<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kuda-kuda cremona Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-cremona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-cremona/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Feb 2023 18:28:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>kuda-kuda cremona Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/kuda-kuda-cremona/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelebihan dan Kekurangan Cremona Siku Sistem Las Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-cremona-siku-sistem-las/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-cremona-siku-sistem-las/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 13:16:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[cremona siku]]></category>
		<category><![CDATA[jenis las]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[sistem sambungan las]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin teman-teman sudah pernah melihat konstruksi yang dimaksud. Tapi, belum tentu tahu apa kelebihan dan kekurangannya, bukan?. Cremona siku sistem las adalah sebuah konstruksi yang terbuat dari material besi siku yang dibentuk menyerupai rangka batang tertentu. Dan, dengan menggunakan sistem sambungan las. Contoh penggunaan cremona siku Paling banyak digunakan adalah untuk membuat kuda-kuda. Sehingga terkenal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-cremona-siku-sistem-las/">Kelebihan dan Kekurangan Cremona Siku Sistem Las Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin teman-teman sudah pernah melihat konstruksi yang dimaksud. Tapi, belum tentu tahu apa kelebihan dan kekurangannya, bukan?. Cremona siku sistem las adalah sebuah konstruksi yang terbuat dari material besi siku yang dibentuk menyerupai rangka batang tertentu. Dan, dengan menggunakan sistem sambungan las.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3022" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg" alt="Penting mengetahui letak pemasangan baut baja untuk profil besi siku" width="450" height="338" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Ketentuan-tata-letak-pemasangan-baut-baja-pada-material-besi-siku-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<h2>Contoh penggunaan cremona siku</h2>
<p>Paling banyak digunakan adalah untuk membuat kuda-kuda. Sehingga terkenal dengan sebutan <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/" target="_blank" rel="noopener">kuda-kuda cremona</a> siku. Selain itu, sering juga digunakan untuk membuat kolom, dan balok. Menyerupai baja profil gabungan. Serta, untuk gelagar antar kuda-kuda WF, serta regel.</p>
<p>Sebenarnya cukup banyak konstruksi yang bisa dibuat dengan cremona siku sistem las. Namun, karena dari segi biaya dan waktu. Dianggap kalah bersaing dengan material baja lain. Maka, model kontruksi seperti ini jarang digunakan. Dan, lebih banyak memilih sistem <a href="https://www.youtube.com/shorts/ve88FWZYHS8">baut mur</a>.</p>
<h2>Kekurangan dan kelemahan</h2>
<p>Alasan demikian. Kekurangan cremona siku yang menggunakan sistem las ada 2 yaitu:</p>
<h3>1. Proses fabrikasi lama</h3>
<p>Hal itu disebabkan cara merangkai (setting), dan mengelas rangka batang besi siku harus dilakukan satu per satu. Kemudian, bolak balik. Padahal jumlah material siku untuk membuat 1 unit cremona sangat banyak.</p>
<p>Anehnya lagi. Anda tidak bisa melibatkan tenaga kerja las terlalu banyak. Karena akan membuat rangka cremona jadi melengkung. Karena panas api dari las yang berlebihan. Jadi, satu sisi proses pengerjaan cukup panjang. Tapi, jumlah tukang harus Anda batasi. Oleh sebab itu memakan waktu yang lama.</p>
<h3>2. Tempat fabrikasi harus luas</h3>
<p>Kelanjutan dari poin pertama. Soal tempat pelaksanaan pabrikasi cremona siku sistem las, juga menjadi sebuah kendala. Karena tidak boleh di ruang terbuka, dan sempit. Sebab, cuaca (hujan) dapat membuat kualitas las jadi rusak.</p>
<p>Melainkan, harus di dalam bangunan yang memiliki atap, serta lapang. Mengapa harus lapang?. Yaitu untuk memudahkan proses setting rangka batang siku.</p>
<p>Paling tidak, jikalau bentang rangka cremona yang Anda buat adalah 12 meter. Maka, luas lahan yang harus Anda miliki untuk melaksanakan fabrikasi adalah 2x lipatnya. Itu baru leluasa melakukan setting, dan pengelasan rangka siku.</p>
<p>Sementara itu, kelemahan cremona siku sistem las adalah:</p>
<h3>a. Pemasangan konstruksi lebih sulit</h3>
<p>Karena bentuk konstruksi sudah dalam keadaan jadi, ketika di pabrikasi. Misalnya cremona kuda-kuda siku bentang 10 meter. Jelas menggunakan truk trailer dalam proses pengirimannya. Bisa kan Anda bayangkan bagimana bentuk kuda-kuda tersebut?.</p>
<p>Sementara kendala dilapangan. Anda harus punya area yang cukup. Untuk melakukan bongkar, dan langsir material ke tempat pemasangan. Apakah memungkinkan hal itu dilakukan untuk proyek rumah tinggal. Jelas tidak!.</p>
<p>Dengan demikian dapat kesimpulan. Penggunaan cremona siku sistem las, khususnya bentangan 10 m ke atas. Cocok untuk bangunan yang mempunyai lahan luas. Seperti proyek konstruksi gudang, pabrik, dan jembatan. Pula, akses jalan yang lebar. Untuk memudahkan proses pengiriman material.</p>
<h3>b. Cremona siku tidak bisa bongkar pasang</h3>
<p>Karena seluruh rangka batang siku adalah menggunakan sistem las. Dan proses tersebut dilakukan di workshop. Yang mengakibatkan kualitas harus kuat, dan cukup panjang. Maka, setelah jadi akan sulit di lepas kembali.</p>
<p>Kalaupun terpaksa dilakukan. Karena kesalahan pemasangan, atau sengaja untuk membongkar konstruksi. Maka harus dengan cara paksa. Dan, merusak material siku. Yakni menggunakan alat potong blender.</p>
<p>Nah, dengan adanya resiko yang tinggi seperti ini. Penting mengaplikasikan gambar kerja dengan benar. Serta di lengkapi proses fabrikasi dengan <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-daftar-potong-material-baja-profil/">daftar potong</a> material besi siku.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Plat-buhul-kuda-kuda-cremona-siku.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4033" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Plat-buhul-kuda-kuda-cremona-siku.jpg" alt="Plat simpul yang berkualitas rendah mengakibatkan konstruksi tidak kokoh" width="448" height="247" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Plat-buhul-kuda-kuda-cremona-siku.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Plat-buhul-kuda-kuda-cremona-siku-300x165.png 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Kelebihan cremona yang di las</h2>
<p>Namun demikian. Di sisi lain. Cremona siku sistem las, juga memiliki 2 kelebihan yaitu:</p>
<h3>Kokoh dan kaku</h3>
<p>Hal itu disebabkan karena menggunakan sambungan las penuh. Sehingga tidak ada rongga yang membuat rangka cremona mengalami lendut. Sebagaimana yang terjadi pada sistem sambungan baut. Karena diameter lubang baut umumnya lebih besar 1-2 milimeter, dibanding diameter baut.</p>
<h3>Lenturan sangat sedikit</h3>
