<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja HCO Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-hco/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-hco/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Sep 2023 23:16:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja HCO Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-hco/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</title>
		<link>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2023 13:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[baja HCO]]></category>
		<category><![CDATA[baja kastela]]></category>
		<category><![CDATA[balok honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[BoQ baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baja kastela paling cocok digunakan untuk balok, dan kuda-kuda type portal frame. Atau, batang tunggal. Tapi, tahukah teman-teman BoQ kedua struktur bangunan ini tidak sama?. BoQ baja kastela kuda-kuda jelas lebih banyak. Sebab batang kuda-kuda lebih panjang dibanding balok. Begitu pula komponen-komponen yang dibutuhkan, pasti lebih kompleks. Terlihat pada gambar pemasangan kuda-kuda baja kastela 375&#215;125 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/">BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Baja kastela paling cocok digunakan untuk balok, dan kuda-kuda type portal frame. Atau, batang tunggal. Tapi, tahukah teman-teman BoQ kedua struktur bangunan ini tidak sama?. BoQ baja kastela kuda-kuda jelas lebih banyak. Sebab batang kuda-kuda lebih panjang dibanding balok. Begitu pula komponen-komponen yang dibutuhkan, pasti lebih kompleks.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4916" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg" alt="Proses pabrikasi material baja yang dilakukan di lapangan (proyek)" width="899" height="564" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek.jpeg 899w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek-300x188.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Proses-pabrikasi-baja-di-proyek-768x482.jpeg 768w" sizes="(max-width: 899px) 100vw, 899px" /></a></p>
<p>Terlihat pada gambar pemasangan kuda-kuda baja kastela 375&#215;125 untuk bangunan bentang 31,0 meter. Berikut rumus menghitung ukuran lubang yang akan dibuat pada baja WF. Saya pakai sebagai acuan untuk membuat contoh penyusunan BoQ baja kastela, serta perhitungan volume pekerjaan.</p>
<h2>Langkah-langkah membuat BoQ kuda-kuda baja kastela 375&#215;125</h2>
<p>Sebuah kuda-kuda baja kastela supaya terpasang dengan sempurna dan kokoh, setidaknya terdiri dari 9 komponen, yakni:<br />
&#8211; Batang kuda-kuda, atau <a href="https://arsitekta.com/rincian-pekerjaan-kolom-dan-rafter-baja/">rafter</a><br />
&#8211; Voute/couph<br />
&#8211; Plat lekat (end plate)<br />
&#8211; Stiffners<br />
&#8211; Tutup lubang kastela<br />
&#8211; Plat sambung sayap WF (flange)<br />
&#8211; Plat sambung badan WF (web)<br />
&#8211; Sepatu gording<br />
&#8211; Baut mur</p>
<p>Sementara itu, proses pabrikasi kuda-kuda baja kastela menggunakan las. Untuk menyambung plat baja, serta voute dengan batang kuda-kuda. Maka dari itu, agar BoQ baja kastela lengkap, biaya las, dan cat bana harus di ikutsertakan dengan 9 komponen tadi.</p>
<h3>a. Rincian pekerjaan baja kastela</h3>
<p>Berdasarkan uraian diatas, diketahui pekerjaan baja kastela kuda-kuda menjadi 11 macam, yaitu:<br />
1. Kuda-kuda baja kastela 375&#215;125<br />
2. Voute baja WF 250&#215;125 belah<br />
3. End plate T=10 x 125 x 650 mm<br />
4. Plat stiffnes T=6 x 125 x 375 mm<br />
5. Tutup plat baja kastela T=6 mm<br />
