bondek-yang-tepat/">bondek</a>. Supaya pengerjaan lebih cepat dan praktis.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Ide-kreatif-untuk-melakukan-ekspansi.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4124" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Ide-kreatif-untuk-melakukan-ekspansi.jpg" alt="Ide kreatif untuk melakukan ekspansi bisnis dan konstruksi bangunan" width="500" height="305" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Ide-kreatif-untuk-melakukan-ekspansi.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Ide-kreatif-untuk-melakukan-ekspansi-300x183.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Kontrol kekuatan konstruksi dak baja</h2>
<p>Keberadaan konstruksi dak baja lama pada sebuah bangunan ada 2 yakni dikerjakan oleh pihak (jasa konstruksi) lain, atau memang oleh Anda sendiri yang mengerajakan sebelumnya.</p>
<p>Oleh sebab itu jikalau pengerjaannya adalah dilakukan oleh orang lain, maka Anda harus melakukan pengecekan ulang terhadap kekuatan struktur kontruksi dak. Caranya bagimana?, yaitu dengan melakukan analisa struktur. Menggunakan perhitungan momen secara manual, atau dengan menggunakan software khusus. Seperti SAP2000, ETABS atau sejenis.</p>
<p>Pengecekan ulang tersebut perlu dilakukan untuk memastikan bahwa material baja yang digunakan telah tepat. Sehingga berfungsi dengan maksimal sesuai dengan kekuatan kontruksi yang diharapkan untuk memikul beban.</p>
<p>Manakala terdapat kekuatiran pada salah satu material atau pada salah satu sistem/titik sambungan, maka hal tersebut sebaiknya Anda perbaiki. Maksudnya jangan Anda terapkan pada dak baja yang baru. Melainkan mengganti dengan material yang lebih besar, atau dengan alat sambung yang lebih memadai.</p>
<p>Jadi sekalipun prinsip ekspansi dak baja mengacu pada sistem kontruksi dak baja eksisting, bukan berarti serta merta melakukan duplikat mutlak padahal telah diketahui bahwa konstruksi dak esisting kurang kokoh. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengecekan ulang kekuatan.</p>
<h2>Tahapan desain kontruksi dak</h2>
<p>Sama dengan proses desain konstruksi baja ekspansi pada umumnya, desain dak baja baru pada bangunan lama juga terdiri dari 4 tahap yaitu:</p>
<h3>a. Membuat gambar denah dak</h3>
<p>Gambar denah terdiri dari 3 macam yakni:<br />
1. Denah kolom baja<br />
2. Denah balok<br />
3. dan denah pondasi</p>
<p>Cara penyajian masing-masing gambar denah adalah bersebelahan dengan denah bangunan yang lama. Misal ketika Anda membuat gambar denah tiang kolom. Berarti harus terlihat pula pada gambar tersebut titik kolom baja eksisting.</p>
<p>Demikian pula ketika Anda membuat gambar denah balok. Disebelah gambar debah tersebut harus terlihat pula posisi perletakan balok eksisting. Dengan demikian dapat diketahui bagaimana sistem kedua konstruksi, apak telah sama atau beda.</p>
<h3>b. Membuat gambar potongan ekspansi dak baja</h3>
<p>Setidaknya dibutuhkan 2 macam gambar potongan ketika Anda merencakan konstruksi dak baja, yaitu gambar potongan melintang (melebar), dan gambar potongan memanjang.</p>
<p>Secara prinsip juga sama dengan gambar denah bangunan, yaitu harus menampilkan potongan dak baja yang lama. Supaya diketahui apakah ketinggian antara dak eksisting dengan dak ekspansi telah sama.</p>
<p>Selain mengenai ketinggian dak, berdasarkan gambar potongan juga akan diketahui bentuk pondasi serta kedalamanya. Jadi pada prisipnya setiap gambar kontruksi baja harus dilengkapi dengan gambar potogan. Bila perlu untuk setiap masing-masing as bangunan.</p>
<h3>c. Gambar detail angkur dan sambungan balok</h3>
<p>Kelanjutan dari gambar dengan dan potongan adalah gambar detail. Untuk melakukan ekspansi dak baja setidaknya gambar detail yang harus Anda buat adalah:<br />
1. Pertemuan antara pondasi dengan tiang kolom baja. Atau sering disebut dengan gambar detail <a href="https://www.gambarbaja.com/2024/10/ragam-model-pelat-landas-kolom-baja-wf.html">pelat landas</a> (base plate) dengan angkur.<br />
2. Pertemuan antara tiang kolom dengan balok induk, serta antara balok induk dengan balok anak.</p>
<p>Inti dari gambar detail ini adalah untuk menjelaskan secara rinci tentang:<br />
1. Ukuran angkur baut yang digunakan pada setiap tiang kolom baja,<br />
2. Diameter dan jumlah baut mur dan ring yang diterapkan pada setiap sambungan balok,<br />
3. Dimensi material pelat baja yang digunakan pada setiap sambungan.</p>
<h3>d. Detail sambungan balok eksisting</h3>
<p>Connencting antara dak baja lama dengan dak baja yang baru adalah terletak pada balok induk. Artinya sejumlah balok baja ekspansi akan terpasang pada tiang kolom eksisting. Supaya kedua konstruksi dak beanr-benar terhubung.</p>
<p>Maka dari itu pemasangan pelat sambungan pada balok baja harus disesuaikan dengan lubang baut yang tersedia pada kolom baja eksisting. Dan, oleh sebab itu perlu melakukan pengecekan pada kontruksi dak baja eksising, sebagaimana dijelaskan pada paragraf 7-18.</p>
<h2>Proses pabrikasi dak baja ekspansi</h2>
<p>Secara umum tahapan pelaksanaan pabrikasi dak baja sama dengan proses pabrikasi kontruksi kuda-kuda baja. Yaitu mulai dari membersihkan material, pengukuran, pemotongan, membuat lubang baut, <a href="https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/">mengelas</a> sambungan baja, serta terakhir adalah mengecat baja.</p>
<p>Sementara unsur yang tidak kalah penting dengan proses pabrikasi adalah persiapan lahan dan alat kerja. Lahan yang dimaksud disini adalah tempat dimana akan dilakukan pemasangan dak baja, serta letak pabrikasi. Apakah pada tempat yang sama atau berlainan.</p>
<p>Mengenai letak pabrikasi tersebut, aspek yang terpengaruh secara langsung adalah jadwal pengiriman material ke proyek, serta jenis armada yang digunakan. Apakah akan mengakibatkan langsiran material yang jauh atau dekat.</p>
<h2>Pemasangan ekspansi dak baja di lapangan</h2>
<p>Selain mengenai kesiapan material, lancar tidaknya proses pemasangan balok baja adalah ditentukan oleh 4 hal berikut:<br />
1. Ketersediaan alat kerja<br />
2. Jam kerja<br />
3. Tenaga kerja<br />
4. Dan lahan kerja</p>
<p>Untuk memasang balok dak di dalam bangunan tentu tidak sebebas memasang dak pada proyek biasa. Karena di dalam <a href="https://arsitekta.com/difinisi-fisik-bangunan-dan-contoh/">bangunan</a> telah berlangsung aktivitas, maka harus ditentukan apakah ekspansi dak baja dapat dilakukan pada jam kerja normal.</p>
<p>Bila tidak memungkinkan dilakukan pemasangan dak baja pada jam kerja normal berarti harus pada saat malam hari. Untuk itu perlu lampu penerangan yang banyak, serta pekerjaan yang terampil kerja pada malam hari.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/langkah-langkah-ekspansi-dak-baja-pada-bangunan-eksisting/">Langkah-langkah Ekspansi Dak Baja Pada Bangunan Eksisting</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 00:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan baja]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pengelasan baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5450</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekerjaan las pada konstruksi baja sifatnya wajib. Alias pasti dilakukan. Seberapa banyak?. Jawabnya tergantung oleh besar kecilnya bangunan, dan seberapa urgen tujuan pengelasan baja harus dilakukan. Dalam hal ini mari garisbawahi kata urgen. Kaitannya adalah dengan sistem sambungan konatruksi baja yang hanya terdiri dari 2 macam. Yakni baut dan las. Sejauh pengetahuan dan pengalaman Kami, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/">Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pekerjaan las pada konstruksi baja sifatnya wajib. Alias pasti dilakukan. Seberapa banyak?. Jawabnya tergantung oleh besar kecilnya bangunan, dan seberapa urgen tujuan pengelasan baja harus dilakukan.</p>
<p>Dalam hal ini mari garisbawahi kata urgen. Kaitannya adalah dengan sistem sambungan konatruksi baja yang hanya terdiri dari 2 macam. Yakni baut dan las.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2421" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg" alt="Pengelasan baja juga salah satu penyebab terjadinya karat pada konstruksi baja" width="640" height="427" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Sejauh pengetahuan dan pengalaman Kami, paling dominan diantara 2 sistem sambungan tersebut adalah las. Karena untuk mengaplikasikan sambungan baut selalu membutuhkan proses pengelasan. Sementara untuk menyambung konstruksi baja bisa dilakukan hanya dengan mengadalkan las. Alias tidak perlu menggunakan mur baut.</p>
<h2>Tujuan dan ragam pekerjaan las</h2>
<p>Proses pengelasan pada materail baja yang akan digunakan untuk konstruksi bangunan dapat dibedakan menurut tempat pelaksanaan pekerjaan. Ada 2 yaitu di workshop dan di proyek.</p>
<p>Pekerjaan las yang dilaksanakan di workshop identik dengan tahap pabrikasi. Sementara proses pengelasan yang dilakukan di lapangan (proyek) identik dengan tahap ereksen.</p>
<h3>A. Pengelasan baja saat pabrikasi</h3>
<p>Secara umum tujuan pengelaaan baja konstruksi pada tahap pabrikasi dilalukan untuk:</p>
<h4>1. Menyambung material baja</h4>
<p>Misal ketika Anda ingin membuat kuda-kuda WF panjang 13,50 meter. Maka untuk mencapai panjang tersebut Anda harus menyambung material yang menyerupai hurif H tersebut dengan dengan cara mengelas.</p>
<p>Pada kasus seperti ini harus diakui memang pilihan alat sambung tidak hanya las. Tetapi bisa juga dilakukan dengan cara mur baut. Tetapi hemat kami untuk bentangan yang panjang pilihan terbaik adalah menyambung dengan cara mengelas.</p>
<p>Contoh lain. Sebuah kondisi yang berbeda dengan contoh pertama. Ketika Anda membuat sebuah grill tutup saluran, teralis pintu atau jendela, serta pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya non struktur. Satu-satunya cara untuk menyambung rangka besi adalah las.</p>
<h4>2. Menyatukan komponen konstruksi</h4>
<p>Misal ketika membuat sebuah tiang kolom yang terbuat dari baja <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/" target="_blank" rel="noopener">H Beam</a>. Komponen-komponen yang diperlukan pada kolom tersebut dan harus dipasang dengan cara las adalah:<br />
&#8211; Base plate (pelat landas)<br />
&#8211; Plat rib kolom<br />
&#8211; Plat rib plendes<br />
&#8211; Cover plate (plat tutup)</p>
<p>Sementara itu untuk membuat sebuah balok induk menggunakan material baja WF. Ragam komponen yang diperlukan dan harus di las pada material WF adalah:<br />
&#8211; Pelat lekat (clead plate)<br />
&#8211; Plat.stiffner<br />
&#8211; Voute baja</p>
<p>Maka seluruh komponen-kompoenen tersebut harus terpasang menggunakan las, supaya sebuah kolom baja H Beam atau balok baja WF bisa terbentuk dengan sempurna. Serta dapat digunakan untuk keperluan konstruksi bangunan.</p>
<p>Contoh ketiga. Ketika membuat sebuah kanopi besi holow. Pada dasarnya elemen tambahan yang dibutuhkan adalah hanya pelat landas. Namun demikian bukan berarti pengelasan hanya dilakukan pada material pelat itu saja. Tetapi termasuk pada seluruh tangka kanopi yang terbuat dari besi holow. Mengapa demikian?, karena sistem sambungan rangka kanopi holow ideal adalah menggunakan las. Sehingga tampak minimalis dan pengerjaannya pun praktis (hemat waktu dan biaya).</p>
<h3>B. Tujuan pengelasan baja di proyek</h3>
