<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja prefabrikasi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-prefabrikasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-prefabrikasi/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Mar 2024 13:45:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja prefabrikasi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-prefabrikasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketahui Kelebihan dan Kelemahan Material Prefabrikasi Aslinya Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/plus-minus-material-prefabrikasi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/plus-minus-material-prefabrikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2022 17:56:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[baja feb]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[plus minus material prefab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kali ini Anda akan mengetahui plus minus material prefabrikasi. Sebelum, maupun setelah pemasangan pada konstruksi bangunan. Sekaligus, sebagai kelanjutan dari ulasan sebelumnya. Tentang jenis-jenis bahan bangunan prefabrikasi. Hal ini penting, supaya tidak terjadi penyesalan kemudian hari. Karena telah menggunakan material prefabrikasi. Padahal, tujuan pembuatan prefab (istilah lain dari prefabrikasi), adalah untuk memudahkan pekerjaan bangunan. Dan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-material-prefabrikasi/">Ketahui Kelebihan dan Kelemahan Material Prefabrikasi Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-4188 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Material-baja-300x180.jpg" alt="Jenis-jenis pekerjaan tambah proyek konstruksi baja, yang wajib diketahui" width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Material-baja-300x180.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Material-baja.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kali ini Anda akan mengetahui plus minus material prefabrikasi. Sebelum, maupun setelah pemasangan pada konstruksi bangunan. Sekaligus, sebagai kelanjutan dari ulasan sebelumnya. Tentang jenis-jenis bahan <a href="https://arsitekta.com/bahan-bangunan-prefabrikasi/">bangunan prefabrikasi.</a></p>
<p>Hal ini penting, supaya tidak terjadi penyesalan kemudian hari. Karena telah menggunakan material prefabrikasi. Padahal, tujuan pembuatan prefab (istilah lain dari prefabrikasi), adalah untuk memudahkan pekerjaan bangunan. Dan, atas kemudahan tersebut, biaya bangunan jadi hemat. Sesederhana itu sebenarnya.</p>
<p>Tapi, kalau Anda sampai menyesal. Berarti ada beberapa hal mendasar, yang belum Anda ketahui. Pada umumnya adalah tentang kelemahan material.</p>
<h2>Kelebihan material prefabrikasi</h2>
<p>Selain hemat, kelebihan material prefabrikasi ada 5, yaitu:</p>
<h3>1. Bentuk material persis dengan gambar</h3>
<p>Karena pengerjaan awal, atau pabrikasi dilakukan di workshop. Tempat yang jauh berbeda dengan proyek. Dan, peralatan yang digunakan sangat lengkap. Hal tersebut menjamin material prefab 100% sama dengan gambar desain. Halus, dan rapih.</p>
<p>Contoh material prefabrikasi yang mulai populer saat ini adalah <a href="https://www.youtube.com/watch?v=4fmauULtMfE">ACP batik,</a> dan plat baja pintu. Sebelumnya, adalah ornamen-ornamen, atau ukiran-ukuran pada dinding bangunan. Seperi terbuat dari beton, fibberglass, dan besi cor (besi tempa).</p>
<p>Jadi, boleh disebut metode prefab bukan hal yang baru. Namun, akhir-akhir ini memang dengan peralatan yang lebih canggih. Sehingga bisa dimanfaatkan lebih maksimal, untuk konstruksi bangunan yang lebih besar, dan kompleks.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4266 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-prefabarikasi-dinamis-300x174.jpg" alt="Ragam model rafter baja masa kini" width="300" height="174" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-prefabarikasi-dinamis-300x174.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-prefabarikasi-dinamis.jpg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>2. Proses pabrikasi sangat cepat</h3>
<p>Melibatkan teknologi modern adalah salah satu cara untuk memperoleh kualitas yang bagus. Hal tersebut dapat dibuktikan pada segala bidang usaha. Termasuk proyek konstruksi. Khususnya pada saat pelaksanaan pabrikasi. Lebih spesifik lagi, yaitu pabrikasi material bangunan siap pasang.</p>
<p>Di lapangan, mengharapkan material refabrikasi benar-benar siap pasang. Sementara itu, di workshop proses pabrikasi bisa dilakukan dengan cepat. 2 hal ini tidak ditemui pada material bangunan yang lain. Sehingga metode prefab memang jauh lebih unggul. Dari segi biaya, sampai proses pelaksanaan pekerjaan.</p>
<h3>3. Metode pemasangan memiliki banyak pilihan</h3>
<p>Paling canggih tentunya memakai <a href="https://arsitekta.com/biaya-operasi-alat-berat-per-jam-jenis-jenisnya-dan-cara-menghitung-bagian-ke-3/">alat berat</a>. Apakah bisa?. Sangat bisa. Material prefabrikasi untuk konstruksi apapun, memungkinkan Anda pasang dengan bantuan alat berat. Umumnya diantara beberapa jenis crane. Sama persis dengan instalasi material baja.</p>
<h3>4. Garansi pabrik</h3>
<p>Produsen membuat material prefab adalah perusahaan yang profesional. Dan, memiliki keahlian dibidang tertentu. Mengapa disebut dibidang tertentu?. Karena, dari sekian banyak material frebab, perusahaan paling mampu mengerjakan 2 macam prefab.</p>
<p>Pun, pekerjaan tersebut harus yang sejenis. Misalnya konstruksi baja, dan pintu besi prefab. Atau, rangka atap dan partisi. Dimana material yang digunakan adalah sama-sama baja ringan. Maka dari itu, ada garansi pada setiap produk yan mereka buat. Sebagai jaminan kualitas kepada para pelanggan.</p>
<h3>5. Sangat kuat dan kokoh</h3>
<p>Pada intinya material prefabrikasi tidak bisa <a href="https://arsitekta.com/11-jenis-pekerjaan-bongkar-pasang-konstruksi-baja/">bongkar pasang</a>. Karena sekali terpasang, material tersebut sudah menjadi satu kesatuan dengan konstruksi bangunan yang lain. Bahkan tak jarang menjadi konstruksi utama. Seperti pondasi, balok, dan kolom struktur bangunan. Hal itu menandakan bahwa material prefab sangat kokoh.</p>
<h2>Kelemahan bahan bangunan prefab</h2>
<p>Pertama, saat pabrikasi. Atau pra instalasi. Kelemahan bahan bangunan prefabrikasi adalah pada saat membuat mock up. Hal ini bertujuan untuk memastikan bentuk, dan dimensi material telah sesuai dengan gambar kerja.</p>