<p>Kelebihan yang kedua adalah, ketika konstruksi cremona menerima beban. Sesekali memang ada lendutan. Tapi, relatif kecil. Atau, tidak sebesar yang terjadi pada cremona siku sistem baut. Dampak positifnya pada bangunan apa?. Cukup banyak.</p>
<p>Misalnya cremona siku yang Anda buat adalah untuk kuda-kuda bentangan 8 meter. Menggunakan material ukuran standar. Yakni besi siku 5&#215;5, dan 4&#215;4. Maka, atap bangunan tersebut tidak bakal Anda buat melengkung. Melainkan tetap rata, sesuai dengan sudut kemiringan atap yang Anda rencanakan. Jamin tidak terjadi lentur.</p>
<h2>Keuntungan pakai sambungan las</h2>
<p>Keuntungan menerapkan sistem las pada rangka cremona adalah tidak perlu pakai plat buhul. Sehingga biaya lebih murah. Sebab, tonase rangka cremona lebih sedikit. Dibanding cremona yang menggunakan plat buhul.</p>
<p>Jikalau pun Anda memilih untuk menggunakan plat simpul. Tidak perlu berukuran besar, dan tebal. Sebab fungsinya hanya sebagai media untuk melakukan pengelasan.</p>
<p>Sementara, ukuran las untuk rangka siku itu sendiri tidak perlu panjang-panjang. Tapi, cukup sebatas ukuran besi siku. Misalnya menggunakan siku 6&#215;6. Maka panjang sambungan las adalah 60 milimeter.</p>
<p>Selain dari segi tonase. Biaya pemasangan cremona siku sistem las lebih murah karena:</p>
<ol>
<li>Anda tidak lagi membutuhkan baut mur. Pula, tidak perlu menyediakan alat kerja yang banyak. Misalnya mesin bor. untuk membuat lubang baut.</li>
<li>Dapat menggunakan material besi siku sisa. Karena rangka cremona tidak semua berukuran panjang. Tapi, sebagian besar adalah pendek.</li>
</ol>
<p>Demikian ulasan mengenai cremona siku sistem las. Bagaimana keputusan Anda?. Apakah masih menggunakan sistem baut mur?. Yang mana pasti lebih mahal?.</p>
<p>Bilamana dalam hal ini, Anda masih ragu untuk menentukan pilihan. Silahkan konsultasi dengan kami. Atau, sekalian membuat rancangan cremona siku untuk Anda. Agar efisien, dan kokoh. Hubungi kontak kami yang terdapat dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-cremona-siku-sistem-las/">Kelebihan dan Kekurangan Cremona Siku Sistem Las Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-cremona-siku-sistem-las/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Material Kuda-kuda Cremona Yang Berbentuk Standar [Part 2 of 3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2022 13:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[menghitung panjang kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[rangka kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melatih Anda kembali, untuk mencari panjang, dan jumlah kebutuhan material kuda-kuda cremona. Sebagai lanjutan dari artikel bagian pertama. Kali ini, bentuk kuda-kuda yang akan kita hitung sedikit lebih rumit. Dan, sebenarnya belum yang paling rumit. Pola rangka batang yang digunakan untuk membuat kuda-kuda cremona, tidak sama. Oleh sebab itu, proses perhitungan menjadi semakin panjang. Sebab [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/">Kebutuhan Material Kuda-kuda Cremona Yang Berbentuk Standar [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4491 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja-300x211.jpg" alt="Rangka atap yang terbuat dari kuda-kuda cremona" width="300" height="211" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja-300x211.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/rangka-atap-baja.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Melatih Anda kembali, untuk mencari panjang, dan jumlah kebutuhan material kuda-kuda cremona. Sebagai lanjutan dari <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-tepat-menghitung-panjang-rangka-kuda-kuda-baja/">artikel</a> bagian pertama. Kali ini, bentuk kuda-kuda yang akan kita hitung sedikit lebih rumit. Dan, sebenarnya belum yang paling rumit.</p>
<p>Pola rangka batang yang digunakan untuk membuat kuda-kuda cremona, tidak sama. Oleh sebab itu, proses perhitungan menjadi semakin panjang. Sebab makin banyak batang kuda-kuda yang belum di ketahui panjangnya.</p>
<p>Kebutuhan material kuda-kuda cremona yang akan hitung, adalah seperti gambar di bawah ini. Bentang 10,0 meter. Dan, jarak rangka batang vertikal @1250 milimeter. Sementara, sudut kemiringan sebesar 30º.</p>
<h2>Langkah-langkah perhitungan material</h2>
<p>Persiapkan alat bantu perhitungan, antara lain <a href="https://www.plimbi.com/news/148551/kalkulator-scientific">kalkulator scientific,</a> kertas kosong, dan pen. Jenis batang yang akan hitung ada 7 macam, yakni batang: a; v1; v2; v3. Serta batang diagonal type C, d, dan e.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4492 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-sederhana-300x146.jpg" alt="Salah satu type kuda-kuda cremona, dan kebutuhan material yang akan dihitung" width="300" height="146" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-sederhana-300x146.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-sederhana-768x374.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Rangka-batang-kuda-kuda-cremona-sederhana.jpg 1024w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>Rumus hitung panjang batang vertikal</h3>
<p>Type v1 = 1.250 x <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tangen">tangen</a> 30º<br />
= 721 milimeter</p>
<p>Type v2 = (2 x 1.250) x tangen 30º<br />
= 1.443 mm</p>
<p>Kemudian, v3 = (3 x 1.250) x tangen 30º<br />
= 2.165 mm</p>
<p>Perhatikan masing-masing hasil perhitungan. Apakah ada yang sama?. Diatas kerta memang tidak. Tapi, perhatikan kelipatannya. Nyaris sama bukan?. 721 x 2 hasilnya 1.442. Kemudian, jika di kali 3, menjadi 2.163.</p>
<p>Disinilah uniknya menghitung kebutuhan material kuda-kuda cremona. Khusunya type seperti ini. Sebenarnya, panjang batang vertikal terpendek (v1) saja Anda hitung. Maka, panjang batang vertikal yang lain, dengan sendirinya mudah Anda ketahui. Tanpa rumus sinus, cosinus, dan tangen.</p>
<h3>Rumus hitung panjang batang diagonal</h3>
<p>Pedoman perhitungan adalah jarak batang vertikal, dan tinggi batang vertikal itu sendiri. Anda terapkan dengan rumus berikut:</p>
<p>Batang C = √[(1,25 x 1,25) + ( 1,443 x 1,443)]<br />
= 1,909 meter</p>
<p>Batang d = √[(1,25 x 1,25) + (2,165 x 2,165)]<br />
= 2,50 meter</p>
<p>Sedangkan e = √[(1,25 x 1,25) + ( 2,887 x 2,887)]<br />
= 3,145 meter</p>
<p>Selain menggunakan 3 rumus diatas. Kebutuhan material kuda-kuda cremona, dapat Anda hitung dengan langkah-langkah berikut:</p>
<h4>Pertama, cari dulu sudut kemiringan batang diagonal</h4>
<p>Misalnya pada batang type C. Rumus mencari sudut kemiringan batang tersebut adalah:<br />
= Tangen (v2 : 1,25)<br />
= 1,443 : 1,25 = 1,1544 m</p>
<p>Angka ini kemudian Anda konversi ke tangen. Supaya ketemu besar sudut kemiringan. Caranya adalah menggunakan kalkulator ilmiah, dan bisa juga berdasarkan tabel sudut. Hasilnya adalah 49º.</p>
<h4>Menghitung panjang batang diagonal</h4>
<p>Setelah sudut kemiringan batang diagonal diketahui. Maka, untum mengetahui panjang batang tersebut, adalah pakai rumus berikut:<br />
