20 Gambar Detail Baja Yang Terdapat Konstruksi Gudang dan Pabrik

Gudang dan pabrik adalah bangunan yang paling banyak menggunakan material baja. Dan boleh disebut hampir 90% konstruksi bangunan tersebut adalah terbuat dari baja. Maka dari itu, tidak heran ketika pelaksanaan konstruksi bangunan, gambar detail baja harus lengkap.

Plendes alternatif yang terbuat dari material baja WF, H-beam dan UNP

Apa saja jenis-jenis, dan kegunaan gambar detail tersebut?. Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini. Artikel ini cocok bagi Anda yang tengah belajar cara membuat gambar desain konstruksi baja. Untuk para pengawas lapangan, serta aplikator baja.

Ragam jenis gambar detail baja dan kegunaan

Saya mulai dari komponen yang paling bawah, sebagai berikut:

1. Detail base plat

Base plate berasal dari bahasa Inggris yang berarti plat dasar. Dalam bahasa Indonesia disebut plat landas. Atau sering disingkat dengan plendes. Adalah bagian paling bawah dari sebuah struktur baja, yang berfungsi sebagai landasan sekaligus wadah untuk memasang angkur baut.

Struktur baja yang selalu memakai plendes adalah yang terhubung langsung dengan struktur beton. Misal tiang kolom, balok girder dan kuda-kuda. Karena terdapat 2 jenis struktur bangunan yang berbeda (baja dan beton), maka diperlukan sebuah tumpuan yang stabil. Serta, baut untuk mengikat baja dan beton.

Contoh gambar detail baja seperti terlihat pada paragraf 1. Komponen tersebut digunakan sebagai landasan tiang kolom baja. Lengkap dengan ukuran material plat, serta baut angkur. Sehingga layak dijadikan acuan untuk melakukan pabrikasi baja.

2. Detail angkur

Gambar detail angkur baja berisi penjelasan tentang:
– Jenis dan diameter besi beton yang digunakan
– Panjang total material
– panjang drat ulir, dan bagian yang di tekuk
– Jumlah mur
– Jumlah angkur per titik tumpuan
– Jarak pasang angkur

Selain 6 hal diatas. Ketika membuat detail angkur, khususnya untuk gambar kerja, jangan lupa memberi keterangan tentang elevasi. Supaya tidak salah pasang. Hal ini penting karena pemasangan angkur selalu dilakukan lebih awal. Serta, harus tertanam dalam cor beton. Maka dari itu, gambar detail harus jelas, lengkap, dan akurat.

3. Sambungan kolom dengan balok baja

Gambar detail baja berikutnya yang semakin kompleks. Pertama, adalah sambungan antara kolom dan balok dak. Bagian yang kompleks dari struktur baja ini adalah jenis, letak, dan dimensi sambungan yang akan Anda desain. Contoh-contoh sambungan seperti yang saya lampirkan dalam artikel ini. Silahkan perhatikan.

Jenis sambungan yang dimaksud adalah las dan baut. Sementara letak sambungan artinya titik kordinat, dan elevasi sambungan. Lalu, dimensi sambungan maksudnya adalah tebal las, dan diameter mur baut. Maka dari itu, detail sambungan yang wajib Anda buat antara lain:
– Tampak depan dan samping plat sambung. Gambar ini menjelaskan tentang posisi/elevasi balok pada tiang.
– Tampak atas. Menjelaskan ukuran dan jarak antara lubang baut yang terdapat pada tiang kolom, maupun pada plat lekat.

Seluruhnya ada 6 macam detail sambungan balok baja. 3 diantaranya adalah pada flange kolom

4. Sambungan antara kolom dan rangka atap

Kedua, gambar detail baja yang sangat kompleks adalah join kolom baja dengan rangka atap. Detail yang harus Anda lengkapi disini setidaknya 8 macam, yakni:

– Detail konsol

Mengingat jenis-jenis konsol baja sangat banyak. Dan, detail masing-masing konsol pasti tidak sama. Maka ketika membuat gambar detail, pastikan dulu bahwa material dan bentuk/desain konsol tidak berubah. Hal ini penting sebab berkaitan dengan sistem sambungan dengan tiang kolom.

Kalau sudah oke. Anda harus membuat detail antara batang konsol dengan tiang kolom. Serta ukuran plat, dan baut yang digunakan. Layaknya membuat detail plat landas untuk kolom baja.

