<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahan dak Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/bahan-dak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/bahan-dak/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Nov 2022 15:46:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>bahan dak Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/bahan-dak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beda Dak Dengan Decking Ternyata Terletak Pada 6 Hal Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/perbedaan-antara-dak-dan-decking/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perbedaan-antara-dak-dan-decking/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2022 15:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[decking yang bagus]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan dak dan decking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4469</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sepintas 2 jenis kata ini memang mirip. Dari segi penulisan, maupun cara mengucapkan. Mengakibatkan sebagaian besar dari teman-teman, mungkin masih banyak yang belum tahu, beda dak dengan decking. Apakah salah satunya Anda?. Simak perbedaan konstruksi dak, dan decking. Adalah terletak pada 6 hal berikut. Tujuan pemasangan Pemasangan dak umumnya dilakukan dengan alasan kebutuhan ruang. Yaitu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-antara-dak-dan-decking/">Beda Dak Dengan Decking Ternyata Terletak Pada 6 Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3313 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal-300x180.jpg" alt="Atap konopi dan rumah menggunakan dak beton yang paling bagus, agar tidak bocor." width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal-300x180.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sepintas 2 jenis kata ini memang mirip. Dari segi penulisan, maupun cara mengucapkan. Mengakibatkan sebagaian besar dari teman-teman, mungkin masih banyak yang belum tahu, beda dak dengan decking. Apakah salah satunya Anda?.</p>
<p>Simak perbedaan konstruksi dak, dan decking. Adalah terletak pada 6 hal berikut.</p>
<h2>Tujuan pemasangan</h2>
<p>Pemasangan dak umumnya dilakukan dengan alasan kebutuhan ruang. Yaitu tempat untuk melakukan suatu kegiatan, atau menyimpan barang. Sebab ruangan yang sudah ada, ternyata tidak memadai lagi.</p>
<p>Maka, dalam hal ini boleh di simpulkan, bahwa pembangunan dak merupakan suatu keharusan. Sedangkan decking, sama sekali tidak terkait dengan unsur kebutuhan. Tapi, murni sebagai fasilitas tambahan. Untuk area/bangunan yang ada.</p>
<p>Sebagaimana kita ketahui, fasilitas yang terdapat pada sebuah bangunan. Kaitannya adalah dengan kemudahan, kenyamanan, serta keamanan. Ketika berada, dan beraktivitas di dalam bangunan tersebut. Maka dari itu, sifatnya sebenarnya tidak wajib.</p>
<p>Pun, tanpa fasilitas yang lengkap, fungsi bangunan tidak berubah. Hanya, kemungkinan besar tidak maksimal. Karena, semua manusia umumnya mengharapkan yang sempurna. Dan, hal tersebut sering mempengaruhi kinerja seseorang.</p>
<h2>Letak pemasangan dak dan decking</h2>
<p>Beda dak dengan decking, juga terlihat dari letak pemasangan. Konstruksi dak pada umumnya berada di dalam bangunan. Lengkap dengan struktur <a href="https://arsitekta.com/material-struktur-atap-monitor/">konstruksi atap</a>. Namun demikian, pemasangan dak sering dilakukan di area terbuka, Tapi, harus menggunakan penutup atap. Agar konstruksi dak dapat berfungsi secara maksimal.</p>
<p>Sebaliknya, decking selalu berada di ruang terbuka. Tidak memiliki atap, serta pemasangannya selalu di tempat-tempat yang strategis. Supaya view yang diperoleh bagus, dan dengan suasana rileks.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4467 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Konstruksi-decking-300x173.jpeg" alt="Menikmati manfaat pemasangan decking di pantai" width="300" height="173" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Konstruksi-decking-300x173.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/11/Konstruksi-decking.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Tampilan konstruksi</h2>
<p>Dari segi tampilan. Beda dak dengan decking adalah terletak pada 2 hal berikut:</p>
<h3>1. Jenis bahan yang di gunakan</h3>
<p>Struktur dak umumnya mengutamakan kekuatan konstruksi. Hal tersebut dilakukan mengingat beban yang harus di pikul sangat besar. Terlebih, jenis dak barang. Maka dalam penentuan jenis material, umumnya berdasarkan faktor kekuatan bahan.</p>
<p>Sedangkan penentuan material decking, umumnya mengutamakan estetika. Serta, ketahanan bahan terhadap cuaca. Mengingat decking tidak memiliki atap. Dan, untuk menciptakan suasana santai.</p>
<p>Sementara faktor beban berguna. Atau, daya dukung konstruksi terhadap beban yang terjadi di atas decking adalah menjadi urutan ketiga. Toh, tidak setiap saat ada aktivitas di atas decking. Justru, lebih sering kosong.</p>
<h3>2. Finishing konstruksi</h3>