= 1,25 : cos 49º<br />
= 1,905 meter</p>
<p>Relatif sama bukan dengan perhitungan sebelumnya. Hasil perhitungan sebelumnya adalah 1,909 meter. Sedangkan metode ke-2 ini adalah 1,905 m. Yang berarti, hanya selisih 4 mm.</p>
<h3>Panjang batang kuda-kuda bagian atas (a)</h3>
<p>Agar material kuda-kuda cremona bisa diketahui secara akurat, dan secara menyeluruh. Periksa ulang satu persatu panjang material, yang telah Anda hitung. Apakah sudah seluruhnya lengkap/benar. Atau, masih ada yang terlewatkan. Dalam hal ini, rangka kuda-kuda yang belum kita hitung adalah type batang (a).</p>
<p>Panjang batang (a) dapat diketahui dengan rumus:<br />
= 5,0 : cos 3º<br />
= 5,773 meter</p>
<p>Atau, dengan rumus:<br />
= √[(2,887 x 2,887) + ( 5,0 x 5,0)]<br />
Hasilnya tetap sama, yakni 5,773 meter.</p>
<h2>Membuat rekap kebutuhan material siku</h2>
<p>Setelah semua panjang material telah diketahui. Langkah berikutnya adalah membuat rekapitulasi material kuda-kuda cremona Anda hitung berdasarkan panjang masing-masing batang. Namun jangan lupa, harus di kali 2. Sebab, rangka kuda-kuda cremona siku adalah rangkap 2. Yakni sisi kanan, dan kiri <a href="https://arsitekta.com/kegunaan-plat-buhul-pada-konstruksi-baja-seperti-ini-pentingnya-part-1-of-4/" target="_blank" rel="noopener">plat buhul.</a></p>
<p>Jadi, total kebutuhan material besi siku, untuk membuat 1 stel kuda-kuda. Seperti gambar skema kuda-kuda tadi adalah:<br />
= 2 x (5,0 + 5,773 + 0,721 + 1,443 + 2,165 + 2,887 + 1,909 + 2,5 + 3.145) x 2 sisi<br />
= 102,17 meter<br />
Atau, sama dengan 17,03 batang.</p>
<h2>Tips menghitung panjang material dengan komputer</h2>
<p>Pengecualian bagi teman-teman yang terbiasa pakai <a href="https://arsitekta.com/gambar-autocad-baja-mempesona-ini-cara-membuatnya/">Autocad</a>. Memang menggunakan software tersebut jauh lebih praktis, dan cepat. Untuk menghitung panjang rangka batang kuda-kuda. Namun, metode tersebut tidak bisa diterapkan oleh semua.</p>
<p>Bahkan, butuh waktu yang cukup lama untuk belajar autocad. Terutama bagi mereka yang tidak paham komputer. Seperti tukang, mandor, atau bas borong bangunan sekalipun. Oleh sebab itu, cara konvensional (perhitungan dengan rumus) ini selalu dibutuhkan, sepanjang waktu.</p>
<p>Bagi pemula, agar cepat mahir menghitung panjang material kuda-kuda cremona, tips awal begini:</p>
<ol>
<li>Belajar jenis-jenis satuan ukuran yang terdapat pada pekerjaan baja. Terutama milimeter, dan meter.</li>
<li>Belajar membaca gambar konstruksi bangunan. Khususnya ragam bentuk kuda-kuda cremona.</li>
<li>Berlatih menggunakan kalkulator scientific.</li>
</ol>
<p>Setelah 3 tips tersebut Anda pahami, mulai berlatih menghitung panjang material kuda-kuda. Tipsnya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tentukan satuan ukuran yang hendak Anda pakai. Untuk pemula paling cocok pakai satuan meter.</li>
<li>Jangan melakukan perhitungan dengan menggunakan satuan ukuran yang berbeda. Artinya, jikalau dari awal sudah Anda tetapkan pakai satuan milimeter. Satuan tersebut harus Anda pakai untuk semua perhitungan.</li>
<li>Beri tanda pada material kuda-kuda yang telah Anda hitung. Misalnya, dengan cara menggunakan stabilo.</li>
</ol>
<h2>Penutup</h2>
<p>Demikian ulasan mengenai cara menghitung kebutuhan material kuda-kuda cremona. Sedikit kontroversi dengan tips yang kami sampaikan. Andai kata Anda memperhatikannya dari awal. Satuan yang kami gunakan pada perhitungan-perhitungan di atas, secara sengaja kami buat ada yang berbeda. Dengan tujuan untuk melatih teman-teman membaca, dan menggunakan satuan ukuran. Anda tahu perhitungan tersebut nomor berapa?.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/">Kebutuhan Material Kuda-kuda Cremona Yang Berbentuk Standar [Part 2 of 3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-material-kuda-kuda-cremona/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model Pertemuan Antar Kuda-kuda Baja Cremona Yang Betul</title>
		<link>https://arsitekta.com/model-pertemuan-antar-kuda-kuda-baja-cremona-yang-betul/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/model-pertemuan-antar-kuda-kuda-baja-cremona-yang-betul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2021 23:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[metode pertemuan antar rangka kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[metode pertemuan kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan kuda-kuda baja cremona]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap]]></category>
		<category><![CDATA[sambungan rangka kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[type kuda-kuda cremona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuda-kuda baja yang terbuat dari susunan rangka batang. Tidak bisa berdiri sendiri layaknya seperti kuda-kuda WF. Karena setiap rangka kuda harus terhubung satu sama lain. Dengan demikian baru kuda-kuda bisa berfungsi secara maksimal. Hal itu pula yang mengakibatkan kuda-kuda harus bertemu pada beberapa titik. Lebih lengkap mengenai model pertemuan antar kuda-kuda cremona. Akan kami uraikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/model-pertemuan-antar-kuda-kuda-baja-cremona-yang-betul/">Model Pertemuan Antar Kuda-kuda Baja Cremona Yang Betul</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuda-kuda baja yang terbuat dari susunan rangka batang. Tidak bisa berdiri sendiri layaknya seperti kuda-kuda WF. Karena setiap rangka kuda harus terhubung satu sama lain. Dengan demikian baru kuda-kuda bisa berfungsi secara maksimal. Hal itu pula yang mengakibatkan kuda-kuda harus bertemu pada beberapa titik. Lebih lengkap mengenai model pertemuan antar kuda-kuda <em>cremona</em>. Akan kami uraikan untuk anda dalam artikel ini.</p>
<h2><strong>Tujuan memahami model sambungan cremona baja</strong></h2>
<p>Sambungan cremona baja tidak melulu terkait tentang <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/">aplikasi baut mur</a> pada rangka batang. Anda juga penting mengetahui mengenai apa dan dimana letak pertemuan antar kuda-kuda. Apakah material siku, yang konon material paling populer untuk rangka cremona. Bisa seluruhnya menggunakan bahan yang utuh. Atau harus melakukan sambungan. Juga tentang join kuda-kuda pada titik tumpuan.</p>
<p>Banyak yang menganggap hal-hal ini menjadi ranah <a href="https://arsitekta.com/lulusan-smk-bekerja-pada-kontraktor-baja-ini-caranya/">kontraktor baja</a>. Karena berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan. Padahal tidak. Para konsultan pun harus bertanggungjawab. Melalui gambar-gambar detail. Mereka dapat menjelaskan model pertemuan antar kuda-kuda. Namun hal itu sering tidak terlaksana. Maka tak heran dari pihak kontraktor juga kadang berasumsi, bahwa beberapa perencana tidak paham kuda-kuda baja. Khusunya yang terbuat dari rangka baja cremona.</p>
<h2><strong>Macam-macam pertemuan pada kuda-kuda cremona</strong></h2>
