<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>konstruksi gudang Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/konstruksi-gudang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/konstruksi-gudang/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Sep 2023 21:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>konstruksi gudang Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/konstruksi-gudang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>20 Gambar Detail Baja Yang Terdapat Konstruksi Gudang dan Pabrik</title>
		<link>https://arsitekta.com/ragam-gambar-detail-baja-konstruksi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/ragam-gambar-detail-baja-konstruksi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 13:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[gambar detail]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi pabrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5077</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gudang dan pabrik adalah bangunan yang paling banyak menggunakan material baja. Dan boleh disebut hampir 90% konstruksi bangunan tersebut adalah terbuat dari baja. Maka dari itu, tidak heran ketika pelaksanaan konstruksi bangunan, gambar detail baja harus lengkap. Apa saja jenis-jenis, dan kegunaan gambar detail tersebut?. Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini. Artikel ini cocok bagi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-gambar-detail-baja-konstruksi/">20 Gambar Detail Baja Yang Terdapat Konstruksi Gudang dan Pabrik</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gudang dan pabrik adalah bangunan yang paling banyak menggunakan material baja. Dan boleh disebut hampir 90% konstruksi bangunan tersebut adalah terbuat dari baja. Maka dari itu, tidak heran ketika pelaksanaan konstruksi bangunan, gambar detail baja harus lengkap.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Plendes-baja-altrenatif.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4106" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Plendes-baja-altrenatif.jpg" alt="Plendes alternatif yang terbuat dari material baja WF, H-beam dan UNP" width="448" height="267" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Plendes-baja-altrenatif.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Plendes-baja-altrenatif-300x179.png 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Apa saja jenis-jenis, dan kegunaan gambar detail tersebut?. Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini. Artikel ini cocok bagi Anda yang tengah belajar cara membuat gambar desain konstruksi baja. Untuk para pengawas lapangan, serta <a href="https://www.bajasatu.com/">aplikator baja</a>.</p>
<h2>Ragam jenis gambar detail baja dan kegunaan</h2>
<p>Saya mulai dari komponen yang paling bawah, sebagai berikut:</p>
<h3>1. Detail base plat</h3>
<p>Base plate berasal dari bahasa Inggris yang berarti plat dasar. Dalam bahasa Indonesia disebut plat landas. Atau sering disingkat dengan plendes. Adalah bagian paling bawah dari sebuah struktur baja, yang berfungsi sebagai landasan sekaligus wadah untuk memasang angkur baut.</p>
<p>Struktur baja yang selalu memakai plendes adalah yang terhubung langsung dengan struktur beton. Misal tiang kolom, balok girder dan kuda-kuda. Karena terdapat 2 jenis struktur bangunan yang berbeda (baja dan beton), maka diperlukan sebuah tumpuan yang stabil. Serta, baut untuk mengikat baja dan beton.</p>
<p>Contoh gambar detail baja seperti terlihat pada paragraf 1. Komponen tersebut digunakan sebagai landasan tiang kolom baja. Lengkap dengan ukuran material plat, serta baut angkur. Sehingga layak dijadikan acuan untuk melakukan pabrikasi baja.</p>
<h3>2. Detail angkur</h3>
<p>Gambar detail angkur baja berisi penjelasan tentang:<br />
&#8211; Jenis dan diameter besi beton yang digunakan<br />
&#8211; Panjang total material<br />
&#8211; panjang drat ulir, dan bagian yang di tekuk<br />
&#8211; Jumlah mur<br />
&#8211; Jumlah angkur per titik tumpuan<br />
&#8211; Jarak pasang angkur</p>
<p>Selain 6 hal diatas. Ketika membuat detail angkur, khususnya untuk gambar kerja, jangan lupa memberi keterangan tentang elevasi. Supaya tidak salah pasang. Hal ini penting karena pemasangan angkur selalu dilakukan lebih awal. Serta, harus tertanam dalam cor beton. Maka dari itu, gambar detail harus jelas, lengkap, dan akurat.</p>
<h3>3. Sambungan kolom dengan balok baja</h3>
<p>Gambar detail baja berikutnya yang semakin kompleks. Pertama, adalah sambungan antara kolom dan balok dak. Bagian yang kompleks dari struktur baja ini adalah jenis, letak, dan dimensi sambungan yang akan Anda desain. Contoh-contoh sambungan seperti yang saya lampirkan dalam <a href="https://arsitekta.com/detail-sambungan-balok-baja-dengan-kolom-terbaik-begini/" target="_blank" rel="noopener">artikel</a> ini. Silahkan perhatikan.</p>
<p>Jenis sambungan yang dimaksud adalah las dan baut. Sementara letak sambungan artinya titik kordinat, dan elevasi sambungan. Lalu, dimensi sambungan maksudnya adalah tebal las, dan diameter mur baut. Maka dari itu, detail sambungan yang wajib Anda buat antara lain:<br />
&#8211; Tampak depan dan samping plat sambung. Gambar ini menjelaskan tentang posisi/elevasi balok pada tiang.<br />
&#8211; Tampak atas. Menjelaskan ukuran dan jarak antara lubang baut yang terdapat pada tiang kolom, maupun pada plat lekat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kolom-dengan-balok-baja-type-I.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3051" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kolom-dengan-balok-baja-type-I.jpg" alt="Seluruhnya ada 6 macam detail sambungan balok baja. 3 diantaranya adalah pada flange kolom" width="600" height="425" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kolom-dengan-balok-baja-type-I.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kolom-dengan-balok-baja-type-I-300x213.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h3>4. Sambungan antara kolom dan rangka atap</h3>
<p>Kedua, gambar detail baja yang sangat kompleks adalah join kolom baja dengan rangka atap. Detail yang harus Anda lengkapi disini setidaknya 8 macam, yakni:</p>
<h4>&#8211; Detail konsol</h4>
<p>Mengingat jenis-jenis konsol baja sangat banyak. Dan, detail masing-masing konsol pasti tidak sama. Maka ketika membuat gambar detail, pastikan dulu bahwa material dan bentuk/desain konsol tidak berubah. Hal ini penting sebab berkaitan dengan sistem sambungan dengan tiang kolom.</p>
<p>Kalau sudah oke. Anda harus membuat detail antara batang konsol dengan tiang kolom. Serta ukuran plat, dan baut yang digunakan. Layaknya membuat detail plat landas untuk kolom baja.</p>
<p>Akan tetapi, jika konsol baja terbuat dari rangka batang. Maka, panjang masing-masing rangka harus Anda cantumkan dalam gambar. Supaya tonase konsol mudah di hitung, serta proses pabrikasi berjalan lancar.</p>
<h4>&#8211; Detail regel</h4>
<p>Selain sistem sambungan dengan kolom. Detail regel yang wajib ada yaitu mengenai bentuk dan jenis-jenis bahan yang digunakan. Jadi, minimal 2 buah gambar detail baja yang harus Anda buat.</p>
<h4>&#8211; Detail join kuda-kuda</h4>
<p>Khusus rangka atap portal frame. Sambungan kuda-kuda ada 2 macam. Pertama, sambungan dengan tiang kolom. Kedua, sambungan antara batang kuda-kuda yang terjadi pada nok. Berarti gambar detail sambungan harus 2 macam pula.</p>
<p>Namun, jika kuda-kuda terbuat dari rangka batang. Berupa cremona siku, atau space frame yang terbuat dari besi pipa. Maka, jumlah detail sambungan yang harus Anda buat boleh disebut tak terbatas.</p>
<p>Selama, diperlukan untuk kemudahan perhitungan volume/tonase baja, dan proses pengerjaam konstruksi. Gambar detail baja sebanyak-banyaknya justru lebih bagus.</p>
<h4>&#8211; Detail gording</h4>
<p>Pemasangan gording ada 2 macam, yaitu: 1]. Diatas kuda-kuda dan konsol baja, 2]. Berada diatas gunungan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-penguat-gording-baja-CNP.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3633" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-penguat-gording-baja-CNP.jpg" alt="Perkuatan gording dilakukan agar besi CNP tidak mengalami lentur dan tekuk" width="550" height="385" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-penguat-gording-baja-CNP.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Model-penguat-gording-baja-CNP-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Kalau berada diatas kuda-kuda baja umumnya pakai baut mur. Oleh sebab itu memerlukan komponen tambahan. Untuk memasang mur baut. Yakni sepatu gorsing. Nah, gambar detail yang harus Anda bikin adalah komponen ini.</p>
<p>Kemudian, jikalau gording berada diatas gunung-gunung, atau ring balok. Maka, pemasangan gording lebih praktis</p>
<p>dilakukan dengan cara las. Dengan perkuatan stek besi beton. Nah, proses pemasangan ini harus dilakukan sesuai dengan gambar. Supaya jarak gording tidak keliru.</p>
<p>Pula, jika terdapat pengaku pada material gording. Maka material pengaku, ukuran dan jarak pasang harus Anda jelaskan dalam gambar detail.</p>
<h4>&#8211; Detail trekstang</h4>
<p>Adalah menjelaskan tentang diameter material besi brton, panjang total trekstang, panjang drat ulir, serta jumlah mur pada terkstang. Gambar trekstang Anda buat 1 saja. Mewakili semua trekstang yang ada pada konstruksi atap.</p>
<h4>&#8211; Detail ikatan angin</h4>
<p>Yang penting adalah titik temu antara batang ikatan angin dengan kuda-kuda. Pastikan pakai mur baut dan plat sambung. Nah, gambar detail baja harus berisi penjelasan tentang:<br />
&#8211; Ukuran plat sambung<br />
&#8211; Jumlah dan diameter baut<br />
&#8211; Panjang las antara besi beton dengan plat sambung<br />
&#8211; Jarak plat sambung dengan span skrup<br />
&#8211; Ukuran span skrup</p>
<h4>&#8211; Detail rangka talang</h4>
<p>Meliputi letak pasang, jenis rangka talang, serta ukuran material yang digunakan. Oh iya, satu lagi yaitu jarak pasang antara rangka.</p>
<p>Sebab pemasangan rangka talang umumnya sepanjang rangka atap (gording), maka <a href="https://arsitekta.com/5-skala-gambar-baja-konstruksi-yang-sering-digunakan-hingga-kini/">skala gambar</a> detail baja bisa saja bermacam-macam. Misalnya, skala 1:50 untuk gambar jarak pasang rangka. Lalu, skala 1:25 untuk membuat gambar potongan, dan 1:10 untuk ukuran rangka talang.</p>
<h4>&#8211; Detail lisplang</h4>
<p>Pemasangan rangka lisplang pun beraitan dengan rangka talang dan gording. Maka dari itu skala yang.Anda gunakan sifatnya fleksibel.</p>
<p>Karena umumnya rangka lisplang terbuat dari beberapa material. Maka, setiap material harus jelas letak pemasangannya. Termasuk panjang batang, dan tebal las yang harus dilakukan untuk membuat rangka lisplang.</p>
<h3>5. Detail atap monitor</h3>
<p>Rangka atap monitor, sangat mirip dengan konstruksi atap utama bangunan. Hanya saja dimensi material yang digunakan umumnya lebih kecil/pendek. Oleh sebab itu proses gambar detail atap monitor, sama persis konstruksi rangka atap pada umumnya.</p>
<p>Namun demikian, karena ukuran monitor jauh lebih kecil dibanding atap utama. Maka, perlu menyesuaikan skala gambar detail baja. Dengan demikian tampilan atap monitor jadi lebih besar. Sehingga mudah di baca dan di aplikasikan.</p>
<h3>6. Detail kolom gable baja</h3>
<p>Terdiri dari 2 bagian, yakni bagian bawah dan atas. Bagian bawah kolom gable adalah plendes dan angkur. Sama dengan tiang kolom baja yang lain. Sementara detail bagian atas adalah join kolom gable dengan kuda-kuda baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Posisi-pemasangan-kolom-gable-terhadap-kolom-struktur-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2889" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Posisi-pemasangan-kolom-gable-terhadap-kolom-struktur-baja.jpg" alt="Arah pemasangan kolom gable terhadap sebuah struktur gable frame" width="750" height="403" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Posisi-pemasangan-kolom-gable-terhadap-kolom-struktur-baja.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Posisi-pemasangan-kolom-gable-terhadap-kolom-struktur-baja-300x161.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p>Join kolom gable bagian atas ada 2 pilihan. Sistem las, atau baut. Kalau pakai las, tidak perlu pakai plat buhul/lekat. Namun, bila pakai mur baut. Berarti pakai plat lekat. Nah, sebelum membuat gambar detail. Pastikan dulu sistem sambungan yang Anda pakai. Lalu, membuat gambar detailnya.</p>
<h3>7. Detail balok hoist</h3>
<p>Balok hoist pada konstruksi gudang dan pabrik berguna untuk railway (rel) hoist. Jadi, yang perlu disiapkan adalah dudukan/pangkon balok, dan balok rel. Umumnya kedua komponen ini adalah terbuat dari material baja WF. Oleh sebab itu, setiap sambungan bisa dilakukan dengan menggunakan mur baut. Layaknya balok dak dan kuda-kuda.</p>
<p>Sebelum membuat gambar detail baja, pastikan 2 hal ini sudah akurat, yaitu:<br />
&#8211; Letak pangkon hoist kanan dan kiri. Hal ini umumnya terlihat pada gambar denah.<br />
&#8211; Elevasi balok dari lantai. Terlihat melalui gambar potongan melintang, dan memanjang.</p>
<p>Selanjutnya gambar detail yang diperlukan adalah:<br />
&#8211; Join tiang kolom dan pangkon. Lengkap dengan plat lekat, dan baut sambung.<br />
&#8211; Join antara pangkon dengan balok rel<br />
&#8211; Sambungan antara balok rel.</p>
<h3>8. Detail rangka cladding</h3>
<p>Seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Setiap titik pertemuan rangka cladding dengan kolom baja, terdapat detail baut. Serta material penyambung. Pakai <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-besi-siku/">besi siku</a>, dan/atau plat baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2982" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg" alt="Gambar rangka talang yang terbuat dari baja profil siku" width="700" height="431" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku.jpg 700w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Rangka-talang-datar-pakai-besi-siku-300x185.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a></p>
<p>Tambahan dari detail tersebut, umumnya dibuat gambar tampak rangka cladding secara utuh. Dengan tujuan agar diketahui:<br />
&#8211; Tinggi rangka cladding dari lantai,<br />
&#8211; Jumlah, dan jarak pasang rangka pada tiang kolom.<br />
&#8211; Letak pasang rangka. Apakah hanya di depan, samping, atau termasuk belakang bangunan.</p>
<h3>9. Detail kanopi</h3>
<p>Kanopi yang terdapat pada pabrik dan gudang umumnya berfungsi sebagai area loading/unloading, serta bukaan bangunan. Berupa pintu besi sliding. Maka dari itu, ukuran kanopi sering bermacam-macam. Sehingga gambar detail baja kanopi pun menjadi banyak.</p>
<p>Perihal kedua. Membuat kanopi baja sama dengan atap monitor. Artinya konstruksi terdiri dari beberapa rangka. Antara lain berfungsi sebagai konsol, gording, ikatan angin, trekstang dan windfree. Maka dari itu, gambar detail yang harus Anda buat adalah semua komponen-komponen rangka atap tersebut.</p>
<p>Oleh sebab itu, untuk bangunan yang sama, tidak jarang terdapat gambar detail baja yang seakan-akan berulang. Padahal tidak. Hanya aepintas terlihat sama. Tapi, kalau di amati lebih cermat. Pasti ukuran, dan dimensi material beda. Hal ini lah yang sering terjadi pada gambar plat landas, lekat, trekstang, dan ikatan angin.</p>
<h3>10. Detail pintu besi</h3>
<p>Walau lingkup pekerjaan pintu tergolong non struktural. Namun, karena material yang digunakan adalah sama dengan konstruksi baja. Maka, <a href="https://arsitekta.com/">jasa arsitek</a> selalu memasukkan pekerjaan pintu menjadi bagian dari pekerjaan konsntruksi baja.</p>
<p>Desain pintu besi umumnya terbagi menjadi 3 jenis, sesuai dengan fungsi pintu yaitu:<br />
&#8211; Gerbang<br />
&#8211; Pintu utama bangunan<br />
&#8211; Pintu darurat.</p>
<h2>Apakah gambar detail baja berlaku untuk semua konstruksi baja?</h2>
<p>Jawabnya tergantung desain konstruksi. Kalau menggunakan material yang sama, serta berfungsi untuk bangunan yang se-ukuran. Maka, detail gambar konstruksi baja boleh Anda pakai untuk beberapa proyek bangunan.</p>
<p>Namun, bila bentang bangunan dan dimensi material berbeda. Jangan sesekali membuat detail sambungan baja tanpa melalui analisa struktur.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ragam-gambar-detail-baja-konstruksi/">20 Gambar Detail Baja Yang Terdapat Konstruksi Gudang dan Pabrik</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/ragam-gambar-detail-baja-konstruksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Implementasi Material Baja Bekas Untuk Konstruksi Gudang Bentang 12 M</title>
		<link>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-bentang-12-pakai-material-bekas/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-bentang-12-pakai-material-bekas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 13:16:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja bekas layak pakai]]></category>
		<category><![CDATA[gudang bentang 12]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[material baja bekas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4380</guid>