<p>Akhirnya proses mock up, sering menyita waktu. Dan, mengakibatkan pelaksanaan pabrikasi menjadi mundur. Nah pada saat seperti ini, sering pula berdampak pada pekerjaan dilapangan. Jadi, saling tunggu. Parahnya lagi, mock up ternyata tidak berjalan lancar. Dengan demikian, dipastikan material prefabrikasi akan jelek. Dan, berkualitas rendah.</p>
<p>Kelemahan yang kedua. Adalah ketika instalasi. Material yang terlalu lama tersimpan di proyek. Misalnya, karena lokasi pasang belum siap. Akhirnya menjadi kotor, dan rusak. Akhirnya, membutuhkan proses perapihan, serta finishing ulang.</p>
<p>Pun, akan berdampak pada mutu material. Tidak seperti semula lagi. Dan, hal ini bagi aplikator adalah sebuah kerugian. Karena selain telah keluar biaya. Untuk melakukan perapihan. Tapi, ternyata kualitas material telah berkurang.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3235 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Diagram-kerja-persiapan-dan-pengerjaan-baja-300x212.jpg" alt="Persiapan pelaksanaan proyek baja yang benar, terjadi di lokasi proyek, kantor maupun workshop" width="300" height="212" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Diagram-kerja-persiapan-dan-pengerjaan-baja-300x212.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Diagram-kerja-persiapan-dan-pengerjaan-baja.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Langkah-langkah menjaga mutu bahan agar tetap bagus</h2>
<p>Berdasarkan ulasan diatas, mutu material prefabrikasi tidak bagus, kebayakan disebabkan oleh faktor internal. Yakni oleh aplikator. Pada saat pabrikasi, maupun saat instalasi. Serta, oleh pihak yang berada di lapangan. Antara lain main/sub kontraktor yang terkait dengan proses instalasi material prefab.</p>
<p>Pemasangan material prefab umumnya jarang menemui kendala serius. Karena material ini dirancang untuk percepatan instalasi. Tetapi, hal tersebut ternyata tidak cukup. Tetap diperlukan kerjasama antara pekerja dilapangan. Supaya material tidak rusak.</p>
<p>Sebenarnya kerusakan material prefabrikasi bukan pada saat proses instalasi, atau digunakan. Tapi, ketika menunggu instalasi. Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi. Lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Beritahu orang di lapangan jadwal pengiriman material. Agar disediakan tempat untuk penyimpanan material yang aman, dan terhindari dari <a href="https://otomotif.kompas.com/read/2017/02/07/180200215/cuaca.panas-hujan.menciptakan.musuh.terselubung.kendaraan">hujan</a>.</li>
<li>Bilamana poin 1 tidak terpenuhi. Atur ulang pengiriman material Anda. Sebaiknya 1, atau 2 hari sebelum instalasi dimulai. Supaya tidak terlalu lama menunggu.</li>
<li>Setelah material terkirim. Anda harus menugaskan satu orang tenaga kerja untuk mengawasi keberadaan material tersebut. Agar tidak rusak, tertimpa material lain, atau kotor.</li>
<li>Proses pengiriman material selanjutnya. Anda jadwalkan sesuai kebutuhan pemasangan. Supaya tidak terjadi tumpukan material di lapangan. Bila memungkinkan, begitu tiba, langsung pasang.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Sebab dan akibat penumpukan material bangunan</h2>
<p>Selain aplikator, pemilik bangunan atau yang mewakili, perlu melakukan hal yang sama agar mutu material prefabrikasi tetap bagus. Antara lain dengan cara menyediakan tempat untuk menampung material. Sebelum instalasi bisa dimulai.</p>
<p>Kerjasama ini penting, karena pihak aplikator sendiri, ingin agar material yang telah selesai pabrikasi segera terkirim. Selain untuk mengejar <a href="https://arsitekta.com/panduan-pengajuan-progres-pekerjaan-baja/" target="_blank" rel="noopener">progres pekerjaan.</a> Juga, untuk menghindari agar tidak terjadi penumpukan material di workshop. Supaya proses pabrikasi baja yang lain tidak terganggu.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/plus-minus-material-prefabrikasi/">Ketahui Kelebihan dan Kelemahan Material Prefabrikasi Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/plus-minus-material-prefabrikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menghitung Volume Baja Prefabrikasi Dan Contoh Boq Pekerjaan</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-pekerjaan-baja-prefabrikasi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-pekerjaan-baja-prefabrikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2022 18:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefab]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[boq baja peb]]></category>
		<category><![CDATA[cara hitung tonase baja frefab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4276</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sama dengan pekerjaan konstruksi baja lainnya. Volume baja prefabrikasi harus Anda hitung lebih dulu. Supaya tahu biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Caranya bagaimana?. Apakah sama dengan konstruksi gudang, atau dak baja?. Jawaban mengenai hal ini, selengkapnya ada dalam artikel ini. Silahkan baca sampai selesai. Perbedaan baja prefabrikasi dengan konstruksi biasa Konstruksi baja biasa. Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-pekerjaan-baja-prefabrikasi/">Cara Menghitung Volume Baja Prefabrikasi Dan Contoh Boq Pekerjaan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4094 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rincian-biaya-operasi-alat-berat-300x178.jpeg" alt="Rincian biaya operasional alat berat untuk proyek konstruksi" width="300" height="178" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rincian-biaya-operasi-alat-berat-300x178.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Rincian-biaya-operasi-alat-berat.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sama dengan pekerjaan konstruksi baja lainnya. Volume baja prefabrikasi harus Anda hitung lebih dulu. Supaya tahu biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Caranya bagaimana?. Apakah sama dengan konstruksi gudang, atau dak baja?. Jawaban mengenai hal ini, selengkapnya ada dalam artikel ini. Silahkan baca sampai selesai.</p>
<h2>Perbedaan baja prefabrikasi dengan konstruksi biasa</h2>
<p>Konstruksi baja biasa. Dalam hal ini maksudnya adalah konstruksi bangunan yang terbuat dari material baja profil. Dibuat tanpa melalui proses rekayasa engineering. Apakah jauh berbeda dengan baja prefabrikasi?. Sangat berbeda.</p>
<p>Volume baja prefabrikasi pasti lebih kecil. Ketika Anda aplikasikan pada sebuah konstruksi. Dibanding baja profil biasa. Tapi, soal kekuatan konstruksi. Belum tentu konstruksi baja biasa kalah. Ingat, baja prefabrikasi awalnya adalah PEB (Pre Engineered Building). Dimana ada unsur rekayasa teknik yang dilakukan untuk membuat material.</p>
