<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja UNP Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-unp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-unp/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2024 22:22:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja UNP Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-unp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 20:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja H-beam]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil buatan]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5427</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bicara mengenai bentuk baja profil H Beam sebenarnya juga dapat dibentuk dari material baja UNP. Hasilnya sangat luar biasa. Selain menghasilkan ragam ukuran profil yang sangat banyak, proses pekerjaannya juga sangat praktis. Jadi, bicara tentang rekayasa material baja memang tidak terbatas. Dan manfaat atas hal tersebut kita dapat menggunakan material untuk berbagai macam keperluan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/">Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara mengenai bentuk baja profil H Beam sebenarnya juga dapat dibentuk dari material baja UNP. Hasilnya sangat luar biasa. Selain menghasilkan ragam ukuran profil yang sangat banyak, proses pekerjaannya juga sangat praktis.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4316" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg" alt="Salah satu bentuk material baja mula-mula" width="640" height="356" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H-300x167.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Jadi, bicara tentang rekayasa material baja memang tidak terbatas. Dan manfaat atas hal tersebut kita dapat menggunakan material untuk berbagai macam keperluan dengan beragam pilihan.</p>
<h2>Cara mudah membuat profil baja HB</h2>
<h3>&#8211; Persiapan kerja baja</h3>
<p>Secara umum persiapan kerja baja khsususnya pabrikasi selalu dimulai dari desain konstruksi lengkap dengan gambar-gambar detail. Atau sering disebut dengan gambar shop drawing. Kemudian jenis-jenis alat yang digunakan, dan terakhir adalah kesiapan bahan dasar. Dalam hal ini adalah besi UNP.</p>
<p>Untuk membuat baja profil H Beam ini alat-alat yang dibutuhkan sama persis dengan alat yang dipakai ketika membuat baja WF buatan. Sebagaimana telah Kami bahas beberapa hari lalu dalam artikel khusus. Artikel tersebut dapat Anda temui melalui <a href="https://arsitekta.com/pengerjaan-baja-wf-dan-hb-buatan-yang-unik-dan-fungsional/" target="_blank" rel="noopener">tautan</a> ini.</p>
<p>Sementara itu mengenai desain profil yang akan dibuat tidak perlu se-detail konstruksi baja pada umumnya. Bahkan boleh disebut tanpa memerlukan gambar shop drawing. Karena demikian adanya ukuran besi UNP yang tertera dalam tabel baja. Maka material tersebut lah yang akan dijadikan baja H Beam.</p>
<h3>&#8211; Tahap-tahap pembuatan dan sistem pengelasan</h3>
<p>1. Letakkan 2 batang besi UNP yang se-ukuran secara tolak belakang,<br />
2. Pastikan bahwa permukaan kedua material telah rata dan lurus,<br />
3. Lakukan las titik antara jarak 50 sampai 75 cm untuk menggabungkan besi UNP,<br />
4. Perikasa kembali posisi profil besi. Jangan sampai lengkung dan <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/memelintir-melintir">melintir</a>.<br />
5. Lakukan pengelasan secara penuh pada sisi atas dan bawah besi UNP,<br />
6. Baja profil H Beam buatan telah selesai.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5429" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png" alt="Bentuk baja profil H Beam yang terbuat dari bahan besi UNP" width="1240" height="726" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP.png 1240w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-300x176.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-1024x600.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/09/Baja-H-Beam-buatan-dari-besi-UNP-768x450.png 768w" sizes="(max-width: 1240px) 100vw, 1240px" /></a></p>
<p>Penampang material baja H Beam buatan akan terlihat seperti gambar sebelah kanan. Selain sisi atas dan bawah posisi pengelasan dapat dilakukan pada bagian tengan profil. Dalam gambar terlihat dengan tanda garis putus-putus warna merah.</p>
<p>Ekstra las tersebut sebaiknya untuk membuat H Beam ukuran 150 atau lebih. Supaya kedua material besi UNP benar-benar menyatu dengan erat dan kokoh. Maka dengan demikian dapat digunakan untuk bahan konstruksi yang berat. Seperti tiang kolom, balok, maupun kuda-kuda.</p>
<h2>Ragam ukuran material baja profil H Beam buatan</h2>
<p>Hanya mengandalkan material besi UNP setidaknya ada 19 macam ragam ukuran profil H Beam yang diperoleh. Dimensi material H Beam (H x B) antara lain:</p>
<ul>
<li>HB 50x76HB 65&#215;84</li>
<li>H Beam 75&#215;80</li>
<li>H Beam 80&#215;90</li>
<li>H-Beam 100&#215;100</li>
<li>H-Beam 120&#215;110</li>
<li>HB 125x130HB 140&#215;120</li>
<li>H Beam 150&#215;150</li>
<li>H Beam 160&#215;130</li>
<li>H-Beam 200&#215;160</li>
<li>H-Beam 220&#215;160</li>
<li>HB 250&#215;180</li>
<li>HB 260&#215;180</li>
<li>H Beam 280&#215;190</li>
<li>H Beam 300&#215;200</li>
<li>dan HB 320&#215;200</li>
</ul>
<p>Ukuran tersebut diperoleh dengan cara berikut. Misa bahan dasar yang Anda gunakan untuk membuat baja profil H Beam adalah besi UNP 150&#215;75. Menurut ukuran ini berarti H= 150 mm, sedangkan B= 75 mm.</p>
<p>Nah setelah 2 jenis besi UNP 150&#215;75 digabung maka ukuran yang diperoleh, H= 150 milimeter (tetap). Sementara B= 2 x 75 mm, yaitu 150 mm. Dengan demikian dimensi material besi yang diperoleh adalah H Beam 150&#215;150.</p>
<h2>Cara hitung berat dan luas cat material baja</h2>
<p>Untuk mengetahui berat material H Beam buatan ini sangat mudah. Yaitu berdasarkan berat asli material besi UNP. Misal besi UNP 100x50x5. Karena jumlah material yang digunakan untuk tiap-tiap baja profil H Beam adalah 2 buah. Berati berat satuan material di kali 2.</p>
<p>Berat satuan besi UNP 100x50x5 diketahui dari tabel adalah 9,37 kg/m. Ketika digunakan untuk bahan HB 100&#215;50, berarti berat baja H Beam ini adalah:<br />
= 2 x 9,37 kg/m<br />
= 18,73 kg/m</p>
<p>Sekarang mari bandingkan dengan berarti baja H beam yang asli. Berat satuan HB 100&#215;100 yang asli menurut tabel baja adalah 17,17 kg/m. Hasilnya bagimana?. Nyaris sama bukan?.</p>
<p>Selanjutnya mengenai perhitungan luas permukaan cat. Tentu sedikit berbeda dengan hitung luas cat pada besi UNP. Disini luas permukaan besi UNP tidak dihitung keliling. Melainkan hanya bagian-bagian luar saja. Jadi, mengacu pada perhitungan luas profil baja WF atau HB.</p>
<p>Contoh HB buatan ukuran 125&#215;130. Luas penampang per meter lari adalah dengan rumus:<br />
2H + 4B<br />
= (2 x 0,125) + (4 x 0,130)<br />
= 0,77 m²</p>
<h2>Kelebihan dan kekurangan baja profil H Beam buatan</h2>
