<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inovasi Arsitek Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/category/inovasi-arsitek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/category/inovasi-arsitek/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 20:58:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>Inovasi Arsitek Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/category/inovasi-arsitek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 20:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja H-beam]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil buatan]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5427</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bicara mengenai bentuk baja profil H Beam sebenarnya juga dapat dibentuk dari material baja UNP. Hasilnya sangat luar biasa. Selain menghasilkan ragam ukuran profil yang sangat banyak, proses pekerjaannya juga sangat praktis. Jadi, bicara tentang rekayasa material baja memang tidak terbatas. Dan manfaat atas hal tersebut kita dapat menggunakan material untuk berbagai macam keperluan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/">Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara mengenai bentuk baja profil H Beam sebenarnya juga dapat dibentuk dari material baja UNP. Hasilnya sangat luar biasa. Selain menghasilkan ragam ukuran profil yang sangat banyak, proses pekerjaannya juga sangat praktis.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4316" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg" alt="Salah satu bentuk material baja mula-mula" width="640" height="356" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H-300x167.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Jadi, bicara tentang rekayasa material baja memang tidak terbatas. Dan manfaat atas hal tersebut kita dapat menggunakan material untuk berbagai macam keperluan dengan beragam pilihan.</p>
<h2>Cara mudah membuat profil baja HB</h2>
<h3>&#8211; Persiapan kerja baja</h3>
<p>Secara umum persiapan kerja baja khsususnya pabrikasi selalu dimulai dari desain konstruksi lengkap dengan gambar-gambar detail. Atau sering disebut dengan gambar shop drawing. Kemudian jenis-jenis alat yang digunakan, dan terakhir adalah kesiapan bahan dasar. Dalam hal ini adalah besi UNP.</p>
<p>Untuk membuat baja profil H Beam ini alat-alat yang dibutuhkan sama persis dengan alat yang dipakai ketika membuat baja WF buatan. Sebagaimana telah Kami bahas beberapa hari lalu dalam artikel khusus. Artikel tersebut dapat Anda temui melalui <a href="https://arsitekta.com/pengerjaan-baja-wf-dan-hb-buatan-yang-unik-dan-fungsional/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini.</p>
<p>Sementara itu mengenai desain profil yang akan dibuat tidak perlu se-detail konstruksi baja pada umumnya. Bahkan boleh disebut tanpa memerlukan gambar shop drawing. Karena demikian adanya ukuran besi UNP yang tertera dalam tabel baja. Maka material tersebut lah yang akan dijadikan baja H Beam.</p>
<h3>&#8211; Tahap-tahap pembuatan dan sistem pengelasan</h3>
<p>1. Letakkan 2 batang besi UNP yang se-ukuran secara tolak belakang,<br />
2. Pastikan bahwa permukaan kedua material telah rata dan lurus,<br />
3. Lakukan las titik antara jarak 50 sampai 75 cm untuk menggabungkan besi UNP,<br />
4. Perikasa kembali posisi profil besi. Jangan sampai lengkung dan <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/memelintir-melintir">melintir</a>.<br />
5. Lakukan pengelasan secara penuh pada sisi atas dan bawah besi UNP,<br />
6. Baja profil H Beam buatan telah selesai.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5429" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png" alt="Bentuk baja profil H Beam yang terbuat dari bahan besi UNP" width="1240" height="726" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png 1240w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-300x176.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-1024x600.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-768x450.png 768w" sizes="(max-width: 1240px) 100vw, 1240px" /></a></p>
<p>Penampang material baja H Beam buatan akan terlihat seperti gambar sebelah kanan. Selain sisi atas dan bawah posisi pengelasan dapat dilakukan pada bagian tengan profil. Dalam gambar terlihat dengan tanda garis putus-putus warna merah.</p>
<p>Ekstra las tersebut sebaiknya untuk membuat H Beam ukuran 150 atau lebih. Supaya kedua material besi UNP benar-benar menyatu dengan erat dan kokoh. Maka dengan demikian dapat digunakan untuk bahan konstruksi yang berat. Seperti tiang kolom, balok, maupun kuda-kuda.</p>
<h2>Ragam ukuran material baja profil H Beam buatan</h2>
<p>Hanya mengandalkan material besi UNP setidaknya ada 19 macam ragam ukuran profil H Beam yang diperoleh. Dimensi material H Beam (H x B) antara lain:</p>
<ul>
<li>HB 50x76HB 65&#215;84</li>
<li>H Beam 75&#215;80</li>
<li>H Beam 80&#215;90</li>
<li>H-Beam 100&#215;100</li>
<li>H-Beam 120&#215;110</li>
<li>HB 125x130HB 140&#215;120</li>
<li>H Beam 150&#215;150</li>
<li>H Beam 160&#215;130</li>
<li>H-Beam 200&#215;160</li>
<li>H-Beam 220&#215;160</li>
<li>HB 250&#215;180</li>
<li>HB 260&#215;180</li>
<li>H Beam 280&#215;190</li>
<li>H Beam 300&#215;200</li>
<li>dan HB 320&#215;200</li>
</ul>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan cara berikut. Misa bahan dasar yang Anda gunakan untuk membuat baja profil H Beam adalah besi UNP 150&#215;75. Menurut ukuran ini berarti H= 150 mm, sedangkan B= 75 mm.</p>
<p>Nah setelah 2 jenis besi UNP 150&#215;75 digabung maka ukuran yang diperoleh, H= 150 milimeter (tetap). Sementara B= 2 x 75 mm, yaitu 150 mm. Dengan demikian dimensi material besi yang diperoleh adalah H Beam 150&#215;150.</p>
<h2>Cara hitung berat dan luas cat material baja</h2>
<p>Untuk mengetahui berat material H Beam buatan ini sangat mudah. Yaitu berdasarkan berat asli material besi UNP. Misal besi UNP 100x50x5. Karena jumlah material yang digunakan untuk tiap-tiap baja profil H Beam adalah 2 buah. Berati berat satuan material di kali 2.</p>
<p>Berat satuan besi UNP 100x50x5 diketahui dari tabel adalah 9,37 kg/m. Ketika digunakan untuk bahan HB 100&#215;50, berarti berat baja H Beam ini adalah:<br />
= 2 x 9,37 kg/m<br />
= 18,73 kg/m</p>
<p>Sekarang mari bandingkan dengan berarti baja H beam yang asli. Berat satuan HB 100&#215;100 yang asli menurut tabel baja adalah 17,17 kg/m. Hasilnya bagimana?. Nyaris sama bukan?.</p>
<p>Selanjutnya mengenai perhitungan luas permukaan cat. Tentu sedikit berbeda dengan hitung luas cat pada besi UNP. Disini luas permukaan besi UNP tidak dihitung keliling. Melainkan hanya bagian-bagian luar saja. Jadi, mengacu pada perhitungan luas profil baja WF atau HB.</p>
<p>Contoh HB buatan ukuran 125&#215;130. Luas penampang per meter lari adalah dengan rumus:<br />
2H + 4B<br />
= (2 x 0,125) + (4 x 0,130)<br />
= 0,77 m²</p>
<h2>Kelebihan dan kekurangan baja profil H Beam buatan</h2>
<p>Dibanding dengan profil baja H Beam yang terbuat dari material plat baja dan besi siku. Proses pengerjaan material buatan yang satu ini jelas lebih praktis. Sehingga hemat biaya. Hal tersebut didukung pula oleh berat satuan material yang ternyata jauh lebih ringan dibanding 2 jenis material buatan sebelumnya.</p>
<p>Namun dibalik itu kelemahan material H Beam buatan ini juga ada. Yaitu panjang material hanya 6 meter. Sementara panjang standar baja H Beam yang resmi adalah 12,0 meter. Hal tersebut tentu berdampak langsung fungsi material.</p>
<p>Sebagaimana pada umumnya prinsip penggunaan material baja adalah meminimalisir sambungan. Dengan tujuan agar konstruksi bangunan benar-benar kokoh. Oleh sebab itu pantasnya baja profil H Beam buatan ini digunakan untuk tiang atau balok dengan panjang ≤ 6,0 m.</p>
<p>Namun demikian bukan berarti tidak ada cara lain agar tetap bisa digunakan untuk bentang lebar. Untuk mencapai tujuan tersebut tentu dibutuhkan teknik khusus. Layaknya ketika Kita membuat <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/">baja H-Beam</a> dari bahan besi WF.</p>
<p>Lebih detail tentang teknik tersebut disini tidak Kami jelaskan. Harap maklum. Tapi, silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera dalam halaman <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/">Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</title>
		<link>https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 17:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[atap genteng]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konstruksi atap genteng artinya serangkaian material dan bahan-bahan bangunan yang digunakan untuk membuat suatu bentuk konstruksi yang ideal untuk melaksanakan pemasangan atap genteng. &#160; Dalam hal ini konstruksi adalah wujud material dan bahan bangunan yang berbentuk rangka. Sementara atap adalah salah satu dari sekian banyak ragam konstruksi bangunan, yang mana pemasangannya selalu paling atas dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/">Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Konstruksi atap genteng artinya serangkaian material dan bahan-bahan bangunan yang digunakan untuk membuat suatu bentuk konstruksi yang ideal untuk melaksanakan pemasangan atap genteng.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3007" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg" alt="Cara menghitung usuk dan reng yang benar, untuk berbagai macam bentuk atap" width="488" height="317" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg 488w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 488px) 100vw, 488px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam hal ini konstruksi adalah wujud material dan bahan bangunan yang berbentuk rangka. Sementara atap adalah salah satu dari sekian banyak ragam konstruksi bangunan, yang mana pemasangannya selalu paling atas dari sebuah bangunan.</p>
<p>Sementara genteng adalah salah satu jenis material penutup atap yang berbentuk lempengan dan kotak. Yang terbuat dari 4 macam material yakni: tanah liat, beton, keramik dan kaca.</p>
<h2>Komponen konstruksi atap genteng yang utama</h2>
<p>Tanpa membedakan jenis genteng yang hendak digunakan pada sebuah bangunan. Ada 5 komponen utama yang dibutuhkan untuk membuat konstruksi atap agar menjadi sempurna, yaitu:</p>
<h3>1. Kuda-kuda atap</h3>
<p>Fungsi kuda-kuda adalah memikul seluruh berat yang berasal dari konstruksi atap bangunan sendiri, maupun <a href="https://arsitekta.com/daftar-beban-mati-dan-beban-hidup-bangunan/" target="_blank" rel="noopener">beban</a> eksternal yang muncul secara periodik seperti beban angin, hujan atau orang yang melaksanakan maintenance pada atap.</p>
<p>Esensi dan bentuk kuda-kuda pada pemasangan atap genteng adalah menentukan seberapa kokoh dan tahan lama bangunan terhadap pengaruh cuaca maupun iklim. Oleh sebab itu material kuda-kuda selalu dipilih yang terbaik.</p>
<p>Kuda-kuda atap genteng umumnya terbuat dari 3 jenis yakni materil baja, beton dan kayu. Dan diantara 3 jenis material tersebut yang paling favorit saat ini adalah baja.</p>