<p>Masih terkait tampilan konstruksi. Beda dak dengan decking, adalah terlihat dari proses finishing terhadap material yang digunakan. Seperti cat, atau tambahan-tambahan elemen lain.</p>
<p>Tanpa menggunakan finishing cat, material dak jamin tidak apa-apa. Sebab, berada dalam banguna, memiliki atap, serta terlindung dari hujan, panas. Hal ini berlaku pada material kayu, besi, maupun beton.</p>
<p>Tapi, konstruksi decking harus menggunakan cat finish khusus. Yang mampu mencegah korosi, jamur, makan rayap, dan sebagainya. Pentingnya hal tersebut dilakukan sekaligus untuk menambah daya tarik decking.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dari segi maintenace</h2>
<p>Sebagai akibat dari letak pemasangan, serta jenis bahan konstruksi yang dipakai. Secara tidak langsung akan mempengaruhi durasi maintenance. Memang, kegiatan ini wajib ada pada setiap bangunan.</p>
<p>Tapi, sebisa mungkin harus Anda upayakan tidak terlalu sering. Karena makin sering dilakukan, pasti biaya yang dibutuhkan juga besar. Hal tersebut yang di khawatirkan pada decking. <a href="https://teropong.id/forum/2019/12/24/arti-kata-di-atas-kertas-dalam-kamus-indonesia-inggris-adalah/">Diatas kertas</a> akan lebih kerap membutuhkan maintenance, dibanding dak.</p>
<h2>Luas dan jumlah lantai</h2>
<p>Beda dak dengan decking, pun bisa ditinjau dari jumlah lantai. Decking pada umumnya terdiri dari 1 lantai. Sedangkan, konstruksi dak tidak terbatas. Sehingga mempengaruhi luas lantai secara keseluruhan.</p>
<h2>Kebutuhan anggaran biaya</h2>
<p>Walau dengan kasus yang sama. Misalnya, luas dak dengan decking adalah sama-sama 50,0 m². Biaya yang Anda butuhkan untuk membangun dak, lebih murah di banding decking. Alasannya adalah sebagaimana di jelaskan pada poin 1-3.</p>
<p>Dalam bahasa akademik, konstruksi dak adalah termasuk pekerjaan struktural. Sedangkan, konstruksi decking adalah pekerjaan arsitektural, dan struktural. Oleh sebab itu, butuh fasad yang menarik, serta perawatan berkala. Dimana hal tersebut tidak perlu Anda lakukan pada dak.</p>
<h2>Kesamaan</h2>
<p>Setelah paham beda dak dengan decking. Rasanya tidak adil, kalau tidak membahas persamaan kedua konstruksi. Setidaknya ada 2 hal yang sangat mirip, yakni:</p>
<h3>a. Sistem struktur dak dan decking</h3>
<p>Sama-sama memiliki pondasi, <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kolom-baja-komposit-yang-benar-dan-perhitungan-anggaran-biaya/">tiang kolom</a>, balok dan lantai. Pun, bisa diterapkan dengan metode, atau material yang sama. Misalnya untuk membuat tiang kolom. Cocok menggunakan material besi, kayu dan cor beton.</p>
<h3>b. Kelengkapan konstruksi</h3>
<p>Pun, sama-sama membutuhkan tangga, atau berupa jembatan penghubung. Supaya dak, dan decking bisa dimanfaatkan dengan baik. Kelengkapan lainnya adalah railing.</p>
<h3>c. Jenis bahan</h3>
<p>Material untuk membuat konstruksi dak, serta merta dapat digunakan untuk decking. Misalnya dari kategori <a href="https://arsitekta.com/pengajuan-contoh-material-baja-konstruksi/">material baja</a>. Semua jenis material baja profil, maupun yang berbentuk lembaran. Sangat cocok Anda gunakan untuk bahan konstruksi decing. Demikian sebaliknya.</p>
<p>Bilamana decing terbuat dari material kayu. Pun, material tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai untuk membuat dak. Artinya apa teman-teman?. Andai kata, Anda mau membuat dak dengan material bekas decking, hal tersebut sangat memungkinkan dilakukan. Begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang beda dak dengan decking.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-antara-dak-dan-decking/">Beda Dak Dengan Decking Ternyata Terletak Pada 6 Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perbedaan-antara-dak-dan-decking/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2022 17:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak besi]]></category>
		<category><![CDATA[dak rumah]]></category>
		<category><![CDATA[material dak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Material untuk dak rumah sangat banyak. Saking banyaknya, membuat orang suka bingung menentukan pilihan. Ditambah lagi, gencarnya promosi yang dilakukan para produsen. Produsen A mengatakan materialnya yang terbaik. Tak kalah, si &#8211; B juga meng-klaim material yang dia miliki adalah yang paling murah. Begitu selanjutnya. Teman-teman, bila ingin memilih material untuk dak rumah. Artikel ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/">Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3322 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda-300x199.jpg" alt="Pahami lebih dulu panduan untuk membeli rumah perdana, agar tidak kecewa!" width="300" height="199" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda-300x199.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Material untuk dak rumah sangat banyak. Saking banyaknya, membuat orang suka bingung menentukan pilihan. Ditambah lagi, gencarnya <a href="https://money.kompas.com/read/2022/02/19/181905526/apa-itu-promosi-pengertian-tujuan-jenis-dan-fungsinya?page=all#:~:text=Pertama%20tujuan%20promosi%20adalah%20untuk,membeli%20produk%20atau%20menggunakan%20jasa.">promosi</a> yang dilakukan para produsen. Produsen A mengatakan materialnya yang terbaik. Tak kalah, si &#8211; B juga meng-klaim material yang dia miliki adalah yang paling murah. Begitu selanjutnya.</p>
