<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sandblasting Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/sandblasting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/sandblasting/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 May 2022 17:41:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>sandblasting Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/sandblasting/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Proses Sand Blasting Baja dan Syarat-syarat Yang Harus Dipenuhi</title>
		<link>https://arsitekta.com/proses-sand-blasting-baja-dan-syarat-syarat-yang-harus-dipenuhi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/proses-sand-blasting-baja-dan-syarat-syarat-yang-harus-dipenuhi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 17:41:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[AHSP sandblasting]]></category>
		<category><![CDATA[proses sand blasting material baja]]></category>
		<category><![CDATA[sand blasting]]></category>
		<category><![CDATA[sandblasting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3940</guid>

					<description><![CDATA[<p>Proses sand blasting baja harus dilakukan dengan cara tepat. Dan orang yang tepat. Supaya hasilnya bagus. Serta tidak mengakibatkan dampak buruk terhadap kesehatan pekerja, maupun masyarakat sektiar. Oleh sebab itu, kontraktor yang ditunjuk melakukan sand blasting harus profesional. Serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan alam. Selengkapnya mengani syarat-syarat pekerjaan, adalah terurai dalam artikel ini. Ketentuan dasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/proses-sand-blasting-baja-dan-syarat-syarat-yang-harus-dipenuhi/">Proses Sand Blasting Baja dan Syarat-syarat Yang Harus Dipenuhi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Proses <a href="https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/"><em>sand blasting</em></a> baja harus dilakukan dengan cara tepat. Dan orang yang tepat. Supaya hasilnya bagus. Serta tidak mengakibatkan dampak buruk terhadap kesehatan pekerja, maupun masyarakat sektiar. Oleh sebab itu, kontraktor yang ditunjuk melakukan sand blasting harus profesional. Serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan alam. Selengkapnya mengani syarat-syarat pekerjaan, adalah terurai dalam artikel ini.</p>
<h2>Ketentuan dasar tentang pelaksanaan sand blasting</h2>
<p>Guna memperoleh kualitas sand blasting yang bagus. Sekaligus tidak menimbulkan<br />
dampak buruk terhadap kesehatan. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:<br />
1. Tingkat kebersihan permukaan sesuai dengan Sa 2,5 atau SSPC-SP 10<br />
2. Mesin kompresor dengan daya 1.000-6.000 Psi<br />
3. Ukuran <em>nozzel</em> adalah 9,5 mm<br />
4. Tekanan udara semprot (tembak) minimal 689 kPa<br />
5. Alat kerja bantu dan K3 sand blasting harus lengkap<br />
6. Lokasi pelaksanaan sand blasting bebas angin dan hujan</p>
<h3><strong>A. Jenis-jenis alat kerja sandblasting yang harus dilengkapi</strong></h3>
<p>Walau tidak dicantumkan secara detail dalam <a href="https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/">AHS sanblasting</a>. Namun peralatan kerja sudah termasuk dalam harga satuan. Oleh sebab itu, harus dilengkapi. Setelah itu, proses sand blasting baja baru dapat dimulai. Jenis-jenis alat kerja adalah:<br />
1. Baju pelindung <em>(safety clothes)</em><br />
2. Kaca mata penutup wajah <em>(face shield)</em><br />
3. Masker<br />
4. Penutup telinga<br />
5. Sarung tangan kulit<br />
6. Helm kerja<br />
7. Sepatu kulit</p>
<h3>B. Mesin sand blasting yang memenuhi syarat</h3>