					<description><![CDATA[<p>Implementasi topik sebelumnya yang membahas tentang baja WF bekas. Kali ini membahas tentang proses pelaksanaan pekerjaan baja bekas. Khusus untuk konstruksi gudang bentang 12 meter. Silahkan simak, supaya tidak gagal paham. Karena bisa dibilang mudah, asal tahu celahnya. Tapi, bisa menjadi sulit. Kalau dikerjakan dengan cara kira-kira. Spek material baja, alternatif dan syarat-syarat Konstruksi yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-bentang-12-pakai-material-bekas/">Implementasi Material Baja Bekas Untuk Konstruksi Gudang Bentang 12 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4381 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas-300x169.jpg" alt="Teknik menggunakan material baja bekas untuk konstruksi gudang" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas-300x169.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Kuda-kuda-baja-WF-bekas.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Implementasi topik sebelumnya yang membahas tentang <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-baja-wf-bekas-yang-kokoh/">baja WF bekas</a>. Kali ini membahas tentang proses pelaksanaan pekerjaan baja bekas. Khusus untuk konstruksi gudang bentang 12 meter. Silahkan simak, supaya tidak gagal paham. Karena bisa dibilang mudah, asal tahu celahnya. Tapi, bisa menjadi sulit. Kalau dikerjakan dengan cara kira-kira.</p>
<h2>Spek material baja, alternatif dan syarat-syarat</h2>
<p>Konstruksi yang akan dibuat seperti terlihat pada gambar diatas. Dimensi material yang dibutuhkan, alternatif material jika tidak tersedia. Pun, syarat-syarat tambahan lainnya sebagai berikut:</p>
<h3>Tiang kolom dan kuda-kuda</h3>
<p>Material yang terbaik adalah baja WF 150. Setinggi 4,0 m. Dan, sudut kemiringan 15º. Bahan alternatifnya, adalah CNP 150x50x3,2 mm double. Dengan sistem sambungan menumpang. Seperti terlihat pada gambar nomor 2, dibawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4049 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png" alt="Letak pemasangan komponen pada kolom UNP double" width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sementara itu, pengadaan material lakukan dengan hati-hati. Supaya tidak tertipu dan dirugikan. Ingat, konstruksi gudang bentang 12 bisa kokoh, kalau spesifikasi material yang Anda gunakan tidak pas-pasan.</p>
<p>Maka dari itu, pelajari ciri-ciri kanal C yang bagus. Seperti yang telah dijabarkan dalam <a href="https://arsitekta.com/besi-kanal-c-sni-ciri-cirinya-begini-jangan-mau-tertipu-dirugikan/">tautan ini.</a> Sekalipun pada konteks ini, material yang akan Anda gunakan adalah bekas. Sementara pada artikel tersebut, adalah material CNP yang baru.</p>
<p>Namun, acuan-acuan dalam artikel tersebut sangat relevan, untuk Anda terapkan pada saat pengadaan material besi bekas. Khusunya kanal C.</p>
<h3>Gording dan regel</h3>
<p>Tetap terbuat dari kanal C. Namun, dengan ukuran yang lebih kecil dari tiang kolom/kuda-kuda, yaitu:<br />
⁃ Gording CNP 125<br />
⁃ Regel 2CNP 100.</p>
<p>Sedangkan tebal material tersebut minimal 2,3 mm. Artinya, tidak menutup kemungkinan, jikalau menggunakan material yang lebih tebal. Sesuai dengan ketersediaan material bekas.</p>
<p>Alternatif regel sangat banyak. Selain terbuat dari CNP double, pun memenuhi syarat jikalau menggunakan material:</p>
<ol>
<li><a href="https://arsitekta.com/10-jenis-besi-siku-dan-cara-memilih-bahan/" target="_blank" rel="noopener">Besi siku</a> bekas,</li>
<li>Pipa bekas. Galvanis, maupun pipa hitam.</li>
<li>Stal kotak. Khusunya ukuran 4&#215;6, atau lebih.</li>
</ol>
<p>Dengan demikian, Anda lebih leluasa untuk memilih material yang digunakan. Tapi, perlu di ingat pula. Jangan sesekali menggunakan material yang berbeda, untuk membuat komponen konstruksi yang sama.</p>
<p>Artinya, jikalau Anda memutuskan pakai pipa besi. Berarti, seluruh material regel harus pakai besi pipa. Jangan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kombinasi_dan_permutasi">kombinasi</a>. Sebab, mengakibatkan kekuatan konstruksi tidak merata. Dan, rentan terhadap penurunan.</p>
<h3>Ikatan angin dan trekstang</h3>
<p>Sama-sama terbuat dari besi beton. Namun, bentuk dan fungsinya beda. Syarat penggunaan material ikatan angin, maupun trekstang jangan sampai terjadi sambungan.</p>
<p>Sebab fungsi utama kedua komponen tersebut adalah sebagai batang tarik. Dengan adanya sambungan, dikhawatirkan pemasangan ikatan angin, dan trekstang tidak maksimal. Karena rawan putus.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4249 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Konstruksi-baja-300x169.jpeg" alt="Kekuatan konstruksi baja sangat dipengaruhi oleh angkur dan mur baut" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Konstruksi-baja-300x169.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Konstruksi-baja.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Pengadaan dan pabrikasi konstruksi gudang</h2>
<p>Pengadaan material bekas untuk membuat 1 unit gudang, tidak mudah. Karena jumlah material yang dibutuhkan sangat banyak. Sehingga, kemungkinan besar material yang diperoleh, pun tidak mencukupi. Serta, layak pakai.</p>
<p>Oleh sebab itu, komponen konstruksi gudang bentang 12 Anda lakukan dengan acak. Misalnya, kalau pada umumnya material kolom, dan kuda-kuda adalah sejenis. Tapi, dengan kendala tadi, maka tiang kolom boleh pakai WF. Sementara kuda-kuda pakai CNP double. Ini trik jitu dari kami.</p>
<p>Pada kasus konstruksi yang lebih besar. Anda bisa menghubungi Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja, untuk melakukan modifikasi material bekas. Supaya terhindar dari hal-hal yang merugikan Anda. Misalnya akibat struktur bangunan yang rusak.</p>
<h3>1. Proses pabrikasi kolom baja WF bekas</h3>
<p>Secara umum proses pabrikasi konstruksi gudang bentang 12, sama dengan material baru. Demikian juga untuk membuat kolom baja WF bekas. Dalam hal ini terdapat tambahan voute pada bagian atas kolom. Sebab posisi kuda-kuda berada ditas kolom. Seperi terlihat pada gambar nomor 2 tadi.</p>
<p>Adapun panjang voute dalam posisi miring adalah 4x lebar WF. Atau, sekitar 60 cm. Dan, bagian atas ditutup dengan sebuah plat baja. Berukuran 175&#215;300 mm. Lengkap dengan lubang baut Ø1/2&#8243;, sebanyak 8 buah. Untuk sambungan dengan kuda-kuda.</p>
<h3>2. Proses pabrikasi kuda-kuda CNP bekas</h3>
<p>Tahap pengerjaan lalukan seperti tutorial pada artikel ini. Penting Anda pahami, sebelum membuat kanal C double. Material CNP bekas harus Anda cat lebih dulu. Proses pelaksanaan cat besi sebagaimana terurai dalam bacaan ini.</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah sebgai berikut:</p>
<ol>
<li>Memotong dan membuat <a href="https://arsitekta.com/serongan-kuda-kuda-wf-untuk-berbagai-bentangan-dan-sudut-kemiringan/">serongan kuda-kuda</a>. Sesuai dengan sudut kemiringan atap.</li>
<li>Memasang plat lekat bagian atas (nok), dan bagian bawah. Untuk join antara kuda-kuda, serta dengan tiang kolom.</li>
<li>Memasang sepatu gording.</li>
<li>Mengelas secar full setiap pertemuan antara elemen kuda-kuda.</li>
<li>Melaksanakan perapihan. Bekas las, pemotongan, serta terhadap debu/air yang menempel selama proses pabrikasi.</li>
<li>Melaksanakan pengecatan akhir.</li>
</ol>
<h3>3. Cat besi konstruksi baja bekas</h3>
<p>Tahap akhir pabrikasi konstruksi gudang bentang 12, adalah mengecat. Sebagian komponen yang telah mendapat lapisan cat dasar (zinchromate). Langsung Anda cat akhir (finishing).</p>
<p>Metode pelaksanaan cat finis, Anda ikuti tutorial dalam <a href="https://arsitekta.com/cara-pelaksanaan-finishing-cat-yang-benar-dan-tepat/">tautan ini.</a> Sementara itu, komponen yang belum. Harus melalui proses cat dasar dulu. Setelah itu, finishing.</p>
<h4>Dampak pengecatan konstruksi tidak sempurna</h4>
<p>Mengingat latar belakang konstruksi gudang bentang 12 adalah material bekas. Walaupun telah dilakukan pengecatan dasar, dan finishing dengan baik. Tapi, kualitas cat tidak se-sempurna material baru. Itu fakta.</p>
<p>Cepat atau lambat, korosi akan timbul. Khususnya pada daerah bekas las. Serta, sudut-sudut pertemuan komponen yang tidak terjangkau cat. Hal ini menjadi kelemahan material bekas. Sebab dari awal material ini sudah berkarat.</p>
<h4>Sandblasting baja bekas, perlukah?</h4>
<p>Jawaban atas kondisi diatas. Supaya korosi benar-benar hilang. Sebaiknya proses pengecatan baja bekas sebaiknya di awali dengan sandblasting. Kemudian, lapisan cat dasar, dan cat akhir.</p>
<p>Namun, tindakan ini akan menimbulkan permasalahan baru. Yakni anggaran biaya. Sebagaimana kita ketahui, <a href="https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/">biaya sand blasting</a> cukup tinggi. Sangat bertentangan dengan tujuan pemakaian material bekas. Yaitu, agar hemat biaya.</p>
<p>Jadi, menjawab pertanyaan diatas. Perlu atau tidak?. Jawabnya perlu. Namun, karena terbatasan biaya. Jawaban kami adalah tidak perlu. Toh, jatuhnya akan lebih mahal dari konstruksi baja baru. Kalau begitu. Mengapa tidak pakai material baja yang baru saja?.</p>
<h2>[Simpulan] Perbedaan tonase antara konstruksi baja bekas, dan baru</h2>
<p>Tonase konstruksi gudang bentang 12 pakai material baru, dan material bekas selisihnya tidak banyak. Paling banter antara 3-5%. Sebab cara menentukan dimensi material konstruksi adalah umumnya sama. Melalui daftar, atau perhitungan analisa struktur.</p>
<p>Adapun perbedaannya, disebabkan oleh ketersediaan material bekas. Sekalipun menggunakan material yang tak umum. Serta beberapa komponen harus dilakukan dengan cara <a href="https://kbbi.web.id/rekayasa">rekayasa</a>. Namun, bukan berarti mengesampingkan faktor keamanan, serta kekuatan konstruksi. Pada akhirnya, tonase baja relatif sama.</p>
<p>Jika Anda sedang mencari <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Jasa Pembuatan Website MLM</b></a> atau <a href="https://www.cekotechnology.com/mlm/jasa-pembuatan-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener"><b>Website Replika</b></a> kami merekomendasi <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Cekotechnology</a> <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-website-mlm/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Website MLM</a> Terbaik saat ini, sudah banyak pembisnis sukses menggunakan layanan Solusitech sebagai <a href="https://www.cekotechnology.com/jasa-pembuatan-website-cepat/" target="_blank" rel="noopener">Jasa Pembuatan Website</a> sudah tidak diragukan lagi kemampuan TIM Programmernya. Atau bisa kunjungi kami di <a href="https://www.jagoanstudio.com/"><strong>Jagoan Studio</strong></a></p>