<p>Teman-teman, bila ingin memilih material untuk dak rumah. Artikel ini pantas Anda jadikan referensi. Material-material yang kami sebutkan disini, telah teruji. Hemat biaya dan kuat. Bahkan cocok digunakan didalam bangunan. Membesar-besarkan?. Tidak teman-teman. Mari buktikan.</p>
<h2>Komponen dak</h2>
<p>Sebenarnya hal ini tergolong umum. Tapi, penting Anda jadikan dasar memilih, dan menentukan material untuk dak rumah. Khusunya bagi teman-teman pemula. Supaya paham jenis-jenis komponen dak. Sebagai berikut:</p>
<h3>1. Tiang kolom dan pondasi</h3>
<p>Kolom dak harus mampu menopang beban, dan meneruskannya pada pondasi. Maka dari itu, sistem struktur bangunan mengharuskan, agar 2 jenis komponen ini bekerja secara bersama-sama. Namun demikian, bukan berarti harus terbuat dari material yang sama. Tapi, bisa Anda lakukan dengan cara kombinasi. Contoh, tiang kolom terbuat dari baja. Sedangkan pondasi, terbuat dari beton bertulang. Atau, <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-benar-menghitung-volume-pondasi-batu-kali-dan-kebutuhan-bahan/">pondasi batu kali</a>, kombinasi dengan tiang kayu.</p>
<h3>2. Balok dak</h3>
<p>Prinsip kerja momen balok dak. Makin besar beban yang harus dipikul, semakin besar kemungkinan akan terjadi lendut, puntir dan rubuh. Maka dari itu, material untuk dak rumah. Khususnya balok. Harus yang tepat. Tepat dalam arti kokoh, dan tahan terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.</p>
<h3>3. Lantai dak</h3>
<p>Lantai dak ditentukan berdasarkan fungsi, serta lokasi pasang. Misal, dak untuk tempat jemur pakaian. Umumnya dibuat dalam keadaan terbuka. Supaya jemuran cepat kering. Nah, lantai dak yang tepat untuk itu pasti cor beton. Bukan lantai kayu, atau besi. 2 jenis material ini sangat rawan, jika terpasang pada area terbuka.</p>
<h3>4. Besi tulangan</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Besi tulangan</a> digunakan untuk semua komponen dak, yang terbuat dari cor beton. Selain pondasi, dan lantai. Tulangan juga berguna untuk kolom, maupun balok dak. Dalam hal ini, kalau memang material tersebut yang Anda pilih. Jika, tidak menggunakan material tersebut. Berarti penggunaan besi beton menjadi semakin sedikit. Apa hubungannya dengan material untuk dak rumah?.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3560 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg" alt="Ragam ukuran besi beton untuk struktur rumah tinggal sederhana dan bertingkat" width="300" height="177" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Diakui atau tidak konstruksi bangunan yang terbuat dari beton, jauh lebih mahal dari material yang lain. Padahal, semua orang ingin, agar biaya <a href="https://arsitekta.com/membangun-rumah-secara-bertahap-dan-teknik-pelaksanaannya/">bangun rumah</a> hemat. Maka dari itu, bila pemakaian besi beton sedikit. Berarti struktur beton rumah tidak banyak. Sehingga hemat biaya. Logikanya sesederhana itu.</p>
<h3>5. Finishing</h3>
<p>Finishing dak antara lain segala jenis pekerjaan yang berkaitan dengan arsitektural. Atau tampilan akhir bangunan. Jenis-jenisnya adalah: 1]. Plafon,<br />
2]. Lantai, dan 3]. Cat. Disini tidak kami sebutkan atap. Karena rangka atap termasuk dalam kategori konstruksi bangunan. Artinya, belum tentu semua dak memiliki atap.</p>
<p>Pentingnya proses finishing pada dak. Tidak hanya untuk menambah daya tarik pada bangunan. Tapi, memberi rasa aman, dan nyaman kepada semua orang yang menggunakan dak rumah. Oleh sebab itu, sekalipun material untuk dak rumah bagus. Tapi, tidak dibarengi dengan finishing yang tepat. Maka fungsi dak jamin tidak maksimal.</p>
<h2>Material yang terbaik untuk dak ukuran 4 x 6 m</h2>
<p>Semisal, dak ini rencana akan digunakan untuk menzzanine. Letaknya berada dalam bangunan rumah. Atau, boleh disebut sebagai <a href="https://arsitekta.com/penyebab-pekerjaan-tambah-konstruksi-baja-dampak-dan-konsekuensinya/">pekerjaan tambah</a>. Sampai disini, dipastikan material untuk dak rumah tersebut, yang terbaik adalah baja dan kayu. Jikalau pakai beton, selain alasan biaya. Proses pengerjaannya juga sulit. Sebab berada didalam bangunan, yang sudah jadi.</p>
<p>Sementara. Bila pakai material baja, atau kayu. Proses pengerjaannya bisa Anda lakukan dengan sistem pabrikasi. Dan di lapangan hanya melakukan pemasangan. Dengan sistem sambungan baut. Maka, jamin cepat selesai. Serta tidak merusak bangunan eksisting.</p>
<h3>a. Daftar material yang digunakan</h3>
<p>Material untuk dak rumah yang terbaik, untuk ukuran 4 x 6 meter adalah:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom dan balok induk = WF 200&#215;100. Masing-masing sebanyak 4 buah.</li>
<li>Balok anak (pembagi) = WF 150&#215;75. Berjumlah 2 buah. Tepatnya ditengah balok utama.</li>