6. Plat sambungan flange plat T=10 x 115 x 450 mm<br />
7. Plat sambung web T=6 x 325 x 450 mm<br />
8. Sepatu gording besi siku L 6&#215;6 pjg-20 cm<br />
9. Mur baut HTB dia.5/8&#8243; x 2&#8243;<br />
10. Biaya las baja<br />
11. Biaya cat baja</p>
<p>Khusus mengenai dimensi material plat tutup. Dalam rincian tersebut hanya menjelaskan tebal bahan. Sementara, ukuran potong plat tidak disebutkan. Karena plat tutup berbentuk segi enam (heksagonal). Adapun ukuran tersebut bisa Anda peroleh dengan rumus sebagaimana saya tulis dalam <a href="https://arsitekta.com/begini-cara-membuat-baja-kastela-yang-benar-dan-efisien/">artikel</a> ini. Sekitar 3 tahun yang lalu.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2229" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg" alt="" width="509" height="226" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela.jpg 509w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-potongan-kuda-kuda-baja-kastela-300x133.jpg 300w" sizes="(max-width: 509px) 100vw, 509px" /></a></p>
<h3>b. Cara menghitung volume pekerjaan</h3>
<p>Setelah rincian pekerjaan lengkap, BoQ baja kastela harus Anda isi dengan volume pekerjaan. Volume tersebut bisa Anda ketahui setelah menghitung berat, dan <a href="https://www.gramedia.com/literasi/kuantitas/">kuantitas</a> masing-masing material. Cara menghitung sebagai berikut:</p>
<h4>1. Baja WF 250&#215;124 untuk batang kuda-kuda:</h4>
<p>= 16,04 x 2 x 29,60 kg<br />
= 949,56 kg</p>
<h4>2. Voute baja WF 250 belah, sebanyak 2 buah</h4>
<p>= 2,0 x 2 x 0,5 x 29,60 kg<br />
= 59,20 kg</p>
<h4>3. Plat T=10 mm</h4>
<p>= 0,125 x 0,65 x 2 x 81,0.kg<br />
= 13,16 kg</p>
<h4>4. Plat stiffnes T=6 mm</h4>
<p>= 0,125 x 0,375 x 8 x 2 x 48,61 kg<br />
= 36,46 kg</p>
<h4>5. Tutup plat baja T=6 mm</h4>
<p>= 0,25 x 0,25 x 12 x 2 x 48,61 kg<br />
= 72,91 kg</p>
<h4>6. Plat sambung T=10 mm</h4>
<p>= 0,115 x 0,45 x 2 x 2 x 81,0 kg<br />
= 16,76 kg</p>
<h4>7. Plat sambung T=6 mm</h4>
<p>= 0,325 x 0,450 x 4 x 48,61 kg<br />
= 28,43 kg</p>
<h4>8. Sepatu gording L 6&#215;6</h4>
<p>= 0,20 x 14 x 2 x 5,42 kg<br />
= 30,35 kg</p>
<p>Total tonase ( 1 s/d 8) = 1.206,83 kg. Inilah rincian volume material yang harus Anda masukkan dalam BoQ baja kastela.</p>
<p>Sementara perhitungan volume non material baja, sebagai berikut:</p>
<h4>i. Baut mur Ø5/8&#8243; x 2&#8243;</h4>
<p>= 14 x 3<br />
= 42 buah</p>
<h4>ii. Volume/biaya las</h4>
<p>Silahkan ikuti tutorial yang terdapat dalam <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-kebutuhan-kawat-las-konstruksi-gudang/">artikel</a> ini.</p>
<h4>iii. Luas cat baja</h4>
<p>Pun, berpedoman pada <a href="https://arsitekta.com/menghitung-luas-permukaan-baja-profil-pakai-cara-ini-tidak-bakal-keliru/">artikel</a> ini. Silahkan baca.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4010" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg" alt="Proses mengecat baja setelah konstruksi terpasang" width="400" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-mengecat-baja-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h2>Tambahan BoQ baja kastela yang tidak wajib</h2>
<p>Khusus baja kastela ukuran 525&#215;175 keatas. Harus menggunakan ektra pengaku pada plat lekat. Atau, sering disebut rib baut. Berguna untuk menjaga agar plat lekat tidak lengkung ketika di las full. Maka komponen tersebut wajib Anda hitung, dan sertakan dalam BoQ.</p>
<p>Adapun material yang digunakan untuk membuat rib baut, adalah sama dengan rib/stiffner kuda-kuda. Yakni plat baja T=6 mm. Bedanya, rib baut berbentuk segitiga. Bukan persegi seperti stiffner, atau plat lekat.</p>
