<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Konstruksi Baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/category/konstruksi-baja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/category/konstruksi-baja/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jul 2024 14:06:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>Konstruksi Baja Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/category/konstruksi-baja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</title>
		<link>https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 22:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[atap baja]]></category>
		<category><![CDATA[atap genteng]]></category>
		<category><![CDATA[kemiringan atap]]></category>
		<category><![CDATA[sudut kemiringan kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satu hal yang patut kita syukuri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa adalah letak geografis negara kita dengan iklim tropisnya. Sehingga kita bisa leluasa membuat desain atap bangunan, sesuai dengan material yang kita inginkan. Nah hubungan desain tersebut, tentu harus diketahui sebelumnya standar sudut kemiringan atap di Indonesia. Pada dasarnya oleh produsen atap, selalu mengeluarkan aturan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/">Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang patut kita syukuri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa adalah letak geografis negara kita dengan iklim tropisnya. Sehingga kita bisa leluasa membuat desain atap bangunan, sesuai dengan material yang kita inginkan. Nah hubungan desain tersebut, tentu harus diketahui sebelumnya standar sudut kemiringan atap di Indonesia.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2627" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg" alt="Kanopi baja dengan model atap bergelombang" width="640" height="350" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Pada dasarnya oleh produsen atap, selalu mengeluarkan aturan pakai material yang mereka produksi. Termasuk didalamnya menyangkut tentang kemiringan atap minimum dan maksimum.</p>
<p>Akan tetapi, karena tidak semua material atap di Nusantara ini buatan pabrik, maka diperlukan kebijakan dari arsitek untuk menentukan kemiringan atap yang hendak digunakan. Supaya desain bangunan, secara khusus atap menjadi bagus, awet dan tidak bocor.</p>
<p>Untuk memudahkan teman-teman memilih jenis atap yang akan digunakan. Dalam artikel ini sengaja saya kelompokkan standar sudut kemiringan atap menurut bentuk-bentuk material atap itu sendiri.</p>
<h2>A. Atap yang berbentuk lembaran/gelombang</h2>
<p>Atap yang berbentuk gelombang di Indonesia cukup banyak ragamnya, bila ditinjau dari jenis bahan. Namun yang paling mendominasi dalam hal pemakaian adalah yang terbuat dari metal metal.</p>
<p>Disebut atap bergelombang karena kedua permukaan material (bawah dan atas) memiliki pola gelombang yang sama. Contoh atap gelombang adalah: 1]. Spandek, 2]. Galvalum, seng, 3]. Asbes gelombang, dan 4]. Bitumen gelombang.</p>
<p>Ciri khas dari 4 jenis material ini adalah:</p>
<ol>
<li>Tebal penampang sama, yaitu antara 0,25 sampai 4 mm</li>
<li>Lebar material antara 68 &#8211; 100 cm</li>
<li>Panjang 1,0 m sampai 12,0 m.</li>
</ol>
<p>Selain 4 contoh diatas, sebenarnya masih ada juga atap yang terbuat dari fiber glass, Upvc dan alumunium. Dengan permukaan bergelombang, dan dijual dalam bentuk lembar.</p>
<h3>Ketentuan produsen atap dan batas toleransi</h3>
<p>Standar sudut kemiringan atap spandek, galvalum, seng, asbes dan bitumen gelombang adalah 15 derajat. Namun dalam kondisi tertentu misalnya pada saat membuat <a href="https://arsitekta.com/contoh-kanopi-penghubung-bangunan-yang-cantik-dan-minimalis/" target="_blank" rel="noopener">kanopi</a> rumah, bisa juga diterapkan dengan sudut 8 derajat. Hal ini dimaksud agar fasade rumah jadi bagus.</p>
<p>Sebaliknya, pada saat membuat gudang bentangan 15 meter kebawah. Paling cocok kemiringan 3 jenis atap tersebut adalah 18-20 derajat. Supaya tampilan gudang tidak kelihatan seperti orang <a href="https://www.halodoc.com/artikel/postur-tubuh-bungkuk-waspada-gejala-kifosis">bungkuk</a>.</p>
<p>Jadi, walau.pabrik memberi rekomendasi sudut kemiringan atap, pada prinsipnya standar tersebut tidak mengikat. Artinya masih diberikan toleransi demi mencapai manfaat/fungsi yang maksimal. Serta menyesuaikan letak pasang, dan bentangan atap. Asalkan panjang overlap diperhatikan.</p>
<p>Apa itu overlap?. Overlap oleh para tukang atap juga disebut talipan. Yaitu titik pertemuan antara 2 lembar atap yang saling tumpang. Nah, panjang overlap maksudnya adalah panjang material atap yang saling tumpang tindih tersebut.</p>
<h3>Standar minimal overlaping atap</h3>
<p>Membahas mengenai pemasangan atap memang tidak pernah terlepas dari overlap. Sebab untuk jenis-jenis atap tertentu harus menggunakan overlap. Misal atap asbes dan bitumen gelombang.</p>
<p>Oleh sebab itu, selain memahami standar sudut kemiringan atap, hal lain yang perlu Anda pastikan sebelum memilih salah satu atap adalah kertesediaan panjang material. Dengan kata.lain akibat keterbatasan panjang atap lah maka overlap terjadi.</p>
<p>Oleh produsen atap bitumen gelombang diberi ketentuan overlap 10-20 cm. Ukuran tersebut sama dengan atap metal dan asbes gelombang. Nah, persoalan selanjutnya adalah efisiensi biaya. Sebab, bila overlap terlalu panjang otomatis biaya beli material jadi tinggi.</p>
<p>Pengalaman penulis, penyelesaian masalah tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Untuk kemiringan atap &gt; dari 15 derajat, overlap cukup 10 cm</li>
<li>Untuk sudut kemiringan 10- 15 derajat overlap 15 cm</li>
<li>Sementara bila kurang dari 10 derajat, panjang overlap atap harus 20 cm. Supaya tidak bocor.</li>
</ol>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2939" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg" alt="Jenis-jenis konsol berdasarkan sudut kemiringan batang atas" width="800" height="543" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan-300x204.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan-768x521.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<h2>B. Standar sudut kemiringan atap yang berbentuk lempengan</h2>
<p>Pada prinsipnya makin landai pemasangan atap, maka biaya yang dibutuhkan akan rendah, tetapi rawan bocor. Oleh sebab itu jenis atap yang cocok untuk mencegah resiko tersebut adalah atap yang berbentuk lembaran dan bergelombang.</p>
<p>Sebaliknya jika sudut kemiringan atap dibuat terjal, akan membutuhkan biaya yang tinggi, namun dipastikan akan aman dari kebocoran. Karena air hujan langsung mengalir kebawah dengan cepat. Dalam hal ini jenis atap yang digunakan umumnya adalah yang berbentuk lempengan.</p>
<p>Jadi, dua kondisi tersebut sebenarnya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh sebab itu perlu keterampilan tinggi dalam menentukan jenis atap yang.cocok untuk sebuah bangunan. Apalah lembaran atau yang berbentuk lempengan.</p>
<p>Atap yang berbentuk lempengan misalnya: a]. <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">Genteng</a>, b]. Sirap, dan c]. Bitumen plat. Standar sudut kemiringan atap tersebut adalah 20-50 derajat. Dan pemasangan dilakukan satu per satu pada rangka atap yang telah dirancang sesuai dengan aturan pasang atap.</p>
<p>Mungkin bagi pemula bertanya, mengapa toleransi kemiringan atap begitu jauh?. Jawabnya, disebabkan oleh 2 hal, yaitu:</p>
<h3>1. Ukuran dan bentuk permukaan berbeda-beda</h3>
<p>Khusus atap genteng misalnya, terdiri dari berbagai macam bahan dasar. Lalu, bahan dasar tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada ukuran dan bentuk permukaannya. Dan akhirnya sudut kemiringan atap yang dianjurkan oleh produsen menjadi berbeda-beda pula.</p>
<p>Contoh genteng metal pasir. Karena sangat ringan, berukuran agak lebar dan pemasangan dilakukan dengan cara menggunakan driling scew, maka dapat diterapkan pada sudut 20 derajat.</p>
<p>Akan tetapi standar sudut kemiringan atap genteng keramik dan genteng beton adalah minimal 25 derajat. Mengapa?. Karena pemasangan pada rangka atap tidak menggunakan alat bantu apa pun. Alias hanya mengandalkan berat genteng yang saling tumpang tindih, maka atap tersebut tidak jatuh.</p>
<h3>2. Metode pemasangan dipengaruhi oleh desain atap</h3>
<p>Atap sirap kasusnya berbeda dengan atap genteng. Material atap yang terbuat dari kayu ini memiliki ukuran yang sangat kecil, dan tipis. Sehingga pada saat pemasangan, selain harus dengan sudut kemiringan yang besar, juga perlu material ekstra pada lapisan bagian bawah yang berfungsi sebagai anti bocor.</p>
<p>Nah dengan alasan-alasan tersebut, maka sudut kemiringan atap sirap yang ideal adalah 30-35 derajat. Lebih detail lagi, sudut 35 derajat diterapkan pada saat lapisan bawah menggunakan plastik, alumunium foil atau yang sejenis. Sementara sudut 30 derajat adalah ketika bagian bawah menggunakan material galvalum sheet plate.</p>
<p>Terakhir mengenai toleransi sudut kemiringan. Sebagaimana saya sebut diatas adalah sampai dengan 60 derajat. Sebenarnya angka tersebut adalah merujuk pada desain atap yang dibuat. Jadi bukan standar sudut kemiringan atap yang ideal, atau disarankan oleh pabrik.</p>
<p>Misal ketika Anda membuat atap joglo, maka sudut kemiringan atap bagian atas harus lancip. Supaya terlihat sempurna. Nah, kemiringan atap tersebut adalah 45-50 derajat. Sementara atap bagian bawah minimal 20 derajat.</p>
<p>Singkatnya, urusan kemiringan atap lebih kompleks ditemukan saat Anda ingin menggunakan atap yang berbentuk lempengan, dibanding atap datar maupun atap yang berbentuk gelombang.</p>
<h2>C. Standar sudut kemiringan atap yang berbentuk plat</h2>
<p>Walau disebut plat atau datar, sebenarnya atap tersebut tidak lah benar-benar rata 100%. Melainkan tetap dibuat kemiringan dengan sudut tertentu pada permukaan atap. Tujuannya apa?. Agar air hujan dapat mengalir dengan lancar.</p>
<p>Material yang umum digunakan untuk membuat atap plat ini ada 2, yaitu kaca dan beton/cor. Pada dasarnya sudut kemiringan permukaan untuk kedua jenis atap datar ini adalah sama, yakni 2% &#8211; 4%.</p>
<p>Lebih detail tentang aplikasi sudut kemiringan tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>2% diterapkan pada bidan atap yang &lt; 20 m²</li>
<li>3% untuk bidang atap dengan luas 20-50 m²</li>
<li>Sementara sudut kemiringan 4% dipakai pada atap yang memiliki luas &gt;50 m².</li>
</ul>
<p>Demikian ulasan mengenai standar sudut kemiringan atap yang terdapat pada bangunan-bangunan gedung Indonesia. Bila teman-teman masih kurang paham mengaplikasikan sudut-sudut tersebut, silahkan hubungi kami melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/">Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 13:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[WF 250]]></category>
		<category><![CDATA[WF 350]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara membuat kuda-kuda joglo sedikit berbeda dengan kuda-kuda pelana. Perbedaan tersebut adalah terletak pada jumlah batang yang digunakan. Pada kuda-kuda joglo terdiri dari 5 batang material baja. Sementara untuk membuat kuda-kuda pelana cukup 2 batang saja. Kelebihan kuda-kuda joglo WF Dibanding kuda-kuda joglo yang terbuat dari rangka batang (space frame, atau cremona). Kelebih kuda-kuda joglo [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cara membuat kuda-kuda joglo sedikit berbeda dengan kuda-kuda pelana. Perbedaan tersebut adalah terletak pada jumlah batang yang digunakan. Pada kuda-kuda joglo terdiri dari 5 batang material baja. Sementara untuk membuat kuda-kuda pelana cukup 2 batang saja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3847" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg" alt="Contoh kuda-kuda utama untuk konstruksi atap joglo bentang 36. Dengan bahan baja kastela dan baja WF." width="600" height="339" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/04/Kuda-kuda-joglo-baja-300x170.png 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h2>Kelebihan kuda-kuda joglo WF</h2>