<p>Kelebihan material baja dibanding beton dan kayu adalah mampu memikul beban yang besar walau dengan bentangan yang lebar. Selain itu material baja mudah dimodifikasi sesuai dengan bentuk konstruksi atap genteng yang diinginkan. Karena bentuk profil material baja sangat banyak.</p>
<p>Misal ketika atap genteng diterapkan dengan bentuk joglo. Maka material baja yang digunakan ada 2 pilihan, yaitu baja WF atau besi siku.</p>
<p>Sementara itu, jika membuat atap pelana pilihan material baja semakin banyak. Selain WF dan besi siku, juga dapat menggunakan CNP double, <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-besi-holow/">besi holow</a>, pipa bahkan profil baja rekayasa seperti kastela.</p>
<h3>2. Gording</h3>
<p>Konstruksi atap genteng berikutnya yang wajib ada, dan terpasang langsung diatas rangka kuda-kuda adalah gording. Gording berfungsi sebagai penghubung antar kuda-kuda, sekaligus untuk memikul beban yang terjadi diantara 2 buah kuda-kuda atau lebih.</p>
<p>Contoh pemasangan gording pada kuda-kuda WF seperti terlihat pada gambar berikut. Perrhatikan letak dan jarak pasang gording pada kuda-kuda baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1875" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg" alt="Gambar kuda-kuda baja profil IWF" width="440" height="343" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg 440w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi-300x234.jpg 300w" sizes="(max-width: 440px) 100vw, 440px" /></a></p>
<p>Perihal pemilihan material gording untuk atap genteng umumnya dilakukan dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Menyesuaikan jenis material kuda-kuda. Misal, jika kuda-kuda terbuat dari material kayu, maka material gording idealnya juga pakai kayu.</li>
<li>Namun, bilamana kuda-kuda terbuat dari cor beton bertulang, maka kemungkinan material gording bisa terbuat dari baja dan bisa juga kayu.</li>
</ol>
<p>Singkatnya, material gording yang pas untuk melakukan pemasangan atap genteng hanya 2, yakni baja profil dan balok kayu.</p>
<h3>3. Usuk</h3>
<p>Komponen utama Konstruksi atap genteng yang terpasang diatas gording adalah usuk. Pemasangan usuk dilakukan menurut jenis material yang digunakan. Apakah baja profil, baja ringan kayu atau glugu.</p>
<p>Dalam hal memilih material usuk. Mirip dengan metode pemilihan material gording. Namun material usuk lebih banyak pilihan yang digunakan. Dari jenis material baja profil misalnya besi holow, besi CNP dan UNP.</p>
<p>Sementara dari sejenis material kayu. Selain glugu yang sering digunakan adalah bambu bulat. Sebagaimana diterapkan pada atap genteng yang terbuat dari tanah liat, serta pada atap yang berbentuk joglo.</p>
<p>Usuk bambu bulat memiliki nilai estika tinggi dan selaras dengan gaya desain arsitektur tradisional. Juga memiliki kelebihan anti serangga/rayap. Sehingga tidak perlu diberi lapisan khusus layaknya material besi. Untuk mencegah korosi.</p>
<h3>4. Reng</h3>
<p>Konstruksi atap genteng paling atas adalah reng. Disebut paling atas sebab pemasangan genteng dilakukan langsung diatas reng.</p>
<p>Oleh sebab itu agar genteng terpasang dengan rapih dan rapat, maka pemasangan reng diatas usuk harus lurus, serta sesuai jarak aturan pasang genteng.</p>
<p>Atas pertimbangan efisiensi biaya dan kemudahan pemasangan, material reng yang paling bagus saat ini adalah baja ringan.</p>
<p>Kelebihan reng baja ringan adalah dapat dipasangkan dengan usuk baja profil, maupun usuk yang sama-sama terbuat dari baja ringan. Yaitu yang sering disebut kanal C.</p>
<p>Akan tetapi, sebagaimana disinggung tentang atap joglo dan geteng tanah liat. Bilamana usuk terbuat dari material bambu bulat, maka material reng yang pantas dipadankan juga sebaiknya dari material mambu. Namun bukan bulat, melainkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bilah">bilah</a> bambu.</p>
<p>Reng baja ringan tidak cocok dipadankan dengan usuk bambu karena tampilan warna kedua material bertolak belakang. Satu warna silver dan berbahan dasar buatan. Sementara yang satu berwarna coklat dan alami.</p>
<h3>5. Material genteng</h3>
<p>Konstruksi atap genteng dianggap telah selesai/sempurna bilamana material genteng telah terpasang seluruhnya menutupi material reng. Jadi, genteng tergolong komponen konstruksi atap paling akhir/atas pada sebuah bangunan.</p>
<p>Karena prinsip perencanaan konstruksi atap adalah mengacu pada jenis material genteng yang akan digunakan. Maka langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum merencanakan bentuk dan bahan konstruksi atap adalah menentukan jenis genteng. Dengan demikian Anda akan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">atap genteng</a> yang akan Anda pakai.</p>
<p>Oleh sebab itu, jikalau material genteng sudah Anda tetapkan. Jangan sampai berubah ditengah jalan. Sebab hal itu akan berpengaruh secara langsung pada desain maupun material-material yang digunakan pada konstruksi rangka atap.</p>
<p>Pengaruh pertama adalah pada biaya. Kemudian pada kekuatan konstruksi atap, dan ketiga adalah pada tampilan fasad bangunan.</p>
<p>Jadi, walau konstruksi atap genteng sepintas tidak terlihat dari luar bangunan. Pada akhirnya memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan baik buruknya estetika bangunan.</p>
<h2>Komponen pelengkap rangka atap</h2>
<p>Disebut komponen pelengkap karena sifatnya tidak wajib dan memungkinkan diganti dengan bahan yang lain. Asalkan dengan kualitas yang sama. Misal ketika Anda membuat kuda-kuda dari cor/beton bertulang. Tentu tidak perlu memasang bracing diantara kuda-kuda tersebut. Melainkan hanya balok horizontal yang terpasang pada beberapa tempat.</p>
<p>Akan tetapi jika Anda menggunakan kuda-kuda kayu dan baja, maka Anda harus memasang kres vertikal diantara kuda-kuda tersebut. Supaya kuda-kuda tidak goyang ke kanan dan ke kiri. Jadi dalam hal ini yang tergolong komponen pelengkap konstruksi atap genteng adalah kres kuda-kuda.</p>
<p>Lalu, kalau bicara lebih spesifik lagi. Misalnya ketika Anda memakai kuda-kuda baja. Maka yang dibutuhkan bukan saja kres yang terpasang secara vertikal diantara kuda-kuda. Melainkan termasuk kres yang terpasang sejajar dengan batang atas kuda-kuda baja tersebut. Komponen ini sering disebut dengan kres angin, atau ikatan angin.</p>
<p>Nah, ikatan angin sendiri tidak ditemui pada kuda-kuda kayu. Melainkan pada pemasangan kuda-kuda baja saja. Oleh sebab itu komponen ini tergolong tidak wajib, atau sekedar pengkap. Karena eksistensinya tergantung jenis material apa yang Anda pakai untuk membuat kuda-kuda.</p>
<p>Selain ikatan angin, juga terdapat 1 jenis komponen tambahan yang berlaku khusus. Yakni trekstang, atau jarum gording. Disebut berlaku khusus karena pemasangannya dilakukan hanya untuk gording yang terbuat dari material baja.</p>
<p>Oleh sebab itu, penting menentukan jenis material yang hendak digunakan untuk membuat kontruksi atap, setelah Anda menentukan jenis material genteng. Supaya dapat ditentukan komponen-komponen apa saja yang diperlukan untuk memastikan kekuatan konstruksi atap genteng.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/">Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Baja WF Dan HB Buatan Yang Unik Dan Fungsional</title>
		<link>https://arsitekta.com/pengerjaan-baja-wf-dan-hb-buatan-yang-unik-dan-fungsional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 20:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja H-beam]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil buatan]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5423</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bila baja WF dan HB buatan hanya terbuat dari plat baja lembaran nama profil tersebut yang sebenarnya adalah Welded Beam. Arti singkat welded beam adalah balok dibuat dengan cara las. Apa yang di las?. Yaitu bagian-bagian yang menjadi profil material tersebut. Antara lain Flend (sayap) dan Web (badan). Dalam artikel ini bahan yang digunakan tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengerjaan-baja-wf-dan-hb-buatan-yang-unik-dan-fungsional/">Pengerjaan Baja WF Dan HB Buatan Yang Unik Dan Fungsional</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bila baja WF dan HB buatan hanya terbuat dari plat baja lembaran nama profil tersebut yang sebenarnya adalah <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-tentang-baja-h-beam-dan-welded-beam/" target="_blank" rel="noopener">Welded Beam</a>. Arti singkat welded beam adalah balok dibuat dengan cara las. Apa yang di las?. Yaitu bagian-bagian yang menjadi profil material tersebut. Antara lain Flend (sayap) dan Web (badan).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4998" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg" alt="Gambar material besi WF dan H-Beam sangat mirip" width="800" height="444" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam-300x167.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam-768x426.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>Dalam artikel ini bahan yang digunakan tidak hanya plat baja. Tapi dengan sejumlah besi siku. Jadi menggunakan 2 jenis material.</p>
<p>Material plat baja digunakan untuk membuat web, sedangkan besi siku untuk bahan flend. Maka tampilan WF dan HB buatan jadi unik. Berbeda dengan welded beam.</p>
<h2>Proses pengerjaan baja WF dan HB buatan</h2>
<p>Tahapan pemgerjaan terbagi 3 yaitu:</p>
<h3>1. Persiapan desain profil baja</h3>
<p>Desain baja WF dan HB buatan dilakukan unttuk menentukan ukuran material yang digunakan. Ukuran material tersebut tentu mengacu pada dimensi profil baja yang akan dibuat.</p>
<p>Misal Anda hendak membuat WF 400, maka material yang digunakan adalah plat baja tebal 8 mm. Dan besi siku L 90x90x9, atau L 100x100x10. Ada dua pilihan besi siku yang pantas digunakan.</p>
<p>Bila Anda pilih L 90x90x9. Maka dimensi lengkap profil baja buatan tersebut adalah WF 400x188x8x9 mm. Akan tetapi, jikalau memakai L 100x100x10. Hasilnya adalah WF 400x208x8x10.</p>
<p>Contoh kedua. Misal ingin membuat baja HB 100. Berarti material yang dibutuhkan adalah plat baja tebal 6 mm, serta besi siku 5&#215;5. Jadi hasilnya nanti adalah HB 100x106x6x5</p>
<h3>2. Menyiapkan alat dan metode kerja</h3>
<p>Karena pada prinsipnya peroses pengerjaan baja WF dan HB buatan adalah sebatas pabrikasi untuk membentuk profil baja. Maka alat yang dibutuhkan adalah hanya alat kerja pabrikasi. Daftar nama alat dapat Anda lihat pada <a href="https://arsitekta.com/ini-jenis-alat-fabrikasi-baja-u-konstruksi/">tautan</a> ini.</p>
<p>Sementara metode kerja lakukan dengan langkah-langkah berikut:<br />
&#8211; Meletakkan material pada area kerja yang telah ditentukan khusus untuk pabrikasi baja.<br />
&#8211; Mengukur material satu per satu sesuai desain. Dengan menggunakan alat: kapus besi, rol meter dan sikon.<br />
&#8211; Memotong plat baja sepanjang/sejumlah yang dibutuhkan. Dilakukakn dengan memakai alat blender potong besi.<br />