<li>Rangka tambahan untuk lantai = besi Stal kotak 40&#215;60 mm. Dengan modul pasangan berbentuk kotak, berukuran 60&#215;60 cm</li>
<li>Lantai dak = kayu Multiplek tebal 12 mm.</li>
</ol>
<p>Pola pemasangan konstruksi dak seperti gambar ini. Warna merah (ping) terbuat dari baja WF 200&#215;100. Sedangkan warna biru adalah balok anak. Adapun tambahan rangka adalah terpasang rata dengan balok WF. Sehingga lantai terpasang dengan kuat. Karena bertumpu pada balok baja.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4116 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png" alt="Gambar skematik balok besi WF untuk dak bentang 4 dan 6 meter" width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>b. Alternatif dak dengan bahan kayu</h3>
<p>Spesifikasi material kayu yang digunakan minimal kelas II. Terdiri dari ukuran 6/12; 6/10 dan 4/6 cm. Kegunaan balok-balok kayu ini, sama dengan konstruksi dak baja. Berikut lantai yang digunakan.</p>
<h3>Sambungan tiang kolom dengan lantai yang murah</h3>
<p>Masih dengan contoh kasus diatas. Pertemuan antara tiang dan <a href="https://www.popbela.com/career/inspiration/niken-ari/cara-merawat-lantai-keramik">lantai rumah</a>, gunakan chemical bolt. Sudah kuat. Dengan kata lain, Anda tidak perlu membuat pondasi khusus untuk dak. Tapi, cukup dengan memanfaatkan lantai eksisting. Sebagai dudukan tiang kolom. Sehingga lantai tetap dalam keadaan bagus. Serta tidak mengakibatkan pekerjaan bongkar pasang.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, pekerjaan bongkar pasang selalu membuat anggaran biaya bengkak. Sebab, ketika elemen bangunan sudah dibongkar, dan hendak dipasang kembali. Item pekerjaan baru sering muncul tiba-tiba. Maka untuk mencegah hal tersebut. Pilihan terbaik untuk kolom dak adalah menggunakan baut chemical.</p>
<h2>[Penutup] Tempat pemasangan dak yang strategis dalam rumah</h2>
<p>Guna menghemat biaya. Material untuk dak rumah sedapat mungkin harus yang berukuran kecil. Hal tersebut dapat Anda capai, bila pemasangan dak berada pada tempat yang strategis. Syaratnya adalah:<br />
1. Berada pada area yang luas, dan tertutup.<br />
2. Pemasangan dak di pojok bangunan.<br />
3. Dinding rumah masih dalam keadaan bagus. Sehingga boleh dimanfaatkan sebagai pengganti balok.<br />
4. Pemasangan dak tidak mengganggu aktivitas pemilik rumah.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang cara memilih material untuk dak rumah. Berikut contoh material baja, dan kayu. Untuk dak ukuran 4&#215;6 m. Bilamana ukuran dak Anda berbeda. Dan membutuhkan bantuan. Silahkan kontak kami melalui nomor yang <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">tertera disini</a>.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/">Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</title>
		<link>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 17:31:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja bentang 4-8 m]]></category>
		<category><![CDATA[dak besi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4115</guid>

					<description><![CDATA[<p>Contoh dak besi WF dibutuhkan untuk pemasangan baru, atau sekedar untuk menambah dak pada bangunan eksisting. Semakin banyak contoh yang Anda miliki. Akan lebih bagus. Guna memperoleh desain yang menimalis, tepat fungsi dan hemat biaya. Dengan tujuan seperti itu, semua orang pasti sepakat. Oleh sebab itu, simak tips dan contoh-contoh balok yang kami sajikan dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/">Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3062 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja-300x231.jpg" alt="Mengenal macam-macam join antara (sesama) balok baja dengan alat sambung baut" width="300" height="231" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja-300x231.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Contoh dak besi WF dibutuhkan untuk pemasangan baru, atau sekedar untuk menambah dak pada bangunan eksisting. Semakin banyak contoh yang Anda miliki. Akan lebih bagus. Guna memperoleh desain yang menimalis, tepat fungsi dan hemat biaya. Dengan tujuan seperti itu, semua orang pasti sepakat. Oleh sebab itu, simak tips dan contoh-contoh balok yang kami sajikan dalam artikel ini.</p>
<p>Sebagai tambahan informasi. Pembahasan kali ini sedikit mirip dengan <a href="https://arsitekta.com/dak-baja-ringan-dan-kelebihan-kekurangannya-begini-aslinya/">dak baja ringan</a>. Karena beberapa material yang digunakan relatif sama. Seperti lantai beton, bondek dan balok yang terbuat dari material logam. Namun dari segi kekuatan, dak besi WF jauh lebih unggul. Sebab dapat Anda terapkan untuk bentang lebar. Dan memikul beban berguna sampai dengan 750 kg/m².</p>
<h2>Pengertian dan fungsi balok dak</h2>
<p>Balok dak WF adalah seluruh balok yang terbuat dari baja profil WF, dan terpasang secara horizontal pada tiang kolom, atau menempel pada sesama balok baja. Sehingga membentuk suatu <a href="https://hot.liputan6.com/read/4513730/8-macam-macam-bangun-datar-lengkap-dengan-rumus-luas-dan-kelilingnya">bidang datar</a> yang berada pada ketinggian tertentu dari lantai dasar, atau dari lantai lain yang berada dibawah balok tersebut.</p>