<p>Pengelasan baja di proyek maksudnya adalah proses pengerjaan sebuah material yang dilakukan pada saat hendak ereksen atau pasca ereksen konstruksi baja di lapangan (site). Secara umum ragam pengelasan dilakukan untuk tujuan:</p>
<ol>
<li>Memasang angkur pada besi tulangan kolom/balok beton</li>
<li>Memasang shear connentor pada balok dan tiang kolom baja</li>
<li>Pasang rangka talang pada gording</li>
<li>Pasang<a href="https://arsitekta.com/rangka-lisplang-besi-cnp-dan-rangka-litplang-besi-siku/"> rangka lisplang</a> pada konsol</li>
</ol>
<p>Selain 4 jenis pekerjaan tersebut diatas pengelasan juga sering dilakukan untuk memasang elemen tambahan pada konstruksi baja yang spesifik. Misalnya ketika memasang usuk dan reng baja pada rangka atap rumah tinggal.</p>
<p>Singkatnya, pengelasan di lapangan sifatnya fleksibel. Dalam artian sejauh mana RKS baja menjelaskan tentang metode pekerjaan las yang boleh dilakukan di lapangan dan yang tidak. Maka syarat-syarat dalam RKS tersebut lah yang menjadi acuan untuk melakukan pengelasan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5213" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg" alt="plat landas kolom pipa baja yang berbentuk bulat" width="750" height="750" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja-300x300.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p>Khusus pekerjaan tertentu, misalnya ketika membuat kuda-kuda pipa lengkung bentang besar. Umumnya proses bending pipa dan pabrikasi rangka batang kuda-kuda harus dilakukan dilapangan. Supaya lebih praktis dan muda untuk melakukan ereksen. Oleh sebab itu RKS baja pun sering dibuat dengan cara menyesuaikan kondisi konstruksi bangunan yang akan dibuat.</p>
<p>Ini lah yang yang Kami sebut bahwa tujuan pengelasan baja konstruksi dilapangan pada dasarnya bersifat fleksibel atau boleh disebut tidak terbatas. Karena ada faktor-faktor non teknis yang sering menjadi pertimbangan utama. Akan tetapi, walau demikian tidak serta merta pengelasan boleh dilakukan asal-asalan. Melainkan harus sesuai dengan rencana dan metode kerja.</p>
<h2>Tujuan pengelasan baja pada konstruksi lama</h2>
<p>Selain terhadap konstruksi baja yang baru. Pengelasan juga sering.dilakukan pada konstruksi baja yang lama (eksisting). Pekerjaan ini sering disebut renonasi atau ekspansi. Misal, ketika sebuah bangunan pabrik hendak diperbesar/diperluas dengan cara menyambung bangunan lama. Otomatis sebagian dari konstruksi bangunan lama digunakan menjadi bagian dari bangunan yang baru.Dalam hal ini komponen konstruksi bangunan baja lama yang sering dimanfaatkan sebagai bagian dari dan terhubung langsung dengan konstruksi bangunan baja yang baru adalah:</p>
<ul>
<li>Tiang kolom</li>
<li>Balok induk</li>
<li>Konsol</li>
<li>Kanopi</li>
</ul>
<h3>1. Fungsi pengelasa pada kolom dan balok baja lama</h3>
<p>Ketika ekspansi bangunan dilakukan pada sisi kanan atau kiri bangunan lama. Maka tiang kolom lama dapat digunakan sekaligus sebagai tiang kolom bangunan yang baru untuk memasang kuda-kuda baja. Oleh sebab itu Anda hanya memerlukan tambahan kolom baru pada satu sisi bangunan yang baru.</p>
<p>Demikian halnya dengan ekspansi dak eksisting. Selain sebagian tiang kolom lama dapat Anda gunakan, balok baja yang sudah terpasang sebelumnya juga boleh Anda manfaatkan sebagai bagian dari dak yang baru.</p>
<p>Maka dengan cara-cara tersebut diatas Anda telah melakukan langkah-langkah efisiensi biaya. Mulai dari struktur pondasi, tiang maupun balok. Termasuk dalam hal penagadaan material baja serta pengelasannya.</p>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas, diketahui pula bahwa tujuan pengelasan baja eksisting (tiang kolom/baja ) adalah untuk menghubungkan antara konstruksi bangunan lama dengan bangunan yang baru, supaya menjadi satu kesatuan yang sama-sama kokoh.</p>
<h3>2. Tujuan pengelasan konsol dan kanopi baja lama</h3>
<p>Ketika menyatukan antara bangunan yang baru dengan yang lama, selain struktur konstruksi yang saling terhubung satu sama lain, elemen arsitektural bangunan juga sering harus disamakan pemasangannya. Contoh elemen arsitektural adalah konsol dan kanopi. Maka dari itu diperlukan satu sistem sambungan yang pas. Dalam hal ini adalah las.</p>
<p>Pengelasan pada konsol baja lama terjadi ketika Anda hendak memasang rangka <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-talang-datar-galvalum-sheet-plate/">talang</a> tengah. Rangka talang tengah ini berfungsi sebagai wadah menampung dan menyalurkan air hujan yang berasal dari atap bangunan lama dan atap bangunan yang baru. Contoh rangka talang tengan seperti terlihat pada gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2982" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg" alt="Gambar rangka talang yang terbuat dari baja profil siku" width="700" height="431" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg 700w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku-300x185.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a></p>
<p>Sementara itu tujuan pengelasan baja pada kanopi umumnya dilakukan untuk menyambung antara gording lama dengan yang baru. Dengan demikian maka atap kanopi terpasang dengan rata dan cantik. Serta fasad bangunan yang lama dan yang baru tidak terlihat kontras (beda).</p>
<h2>Tolak ukur pengelasan baja konstruksi</h2>
<p>Sebagaimana Saya jelaskan diatas bahwa pengelasan baja konstruksi yang baru, ketika pengelasan tersebut dilakukan di proyek adalah bersifat fleksibel alias tidak terbatas. Akan tetapi terikat pada RKS pekerjaan baja yang telah direncanakan sejak awal. Hal itu tidak terjadi pada pengelasan baja konstruksi eksisting.</p>
<p>Pengelasan baja konstruksi eksisting untuk keperluan konstruksi bangunan yang baru (ekspansi) sering dilakukan situasional. Alias menyesuaikan kondisi konstruksi baja yang lama. Oleh sebab itu ragam jenis pekerjaan, serta metode pengelasan kerap tidak terencana.</p>
<p>Contoh. Ketika Anda memasang gantungan lampu pada rangka atap baja yang tertutup oleh plafon. Diatas <a href="https://mamikos.com/info/jenis-kertas-dan-kegunaanya-dengan-gambarnya-gnr/">kertas</a> bisa dipastikan bahwa gantungan lampu tersebut pasti kokoh. Akan tetapi, titik pemsangan gantungan lampu tidak dapat Anda pastikan apakah sejajar dengan kuda-kuda baja atau tidak. Sebab kuda-kuda tertutup oleh plafon.</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya apakah Anda bisa memastikan bahwa gantungan lampu tersebut kokoh, padahal tidak terpasang pada kuda-kuda?. Dan apakah pemasangan dapat dilakukan dengan las, sementara gantungan lampu hanya terpasang pada sebuah gording?.</p>
<p>Jadi tujuan pengelasan baja eksisting tidak serta merta sama dengan pengeasan baja konstr<span style="font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;">u</span><span style="font-size: 16px;">ksi yang baru. Sebab pengelasan kontruksi baja yang baru dapat direncanakan sejak awal, serta kemungkinan meleset dari perencanaan sangat kecil. Sementara pengelasan pada kostruksi baja yang lama sering tidak terprediksi. Sehingga kemungkinan besar metode kerja las berubah sewaktu-waktu.</span></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/">Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hitung Volume Profil Baja Konvensional Pakai Rumus Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-profil-baja-konvensional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2024 13:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja konvensional]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[cara hitung volume]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5369</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menghitung volume material yang digunakan untuk konstruksi bangunan adalah salah satu aktivitas rutin ketika seseorang hendak menyusun anggaran biaya bangunan. Sebab berdasarkan volume akan diketahui berapa jumlah material yang dibutuhkan. Akan tetapi hitung volume profil baja sedikit berbeda. Berbeda dalam hal metode maupun tujuan. Penasaran kan?. &#160; Pengertian dan tujuan Profil baja artinya gambaran dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-profil-baja-konvensional/">Hitung Volume Profil Baja Konvensional Pakai Rumus Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menghitung volume material yang digunakan untuk konstruksi bangunan adalah salah satu aktivitas rutin ketika seseorang hendak menyusun anggaran biaya bangunan. Sebab berdasarkan volume akan diketahui berapa jumlah material yang dibutuhkan. Akan tetapi hitung volume profil baja sedikit berbeda. Berbeda dalam hal metode maupun tujuan. Penasaran kan?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/12/Perhitungan-dengan-rumus.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4549" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/12/Perhitungan-dengan-rumus.jpg" alt="Macam-macam rumus yang dibutuhkan selama proses pembangunan berlangsung" width="448" height="263" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/12/Perhitungan-dengan-rumus.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/12/Perhitungan-dengan-rumus-300x176.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Pengertian dan tujuan</h2>
<p>Profil baja artinya gambaran dan bentuk salah satu material baja, yang dijelaskan dengan berbagai macam ukuran. Seperti tebal, lebar, tinggi, dan panjang dari material itu sendiri.</p>
<p>Jadi yang dimaksud volume profil baja adalah sejumlah logam paduan yang digunakan untuk membuat material baja sesuai dengan bentuk dan ukuran yang diharapkan. Jadi, bukan material asing yang di isi dalam sebuah baja profil. Layaknya mengisi air dalam ember plastik. Atau isi tanah dalam bak truk.</p>
<p>Tujuan hitung volume profil baja ada 2. Yaitu untuk keperluan perhitungan tonase, pelaksana pekerjaan <a href="https://arsitekta.com/">konstruksi baja</a>, dan untuk mengetahui seberapa banyak material <a href="https://www.bola.com/ragam/read/4701835/jenis-jenis-logam-lengkap-beserta-penjelasannya">logam</a> yang digunakan untuk membuat salah satu jenis material baja.</p>
<p>Pada praktik pekerjaan konstruksi bangunan poin 2 tidak berkaitan secara langsung. Namun untuk dunia pendidikan/akademis sangat penting. Yaitu untuk melatih dan mengasah otak anak. Khusus mengenai perhitungan volume benda yang bentuknya agak rumit.</p>
<h2>Contoh perhitungan volume baja konvensional</h2>
<p>Berikut ada 11 macam material baja konvensional yang sering digunakan pada proyek konstruksi di Indonesia. Logam paduan yang digunakan untuk membuat material-material tersebut dihitung dengan cara yang berbeda-beda. Menyesuaikan bentuk dan ukuran profilnya masing-masing.</p>
<h3>1. Baja WF panjang 12 m</h3>
<p>Contoh perhitungan baja WF 400x200x8x13 mm. Keterangan tentang dimensi material baja WF sebagai berikut:<br />
H = 400 mm<br />
B = 200 mm<br />
t1 = 8 mm<br />
t2 = 13 mm</p>
<p>Tahap pertama. Konversi satuan milimeter menjadi meter. Berarti ukuran baja WF menjadi: 0,4&#215;0,2&#215;0,008&#215;0,013 m. Kemudian, hitung luas penampang profil (L) dengan rumus berikut:<br />
= ((H-t2-t2) x t1) + (2 x t2 x B)<br />
= ((0,4 – 0,013 – 0,013) x 0,008) + (2 x 0,013 x 0,2)<br />
L = 0,003 + 0,005 = 0,008 m²</p>
<p>Berarti volume profil (V) = L x P<br />
= 0,008 x 12,0 m<br />
= 0,098 m³</p>
<h3>2. Baja H-Beam panjang 12 m</h3>