<p>Pertemuan antar kuda-kuda terjadi pada atap yang berbentuk limasan, trapesium dan joglo. Selain itu tidak ada. Karena itu untuk membuat 3 jenis rangka atap tersebut. Kuda-kuda harus terdiri dari beberapa jenis. Dapat anda baca artikel tentang cara <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/">merencanakan cremona</a> siku. Pada umumnya ada 5 jenis. Namun bila bentangan kuda-kuda sangat besar. Misalnya ≥12 meter. Maka jenis kuda-kuda bisa mencapai 7 macam, antara lain:</p>
<ol>
<li>Kuda-kuda induk/utama (KK)</li>
<li>Setengah kuda-kuda (1/2KK)</li>
<li>Kuda-kuda trapesium 1 (KT-1)</li>
<li>Kuda-kuda trapesium 2 (KT-2)</li>
<li>Sepertiga kuda-kuda (1/3KK)</li>
<li>Seperempat kuda-kuda (1/4KK)</li>
<li>Dan kuda-kuda jurai (JR)</li>
</ol>
<p>Secara umum model pertemuan antar kuda-kuda cremona hanya ada 2, yaitu: 1]. Pertemuan pada KK, dan 2].Pertemuan pada KT. Dalam hal ini kita anggap KT hanya terdiri dari 1 saja. Namun demikian walaupun terdiri dari 2 jenis. Sebenarnya metode pertemuan rangka tetap sama.</p>
<h3><strong>1. Rangka kuda-kuda yang bertemu pada nok</strong></h3>
<p>Jenis-jenis kuda-kuda yang bertemu pada nok ada 3 jenis, yaitu KK, 1/2KK dan JR. Bisa anda perhatikan pada gambar detail (tampak atas), berikut ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3032 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-NOK-300x206.jpg" alt="Model pertemuan antar kuda-kuda yang terjadi pada nok, yaitu antara KK, 1/2KK dan Jurai (JR)." width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-NOK-300x206.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-NOK.jpg 375w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4><strong>a. Material yang tepat untuk menghubungkan kuda-kuda pada nok</strong></h4>
<p>Model pertemuan antar kuda-kuda yang lebih tepat adalah menggunakan <a href="https://arsitekta.com/tabel-pipa-besi-memahami-kegunaan-bahan/">pipa besi</a>. Yakni yang berukuran Ø4” hingga Ø6”. Pipa tersebut sebenarnya berfungsi sebagai batang vertikal (BV) pada KK. Tetapi sekaligus untuk menghubungkan 2 jenis kuda-kuda lainnya. Yaitu dengan cara memasang pelat buhul pada pipa.</p>
<p>Oleh sebab itu perlu anda ketahui model pemasangan pelat buhul, yang benar adalah seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Pelat yang berguna sebagai penghubung KK anda pasang secara menerus. Artinya pipa harus anda belah sesuai ukuran pelat. Dan pelat dalam keadaan utuh menembus pipa besi.</li>
<li>Demikian juga pelat buhul dari 1/2KK. Anda pasang dengan cara terlebih dahulu membelah pipa. Namun pelat tersebut menembus pipa, hanya satu sisi saja. Sementara sisi yang lain tetap utuh.</li>
<li>Sementara posisi pelat untuk join JR, posisinya menempel diluar pipa besi. Yaitu dengan sudut kemiringan 45º dari KK atau 1/2KK.</li>
</ol>
<h4><strong>b. Model sambungan antara pipa dengan pelat buhul</strong></h4>
<p>Pengikat antara pipa besi dengan pelat buhul, satu-satunya cara adalah dengan <a href="https://arsitekta.com/metode-pengelasan-baja-konstruksi-yang-harus-di-ketahui/">metode pengelasan</a>. Oleh karena itu pemasangan pelat secara vertikal. Dalam<a href="https://arsitekta.com/60-istilah-ilmiah-baja-ini-sering-anda-temui-sehari-hari/"> istilah ilmiah</a> baja hal ini disebut berdasarkan sumbu Y. Harus menyesuaikan sudut kemiringan batang atas (BA) serta batang barah (BB) kuda-kuda.</p>
<p>Dan perlu anda ketahui ketiga jenis kuda-kuda tersebut, yang berbeda adalah JR. Sementara KK dan 1/2KK pasti memiliki sudut kemiringan yang sama. Oleh sebab itu bentuk pelat buhul 1/2KK pasti sama dengan pelat buhul KK. Hanya ukurannya yang berbeda. Yaitu setengah dari pelat buhul KK.</p>
<h3><strong>2. Pertemuan rangka cremona pada kuda-kuda trapesium</strong></h3>
<p>Model pertemuan antar kuda-kuda yang terjadi pada KT lebih kompleks. Khusus untuk kuda-kuda bentangan kecil atau ≤ 10 meter. Umumnya pertemuan rangka pada kuda-kuda bentangan kecil terdiri dari 2 macam, yaitu: 1].Antara KT, 1/2KK dan JR, serta 2].Pertemuan KT dengan 1/2KK. Namun jika bentangan cukup besar, terdiri dari 3 macam. Yang ke-3 adalah pertemuan antara 1/3KK dengan KT.</p>
<h4><strong>i. Titik pertemuan antara KT, 1/2K dan JR</strong></h4>
<p>Gambar berikut adalah contoh model pertemuan antar kuda-kuda. Tepatnya antara KT, 1/2K dan JR. Namun dengan menggunakan material besi siku. Yaitu sebanyak 4 buah, dengan posisi tegak lurus dan saling <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/bertolak_belakang">bertolak belakang</a>. Seperti tertera dalam gambar. Silahkan anda perhatikan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3033 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-KT-300x217.jpg" alt="Metode pertemuan 1/2KK dan JR yang terjadi pada kuda-kuda trapesium (KT)" width="300" height="217" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-KT-300x217.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Join-kuda-kuda-cremona-pada-KT.jpg 350w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Adapun teknis pemasangan pelat buhul untuk titik pertemuan tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>4 batang besi siku tersebut sebenarnya bagian dari KT. Mengingat ketika pemasangan rangka <em>(erection)</em>, yang terlebih dahulu adalah KT. Maka pelat buhul harus utuh (menerus).</li>
<li>Untuk menghubungkan 1/2KK dengan KT. Posisi pelat buhul berhenti pada 2 batang besi siku. Artinya <em>connecting</em> 1/2KK dapat anda lakukan pada 2 batang vertikal (BV) saja.</li>
<li>Dan pemasangan pelat buhul yang berasal dari JR. Hanya terhubung dengan 1 batang siku. Posisinya persis pada sudut profil bagian dalam.</li>
</ol>
<h4><strong>ii. Metode perkuatan antar batang siku</strong></h4>
<p>Berbeda dengan batang vertikal (BV) pipa, yang harus menggunakan las. Untuk <em>connecting</em> dengan beberapa kuda-kuda. BV yang terbuat dari material siku juga hanya cocok dengan<a href="https://arsitekta.com/sistem-sambungan-baja-konstruksi-paling-familiar-saat-ini/"> sambungan baut</a>. Namun karena model pertemuan buhul antar kuda-kuda tidak sempurna. Maka anda wajib melakukan perkuatan pada BV. Yaitu dengan cara membuat pelat penghubung antar batang siku. Dalam istilah Jawa disebut pelat isi atau <em>tahu-tahu.</em></p>
<h2><strong>Sambungan antar batang cremona</strong></h2>
<p>Komponen batang cremona tidak selamanya bisa utuh. Khususnya untuk BA dan BB. Sambungan tidak bisa anda hindari. Kecuali bentangan kuda-kuda sangat kecil. Misalnya ≤ 6,0 meter. Namun bila lebih dari 6 meter pasti terjadi sambungan. Paling tidak terhadap BA saja. Hal itu terjadi karena material siku yang tersedia hanya 6 meter.</p>
<p>Selain karena keterbatasan panjang bahan. Sambungan juga sering terjadi karena <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/">type kuda-kuda</a> yang anda gunakan khusus. Antara lain type <em>cremonarsi</em> 3 dan 4. Lebih lengkap model 2 kuda-kuda ini, dapat anda lihat pada tautan. Dan oleh karena itu agar sambungan bahan kuat. Anda wajib menambah sebuah pelat pengaku (kopel sambungan). Sehingga tidak terjadi sambungan batang, yang hanya mengandalkan pelat buhul.</p>