<p>Atau dalam<a href="https://arsitekta.com/119-lebih-istilah-asing-dalam-konstruksi-baja/"> istilah asing</a> disebut sand blasting machine. Jenisnya sangat banyak. Bahkan ada dalam bentuk mini. Tentu mesin tersebut tidak cocok untuk konstruksi baja. Karena daya semprot tidak sesuai dengan ketentuan. Contoh mesin sand blasting yang bagus, seperti gambar berikut.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3941 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Mesin-sand-blasting-300x178.jpg" alt="2 buah contoh sand blasting machine. Sangat cocok untuk pelaksanaan sandblasting baja" width="300" height="178" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Mesin-sand-blasting-300x178.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Mesin-sand-blasting.jpg 350w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><em>Keterangan gambar:</em><br />
[1]. Mesin sand blasting portable. Cocok untuk pelaksanaan sandblasting di lapangan/proyek.<br />
[2]. Mesin sand blasting non portable. Cocok untuk proses sand blasting baja di workshop.</p>
<h2>Persiapan pelaksanaan sand blasting dan langkah-langkahnya</h2>
<p>Persiapan sandblasting dilakukan oleh team yang bertugas untuk pekerjaan tersebut. Umumnya terdiri dari pekerja, tukang blasting<em> (blaster man)</em> dan di kepalai oleh seorang mandor. Langkah-langkah persiapan antara lain:</p>
<h3>1. Menyiapkan lokasi kerja yang nyaman dan aman</h3>
<p>Syarat utama untuk menentukan lokasi pelaksanaan sand blasting ada 2, yaitu: 1].Nyaman bagi pekerja, dan 2].Aman bagi masyarakat sekitar, serta lingkungan alam. Maka dari itu, sedapat mungkin harus mencegah polusi udara, meminimalisir suara bising, serta tidak melakukan pencemaran terhadap tanah dan air. Teknisnya bagaimana?.<br />
1. Proses sand blasting baja harus dalam ruangan yang tertutup<br />
2. Suara mesin kompresor di endapkan di dalam tanah, atau air.<br />
3. Menyiapkan lokasi sand blasting sejauh mungkin dari permukiman.<br />
4. Membuat tempat pembuangan <a href="https://environment-indonesia.com/articles/4-jenis-limbah-berdasarkan-wujudnya/#:~:text=Pengelompokan%20Limbah%20Berdasarkan%20Bentuk%20atau,limbah%20gas%20dan%20limbah%20suara.">limbah</a>.</p>
<h3>2. Menyiapkan mesin sand blasting dan kompresor angin</h3>
<p>Kompresor sebagai sumber energi angin, harus dihubungkan dengan mesin sand blasting dengan menggunakan selang khusus. Oleh sebab itu, selang harus terpasang dengan sempurna dan kencang. Supaya tekanan angin bisa maksimal. Dan pelaksanaan sand blasting berjalan dengan lancar. Sistem kerja kedua mesin tersebut, seperti terlihat pada gambar berikut.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3929 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi-300x199.jpg" alt="Proses pelaksanaan sand blasting pada material konstruksi baja" width="300" height="199" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi-300x199.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>3. Menghitung kebutuhan bahan abrasives blasting</h3>
<p>Pasir silika sebagai bahan abrasives blasting yang terbaik. Harus Anda hitung secara cermat. Supaya pada saat proses sand blasting baja berlangsung, jangan sampai kurang. Cara menghitung kebutuhan pasir silika sangat mudah.</p>
<p>Misalnya, untuk membersihkan 1 batang <a href="https://arsitekta.com/balok-baja-wf-ragam-jenis-dan-kegunaannya-pada-bangunan/">baja WF</a> 500x200x10x16. Luas penampang WF tersebut adalah 21,60 m². Sementara koefisien pasir silika sebesar 12,69 kg/m². Maka, Anda membutuhkan pasir silika sebanyak:<br />
= 21,60 : 12,69<br />
= 1,70 Kg.</p>
<h2>Prosedur sandblasting baja konstruksi yang benar</h2>
<p>Material baja yang telah selesai melalui proses pabrikasi. Sebaiknya langsung mendapat proses sand blasting. Supaya tidak sempat terjadi karat. Karena selama pabrikasi, material baja telah melalui banyak rekayasa bentuk. Antara lain melalui proses pemotongan, pengeboran serta pengelasan.</p>
<p>Langkah-langkah melakukan sandblasting adalah:<br />
1. Memakai perlengkapan safety,<br />
2. Menyiapkan dan membersihkan lokasi kerja<br />
3. Meletakkan material baja pada lokasi sandblasting<br />
4. Menyiapkan mesin sand blasting<br />
5. Memasukkan pasir silika ke dalam bak tampung<em> (pressure tank)</em><br />
6. Membuka katup bak tampung.<br />
7. Menghidupkan mesin kompresor<br />