<p>Dibanding kuda-kuda joglo yang terbuat dari rangka batang (space frame, atau cremona). Kelebih kuda-kuda joglo yang terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">baja profil </a>WF selain praktis dan ringkas, adalah tidak berat. Sehingga struktur bangunan yang Anda buat tidak perlu ukuran besar. Maka dampak dari segala itu, biaya bangunan pun jadi hemat, dan cepat selesai.</p>
<p>Satu lagi kelebihan kuda-kuda joglo WF ditinjau dari sesi estetika. Pemasangan plafon dapat dilakukan menyesuaikan kemiringan kuda-kuda. Sehingga ruangan di dalam bangunan jadi lapang dan luas. Metode pemasangan plafon seperti ini sering disebut dengan plafon ekspos.</p>
<h2>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo WF</h2>
<p>Tahap pertama, pastikan dulu 3 data berikut telah terpenuhi:</p>
<ol>
<li>Bentangan kuda-kuda. Sebaiknya lakukan dengan cara ukur lapangan. Bukan mengacu pada gambar konstruksi.</li>
<li>Jenis atap yang digunakan. Konfirmasi langsung dengan pihak pemilik, atau pengawas bangunan.</li>
<li>Tumpuan kuda-kuda. Survei lapangan dan konfirmasi dengan pihak pengawas.</li>
</ol>
<h3>Contoh 1; kuda-kuda joglo bentang 10 meter dan cara hitung panjang material</h3>
<p>Misal bahan atap adalah terbuat dari genteng beton. Berarti material yang paling cocok untuk membuat kuda-kuda joglo tersebut adalah baja WF 250x125x6x9.</p>
<p>Pembagian batang kuda-kuda dilakukan seperti gambar berikut:<br />
A = Batang kuda-kuda sisi bawah. Sudut kemiringan 20º<br />
B = Batang kuda-kuda sisi atas, sudut 55º<br />
C = Batang tengah (horizontal).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5261" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg" alt="Kuda-kuda joglo bentang 10,0 meter pakai baja WF 250" width="1507" height="831" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter.jpg 1507w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-300x165.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-1024x565.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-10-meter-768x423.jpg 768w" sizes="(max-width: 1507px) 100vw, 1507px" /></a></p>
<p>Namun, jika ternyata menggunakan bahan atap spandek gelombang. Maka material yang digunakan cukup WF 200x100x5,5&#215;8. Mengapa lebih kecil?. Karena beban atap lebih ringan. Jadi, rangka kuda-kuda tidak perlu pakai ukuran yang besar. Supaya tidak boros.</p>
<p>Pada artikel sebelumnya Saya telah menjelaskan cara menghitung panjang kuda-kuda WF. Untuk atap datar dan atap pelana. Silahkan baca melalui <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-panjang-kuda-kuda-wf-bentang-8-dan-12-m/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini. Saat ini pun akan saya jelaskan cara menghitung panjang kuda-kuda joglo.</p>
<p>Panjang batang A hitung dengan rumus:<br />
<strong>Pg = ( LA : cos 20 º ) &#8211; ((1/2 x H) : cos 20*) &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= ( 3.000 : cos 20º ) &#8211; ((1/2 x 200) : cos 20*) &#8211; (2 x 10)<br />
= 3.192 &#8211; 106 &#8211; 20 = 3.066 mm</p>
<p>Panjang batang B adalah:<br />
<strong>Pg = ( 1/2LB : cos 55º ) &#8211; ((1/2 x H) : cos 55º) &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= ( 1/2 x 4 : cos 55º ) &#8211; ((1/2 x 200) : cos 55º) &#8211; (2 x 10)<br />
= 3.487 &#8211; 174 &#8211; 20 = 3.293 mm</p>
<p>Sementara panjang batang C adalah:<br />
<strong>Pg = LC &#8211; H &#8211; (2 x Tp)</strong><br />
= 4.000 &#8211; 200 &#8211; 20<br />
= 3.780 mm</p>
<p>Keterangan:</p>
<ul>
<li>Pg = Panjang real batang kuda-kuda WF</li>
<li>LA = Bentangan kuda-kuda segmen A</li>
<li>LB = Bentangan kuda-kuda segmen B</li>
<li>H = Ukuran baja profil WF</li>
<li>Tp = Tebal plat lekat kuda-kuda</li>
</ul>
<h3>Contoh 2; kuda-kuda joglo bentang 20 meter</h3>
<p>Cara membuat kuda-kuda joglo bentang kecil dan bentang besar pada umumnya sama. Karena bentuk atap pada dasarnya memang sama. Yang berbeda hanya lah dimensi material baja yang akan digunakan.</p>
<p>Sebab semakin besar bentangan kuda-kuda, otomatis batang kuda-kuda juga makin panjang. Lalu, material yang digunakan juga semakin besar.</p>
<p>Seperti contoh kasus 1. Misalnya atap terbuat dari genteng <a href="https://kbbi.web.id/metal#google_vignette">metal</a>. Berarti profil baja yang pas untuk bahan kuda-kuda joglo bentang 20,0 meter ini adalah WF 350x175x7x11. Dengan pembagian batang seperti gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5262" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg" alt="Kuda-kuda joglo bentang 20,0 meter pakai baja WF 350" width="1600" height="780" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter.jpg 1600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-300x146.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-1024x499.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-768x374.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/06/Kuda-kuda-joglo-bentang-20-meter-1536x749.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></a></p>
<p>Sudut kemiringan batang A adalah 18º, sementara batang B adalah 50º. Dan batang C tetap pada posisi pemasangan horizontal. Nah, dari data-data ini Anda telah bisa menghitung panjang batang kuda-kuda. Caranya sama dengan contoh perhitungan diatas.</p>
<p>Apakah panjang batang hasil perhitungan Anda sesuai dengan ukuran dalam gambar?. Ukuran dalam gambar panjang batang :<br />
A = 5.916 mm<br />
B = 5.913 mm<br />
C = 7.626 mm</p>
<h2>Cara Membuat Kuda-kuda Joglo agar proporsi</h2>
<p>Pembagian bentang kuda-kuda joglo selalu dilakukan berdasarkan keseimbangan antara jenis dan bentuk atap yang akan dibuat. Setelah kedua hal tersebut dianggap sudah serasi, maka tahap berikutnya adalah menentukan dimensi material.</p>
<p>4 hal yang menjadi ketentuan dalam merancang kuda-kuda joglo yaitu:</p>
<ol>
<li>Sudut kemiringan batang bawah selalu lebih kecil dibanding batang atas</li>
<li>Bentang kuda-kuda bagian atas 40% dari bentangan kuda-kuda keseluruhan. Dengan kata lain LC = 40% x L</li>
<li>Sudut kemiringan batang kuda-kuda bagian bawah 10º &#8211; 20º. Sementara batang kuda-kuda bagian atas adalah 45-65º.</li>
<li>Khusus kuda-kuda joglo yang terbuat dari baja WF. Batang horizontal wajib ada. Menggunakan material yang sama dengan batang kuda-kuda atau lebih kecil.</li>
</ol>
<h2>Sistem <a href="https://arsitekta.com/tumpuan-jepit-dan-sendi-diterapkan-bersama-sama-pada-konstruksi-ini/">tumpuan</a> kuda-kuda yang ideal</h2>
<p>Selain menggunakan material baja yang tepat, cara membuat kuda-kuda joglo agar kokoh adalah memilih tumpuan yang benar. Apa saja jenis tumpuan itu?. Yakni kombinasi antara tumpuan sendi dan rol, atau tumpuan jepit dan rol. Dalam hal ini silahkan Anda pilih jenis tumpuan yang cocok dengan kondisi lapangan, dan bentuk konstruksi kuda-kuda yang akan Anda buat.</p>
<p>Penting diketahui, tumpuan rol sangat diperlukan saat membuat kuda-kuda baja. Karena setelah menerima beban dari atap, maka kuda-kuda akan mengalami lendut. Dan pada saat itu pula terjadi pergeseran pada titik tumpu (angkur).</p>
<p>Oleh sebab itu lubang angkur salah satu titik tumpuan (base plate) harus dibuat oval. Supaya kuda-kuda tetap kokoh. Alias tidak melintir.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">Cara Membuat Kuda-kuda Joglo Pakai Baja Profil WF Bentang 10 Dan 20 M</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Dan Kesamaan Antara Atap Monitor Dan Skyroof Baja</title>
		<link>https://arsitekta.com/perbedaan-dan-kesamaan-antara-atap-monitor-dan-skyroof/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2024 13:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[atap monitor]]></category>
		<category><![CDATA[atap skyroof]]></category>
		<category><![CDATA[beda skyroof dan monitor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Makin banyak ragam pilihan konstruksi atap yang dapat kita terapkan pada sebuah bangunan, tentu akan membuat fungsi maupun tampilan bangunan tersebut semakin bagus. 2 diantaranya atap monitor dan skyroof. 2 jenis konstruksi atap ini sebenarnya memiliki kesamaan. Tetapi, terdapat pula beberapa perbedaan yang signifikan. Sehingga Anda harus cermat, ketika ingin menentukan pilihan. Beda atap monitor [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-dan-kesamaan-antara-atap-monitor-dan-skyroof/">Perbedaan Dan Kesamaan Antara Atap Monitor Dan Skyroof Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Makin banyak ragam pilihan konstruksi atap yang dapat kita terapkan pada sebuah bangunan, tentu akan membuat fungsi maupun tampilan bangunan tersebut semakin bagus. 2 diantaranya atap monitor dan skyroof.</p>
<p>2 jenis konstruksi atap ini sebenarnya memiliki kesamaan. Tetapi, terdapat pula beberapa perbedaan yang signifikan. Sehingga Anda harus cermat, ketika ingin menentukan pilihan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/skyroof-warna-biru.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5229" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/skyroof-warna-biru.jpg" alt="salah satu ciri-ciri konstruksi skyroof seperti terlihat pada gambar ini; terbuat dari rangka baja" width="800" height="600" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/skyroof-warna-biru.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/skyroof-warna-biru-300x225.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/skyroof-warna-biru-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<h2>Beda atap monitor dan skyroof</h2>
<p>Ditinjau dari aspek fungsi, bentuk, dan bahan adalah sebagai berikut:</p>
<h3>1. Fungsi utama dan khusus</h3>
<p>Maksudnya tujuan pemasangan monitor atau skyroof secara khusus pada sebuah bangunan. Apakah hanya satu atau lebih. Atau, apakah bisa dimanfaatkan untuk pemasangan konstruksi lain.</p>
<p>Contoh atap monitor, atau dalam istilah asing disebut jack roof. Pada umumnya digunakan sebagai ventilasi udara. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan Anda pakai sebagai ventilasi cahaya.</p>
<p>Sementara atap skyroof adalah kebalikan dari atap monitor. Fungsi utama skyroof adalah untuk sirkulasi cahaya. Akan tetapi, bisa juga Anda manfaatkan sebagai ventilasi udara.</p>
<p>Contoh konstruksi skyroof yang berfungsi sebagai ventilasi cahaya dan udara, dapat Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">artikel ini.</a></p>
<h3>2. Letak pemasangan</h3>
<p>Perbedaan yang paling menonjol antara atap monitor dan skyroof adalah letak pasang.</p>
<p>Pemasangan monitor selalu dilakukan bersamaan, dan menyatu dengan atap utama bangunan. Oleh sebab itu, konstruksi atap monitor selalu menyesuaikan sistem konstruksi atap yang terdapat pada bangunan utama.</p>
<p><strong>Contoh 1;</strong> Tentang sudut kemiringan monitor. Pada umumnya mengikuti sudut kemiringan atap bangunan. Kalau pun Anda buat berbeda, memang tidak ada masalah. Tetapi tampilan atap secara keseluruhan jadi jelek.</p>
<p><strong>Contoh 2;</strong> bahan yang digunakan untuk membuat rangka, maupun penutup atap. Tetap mengikuti bangunan utama. Supaya pemasangan mudah, konstruksi kokoh, dan bagus.</p>
<p>Sedangkan pemasangan skyroof sangat fleksibel. Alias tergantung dimana Anda ingin. Apakah di lantai 1; 2; 3 dan seterusnya sangat memungkinkan. Jadi, tidak berkaitan dengan pemasangan atau utama bangunan.</p>
<p>Bahkan, boleh Anda pasang untuk mendukung kinerja konstruksi bangunan yang lain. Misal untuk menjaga agar <a href="https://arsitekta.com/cara-memilih-bahan-kosen-yang-terbaik-untuk-pintu-dan-jendela-rumah/" target="_blank" rel="noopener">pintu atau jendela</a> tidak lapuk. Maka Anda bisa menggunakan skyroof diatasnya. Layaknya seperti sebuah kanopi.</p>