<h2><strong>Pertemuan kuda-kuda cremona dengan pelat landas</strong></h2>
<p>Model pertemuan antar kuda-kuda lainnya adalah yang berhubungan dengan tumpuan. Dalam hal ini adalah antara pelat buhul, pelat landas serta <a href="https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/">angkur baja</a>. Kuat tidaknya cremona baja juga terpengaruh oleh titik tumpuan. Oleh karena itu sambungan pada tumpuan kuda-kuda harus super kuat. Misalnya, dapat anda lakukan dengan menambah <em>‘sepatu plendes’</em> yang terbuat dari besi siku. Dengan demikian ketiga komponen tersebut makin kaku dan kokoh.</p>
<p>Ketentuan dimensi bahan untuk sepatu plendes kuda-kuda adalah:</p>
<ol>
<li>Ukuran minimal sama dengan besi siku untuk BA atau BB. Bila kedua batang tersebut terbuat dari ukuran yang berbeda. Maka anda pilih ukuran terbesar.</li>
<li>Panjang sepatu plendes adalah sama dengan panjang pelat landas.</li>
<li>Jumlah material ada 2, yakni untuk pemasangan sebelah kanan dan kiri pelat landas.</li>
</ol>
<h2><strong>[Kesimpulan] Titik sambungan cremona sangat banyak</strong></h2>
<p>Berdasarkan uraian dapat anda ketahui bahwa cremona, selain terdiri dari puluhan atau ratusan rangka batang. Kuda-kuda cremona juga memiliki banyak titik sambungan. Baik pertemuan antar rangka kuda-kuda, pertemuan pada sambungan batang. Maupun titik pertemuan kuda-kuda dengan struktur beton (tumpuan).</p>
<p>3 poin tersebut adalah gambaran umum model pertemuan antar kuda-kuda cremona. Wajib anda pahami. Agar anda bisa merancang, menghitung dan bahkan mengerjakan konstruksi baja secara betul. Semoga.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/model-pertemuan-antar-kuda-kuda-baja-cremona-yang-betul/">Model Pertemuan Antar Kuda-kuda Baja Cremona Yang Betul</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/model-pertemuan-antar-kuda-kuda-baja-cremona-yang-betul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Merencanakan Cremona Siku Untuk Atap Trapesium</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 20:55:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[cara merencanakan cremona siku]]></category>
		<category><![CDATA[cremona siku]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda baja]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[merencanakan kuda-kuda cremona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan lalu seorang pembaca bertanya. Tentang perencanaan kuda-kuda baja cremona. Dan cara menghitung kebutuhan usuk dan reng. Maka salah satu yang dia minta itu. Akan kami penuhi melalui artikel ini. Yakni cara merencanakan cremona siku. Sementara permintaan yang satu. Kami bahas dalam artikel yang terpisah. Pengertian cremona siku Cremona siku adalah sebuah kuda-kuda yang terbuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/">Cara Merencanakan Cremona Siku Untuk Atap Trapesium</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan lalu seorang pembaca bertanya. Tentang perencanaan kuda-kuda baja cremona. Dan cara menghitung kebutuhan usuk dan reng. Maka salah satu yang dia minta itu. Akan kami penuhi melalui artikel ini. Yakni cara merencanakan cremona siku. Sementara permintaan yang satu. Kami bahas dalam artikel yang terpisah.</p>
<h2><strong>Pengertian cremona siku</strong></h2>
<p>Cremona siku adalah sebuah kuda-kuda yang terbuat dari beberapa susunan rangka batang. Dengan pola serta sudut kemiringan tertentu. Yang menggunakan <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-siku-dan-kegunaan-bahan/">besi siku</a> sebagai bahan inti. Serta pelat baja pada setiap titik pertemuan batang. Yang berguna sebagai sambungan atau buhul. Setidaknya setiap <span style="font-size: 16px;">kuda-kuda baja cremona memiliki 4 jenis batang, yaitu: 1].Batang atas atau singkat dengan BA, 2].Batang bawah (BB), 3].Batang vertikal (BV), dan 4].Diagonal (BD).</span></p>
<p>Silahkan anda ingat kode-kode batang ini. Agar anda mudah memahami proses perancangan.</p>
<h2><strong>Persiapan merencanakan rangka atap</strong></h2>
<p>Cara merencanakan cremona siku yang benar. Wajib melalui beberapa tahap. Yang pertama adalah tahap persiapan. Pada tahap ini anda mengumpulkan data-data, yang terkait tentang atap bangunan, antara lain:</p>
<ol>
<li>Ukuran atap. Yakni meliputi lebar dan panjang bangunan, khususnya pada rangka atap yang hendak anda rancang. Data ini bisa anda peroleh melalui ukur lapangan. Atau berdasarkan dokumen gambar.</li>
<li>Memastikan bentuk atap. Hal ini penting karena bentuk atap akan mempengaruhi susunan rangka batang cremona. Maka jangan heran. Jika bentuk atap rumit. Maka konstruksi atap pun demikian.</li>
<li>Jenis penutup atap. Sangat berguna untuk menentukan sudut kemiringan kuda-kuda. Karena ketentuan kemiringan atap adalah berdasarkan jenis bahan. Buka pada <a href="https://aksaragama.com/manajemen/perbedaan-kebutuhan-dan-keinginan/">keinginan sendiri</a>.</li>
<li>Bahan usuk dan reng. Apakah terbuat dari baja profil, kayu atau baja ringan. Hal ini erat kaitannya dengan pemasangan gording. Dan jarak gording (S) akan berpengaruh pada batang vertikal cremona.</li>
</ol>
<p>Penting anda sadari 4 hal tersebut jangan sampai berubah pada kemudian hari. Terutama bila rangka atap sudah dalam proses pabrikasi. Oleh sebab itu semua pihak yang terlibat, harus memiliki <a href="https://arsitekta.com/begini-proses-praktik-dan-prinsip-ekonomi-proyek-konstruksi/">prinsip</a> yang sama. Termasuk sang owner. Paling tidak revisi mengenai 4 hal tersebut. Dapat terjadi selama perancangan rangka atap. Setelah itu tidak boleh. Sejauh ini berarti cara merencanakan cremona siku sudah anda lewati.</p>
<h2><strong>Jenis-jenis kuda-kuda cremona menurut fungsinya</strong></h2>
<p>Menurut fungsinya konstruksi atap yang terbuat dari cremona siku, umumnya terdiri dari 5 jenis yaitu:</p>
<ol>
<li>Kuda-kuda utama. Umumnya singkat dengan KK</li>
<li>Setengah kuda-kuda (1/2KK)</li>
<li>Kuda-kuda trapesium (KT)</li>
<li>Seperempat kuda-kuda (1/4KK)</li>
<li>Dan kuda-kuda jurai (JR)</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3001 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-merencanakan-skema-kuda-kuda-cremona-siku-300x203.jpg" alt="Cara yang benar untuk merencanakan cremona siku,  pertama sekali adalah membuat skema kuda-kuda" width="300" height="203" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-merencanakan-skema-kuda-kuda-cremona-siku-300x203.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-merencanakan-skema-kuda-kuda-cremona-siku.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ragam bentuk kuda-kuda tersebut dapat anda perhatikan pada gambar. Kecuali jenis kuda-kuda jurai. Karena cara merencanakan cremona siku untuk jurai berbeda. Maka hal itu akan kami sajikan secara khusus.</p>
<h2><strong>[Contoh] merencanakan rangka atap trapesium</strong></h2>
<p>Masih  terkait dengan gambar. Kuda-kuda utama (KK) untuk atap trapesium kali ini. Kita ambil dari model <em>cremonarsi </em>3. Hal ini telah kami jabarkan pada artikel sebelumnya. Yakni tentang macam-macam <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/">type kuda-kuda cremona</a>. Silahkan anda pelajari melalui tautan.</p>
