<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>standar ukuran Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/standar-ukuran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/standar-ukuran/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Mar 2024 13:54:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>standar ukuran Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/standar-ukuran/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Standar Ukuran Lubang Baut Konstruksi Sesuai SNI Terbaru Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2021 21:26:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[baut konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[lubang baut]]></category>
		<category><![CDATA[sni terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[standar lubang baut menurut sni]]></category>
		<category><![CDATA[standar ukuran]]></category>
		<category><![CDATA[standar ukuran lubang baut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3242</guid>

					<description><![CDATA[<p>Standar ukuran lubang baut dan angkur, secara resmi telah ditetapkan oleh BSN (Badan Standarisasi Nasional). Dalam bentuk buku dengan kode SNI 1729-2015. Selain mengatur ukuran lubang baut, SNI ini secara umum berisi tentang Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Oleh karena itu mencapai 289 halaman. Dengan hadirnya SNI terbaru ini, berarti dengan sendirinya ketentuan-ketentuan lama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/">Standar Ukuran Lubang Baut Konstruksi Sesuai SNI Terbaru Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3244 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Baut-Konstruksi-Baja-300x267.jpeg" alt="Pemahaman dasar tentang standar ukuran lubang untuk baut konstruksi" width="300" height="267" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Baut-Konstruksi-Baja-300x267.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Baut-Konstruksi-Baja.jpeg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Standar ukuran lubang baut dan angkur, secara resmi telah ditetapkan oleh BSN (Badan Standarisasi Nasional). Dalam bentuk buku dengan kode SNI 1729-2015. Selain mengatur ukuran lubang baut, SNI ini secara umum berisi tentang Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Oleh karena itu mencapai 289 halaman. Dengan hadirnya SNI terbaru ini, berarti dengan sendirinya ketentuan-ketentuan lama sudah tidak berlaku.</p>
<h2><strong>Manfaat menerapkan dimensi lubang secara benar</strong></h2>
<p>Selain untuk kepentingan akademis, manfaat SNI 1729-2015 sangat penting  untuk pengerjaan<span style="font-size: 16px;"> konstruksi baja. Bahkan bagi usaha <a href="https://arsitekta.com/jangan-ragu-begini-tips-dan-trik-memulai-usaha-bengkel-las-teralis/">bengkel las teralis</a>. Karena tidak sekedar untuk teori, melainkan praktik langsung. Seperti anda ketahui, sekalipun tonase konstruksi sangat kecil. Pasti menggunakan material baut dan angkur. Nah, supaya kedua material ini berfungsi secara maksimal pada konstruksi. Maka anda harus menerapkan standar ukuran lubang baut secara benar.</span></p>
<h2><strong>Ketentuan SNI tentang ukuran lubang baut dan angkur</strong></h2>
<p>Menurut SNI terbaru ini, ada 4 macam type/bentuk lubang untuk baut dan angkur. Sekaligus mengatur batas maksimal ukuran lubang, antara lain:</p>
<ol>
<li>Type standar. Umumnya menjadi acuan untuk membuat lubang baut mur.</li>
<li>Type lebih/plus <em>(over size).</em></li>
