<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arsitekno Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/category/arsitekno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/category/arsitekno/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Oct 2024 00:55:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>Arsitekno Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/category/arsitekno/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 00:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan baja]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pengelasan baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5450</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekerjaan las pada konstruksi baja sifatnya wajib. Alias pasti dilakukan. Seberapa banyak?. Jawabnya tergantung oleh besar kecilnya bangunan, dan seberapa urgen tujuan pengelasan baja harus dilakukan. Dalam hal ini mari garisbawahi kata urgen. Kaitannya adalah dengan sistem sambungan konatruksi baja yang hanya terdiri dari 2 macam. Yakni baut dan las. Sejauh pengetahuan dan pengalaman Kami, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/">Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pekerjaan las pada konstruksi baja sifatnya wajib. Alias pasti dilakukan. Seberapa banyak?. Jawabnya tergantung oleh besar kecilnya bangunan, dan seberapa urgen tujuan pengelasan baja harus dilakukan.</p>
<p>Dalam hal ini mari garisbawahi kata urgen. Kaitannya adalah dengan sistem sambungan konatruksi baja yang hanya terdiri dari 2 macam. Yakni baut dan las.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2421" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg" alt="Pengelasan baja juga salah satu penyebab terjadinya karat pada konstruksi baja" width="640" height="427" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/09/Pengelasan-baja-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Sejauh pengetahuan dan pengalaman Kami, paling dominan diantara 2 sistem sambungan tersebut adalah las. Karena untuk mengaplikasikan sambungan baut selalu membutuhkan proses pengelasan. Sementara untuk menyambung konstruksi baja bisa dilakukan hanya dengan mengadalkan las. Alias tidak perlu menggunakan mur baut.</p>
<h2>Tujuan dan ragam pekerjaan las</h2>
<p>Proses pengelasan pada materail baja yang akan digunakan untuk konstruksi bangunan dapat dibedakan menurut tempat pelaksanaan pekerjaan. Ada 2 yaitu di workshop dan di proyek.</p>
<p>Pekerjaan las yang dilaksanakan di workshop identik dengan tahap pabrikasi. Sementara proses pengelasan yang dilakukan di lapangan (proyek) identik dengan tahap ereksen.</p>
<h3>A. Pengelasan baja saat pabrikasi</h3>
<p>Secara umum tujuan pengelaaan baja konstruksi pada tahap pabrikasi dilalukan untuk:</p>
<h4>1. Menyambung material baja</h4>
<p>Misal ketika Anda ingin membuat kuda-kuda WF panjang 13,50 meter. Maka untuk mencapai panjang tersebut Anda harus menyambung material yang menyerupai hurif H tersebut dengan dengan cara mengelas.</p>
<p>Pada kasus seperti ini harus diakui memang pilihan alat sambung tidak hanya las. Tetapi bisa juga dilakukan dengan cara mur baut. Tetapi hemat kami untuk bentangan yang panjang pilihan terbaik adalah menyambung dengan cara mengelas.</p>
<p>Contoh lain. Sebuah kondisi yang berbeda dengan contoh pertama. Ketika Anda membuat sebuah grill tutup saluran, teralis pintu atau jendela, serta pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya non struktur. Satu-satunya cara untuk menyambung rangka besi adalah las.</p>
<h4>2. Menyatukan komponen konstruksi</h4>
<p>Misal ketika membuat sebuah tiang kolom yang terbuat dari baja <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/" target="_blank" rel="noopener">H Beam</a>. Komponen-komponen yang diperlukan pada kolom tersebut dan harus dipasang dengan cara las adalah:<br />
&#8211; Base plate (pelat landas)<br />
&#8211; Plat rib kolom<br />
&#8211; Plat rib plendes<br />
&#8211; Cover plate (plat tutup)</p>
<p>Sementara itu untuk membuat sebuah balok induk menggunakan material baja WF. Ragam komponen yang diperlukan dan harus di las pada material WF adalah:<br />
&#8211; Pelat lekat (clead plate)<br />
&#8211; Plat.stiffner<br />
&#8211; Voute baja</p>
<p>Maka seluruh komponen-kompoenen tersebut harus terpasang menggunakan las, supaya sebuah kolom baja H Beam atau balok baja WF bisa terbentuk dengan sempurna. Serta dapat digunakan untuk keperluan konstruksi bangunan.</p>
<p>Contoh ketiga. Ketika membuat sebuah kanopi besi holow. Pada dasarnya elemen tambahan yang dibutuhkan adalah hanya pelat landas. Namun demikian bukan berarti pengelasan hanya dilakukan pada material pelat itu saja. Tetapi termasuk pada seluruh tangka kanopi yang terbuat dari besi holow. Mengapa demikian?, karena sistem sambungan rangka kanopi holow ideal adalah menggunakan las. Sehingga tampak minimalis dan pengerjaannya pun praktis (hemat waktu dan biaya).</p>
<h3>B. Tujuan pengelasan baja di proyek</h3>
<p>Pengelasan baja di proyek maksudnya adalah proses pengerjaan sebuah material yang dilakukan pada saat hendak ereksen atau pasca ereksen konstruksi baja di lapangan (site). Secara umum ragam pengelasan dilakukan untuk tujuan:</p>
<ol>
<li>Memasang angkur pada besi tulangan kolom/balok beton</li>
<li>Memasang shear connentor pada balok dan tiang kolom baja</li>
<li>Pasang rangka talang pada gording</li>
<li>Pasang<a href="https://arsitekta.com/rangka-lisplang-besi-cnp-dan-rangka-litplang-besi-siku/"> rangka lisplang</a> pada konsol</li>
</ol>
<p>Selain 4 jenis pekerjaan tersebut diatas pengelasan juga sering dilakukan untuk memasang elemen tambahan pada konstruksi baja yang spesifik. Misalnya ketika memasang usuk dan reng baja pada rangka atap rumah tinggal.</p>
<p>Singkatnya, pengelasan di lapangan sifatnya fleksibel. Dalam artian sejauh mana RKS baja menjelaskan tentang metode pekerjaan las yang boleh dilakukan di lapangan dan yang tidak. Maka syarat-syarat dalam RKS tersebut lah yang menjadi acuan untuk melakukan pengelasan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5213" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg" alt="plat landas kolom pipa baja yang berbentuk bulat" width="750" height="750" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja-300x300.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-pipa-baja-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p>Khusus pekerjaan tertentu, misalnya ketika membuat kuda-kuda pipa lengkung bentang besar. Umumnya proses bending pipa dan pabrikasi rangka batang kuda-kuda harus dilakukan dilapangan. Supaya lebih praktis dan muda untuk melakukan ereksen. Oleh sebab itu RKS baja pun sering dibuat dengan cara menyesuaikan kondisi konstruksi bangunan yang akan dibuat.</p>
<p>Ini lah yang yang Kami sebut bahwa tujuan pengelasan baja konstruksi dilapangan pada dasarnya bersifat fleksibel atau boleh disebut tidak terbatas. Karena ada faktor-faktor non teknis yang sering menjadi pertimbangan utama. Akan tetapi, walau demikian tidak serta merta pengelasan boleh dilakukan asal-asalan. Melainkan harus sesuai dengan rencana dan metode kerja.</p>
<h2>Tujuan pengelasan baja pada konstruksi lama</h2>
<p>Selain terhadap konstruksi baja yang baru. Pengelasan juga sering.dilakukan pada konstruksi baja yang lama (eksisting). Pekerjaan ini sering disebut renonasi atau ekspansi. Misal, ketika sebuah bangunan pabrik hendak diperbesar/diperluas dengan cara menyambung bangunan lama. Otomatis sebagian dari konstruksi bangunan lama digunakan menjadi bagian dari bangunan yang baru.Dalam hal ini komponen konstruksi bangunan baja lama yang sering dimanfaatkan sebagai bagian dari dan terhubung langsung dengan konstruksi bangunan baja yang baru adalah:</p>
<ul>
<li>Tiang kolom</li>
<li>Balok induk</li>
<li>Konsol</li>
<li>Kanopi</li>
</ul>
<h3>1. Fungsi pengelasa pada kolom dan balok baja lama</h3>
<p>Ketika ekspansi bangunan dilakukan pada sisi kanan atau kiri bangunan lama. Maka tiang kolom lama dapat digunakan sekaligus sebagai tiang kolom bangunan yang baru untuk memasang kuda-kuda baja. Oleh sebab itu Anda hanya memerlukan tambahan kolom baru pada satu sisi bangunan yang baru.</p>
<p>Demikian halnya dengan ekspansi dak eksisting. Selain sebagian tiang kolom lama dapat Anda gunakan, balok baja yang sudah terpasang sebelumnya juga boleh Anda manfaatkan sebagai bagian dari dak yang baru.</p>
<p>Maka dengan cara-cara tersebut diatas Anda telah melakukan langkah-langkah efisiensi biaya. Mulai dari struktur pondasi, tiang maupun balok. Termasuk dalam hal penagadaan material baja serta pengelasannya.</p>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas, diketahui pula bahwa tujuan pengelasan baja eksisting (tiang kolom/baja ) adalah untuk menghubungkan antara konstruksi bangunan lama dengan bangunan yang baru, supaya menjadi satu kesatuan yang sama-sama kokoh.</p>
<h3>2. Tujuan pengelasan konsol dan kanopi baja lama</h3>
<p>Ketika menyatukan antara bangunan yang baru dengan yang lama, selain struktur konstruksi yang saling terhubung satu sama lain, elemen arsitektural bangunan juga sering harus disamakan pemasangannya. Contoh elemen arsitektural adalah konsol dan kanopi. Maka dari itu diperlukan satu sistem sambungan yang pas. Dalam hal ini adalah las.</p>
<p>Pengelasan pada konsol baja lama terjadi ketika Anda hendak memasang rangka <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-talang-datar-galvalum-sheet-plate/">talang</a> tengah. Rangka talang tengah ini berfungsi sebagai wadah menampung dan menyalurkan air hujan yang berasal dari atap bangunan lama dan atap bangunan yang baru. Contoh rangka talang tengan seperti terlihat pada gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2982" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg" alt="Gambar rangka talang yang terbuat dari baja profil siku" width="700" height="431" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg 700w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku-300x185.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a></p>
<p>Sementara itu tujuan pengelasan baja pada kanopi umumnya dilakukan untuk menyambung antara gording lama dengan yang baru. Dengan demikian maka atap kanopi terpasang dengan rata dan cantik. Serta fasad bangunan yang lama dan yang baru tidak terlihat kontras (beda).</p>
<h2>Tolak ukur pengelasan baja konstruksi</h2>
<p>Sebagaimana Saya jelaskan diatas bahwa pengelasan baja konstruksi yang baru, ketika pengelasan tersebut dilakukan di proyek adalah bersifat fleksibel alias tidak terbatas. Akan tetapi terikat pada RKS pekerjaan baja yang telah direncanakan sejak awal. Hal itu tidak terjadi pada pengelasan baja konstruksi eksisting.</p>
<p>Pengelasan baja konstruksi eksisting untuk keperluan konstruksi bangunan yang baru (ekspansi) sering dilakukan situasional. Alias menyesuaikan kondisi konstruksi baja yang lama. Oleh sebab itu ragam jenis pekerjaan, serta metode pengelasan kerap tidak terencana.</p>