&#8211; Memasang besi siku sebanyak 2 buah pada sisi atas, dan sisi bawah plat baja. Menggunakan las.<br />
&#8211; Merapihkan belas pemotongan dan las. Selesi.</p>
<p>Maka profil baja buatan yang telah selesai di pabrikasi seperti terlihat dibawah ini. Pelat baja terpasang diantara 4 buah besi siku. Layaknya pemasangan pelat buhul pada rangka cremona siku.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5425" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan.png" alt="Profil baja WF dan HB buatan menggunakan material plat dan besi siku" width="1477" height="853" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan.png 1477w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan-300x173.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan-1024x591.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-WF-dan-HB-buatan-768x444.png 768w" sizes="(max-width: 1477px) 100vw, 1477px" /></a></p>
<h2>Cara hitung berat baja WF dan HB buatan</h2>
<p>Misal 1 batang (12,0 m) baja WF 300, yang terbuat dari plat tebal 7 mm dan siku 70x70x7. Berat material tersebut dihitung dalam 2 tahap.</p>
<p><strong>Tahap 1; hitung berat plat baja T=7 MM</strong><br />
= 0,30 x 12,0 x 56,70 kg<br />
= 204,12 kg</p>
<p><strong>Tahap 2; hitung berat besi L 70x70x7</strong><br />
= 12,0 x 4 x 7,38 kg<br />
= 354,24 kg</p>
<p>Jadi total berat WF 300x147x7x7 adalah 588,36 kg. Per meter lari sama dengan 46,53 kg.</p>
<p>Sekarang mari bandingkan dengan WF 300 asli. Bobot besi WF 300 asli adalah 36,70 kg/m. Berarti terjadi selisih sekitat 9,83 kg/m&#8217;.</p>
<p>Contoh perhitungan berat baja HB buatan. Misal profil baja yang akan dibuat adalah HB 200. Dengan menggunakan material plat T=8 mm, dan besi L 65x100x9. Dimensi lengkap profil baja ini pasca fabrikasi adalah 200x208x8x9 mm.</p>
<p>Berat total material adalah:<br />
= (0,20 x 12,0 x 64,93 kg) + (12,0 x 4 x 11,1 kg)<br />
= 155,832 + 532,80 = 688,63 kg/batang.</p>
<h2>Perbadingan berat material dan ragam kegunaan</h2>
<p>Secara umum baja WF dan HB buatan memang lebih berat dibandiing dengan profil yang asli. Hal tersebut disebabkan oleh pemakaian besi siku sebagai material sayap (flend), yang melingkari seluruh permukaan plat baja.</p>
<p>Namum dibalik dari itu, kelebihan yang diperoleh adalah baja profil sangat kokoh. Dalam hal gaya tekan maupun tarik. Sebab dengan adanya besi siku maka konstruksi baja menjadi memiliki kekuatan yang tinggi.</p>
<p>Diatas <a href="https://mamikos.com/info/jenis-kertas-dan-kegunaanya-dengan-gambarnya-gnr/">kertas</a> kedua material baja buatan ini jelas lebih kuat dibanding welded beam. Dan, bahkan dengan profil baja yang asli. Oleh sebab itu profil baja buatan ini baiknya dipakai untuk keperluaan khusus. Misalnya konstruksi jembatan dan kuda-kuda bentang lebar.</p>
<p>Namun demikian bukan berarti tidak layak digunakan untuk keperluan konstruksi bangunan lain. Misalnya untuk bahan tiang dan balok dak. Justru sangat disarankan. Bahkan untuk keperluan pekerjaan-pekerjaan bangunan yang sifatnya finishing, kedua material yang mirip dengan huruf H tersebut tetap cocok.</p>
<p>Singkatnya WF dan HB buatan ini sangat fungsional. Akan tetapi penggunaanya pada konstruksi berat (bentang besar) sebaiknya melalui analisa struktur. Supaya diketahui sebesar apa kekuatan material memikul beban bangunan.</p>
<p>Untuk itu, bilamana Anda membutuhkan bantuan dalam melakukan perhitungan struktur. Silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera pada <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengerjaan-baja-wf-dan-hb-buatan-yang-unik-dan-fungsional/">Pengerjaan Baja WF Dan HB Buatan Yang Unik Dan Fungsional</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Baja H Beam Dengan Cara Modifikasi WF Dan Siku</title>
		<link>https://arsitekta.com/membuat-baja-h-beam-dengan-cara-modifikasi-wf-dan-siku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 20:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja H-beam]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[besi siku]]></category>
		<category><![CDATA[material H Beam buatan]]></category>
		<category><![CDATA[modifikasi material baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelumnya Saya telah membagi tips membuat baja H Beam dari bahan WF. Kali ini tidak kalah menarik yaitu modifikasi WF dan siku juga untuk membuat baja profil H Beam. Jadi dengan menggunakan 2 jenis bahan. Kalau sebelumnya hanya 1 jenis. Yakni besi WF saja. Persiapan alat dan material Secara umum alat yang dibutuhkan untuk membuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/membuat-baja-h-beam-dengan-cara-modifikasi-wf-dan-siku/">Membuat Baja H Beam Dengan Cara Modifikasi WF Dan Siku</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya Saya telah membagi tips membuat <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/" target="_blank" rel="noopener">baja H Beam</a> dari bahan WF. Kali ini tidak kalah menarik yaitu modifikasi WF dan siku juga untuk membuat baja profil H Beam. Jadi dengan menggunakan 2 jenis bahan. Kalau sebelumnya hanya 1 jenis. Yakni besi WF saja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4659" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg" alt="Bahan dasar baja kastela yang paling populer yaitu WF" width="448" height="278" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela-300x186.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Persiapan alat dan material</h2>
<p>Secara umum alat yang dibutuhkan untuk membuat baja H Beam modifikasi ada 2. Yakni blender potong besi dan alat sambung las.</p>
<p>Penggunaan kedua jenis alat ini sama-sama manual. Namun bila memungkinkan menggunakan alat yang lebih canggih dipastikan hasilnya makin bagus. Seperti <em>electric cutting iron</em> (laser), dan las CO.</p>
<p>Sementara itu mengenai persiapan material baja. Hal ini umumnya dilatarbelakangi oleh 2 kasus. 1]. Menyesuaikan stok yang ada, dan 2]. Mengacu pada baja H Beam yang akan dibuat.</p>
<h3>1. Modifikasi WF dan siku sesuai stok</h3>
<p>Misal Anda memiliki stok material besi WF 250x125x6x9 = 1 batang. Serta besi siku L 60x60x6 mm sebanyak 8 batang. Maka kedua material ini dapat dimanfaatkan untuk membuat baja H Beam 125. Dan, hasilnya sejumlah 2 batang.</p>
<p>Jadi, idealnya perbandingan kebutuhan bahan antara besi WF dan siku adalah 1:8. Dengan demikian maka panjang material buatan (H Beam) pun jadi sempurna (sesuai standar). Yakni 12,0 m.</p>
<p>Akan tetapi jika perbandingan jumlah kedua material tersebut kurang dari 1:8. Misalnya hanya 1:6, berarti material besi WF tidak bisa dimanfaatkan seluruhnya untuk membuat baja H Beam. Hal itu akan mengakibatkan <em>waste</em> sekitar panjang 3,0 meter.</p>
<h3>2. Melakukan modifikasi sesuai ukuran yang dibutuhkan</h3>
<p>Kasus yang kedua. Bila ternyata kebutuhan konstruksi bangunan telah menetapkan baja H beam dengan ukuran tertentu. Berarti upaya yang harus dilakukan adalah mencari material besi WF dan besi siku yang se-ukuran dengan baja H Beam tersebut.</p>
<p>Misal Anda ingin membuat baja H Beam 100. Berarti ukuran material yang dibutuhkan adalah WF 200&#215;100 dan besi siku L 50x50x5. Masing-masing sejumlah ketentuan di atas. Yakni 1 batang besi WF, dan 8 batang besi siku.</p>
<p>Sementara jika ingin membuat H Beam 150. Berarti bahan yang Anda butuhkan adalah WF 300&#215;150 dan siku 70x70x7. Dan baja H Beam 200 dapat dibuat dengan menggunakan besi WF 400&#215;200, serta besi siku L 90x90x9.</p>
<p>Jadi, modifikasi WF dan siku setidaknya dapat menghasilkan 4 macam ukuran. Yakni profil baja H Beam 100; 125; 150 dan 200. Diatas ukuran tersebut tidak bisa. Sebab ukuran bahan dasar tidak tersedia.</p>
<h2>Proses modifikasi H Beam 125</h2>
<p>Tahap pertama. Belah besi WF 250&#215;125 hingga berbentuk profil baja T 125&#215;125. Proses ini dilakukan mirip dengan pengerjaan awal baja <a href="https://arsitekta.com/begini-cara-membuat-baja-kastela-yang-benar-dan-efisien/">Kastela</a>. Yaitu dengan menggunakan alat potong blender. Bedanya material WF disini di belah secara lurus. Bukan zig-zag.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/baja-H-Beam-modifikasi.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5420" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/baja-H-Beam-modifikasi.png" alt="profil baja H Beam buatan hasil modifikasi besi WF dan siku L" width="1000" height="563" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/baja-H-Beam-modifikasi.png 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/baja-H-Beam-modifikasi-300x169.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/baja-H-Beam-modifikasi-768x432.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>Setelah baja WF terbagi 2 dengan ukuran sama panjang. Tahap kedua. Memasang 4 buah besi siku L 60x60x6 pada sisi WF yang sudah dibelah. Tepatnya, 2 batang sisi sebelah kanan dan 2 batang lagi sebelah kiri. Perhatikan metode pengerjaan seperti dalam gambar.</p>
<p>Pemasangan besi siku tersebut dilakukan satu per satu dengan menggunakan las. Adapun tahapan pengelasan lakukan dengan cara las titik lebih dahulu. Kemudian pastikan ukuran profil baja H Beam telah akurat. Selanjutnya melakukan pengelasan secara full. Supaya modifikasi WF dan siku sempurna menjadi H Beam 125.</p>
<p>Tahap terakhir. Adalah membersihkan seluruh permukaan material besi H Beam buatan dari bekas las, serta debu/kotor yang menempel akibat proses modifikasi. Selesai. Sangat praktis bukan?. Lakukan tahapan-tahapan ini ketika Anda melakukan ingin membuat baja H Beam ukuran lain.</p>
<h2>Kegunaan baja H Beam buatan dan plus minus</h2>
<p>Dalam dunia proyek bangunan melakukan rekayasa/modifikasi terhadap material bukanlah satu hal yang tabu. Bahkan dengan alasan tertentu harus dilakukan. Mengapa demikian?.</p>
<p>Karena satu-satunya cara untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari material adalah dengan melakukan rekayasa atau modifikasi. Atau karena alasan keterbatasan ketersediaan material. Maka mau tidak mau Kita harus memanfaatkan material yang ada.</p>
<p>Demikian halnya ide modifikasi WF dan siku untuk membuat baja profil H Beam. Yang mana harus diakui walaupun tidak sempurna. Tetapi manfaat atas material buatan tersebut tidak kalah dengan H Beam asli.</p>
<p>Contoh pemasangan baja H Beam buatan dapat Anda lihat pada <a href="https://www.youtube.com/shorts/snRyImkWCf4">video</a> short ini. Balok baja H Beam pada video tersebut sudah Kami buat 15 tahun yang lalu. Dan terbukti kokoh hingga sekarang. Profil baja H Beam buatan pada video menggunakan WF 400 dan siku 9&#215;9.</p>
<h3>Kegunaan</h3>
<p>Baja H Beam hasil mofifikasi cocok digunakan untuk membuat segala jenis balok dan kuda-kuda. Adapun posisi pemasangan profil baja adalah menghadap kebawah. Alias besi siku berada dibawah profil baja T.</p>
<p>Hal itu bertujuan agar profil baja tidak mengalami <em>buckling</em> ketika menerima beban tekan. Serta untuk memastikan bahwa yang menerima beban berat tumpuan adalah profil besi WF belah. Dengan demikian kekuatan baja H Beam buatan ini jadi sama dengan yang ori.</p>