<p>Misalkan ukuran bangunan adalah 10 x 20 meter. Dan menggunakan atap genteng beton. Maka cara merencanakan cremona siku pada bangunan tersebut dengan langkah-langkah berikut.</p>
<h3><strong>Langkah 1: Merencanakan KK</strong></h3>
<p>Pada tahap ini panjang bangunan anda abaikan sementara. Yang terpenting adalah lebar bangunan. Karena ukuran tersebut yang menjadi bentangan KK. Maka skema kuda-kuda anda gambar dengan ketentuan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li><a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/">Standar ukuran</a> sudut untuk bahan atap genteng adalah 30-35º. Pada contoh ini kita gunakan 30º. Karena bentang kuda-kuda cukup besar.</li>
<li>Jarak antar BV harus sama. Supaya jarak gording juga sama. Karena pemasangan gording wajib menumpu pada BV. Mengingat batang tersebut fungsinya adalah sebagai batang tekan.</li>
<li>Pembagian jarak BV juga harus genap. Jangan ganjil. Untuk bentang (L)= 10 meter, kita bagi menjadi 8 plong. Sehingga masing-masing dengan jarak @1.250 mm. Dengan demikian pula, jarak gording bisa anda tetapkan menjadi (S)= 1.400 mm.</li>
<li>Batas kemiringan BB maksimal 15º. Atau ≤ 1/3 Tinggi KK. Perlu anda ingat kembali. Khusus model <em>cremonarsi, </em> BB yang miring adalah mulai dari BV pertama. Sementara yang dari tumpuan kuda-kuda posisinya adalah datar.</li>
<li>Batang diagonal adalah berfungsi sebagai batang tarik. Maka pemasangannya wajib seragam. Yaitu mengarah pada batang atas.</li>
</ol>
<h3><strong>Langkah 2: Merencanakan 1/2KK</strong></h3>
<p>Sesuai namanya, berarti bentangan kuda-kuda ini adalah ½ dari kuda-kuda utama (KK). Cara merencanakan cremona siku untuk jenis kuda-kuda ini adalah:</p>
<ol>
<li>KK anda duplikat. Kemudian setengah dari kuda-kuda tersebut anda buang (hapus).</li>
<li>BV ke-2, anda buat dengan garis putus-putus. Karena batang tersebut adalah garis singgung antara 1/2KK dengan KT.</li>
<li>Demikian juga dengan BV ke-4. Adalah pertemuan 1/2KK dengan KK.</li>
</ol>
<p>Perlu anda ketahui garis putus-putus tersebut mengartikan bahwa 1/2KK pada titik tersebut berhenti. Karena terpotong oleh kuda-kuda yang lain. Dalam hal ini adalah KT. Itu artinya pula bahwa BV tersebut adalah bukan bagian dari rangka 1/2KK. Melainkan rangka KT.</p>
<h3><strong>Step 3  : Merancang KT</strong></h3>
<p>Langkah selanjutnya adalah cara merencanakan cremona siku KT. Silahkan anda perhatikan gambar sebelumnya. Bentuk KT pada awalnya adalah KK. Namun karena pemasangan kuda-kuda ini mepet ke tepi bangunan. Akhinya bagian atas kuda-kuda harus terpancung. Itu sebabnya sebut sebagai trapesium. Langkah-langkah merancang KT adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Kembali anda <em>copy paste</em> Serta letakkan dengan posisi sejajar dengan KK yang asli.</li>
<li>BA anda potong. Tepatnya pada BV nomor 2. Sehingga terjadi BA dengan posisi datar.</li>
<li>Pula pada bagian bawah rangka. Anda buat sebuah garis untuk menghubungkan antara BV nomor 2. Dengan demikian terjadi sebuah BB, yang kedua dalam posisi datar.</li>
<li>Sesuaikan panjang BV serta BD. Agar tepat berada antara BA dan BB. Selesai.</li>
</ol>
<h3><strong>Langkah 4: Merancang 1/4KK</strong></h3>
<p>Membuat 1/4KK adalah yang paling mudah. Asalkan anda telah merancang KT secara benar. Karena 1/4KK seluruhnya mengadopsi KT. Jadi benar tidaknya 1/4KK adalah tergantung KT. Caranya adalah:</p>
<ol>
<li>Silahkan anda duplikat KT.</li>
<li>Lalu rangka kuda-kuda setelah BV nomor 2, anda hapus</li>
<li>Kemudian batang BV 2 tersebut anda ganti dengan garis putus-putus. Kelar.</li>
</ol>
<h3><strong>Langkah 5: Merencanakan Jurai</strong></h3>
<p>Cara merencanakan cremona siku untuk jurai (JR) berbeda dengan KK. Karena sudut kemiringan JR sudah tidak sama dengan kuda-kuda yang lain. Namun demikian ketinggian JR tetap berpedoman pada KK. Kami lampirkan gambar berikut. Silahkan anda perhatikan. Dalam gambar kami membuat JR dengan 2 alternatif. Yang pertama tetap terbuat dari besi siku. Tetapi alternatif 2 adalah menggunakan <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-cnp-dan-kegunaan-bahan/">baja profil CNP</a>.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3002 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kuda-kuda-jurai-rangka-siku-cremona-dan-CNP-double-300x171.jpg" alt="Kuda-kuda jurai selain menggunakan model cremona siku, juga dapat memakai baja kanal C" width="300" height="171" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kuda-kuda-jurai-rangka-siku-cremona-dan-CNP-double-300x171.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Kuda-kuda-jurai-rangka-siku-cremona-dan-CNP-double.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4><strong>a. Kuda-kuda JR yang terbuat dari rangka siku</strong></h4>
<p>Terlebih dahulu anda mencari bentang (L1) kuda-kuda JR. Yaitu dengan rumus:</p>
<p>= √(1/2L x 1/2L) x 2 = √(5 x 5 ) x 2</p>
<p>= √50  = 7.071,07 mm. Maka genapkan menjadi 7.072 mm</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah merancang rangka batang untuk JR, caranya adalah:</p>
<ol>
<li>Ukuran tinggi KK anda ambil sebagai pedoman ketinggian JR. Lalu tarik garis lurus sesuai panjang L1. Setelah itu buatlah kemiringan kuda-kuda dengan cara menghubungkan L1 dengan ketinggian KK. Maka secara otomatis BA telah terbentuk. Yaitu dengan sudut 22º.</li>
<li>Guna membuat BV, ukuran L1 anda bagi menjadi 4 bagian. Sehingga masing-masing dengan jarak @1.768 mm. Kemudian tarik garis secara vertikal hingga bertemu pada BA.</li>
<li>Buatlah BB secara datar dengan panjang 1.768 mm. Selebihnya adalah BB dengan posisi pemasangan miring. Yaitu dengan sudut 11º.</li>
<li>Kemudian buatlah BD dengan cara menghubungkan BV yang satu dengan yang lain. Jangan salah menarik garis. Karena hal itu akan merubah fungsi batang.</li>
<li>Terakhir, pada BV nomor 2 anda buat dengan garis putus-putus. Sebagai tanda bahwa batang tersebut adalah komponen rangka kuda-kuda KT.</li>
</ol>
<h4><strong>b. Merancang kuda-kuda JR dari baja CNP</strong></h4>
<p>Selain terbuat dari rangka cremona siku. Kuda-kuda JR belakangan ini banyak menggunakan baja kanal C. Selain pemasangan sangat mudah. Model jurai seperti ini juga lebih irit. Karena tonasenya jauh lebih kecil. Cara membuat skema JR ini nyaris sama dengan JR siku. Lebih lengkap langkah-langkahnya adalah:</p>
<ol>
<li>Anda tetap berpedoman pada ketinggian kuda-kuda KK. Yaitu titik tertinggi adalah 2.887 mm. Sementara bagian bawah adalah 1.005 mm.</li>
<li>Bentangkan garis sesuai dengan panjang L1. Lalu hubungkan ke titik tertinggi KK. Dengan demikian telah terbentuk sebuah batang, dengan sudut kemiringan 22º.</li>
<li>Buatlah sebuah <a href="https://arsitekta.com/rahasia-kekuatan-skur-baja-ini-harus-anda-ketahui/">batang skur</a> untuk menghubungkan batang vertikal pertama dengan KT. Penting anda ketahui dalam hal ini batang vertikal tidak ada. Melainkan sekedar garis bantu.</li>