<p>Dibanding dengan profil baja H Beam yang terbuat dari material plat baja dan besi siku. Proses pengerjaan material buatan yang satu ini jelas lebih praktis. Sehingga hemat biaya. Hal tersebut didukung pula oleh berat satuan material yang ternyata jauh lebih ringan dibanding 2 jenis material buatan sebelumnya.</p>
<p>Namun dibalik itu kelemahan material H Beam buatan ini juga ada. Yaitu panjang material hanya 6 meter. Sementara panjang standar baja H Beam yang resmi adalah 12,0 meter. Hal tersebut tentu berdampak langsung fungsi material.</p>
<p>Sebagaimana pada umumnya prinsip penggunaan material baja adalah meminimalisir sambungan. Dengan tujuan agar konstruksi bangunan benar-benar kokoh. Oleh sebab itu pantasnya baja profil H Beam buatan ini digunakan untuk tiang atau balok dengan panjang ≤ 6,0 m.</p>
<p>Namun demikian bukan berarti tidak ada cara lain agar tetap bisa digunakan untuk bentang lebar. Untuk mencapai tujuan tersebut tentu dibutuhkan teknik khusus. Layaknya ketika Kita membuat <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-h-beam-dari-baja-wf/">baja H-Beam</a> dari bahan besi WF.</p>
<p>Lebih detail tentang teknik tersebut disini tidak Kami jelaskan. Harap maklum. Tapi, silahkan hubungi Kami melalui nomor yang tertera dalam halaman <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">kontak</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-baja-profil-h-beam-dari-besi-unp/">Cara Membuat Baja Profil H Beam Dari Besi UNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plat Landas Yang Terbaik Untuk Kolom Besi UNP [Part 3 of 4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/plendes-untuk-kolom-besi-unp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 13:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[plat landas]]></category>
		<category><![CDATA[tiang kolom baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penggunaan besi UNP sebagai tiang kolom pada sebuah bangunan dapat dilakukan dengan 2 cara. Yakni single dan double. Single artinya kolom besi UNP yang digunakan hanya 1 buah. Sedangkan double artinya terbuat dari 2 buah besi UNP. Lalu, apakah ada hubungannya dengan plat landas?. Tentu ada. Setiap tiang kolom yang terbuat dari material baja profil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plendes-untuk-kolom-besi-unp/">Plat Landas Yang Terbaik Untuk Kolom Besi UNP [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan besi UNP sebagai tiang kolom pada sebuah bangunan dapat dilakukan dengan 2 cara. Yakni single dan double. Single artinya kolom besi UNP yang digunakan hanya 1 buah. Sedangkan double artinya terbuat dari 2 buah besi UNP.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3090" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg" alt="Mengenal bentuk baja profil UNP serta karakteristik bahan" width="788" height="538" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg 788w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-300x205.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-768x524.jpg 768w" sizes="(max-width: 788px) 100vw, 788px" /></a></p>
<p>Lalu, apakah ada hubungannya dengan plat landas?. Tentu ada. Setiap tiang kolom yang terbuat dari material <a href="https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/">baja profil</a> pasti membutuhkan landasan yang kokoh. Yang berguna sebagai media pemasangan angkur, sekaligus sebagai penahan agar tiang tidak mengalami pergeseran, dan/atau amblas.</p>
<p>Jadi, sama halnya dengan tiang kolom baja yang lain. Untuk melakukan pemasangan kolom besi UNP juga memerlukan plat landas, dan angkur. Dan, fokus Saya pada pembahasan ini adalah tentang penentuan tebal, serta ukuran (P x L) plat landas.</p>
<h2>Plat landas tiang kolom UNP single</h2>
<p>Sebelumnya penting ketahui bahwa tebal plat landas, adalah ditentukan berdasarkan tebal profil (t) yang terdapat pada besi UNP itu sendiri.</p>
<p>Contoh besi UNP 200x75x8,5. &#8220;t&#8221; pada baja profil UNP ini adalah 8,5 mm. Oleh sebab itu, angka tersebut lah yang menjadi acuan untuk menentukan tebal plat landas. Yaitu minimal sama dengan tebal baja profil tersebut.</p>
<p>Dalam hal ini, karena plat baja lembaran yang tersedia di toko adalah tebal 10, dan 12 mm. Maka pilihan yang terbaik adalah T=10 mm. Tentu plat T=12 mm juga sangat cocok. Namun, akan membuat biaya pemasangan plat landas jadi bengkak/boros.</p>
<p>Kembali lahi mengenai penentukan ukuran plat landas. Adalah mengacu pada 2 hal, yaitu:<br />
1. Tinggi (H) dan Lebar (B) profil UNP. Dalam hal ini berarti 200 dan 75 mm.<br />
2. Jumlah dan diameter angkur baut yang akan digunakan.</p>
<p>Sementara itu, penting diketahui pemasangan kolom besi UNP 200 secara single. Dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan:</p>
<ul>
<li>2 buah angkur baut Ø19, atau</li>
<li>4 buah angkur Ø16 mm</li>
</ul>
<p>Dengan demikian ukuran plat landas ditentukan dengan rumus:<br />
<strong>(1,2 x H) x (2 x B)</strong><br />
= (1,2 x 200) x (2 x 75)<br />
= 240 x 150 mm</p>
<p>Lalu, jika ukuran tersebut diterapkan bersamaan dengan kolom UNP, serta lubang angkur baut. Akan terlihat seperti gambar detail berikut. Gambar A adalah kolom UNP dengan menggunakan 2 buah angkur baut Ø19 mm. Sementara gambar B adalah kolom yang menggunakan 4 buah angkur baut Ø16 mm.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-200-single.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5216" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-200-single.png" alt="Detail plat landas kolom baja UNP 200 single" width="1000" height="555" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-200-single.png 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-200-single-300x167.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-200-single-768x426.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>Penting.diketahui bahwa jarak tiap-tiap lubang angkur, telah sesuai dengan standar atau ketentuan yang berlalu. Mengenai hal tersebut, silahkan Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/">tautan</a> ini.</p>
<h2>Plat landas kolom besi UNP double</h2>
<p>Pemakaian besi UNP double sering dilakukan karena 2 hal, yaitu untuk:<br />
&#8211; Memperoleh kekuatan yang maksimal, dan<br />
&#8211; Sekaligus efisiensi biaya.</p>
<p>Adapun rumus menentukan dimensi material plat baja yang akan dipakai untuk landasan adalah jauh berbeda dengan kolom UNP single.</p>
<p>Contoh kolom UNP double terbuat dari 2 buah UNP 120x55x6. Pertama yang perlu ditentukan adalah tebal plat baja landasan, yakni dengan rumus:<br />
<strong>= 2 x t</strong><br />
= 2 x 6 mm = 12 mm.</p>
<p>Lalu menentukan Panjang dan Lebar (P x L) plat landas, yakni dengan rumus:<br />
<strong>= (2 x H) x (2 x 2B)</strong><br />
H = 120 mm<br />
B = 55 mm</p>
<p>Maka, jika diterapkan pada rumus adalah:<br />
= (2 x 120) x (2 x (2 x 55))<br />
= 240 x 220 mm</p>