<p>dan jika Anda sedang mencari jasa <a href="https://www.jagoantrans.com/sewa-mobil-semarang/"><strong>sewa mobil</strong></a> bisa ke <a href="https://www.jagoantrans.com/">Jagoan Trans</a>. Kami semua berada di <a href="https://www.kreativitasdigitalindonesia.com/"><strong>PT Kreativitas Digital Indonesia / KDI</strong></a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-bentang-12-pakai-material-bekas/">Implementasi Material Baja Bekas Untuk Konstruksi Gudang Bentang 12 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-bentang-12-pakai-material-bekas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2022 15:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi baja ringan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang pakai baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4017</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak dulu baja ringan memang terkenal paling murah, diantara semua bahan bangunan yang terbuat dari logam. Sehingga tetap laris. Dan banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan konstruksi. Akhir-akhir ini, sedang trend adalah konstruksi gudang baja ringan. Apa bisa?. Bisa. Tapi ada batasannya. Kalau tidak. Resiko menanti. Efektivitas gudang dipengaruhi oleh kekuatan konstruksi Sesuai namanya, gudang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/">Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4018 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan-300x205.jpg" alt="Konstruksi atap baja ringan" width="300" height="205" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan-300x205.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-baja-ringan.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sejak dulu <a href="https://arsitekta.com/proses-perancangan-baja-ringan-aspek-aspek-yang-harus-dipatuhi/">baja ringan</a> memang terkenal paling murah, diantara semua bahan bangunan yang terbuat dari logam. Sehingga tetap laris. Dan banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan konstruksi. Akhir-akhir ini, sedang trend adalah konstruksi gudang baja ringan. Apa bisa?. Bisa. Tapi ada batasannya. Kalau tidak. Resiko menanti.</p>
<h2>Efektivitas gudang dipengaruhi oleh kekuatan konstruksi</h2>
<p>Sesuai namanya, gudang memang dipakai untuk menyimpan barang. Bukan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan orang banyak. Kalau pun ada yang beraktivitas di dalam gudang. Jumlahnya pasti sedikit. Namun demikian, bukan berarti bangun gudang bisa asal-asalan. Yang penting murah. Dan cepat selesai. Keliru besar.</p>
<p>Sebuah gudang berfungsi secara maksimal. Kalau konstruksi bangunan benar-benar kuat dan kokoh. Sebaliknya, bila konstruksi gudang tidak kokoh. Dipastikan barang, atau orang yang bekerja pun tidak nyaman. Misalnya karena atap bocor, dinding dan lantai rembes, <a href="https://www.gramedia.com/best-seller/macam-penyebab-banjir/#:~:text=Hujan%20menjadi%20faktor%20utama%20dari,yang%20meninggi%20dan%20akhirnya%20banjir.">lingkungan banjir</a> dan sebagainya. Ini semua menjadi pertimbangan untuk merencanakan konstruksi gudang baja ringan.</p>
<h2>Plus minus menggunakan baja ringan untuk konstruksi gudang</h2>
<p>Nilai plus, atau keuntungan menggunakan material baja ringan untuk bangun gudang adalah:</p>
<ol>
<li>Bahan dasar sangat murah. Serta mudah diperoleh.</li>
<li>Struktur pondasi tidak perlu berukuran besar. Karena konstruksi sangat ringan.</li>
<li>Proses pengerjaan sangat mudah dan cepat. Karena hanya mengandalkan sistem sambungan drilling screw.</li>
<li>Metode kerja sangat praktis. Yakni memotong, menyambung dan memasang bahan.</li>
<li>Pada saat pemasangan konstruksi tidak perlu menggunaan alat berat.</li>
</ol>
<p>Sedangkan kelemahan baja ringan adalah:</p>
<ol>
<li>Tidak cocok untuk bentang lebar. Maksimal bentang 12 meter. Sesuai dengan panjang material.</li>
<li>Tinggi bangunan terbatas. Umumnya hanya 4 meter saja. Oleh sebab itu, Anda harus menggunakan kolom beton. Supaya ketinggian bangunan bertambah.</li>
<li>Bentuk konstruksi harus rangka batang. Atau dengan sistem profil baja gabungan. Lebih jelas mengenai profil gabungan, silahkan Anda baca pada <a href="https://arsitekta.com/manfaat-profil-baja-gabungan-anda-temukan-lengkap-disini/">artikel ini.</a></li>
<li>Jarak tiang dan kuda-kuda tidak bisa 6 meter, atau lebih. Melainkan 3-4 saja. Sebab rawan lentur. Akibat beban penutup atap.</li>
<li>Baja ringan tidak menyatu dengan <a href="https://arsitekta.com/3-jenis-dinding-bata-yang-terkenal-hingga-kini-ternyata-materialnya-ini/">dinding batu bata.</a> Karena material tersebut mengandung lapisan galvanis.</li>
<li>Oleh sebab itu, paling pas menggunakan cladding galvalum, atau spandeck. Akibatnya konstruksi gudang baja ringan terlihat sangat ringkih. Ringkih dalam istilah lokal (Jawa) adalah tidak kokoh. Alias kerempeng, atau rawan ambruk.</li>
</ol>
<h2>[Contoh kasus]: Gudang 12&#215;30 m pakai konstruksi baja ringan</h2>
<p>Denah gudang seperti terlihat pada gambar berikut.<br />
<img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4019 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan-300x204.png" alt="Denah konstruksi gudang ukuran 12x30 meter, dengan menggunakan material baja ringan." width="300" height="204" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan-300x204.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Denah-kolom-baja-ringan.png 523w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>a. Ketentuan dan jenis material konstruksi</h3>
<p>Terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Jarak dan tinggi tiang kolom adalah 4 meter. Menggunakan baja ringan C80x1,0 double.</li>
<li>Regel penghubung antara kolom terbuat dari material C75x0,60 double.</li>
<li>Sudut kemiringan atap 12º. Dan material kuda-kuda terbuat dari 2C80x0,80 mm.</li>
<li>Gording dan rangka cladding pakai C75x0,60 mm. Dengan jarak @1,0 meter.</li>
<li>Atap terbuat dari galvalum gelombang 0,35.</li>
</ol>
<h3>b. Tips jitu memasang rangka baja ringan gudang</h3>
<p>Komponen yang seharusnya tetap ada pada setiap konstruksi gudang adalah: ikatan angin, trekstang, plat landas, lekat, angkur dan baut sambung. Nah, untuk pengganti komponen tersebut. Agar konstruksi gudang baja ringan kokoh. Dilakukan dengan metode seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Tiang langsung dicor pada kolom beton. Dengan kedalaman ≥75 cm. Sebagai pengganti angkur, Anda memasang stek pada tiang. Masing-masing tiang minimal 4 buah.</li>
<li>Material trekstang, dan kres angin menggunakan reng baja ringan ukuran 30 mm. Tiap plong 1 jalur. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan baut skrup.</li>
<li>Sistem sambungan regel, kuda-kuda dan gording menggunakan baut mur Ø7/16”. Cara ini adopsi dari konstruksi baja profil. Dengan tujuan untuk mengurangi lendut/tekan yang terjadi pada konstruksi. Agar tidak rubuh.</li>
<li>Oleh sebab itu, sebagai pengganti plat baja digunakan material galvalum sheet plat T=1,2 mm. Yaitu berguna untuk sepatu gording, maupun plat sambungan kuda-kuda dan regel.</li>
</ol>
<h2>Konsekuensi yang harus Anda hadapi jika terjadi kegagalan konstruksi</h2>
<p>Kemungkinan yang terjadi pada konstruksi gudang baja ringan, Ketika pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan metode kerja adalah:</p>
<ol>
<li>Bangunan miring. Umumnya terjadi karena tidak sanggup menahan beban.</li>
<li>Salah satu konstruksi lemah, Misalnya tiang kolom, atau kuda-kuda.</li>
<li>Mengalami korosi,</li>
<li>Baut skrup lepas (longgar), dan</li>
<li>Runtuh.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Membangun dengan biaya murah perlu inovasi dan kreativitas yang tinggi</h2>
<p>Jasa konstruksi makin hari harus melakukan inovasi. Agar mampu bersaing dan tetap eksis dalam proyek konstruksi. Terlebih pasca <a href="https://arsitekta.com/10-dampak-pandemi-covid-19-terhadap-proyek-konstruksi-indonesia/">pandemi covid-19</a> saat ini. Proyek bangunan masih sepi. Hal itu disebabkan oleh kenaikan harga material yang sangat signifikan. Serta dampaknya yang mengakibatkan popularitas material menurun.</p>
<p>Sisi lain, masyarakat selalu mengharapkan biaya pembangunan sehemat mungkin. Maka dari itu, harus menggunakan material yang murah. Namun kuat dan kokoh. Nah, inovasi berikutnya yang perlu dilakukan adalah menciptakan konstruksi yang kokoh, tapi dengan menggunakan material yang murah. Kalau pakai material yang mahal, sangat mudah.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang cara membangun konstruksi gudang baja ringan. Agar berfungsi secara maksimal. <a href="https://umkt.ucm.ac.id/courses/konsep-kebutuhan-rasa-aman-dan-nyaman/?cl=1">Aman dan nyaman</a>. Serta konsekuensi yang harus Anda hadapi. Jikalau pembangunan tidak terlaksana dengan benar.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/">Konstruksi Gudang Baja Ringan Yang Kokoh dan Murah Bangun Dengan Cara Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Baut Konstruksi Gudang Bentang 20 Meter Ternyata Sebanyak Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2022 17:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baut baja]]></category>
		<category><![CDATA[baut konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghitung baut konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4012</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tujuan membuat daftar kebutuhan baut konstruksi gudang ada 2. Yakni untuk: 1]. Pengajuan penawaran harga, dan 2]. Pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Karena tujuannya berbeda. Maka orang yang melakukan perhitungan pada umumnya juga beda. Untuk keperluan penawaran harga adalah estimator. Sedangkan untuk proses konstruksi adalah pelaksana bangunan. Perbedaan selanjutnya adalah gambar yang digunakan menghitung baut. Untuk keperluan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/">Kebutuhan Baut Konstruksi Gudang Bentang 20 Meter Ternyata Sebanyak Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4013 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M-300x195.png" alt="Contoh konstruksi gudang bentang 20 meter, dengan sistem sambungan baut mur" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M-300x195.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Konstruksi-Gudang-Bentang-20-M.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tujuan membuat daftar kebutuhan baut konstruksi gudang ada 2. Yakni untuk: 1]. Pengajuan <a href="https://arsitekta.com/seperti-ini-jenis-penawaran-harga-proyek-baja/">penawaran harga</a>, dan 2]. Pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Karena tujuannya berbeda. Maka orang yang melakukan perhitungan pada umumnya juga beda. Untuk keperluan penawaran harga adalah estimator. Sedangkan untuk proses konstruksi adalah pelaksana bangunan.</p>