<p>Selain bahan balok dan kuda-kuda. Sebenarnya material yang menyerupai huruf H ini juga dapat digunakan sebagai tiang. Namun dengan cara <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-kolom-dan-balok-baja-wf-komposit-beton-begini/">komposit</a> beton. Atau sering disebut kolom baja komposit.</p>
<p>Alasan melakukan komposit pada material rekayasa ini adalah mengingat besarnya gaya tekan yang harus diterima ketika digunakan sebagai tiang kolom. Sementara dimensi profil baja tidak sama dan tidak benar-benar simetris.</p>
<p>Maka dari itu guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, dilakukan pengecoran untuk membungkus baja hasil modifikasi WF dan siku tersebut.</p>
<p>Dalam hal ini kemungkinan biaya pengerjaan akan jauh lebih besar dibanding menggunakan material yang asli. Namun hal tersebut tentu tidak menjadi pertimbangan utama, Tetapi bagaimana supaya material yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.</p>
<h3>Kelebihan dan kekurangan</h3>
<p>Ditinjau dari biaya pengerjaan baja H Beam buatan jau lebih murah dan lebih cepat dibanding baja honeycomb. Dan ditinjau dari segi kekuatan juga demikian. Sebab bentuk profil baja H Beam ini benar-benar solid. Sementara baja honeycomb terdapat lubang-lubang yang berbentuk segi enam.</p>
<p>Namun demikian kelemahan material ini adalah:</p>
<ol>
<li>Ukuran sangat terbatas. Sehingga tidak dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Misal untuk material balok. Paling benater adalah bentang 7,0 meter.</li>
<li>Lebih berat dibanding material baja H Beam asli. Misal HB 125&#215;125 asli. Berat per meter adalah 18,50 kg. Sedangkan hasil modifikasi adalah 25,64 kg.</li>
</ol>
<p>Demikian proses modifikasi WF dan siku menjadi baja profil H Beam. Serta penjelasan mengenai kegunaan maupun kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/membuat-baja-h-beam-dengan-cara-modifikasi-wf-dan-siku/">Membuat Baja H Beam Dengan Cara Modifikasi WF Dan Siku</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Baja H Beam Dari Baja WF</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 18:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja H-beam]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5401</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ide membuat baja H Beam bisa muncul karena berbagai alasan. Dan ide tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil dilaksanakan. Sebab tidak mengakibatkan fungsi maupun kualitas material baja menjadi berkurang. Seperti Kami usulkan beberapa tahun lalu pada sebuah proyek konstruksi baja. Tepatnya kala membuat gedung parkir bertingkat. Dimana saat itu, sang Owner memiliki stock baja WF 500&#215;200 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/">Cara Membuat Baja H Beam Dari Baja WF</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ide membuat baja H Beam bisa muncul karena berbagai alasan. Dan ide tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil dilaksanakan. Sebab tidak mengakibatkan fungsi maupun kualitas material baja menjadi berkurang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4998" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg" alt="Gambar material besi WF dan H-Beam sangat mirip" width="800" height="444" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam-300x167.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bentuk-baja-profil-H-Beam-768x426.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>Seperti Kami usulkan beberapa tahun lalu pada sebuah proyek konstruksi baja. Tepatnya kala membuat gedung <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-parkir-motor-bertingkat-prospek-usaha-dan-tahap-pembangunan/" target="_blank" rel="noopener">parkir</a> bertingkat. Dimana saat itu, sang Owner memiliki stock baja WF 500&#215;200 dalam jumlah besar. Sementata yang dibutuhkan adalah baja H Beam.</p>
<p>Nah karena bentuk profil H Beam sangat mirip dengan WF, Kami mengusulkan agar material WF tersebut yang di rekayasa menjadi baja profil H Beam. Dengan pertimbangan supaya tidak perlu membeli baru.</p>
<h2>Ketentuan material baja H Beam buatan</h2>
<p>Sebelumnya perlu Kami disclaimer bahwa tidak semua ukuran baja H Beam bisa dibuat dari bahan dasar baja WF. Melainkan hanya ukuran-ukuran tertentu.</p>
<p>Dan, tebal profil baja H Beam buatan tentu tidak sama dengan tabel baja resmi. Melainkan mengikuti tebal profil baja WF yang akan dibuat menjadi baja H Beam.</p>
<p>Baja HB 100&#215;100 misalnya. Bisa dibuat dari baja WF 200&#215;100. Lalu, HB 150&#215;150 dibuat dari baja WF 300&#215;150. Sementara baja HB 200&#215;200 bisa dibuat dari beberapa pilihan. Yaiitu dari material WF 400&#215;200; WF 450&#215;200, WF500x200 dan WF 600&#215;200.</p>
<p>Satu lagi, baja HB 300&#215;300 juga dapat dibuat dari baja WF 588&#215;300. Namun hal tergolong mustahil karena saat ini baja WF 588&#215;300 sudah sangat langka. Kalau pun ada kemungkinan besar stock lama, atau bekas.</p>
<h2>[Contoh] Cara membuat baja H Beam rekayasa</h2>
<p>Proses pembuatan baja H Beam terdiri dari 6 tahap, yaitu:</p>
<h3>1. Persiapan bahan</h3>
<p>Misal material baja H Beam yang akan dibuat adalah HB 150&#215;150. Berarti material yang memenuhi syarat, dan harus Anda siapkan adalah WF 300&#215;150.</p>
<p>Penting diketahui sebelumnya. Jikalau panjang WF 300&#215;150 sesuai standar (12 meter). Berarti baja H Beam yang Anda buat pun kelak panjangnya tetap 12 m. Jadi, sama sekali tidak mengakibatkan kerugian material.</p>
<h3>2. Menyiapkan alat</h3>
<p>Alat yang dibutuhkan untuk membuat baja H Beam rekayasa antara lain:<br />
&#8211; Kapur besi<br />
&#8211; Sikon<br />
&#8211; Jig<br />
&#8211; Alat ukur meter<br />
&#8211; Blender potong besi<br />
&#8211; Gerinda tangan (grinda slep)</p>
<h3>3. Pengukuran baja WF 300</h3>
<p>Rekayasa baja WF 300 agar menjadi HB 150 adalah dengan cara mengurangi bagian tengah (web). Perhatikan gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5403" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300.png" alt="baja profil H Beam dibuat menggunakan material baja WF" width="1395" height="843" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300.png 1395w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300-300x181.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300-1024x619.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-150-Rekayasa-dari-baja-WF-300-768x464.png 768w" sizes="(max-width: 1395px) 100vw, 1395px" /></a></p>
<p>Bagian arsir nantinya akan hilangkan. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengukuran secara memanjang pada profil baja WF tersebut. Selanjutnya di potong menggunakan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Api">nyala api</a>  yang berasal dari alat blender potong.</p>
<h3>4. Membelah material baja</h3>
<p>Proses pemotongan bagian tengah baja WF dilakukan 2x. Sesuai tanda garis pada permukaan baja. Selanjutnya bagian tengah yang telah terpotong. Akhirnya berupa plat baja lembaran, lebar 15 cm.</p>
<p>Material plat tersebut kelak Anda digunakan kembali untuk membuat stiffner kolom baja H Beam. Atau untuk keperluan lain. Misalnya plat lekat, <a href="https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/">plat buhul</a>, atau landas.</p>
<h3>5. Membersihkan bekas blender</h3>
<p>Bekas blender potong Anda bersihkan menggunakan gerinda tangan. Supaya kedua profil WF yang terbelah bisa Anda satukan kembali dengan sempurna. Dan mendapatkan ukuran yang sesusi dengan H Beam yang diharapkan.</p>
<p>Oleh sebab itu, proses gerinda tidak bisa dilakukan buru-buru. Melainkan harus dengan sabar. Agar penampang profil WF benar-benar lurus, bersih dan rapih.</p>
<h3>6. Menggabungkan profil WF</h3>
<p>Selanjutnya, 2 bagian baja WF 300 yang telah dibersihkan tadi, Anda disatukan kembali menggunakan las. Sehingga akhirnya benar-benar berbentuk baja H Beam. Bentuk profil H Beam akan terlihat seperti dalam gambar.</p>
<p>Pengelasan dilakukan secara full sepanjang batang WF belah. Dalam hal ini agar profil baja tidak melengkung, Anda harus memggunakan alat Jig. Yang berfungsi untuk menahan profil baja agar tetap lurus.</p>
<p>Demikian rangkaian proses membuat baja H Beam dari baja WF. Dan perlu diketahui, metode diatas berlaku untuk semua baja H Beam rekayasa. Yang menggunakan baja WF sebagai bahan dasar.</p>
<h2>Dimensi lengkap material H Beam buatan</h2>
<p>Karena bahan dasar yang digunakan pada contoh diatas adalah WF 450x200x9x14, maka setelah proses rekayasa ukuran profil H Beam yang diperoleh adalah 200x200x9x14.</p>
<p>Demikian juga bila tahapan-tahapan diatas dilakukan pada baja WF 200&#215;200, maka dimensi baja H Beam yang diperoleh menjadi 100x100x5,5&#215;8. Lalu, WF 300&#215;150 menghasilkan baja HB 150x150x6x9.</p>
<p>Pertanyaan, apakah profil-profil baja H Beam buatan tersebut jauh lebih kecil dibanding ukuran dalam tabel?. Mari Kita buktikan.</p>
<p>Ukuran HB 100 dalam tabel baja resmi adalah 100x100x6x8. Sementara hasil rekayasa adalah 100x100x5,5&#215;8. Hampir sama bukan?.</p>
<p>Kemudian HB 200, ukuran resminya adalah 200x200x8x12 mm. Lalu dengan cara rekayasa WF 450 diperoleh ukuran 200x200x9x14. Justru lebih tebal bukan?.</p>
<p>Oleh sebab itu, diatas Kami klaim bahwa membuat baja H Beam dari baja WF tidak mengurangi kekuatan material baja. Melainkan pada beberapa kasus justru lebih kuat.</p>
<p>Bilamana membutuhkan team rekayasa material baja, silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini. Atau, sekalian desain konstruksi baja yang sifatnya mirip dengan rekayasa pun boleh Kami layani.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/">Cara Membuat Baja H Beam Dari Baja WF</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 20:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[pelat buhul]]></category>
		<category><![CDATA[plat lekat]]></category>
		<category><![CDATA[plat simpul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sesuai namanya pelat buhul baja maupun pelat lekat adalah sebenarnya sama-sama terbuat dari plat baja lembaran. Pun sama-sama digunakan untuk keperluan struktur konstruksi baja, yaitu pada waktu yang bersamaan atau secara terpisah. Kedua komponen ini penting Anda pahami karena semua struktur bangunan baja pasti menggunakannya. Baik yang terbuat dari baja WF, H-beam, INP, besi pipa, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/">Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuai namanya pelat buhul baja maupun pelat lekat adalah sebenarnya sama-sama terbuat dari plat baja lembaran. Pun sama-sama digunakan untuk keperluan struktur konstruksi baja, yaitu pada waktu yang bersamaan atau secara terpisah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4025" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg" alt="Contoh pemasangan plat buhul pada rangka jembatan yang terbuat dari baja WF (Sumber: Fixabay.om)" width="450" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Kedua komponen ini penting Anda pahami karena semua struktur bangunan baja pasti menggunakannya. Baik yang terbuat dari baja WF, H-beam, INP, <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/">besi pipa</a>, CNP, UNP maupun struktur baja rekayasa seperti Welded Beam dan Kastela.</p>