8. Menyemprotkan pasir silika secara merata, dan sesuai dengan ketentuan tekan (angin).<br />
9. Mengarahkan ujung <em>nozzel</em> keseluruh permukaan baja.<br />
10. Pastikan seluruh material baja telah bersih. Kemudian material tersebut dipindah ke tempat lain. Guna pelaksanaan pengecatan.<br />
11. Lakukan kembali langkah nomor 8-10, untuk melanjutkan proses sand blasting baja berikutnya. Hingga selesai.</p>
<h2>Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sandblasting</h2>
<p>Layaknya membersihkan lantai yang lapang, hasilnya pasti berbeda dengan lantai yang sempit dan banykan sekat-sekat. Demikian pula dalam melaksanakan sandblasting pada material baja. Misalnya pelaksanaan sand blasting pada balok, atau <a href="https://arsitekta.com/cara-menyambung-kolom-wf-dan-h-beam-begini-baru-unik/">kolom WF.</a> Pengerjaannya pasti lebih mudah, dan kualitasnya pasti lebih bagus. Daripada baja profil gabungan, regel, rangka lisplang dan sebagainya.</p>
<p>Maka dari itu, semua pihak yang terkait. Harus menyadari ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas kebersihan permukaan baja. Antara lain:<br />
1. Jenis material; Berukuran besar atau kecil. Bulat atau flat.<br />
2. Bentuk konstruksi; Lurus atau melengkung. Single frame atau rangka batang.<br />
3. Kondisi awal material; Baru atau bekas. Telah pernah di cat atau belum, dan seterusnya.<br />
4. Fasilitas tempat sand blasting; Sangat lengkap atau hanya memadai.<br />
5. Penerangan dalam ruang sand blasting; Pas-pasan atau terang benderang.<br />
6. Suplai bahan/alat bantu kerja; Lancar atau lambat. Dan,<br />
7. Jam terbang tukang; Pemula atau profesional/pengalaman.</p>
<h2>Dampak negatif sand blasting pada kesehatan dan lingkungan</h2>
<p>Pasir silika berdasarkan penelitian oleh salah satu universitas dalam negeri, pada tahun 2000. Dipercaya dapat mengakibatkan penyakit <a href="https://hellosehat.com/pernapasan/pernapasan-lainnya/penyakit-silikosis-adalah/">kanker silikosis</a>. Penyakit ini sangat berbahaya, karena menyerang alat saluran pernapasan. Serta merusak paru-paru. Terutama tenaga kerja yang terlibat langsung pada proses sand blasting baja. Namun demikian, dengan penggunaan <em>Health Safety Eguipment</em> (HSE/K3), resiko tersebut dapat dicegah. Sehingga pekerja tidak perlu khawatir terkena penyakit.</p>
<p>Selain resiko terhadap kesehatan manusia. Pasir silika bekas, ternyata termasuk B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Karena mengandung unsur Si dan Fe. Oleh sebab itu, tidak boleh langsung dibuang ke saluran. Melainkan harus Anda tampung pada tempat khusus. Dari tempat tersebut, selanjutnya dipindah untuk melalui proses treatment. Dengan demikian limbah sand blasting tidak mengakibatkan <a href="https://kumparan.com/berita-update/pencemaran-lingkungan-jenis-dampak-dan-cara-penanggulangannya-1v0a4DPAlbm/1">pencemaran lingkungan</a>.</p>
<h2>[Penutup] Jumlah tenga kerja sanblasting dan job description</h2>
<p>Untuk melaksanakan pekerjaan sand blasting setidaknya memerlukan 4 orang tenaga kerja. Yaitu terdiri dari:<br />
a. 2 orang pekerja<br />
b. 1 orang tukang blasting<br />
c. 1 orang mandor</p>
<p>Pekerja bertugas untuk menyiapkan bahan abrasives, peralatan kerja, serta material baja yang akan di sand blasting. Sementara tukang blasting tugasnya adalah membersihkan permukaan material. Dengan cara menyemprotkan pasir silika bertekanan tinggi. Sedangkan mandor, bertugas mengawasi proses sand blasting baja.</p>
<p>Pertanyaannya, bagaimana jikalau baja konstruksi yang akan dibersihkan sangat banyak. Sementara<a href="https://arsitekta.com/time-schedule-proyek-baja-lengkap-realistis/"> time schedulle</a> sangat mepet?. Ayo teman-teman, silahkan bubuhkan jawaban Anda dalam kolom komentar. Atas jawabannya, penulis mengucapkan terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/proses-sand-blasting-baja-dan-syarat-syarat-yang-harus-dipenuhi/">Proses Sand Blasting Baja dan Syarat-syarat Yang Harus Dipenuhi</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/proses-sand-blasting-baja-dan-syarat-syarat-yang-harus-dipenuhi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AHS Sand blasting Yang Benar dan Cara Membuatnya Dari Awal</title>