<p>Maka dari itu, untuk mengetahui material mana yang lebih kuat. Anda haru melakukan uji laboratorium. Tidak hanya terhadap bahan dasar. Tapi, termasuk sistem sambungan konstruksi. Artinya minimal melakukan 2x pengujian. Yakni sebelum, dan sesudah pabrikasi.</p>
<h2>Cara hitung volume pekerjaan prefab</h2>
<p>Cara menghitung volume baja prefabrikasi, atau <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/" target="_blank" rel="noopener">baja peb</a>. Umumnya sama dengan konstruksi baja biasa. Anda menghitung kebutuhan bahan. Dengan satuan pekerjaan meter lari, atau meter persegi. Kemudian, menghitung jumlah material. Lalu, mengalikan dengan berat satuan material. Selesai. Anda akan mengetahui tonase material baja tersebut.</p>
<p>Semudah itu?. Betul. Dalam hal perhitungan tonase tidak ada yang berbeda. Tapi, mengenai item pekerjaan sangat berbeda-beda. Misalnya, pemotongan dan pengelasan baja. Perbandingannya bisa mencapai 1 : 9. Artinya, proses pemotongan, dan pengelasan pada konstruksi baja biasa hanya 1. Tapi, jika konstruksi terbuat dari material prefabrikasi, volume sampai dengan 9.</p>
<h3>1. Rincian item pekerjaan prefabrikasi</h3>
<p>Untuk menghitung volume baja prefabrikasi, sangat perlu mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan, yaitu:</p>
<h4>Pemotongan baja</h4>
<p>Jenis material yang dipotong adala plat baja. Untuk dipakai sebagai material prefabrikasi. Serta komponen pendukung sebuah konstruksi. Misalnya untuk rafter baja. Berarti yang dibutuhkan adalah plat lekat, stiffners, sepatu gording dan kopel/plat sambungan. Itu semua dibuat dengan cara memotong.</p>
<h4>Mebuat lubang baut dan angkur</h4>
<p>Baja prefabrikasi pun menerapkan sistem sambungan baut. Persis dengan konstruksi baja yang lain. Oleh sebab itu, setiap material yang terhubung dengan sambungan tersebut, harus dibuat lubang. Teknis pelaksanaanya, silahkan Anda baca <a href="https://arsitekta.com/membuat-lubang-baut-yang-benar-caranya-seperti-ini/">tautan ini.</a></p>
<p>Lagi, dengan volume baja prefabrikasi. Item yang perlu Anda hitung adalah jumlah baut yang digunakan. Bukan aktivitas membuat lubang baut. Sebab hal tersebut sudah termasuk bagian dari pabrikasi. Artinya, pembuatan lubang baut memang harus dilakukan. Tapi, bagian konstruksi yang memerlukan anggaran adalah baut mur.</p>
<h4>Pekerjaan mengelas</h4>
<p>Volume pekerjaan baut, dan las pada konstruksi prefabrikasi jauh berbeda. Mayoritas adalah las. Membuktikan hal itu. Mari perhatikan gambar berikut. Adalah sebuah tiang kolom baja prefabrikasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4272 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis-300x169.png" alt="Baja prefabrikasi dengan bentuk menyerupai profil WF, atau H-Beam" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis-300x169.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis.jpg 550w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Seluruh material yang digunakan untuk membuat struktur baja ini adalah plat baja. Dirangkai dengan cara mengelas. Lebih lengkap mengenai dimensi tiang kolom, maupun spek material. Silahkan Anda dapatkan pada <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/">tautan ini</a>. Simak dengan seksama.</p>
<p>Karena pekerjaan pengelasan sangat banyak. Maka, volume baja prefabrikasi, Anda hitung beserta pekerjaan las. Yaitu dengan satuan meter lari.</p>
<h3>2. Contoh perhitungan volume</h3>
<p>Untuk membuat 1 buah kolom baja prefabrikasi. Sesuai dengan spesifikasi gambar diatas, adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>A. Tonase baja plat yang dibutuhkan. Terdiri dari:</strong><br />
1. Tebal 12 mm = 0,2 x 8,0 x 2 buah x 97,22 kg = 311,11 kg<br />
2. Tebal 10 mm = (0,6 + 0,3) x 0,5 x 8,0 x 1 buah x 81,0 kg = 291,60 kg<br />
3. Plat landas T=16 mm = 0,4 x 0,4 x 1 x 129,6 kg = 20,74 kg<br />
4. Plat stiffner T=8 mm = 0,2 x 0,5 x 2 x 64,93 kg = 12,99 kg<br />
Total = 636,43 kg.</p>
<p><strong>B. Panjang las</strong><br />
1. Profil baja prefabrikasi = 8,0 m x 4 = 32,0 m<br />
2. Las stiffners = (0,2 + 0,5) x 2 x 2 = 2,80 m<br />
3. Mengelas landas = (0,2 + 0,3) x 2 x 1 = 1,0 m<br />
Panjang total = 32 + 2,8 + 1,0 = 35,80 meter</p>
<p><strong>C. Luas cat = 13,60 m2. </strong>Dengan rincian sebagai berikut:<br />
1. Baja profil predab = (0,2 x 8,0 x 2 x 2 sisi) + ((0,6 + 0,3) x 0,5 x 8,0 x 1 x 2 sisi) = 13,60 m2<br />
2. Stiffner = 0,2 x 0,5 x 2 x 2 sisi = 0,40 m2<br />
3. Landasan = 0,4 x 0,4 x 1 x 2 sisi = 0,32 m2<br />
Jumlah = 13,60 m2</p>
<h2>Contoh BoQ pekerjaan baja prefabrikasi</h2>
<p>Melengkapi contoh perhitungan volume baja prefabrikasi. BoQ pekerjaan kolom baja. Lengkap dengan komponen, dan harga satuan pekerjaan yang berlaku saat ini. Adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pekerjaan fabrikasi dan instalasi kolom = 637,43 x Rp 25.500,- = Rp 16.288.863,-</li>
<li>Pekerjaan las = 35,80 x Rp 65.000,- = Rp 2.327.000,-</li>
<li>Cat dasar dan finishing = 14,32 x Rp 90.500,- = Rp 1.295.960,-</li>
<li>Angkur baut dia.22&#215;800 mm = 6 buah x Rp 135.000,- = Rp 810.000,-</li>
</ol>
<p>Jumlah biaya, 1 buah kolom baja sebesar Rp 20.661.823,-</p>
<h2>[Penutup] Persentasi las baja</h2>
<p>Berdasarkan hitungan volume baja prefabrikasi diatas, diketahui persentase biaya untuk las adalah 11,26%. Tergolong sangat besar untuk sebuah pekerjaan konstruksi. Sebab, biaya sebesar itu jarang ditemui pada konstruksi baja profil. Bahkan, sering diabaikan. Atau, tidak masuk dalam perhitungan anggaran biaya.</p>
<p>Apakah hal tersebut juga Anda terapkan pada konstruksi baja prefab. Sepertinya itu bukan ide yang bagus. Bagaimanapun pengelasan adalah unsur yang terpenting pada pekerjaan baja prefabrikasi. Sehingga wajib dicantumkan, dan <a href="https://arsitekta.com/jelas-perdedaan-boq-rab-proyek-seperti-ini/">Boq dan RAB</a>.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-pekerjaan-baja-prefabrikasi/">Cara Menghitung Volume Baja Prefabrikasi Dan Contoh Boq Pekerjaan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-hitung-volume-pekerjaan-baja-prefabrikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baja Peb Berikut Kelebihan dan Kekurangannya Saat Ini Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2022 18:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefab]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[material baja peb]]></category>