<p>Masih terkait letak pasang atap monitor dan skyroof. Dari segi tampilan sebenarnya kedua atap sangat mudah dibedakan. Yaitu dari ciri-ciri berikut:</p>
<ul>
<li>Skyroof pasti menggunakan atap tembus cahaya. Sementara atap monitor tidak mesti.</li>
<li>Atap monitor berada diatas atap</li>
</ul>
<p>utama bangunan. Sedangkan skyroof tidak. Bahkan condong berdiri sendiri (terpisah) dari atap utama bangunan.</p>
<h3>3. Bentuk atap</h3>
<p>Pilihan bentuk atap skyroof lebih banyak dibanding atap monitor. Bentuk atap monitor yang paling pas adalah sesuai dengan bentuk atap bangunan, dimana atap monitor tersebut terpasang.</p>
<p>Perhatikan gambar dibawah ini. Sebuah bangunan pabrik, lengkap dengan atap monitor, yang terpasang tepat di tengah-tengah sudut pertemuan atap (nok).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Mengenal-fungsi-atap-monitor-pada-bangunan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3046" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Mengenal-fungsi-atap-monitor-pada-bangunan.jpg" alt="Mengenal dengan baik fungsi atap monitor bangunan, agar perencanaan tepat guna dan efisien" width="600" height="419" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Mengenal-fungsi-atap-monitor-pada-bangunan.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Mengenal-fungsi-atap-monitor-pada-bangunan-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Pertanyaan. Menurut Anda apakah bagus jika bentuk atap monitor dibuat lengkung?. Jawabnya pasti tidak. Karena atap pabrik berbentuk pelana.</p>
<p>Lalu, seandainya atap pabrik tersebut dibuat lengkung?. Bukankah atap monitor yang paling pas juga lengkung?. Benar sekali.</p>
<p>Sementara bentuk atap skyroof sangat beragam. Dan, boleh disebut sesuka Anda untuk menentukannya. Apakah bentuk datar, lengkung, pelana, atap gergaji dan sebagainya.</p>
<h3>4. Bahan yang digunakan</h3>
<p>Sedikit telah disinggung sebelumnya. Perbedaan atap monitor dan skyroof ditinjau dari segi bahan. Terdapat perbedaan yang signifikan.</p>
<h4>&#8211; Untuk rangka atap</h4>
<p>Bahan untuk membuat rangka atap skyroof ada 2 macam yakni kayu dan baja profil dan baja ringan. Sementara untuk rangka atap monitor umum digunakan adalah material baja profil saja.</p>
<p>Mengapa bahan rangka atap skyroof lebih banyak pilihannya?. Sebab letak pasang skyroof tidak pada konstruksi atap yang lain. Oleh sebab itu dalam hal pemilihan bahan, pertimbangan utama adalah efisiensi, dan estetika.</p>
<p>Sementara untuk menentukan bahan rangka atap monitor, faktor utama yang harus Anda pertimbangkan adalah sistem pemasangan konstruksi. Bagaimana supaya bisa dilakukan dengan mudah, namun kokoh.</p>
<h4>&#8211; Untuk penutup atap</h4>
<p>Ditinjau dari pilihan bahan penutup atap. Skyroof juga lebih unggul dibanding atap monitor. Atap monitor umumnya terbuat dari 1 jenis bahan, yakni logam. Misal atap spandek, galvalum dan alumunium.</p>
<p>Namun atap skyroof terbuat dari beberapa macam bahan, antara lain kaca, uPVC, dan fibberglass. Sehingga ragam pilihan jadi banyak. Misal bahan kaca. Ada yang berbentuk flat, dan ada pula yang menyerupai genteng.</p>
<h3>5. Warna atap</h3>
<p>Warna atap skyroof antara lain: putih, bening, biru, hijau, coklat, abu-abu dan hitam dop. Sementara atap monitor pada umumnya hanya warna silver.</p>
<p>Mengapa warna atap skyroof jauh lebih banyak. Jawabnya, karena atap terbuat dari beberapa jenis bahan. Alias bukan 1 macam saja. Sebagaimana yang terjadi pada atap monitor.</p>
<h2>Persamaan atap monitor dan skyroof</h2>
<p>Antara lain:</p>
<h3>Sistem konstruksi</h3>
<p>Mirip dengan membuat sebuah gudang. Konstruksi monitor dan skyroof juga sama-sama memiliki: 1]. Tiang kolom, 2]. Kuda-kuda, 3]. Balok regel, dan 4]. Rangka gording.</p>
<p>Dan, pemasangan dilakukan dengan menggunakan menggunakan alat sambung umum. Misal tali, paku, baut mur dan las. Tergantung dari bahan konstruksi rangka atap.</p>
<p>Demikian juga mengenai cara pemasangan atap monitor dan skyroof, pada dasarnya sama. Yaitu langsung pada gording. Dengan menggunakan drilling crew, hag kait, atau skup.</p>
<h3>Kekurangan skyroof dan monitor</h3>
<p>Secara umum tidak ada kekurangan atap monitor, maupun atap skyroof. Karena pemasangan kedua atap ini mirip dengan atap bangunan pada umumnya.</p>
<p>Jikalau pun terjadi bocor, bukan berarti disebabkan oleh bahan atap yang jelek. Akan tetapi, kemungkinan besar karena Anda salah pasang.</p>
<p>Demikian halnya dengan rangka atap. Semisal terjadi lendut (tidak kuat), bukan berarti material yang Anda pakai berkualitas rendah. Tetapi, disebabkan oleh kurang hati-hati dalam merencanakan bahan.</p>
<h2>Bagus pakai atap monitor atau skyroof?</h2>
<p>Sebelum Anda memutuskan pakai atap yang mana. Pahami dulu 3 hal berikut:</p>
<ol>
<li>Kebutuhan Anda; apakah untuk membuat suatu ruang yang tembus cahaya, atau hanya memerlukan sirkulasi udara?.</li>
<li>Dimana letak atap yang Anda pasang?. Apakah terpisah dari atap utama bangunan, atau menyatu.</li>
<li>Jenis bahan yang akan Anda pakai untuk rangka, dan penutup atap. Terbuat dari 1 macam, atau beragam?.</li>
</ol>
<p>Jadi, Saya tidak bisa mengatakan apakah skyroof yang terbaik, atau atap monitor. Hemat Saya, bagus tidaknya sebuah konstruksi atap adalah tergantung manfaat yang kita peroleh. Yang jelas, ketika pemakaian material sangat beragam berarti kemungkinan besar konstruksi atap tersebut sangat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kompleks#:~:text=Kompleks%20adalah%20suatu%20kesatuan%20yang,beberapa%20bangunan%20dalam%20suatu%20wilayah.">kompleks</a>.</p>
<p>Untuk memastikan antara atap monitor dan skyroof yang mana paling bagus. Harus dengan contoh kasus sebuah proyek. Misal ketika Anda ingin membuat cafe. Pasti atap skyroof yang paling dibutuhkan. Sebaliknya, ketika Anda ingin membuat sebuah gudang, atau pabrik. Saya pastikan yang paling pas adalah memakai atap monitor.</p>
<p>Demikian rangkaian pembahasan tentang skyroof, yang Saya susun dalam 5 artikel terpisah. Anda bisa menemukan artikel-artikel tersebut dalam situs ini. Dan, bilamana ingin memesan desain konstruksi skyroof, silahkan hubungi Saya melalui kontak yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini pula.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-dan-kesamaan-antara-atap-monitor-dan-skyroof/">Perbedaan Dan Kesamaan Antara Atap Monitor Dan Skyroof Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</title>
		<link>https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 13:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[desain rangka]]></category>
		<category><![CDATA[skyroof baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membuat desain rangka skyroof dari material baja profil cukup mudah. Asalkan Anda paham tahap-tahap pelaksanaannya. Seperti yang Saya urai dalam artikel ini. Silahkan baca sampai akhir iya. Macam-macam baja profil yang cocok untuk skyroof Dari sekian banyak material baja profil, yang terbaik untuk rangka skyroof ada 5 yaitu: Besi stal kotak (holow); Ukuran 40&#215;40 sampai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Membuat desain rangka skyroof dari material baja profil cukup mudah. Asalkan Anda paham tahap-tahap pelaksanaannya. Seperti yang Saya urai dalam artikel ini. Silahkan baca sampai akhir iya.</p>
<h2>Macam-macam baja profil yang cocok untuk skyroof</h2>
<p>Dari sekian banyak material baja profil, yang terbaik untuk rangka skyroof ada 5 yaitu:</p>
<ol>
<li>Besi stal kotak (holow); Ukuran 40&#215;40 sampai 80&#215;100 mm</li>
<li>Besi pipa Ø2” sampai 4”</li>
<li>Baja WF 150; WF 200 dan IWF 250</li>
<li>UNP 50 hingga UNP 150</li>
<li>CNP 75 hingga CNP 200</li>
</ol>
<p>Tambah 1 jenis material lagi yang sering dipakai untuk membuat <a href="https://arsitekta.com/ciri-khas-base-plate-baja-berkualitas/" target="_blank" rel="noopener">base plate</a>, plekat, dan stifners. Yakni plat baja lembaran.</p>
<p>Terkait pemakaian 5 jenis material baja tadi. Dapat Anda lakukan secara serentak, atau hanya beberapa macam saja. Tergantung kebutuhan desain rangka skyroof Anda.</p>
<p>Misal kombinasi antar besi stal kotak dengan baja WF. Atau, WF dengan besi UNP/CNP. Atau, antara besi stal kotak, WF dan UNP.</p>
<p>Akan tetapi, khusus pemakaian besi pipa umumnya adalah independen. Alias tidak gabungan dari beberapa jenis material. Karena besi berongga tersebut digunakan untuk membuat konstruksi atap lengkung. Dan, melalui proses bending.</p>
<p>Sementara 4 jenis baja profil yang lain jarang dipakai untuk rangka atap lengkung. Sebab proses bending sangat sulit dilakukan. Jikalau pun dipaksa, hasilnya tidak seperti yang diharapkan.</p>
<h2>Contoh desain rangka kyroof</h2>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5237" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg" alt="desain rangka atap skyroof bentang 6 meter; pakai material baja" width="1000" height="570" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja.jpg 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja-300x171.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Rangka-skyroof-baja-768x438.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>Langkah-langkah membuat desain rangka atap tersebut adalah:</p>
<h3>1. Ukur lapangan dan menentukan bentuk atap skyroof</h3>
<p>Dalam hal ini misalnya proyek bangunan sudah berjalan. Namun gambar detail skyroof belum ada. Maka pengukuran lapangan (lokasi pasang) sangat penting, yaitu untuk mengecek ulang bentang, dan panjang bangunan. Apakah telah sama dengan gambar yang sudah sebelumnya.</p>
<p>Setelah ukuran real Anda peroleh. Tahap selanjutnya adalah menentukan atap skyroof. Anda harus koordinasi pada pihak yang berwenang dengan hal tersebut. Antara lain pemilik bangunan, atau pengawas proyek.</p>
<p>Koordinasi tersebut juga sekaligus membahas ukuran rangka skyroof. Sekiranya berbeda dengan ukur lapangan, maka Anda harus lapor. Agar tidak terjadi salah paham dibelakang hari.</p>
<h3>2. Menentukan jenis atap yang terbaik</h3>
<p>Penting diketahui kembali, jenis penutup atap skyroof sangat beragam. Jadi, harus Anda tentukan sebelum membuat desain rangka. Apakah cukup pakai satu jenis, atap dua.</p>
<p>Pada contoh desain yang Saya lampirkan. Penutup atap skyroof terdiri 2 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Kaca tempered; terpasang pada bagian atas. Dengan bentuk atap datar.</li>
<li>Fibberglass. Pada bagian samping kanan, dan kiri. Berbentuk atap pelana.</li>
</ol>
<p>Penting Anda ketahui. Antara atap bagian atas dan bawah terdapat celah sekitar 35 cm. Yang mana celah tersebut sengaja dibuat dengan tujuan untuk sirkulasi udara.</p>
<p>Dengan demikian fungsi skyroof bukan hanya sebagai ventilasi cahaya. Tetapi, juga udara. Hal ini sekaligus membantah anggapan bahwa <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-rangka-atap-skyroof-baja/">skyroof</a> baja hanya bisa ditetapkan untuk 1 jenis bentuk atap.</p>
<h3>3. Memilih material baja yang cocok</h3>
<p>Penentuan dimensi material baja dilakukan atas pertimbangan 4 hal berikut:<br />
&#8211; Berat bahan (penutup atap),<br />
&#8211; Bentang dan panjang bangunan,<br />
&#8211; Letak pasang skyroof,<br />
&#8211; Estetika</p>
<p>Sehingga pada contoh desain, ditetapkan material yang digunakan untuk rangka skyroof hanya 3 macam saja, yaitu:</p>
<ol>
<li>Besi holow ukuran 60&#215;60; 60&#215;80; dan 80&#215;100 mm</li>
<li>Plat baja T=10 mm; ukuran 20&#215;20 cm</li>
<li>Angkur baut dia.16 x 400 mm</li>
</ol>
<p>Jadi, dapat disimpulkan bahwa material utama yang digunakan untuk membuat rangka atap tersebut adalah tunggal. Alias tidak kombinasi dengan material baja profil lain. Tetapi, hanya 1 jenis. Yaitu besi holow/stal kotak saja.</p>