<p>Contoh. Ketika Anda memasang gantungan lampu pada rangka atap baja yang tertutup oleh plafon. Diatas <a href="https://mamikos.com/info/jenis-kertas-dan-kegunaanya-dengan-gambarnya-gnr/">kertas</a> bisa dipastikan bahwa gantungan lampu tersebut pasti kokoh. Akan tetapi, titik pemsangan gantungan lampu tidak dapat Anda pastikan apakah sejajar dengan kuda-kuda baja atau tidak. Sebab kuda-kuda tertutup oleh plafon.</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya apakah Anda bisa memastikan bahwa gantungan lampu tersebut kokoh, padahal tidak terpasang pada kuda-kuda?. Dan apakah pemasangan dapat dilakukan dengan las, sementara gantungan lampu hanya terpasang pada sebuah gording?.</p>
<p>Jadi tujuan pengelasan baja eksisting tidak serta merta sama dengan pengeasan baja konstr<span style="font-size: 16px; font-style: normal; font-weight: 400;">u</span><span style="font-size: 16px;">ksi yang baru. Sebab pengelasan kontruksi baja yang baru dapat direncanakan sejak awal, serta kemungkinan meleset dari perencanaan sangat kecil. Sementara pengelasan pada kostruksi baja yang lama sering tidak terprediksi. Sehingga kemungkinan besar metode kerja las berubah sewaktu-waktu.</span></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tujuan-pengelasan-konstruksi-baja/">Tujuan Pengelasan Baja Konstruksi Yang Baru Dan Lama Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Difinisi Fisik Bangunan Yang Sebenarnya Dan Ragam Contoh</title>
		<link>https://arsitekta.com/difinisi-fisik-bangunan-dan-contoh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 00:37:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[contoh-contoh bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[kontruksi bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian fisik bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[ragam bangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu yang sering terdengar di adopsi dari bidang kesehatan adalah istilah fisik. Digunakan juga dalam proyek bangunan dengan istilah fisik bangunan. Apakah Anda tergolong asing dengan istilah ini?. Memang istilah yang sering dipakai pada proyek bangunan sangat banyak. Dan kerap berasal dari istilah-istilah yang familiar pada bidang keilmuan yang lain. Misal dari bidang kesehatan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/difinisi-fisik-bangunan-dan-contoh/">Difinisi Fisik Bangunan Yang Sebenarnya Dan Ragam Contoh</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu yang sering terdengar di adopsi dari bidang kesehatan adalah istilah fisik. Digunakan juga dalam proyek bangunan dengan istilah fisik bangunan. Apakah Anda tergolong asing dengan istilah ini?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bangunan-gedung-yang-berwarna-warni.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4987" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bangunan-gedung-yang-berwarna-warni.jpg" alt="Contoh-contoh (tampilan) bahan pelapis konstruksi bangunan" width="900" height="600" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bangunan-gedung-yang-berwarna-warni.jpg 900w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bangunan-gedung-yang-berwarna-warni-300x200.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/bangunan-gedung-yang-berwarna-warni-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></a></p>
<p>Memang istilah yang sering dipakai pada proyek bangunan sangat banyak. Dan kerap berasal dari istilah-istilah yang familiar pada bidang keilmuan yang lain. Misal dari bidang kesehatan, kedokteran, ekonomi dan keuangan, fisika dan sebaginya.</p>
<p>Lalu ketika digunakan pada proyek bangunan otomatis difinisi istilah-istilah tersebut berubah. Sesuai dengan konteks dimana istilah tersebut digunakan.</p>
<p>Hal ini menjadi perhatian Saya, karena Saya melihat akhir-akhir ini melalui video Youtube banyak yang menggunakan istilah baru dalam dunia konstruksi. Yang sulit dimengerti oleh umum, karena pada dasarnya penggunaan istilah tersebut juga kurang pas.</p>
<h2>Pengertian dan ragam proyek bangunan</h2>
<p>Fisik bangunan adalah bentuk struktur dan konstruksi sebuah bangunan yang terlihat dengan kasat mata telah selesai dikerjakan oleh sejumlah tenaga kerja, dan sesuai dengan gambar rencana.</p>
<p>Jadi fisik dalam hal ini boleh kita artikan adalah rangkaian pekerjaan struktural bangunan. Misal sebuah bangunan gedung bertingkat. Fisiknya adalah pondasi, tiang kolom, balok dak, lantai beton dan rangka atap.</p>
<p>Nah, yang menjadi persoalan jenis proyek bangunan kan bukan hanya bangunan gedung?. Menurut Permen PUPR Nomor 26 Tahun 2018 adalah terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:</p>
<ol>
<li>Bangunan gedung dan permukiman</li>
<li>Konstruksi jalan dan jembatan</li>
<li>Bangunan Sumber Daya Air (SDA).</li>
</ol>
<p>Jadi, kalau kita merujuk pada Permen tersebut berarti fisik untuk masing-masing bangunan jelas berbeda. Bahkan dalam satu kategori bangunan sering terdapat perbedaan yang signifikan. Misal kategori jalan dan jembatan. Maupun bangunan air.</p>
<p>Konstruksi jalan dan jembatan jelas berbeda jauh, namun tetap dibuat menjadi satu kesatuan. Karena saling berkaitan baik dalam hal fungsi maupun pada saat proses pengerjaan dan pemeliharaan.</p>
<p>Demikian juga bangunan air. Ragam pekerjaan di bidang ini sangat banyak dan kompleks. Sehingga dipastikan fisik bangunan yang terlihat juga berbeda jauh antara yang satu dengan yang lain.</p>
<p>Contoh bangunan waduk dan tanggul penahan bibir pantai. Waduk umumnya dibangun di daratan yang luas, berbentuk bundar dan berisi jutaan kubik air. Sementara tanggul penahan bibir pantai bentuknya memanjang, serta berkelok-kelok.</p>
<h3>a. Fisik bangunan rumah tinggal</h3>
<p>Salah satu contoh bangunan kategori gedung adalah rumah tinggal. Dalam hal ini tidak dibatasi apakah bertingkat atau tidak. Sebab semua rumah tinggal adalah tergolong bangunan gedung.</p>
<p>Lebih spesifik lagi kita ambil sebuah contoh rumah tinggal <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-rumah-tingkat-biasa-dengan-desain-split-level/" target="_blank" rel="noopener">split level</a>, yang dibangun di atas tapak yang miring. Struktur fisik pada bangunan ini antara lain:<br />
1. Dinding Penahan Tanah (DPT)<br />
2. Pondasi tapak atau pancang<br />
3. Sloof beton<br />
4. Kolom struktur<br />
5. Balok struktur lantai<br />
6. Lantai cor/beton<br />
7. Konstruksi atap.</p>
<p>Lalu, bila kita bandingkan dengan bangunan yang sama. Namun pembangunannya dilakukan diatas permukaan tanah yang datar. Otomatis terdapat pula perbedaan. Perhatikan gambar pada paragraf 1.</p>
<p>Perbedaan tersebut selain terletak pada tampak samping bagunan, tetapi juga pada struktur bangunan. Dimana pemasangan DPT tidak perlu dilakukan jikalau permukaan tanah datar. Melainkan hanya pada tapak yang miring.</p>
<p>Sampai disini terbukti bahwa sekalipun jenis dan gaya arsitektur bangunan sama 100%, hal itu tidak menjamin bahwa tampak dan sistem struktur yang diterapkan pada bangunan bisa sama. Akan tetapi berbeda sesuai dengan kontur tanah dimana bangunan tersebut dibangun.</p>
<h3>b. Fisik bangunan jembatan</h3>
<p>Dalam hal ini misal jembatan berada diantara 2 buah pulau. Seperti jembatan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Nasional_Suramadu">Suramadu</a>, Jawa Timur. Struktur fisik bangunan yang menghubungkan pulau Jawa dan Madura ini adalah:<br />
&#8211; Pondasi caisson<br />
&#8211; Balok beton bentang 80 meter<br />
&#8211; Konstruksi penyeimbang kabel tinggi 140,0 m<br />
&#8211; Konstruksi lantai jembatan komposit tebal 2,4 m<br />
&#8211; Struktur kabel tarik diameter 550 dan 140 mm<br />
&#8211; Konstruksi railing pakai besi holow 200x200x8 mm dan <a href="https://arsitekta.com/borongan-pekerjaan-besi-pipa-dan-besi-holow/">besi pipa</a> dia.3,5&#8243;.</p>
<p>Contoh kedua kita ambil konstruksi jembatan layang MBZ, yang terbentang dari Simpang Susun Cikunir sampai Kerawang. Struktur utama konstruksi jalan tol yang dibangunan Tahun 2017-2019 ini seluruhnya terbuat dari beton bertulang. Dan sama sekali tidak menggunakan struktur kabel, layaknya yang terdapat di Suramadu.</p>
<p>Jadi kalau kedua jembatan ini kita bandingkan dari segi biaya, kemudahan pengerjaan hingga perawatan tentu jembatan layang MBZ lebih unggul. Namun dari segi tanpilan fisik jelas jembatan Suramadu lebih eksotis. Karena berada diatas permukaan laut.</p>
<h3>c. Fisik bangunan air</h3>
<p>Bangunan air yang relatif sederhana adalah irigasi. Dan yang cukup kompleks misalnya reklamasi pantai. Persamaan kedua proyek ini adalah bersinggungan langsung dengan air. Oleh sebab itu disebut bangunan air. Jadi, bangunan air artinya bukan lah bangunan yang terbuat dari air. Tapi, proyek bangunan yang dikerjakan untuk mengedalikan, menjaga dan memanfaatkan air untuk kesejahteraan hidup.</p>
<p>Bangunan irigasi secara fisik adalah jalur aliran air yang dibentuk sedemikian rupa dengan menggunakan material batu belah atau batu bata yang dihaluskan dengan cara plester serta aci.</p>
<p>Sementara jenis bangunan air yang lain adalah bedungan. Bendungan bentuknya tidak memanjang layaknya irigasi. Tapi hanya berada pada satu tempat dimana air akan ditampung sementara sebelum di alirkan pada saluran irigasi.</p>
<p>Jadi, sekalipun irigasi dan bandungan sering ditemukan pada satu proyek konstruksi namun fisik kedua bangunan itu jauh berbeda. Satu bediri kokoh dengan ketinggian tertentu, sedangkan yang satu lagi nyaris rata dengan tanah, serta berkelok-kelok.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang arti fisik bangunan. Berikut ragam jenis dan contoh-contoh fisik bangunan itu sendiri. Semoga bermanfaat. Dan, bilamana Anda membutuhkan desain bangunan maupun kontruksi baja profil atau konstruksi baja ringan silahkan hubungi nomor yang terdapar pada <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/difinisi-fisik-bangunan-dan-contoh/">Difinisi Fisik Bangunan Yang Sebenarnya Dan Ragam Contoh</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerusakan Rumah Dan Cara Identifikasi Terkini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kerusakan-rumah-dan-cara-identifikasi-terkini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2024 20:20:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[desain rumah]]></category>