<li>Bentuk oval slot-pendek. Atau sering disebut ruang bebas pendek.</li>
<li>Dan oval slot-panjang (ruang bebas panjang).</li>
</ol>
<p>Ketentuan lubang untuk masing-masing type adalah seperti tabel berikut:</p>
<p><strong><u>No :   Angkur :   Type Standar :   Type Plus :   Oval Slot-Pendek :  Oval Slot-Panjang :</u></strong></p>
<ol>
<li>M16                  Ø18                             Ø20                 18&#215;20                            18&#215;40</li>
<li>M20                 Ø22                             Ø24                 22&#215;26                            22&#215;50</li>
<li>M22                 Ø24                             Ø28                 24&#215;30                            24&#215;55</li>
<li>M24                 Ø27                             Ø30                 27&#215;32                            27&#215;60</li>
<li>M27                 Ø30                             Ø35                 30&#215;37                            30&#215;67</li>
<li>M30                 Ø33                             Ø38                 33&#215;40                            33&#215;75</li>
<li>&gt;M36              Ø+3                             Ø+8                 (Ø+3) x (Ø+10)           (Ø+3) x (2,5Ø)</li>
</ol>
<p><em><u>Catatan:</u></em></p>
<ul>
<li><em>Menampilkan tabel secara sempurna, sebaiknya anda membaca artikel ini melalui tablet, laptop atau PC. Namun demikian, anda juga dapat melihat standar ukuran lubang baut melalui gambar berikut.</em></li>
<li><em>Khusus type oval slot-pendek dan panjang. Ukuran lubang (L x P). L= lebar, sementara  P= panjang lubang.</em></li>
</ul>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3245 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Tabel-ukuran-lubang-angkur-dan-baut-Standar-SNI-300x186.jpg" alt="Tabel ukuran lubang angkur dan baut berdasarkan standar SNI 1729-2015" width="300" height="186" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Tabel-ukuran-lubang-angkur-dan-baut-Standar-SNI-300x186.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Tabel-ukuran-lubang-angkur-dan-baut-Standar-SNI.jpg 650w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2><strong>Menerapkan type lubang pada sambungan baut konstruksi</strong></h2>
<p>Cara menerapkan lubang pada sambungan baut rangka baja. Kami akan menguraikan untuk anda. Namun khusus lubang type standar dan type plus. Sedangkan bentuk lubang oval, sangat berkaitan erat dengan tumpuan. Oleh karena itu kami buat dalam artikel yang berbeda. Dan boleh anda pelajari melalui<a href="https://arsitekta.com/jenis-tumpuan-konstruksi-baja-yang-tepat-dan-metode-pelaksanaan/"> tautan ini.</a></p>
<h3><strong>1. Keunggulan dan kelemahan lubang baut type standar</strong></h3>
<p>Konstruksi baja yang terbuat dari rangka batang, serta menggunakan baut mur sebagai alat sambung. Adalah paling pas menerapkan type lubang standar. Karena toleransi ukuran lubang type ini tergolong yang paling kecil. Sehingga baut sangat kecil kemungkinan mengalami selip. Dengan demikian rangka baja menjadi kokoh, serta mampu menahan momen. Sekaligus menyalurkan momen tersebut pada rangka konstruksi yang lebih kuat.</p>
<p>Sedangkan kelemahan lubang baut type standar juga ada. Yaitu pada saat pemasangan konstruksi baja. Awalnya adalah proses pengeboran lubang baut tidak tepat pada tempatnya. Atau bergeser dalam hitungan milimeter, dari titik sambung yang semestinya. Maka dipastikan <a href="https://arsitekta.com/baut-konstruksi-baja-yang-benar-begini/">baut mur</a> tidak bisa terpasang dengan sempurna. Akhirnya, beberapa orang merubah lubang menjadi oval.</p>