<p>Aplikasi ukuran plat landas dengan kolom besi UNP 120 double adalah seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-120-double.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5217" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-120-double.png" alt="Detail plendes pada kolom besi UNP 120 double" width="1000" height="640" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-120-double.png 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-120-double-300x192.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/04/Plat-landas-kolom-baja-UNP-120-double-768x492.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<h3>Ketentuan mengenai jumlah angkur</h3>
<p>Terkait jumlah angkur untuk semua kolom UNP model double, yang ukuran besar maupun kecil. Saya sarankan selalu menggunakan 4 buah angkur baut. Diameter 12; 16 atau 19 mm, dan panjang antara 40 sampai 60 cm.</p>
<p>Hal tersebut dilakukan untuk menjamin posisi tiang kolom tidak geser, ketika menerima beban tekan dari atasnya. Sekaligus memastikan agar plat landas bisa menyalurkan beban tersebut secara merata pada struktur beton yang ada di bawahnya.</p>
<p>Namun demikian selain letak pasang angkur, aspek lain yang mempengaruhi kekuatan sebuah tiang kolom baja adalah panjang drat ulir dan ukuran baut angkur itu sendiri. Sebagai perbandingan silahkan Anda tonton <a href="https://www.youtube.com/shorts/uhVKx08TcSA">video</a> ini. Permukaan angkur baut seharunya sama rata, serta sesuai dengan ketentuan RKS konstruksi baja.</p>
<h3>Letak pasang angkur yang terbaik</h3>
<p>Pada gambar detail terlihat jelas. Posisi lubang angkur pada plat landas adalah pesis di sudut kolom besi UNP double. Posisi demikian lah yang terbaik. Bukan berada pasa sisi kanan dan kiri profil baja UNP.</p>
<p>Posisi angkur yang berada di pojok plat landas, membuat daya tumpu plat landas makin baik. Selain itu menjaga keseimbangan tiang kolom. Agar tidak mengalami puntir.</p>
<p>Hal ini tentu berbeda dengan kolom besi UNP single. Karena UNP single umumnya digunakan untuk bahan non struktur. Maka peran angkur adalah sebatas pengikat antara material besi UNP dengan pondasi, atau lantai dimana kolom UNP tersebut terpasang.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plendes-untuk-kolom-besi-unp/">Plat Landas Yang Terbaik Untuk Kolom Besi UNP [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 13:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[perhitungan biaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4993</guid>

					<description><![CDATA[<p>Besi UNP dan CNP pada sebuah konstruksi dak berfungsi sebagai tiang dan balok. Khusus besi UNP cocok berfungsi sebagai tiang kolom dan balok induk. Sementara besi CNP adalah senagai balok anak. Nah, ketika kedua material secara bersama-sama digunakan, apakah biaya pemasangan besi UNP sama dengan besi CNP?. Menjawab pertanyaan tersebut mari simak ulasan saya dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/">Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Besi UNP dan CNP pada sebuah konstruksi dak berfungsi sebagai tiang dan balok. Khusus besi UNP cocok berfungsi sebagai tiang kolom dan <a href="https://arsitekta.com/beda-balok-induk-dan-balok-anak-baja-yang-sebenarnya/">balok induk</a>. Sementara besi CNP adalah senagai balok anak. Nah, ketika kedua material secara bersama-sama digunakan, apakah biaya pemasangan besi UNP sama dengan besi CNP?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png" alt="Contoh baja profil CNP dan UNP. Begini cara menghitung luas permukaan." width="500" height="294" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP-300x176.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Menjawab pertanyaan tersebut mari simak ulasan saya dalam artikel ini. Di mulai dari tebal profil, berat, dan sistem sambungan (cara pemasangan). Semua aspek ini mempengaruhi biaya pemasangan seluruh jenis material baja. Untuk semua jenis konstruksi bangunan. Jadi, bukan dak baja saja.</p>
<h2>Contoh 1; Perhitungan balok baja UNP 200</h2>
<p>Berat material UNP per meter lari adalah 24,67 kg. Kemudian, panjang balok misal 4,0 meter. Berjumlah 6 buah. Dan, masing-masing menggunakan sistem sambungan baut mur. Berarti komponen yang dibutuhkan untuk memasang balok ada 2 macam. Yakni baut mur dan plat lekat.</p>
<h3>1. Biaya material dan ongkos pasang</h3>
<p>Sesuai judul, prioritas kali ini adalah cara menghitung biaya pemasangan besi UNP dan CNP. Jadi, mur baut dan plat lekat sementara tidak kita sentuh. Namun, pada artikel berikutnya akan ada pembahasan khusus tentang 2 komponen konstruksi baja tersebut.</p>
<p>Berat total balok UNP 200 adalah:<br />
= 24,67 x 4 x 6<br />
= 592,08 kg</p>
<p>Biaya pemasangan hitung berdasarkan AHSP baja. Oleh sebab itu, perlu kita cek lebih dahulu harga bahan (update). Misal saat ini Rp 11.000,-/kg. Lalu biaya upah, misalnya masih sama dengan pekerjaan besi siku. Sebagaimana telah dijabarkan dalam <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-besi-siku/" target="_blank" rel="noopener">artikel</a> sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, biaya alat kerja (pabarikasi dan pemasangan/erection) besi UNP, maupun CNP sejauh ini kami terapkan adalah 5-7,5% dari biaya pembelian bahan. Maka, rincian biaya pemasangan besi UNP adalah seperti tertera dalam tabel AHSP berikut ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4994" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png" alt="Tabel AHSP baja UNP oleh arsitekta.com" width="916" height="530" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja.png 916w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja-300x174.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/AHSP-besi-UNP-dan-CNP-oleh-Jasa-Arsitektur-dan-Konstruksi-Baja-768x444.png 768w" sizes="(max-width: 916px) 100vw, 916px" /></a></p>
<p>Selanjutnya diketahui total biaya pasang material yang menyerupai huruf U tersebut adalah:<br />
= 592,08 x Rp 26.567,-<br />
= Rp 15.729.789,36</p>
<p>Mengingatkan kembali, biaya tersebut belum termasuk biaya cat, overhead, PPn, dan alat sambung baut maupun las. Jadi, murni biaya beli bahan, serta ongkos pemasangan. Masing-masing biaya tersebut memiliki perhitungan sendiri-sendiri.</p>
<h3>2. Cara hitung biaya cat besi UNP</h3>
<p>Biaya cat besi UNP misalnya. Dapat Anda hitung dengan 2 cara. Yakni berdasarkan luas permukaan material besi. Anda lakukan dengan rumus dalam artikel <a href="https://arsitekta.com/menghitung-luas-permukaan-baja-profil-pakai-cara-ini-tidak-bakal-keliru/">tertaut</a> ini. Atau, berdasarkan tonase baja. Sebagaimana telah diketahui di atas. Yakni seberat 592,08 kg.</p>
<p>Cara menghitung luas permukaan besi UNP 200. Sesuai dengan panjang dan jumlah balok adalah:<br />
= (0,075 + 0,20 + 0,075) x 2 x 4 x 6 buah<br />
= 16,80 m2</p>
<p>Misal biaya cat besi, menggunakan perhitungan kami yang lalu. Yaitu sekitar Rp 47.267,- per m2. Dengan demikian diketahui biaya pemasangan besi UNP + cat adalah:<br />
= Rp 15.729.789,36 + (16,80 x Rp 47.267,-)<br />
= Rp 16.523.874,96</p>
<h2>Contoh 2; Hitungan biaya pemasangan besi CNP</h2>