<p>Fungsi balok WF adalah sebagai penopang material lantai, dan segala jenis beban yang bekerja di atas dak. Maka dari itu, harus dirancang dengan benar. Jikalau memungkinkan, berdasarkan contoh dak besi WF yang sudah jadi. Seperti yang terlampir pada bagian tengah artikel ini.</p>
<h2>Persiapan merancang dak baja dan manfaat yang diperoleh</h2>
<p>Data-data yang harus Anda lengkapi sebelum merancang dak baja antara lain:</p>
<ol>
<li>Ukuran (Panjang dan Lebar) konstruksi dak</li>
<li>Tinggi dak (H). Idealnya antara 3 &#8211; 4 meter.</li>
<li>Bentang balok (L). Usahakan kelipatan 3; 4 dan 6 meter. Agar material baja tidak banyak terbuang.</li>
<li>Fungsi dak. Hal ini untuk menentukan beban berguna dak. Sekaligus untuk memilih jenis lantai.</li>
<li>Letak pemasangan dak. Apakah berdiri sendiri, atau konek dengan bangunan lama.</li>
<li>Posisi dan jenis tangga. Supaya sinkron dengan lantai dak.</li>
<li>Elemen tambahan yang terpasang pada dak. Misalnya railing, plafon, instalasi listrik, instalasi pipa dan sebagainya.</li>
</ol>
<p>Bilamana data-data tersebut telah komplit. Selanjutnya Anda akan lebih mudah untuk:</p>
<ol>
<li>Menetapkan kekuatan dak maksimum</li>
<li>Mentukan dimensi material baja.</li>
<li>Memilih sistem dan tata letak instalasi</li>
<li>Menentukan tinggi <a href="https://arsitekta.com/model-anak-tangga-besi-dan-plat-lantai-yang-pantas-untuk-rumah/">anak tangga</a> dan railing</li>
<li>Menentukan material lantai yang terbaik</li>
<li>Membuat gambar desain dan detail dak</li>
</ol>
<h2>Contoh balok WF untuk dak beton</h2>
<p>Berikut 3 contoh dak besi WF, yang berguna untuk lantai beton bertulang. Dengan ketebalan cor ≤ 10 cm. Masing-masing balok terdiri dari 2 macam pilihan, yaitu:</p>
<h3>1. Balok baja WF bentang 4 meter</h3>
<p>Alternatif 1; Balok utama menggunakan WF 200. Dan balok pembagi adalah WF 150. Sedangkan alternatif 2; pengganti balok induk adalah baja kastela 225. Yaitu baja WF 150 yang dimodifikasi menjadi baja kastela. Atau sering ditulis dengan WF 150 HCO 225x75x5x7</p>
<p>Pilihan lain pengganti balok anak adalah baja UNP 120. Dengan jarak pemasangan (L1) = 1,33 meter. Denah balok seperti pada gambar A dibawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4116 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png" alt="Gambar skematik balok besi WF untuk dak bentang 4 dan 6 meter" width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>2. Baja WF bentang 6 meter</h3>
<p>Contoh balok dak WF berikut adalah untuk bentang 6 meter. Material yang digunakan adalah:</p>
<ol>
<li>WF 300 sebagai balok utama. Masing-masing balok menumpu pada tiang kolom. Pun kolom tersebut terbuat dari baja WF 300, atau dimensi yang lebih besar.</li>
<li>WF 250 sebagai balok pembagi. Dengan jarak pasang (L1) maksimal @2,0 meter.</li>
</ol>
<p>Alternatif balok utama adalah baja kastela 375. Sementara balok pembagi, alternatifnya adalah kastela 225. Anda ingat kan kedua balok ini terbuat dari WF berapa?. Sementara itu, penempatan balok untuk bentang 6 meter, juga sama seperti gambar diatas. Perhatikan letak pemasangannya.</p>
<h3>3. Dak bentang 8 meter</h3>
<p>Contoh dak besi WF yang terakhir adalah bentang 8 meter. Konstruksi seperti ini umumnya digunakan untuk pabrik, serta gudang untuk menyimpan barang-barang yang berat. Oleh sebab itu, balok masih mampu memikul beban cor setebal 12 cm. Desain balok seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Balok utama = WF 400 atau baja <a href="https://arsitekta.com/plat-sambungan-baja-kastela-375-450-dan-525-dan-ukuran-baut/">kastela 525.</a></li>
<li>Balok anak = WF 250 atau kastela 300.</li>
</ol>
<p>Bilamana Anda menghendaki. Selain menggunakan baja WF, balok dak bentang 8 meter juga bisa memakai baja H-beam. Yakni H-beam 300 dan 200. Hal ini justru menghemat pemakaian plat buhul. Serta ruangan pada bagian bawah dak makin lapang. Sebab space untuk balok H-beam lebih sedikit. (Perhatikan beda tinggi balok induk antara WF, baja kastela dan H-beam).</p>
<h2>Untung rugi menggunakan lantai dak beton</h2>
<p>Selain lantai beton, dak baja juga sering diaplikasikan dengan lantai plat bordes, tripleks, panel GRC dan sebaginya. Hal itu akan berpengaruh pada beban balok dak. Karena berat beton jauh lebih besar daripada bordes. Sehingga kemungkinan besar material baja yang Anda gunakan lebih kecil.</p>
<p>Namun jangan salah. Pemasangan lantai bordes tidak boleh langsung pada balok WF. Melainkan memerlukan rangka tambahan. Sebab ukuran plat baja hanya 122&#215;244 cm. Dengan demikian, tonase rangka dak akan menjadi tambah. Jadi kesimpulannya adalah:</p>
<p>&#8220;Berat lantai memang ringan. Tapi untuk memudahkan pemasangan harus memerlukan rangka tambahan. Akhirnya pengurangan biaya pada lantai, beralih pada penambahan rangka. Oleh sebab itu, tidak otomatis biaya dak beton jauh lebih mahal daripada lantai tripleks, bordes dan yang sejenisnya&#8221;.</p>