		<category><![CDATA[identifikasi kerusakan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tinggal mewah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5438</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kerusakan rumah tinggal dan bangunan gedung secara umum disebakan oleh 2 faktor, yaitu faktor teknis dan non teknis. Pengertian, kondisi dan penyebab 1. Faktor teknis Kerusakan akibat faktor teknis artinya sebuah kondisi yang tidak seharusnya terjadi pada bangunan akibat dari kesalahan: 1]. Desain/perancangan, 2]. Pemakaian bahan, dan 3]. Pengerjaan. Jadi dalam hal ini orang yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-rumah-dan-cara-identifikasi-terkini/">Kerusakan Rumah Dan Cara Identifikasi Terkini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kerusakan rumah tinggal dan bangunan gedung secara umum disebakan oleh 2 faktor, yaitu faktor teknis dan non teknis.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Bangunan-rumah-tinggal-minimalis-modern.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4940" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Bangunan-rumah-tinggal-minimalis-modern.jpg" alt="Contoh desain rumah tinggal split level 5 lantai" width="900" height="556" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Bangunan-rumah-tinggal-minimalis-modern.jpg 900w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Bangunan-rumah-tinggal-minimalis-modern-300x185.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Bangunan-rumah-tinggal-minimalis-modern-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></a></p>
<h2>Pengertian, kondisi dan penyebab</h2>
<h3>1. Faktor teknis</h3>
<p>Kerusakan akibat faktor teknis artinya sebuah kondisi yang tidak seharusnya terjadi pada bangunan akibat dari kesalahan: 1]. Desain/perancangan, 2]. Pemakaian bahan, dan 3]. Pengerjaan.</p>
<p>Jadi dalam hal ini orang yang bertanggungjawab sepenuhnya adalah jasa arsitek yang merancang bangunan, dan jasa konstruksi (kontraktor) yang menyediakan serta mengerjakan bangunan.</p>
<p>Namun demikian pula terdapat pihak yang secara tidak langsung akan dimintai pertanggungjawaban yaitu konsultan pengawas, atau sering disebut MK (Manajemen Konstruksi). Karena selama proses konstruksi tidak melaksanakan tugas dengan baik.</p>
<p>Bagimana kalau pembangunan dilakukan tanpa menggunakan arsitek dan kontraktor?. Melainkan dengan cara memanggil tukang dan sistem harian. Berarti yang bertanggungjawab sepenuhnya pada kerusakan rumah tersebut adalah pemilik.</p>
<p>Mengapa demikian?. Karena sekalipun banyak masukan yang diberikan oleh tukang, namun sesungguhnya semua keputusan ada pada pemilik rumah. Jadi, tukang tidak pantas dimintai pertanggungjawaban. Atas kerusakan akibat faktot teknis.</p>
<p>Walau terlihat skeptis karena membela profesi tukang. Dan mungkin bertolak belakang dengan pandangan beberapa orang awam. Memang demikian seharusnya. Karena profesi tukang adalah pelaksana pekerjaan, bukan orang yang memustuskan hal-hal yang berkaitan dengan teknis.</p>
<p>Orang yang berwenang mengenai hal-hal teknis adalah arsitek dan insyiniur. Nah, karena dalam konteks ini tidak melibatkan kedua profesional tersebut berarti yang bertanggungjawab sepenuhnya adalah pemilik bangunan. Sebab pemilik bangunan yang memutuskan tidak menggunakan jasa arsitek/insyiniur.</p>
<h4>A. Contoh kerusakan rumah tinggal akibat pemakaian material yang salah</h4>
<p>Indikasinya dapat kita ketahui jikalau tidak berfungsi dengan benar. Misal pemasangan pipa dan kran air ukuran 3/4&#8243;. Padahal sumber air bersih hanya mengandalkan PDAM. Maka dipastikan air tidak lancar.</p>
<p>Contoh kedua menggunakan cat tidak sesuai aturan pakai. Misal cat tembok interior digunakan di luar (eksterior), dipastikan tembok cepat berjamur dan mengelupas.</p>
<p>Mengenai pemakaian material selalu berdampak langsung pada tampilan sebuah bangunan. Oleh sebab itu kerusakan pada bangunan boleh diartikan tidak hanya bersifat fisik, namun termasuk psikis. Yaitu pandangan orang terhadap estetika bangunan menimbulkan beragam pertanyaan. Termasuk kurang nyaman.</p>
<h4>B. Contoh kerusakan rumah ibadah akibat pengerjaan yang tidak benar</h4>
<p>Proses pengerjaan rumah ibadah <a href="https://www.youtube.com/watch?v=0ITUbIYdAk8">gereja</a> yang sering terjadi adalah membuat trap tangga terlalu tinggi. Akibatnya anak-anak dan lansia sulit untuk menggunakan utilitas pejalan kaki tersebut.</p>
<p>Sering pula tidak disertai dengan ramp untuk disabilitas. Sehingga untuk masuk ke ruang ibadah para penyadang cacat harus dibopong oleh keluarga yang bersangkutan.</p>
<p>2 contoh diatas termasuk kerusakan bangunan dalam fungsi akkibat proses pengerjaan yang tidak benar. Seharusnya aspek-aspek fungsi selalu dijadikan proritas dalam hal pelaksanaan pekerjaan bangunan. Dibarengi dengan material yang tepat. Maka hasilnya akan sempurna.</p>
<p>Sampai disini mungkin Saudara bertanya mengapa tidak menyinggung kerusakan yang berkaitan dengan struktur/arsitektur bangunan?. Jawabnya karena hal tersebut terkait dengan proses perancangan bangunan.</p>
<p>Contoh-contoh kegagalan struktur bangunan telah Saya bahas sebelumnya dalam artikel khusus. Artikel tersebut dapat Anda temui melalui <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-struktur-bangunan-yang-paling-serius-dan-harus-ditangani-segera/">tautan</a> ini.</p>
<h3>2. Faktor non teknis</h3>
<p>Kerusakan rumah akibat faktor non teknis terbagi lagi menjadi 2 yaitu:<br />
1. Faktor internal. Yaitu perlakuan manusia yang tidak benar terhadap bangunan. Dalam hal ini adalah pemilik maupun orang-orang yang menggunakan bangunan.<br />
2. Faktor eksternal. Yaitu kondisi alam dan lingkungan yang buruk. Misal gempa, banjir, hujan badai, debu vulkanik, huru-hara dan sebagainya.</p>
<p>Perlakukan yang tidak benar terhadap sebuah bangunan antara lain:</p>
<ol>
<li>Membuat gantungan pakaian sembarang tempat dan menggunakan paku</li>
<li>Memasang lampu tambahan dan membiarkan kabel listrik telanjang di dinding</li>
<li>Tidak pernah membersihkan atap dan talang air</li>
<li>Membersihkan lantai keramik menggunakan pembersih yang mengandung zat kimia</li>
</ol>
<h2>Cara identifikasi kerusakan bangunan gedung</h2>
<p>Kerusakan rumah maupun gedung dapat diketahui dengan cara melalukan pengamatan langsung pada objek konstruksi bangunan. Namun bukan otomatis objek tersebut yang mengalami kerusakan.</p>
<p>Misal terhadap langit-langit. Bila terdapat flek pada permukaan berarti kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh atap bocor. Jadi yang perlu diperbaiki petama sekali adalah atap, lalu <a href="https://arsitekta.com/menghitung-biaya-cat-ulang-konstruksi-baja-lama/">mengecat ulang</a> langit-langit.</p>
<p>Contoh kedua lantai keramik pecah. Kemungkinan bukan karena pemasangan yang salah, melainkan ada akar pohon menjalar dibawah. Sehingga lantai keramik terdorong ke atas, lalu retak.</p>
<p>Namun demikian diluar contoh-contoh di atas, sering pula komponen konstruksi bangunan yang diamati sekaligus menjadi objek yang harus diperbaiki. Misalnya dinding yang retak, engsel pintu lepas dan sebaginya.</p>
<p>Singkatnya sangat mudah melakukan identifikasi kerusakan bangunan. Sebab tanpa perlu menggunakan alat khsusu/canggih, serta tidak perlu dilakukan oleh profesional.</p>
<p>Oleh sebab itu untuk mencegah kerusakan rumah makin parah, baiknya luangkan waktu Anda mengamati seluruh konstruksi bangunan rumah. Serta lamgsung memberi tanda (mencatat) titik-titik potensi kerusakan. Untuk dilakukan perbaikan kemudian hari. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kerusakan-rumah-dan-cara-identifikasi-terkini/">Kerusakan Rumah Dan Cara Identifikasi Terkini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plus Minus Tiang Kolom Tengah Pada Bangunan Bentang Lebar</title>
		<link>https://arsitekta.com/plus-minus-tiang-kolom-tengah-pada-bangunan-bentang-lebar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 20:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[kolom baja]]></category>
		<category><![CDATA[kolom tengah baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda bentang lebar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap bahan dan bentuk konstruksi bangunan memang punya kelebihan dan kekurangan. Hal itu akibat dari bentuk desain konstruksi bangunan itu sendiri. Dimana umumnya tidak ditentukan atas pertimbangan ketersediaan material dan bahan bangunan. Salah satunya tentang tiang kolom tengah. Kolom atau tiang (pilar) pada umumnya terdapat pada sisi tepi bangunan. Tetapi terlepas dari unsur sengaja atau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-tiang-kolom-tengah-pada-bangunan-bentang-lebar/">Plus Minus Tiang Kolom Tengah Pada Bangunan Bentang Lebar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bahan dan bentuk konstruksi bangunan memang punya kelebihan dan kekurangan. Hal itu akibat dari bentuk desain konstruksi bangunan itu sendiri. Dimana umumnya tidak ditentukan atas pertimbangan ketersediaan material dan bahan bangunan. Salah satunya tentang tiang kolom tengah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-implementasi-kuda-kuda-castellated.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1858" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-implementasi-kuda-kuda-castellated.jpg" alt="Tiang kolom tengah yang terbuat dari baja WF pada bangunan pabrik bentang 50,0 m" width="768" height="406" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-implementasi-kuda-kuda-castellated.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-implementasi-kuda-kuda-castellated-300x159.jpg 300w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></a></p>
<p>Kolom atau tiang (pilar) pada umumnya terdapat pada sisi tepi bangunan. Tetapi terlepas dari unsur sengaja atau kareka terpaksa, tidak jarang ditemui pula berada di tengah-tengah sebuah bangunan.</p>
<p>Hal tersebut akhirnya mengundang tanda tanya, apakah tidak ada solusi lain atas keberadaan tiang tersebut.</p>
<h2>Pengertian, ciri khas dan ragam kolom tengah</h2>
<p>Tiang kolom tengah adalah sejumlah konstruksi penopang tambahan yang terpasang secara tegak lurus diantara 2 buah pilar utama bangunan, dan dengan jarak tertentu antara satu sama lain.</p>
<p>Selain diterapkan bangunan bentang lebar, ciri khas kolom tengah antara lain:</p>
<ol>
<li>Lebih tinggi dibanding kolom tepi</li>
<li>Dimensi material lebih besar atau sama dengan dimensi kolom tepi</li>
<li>Tidak menyatu dengan dinding</li>
<li>Segaris/sejajar dengan kolom tepi</li>
<li>Berfungsi sebagai penopang balok atau <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/" target="_blank" rel="noopener">kuda-kuda.</a></li>
</ol>
<h3>Ragam bahan dan pilihan yang terbaik</h3>
<p>Secara umum ada 3 jenis material yang bagus untuk pilar bangunan yaitu beton bertulang, baja profil dan kayu. Namun diantara 3 jenis material tersebut paling sering diterapkan sebagai tiang tengah adalah baja dan beton.</p>
<p>Sementara itu diantara sekian banyak ragam material baja profil yang paling cocok untuk tiang kolom tengah adalah WF dan H Beam. Kemudian disusul oleh besi pipa dan UNP double. Dan pilihan terakhir adalah baja profil gabungan (tersusun).</p>
<p>Material baja selalu menjadi pilihan utama untuk bahan pilar karena terkenal sangat kokoh menahan gaya aksial. Sehingga tidak mengakibatkan kerusakan pada konstruksi ketika bangunan telah operasi/difungsikan.</p>