<p>Perbedaan selanjutnya adalah gambar yang digunakan menghitung baut. Untuk keperluan penawaran harga, gambar yang digunakan adalah gambar tender. Sedangkan untuk tujuan pelaksanaan, kebutuhan baut konstruksi gudang dihitung berdasarkan gambar shop drawing. Eksistensi kedua dokumen proyek tersebut, seperti terlihat pada gambar berikut. Sampai disini semoga teman-teman telah paham tujuan menghitung baut, pelaku dan dokumen yang digunakan sebagai dasar perhitungan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3170 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Integrasi-dan-eksistensi-jenis-jenis-gambar-bangunan-300x219.jpg" alt="Diagram integrasi dan eksistensi jenis-jenis gambar bangunan" width="300" height="219" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Integrasi-dan-eksistensi-jenis-jenis-gambar-bangunan-300x219.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Integrasi-dan-eksistensi-jenis-jenis-gambar-bangunan.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Jenis-jenis baut yang digunakan untuk bangunan gudang</h2>
<p>Setiap gudang yang terbuat dari konstruksi <a href="https://arsitekta.com/menghitung-luas-permukaan-baja-profil-pakai-cara-ini-tidak-bakal-keliru/">baja profil</a>, pasti membutuhkan baut mur dan sejenisnya. Berguna untuk menyambung dan mengikat rangka konstruksi, agar menjadi kuat dan kokoh.</p>
<h3>a. Klasifikasi baut mur</h3>
<p>Terdiri dari 2 macam, yaitu baut baja dan baut hitam. Baut baja sering disebut HTB (Higth Tension Bolt), atau setara dengan ASTM A-325. Umumnya digunkan untuk konstruksi berat. Dengan ukuran Ø5/8” atau lebih. Sedangkan baut hitam adalah setara dengan ASTM A-36. Memiliki kekuatan tarik jauh lebih rendah dari A-325. Oleh sebab itu, paling cocok untuk sambungan non struktural.</p>
<h3>b. Ukuran baut</h3>
<p>Sebelum menghitung kebutuhan baut konstruksi gudang. Pertama-tama, Anda wajib mengetahui ukuran baut yang digunakan untuk gudang. Pada umumnya terdiri dari 4 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Ø1/2&#8243; Hitam</li>
<li>Ø5/8&#8243; HTB</li>
<li>Ø3/4&#8243; HTB</li>
<li>Ø7/8&#8243; HTB</li>
</ol>
<h3>c. Alat sambung konstruksi non mur baut</h3>
<p>Selain mur baut, alat sambung yang selalu dipakai pada konstruksi gudang adalah:</p>
<ol>
<li>Angkur baut</li>
<li>Dinabolt</li>
<li>Baut atap/spandeck (roofing)</li>
</ol>
<h2>[Contoh kasus]: Bangunan gudang ukuran 20&#215;48 Meter</h2>
<p>Model bangunan seperti gambar yang berada di bawah judul. Spesifikasi, jenis dan jumlah material baja yang digunakan adalah:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom dan kuda-kuda menggunakan WF 200x100x5,5&#215;8. Jarak @6,0 m. Jumlah kuda-kuda = 9 stel.</li>
<li>Konsol terbuat dari material baja WF 150x75x5x7 di belah. Sebanyak 18 buah. Masing-masing panjang 1 meter.</li>
<li>Regel type ruji-ruji. Terbuat dari CNP 100x50x2,3 dan besi beton Ø10 MM. Dengan ketinggian 50 cm. Sebanyak 16 stel.</li>
<li>Gording CNP 100x50x2,3 sebanyak 20 jalur. Dan panjang total @50 meter.</li>
<li>Ikatan angin terbuat dari besi beton Ø16 mm. Berjumlah 40 buah.</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/pabrikasi-dan-pemasangan-trekstang-seperti-ini-jamin-kuat-bagian-2-4/">Trekstang</a> terbuat dari besi beton Ø12 mm. Sebanyak 304 batang.</li>
<li>Dan plat baja T=10, 8 dan 6 mm. Sebagai landasan, lekat, stiffners dan sepatu gording/regel.</li>
</ol>
<p>Cara menghitung kebutuhan baut konstruksi gudang seperti berikut:</p>
<h3>1. Angkur baut Ø16&#215;600 mm</h3>
<p>Per titik tumpuan terdiri dari 4 buah. Maka jumlah keseluruhan baut angkur yang dibutuhkan adalah:<br />
= 4 x 2 x 9<br />
= 72 buah</p>
<h3>2. Baut Ø1/2”x1,5”</h3>
<p>Kegunaan baut seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Untuk konsol = 4 pcs x 18 buah = 72 Pcs</li>
<li>Untuk gording = 4 pcs x 20 x 9 stel = 720 pcs</li>
<li>Baut regel = 2 pcs x 4 x 16 stel = 128 pcs</li>
</ol>
<p>Jumlah = 920 pcs.</p>
<h3>3. Baut Ø5/8”x1,5”</h3>
<p>Berguna untuk:</p>
<ol>
<li>Sambungan kuda-kuda = 10 pcs x 3 x 9 stel = 270 pcs</li>
<li>Baut ikatan angin = 2 pcs x 40 buah = 80 pcs</li>
</ol>
<p>Total = 350 pcs.</p>
<h3>4. Mur trekstang Ø1/2”</h3>
<p>Masing-masing trekstang membutuhkan 4 buah mur. Dengan demikian, kebutuhan mur adalah:<br />
= 4 buah x 304 batang = 1.216 buah.</p>
<h3>5. Span skrup M16</h3>
<p>Ukuran span skrup umumnya menyesuaikan ukuran besi beton yang digunakan untuk ikatan angin. Bilamana Anda terapkan lebih besar dari ukuran ikatan angin, tentu akan lebih kuat. Namun, jangan sampai kurang. Alias lebih kecil dari ikatan angin.</p>
<p>Adapun kebutuhan span skrup untuk setiap ikatan angin adalah 1 buah. Oleh sebab itu, span skrup yang dibutuhkan untuk membangun gudang tersebut adalah sebanyak 40 buah.</p>
<h2>Cara menghitung baut atap</h2>
<p>Baut atap, atau roofing termasuk dalam daftar kebutuhan baut konstruksi gudang. Karena pengadaan material selalu dilakukan secara bersamaan. Selain itu, pula suplier yang menyediakan roofing, dan <a href="https://arsitekta.com/jenis-baut-baja-dan-kegunaan-pada-proyek/">mur baut</a> pada umumnya adalah sama. Jadi, untuk <a href="https://www.kompasiana.com/fauzulfah/565b27a32623bd0d1efd3f86/langkah-langkah-mudah-untuk-melakukan-efisiensi-biaya-produksi?page=all&amp;page_images=1">efisiensi biaya</a> dan waktu selalu dihitung, dan dibelanjakan secara bersamaan.</p>
<p>Misalkan untuk contoh gudang tersebut diatas. Jenis atap yang di inginkan adalah galvalum gelombang 0,35. Dengan lebar efektif 0,75 meter. Dengan demikian, diketahui jarak ideal roffing adalah: ½ x 0,75 = 0,375 meter. Selain itu, data lain yang Anda perlukan untuk menghitung kebutuhan baut, adalah panjang dan jumlah gording.</p>
<p>Jumlah roofing yang dibutuhkan untuk gudang tersebut adalah:<br />
= (50 : 0,75) x 20 jalur<br />
= 2.666,67 biji. Atau bulatkan menjadi 2.700 biji.</p>
<h2>[Rekapitulasi] Daftar kebutuhan mur baut dan roffing</h2>
<p>Berdasarkan perhitungan diatas. Daftar kebutuhan baut konstruksi gudang seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Angkur Ø16 x 600 mm = 72 buah</li>
<li>Baut mur Ø1/2”x1,5” (Hitam) = 920 pcs</li>
<li>Baut mur Ø5/8”x1,5” (HTB) = 350 pcs</li>
<li>Mur Ø1/2” (Hitam) = 1.216 buah</li>
<li>Span skrup M16 = 40 buah</li>
<li>Baut atap (roofing) = 2.700 biji</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Implementasi kebutuhan baut mur dalam penawaran harga</h2>
<p>Untuk keperluan penawaran harga, terutama pada saat mengikuti tender. Kebutuhan mur baut harus menyesuaikan BoQ, yang telah disediakan oleh konsultan bangunan. Permasalahnya, dalam BoQ sendiri, pengadaan mur baut kerap tidak dirinci satu per satu. Bahkan tidak muncul. Akhirnya kontraktor sering kewalahan. Kalau tidak dicantumkan dalam penawaran, akan rugi. Tapi, kalau dicantumkan, pos-nya tidak ada.</p>
<p>Solusi untuk hal seperti ini adalah melakukan konversi kebutuhan baut konstruksi gudang. Sama halnya dengan melakukan <a href="https://arsitekta.com/konversi-harga-satuan-cat-baja-dari-m%c2%b2-ke-kg-paling-mudah-dengan-cara-ini/">konversi harga cat</a> baja. Caranya ada 2, yaitu:</p>
<h3>a. Konversi harga pengadaan dan pemasangan baut ke item pekerjaan utama</h3>
<p>Misalnya angkur baut. Item pekerjaan utamanya adalah kolom baja. Teknisnya seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Hitung berapa total biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan dan pemasangan angkur baut,</li>
<li>Biaya tersebut konversi ke dalam satuan kilogram. Sebab pada umumnya pekerjaan konstruksi menggunakan satuan kilogram.</li>
<li>Lalu tambahkan biaya yang telah Anda konversi ke harga satuan pekerjaan kolom baja. Selesai.</li>
</ol>
<h3>b. Membuat rincian anggaran biaya tambahan</h3>
<p>Cara berikutnya adalah membuat rincian tersendiri. Di luar item-item pekerjaan yang telah tercantum dalam BoQ. Metode ini yang kami sarankan. Karena <a href="https://www.kajianpustaka.com/2020/01/transparansi-keuangan.html#:~:text=Manfaat%20Tranparansi%20Keuangan&amp;text=Transparansi%20dapat%20mengurangi%20ketidakpastian%20yang,Meningkatkan%20akuntabilitas%20pemerintah.">transparan</a>. Dan mudah di cek. Terutama saat klarifikasi dan negosiasi harga. Caranya, seluruh kebutuhan baut konstruksi gudang anda lampirkan dalam BoQ. Beserta harga satuan masing-masing.</p>
<p>Bila ingin mendapatkan gambar konstruksi gudang ukuran tersebut (20&#215;48 meter). Silahkan hubungi kami. Melalui kontak yang terlampir dalam laman ini. Juga boleh kami buatkan ukuran gudang yang berbeda. Bentangan yang lebih besar, atau lebih kecil.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/">Kebutuhan Baut Konstruksi Gudang Bentang 20 Meter Ternyata Sebanyak Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kebutuhan-baut-konstruksi-gudang-bentang-20-meter-ternyata-sebanyak-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Merencanakan Dimensi Material Baja Untuk Gudang</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2020 04:39:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[dimensi material]]></category>
		<category><![CDATA[jenis bahan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran material]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dimensi baja artinya ukuran panjang, lebar, tinggi maupun tonase material baja yang kita gunakan untuk keperluan sebuah bangunan. Agar tahu merencanakan dimensi material baja sebelum pembangunan kita mulai adalah hal yang wajib kita laksanakan, termasuk untuk membangun sebuah gudang. Tujuan merencanakan dimensi material sangat penting, yaitu agar jenis dan ukuran material baja yang kita gunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/">Cara Merencanakan Dimensi Material Baja Untuk Gudang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Dimensi baja artinya ukuran panjang, lebar, tinggi maupun tonase material baja yang kita gunakan untuk keperluan sebuah bangunan. Agar tahu merencanakan dimensi material baja sebelum pembangunan kita mulai adalah hal yang wajib kita laksanakan, termasuk untuk membangun sebuah gudang. </p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tujuan merencanakan dimensi material sangat penting, yaitu agar jenis dan ukuran material baja yang kita gunakan untuk konstruksi gudang tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Sebab ukuran material yang terlalu besar mengakibatkan biaya pembangunan tidak efisien, sebaliknya ukuran material yang terlalu kecil akan mengakibatkan bangunan tidak kokoh.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Bagi anda yang masih awam mengenai konstruksi baja tak perlu khawatir. Anda dapat memahami cara merencanakan jenis dan ukuran material baja dengan mudah, yaitu melalui tips berikut ini:</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Melengkapi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Data">data</a> dan menentukan material atap</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tentu anda tidak dapat merencanakan dimensi material baja, yang akan anda gunakan untuk konstruksi gudang, sebelum anda melengkapi data-data mengenai gudang akan akan dibangun. Data-data tersebut sangat penting karena menjadi acuan dalam menentukan jenis dan ukuran material baja.</p>