<p>Memahami pelat buhul dan pelat lekat berarti Anda mampu mengaplikasikan secara tepat. Sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan struktur/konstruksi bangunan.</p>
<h2>Definisi, fungsi dan ragam pelat buhul baja</h2>
<p>Pelat buhul atau sering juga disebut pelat simpul. Dan dalam <a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">istilah</a> bahasa asing (Inggris) disebut gussets plate. Adalah sistem sambungan struktur baja yang menggunakan pelat baja lembaran secara tunggal atau ganda untuk wadah pemasangan baut mur atau las pada satu titik sambung.</p>
<p>Sampai disini perlu digaris bawahi bahwa fungsi plat buhul ada untuk melakukan pemasangan baut mur, atau las. Sehingga rangka batang konstruksi baja terhubung satu sama lain secara kuat dan kokoh.</p>
<p>Nah ditinjau dari letak pasangnya pelat buhul baja dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni: pelat buhul ganda dan pelat buhul tunggal atau single.</p>
<h3>A. Pelat buhul ganda (double)</h3>
<p>Plat buhul ganda artinya satu bentuk plat yang sama persis digunakan secara bersamaan pada satu titik sambung atau lebih secara berpasangan.</p>
<p>Contoh pelat buhul ganda seperti terlihat pada gambar yang berada di bawah paragraf pertama. Sistem tersebut sering ditemui pada konstruksi jembatan yang terbuat dari baja profil. Tepatnya baja WF dan H-Beam.</p>
<p>Pada umumnya buhul ganda diterapkan untuk mendapatkan kekuatan tekan dan tarik secara maksimal pada setiap batang struktur yang terhubung.</p>
<p>Sementara itu, ciri khas plat buhul ganda bisa dilihat dari alat sambung yang dipakai pada umumnya adalah baut mur lengkap dengan ring. Berbeda dengan pelat buhul baja tunggal.</p>
<h3>B. Pelat buhul tunggal (single)</h3>
<p>Contoh pemasangan plat buhul tunggal seperti terlihat pada gambar dibawah. Perhatikan letak komponen dan hubungannya dengan objek yang tersambung.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4026" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg" alt="Letak pemasangan plat buhul pada profil WF dan besi siku menjadi acuan untuk menentukan tebal plat" width="500" height="323" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Objek yang disambung dalam gambar adalah besi siku. Besi siku tersebut terpasang pada kedua sisi plat buhul. Oleh sebab itu, sesuai namanya plat buhul hanya digunakan 1 buah pada setiap titik sambung.</p>
<p>Ditinjau dari letak/cara pasangnya, plat buhul tunggal terbagi lagi menjadi 2, yakni: 1]. Menyatu dengan struktur utama,.dan 2]. Tidak menyatu.</p>
<p>Maksud menyatu dengan struktur utama adalah seperti terlihat pada gambar tadi. Pelat buhul baja tersebut di las pada sebuah tiang baja WF. Tepatnya berada di garis as tiang.</p>
<p>Sistem ini sering dilakukan pada saat membuat bracing kolom, memasang ikatan angin, dan bisa juga untuk pemasangan balok anak, dan regel baja WF.</p>
<p>Sedangkan plat buhul tunggal yang tidak melekat pada komponen struktur yang lain adalah plat buhul yang digunakan pada kuda-kuda cremona siku. Seperti terlihat pada gambar dibawah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1936" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg" alt="pemasangan pelat buhul pada kuda-kuda cremona baja" width="640" height="480" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Posisi plat buhul terhadap rangka kuda-kuda tersebut sebenarnya bebas. Namun dengan adanya alat sambung baut atau las yang dilakukan pada rangka siku, maka plat buhul menjadi terikat dengan kuda-kuda.</p>
<h2>Beda plat lekat dengan pelat buhul baja</h2>
<p>Plat lekat umumnya terpasang pada satu batang konstruksi. Misal balok baja utama yang terbuat dari WF. Esensi plat lekat pada balok tersebut adalah guna memudahkan melaksanakan pemasangan balok. Oleh sebab itu harus dibentuk dan dipasang secara tegak lurus pada penampang profil material WF tersebut.</p>
<p>Contoh lain adalah kuda-kuda CNP double. Plat lekat dibutuhkan di kedua ujung batang kuda-kuda, supaya kuda-kuda dapat terpasang pada tiang kolom. Serta antara batang yang satu dengan yang lain terhubung satu sama lain dengan kokoh.</p>
<p>Nah, berdasarkan 2 contoh diatas diperoleh sifat pemasangan plat lekat adalah:</p>
<ol>
<li>Wajib menyatu dengan batang struktur baja</li>
<li>Pemasangan plat lekat wajib menggunakan alat sambung las</li>
<li>Pada plat lekat selalu tersedia sejumlah <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/">lubang baut</a></li>
<li>Bentuk plat lekat umumnya kotak</li>
</ol>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3615" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg" alt="Contoh balok baja yang terbuat dari besi WF" width="600" height="313" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF-300x157.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Sementara itu sifat pemasangan pelat buhul baja adalah:</p>
<ul>
<li>Bentuk plat baja cenderung tidak beraturan.</li>
<li>Alat sambung yang digunakan juga tidak menentu. Bisa hanya las, dan bisa juga kombinasi (las dan baut).</li>
<li>Letak pasang plat buhul tidak selalu di ujung batang struktur. Tetapi memungkinkan juga berada di tengah.</li>
</ul>
<h2>[Penutup] Persamaan plat lekat dan buhul</h2>
<p>Sebagaimana disinggung pada paragraf 1. Mengenai <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/bahan_dasar">bahan dasar</a> kedua komponen alat sambung struktur baja ini. Juga masih terdapat persamaan yang lain, yaitu:</p>
<ol>
<li>Ketentuan tebal plat dilakukan berdasarkan material struktur baja yang akan disambung.</li>
<li>Proses pembuatan (pabrikasi) pelat dilakukan di workshop bareng dengan struktur baja utama.</li>
<li>Biaya pemasangan ditentukan berdasarkan tonase pelat baja.</li>
</ol>
<p>Demikian ulasan mengenai perbedaan antara plat lekat dan pelat buhul baja ditinjau dari berbagai aspek. Bilamana membutuhkan desain silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera dalam situs ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/">Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Bentuk Kuda-kuda Pipa Lengkung, Kelebihan Dan Kekurangan</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-bentuk-kuda-kuda-pipa-lengkung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 22:22:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda pipa lengkung]]></category>
		<category><![CDATA[pipa baja]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5382</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bicara kuda-kuda lengkung memang tidak cukup mengenai tentang manfaat, jenis bahan dan komponen-komponennya. Tetapi termasuk ragam bentuk kuda-kuda pipa. Ragam bentuk maksudnya adalah varian bentuk konstruksi kuda-kuda ketika direncanakan untuk keperluan pemasangan satu jenis atap bangunan atau lebih. Nah dari ragam bentuk ini lah kita akan mengetahui kuda-kuda mana yang cocok dengan karakteristik bangunan. Pun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-kuda-kuda-pipa-lengkung/">Ragam Bentuk Kuda-kuda Pipa Lengkung, Kelebihan Dan Kekurangan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara <a href="https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/">kuda-kuda lengkung</a> memang tidak cukup mengenai tentang manfaat, jenis bahan dan komponen-komponennya. Tetapi termasuk ragam bentuk kuda-kuda pipa.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Desain-rangka-kuda-kuda-pipa-lengkung.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3403" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Desain-rangka-kuda-kuda-pipa-lengkung.jpg" alt="[Contoh desain] rangka batang kuda-kuda pipa lengkung terdiri dari batang atas, bawah, vertikal dan diagonal" width="600" height="369" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Desain-rangka-kuda-kuda-pipa-lengkung.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Desain-rangka-kuda-kuda-pipa-lengkung-300x185.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Ragam bentuk maksudnya adalah varian bentuk konstruksi kuda-kuda ketika direncanakan untuk keperluan pemasangan satu jenis atap bangunan atau lebih.</p>
<p>Nah dari ragam bentuk ini lah kita akan mengetahui kuda-kuda mana yang cocok dengan karakteristik bangunan. Pun perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memasang kuda-kuda. Serta kelebihan dan kekurangannya dibanding dengan bentuk kuda-kuda yang lain.</p>
<h2>Pengertian dan ragam jenis pipa</h2>
<p>Kuda-kuda pipa lengkung artinya satu model konstruksi kuda-kuda yang berbentuk lengkungan dimana bahan yang digunakan untuk membuat kuda-kuda seluruhnya material besi pipa hitam. Jadi sebelumnya perlu Saya disclaimer dulu, bahwa pipa yang dimaksud disini adalah besi pipa hitam. Bukan pipa stainles, pipa galvanis apalagi pralon.</p>
<p>Pipa stainles memang bisa juga digunakan untuk kuda-kuda, tetapi ketika hendak membuat kanopi. Sebagaimana sering kita temui pada carport rumah. Yang jelas pemakaian material logam karbon tinggi ini sifatnya terbatas. Yaitu khusus untuk kuda-kuda bentang yang sangat kecil. Misalnya bentangan 5,0 ke bawah.</p>
<p>Sementara itu, pipa galvanis jarang digunakan untuk bahan kuda-kuda lengkung karena mahal. Selain itu pengelasan bisa dilakukan hanya dengan alat las khusus. Dan paling penting diketahui, proses bending material besi pipa sangat alot. Karena material besi berongga yang satu ini terkenal keras dan tebal.</p>
<h2>Ragam bentuk luda-kuda pipa Lengkung</h2>
<p>Ditinjau dari bentuk batang kuda-kuda. Khususnya kuda-kuda lengkung yang terbuat dari besi pipa hitam, terdiri dari 2 macam, yakni: 1]. Kuda-kuda pipa batang tunggal, dan 2]. Kuda-kuda pipa batang tersusun, atau sering disebut dengan batang gabungan. Dalam istilah masa kini disebut juga dengan “rangka batang” (space frame).</p>
<h3>a. Pengertian batang tunggal, kelebihan &amp; kelemahan</h3>
<p>Kuda-kuda pipa lengkung batang tunggal artinya kuda-kuda yang dibentuk secara melengkung hanya dengan menggunakan 1 jenis material besi pipa hitam. Jadi mirip dengan rafter type <a href="https://arsitekta.com/hubungan-rafter-baja-dan-portal-frame/" target="_blank" rel="noopener">portal frame</a>. Hanya bentuk rafter layaknya kuda-kuda pada umumnya. Yakni tidak melengkung, tapi lurus dengan sudut kemiringan tertentu.</p>
<h4>Kelebihan</h4>
<p>Kuda-kuda pipa lengkung sistem tunggal terkenal sangat murah. Hal ini disebabkan karena proses bending hanya dilakukan 1x. Yakni pada material besi pipa yang akan digunakan untuk membuat kuda-kuda.</p>
<p>Misal besi pipa yang akan digunakan adalah Ø4”x4,5 mm. Berarti alat bending yang perlu Anda siapkan adalah ukuran 4” saja. Dengan demikian baik dagi segi biaya alat, maupun biaya jasa bending sangat murah. Nah, 2 hal ini secara keseluruhan akan mempengaruhi biaya pemasangan kuda-kuda pipa lengkung batang tunggal.</p>