<p>Sama halnya dengan besi UNP, CNP ketika digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Khususnya yang bersifat strutkural. Volume pekerjaan selalu di hitung berdasarkan kilogram. Artinya berapa banyak material yang dibutuhkan untuk konstruksi bangunan tersebut. Hitung satu per satu, dengan satuan kilogram.</p>
<p>Penggunaan besi CNP pada struktur bangunan misalnya sebagai rangka balok dak baja. Material yang digunakan adalah CNP 150x50x20x2,3. Panjang 6,0 meter, dan berjumlah 15 batang. Maka, total tonase material adalah:<br />
= 6,0 x 15 x 4,96 kg/m<br />
= 446,40 kg</p>
<p>Lalu, berapa ongkos pasang material?. Tentukan dulu harga satuan material!. Caranya melakukan analisa perhitungan biaya pelaksanaan pekerjaan. Atau, sering disebut dengan AHSP. Contoh AHSP baja resmi adalah seperti tertera pada gambar tabel di atas.</p>
<p>Pertanyaan, apakah Anda menyamakan biaya pemasangan besi UNP dengan besi CNP?. Saran saya begini.</p>
<h3>Opsi 1; Harga satuan material sama</h3>
<p>Kalau penggunaan kedua material adalah secara bersamaan pada satu proyek bangunan. Harga satuan besi UNP dan CNP, Anda buat sama tidak masalah. Sebab ketersediaan material di pasaran sama-sama banyak. Lagi pula, proses pengerjaan kedua material relatif sama.</p>
<p>Dalam hal perbedaan tonase. Jelas besi UNP lebih berat dibanding besi CNP. Pada pekerjaan konstruksi baja hal tersebut dianggap wajar. Dan, bisa saling menutupi antara material yang satu, dengan yang lain. Walau pada dasarnya, berpengaruh pada koefisien biaya upah, maupun alat. Tapi, karena satu jenis pekerjaan, maka harga satuan material sebaiknya sama.</p>
<p>Total biaya pasang besi CNP 150 adalah:<br />
= 446,40 kg x Rp 26.567,-<br />
= Rp 11.859.508,80<br />
Atau,bulatkan menjadi Rp Rp 11.859.000,-</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4995" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg" alt="proses perhitungan volume pekerjaan, harga satuan dan anggaran biaya pemasangan material besi dan baja" width="750" height="500" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<h3>Opsi 2; Harga satuan beda karena jenis pekerjaan beda</h3>
<p>Bilamana dalam satu proyek bangunan, besi UNP dan besi CNP memang sama-sama digunakan. Tapi, pada pekerjaan yang berbeda. Satu untuk bahan membuat tangga. Yang mana pekerjaan ini adalah tergolong non struktur. Sementara, material yang lain adalah untuk <a href="https://arsitekta.com/contoh-rangka-atap-mushola-9x9-m-pakai-baja-ringan/">rangka atap</a>. Berarti biaya pasang material harus beda.</p>
<p>Ketika digunakan sebagai bahan tangga. Biaya pemasangan besi CNP akan lebih tinggi, dibanding ketika digunakan sebagai material dak, atau rangka atap. Demikian juga kasusnya pada material besi CNP. Mengapa?. Karena proses pengerjaan, dan alat-alat kerja yang digunakan berbeda.</p>
<p>Pekerjaan bangunan yang bersifat arsitektural. Membutuhkan finishing yang bagus. Agar tampilan akhir bangunan benar-benar halus, dan cantik. Sedangkan pekerjaan struktur bangunan adalah mengutamakan kekokohan. Oleh sebab itu, biaya upah dan alat kerja lebih murah dibanding pekerjaan arsitektural. Dan, harga satuan pekerjaan relatif lebih rendah.</p>
<p>Penting diketahui, hal ini berlaku pada semua material besi. Jika 2 jenis material besi digunakan pada pekerjaan yang sifatnya berbeda. Otomatis, harga satuan pekerjaan harus Anda buat berbeda pula. Kalau Anda buat sama. Ada 2 kemungkinan. Pertama, harga satuan terlalu tinggi. Atau, sebaliknya terlalu rendah.</p>
<p>Dua-duanya memiliki resiko. Bila terlalu mahal. Kemungkinan besar Anda tidak memperoleh pekerjaan, karena kalah bersaing dengan <a href="https://finance.detik.com/solusiukm/d-6330901/kompetitor-adalah-pengertian-cara-menganalisis-dan-menghadapinya">kompetitor</a>. Lalu, kalau terlalu murah. Dipastikan Anda akan rugi saat mengerjakan konstruksi bangunan tersebut. Maka dari itu, menghitung biaya pemasangan besi UNP, serta material baja yang lain, tidak boleh gegabah dan buru-buru.</p>
<h2>[Kesimpulan] Tips menghitung tonase material besi dan baja yang tepat</h2>
<p>Sebelum menghitung volume pekerjaan, pastikan dulu bahwa gambar konstruksi bangunan sudah lengkap. Berikut detail sambungan, dan jenis material yang digunakan. Dari gambar tersebut Anda dapat mengetahui klasifikasi pekerjaan. Termasuk pekerjaan struktural, atau tidak.</p>
<p>Selain harga satuan pekerjaan, tonase material juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pelaksanaan pekerjaan. Oleh sebab itu harus Anda hitung secara cermat. Oleh sebab itu, jenis pekerjaan harus di bedakan lebih dulu. Supaya diketahui satuan volume pekerjaan yang tepat. Apakah kilogram, meter lari, atau meter persegi. Dengan demikian perhitungan biaya yang Anda buat akan akurat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/">Cara Hitung Biaya Pemasangan Besi UNP Dan CNP Konstruksi Dak [Part 2 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perhitungan-biaya-pemasangan-besi-unp-dan-cnp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Perbedaan UNP dan CNP Yang Tak Terbantahkan Sampai Kini</title>
		<link>https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 13:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja CNP]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[beda UNP dan CNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padahal hanya beda awalan saja kan teman-teman. Tapi, perbedaan UNP dan CNP kok sampai sebanyak itu?. Jangan-jangan itu karangan belaka?. Tentu tidak teman!. Saya telah bergelut dengan kedua baja profil ini selama 25 tahun lebih. Sehingga tahu betul karakteristiknya masing-masing. Jadi, perbedaan tersebut terdapat di berbagai hal. Bukan saja dari segi bentuk, dan karakteristik. Namun, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/">10 Perbedaan UNP dan CNP Yang Tak Terbantahkan Sampai Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3090" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg" alt="Mengenal bentuk baja profil UNP serta karakteristik bahan" width="788" height="538" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg 788w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-300x205.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-768x524.jpg 768w" sizes="(max-width: 788px) 100vw, 788px" /></a></p>
<p>Padahal hanya beda awalan saja kan teman-teman. Tapi, perbedaan UNP dan CNP kok sampai sebanyak itu?. Jangan-jangan itu karangan belaka?. Tentu tidak teman!. Saya telah bergelut dengan kedua baja profil ini selama 25 tahun lebih. Sehingga tahu betul karakteristiknya masing-masing.</p>
<p>Jadi, perbedaan tersebut terdapat di berbagai hal. Bukan saja dari segi bentuk, dan karakteristik. Namun, sampai pada cara penggunaan material, dan hal-hal teknis lainnya. Serta pasca digunakan. Anda bisa bayangkan itu?. Kalau yang sudah pengalaman dua puluhan pasti bisa.</p>
<h2>Macam-macam perbedaan</h2>
<p>Oke. Langsung aja iya teman-teman perbedaan UNP dan CNP, sebagai berikut:</p>
<h3>1. Bentuk profil besi</h3>