<p>Adapun plat baja dan angkur baut adalah tergolong material bantu. Yang mana tanpa kedua material tersebut, pemasangan rangka atap sebenarnya bisa dilakukan. Akan tetapi hasilnya tidak maksimal.</p>
<h3>4. Membuat desain yang bagus dan kaitannya dengan biaya</h3>
<p>Desain rangka skyroof dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya menggunakan <a href="https://tekno.kompas.com/read/2023/01/19/03000097/pengertian-software-fungsi-dan-contohnya?page=all">software</a> Autocad, atau Sketch Up. Tetapi, memungkinkan juga dengan cara manual. Yakni pakai meja gambar.</p>
<p>Pada saat desain, hal utama yang harus Anda perhatikan adalah tujuan pembuatan gambar. Apakah untuk proses konstruksi (pabrikasi dan pemasangan), atau masih sekedar gambar rencana.</p>
<p>Jika berfungsi sebagai gambar rencana berarti tidak perlu membuat detail rangka sebanyak-banyaknya. Melainkan cukup pada titik sambungan saja. Misal detail base plate baja, serta sambungan antara kuda-kuda dan gording.</p>
<p>Akan tetapi, bila desain yang Anda buat adalah untuk pelaksanaan di lapangan. Alais sebagai gambar kerja. Maka wajib se-detail mungkin. Supaya rangka skyroof dapat terpasang dengan benar.</p>
<p>Penting Anda ketahui, ukuran yang Anda terapkan pada gambar desain adalah ukuran yang Anda peroleh dari lapangan. Jadi, bila terdapat perbedaan antara ukur lapangan dengan gambar desain sebelumnya. Maka yang menjadi acuan adalah ukur lapangan.</p>
<p>Adapun persoalan akibat dari perbedaan ukuran tersebut. Misalnya biaya makin besar, atau kecil. Biarlah hal tersebut Anda bicarakan setelah gambar desain yang batu sudah jadi. Sehingga Anda mengetahui berapa perbedaan biaya yang timbul secara akurat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-profil-yang-pas-untuk-membuat-rangka-skyroof/">5 Material Baja Profil Yang Tepat Untuk Rangka Skyroof Dan Langkah-langkah  Desain</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Kelebihan Rangka Atap Skyroof Baja Dan Jenis Material</title>
		<link>https://arsitekta.com/keunggulan-rangka-atap-skyroof-baja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 13:16:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[atap skyroof]]></category>
		<category><![CDATA[ciri khas skyroof]]></category>
		<category><![CDATA[skyroof baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum Anda memasang skyroof baja, sudah seharusnya Anda paham manfaat, kelebihan dan bahkan kekurangan sistem konstruksi atap tersebut. Sehingga Anda mampu mencari solusi untuk kekurangan tersebut, atau untuk meningkatkan manfaat yang akan diperoleh. Hal yang sama sebenarnya juga berlaku pada semua jenis konstruksi bangunan. Bahkan harus dimulai pada saat perancangan konstruksi. Manfaat yang akan diperoleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-rangka-atap-skyroof-baja/">5 Kelebihan Rangka Atap Skyroof Baja Dan Jenis Material</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum Anda memasang skyroof baja, sudah seharusnya Anda paham manfaat, kelebihan dan bahkan kekurangan sistem konstruksi atap tersebut. Sehingga Anda mampu mencari solusi untuk kekurangan tersebut, atau untuk meningkatkan manfaat yang akan diperoleh.</p>
<p>Hal yang sama sebenarnya juga berlaku pada semua jenis konstruksi bangunan. Bahkan harus dimulai pada saat perancangan konstruksi. Manfaat yang akan diperoleh apakah untuk kepentingan penghuni, atau hanya sebagai unsur pendukung pada konstruksi bangunan yang lain.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4491" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja.jpg" alt="Rangka atap yang terbuat dari kuda-kuda cremona baja" width="450" height="317" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja-300x211.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Dengan demikian kelak tidak mengakibatkan kerugian material bagi pemilik, karena tidak berfungsi dengan baik. Atau karena konstruksi bangunan terlalu mubazir. Atau kerugian non material bagi orang lain, karena dengan adanya konstruksi bangunan orang lain jadi terganggu.</p>
<h2>Pengertian dan ragam kelebihan</h2>
<p>Skyroof baja adalah sebuah konstruksi rangka atap yang terbuat dari beberapa material baja ukuran tertentu, dan dibentuk sesuai dengan kebutuhan pemasangan atap <a href="https://arsitekta.com/letak-pasang-skyroof-yang-benar/" target="_blank" rel="noopener">skyroof</a>.</p>
<p>Dengan kata lain. Material baja yang dimaksud disini bukan sebagai bahan penutup atap pada skyroof. Melainkan hanya sebagai rangka. Kelebihannya adalah:</p>
<h3>a. Dapat diaplikasikan untuk segala bentuk atap</h3>
<p>Iya, ketika Anda ingin membuat skyroof menggunakan rangka baja. Anda tak perlu ragu akan bentuk atap apakah bisa terealisasi dengan baik/bagus, atau tidak. Saya jawab, sangat bisa.</p>
<p>Rangka baja dapat dibentuk sesuai kebutuhan Anda. Apakah bulat, setengah lingkaran, segitiga, kotak, dan lain sebagainya. Tergantung kebutuhan desain.</p>
<p>Jangankan skyroof baja, untuk membuat konstruksi bangunan yang lain material baja juga dapat diandalkan. Seperti struktur tiang, balok, rangka dinding, <a href="https://arsitekta.com/tips-merancang-dan-memasang-lantai-dak-pakai-bordes/">lantai dak</a>, rangka plafon, hingga pekerjaan kosen dan pintu.</p>
<p>Dalam hal ini, bentuk atap skyroof pada umumnya adalah pelana, lengkung, atau datar. Tidak perlu menggunakan profil baja ukuran besar. Seperi WF, H-Beam dan sejenisnya. Tapi cukup pakai material UNP, CNP, stal kotak dan pipa besi.</p>
<p>Yang menjadi perosoalan adalah siapa yang merancang rangka atap tersebut. Spesialis dibidang konstruksi baja atau konsultan bangunan umum. Dikhawatirkan, skyroof Anda terlalu mewah dan boros.</p>
<h3>b. Cocok diterapkan pada segala jenis bangunan</h3>
<p>Tidak hanya pada bangunan gedung, skyroof baja juga cocok diterapkan pada bangunan jalan, dermaga, resort. Yaitu sebagai fasilitas pendukung bangunan-bangunan tersebut.</p>
<p>Misal terhadap bangunan jalan. Skyroof sering digunakan untuk membuat halte dan atap <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_penyeberangan_orang">JPO</a> (Jembatan Penyeberangan Orang).</p>
<p>Sementara untuk dermaga. Atap skyroof digunakan pada gedung terminal penumpang, koridor untuk pejalan kali, dan parkir mobil/motor.</p>
<h3>c. Dapat diterapkan untuk segala kondisi bangunan</h3>
<p>Kelanjutan dari poin 2. Kelebihan skyroof baja adalah terkait kondisi bangunan Anda saat ini. Apakah sudah jadi, atau sedang dalam proses pembangunan, atau masih tahap rencana renovasi.</p>
<p>Semisal bangunan rumah sudah jadi. Dan, Anda ingin menambah selasar disamping bangunan tersebut. Maka sangat memungkinkan menggunakan rangka baja untuk atap skyroof Anda.</p>
<p>Kasus kedua. Misalnya, ketika masih dalam proses pembangunan. Tetapi, Anda ingin merubah desain carport. Sebelumnya direncanakan pakai cor beton. Dan akan Anda ganti dengan skyroof baja. Adalah bukan suatu hal yang mustahil. Justru lebih hemat biaya.</p>
<p>Kemudian kasus ketiga. Anda berencana melakukan renovasi rumah. Lalu, ingin mempertahankan skyroof yang telah ada. Adalah sangat memungkinkan. Tanpa merubah bentu, dan letak pasang skyroof. Dengan demikian biaya renovasi tidak besar.</p>
<h3>d. Mudah bongkar pasang</h3>
<p>Pada kondisi ini ada 2 contoh kasus. Pertama, ketika Anda ingin membeli skyroof yang telah jadi dari orang lain. Lalu Anda pasang di rumah Anda. Kedua, ketika Anda ingin memindahkan atap skyroof dari lantai 1 ke lantai 2.</p>
<p>Karena atap skyroof pada umumnya terpasang secara terpisah dari struktur utama bangunan. Maka sangat memungkinkan dilakukan bongkar pasang. Tanpa merusak konstruksi atap.</p>
<p>Pun, manakala dilakukan pengangkutan skyroof baja dari lokasi yang berbeda/jauh. Dipastikan tidak akan merubah bentuk konstruksi yang ada. Jadi, skyroof dapat Anda terapkan sebagai mana aslinya di tempat yang baru.</p>
<h3>e. Desain skyroof sangat minimalis dan biaya murah</h3>
<p>Gaya minimalis skyroof terlihat dari 2 jenis material yang digunakan. Yakni penutup atap dan rangka. Penutup atap tergolong minimalis karena:</p>
<ul>
<li>Bahan relatif tipis dan ringan</li>
<li>Pemasangan sangat mudah</li>
<li>Tidak perlu rangka yang banyak.</li>
</ul>
<p>Sementara dari segi rangka, dapat disebut minimalis karena material baja:<br />
1. Tergolong material <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-konstruksi-bangunan-prefabrikasi/">prefabrikasi</a><br />
2. Tampilan sederhana namun kokoh<br />
3. Berupa garis vertikal, horizontal, dan diagonal<br />
4. Ukuran beragam dan penggunaan fleksibel</p>
<p>Ketika kedua sifat material ini digabung. Kelebihan skyroof baja yang selanjutnya adalah hemat biaya pasang dan perawatan, kokoh, dan berfungsi maksimal.</p>
<h2>Jenis material baja yang cocok untuk rangka skyroof</h2>
<p>Ada 2 jenis material baja yang cocok untuk membuat rangka atap skyroof, yakni: Baja Ringan dan Baja Profil. Pada kesempatan ini yang Saya bahas secara detail adalah bagian pertama.</p>
<p>Sementara material baja yang kedua ada pada artikel berikutnya. Silahkan Anda searching dengan kata kunci “Baja Profil Yang Tepat Untuk Skyroof”. Melalui mesin perayap google, atau pada halaman yang Anda baca saat ini.</p>
<p>Ragam jenis baja ringan yang cocok untuk skyroof adalah yang berbentuk profil C. Atau yang sering disebut kanal C. Sementara reng baja ringan, sifatnya situasional. Alias menyesuaikan jenis penutup atap skyroof yang akan Anda buat.</p>
<p>Misal dari bahan PVC/uPVC, maka reng baja ringan layak Anda pakai. Akan tetapi, jikalau atap terbuat dari kaca. Tentuk hanya kanal C yang layak. Karena material ini memang jauh lebih kuat dibanding reng baja ringan. Sehingga mampu memikul beban atap (kaca) yang terkenal berat.</p>
<h2>Kelebihan skyroof yang terbuat dari baja ringan</h2>
<p>Bicara tentang kelebihan skyroof baja ringan, secara umum sama dengan skyroof yang terbuat dari baja profil. Namun yang lebih spesifik adalah dalam hal biaya, dan berat konstruksi.</p>
<p>Sesuai namanya, baja ringan memang terkenal sangat ringan. Sehingga harga material, maupun biaya pasang juga jauh lebih murah dibanding baja profil.</p>
<p>Faktor lain yang mengakibatkan baja ringan sangat murah adalah karena tidak perlu cat finish. Sementara baja profil wajib Anda lakukan. Bahkan, sangat dianjurkan hingga 2 atau 3x pengecatan. Yakni mulai dari cat anti karat, cat dasar dan finish cat.</p>
<p>Sementara itu, kaitannya dengan berat konstruksi. Menggunakan material baja ringan untuk atap ksyroof, berarti Anda tidak perlu membuat pondasi yang besar untuk menopang konstruksi atap. Bahkan cukup dengan cara memanfaatkan konstruksi bangunan yang sudah ada, Misal pada tiang kolom, atau dinding bangunan eksisting.</p>
<p>Demikian ulasan mengenai skyroof baja, dan ragam jenis material yang sering digunakan. Bila Anda membutuhkan desain dan perhitungan biaya skyroof, silahkan hubungi Saya melalui nomor yang tertera dalam situs ini. Terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/keunggulan-rangka-atap-skyroof-baja/">5 Kelebihan Rangka Atap Skyroof Baja Dan Jenis Material</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</title>
		<link>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2024 13:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[besi beton]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja profil gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan plat strip. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya. Contoh kuda-kuda CNP dan besi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Semua material baja profil bisa kita gunakan untuk membuat kuda-kuda. Jadi bukan hanya baja WF, H-beam, besi siku, besi pipa, atau material-material baja yang berukuran besar, dan tebal. Tapi material yang tipis bisa juga kok. Misalnya CNP dan <a href="https://arsitekta.com/plat-strip-yang-terbaik-untuk-bahan-rib-plat/" target="_blank" rel="noopener">plat strip</a>. Mau tahu cara membuat kuda-kuda baja CNP?. Simak sampai.selesai iya.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Contoh kuda-kuda CNP dan besi beton</h2>