<p>Kelebihan lain adalah pada tampilan rangka atap. Terlihat dari bawah sangat minimalis. Sebab batang kuda-kuda hanya 1. Sehingga sekalipun tidak pakai plafon, di dalam bangunan akan terlihat rapih dan lapang.</p>
<p>Akibat penggunaan material hanya 1, secara langsung membuat kuda-kuda ini lebih ringan dibanding dengan sistem rangka batang. Kebutuhan cat besi lebih sedikit, proses pengelasan lebih cepat, serta proses pemasangan (erection) lebih praktis.</p>
<h4>Kekurangan</h4>
<p>Pada dasarnya kekurangan ragam bentuk kuda-kuda pipa dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu:</p>
<ul>
<li>Bentangan kuda-kuda yang akan dibuat,</li>
<li>Kekuatan mesin bending untuk membuat besi pipa melengkung,</li>
<li>Ketersediaan material besi pipa yang ideal untuk di bending</li>
</ul>
<p>Karena batang kuda-kuda hanya 1 dan bentuknya melengkung. Maka muda-kuda pipa lengkung batang tunggal hanya dianjurkan untuk bentang kecil (12 meter kebawah). Lebih dari itu dipastikan tidak mampu memikul beban atap.</p>
<p>Memang diakui bahwa diameter besi pipa yang tersedia sampai dengan 30 atau 40 cm. Namun perlu diketahui ukuran pipa sebesar ini agar bisa melengkung memerlukan mesin bending kapasitas besar. Oleh sebab itu, ukuran besi pipa yang sering diterapkan pada model kuda-kuda batang tunggal adalah Ø4 – 6”.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kebutuhan-atap-galvalum-pada-konstruksi-yang-berbentuk-lengkung.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3013" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kebutuhan-atap-galvalum-pada-konstruksi-yang-berbentuk-lengkung.jpg" alt="Cara menghitung kebutuhan atap galvalume pada bangunan melengkung" width="425" height="228" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kebutuhan-atap-galvalum-pada-konstruksi-yang-berbentuk-lengkung.jpg 425w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kebutuhan-atap-galvalum-pada-konstruksi-yang-berbentuk-lengkung-300x161.jpg 300w" sizes="(max-width: 425px) 100vw, 425px" /></a></p>
<h3>b. Kuda-kuda pipa lengkung rangka batang</h3>
<p>Contoh kuda-kuda pipa lengkung model rangka batang terlihat pada paragraf 1. Ciri khasnya antara lain:</p>
<ol>
<li>Kuda-kuda terdiri dari 4 jenis rangka batang, yakni batang atas, batang bawah, vertikal dan diagonal.</li>
<li>Diameter lengkungan batang atas dan batang bawah selalu sama. Sehingga bentuk kuda-kuda terlihat <a href="https://www.merdeka.com/jateng/simetris-adalah-jenis-komposisi-dalam-menggambar-berikut-jenis-dan-ciri-cirinya-kln.html?page=3">simetris</a>.</li>
<li>Pemasangan kuda-kuda selalu dilengkapi dengan ekstra pengaku yang sering disebut dengan gelagar kuda-kuda.</li>
</ol>
<p>Jadi berdasarkan ciri khas diatas, dapat disimpulkan ragam bentuk kuda-kuda pipa model ini tidak terbagi lagi menjadi beberapa bagian. Melainkan hanya 1 jenis saja. Oleh sebab itu penggunaannya tergolong dinamis. Alias tidak ada perubahan dari dulu hingga saat ini.</p>
<p>Namun demikian ditinjau dari segi kekuatan, kuda-kuda pipa lengkung rangka batang tidak terbatas. Artinya sekuat apapun kuda-kuda yang Anda hendak buat dapat tercapai. Karena desain rangka kuda-kuda dapat disesuaikan dengan kebutuhan bentangan.</p>
<p>Desain rangka maksudnya disini adalah tentang:</p>
<ul>
<li>Diameter lengkungan atap</li>
<li>Tinggi rangka pipa (jarak antara batang atas dan bawah),</li>
<li>Jarak antara batang vertikal,</li>
<li>Sistem pemasangan rangka diagonal</li>
<li>Dimensi material besi pipa yang digunakan.</li>
</ul>
<p>Singkatnya bila ditinjau dari segi kekuatan, kuda-kuda lengkung tidak perlu diragukan lagi. Asalkan di desain dengan perhitungan yang matang. Alias tidak hanya kira-kira.</p>
<p>Sebaliknya harus diakui kuda-kuda pipa lengkung rangka batang memiliki banyak kekurangan. Sebagai konsekuensi dari pemakaian material besi pipa yang sangat banyak untuk membuat rangka batang pada kuda-kuda. Antara lain:</p>
<ol>
<li>Tonase kuda-kuda cukup besar, sehingga secara keseluruhan biaya pemasangan jadi tinggi.</li>
<li>Proses pengerjaan (fabrikasi) kuda-kuda sangat lama. Karena kuda-kuda terdiri dari rangkaian beberapa jenis batang. Dan hanya dapat dilakukan dengan sistem sambungan las.</li>
</ol>
<p>Selain 2 hal utama diatas, sebenarnya masih ada kelemahan kuda-kuda pipa lengkung seperti ini. Namun sifatnya hanya terkait dengan proses pemasangan (erection) saja. Antara lain erection harus menggunakan alat berat crane. Dalam hal ini berarti biaya sewa alat berat akan muncul. Dan membuat biaya pemasangan kuda-kuda semakin tinggi.</p>
<h2>Cara menentukan bentuk kuda-kuda pipa lengkung</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan mengenai ragam bentuk kuda-kuda pipa lengkung diatas. Anda mungkin bertanya bagaimana cara menentukan pilihan yang tepat antara model batang tunggal, atau rangka batang. Lakukan dengan cara sebagai berikut:</p>
<p>Bila bentangan ≤ 12 meter sebaiknya pakai kuda-kuda pipa lengkung batang tunggal. Ukuran besi pipa yang digunakan adalah Ø6”. Dengan catatan jarak antara kuda-kuda tidak lebih dari 6,0 meter.</p>
<p>Bilamana bentang kuda-kuda lebih dari 12,0 meter wajib pakai model rangka batang. Selengkapnya mengenai desain rangka kuda-kuda silahkan hubungi Saya. Melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini. Agar bisa menjelaskan secara detail.</p>
<p>Demikian ulasan tentang ragam bentuk kuda-kuda pipa lengkung. Artikel selanjutnya Saya akan memberi contoh desain kuda-kuda, lengkap dengan perhitungan tonase dan biaya pemasangan. Untuk itu tetap ikuti terus artikel-artikel yang Saya sajikan dalam situs ini. Salam sukses.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-kuda-kuda-pipa-lengkung/">Ragam Bentuk Kuda-kuda Pipa Lengkung, Kelebihan Dan Kekurangan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Dan Fungsi Ring Pada Sambungan Baut Konstruksi Baja</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-dan-fungsi-ring-pada-sambungan-baut-konstruksi-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 16:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi baut mur]]></category>
		<category><![CDATA[baut mur]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat ring pada baut]]></category>
		<category><![CDATA[ring baur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komponen paling tipis dan sering diabaikan keberadaannya pada sistem sambungan baut mur adalah ring. Padahal memiliki peran yang sangat besar terhadap kekuatan sambungan. Tahukah Anda berapa ragam dan fungsi ring?. Melalui pembahasan kali ini Saudara akan memahami ragam jenis ring, fungsi-fungsinya secara umum dan khusus. Serta bagaimana cara memilih ring yang bagus. Fungsi ring dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-dan-fungsi-ring-pada-sambungan-baut-konstruksi-baja/">Ragam Dan Fungsi Ring Pada Sambungan Baut Konstruksi Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Komponen paling tipis dan sering diabaikan keberadaannya pada sistem sambungan baut mur adalah ring. Padahal memiliki peran yang sangat besar terhadap kekuatan sambungan. Tahukah Anda berapa ragam dan fungsi ring?.</p>
<p>Melalui pembahasan kali ini Saudara akan memahami ragam jenis ring, fungsi-fungsinya secara umum dan khusus. Serta bagaimana cara memilih ring yang bagus.</p>
<h2>Fungsi ring dan istilah terkait</h2>
<p>Pemasangan ring pada baut mur yang terbaik adalah diantara kepala baut dan permukaan benda, serta diantara permukaan benda dengan mur. Seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2596" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja.jpeg" alt="Pemasangan baut pada komponen struktur baja dengan benar" width="630" height="480" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja.jpeg 630w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja-300x229.jpeg 300w" sizes="(max-width: 630px) 100vw, 630px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara umum fungsi ring pada sambungan baut mur adalah:</p>
<ol>
<li>Agar mur tidak mudah kendor/lepas.</li>
<li>Mengatur batas kekuatan pengencangan baut mur</li>
<li>Membuat bidang permukaan <a href="https://bobo.grid.id/read/083878559/mengenal-beragam-jenis-benda-dan-ciri-cirinya-materi-kelas-3-sd?page=all">benda</a> yang disambung menjadi lebar dan rata. Sehingga pemasangan baut mur bisa maksimal.</li>
<li>Memastikan distribusi beban tekan/tarik pada sambungan lancar</li>
<li>Melindungi titik sambungan benda tidak korosi</li>
<li>Membuat sambungan tetap stabil ketika menerima getaran</li>
<li>Meningkatkan daya ikat mur pada batang baut</li>
</ol>
<p>Membahas tentang ragam dan fungsi ring tidak terlepas dari munculnya istilah-istilah pada saat proses desain atau pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja. Salah satu yang paling sering Kita dengar adalah ring baut.</p>
<p>Istilah ring baut ditujukan pada benda ring yang dipakai pada sambungan mur dan baut. Jadi dalam hal ini penggunaan ring yang dimaksud bukan hanya pada baut saja. Sebab baut tidak berguna tanpa mur.</p>
<h2>Ragam jenis, bentuk dan warna ring baut</h2>
<p>Menurut bahan yang digunakan, ada 3 jenis ring baut. Yaitu yang terbuat dari plat baja, plat besi biasa, dan stainles. Khusus untuk sambungan struktur baja yang paling sering digunakan adalah ring baja dan besi. Sementara pada otomotif ketiga jenis ring.</p>
<p>Selain berdasarkan jenis bahan ragam dan fungsi ring juga dapat dibedakan dari bentuknya. Antara lain:</p>
<h3>1. Ring plat (Flat Washer)</h3>
<p>Fungsi khusus ring plat adalah untuk menyambung benda yang tidak bergetar. Dalam struktur baja misalnya sambungan balok WF, sambungan kuda-kuda dan konstruksi atap lainnya. Seperti baut gording dan konsol tidak perlu pakai ring.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/Ragam-Ring-Baut-Pada-Konstruksi-Baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5353" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/Ragam-Ring-Baut-Pada-Konstruksi-Baja.jpg" alt="ragam bentuk dan warna ring plat dan ring per" width="872" height="512" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/Ragam-Ring-Baut-Pada-Konstruksi-Baja.jpg 872w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/Ragam-Ring-Baut-Pada-Konstruksi-Baja-300x176.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/Ragam-Ring-Baut-Pada-Konstruksi-Baja-768x451.jpg 768w" sizes="(max-width: 872px) 100vw, 872px" /></a></p>
<p>Ragam jenis ring plat sebagaimana dalam gambar dibawah ini adalah yang diberi kode huruf A &#8211; D, antara lain:</p>
<ul>
<li>Ring plat baja</li>
<li>Ring plat warna (hitam, putih &amp; kuning)</li>
<li>Dan ring plat galvanis</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sesuai namanya ring plat baja berguna untuk sambungan konstruksi yang menggunakan baut mur baja. Baut mur baja dalam <a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">istilah asing</a> disebut HTB (Hight Tension Bolt), atau dengan kode A-325.</p>
<p>Sementara ring plat warna adalah untuk baut mur biasa (A-306). Dan ring plat galvanis berarti untuk sambungan baut mur yang terbuat dari besi galvanis.</p>