<p>Jikalau posisi material sama-sama menghadap keatas. Besi UNP sangat mirip dengan huruf U. Khususnya dengan type font robodron. Oleh sebab itu, material ini sering disebut kanal U.</p>
<p>Sementara, besi CNP memiliki tekukan kecil disebelah kanan, dan kiri. Menyerupai katup, atau bibir. Membuat penampang material tidak terbuka lebar. Sehingga kurang pas, kalau disebut mirip dengan U. Tapi, huruf C.</p>
<h3>2. Permukaan material dan proses pembuatan</h3>
<p>Perbedaan UNP dan CNP yang cukup mencolok, namun jarang disadari adalah tentang mulusnya permukaan. Dalam hal ini, besi CNP menjadi pemenang. Sebab, ketika kita raba, material ini terasa sangat lembut.</p>
<p>Beda dengan besi UNP. Permukaan material ini relatif kasar. Tahu kenapa?. Sebab, UNP dibuat dengan cara Hot Formed Shapes. Sementara CNP dengan cara Cold Formed Shapes. Anda sudah tahu istilah-istilah ilmiah ini?. Kalau belum. Silahkan baca tautan ini.</p>
<h3>3. Luas material dan biaya cat</h3>
<p>Semisal kita ambil 2 macam ukuran yang sama. Yakni UNP 200 dan <a href="https://arsitekta.com/khusus-tentang-baja-cnp-200-dan-kelebihannya/" target="_blank" rel="noopener">CNP 200</a>. Akibat adanya tekukan pada besi CNP. Sebagaimana disebutkan pada sebelumnya. Maka luas permukaan CNP lebih luas, dibanding besi UNP. Dan, hal ini berlaku untuk semua ukuran yang sejenis.</p>
<p>Dampak perbedaan itu apa?. Sangat signifikan teman-teman. Yaitu terhadap biaya cat. CNP membutuhkan material cat yang lebih banyak. Proses pengecatan yang lebih lama. Serta, tenaga cat yang lebih banyak.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png" alt="Contoh baja profil CNP dan UNP. Begini cara menghitung luas permukaan." width="500" height="294" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP.png 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Profil-baja-CNP-dan-UNP-300x176.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h3>4. Tebal profil dan ketahanan besi</h3>
<p>Masih dengan contoh ukuran yang sama. Perbedaan UNP dan CNP, terlihat jelas dari tebal bahan. Tebal baja UNP 150 mencapai 6 mm. Sementara CNP 150 hanya 3,2 mm saja. Beda jauh bukan?. Lalu, dampaknya kemana?. Yaitu terhadap kekuatan, maupun ketahanan material.</p>
<p>Karena besi CNP cenderung lebih tipis. Maka penggunaan material ini lebih cocok untuk konstruksi atap. Serta jauh dari daerah rawan korosi. Misalnya pesisir laut, sungai, atau rawa. Supaya konstruksi awet, dan tidak cepat korosi.</p>
<p>Sementara besi UNP, karena sangat tebal lebih sering digunakan sebagai material struktur bangunan. Seperti tiang kolom, balok dak, bahkan kuda-kuda.</p>
<p>Pun, untuk kasus tertentu. Misalnya lokasi bangunan berada di daerah rawan <a href="https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6291950/bagaimana-proses-terjadinya-banjir-ini-penjelasannya#:~:text=Secara%20umum%2C%20penyebab%20utamanya%20adalah,juga%20sering%20dikarenakan%20ulah%20manusia.">banjir</a>. Diantara kedua material tersebut, yang terpilih pasti material UNP. Serta, menghindari pemakaian besi CNP.</p>
<h3>5. Berat besi dan biaya pemasangan</h3>
<p>Jelas besi UNP jauh lebih berat. Karena tebal bahan hampir 2x lipat dari besi CNP. Pengaruhnya kepada biaya apa saja?. Tentu sangat besar juga. Sekarang, mari kita tinjau dari 2 perspektif yang berbeda.</p>
<h4>a. Bagi kontraktor</h4>
<p>Kontraktor baja menyukai tonase konstruksi baja yang besar. Sebab, keuntungan yang diperoleh akan lebih besar. Maka dari itu, lebih suka menggunakan besi UNP dibanding CNP. Apakah hal itu termasuk permainan curang?. Tentu tidak.</p>
<h4>b. Bagi pemilik bangunan</h4>
<p>Penggunaan material besi yang berukuran besar, memang butuh biaya yang mahal. Tapi konsekuensi tersebut harus diterima oleh pemilik bangunan. Agar konstruksi yang dibuat benar-benar kokoh, dan usia pakai yang lama.</p>
<p>Dari sisi jasa konstruksi. Tidak pernah secara sengaja menggunakan/memilih material besi yang berukuran besar. Agar tonase konstruksi baja besar. Kecuali, karena menurut analisis struktur memang menghendaki material yang demikian.</p>
<h3>6. Akurasi dan ragam ukuran</h3>
<p>Berdasarkan varian ukuran. Perbedaan UNP dan CNP sangat jauh. Ukuran material besi UNP saat ini yang tersedia di pasaran hanya sekitar 5 jenis. Yakni UNP 50; 80; 100; 120; dan UNP 150. Sementara kalau dihitung berdasarkan tabel baja resmi. Junlah baja UNP mencapai 40 macam.</p>
<p>Kebalikannya. Besi CNP dari segi jumlah hanya 18 macam. Namun, ketersediaan di lapangan. Material ini jauh lebih banyak. Bahkan untuk satu jenis ukuran bisa mencapai 2-3 sub jenis. Yang dibedakan oleh tebal bahan saja. Misalnya CNP 150. Sub jenisnya adalah tebal 2,0 mm; 2,3 mm; 2,8 dan 3,2 mm.</p>
<h3>7. Fungsi ekstra material</h3>
<p>Kalau dalam hal pekerjaan struktural besi UNP sangat unggul. Tapi, ketika hendak digunakan sebagai material arsitektural. Atau, yang berkaitan dengan finishing bangunan. Maka, yang terpilih adalah besi CNP. Mengapa demikian?.</p>
<p>Material untuk membuat tampilan bangunan agar lebih cantik, menarik, dan di sukai banyak orang. Tentu tidak harus yang tebal, atau berukuran besar. Justru sebaliknya. Sedapat mungkin menggunakan material yang ringan. Supaya tidak membebani struktur bangunan. Maka dari itu, pilihan terbaik adalah besi CNP.</p>
<h3>8. Ukuran (panjang) khusus</h3>
<p>Perbedaan UNP dan CNP juga terjadi dari segi ketersediaan barang. Walau, panjang kedua material ini diatas kertas (menurut tabel), adalah sama-sama 6,0 meter. Tapi, pada kenyataannya besi CNP sangat fleksibel.</p>
<p>Panjang material tersebut bisa dipesan sesuai kebutuhan. Kurang dari 6,0 meter. Dan, panjang mencapai 9,0 meter. Sedangkan besi UNP tidak bisa. Pabrik hanya menyediakan sesuai ukuran standar. Oleh sebab itu, harus terjadi sambungan. Bilamana ukuran yang dibutuhkan tidak standar.</p>
<h3>9. Perbedaan soal <a href="https://arsitekta.com/dampak-menggunakan-bahan-bangunan-banci/">ukuran banci</a></h3>
<p>Harus diakui material CNP banyak yang banci. Baik dari segi tinggi profil, lebar, maupun tebal bahan. Hal itu salah satunya disebabkan oleh permintaan bahan yang banyak. Sehingga harus jeli. Memahami ciri-ciri material yang asli. Kalau tidak. Anda akan kecewa.</p>
<p>Apakah besi UNP juga demikian?. Memang ada. Tapi, hanya soal tebal bahan. Sementara tinggi, dan lebar profil baja UNP tetap sesuai tabel. Jadi, boleh disebut tidak separah besi CNP. Sehingg lebih mudah untuk diketahui.</p>
<h3>10. Harga jual bekas</h3>
<p>Perbedaan UNP dan CNP yang tak kalah penting, adalah terkait harga jual bekas. Selain bobot lebih besar, besi UNP bekas umumnya masih dalam keadaan bagus. Sehingga memungkinkan untuk dipakai ulang.</p>
<p>Sementara besi CNP umumnya sudah rusak parah. Akibat <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-grill-saluran-minimalis-bahan-besi/">karat</a>, atau pada saat proses bongkar, dan langsir. Mengapa demikian?. Karena besi CNP sangat tipis.</p>