<h3 class="has-vivid-red-color has-text-color wp-block-heading">1.<strong>Ukuran bangunan gudang</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Yaitu data mengenai panjang dan lebar gudang yang akan kita banguan. Sebab ukuran bangunan berpengaruhi langsung pada dimensi material baja yang akan kita gunakan, maka sedapat mungkin ukuran gudang kita buat berbentuk persegi, yakni setiap sudut bangunan membentuk 90º.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tips untuk menentukan panjang gudang sebaiknya kelipatan 6 meter, yaitu panjang 12 meter, 18 meter, 24 meter dan seterusnya. Kelipatan 6 meter bermaksud untuk menyesuaikan ukuran panjang material baja yang umum, serta sebagai acuan dalam menentukan jarak antara tiang/kolom baja (L1).</p>



<h3 class="has-vivid-red-color has-text-color wp-block-heading">2.<strong>Tinggi bangunan gudang</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Yaitu data mengenai tinggi tiang/kolom baja yang akan kita rencanakan, tambah kolom pedestal/cor beton jika ada. Perlu anda perhatikan dalam menentukan tinggi kolom baja, penting menyesuaikan ukuran panjang material baja yang tersedia. Hal ini agar memudahkan anda belanja material serta material yang anda gunakan nantinya tidak banyak sisa atau terbuang.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tips untuk menentukan tinggi tiang/kolom baja yakni harus kelipatan 4 meter atau 6 meter. Seperti kita ketahui, umumnya bangunan gudang tinggi tiang/kolom baja dapat kita buat 6 meter. Sementara agar tinggi bangunan bisa lebih dari 6 meter, maka kita dapat menambah kolom pedestal/cor beton berada di bawah tiang/kolom baja.</p>