<li>Selanjutnya membuat skur yang kedua. Yaitu antara batang vertikal ke-3 dengan KK.</li>
</ol>
<h2><strong>Merencanakan denah rangka atap</strong></h2>
<p>Denah rangka atap dapat anda rancang, setalah semua skema kuda-kuda telah selesai. Karena tata letak kuda-kuda pada bangunan mengacu pada skema tersebut. Maka sangat penting agar cara merencanakan cremona siku berjalan secara benar. Berikut ini gambar denah rangka atap. Yang telah sesuaikan dengan semua kuda-kuda.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3003 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja-300x187.jpg" alt="Denah kuda-kuda cremona dan rangka atap yang berbentuk trapesium" width="300" height="187" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja-300x187.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg 550w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Silahkan anda perhatikan jarak antar kuda-kuda adalah 2.500 mm. Ukuran ini berpedoman pada jarak antar batang vertikal (BV) kuda-kuda. Yakni kelipatan dari 1.250 mm. Dengan demikian semua kuda-kuda dapat terhubung secara sempurna. Misalnya antara 1/4KK dengan KT. Antara 1/2KK dengan KT dan KK. Demikian juga kuda-kuda JR dengan KT, lalu dengan KK. Sementara itu sebagai pengaku antar KK. Bisa menggunakan ikatan angin dan kres vertikal.</p>
<h2><strong>Perhitungan kekuatan kuda-kuda cremona</strong></h2>
<p>Pada tahap berikutnya, setelah anda membuat skema kuda-kuda dan denah atap. Adalah melakukan perhitungan kekuatan rangka atap. Yaitu untuk menentukan ukuran besi siku, yang akan anda pakai untuk kuda-kuda. Pula material-material lain pembuatan rangka kuda-kuda. Misalnya pelat buhul, angkur baja, ukuran baut. Serta bahan untuk rangka atap, misalnya gording, <a href="https://arsitekta.com/ikatan-angin-kuda-kuda-baja-berfungsi-maksimal-caranya-begini/">ikatan angin</a> dan sebagainya.</p>
<p>Ada 3 cara yang umum lakukan untuk menentukan dimensi bahan, yaitu:</p>
<ol>
<li>Dengan menggunakan program komputer, misalnya SAP2000 atau ETABS.</li>
<li>Melalui perhitungan secara ilmiah atau manual,</li>
<li>Atau berdasarkan referensi proyek yang pernah anda kerjakan.</li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup] Merancang cremona dengan komputer </strong></h2>
<p>Cara merencanakan cremona siku agar cepat adalah <a href="https://arsitekta.com/panduan-belajar-autocad-cepat-mahir/">menggunakan Autocad</a>. 3 gambar yang kami lampirkan pada artikel ini memakai software tersebut. Hasilnya sangat bagus dan akurat. Mengingat pekerjaan baja membutuhkan akurasi ukuran. Maka setiap ukuran harus menggunakan satuan milimeter. Dengan demikian kecil kemungkinan terjadi kesalahan pada desain.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/">Cara Merencanakan Cremona Siku Untuk Atap Trapesium</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-merencanakan-cremona-siku-untuk-atap-trapesium/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Type Kuda-kuda Cremona Ini Cocok Untuk Konstruksi Atap</title>
		<link>https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 20:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[6 macam type kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda cremona]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<category><![CDATA[type kuda-kuda cremona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari sekian banyak bentuk kuda-kuda baja yang kita kenal saat ini. Kuda-kuda cremona siku termasuk yang paling ‘sepuh’. Buktinya adalah banyak bangunan kuno yang masih berdiri kokoh. Dan yang terbuat dari rangka atap cremona. Hal itu juga sebagai dasar mengapa 6 type kuda-kuda cremona ini tetap eksis untuk konstruksi atap. Teman-teman yang sedang merencanakan konstruksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/">6 Type Kuda-kuda Cremona Ini Cocok Untuk Konstruksi Atap</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2996 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Aplikasi-kuda-kuda-cremona-untuk-atap-pelana-sumber-fixabay-.com_-300x182.jpg" alt="Pemasangan kuda-kuda cremona untuk atap yang berbentuk pelana, wajib terjadi gunung-gunung" width="300" height="182" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Aplikasi-kuda-kuda-cremona-untuk-atap-pelana-sumber-fixabay-.com_-300x182.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Aplikasi-kuda-kuda-cremona-untuk-atap-pelana-sumber-fixabay-.com_.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dari sekian banyak bentuk kuda-kuda baja yang kita kenal saat ini. Kuda-kuda<em> cremona</em> siku termasuk yang paling ‘sepuh’. Buktinya adalah banyak bangunan kuno yang masih berdiri kokoh. Dan yang terbuat dari rangka atap cremona. Hal itu juga sebagai dasar mengapa 6 type kuda-kuda cremona ini tetap eksis untuk konstruksi atap.</p>
<p>Teman-teman yang sedang merencanakan konstruksi atap. Untuk rumah tinggal atau bangunan-bangunan gedung lainnya. Yang berbentuk pelana, trapesium, limasan dan joglo. 6 type kuda-kuda cremona ini adalah pilihan terbaik. Karena terkenal sangat <em>rigid</em> dan kokoh. Serta mampu menahan beban tekan dan tarik yang besar. Sehingga cocok untuk bangunan yang memliki <a href="https://arsitekta.com/seluruhnya-macam-macam-komponen-atap-terdiri-dari-23-jenis/">komponen atap</a> yang berat. Serta menggunakan plafon.</p>
<h2><strong>Tujuan penamaan kuda-kuda</strong></h2>
<p>2 dari 6 type kuda-kuda cremona telah memiliki nama, yaitu <em>Fratt</em> dan <em>Fink</em>. Namun selebihnya tidak ada. Oleh karena itu guna memudahkan pengenalan terhadap bentuk-bentuk cremona. Kami memberi nama Cremona Arsitekta atau singkat dengan <em>Cremonarsi</em>. Macam-macam model kuda-kuda adalah seperti pada gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2997 size-medium" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/6-type-kuda-kuda-baja-cremona-300x209.jpg" alt="Berikut ini 6 type kuda-kuda baja cremona yang sangat cocok untuk rangka atap" width="300" height="209" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/6-type-kuda-kuda-baja-cremona-300x209.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/6-type-kuda-kuda-baja-cremona.jpg 550w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Seluruh kuda-kuda dengan ukuran bentang sama, yaitu 10 meter. Demikian juga sudut kemiringan batang atas, yakni 30º. Serta jarak skema batang vertikal adalah @1.250 mm. Namun yang berbeda adalah sudut kemiringan batang bawah dan batang diagonal. Silahkan perhatikan secara seksama.</p>
<h3><strong>Type cremonarsi 1 (fratt)</strong></h3>
<p>Kuda-kuda baja jenis ini terkenal sangat kaku. Setiap batang memiliki ukuran yang panjang. Terutama batang vertikal dan diagonal. Yang berfungsi sebagai batang tekan dan tarik. Sementara itu<em> cremonarsi</em> 1 juga sangat bagus untuk pemasangan plafon. Apalagi dengan posisi pemasangan menempel pada kuda-kuda.</p>