<p>Atas fakta-fakta diatas, secara tidak langsung teman-teman jadi paham kelemahan, dan kelebihan kedua material besi. Secara visual memang mirip. Tapi, bila di amati dan dikaji secara luas. Perbedaan UNP dan CNP sebagaimana disebutkan diatas, tidak terbantahkan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/">10 Perbedaan UNP dan CNP Yang Tak Terbantahkan Sampai Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/1perbedaan-antara-besi-unp-dan-cnp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyambung Kolom UNP Double Dengan Cerdas Caranya Seperti Ini (Bagian 2 dari 4)</title>
		<link>https://arsitekta.com/menyambung-kolom-unp-double-dengan-cerdas-caranya-seperti-ini-bagian-2-dari-4/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/menyambung-kolom-unp-double-dengan-cerdas-caranya-seperti-ini-bagian-2-dari-4/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2022 13:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil UNP]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[kolom UNP]]></category>
		<category><![CDATA[UNP double]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambung kolom UNP double perlu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan konstruksi bangunan. Pekerjaan ini tidak mudah. Sebab dapat mengakibatkan kerugian materi. Pun yang lebih fatal. Yakni kegagalan konstruksi. Jikalau Anda tidak mau hal tersebut terjadi. Silahkan simak artikel ini. Material UNP kerap dijadikan alternatif untuk konstruksi gudang. Selain besi CNP. Menggantikan material baja WF, H-Beam dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/menyambung-kolom-unp-double-dengan-cerdas-caranya-seperti-ini-bagian-2-dari-4/">Menyambung Kolom UNP Double Dengan Cerdas Caranya Seperti Ini (Bagian 2 dari 4)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4049 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png" alt="Letak pemasangan komponen pada kolom UNP double" width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double-300x206.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Model-sambungan-kolom-UNP-double.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Menyambung kolom UNP double perlu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan konstruksi bangunan. Pekerjaan ini tidak mudah. Sebab dapat mengakibatkan kerugian materi. Pun yang lebih fatal. Yakni kegagalan konstruksi. Jikalau Anda tidak mau hal tersebut terjadi. Silahkan simak artikel ini.</p>
<p>Material UNP kerap dijadikan alternatif untuk <a href="https://arsitekta.com/perancangan-konstruksi-gudang-cnp-bentang-15-yang-kuat-dan-murah/">konstruksi gudang</a>. Selain besi CNP. Menggantikan material baja WF, H-Beam dan Kastela. Berdasarkan karakteristiknya memang lebih kokoh dibanding CNP. Karena baja UNP lebih tebal dari CNP. Namun pertimbangannya, tentu tidak berdasarkan bentuk profil saja. Tapi, termasuk kemudahan pabrikasi. Menyambung kolom UNP Double, memasang komponen, serta persiapan-persiapan yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut.</p>
<h2>Pengertian, sinonim dan ukuran baja UNP</h2>
<p>Kolom UNP double artinya tiang kolom yang terbuat dari 2 batang baja profil UNP, yang berukuran sama. Di-double (istilah lokal tangkep), persis seperti Anda membuat <a href="https://arsitekta.com/besi-cnp-double-pengertian-kegunaan-dan-cara-membuat/">CNP double.</a> Yaitu dengan cara mengelas, hingga menjadi satu kesatuan yang kuat dan kokoh. Karena terbuat dari 2 material yang berukuran, sama. Maka penulisan UNP double sering diganti dengan 2UNP. Contoh UNP 150x75x6,5 double. Sinonim dengan 2UNP 150x75x6,5.</p>
<p>Material baja UNP tidak banyak. Setiap profil hanya terdiri dari 1 ukuran. Misalnya UNP 125x50x6. Tebal bahan hanya 1 macam. Beda dengan besi CNP. CNP 125 misalnya. Tebalnya ada 5 macam. Yaitu 1,8; 2; 2,3; 3; dan 3,3 mm. Hal ini sering menyulitkan proses pabrikasi. Karena salah ukuran/dimensi. Entah oleh <a href="https://www.hukumonline.com/klinik/a/perbedaan-sengaja-dan-tidak-sengaja-dalam-hukum-pidana-lt5ee8aa6f2a1d3">faktor sengaja</a>, atau tidak. Tapi bila menggunakan material UNP. Anda tidak bakal keliru.</p>
<h2>Dinamika membuat profil UNP double</h2>
<p>Ketika menyambung kolom UNP double. Ragam dinamika yang Anda hadapi. Manakala tinggi kolom yang Anda butuhkan adalah 6 meter. Tidak terlalu sulit untuk membuat UNP double. Tapi, jikalau kurang, atau kebih dari 6 m. Maka diperlukan keterampilan untuk merekayasa bahan. Supaya jangan sampai salah potong, dan salah sambung.</p>
<p>Perhatikan 2 contoh kasus berikut. Pertama, untuk membuat kolom UNP setinggi 4 m. Dan, yang kedua. Kolom UNP tinggi 8 m. Metode pemotongan, penyambungan dan penggabungan bahan seperti terlihat pada gambar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4050 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-4-m-300x193.png" alt="Cara memotong dan menyambung material UNP untuk tiang kolom 4 m" width="300" height="193" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-4-m-300x193.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-4-m.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>a. Kolom UNP double setinggi 4 meter</h3>
<p>Ada 2 macam cara. Yang paling populer adalah penyambungan dilakukan hanya pada salah satu material UNP. Keuntungannya adalah tidak mengakibatkan <a href="https://arsitekta.com/apa-itu-construction-waste-jenis-jenis-serta-dampaknya/">sisa bahan (waste).</a> Dalam artian, walaupun ada. Tapi tetap bisa digunakan untuk keperluan konstruksi. Cara pertama, seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Potong 2 material UNP. Masing-masing dengan panjang 4 meter. Dengan demikian, Anda memiliki 4 batang UNP. Batang A = 2 buah @4 meter, dan B = 2 buah @ 2 meter.</li>
<li>Menggabung material. Lakukan dengan cara berikut: 1]. Sambung kedua batang B. Agar menjadi 4 m. Dalam hal ini, kita sebut batang C. 2]. Lalu, gabungkan batang C dan batang A. Secara berhadap-hadapan. Dengan menggunakan las titik. 3]. Pastikan batang UNP double telah lurus.</li>
<li>Kemudian lakukan pengelasan secara zig-zag. Dengan jarak 30-50 cm. Masing-masing panjang las adalah 5 cm. Dengan demikian kedua material tersebut benar-benar kokoh.</li>
<li>Ulangi langkah-langkah 1-3. Untuk menyambung kolom UNP double berikutnya.</li>
</ol>
<p>Penting Anda ingat. Anda masih punya <a href="https://www.jurnal.id/id/blog/cara-mudah-membuat-laporan-keluar-masuk-barang/">stock material</a> belum dipakai. Yakni batang A, dengan panjang 4 m. Maka, jangan asal potong. Yang Anda butuhkan untuk membuat UNP double yang baru adalah batang B.</p>
<p>Cara kedua. Semua material UNP dalam keadaan utuh (tidak ada sambungan). Metode ini sangat praktis. Tapi sisa bahan sangat banyak. Dan, kemungkinan besar tidak terpakai. Oleh sebab itu, tidak kami referensikan untuk pemula. Tahap pengerjaannya seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Material UNP langsung Anda potong. Dengan panjang yang sama, yakni 4 m.</li>
<li>Kemudian gabung/las. Sehingga menjadi UNP double setinggi 4 m. Selesai.</li>
</ol>