		<category><![CDATA[plus minus feb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi akhir-akhir ini semakin terasa dibidang konstruksi bangunan. Salah satu yang menarik perhatian adalah munculnya berbagai macam bahan bangunan. Dengan bentuk yang unik, metode pengerjaan yang praktis, serta biaya pengerjaan yang sangat menggiurkan. Salah satu dari material tersebut adalah baja peb. Pengertian peb dan prinsip kerja PEB adalah singkatan dari Pre Engineered Building. Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/">Baja Peb Berikut Kelebihan dan Kekurangannya Saat Ini Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3606 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Harga-Material-Besi-Baja-2022-300x181.jpg" alt="Harga material besi tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, naiknya signifikan." width="300" height="181" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Harga-Material-Besi-Baja-2022-300x181.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Harga-Material-Besi-Baja-2022.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Perkembangan teknologi akhir-akhir ini semakin terasa dibidang konstruksi bangunan. Salah satu yang menarik perhatian adalah munculnya berbagai macam bahan bangunan. Dengan bentuk yang unik, metode pengerjaan yang praktis, serta biaya pengerjaan yang sangat menggiurkan. Salah satu dari material tersebut adalah baja peb.</p>
<h2>Pengertian peb dan prinsip kerja</h2>
<p>PEB adalah singkatan dari Pre Engineered Building. Dalam terjemahan sederhana adalah rekayasa teknik bangunan yang melibatkan satu jenis material, atau lebih. Untuk memperoleh manfaat yang lebih maksimal, namun dengan anggaran biaya seminimal mungkin.</p>
<p>Rekayasa ini umumnya dimulai dengan perhitungan struktur bangunan, oleh seorang atau beberapa engineer profesional. Lalu, mengaplikasikan temuan tersebut dalam bentuk miniatur (maket). Sehingga diketahui apakah material tersebut berfungsi dengan baik, atau tidak.</p>
<p>Tidak disini artinya jangan sampai mengakibatkan dampak yang tidak sesuai tujuan rekayasa. Seperti dampak terhadap lingkungan sekitar, maupun di dalam bangunan itu sendiri.</p>
<h2>Mengenai baja peb yang wajib Anda ketahui</h2>
<p>Baja peb adalah satu jenis material baja yang dibuat melalui proses rekayasa teknologi konstruksi. Dan, memiliki dasar perhitungan matematis ilmiah, yang bisa dipertanggungjawabkan sekaligus untuk membuktikan bahwa material tersebut sangat kuat, dan cocok diterapkan pada sebuah konstruksi bangunan.</p>
<h3>a. Perbedaan baja feb dan kastela</h3>
<p>Penting diketahui, baja peb jauh berbeda dengan baja kastela (honeycomb). Walau proses pembuatannya melalui metode yang sama. Yakni rekayasa teknis. Namun perbedaan kedua material kedua material cukup signifikan, sebagai berikut:</p>
<p><strong>1]. Baja kastela</strong> dibuat dengan bahan dasar yang sebenarnya sudah jadi. Yaitu baja WF, dan H-Beam. Artinya tanpa Anda melakukan rekayasa pun, sebenarnya baja WF dan H-Beam sudah bisa digunakan untuk bahan bangunan.</p>
<p>Selain itu, setelah proses rekayasa. Pun bentuk baja kastela masih mirip dengan bentuk aslinya. Sehingga boleh disebut, unsur rekayasa yang dilakukan pada baja kastela hanya bagian kecil. Berbeda dengan baja peb.</p>
<p><strong>2]. Material baja peb</strong>. Dibuat dengan bahan dasar yang benar-benar tidak siap pakai. Baik bentuk bahan dasar, maupun bentuk akhir material yang direkayasa, pada umumnya jauh berbeda. Maka dari itu, wajib melalui proses pabrikasi beberapa kali. Dengan demikian, material temuan Anda siap digunakan untuk konstruksi.</p>
<p>Pun, jikalau baja peb terbuat dari material yang sudah jadi (varian lain). Misalnya <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/">baja kanal C</a>. Digunakan untuk rangka dinding bangunan, atau partisi. Maka setelah rekayasa dilakukan, secara keseluruhan bentuk material sudah berubah. Bahkan sering tidak terlihat lagi. Karena sudah tertutup oleh material bangunan yang lain.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3602 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Ciri-ciri-besi-kanal-C-SNI-dan-tidak-SNI-300x169.jpg" alt="Tanda-tanda besi kanal C yang tidak SNI" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Ciri-ciri-besi-kanal-C-SNI-dan-tidak-SNI-300x169.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/01/Ciri-ciri-besi-kanal-C-SNI-dan-tidak-SNI.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>b. Persamaan feb dengan prefab</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/">Baja prefab</a> (prefabrikasi) sejauh pengetahuan, dan pengamatan kami adalah sama dengan baja peb. Mengapa demikian?. Alasannya seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Istilah feb ditujukan untuk menjelaskan bahwa material temuan telah melalui kaidah-kaidah teknik, dan ilmiah. Jadi dalam hal ini, peb sebenarnya merujuk pada proses teori, yang telah dilakukan pada material. Sedangkan,</li>
<li>Baja prefabrikasi adalah gambaran bawah material tersebut dibuat melalui beberapa tahap proses pebarikasi. Serta, sebagai tindak lanjut bahwa material tersebut adalah aktualisasi dari feb.</li>
</ol>
<h2>Kelebihan dan kekurangan material baja prefab</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas, maka yang pantas mendapat penilaian adalah baja prefab. Karena prefab sudah merupakan wujud nyata sebuah material yang siap pakai. Sementara baja peb, condong pada perancangan.</p>
<p>Kelebihan baja prefab adalah bisa digunakan untuk semua kebutuhan konstruksi. Untuk pekerjaan struktural, maupun arsitektural. Bahkan untuk konstruksi non bangunan. Misalnya otomotif, <a href="https://rimbakita.com/alat-pertanian-modern/">alat-alat pertanian</a> dan sebagainya.</p>
<p>Karena tergolong multi fungsi, maka pada saat menggunakan baja prefabrikasi harus cermat. Jikalau salah sedikit saja, Anda bisa menghadapi kegagalan konstruksi. Atau pada tahap awal, biaya pelaksanaan pekerjaan jadi bengkak. Hal ini sekaligus menjadi kekurangan material prefabrikasi.</p>
<h2>Cara mencegah kegagalan material prefabikasi</h2>
<p>Secanggih apapun teknologi yang Anda libatkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Tetap saja memiliki kelemahan, dan mungkin mengakibatkan sesuatu hal yang tidak di inginkan. Oleh sebab itu, wajib melakukan pencegahan. Tips pertama, adalah jangan mengambil keputusan berdasarkan asumsi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4219 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja-300x174.jpeg" alt="Konstruksi baja bertingkat yang sudah terpasang" width="300" height="174" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja-300x174.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Konstruksi-baja.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Demikian halnya dengan material prefabrikasi. Sebelum Anda terapkan bangunan. Sebaiknya lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Menghubungi seorang ahli (engineer) konstruksi baja. Dengan syarat, adalah orang yang benar-benar paham teknis rekayasa material, dan proses pelaksanaan pekerjaan baja. Jikalau Anda belum menemukan orang yang dimaksud. Silahkan hubungi kami, melalui <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/" target="_blank" rel="noopener">kontak ini.</a></li>