<h2>[Penutup] Referensi dak yang telah terpasang akan lebih akurat</h2>
<p>Mempertimbangkan plus minus pemakaian satu material akan lebih baik, daripada serta merta menerapkan material pada konstruksi dak. Lebih bagus lagi, bilamana disertai dengan contoh dak besi WF yang sudah terpasang. Bukan yang masih <a href="https://teropong.id/forum/2019/12/24/arti-kata-di-atas-kertas-dalam-kamus-indonesia-inggris-adalah/">diatas kertas.</a> Alias masih dalam konsep perencanaan, atau perancangan.</p>
<p>Seperti kita ketahui. Bukan rahasia lagi kalau dalam perencanaan membutuhkan banyak referensi. Dengan tujuan agar perancangan lebih cepat dan mudah. Kemudahan yang diperoleh diantaranya adalah dalam hal menentukan: 1]. Dimensi bahan, 2]. Tata letak struktur, hingga 3]. <a href="https://arsitekta.com/proses-finishing-konstruksi-baja-secara-profesional-dan-maksimal-begini/">Finishing konstruksi.</a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/">Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Material Dak Paling Bagus Saat Ini 12+, Jangan Asal Meningkat Bangunan!</title>
		<link>https://arsitekta.com/material-dak-paling-bagus-saat-ini-12-jangan-asal-meningkat-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/material-dak-paling-bagus-saat-ini-12-jangan-asal-meningkat-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 09:45:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[bahan konstruksi dak]]></category>
		<category><![CDATA[bahan untuk dak]]></category>
		<category><![CDATA[material dak]]></category>
		<category><![CDATA[material dak paling bagus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum meningkat bangunan ketahui lebih dulu material dak paling bagus. Supaya alokasi anggaran tidak sia-sia, serta memperoleh manfaat yang maksimal. Khususnya membuat dak rumah tinggal. Saat ini bahan untuk dak memang sangat banyak. Namun tidak semua cocok dengan bangunan yang anda miliki sekarang. Oleh karena itu, jangan asal. Artikel ini sangat pas anda pelajari sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-dak-paling-bagus-saat-ini-12-jangan-asal-meningkat-bangunan/">Material Dak Paling Bagus Saat Ini 12+, Jangan Asal Meningkat Bangunan!</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum meningkat bangunan ketahui lebih dulu material dak paling bagus. Supaya alokasi anggaran tidak sia-sia, serta memperoleh manfaat yang maksimal. Khususnya membuat dak rumah tinggal. Saat ini bahan untuk dak memang sangat banyak. Namun tidak semua cocok dengan bangunan yang anda miliki sekarang. Oleh karena itu, jangan asal. Artikel ini sangat pas anda pelajari sebelum memilih bahan <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-baja-kostruksi-dak/">konstruksi dak</a>.</p>
<h2><strong>Pengertian, letak dan fungsi konstruksi dak</strong></h2>
<p>Konstruksi dak adalah satu ruang datar yang berada pada ketinggian tertentu, melekat dan menjadi satu kesatuan dengan bangunan gedung. Adapun fungsi dak sangat mudah diketahui, yakni dari tata letaknya. Terdiri dari 2 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Di dalam (sebagai bagian dari interior) gedung,</li>
<li>Atau di luar (bagian dari eksterior) bangunan.</li>
</ol>
<p>Material dak paling bagus adalah pemasangannya yang berada di dalam maupun luar bangunan. Di dalam bangunan berarti terhindar dari hujan dan terik matahari. Konstruksi dak seperti ini fungsinya sangat banyak. Antara lain loteng untuk ruang keluarga, ruang belajar/kerja dan kamar tidur. Sedangkan bila diluar bangunan, manfaat dak adalah untuk teras, atau tempat jemuran. Namun tak jarang pula, fungsinya sebagai <a href="https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/">atap kanopi.</a> Bahkan atap bangunan utama. Seperti yang terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3313 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal-300x180.jpg" alt="Atap konopi dan rumah menggunakan dak beton yang paling bagus, agar tidak bocor." width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal-300x180.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Dak-beton-rumah-tinggal.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2><strong>Jenis-jenis elemen konstruksi dak</strong></h2>
<p>Terlepas dari jenis bahan yang digunakan. Sebab konstruksi dak bagian dari sebuah gedung, maka elemennya juga sama dengan gedung. Namun tidak seluruhnya. Tapi sebagian saja. Silahkan baca tautan ini, untuk mengetahui macam-macam elemen bangunan gedung.</p>
<p>Dari sekian banyak elemen bangunan gedung, konstruksi dak hanya memiliki 5 macam elemen, yaitu:</p>
<ol>
<li>Pondasi</li>
<li>Tiang kolom</li>
<li>Balok (utama dan pembagi)</li>
<li>Lantai dak</li>
<li>Tangga</li>
</ol>
<h2><strong>Material struktur dak yang paling berkualitas 4+</strong></h2>
<p>Pondasi, tiang kolom dan balok merupakan struktur utama konstruksi dak. Sedangkan lantai dan tangga termasuk pekerjaan arsitektur atau finishing. Material dak paling bagus, untuk struktur bangunan adalah:</p>
<h3><strong>1. Baja profil</strong></h3>