<p>Tetapi cremona type ini rentan terhadap lentur. Karena batang bawah posisinya datar. Maka bila terjadi lendutan batang tersebut akan melengkung. Yang pasti bukan berdampak pada <a href="https://arsitekta.com/26-jenis-penutup-atap-paling-populer-seantero-nusantara/">penutup atap</a> saja. Melainkan terhadap elemen bangunan lain juga. Misalnya plafon yang telah terpasang tadi. Tentu akan turut melengkung.</p>
<h3><strong>Type cremonarsi 2</strong></h3>
<p>Urutan kedua dari 6 type kuda-kuda cremona adalah <em>cremonarsi</em> 2. Desain kuda-kuda yang berbeda dari model sebelumnya, adalah hanya pada batang bawah. Yaitu dengan sudut kemiringan 5º. Hal ini bertujuan untuk antisipasi terhadap lentur. Seperti yang terjadi pada <em>cremonarsi</em> 1. Sehingga walau mengalami lendutan. Tidak berdampak pada elemen bangunan lain.</p>
<h3><strong>Model cremonarsi 3</strong></h3>
<p>Mengingat batang-batang pada<em> cremonarsi</em> 1 dan 2 cukup panjang. Yang mengakibatkan <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-baja-kostruksi-dak/">tonase baja</a> sangat besar. Maka muncul ide agar mengurangi panjang batang-batang tersebut. Dengan cara menaikkan sudut kemiringan batang bawah. Sehingga mencapai 15º. Dengan demikian batang vertikal dan diagonal lebih pendek. Perlu anda perhatikan dalam gambar. Batang bawah yang miring bukan dari titik tumpuan (pelat landas). Tapi mulai dari batang vertikal yang pertama.</p>
<h3><strong>Type cremonarsi 4</strong></h3>
<p>Inovasi selanjutnya megenai 6 type kuda-kuda cremona. Yaitu membuat sudut kemiringan batang bawah sama dengan batang atas. Konsepnya hampir sama dengan<em> cremonarsi</em> 3. Pada kuda-kuda ini batang bawah miring mulai dari batang vertikal ke-2. Artinya dalam hal ini ada 2 macam batang bawah. Yaitu dengan posisi datar. Serta dengan kemiringan 30º. Penting anda ketahui tonase <em>cremonarsi</em> 3 dan 4 lebih kecil. Bandingkan dengan <em>cremonarsi</em> 1 dan 2.</p>
<h3><strong>Type cremonarsi 5 (fink)</strong></h3>
<p>Cremona <em>fink</em> merupakan bukti sejarah keberadaan kuda-kuda baja. Model ini telah ada sejak dahulu kala. Dan hingga saat ini peminatnya masih banyak. Selain untuk hunian dan bangunan gedung. <em>Cremonarsi</em> 5 juga cocok untuk <a href="https://arsitekta.com/cara-merencanakan-dimensi-material-baja-untuk-gudang/">konstruksi gudang</a>. Karena kuda-kuda ini menampilkan kesan minimalis. Tetapi tetap elegan.</p>
<h3><strong>Model cremonarsi 6</strong></h3>
<p>Terakhir dari 6 type kuda-kuda cremona. Adalah dengan model rangka yang menyerupai konstruksi kayu. Namun sudut kemiringan batang bawah sama dengan <em>cremonarsi</em> 2. Jadi yang berbeda adalah letak dan jumlah batang vertikal. Serta skema batang tarik (diagonal).</p>
<h2><strong>Implementasi cremona terhadap bentuk atap</strong></h2>
<p>Sebelumya kami sebut kuda-kuda cremona siku cocok untuk atap transparan, pelana, limasan dan joglo. Berikut ini implementasi 6 type kuda-kuda cremona, terhadap 4 macam atap tersebut:</p>
<h3><strong>1. Kuda-kuda untuk atap pelana</strong></h3>
<p>Semua kuda-kuda cremona berguna untuk membuat atap pelana. Namun karena karakteristik atap pelana menutupi bangunan, hanya pada 2 sisi yang saling berhadapan. Maka pada sisi samping akan terjadi dinding, yang berfungsi sekaligus sebagai penutup <a href="https://arsitekta.com/desain-rangka-atap-baja-rumah-masa-kini/">rangka atap.</a> Supaya tidak terjadi lubang/rongga pada are tersebut. Mengingat cremona terbuat dari rangka batang.</p>
<p>Penambahan dinding pada area tersebut namakan gunung-gunung. Jadi ketika anda memakai kuda-kuda ini pada atap yang berbentuk pelana. Anda pasti membutuhkan gunung-gunung. Hal itu merupakan salah satu kelemahan cremona, khusus untuk atap berbentuk pelana. Contoh atap pelana dapat anda perhatikan pada gambar paling atas.</p>
<h3><strong>2. Kuda-kuda untuk atap trapesium</strong></h3>
<p>Sementara implementasi 6 type kuda-kuda cremona pada atap trapesium. Perlu dengan pertimbangan yang matang. Karena rangka atap trapesium terdiri dari beberapa jenis kuda-kuda. Antara lain kuda-kuda utama, kuda-kuda trapesium, setengah kuda-kuda dan seterusnya. Agar join antar kuda-kuda tersebut dapat sempurna maka<em> cremonarsi</em> 5 dan 6 sebaiknya anda hindari.</p>
<p>Model cremona yang paling tepat adalah <em>cremonarsi</em> 1-4. Lebih jauh langkah-langkah merencanakan cremona siku untuk atap trapesium. Dapat anda pelajari melalui tautan tersebut.</p>
<h3><strong>3. Rangka kuda-kuda limasan</strong></h3>
<p>Khusus untuk atap limasan, 6 type kuda-kuda cremona ini bisa anda terapkan. Tidak ada kendala sama sekali. Apakah untuk bentangan yang kecil maupun besar. Hal ini terjadi karena denah atap ini berbentuk<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Persegi"> persegi</a> empat. Sehingga tidak mengakibatkan nok yang panjang. Melainkan pada satu titik saja.</p>
<p>Selain itu tidak ada batasan sudut kemiringan, bila menggunakan kuda-kuda cremona untuk atap limasan. Karena bisa anda terapkan dengan sudut 60º. Seperti yang banyak terjadi pada atap joglo. Tepatnya atap bagian atas. Itu semua membuat momen yang terjadi pada rangka baja merata. Terkait istilah-istilah<a href="https://arsitekta.com/60-istilah-ilmiah-baja-ini-sering-anda-temui-sehari-hari/"> ilmiah baja.</a> Sangat baik untuk anda pelajari.</p>
<h3><strong>4. Kuda-kuda untuk joglo</strong></h3>
<p>Kuda-kuda joglo pada umumnya terbuat dari rangka batang. Baik yang terbuat dari cremona siku maupun<em> space frame. </em>Terkait dengan 6 type kuda-kuda cremona ini. Pada dasarnya semua cocok untuk atap joglo. Namun karena karakteristik joglo adalah penutup atap yang memiliki 2 sudut kemiringan. Yaitu bagian bawah dengan kemiringan antara 15-25º. Sementara bagian atas yang terhubung dengan nok. Umumnya memiliki sudut kemiringan antara 35-60º.</p>
<p>Memerlukan sedikit modifikasi pada 6 model <a href="https://arsitekta.com/bentuk-kuda-kuda-baja-profil-dan-jenis-bahan/">kuda-kuda baja</a> ini. Sehingga dapat anda pakai untuk rangka atap joglo. Khsusunya pada rangka/batang atas. Agar bisa sesuai dengan sudut kemiringan atap. Sementara batang bawah dan vertikal tetap. Tetapi batang diagonal perlu menyesuaikan titik pertemuan batang vertikal dengan batang atas.</p>
<h2><strong>[Penutup] Kuda-kuda utama</strong></h2>
<p>Semua jenis-jenis cremona dalam pembahasan ini adalah berguna sebagai kuda-kuda utama. Kuda-kuda utama artinya konstruksi utama yang berperan penting demi terbentuknya sebuah rangka atap. Selain itu tanpa kuda-kuda utama atap bangunan tidak kokoh. Oleh karena itu setiap desain rangka atap pasti berpedoman terhadap kuda-kuda utama. Tidak terkecuali kuda-kuda yang terbuat dari kayu atau beton.</p>
<p>Dengan demikian semoga melalui penjelasan 6 type kuda-kuda cremona ini. Dapat menambah wawasan teman-teman, khususnya pemula. Termasuk cara membuat skema kuda-kuda baja cremona dengan benar.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/">6 Type Kuda-kuda Cremona Ini Cocok Untuk Konstruksi Atap</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/6-type-kuda-kuda-cremona-ini-cocok-untuk-konstruksi-atap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