<p>Namun demikian, kalau Anda jeli. Sebenarnya cara kedua ini adalah mirip dengan cara pertama. Sebab sisa bahan adalah sama. Yakni panjang 2 m. Menurut Anda, bisa ngak cara yang kedua ini Anda variasikan dengan cara pertama. Saya tunggu pendapat teman-teman di kolom komentar.</p>
<h3>b. Tiang kolom 2UNP tinggi 8 m</h3>
<p>Kasus yang kedua. Menyambung kolom UNP double agar menjadi 8 m. Material yang Anda butuhkan 3 batang. Cara yang terbaik adalah seperti metode dalam gambar ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4051 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-8-m-300x187.png" alt="Metode penyambungan besi UNP kolom tinggi 8 meter" width="300" height="187" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-8-m-300x187.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-menyambung-UNP-double-Panjang-8-m.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Keterangan material:</p>
<ul>
<li>Batang D = panjang 6 meter</li>
<li>Batang E = panjang 2 m</li>
<li>Dan F = 4 m.</li>
</ul>
<p>Langkah-langkah Anda lakukan dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Membuat batang E. Potong salah satu material UNP panjang 2 meter. Dan jumlah 2 buah.</li>
<li>Sambung batang D dan E. Sehingga menjadi 8 meter.</li>
<li>Lakukan hal yang sama pada batang D dan E yang lain. Dengan demikian, terdapat 2 besi UNP dengan panjang @8,0 m. Dalam hal ini kita sebut batang G.</li>
<li>Terakhir, gabungkan kedua batang G dengan cara las. Serta titik sambung UNP tidak boleh segaris.</li>
</ol>
<h2>Proses pabrikasi kolom baja 2UNP yang benar</h2>
<p>Setelah Anda selesai membuat UNP Double. Selanjutnya adalah pabrikasi. Untuk jadikan kolom agar siap pasang, Komponen yang diperlukan ada 3 yaitu:</p>
<ol>
<li>Pat landas (base plate). Berguna sebagai dudukan 2UNP pada balok atau kolom beton.</li>
<li>Plat lekat (gussets/connecting plate). Digunakan untuk menyambung kolom UNP double dengan kuda-kuda, atau konsol.</li>
<li>Sepatu regel. Berfungsi untuk memasang regel baja pada kolom.</li>
<li>Tutup kolom.</li>
</ol>
<p>Material yang digunakan untuk 4 komponen tersebut adalah <a href="https://arsitekta.com/8-macam-plat-baja-yang-sering-digunakan-untuk-bangunan/">plat baja</a> lembaran. Ketentuan mengenai tebal plat Anda sesuaikan dengan profil UNP. Misalnya untuk plat landas untuk baja UNP 200x75x7,5 double. Gunakan baja plat T=8 mm. Dengan ukuran minimal 250&#215;300 mm. Dengan demikian, memadai untuk memasang 4 buah angkur baja.</p>
<p>Letak pemasangan komponen seperti tertera pada gambar di bawah judul. Silahkan Anda perhatikan secara seksama. Ada 2 model pemasangan komponen.</p>
<h2>Tahap pemasangan komponen kolom model 1</h2>
<p>Tinggi kolom harus sudah dinyatakan final. Karena penentuan tinggi kolom seyogianya adalah pada saat pemotongan, dan menyambung kolom UNP double. Dengan kata lain, pada tahap ini Anda hanya memasang komponen kolom. Langkah-langkahnya adalah:</p>
<ol>
<li>Pasang plat landas. Syaratnya: a). Telah tersedia lubang angkur, b). Permukaan bahan telah rata/halus, dan c). Alat kerja pabrikasi lengkap.</li>
<li>Pasang plat lekat. Ketentuan sebagai berikut: 1]. Jarak antara plat landas dengan plat lekat harus tepat. Umumnya ukuran tersebut adalah gambaran tentang <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/">ketinggian gudang</a>. 2]. Posisi plat lekat jangan salah/terbalik. Hal ini bisa mengakibatkan pemasangan baut tidak sempurna.</li>
<li>Memasang sepatu regel. Posisinya 90º terhadap plat lekat kuda-kuda/konsol. Dan tepat berada ditengah (garis as) tiang.</li>
<li>Memasang tutup kolom. Komponen ini sifatnya hanya sebagai pelengkap. Yaitu agar kolom UNP rapih. Maka dari itu, tidak ada ketentuan khusus mengenai cara pemasangannya.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Alternatif pemasangan plat lekat pada kolom 2UNP model 2</h2>
<p>Pemasangan plat lekat adalah di samping kolom tergolong sudah biasa. Namun, bisa pula dipasang dari atas. Perhatikan gambar kolom nomor 2. Metode ini cocok diterapkan pada kolom 2UNP, maupun 2CNP. Kelebihannya, Anda tidak memerlukan plat tutup, dan plat lekat untuk konsol. Sebab komponen tersebut telah berfungsi sebagai tutup. Sekaligus plat lekat untuk kuda-kuda dan konsol.</p>
<p>Semudah itukah?. Betul. Namun dengan syarat ketika menyambung kolom UNP Double. Salah satu ujung harus Anda potong dengan secara serong. Sesuai dengan sudut kemiringan kuda-kuda. Itu saja perbedaannya. Bahkan, pemotongan bisa dilakukan setelah UNP double telah jadi.</p>
<p>Demikian cara menyambung kolom UNP Double. Hingga proses pabrikasi. Agar kolom baja siap pasang. Bila Anda ingin bangun gudang pakai <a href="https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/">baja UNP</a>. Hubungi kami melalui 081.32526.4787 atau 085.7406.93839.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/menyambung-kolom-unp-double-dengan-cerdas-caranya-seperti-ini-bagian-2-dari-4/">Menyambung Kolom UNP Double Dengan Cerdas Caranya Seperti Ini (Bagian 2 dari 4)</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/menyambung-kolom-unp-double-dengan-cerdas-caranya-seperti-ini-bagian-2-dari-4/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karakteristik Baja Profil UNP, Ukuran Serta Manfaat Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2021 21:52:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja kanal U]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil UNP]]></category>
		<category><![CDATA[baja UNP]]></category>
		<category><![CDATA[Berat baja profil UNP]]></category>
		<category><![CDATA[daftar ukuran dan berat baja UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Walau dominasi baja sebagai bahan bangunan tergolong tinggi. Namun tidak berarti semua jenis baja profil bermanfaat secara maksimal. Salah satunya adalah material yang anda baca ini. Karakteristik baja profil UNP pada dasarnya adalah sebagai bahan struktur. Karena proses pembuatannya sama dengan baja WF, H-Beam, besi siku, pipa serta besi beton. Faktanya, material berbentuk huruf U [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/">Karakteristik Baja Profil UNP, Ukuran Serta Manfaat Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Walau dominasi baja sebagai bahan bangunan tergolong tinggi. Namun tidak berarti semua jenis baja profil bermanfaat secara maksimal. Salah satunya adalah material yang anda baca ini. Karakteristik baja profil UNP pada dasarnya adalah sebagai bahan struktur. Karena proses pembuatannya sama dengan baja WF, H-Beam, besi siku, pipa serta besi beton. Faktanya, material berbentuk huruf U ini tidak memiliki fungsi yang spesifik. Layaknya besi siku yang menjadi bahan utama untuk<a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/"> kuda-kuda cremona.</a></p>
<h2><strong>Fenomena yang terjadi pada baja UNP</strong></h2>
<p>Selain kalah bersaing dengan besi siku. Beberapa fenomena yang terjadi pada profil UNP, antara lain:</p>
<ol>