Akan tetapi, jika konsol baja terbuat dari rangka batang. Maka, panjang masing-masing rangka harus Anda cantumkan dalam gambar. Supaya tonase konsol mudah di hitung, serta proses pabrikasi berjalan lancar.

– Detail regel

Selain sistem sambungan dengan kolom. Detail regel yang wajib ada yaitu mengenai bentuk dan jenis-jenis bahan yang digunakan. Jadi, minimal 2 buah gambar detail baja yang harus Anda buat.

– Detail join kuda-kuda

Khusus rangka atap portal frame. Sambungan kuda-kuda ada 2 macam. Pertama, sambungan dengan tiang kolom. Kedua, sambungan antara batang kuda-kuda yang terjadi pada nok. Berarti gambar detail sambungan harus 2 macam pula.

Namun, jika kuda-kuda terbuat dari rangka batang. Berupa cremona siku, atau space frame yang terbuat dari besi pipa. Maka, jumlah detail sambungan yang harus Anda buat boleh disebut tak terbatas.

Selama, diperlukan untuk kemudahan perhitungan volume/tonase baja, dan proses pengerjaam konstruksi. Gambar detail baja sebanyak-banyaknya justru lebih bagus.

– Detail gording

Pemasangan gording ada 2 macam, yaitu: 1]. Diatas kuda-kuda dan konsol baja, 2]. Berada diatas gunungan.

Perkuatan gording dilakukan agar besi CNP tidak mengalami lentur dan tekuk

Kalau berada diatas kuda-kuda baja umumnya pakai baut mur. Oleh sebab itu memerlukan komponen tambahan. Untuk memasang mur baut. Yakni sepatu gorsing. Nah, gambar detail yang harus Anda bikin adalah komponen ini.

Kemudian, jikalau gording berada diatas gunung-gunung, atau ring balok. Maka, pemasangan gording lebih praktis

dilakukan dengan cara las. Dengan perkuatan stek besi beton. Nah, proses pemasangan ini harus dilakukan sesuai dengan gambar. Supaya jarak gording tidak keliru.

Pula, jika terdapat pengaku pada material gording. Maka material pengaku, ukuran dan jarak pasang harus Anda jelaskan dalam gambar detail.

– Detail trekstang

Adalah menjelaskan tentang diameter material besi brton, panjang total trekstang, panjang drat ulir, serta jumlah mur pada terkstang. Gambar trekstang Anda buat 1 saja. Mewakili semua trekstang yang ada pada konstruksi atap.

– Detail ikatan angin

Yang penting adalah titik temu antara batang ikatan angin dengan kuda-kuda. Pastikan pakai mur baut dan plat sambung. Nah, gambar detail baja harus berisi penjelasan tentang:
– Ukuran plat sambung
– Jumlah dan diameter baut
– Panjang las antara besi beton dengan plat sambung
– Jarak plat sambung dengan span skrup
– Ukuran span skrup

– Detail rangka talang

Meliputi letak pasang, jenis rangka talang, serta ukuran material yang digunakan. Oh iya, satu lagi yaitu jarak pasang antara rangka.

Sebab pemasangan rangka talang umumnya sepanjang rangka atap (gording), maka skala gambar detail baja bisa saja bermacam-macam. Misalnya, skala 1:50 untuk gambar jarak pasang rangka. Lalu, skala 1:25 untuk membuat gambar potongan, dan 1:10 untuk ukuran rangka talang.

– Detail lisplang

Pemasangan rangka lisplang pun beraitan dengan rangka talang dan gording. Maka dari itu skala yang.Anda gunakan sifatnya fleksibel.

Karena umumnya rangka lisplang terbuat dari beberapa material. Maka, setiap material harus jelas letak pemasangannya. Termasuk panjang batang, dan tebal las yang harus dilakukan untuk membuat rangka lisplang.

5. Detail atap monitor

Rangka atap monitor, sangat mirip dengan konstruksi atap utama bangunan. Hanya saja dimensi material yang digunakan umumnya lebih kecil/pendek. Oleh sebab itu proses gambar detail atap monitor, sama persis konstruksi rangka atap pada umumnya.

Namun demikian, karena ukuran monitor jauh lebih kecil dibanding atap utama. Maka, perlu menyesuaikan skala gambar detail baja. Dengan demikian tampilan atap monitor jadi lebih besar. Sehingga mudah di baca dan di aplikasikan.