<p>Profil yang mirip dengan baja WF dan H-Beam adalah INP. Namun akhir-akhir ini baja INP mulai jarang digunakan. Tetapi jika Anda ingin tahu cara hitung volume profil baja INP. Caranya sama dengan perhitungan volume profil baja WF dan HB berikut ini.</p>
<p>Contoh baja HB 250x250x9x14. Ukuran ini konversi menjadi meter = 0,25&#215;0,25&#215;0,009&#215;0,014.<br />
L = ((0,25 – 0,014 – 0,014) x 0,009) + (2 x 0,014 x 0,25)<br />
= 0,003 + 0,007<br />
= 0,009 m²</p>
<p>V = 0,009 x 12,0 m<br />
= 0,108 m³</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Gambar-profil-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4181" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Gambar-profil-baja.jpg" alt="Dasar perhitungan berat profil baja WF, CNP, UNP, Siku dan Stal kotak" width="1024" height="556" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Gambar-profil-baja.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Gambar-profil-baja-300x163.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Gambar-profil-baja-768x417.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></p>
<h3>3. Besi pipa panjang 9 m</h3>
<p>Dimensi material besi pipa ditandai dengan kode:<br />
D = diameter<br />
t = tebal<br />
Contoh pipa Ø6” x 3,6 mm. Rumus hitung volume profil baja pipa ini adalah:<br />
V = π x D x t x P</p>
<p>Namun demikian sebelum mengaplikasikan rumus tersebut pada perhitungan, selalu konversi ukuran material ke dalam satuan meter. Ukuran pipa dalam satuan meter adalah: 0,152 x 0,004 m.<br />
V = 3,14 x 0,152 x 0,004 x 9,0 m<br />
= 0,0155 m³</p>
<h3>4. Besi stal kotak panjang 6 m</h3>
<p>Contoh stal kotak 40x80x2,3 mm. Ukuran ini diberi kode:<br />
T = 40 mm = 0,040 m<br />
L = 80 mm = 0,080 m<br />
t = 2,3 mm = 0,0023 m</p>
<p>Maka volume profil besi yang memiliki penampang kota, dan berlubang tersebut adalah:<br />
V = ((2 x t) + (2 x L)) x t x P<br />
= ((2 x 0,040) + (2 x 0,080)) x 0,0023 x 6,0 m<br />
= 0,0132 m³</p>
<h3>5. CNP panjang 6 m</h3>
<p>Contoh CNP 200x75x20x3 mm. Dimensi material diberi kode:<br />
H = 200 mm = 0,20 m<br />
B = 75 mm = 0,075 m<br />
t = 20 mm = 0,02 m<br />
c = 3 mm = 0,003 m</p>
<p>Rumus hitung volume profil baja CNP adalah:<br />
V = (H + 2B + 2c) x t x P<br />
= (0,20 + 0,15 + 0,04) x 0,003 x 6,0 m<br />
= 0,39 x 0,003 x 6,0 m = 0,007 m³</p>
<h3>6. UNP panjang 6 m</h3>
<p>Contoh UNP 300x100x8x10 mm. Kode ukuran material adalah sebagai berikut:<br />
H = 300 mm = 0,30 m<br />
B = 100 mm = 0,10 m<br />
t1 = 8 mm = 0,008 m<br />
t2 = 10 mm = 0,01 m</p>
<p>Volume profil baja UNP hitung dengan rumus:<br />
V = ((H x t2) + (B x t2 x 2)) x P<br />
= ((0,30 x 0,01) + (0,10 x 0,008 x 2)) x 6,0 m<br />
= (0,003 + 0,002) x 6,0 m = 0,028 m³</p>
<h3>7. Besi siku panjang 6 m</h3>
<p><strong>Contoh #1:</strong> Besi siku sama sisi ukuran 150x150x12 mm. Rumus:<br />
V = 2A x t x P<br />
= 2 x 0,15 x 0,012 x 6,0 m<br />
= 0,022 m³</p>
<p><strong>Contoh #2:</strong> <a href="https://arsitekta.com/besi-siku-yang-paling-populer-dan-sering-digunakan/">Besi siku</a> tidak sama sisi ukuran 100x80x6 mm.<br />
V = (A + B) x t x P<br />
= (0,10 + 0,08) x 0,006 x 6,0 m<br />
= 0,0039 m³</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Besi-beton-polos.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4437" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Besi-beton-polos.jpeg" alt="Mengenal perbedaan serta persamaan antara besi beton polos dengan besi beton ulir" width="640" height="396" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Besi-beton-polos.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Besi-beton-polos-300x186.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>8. Besi beton panjang 12 m</h3>
<p>Contoh besi beton polos Ø19 mm (0,019 m). Jari-jari (r) = 1/2D = 0,0095 m.<br />
V = π x r² x P<br />
= 3,14 x 0,0095² x 12,0 m<br />
= 0,0034 m³</p>
<p>Untuk mengetahui volume besi beton ulir juga pakai metode yang sama. Contoh besi D22 (0,022 m).<br />
r = 1/2D<br />
= ½ x 0,022<br />
= 0,011 m</p>
<p>Maka diketahui:<br />
V = 3,14 x 0,011² x 12,0 m<br />
= 0,0046 m³</p>
<h3>9. Baja plat lembaran ukuran</h3>
<p>Cara hitung volume profil baja plat sangat mudah. Karena bentuknya lembaran. Jadi yang perlu diketahui adalah tebal dan ukuran plat. Misal plat baja tebal 12 x 1.220 x 2.440 mm.<br />
V = t x P x L<br />
= 0,012 x 1,22 x 2,44 m<br />
= 0,036 m³</p>
<p>Namun bila ukuran plat tidak persegi. Misalnya segi enam, segi tiga, bulat dan sebagainya. Maka Anda harus lebih dulu menghitung luas plat dengan rumus khusus. Kondisi seperti ini kerap terjadi kala membuat plat buhul pada<a href="https://arsitekta.com/borongan-fabrikasi-kuda-kuda-cremona-siku-sistem-las-dan-baut/" target="_blank" rel="noopener"> kuda-kuda cremona</a>, untuk sambungan las atau sambungan baut mut.</p>
<p>Plat bentuk bulat sering diterapkan untuk membuat base plate tiang kolom pipa besi. Nah, untuk mengetahui luas plat menggunakan rumus: L = π x r². Contoh diameter base plat 35 cm. r = 0,175 m.<br />
L = 3,14 x 0,175²<br />
= 0,096 m²</p>
<h3>10. Plat bordes</h3>
<p>Volume plat baja bordes hitung dengan rumus menggunakan rumus plat baja lembaran. Permukaan plat bordes yang tidak rata bagian atas dihitung 1% dari volume total. Misal 45 bh plat bordes tebal 10 x 600 x 750 mm.<br />
V = (0,01 x 0,60 x 0,75 x 45 ) + 1%<br />
= 0,203 + 0,002 = 0,205 m³</p>
<h3>11. Strip plat panjang 4 m</h3>
<p>Hitung volume profil baja strip plat sangat mudah. Caranya sama dengan baja plat lembaran. Namun demikian, sebelumnya Anda harus mengetahui dimensi material yang akan dihitung. Misal plat strip 16 x 100 x 4000 mm. Artinya:<br />
t = 16 mm = (0,016 m)<br />
L = 100 mm (0,10 m)<br />
P = 4.00 mm (4,0 m).<br />
Nah, untuk mengetahui volume (V) besi plat strip menggunakan rumus:<br />
V = t x P x L</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-profil-baja-konvensional/">Hitung Volume Profil Baja Konvensional Pakai Rumus Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</title>
		<link>https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 13:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[desain rangka]]></category>
		<category><![CDATA[skyroof baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membuat desain rangka skyroof dari material baja profil cukup mudah. Asalkan Anda paham tahap-tahap pelaksanaannya. Seperti yang Saya urai dalam artikel ini. Silahkan baca sampai akhir iya. Macam-macam baja profil yang cocok untuk skyroof Dari sekian banyak material baja profil, yang terbaik untuk rangka skyroof ada 5 yaitu: Besi stal kotak (holow); Ukuran 40&#215;40 sampai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Membuat desain rangka skyroof dari material baja profil cukup mudah. Asalkan Anda paham tahap-tahap pelaksanaannya. Seperti yang Saya urai dalam artikel ini. Silahkan baca sampai akhir iya.</p>
<h2>Macam-macam baja profil yang cocok untuk skyroof</h2>
<p>Dari sekian banyak material baja profil, yang terbaik untuk rangka skyroof ada 5 yaitu:</p>
<ol>
<li>Besi stal kotak (holow); Ukuran 40&#215;40 sampai 80&#215;100 mm</li>
<li>Besi pipa Ø2” sampai 4”</li>
<li>Baja WF 150; WF 200 dan IWF 250</li>
<li>UNP 50 hingga UNP 150</li>
<li>CNP 75 hingga CNP 200</li>
</ol>
<p>Tambah 1 jenis material lagi yang sering dipakai untuk membuat <a href="https://arsitekta.com/ciri-khas-base-plate-baja-berkualitas/" target="_blank" rel="noopener">base plate</a>, plekat, dan stifners. Yakni plat baja lembaran.</p>
<p>Terkait pemakaian 5 jenis material baja tadi. Dapat Anda lakukan secara serentak, atau hanya beberapa macam saja. Tergantung kebutuhan desain rangka skyroof Anda.</p>
<p>Misal kombinasi antar besi stal kotak dengan baja WF. Atau, WF dengan besi UNP/CNP. Atau, antara besi stal kotak, WF dan UNP.</p>
<p>Akan tetapi, khusus pemakaian besi pipa umumnya adalah independen. Alias tidak gabungan dari beberapa jenis material. Karena besi berongga tersebut digunakan untuk membuat konstruksi atap lengkung. Dan, melalui proses bending.</p>
<p>Sementara 4 jenis baja profil yang lain jarang dipakai untuk rangka atap lengkung. Sebab proses bending sangat sulit dilakukan. Jikalau pun dipaksa, hasilnya tidak seperti yang diharapkan.</p>
<h2>Contoh desain rangka kyroof</h2>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5237" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg" alt="desain rangka atap skyroof bentang 6 meter; pakai material baja" width="1000" height="570" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja-300x171.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja-768x438.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>Langkah-langkah membuat desain rangka atap tersebut adalah:</p>
<h3>1. Ukur lapangan dan menentukan bentuk atap skyroof</h3>
<p>Dalam hal ini misalnya proyek bangunan sudah berjalan. Namun gambar detail skyroof belum ada. Maka pengukuran lapangan (lokasi pasang) sangat penting, yaitu untuk mengecek ulang bentang, dan panjang bangunan. Apakah telah sama dengan gambar yang sudah sebelumnya.</p>
<p>Setelah ukuran real Anda peroleh. Tahap selanjutnya adalah menentukan atap skyroof. Anda harus koordinasi pada pihak yang berwenang dengan hal tersebut. Antara lain pemilik bangunan, atau pengawas proyek.</p>
<p>Koordinasi tersebut juga sekaligus membahas ukuran rangka skyroof. Sekiranya berbeda dengan ukur lapangan, maka Anda harus lapor. Agar tidak terjadi salah paham dibelakang hari.</p>
<h3>2. Menentukan jenis atap yang terbaik</h3>
<p>Penting diketahui kembali, jenis penutup atap skyroof sangat beragam. Jadi, harus Anda tentukan sebelum membuat desain rangka. Apakah cukup pakai satu jenis, atap dua.</p>
<p>Pada contoh desain yang Saya lampirkan. Penutup atap skyroof terdiri 2 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Kaca tempered; terpasang pada bagian atas. Dengan bentuk atap datar.</li>
<li>Fibberglass. Pada bagian samping kanan, dan kiri. Berbentuk atap pelana.</li>
</ol>
<p>Penting Anda ketahui. Antara atap bagian atas dan bawah terdapat celah sekitar 35 cm. Yang mana celah tersebut sengaja dibuat dengan tujuan untuk sirkulasi udara.</p>
<p>Dengan demikian fungsi skyroof bukan hanya sebagai ventilasi cahaya. Tetapi, juga udara. Hal ini sekaligus membantah anggapan bahwa <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-rangka-atap-skyroof-baja/">skyroof</a> baja hanya bisa ditetapkan untuk 1 jenis bentuk atap.</p>
<h3>3. Memilih material baja yang cocok</h3>
<p>Penentuan dimensi material baja dilakukan atas pertimbangan 4 hal berikut:<br />
&#8211; Berat bahan (penutup atap),<br />
&#8211; Bentang dan panjang bangunan,<br />
&#8211; Letak pasang skyroof,<br />
&#8211; Estetika</p>
<p>Sehingga pada contoh desain, ditetapkan material yang digunakan untuk rangka skyroof hanya 3 macam saja, yaitu:</p>
<ol>
<li>Besi holow ukuran 60&#215;60; 60&#215;80; dan 80&#215;100 mm</li>
<li>Plat baja T=10 mm; ukuran 20&#215;20 cm</li>
<li>Angkur baut dia.16 x 400 mm</li>
</ol>
<p>Jadi, dapat disimpulkan bahwa material utama yang digunakan untuk membuat rangka atap tersebut adalah tunggal. Alias tidak kombinasi dengan material baja profil lain. Tetapi, hanya 1 jenis. Yaitu besi holow/stal kotak saja.</p>
<p>Adapun plat baja dan angkur baut adalah tergolong material bantu. Yang mana tanpa kedua material tersebut, pemasangan rangka atap sebenarnya bisa dilakukan. Akan tetapi hasilnya tidak maksimal.</p>