<p>Dari segi proses pemasangan kolom baja juga lebih cepat dibanding kolom beton. Serta dapat diterapkan pada segala jenis bangunan gedung. Mulai dari 1 lantai sampai dengan ratusan. Diaplikasikan dengan metode yang sama, yaitu sistem las dan baut.</p>
<p>Singkatnya dalam hal pembuatan tiang pada setiap jenis bangunan material baja profil tidak ada lawan. Alias tidak tertandingi. Baik dari segi kekuatan, fungsi maupun proses pemasangan.</p>
<p>Oleh sebab itu pemilihan kolom beton bertulang sebenarnya hanya sebagai alternatif. Yaitu disebabkan oleh keterbatasan dana atau karena bangunan hanya tingkat 1 dan 2.</p>
<h3>Jumlah tiang kolom tengah yang ideal dan dimensi material</h3>
<p>Pada bangunan bentang 50,0 seperti gambar yang terlihat di paragraf 1. Jumlah kolom WF yang diletakkan di tengah bentangan ada 2. Masing-masing jarak kolom adalah 12,5 dan 25,0 meter.</p>
<p>12,5 meter maksudnya jarak kolom WF tengah dengan kolom WF tepi. Sementara 25,0 m adalah jarak antara kedua kolom WF tengah. Jadi, tofal kesuluruhan bentangan adalah:<br />
= 12,5 + 25,0 + 12,5<br />
= 50,0 meter.</p>
<p>Adapun dimensi material yang digunakan untuk kolom tepi maupun kolom tengah pada konstruksi bangunan tersebut adalah sama-sama WF 300 asli. Ukuran lengkapnya adalah WF 300x150x6,5&#215;9.</p>
<p>Disini Saya memakai istilah baja WF asli karena baja profil yang menyerupai huruf H ini sebenarnya dapat juga diciptakan dengan memanfaatkan material baja yang lain. Atau terkenal dengan baja WF buatan. Yaitu dengan menggunakan besi plat dan besi siku. Sebagaimana telah Saya bahas sebelumnya dalam <a href="https://arsitekta.com/membuat-baja-h-beam-dengan-cara-modifikasi-wf-dan-siku/">artikel</a> ini.</p>
<h3>Tata letak kolom WF tengah</h3>
<p>Penempatan tiang kolom tengah yang terbuat dari baja WF umumnya ditentukan dengan cara:</p>
<ol>
<li>Membatasi anggaran biaya yang akan dialokasikan untuk kuda-kuda baja.</li>
<li>Membuat simulasi perkiraan total tonase material baja yang akan digunakan untuk tiang kolom.</li>
</ol>
<p>[Penjelasan poin 1]. Bangunan bentang 50,0 sampai 80,0 meter tanpa kolom tengah sebenarnya tidak masalah.</p>
<p>Akan tetapi jika hal itu diterapkan akan berdampak langsung pada besarnya biaya pemasangan kolom baja. Sebab material yang digunakan harus ukuran besar.</p>
<p>Jika tanpa kolom tengah, material kolom tepi pada bangunan bentang 50,0 m minimal WF 588&#215;300. Dan kuda-kuda terbuat dari baja WF 600&#215;200, atau baja kastela 750&#215;200.</p>
<p>[Penjelasan poin 2]. Perkiraan total tonase kolom baja tepi dilakukan pasca penetapan dimensi material yang digunakan. Sebagaimana dijelaskan pada poin 1.</p>
<p>Setelah tonase diketahui berarti Anda dapat menghitung biaya pemasangan kolom, lalu membandingkannya dengan budget. Dengan demikian Anda mengetahui apakah perlu mencari solusi lain agar biaya tidak terlalu besar.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-castellated.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1857" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-castellated.jpg" alt="" width="818" height="370" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-castellated.jpg 818w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-castellated-300x136.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-castellated-768x347.jpg 768w" sizes="(max-width: 818px) 100vw, 818px" /></a></p>
<h2>Kelebihan menggunakan tiang kolom tengah</h2>
<p>Belajar dari kasus diatas, mari Kita bandingkan tonase kolom WF yang diterapkan pada bangunan bentang 50,0 m. Tanpa tiang tengah dan pakai tiang tengah.</p>
<p>Tanpa tiang tengah pakai WF 588&#215;300, tonase material ini adalah:<br />
= 6,0 m x 2 bh x 151,0 kg/m<br />
= 1.812 kg</p>
<p>Nah, jika pakai kolom tengah material yang dugunakan adalah WF 300 dengan tinggi 6,0 dan 8,25 m. Masing-masing sebanyak 2 buah. Berarti total tonase kolom baja WF adalah:<br />
= (6,0 + 8,25) x 2 x 36,7 kg<br />
= 1.045,95 kg</p>
<p>Berdasarkan perbandingan tonase diatas disimpulkan bahwa dengan menggunakan kolom tengah jauh lebih murah dibanding hanya menggunakan kolom tepi. Dimana berdasarkan perhitungan tonase diatas selisih tonase sekitar 42%.</p>
<p>Dampak positif pemasangan kolom tengah secara tidak langsung juga ada. Yakni dimensi kuda-kuda otomatis semakin kecil. Karena dengan adanya tiang kolom tengah berarti bentang kuda-kuda semakin kecil.</p>
<p>Sebagaimana telah Saya jelaskan pada paragraf 13 dan 14. Maka bila Kita bandingkan tonase kuda-kuda WF 300 pasti jauh lebih kecil daripada kuda-kuda baja WF 600&#215;200, maupun kuda-kuda baja kastela 750&#215;200.</p>
<h2>Kekurangan tiang kolom tengah dan solusi</h2>
<p>Secara keseluruhan keberadaan tiang ditengah-tengah bangunan akan membuat ruangan terasa sempit. Dan secara tidak langsung akan mengurangi fungsi maupun estetika <a href="https://arsitekta.com/penataan-ruang-arsitektur-dan-contoh/">penataan ruangan</a>.</p>
<p>Contoh bangunan pabrik yang didalamnya akan diletakkan mesin-mesin produksi. Maka dengan adanya tiang-tiang tersebut otomatis setting mesin tidak bisa dilakulan leluasa. Melainkan harus menyesuaikan pada setiap letak tiang.</p>
<p>Contoh kedua pada sebuah bangunan gudang. Untuk menempatkan setiap rak dan barang tentu Anda juga tidak dapat leluasa. Karena adanya tiang kolom di tengah. Maka dari itu metode penempatan rak/barang harus dilakukan sama dengan contoh bangunan pabrik.</p>
<p>Lalu solusinya bagaimana agar fungsi ruangan tidak berkurang dengan adanya tiang kolom tengah?. Jawabnya mudah. Tentukan letak pasang kolom tengah bersamaan dengan setting layout barang, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mesin">mesin</a>, dan aktivitas.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-tiang-kolom-tengah-pada-bangunan-bentang-lebar/">Plus Minus Tiang Kolom Tengah Pada Bangunan Bentang Lebar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Beban Mati Dan Beban Hidup Bangunan</title>
		<link>https://arsitekta.com/daftar-beban-mati-dan-beban-hidup-bangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2024 20:20:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[beban bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[beban hidup bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[beban mati]]></category>
		<category><![CDATA[berat bahan bangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5406</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beban yang dimaksud disini sama dengan bobot atau berat. Secara umum pada bangunan-bangunan yang berada di Indonesia terbagi menjadi 4 macam, yakni beban mati, bedan hidup, beban angin dan beban khusus. Beban bangunan khusus misalnya gempa, atau kebutuhan-kebutuhan khusus terkait dengan fungsi bangunan. Daftar beban mati bangunan Beban mati sering juga disebut berat sendiri bangunan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/daftar-beban-mati-dan-beban-hidup-bangunan/">Daftar Beban Mati Dan Beban Hidup Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beban yang dimaksud disini sama dengan bobot atau berat. Secara umum pada bangunan-bangunan yang berada di Indonesia terbagi menjadi 4 macam, yakni beban mati, bedan hidup, beban angin dan beban khusus. Beban bangunan khusus misalnya gempa, atau kebutuhan-kebutuhan khusus terkait dengan fungsi bangunan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Konstruksi-bangunan-dari-dalam.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3699" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Konstruksi-bangunan-dari-dalam.jpg" alt="Memahami hakikat dan penggunaan kata konstruksi secara luas. Bukan saja dari segi proyek bangunan." width="500" height="290" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Konstruksi-bangunan-dari-dalam.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Konstruksi-bangunan-dari-dalam-300x174.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h2>Daftar beban mati bangunan</h2>
<p>Beban mati sering juga disebut berat sendiri bangunan, atau beban diam. Adalah bobot seluruh komponen konstruksi bangunan mulai dari paling bawah (pondasi), hingga paling atas (atap).</p>
<p>Bobot masing-masing bahan bangunan yang digunakan sebagai konstruksi bangunan dapat dihitung satu per satu. Namun demikian, jikalau koefisien berat bahan bangunan tidak tersedia, sebagaimana tercantum dalam tabel material baja profil. Maka untuk mengetahui beban bangunan dilakukan berdasarkan tabel berikut.</p>
<h3>a. Material/bahan bangunan</h3>
<p>Alumunium = 2.800 kg/m³<br />
Asbes gelombang kecil = 2,60 kg/m²<br />
Asebes gelombang besar = 7,88 kg/m²<br />
Batuan basal = 3.000 kg/m³<br />
Batu padas keras = 2.700 kg/m³<br />
Batu alam = 2.600 kg/m³<br />
Bata merah = 3 kg/bj<br />
Batu tempel = 30 kg/m²<br />
Batu karang = 700 kg/m³<br />
Bata Ringan = 57,5 kg/m²<br />
Batako = 8 kg/bh<br />
Baut mur M12x1” = 0,08 kg/pcs<br />
Baut mur M16x2” = 0,20 kg/pcs<br />
Blok hebel tebal 10 cm = 48 kg/m²<br />
Bondek tebal 0,55 = 4,75 kg/m²<br />
Batu pualam = 2.700 kg/m³<br />
Beton bertulang = 2.400 kg/m³<br />
Besi tuang = 7.250 kg/m³<br />
Baja = 7.850 kg/m³<br />
Atap genteng beton = 42 kg/m²<br />
Genteng keramik = 43,5 kg/m²<br />
Genteng tanah liat = 40-60 kg/m²<br />
Gypsum board = 17 kg/m²<br />
Granit = 2.800 kg/m³<br />
Kerikil kering campur pasir = 1.650 kg/m³<br />
Kerikil basah dampur pasir = 1.750 kg/m³<br />
Batu kerikil basah/kering = 1.650 kg/m³<br />
Kayu oak dan jati = 750 kg/m³<br />
Kayu api = 550 kg/m³<br />
Kaca = 2.600 kg/m³<br />
Kaca tebal 4 mm = 10 kg/m²<br />
Kawat kaca = 3.000 kg/m³<br />
Kalsiboard tebal 6 mm = 8,80 kg/m²<br />
Lantai keramik = 20,83 kg/m²<br />
Baut mur M19x2,5” = 0,34 kg/pcs<br />
Mur M12 = 0,01 kg/bj<br />
Mur M16 = 0,07 kg/bj</p>
<p>Paving blok tebal 6 cm = 2,5 kg/bj<br />
Pelat terak dapur tinggi = 1.000 kg/m³<br />
Pasir campur batu = 2.500 kg/m³<br />
Pasir sungai campur kerikil basah = 2.000 kg/m³<br />
Rabat beton = 2.200 kg/m³<br />
Semen = 2.100 kg/m³<br />
Semen campur kapur = 1.900 kg/m³<br />
Seng = 7.100 kg/m³<br />
Tanah lempung/liat kering = 1.600 kg/m³<br />
Tanah lempung/liat basah = 2.000 kg/m³<br />
Timah hitam = 11.350 kg/m³<br />
Tembaga = 8.400 kg/m³</p>
<h3>b. Berat konstruksi bangunan</h3>
<p>Beban bangunan berasal dari kesatuan beberapa jenis material, yang dibentuk secara khusus untuk memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan, antara lain:</p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Aspal">Aspal</a> tebal 1 cm = 14 kg/m²<br />
Dinding pasangan bata merah = 450 kg/m²<br />
Dinding batako tebal 10 cm = 120 kg/m²<br />
Kuda-kuda baja WF = 32-42 kg/m²<br />
Kuda-kuda <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-kuda-kuda-pipa-lengkung/" target="_blank" rel="noopener">pipa lengkung</a> = 35-40 kg/m²<br />
Konstruksi baja gudang bentang 20 m = 18,75 kg/m²<br />
Konstruksi baja gudang bentang 60 m = 30,2 kg/m²<br />
Lantai dan balok kayu maksimal bentang 4,5 m = 40 kg/m²<br />