<li>Bandingkan biaya yang harus Anda alokasikan. Antara, jikalau memakai baja peb, dengan material baja pada umumnya (baja profil). Bukan dengan baja ringan. Bilamana terlalu mahal. Sebaiknya, jangan pakai model prefabrikasi. Namun,</li>
<li>Sekalipun material prefab ternyata lebih murah. Pun, jangan langsung tergiur. Tapi, kaji ulang risiko yang mungkin terjadi. Jangka pendek, maupun jangka panjang.</li>
<li>Keputusan untuk menggunakan baja peb, atau tidak. Anda tentukan bersama-sama dengan team (ahli) Anda.</li>
</ol>
<p>Pertanyaan, apakah team ahli tersebut berhenti sampai pada pengambilan keputusan tersebut. Sesekali, jangan. Tapi, harus mengawal pelaksanaan pekerjaan sampai konstruksi selesai. Jadi, fungsi team ahli disini adalah sama dengan konsultan perencana. Sekaligus pengawas pekerjaan. Dengan demikian, konstruksi bangunan jamin kokoh, dan hemat.</p>
<h2>Peran teknologi pada material prefabrikasi</h2>
<p>Hingga saat ini sebenarnya belum pernah terjadi kegagalan, pada konstruksi yang terbuat dari baja prefabrikasi. Walau metode ini tergolong baru di Indonesia. Tidak seperti yang terjadi pada <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-dak-baja-ringan/">material baja ringan</a> mula-mula. Banyak yang rubuh.</p>
<p>Harapannya memang demikian seterusnya. Tidak hanya pada material baja prefab. Tapi, termasuk material-material bangunan terbarukan yang lain. Supaya kehadiran teknologi benar-benar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum.</p>
<p>Diakui atau tidak, kedepan kebutuhan material bangunan dituntut agar lebih variatif, murah dan ramah lingkungan. Maka dari itu, kita semua diharapkan dapat berkontribusi untuk menciptakan material-material baru. Dengan sistem prefabrikasi. Atau, bila memungkinkan dengan temuan yang lebih canggih.</p>
<h2>[Penutup] Peluang material prefabrikasi pada masa yang akan datang</h2>
<p>Lagi tentang baja peb, akhir-akhir ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Hal tersebut dapat Anda buktikan pada kawasan industri. Varian material baja ini sudah banyak diterapkan pada bangunan pabrik, dan pergudangan. Tentunya material tersebut terpilih bukan tanpa alasan.</p>
<p>Dari perspektif ekonomi dipastikan material prefabrikasi jauh lebih murah. Sementara, berdasarkan rekayasa teknik, pun tidak kalah dengan material baja profil. 2 hal ini cukup menjadi alasan, mengapa pemakaian material baja peb semakin marak akhir-akhir ini.</p>
<p>Oleh sebab itu, dengan hadirnya artikel ini, semoga dapat membuka wawasan kita semua. Tidak mustahil pada masa yang akan datang, baja prefabrikasi akan lebih <a href="https://roboguru.ruangguru.com/question/dominasi-merupakan-salah-satu-dampak-negatif-dari-konflik-dominasi-sendiri-terjadi-ketika_QU-01V5LJGI">dominan</a>. Diantara segala jenis material konstruksi. Kita sambut masa itu. Dengan membekali diri sejak saat ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/">Baja Peb Berikut Kelebihan dan Kekurangannya Saat Ini Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-baja-feb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Baja Prefabrikasi Layak Menjadi Material Konstruksi</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2022 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja feb]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefab]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[material baja konstruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4271</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membuat baja prefabrikasi agar cocok dengan konstruksi bangunan, tidak muah. Selain faktor kekuatan bahan, hal lain yang penting diperhatikan adalah dimensi material baja yang digunakan, serta proses pengerjaan. Sehingga material tersebut dinyatakan layak sebagai salah satu material konstruksi. Esensi bahan bangunan prefabrikasi refabrikasi, atau sering disingkat dengan prefab. Adalah salah satu metode pembuatan material, dan/atau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/">Cara Membuat Baja Prefabrikasi Layak Menjadi Material Konstruksi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4185 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/garis-potong-plat-baja-300x208.jpg" alt="Modul pemakaian plat baja lembaran untuk bahan konstruksi bangunan" width="300" height="208" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/garis-potong-plat-baja-300x208.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/garis-potong-plat-baja-768x533.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/garis-potong-plat-baja.jpg 907w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Membuat baja prefabrikasi agar cocok dengan konstruksi bangunan, tidak muah. Selain faktor kekuatan bahan, hal lain yang penting diperhatikan adalah dimensi material baja yang digunakan, serta proses pengerjaan. Sehingga material tersebut dinyatakan layak sebagai salah satu material konstruksi.</p>
<h2>Esensi bahan bangunan prefabrikasi</h2>
<p>refabrikasi, atau sering disingkat dengan prefab. Adalah salah satu metode pembuatan material, dan/atau elemen bangunan yang sudah cukup lama diterapkan di Indonesia. Namun, hanya sebagian kecil. Dan boleh disebut, awalnya belum memakai teknologi canggih. Seperti untuk membuat hunian semi permanen.</p>
<p>Model bangunan seperti ini banyak ditemui di daerah <a href="https://agincourtresources.com/read-agincourt/fasilitas-yang-harus-tersedia-di-tambang-emas/">pertambangan</a>. Maupun, untuk rumah tinggal sementara bagi masyarakat yang baru saja mengalami gempa. Karena proses pengerjaannya sangat cepat.</p>
<p>Sementara itu, jika ditelisik lebih detail. Kehadiran beberapa material prefabrikasi banyak yang tergolong baru. Misalnya baja prefabrikasi. Sampai sekarang, masih banyak yang tidak mengenal material konstruksi yang ini. Apalagi, tentang cara membuat baja prefabrikasi. Semoga Anda bukan salah satu yang kami maksud.</p>
<p>Nah, atas dasar pemikiran tersebut. Sekaligus sebagai pengenalan dasar tentang material ini. Dan, walaupun pada artikel sebelumnya telah sampai pada cara <a href="https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/">instalasi baja prefabrikasi.</a> Maka, pengenalan material kali ini dilakukan dari persfektif yang berbeda. Yakni proses pembuatan material.</p>