<li>Dahulu (era kolonial di Indonesia), kegunaan profil UNP sangat spesifik. Yaitu untuk gording. Hal ini bisa anda buktikan. Semua rangka atap bangunan peninggalan Belanda, pasti menggunakan gording UNP.</li>
<li>Sekarang sudah kalah familiar dengan <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-cnp-dan-kegunaan-bahan/">profil CNP</a>. Padahal kanal C terbuat melalui proses canai dingin. Yang jelas-jelas kualitasnya lebih rendah daripada kanal U.</li>
<li>Tidak diketahui secara jelas apa kepanjangan UNP. Sedangkan eropa menamakan profil ini UPN atau UPE. Mengenai asal-usul ini kasusnya sama dengan CNP.</li>
<li>Karakteristik baja profil UNP adalah keras dan kokoh. Namun ternyata tidak jaminan menjadi paling laris atau terkenal. Lebih lengkapnya tentang kegunaan material ini. Akan anda temui pada akhir artikel.</li>
</ol>
<p>Harus kita akui setiap material pasti memiliki keunggulan dan kelemahan. Serta bukan hal yang baru. <a href="https://www.merdeka.com/sumut/mengenal-pengertian-pasar-beserta-jenis-dan-fungsinya-yang-perlu-diketahui-kln.html#:~:text=Pengertian%20Pasar%20Menurut%20Para%20Ahli,-Kotler%20(1997)&amp;text=Pasar%20dalam%20arti%20luas%20merupakan,dan%20jasa%20yang%20dipertukarkan%20tersebut.">Pasar</a> kerap menentukan tinggi rendahnya eksistensi bahan. Tambah lagi, prilaku pengguna bahan bangunan sering berorientasi pada mencari keuntungan. Bukan pada kualitas. Akhirnya material yang dianggap ekonomis selalu dipakai. Sedangkan yang yang lainnya tidak. Apakah fenomena itu terjadi pada baja profil UNP?. Kemungkinan mengenai hal itu tetap ada.</p>
<h2><strong>Karakteristik dan ragam ukuran kanal U    </strong></h2>
<p>Walau kanal U kurang ‘laku’ untuk bahan konstruksi. Tetap penting memahami Karakteristik baja profil UNP, khususnya bagi para pemula. Tujuannya adalah agar anda bisa mengaplikasikan bahan sesuai dengan karakternya.</p>
<h3><strong>1. Ciri-ciri material UNP wajib anda ketahui</strong></h3>
<p>Berikut ini ciri-ciri fisik baja UNP, yaitu:</p>
<ol>
<li>Permukaan bahan agak kasar. Baik bagian luar maupun dalam.</li>
<li>Sesuai dengan letak bahan. Profil UNP mirip huruf C dan U.</li>
<li>Material UNP tergolong sangat tebal, yaitu &gt; 5 mm.</li>
<li>Panjang batang rata-rata 6,0 meter</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3090 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-300x205.jpg" alt="Mengenal bentuk baja profil UNP serta karakteristik bahan " width="300" height="205" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-300x205.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP-768x524.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/baja-profil-UNP.jpg 788w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>2. Daftar ukuran dan berat UNP terlengkap</strong></h3>
<p>Saat ini besi UNP tersedia 29 macam. Dimensinya dapat anda lihat dalam daftar berikut. Juga lengkap dengan berat bahan. Serta luas bidang/selimut batang, yaitu:</p>
<ol>
<li>UNP 40x35x5x7   = 29,22 kg/batang             = 1,35 m²</li>
<li>UNP 50x38x5x7   = 33,54 kg/batang            = 1,37 m²</li>
<li>UNP-65x42x5,5&#215;7,5 = 42,54 kg/batang           = 1,83 m²</li>
<li>UNP 75x40x5x7         = 41,52 kg/batang            = 1,91 m²</li>
<li>UNP 80x45x6x8        = 51,84 kg/batang             = 2,09 m²</li>
<li>UNP-100x50x6x8,5  = 63,60 kg/batang            = 2,58 m²</li>
<li>UNP 120x55x7x9       = 80,40 kg/batang            = 3,08 m²</li>
<li>UNP 125x65x6x8       = 80,40 kg/batang            = 3,14 m²</li>
<li>UNP-140x60x7x9      = 96,00 kg/batang            = 3,57 m²</li>
<li>UNP 150x75x6,5&#215;10 = 111,60 kg/batang           = 3,69 m²</li>
<li>UNP 150x75x9x12,5 = 144,00 kg/batang          = 3,69 m²</li>
<li>UNP-160x65x7,5&#215;10,5 = 112,80 kg/batang           = 3,57 m²</li>
<li>UNP 180x70x8x11        = 132,00 kg/batang           = 3,94 m²</li>
<li>UNP 200x70x7x10       = 126,60 kg/batang           = 4,18 m²</li>
<li>UNP-200x75x8,5&#215;11,5 = 151,80 kg/batang           = 4,35 m²</li>
<li>UNP 200x90x8x13,5 = 181,80 kg/batang           = 4,67 m²</li>
<li>UNP 220x80x9x12,5 = 176,40 kg/batang           = 4,67 m²</li>
<li>UNP-240x85x9,5&#215;13 = 199,20 kg/batang           = 5,04 m²</li>
<li>UNP 250x90x9x13     = 207,60 kg/batang          = 5,29 m²</li>
<li>UNP 250x90x11x14,5 = 241,20 kg/batang          = 5,29 m²</li>
<li>UNP-260x90x10x14   = 227,40 kg/batang          = 5,41 m²</li>
<li>UNP 280x95x10x15    = 250,80 kg/batang         = 5,78 m²</li>
<li>UNP 300x90x9x13     = 228,60 kg/batang          = 5,90 m²</li>
<li>UNP-300x90x10x15,5  = 262,80 kg/batang           = 5,90 m²</li>
<li>UNP 300x100x10x16    = 277,20 kg/batang           = 6,15 m²</li>
<li>UNP 320x100x14x17,5 = 357,00 kg/batang           = 6,40 m²</li>
<li>UNP-350x100x14x16    = 363,60 kg/batang           = 6,77 m²</li>
<li>UNP 380x100x13,5&#215;16 = 375,60 kg/batang           = 7,13 m</li>
<li>UNP 400x110x14x18    = 430,80 kg/batang           = 7,63 m²</li>
</ol>
<h2><strong>Manfaat baja UNP pada bangunan</strong></h2>
<p>Kegunaan besi UNP terhadap bangunan terbagi 2, yaitu untuk pekerjaan struktur dan arsitektur. Sebagai bahan struktur material ini berguna untuk:</p>
<ol>
<li>Konstruksi dak</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-fungsi-kantilever-bangunan-yang-benar-begini/">Kantilever bangunan</a></li>
<li>Dan <a href="https://arsitekta.com/hakikat-bracing-pada-struktur-baja-kegunaan-jenis-bahan/">bracing kolom</a></li>
</ol>
<p>Manfaatnya 3 macam itu saja teman. Namun demikian anda juga bisa memanfaatkan material ini untuk struktur yang lebih besar. Tetapi dengan cara membentuk UNP menjadi profil gabungan bersama dengan material lain. Jadi UNP tidak anda pakai secara langsung untuk elemen tersebut.</p>
<p>Sedangkan untuk pekerjaan arsitektur, sebenrnya karakteristik baja profil UNP kurang pas. Namun untuk pekerjaan yang berkaitan dengan estetika ini, manfaat UNP justru lebih banyak. Antara lain untuk:</p>
<ol>
<li>Rangka pintu besi</li>
<li>Balok tangga</li>
<li>Pagar</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/17-pertimbangan-merancang-konsol-menggunakan-baja-profil-4-5/">Konsol</a></li>
<li>Rangka kanopi</li>
<li>Rak barang</li>
<li>Grill saluran</li>
</ol>
<h2><strong>[Kesimpulan] Eksistensi besi kanal U ke depan</strong></h2>
<p>Berdasarkan penjelasan mengenai fenomena,  karakteristik baja profil UNP serta manfaat material. Bukan mustahil dalam jangka dekat kanal U akan lenyap. Karena kurang peminat. Dan kalah bersaing dengan profil baja yang lain. Selain itu tidak menutup kemungkinan akan muncul material yang baru. Yang bisa menggantikan fungsi kanal U.</p>
<p>Mengantisipasi hal itu. Supaya kedepan material berbetuk U ini tetap eksis. Sebaiknya tetap anda pilih, paling tidak untuk pekerja-pekerjaan tadi. Hal itu sangat mungkin karena baja UNP memiliki ukuran yang sangat beragam. Sehingga cocok untuk konstruksi yang besar maupun kecil.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/">Karakteristik Baja Profil UNP, Ukuran Serta Manfaat Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