Langit-langit gypsum dan rangka = 35 kg/m²<br />
Langit-langit eternit tebal 4 mm = 11 kg/m²<br />
Penggantung rangka langit-langit kayu = 7 kg/m²<br />
Plesteran tebal 1 cm = 21 kg/m²<br />
Plesteran pakai kapur per cm = 17 kg/m²<br />
Pasangan batu bata merah = 1.700 kg/m²<br />
Pasangan batu belah/bulat = 2.200 kg/m²<br />
Reiling besi = 31,74 kg/m<br />
Rangka dak baja WF = 35-60 kg/m²<br />
Rangka atap besi siku = 40-50 kg/m²<br />
Tangga besi lebar 1,0 m = 83,33 kg/m</p>
<h2>Ragam beban hidup bangunan</h2>
<p>Beban bangunan yang secara khusus disiapkan untuk menunjang fungsi bangunan disebut dengan beban hidup. Beban hidup sama dengan beban berguna, atau sering disebut dengan beban berubah-ubah. Mengapa disebut berubah-ubah?.</p>
<p>Ketika bangunan digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya ketika sebuah lemari diletakkan diatas lantai. Maka lantai tersebut akan menerima beban dari lemari / barang-barang yang terdapat dari lemari. Kemudian, ketika lemari dikosongkan maka beban yang dipikul oleh lantai berkurang. Terlebih lagi, jikalau di atas lantai tidak ada lemari, berarti lantai tidak menerima beban apapun. Itu sebabnya disebut berubah-ubah.</p>
<p>Berikut beban bangunan yang tergolong dalam kategori beban berguna, masing-masing area seperti berikut:</p>
<ul>
<li>Area atap = 100 kg/m²</li>
<li>Pabrik, gudang, garasi/bengkel mobil = 400 kg/m²</li>
<li>Lantai rumah tinggal = 150 – 200 kg/m²</li>
<li>Lantai kantor, toko / sekolah = 250 kg/m²</li>
<li>Tangga rumah = 200 kg/m²</li>
<li>Tangga kantor, toko dan sekolah = 300 kg/m²</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/material-kaca-yang-terbaik-untuk-pagar-balkon/">Balkon</a> = 300 kg/m²</li>
<li>Lantai, serambi dan balkon rumah ibadah = 400 kg/m²</li>
<li>Tribun dengan tempat duduk = 400 kg/m²</li>
<li>Tribun dengan tempat berdiri = 500 kg/m²</li>
<li>Ruang olah raga dan dansa = 400 – 500 kg/m²</li>
<li>Gedung parkir bertingkat bawah = 800 kg/m²</li>
<li>Gedung parkir bertingkat atas = 400 kg/m²</li>
<li>Beban hujan = (40-0,8.a) kg/m²</li>
<li>Area kantilever = 200 kg/m²</li>
</ul>
<p>Daftar beban bangunan ini juga berguna untuk perhitungan struktur bangunan. Jadi bukan sekedar untuk mengetahui berapa berat sebuah bangunan. Tetapi untuk mengetahui dimensi struktur, serta jenis material bangunan yang pantas digunakan. Supaya bangunan berdiri kokoh dan berfungsi sesuai dengan yang direncanakan.</p>
<p>Dengan kata lain, beban mati dan beban hidup pada bangunan wajib diketahui pada saat desain bangunan berlangsung, untuk mengetahui dimensi struktur serta jenis-jenis material bangunan yang tepat untuk menunjang fungsi dan ketahanan bangunan dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/daftar-beban-mati-dan-beban-hidup-bangunan/">Daftar Beban Mati Dan Beban Hidup Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 20:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[pelat buhul]]></category>
		<category><![CDATA[plat lekat]]></category>
		<category><![CDATA[plat simpul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sesuai namanya pelat buhul baja maupun pelat lekat adalah sebenarnya sama-sama terbuat dari plat baja lembaran. Pun sama-sama digunakan untuk keperluan struktur konstruksi baja, yaitu pada waktu yang bersamaan atau secara terpisah. Kedua komponen ini penting Anda pahami karena semua struktur bangunan baja pasti menggunakannya. Baik yang terbuat dari baja WF, H-beam, INP, besi pipa, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/">Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuai namanya pelat buhul baja maupun pelat lekat adalah sebenarnya sama-sama terbuat dari plat baja lembaran. Pun sama-sama digunakan untuk keperluan struktur konstruksi baja, yaitu pada waktu yang bersamaan atau secara terpisah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4025" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg" alt="Contoh pemasangan plat buhul pada rangka jembatan yang terbuat dari baja WF (Sumber: Fixabay.om)" width="450" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Kedua komponen ini penting Anda pahami karena semua struktur bangunan baja pasti menggunakannya. Baik yang terbuat dari baja WF, H-beam, INP, <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/">besi pipa</a>, CNP, UNP maupun struktur baja rekayasa seperti Welded Beam dan Kastela.</p>
<p>Memahami pelat buhul dan pelat lekat berarti Anda mampu mengaplikasikan secara tepat. Sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan struktur/konstruksi bangunan.</p>
<h2>Definisi, fungsi dan ragam pelat buhul baja</h2>
<p>Pelat buhul atau sering juga disebut pelat simpul. Dan dalam <a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">istilah</a> bahasa asing (Inggris) disebut gussets plate. Adalah sistem sambungan struktur baja yang menggunakan pelat baja lembaran secara tunggal atau ganda untuk wadah pemasangan baut mur atau las pada satu titik sambung.</p>
<p>Sampai disini perlu digaris bawahi bahwa fungsi plat buhul ada untuk melakukan pemasangan baut mur, atau las. Sehingga rangka batang konstruksi baja terhubung satu sama lain secara kuat dan kokoh.</p>
<p>Nah ditinjau dari letak pasangnya pelat buhul baja dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni: pelat buhul ganda dan pelat buhul tunggal atau single.</p>
<h3>A. Pelat buhul ganda (double)</h3>
<p>Plat buhul ganda artinya satu bentuk plat yang sama persis digunakan secara bersamaan pada satu titik sambung atau lebih secara berpasangan.</p>
<p>Contoh pelat buhul ganda seperti terlihat pada gambar yang berada di bawah paragraf pertama. Sistem tersebut sering ditemui pada konstruksi jembatan yang terbuat dari baja profil. Tepatnya baja WF dan H-Beam.</p>
<p>Pada umumnya buhul ganda diterapkan untuk mendapatkan kekuatan tekan dan tarik secara maksimal pada setiap batang struktur yang terhubung.</p>
<p>Sementara itu, ciri khas plat buhul ganda bisa dilihat dari alat sambung yang dipakai pada umumnya adalah baut mur lengkap dengan ring. Berbeda dengan pelat buhul baja tunggal.</p>
<h3>B. Pelat buhul tunggal (single)</h3>
<p>Contoh pemasangan plat buhul tunggal seperti terlihat pada gambar dibawah. Perhatikan letak komponen dan hubungannya dengan objek yang tersambung.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4026" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg" alt="Letak pemasangan plat buhul pada profil WF dan besi siku menjadi acuan untuk menentukan tebal plat" width="500" height="323" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-plat-buhul-sistem-las-dan-baut-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Objek yang disambung dalam gambar adalah besi siku. Besi siku tersebut terpasang pada kedua sisi plat buhul. Oleh sebab itu, sesuai namanya plat buhul hanya digunakan 1 buah pada setiap titik sambung.</p>
<p>Ditinjau dari letak/cara pasangnya, plat buhul tunggal terbagi lagi menjadi 2, yakni: 1]. Menyatu dengan struktur utama,.dan 2]. Tidak menyatu.</p>
<p>Maksud menyatu dengan struktur utama adalah seperti terlihat pada gambar tadi. Pelat buhul baja tersebut di las pada sebuah tiang baja WF. Tepatnya berada di garis as tiang.</p>
<p>Sistem ini sering dilakukan pada saat membuat bracing kolom, memasang ikatan angin, dan bisa juga untuk pemasangan balok anak, dan regel baja WF.</p>
<p>Sedangkan plat buhul tunggal yang tidak melekat pada komponen struktur yang lain adalah plat buhul yang digunakan pada kuda-kuda cremona siku. Seperti terlihat pada gambar dibawah.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1936" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg" alt="pemasangan pelat buhul pada kuda-kuda cremona baja" width="640" height="480" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-det.kuda-kuda-cremona-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Posisi plat buhul terhadap rangka kuda-kuda tersebut sebenarnya bebas. Namun dengan adanya alat sambung baut atau las yang dilakukan pada rangka siku, maka plat buhul menjadi terikat dengan kuda-kuda.</p>
<h2>Beda plat lekat dengan pelat buhul baja</h2>
<p>Plat lekat umumnya terpasang pada satu batang konstruksi. Misal balok baja utama yang terbuat dari WF. Esensi plat lekat pada balok tersebut adalah guna memudahkan melaksanakan pemasangan balok. Oleh sebab itu harus dibentuk dan dipasang secara tegak lurus pada penampang profil material WF tersebut.</p>
<p>Contoh lain adalah kuda-kuda CNP double. Plat lekat dibutuhkan di kedua ujung batang kuda-kuda, supaya kuda-kuda dapat terpasang pada tiang kolom. Serta antara batang yang satu dengan yang lain terhubung satu sama lain dengan kokoh.</p>
<p>Nah, berdasarkan 2 contoh diatas diperoleh sifat pemasangan plat lekat adalah:</p>
<ol>
<li>Wajib menyatu dengan batang struktur baja</li>
<li>Pemasangan plat lekat wajib menggunakan alat sambung las</li>
<li>Pada plat lekat selalu tersedia sejumlah <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/">lubang baut</a></li>
<li>Bentuk plat lekat umumnya kotak</li>
</ol>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3615" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg" alt="Contoh balok baja yang terbuat dari besi WF" width="600" height="313" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-balok-baja-WF-300x157.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Sementara itu sifat pemasangan pelat buhul baja adalah:</p>
<ul>
<li>Bentuk plat baja cenderung tidak beraturan.</li>
<li>Alat sambung yang digunakan juga tidak menentu. Bisa hanya las, dan bisa juga kombinasi (las dan baut).</li>
<li>Letak pasang plat buhul tidak selalu di ujung batang struktur. Tetapi memungkinkan juga berada di tengah.</li>
</ul>
<h2>[Penutup] Persamaan plat lekat dan buhul</h2>
<p>Sebagaimana disinggung pada paragraf 1. Mengenai <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/bahan_dasar">bahan dasar</a> kedua komponen alat sambung struktur baja ini. Juga masih terdapat persamaan yang lain, yaitu:</p>
<ol>
<li>Ketentuan tebal plat dilakukan berdasarkan material struktur baja yang akan disambung.</li>
<li>Proses pembuatan (pabrikasi) pelat dilakukan di workshop bareng dengan struktur baja utama.</li>
<li>Biaya pemasangan ditentukan berdasarkan tonase pelat baja.</li>
</ol>