<h3>4. Membuat desain yang bagus dan kaitannya dengan biaya</h3>
<p>Desain rangka skyroof dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya menggunakan <a href="https://tekno.kompas.com/read/2023/01/19/03000097/pengertian-software-fungsi-dan-contohnya?page=all">software</a> Autocad, atau Sketch Up. Tetapi, memungkinkan juga dengan cara manual. Yakni pakai meja gambar.</p>
<p>Pada saat desain, hal utama yang harus Anda perhatikan adalah tujuan pembuatan gambar. Apakah untuk proses konstruksi (pabrikasi dan pemasangan), atau masih sekedar gambar rencana.</p>
<p>Jika berfungsi sebagai gambar rencana berarti tidak perlu membuat detail rangka sebanyak-banyaknya. Melainkan cukup pada titik sambungan saja. Misal detail base plate baja, serta sambungan antara kuda-kuda dan gording.</p>
<p>Akan tetapi, bila desain yang Anda buat adalah untuk pelaksanaan di lapangan. Alais sebagai gambar kerja. Maka wajib se-detail mungkin. Supaya rangka skyroof dapat terpasang dengan benar.</p>
<p>Penting Anda ketahui, ukuran yang Anda terapkan pada gambar desain adalah ukuran yang Anda peroleh dari lapangan. Jadi, bila terdapat perbedaan antara ukur lapangan dengan gambar desain sebelumnya. Maka yang menjadi acuan adalah ukur lapangan.</p>
<p>Adapun persoalan akibat dari perbedaan ukuran tersebut. Misalnya biaya makin besar, atau kecil. Biarlah hal tersebut Anda bicarakan setelah gambar desain yang batu sudah jadi. Sehingga Anda mengetahui berapa perbedaan biaya yang timbul secara akurat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2024 13:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja profil gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan plat strip. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya. Contoh kuda-kuda CNP dan besi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan <a href="https://arsitekta.com/plat-strip-yang-terbaik-untuk-bahan-rib-plat/" target="_blank" rel="noopener">plat strip</a>. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Contoh kuda-kuda CNP dan besi beton</h2>
<p>Silahkan perhatikan gambar terlampir. Konstruksi gudang tersebut menggunakan kuda-kuda yang terbuat dari besi CNP, dan besi beton.</p>
<p>Besi CNP digunakan untuk membuat batang atas dan bawah. Sementara besi beton adalah untuk rangka diagonal. Jadi, sepintas terlihat kuda-kuda tersebut mirip dengan regel baja ruji-ruji.</p>
<p>Bedanya dengan regel baja, kuda-kuda CNP terpasang dengan posisi miring. Yakni mengikuti sudut kemiringan atap. Sementara regel baja selalu datar (horizontal).</p>
<h3>1. Material yang digunakan dan elemen pelengkap</h3>
<p>Kecuali CNP 200, semua baja CNP lainnya bisa Anda gunakan untuk sebagai rangka (batang atas) kuda-kuda. Dengan catatan, dimensi material harus disesuaikan lebih dulu dengan bentangan.</p>
<p>Sebab semakin kecil ukuran material baja, maka kemampuan untuk menahan beban juga semakin kecil. Maka dari itu, membuat kuda-kuda baja tidak boleh asal. Terapi, harus dengan material dan perhitungan yang tepat. Supaya kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5157" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg" alt="Gambar detail sambungan kuda-kuda baja CNP dan besi beton" width="1100" height="706" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg 1100w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-300x193.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-1024x657.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1100px) 100vw, 1100px" /></a></p>
<p>Untuk memasang kuda-kuda pada sebuah tiang kolom, atau untuk menggabungkan 2 buah kuda-kuda pada titik nok. Maka diperlukan elemen pelengkap, bernama plat sambung dan sejumlah baut mur.</p>
<p>Plat sambung ini pula yang berfungsi untuk menghubungkan antara CNP bagian atas dan bawah. Silahkan perhatikan pada gambar detail sambungan.</p>
<h4>Posisi pasang plat sambung kuda-kuda</h4>
<p>Plat sambung, atau sering disebut plat lekat pada kuda-kuda baja CNP ada 2, yakni terpasang pada bagian bawah dan atas. Bagian bawah berarti yang menghubungkan antara kuda-kuda dengan tiang kolom.</p>
<p>Sementara plat sambung atas berarti yang terpasang pada bagian atas kuda-kuda. Yakni yang menghubungkan antara 2 buah kuda-kuda, sehingga menjadi sebuah nok. Dalam hal ini bentuk atap yang Anda buat adalah pelana.</p>
<p>Plat sambung bagian atas bisa juga berfungsi sebagai pengikat kuda-kuda dengan tembok, kolom beton, atau kolom baja. Dalam hal ini berarti atap Anda adalah selasar, atau atap datar.</p>
<p>Dengan demikian boleh kita ambil satu kesimpulan, bahwa membuat kuda-kuda baja CNP tidak boleh tanpa plat sambung. Sebab plat sambung menentukan posisi pasang kuda-kuda, sekaligus menentukan jenis/fungsi atap.</p>
<h4>Cara menentukan ukuran dan tebal plat baja</h4>
<p>Dimensi pat sambung kuda-kuda baja ditentukan berdasarkan 3 hal, yaitu:<br />
Join kuda-kuda dimana?. Apakah pada baja WF, atau dinding bangunan.<br />
Ukuran profil besi CNP berapa?. Apakah CNP 100; CNP 125, atau CNP 150.<br />
Jarak material CNP yang digunakan untuk rangka kuda-kuda bagian atas dan bawah.</p>
<p>Contoh, sebuah gudang pelana bentang 15 meter. Material yang tepat untuk membuat kuda-kuda baja dalah:<br />
&#8211; CNP 100x50x3,2 mm<br />
&#8211; Jarak besi CNP (T) = 50 cm</p>
<p>Maka plat sambung yang ideal untuk kuda-kuda tersebut adalah tebal (t)= 6 mm, dengan ukuran 100&#215;750 mm.</p>
<p>Angka 100 diperioleh dari lebar profil baja CNP. Sementara 750 adalah: 1,5 x T<br />
= 1,5 x 500 mm<br />
= 750 mm</p>
<p>Karena dibutuhkan perkuatan pada bagian atas dan bawah kuda-kuda. Maka ketinggian plat sambung harus Anda tambah 1,5 dari jarak besi CNP. Yaitu untuk memasang voute kuda-kuda.</p>
<h4>Letak pasang, ukuran, jarak dan panjang besi beton</h4>
<p>Masih dengan contoh yang sama. Yakni membuat kuda-kuda bentang 20,0 meter. Adalah memerlukan material besi beton. Yaitu berfungsi untuk pengaku antara material baja CNP 100x50x3,2.</p>
<p>Pemasangan besi beton dilakukan pada sisi kanan, dan kiri CNP. Dan, dengan posisi diagonal (silang). Terlihat gambar potongan melintang pada detail sambungan. Silahkan Anda perhartikan.</p>
<p>Ukuran besi beton yang digunakan untuk membuat kuda-kuda baja tersebut adalah Ø10 mm. Dengan jarak pasang 50 cm. Jadi, panjang material besi beton adalah:<br />
= Akar dari (0,5² + 0,25²)<br />
= 0,55 m</p>
<h4>Ukuran mur baut kuda-kuda</h4>
<p>Mur baut yang digunakan untuk kuda-kuda CNP dan besi beton ini adalah M12. Sebanyak 12 buah pada setiap sambungan.</p>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan ketentuan: 2 x tebal plat baja. Ketentuan ini adalah berlaku untuk setiap sambungan konstruksi baja. Sebagaimana sebelumnya telah kami jelaskan dalam video pendek di channel <a href="https://www.youtube.com/shorts/eAwbsqWK0Fg">Mediarsitekta</a>.</p>
<h3>2. Bentangan maksimal kuda-kuda CNP</h3>
<p>Jikalau bentuk atap adalah pelana, maksimal bentangan kuda-kuda adalah 25 meter. Hal tersebut telah kami buktikan sendiri, pada sebuah garasi bus. Dan, ternyata sangat kokoh sampai sekarang.</p>
<p>Material yang kami gunakan untuk membuat kuda-kuda baja waktu itu adalah:<br />
CNP 150x65x3,2 mm<br />
Besi beton 12 mm<br />
Plat baja T=8 mm<br />
Baut mur Ø5/8&#8243;</p>
<p>Sedangkan untuk membuat atap datar, bentang kuda-kuda model seperti ini dianjurkan tidak lebih dari 15,0 meter. Hal tersebut dibatasi mengingat panjang standar besi CNP adalah 6,0 meter.</p>
<p>Sehingga tidak terjadi sambungan material yang terlalu banyak, yang akan membuat konstruksi kuda-kuda jadi lemah, dan lendut.</p>
<h3>3. Kelebihan kuda-kuda CNP dan kegunaan</h3>
<p>Selain sanggup untuk bentang lebar, serta untuk membuat kuda-kuda bentuk pelana dan atap datar. Kelebihan lain kuda-kuda CNP yang dikombinasikan dengan besi beton adalah:</p>
<h4>A. Hemat biaya</h4>
<p>Untuk membuktikan hal ini, bagian terakhir halaman ini telah kami lampirkan perhitungan biaya membuat kuda-kuda baja.</p>
<h4>B. Cocok diterapkan untuk berbagai jenis bahan atap</h4>
<p>Sehingga cocok pula untuk segala jenis bangunan. Antara lain membuat atap cafe, ruko, rukan, <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">kantin</a>, hingga rumah tinggal mewah. Yang menggunakan bahan genteng, maupun kaca.</p>
<h4>C. Proses pengerjaan mudah</h4>
<p>Ketika memasang plat sambung kuda-kuda, dan besi beton pada material besi CNP. Alat sambung yang digunakan adalah las. Oleh sebab itu tergolong praktis dan cepat.</p>
<p>Kelebihan lain terkait proses <a href="https://arsitekta.com/tempat-melaksanakan-pabrikasi-baja-yang-strategis-dan-syarat-syarat/">pabrikasi</a> adalah cukup membutuhkan alat kerja sederhana. Misalnya travo las, gerinda potong dan alat ukur baja. Sehingga biaya pengerjaan sangat murah.</p>
<h3>4. Perhitungan biaya kuda-kuda</h3>
<p>Contoh membuat kuda-kuda baja bentang 20,0 m. Sebagaimana pembahasan pada paragraf ke-13. Pertama, harus diketahui dulu berat 1 buah kuda-kuda. Rincian perhitungan sebagai berikut:</p>
<h4>Besi CNP 100x50x3,2 mm</h4>
<p>= (10,45 + 0,75 + 0,75) x 2 x 6,13 kg<br />
= 145,28 kg</p>
<p>Catatan:<br />
10,45 adalah panjang batang CNP dengan posisi miring; sudut 15º. Sedangkan 0,75 adalah panjang voute kuda-kuda bagian bawah dan atas.</p>
<h4>Besi beton 10 mm</h4>
<p>= 0,55 x 21 x 2 x 2 x 0,62 kg<br />
= 28,64 kg</p>
<h4>Plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,1 x 0,75 x 4 x 48,61 kg<br />
= 14,58 kg</p>
<p>Jadi, total tonase kuda-kuda adalah:<br />
= 145,28 + 28,64 + 14,58 kg<br />
= 188,5 kg.</p>
<p>Biaya pabrikasi dan pasang kuda-kuda menurut harga standar kota Semarang tahun ini, adalah:<br />
= 188,5 x Rp 24.500,-<br />
= Rp 4.618.250,-</p>
<h2>[Penutup] Perbandingan dengan kuda-kuda biasa</h2>
<p>Untuk konstruksi kuda-kuda yang sama, yakni bentangan 20,0 meter. Jikalau menggunakan baja WF, setidaknya pakai WF 200&#215;100. Berarti berat kuda-kuda adalah:<br />
= (10,35 + 0,75) x 21,33 kg<br />
= 236,76 kg</p>
<p>Jauh lebih berat bukan, dibanding kuda-kuda CNP kombinasi besi beton?. Yakni selisih 48,28 kg. Maka dari itu, terbukti bahwa kuda-kuda rangka batang ini sangat hemat.</p>
<p>Oh iya, mengingatkan kita kembali tentang kolom baja gabungan, atau sering disebut kolom baja profil tersusun. Kuda-kuda yang kita bahas tadi sebenarnya juga tergolong dalam kelompok baja profil gabungan/tersusun. Sebab terbuat dari lebih dari 1 jenis material baja.</p>
<p>Demikian ulasan tentang cara membuat kuda-kuda baja CNP dan besi beton. Berikut kelebihan dan contoh perhitungan tonase dan biaya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Keunggulan Konstruksi Baja Diterapkan Untuk Bangunan Industri Masa Kini</title>