		<link>https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 13:10:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[AHSP sandblasting]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan sandblasting]]></category>
		<category><![CDATA[sand blasting]]></category>
		<category><![CDATA[sandblasting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3928</guid>

					<description><![CDATA[<p>AHS sand blasting artinya kalkulasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan sand blasting pada suatu konstruksi. Meliputi kebutuhan bahan, alat dan tenaga kerja. Biaya-biaya tersebut, umumnya dihitung untuk setiap 1 m² permukaan benda yang dibersihkan. Cara membuat AHS yang benar bagaimana?. Tenang. Jawabannya Anda temukan di sini. &#160; Kepanjangan AHS dan kegunaannya AHS singkatan dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/">AHS Sand blasting Yang Benar dan Cara Membuatnya Dari Awal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3929 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi-300x199.jpg" alt="Proses pelaksanaan sand blasting pada material konstruksi baja" width="300" height="199" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi-300x199.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Proses-sand-blasting-baja-konstruksi.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>AHS <a href="https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/">sand blasting</a> artinya kalkulasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan sand blasting pada suatu konstruksi. Meliputi kebutuhan bahan, alat dan tenaga kerja. Biaya-biaya tersebut, umumnya dihitung untuk setiap 1 m² permukaan benda yang dibersihkan. Cara membuat AHS yang benar bagaimana?. Tenang. Jawabannya Anda temukan di sini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kepanjangan AHS dan kegunaannya</strong></h2>
<p>AHS singkatan dari Analisa Harga Satuan. Sering pula disebut dengan AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan). Pembuatan AHS/AHSP terbagi 2. Yaitu pada saat perancangan bangunan, dan tender proyek. Bedanya begini.</p>
<p>Pada saat perancangan bangunan, AHS disusun oleh konsultan perencana. Bertujuan untuk menghitung RAB bangunan. Kemudian AHS tersebut di jadikan acuan untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang tender. Umumnya, adalah kontraktor yang mengajukan <a href="https://arsitekta.com/seperti-ini-jenis-penawaran-harga-proyek-baja/">penawaran harga</a> lebih rendah. Harap dicatat teman-teman. Bukan yang paling rendah iya!. Melainkan lebih rendah.</p>
<p>Sedangkan AHS tender proyek adalah dibuat oleh kontraktor, yang turut serta dalam proses tender. AHS tersebut nantinya sekaligus berguna sebagai RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan). Manakala sang kontraktor ditetapkan sebagai pemenang lelang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Nilai koefisien AHSP sand blasting</strong></h2>
<p>Sebelum Anda membuat AHS sand blasting. Anda lebih dulu harus paham koefisien abrasives blasting. Dengan tingkat kebersihan sesuai standar Sa 2,5 atau SSPC-SP 10. Nilai-nilai koefisien adalah:<br />
1. Mesin blasting = 0,0421 m²/jam<br />
2. Mesin kompressor angin = 0,0505 m²/jam<br />
3. Pasir silika = 12,69 kg/m²<br />
4. Pekerja (2 orang) = 0,5892 per hari (OH)<br />
5. Tukang blasting (1 orang) = 0,2946 per hari<br />
6. Mandor (1 orang) = 0,2946 per hari</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Langkah-langkan menyusun AHSP sandblasting</strong></h2>
<p>Cara membuat AHS sandblasting dari awal hingga akhir. Terdiri dari 3 tahap, yaitu:</p>
<h3><strong>1. Membuat daftar harga bahan dan sewa alat</strong></h3>