6. Detail kolom gable baja

Terdiri dari 2 bagian, yakni bagian bawah dan atas. Bagian bawah kolom gable adalah plendes dan angkur. Sama dengan tiang kolom baja yang lain. Sementara detail bagian atas adalah join kolom gable dengan kuda-kuda baja.

Arah pemasangan kolom gable terhadap sebuah struktur gable frame

Join kolom gable bagian atas ada 2 pilihan. Sistem las, atau baut. Kalau pakai las, tidak perlu pakai plat buhul/lekat. Namun, bila pakai mur baut. Berarti pakai plat lekat. Nah, sebelum membuat gambar detail. Pastikan dulu sistem sambungan yang Anda pakai. Lalu, membuat gambar detailnya.

7. Detail balok hoist

Balok hoist pada konstruksi gudang dan pabrik berguna untuk railway (rel) hoist. Jadi, yang perlu disiapkan adalah dudukan/pangkon balok, dan balok rel. Umumnya kedua komponen ini adalah terbuat dari material baja WF. Oleh sebab itu, setiap sambungan bisa dilakukan dengan menggunakan mur baut. Layaknya balok dak dan kuda-kuda.

Sebelum membuat gambar detail baja, pastikan 2 hal ini sudah akurat, yaitu:
– Letak pangkon hoist kanan dan kiri. Hal ini umumnya terlihat pada gambar denah.
– Elevasi balok dari lantai. Terlihat melalui gambar potongan melintang, dan memanjang.

Selanjutnya gambar detail yang diperlukan adalah:
– Join tiang kolom dan pangkon. Lengkap dengan plat lekat, dan baut sambung.
– Join antara pangkon dengan balok rel
– Sambungan antara balok rel.

8. Detail rangka cladding

Seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Setiap titik pertemuan rangka cladding dengan kolom baja, terdapat detail baut. Serta material penyambung. Pakai besi siku, dan/atau plat baja.

Gambar rangka talang yang terbuat dari baja profil siku

Tambahan dari detail tersebut, umumnya dibuat gambar tampak rangka cladding secara utuh. Dengan tujuan agar diketahui:
– Tinggi rangka cladding dari lantai,
– Jumlah, dan jarak pasang rangka pada tiang kolom.
– Letak pasang rangka. Apakah hanya di depan, samping, atau termasuk belakang bangunan.

9. Detail kanopi

Kanopi yang terdapat pada pabrik dan gudang umumnya berfungsi sebagai area loading/unloading, serta bukaan bangunan. Berupa pintu besi sliding. Maka dari itu, ukuran kanopi sering bermacam-macam. Sehingga gambar detail baja kanopi pun menjadi banyak.

Perihal kedua. Membuat kanopi baja sama dengan atap monitor. Artinya konstruksi terdiri dari beberapa rangka. Antara lain berfungsi sebagai konsol, gording, ikatan angin, trekstang dan windfree. Maka dari itu, gambar detail yang harus Anda buat adalah semua komponen-komponen rangka atap tersebut.

Oleh sebab itu, untuk bangunan yang sama, tidak jarang terdapat gambar detail baja yang seakan-akan berulang. Padahal tidak. Hanya aepintas terlihat sama. Tapi, kalau di amati lebih cermat. Pasti ukuran, dan dimensi material beda. Hal ini lah yang sering terjadi pada gambar plat landas, lekat, trekstang, dan ikatan angin.

10. Detail pintu besi

Walau lingkup pekerjaan pintu tergolong non struktural. Namun, karena material yang digunakan adalah sama dengan konstruksi baja. Maka, jasa arsitek selalu memasukkan pekerjaan pintu menjadi bagian dari pekerjaan konsntruksi baja.

Desain pintu besi umumnya terbagi menjadi 3 jenis, sesuai dengan fungsi pintu yaitu:
– Gerbang
– Pintu utama bangunan
– Pintu darurat.

Apakah gambar detail baja berlaku untuk semua konstruksi baja?

Jawabnya tergantung desain konstruksi. Kalau menggunakan material yang sama, serta berfungsi untuk bangunan yang se-ukuran. Maka, detail gambar konstruksi baja boleh Anda pakai untuk beberapa proyek bangunan.

Namun, bila bentang bangunan dan dimensi material berbeda. Jangan sesekali membuat detail sambungan baja tanpa melalui analisa struktur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan untuk Desain Arsitek dan Konstruksi baja? Ayo chat dengan kami!