<h2>Cara membuat material baja prefab</h2>
<p>Misalkan, Anda ingin membuat baja prefabrikasi seperti gambar berikut. Profil baja menyerupai WF. Namun, memiliki penampang yang berbeda. Sisi kanan dengan ketinggian (H1) = 60 cm, sementara sisi kanan (H2) = 30 cm. Sedangkan lebar flange (B) dan panjang (L) material, adalah 200 mm dan 8,0 meter.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4272 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis-300x169.png" alt="Baja prefabrikasi dengan bentuk menyerupai profil WF, atau H-Beam" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis-300x169.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Cara-membuat-baja-prefabrikasi-bentuk-dinamis.jpg 550w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Berdasarkan perhitungan analisa struktur, bahan yang digunakan untuk membuat baja prefabrikasi tersebut adalah baja plat T=12 mm, dan T=10 mm. Sementara itu, join antara plat baja dilakukan dengan cara las penuh. Setebal 6 mm.</p>
<p>Langkah-langkah pengerjaan profil, sebagai berikut:</p>
<h3>1. Memotong baja plat</h3>
<p>Untuk membuat baja prefabrikasi sesuai dengan gambar tersebut. Anda membutuhkan 3 lembar plat baja. Dengan spesifikasi sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>2 lembar plat T=12 mm, dengan ukuran 20 x 800 cm</li>
<li>1 lembar plat T=10 mm, dengan tinggi 60 dan 30 cm, serta panjang 800 cm.</li>
</ol>
<p>Karena material yang akan Anda potong cukup banyak/panjang. Lalu, plat baja tersebut juga cukup tebal. Maka, sebaiknya jangan pakai blender potong manual (nyala api). Pemotongan plat baja paling pas dilakukan dengan cutting laser. Supaya hasilnya lebih rapih, dan siku.</p>
<p>Selain itu, keuntungan menggunakan cutting laser adalah sangat praktis, serta tidak perlu melibatkan tenaga kerja yang banyak. Karena alat potong sudah dilengkapi sistem komputerisasi. Sehingga tidak perlu mengukur material secara manual. Atau, pakai mal ukur. Tapi, alat potong tersebut bisa bekerja otomatis. Sesuai perintah kerja yang sudah di program pada komputer.</p>
<h3>2. Mengelas material baja</h3>
<p>Berikutnya, membuat baja prefabrikasi harus melibatkan pengelasan. Yaitu, untuk menggabungkan material plat baja yang sudah dipotong. Sehingga berbentuk baja profil, sesuai dengan desain dalam gambar kerja.</p>
<p>Namun, sebelum sampai pada tahap tersebut. Beberapa hal yang wajib Anda ketahui, dan persiapkan adalah:</p>
<ol>
<li>Matras cetakan. Fungsinya untuk menjepit plat baja. Supaya pada saat pengelasan dilakukan, plat baja tidak puntir. Tapi, tetap dalam posisi siku.</li>
<li>Alat las elektrik CO. Supaya proses pengelasan stabil. Dan, ketebalan las seragam.</li>
<li>Tenaga kerja. Harus yang benar-benar ahli di bidang <a href="https://arsitekta.com/pabrikasi-regel-baja-bagusnya-dengan-cara-seperti-ini/">pabrikasi baja</a>. Setidaknya memiliki pengalaman 5 tahun. Khusus dibidang tersebut.</li>
<li>Alat uji mutu las. Untuk mengetahui kualitas, dan ketebalan las</li>
<li>Uji material. Dilakukan di laboratorium khusus. Misalnya <a href="https://www.sucofindo.co.id/id/pengujian-dan-analisis">Sucofindo</a>, dan universitas yang menyediakan jasa tersebut. Untuk mengetahui kuat tarik, dan tekan baja prefabrikasi.</li>
</ol>
<h3>3. Proses pelaksanaan pabrikasi baja prepab</h3>
<p>Setelah Anda membuat baja prefabrikasi. Tentu material tersebut tidak bisa langsung digunakan sebagai konstruksi bangunan. Tapi, harus melalui proses pabrikasi. Sebagaimana yang dilakukan pada material-material baja profil yang lain.</p>
<p>Proses pabrikasi dilakukan untuk menentukan fungsi material pada sebuah konstruksi. Yaitu dengan cara mengukur, memotong (bila perlu), serta memasang komponen-komponen tambahan pada material.</p>
<p>Terkait dengan itu, misalnya baja prefabrikasi akan digunakan sebagai tiang kolom. Dan, digunakan untuk <a href="https://arsitekta.com/hubungan-rafter-baja-dan-portal-frame/">portal frame.</a> Seperti yang terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4175 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kuda-kuda-WF-sambung-serong-300x180.jpg" alt="Posisi sambungan kuda-kuda baja WF dan besar lendutan" width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kuda-kuda-WF-sambung-serong-300x180.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kuda-kuda-WF-sambung-serong-768x461.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kuda-kuda-WF-sambung-serong.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4>Komponen tambahan kolom baja prefabrikasi</h4>
<p>Membuat baja prefabrikasi berfungsi dengan tepat. Komponen yang Anda perlukan hanya 3 macam. Yaitu: 1]. Plat landas, 2]. Rib (stiffners), dan 3]. Plat lekat. Ketiga komponen ini sama-sama terbuat dari plat baja. Serta, memiliki ukuran yang relatif kecil.</p>
<p>Khususnya plat rib, ukuran terbesar diperkirakan 100 x 550 mm. Maka dari itu, sangat memungkinkan, kalau Anda gunakan material sisa pemotongan plat baja. Dengan demikian, waste yang Anda miliki bermanfaat dengan baik. Ide cemerlang bukan?.</p>
<h4>Langkah-langkah pembuatan kolom prefabikasi</h4>
<p>Membuat kolom baja prefabrikasi, dilakukan dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Mengaplikasikan sudut kemiringan kuda-kuda pada baja prefabrikasi. Dengan menggunakan mal ukur sudut.</li>
<li>Memotong material baja prefabrikasi sesuai dengan sudut kemiringan.</li>
<li>Memasang plat lekat, untuk join kuda-kuda dan kolom,</li>
<li>Memasang plat landas,</li>
<li>Pemasangan plat rib,</li>
<li>Melakukan pengelasan penuh pada komponen tambahan.</li>
<li>Perapihan bekas las.</li>
</ol>
<p>Setelah tahap 1-7 selesai. Proses selanjutnya adalah pengecatan. Metode pelaksanaan cat, silahkan Anda baca pada<a href="https://arsitekta.com/metode-pelaksanaan-cat-dasar-baja/" target="_blank" rel="noopener"> artikel ini</a>. Degan demikian, seluruh rangkaian proses pabrikasi kolom baja dinyatakan selesai.</p>
<h2>Fungsi baja prefabrikasi pada konstruksi bangunan</h2>
<p>Tujuan membuat baja prefabrikasi bermacam-macam. Sebab pada dasarnya material tersebut bisa digunakan untuk segala kebutuhan konstruksi bangunan. Namun demikian dengan pertimbangan efisiensi, baja prefabrikasi paling cocok digunakan untuk:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom,</li>
<li>Rafter / kuda-kuda</li>
<li>Balok dak / regel</li>
<li>Konsol</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Tips membuat baja prefabrikasi agar hemat biaya</h2>