<h3>2. Ring per (Spring Washer)</h3>
<p>Fungsi khusus ring per adalah untuk sambungan benda yang mengalami/menerima getaran. Misalnya angkur kolom baja, angkur mesin dan sebagainya.</p>
<p>Memasang ring pada angkur kolom misalnya. Adalah untuk meredam getaran yang timbul akibat berat beban yang dipikul oleh tiang kolom. Sehingga kolom tetap kokoh dan pondasi tidak retak.</p>
<p>Ragam dan fungsi ring per terlihat juga dalam gambar nomor 1 &#8211; 4. Nomor 1 adalah ring per baja. Nomor 2 dan 3 adalah ring per warna. Sedangkan nomor 4 adalah ring galvanis.</p>
<p>Secara umum cara penggunaan ring per sama dengan ring plat. Yakni menyesuaikan jenis mur baut yang digunakan untuk sambungan. Agar mampu memberi kekuatan yang sama dengan baut dan mur.</p>
<h2>Perbedaan ring plat dan ring baja</h2>
<p>Secara visual ring plat lebih tipis, dan memiliki diameter lebih besar dibanding ring per. Namun ditinjau dari ketebalan ring per jauh lebih tebal.</p>
<p>Selain itu, bentuk kedua ring juga jauh berbeda. Ring plat berbentuk bulat utuh, serta memiliki bidang permukaan yang rata. Sementara ring per terputus. Alias tidak rata. Mengapa dibuat putus?. Yaitu untuk mendapatkan daya mekanis yang tinggi.</p>
<p>Ketika mur baut dikencangkan maka ring per akan bekerja layaknya pegas, dan secara otomatis memberi daya ikat yang besar pada sambungan. Oleh sebab itu ring per selalu digunakan untuk sambungan yang bergetar. Supaya ketika terjadi getaran mur tidak lepas.</p>
<h2>Cara memilih ring yang bagus dan contoh penggunaan</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan mengenai ragam dan fungsi ring diatas, Anda sudah paham kan cara memilih ring baut yang bagus?. Untuk sambungan struktur konstruksi baja seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Menyesuaikan fungsi.</li>
<li>Menyesuaikan jenis bahan baut</li>
<li>Dan, menyesuaikan ukuran mur</li>
</ol>
<p>Poin 1 maksudnya apakah sambungan tersebut akan mengalami beban getar atau tidak. Lalu poin 2 pilihannya adalah baut baja A-325 atau baut hitam A-306.</p>
<p>Sementara poin 3 maksudnya diameter mur baut. Misal Anda pakai mur baut dia.3/4&#8243; (M19). Berarti ring plat / per yang tepat adalah diameter 19 mm. Jangan lebih atau kurang!. Jika lebih, berarti tidak bisa bekerja sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Sedangkan jikalau terlalu kecil, ring tidak bisa terpasang pada baut.</p>
<p>Adapun ragam jenis ring yang digunakan pada konstruksi baja adalah tergantung kebutuhan sambungan baut konstruksi itu sendiri. Misal untuk konstruksi <a href="https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/">gudang</a> bentang 20 meter. Mur baut yang digunakan adalah Ø1/2&#8243; Hitam dan Ø5/8&#8243; HTB. Berarti kebutuhan ring baut pada konstruksi tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>Ring plat ukuran 12 mm</li>
<li>Ring plat ukuran 16 mm.</li>
</ul>
<p>Sedangkan penggunaan ring per adalah khusus pada pemasangan angkur baut yang terdapat pada konstruksi gudang tersebut. Yaitu jenis ring per baja Ø16 mm. Mengapa tidak pakai ring per warna?. Tidak boleh!.</p>
<p>Metode penggunaan ring pada angkur sama dengan sambungan baut mur. Yakni berdasarkan jenis mur. Mur angkur selalu terbuat dari baja kualitas tinggi. Setara dengan baut HTB (A-325). Oleh sebab itu Anda juga harus pakai ring per yang terbuat dari baja.</p>
<p>Demikian ulasan tentang ragam dan fungsi ring baut. Topik yang berkaitan erat dengan ini adalah cara menghitung panjang baut. Silahkan baca melalui <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-panjang-baut-konstruksi-baja/">tautan</a> ini. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-dan-fungsi-ring-pada-sambungan-baut-konstruksi-baja/">Ragam Dan Fungsi Ring Pada Sambungan Baut Konstruksi Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 13:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan material BRC]]></category>
		<category><![CDATA[pagar BRC]]></category>
		<category><![CDATA[pintu BRC]]></category>
		<category><![CDATA[ragam ukuran material BRC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Diakui atau tidak semua material dan bahan bangunan pasti punya kelemahan dan kekurangan. Sekalipun material tersebut dibuat dengan alat modern seperti BRC, wiremesh, spandeck, atau alat-alat sambung konstruksi baja. Misalnya baut mur, spand skrup, drilling screw dan sebagainya. Khusus pembahasan kali ini akan Kami ulas kelebihan dan kekurangan BRC. Agar BRC berfungsi dengan bagus untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/">Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Diakui atau tidak semua material dan bahan bangunan pasti punya kelemahan dan kekurangan. Sekalipun material tersebut dibuat dengan alat modern seperti <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-material-brc/">BRC</a>, wiremesh, spandeck, atau alat-alat sambung konstruksi baja. Misalnya baut mur, spand skrup, drilling screw dan sebagainya. Khusus pembahasan kali ini akan Kami ulas kelebihan dan kekurangan BRC.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5343" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg" alt="material BRC yang sering digunakan di Indonesia untuk pagar dan pintu" width="695" height="517" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg 695w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC-300x223.jpg 300w" sizes="(max-width: 695px) 100vw, 695px" /></a></p>
<p>Agar BRC berfungsi dengan bagus untuk durasi yang panjang. Berarti Kita harus meminimalisir setiap kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada material tersebut. Sementara di sisi lain Kita juga harus memaksimalkan setiap kelebihan-kelebihannya.</p>
<p>Hal ini yang sering terlewatkan sehingga mengakibatkan tingginya maintenance. Lalu menganggap satu produk tidak berkualitas baik. Padahal penangannya yang tidak dilakukan secara profesional.</p>
<h2>Kelebihan material BRC</h2>
<p>Sebagaimana dijelaskan pada pembahasan sebelumnya bahwa material BRC adalah berasal dari Inggris dan populer hingga saat ini di Indonesia. Adalah salah satu bukti nyata bahwa material ini memiliki kelebihan khusus. Sehingga mampu bersaing dengan produk negara-negara modern lainnya dalam memenuhi kebutuhan proyek-proyek pembangunan di Indonesia.</p>
<p>Kaitannya dengan kelebihan dan kekurangan BRC. Setidaknya Kami menemukan 3 alasan mengapa produk ini bisa eksis sampai kini, yaitu:</p>
<h3>1. Memiliki lapisan anti karat yang tinggi</h3>
<p>Setiap pembelian BRC Anda akan diberi garansi sesuai dengan jenis material. Dalam hal ini yang dimaksud adalah tingkat ketahanan material terhadap korosi yang ditentukan oleh metode pemberian lapisan galvanis. Yaitu BRC jenis Hot Dip Galvanish atau Electroplating Galvanish.</p>
<p>Pun demikian dalam hal pemberian lapisan galvanis. Saat ini beberapa produsen memberi kebebasan kepada konsumen untuk menentukan tebal galvanis pada material BRC yang hendak dibeli. Jadi tidak hanya menjual produk yang sudah jadi.</p>
<p>Khusus BRC Hot Dip Galvanish garansi diberikan berdasarkan ketebalan galvanis. Yakni 3 tahun untuk lapisan anti karat tebal 1 mikron. Jadi, bila Anda pesan 3 mikron. Berarti garansi 9 tahun. Sangat tinggi bukan?. Mari kita buktikan dengan membandingkan <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-kebutuhan-cat-baja/" target="_blank" rel="noopener">cat dasar</a> besi.</p>
<p>Pengecatan anti karat baja konstruksi umumnya minimal 25 mikron. Itu pun belum sepenuhnya memberi ketahanan terhadap korosi. Oleh sebab itu selalu disarankan untuk melakukan finishing cat. Jadi, setidaknya proses pengecatan dilakukan 2x. Sementara BRC hanya sekali dan sangat tipis.</p>
<h3>2. Material siap pasang</h3>
<p>Setiap material BRC sudah dalam kondisi siap pasang ketika kita beli. Dan pemasangannya juga dilakukan dengan sistem baut. Pun komponen-komponen yang diperlukan saat pemasangan sudah disediakan oleh pabrik. Misalnya tiang, klem dan baut mur. Sehingga benar-benar sangat praktis dan hemat biaya.</p>
<p>Dalam hal ini yang perlu dipersiapkan hanya pondasi untuk dudukan tiang BRC. Apakah berupa beton bertulang, atau cukup menggunakan pondasi batu belah.</p>
<p>Terkait dengan dudukan tiang BRC tersebut, pun sebenarnya tidak termasuk dalam lingkup pekerjaan BRC. Sebab lingkup biaya pemasangan BRC adalah item-item yang terkait secara langsung. Yakni material BRC sendiri, baut mur, klem dan tiang yang terbuat dari pipa besi.</p>
<h3>3. Desain dan bentuk unik</h3>
<p>Dari segi desain maupun bentuk. Sangat menarik di ulas dalam konteks kelebihan dan kekurangan BRC. Beberapa pendapat mengatakan desain BRC konvensional dan statis. Alias tidak pernah mengalami perubahan. Padahal desain bangunan selalu mengalami perubahan. Apakah hal tersebut termasuk kelemahan?, Jawabnya tidak!.</p>
<p>Justru dengan desain yang tidak pernah berubah membuktikan bahwa material BRC konsisten dengan rancangan yang dibuat oleh penemunya dahulu. Oleh para arsitek justru BRC merupakan sebuah penemuan spektakuler. Karena mampu bersaing selama 1 abad lebih dengan produk-produk baru yang ber-desain modern.</p>
<p>Sejauh pengamatan Penulis meninjau dari segi fungsi. Desain BRC saat ini adalah yang paling ideal untuk bahan pagar dan pintu. Bentuknya sangat minimalis dan sederhana. Yaitu hanya berupa garis-garis tipis dan memiliki lubang kotak. Tapi bisa memberi pembatas ruang terbuka secara masif.</p>
<p>Ketika BRC digunakan sebagai pagar keliling, kondisi dalam bangunan tetap terlihat dari luar. Hal ini sejalan dengan anjuran pemerintah agar pemasangan pagar jangan sampai tertutup total. Melainkan harus semi terbuka. Sehingga pandangan dari dalam dan luar bangunan tidak terhalang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5305" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg" alt="Estetika Penataan Ruang Yang Terbaik Pada Arsitektur Bangunan Menurut Arsitek Mula-mula" width="1000" height="668" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur-300x200.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<h2>Kekurangan material BRC</h2>
<p>Setelah membahas mengenai konteks kelebihan dan kekurangan BRC saat ini ada 2, yakni terkait dengan tampilan warna dan varian bentuk.</p>
<h3>a. Tampilan warna BRC 1</h3>
<p>Penyebabnya satu-satunya adalah adanya lapisan galvalnis pada seluruh permukaan material BRC. Lapisan anti korosi tersebut memang dirancang sekaligus sebagai tampilan akhir. Sehingga tidak ada pilihan lain kecuali melakukan pengecatan ulang untuk mendapatkan warna yang lain.</p>
<p>Dari segi teknis memang tidak menyalahi aturan. Misalnya akan mempengaruhi karakter lapisan galvanis. Tetapi hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, serta waktu yang cukup lama. Sebab pengecatan material BRC harus menggunakan cat yang berkualitas tinggi, serta dilakukan dengan spray.</p>