<p>Demikian ulasan mengenai perbedaan antara plat lekat dan pelat buhul baja ditinjau dari berbagai aspek. Bilamana membutuhkan desain silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera dalam situs ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-pelat-buhul-baja-dan-perbedaannya-dengan-pelat-lekat/">Ragam Pelat Buhul Baja Dan Perbedaannya Dengan Pelat Lekat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelebihan Besi Pipa Pada Konstruksi Kuda-kuda Dan Atap Kubah</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 20:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[besi pipa]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan pipa besi]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda lengkung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap material pasti punya kelebihan dan kekurangan. Termasuk besi pipa. Kelebihan besi pipa penting diketahui untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal dari material tersebut. Cara meminimalisir kelemahan material Pembaca harus sadar bahwa satu-satunya cara untuk meminimalisir kekurangan satu jenis material adalah dengan memaksimalkan penggunaan material tersebut. Jadi, tidak langsung mencari alternatif. Iya, jika kita punya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/">Kelebihan Besi Pipa Pada Konstruksi Kuda-kuda Dan Atap Kubah</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap material pasti punya kelebihan dan kekurangan. Termasuk <a href="https://arsitekta.com/kuda-kuda-pipa-lengkung-bentangan-20-m/" target="_blank" rel="noopener">besi pipa</a>. Kelebihan besi pipa penting diketahui untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal dari material tersebut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-photo-implementasi-kuda-kuda-rankga-pipa.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1860" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-photo-implementasi-kuda-kuda-rankga-pipa.jpg" alt="rangka kuda-kuda baja pipa, berbentuk lengkung serta menggunakan cat warna kuning" width="696" height="425" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-photo-implementasi-kuda-kuda-rankga-pipa.jpg 696w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-photo-implementasi-kuda-kuda-rankga-pipa-300x183.jpg 300w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
<h2>Cara meminimalisir kelemahan material</h2>
<p>Pembaca harus sadar bahwa satu-satunya cara untuk meminimalisir kekurangan satu jenis material adalah dengan memaksimalkan penggunaan material tersebut. Jadi, tidak langsung mencari alternatif.</p>
<p>Iya, jika kita punya pilihan material yang lain. Kalau tidak ada bagaimana?. Dalam hal ini misalnya besi pipa. Apakah ada material lain yang memiliki karakteristik sama dengan material berongga ini?. Tidak ada bukan?.</p>
<p>Dengan demikian, ketika kita menganggap bahwa besi pipa adalah satu-satunya pilihan. Berarti segala kekurangan-kekurangannya harus dicegah/minimalisir. Supaya tidak menjadi kendala bagi kita untuk memperoleh manfaat dari penggunaan material tersebut.</p>
<h2>Kelebihan besi pipa khusus pada kuda-kuda dan atap</h2>
<p>Pipa besi bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Salah satu yang terutama adalah untuk bahan bangunan. Dalam lingkup pekerjaan bangunan diantaranya adalah untuk membuat konstruksi kuda-kuda dan atap.</p>
<p>Tapi, tahukah Anda apa saja kelebihan material yang menyerupai tabung ini ketika digunakan sebagai bahan konstruksi kuda-kuda dan atap?. Secara spesifik sebagai berikut.</p>
<h3>Terhadap kuda-kuda lengkung</h3>
<p>Dalam hal ini apakah kuda-kuda berupa susunan rangka batang, atau hanya terdiri dari batang tunggal. Kelebihan besi pipa pada kedua konstruksi kuda-kuda tersebut pada prinsipnya sama, antara lain:</p>
<h4>1. Sangat presisi</h4>
<p>Acuan untuk membuat kuda-kuda lengkung agar benar-benar presisi adalah radius lengkungan dan tinggi nok. Radius lengkung maksudnya jari-jari kuda-kuda. Sementara tinggi nok adalah ketinggian kuda-kuda yang diukur secara vertikal.</p>
<p>Nah untuk kedua hal diatas, yang paling memenuhi syarat diantara segala jenis bahan bangunan adalah besi pipa. Karena material yang menyerupai tabung tersebut mudah dibentuk sesuai radius yang diinginkan.</p>
<p>Alasan pipa besi mudah di <a href="https://arsitekta.com/bending-baja-dan-biaya-pelaksanaan-terkini-temukan-disini/">bending</a> karena memiliki penampang bundar. Yang mana diameter dari ujung yang satu ke ujung lainnya adalah sama. Sehingga memudahkan persiapan dan proses bending.</p>
<h4>2. Proses bending sangat mudah dan murah</h4>
<p>Supaya kuda-kuda lengkung benar-benar presisi alias tidak timpang, tidak melintir, atau miring sebelah. Maka proses bending harus dilakukan dengan benar. Dan salah satu faktor utama untuk menjamin hal itu adalah terletak pada material.</p>
<p>Kelebihan besi pipa dalam hal proses bending sebagaimana disinggung diatas, selain menggunakan mesin juga memungkinkan dilakukan secara manual. Yaitu khusus besi pipa Ø1,5&#8243; kebawah.</p>
<p>Dengan alat manual berarti biaya bending pipa jadi murah. Karena tidak menimbulkan biaya pemakaian listrik. Dan ditambah lagi biaya pengadaan alat pun sangat rendah.</p>
<h4>3. Mesin bending pipa sangat banyak</h4>
<p>Pengadaan alat bending pipa tergolong mudah karena untuk memperoleh alat ini bisa dilakukan dengan 3 cara. Yakni beli baru, bikin sendiri dan rental.</p>
<p>Varian alat bending juga ada 2 sebagaimana disebut diatas. Yakni pakai mesin hidrolik atau tanpa mesin hindrolik (manual). Singkatnya, varian alat bending pipa sangat banyak dan mudah diperoleh.</p>
<p>Oleh sebab itu tidak kendala dalam hal alat ketika Anda hendak melakukan bending pipa. Baik pipa yang diameter besar, maupun diameter terkecil sekalipun.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Space-frame-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4309" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Space-frame-baja.jpg" alt="konstruksi atap baja space frame" width="640" height="442" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Space-frame-baja.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Space-frame-baja-300x207.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h3>Kelebihan besi pipa sebagai bahan kuda-kuda space frame</h3>
<p>Ketika digunakan sebagai bahan untuk kuda-kuda space frame (rangka batang), besi pipa tidak perlu di bending. Jadi, seluruhnya dalam keadaan lurus. Sebagaimana aslinya material besi bulat itu di produksi dari pabrik.</p>
<p>Oleh sebab itu aspek yang paling menonjol dari penggunaan besi pipa adalah terkait dengan tampilan dan kekuatan.</p>
<h4>a. Besi pipa sangat dinamis dan menarik</h4>
<p>Bentuk profil besi pipa yang bulat identik dengan kesan simple dinamis, dan minimalis. Sehingga ketika digunakan sebagai rangka atap (kuda-kuda) akan terlihat sangat menarik.</p>
<p>Berbeda dengan kuda-kuda space frame yang terbuat dari besi siku (cremona siku). Kuda-kuda cremona siku terlihat kaku dan kasar. Sebab terdapat plat buhul, serta bentuk profil besi siku sendiri tidak <a href="https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6984922/simetris-pengertian-kondisi-ciri-ciri-jenis-dan-tujuan">simetris</a>.</p>
<p>Maka dari itu pemasangan kuda-kuda siku umumnya dibarengi dengan plafond. Supaya tidak kelihatan dari bawah. Sementara kuda-kuda pipa tidak perlu.</p>
<h4>b. Kekuatan rangka siku sebanding dengan baja profil gabungan</h4>
<p>Kemudian dari segi kekuatan, sistem rangka batang tidak perlu diragukan. Bukan hanya yang terbuat dari material besi pipa, tapi baja profil yang lain juga demikian. Maka dari itu muncul ide membuat konstruksi <a href="https://arsitekta.com/manfaat-profil-baja-gabungan-anda-temukan-lengkap-disini/">baja profil gabungan</a>, atau profil baja tersusun.</p>
<p>Kelebihan material pipa dengan sistem rangka batang dapat diterapkan pada bentangan yang sangat lebar. Misalnya khusus kuda-kuda dan gapura sampai dengan bentang 100,0 meter.</p>
<h3>Kelebihan pipa besi pada rangka atap kubah</h3>
<p>Kondisinya sama dengan 2 poin diatas. Besi pipa juga paling bagus jika digunakan sebagai rangka atap kubah. Bahkan boleh dibilang tiada tandingannya. Sebab setiap kali membuat rangka atap kubah pilihannya selalu besi pipa.</p>
<p>Sebagaimana diketahui pada atap kubah yang perlu proses bending bukan hanya rangka kuda-kuda, tetapi termasuk gording-gordingnya. Dalam hal ini tentu berkaitan dengan proses pengerjaan, dan penyediaan alat.</p>
<p>Pada umumnya alat bending yang digunakan untuk membuat atap kubah adalah satu unit saja. Artinya alat tersebut bisa digunakan untuk mem-bending material besi pipa yang akan digunakan untuk rangka kuda-kuda, maupun gording. Dengan demikian biaya alat jelas sangat murah.</p>
<p>Demikian kelebihan besi pipa ditinjau dari segi penggunaannya untuk membuat kuda-kuda lengkung, kuda-kuda space frame maupun atap kubah. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-besi-pipa-pada-konstruksi-kuda-kuda-dan-atap-kubah/">Kelebihan Besi Pipa Pada Konstruksi Kuda-kuda Dan Atap Kubah</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</title>
		<link>https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 22:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[besi pipa]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda pipa lengkung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum membahas tentang esensi kuda-kuda lengkung. Ada baiknya ketahui dulu dimaksud dengan kuda-kuda lengkung. Kuda-kuda lengkung adalah satu model konstruksi atap bangunan yang bentuknya melengkung dan terbuat dari serangkain material khusus yang tersusun dengan rapih dan kokoh. Ciri khas atap lengkung Secara umum ditinjau dari tampilan akhir, atap lengkung memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Atap terdiri [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/">Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum membahas tentang esensi kuda-kuda lengkung. Ada baiknya ketahui dulu dimaksud dengan kuda-kuda lengkung. Kuda-kuda lengkung adalah satu model konstruksi atap bangunan yang bentuknya melengkung dan terbuat dari serangkain material khusus yang tersusun dengan rapih dan kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2627" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg" alt="Kanopi baja dengan model atap bergelombang, dan rangka atap pipa lengkung" width="640" height="350" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Ciri khas atap lengkung</h2>
<p>Secara umum ditinjau dari tampilan akhir, atap lengkung memiliki ciri-ciri sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Atap terdiri dari satu satu bidang,</li>
<li>Tidak memiliki kerpus dan jurai,</li>
<li>Sambungan atap sedikit. Bahkan diupayakan agar tidak ada.</li>
</ol>
<p>Sementara ditinjau dari jenis bangunan dan bahan yang digunakan, ciri khas atap lengkung adalah:</p>
<ol>
<li>Digunakan untuk bangunan publik. Misal GOR, Aula, Terminal Penumpang dan sebagainya.</li>
<li>Diterapkan pada bentangan lebar (15,0 meter keatas).</li>
<li>Penutup atap terbuat dari bahan metal, PVC atau sejenis.</li>
</ol>
<p>Contoh bangunan terminal penumpang pada sebuah dermaga terlihat pada paragraf pertama. Bentangan bangunan tersebut adalah 25 meter. Menggunakan kuda-kuda pipa besi, dan atap galvalum gelombang yang menerus.</p>
<h2>Esensi kuda-kuda lengkung pada bangunan</h2>
<p>Pemasangan kuda-kuda yang berbentuk lengkung beserta dengan rangka atap lainnya. Misal gording, trekstang dan ikatan angin adalah dilakukan untuk memudahkan pemasangan atap, agar sesuai dengan bentuk yang di inginkan yaitu melengkung.</p>