<p>Hampir semua jenis baja profil cocok untuk bahan struktur dak. Terkecuali untuk pondasi. Karena elemen yang tertanam dalam tanah ini harus menggunakan beton. Hal itu sudah harga mati. Sebab tidak ada alternatif lain. Namun bila untuk bahan <a href="https://arsitekta.com/detail-sambungan-balok-baja-dengan-kolom-terbaik-begini/">balok dan kolom dak</a>, bahkan untuk lantai dan tangga pun, baja profil adalah yang paling bagus.</p>
<h3><strong>2. Cor beton</strong></h3>
<p>Struktur dak yang terbuat dari bahan cor sudah tidak asing. Banyak tutorial berbentuk video, dan artikel yang membahas tentang material satu ini. Namun jangan salah!, jenis beton yang dimaksud adalah beton bertulang. Sebab harus menggunakan besi tulangan, maka struktur dak menjadi kokoh.</p>
<h3><strong>3. Bahan dak kayu</strong></h3>
<p>Kayu juga termasuk material dak paling bagus. Sebab tampilannya eksotis, alami dan mampu menambah daya tarik bangunan. Namun kegunaannya tentu bukan untuk dak eksterior. Sebab kayu tidak tahan air. Oleh karena itu, khusus untuk dak yang berada di dalam bangunan. Hal ini pula yang menjadi <a href="https://www.jatimnetwork.com/pendidikan/pr-431239427/apa-keunggulan-dan-kelemahan-benda-yang-terbuat-dari-kayu-kunci-jawaban-halaman-14-tema-3-kelas-3-sd-mi?page=all#:~:text=terbuat%20dari%20kayu%3F-,Jawaban%3A,terserang%20rayap%20dan%20lain%20sebagainya.&amp;text=4.%20Tuliskan%20contoh%20benda%20yang%20terbuat%20dari%20kayu!">kelemahan bahan kayu.</a> Tidak seperti 2 jenis bahan sebelumnya, yang bisa anda pakai diluar maupun didalam bangunan.</p>
<h3><strong>4. Material baja ringan</strong></h3>
<p>Walau awalnya baja ringan bukan untuk bahan struktur bangunan. Namun akhir-akhir ini sering digunakan untuk itu. Termasuk bahan untuk konstruksi dak. Hal ini bisa dimaklumi, karena material logam satu ini tergolong sangat murah. Selain itu proses pengerjaannya pun mudah. Akhirnya banyak yang jatuh hati. Khusunya pemilik rumah tinggal menengah kebawah. Namun lagi-lagi, baja ringan hanya cocok untuk interior. Alis tidak boleh kena hujan. Karena mudah berkarat.</p>
<h2><strong>Material untuk lantai dak yang terkenal saat ini 8+</strong></h2>
<p>Lantai dak adalah salah satu elemen konstruksi dak yang berbentuk bidang datar, dengan ketebalan tertentu, serta terletak diatas balok dak. Material dak paling bagus untuk lantai ada 8 macam, yaitu:</p>
<h3><strong>1. Plat bordes</strong></h3>
<p>Atau sering disebut <em>Chekered Plate</em>, yaitu <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-plat-eyzerbordes-dan-kegunaan/">plat baja</a> yang berbentuk lembaran, dengan ukuran rata-rata 1.220 x 2.440 milimeter. Untuk lantai dak paling bagus adalah tebal 3,2 &#8211;  4,5 milimeter. Perlu anda ketahui, material ini hanya cocok untuk struktur dak yang terbuat dari baja profil. Serta letak dak yang berada dalam bangunan.</p>
<p>Selain itu, agar lantai tidak lendut, anda wajib memasang rangka tambahan. Yaitu sesuai dengan module ukuran lebar plat. Rangka tambahan tersebut, umumnya berukuran 610 x 1.220 atau 610 x 813,33 milimeter. Yakni menggunakan besi siku, kanal U atau CNP.</p>
<h3><strong>2. Plat beton</strong></h3>
<p>Atau <em>slab</em> beton, berdasarkan metode pemasangannya ada 2 macam, yaitu menggunakan <em>bondeck</em>, atau tanpa bondeck. Lantai plat beton yang menggunakan bondeck, tulangannya cukup 1 lapis (layer). Karena fungsi bendek pada lantai dak, selain sebagai cetakan/<em>begesting</em>. Juga berguna sebagai tulangan susut. Maka dari itu, pasangan dari bondeck (sebagai tulangan) adalah <em>wiremesh</em>.</p>
<p>Sedangkan tanpa bondeck, berarti plat beton harus menggunakan tulangan ganda (2 layer). Serta menerapkan papan cetakan, sebagai pengganti bondeck. Tulangan plat beton jenis ini umumnya menggunakan <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">besi beton</a><span style="font-size: 16px;"> polos, dan/atau ulir. Plat beton cocok untuk dak dalam bangunan, maupun yang berda diluar.</span></p>
<h3><strong>3. Panel lantai hebel</strong></h3>
<p>Yaitu material beton tanpa tulangan yang sangat ringan, dan berbentuk lembaran panel. Dengan lebar rata-rata 60 sentimeter. Sementara tersedia dengan panjang: 147, 172, 197, 222, 247, 272, 297 dan 322 sentimeter. Sedangkan tebal panel adalah 12,5; 15; 17,5 dan 20 sentimeter. Material ini paling bagus anda aplikasikan pada dak baja dan beton.</p>
<p>Agar lantai tidak rembes (meresap air). Dan dapat digunakan untuk dak, yang berada diluar bangunan. Material dak paling bagus, khususnya untuk lantai. Sebaiknya anda finishing menggunakan keramik. Sebab bila hanya mengandalkan material ini, lantai dak pasti tidak kokoh. Dan belum layak anda gunakan.</p>
<h3><strong>4. Lantai keraton</strong></h3>
<p>Keraton singkatan dari keramik beton.  Atau dalam <a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/">istilah asing</a> disebut <em>celling brick</em>. Yaitu material lantai yang terbuat dari bahan dasar beton, namun cara pembuatannya meniru metode keramik <em>komposite</em>. Material ini cocok untuk lantai dak yang menggunakan struktur beton, maupun baja.</p>