		<link>https://arsitekta.com/keunggulan-konstruksi-baja-pada-bangunan-industri/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/keunggulan-konstruksi-baja-pada-bangunan-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 13:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan industri]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di sadari atau tidak, konstruksi baja bangunan industri masa kini mulai menunjukkan keberadaannya. Khususnya dalam hal desain. Tidak hanya mengandalkan struktur bangunan yang terkenal sangat kokoh, dan elegan. Seperti yang sering terlihat pada bangunan-bangunan pabrik masa lalu. Hal itu terjadi salah satu karena keunggulan konstruksi baja semakin banyak, dan tidak tertandingi. Latar belakang Dari kalimat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-konstruksi-baja-pada-bangunan-industri/">4 Keunggulan Konstruksi Baja Diterapkan Untuk Bangunan Industri Masa Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di sadari atau tidak, konstruksi baja bangunan industri masa kini mulai menunjukkan keberadaannya. Khususnya dalam hal desain. Tidak hanya mengandalkan struktur bangunan yang terkenal sangat kokoh, dan elegan. Seperti yang sering terlihat pada bangunan-bangunan pabrik masa lalu. Hal itu terjadi salah satu karena keunggulan konstruksi baja semakin banyak, dan tidak tertandingi.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Konstruksi-baja-bentang-lebar-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3564" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Konstruksi-baja-bentang-lebar-1.jpg" alt="Keterampilan yang dimiliki pekerja konstruksi baja berguna untuk meningkatkan kualitas" width="450" height="233" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Konstruksi-baja-bentang-lebar-1.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Konstruksi-baja-bentang-lebar-1-300x155.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<h2>Latar belakang</h2>
<p>Dari kalimat pembuka. Mungkin teman-teman bertanya. Emang hubungan antara desain dan konstruksi bangunan ada?. Apa?. Jawabannya ada 2, yakni hubungan langsung dan tidak langsung.</p>
<p>Hubungan langsung terjadi ketika proses desain dimulai oleh jasa arsitek. Saat itu Dia harus memutuskan material yang akan digunakan. Misalnya untuk kuda-kuda. Apakah pakai kayu, baja ringan, atau baja profil. Setelah itu, baru bisa membuat desain bangunan. Kalau material tidak di tetapkan, Anda mau desain apa?.</p>
<p>Kedua. Hubungan tidak langsung antara desain, dan konstruksi bangunan adalah ketika membuat <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-gambar-detail-dan-gambar-kerja-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">gambar detail</a> fasad, atau tampak. Tampak bangunan terlihat megah, dan cantik karena terdapat konstruksi yang kokoh di belakangnya. Bahkan tak jarang, konstruksi tersebut sekaligus menjadi bagian dari fasad bangunan.</p>
<h2>Ragam keunggulan konstruksi baja pada bangunan pabrik saat ini</h2>
<p>Berikut ini adalah bangunan pabrik garment yang Kami desain 2 tahun lalu. Saat ini sudah produksi, dan menampung tenaga kerja sebanyak 6.000 orang. Belum termasuk staff, dan direksi. Bisa Anda bayangkan berapa luas bangunan tersebut?. Bentangan 60,0 meter. Dan, panjang 150,0 meter.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-bentang-lebar.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1828" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-bentang-lebar.jpg" alt="" width="440" height="343" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-bentang-lebar.jpg 440w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-bentang-lebar-300x234.jpg 300w" sizes="(max-width: 440px) 100vw, 440px" /></a></p>
<p>Berkaca dari bangunan pabrik tersebut, serta beberapa gudang, warehouse, garasi bis, dan bangunan-bangunan sejenis. Yang pernah kami rancang. Diketahui konstruksi baja bangunan industri memiliki 4 kelebihan, yaitu:</p>
<h3>1. Sangat ringan dibanding beton</h3>
<p>Cara membandingkan antara material baja profil dengan cor beton adalah berdasarkan berat jenis, dan kegunaan.</p>
<p>Berat jenis baja adalah 7.850 kg/m3. Kalau dibentuk menjadi sebuah material baja profil. Misalnya WF 200&#215;100. Maka tonase sebesar itu dapat membuat baja WF 200 hampir 31,0 batang. Cara menghitung seperti berikut:<br />
= 7.850 : Berat WF 200 per Batang<br />
= 7.850 : 255,96 kg = 30,66 btg.</p>
<p>Keunggulan konstruksi baja WF 200 semakin terlihat ketika diaplikasikan pada bangunan. Misal digunakan untuk balok dak bentang 4,0 m. Maka material WF 200 dapat membuat balok sebanyak:<br />
= (30,66 x 12 ) : 4,0 m<br />
= 91,98 buah.</p>
<p>Sekarang, mari kita bandingkan dengan beton. Berat cor beton bertulang antara 2.400 &#8211; 2.5000 kg/m3. Kalau aplikasikan pada balok dengan bentangan yang sama. Berarti ukuran balok beton minimal 20&#215;40 cm.</p>
<p>Dengan demikian, diketahui 1,0 m3 beton berulang dapat membuat balok ukuran 20&#215;40 cm; panjang 4,0 sebanyak:<br />
= 1,0 : (0,2 x 0,4 x 4)<br />
= 3,12 buah.</p>
<p>Supaya apel to apel. Jumlah balok beton ini harus 3x. Karena berat jenis baja 3x lebih dibanding berat beton. Jadi, jumlah balok adalah:<br />
= 3,12 x 3<br />
= 9,36 buah</p>
<p>Jauh sekali bukan perbedaan baja WF dan beton?. (91,98 : 9,36); hampir 10 x lipat. Hal ini membuktikan bahwa material baja memang jauh lebih ringan. Sebab untuk menyamai keunggulan konstruksi baja, berat struktur beton harus 10x lipat berat baja.</p>
<h3>2. Proses konstruksi sangat cepat</h3>
<p>Karena material baja sangat ringan. Keuntungan yang diperoleh pertama sekali adalah terkait proses pabrikasi &amp; erection. Selain sangat cepat, alat kerja yang dibutuhkan sedikit. Nah, 2 hal ini tidak memberatkan anggaran biaya. Dan, pada akhirnya konstruksi baja lebih hemat.</p>
<p>Faktor lain yang mendukung pelaksanaan pekerjaan baja, sehingga paling cepat selesai diantara semua jenis pekerjaan bangunan adalah:<br />
&#8211; Pabrikasi dapat dilakukan di proyek, maupun di workshop baja.<br />
&#8211; Mayoritas konstruksi baja menerapkan sambungan mur baut. Sehingga pada erection sangat jarang mengelas. Dan, proyek cepat kelar.<br />
&#8211; Pengecatan baja di proyek sifatnya hanya merapihkan. Sebab pada saat pabrikasi material baja sudah di cat.</p>
<p>Selain 3 faktor tersebut, keunggulan konstruksi baja yang tidak tertandingi oleh material lain adalah dalam hal akurasi ukuran. Setiap komponen konstruksi baja telah dibuat dengan gambar detail, serta dilanjutkan kembali menjadi gambar kerja.</p>
<p>Oleh sebab gambar detail, dan gambar kerja telah lengkap, dan akurat. Ditandai dengan proses approval gambar kepada owner, dan/atau pengawas bangunan.</p>
<p>Maka dari itu, konstruksi baja yang telah selesai pabrikasi tidak pernah salah. Misalnya tentang posisi plat lekat, plat rib, atau baut. Semua telah melalui Quality Control yang.ketat. Hal ini pula yang mengakibatkan proses erection menjadi lancar, sehingga selesai tepat waktu.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Kanopi-baja-dan-kanal-C.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4086" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Kanopi-baja-dan-kanal-C.jpg" alt="Salah satu fungsi baja kanal C adalah sebagai rangka gording" width="640" height="357" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Kanopi-baja-dan-kanal-C.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Kanopi-baja-dan-kanal-C-300x167.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>3. Cocok untuk segala bangunan</h3>
<p>Artinya tidak hanya unggul untuk bentang lebar, dan bangunan industri. Tapi, bisa diterapkan untuk semua jenis bangunan. Bahkan mulai dari pekerjaan teralis dan interior. Seperti membuat rak buku, kursi, meja dan sebagainya.</p>
<p>Lingkup proyek bangunan gedung, keunggulan konstruksi baja adalah pada saat digunakan untuk membuat:<br />
&#8211; Struktur bangunan (tiang &amp; balok)<br />
&#8211; Segala jenis (bentuk) rangka atap<br />
&#8211; Kanopi dan <a href="https://arsitekta.com/contoh-kanopi-penghubung-bangunan-yang-cantik-dan-minimalis/">selasar penghubung</a><br />
&#8211; Tangga &amp; railing<br />
&#8211; Dak/balkon</p>
<p>Kualitas dan ketahanan konstruksi baja jauh lebih tinggi dibanding material kayu, alumunium dan stainless. Bahkan tidak kalah bila dibandingkan dengan konstruksi beton. Sebab beton tidak bisa Anda aplikasikan untuk membuat berbagai macam konstruksi bangunan.</p>
<p>Misal untuk membuat jembatan bentang lebar, yang berada di atas permukaan air. Dan, posisi pemasangan sangat tinggi. Apakah konstruksi beton pilihan terbaik?. Tentu tidak.</p>
<h3>4. Tinggi bangunan tak terbatas</h3>
<p>Anda tahu bangunan-bangunan pencakar langit di dunia saat ini terbuat dari apa?. Baja profil bukan?. Itu lah bukti keunggulan konstruksi baja yang tak terbantahkan. Seluruh dunia telah mengakui, dan melihat dengan <a href="https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Mata_telanjang">mata telanjang</a>. Bagaimana proses pekerjaan konstruksi hingga ketinggian ratusan meter cepat selesai. Sebab menggunakan material baja.</p>
<p>Sisi lain, penggunaan material baja untuk konstruksi yang tinggi, namun bukan dalam lingkup proyek gedung. Misalnya tower air, tower listrik, dan pemancar telekomunikasi.</p>
<p>Selain tinggi, pemasangan konstruksi-konstruksi non gedung ini sering dilakukan di hutan. Karena letak proyek direncanakan demikian. Sehingga untuk langsir material harus dilakukan menggunakan helikopter. Kalau di luar negeri, bahkan hingga proses erection.</p>
<h2>[Penutup] Baja unggul di segala bidang</h2>
<p>Bila dibandingkan dengan bangunan pabrik dan gudang yang berada di kawasan industri. Tentu proses pengerjaan tidak ada tandingannya dengan konstruksi tower yang tinggi, serta berada pedalaman.</p>
<p>Oleh sebab itu, layak diakui keunggulan konstruksi baja bangunan industri di segala bidang. Tidak mengenal jenis proyek bangunan. Bahkan tempat pemasangan. Apakah di kota, desa, atau hutan. Konstruksi baja dapat diterapkan dengan sempurna. Memiliki kualitas yang bagus. Dan, harga yang sangat terjangkau.</p>
<p>Beberapa jenis konstruksi baja yang Saya sebut diatas mungkin masih asing bagi Anda. Silahkan kontak kami untuk konsultasi, atau ingin memesan desain baja. Atau, sekedar sharing pengalaman juga gak apa-apa.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-konstruksi-baja-pada-bangunan-industri/">4 Keunggulan Konstruksi Baja Diterapkan Untuk Bangunan Industri Masa Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/keunggulan-konstruksi-baja-pada-bangunan-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 13:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[perhitungan biaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4993</guid>

					<description><![CDATA[<p>Besi UNP dan CNP pada sebuah konstruksi dak berfungsi sebagai tiang dan balok. Khusus besi UNP cocok berfungsi sebagai tiang kolom dan balok induk. Sementara besi CNP adalah senagai balok anak. Nah, ketika kedua material secara bersama-sama digunakan, apakah biaya pemasangan besi UNP sama dengan besi CNP?. Menjawab pertanyaan tersebut mari simak ulasan saya dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/">Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Besi UNP dan CNP pada sebuah konstruksi dak berfungsi sebagai tiang dan balok. Khusus besi UNP cocok berfungsi sebagai tiang kolom dan <a href="https://arsitekta.com/beda-balok-induk-dan-balok-anak-baja-yang-sebenarnya/">balok induk</a>. Sementara besi CNP adalah senagai balok anak. Nah, ketika kedua material secara bersama-sama digunakan, apakah biaya pemasangan besi UNP sama dengan besi CNP?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png" alt="Contoh baja profil CNP dan UNP. Begini cara menghitung luas permukaan." width="500" height="294" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP-300x176.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Menjawab pertanyaan tersebut mari simak ulasan saya dalam artikel ini. Di mulai dari tebal profil, berat, dan sistem sambungan (cara pemasangan). Semua aspek ini mempengaruhi biaya pemasangan seluruh jenis material baja. Untuk semua jenis konstruksi bangunan. Jadi, bukan dak baja saja.</p>