<p>Untuk melaksanakan pekerjaan sand balsting hanya membutuhkan satu jenis bahan. Yakni pasir silika. Sebanrnya jenis lain banyak. Namun, paling terbaik adalah pasir silika. Tepatnya type 30-60. Bahan ini banyak dijual di <a href="https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20608">toko online</a>. Sehingga sangat mudah untuk melakukan pengecekan harga.</p>
<p>Sedangkan alat yang dibutuhkan adalah mesin sand blasting (sand blasting machine), dan kompressor angin. Kedua mesin ini tidak perlu Anda miliki untuk membuat AHS sand blasting. Karena dalam analisa hitungannya adalah sewa. Dan nilai sewa alat ini umumnya telah ditentukan oleh pemerintah kabupaten/kota. Misalnya, untuk kota Semarang tahun ini. Sewa mesin blasting ditentukan Rp 350.000,-/hari. Sedangkan sewa biaya sewa mesin kompressor sebesar Rp 500.000,-</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Membuat daftar upah</strong></h3>
<p>Besar upah <a href="https://arsitekta.com/bedanya-tukang-besi-bangunan-dan-tukang-konstruksi-begini/">tukang bangunan</a> pula ditentukan oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Anda dapat memperoleh data tersebut melalui website pemerintah terkait. Penting diketahui, upah tenaga kerja yang dimaksud adalah lokasi proyek bangunan. Bukan alamat domisili Anda, atau sang tukang.</p>
<p>Jadi, kemungkinan besar akan terdapat perbedaan besaran upah. Di daerah Anda dan lokasi proyek. Bisa jadi lebih murah. Atau sebaliknya. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat AHS sand blasting. Atau pekerjaan-pekerjaan konstruksi bangunan yang lain. Yaitu supaya terhindar dari kerugian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>3. Menghitung harga satuan pekerjaan</strong></h3>
<p>Setelah semua data tersebut lengkap. Berikutnya Anda masuk-kan dalam tabel analisa. Untuk 1 M² pekerjaan sand blasting membutuhkan biaya sebesar Rp 546.901,85. Pembulatan menjadi Rp 545.000,-. Analisa biaya seperti tertera dalam gambar tabel berikut.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3930 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/AHS-Pekerjaan-Sand-Blasting-Tahun-2022-300x191.png" alt="Tabel AHS pekerjaan sand blasting 1 meter persegi" width="300" height="191" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/AHS-Pekerjaan-Sand-Blasting-Tahun-2022-300x191.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/AHS-Pekerjaan-Sand-Blasting-Tahun-2022.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rincian biaya terdiri dari:<br />
1. Tenaga kerja Rp 83.473,50<br />
2. Bahan Rp 241.110,00<br />
3. Alat Rp 172.600,00<br />
4. Ditambah overhead dan profit sebesar 10% dari total biaya 1 sampai 3.</p>
<p>AHS sand blasting tersebut berlaku untuk tahun ini. Sengaja kami susun bulan lalu. Atas permintaan seorang klien dari NTT. Untuk pengajuan penawaran harga pengadaan dan pekerjaan konstruksi baja. Pada proyek pembangunan tangki timbun milik PT.Pertamina Internasional Timor, SA.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>[Contoh] Cara menghitung biaya sand blasting untuk sebuah proyek baja</h2>
<p>Mengingat AHSP sand blasting adalah dalam satuan M². Maka untuk mengetahui biaya keseluruhan sebuah proyek, Anda harus menghitung luas penampang material baja, yang digunakan pada pada proyek tersebut. Caranya sama persis dengan menghitung luas cat baja.</p>
<p>Pada contoh kali ini. Misalkan untuk sebuah konstruksi dak baja. Luas total penampang material telah diketahui, sebesar 12,62 m². Angka tersebut diketahui dari <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-tonase-baja-kostruksi-dak/">tautan ini.</a> Maka biaya sand blasting untuk konstruksi tersebut adalah:<br />
= 12,62 x Rp 545.000,-<br />
= Rp 6.877.900,-</p>
<p>Cukup mahal bukan?. Benar. Untuk membuktikannya, mari kita buktikan dengan cara mengkonversi biaya sand blasting ke dalam satuan Kilogram. Sebelumnya telah diketahui juga total tonase dak baja adalah sebesar 1.919,01 Kg. Dengan demikian biaya sand blasting Per Kilogram adalah:<br />