<p>Seluruhnya terdapat 2 tahap pengerjaan untuk membuat baja prefabrikasi. Supaya material tersebut benar-benar siap pasang. Pertama, proses pabrikasi dari material plat baja, menjadi profil baja prefab. Kedua, pabrikasi material prefab menjadi material konstruksi bangunan. Beda bukan dengan proses pengerjaan material baja pada umumnya?.</p>
<p>Maka dari itu, diperlukan trik khusus agar material yang digunakan tidak boros. Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tentukan lebih dulu fungsi material prefabrikasi,</li>
<li>Setelah itu, tentukan material yang akan digunakan. Yaitu melalui analisa struktur.</li>
<li>Pastikan ukuran (panjang/tinggi) baja prefabrikasi yang akan Anda buat. Hal ini bisa Anda dapatkan dari desain konstruksi bangunan.</li>
<li>Usahakan menggunakan plat baja yang berukuran paling besar. Misalnya 5 x 20 feet. Material ini sering disebut plat kapal. Atau, Ship Plate.</li>
</ol>
<p>Demikian cara membuat baja prefabrikasi dari bahan setengah jadi (baja plat lembaran), hingga menjadi sebuah kolom baja yang siap pasang. Metode tersebut bisa Anda jadikan sebagai pedoman, ketika membuat ingin menerapkan material prefabrikasi, untuk komponen konstruksi baja yang lain. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/">Cara Membuat Baja Prefabrikasi Layak Menjadi Material Konstruksi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-membuat-material-baja-prefabrikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Instalasi Rafter Baja Prefabrikasi dan Komponen Konstruksi Terkait Pakai TC</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2022 01:59:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja feb]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefab]]></category>
		<category><![CDATA[baja prefabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi baja]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis rafter baja]]></category>
		<category><![CDATA[rafter baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4268</guid>

					<description><![CDATA[<p>3 point utama yang menjadi pembahasan kali ini secara sekaligus. Adalah tentang instalasi rafter baja prefabrikasi, komponen konstruksi yang terkait dengan instalasi, serta alat yang digunakan. Yaitu TC, atau Tower Crane. Namun, sebelum memasuki topik pembahasan. Ketahui dulu persamaan kata, berikut ini: Instalasi/instal = ereksen, atau proses pemasangan konstruksi baja Rafter = sejenis kuda-kuda yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/">Instalasi Rafter Baja Prefabrikasi dan Komponen Konstruksi Terkait Pakai TC</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2652 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-struktur-baja-yang-terpasang-namun-belum-dilapisi-cat-dasar-zincromate-300x204.jpg" alt="Gambar struktur baja yang sudah terpasang namun belum seluruhnya menggunakan cat dasar" width="300" height="204" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-struktur-baja-yang-terpasang-namun-belum-dilapisi-cat-dasar-zincromate-300x204.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-struktur-baja-yang-terpasang-namun-belum-dilapisi-cat-dasar-zincromate.jpg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>3 point utama yang menjadi pembahasan kali ini secara sekaligus. Adalah tentang instalasi <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-rafter-baja/">rafter baja</a> prefabrikasi, komponen konstruksi yang terkait dengan instalasi, serta alat yang digunakan. Yaitu TC, atau Tower Crane.</p>
<p>Namun, sebelum memasuki topik pembahasan. Ketahui dulu persamaan kata, berikut ini:</p>
<ol>
<li>Instalasi/instal = ereksen, atau proses pemasangan konstruksi baja</li>
<li>Rafter = sejenis kuda-kuda yang berfungsi sebagai rangka atap</li>
<li>Prefabrikasi = pembuatan suatu material baja dengan cara pabrikasi. Bukan dengan cara Cold, atau Hot Rolled Steel Shapes. Sebagaimana dilakukan pada saat membuat material baja profil. Oleh<a href="https://kemenperin.go.id/artikel/10532/Industri-Baja-Jadi-Prioritas"> industri baja.</a></li>
<li>Tower crane = salah satu jenis alat <a href="https://arsitekta.com/ragam-bentuk-rafter-baja/">berat crane</a>, yang sering digunakan pada proyek bangunan gedung.</li>
</ol>
<h2>Pengertian dan unsur-unsur yang terkait</h2>
<p>Instalasi rafter baja prefabrikasi artinya pelaksanaan pemasangan kuda-kuda pada suatu bangunan, oleh sekelompok tukang baja. Dimana material yang digunakan untuk kuda-kuda tersebut. Selurunya terbuat dari baja prefabrikasi.</p>
<p>Secara umum metode pelaksanaan instalasi adalah sama dengan kuda-kuda WF, dan honeycomb. Selain, tukang konstruksi baja. Personil yang dibutuhkan antara lain: 1]. Operator alat berat, dan pembantunya. 2]. Pengawas lapangan, serta 3]. Keamanaan setempat.</p>
<p>Kesiapan instalasi, dan peran serta masing-masing unsur ini. Menjamin terlaksananya proses pemasangan konstruksi. Berjalan dengan lancar, tepat waktu dan aman. Tapi, salah satu tidak terlibat. Dipastikan proses instalasi akan mengalami banyak kendala.</p>
<h2>Langkah-langkah pelaksanaan instalasi</h2>
<p>Pada konteks ini, misalkan tahap-tahap persiapan instalasi telah berjalan dengan baik sebelumnya. Demikian juga,<a href="https://arsitekta.com/cara-instalasi-kolom-baja-konstruksi/"> pemasangan kolom baja</a> sudah selesai. Maka dari itu, langkah selanjutnya adalah melaksanakan instalasi rafter baja prefabrikasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4257 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Rencana-pelaksanaan-ereksen-baja-bagian-2-300x186.jpg" alt="Metode pelaksanaan pekerjaan ereksen konstruksi baja tahap akhir" width="300" height="186" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Rencana-pelaksanaan-ereksen-baja-bagian-2-300x186.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Rencana-pelaksanaan-ereksen-baja-bagian-2.jpg 448w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>1. Menempatkan rafter pada titik pemasangan</h3>
<p>Untuk menyiapkan pemasangan rafter baja yang pertama. Paling tidak membutuhkan 4 orang tenaga kerja. Terdiri dari Operator alat berat, pembantu operator dan 2 orang tukang baja.</p>
<p>Lingkup pekerjaan anta lain:<br />
1. Membersihkan tempat pemasangan konstruksi baja.<br />
2. Memastikan kode material yang akan dipasang, sudah sesuai dengan gambar kerja<br />
3. Menempatkan 1 stel (2 batang) rafter baja, dekat dengan garis as rafter.<br />
4. Memastikan posisi rafter tidak sejajar dengan garis as. Namun serong. Dengan sudut antara 15-20º</p>
<h3>2. Instal rafter baja bagian kanan dan kiri</h3>