<h3 class="has-vivid-red-color has-text-color wp-block-heading">3.<strong>Jenis bahan penutup atap gudang</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Yaitu data mengenai jenis material yang akan kita gunakan sebagai penutup atap gudang. Jenis material atap akan berpengaruh pada sudut kemiringan serta bentuk atap gudang. Dengan menentukan material atap sangat penting untuk mengetahui jumlah beban yang akan dipikul oleh rangka atap baja, yaitu berat dari material penutup atap bangunan tersebut.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Menentukan jenis material penutup atap yaitu berdasarkan kegunaan bangunan. Namun secara umum untuk atap bangunan gudang cukup menggunakan material jenis Galvalume gelombang, yang memiliki berat antara 3,61 &#8211; 5,08 Kg/m². Setelah kita pastikan bahwa penutup atap yang menggunakan jenis galvalume gelombang. Maka secara otomatis kita ketahui standar sudut kemiringan atap yang menggunakan galvalume gelombang adalah 15º serta bentuk atap umumnya pada bangunan gudang adalah <a href="https://properti.kompas.com/read/2012/09/11/1426254/Kelebihan.Model.Rumah.Beratap.Pelana?page=all#:~:text=Dari%20berbagai%20bentuk%20dan%20jenis,dapat%20menciptakan%20ruangan%20dalam%20plafon.">bentuk atap pelana.</a></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Menentukan jenis dan ukuran material baja profil</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Setelah data mengenai bangunan gudang telah lengkap, seperti penjelasan pada Tahap 1. Selanjutnya kita menentukan jenis dan ukuran material baja profil yang kita gunakan. Perhatikan gambar berikut ini, adalah sebuah konstruksi gudang yang akan kita rencanakan menggunakan material baja.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="625" height="356" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-konstruksi-gudang.jpg" alt="Gambar sebuah konstruki gudang yang direncanakan menggunakan material baja" class="wp-image-2267" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-konstruksi-gudang.jpg 625w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-konstruksi-gudang-300x171.jpg 300w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /><figcaption>Gambar konstruksi gudang</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">maka untuk menentukan jenis dan ukuran material baja profil yang akan kita gunakan pada konstruksi gudang seperti gambar tersebut, kita lakukan berdasarkan cara berikut:</p>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">1.<strong>Material untuk Trecstang <em>(Sagrod) </em>dan Ikatan angin <em>(Wind brace)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Material baja yang kita gunakan untuk Trecstang dan Ikatan angin adalah sama-sama jenis besi beton Bj 37 atau besi polos, hanya fungsi dan bentuk komponen yang berbeda. Adapun trecstang berfungsi sebagai pengeras atau pengaku antar gording, sementara Ikatan angin berfungsi untuk pengeras atau pengaku antar kuda-kuda.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Cara menentukan ukuran besi beton yang kita pergunakan untuk trecstang dan ikatan angin, dapat anda temukan tips-nya pada artikel <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">Tabel Besi Beton, Lengkap &amp; Kegunaannya,</a> silahkan anda buka <em>link</em> tersebut.</p>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">2.<strong>Material untuk Gording <em>(Purlin)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Gording merupakan komponen rangka atap yang terpasang menghubungkan antara 2 kuda-kuda, dengan jarak tertentu <em>(s).</em> Adapun jenis material gording yang umum mempergunakan adalah baja profil CNP, yang dapat kita tentukan ukurannya melalui tips berikut:</p>