<p>Silahkan perhatikan gambar terlampir. Konstruksi gudang tersebut menggunakan kuda-kuda yang terbuat dari besi CNP, dan besi beton.</p>
<p>Besi CNP digunakan untuk membuat batang atas dan bawah. Sementara besi beton adalah untuk rangka diagonal. Jadi, sepintas terlihat kuda-kuda tersebut mirip dengan regel baja ruji-ruji.</p>
<p>Bedanya dengan regel baja, kuda-kuda CNP terpasang dengan posisi miring. Yakni mengikuti sudut kemiringan atap. Sementara regel baja selalu datar (horizontal).</p>
<h3>1. Material yang digunakan dan elemen pelengkap</h3>
<p>Kecuali CNP 200, semua baja CNP lainnya bisa Anda gunakan untuk sebagai rangka (batang atas) kuda-kuda. Dengan catatan, dimensi material harus disesuaikan lebih dulu dengan bentangan.</p>
<p>Sebab semakin kecil ukuran material baja, maka kemampuan untuk menahan beban juga semakin kecil. Maka dari itu, membuat kuda-kuda baja tidak boleh asal. Terapi, harus dengan material dan perhitungan yang tepat. Supaya kokoh.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5157" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg" alt="Gambar detail sambungan kuda-kuda baja CNP dan besi beton" width="1100" height="706" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm.jpg 1100w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-300x193.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-1024x657.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Detail-sambungan-kuda-kuda-baja-CNP-kombinasi-besi-beton-10-mm-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1100px) 100vw, 1100px" /></a></p>
<p>Untuk memasang kuda-kuda pada sebuah tiang kolom, atau untuk menggabungkan 2 buah kuda-kuda pada titik nok. Maka diperlukan elemen pelengkap, bernama plat sambung dan sejumlah baut mur.</p>
<p>Plat sambung ini pula yang berfungsi untuk menghubungkan antara CNP bagian atas dan bawah. Silahkan perhatikan pada gambar detail sambungan.</p>
<h4>Posisi pasang plat sambung kuda-kuda</h4>
<p>Plat sambung, atau sering disebut plat lekat pada kuda-kuda baja CNP ada 2, yakni terpasang pada bagian bawah dan atas. Bagian bawah berarti yang menghubungkan antara kuda-kuda dengan tiang kolom.</p>
<p>Sementara plat sambung atas berarti yang terpasang pada bagian atas kuda-kuda. Yakni yang menghubungkan antara 2 buah kuda-kuda, sehingga menjadi sebuah nok. Dalam hal ini bentuk atap yang Anda buat adalah pelana.</p>
<p>Plat sambung bagian atas bisa juga berfungsi sebagai pengikat kuda-kuda dengan tembok, kolom beton, atau kolom baja. Dalam hal ini berarti atap Anda adalah selasar, atau atap datar.</p>
<p>Dengan demikian boleh kita ambil satu kesimpulan, bahwa membuat kuda-kuda baja CNP tidak boleh tanpa plat sambung. Sebab plat sambung menentukan posisi pasang kuda-kuda, sekaligus menentukan jenis/fungsi atap.</p>
<h4>Cara menentukan ukuran dan tebal plat baja</h4>
<p>Dimensi pat sambung kuda-kuda baja ditentukan berdasarkan 3 hal, yaitu:<br />
Join kuda-kuda dimana?. Apakah pada baja WF, atau dinding bangunan.<br />
Ukuran profil besi CNP berapa?. Apakah CNP 100; CNP 125, atau CNP 150.<br />
Jarak material CNP yang digunakan untuk rangka kuda-kuda bagian atas dan bawah.</p>
<p>Contoh, sebuah gudang pelana bentang 15 meter. Material yang tepat untuk membuat kuda-kuda baja dalah:<br />
&#8211; CNP 100x50x3,2 mm<br />
&#8211; Jarak besi CNP (T) = 50 cm</p>
<p>Maka plat sambung yang ideal untuk kuda-kuda tersebut adalah tebal (t)= 6 mm, dengan ukuran 100&#215;750 mm.</p>
<p>Angka 100 diperioleh dari lebar profil baja CNP. Sementara 750 adalah: 1,5 x T<br />
= 1,5 x 500 mm<br />
= 750 mm</p>
<p>Karena dibutuhkan perkuatan pada bagian atas dan bawah kuda-kuda. Maka ketinggian plat sambung harus Anda tambah 1,5 dari jarak besi CNP. Yaitu untuk memasang voute kuda-kuda.</p>
<h4>Letak pasang, ukuran, jarak dan panjang besi beton</h4>
<p>Masih dengan contoh yang sama. Yakni membuat kuda-kuda bentang 20,0 meter. Adalah memerlukan material besi beton. Yaitu berfungsi untuk pengaku antara material baja CNP 100x50x3,2.</p>
<p>Pemasangan besi beton dilakukan pada sisi kanan, dan kiri CNP. Dan, dengan posisi diagonal (silang). Terlihat gambar potongan melintang pada detail sambungan. Silahkan Anda perhartikan.</p>
<p>Ukuran besi beton yang digunakan untuk membuat kuda-kuda baja tersebut adalah Ø10 mm. Dengan jarak pasang 50 cm. Jadi, panjang material besi beton adalah:<br />
= Akar dari (0,5² + 0,25²)<br />
= 0,55 m</p>
<h4>Ukuran mur baut kuda-kuda</h4>
<p>Mur baut yang digunakan untuk kuda-kuda CNP dan besi beton ini adalah M12. Sebanyak 12 buah pada setiap sambungan.</p>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan ketentuan: 2 x tebal plat baja. Ketentuan ini adalah berlaku untuk setiap sambungan konstruksi baja. Sebagaimana sebelumnya telah kami jelaskan dalam video pendek di channel <a href="https://www.youtube.com/shorts/eAwbsqWK0Fg">Mediarsitekta</a>.</p>
<h3>2. Bentangan maksimal kuda-kuda CNP</h3>
<p>Jikalau bentuk atap adalah pelana, maksimal bentangan kuda-kuda adalah 25 meter. Hal tersebut telah kami buktikan sendiri, pada sebuah garasi bus. Dan, ternyata sangat kokoh sampai sekarang.</p>
<p>Material yang kami gunakan untuk membuat kuda-kuda baja waktu itu adalah:<br />
CNP 150x65x3,2 mm<br />
Besi beton 12 mm<br />
Plat baja T=8 mm<br />
Baut mur Ø5/8&#8243;</p>
<p>Sedangkan untuk membuat atap datar, bentang kuda-kuda model seperti ini dianjurkan tidak lebih dari 15,0 meter. Hal tersebut dibatasi mengingat panjang standar besi CNP adalah 6,0 meter.</p>
<p>Sehingga tidak terjadi sambungan material yang terlalu banyak, yang akan membuat konstruksi kuda-kuda jadi lemah, dan lendut.</p>
<h3>3. Kelebihan kuda-kuda CNP dan kegunaan</h3>
<p>Selain sanggup untuk bentang lebar, serta untuk membuat kuda-kuda bentuk pelana dan atap datar. Kelebihan lain kuda-kuda CNP yang dikombinasikan dengan besi beton adalah:</p>
<h4>A. Hemat biaya</h4>
<p>Untuk membuktikan hal ini, bagian terakhir halaman ini telah kami lampirkan perhitungan biaya membuat kuda-kuda baja.</p>
<h4>B. Cocok diterapkan untuk berbagai jenis bahan atap</h4>
<p>Sehingga cocok pula untuk segala jenis bangunan. Antara lain membuat atap cafe, ruko, rukan, <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">kantin</a>, hingga rumah tinggal mewah. Yang menggunakan bahan genteng, maupun kaca.</p>
<h4>C. Proses pengerjaan mudah</h4>
<p>Ketika memasang plat sambung kuda-kuda, dan besi beton pada material besi CNP. Alat sambung yang digunakan adalah las. Oleh sebab itu tergolong praktis dan cepat.</p>
<p>Kelebihan lain terkait proses <a href="https://arsitekta.com/tempat-melaksanakan-pabrikasi-baja-yang-strategis-dan-syarat-syarat/">pabrikasi</a> adalah cukup membutuhkan alat kerja sederhana. Misalnya travo las, gerinda potong dan alat ukur baja. Sehingga biaya pengerjaan sangat murah.</p>
<h3>4. Perhitungan biaya kuda-kuda</h3>
<p>Contoh membuat kuda-kuda baja bentang 20,0 m. Sebagaimana pembahasan pada paragraf ke-13. Pertama, harus diketahui dulu berat 1 buah kuda-kuda. Rincian perhitungan sebagai berikut:</p>
<h4>Besi CNP 100x50x3,2 mm</h4>
<p>= (10,45 + 0,75 + 0,75) x 2 x 6,13 kg<br />
= 145,28 kg</p>
<p>Catatan:<br />
10,45 adalah panjang batang CNP dengan posisi miring; sudut 15º. Sedangkan 0,75 adalah panjang voute kuda-kuda bagian bawah dan atas.</p>
<h4>Besi beton 10 mm</h4>
<p>= 0,55 x 21 x 2 x 2 x 0,62 kg<br />
= 28,64 kg</p>
<h4>Plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,1 x 0,75 x 4 x 48,61 kg<br />
= 14,58 kg</p>
<p>Jadi, total tonase kuda-kuda adalah:<br />
= 145,28 + 28,64 + 14,58 kg<br />
= 188,5 kg.</p>
<p>Biaya pabrikasi dan pasang kuda-kuda menurut harga standar kota Semarang tahun ini, adalah:<br />
= 188,5 x Rp 24.500,-<br />
= Rp 4.618.250,-</p>
<h2>[Penutup] Perbandingan dengan kuda-kuda biasa</h2>
<p>Untuk konstruksi kuda-kuda yang sama, yakni bentangan 20,0 meter. Jikalau menggunakan baja WF, setidaknya pakai WF 200&#215;100. Berarti berat kuda-kuda adalah:<br />
= (10,35 + 0,75) x 21,33 kg<br />
= 236,76 kg</p>
<p>Jauh lebih berat bukan, dibanding kuda-kuda CNP kombinasi besi beton?. Yakni selisih 48,28 kg. Maka dari itu, terbukti bahwa kuda-kuda rangka batang ini sangat hemat.</p>
<p>Oh iya, mengingatkan kita kembali tentang kolom baja gabungan, atau sering disebut kolom baja profil tersusun. Kuda-kuda yang kita bahas tadi sebenarnya juga tergolong dalam kelompok baja profil gabungan/tersusun. Sebab terbuat dari lebih dari 1 jenis material baja.</p>
<p>Demikian ulasan tentang cara membuat kuda-kuda baja CNP dan besi beton. Berikut kelebihan dan contoh perhitungan tonase dan biaya. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/">Cara Membuat Kuda-kuda Baja Menggunakan Material CNP Dan Besi Beton</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/teknik-membuat-kuda-kuda-baja-cnp-dan-besi-betonan-besi-beton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Penampakan Desain Kantin Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan Yang Istimewa</title>
		<link>https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 13:16:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[contoh desain gapura]]></category>
		<category><![CDATA[desain kantin yang bagus]]></category>
		<category><![CDATA[gambar desain]]></category>
		<category><![CDATA[kantin sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5152</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa desain kantin sekolah selalu begitu-begitu saja?. Tanpa memperhatikan unsur-unsur yang berkaitan dengan estetika, dan kebutuhan non jasmani (makanan)?. Atau sebaliknya. Pernahkah Anda menemui sebuah kantin yang bisa membuat pikiran fresh dan rileks?. Kantin Sekolah Menengah Umum (SMU) dan kejuruan (SMK) sejauh ini saya lihat tidak ada yang istimewa. Selain menyediakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">Begini Penampakan Desain Kantin Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan Yang Istimewa</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa desain kantin sekolah selalu begitu-begitu saja?. Tanpa memperhatikan unsur-unsur yang berkaitan dengan estetika, dan kebutuhan non jasmani (makanan)?. Atau sebaliknya. Pernahkah Anda menemui sebuah kantin yang bisa membuat pikiran fresh dan rileks?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/desain-tampak-depan-kantin-sekolah-menengah.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5153" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/desain-tampak-depan-kantin-sekolah-menengah.jpg" alt="Contoh desain kantin sekolah menengah umum dan kejuruan bertingkat dan mewah" width="900" height="555" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/desain-tampak-depan-kantin-sekolah-menengah.jpg 900w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/desain-tampak-depan-kantin-sekolah-menengah-300x185.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/desain-tampak-depan-kantin-sekolah-menengah-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></a></p>
<p>Kantin Sekolah Menengah Umum (SMU) dan kejuruan (SMK) sejauh ini saya lihat tidak ada yang istimewa. Selain menyediakan tempat untuk berjualan, bangunan kantin hanya dilengkapi oleh kursi, <a href="https://arsitekta.com/begini-kelebihan-dan-kekurangan-meja-besi-yang-bagus/">meja</a>, atap, dan lantai keramik sederhana. Itu sudah dianggap lebih dari cukup. Begitu kan?.</p>
<h2>Fungsi dan esensi kantin yang sebenarnya</h2>