<p>Singkatnya, ketika Anda ingin pakai material ini sebagai bagian dari konstruksi bangunan Anda. Berarti Anda sudah siap menerima tampilan BRC apa adanya. Yakni warna silver (crom). Atau, menyiapkan sejumlah tambahan anggaran untuk melakukan pengecatan.</p>
<h3>
b. Varian bentuk BRC 1</h3>
<p>Kasusnya mirip dengan tampilan warna. Walau pilihan ukuran BRC sangat banyak, namun bentuk material semua sama. Berupa lembaran dengan pola kotak-kotak, dan terdapat bentuk segitiga di sisi kanan dan kiri. Oleh sebab itu kegunaan BRC sangat terbatas. Yakni hanya pada pekerjaan pagar dan pintu.</p>
<p>Penggunaan BRC untuk pekerjaan pagar pun sebenarnya hanya beberapa jenis. Alias disertai dengan beberapa syarat. Karena pemasangan pagar BRC hanya cocok untuk beberapa jenis bangunan saja. Misalnya gudang, pabrik, <a href="https://arsitekta.com/contoh-desain-konstruksi-kandang-ayam/">kandang ternak</a> dan area-area terbuka yang tidak mengedepankan estetika dan keindahan.</p>
<p>Sebenarnya sangat mudah melakukan modifikasi pada material BRC. Untuk memperoleh bentuk sesuai dengan keinginan. Tapi, lagi-lagi upaya tersebut membutuhkan anggaran dan waktu yang lama. Maka dari itu, jarang dilakukan.</p>
<h2>Fakta tentang harga BRC</h2>
<p>Bicara mengenai kelebihan dan kekurangan BRC sebenarnya berkaitan juga dengan harga. Tetapi karena tidak ada material yang sejenis dengan BRC, kita tidak bisa mengambil perbandingan untuk mengatakan bahwa BRC sangat mahal, atau murah.</p>
<p>Oleh sebab itu hemat Penulis harga BRC adalah relatif. Bisa mahal dan bisa juga murah. Mahal jikalau penggunaan material BRC salah tempat. Dengan kata lain, sebenarnya masih ada material lain yang lebih pas dan murah. Tetapi tidak Anda gunakan.</p>
<p>Dan dikatakan murah, bilamana penggunaan BRC memang dianggap sudah paling tepat. Karena tidak ada material lain yang bisa menandingi. Baik dari segi kualitas, harga, kemudahan pemasangan, maupun manfaat yang diperoleh.</p>
<h2>Cara membuktikan BRC berkualitas bagus atau tidak</h2>
<p>Sekian ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan BRC. Hemat Penulis, baik tidaknya kualitas satu jenis material bangunan tidak ditentukan oleh banyaknya kelemahan pada material tersebut. Sebab kelemahan-kelemahan tersebut sifatnya tidak <a href="https://kbbi.web.id/mutlak">mutlak</a>, dan selalu dapat dicegah sebelum pemakaian material. Hanya saja sering menimbulkan beberapa konsekuensi. Terutama pada biaya.</p>
<p>Sebaliknya, kualitas material tidak serta merta bisa disebut bagus jika terdapat banyak kelebihan. Sebab azas manfaat yang kita kehendaki dari penggunaan satu jenis material adalah jangka panjang. Jika memungkinkan selama-lamanya.</p>
<p>Oleh sebab itu, satu-satunya cara membuktikan bahwa suatu material/bahan bangunan berkualitas bagus adalah dari tindakan perawatan (maintenance) yang kita lakukan. Jika tidak ada, berarti bagus. Cukup!.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/">Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Material Besi Yang Bagus Untuk Pagar Balkon Ruko Dan Contoh Desain [Part 2 of 3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/material-besi-yang-bagus-untuk-pagar-balkon-ruko-dan-contoh-desain-part-2-of-3/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 05:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[balkon rumah]]></category>
		<category><![CDATA[material besi]]></category>
		<category><![CDATA[material pagar balkon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5335</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ditinjau dari segi kekuatan material besi sangat bagus semua. Tapi dari segi estetika adalah tergantung untuk apa material logam itu digunakan. Untuk pagar balkon rumah misalnya material besi yang bagus hanya beberapa jenis. Apa saja material tersebut dan bagaimana desain yang cocok untuk ruko?. Selengkapnya Anda baca dalam artikel ini. Oh iya, Saya disclaimer lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-besi-yang-bagus-untuk-pagar-balkon-ruko-dan-contoh-desain-part-2-of-3/">Material Besi Yang Bagus Untuk Pagar Balkon Ruko Dan Contoh Desain [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ditinjau dari segi kekuatan material besi sangat bagus semua. Tapi dari segi estetika adalah tergantung untuk apa material logam itu digunakan. Untuk <a href="https://arsitekta.com/tips-memilih-material-untuk-pagar-balkon-rumah/">pagar balkon</a> rumah misalnya material besi yang bagus hanya beberapa jenis.</p>
<p>Apa saja material tersebut dan bagaimana desain yang cocok untuk ruko?. Selengkapnya Anda baca dalam artikel ini. Oh iya, Saya <em>disclaimer</em> lebih dulu. Material besi yang dimaksud disini bukan baja ringan, tapi jenis material baja profil.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-material-besi-tempa.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4406" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-material-besi-tempa.jpeg" alt="Contoh material besi tempa (besi cor)" width="448" height="295" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-material-besi-tempa.jpeg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-material-besi-tempa-300x198.jpeg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Fakta pemasangan pagar balkon pada ruko</h2>
<p>Pagar balkon ruko umumnya berada didepan dan berjejer dalam jumlah tertentu. Sehingga keberadaannya sangat mempengaruhi tampak depan bangunan semi komersial tersebut.</p>
<p>Namun demikian ada juga yang berada dibelakang. Sebagaimana pernah Saya desain di kota Bandung tahun 2023 lalu. Jadi, ruko-ruko tersebut masing-masing memiliki 2 unit balkon. Berada di depan dan belakang. Hal itu disebabkan karena area belakang ruko adalah tempat rekreasi.</p>
<p>Dengan adanya pemasangan balkon di belakang ruko menghadap view yang bagus, diharapkan penjualan ruko laku keras. Dan orang yang menempati mendapat manfaat ekstra. Yakni pemandangan terbuka dari sisi depan dan belakang bangunan.</p>
<p>Nah untuk mengimbangi hal terbuat pemasangan pagar balkon harus pakai material besi yang bagus. Demikian pula pada balkon ruko yang hanya di depan.</p>
<h2>5 macam material besi yang terbaik untuk pagar balkon</h2>
<p>Kriteria penilaian dilakukan berdasarkan gaya arsitektur bangunan ruko masa kini. Pada umumnya adalah minimalis, modern dan klasik. Atau perpaduan menjadi minimalis modern atau klasik modern.</p>
<p>Nah mengacu pada kriteria tersebut material besi yang terbaik membuat pagar balkon adalah: 1]. Besi holow, 2]. Besi strip plat, 3]. <a href="https://arsitekta.com/besi-assental-satuan-metrik-paling-lengkap/" target="_blank" rel="noopener">Assental kotak</a>, 4]. Pipa besi, dan 5]. Besi beton polos.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4778" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg" alt="Desain atap rumah modern dengan bentuk pelana dan bertumpuk" width="747" height="561" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern.jpeg 747w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/05/Desain-atap-rumah-modern-300x225.jpeg 300w" sizes="(max-width: 747px) 100vw, 747px" /></a></p>
<h3>Contoh desain pagar balkon minimalis</h3>
<p>Pada gambar diatas terdapat sebuah balkon lengkap dengan pagar. Pagar balkon terbuat dari perpaduan material besi yang bagus. Yakni besi pipa, strip plat dan besi beton.</p>
<p>Dalam desain terlihat besi pipa digunakan sebagai frame utama, sedangkan strip plat dan besi beton adalah berguna sebagai frame tengah pagar balkon.</p>
<p>3 jenis material besi yang bagus dianggap mampu menunjukan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Aksen">aksen</a> arsitektur minimalis pada pagar balkon. Dan secara keseluruhan terhadap bangunan ruko. Karena desain balkon mengadopsi pola-pola sederhana. Yakni berupa garis-garis horizontal dan vertikal.</p>
<p>Selain itu, bentuk penampang material juga sangat unik. Yakni polos, bulat dan pipih. Polos dalam arti tidak terdapat profil yang berbeda sepanjang permukaan material besi. Sehingga proses finishing mudah dilakukan, dan hasilnya sangat bagus.</p>
<h3>Contoh pagar balkon klasik modern</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rumah-kopel-ala-eropa.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4139" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rumah-kopel-ala-eropa.jpg" alt="Mudahnya pesan gambar rumah secara online di era digital ini" width="448" height="266" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rumah-kopel-ala-eropa.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rumah-kopel-ala-eropa-300x178.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Sesuai karakteristik bangunan dengan gaya arsitektur klasik modern seperti terlihat pada bangunan kopel terlampir. Pagar balkon terbuat dari 2 jenis material. Yakni besi strip plat dan assental kotak.</p>
<p>Mengapa hanya 2?. Jawaban singkat. Karena hanya 2 jenis material tersebut yang mudah dibentuk sesuai dengan karakter desain klasik modern.</p>
<p>Bagaimana ciri khas desain pagar balkon klasik?. Yaitu menonjolkan kesan kejayaan masa lampau. Dipadukan menjadi klasik modern berarti menggunakan material yang dibuat dengan mesin modern. Jadi, dalam hal ini aspek klasiknya tetap melekat pada desain.</p>
<p>Material besi yang bagus pada masa lampau untuk pagar adalah besi tempa. Tapi, saat ini material logam manual tersebut sudah tidak ada lagi. Karena biaya proses produksinya sangat tinggi. Sementara alat-alat yang digunakan masih konvensional.</p>
<p>Maka besi tempa diganti dengan besi modern yang memenuhi syarat untuk desain klasik. Yakni besi strip plat dan assental kotak.</p>
<h2>Proses finishing besi pagar balkon ruko</h2>
<p>Karena letak pagar balkon ruko berhubungan langsung dengan area luar. Alias terbuka. Dan kemungkinan besar kena hujan dan terik matahari silih berganti. Mengakibatkan material besi rentan korosi.</p>
<p>Oleh sebab itu finishing perlu dilakukan dengan cara yang benar. Antara lain memberi lapisan cat anti karat pada material-material pagar balkon. Mulai dari cat dasar zincromat dat cat akhir.</p>
<p>Untuk memastikan ketahanan material, maka setiap lapisan cat minimal tebal 35 mikron. Serta menggunakan cat kualitas paling bagus untuk cuaca ekstrim. Misal merek Jotun dan Mowileks.</p>
<p>Tidak kalah penting adalah persiapan pengecatan material besi. Tahap pertama (cat dasar), dan tahap kedua (cat primer) sebaiknya dilakukan di workshop. Tepatnya pada saat pagar balkon telah selesai dibuat.</p>
<p>Tahap terakhir, setelah pemasangan pagar balkon selesai 100%. Dengan demikian 5 jenis material besi yang bagus itu tetap terjaga sesuai dengan desain, serta berfungsi dengan baik untuk jangka waktu yang sangat lama.</p>
<p>Jadi, Teman-teman sudah paham kan jenis-jenis material besi modern yang cocok untuk bahan pagar balkon?. Ok. Jika Anda ingin konsultasi atau pesan desain ruko. Silahkan hubungi kami melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-besi-yang-bagus-untuk-pagar-balkon-ruko-dan-contoh-desain-part-2-of-3/">Material Besi Yang Bagus Untuk Pagar Balkon Ruko Dan Contoh Desain [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