<p>Jadi, pada prinsipnya pemasangan kuda-kuda lengkung dilakukan karena adanya maksud agar bentuk atap bangunan menjadi lengkung. Bukan karena kuda-kuda dibuat melengkung, maka bentuk atap mengikuti lengkungan tersebut.</p>
<p>Melainkan karena desain atap bangunan yang dibuat melengkung, otomatis rangka atap dibuat menyesuiakan dengan desain tersebut.</p>
<p>Maka dari itu faktor penentu pemasangan kuda-kuda adalah desain atap bangunan. Dan, desain tersebut dibuat sedemikian rupa (melengkung) dengan tujuan agar tampilan bangunan bagus dan menarik.</p>
<h2>Material kuda-kuda lengkung yang terbaik</h2>
<p>Bicara tentang esensi kuda-kuda lengkung tidak terlepas dari jenis bahan yang digunakan. Karena eksis tidaknya sebuah konstruksi bangunan adalah ditentukan oleh material. Kemudian daripada itu adalah sistem pemasangan, dan terakhir biaya.</p>
<p>Material yang terbaik untuk membuat kuda-kuda lengkung saat ini adalah baja profil. Secara khusus <a href="https://arsitekta.com/borongan-pekerjaan-besi-pipa-dan-besi-holow/" target="_blank" rel="noopener">besi pipa</a> hitam, besi WF dan siku sama sisi. Jadi hanya 3 macam. Mengapa hanya 3, padahal ragam jenis baja profil kan banyak?.</p>
<p>Jawabanya demikian. Sebab untuk membuat kuda-kuda dengan bentuk melengkung harus melalui proses bending. Nah material baja profil yang memenuhi syarat untuk proses tersebut adalah yang 3 macam ini. Adapun material baja yang lain, misalnya <a href="https://arsitekta.com/rangka-lisplang-besi-cnp-dan-rangka-litplang-besi-siku/">besi CNP</a> ketika di bending hasilnya tidak bisa mengikuti lengkungan kuda-kuda yang dikehendaki. Karenaa terlalu tipis.</p>
<h3>1. Sifat penggunaan material besi pipa</h3>
<p>Penggunaan besi pipa untuk kuda-kuda lengkung paling banyak ditemukan, dan bersifat mutlak. Karena hasil lengkungan batang/rangka kuda-kuda bisa sempurna ketika di bending.</p>
<p>Sementara itu, mutlak dalam hal ini maksudnya adalah ketika Anda gunakan material beronggga ini sebagai bahan untuk membuat kuda-kuda lengkung tidak perlu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kombinasi">kombinasi</a> dengan material baja profil yang lain. Kecuali untuk membuat bahan pelengkapnya.</p>
<h3>2. Penggunaan besi WF dan siku</h3>
<p>Sementara kalau menggunakan besi WF atau siku umumnya harus kombinasi. Sehingga bentuk kuda-kuda yang di inginkan bisa tercapai dengan sempurna.</p>
<p>Oleh sebab itu jika dibanding antara 3 jenis material tersebut. Paling terbaik adalah besi pipa. Selain proses pengerjaan cukup mudah, tampilan rangka kuda-kuda juga sangat bagus.</p>
<p>Kembali mengenai penggunaan besi WF dan siku. Akhir-akhir ini semakin jarang. Karena jika ditinjau dari segi biaya pun sangat mahal. Mengapa?, karena bobot material besi WF dan siku jauh lebih besar dibanding besi pipa.</p>
<p>Pada kondisi ini (tahap perencanaan), esensi kuda-kuda lengkung memang sebaiknya tidak hanya fokus pada manfaat yang akan diperoleh. Tetapi perlu mempertimbangkan banyak hal. Misal yang berkaitan dengan proses pengerjaan dan biaya. Toh kalau ada material yang lebih bagus (murah dan kokoh) mengapa tidak pakai material tersebut?.</p>
<h2>Komponen konstruksi atap lengkung</h2>
<p>Setidaknya dibutuhkan 4 macam komponen konstruksi atap lengkung, antara lain: 1]. Kuda-kuda, 2]. Gording, 3]. Trekstang, dan 4]. Ikatan angin (wind brace)</p>
<p>Khusus komponen kuda-kuda terbagi lagi menjadi 5 bagian, yaitu:</p>
<ol>
<li>Batang utama kuda-kuda</li>
<li>Plat lekat</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-plat-kopel-sambungan-baja/">Plat sambungan</a> / pengaku</li>
<li>Angkur</li>
<li>Mur baut</li>
</ol>
<p>Batang utama kuda-kuda adalah batang yang menghubungkan antara kedua titik tumpuan kuda-kuda. Titik tumpuan ini umumnya berada pada sisi kanan dan kiri bentangan. Seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3249" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg" alt="Pemasangan konstruksi kuda-kuda pipa dengan cara tumpuan jepit" width="550" height="385" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-tumpuan-jepit-pada-kuda-kuda-pipa-baja-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Disebut batang utama karena tanpa komponen tersebut esensi kuda-kuda lengkung tidak tercapai. Alias konstruksi atap yang melengkung tidak dapat terwujud sesuai dengan desain. Berbeda dengan dengan 4 komponen yang lain.</p>
<p>Plat lekat, Plat pengaku, Angkur dan Mur baut sifatnya tidak wajib. Oleh sebab itu tergolong material pelengkap. Disebut pelengkap karena penggunaanya dilakukan menyesuaikan bentang kuda-kuda, bentuk rangka, letak pasang, desain, dan sistem sambungan.</p>
<p>Misalnya, jika bentuk kuda-kuda adalah merupakan batang tunggal. Berarti sambungan kemungkinan bisa dilakukan tanpa menggunakan mur baut. Tapi hanya las. Berarti dalam hal ini Anda tidak perlu melakukan proses pengeboran pada material untuk lubang baut.</p>
<p>Demikian sebaliknya, jika bentuk kuda-kuda lengkung berupa rangka batang. Dan material yang digunakan adalah kombinasi antara baja WF dan besi siku. Berarti, kemungkinan besar Anda justru tidak memerlukan las. Tetapi mur baut. Supaya proses pengerjaan cepat selesai.</p>
<p>Demikian esensi kuda-kuda lengkung, jenis bahan serta komponen-komponennya. Selengkapnya mengenai ragam bentuk kuda-kuda besi pipa lengkung akan Saya ulas pada artikel bagian kedua.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/esensi-kuda-kuda-lengkung/">Esensi Kuda-kuda Lengkung, Jenis Bahan Dan Ragam Komponen</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Borongan Jasa Pemasangan Angkur Dan Perhitungan Biaya Yang Akurat</title>
		<link>https://arsitekta.com/borong-jasa-pemasangan-angkur-baut-dan-biaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 13:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[biaya jasa]]></category>
		<category><![CDATA[biaya jasa arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[borong jasa konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan angkur baut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5362</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melanjutkan pembahasan pada artikel sebelumnya mengenai borongan jasa pekerjaan konstruksi baja. Kali ini jauh lebih spesifik, yaitu mengenai borongan jasa pemasangan angkur baut. Angkur baut adalah salah satu komponen konstruksi bangunan yang terpasang secara bersamaan dengan besi tulangan struktur beton. Dan pemasangan nya harus dilakukan oleh yang spesialis, yaitu tukang konstruksi baja pengalaman. Sejalan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/borong-jasa-pemasangan-angkur-baut-dan-biaya/">Borongan Jasa Pemasangan Angkur Dan Perhitungan Biaya Yang Akurat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan pembahasan pada artikel sebelumnya mengenai borongan jasa pekerjaan <a href="https://arsitekta.com/borongan-jasa-konstruksi-baja-dan-ragam-biaya/">konstruksi baja</a>. Kali ini jauh lebih spesifik, yaitu mengenai borongan jasa pemasangan angkur baut.</p>
<p>Angkur baut adalah salah satu komponen konstruksi bangunan yang terpasang secara bersamaan dengan besi tulangan struktur beton. Dan pemasangan nya harus dilakukan oleh yang spesialis, yaitu tukang konstruksi baja pengalaman.</p>
<p>Sejalan dengan itu tentu dibutuhkan sejumlah biaya. Agar angkur terpasang dengan benar. Sehingga tiang kolom atau kuda-kuda baja yang berdiri diatas nya kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Angkur-besi-siap-pasang.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4230" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Angkur-besi-siap-pasang.jpg" alt="Bentuk angkur besi yang sudah siap pasang" width="880" height="542" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Angkur-besi-siap-pasang.jpg 880w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Angkur-besi-siap-pasang-300x185.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Angkur-besi-siap-pasang-768x473.jpg 768w" sizes="(max-width: 880px) 100vw, 880px" /></a></p>
<h2>Cara menghitung borongan jasa pemasangan angkur baja</h2>
<p>Secara umum borongan jasa pada pekerjaan baja terdiri dari 2 macam biaya. Yaitu biaya upah, atau sering juga disebut borong tenaga. Dan biaya alat. Jadi kalau digabung menjadi borong tenaga dan alat.</p>
<p>Maka dari itu kalau disebut borong jasa sama dengan borong tenaga + alat. Artinya baik tenaga kerja maupun peralatan yang dibutuhkan pelaksanaan satu pekerjaan disediakan oleh pemborong.</p>
<p>Sementara material yang akan dipasang, dalam hal ini adalah besi angkur, ring dan mur adalah dari pemilik bangunan.</p>
<h3>Perhitungan biaya upah pasang angkur</h3>
<p>Memasang 1 buah angkur baja membutuhkan minimal 3 orang tenaga kerja. Misal masing-masing upah per hari (OH) adalah sebagai berikut:<br />
&#8211; Mandor (L.04) = Rp 250.000,-<br />
&#8211; Tukang besi/las (L.02) = Rp 200.000,-<br />
&#8211; Pekerja (L.01) = Rp 150.000,-<br />
Total OH = Rp 600.000,-</p>
<p>Mengacu pada standarisasi AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan) kota/kabupaten. Tentang perhitungan borongan jasa pemasangan angkur besi. Koefisien biaya upah Per 10 Kg besi angkur adalah:<br />
L.04 = 0,004 x Rp 250.000 = Rp 1.000,,-<br />
L.02 = 0,070 x Rp 200.000 = Rp 14.000,-<br />
L.01 = 0,070 x Rp 150.000 = Rp 10.500,-</p>
<p>Total = Rp 25.500,-</p>
<p>Jadi biaya upah per kilogram:<br />
= Rp 25.500 : 10 kg<br />
= Rp 2.550,-</p>
<p><strong>Contoh 1;</strong> <span style="font-size: 16px;">Angkur yang akan Anda pasang adalah bentuk L. Ukuran Ø19 mm, panjang 60 cm. Berarti berat angkur adalah:</span></p>
<p>= 0,60 x 2,23 kg<br />
= 1,38 kg</p>
<p>Lalu biaya pasang angkur adalah:<br />
= 1,38 x Rp 2.550,-<br />
= Rp 3.519,-/buah</p>
<p><strong>Contoh 2;</strong> Menggunakan angkur baut bentuk U Ø22 x 1.000 mm. Ongkos pasang per buah adalah:<br />
= 1,0 x 2,98 x Rp 2.550,-<br />
= Rp 7.599,-</p>
<p>Karena biaya yang harus dikeluarkan untuk upah ada sebesar Rp 600.000,-. Berarti harus ditentukan target borongan jasa pemasangan angkur kepada tenaga kerja. Supaya pemborong tidak rugi.</p>
<p>Caranya adalah:<br />
= Rp 600.000 : Rp 7.599,-<br />
= 78,96 buah<br />
Bulatkan menjadi 80 buah angkur. Target minimal per hari.</p>
<h3>Perhitungan biaya alat yang akurat</h3>
<p>Alat yang dibutuhkan untuk memasang angkur yang dibebankan biaya ada 2, yakni: Mesin/travo las dan Kawat las.</p>
<p>Masing-masing <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Koefisien">koefisien</a> biaya alat adalah sebagai berikut:<br />
&#8211; Sewa alat <a href="https://arsitekta.com/biaya-pekerjaan-las-khusus-konstruksi-baja-dan-teralis-besi/">las</a> (E.61) = 0,80<br />
&#8211; Kawat las (M.178) = 0,050</p>
<p>Misal biaya sewa las adalah Rp 40.000,- per hari, dan harga kawat las Rp 70.000,- per kg. Berarti biaya alat adalah:<br />
E.61 = 0,80 x Rp 40.000 = Rp 32.000,-<br />
M.178 = 0,05 x Rp 70.000 = Rp 3.500,-<br />