<p>Kriteria kantin sekolah yang baik sebagaimana di lansir dalam situs sma.kemendikbud.go.id, adalah yang mampu menyediakan makanan utama, dan makanan ringan sehat. Bergizi tinggi, higenis, dan aman dikonsumsi oleh peserta didik maupun warga sekolah. Sehingga memberi energi yang baru bagi mereka untuk belajar, serta melakukan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya.</p>
<p>Namun demikian, bukan berarti fungsi kantin tidak boleh dibuat lebih dari itu kan?. Mengingat proses belajar mengajar selalu membuat pikiran jenuh dan capek.</p>
<p>Hemat saya terobosan baru harus dibuat. Supaya peserta didik dan pendidik betah di sekolah, dan menikmati semua aktivitas dengan pikiran segar.</p>
<p>Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah membuat desain kantin sekolah yang bagus. Bukan saja untuk tempat makan/minum, tapi sekaligus untuk penyemangat (mood boster).</p>
<h2>Contoh desain kantin yang kekinian</h2>
<p>Berikut denah lantai 1 dan 2 kantin SMK yang saya desain pertengahan tahun lalu. Mengadopsi gaya minimalis modern, dan kekinian. Sehingga jauh dari kesan monoton dan konvensional.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5154" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2.jpg" alt="Denah kantin dan cafe sekolah " width="1050" height="552" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2.jpg 1050w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2-300x158.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2-1024x538.jpg 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/denah-kantin-sekolah-lantai-1-dan-2-768x404.jpg 768w" sizes="(max-width: 1050px) 100vw, 1050px" /></a></p>
<h3>i. Tata letak dan fungsi ruang</h3>
<p>Unsur minimalis kantin ini adalah terlihat dari fungsi dan tata ruang. Lantai 1 sengaja dibuat terbuka pada bagian depan dan samping, sebab fokus pada kegiatan makan/minum.</p>
<p>Sementara lantai 2 adalah untuk aktivitas makan/minum, bersantai dan menikmati pemandangan alam sekitar. Oleh sebab itu disediakan sebuah ruangan yang tertutup oleh dinding kaca. Dan, balkon yang mengelilingi ruangan tersebut, dibiarkan terbuka lebar.</p>
<h3>ii. Konsep desain bangunan dan keistimewaan</h3>
<p>Unsur modern yang terdapat pada desain kantin sekolah ini adalah terkait dengan letak dan tujuan membuat bangunan.</p>
<p>Kalau pada umumnya kantin sekolah dibuat di area-area sempit, dan menempel pada bangunan utama. Sehingga tidak memiliki pemandangan sama sekali, dan tidak membuat suasana santai.</p>
<p>Namun bangunan kantin ini sengaja dibuat berdiri sendiri, dan 2 lantai. Dengan tujuan agar bisa memenuhi kebutuhan jasmani, sekaligus menyegarkan psikis siswa-siswa dan <a href="https://gunungkidul.kemenag.go.id/berita/detail/kasubbag-tu-kemenag-gunungkidul-sampaikan-7-tugas-utama-guru#:~:text=Wonosari%20(Kemenag%20Gunungkidul)%20%E2%80%93%20Setidaknya,menilai%20dan%20mengevaluasi%20peserta%20didik.">guru</a>.</p>
<p>Sembari menikmati makanan dan minuman, di kantin ini juga Anda dapat menikmati udara segar. Serta pemandangan alam sekeliling sekolah dengan gratis. Oleh sebab itu kantin SMK ini tergolong istimewa, dan unik.</p>
<h2>Ragam jenis bahan dan biaya bangunan kantin</h2>
<p>Memastikan desain kantin sekolah benar-benar kokoh, maka seluruh material yang digunakan adalah pilihan. Misalnya untuk struktur utama bangunan. Seluruhnya terbuat dari material <a href="https://arsitekta.com/19-macam-baja-profil-paling-laris-dan-terkenal-di-indonesia/" target="_blank" rel="noopener">baja profil</a>, antara lain:</p>
<ol>
<li>WF 250&#215;125</li>
<li>WF 200&#215;100</li>
<li>IWF 150&#215;75</li>
<li>CNP 100x50x2,3 mm</li>
<li>Besi beton Ø12 mm</li>
<li>Besi siku L 3&#215;3</li>
<li>Plat baja T=6; 8 dan 10 mm</li>
</ol>
<p>Selain itu material buatan yang digunakan secara khusus adalah:</p>
<ul>
<li>Atap Alderon T=10 mm type double layer</li>
<li>Dinding bata ringan T=7 cm ex.Citicon</li>
<li>Keramik tile ukuran 40&#215;40 cm ex.Asia</li>
<li>Tempered glass tebal 10 mm ex.Mulia</li>
<li>Plafon Gypsum Board T=9 mm ex.Jayaboard</li>
</ul>
<h3>Anggaran biaya bangun kantin sekolah</h3>
<p>Terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:</p>
<h4>A. Pekerjaan persiapan dan struktur bangunan</h4>
<ol>
<li>Pondasi = Rp 10.444.581,-</li>
<li>Struktur beton = Rp 95.870.441,-</li>
<li>Struktur baja = Rp 243.849.034,-</li>
<li>Penutup atap = Rp 49.882.500,-</li>
</ol>
<h4>B. Pekerjaan arsitektur dan finishing</h4>
<ol>
<li>Pasang bata ringan = Rp 40.408.550,-</li>
<li>Pasang keramik lantai = Rp 113.268.500,-</li>
<li>Pas. Kosen pintu/jendela = Rp 39.560.00,-</li>
<li>Pas. Plafond gypsum = Rp 10.012.500,-</li>
<li>Finishing cat = Rp 22.585.500,-</li>
</ol>
<h4>C. Pekerjaan MEP (Mekanikal Elektrikal dan Plumbing/Pemipaan)</h4>
<ol>
<li>Instalasi listrik dan penerangan = Rp 11.367.000,-</li>
<li>Instalasi pipa air = Rp 6.320.000,-</li>
<li>Drainase = Rp 11.055.000,-</li>
</ol>
<p>Jumlah total = Rp 654.624.877,-</p>
<h3>Biaya rata-rata pembangunan kantin</h3>
<p>Sebagaimana kita ketahui desain kantin sekolah adalah terdiri 2 lantai. Masing-masing lantai berukuran: 8 x 13 meter. Berarti luas total bangunan adalah:<br />
= 8 x 13 x 2 lantai<br />
= 104,0 m²</p>
<p>Nah, biaya rata-rata bangun kantin adalah:<br />
= Rp 654.624.877 : 104<br />
= Rp 6.294.470,-</p>
<p>Penting diketahui, biaya tersebut adalah berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) kota Semarang. Sehingga kemungkinan besar berbeda dengan daerah domisili Anda sekarang.</p>
<p>Kedua. Bila ingin mendapat informasi lebih lanjut tentang desain kantin sekolah yang saya ulas ini. Anda bisa menghubungi saya melalui nomor telpon/WA 0813.2526.4787. Atau, ketika ingin pesan desain kantin dengan gaya yang berbeda. Sesuai dengan kebutuhan sekolah Anda saat ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/">Begini Penampakan Desain Kantin Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan Yang Istimewa</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/tampilan-desain-kantin-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 13:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan angin]]></category>
		<category><![CDATA[jarum gording]]></category>
		<category><![CDATA[sagrod baja]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang]]></category>
		<category><![CDATA[wind brace]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Disini saya pakai nama yang berbeda dari artikel yang sebelumnya, yang membahas tentang persamaan trekstang dan ikatan angin. Yaitu wind brace dan sagrod. Dengan konteks yang berbeda. Sengaja Saya ambil versi bahasa Inggris. Supaya wawasan teman-teman bertambah, khususnya dalam hal kosa kata konstruksi baja. Wind brace adalah sama dengan ikatan angin, bracing, atau kres angin. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/">5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Disini saya pakai nama yang berbeda dari <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">artikel</a> yang sebelumnya, yang membahas tentang persamaan trekstang dan ikatan angin. Yaitu wind brace dan sagrod. Dengan konteks yang berbeda. Sengaja Saya ambil versi bahasa Inggris. Supaya wawasan teman-teman bertambah, khususnya dalam hal kosa kata konstruksi baja.</p>
<p>Wind brace adalah sama dengan ikatan angin, bracing, atau kres angin. Sementara sagrod. Atau sering ditulis Sag rod, adalah sama dengan treksrang. Atau jarum gording. Disebut jarum gording, sebab pemasangannya menembus material gording. Layaknya seperti sebuah jarum suntik.</p>
<p>Kedua istilah ini kerap dipakai di dalam Negeri pada saat mengerjakan proyek bangunan PMA (Perusahaan Milik Asing). Dimana desain konstruksi bangunan umumnya menggunakan bahasa Inggris. Karena adanya permintaan dari sang Owner. Atau, memang sengaja dibuat demikian oleh Jasa Arsitek, untuk menarik perhatian asing (owner).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4926" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg" alt="Pemasangan material sagrod dan wind brace pada sebuah rangka atap baja" width="448" height="279" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2-300x187.jpeg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Kesamaan wind brace dan sagrod</h2>
<p>Ternyata ada 5 hal yang sama dari kedua komponen konstruksi baja tersebut. Antara lain ditinjau dari:</p>
<h3>1. Jenis bahan yang digunakan</h3>
<p>Yakni sama-sama besi beton polos. Mengapa tidak pakai besi beton ulir. Karena penampang <a href="https://arsitekta.com/7-ciri-ciri-drat-ulir-yang-bagus-untuk-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">ulir</a> pada besi beton tersebut dapat memperlambat proses sney material sag rod.</p>
<p>Demikian pula, pada material wind brace besi beton ulir di hindari karena sulit di bending. Sebagaimana kita ketahui mutu besi beton ulir jauh lebih tinggi, dibanding besi beton polos. Oleh sebab itu, proses bending jadi keras.</p>
<p>Namun demikian, untuk bahan wind brace dan sagrod, pakai besi beton polos pun sudah lebih dari cukup. Asal tidak diameter kecil. Setidaknya sag rod terbuat dari besi beton 12 mm. Dan, wind brace pakai besi beton 16 mm.</p>
<h3>2. Terpasang pada bidang yang sama</h3>
<h4>Contoh 1 : Rangka dinding</h4>
<p>Bidang yang sama misalnya dinding bangunan gudang. Yang terbuat dari rangka cladding, dan lengkap dengan penutup dinding <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-baut-untuk-pemasangan-atap-spandek-dan-galvalum/">spandek</a>.</p>
<p>Nah, pada rangka clading tersebut pasti terpasang sejumlah sag rod. Yaitu untuk menghubungkan antara rangka cladding. Yang terpasang pada tiang kolom. Agar kokoh.</p>
<p>Lalu, pada bidang dinding/cladding tersebut. Pula, dipastikan terpasang sejumlah wind brace. Yakni diantara tiang kolom baja. Baik kolom baja utama, maupun kolom gable baja. Sehingga kedua struktur tersebut saling mengikat, dan kokoh.</p>
<p>Hal yang sama kemudian dari pemasangan wind brace dan sagrod adalah posisi pasang kedua komponen. Yaitu sama-sama vertikal. Alias tegak lurus.</p>
<h4>Contoh 2 : Rangka atap</h4>
<p>Pada bidang konstruksi atap. Selain terbukti pada 1 bidang pemasangan. Sag rod juga bersinggungan langsung dengan wid brace. Seperti terlihat pada gambar denah berikut ini. Sagrod ditulis dengan kode TR, sementara wind brace adalah dengan kode BR.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg" alt="Denah kuda-kuda cremona dan rangka atap yang berbentuk trapesium" width="550" height="342" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Pada gambar denah tampak jelas antara wind brace dan sagrod bertumpuk. Dan, saling bersilang. Itu buktinya terpasang pada bidang yang sama, serta bersinggungan langsung. Oleh sebab itu proses pemasangan tidak boleh serentak. Melainkan satu per satu.</p>
<h3>3. Berfungsi sebagai batang tarik</h3>
<p>Sebagaimana saya singgung pada poin 1. Karena kedua komponen konstruksi baja ini adalah berfungsi sebagai batang tarik. Maka tidak perlu pakai materi besi beton ulir. Tapi, pakai besi beton polos saja. Sudah cukup kuat. Dengan demikian biaya pemasangan tidak mahal.</p>
<p>Sag rod terpasang diantara 2 buah gording. Dengan tujuan agar pemasangan gording benar-benar lurus. Demikian pula, wind brace. Terpasang diantara 2 buah kuda-kuda untuk memastikan struktur atap tersebut tidak puntir. Tapi, benar-benar tegak dan lurus.</p>
<p>Nah, untuk mencapai tujuan tersebut. Pemasangan wind brace dan sagrod dilakukan dengan cara mengencangkan baut sambung. Dengan demikian, semua rangka konstruksi yang terhubung dengan kedua material ini jadi keras/kencang.</p>
<h3>4. Mudah di bongkar pasang</h3>
<p>Pemasangan sag rod adalah menggunakan 2 buah mur, pada kedua ujung material. Sebelumnya kedua ujung material sag rod (besi beton) tersebut sudah dilengkapi dengan drat ulir. Oleh sebab itu, proses di lapangan hanya memasang pada gording. Dan, mengencangkan agar gording lurus.</p>