= Rp 6.877.900 : 1.919,01 Kg<br />
= Rp 3.584,09/Kg.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>[Penutup] Tips jitu menyusun analisa biaya sandblasting</h2>
<p>Tabel AHS pekerjaan adalah sebagai acuan untuk membuat analisa biaya sand blasting. Langkah-langkah untuk menyusun biaya sand blasting adalah:<br />
1. Membuat tabel analisa dalam bentuk <a href="https://beritanda.id/kelebihan-dan-kekurangan-microsoft-excel/">Excel</a>. Berikut rumus untuk melakukan penjumlahan biaya.<br />
2. Melakukan update terhadap upah tukang, serta biaya sewa alat. Agar sesuai ketentuan pemerintah.<br />
3. Kemudian menyesuaikan harga bahan (pasir silika 30-60). Selesai.</p>
<p>Demikian penjelasan mengenai cara membuat AHS sand blasting. Contoh analisa. Serta tujuan menyusun analisa harga satuan pekerjaan. Kata kunci dalam artikel ini adalah harga satuan pekerjaan. Artinya 1 analisa untuk 1 jenis pekerjaan. Teman-teman paham kan maksudnya?.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/">AHS Sand blasting Yang Benar dan Cara Membuatnya Dari Awal</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/ahs-sand-blasting-yang-benar-dan-cara-membuatnya-dari-awal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Sand Blasting dan Kegunaannya Pada Konstruksi Bangunan</title>
		<link>https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 12:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat sand blasting]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian sandblasting]]></category>
		<category><![CDATA[sand blasting]]></category>
		<category><![CDATA[sandblasting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membuat konstruksi bangunan agar sesuai dengan rencana. Harus dengan usaha yang maksimal. Usaha tersebut tercapai dengan mudah bila mengandalkan mesin modern. Namun, yang menjadi persoalan. Sering sebuah pekerjaan harus dilakukan dengan cara konvensional/manual. Atau, ada pula kombinasi dari 2 metode tersebut. Seperti yang terjadi pada sand blasting. Teman-teman sudah tahu pengertian sand blasting kan?. Anda [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/">Pengertian Sand Blasting dan Kegunaannya Pada Konstruksi Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3925 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pasir-silika-kuning-300x180.jpeg" alt="Pasir silika kuning; Bahan abrasives yang terbaik untuk sand blasting (Sumber: Fixabay.com)" width="300" height="180" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pasir-silika-kuning-300x180.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Pasir-silika-kuning.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Membuat konstruksi bangunan agar sesuai dengan rencana. Harus dengan usaha yang maksimal. Usaha tersebut tercapai dengan mudah bila mengandalkan mesin modern. Namun, yang menjadi persoalan. Sering sebuah pekerjaan harus dilakukan dengan cara konvensional/manual. Atau, ada pula kombinasi dari 2 metode tersebut. Seperti yang terjadi pada <em>sand blasting.</em> Teman-teman sudah tahu pengertian sand blasting kan?.</p>
<p>Anda tengah membaca tulisan yang sangat tepat. Bilamana Anda ingin memperdalam pengetahuan tentang sand blasting. Terkait topik ini. Ke depan akan kami buatkan 2 artikel lagi. Dengan harapan, agar dapat memenuhi kebutuhan teman-teman mengenai sand blasting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Pengetahuan dasar tentang sand blasting dan jenis bahan</strong></h2>
<p>San blasting berasal dari bahasa Inggris. Yaitu <strong><em>Sand</em></strong>, yang berarti pasir. Dan <strong><em>blasting</em> </strong>yang artinya semprot, atau tembak. Jadi secara harfiah pengertian sand blasting adalah pasir semprot/tembak. Mengenai tata cara penulisan kata sand blasting. Di Indonesia sering digabung menjadi 1, yakni <em>sandblasting</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>1. Difinisi sand blasting dan asal-usulnya</strong></h3>