<h3><strong>2. Kekurangan dan kelebihan dimensi lubang baut type plus</strong></h3>
<p>Berbeda dengan lubang baut type plus <em>(oversize).</em> Sangat rentan mengalami selip. Dan memicu timbulnya reaksi geser dan tumpu, secara bersama-sama pada satu baut. Hal tersebut terjadi, karena rongga yang tersisa antara baut dan lubang cukup besar. Akhirnya konstruksi menjadi lemah dan tidak kokoh. Serta besar kemungkinan akan mengalami lentur.</p>
<p>Selain memiliki kekurangan, ternyata standar ukuran lubang baut type plus punya kelebihan. Yakni <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/">pemasangan baut</a> mur sangat mudah. Sekalipun terjadi kesalahan pada waktu pengeboran. Baut kemungkinan besar masih bisa terpasang. Alasannya karena diameter lubang jauh lebih besar dari baut, yaitu ≤ 4 milimeter. Selain untuk baut mur, ukuran lubang type plus juga sering diterapkan pada angkur baja. Khusunya untuk tumpuan jepit dan sendi.</p>
<h2><strong>Tips mengaplikasikan lubang baut type standar </strong></h2>
<p>Sebelum anda menerapkan lubang baut type standar pada rangka baja. 4 hal ini perlu anda pertimbangkan, antara lain:</p>
<h3><strong>a. Ukuran dalam gambar kerja harus akurat</strong></h3>
<p>Ketika pemasangan baut dilapangan mengalami kesulitan. Berarti pelaksanaan pabrikasi ada yang tidak benar. Namun, setelah diselidiki proses pabrikasi ternyata sudah sesuai metode. Berarti yang salah adalah gambar kerja. Maka untuk menghindari kejadian seperti ini. Ukuran-ukuran dalam gambar kerja harus akurat. Oleh sebab itu, mustahil anda dapat membuat lubang baut type standar, kalau gambar kerja anda asal-asalan.</p>
<h3><strong>b. Keseragaman type lubang pada semua rangka baja</strong></h3>
<p>Misalnya anda hendak melaksanakan pabrikasi rangka <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-baut-siku-cremona-ala-tukang-ternyata-beda/">cremona siku.</a> Dan menurut ketentuan SNI 1729-2015, lubang bautnya adalah type standar. Untuk itu anda harus menjamin keseragaman lubang. Keseragaman artinya menerapkan standar ukuran lubang baut dengan type yang sama, pada seluruh komponen dan rangka baja.</p>
<h3><strong>c. Ukuran mata bor besi harus sesuai dengan type lubang</strong></h3>
<p>Berikutnya yang wajib anda pertimbangkan adalah ketersediaan mata bor. Juga salah satu faktor penentu berhasil tidaknya anda menerapkan type lubang standar. Jika gambar oke, komitmen untuk men-seragam-kan type lubang juga mantap. Namun apakah mata bor sudah tersedia, serta sesuai dengan ketentuan?. Oleh karena itu pastikan terlebih dahulu.</p>
<h3><strong>d. Jenis baut mur yang anda pakai harus sama</strong></h3>
<p>Hal ini tidak berdampak begitu besar. Namun penting anda pertimbangkan. Antara baut baja (HTB atau A-325) dan baut hitam berpengaruh pada kekuatan konstruksi. Seperti anda ketahui baut baja tidak full drat. Sehingga bisa terpasang secara rapat pada rangka. Sedangkan baut hitam sebaliknya. Karena memiliki drat ulir yang penuh. Maka antara batang baut dengan rangka tidak menyatu. Melainkan hanya mengandalkan kekuatan mur. Artinya di dalam lubang baut masih ada <em>space </em>yang kosong.</p>
<h2><strong>[Penutup] Peran <em>aplikator</em> baja yang berpengalaman </strong></h2>