<h2>Contoh 1; Perhitungan balok baja UNP 200</h2>
<p>Berat material UNP per meter lari adalah 24,67 kg. Kemudian, panjang balok misal 4,0 meter. Berjumlah 6 buah. Dan, masing-masing menggunakan sistem sambungan baut mur. Berarti komponen yang dibutuhkan untuk memasang balok ada 2 macam. Yakni baut mur dan plat lekat.</p>
<h3>1. Biaya material dan ongkos pasang</h3>
<p>Sesuai judul, prioritas kali ini adalah cara menghitung biaya pemasangan besi UNP dan CNP. Jadi, mur baut dan plat lekat sementara tidak kita sentuh. Namun, pada artikel berikutnya akan ada pembahasan khusus tentang 2 komponen konstruksi baja tersebut.</p>
<p>Berat total balok UNP 200 adalah:<br />
= 24,67 x 4 x 6<br />
= 592,08 kg</p>
<p>Biaya pemasangan hitung berdasarkan AHSP baja. Oleh sebab itu, perlu kita cek lebih dahulu harga bahan (update). Misal saat ini Rp 11.000,-/kg. Lalu biaya upah, misalnya masih sama dengan pekerjaan besi siku. Sebagaimana telah dijabarkan dalam <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-besi-siku/" target="_blank" rel="noopener">artikel</a> sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, biaya alat kerja (pabarikasi dan pemasangan/erection) besi UNP, maupun CNP sejauh ini kami terapkan adalah 5-7,5% dari biaya pembelian bahan. Maka, rincian biaya pemasangan besi UNP adalah seperti tertera dalam tabel AHSP berikut ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4994" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png" alt="Tabel AHSP baja UNP oleh arsitekta.com" width="916" height="530" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png 916w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja-300x174.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja-768x444.png 768w" sizes="(max-width: 916px) 100vw, 916px" /></a></p>
<p>Selanjutnya diketahui total biaya pasang material yang menyerupai huruf U tersebut adalah:<br />
= 592,08 x Rp 26.567,-<br />
= Rp 15.729.789,36</p>
<p>Mengingatkan kembali, biaya tersebut belum termasuk biaya cat, overhead, PPn, dan alat sambung baut maupun las. Jadi, murni biaya beli bahan, serta ongkos pemasangan. Masing-masing biaya tersebut memiliki perhitungan sendiri-sendiri.</p>
<h3>2. Cara hitung biaya cat besi UNP</h3>
<p>Biaya cat besi UNP misalnya. Dapat Anda hitung dengan 2 cara. Yakni berdasarkan luas permukaan material besi. Anda lakukan dengan rumus dalam artikel <a href="https://arsitekta.com/menghitung-luas-permukaan-baja-profil-pakai-cara-ini-tidak-bakal-keliru/">tertaut</a> ini. Atau, berdasarkan tonase baja. Sebagaimana telah diketahui di atas. Yakni seberat 592,08 kg.</p>
<p>Cara menghitung luas permukaan besi UNP 200. Sesuai dengan panjang dan jumlah balok adalah:<br />
= (0,075 + 0,20 + 0,075) x 2 x 4 x 6 buah<br />
= 16,80 m2</p>
<p>Misal biaya cat besi, menggunakan perhitungan kami yang lalu. Yaitu sekitar Rp 47.267,- per m2. Dengan demikian diketahui biaya pemasangan besi UNP + cat adalah:<br />
= Rp 15.729.789,36 + (16,80 x Rp 47.267,-)<br />
= Rp 16.523.874,96</p>
<h2>Contoh 2; Hitungan biaya pemasangan besi CNP</h2>
<p>Sama halnya dengan besi UNP, CNP ketika digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Khususnya yang bersifat strutkural. Volume pekerjaan selalu di hitung berdasarkan kilogram. Artinya berapa banyak material yang dibutuhkan untuk konstruksi bangunan tersebut. Hitung satu per satu, dengan satuan kilogram.</p>
<p>Penggunaan besi CNP pada struktur bangunan misalnya sebagai rangka balok dak baja. Material yang digunakan adalah CNP 150x50x20x2,3. Panjang 6,0 meter, dan berjumlah 15 batang. Maka, total tonase material adalah:<br />
= 6,0 x 15 x 4,96 kg/m<br />
= 446,40 kg</p>
<p>Lalu, berapa ongkos pasang material?. Tentukan dulu harga satuan material!. Caranya melakukan analisa perhitungan biaya pelaksanaan pekerjaan. Atau, sering disebut dengan AHSP. Contoh AHSP baja resmi adalah seperti tertera pada gambar tabel di atas.</p>
<p>Pertanyaan, apakah Anda menyamakan biaya pemasangan besi UNP dengan besi CNP?. Saran saya begini.</p>
<h3>Opsi 1; Harga satuan material sama</h3>
<p>Kalau penggunaan kedua material adalah secara bersamaan pada satu proyek bangunan. Harga satuan besi UNP dan CNP, Anda buat sama tidak masalah. Sebab ketersediaan material di pasaran sama-sama banyak. Lagi pula, proses pengerjaan kedua material relatif sama.</p>
<p>Dalam hal perbedaan tonase. Jelas besi UNP lebih berat dibanding besi CNP. Pada pekerjaan konstruksi baja hal tersebut dianggap wajar. Dan, bisa saling menutupi antara material yang satu, dengan yang lain. Walau pada dasarnya, berpengaruh pada koefisien biaya upah, maupun alat. Tapi, karena satu jenis pekerjaan, maka harga satuan material sebaiknya sama.</p>
<p>Total biaya pasang besi CNP 150 adalah:<br />
= 446,40 kg x Rp 26.567,-<br />
= Rp 11.859.508,80<br />
Atau,bulatkan menjadi Rp Rp 11.859.000,-</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4995" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg" alt="proses perhitungan volume pekerjaan, harga satuan dan anggaran biaya pemasangan material besi dan baja" width="750" height="500" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<h3>Opsi 2; Harga satuan beda karena jenis pekerjaan beda</h3>
<p>Bilamana dalam satu proyek bangunan, besi UNP dan besi CNP memang sama-sama digunakan. Tapi, pada pekerjaan yang berbeda. Satu untuk bahan membuat tangga. Yang mana pekerjaan ini adalah tergolong non struktur. Sementara, material yang lain adalah untuk <a href="https://arsitekta.com/contoh-rangka-atap-mushola-9x9-m-pakai-baja-ringan/">rangka atap</a>. Berarti biaya pasang material harus beda.</p>
<p>Ketika digunakan sebagai bahan tangga. Biaya pemasangan besi CNP akan lebih tinggi, dibanding ketika digunakan sebagai material dak, atau rangka atap. Demikian juga kasusnya pada material besi CNP. Mengapa?. Karena proses pengerjaan, dan alat-alat kerja yang digunakan berbeda.</p>
<p>Pekerjaan bangunan yang bersifat arsitektural. Membutuhkan finishing yang bagus. Agar tampilan akhir bangunan benar-benar halus, dan cantik. Sedangkan pekerjaan struktur bangunan adalah mengutamakan kekokohan. Oleh sebab itu, biaya upah dan alat kerja lebih murah dibanding pekerjaan arsitektural. Dan, harga satuan pekerjaan relatif lebih rendah.</p>
<p>Penting diketahui, hal ini berlaku pada semua material besi. Jika 2 jenis material besi digunakan pada pekerjaan yang sifatnya berbeda. Otomatis, harga satuan pekerjaan harus Anda buat berbeda pula. Kalau Anda buat sama. Ada 2 kemungkinan. Pertama, harga satuan terlalu tinggi. Atau, sebaliknya terlalu rendah.</p>
<p>Dua-duanya memiliki resiko. Bila terlalu mahal. Kemungkinan besar Anda tidak memperoleh pekerjaan, karena kalah bersaing dengan <a href="https://finance.detik.com/solusiukm/d-6330901/kompetitor-adalah-pengertian-cara-menganalisis-dan-menghadapinya">kompetitor</a>. Lalu, kalau terlalu murah. Dipastikan Anda akan rugi saat mengerjakan konstruksi bangunan tersebut. Maka dari itu, menghitung biaya pemasangan besi UNP, serta material baja yang lain, tidak boleh gegabah dan buru-buru.</p>
<h2>[Kesimpulan] Tips menghitung tonase material besi dan baja yang tepat</h2>
<p>Sebelum menghitung volume pekerjaan, pastikan dulu bahwa gambar konstruksi bangunan sudah lengkap. Berikut detail sambungan, dan jenis material yang digunakan. Dari gambar tersebut Anda dapat mengetahui klasifikasi pekerjaan. Termasuk pekerjaan struktural, atau tidak.</p>
<p>Selain harga satuan pekerjaan, tonase material juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pelaksanaan pekerjaan. Oleh sebab itu harus Anda hitung secara cermat. Oleh sebab itu, jenis pekerjaan harus di bedakan lebih dulu. Supaya diketahui satuan volume pekerjaan yang tepat. Apakah kilogram, meter lari, atau meter persegi. Dengan demikian perhitungan biaya yang Anda buat akan akurat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/">Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>15+ Rumus Menghitung Berat Baja Profil Super Lengkap Dan Akurat</title>
		<link>https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 13:16:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[berat material baja]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghitung berat besi]]></category>
		<category><![CDATA[rumus manual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Anda tak perlu punya tabel khusus agar bisa mengetahui berat material baja. Disini akan saya uraikan rumus menghitung berat baja profil. Lengkap dengan contoh-contoh perhitungan. Untuk segala jenis material baja profil yang ada di dunia ini. Wao..super sekali bukan..! Jenis-jenis rumus dan contoh perhitungan berat baja Rumus-rumus berikut terbagi menjadi 2. Pertama, rumus yang mengacu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/">15+ Rumus Menghitung Berat Baja Profil Super Lengkap Dan Akurat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Anda tak perlu punya tabel khusus agar bisa mengetahui berat material baja. Disini akan saya uraikan rumus menghitung berat baja profil. Lengkap dengan contoh-contoh perhitungan. Untuk segala jenis material baja profil yang ada di dunia ini. Wao..super sekali bukan..!</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Panduan-bagi-pemula-untuk-menghitung-konstruksi-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2962" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Panduan-bagi-pemula-untuk-menghitung-konstruksi-baja.jpg" alt="Panduan bagi pemula untuk menghitung regel baja dengan mudah" width="450" height="305" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Panduan-bagi-pemula-untuk-menghitung-konstruksi-baja.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Panduan-bagi-pemula-untuk-menghitung-konstruksi-baja-300x203.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<h2>Jenis-jenis rumus dan contoh perhitungan berat baja</h2>
<p>Rumus-rumus berikut terbagi menjadi 2. Pertama, rumus yang mengacu pada berat jenis (volume) besi. Yang sering disingkat dengan Bjb, yaitu sebesar 7.850 kg/m³.</p>
<p>Metode ini sebenarnya sudah digunakan sejak dahulu kala. Bahkan sebelum tabel baja ada. Sehingga dianggap telah familiar tengah-tengah masyarakat global. Khususnya para akademis, dan pelajar SMK jurusan bangunan, serta teknik mesin.</p>
<p>Rumus kedua, adalah berdasarkan koefisien berat plat baja lembaran. Yakni 8,1 kg/mm/m². Artinya setiap tebal 1 millimeter baja profil, beratnya adalah 8,1 kg. Angka ini berasal dari timbang nyata material baja. Sehingga, pasti masih banyak yang belum tahu.</p>
<p>Oke tanpa panjang lebar sobat <a href="https://arsitekta.com/">arsitekta</a>. Aplikasi ragam rumus menghitung berat baja, sebagai berikut:</p>
<h3>1. Besi beton</h3>
<p>Rumus ini berlaku untuk semua jenis besi beton. Ulir, maupun polos. Yaitu:<br />
= π x r² x P x Bjb</p>
<p>Vi = koefisien untuk menghitung luas benda yang berbentuk bulat. Yakni 3,14<br />
r = jari-jari besi beton; 1/2 x Ø (diameter).<br />
P = panjang material besi<br />
Bjb = berat jenis baja</p>