<p>Maka dari itu, pada saat sag rod hendak Anda lepas kembali. Anda cukup membuka kedua mur yang terpasang pada goding. Lalu, sag rod otomatis lepas. Jadi, sangat mudah.</p>
<p>Demikian pula wind brace. Karena pemasangan pada tiang kolom, atau kuda-kuda menggunakan baut mur. Sehingga sangat mudah melakukan pembongkaran.</p>
<h3>5. Bisa dipasang di proyek lain</h3>
<p>Persamaan wind brace dan sagrod yang terakhir adalah bisa dipakai berulang-ulang. Asalkan pada ukuran/bentuk struktur yang sama dengan sebelumnya. Sebab kedua material tersebut tetap bagus, walau sudah bekas pakai.</p>
<p>Maka dari itu, jika dikonversi dari segi biaya. Pemasangan kedua material konstruksi baja ini tergolong murah. Sebab jangka panjang, tidak perlu maintenance, serta bisa Anda pakai kembali pada proyek yang lain. Jadi, sangat menguntungkan bila ditinjau dari segi <a href="https://www.prudential.co.id/id/pulse/article/investasi-jangka-panjang/">investasi</a>.</p>
<h2>[Penutup] Keunikan ikatan angin dan trekstang</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas, selain memiliki banyak perbedaan. Ternyata ikatan angin dan trekstang juga memiliki banyak persamaan. Bahkan, boleh disebut saling membutuhkan. Sebab, disitu ada pemasangan trekstang, ternyata ikatan angin pun turut terpasang. Sangat unik.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/">5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 13:16:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[bracing]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan angin]]></category>
		<category><![CDATA[jarum gording]]></category>
		<category><![CDATA[kres angin]]></category>
		<category><![CDATA[sag rod]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang]]></category>
		<category><![CDATA[wind brace]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4922</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melengkapi beberapa topik yang sudah saya tulis sekitar 2 tahun lalu. Tentang trekstang dan ikatan angin. Ternyata masih ada yang belum paham, apa dan dimana perbedaan kedua komponen konstruksi baja tersebut. Oh iya. Disini saya pakai istilah asli, bukan berarti ada jenis trekstang palsu. Dan/atau, jenis ikatan angin yang KW. KW maksudnya mutu material dibawah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Melengkapi beberapa topik yang sudah saya tulis sekitar 2 tahun lalu. Tentang trekstang dan ikatan angin. Ternyata masih ada yang belum paham, apa dan dimana perbedaan kedua komponen konstruksi baja tersebut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Oh iya. Disini saya pakai istilah asli, bukan berarti ada jenis trekstang palsu. Dan/atau, jenis ikatan angin yang KW. KW maksudnya mutu material dibawah standar. Sebagaimana sering ditujukan pada spare part motor, atau mobil.</p>
<p>Tapi, untuk memperjelas bahwa perbedaan antara trekstang dan ikatan angin yang sebenarnya, hanya yang saya uraikan disini. Sementara yang lain mengarang, atau sebatas (maaf) duplikat. Sebab bukan pelaku konstruksi baja asli. Oh, maaf. Pakai kata asli lagi.</p>
<h2>Ragam perbedaan antara trekstang dengan ikatan angin</h2>
<p>Menurut pengalaman, dan pengamatan saya sejak tahun 1996 terlibat langsung dalam perencanaan, perancangan, dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja. Antara trekstang dan ikatan angin, setidaknya terdapat 11 macam perbedaan, yaitu dari segi:</p>
<h3>1. Diameter besi beton trekstang lebih kecil</h3>
<p>Pada saat membuat satu konstruksi bangunan. Material besi beton yang digunakan untuk ikatan angin umumnya lebih besar. Dibanding besi beton yang digunakan untuk trekstang. Mengapa?. Supaya efisien.</p>
<p>Material yang sering digunakan untuk trekstang adalah besi beton dia.12 mm. Sementara ikatan angin adalah terbuat dari besi beton 16, atau 19 mm. Bahkan tidak mustahil menggunakan diameter yang lebih besar. Karena harus menyesuaikan ukuran material baja struktur.</p>
<p>Oleh sebab itu, pada satu bangunan jarang ditemui antara trekstang dan ikatan angin terbuat dari besi beton yang sama. Kalau pun ternyata sama. Hal itu disebabkan oleh ukuran bangunan yang kecil.</p>
<p>Misal konstruksi gudang bentang 12,0 meter ke bawah. Dan, kuda-kuda terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/ukuran-material-besi-cnp-yang-tidak-populer-saat-ini/">baja CNP</a> 150 double. Maka, ikatan angin yang ideal untuk bangunan ini hanya besi beton 12 mm. Sehingga dipastikan sama dengan material trekstang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2783" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg" alt="Jenis-jenis elemen bahan ikatan angin tertera dalam gambar ini" width="994" height="526" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg 994w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin-300x159.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin-768x406.jpg 768w" sizes="(max-width: 994px) 100vw, 994px" /></a></p>
<h3>2. Material ikatan angin lebih panjang</h3>
<p>Selain lebih besar. Material ikatan angin juga jauh lebih panjang. Trekstang paling panjang adalah 1,5 meter. Pun, tergolong langka. Karena semakin panjang material trekstang, maka kekuatannya makin kecil. Beda dengan ikatan angin.</p>
<p>Panjang ikatan angin bisa mencapai 12 meter. Atau, hampir 10x lipat dari trekstang. Oleh sebab itu, diameter besi beton untuk ikatan angin harus lebih gede. Supaya memiliki daya tarik tidak mudah putus.</p>
<h3>3. Elemen pelengkap</h3>
<p>Pelengkap material trekstang dan ikatan angin berbeda dalam hal jumlah, dan bentuk. Trestang miliki ulir pada kedua ujungnya, dan dilengkapi dengan mur. Masing-masing 2 biji.</p>
<p>Sedangkan material ikatan angin lebih kompleks. Selain dilengkapi dengan mur baut, dan plat lekat. Yang berfungsi sebagai wadah untuk memasang baut mur tersebut. Pula, memiliki alat pengeras. Atau, sering disebut jarum keras, atau spand skurp.</p>
<h3>4. Fungsi, letak pasang dan analogi</h3>
<p>Sesuai nama komponen konstruksi. Ikatan angin berfungsi sebagai penahan angin. Dalam istilah ilmiah disebut tahanan terhadap gaya tekan dan hisap. Sehingga konstruksi baja tetap kokoh. Walau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_angin">angin</a> berhembus sangat kencang.</p>
<p>Berdasarkan fungsi tersebut, maka pemasangan ikatan angin harus pada struktur baja utama. Misal kuda-kuda, maupun tiang kolom. Karena kedua material tersebut yang terhubung langsung dengan angin.</p>
<p>Sementara pemasangan trekstang adalah pada rangka atap. Tepatnya pada gording, dan rangka cladding. Atau, dinding bangunan. Jadi, bukan pada struktur utama. Melainkan bagian/komponen dari struktur. Maka dari itu, boleh disebut fungsi trekstang adalah ekstra pengaku.</p>
<p>Dalam hal fungsi, perbandingan trekstang dan ikatan angin adalah bagai adik kelas, dan kakak kelas. Adik kelasnya adalah trekstang, karena pemasangan berada pada sub struktur baja. Yaitu gording, dan cladding.</p>
<p>Sedangkan ikatan angin adalah sebagai kakak kelas. Sebab terpasang langsung pada material baja struktur. Maka dari itu pula, material besi beton yang digunakan selalu lebih besar. Dan, boleh disebut komponen konstruksi baja yang sebanding dengan ikatan angin adalah gording, dan rangka cladding.</p>
<h3>5. Cara pabrikasi</h3>
<p>Soal kecepatan, pasti trekstang pemenang. Karena proses pembuatan material trekstang sangat mudah. Antara lain; mengukur besi beton, lalu memotong dengan mesin gerinda, dan terakhir membuat sney. Selesai.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2823" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg" alt="Ketentuan jarak dan panjang trekstang untuk rangka atap" width="763" height="459" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg 763w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap-300x180.jpg 300w" sizes="(max-width: 763px) 100vw, 763px" /></a></p>
<p>Beda dengan membuat ikatan angin. Proses pengerjaan lebih lama, dan sulit. Sebab selain mengukur, dan memotong bahan. Anda harus tekuk kedua ujung besi beton, agar spand skrup bisa terpasang dengan sempurna.</p>
<p>Tidak hanya itu. Anda juga perlu menyiapkan plat lekat untuk sambungan baut. Yaitu 2 buah. Lengkap dengan lubang baut. Nah, proses pembuatan elemen plat ini juga butuh proses panjang, dan jelimet. Karena ukurannya sangat kecil. Yakni 60&#215;150 mm. Atau, 80 x 200 mm.</p>
<p>Singkatnya, dalam hal kemudahan dan jangka waktu penyelesaian pabrikasi. Antara trekstang dan ikatan angin jauh beda. Trekstang cepat selesai, karena melibatkan alat modern. Yaitu mesin sney. Sementara ikatan angin, selain jumlah elemen yang akan dibuat sangat banyak. Pula hanya dengan cara manual.</p>
<h3>6. Cara pemasangan</h3>
<p>Kasusnya sama dengan pabrikasi. Pemasangan 1 buah trekstang jauh lebih cepat, dibanding ikatan angin. Perbedaan utama adalah pada saat memasang alat sambung.</p>
<p>Alat sambung pada material trekstang hanya mur. Sementara, ikatan angin ada 2 macam. Yakni <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-mur-baut-htb-dan-ciri-cirinya/" target="_blank" rel="noopener">mur baut</a>, dan spand krup. Bisa Anda bayangkan berapa lama memasang, dan mengeraskan kedua jenis alat sambung itu bukan?.</p>
<h3>7. Alat kerja pabrikasi dan pemasangan</h3>
<p>Sebelumnya sudah saya singgung. Khususnya saat pabrikasi trekstang. Jumlah alat yang dibutuhkan 4 macam saja. Yakni alat ukur meter, kapur besi, mesin gerinda, dan mesin sney.</p>
<p>Padahal untuk membuat ikatan angin. Selain alat ukur dan kapur besi, Anda harus menyiapkan mesin bor, alat potong blender, mesin las, serta alat tekuk (bending) besi beton. Sangat banyak kan?.</p>
<h3>8. Jumlah kebutuhan material trekstang dan ikatan angin</h3>
<p>Berlaku untuk semua jenis proyek konstruksi baja. Baik yang berukuran/bentang besar, atau kecil. Kebutuhan trekstang selalu lebih banyak, dibanding ikatan angin. Sebab pemasangan trekstang merata pada setiap gording, dan cladding. Sementara ikatan angin tidak. Umumnya hanya.selang-seling. Seperti terlihat pada gambar denah atap ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1881" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg" alt="denah rangka atap cremona siku lengkap dengan trekstang dan ikatan angin" width="484" height="392" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg 484w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1-300x243.jpg 300w" sizes="(max-width: 484px) 100vw, 484px" /></a></p>
<h3>9. Satuan biaya pemasangan</h3>
<p>Maksudnya satuan yang digunakan dalam perhitungan material. Material trekstang dan ikatan angin umumnya sama-sama dihitung menggunakan satuan kilogram. Tapi, khusus ikatan angin masing-masing elemen pelengkap. Seperti mur baut dan span skrup hitung lagi tersendiri. Yaitu dengan satuan buah/biji.</p>
<h3>10. Cara menghitung tonase dan rincian biaya</h3>
<p>Rumus menghitung berat material besi beton adalah sama. Yakni:<br />
= P x Berat satuan (kg)</p>
<p>Atau, bisa juga menggunakan rumus Berat Jenis Baja (Bjb). Kedua metode tersebut silahkan Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/">tautan</a> ini.</p>
<p>Akan tetapi, rincian biaya pekerjaan trekstang dan ikatan angin berbeda. Khusus pemasangan trekstang, biaya mur dan sney umumnya tidak dihitung. Karena anggapan sudah include dalam volume/tonase. Oleh sebab itu item pekerjaan hanya 1. Contoh penulisan sebagai berikut:<br />
&#8211; Pemasangan trekstang besi beton dia.12 mm panjang 1,25 m = 1,11 kg.</p>
<p>Adapun mur yang terdapat pada material trekstang, umumnya tidak di hitung. Demikian pula drat ulir yang berada pada kedua ujung material. Padahal, biaya untuk komponen tersebut tergolong besar. Bahkan boleh dibilang lebih tinggi dibanding biaya pengadaan material besi beton untuk membuat trekstang.</p>