<p>Walau belum menyentuh hingga teknik pelaksanaan. SNI terbaru ini wajib dijadikan acuan pada seluruh <a href="https://arsitekta.com/proyek-konstruksi-indonesia-kehilangan-14-baja-profil-%C2%BD-abad-lalu/">proyek konstruksi</a> Indonesia. Hanya memang harus ada <em>mentoring. </em>Yaitu dari <em>aplikator </em>baja yang berpengalaman. Bukan yang ahli iya.. hehe. Ahli belum tentu pengalaman. Tetapi yang pengalaman sudah pasti seorang ahli.</p>
<p>Oh ya, satu lagi sobat. Ukuran lubang type standar maupun type plus, menurut ketentuan ini berarti tidak diperkenankan anda rubah. Artinya jika terjadi kesalahan pengeboran, maka lubang jangan anda <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Oval">oval</a>. Itu baru namanya menerapkan keseragaman. Demikian penjelasan mengenai standar ukuran lubang baut, menurut SNI 1729-2015.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/">Standar Ukuran Lubang Baut Konstruksi Sesuai SNI Terbaru Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/standar-ukuran-lubang-baut-konstruksi-sesuai-sni-terbaru-begini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Standar Ukuran dan Berat Komponen Struktural Serta Arsitektural Baja</title>
		<link>https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 10:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[berat baut mur]]></category>
		<category><![CDATA[berat komponen struktur baja]]></category>
		<category><![CDATA[berat rata-rata konstruksi baja]]></category>
		<category><![CDATA[standar ukuran]]></category>
		<category><![CDATA[standar ukuran dan berat material baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika anda berhadapan dengan calon klien. Katakanlah sedang presentasi. Pasti anda menyiapkan ‘amunisi’ sebanyak mungkin. Misalnya standar ukuran dan berat. Atau spesifikasi barang yang anda tawarkan. Dengan harapan melalui pemaparan yang anda sampaikan. Sang klien puas dan tertarik. Lalu kemudian membeli produk anda. Demikian halnya untuk menawarkan jasa pekerjaan konstruksi baja. Paling tidak anda memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/">Standar Ukuran dan Berat Komponen Struktural Serta Arsitektural Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-2990 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/berat-rata-rata-komponen-struktur-baja-300x195.jpg" alt="Memiliki standar ukuran dan berat baja sangat berguna untuk marketing baja" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/berat-rata-rata-komponen-struktur-baja-300x195.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/berat-rata-rata-komponen-struktur-baja.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ketika anda berhadapan dengan calon klien. Katakanlah sedang presentasi. Pasti anda menyiapkan ‘amunisi’ sebanyak mungkin. Misalnya standar ukuran dan berat. Atau spesifikasi barang yang anda tawarkan. Dengan harapan melalui pemaparan yang anda sampaikan. Sang klien puas dan tertarik. Lalu kemudian membeli produk anda.</p>
<p>Demikian halnya untuk menawarkan jasa pekerjaan konstruksi baja. Paling tidak anda memiliki standar ukuran dan berat komponen struktur baja. Lengkap dengan pekerjaan-pekerjaan rangka baja lainnya. Sehingga setiap kali owner bertanya tentang spesifikasi, dimensi atau tonase baja. Anda dapat menerangkan secara gamblang. Hal itu sekaligus sebagai kredit poin. Yang menunjukkan bahwa anda benar-benar profesional.</p>
<h2><strong>Daftar komponen struktur serta berat material</strong></h2>
<p>Berikut standar ukuran dan berat <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">komponen struktur baja</a>.</p>