<p>Namun mirip dengan jenis lantai sebelumnya. Lantai keraton tidak kedap air. Maka dari itu, paling bagus untuk dak interior. Bukan eksterior. Apalagi hanya menerapkan finishing plester dan aci saja. Bila tidak memakai keramik, anda bisa juga menerapkan <em>waterproofing</em>. Dengan demikian lantai dak tidak bocor.</p>
<h3><strong>5. Kalsifloor</strong></h3>
<p>Atau <em>kalsideck</em>, yaitu papan lantai yang terbuat dari bahan <em>fibber</em> dan semen. Dengan ukuran tebal (t)= 20 x 1.200 x 2.400 milimeter. Selain permukaan polos, material ini memiliki varian baru. Yaitu motif serat kayu meranti. Sehingga terjamin tampilan lantai anda paling bagus. Hal itu pula yang menyebabkan material ini cocok untuk lantai dak kayu.</p>
<p>Namun demikian, karena <em>kalsifloor</em> sangat ringan. Yakni hanya 85 kg/lembar –nya. Maka cocok pula untuk konstruksi dak baja ringan. Apalagi dengan baja profil?. Pasti menjadi material dak paling bagus. Perlu anda pahami, pemasangan material ini menggunakan baut sekrup. Maka dari itu, tidak pas untuk lantai dak struktur beton.</p>
<h3><strong>6. Multipleks</strong></h3>
<p>Yaitu material yang sejenis dan ukuran lembar sama dengan <em>triplek</em>, yakni 120&#215;240 sentimeter. Disebut multipleks karena terbuat dari beberapa lapis tripleks, yang dijadikan satu. Dengan tujuan agar lebih tebal. Maka untuk lantai dak, tebal <em>multipleks</em> paling pas adalah 18 hingga 24 milimeter.</p>
<p>Pula perlu anda ketahui, menerapkan material ini sama dengan plat bordes. Harus ada tambahan rangka. Yaitu tergantung bahan struktur dak. Bila anda menggunakan baja ringan, berarti tambahan rangkanya adalah baja ringan. Demikian juga bila terbuat dari kayu atau baja profil. Maka tambahan rangka untuk multipleks adalah kayu atau rangka besi.</p>
<h3><strong>7. Plat GRC</strong></h3>
<p>Selain untuk langit-langit, dinding partisi atau <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-lisplang-dan-kegunaan-yang-wajib-anda-ketahui/">lisplang bangunan.</a> Plat GRC juga dapat anda manfaatkan sebagai lantai dak. Selain anti air, material ini juga sangat kuat dan tahan lama. Ukuran per lembarnya sama dengan plat bordes. Dan tebal bahan untuk lantai dak tersedia antara 12, 15 dan 20 milimeter.</p>
<h3><strong>8. Plat PVC</strong></h3>
<p>Atau sering disebut PVC <em>sheet board.</em> Selain dalam bentuk panel/papan, plat PVC  juga tersedia dalam ukuran lembaran (1220 x 2440) milimeter. Serta tebal material antara 1 sampai 20 milimeter. Kelemahannya adalah sangat licin. Namun <em>higenis</em>. Artinya tidak menyerap air, panas dan suara.</p>
<p>Lantai plat GRC dan PVC pun material dak paling bagus. Sebab cocok untuk eksterior maupun eksterior. Juga dapat anda terapkan pada rangka kayu, besi baja dan baja ringan. Namun cara pemasangannya sama dengan multipleks atau plat bordes. Yakni perlu tambahan rangka.</p>
<h2><strong>Macam-macam bahan tangga konstruksi dak</strong></h2>
<p>Hal yang tak kalah penting ketikan anda ingin meningkat rumah adalah tangga. Sama halnya dengan jenis bahan untuk struktur dak. Bahan untuk tangga dak juga ada 4 macam, yaitu: <a href="https://arsitekta.com/teknik-merancang-tangga-besi-minimalis-dengan-mudah-begini/">tangga besi</a>, tangga cor, kayu dan baja ringan. Lalu bagaimana cara mengkombinasikan antara tangga dengan lantai dak?.</p>
<p>Memang betul. Jangan asal!. Cara paling bagus seperti ini:</p>
<ol>
<li>Dak lantai beton, hebel dan keraton adalah sangat cocok dengan tangga beton.</li>
<li>Begitu pula dak lantai bordes, paling pas dengan tangga baja.</li>
</ol>
<p>Jenis lantai dak lainnya (kalsifloor, multipleks, plat GRC dan PVC) tergantung rangka dak. Artinya bila konstruksi dak memakai baja profil, berarti pakailah tangga besi. Demikian pula bila terbuat dari kayu atau baja ringan, maka tangga anda pakai kayu atau baja ringan.</p>
<h2><strong>[Penutup] Material lantai dak dari papan</strong></h2>
<p>Papan sangat cocok untuk bahan lantai dak. Dan tergolong material dak paling bagus. Karena pemasangannya bisa dengan struktur kayu, maupun baja profil. Namun akhir-akhir ini di kota bahan <a href="https://infopublik.id/read/163848/hutan-rakyat-mampu-menjadi-penganti-kelangkaan-bahan-baku-kayu.html#:~:text=Kelangkaan%20kayu%20disebabkan%20persediaan%20pohon,oleh%20warga%20yang%20menebang%20pohon.&amp;text=Kendala%20tersebut%2C%20antara%20lain%20kayu,warga%20agak%20enggan%20berkebun%20kayu.">kayu sangat langka.</a> Akan tetapi bagi teman-teman di daerah, yang memiliki banyak bahan kayu. Dapat mengaplikasikannya untuk konstruksi dak. Dengan begitu bukan cuma 12+, tetapi ada 13+ bahan dak bermutu bagus.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-dak-paling-bagus-saat-ini-12-jangan-asal-meningkat-bangunan/">Material Dak Paling Bagus Saat Ini 12+, Jangan Asal Meningkat Bangunan!</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/material-dak-paling-bagus-saat-ini-12-jangan-asal-meningkat-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