<p>Agar kuda-kuda terbentuk sesuai dengan gambar kerja. Maka, rafter baja harus Anda setting. Caranya adalah menghubungkan 2 buah material tersebut, tepat pada titik tertinggi kuda-kuda. Atau, sering disebut dengan kerpus/nok atap.</p>
<p>Sistem sambungan kuda-kuda pada nok, umumnya menggunakan baut mur. Maka dari itu, alat yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut adalah kunci pengeras. Jenis kunci pas, dan kunci momen.</p>
<h3>3. Pelaksanaan instalasi yang benar</h3>
<p>Setelah bagian kiri dan kanan telah terhubung dengan kencang, melalui pemasangan baut mur. 2 orang tukang sudah dalam posisi standby pada kolom baja. Tempat pemasangan rafter. Dengan demikian, instalasi rafter baja prefabrikasi boleh Anda mulai.</p>
<p>Cara instalasi pakai tower crane, sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Menggunakan 2 buah tali crane, yang sama panjang. Rafter baja Anda ikat dengan kencang. Dan, usahakan pada titik ikat yang tepat. Supaya seimbang.</li>
<li>Kedua tali tersebut Anda satukan pada hook crane. Dan, pastikan tidak lepas. Yaitu dengan cara menutup hook tersebut.</li>
<li>Masing-masing ujung rafter harus disediakan tali tambang. Fungsinya untuk mengontrol batang rafter, ketika mulai diangkat.</li>
<li>Beri aba-aba kepada operator crane, agar mengoperasikan alat. Sehingga rafter terangkat secara perlahan-lahan.</li>
<li>Setalah rafter baja terangkat, ± 50 cm dari permukaan tanah. Proses mengangkat rafter hentikan sejenak. Untuk memeriksa: 1]. Sambungan baut pada nok, 2]. Ikatan tali crane, serta 3]. Keseimbangan rafter baja.</li>
<li>Setelah itu. Kembali lanjutkan poses instalasi, hingga posisi kuda-kuda bagian bawah, rata dengan kolom baja.</li>
<li>Pemasangan rafter dengan kolom baja, harus satu per satu. Maka dari itu, pemasangan baut mur harus salah seorang tukang. Kemudian tukang yang berikutnya.</li>
<li>Setelah rafter baja terpasang pada kolom dengan benar. Masing-masing tukang memindahkan tali tambang ke nok.</li>
<li>Selanjutnya, tukang yang berada dibawah mengikat tali tersebut. Supaya rafter tidak tidak goyang.</li>
</ol>
<p>Dengan demikian, 1 buah instalasi rafter baja prefabrikasi telah selesai. Dan Anda boleh, membuka tali crane yang terpasang pada rafter. Kemudian, melanjutkan instalasi rafter yang kedua. Caranya sama persis dengan nomor 1 – 9.</p>
<h2>Komponen konstruksi yang berhubungan dengan rafter baja</h2>
<p>Setelah rafter baja kedua selesai terpasang. Apakah boleh langsung memasang rafter ke-3?. Tidak. Sebelum Anda melanjutkan pemasangan rafter ke-3. Ada beberapa komponen konstruksi yang harus Anda instal lebih dahulu. Tidak perlu komplit. Tapi, setidaknya bisa membuat konstruksi baja kuat, dan kokoh.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3367 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/10/Pemasnagan-gording-baja.jpeg" alt="Letak pemasangan, fungsi dan jenis bahan gording yang paling trend saat ini" width="300" height="224" /></p>
<h3>a. Jenis-jenis komponen</h3>
<p>Komponen konstruksi yang dimaksud adalah gording, dan ikatan angin. 2 jenis komponen ini tidak perlu kami jabarkan disini cara pemasangannya. Sebab sebelumnya telah kami ulas pada artikel khusus. Mulai dari pengenalan dasar, jenis bahan, hingga cara instalasi. Salah satunya, bisa Anda baca melalui <a href="https://arsitekta.com/ikatan-angin-kuda-kuda-baja-berfungsi-maksimal-caranya-begini/" target="_blank" rel="noopener">tautan ini.</a></p>
<h3>b. Ketentuan instalasi gording baja</h3>
<p>Khusus pemasangan gording, karena masih tergolong sebagai tahap awal. Dan, berfungsi sebagai pengaku rafter (bukan untuk tujuan melengkapi rangka atap). Maka dapat Anda lakukan secara acak. Atau selang seling. Misalnya, setiap jarak 3, atau 4 meter. Supaya instalasi rafter baja prefabrikasi yang ketiga. Bisa Anda lakukan segera.</p>
<h2>Faktor non teknis yang mempengaruhi proses instalasi baja</h2>
<p>Diatas kerta, proses instalasi mungkin saja diprediksi berjalan lancar. Tapi, sering sekali terjadi hal-hal di luar dugaan. Mengakibatkan metode pelaksanaan instalasi yang Anda rancang sedemikian rupa, ternyata harus berubah total. Atau mengakibatkan pemakaian alat berat tidak optimal. Yaitu faktor cuaca.</p>
<p>Ketika hujan atau angin kencang. Jangan sekali-sekali melakukan pemasangan konstruksi baja. Resikonya sangat besar. Selain taruhan nyawa. Material baja yang Anda pasang bisa rusak. Akibat benturan, atau jauh. Sebaiknya tunggu sampai hujan/angin reda. Dan, kondisi material baja telah kering.</p>
<p>Selain faktor cuaca. Namun, masih berhubungan dengan alam. Sebaiknya instalasi rafter baja prefabrikasi jangan Anda lakukan pada malam hari. Sekalipun sudah dilengkapi dengan penerangan yang memadai. Sebab <a href="https://www.s-gala.com/blog-post/lumen-lux">cahaya lampu</a> ada batasnya.</p>
<p>Bahkan cahaya sering mengakibatkan silau. Terlebih bagi orang (tukang baja, operator alat berat), yang bekerja pada ketinggian. Sehingga resiko yang bakal Anda hadapi, tidak kalah besarnya dengan faktor cuaca. Maka dari itu, harus Anda antisipasi sejak awal. Guna meminimalisir kecelakaan kerja.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-1856 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-baja-profil-IWF-300x145.jpg" alt="instalasi rafter (kuda-kuda) baja WF" width="300" height="145" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-baja-profil-IWF-300x145.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-baja-profil-IWF-768x372.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-bentuk-kuda-kuda-baja-profil-IWF.jpg 811w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>[Penutup] Metode pelaksanaan instalasi rafter baja secara umum sama</h2>
<p>Langkah-langkah pemasangan kontruksi atap yang kami jabarkan, tidak hanya berlaku pada rafter baja prefabrikasi. Namun, berlaku juga untuk pemasangan kuda-kuda baja WF, kuda-kuda cremona. Maupun kuda-kuda yang terbuat dari rangka batang. Misalnya <a href="https://arsitekta.com/rangka-atap-space-frame-pipa-dengan-sistem-las-full/">space frame</a>, dan kuda-kuda pipa besi.</p>
<p>Pun, tentang alat yang digunakan. Tower crane sangat cocok untuk memasang segala jenis kuda-kuda. Asalkan, sebelumnya telah Anda perhitungkan. Terutama mengenai kapasitas angkat, maupun jangkauan alat berat. Dengan demikian, dipastikan instalasi rafter baja prefabrikasi maupun kuda-kuda sejenis, berjalan dengan tepat, dan cepat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/">Instalasi Rafter Baja Prefabrikasi dan Komponen Konstruksi Terkait Pakai TC</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-instalasi-rafter-baja-prefabrikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