<h3><strong>1. Jenis-jenis dan ukuran angkur baja</strong></h3>
<p>Ada 4 macam jenis angkur yang gunakan untuk pekerjaan struktur. Berat masing-masing material terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Ø16 x 600 mm     = 0,95 kg/buah</li>
<li>Ø19 x 750 mm     = 1,68 kg/buah</li>
<li>Ø22 x 800 mm    = 2,39 kg/buah</li>
<li>Ø25 x 1.000 mm = 3,85 kg/buah</li>
</ol>
<p>Bila anda menginginkan panjang angkur berbeda dari ukuran tersebut. Misalnya Ø16 x 800 mm. maka untuk menghitung berat angkur tersebut, caranya adalah: (0,95:0,60) x 0,80 = 1,26 kg. Hasilnya pasti sama dengan menggunakan <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">tabel besi beton</a>.</p>
<h3><strong>2. Standar ukuran pelat landas</strong></h3>
<p>Sedikitnya ada 9 jenis baja profil WF, serta 7 macam H-Beam. Yang harus menggunakan komponen pelat landas. Saat anda fungsikan sebagai kolom struktur. Jumlah tersebut kemungkinan berbeda dengan tabel baja pada umumnya. Karena beberapa ukuran sudah tidak populer lagi saat ini. Dengan demikian 14 macam profil berikut. Adalah yang paling banyak gunakan pada proyek baja.</p>
<h4><strong>a. Ukuran pelat landas kolom WF</strong></h4>
<p>Berikut ini standar ukuran dan berat pelat landas, untuk kolom baja yang terbuat dari profil WF. Cara membaca daftar ini adalah (T x L x P), kemudian peruntukan (ukuran kolom) dan berat material.</p>
<ol>
<li>T=8 x100x200 mm (WF 150x75x5x7)                   = 1,30 kg/buah</li>
<li>T=8 x150x250 mm (WF 200x100x5,5&#215;8)            = 2,42 kg/buah</li>
<li>T=10 x200x300 mm (WF 250x125x6x9)             = 4,86 kg/buah</li>
<li>T=10 x200x350 mm (WF 300x150x6,5&#215;9)          = 5,67 kg/buah</li>
<li>T=12 x250x400 mm (WF 350x175x7x11)              = 9,72 kg/buah</li>
<li>T=14 x250x450 mm (WF 400x200x8x13)            = 12,76 kg/buah</li>
<li>T=14 x300x500 mm (WF 450x200x9x14)            = 17,01 kg/buah</li>
<li>T=16 x300x550 mm (WF 500x200x10x16)          = 21,37 kg/buah</li>
<li>T=20 x400x650 mm (WF 588x300x12x20)         = 42,12 kg/buah</li>
</ol>
<h4><strong>b. Ukuran pelat landas untuk H-Beam</strong></h4>
<p>Sama halnya dengan <em>plendes</em> kolom WF. Kolom <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-h-beam-dan-kegunaan-bahan/">baja H-Beam</a> juga memiliki standar ukuran dan berat, seperti berikut:</p>
<ol>
<li>T=10 x200x200 mm (H-Beam 150x150x7x10)       = 3,24 kg/buah</li>
<li>T=12 x225x225 mm (H-Beam 175x175x7x11)           = 4,92 kg/buah</li>
<li>T=12 x250x250 mm (H-Beam 200x200x8x12)       = 6,08 kg/buah</li>
<li>T=14 x 300&#215;300 mm (H-Beam 250x250x9x14)       = 10,21 kg/buah</li>
<li>T=16 x 350&#215;350 mm (H-Beam 300x300x10x15)     = 15,87 kg/buah</li>
<li>T=19 x 400&#215;400 mm (H-Beam 350x350x12x19)     = 24,61 kg/buah</li>
<li>T=22 x 450&#215;450 mm (H-Beam 400x400x13x21)     = 36,07 kg/buah</li>
</ol>
<h3><strong>3. Ragam ukuran pelat lekat</strong></h3>
<p>Tanpa mengurangi eksistensi perhitungan struktur. Kala menentukan dimensi material. Ada cara yang mudah untuk menentukan ukuran (L x P) pelat lekat. Baik untuk balok yang terbuat dari profil WF maupun H-Beam, yaitu:</p>