<p>Sand blasting adalah satu cara untuk membersihkan permukaan logam dari berbagai macam kotoran. Seperti debu, cat, oli, karat dan sebagainya. Yaitu dengan menyemprotkan pasir jenis tertentu ke seluruh permukaan logam. Sehingga terjadi gesekan dengan kecepatan tinggi. Lalu permukaan logam tampak bersih. Seperti baru.</p>
<p>Mengutip dari laman Wikipedia. Sand blasting ditemukan oleh seorang tentara warga Amerika, yang bernama <strong>Benjamin Chew Tilghman</strong>. Pada tahun 1870. Kemudian mengajukan paten untuk proses sand blasting, beserta teknik aplikasi untuk berbagai benda. Seperti mengasah file, mengukir botol, membersihkan boiler, dan mengerluarkan biji-bijian dalam kayu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. <em>Abrasives</em> blasting dan jenis bahan</strong></h3>
<p>Masih berkaitan dengan pengertian sand blasting. Istilah yang tidak kalah penting dengan sandblasting adalah abrasives. Abrasives adalah satu bahan yang berguna untuk mengasah bahan lain agar bersih, rapi atau halus. Contoh abrasives sederhana adalah gerinda slep, kirir, amplas dan balok asah. Penggunaan bahan-bahan ini umumnya dilakukan dengan cara manual. Oleh sebab itu, disebut sebagai bahan abrasives sederhana.</p>
<p>Sedangkan bahan abrasives yang modern adalah abrasives blasting. Selain lebih canggih. Jenis bahan juga sangat bervariasi. Varian bahan ada yang terbuat dari alam. Ada pula sintetik. Dibanding dengan abrasives sederhana, abrasives modern jauh lebih keras. Sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam logam. Hingga pada permukaan-permukaan yang sulit dijangkau. Akan tetapi, harus dengan bantuan mesin kompressor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>a. Ragam jenis abrasives blasting</strong></h4>
<p>Bahan abrasives blasting ada 8 macam, yaitu:<br />
1. <a href="https://www.cbnnusantara.com/pasir_silika.html">Pasir silika</a><br />
2. Granet 36 grit<br />
3. Alumunium oksida 36 grit<br />
4. G-40 steel grit<br />
5. Serbuk kuarsa 12/30 mesh<br />
6. Staurolite 50/100 mesh<br />
7. Slag batu bara 16/40 mesh<br />
8. Slag tembaga 16/40 mesh</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>b. Abrasives blasting terbaik dan laju (produksi) pembersihan permukaan</strong></h4>
<p>Di antara 8 jenis abrasives blasting. Yang terbaik adalah pasir silika (16/40 mesh). Karena laju pembersihan permukaan mencapai 26,4 m²/jam. Dan bahan abrasives blasting yang dibutuhkan sangat sedikit. Yaitu hanya 12,69 kg/m². Dengan demikian, biaya pengerjaan relatif lebih murah. Dibanding abrasives blasting jenis lain. Contoh pasir silika seperti tertera pada gambar paling atas.</p>
<p>Lebih lengkap mengenai perbandingan laju produksi abrasives blasting. Serta kebutuhan bahan. Silahkan Anda perhatikan dalam tabel berikut. [Sumber: binamarga.pu.go.id]</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3924 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Tabel-8-jenis-bahan-abrasives-blasting-300x170.png" alt="Tabel kebutuhan bahan dan laju pembersihan permukaan abrasives blasting " width="300" height="170" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Tabel-8-jenis-bahan-abrasives-blasting-300x170.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Tabel-8-jenis-bahan-abrasives-blasting.png 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Manfaat sandblasting pada konstruksi bangunan</strong></h2>
<p>Sejauh ini, teman-teman sudah paham kan pengertian sand blasting?. Manfaatnya pada konstruksi bangunan cukup banyak loh. Khususnya pada material kayu dan besi. Pada material kayu manfaat sand blasting adalah untuk membaharui tampilan kayu. Agar tidak mudah lapuk, dimakan rayap, atau berjamur.</p>
<p>Sedangkan untuk material baja. Manfaat sandblasting adalah untuk mencegah terjadinya korosi. Proses ini sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pabrikasi. Tepatnya sebelum material baja di beri lapisan <a href="https://arsitekta.com/urgensi-cat-dasar-konstruksi-baja-sebenarnya-seperti-ini/">cat dasar.</a> Supaya pelaksanaan sand blasting berjalan sempurna. Dan berkualitas bagus. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa dilakukan pada konstruksi yang telah terpasang (berdiri).</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>A. Pelaksanaan sand blasting untuk struktur baja yang telah terpasang</strong></h3>