<p>Sementara rincian pekerjaan ikatan angin, terdiri dari 4 item yaitu:<br />
&#8211; Pasang ikatan angin dia.16 mm. Panjang 6,0 meter = 9,48 kg<br />
&#8211; <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-plat-kopel-sambungan-baja/">Plat sambung</a> ikatan angin T=10 mm = 0,97 kg<br />
&#8211; Mur baut M16 untuk ikatan angin = 2 bh<br />
&#8211; Spand skrup M19 = 2 bh</p>
<h3>11. Ragam istilah</h3>
<p>Dalam hal istilah yang digunakan sehari-hari. Baik yang berasal dari bahasa asing, maupun lokal. Trekstang dan ikatan angin juga memiliki perbedaan yang signifikan. Trkestang terkenal dengan sebutan: 1]. Sag rod, dan 2]. Jarum gording</p>
<p>Sedangkan ikatan juga familiar dengan sebutan: 1]. Bracing, 2]. Wind brace, dan 3]. Kres angin. Jadi selurunhya, ada 4 nama untuk 1 jenis komponen struktur baja. Laur biasa!.</p>
<h2>[Penutup] Persamaan ikatan angin dan trekstang apa?</h2>
<p>Jawabnya, cukup banyak juga. Disini tidak saya jabarkan lebih panjang lagi mengenai hal itu. Supaya pembaca tidak bosan. Tetapi, dalam artikel yang berbeda. Khusus membahas kesamaan trekstang dan ikatan angin. Artikel tersebut bisa Anda peroleh dengan cara browsing. Dengan kata kunci wind brace atau sagrod. Semoga berhasil.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Tentang Material Baja WF 200 Dan Biaya Pemasangan</title>
		<link>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-material-baja-wf-200-pada-konstruksi-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-material-baja-wf-200-pada-konstruksi-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 13:16:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja WF]]></category>
		<category><![CDATA[besi baja]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan besi WF]]></category>
		<category><![CDATA[WF 200]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4903</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk mengetahui lebih detail tentang baja WF 200 berarti kita harus menyelidiki segala sesuatu yang masih tersembunyi dari material tersebut. Apa saja itu?. Sejauh pengamatan, dan pengalaman penulis ada 4 hal. Yakni soal dimensi lengkap, berat material, fungsi dan biaya pemasangan. Dimensi lengkap material baja Dimensi atau ukuran material besi dan baja adalah satu-satunya yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-material-baja-wf-200-pada-konstruksi-bangunan/">Pengenalan Tentang Material Baja WF 200 Dan Biaya Pemasangan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengetahui lebih detail tentang baja WF 200 berarti kita harus menyelidiki segala sesuatu yang masih tersembunyi dari material tersebut. Apa saja itu?. Sejauh pengamatan, dan pengalaman penulis ada 4 hal. Yakni soal dimensi lengkap, berat material, fungsi dan biaya pemasangan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4171" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong.jpg" alt="Ukuran potong baja WF yang berbentuk serong, berguna untuk membuat kuda-kuda" width="600" height="377" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong.jpg 600w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Pemotongan-baja-WF-serong-300x189.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<h2>Dimensi lengkap material baja</h2>
<p>Dimensi atau ukuran material besi dan baja adalah satu-satunya yang paling lengkap, dan sangat jelimet diantara segala jenis bahan bangunan. Iya kan?. Kalau tidak percaya, silahkan selidiki. Apakah ada material konstruksi bangunan yang menyamai material baja dalam hal penjelasan ukuran?. Pasti tidak ada!.</p>
<p>Saya sebut paling lengkap karena setiap bentuk profil baja dilengkapi dengan notasi ukuran. Lalu, semua ukuran yang digunakan itu selalu ditulis dengan satuan millimeter. Tidak hanya itu teman-teman. Ada pula ukuran material baja yang menggunakan angka desimal. Jadi, benar-benar sangat jelimet.</p>
<p>Contoh baja WF 200. Dimensi lengkap material ini adalah WF 200x100x5,5&#215;8 mm. Terdapat angka desimal diantara 4 ukuran tersebut bukan?. Yaitu ukuran tebal baja WF. Tepatnya tebal badan, atau dalam istilah asing disebut web. Dan, disingkat dengan kode t1.</p>
<p>Ada 2 jenis material baja WF yang memiliki ukuran dengan angka desimal, antara lain:<br />
1. WF 198x99x4,5&#215;7<br />
2. WF 300x150x6,5&#215;9</p>
<p>Sementara material baja profil yang lain masih banyak. Terutama kelompok material CNP, UNP, dan sebagian kecil ada besi siku.</p>
<p>Parahnya lagi, baja INP serta profil yang sejenis, dan yang sudah mulai langka. Yaitu baja DIN, DIR, DIE, DIL dan T-Beam. Rata-rata memiliki ukuran dengan angka desimal. 2 sampai 3. Contoh INP 200x90x7,5&#215;11,3&#215;4,5 mm.</p>
<h2>Berat baja WF 200</h2>
<p>Berat per batang WF 200 (12,0 meter = panjang normal material baja) adalah 256,0 kg. Sehingga kalau rata-rata menjadi 21,33 kg/m. Berat material tersebut sama hasilnya jikalau Anda hitung menggunakan rumus berat jenis.</p>
<p>Cara menghitung berat material baja dengan rumus sangat mudah. Anda bisa pelajari melalui <a href="https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini. Ini sangat penting manakala Anda tidak punya tabel besi. Sehingga, tetap bisa mengetahui berat material baja setiap saat, dan dimana pun.</p>
<p>Pentingnya mengetahui berat baja, karena volume material ini selalu dihitung berdasarkan satuan kilogram. Atau,.sering disebut tonase. Bukan menggunakan satuan kubik.</p>
<p>Oleh sebab itu, setiap penawaran pekerjaan konstruksi baja menggunakan satuan kilogram. Demikian selanjutnya untuk setiap proses pelaksanaan proyek. Misal saat pengajuan progres, dan opnam pekerjaan. Tetap memakai satuan tersebut. Jadi, sifatnya sudah baku.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4219" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg" alt="Konstruksi baja bertingkat yang sudah terpasang" width="640" height="372" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja-300x174.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Kegunaan baja WF 200 yang utama</h2>
<p>WF 200 adalah termasuk dalam kelompok material baja struktural. Atau, material yang sering digunakan untuk membuat struktur bangunan. Seperti tiang kolom, balok, dan kuda-kuda. Yang memiliki kekuatan sangat tinggi.</p>
<p>Untuk keperluan balok. Utamanya sebagai balok induk. Baja WF ini cocok untuk bentang 4,0 meter. Namun, kalau Anda pakai sebagai balok anak/pembagi. Baja WF 200 mampu memikul beban pada bentang 5,0 sampai 6,0 m.</p>
<p>Sedangkan untuk keperluan kuda-kuda. Dengan sistem portal frame. Atau, batang tunggal. Baja profil yang menyerupai huruf H ini cocok untuk bentangan 18,0 &#8211; 20,0 meter.</p>
<p>Sementara itu, kalau Anda pakai menjadi material baja <a href="https://arsitekta.com/kalkulasi-biaya-pemasangan-balok-baja-tersusun-kastela-dan-wf-bentang-10-m/">kastela</a>. Sehingga ukuran baja menjadi 300x100x5,5&#215;8 mm. Atau, sering ditulis dengan WF 200 HCO 300x100x5,5&#215;8. Maka, material ini bisa Anda terapkan untuk kuda-kuda bentang 25,0 meter. Luar biasa bukan?.</p>
<h2>Cara dan biaya pemasangan balok WF 200</h2>
<p>Ketiga fungsi struktur bangunan diatas. Maupun pemasangan material untuk keperluan yang lain. Cara pemasangan ada 2 pilihan. Yaitu sistem las, atau mur baut. Apapun yang Anda pilih, jelas berpengaruh pada biaya pemasangan.</p>
<p>Kita ambil 1 contoh. Pemasangan balok WF 200 dengan cara las full. Berarti rincian biaya yang harus Anda hitung antara lain:</p>
<h3>1. Bahan dasar</h3>
<p>Biaya bahan dasar artinya sejumlah dana yang Anda alokasikan untuk membeli material baja dari toko/pabrik. Termasuk ongkos transportasi, biaya bongkar muat, maupun pajak-pajak yang timbul akibat pembelian (transaksi) bahan tersebut.</p>
<p>Untuk itu lebih dulu Anda hitung panjang besi baja WF 200. Serta, berat total material. Lalu, kali dengan harga satuan. Sebagaimana diketahui pula, harga bahan dasar material WF selalu per kilogram. Bukan per batang. Dengan demikian Anda akan tahu berapa biaya pembelian bahan WF.</p>
<p>Contoh panjang balok yang hendak Anda pasang adalah 4,0 meter. Berarti berat material adalah:<br />
= 4,0 x 21,33 kg<br />
= 85,32 kg</p>
<p>Semisal harga besi WF adalah Rp 18.000,-/kg. Berarti biaya pengadaan bahan adalah:<br />
= 85,32 x 18.000,-<br />
= Rp 1.535.760,-</p>
<h3>2. Bahan pelengkap</h3>
<p>Karena pemasangan balok adalah las penuh. Berarti tidak ada material baja yang lain yang Anda pakai untuk mengaplikasikan balok WF sebagai struktur bangunan. Kecuali material bantu, yakni kawat las.</p>
<p>Oke, saya lanjut pada contoh tadi. Memasang balok baja WF 200 dengan cara las. Berarti ada 2 titik tumpuan balok yang harus Anda las. Panjang (Pjg) las tersebut Anda hitung dengan rumus:<br />
= (4B + 2H) x 2<br />
= ((4 x 0,1) + (2 x 0,2)) x 2<br />
Hasilnya adalah: 1,6 meter.</p>
<p>Dengan demikian Anda akan mengetahui biaya las dengan mudah. Hitung dengan rumus: Pjg las x Biaya las per meter<br />
= 1,6 x Rp 204.219,-<br />
= Rp 326.750,4<br />
Pembulatan menjadi Rp 237.000,-</p>
<h3>3. Biaya alat</h3>
<p>Sementara itu alat yang dibutuhkan untuk memasang balok pada umumnya sama dengan proses pabrikasi baja. Antara lain: alat ukur meter, sikon, kapur besi, mesin las, serta APD/K3 konstruksi baja. Dalam hal kita tidak perlu mesin bor. Sebab pemasangan balok WF murni dengan cara las. Dan tidak memerlukan mur baut 1 biji pun. Oleh sebab itu jumlah alat lebih sedikit dibanding dengan sistem pemasangan balok pakai baut. Hal itu pula mengakibatkan pemakaian <a href="https://news.bsi.ac.id/2022/04/18/cara-hemat-biaya-listrik/#:~:text=Menurutnya%2C%20rumus%20pemakaian%20listrik%20adalah,listrik%20per%20kWh%20yang%20berlaku.">listrik</a> lebih kecil.</p>
<p>Secara matematis menghitung biaya alat kerja las baja belum ada. Sejauh yang saya ketahui. Sehingga perhitungan biaya hanya bisa dilakukan dengan cara <a href="https://arsitekta.com/menerapkan-biaya-sistem-taksir-pada-proyek-konstruksi/">taksir</a>. Atau persentase dari biaya bahan dasar, yakni 10%.</p>
<p>Sehingga asumsi biaya alat untuk memasang balok baja WF 200 adalah:<br />
= Rp 1.535.760 x 10%<br />
= Rp 153.576,-</p>
<h3>4. Biaya cat dasar besi</h3>
<p>Yaitu material cat, serta alat-alat melaksanakan pengecatan terhadap material baja WF. Bisa Anda lakukan dengan 2 cara, yaitu berdasarkan tonase balok WF. Atau berdasarkan luas permukaan material.</p>
<p>Disini, karena tonase baja sudah diketahui. Maka sebaiknya dilakukan dengan cara pertama. Sehingga biaya cat dasar (zinchromate) besi adalah sebesar:<br />
= 85,32 kg x Rp 887,5,-<br />
= Rp 75.7215<br />
Bulatkan menjadi Rp 76.000,-</p>
<h3>5. Upah kerja baja WF 200</h3>
<p>Antara lain untuk melakukan pabrikasi dan pemasangan di lapangan (proyek), anggaran yang Anda butuhkan adalah:<br />
= 85,32 kg x Rp 4.648,62<br />
= Rp 396.620,25</p>
<p>Dibulatkan menjadi Rp 397.000,-</p>
<p>Dengan demikian total biaya pemasangan balok tersebut adalah:<br />
= 1.535.760 + 237.000 + 153.576 + 76.000 + 397.000<br />
= Rp 2.399.336,-</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Dengan penjelasan ini diharapkan pembaca sekalian sudah paham:<br />
&#8211; Dimensi lengkap, cara tulis ukuran baja WF 200 yang benar<br />
&#8211; Spesifikasi dan bobot WF per batang, maupun per meter lari<br />
&#8211; Kegunaan utama material baja, maupun fungsi-fungsi yang lain.<br />
&#8211; Cara menggunakan, serta menghitung biaya pasang WF 200.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-material-baja-wf-200-pada-konstruksi-bangunan/">Pengenalan Tentang Material Baja WF 200 Dan Biaya Pemasangan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-material-baja-wf-200-pada-konstruksi-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