<p><strong>L = lebar <em>flange</em> (b) dan P = 2 x tinggi <em>web</em> (h)</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2991 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Gambar-profil-HBeam-dan-IWF-300x234.jpg" alt="Profil baja WF dan H-Beam berguna sebagai acuan untuk menentukan ukuran pelat lekat" width="300" height="234" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Gambar-profil-HBeam-dan-IWF-300x234.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Gambar-profil-HBeam-dan-IWF.jpg 440w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Aplikasi ukuran pelat sambung <a href="https://arsitekta.com/tabel-baja-profil-iwf-dan-kegunaan-bahan/">baja profil WF</a>, serta berat satuan adalah:</p>
<ol>
<li>T=8x75x300 mm     = 1,46 kg/buah; adalah untuk WF 150&#215;75</li>
<li>T=8x100x400 mm  = 2,60 kg/buah; yaitu untuk WF 200&#215;100</li>
<li>T=10x125x500 mm = 5,06 kg/buah;           (WF 250&#215;125)</li>
<li>T=10x150x600 mm = 7,29 kg/buah;           (WF 300&#215;150)</li>
<li>T=12x175x700 mm   = 11,91 kg/buah;         (WF 350&#215;175)</li>
<li>T=14x200x800 mm = 18,14 kg/buah;         (WF 400&#215;200)</li>
<li>T=14x200x900 mm = 20,41 kg/buah;         (WF 450&#215;200)</li>
<li>T=16x200x1.000 mm = 25,90 kg/buah;      (WF 500&#215;200)</li>
</ol>
<p>Sengaja tidak kami uraikan ukuran pelat lekat untuk baja H-Beam. Karena umumnya material ini kegunaannya adalah untuk tiang kolom. Bukan sebagai balok. Namun demikian anda dapat mengetahui standar ukuran dan berat pelat sambung. Dengan metode sama seperti pelat sambung baja WF. Silahkan perhatikan dimensi pelat baja pada masing-masing profil.</p>
<h3><strong>4. Berat satuan sepatu gording</strong></h3>
<p>Ketentuan ukuran sepatu gording adalah terletak pada ukuran material gording. Hingga saat ini jenis bahan yang paling populer untuk gording adalah profil CNP. Yaitu yang berukuran CNP 125; 150 dan CNP 200. Sementara itu tebal pelat baja untuk dudukan gording adalah T= 6 mm. Dan ukuran ini berlaku untuk semua jenis gording, seperti berikut ini:</p>
<ol>
<li>Plat T=6 x100x125 mm =  0,61 kg/buah</li>
<li>Plat T=6 x120x150 mm = 0,88 kg/buah</li>
<li>dan plat T=6 x150x200 mm = 1,46 kg/buah</li>
</ol>
<h3><strong>5. Jenis-jenis ukuran pelat rib <em>(stiffner)</em></strong></h3>
<p>Ukuran (L x P) rib baja adalah sama dengan profil (b x h). Sementara tebal pelat rib (T) ≥ tebal <em>web </em>(t1). Berikut ini adalah contoh standar ukuran dan berat rib baja.</p>
<ol>
<li>Untuk WF 150 menggunakan pelat T=6x75x150 mm = 0,55 kg/buah</li>
<li>Untuk WF 400 menggunakan pelat T=8x200x400 mm = 5,19 kg/buah</li>
<li>Pada H-Beam 200 memakai rib T=8x200x200 mm = 2,60 kg/buah</li>
<li>Pada H-Beam 300 memakai rib T=10x300x300 mm = 7,29 kg/buah</li>
</ol>
<h3><strong>6. Berat baut mur dan ring pelat</strong></h3>
<p>Berikut standar ukuran dan berat baut baja (HTB/A-325). Lengkap dengan pelat ring, yaitu:</p>
<ol>
<li style="list-style-type: none;">
<ol>
<li>Ø1/2&#215;1” = 0,08 kg/pcs</li>
<li>Ø1/2&#215;1,5” = 0,10 kg/pcs</li>
<li>Ø1/2&#215;2” = 0,14 kg/pcs</li>
<li>Ø5/8&#215;1,5” = 0,15 kg/pcs</li>
<li>Ø5/8&#215;2” = 0,20 kg/pcs</li>
<li>Ø5/8&#215;2,5” = 0,24 kg/pcs</li>
<li>Ø5/8&#215;3” = 0,30 kg/pcs</li>
<li>Ø3/4&#215;2,5” = 0,34 kg/pcs</li>
<li>Ø3/4&#215;3” = 0,41 kg/pcs</li>
<li>Ø7/8&#215;2,5” = 0,44 kg/pcs</li>
<li>Ø7/8&#215;3” = 0,53 kg/pcs</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Sementara itu untuk keperluan angkur dan <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-trekstang-baja-bagian-1-4/">trekstang baja</a>. Anda harus menyediakan mur sebagai pengikat komponen tersebut. Berikut ini ragam ukuran mur serta berat satuan, antara lain:</p>
<ol>
<li>Ø1/2” = 0,01 kg/pcs</li>
<li>Ø5/8” = 0,07 kg/pcs</li>
<li>Ø3/4” = 0,13 kg/pcs</li>