Total = Rp 35.500,-</p>
<p>Nah, biaya ini kalau di konversi dengan target pemasangan angkur per hari adalah:<br />
= Rp 35.500 : 80 bh<br />
= Rp 444,-</p>
<p>Jadi total biaya borongan jasa pemasangan angkur (tenaga + alat) per Kg :<br />
= Rp 444 + Rp 2.550<br />
= Rp 2.994,-</p>
<h2>Biaya lain-lain tak terduga</h2>
<p>Tak terduga dalam hal ini adalah terkait kondisi di lapangan. Dimana mungkin angkur yang akan dipasang adalah berada pada ketinggian tertentu. Sehingga membutuhkan alat kerja ekstra. Misalnya perancah scafolding.</p>
<p>Maka biaya yang dikeluarkan untuk sewa perancah harus ada dari pemborong. Atau, jika memungkinkan yang menyediakan adalah pemilik bangunan.</p>
<p>Selain itu, biaya lain-lain sering pula muncul oleh karena pemasangan angkur terlambat. Dengan kata lain struktur beton telah di cor. Sehingga beton harus bobok. Nah, biaya bobok ini harus Anda hitung diluar borongan jasa pemasangan angkur.</p>
<p>Pekerjaan bobok beton cukup dilakukan oleh 2 atau 3 orang pekerja (tenaga kasar). Oleh sebab itu sebaiknya biaya upah diterapkan secara harian. Dan di klaim langsung kepada pemilik bangunan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/borong-jasa-pemasangan-angkur-baut-dan-biaya/">Borongan Jasa Pemasangan Angkur Dan Perhitungan Biaya Yang Akurat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Borongan Jasa Konstruksi Baja Dan Ragam Biaya</title>
		<link>https://arsitekta.com/borongan-jasa-konstruksi-baja-dan-ragam-biaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 13:16:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pemasangan baja]]></category>
		<category><![CDATA[borong jasa konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[borongan pabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[jasa pemasangan baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5359</guid>

					<description><![CDATA[<p>Borongan jasa konstruksi baja adalah sebuah sistem pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan yang seluruhnya material baja dengan cara memberikan sejumlah biaya jasa kepada pihak yang melaksanakan borongan (pemborong). Pihak pemborong yang dimaksud disini adalah perorangan/badan yang memiliki keahlian pada bidang-bidang pekerjaan yang berkaitan dengan konstruksi baja bangunan. Sementara pemberi jasa adalah pemilik bangunan atau mewakili dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/borongan-jasa-konstruksi-baja-dan-ragam-biaya/">Borongan Jasa Konstruksi Baja Dan Ragam Biaya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Borongan jasa konstruksi baja adalah sebuah sistem pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan yang seluruhnya material baja dengan cara memberikan sejumlah biaya jasa kepada pihak yang melaksanakan borongan (pemborong).</p>
<p>Pihak pemborong yang dimaksud disini adalah perorangan/badan yang memiliki keahlian pada bidang-bidang pekerjaan yang berkaitan dengan konstruksi baja bangunan.</p>
<p>Sementara pemberi jasa adalah pemilik bangunan atau mewakili dengan dasar kesepakatan bersama. Meliputi kesepakatan teknis, standar mutu maupun nilai borongan pekerjaan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4219" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg" alt="Konstruksi baja bertingkat yang sudah terpasang" width="640" height="372" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja-300x174.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Ragam borongan jasa konstruksi baja</h2>
<p>Borongan jasa pada umumnya identik dengan biaya upah dan alat. Namun sebenarnya tidak demikian. Karena yang terlibat bukan hanya tukang, serta engineer-engineer yang ada di lapangan.</p>
<p>Tapi, termasuk profesional yang berada dibalik perencanaan dan desain bangunan. Yaitu arsitek, ahli struktur, serta ahli-ahli instalasi.</p>
<p>Khusus struktur baja, borongan jasa terbagi menjadi 4 macam, yaitu:</p>
<h3>1. Jasa perencanaan dan desain konstruksi</h3>
<p>Lingkup pekerjaan:<br />
&#8211; Menentukan dimensi material baja yang digunakan<br />
&#8211; Menghitung kekuatan konstruksi baja<br />
&#8211; Membuat desain konstruksi<br />
&#8211; Hitung tonase / volume pekerjaan<br />
&#8211; Menyusun BoQ dan <a href="https://arsitekta.com/disini-perbedaan-antara-rab-rap-proyek-baja/" target="_blank" rel="noopener">RAB</a> pekerjaan</p>
<p>Selain 5 item diatas. Jika proyek bangunan sangat besar. Semisal gedung bertingkat 4 atau.lebih. Arsitek dan team sebagai perencana bangunan juga menyiapkan:</p>
<ul>
<li>RKS (Rencana Kerja dan Syarat-syarat)</li>
<li>Spesifikasi teknis material baja</li>
<li>Dan Time Schedulle.</li>
</ul>
<p>Biaya jasa desain konstruksi baja bervariasi. Ada yang menetapkan harga berdasarkan tonase, luas lantai bangunan, dan ada pula secara lump sump. Alias global.</p>
<p>Kelebihan dan kekurangan 3 metode tersebut tentu ada. Dengan dasar tonase misalnya. Berarti sistem pembayaran jasa dilakukan tanpa mengetahui lebih dulu nilai total borongan. Karena tonase baja diketahui setelah desain rampung total.</p>
<p>Sedangkan jika berdasarkan luas bangunan. Nilai borongan jasa konstruksi baja kemungkinan terlalu tinggi. Atau justru terlalu rendah. Sehingga berpotensi merugikan pemilik bangunan atau pemborong.</p>
<p>Cara yang terakhir jauh lebih parah. Karena perhitungan murni dilaksanakan dengan cara taksir. Oleh sebab itu tidak disarankan. Kecuali Anda sudah pengalaman 25 tahun lebih bidang konstruksi baja.</p>
<h3>2. Jasa shop drawing dan hitung material</h3>
<p>Jasa ini umumnya dibutuhkan oleh pemborong saat hendak melakukan pabrikasi baja. Lingkup pekerjaan antara lain:</p>
<ol>
<li>Bikin shop drawing baja</li>
<li>Bikin <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-base-plate-kolom-hb/">mal plat</a> untuk kolom, balok dan sebagainya</li>
<li>Hitung kebutuhan material</li>
</ol>
<p>Biaya jasa ditentukan berdasarkan tonase real pekerjaan. Yaitu sekitar Rp 150 &#8211; 250,-/kg.</p>
<p>Tonase real disini maksudnya volume yang dihitung berdasarkan jumlah kebutuhan material. Jadi bukan berdasarkan volume yang tertera dalam BoQ dan RAB. Yang disusun oleh jasa perencana.</p>
<h3>3. Borongan jasa pelaksanaan pekerjaan baja</h3>
<p>Ketentuan dasar:</p>
<ol>
<li>Material baja disediakan oleh pemilik bangunan,</li>
<li>Sistem penghitungan biaya jasa ditetapkan sebelum pekerjaan mulai</li>
<li>Total nilai borongan diketahui di awal atau di akhir pekerjaan</li>
<li>Sistem pembayaran upah dilakukan bertahap</li>
<li>Gaji tukang menjadi wewenang pemborong</li>
</ol>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2967" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg" alt="Cara menyusun rincian biaya upah kerja borongan konstruksi baja" width="554" height="414" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja.jpg 554w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Cara-menyusun-rincian-biaya-upah-kerja-borongan-konstruksi-baja-300x224.jpg 300w" sizes="(max-width: 554px) 100vw, 554px" /></a></p>
<p>Menurut jenis pekerjaan dan penyediaan alat-alat kerja, ragam borongan jasa konstruksi baja terbagi menjadi 5 macam, yaitu:</p>
<h4>a. Jasa pabrikasi</h4>
<p>Lingkup pekerjaan berarti melakukan pabrikasi untuk seluruh komponen konstruksi baja. Serta menyediakan sejumlah alat yang dibutuhkan untuk kelancaran pekerjaan pabrikasi.</p>
<p>Sistem seperti ini sering diterapkan pada saat membuat konstruksi SUTET, dan Pemancar Telekomunikasi. Yang berada sangat jauh dari kota. Bahkan tak jarang di pedalaman luar pulau.</p>
<h4>b. Borongan tenaga fabrikasi</h4>
<p>Adalah hanya melakukan pabrikasi baja. Sementara alat kerja seluruhnya disediakan oleh pemilik bangunan.</p>
<p>Dengan demikian biaya jasa dihitung berdasarkan jumlah pengeluaran gaji, transportasi, dan akomodasi para pekerja saja.</p>
<p>Metode sama juga sering diterapkan pada pekerjaan sipil. Misal saat pasang batu belah, mengecor beton, membuat <a href="https://arsitekta.com/pengertian-besi-kolom-dan-ragam-jenis/" target="_blank" rel="noopener">besi kolom</a>, pasang bata ringan, plester dinding dan sebagainya.</p>
<h4>c. Jasa erection</h4>
<p>Mirip dengan borongan jasa pabrikasi. Hanya jenis/item pekerjaan-pekerjaannya yang beda. Berbeda karena pekerjaan erection fokus pada pemasangan konstruksi baja. Sedangkan fokus pekerjaan pabrikasi adalah membentuk kerangka dan komponen konstruksi baja.</p>
<p>Dalam hal jumlah atau perhitungan biaya jasa erection umumnya juga ditetapkan menurut tonase baja. Namun demikian harga satuan pekerjaan bisa saja berbeda jauh antara proyek yang satu dengan yang lain.</p>
<p>Standar harga satuan borongan jasa konstruksi baja ereksen memang ada. Dan dapat dihitung secara matematis. Akan tetapi kondisi lapangan/proyek sangat berpengaruh.</p>
<p>Maka dari itu penetapan harga satuan dilakukan dengan pertimbangan berbagai hal misalnya:</p>
<ol>
<li>Tingkat kesulitan erection</li>
<li>Volume pekerjaan</li>
<li>Erection harus menggunakan alat berat</li>
<li>Cuaca ekstrim</li>
</ol>
<h4>d. Borongan tenaga erection</h4>
<p>Prinsipnya sama dengan borongan tenaga pabrikasi. Pemborong tidak menyediakan alat, melainkan oleh pemilik bangunan. Dalam hal ini bisa saja diwakilkan oleh kontraktor utama (main contactor).</p>
<p>Tetapi sistem perhitungan biaya jasa tetap mengacu pada borongan jasa ereksen. Hanya saja biaya alat tidak termasuk dalam perhitungan tersebut. Karena bukan tanggungjawab pemborong.</p>
<h4>e. Jasa pabrikasi dan ereksen</h4>
<p>Borongan jasa konstruksi baja yang paling kompleks dan biaya tinggi adalah jika pelaksanaan pabrikasi dan ereksen dilakukan sekaligus oleh satu orang pemborong.</p>
<p>Dan orang yang sanggup melaksanakan pekerjaan ini tentu yang sudah pengalaman di berbagai bentuk konstruksi baja. Memiliki <a href="https://alcleadershipmanagement.com/ciri-tim-yang-baik/">team work</a> yang banyak dan terampil. Serta alat kerja yang lengkap.</p>
<h3>4. Jasa pengawasan pekerjaan konstruksi</h3>
<p>Bertugas untuk memastikan prosedur pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana, syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan antara pemborong dengan pihak pemberi pekerjaan (pemilik bangunan).</p>
<p>Dalam hal ini orang yang melakukan pengawasan boleh disebut sebagai pihak ketiga. Namun memiliki wewenang penuh untuk menentukan bagus tidaknya kualitas pekerjaan.</p>
<p>Biaya jasa pengawas konstruksi baja umumnya ditentukan secara persentase. Yakni antara 2% sampai 5% dari total anggaran biaya pekerjaan.</p>
<p>Contoh anggaran biaya sebesar Rp 125.750.000,-. Maka biaya jasa untuk pengawas kalau diambil rata-rata adalah:<br />
= 3,5% x Rp 125.750.000,-<br />
= Rp 4.401.250,-</p>
<p>Demikian ragam borongan jasa konstruksi baja dan cara perhitungan biaya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/borongan-jasa-konstruksi-baja-dan-ragam-biaya/">Borongan Jasa Konstruksi Baja Dan Ragam Biaya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