<ul><li>Jika s&lt; 1.200 mm; maka gunakan baja profil CNP 125x50x20x2,3 mm</li><li>Jika s= 1.200 s/d 1.350 mm; maka gunakan baja profil CNP 150x50x20x2,3 mm</li></ul>



<p class="has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-background-color has-background has-normal-font-size">Namun karena kondisi tertentu, pada sebagian bangunan gudang menentukan jarak antara tiang/kolom baja (L1) 8,0 meter, maka ukuran gording yang akan kita gunakan dapat ditentukan melalui tips berikut:</p>



<ul><li><em>Jika s&lt; 1.300 mm; maka gunakan baja profil CNP 200x75x20x2,8 mm</em></li><li><em>Jika s= 1.300 s/d 1.450 mm; maka gunakan baja profil CNP 200x75x20x3,2 mm</em></li></ul>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">3.<strong>Material untuk Kuda-kuda <em>(Rafter)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Kuda-kuda adalah salah satu komponen utama pada sebuah konstruksi gudang, sebab berfungsi sebagai penopang semua beban yang terjadi pada rangka dan penutup atap. Sehingga untuk menentukan jenis dan ukuran material kuda-kuda tidak terlepas dari beban yang akan dipikulnya dengan memperhitungkan lebar/bentang bangunan (L).</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Umumnya jenis material untuk kuda-kuda konstruksi gudang menggunakan baja profil WF, dan telah jelaskan dalam artikel <a href="https://arsitekta.com/bentuk-kuda-kuda-baja-profil-dan-jenis-bahan/">Kuda-kuda Baja Profil, Bentuk &amp; Jenis Bahan Yang Dipakai.</a> Silahkan anda buka <em>link</em> tersebut, untuk menemukan tips dalam menentukan jenis dan ukuran material kuda-kuda.</p>



<p class="has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-background-color has-background has-normal-font-size">Namun pada kasus tertentu, jika anda menghendaki jenis material yang menggunakan untuk kuda-kuda adalah baja kastela. Maka cara menentukan ukuran material kuda-kuda dapat kita lakukan melalui tips berikut:</p>



<ul><li><em>Jika L= 25 m; gunakan baja kastela WF 200 HCO 300x100x5,5&#215;8 mm</em></li><li><em>Jika L= 30 m; gunakan baja kastela WF 250 HCO 375x125x6x9 mm</em></li><li><em>Jika L= 35 m; gunakan baja kastela WF 300 HCO 450x200x6,5&#215;9 mm</em></li><li><em>Jika L= 40 m; gunakan baja kastela WF 350 HCO 525x175x7x11 mm</em></li><li><em>Jika L= 45 m; gunakan baja kastela WF 400 HCO 600x100x813 mm</em></li></ul>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">4.<strong>Material untuk Regel <em>(Tie beam)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Regel berfungsi sebagai balok pengikat antar tiang/kolom baja, selain sebagai pengikat dengan adanya regel akan memudahkan tukang dalam pemasangan konstruksi. Pada umumnya jenis material yang kita gunakan untuk regel adalah baja profil 2CNP. 2CNP artinya profil CNP yang kita gunakan <em>double</em>, atau terdiri dari 2 batang kemudian kita satukan menjadi 1 komponen.   </p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Menentukan ukuran baja profil CNP untuk regel, yang akan kita gunakan pada sebuah konstruksi gudang, dapat kita lakukan melalui tips berikut:</p>



<ul><li>Jika L&lt; 20 m; gunakan ukuran baja profil 2CNP 100x50x20x2,3 mm</li><li>Jika L= 20 s/d 30 m; gunakan ukuran baja profil 2CNP 150x50x20x2,3 mm</li><li>Jika L> 30 m; gunakan ukuran baja profil 2CNP 200x75x20x2,8 mm</li></ul>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">5.<strong>Material Konsol <em>(Console)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Konsol adalah bagian struktur yang menonjol keluar bangunan gudang, berfungsi untuk menopang beban di atasnya, juga untuk melindungi bagian bawah konsol agar terhindar dari panas maupun hujan. Jenis material konsol untuk konstruksi gudang umumnya menggunakan profil WF, dan untuk menentukan ukuran material konsol dapat kita lakukan melalui tips berikut:</p>



<ul><li>Jika L3&lt; 1,5 m; gunakan ukuran baja profil WF 150x75x5x7 mm</li><li>Jika L3= 1,5 s/d 2,0 m; gunakan ukuran baja profil WF 200x100x5,5&#215;8 mm</li><li>Jika L3> 2,0 m; gunakan ukuran baja profil WF 250x125x6x9 mm</li></ul>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">6.<strong>Material untuk Kolom <em>(Column)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Seperti pembahasan pada Tahap 1, bahwa tinggi ideal tiang/kolom baja adalah kelipatan 4 atau 6 meter. Adapun jenis material tiang/kolom yang kita gunakan untuk konstruksi gudang adalah baja profil WF. Yang mana dimensi tiang/kolom kita tentukan sama dengan ukuran profil WF yang digunakan untuk kuda-kuda. Misalnya, ukuran profil untuk kuda-kuda kita tentukan menggunakan profil WF 300x150x6,5&#215;9 mm, maka ukuran profil untuk tiang/kolom juga kita buat sama, yaitu memakai WF 300x150x6,5&#215;9 mm. </p>



<p class="has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-background-color has-background has-normal-font-size">Namun jika material kuda-kuda yang anda tentukan adalah baja kastela, maka ukuran profil untuk tiang/kolomnya sama dengan ukuran awal pembuatan profil kastela tersebut. Misalnya kuda-kuda menggunakan baja kastela WF 250 HCO 375x125x6x9 mm, berarti material awal pembuatan baja kastela tersebut adalah WF 250x125x6x9 mm</p>



<h3 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading">7.<strong>Material untuk Angkur <em>(Anchor)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Fungsi angkur pada konstruksi gudang adalah sebagai jangkar/pengikat antara konstruksi gudang yang menggunakan rangka baja dengan struktur pondasi, balok atau kolom beton dibawahnya. Adapun cara menentukan jenis material dan ukuran angkur yang akan anda pergunakan, dapat anda temukan caranya pada artikel <a href="https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/">Syarat Pemasangan Angkur Baja Dijamin Kuat.</a> Silahkan anda buka <em>link </em>tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Menentukan tebal dan ukuran material baja pelat</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Selain material baja profil konstruksi gudang juga membutuhkan material baja plat. Yang harus kita tentukan yaitu berdasarkan ketebalan dan ukuran yang kita gunakan pada masing-masing komponen rangka baja.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Adapun cara menentukan tebal dan ukuran plat baja yang kita gunakan telah jelas <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">Jenis Komponen Struktur Rangka Baja Profil Seperti Ini</a>, silahkan anda buka <em>link </em>tersebut guna mendapatkan panduan dan tips-nya.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Hal yang perlu tambahkan pada kondisi khusus, misalnya harus melakukan sambungan <em>(Connecting)</em> karena keterbatasan panjang normal/standar material di pasaran. Sehingga harus melakukan sambungan untuk mencapai panjang yang kita butuhkan untuk konstruksi. Dimana kondisi seperti ini umumnya terjadi pada profil WF yang akan dipergunakan untuk kuda-kuda.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="438" height="269" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-plat-sambung-profil-WF.jpg" alt="Gambar detail plat sambung pada material baja profil WF, yang berisi ketentuan cara menghitung tebal dan ukuran plat baja yang digunakan" class="wp-image-2268" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-plat-sambung-profil-WF.jpg 438w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-plat-sambung-profil-WF-300x184.jpg 300w" sizes="(max-width: 438px) 100vw, 438px" /><figcaption>gambar plat sambung profil WF</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Cara menentukan tebal dan ukuran plat baja untuk menyambung kuda-kuda WF, seperti gambar diatas dapat kita lakukan melalui rumus berikut ini:</p>



<p><strong>PS-1 &nbsp;&nbsp; = p x h1</strong></p>



<p><strong>PS-2 &nbsp;&nbsp; = p x b1</strong></p>



<p><em><span style="text-decoration: underline;"><u>Keterangan rumus </u>tersebut <u> adalah seperti berikut:</u></span></em></p>



<ul><li><em>PS-1 = ukuran pelat baja sambungan untuk web (t1) profil WF, maka tebal pelat baja gunakan adalah <strong>≥</strong>t1, </em></li><li><em>PS-2 = ukuran p</em>e<em>lat baja sambungan untuk flange (t2) profil WF, maka tebal pelat baja gunakan adalah <strong>≥</strong>t2</em></li><li><em><strong>P = 1,5h; h1 = h – (4t2)</strong> dan <strong>b1 = b – t2</strong></em></li></ul>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Jadi misalkan, sebuah kuda-kuda yang menggunakan material profil WF 350x175x7x11 mm akan di sambung, maka ukuran plat baja yang akan kita gunakan sebagai bahan untuk sambungan  melaui rumus berikut:</p>



<p>PS-1 &nbsp;&nbsp; = (1,5 x 350) x ((350- (4 x 11))</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; = 525 x (350 – 44)</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; = 525 x 306 mm;</p>



<p>PS-2 &nbsp;&nbsp; = (1,5 x 350) x (175 &#8211; 11)</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; = 525 x 164 mm;</p>



<p class="has-normal-font-size">Sementara tebal plat baja yang akan kita gunakan, dapat kita tentukan dengan cara berikut:</p>