<p>Contoh menghitung berat besi besi beton dia.22. Panjang 7,6 meter.<br />
= 3,14 x 0,011² x 7,6 x 7.850<br />
= 22,67 kg</p>
<h3>2. Besi Siku (L)</h3>
<p>Material ini terbagi 2 macam. Yakni besi siku sama sisi, dan tidak sama sisi. Disini kedua material kita aplikasikan dalam rumus. Sekalipun material yang sering digunakan sebagai bahan bangunan saat ini hanya 1. Yaitu besi siku sama sisi.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3022" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg" alt="Penting mengetahui letak pemasangan baut baja untuk profil besi siku" width="450" height="338" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<h4>A. Baja siku sama sisi</h4>
<p>Rumus menghitung berat baja siku sama sisi:<br />
= 2A x t x P x Bjb</p>
<p>A = panjang kedua sisi baja siku<br />
t = tebal profil siku</p>
<h4>B. Baja siku tidak sama sisi</h4>
<p>Rumus:<br />
= (A + B) x t x P x Bjb</p>
<p>Contoh besi L 100x150x10 mm, panjang 3,75 meter. Berat material adalah:<br />
= (0,1 + 0,15) x 0,01 x 3,75 x 7.850 kg<br />
= 73,59 kg</p>
<h3>3. Plat baja lembaran</h3>
<p>Berat material ini dapat Anda hitung dengan 2 cara, yakni pakai rumus berdasarkan berat jenis baja. Dan, berdasarkan koefisien tebal plat baja. Akurasi kedua rumus ini, kita test pada satu jenis plat. Misalnya, plat lekat balok ukuran 12 x 175 x 700 mm (t x L x P).</p>
<p>Rumus I = t x L x P x 7.850 kg<br />
= 0,012 x 0,175 x 0,70 x 7.850<br />
= 11,54 kg</p>
<p>Rumus II = t x L x P x 8,1 kg<br />
= 12 x 0,175 x 0,70 x 8,1<br />
= 11,91 kg</p>
<p>Beberapa poin penting terkait rumus menghitung berat baja plat, antara lain:<br />
&#8211; Ternyata, hasilnya selisih 0,36 kg. Masih toleransi. Karena hanya 3,27% dari berat total material plat.<br />
&#8211; Satuan ukuran tebal plat, yang digunakan pada rumus I dan II beda. Yakni meter, dan millimeter. Maka dari itu, wajar kalau hasil perhitungan tidak sama persis.</p>
<h3>4. Plat strip</h3>
<p>Material ini sering juga disebut strip plate. Cara penulisan di balik. Untuk mengetahui berat material ini, menggunakan rumus yang sama dengan plat baja lembaran. Pun, kedua rumus tersebut boleh Anda gunakan serentak. Atau, hanya memilih salah satu saja.</p>
<p>Ketika menetapkan rumus, hal penting yang harus Anda pastikan adalah tebal, lebar dan panjang plat strip. Kemudian satuan ukuran yang Anda gunakan. Mengingat penggunaan satuan pada 2 jenis rumus tersebut, terdapat perbedaan.</p>
<p>Perbedaan tersebut, juga terjadi pada satuan berat material. Khusus plat baja lembaran adalah kilogram per meter persegi (kg/m²). Sementara, berat satuan plat strip adalah meter lari (kg/m&#8217;). Namun demikian, sekali lagi. Rumus menghitung berat baja plat adalah sama.</p>
<h3>5. Besi pipa</h3>
<p>Atau sering disebut dengan <a href="https://arsitekta.com/persamaan-antara-besi-pipa-hitam-dan-besi-stal-kotak/" target="_blank" rel="noopener">pipa hitam</a>. Pakai rumus:<br />
= K x t x P x Bjb</p>
<p>K = keliling besi pipa. Hitung dengan rumus:<br />
= π x D<br />
D = diameter besi pipa</p>
<p>Jadi, bila kita uraikan lebih panjang. Untuk mencari berat besi pipa adalah pakai rumus:<br />
= vi x D x t x P x Bjb</p>
<p>Contoh. Menghitung berat pipa besi Ø4&#8243;x4,5 mm. Satuan inci harus lebih dulu konversi menjadi millimeter. Caranya dengan rumus:<br />
= 4 x 25,4 mm<br />
= 101,6 mm<br />
Konversi dalam satuan meter menjadi 0,102.<br />
Sehingga diketahui berat satuan material berongga tersebut adalah:<br />
= 3,14 x 0,102 x 4,5 x 1 x 7.850 kg<br />
= 11,313 kg/m</p>
<h3>6. Besi stal kotak</h3>
<p>Rumus menghitung berat baja stal kotak, mirip dengan pipa. Karena kedua material ini memang memiliki banyak persamaan. Maka, persamaan tersebut secara tidak langsung, juga berdampak pada proses perhitungan berat material.</p>
<p>Langsung saja pada contoh. Material yang akan kita hitung adalah 1 batang besi holow 40x60x2,6 mm. Rumus menghitung berat material ini, serta material-material besi holow yang lain adalah:<br />
= (T + L) x 2 x t x 6 x 7.850 kg</p>
<p>T = tinggi profil besi holow,<br />
L = lebar</p>
<p>= (0,04 + 0,06) x 2 x 2,6 x 6 x 7.850<br />
= 24,49 kg</p>
<p>Pula, dapat Anda hitung dengan rumus kedua. Yakni:<br />
= (0,04 + 0,06) x 2,6 x 6 x 8,1<br />
= 25,27 kg</p>
<p>Hasil perhitungan ternyata juga beda. Yaitu selisih 0,782 kg. Jalan tengah masalah ini, sebaiknya ambil rata-rata. Supaya akurat. Dengan cara sebagai berikut:<br />
= (24,49 + 25,27) : 2<br />
= 24,88 kg/batang.</p>
<h3>7. Baja WF</h3>
<p>Kalau sebelumnya kami telah pernah menulis artikel yang mirip. Namun kali ini, rumus menghitung berat baja WF yang kami pakai adalah cara kedua. Yakni berdasarkan koefisien tebal baja WF. Yaitu:<br />
= ((H x t1 x P) + (B x 2 x t2 x P)) x 8,1 kg</p>
<p>H = tinggi (badan) profil WF<br />
B = lebar sayap<br />
t1 = tebal badan<br />
t2 = tebal sayap</p>
<p>Contoh material baja WF 500x200x12x16, panjang 1,2 meter. Berat WF ini adalah:<br />
= (0,5 x 10 x 1,2 x 8,1) + (0,2.x 2 x 16 x 1,2.x.8,1)<br />
= 110,81 kg</p>
<p>Sebagai perbandingan, berat baja WF 500 berdasarkan tabel baja adalah:<br />
= 1,2 x 89,5 kg/m<br />
= 107,40 kg</p>
<p>Sementara, jikalau berdasarkan berat jenis adalah:<br />
= ((0,5 x 0,01 x 1,2) + (0,2.x 2 x 0,016 x 1,2)) x 7.850<br />
= 107,39 kg</p>
<h3>8. Baja H-Beam</h3>
<p>Cara menghitung berat baja HB lebih praktis dibanding baja WF. Yaitu:<br />
= ((2 x t2) + t1) x B x P x Bjb</p>
<p>Contoh H-Beam 300x300x10x15, berat per meter lari adalah:<br />
= ((0,015 x 2) + 0,010) x 0,30 x 7.850 kg<br />
= 94,20 kg</p>
<h3>9. Besi CNP</h3>
<p>Rumus menghitung berat baja profil CNP, tergolong paling rumit. Baik dalam bentuk single, maupun <a href="https://arsitekta.com/perbandingan-biaya-kuda-kuda-baja-wf-dan-cnp-double-bentang-140-m/">CNP double</a>. Karena bentuk material sangat unik. Yakni menyerupai huruf C. Selain itu, sangat tipis. Jadi, Anda harus teliti.<br />
= ( H + 2B + 2C) x t x P x Bjb</p>
<p>H = tinggi kanal C<br />
B = lebar profil<br />
C = tinggi/tebal bibir</p>
<p>Berikut contoh perhitungan material. Misal CNP 150x50x20x3 mm. Berat per meter adalah:<br />
= ( 0,15 + (2 x 0,05) + ( 2 x 0,02) ) x 0,003 x 7.850 kg<br />
= 6,83 kg</p>
<h3>10. Besi UNP</h3>
<p>Pakai rumus:<br />
= ( (H x t1) + (2B x t2) ) x P x Bjb</p>
<p>Contoh baja UNP 150x75x5x6,5 mm. Panjang 4,0 meter. Berat material ini adalah:<br />
= ((0,15 x 0,005) + (2 x 0,075 x 0,0065)) x 4 x 7.850 kg<br />
= 266,11 kg</p>
<h3>11. Besi INP</h3>
<p>Melengkapi kumpulan rumus menghitung berat baja profil. Berikutnya adalah kategori material langka. Walaupun langka, tetap perlu saya lampirkan dengan harapan suatu saat pasti ada yang butuh. Untuk keperluan resmi, atau sebatas bahan pembelajaran. Saya pribadi sudah sangat senang.</p>
<p>INP sengaja saya ambil sebagai perwakilan dari beberapa material baja tempo dulu. Seperti baja profil DIN, DIR, DIE dan DIL. Karena lebih familiar dibanding material yang lain.</p>
<p>Cara menghitung berat 5 jenis material ini adalah sama persis dengan rumus yang digunakan untuk menghitung berat baja WF. Sebab bentuk profil memang sama.</p>
<p>Misal ukuran baja yang akan Anda hitung adalah INP 200x90x7,5&#215;11,3 mm. Langsung diterapkan pada rumus menghitung berat baja WF, seperti berikut:<br />
adalah:<br />
= ((0,2 x 0,0075) + (0,09.x 2 x 0,00113)) x 7.850<br />
= 13,37 kg</p>
<h3>12. Baja T-Beam</h3>
<p>Khusus menghitung berat baja profil T-beam adalah pakai rumus:<br />
= ((1/2H x t1) + (B x t2)) x P x Bjb</p>
<p>Karena bentuk material ini adalah 1/2 dari baja profil WF. Maka, rumus tersebut sebenarnya juga mengadopsi dari perhitungan berat baja WF. Jadi, disini saya tidak perlu membuat contoh perhitungan berat baja T-Beam.</p>
<h3>13. Besi assental</h3>
<p>Material besi as, atau sering disebut assental terbagi 2. Yakni assental permukaan bulat, dan assental kotak. Material ini termasuk bahan bangunan <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-material-baja-non-struktur/">non struktur</a>. Karena penampang kedua material tidak sama. Maka, rumus menghitung berat baja assental juga berbeda.</p>
<h4>Rumus berat assental bulat</h4>
<p>Paling praktis adalah:<br />
= Ø² x 12 x 0,006165 x P</p>
<p>Cara kedua, berdasarkan berat jenis baja. Dalam hal ini berarti rumus yang Anda gunakan adalah sama dengan rumus menghitung berat besi beton. Nomor urut 1. Silahkan gulir keatas, untuk menemukan rumus tersebut.</p>
<h4>Rumus berat besi as kotak</h4>
<p>= F x P x Bjb</p>
<p>F = luas penampang besi as.<br />
Contoh besi as kotak 60&#215;60 mm, panjang 1,75 m. Berat material ini adalah:<br />
= (0,06 x 0,06) x 1,75 x 7.850 kg<br />
= 49,45 kg</p>
<p>Note:<br />
&#8211; Angka dalam kurung adalah penampang material besi as. Adalah berasal dari ukuran material itu sendiri.<br />
&#8211; Ciri besi as kotak adalah tidak berongga. Sehingga bentuknya persis dengan balok kayu.</p>
<h3>14. Baja profil bentuk khusus &amp; langka</h3>
<p>Disebut khusus/langka, karena material-material baja ini sudah jarang ditemukan. Alias, tidak beredar lagi. Tapi, satu yang pasti dahulu pernah menjadi bahan konstruksi bangunan. Antara lain:<br />
&#8211; Kanal C tanpa bibir<br />
&#8211; Profil hat<br />
&#8211; Profil Z<br />
&#8211; Sheet pile</p>
<p>Rumus menghitung berat baja tersebut adalah sama persis dengan plat baja lembaran biasa. Karena memang terbuat bahan yang sama. Disini yang perlu Anda pastikan adalah ukuran (panjang dan lebar), serta tebal bahan. Cukup.</p>
<p>Setelah itu, Anda tinggal terapkan pada rumus yang pertama (berdasarkan berat jenis baja), atau rumus kedua. Yakni berdasarkan koefisien tebal bahan. Selesai.</p>
<h3>[Penutup] Esensi rumus dalam pekerjaan baja</h3>
<p>Saya yakin diantara kita pasti lebih banyak yang memilih cara praktis. Dan, menghindari perhitungan-perhitungan yang menggunakan rumus-rumus seperti ini. Karena dianggap lambat, dan memeras energi.</p>
<p>Belum lagi, beberapa orang masih ragu dengan akurasi hasil perhitungan manual. Padahal, sebaliknya. Perhitungan dengan menggunakan rumus justru paling akurat. Sebab langkah-langkah perhitungan sangat rinci. Dan, bersifat terbuka bagi umum. Sehingga siapa saja bisa mengkaji, apakah proses perhitungan sudah tepat, atau belum.</p>
<p>Toh tidak bisa dipungkiri, dahulu pun menghitung anggaran biaya <a href="https://www.bajasatu.com/singkatan-singkatan-dalam-ahsp-bangunan/">bangunan</a> awalnya adalah dengan cara manual. Walau demikian, saya juga yakin, berbagi ilmu <a href="https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JFI/article/view/35975/19428">pengetahuan</a> adalah suatu hal yang mulia. Bahkan, pantas diwariskan turun temurun. Terlebih bidang pengetahuan yang tergolong langka. Salah satunya adalah tentang rumus menghitung berat baja profil ini.</p>
<p>Beberapa artikel sebelumnya pun telah saya buat perhitungan manual untuk mencari berat satuan material baja. Tapi, belum lengkap. Karena hanya terdiri dari beberapa jenis material baja. Nah, dengan adanya artikel yang satu ini. Maka, teman-teman akan lebih menguasai perhitungan berat segala jenis material baja.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/">15+ Rumus Menghitung Berat Baja Profil Super Lengkap Dan Akurat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Penyebab Balok Baja Gabungan Jarang Digunakan Untuk Struktur Bangunan</title>