<li>Ø7/8” = 0,19 kg/pcs</li>
</ol>
<h2><strong>Berat rata-rata konstruksi baja</strong></h2>
<p>Konstruksi gudang lengkap dengan rangka talang, <a href="https://arsitekta.com/windfree-dan-lisplang-baja-wajib-anda-ketahui-faktanya-begini/">windfree atau lisplang</a>. Yang terbuat dari kolom dan kuda-kuda WF. Memiliki berat rata-rata sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Bentang &lt; 20 meter   = 18,75 kg/m²</li>
<li>Bentang 20-35 meter = 22,80 kg/m²</li>
<li>Dan bentang &gt; 35 meter = 25,60 kg/m²</li>
</ol>
<p>Sementara konstruksi gudang, yang menggunakan kuda-kuda baja kastela. Dengan ukuran berikut ini, memiliki tonase sekitar:</p>
<ol>
<li>Bentang 30-45 meter       = 23,50 kg/m²</li>
<li>Bentang 45-60 meter       = 26,80 kg/m²</li>
<li>Dan bentang &gt; 60 meter = 30,20 kg/m²</li>
</ol>
<h2><strong>Standar berat konstruksi dak baja</strong></h2>
<p>Konstruksi dak baja dengan spesifikasi berikut. Memiliki standar ukuran dan berat rata-rata:</p>
<ol>
<li>Seluruh konstruksi dak terbuat dari baja WF. Dengan jarak tiang kolom normal, yaknis @6,0 meter. Maka memiliki bobot sekitar 35-40 kg/ m²</li>
<li>Bila konstruksi dak terbuat dari kombinasi profil WF dan baja kastela. Serta jarak antar tiang &gt;8,0 meter. Memiliki bobot antara 55-60   kg/ m²</li>
</ol>
<h2><strong>Standar tonase rangka atap</strong></h2>
<p>Rangka atap baja dengan 3 model berikut, memiliki berat rata-rata:</p>
<ol>
<li>Kuda-kuda cremona siku                  = 40-50 kg/m²</li>
<li>Kuda-kuda baja WF                           = 32-42 kg/m²</li>
<li>Dan kuda-kuda pipa (lengkung)     = 35-40 kg/m²</li>
</ol>
<h2><strong>Berat rata-rata pekerjaan arsitektural baja</strong></h2>
<p>4 jenis pekerjaan arsitektural baja  memiliki berat rata-rata, sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Konstruksi tangga L= 900 mm         = 75,0  kg/m</li>
<li>Konstruksi tangga L= 1.200 mm      = 100,0 kg/m</li>
<li>Reiling tangga T=900 mm                  = 31,74 kg/m</li>
<li>Kanopi baja pakai <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-stal-kotak-yang-terbaik-untuk-bahan-bangunan/">besi stal kotak</a>      = 10-15 kg/m²</li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup] Manfaat daftar ini bagi marketing </strong></h2>
<p>Demikian uraian daftar ukuran dan berat komponen struktural serta arsitektural baja. Semua berat baja yang tercantum dalam artikel ini bersumber dari data pribadi. Dan sifatnya tidak mutlak. Oleh karena itu jangan anda gunakan sebagai dasar untuk mengajukan <a href="https://arsitekta.com/seperti-ini-jenis-penawaran-harga-proyek-baja/">penawaran harga</a>. Apalagi untuk negosiasi harga. Melainkan hanya sebagai bahan presentasi saja.</p>
<p>Terakhir, mungkin saja terjadi perbedaan berat/tonase dengan pengalaman anda. Hal itu sangat wajar. Karena setiap ‘koki’ tentu memiliki resep yang berbeda. Juga seperti kata pepatah yang mengatakan: lain lubuk lain ikannya. Harus kita sadari perbedaan tersebut faktornya pasti banyak. Namun demikian dengan adanya daftar ukuran dan berat baja ini. Teman-teman <a href="https://glints.com/id/lowongan/apa-itu-marketing/#.YOV5Z5gzbIU">marketing</a> konstruksi baja bisa terbantu.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/">Standar Ukuran dan Berat Komponen Struktural Serta Arsitektural Baja</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/standar-ukuran-dan-berat-komponen-struktural-serta-arsitektural-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