<p>Pada kondisi tertentu. Sehingga proses sand blasting harus dilakukan pada <a href="https://arsitekta.com/arsitektur-dan-konstruksi-baja-berhubungan-bagai-ibu-anak/">baja konstruksi</a> yang telah terpasang. Misalnya, disebabkan oleh alih fungsi bangunan. Atau karena <a href="https://indonesia.un.org/id/175273-penyebab-dan-dampak-perubahan-iklim#pembuatan_energi">perubahan iklim</a>, dan lingkungan alam. Mengakibatkan pelaksanaan sand blasting semakin rumit. Akan tetapi manfaat yang diperoleh sangat sebanding, yaitu:<br />
1. Mencegah korosi agar tidak makin meluas,<br />
2. Menambah kekuatan material<br />
3. Menambah usia pakai konstruksi,<br />
4. Membaharui lapisan cat yang lama,<br />
5. Mempercantik tampilan bangunan.</p>
<p>Jadi, pengertian sand blasting bukan banya untuk material baru. Anggapan tersebut salah total. Justru kegunaannya pada material lama adalah paling banyak. Daripada material baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>B. Plus minus sandblasting baja kontruksi lama</strong></h3>
<p>Melaksanakan sand blasting pada konstruksi baja yang lama. Berbeda dengan material baja yang baru. Apalagi dalam posisi terpasang (berdiri). Bila memungkinkan sebaiknya konstruksi baja di bongkar dulu. Guna mempermudah proses pelaksanaan sand blasting. Daripada dalam posisi terpasang.</p>
<p>Nilai plus yang Anda peroleh adalah:<br />
1. Biaya lebih murah,<br />
2. Proses sand blasting cepat selesai,<br />
3. Syarat pelaksanaan sand blasting terpenuhi dengan baik,<br />
4. Kualitas pembersihan permukaan baja lebih sempurna.</p>
<p>Sementara itu, nilai minus sandblasting pada baja konstruksi lama adalah:<br />
1. Membutuhkan bahan abrasives sangat banyak. Karena seluruh permukaan baja telah mulai berkarat.<br />
2. Membutuhkan ruang yang luas untuk melaksanakan sandblasting. Karena komponen konstruksi sangat panjang. Sebut saja kuda-kuda WF, kolom atau <a href="https://arsitekta.com/balok-baja-wf-ragam-jenis-dan-kegunaannya-pada-bangunan/">balok baja.</a><br />
3. Mengakibatkan polusi udara pada lingkungan sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>[Penutup] Bahan bangunan lain yang harus melalui sandblasting</strong></h2>
<p>Selain material kayu dan besi. Banyak konstruksi bangunan yang terbuat dari material lain. Seperti Alumunium, seng, bambu, beton dan lain-lain. Apakah material-material tersebut cocok mendapat sand blasting?. Jawabnya. Mengapa tidak?. Kalau Anda berpendapat tidak. Berati belum sepenuhnya paham pengertian sand blasting, dan kegunaannya pada baja.</p>
<p>Harap dicatat kembali. Pelaksanaan sand blasting pada material besi/baja atau logam lain, bukan sekedar untuk mencegah karat. Karena proses sand blasting adalah tahap awal saja. Setelah itu, Anda harus melaksanakan pengecatan ulang pada material. Terdiri dari 3 tahap, yakni:<br />
1. Cat dasar (primer) <em>zinchromate,</em><br />
2. Cat antara<em> (intermediate coat)</em><br />
3. Dan<a href="https://arsitekta.com/contoh-warna-cat-finishing-konstruksi-baja/"> cat finishing</a> (top coat)</p>
<p>Dengan demikian, material yang telah melalui sandblasting menjadi sempurna. Sama seperti baru. Nah, dengan adanya proses pengecatan ulang tersebut. Maka manfaat sand blasting semakin banyak. Bukan hanya untuk mencegah korosi. Deminkian penjelasan mengenai pengertian sand blasting, jenis bahan, serta manfaat-manfaat yang diperoleh.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/">Pengertian Sand Blasting dan Kegunaannya Pada Konstruksi Bangunan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/pengertian-sand-blasting-dan-kegunaannya-pada-konstruksi-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