		<link>https://arsitekta.com/penyebab-balok-baja-gabungan-jarang-dipakai-sebagai-struktur-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/penyebab-balok-baja-gabungan-jarang-dipakai-sebagai-struktur-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 13:16:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[profil baja gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[struktur bangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kelanjutan dari artikel sebelumnya. Bahwa biaya pemasangan balok baja yang murah, belum tentu proses pengerjaan balok juga jamin mudah. Di dalam artikel kali ini, kita akan membuktikan hal itu. Dengan mengambil 1 contoh balok baja yang paling murah. Yaitu balok baja gabungan. Hubungan antara pabrikasi dan biaya pemasangan balok Secara umum alokasi biaya pengerjaan konstruksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/penyebab-balok-baja-gabungan-jarang-dipakai-sebagai-struktur-bangunan/">4 Penyebab Balok Baja Gabungan Jarang Digunakan Untuk Struktur Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kelanjutan dari <a href="https://arsitekta.com/kalkulasi-biaya-pemasangan-balok-baja-tersusun-kastela-dan-wf-bentang-10-m/">artikel</a> sebelumnya. Bahwa biaya pemasangan balok baja yang murah, belum tentu proses pengerjaan balok juga jamin mudah. Di dalam artikel kali ini, kita akan membuktikan hal itu. Dengan mengambil 1 contoh balok baja yang paling murah. Yaitu balok baja gabungan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3616" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg" alt="Contoh balok yang terbuat dari gabungan beberapa gabungan material baja" width="500" height="302" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-gabungan-300x181.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Hubungan antara pabrikasi dan biaya pemasangan balok</h2>
<p>Secara umum alokasi biaya pengerjaan konstruksi baja. Baik yang berfungsi sebagai struktur, maupun arsitektur bangunan. Adalah untuk melaksanakan pabrikasi. Bukan ereksen. Dengan perbandingan mencapai 75% dan 25%.</p>
<p>Oh iya. Disini saya anggap teman-teman sudah paham perbedaan antara pabrikasi, dan ereksen baja. Jadi saya kira, tidak perlu saya jelaskan ulang. Bilamana ternyata masih asing dengan istilah-istilah ini. Silahkan browsing di internet. Maka, Anda akan menemukan artikel yang telah kami buat. Berkaitan dengan tahap-tahap pekerjaan konstruksi baja tersebut.</p>
<p>Kaitannya dengan biaya pemasangan balok baja gabungan. Pun, harus Anda alokasikan sekitar 75% untuk pelaksanaan pabrikasi. Jangan-jangan lebih. Karena proses pabrikasi dipengaruhi oleh banyak faktor. Misalnya kelengkapan alat kerja. Dan, tempat kerja (pabrikasi)</p>
<p>Oleh sebab itu, untuk membuktikan alokasi biaya tersebut memang sepadan dengan proses panjang pelaksanaan pabrikasi adalah berdasarkan 4 borometer berikut:</p>
<h3>1. Metode kerja pabrikasi balok</h3>
<p>Bilamana ukuran, bentuk dan jenis material baja yang hendak Anda pabrikasi dalam jumlah yang banyak. Maka, proses pabrikasi dipastikan sangat lama. Sebab, Anda harus mempersiapkan material baja satu per satu. Dan, harus sesuai dengan gambar kerja.</p>
<p>Namun sebaliknya. Jikalau, Anda hanya menggunakan 2, atau 3 jenis material untuk membuat suatu konstruksi bangunan. Dipastikan proses pelaksanaan pabrikasi akan berlangsung cepat.</p>
<p>Nah, kaitan dengan balok baja yang kita maksud. Jumlah material (komponen balok) yang Anda perlukan sangat banyak. Oleh sebab itu, berdasarkan indikator ini. Selain lama. Sangat jelas proses pabrikasi balok baja gabungan tidak mudah.</p>
<h3>2. Jenis-jenis alat yang digunakan</h3>
<p>Walau sepintas terlihat bahwa proses pabrikasi semua jenis balok baja memerlukan alat kerja yang sama. Antara lain: kapur besi, sikon, meteran, mesin bor, blender potong besi, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan K3 baja. Dan, pengelasan baja.</p>
<p>Namun, khusus untuk membuat balok baja tersusun. Sebutan lain dari baja profil gabungan. Anda memerlukan mesin gerinda. Yaitu untuk memotong material besi yang berfungsi sebagai rangka batang. Apakah material tersebut terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/cara-membeli-besi-siku-sni-yang-tepat-begini/" target="_blank" rel="noopener">besi siku</a>, atau UNP. Yang pasti dengan adanya alat tersebut proses pemotongan material balok bisa berjalan 2 grup. Dan, lebih cepat.</p>
<p>Beda dengan proses pembuatan balok baka kastela, maupun balok baja WF biasa. Mesin gerinda sama sekali tidak Anda perlukan. Sebab material yang akan Anda potong adalah WF, dan plat baja. Dan, alat yang harus Anda gunakan untuk memotong kedua material tersebut hanya blender potong.</p>
<p>Jadi, kesimpulan soal jumlah alat. Pabrikasi balok baja gabungan lebih banyak. Maka dari itu, otomatis biaya operasi alat jadi tinggi. Lalu, muncul pertanyaan. Apakah biaya pemasangan balok yang murah tersebut realistis?.</p>
<p>Menjawab pertanyaan ini harus melalui pembuktian langsung. Artinya melakukan pabrikasi balok baja sesuai dengan metode kerja yang benar. Dan, menggunakan alat kerja yang standar.</p>
<p>Lalu, Anda cek mutu (kuat tekan/tarik) balok baja. Apakah sesuai dengan apa yang Anda harapkan, atau tidak. Bilamana semua aspek tadi terpenuhi. Berarti perhitungan anggaran biaya pabrikasi, dan pemasangan balok realistis.</p>
<p>Namun, jika sebaliknya. Berarti, hal itu lah salah satu penyebab balok baja gabungan jarang digunakan pada konstruksi bangunan. Bisa saja soal kualitas, proses pengerjaan yang lama. Atau, alat kerja yang tidak tersedia.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2421" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg" alt="Pengelasan baja juga salah satu penyebab terjadinya karat pada konstruksi baja" width="640" height="427" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>3. Kebutuhan kawat las</h3>
<p>Harus diakui kebutuhan kawat las pada saat pabrikasi material konstruksi berbeda-beda. Perbedaan tersebut bukan disebabkan oleh besar kecilnya komponen konstruksi yang akan Anda bikin. Tapi, disebabkan oleh jumlah material yang harus Anda satukan dengan menggunakan <a href="https://arsitekta.com/metode-pengelasan-baja-konstruksi-yang-harus-di-ketahui/">sambungan las.</a></p>
<p>Jika, dibandingkan dengan balok baja WF. Pabrikasi baja profil gabungan jelas membutuhkan kawat las yang lebih banyak. Oleh sebab itu, biaya pabrikasi pasti lebih tinggi. Serta, proses pembuatan balok akan lebih lama pula.</p>
<p>Maka, tidak heran kalau balok baja gabungan kurang diminati saat ini. Mengingat balok pengganti yang ternyata lebih efisien. Setidaknya dalam hal penggunaan kawatlas. Yaitu WF.</p>
<h3>4. Proses pengecatan besi</h3>
<p>Indikasi ke-4. Akibat terbuat dari material yang beragam. Dan, posisi pemasangan yang menyerupai rangka batang. Maka, dipastikan akan mempersulit proses pengecatan. Bagaimana tidak. Setiap rangka balok wajib mendapat lapisan cat yang setara. Oleh sebab itu, pengecatan balok juga akan lambat.</p>
<p>Uniknya lagi. Pengecaran balok baja gabungan harus dilakukan secara manual. Jikalau menggunakan spray pasti tidak efektif. Karena balok baja gabungan memiliki rongga, dan celah yang banyak. Yakni akibat material balok yang terbuat dari rangka batang tadi.</p>
<h2>Eksistensi balok baja terhadap estetika bangunan</h2>
<p>Selain 4 macam barometer diatas. Pula, masih ada cara menilai balok baja. Apakah layak digunakan sebagai konstruksi bangunan. Atau, tidak. Yaitu dari segi arsitektural, atau estetika bangunan.</p>
<p>Selain mengharap agar sebuah balok benar-benar kokoh. Pun, diharapkan agar pemasangan balok tidak menyisakan permasalahan pada area sekitar. Antara lain: 1]. Ruangan jadi sempit, 2]. Dinding jadi tembus pandang, 3]. Mengakibatkan sarang serangga, dan sebagainya.</p>
<p>Nah, diantara 3 jenis balok baja yang sebelumnya kita bahas. Sangat jelas balok baja gabungan lah yang paling berpotensi bermasalah dengan estetika bangunan.</p>
<p>Semementara balok baja kastela, dan WF tidak. Karena kedua jenis material tersebut, tidak memiliki lubang. Dan, hanya terbuat dari 1 jenis material inti. Yakni baja profil WF. Maka dari itu, 2 jenis material ini selalu jadi pilihan utama.</p>
<p>Pun, jikalau semua jenis balok baja dianggap tidak memenuhi syarat estetika. Tak jarang arsitek memilih material lain. Seperti beton bertulang, atau kayu. Bahkan, bilamana memungkinkan. Upaya yang terbaik adalah meniadakan balok. Hal itu justru membuat anggaran biaya jadi hemat. Serta, Anda tidak lagi bersinggungan dengan urusan struktural, dan arsitektural bangunan.</p>
<h2>[Penutup] Aspek-aspek lain penyebab balok baja kurang favorit</h2>
<p>Sekalipun biaya pemasangan sangat murah. Ternyata balok baja gabungan tidak menjadi pilihan yang favorit untuk material konstruksi bangunan. Faktor-faktor penyebab di tinjau dari proses pabrikasi dan estetika bangunan. Belum termasuk dari aspek pemasangan. Kemungkinan besar juga akan mengalami kesulitan. Sebab bentuk balok berupa rangka batang. Sehingga sulit untuk Anda pasang. Khususnya pada area sempit. Kecuali menggunakan <a href="https://arsitekta.com/eksistensi-alat-box-pipa-dan-boks-keranjang-pada-konstruksi-baja/">alat</a> berat crane, box pipa atau boks keranjang.</p>
<p>Terakhir, statement penutup. Terbukti sudah bahwa biaya pemasangan balok baja, atau konstruksi bangunan lain yang terbuat dari material baja yang murah dibanding material lain. Tidak otomatis membuat material tersebut menjadi pilihan utama.</p>
<p>Maka dari itu, jangan mudah tergiur. Melainkan perlu Anda uji lebih dulu. Apakah harga tersebut <a href="https://www.detik.com/bali/berita/d-6452592/realistis-adalah-pengertian-ciri-dan-cara-berpikirnya">realistis</a>, dan bakal tidak mengalami kesulitan Ketika Anda melakukan pabrikasi, serta pemasangan konstruksi. Atau, jangan-jangan hanya pemancing semata. Agar pemborong mendapat pekerjaan.</p>
<p>Jika Anda sedang mencari <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Jasa Pembuatan Website MLM</b></a> atau <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Website Replika</b></a> kami merekomendasi <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Cekotechnology</a> <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Website MLM</a> Terbaik saat ini, sudah banyak pembisnis sukses menggunakan layanan Solusitech sebagai <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-pembuatan-website-cepat/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Pembuatan Website</a> sudah tidak diragukan lagi kemampuan TIM Programmernya. Atau bisa kunjungi kami di <a href="https://www.jagoanstudio.com/"><strong>Jagoan Studio</strong></a></p>
<p>dan jika Anda sedang mencari jasa <a href="https://www.jagoantrans.com/sewa-mobil-semarang/"><strong>sewa mobil</strong></a> bisa ke <a href="https://www.jagoantrans.com/">Jagoan Trans</a>. Kami semua berada di <a href="https://www.kreativitasdigitalindonesia.com/"><strong>PT Kreativitas Digital Indonesia / KDI</strong></a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/penyebab-balok-baja-gabungan-jarang-dipakai-sebagai-struktur-bangunan/">4 Penyebab Balok Baja Gabungan Jarang Digunakan Untuk Struktur Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/penyebab-balok-baja-gabungan-jarang-dipakai-sebagai-struktur-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