<p>PS-1  kita tentukan  ≥ t1 yaitu T=8 mm.</p>



<p>PS-2  kita tentukan  ≥ t2 yaitu T=12 mm.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penutup</strong></h2>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Dari penjelasan ini mengharapkan anda telah memahami cara merencanakan dimensi material baja, yang akan anda gunakan pada sebuah konstruksi gudang. Tips ini kami terapkan pada beberapa proyek konstruksi baja kami, jadi artikel ini kami buat berdasarkan pengalaman/praktek. Serta yang kami susun untuk tujuan menambah pengetahuan masyarakat mengenai cara merencanakan konstruksi gudang, yang menggunakan material baja.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Adapun maksud tulisan yang di blok warna, adalah menggambarkan pada kondisi khusus/tertentu, antara lain mengenai jarak tiang/kolom yang tidak standar dan mengenai material kuda-kuda yang menggunakan baja kastela. Yang berakibat pada penentuan ukuran profil tiang/kolom. Maka untuk memudahkan anda melakukan perencanaan dimensi material baja, sedapat mungkin pengecualian seperti ini anda hindari, dengan tujuan agar konstruksi gudang yang anda rancang benar-benar kuat dan kokoh</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/">Cara Merencanakan Dimensi Material Baja Untuk Gudang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menghitung Tonase Baja pada Konstruksi Gudang</title>
		<link>https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 14:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi gudang]]></category>
		<category><![CDATA[menghitung tonase]]></category>
		<category><![CDATA[rab baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[tabel baja]]></category>
		<category><![CDATA[tonase baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konstruksi gudang salah satu contoh bangunan yang simple dan praktis dalam pengerjaan. Kita sebut simple karena desain memperioritaskan aspek fungsi, yang dalam arsitektur terkenal dengan konsep Form Follow Function (3F). Dari segi ketersediaan bahan yang kita gunakan, untuk membangun sebuah gudang bahan tidak sulit kita temukan. Karena hampir semua toko-toko bahan bangunan lokal menjualnya. Jadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/">Cara Menghitung Tonase Baja pada Konstruksi Gudang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Konstruksi gudang salah satu contoh bangunan yang simple dan praktis dalam pengerjaan. Kita sebut simple karena desain memperioritaskan aspek fungsi, yang dalam arsitektur terkenal dengan <a href="https://medium.com/@darinamaulana/form-follow-function-jakarta-dan-modernisme-a3441f7bc904">konsep Form Follow Function (3F)</a>. Dari segi ketersediaan bahan yang kita gunakan, untuk membangun sebuah gudang bahan tidak sulit kita temukan. Karena hampir semua toko-toko bahan bangunan lokal menjualnya. Jadi bisa kita simpulkan menghitung tonase baja gudang cukup mudah.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Baja profil merupakan bahan utama yang berguna untuk membuat konstruksi gudang. Jenisnya antara lain baja profil IWF, CNP, Siku dan Baja plat. Kelebihan baja profil untuk konstruksi gudang selain proses pengerjaan cepat, juga lebih kokoh jika kita bandingkan dengan bahan kayu. Adapun tonase baja pada sebuah bangunan gudang, yang kita hitung umumnya terdiri dari Tiang kolom, Regel,Konsol, Kuda-kuda, Gording dan Rangka atap lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Persiapan sebelum menghitung tonase baja</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Sebelum menghitung tonase baja yang kita gunakan untuk konstruksi gudang, persiapan yang perlu kita lakukan silahkan baca artikel <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-baja-kostruksi-dak/">Cara Menghitung Tonase Baja, Konstruksi Dak</a>. Tahap persiapan untuk menghitung tonase baja pada prinsipnya sama. Yang berbeda hanya jenis bangunannya saja, jika dalam artikel tersebut jenis bangunannya adalah dak, sedangkan dalam artikel ini adalah gudang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Panduan menghitung tonase baja konstruksi gudang</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Mempelajari Gambar Konstruksi gudang</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tonase baja yang akan kita hitung adalah konstruksi gudang berukuran 38x48m (Luas= 1.824M²), dengan tinggi tiang kolom 6m dan sudut kemiringan kuda-kuda 15º. Lebih jelas, gambar konstruksi gudang yang akan kita jadikan acuan untuk menghitung tonase baja, silahkan dapat anda pelajari gambar-gambar yang terlampir berikut ini.</p>



<div class="wp-block-jetpack-slideshow aligncenter" data-effect="slide"><div class="wp-block-jetpack-slideshow_container swiper-container"><ul class="wp-block-jetpack-slideshow_swiper-wrapper swiper-wrapper"><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="230" alt="" class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-1963" data-id="1963" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-300x230.jpg" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-300x230.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap.jpg 527w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">Gambar denah rangka atap konstruksi gudang</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="153" alt="" class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-1964" data-id="1964" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1-dan-9-300x153.jpg" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1-dan-9-300x153.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1-dan-9-768x393.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1-dan-9.jpg 802w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">Gambar konstruksi gudang potongan as.1&amp;9</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="151" alt="" class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-1965" data-id="1965" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1_8-300x151.jpg" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1_8-300x151.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1_8-768x386.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-potongan-melebar-as.1_8.jpg 792w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">Gambar konstruksi gudang potongan as.1-8</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="208" alt="" class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-1966" data-id="1966" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-tampak-samping-dan-potongan-memanjang-300x208.jpg" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-tampak-samping-dan-potongan-memanjang-300x208.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-tampak-samping-dan-potongan-memanjang.jpg 717w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">Gambar konstruksi gudang tampak samping &amp; potongan memanjang</figcaption></figure></li></ul><a class="wp-block-jetpack-slideshow_button-prev swiper-button-prev swiper-button-white" role="button"></a><a class="wp-block-jetpack-slideshow_button-next swiper-button-next swiper-button-white" role="button"></a><a aria-label="Pause Slideshow" class="wp-block-jetpack-slideshow_button-pause" role="button"></a><div class="wp-block-jetpack-slideshow_pagination swiper-pagination swiper-pagination-white"></div></div></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Pada gambar, konstruksi gudang potongan as.1&amp;9 dan tampak samping, menerangkan bahwa sebagian dinding gudang terbuat dari rangka baja. Namun sebagai tahap awal, tonase baja yang akan kita hitung sementara konstruksi gudang saja. Nah, jika metode penghitungan tonase baja kita lakukan menggunakan komputer yakni dengan Ms.Excel, maka hasil perhitungan tonase baja kita peroleh seperti pada tabel ini.</p>



<p>[table id=9 /]</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong>Mengisi tabel perhitungan tonase baja</strong></h3>



<ol type="1"><li>Adapun teknis mengisi <em>(input)</em> data pada tabel perhitungan tonase baja tersebut, kita lakukan dengan mengikuti keterangan pengisian kolom-kolom berikut ini:</li></ol>



<ul><li>Kolom (a)        = anda isi dengan Nomor urut item pekerjaan,</li><li>(b)        = berisi Komponen yang ada dalam item pekerjaan,</li><li>(c)        = berisi Jenis bahan yang kita gunakan, dengan satuan mm</li><li>(d)        = kita isi dengan Ukuran bahan yang kita pakai, yaitu memakai satuan m’ atau m²</li><li>(e)        = kita isi dengan Berat satuan bahan, dengan menggunakan satuan kg</li><li>(f)        = berisi Jumlah bahan, memakai satuan buah atau unit</li><li>(g)        = adalah Jumlah tonase bahan, yaitu memakai satuan kg</li><li>(h)        = adalah Luas cat, dalam satuan m²</li></ul>



<ol type="1"><li>Pada kolom ukuran bahan baja pelat, angkur dan mur baut dapat kita isi dengan mengacu pada modul yang  ada dalam <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">Komponen Struktur Rangka Baja Profil</a>, silahkan anda buka link tersebut.</li><li>Cara mengisi kolom berat satuan bahan, misal untuk mencari berat satuan profil CNP silahkan cari pada <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-cnp-dan-kegunaan-bahan/">Tabel Baja Profil CNP dan Kegunaan Bahan,</a></li><li>Cara mengisi kolom luas cat, yaitu dengan rumus: <strong>(h)=(d x f) x</strong> Luas cat bahan.  Yang mana luas cat permukaan bahan dapat anda peroleh dalam tabel baja yang telah tersedia.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Membuat rekapitulasi pekerjaan konstruksi gudang</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Dari tabel perhitungan sebelumnya, setelah semua tonase baja pada masing-masing item pekerjaan selesai kita hitung. Selanjutnya kita peroleh rekapitulasi item pekerjaan konstruksi gudang, sebagai berikut:</p>



<ul><li>Tiang baja CH.1; IWF 250x125x6x9           =   1.683,16 Kg</li><li>Tiang baja CH.2; IWF 200x100x5,5&#215;8        =   2.414,46 Kg</li><li>Regel RG; 2CNP 125x50x2,3                         =   1.727,71 Kg</li><li>Kuda-kuda KK; IWF 200x100x5,5&#215;8              =   8.442,08 Kg</li><li>Konsol KS; IWF 150x75x5x7                          =     482,58 Kg</li><li>Gording dan Rgk.atap lainnya                       =14.612,40 Kg</li><li>Angkur baja  Ø19&#215;600 mm (L)                       =       36 Bh</li><li>Angkur baja Ø16&#215;600 mm (L)                        =      72 Bh</li><li>Baut mur Ø1/2&#8243; Hitam                                    = 1.596 Pcs</li><li>Baut mur Ø5/8&#8243; HTB                                       =    620 Pcs</li><li>Mur trecstang Ø1/2&#8243; Hitam                            =  4.736 Bh</li><li>Waltermur <em>(Turn Buckle) </em>M.16                        =       40 Bh</li><li>Luas cat                                                           =  1.956,49 M2</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Menghitung tonase baja konstruksi gudang, dengan menggunakan program komputer prosesnya lebih cepat bila bandingkan dengan cara manual, serta hasil perhitungan lebih akurat. Anda cukup memahami gambar, mencari ukuran dan jenis bahan dan menyiapkan berat satuan baja. Lalu anda isi data-data tersebut kedalam tabel perhitungan tonase baja. Perlu kita ketahui, faktor kesalahan dalam menghitung tonase baja, lebih sering karena kurang teliti ketika mengisi <em>(input)</em> data pada tabel perhitungan. Antisipasi untuk itu memang perlu konsentrasi dan terus berlatih.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/">Cara Menghitung Tonase Baja pada Konstruksi Gudang</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