<p>Tambahan BoQ baja kastela yang kedua adalah sepatu gelagar. Komponen ini pun hanya terdapat pada kuda-kuda bentang 35,0 meter keatas. Berguna untuk sambungan kuda-kuda dengan balok/gelagar.</p>
<p>Gelagar perlu digunakan untuk pengaku antata kuda-kuda agar tidak puntir. Akibat beban konstruksi, angin, atau berat sendiri baja kastela. Maka dari itu harus Anda masukkan dalam rincian pekerjaan.</p>
<p>Material yang digunakan untuk sepatu regel umumnya sama dengan sepatu gording. Yakni besi siku 50&#215;50, atau 60&#215;60. Masing-masing panjang 10 &#8211; 15 cm. Oleh sebab itu, ketika Anda menghitung berat material. Silahkan berpedoman pada perhitungan berat material sepatu gording. Praktis bukan?.</p>
<h2>[Penutup] Prinsip dasar penyusunan BoQ baja</h2>
<p>Demikian contoh BoQ baja kastela untuk kuda-kuda bentang 31,0.meter. Adapun BoQ kuda-kuda untuk bentang yang berbeda. Misalnya bentangan 20,0 meter, dan 27,0 meter. Rincian material dan item pekerjaan tetap sama. Hanya dimensi yang berbeda. Contoh ukuran plat lekat. Jelas lebih kecil. Sebab material baja kastela yang digunakan pasti lebih kecil. Mengingat bentangan kuda-kuda juga lebih pendek. Jadi, pada prinsipnya untuk jenis pekerjaan yang sama. Maka susunan BoQ juga sama.</p>
<p>Demikian juga untuk hitung <a href="https://arsitekta.com/tips-menghitung-biaya-atap-baja-ringan/" target="_blank" rel="noopener">biaya atap</a> baja ringan. Bilamana bentuk dan kemiringan konstruksi atap sama,  berarti kemungkinan besar bahan atap yang digunakan juga sama. Oleh sebab itu BoQ pekerjaan baja ringan boleh Anda gunakan yang sudah ada sebelumnya. Tapi, ingat dimensi material harus Anda sesuaikan. Lebih lengkap tentang Cara Membuat BoQ Pekerjaan Baja Ringan. Silahkan Anda baca pada artikel bagian terakhir. Dengan judul: 3 Macam BoQ Pekerjaan Baja Ringan Dan Rincian Pekerjaan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/">BoQ Baja Kastela Kuda-kuda Dan Perhitungan Tonase Yang Benar [Part 3 of 4]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/contoh-boq-baja-kastela-dan-perhitungan-tonase/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menyusun AHSP Baja Kastela Paling Lengkap Dan Akurat [Part 4 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-ahsp-baja-kastela/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-ahsp-baja-kastela/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 13:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[ahsp baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja HCO]]></category>
		<category><![CDATA[baja honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[perhitungan biaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5001</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baja kastela, atau sering disebut dengan baja Honeycomb, dan disingkat dengan HCO. Adalah salah satu dari 3 jenis baja profil hasil rekayasa. Dua lagi yaitu baja King Cross, dan Queen Cross. Oleh sebab material baja dibentuk dengan cara rekayasa, maka rincian AHSP baja kastela lebih banyak. Serta harga satuan pekerjaan pasti akan lebih tinggi. Dibanding [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-ahsp-baja-kastela/">Cara Menyusun AHSP Baja Kastela Paling Lengkap Dan Akurat [Part 4 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Baja kastela, atau sering disebut dengan baja Honeycomb, dan disingkat dengan HCO. Adalah salah satu dari 3 jenis baja profil hasil rekayasa. Dua lagi yaitu baja King Cross, dan Queen Cross. Oleh sebab material baja dibentuk dengan cara rekayasa, maka rincian AHSP baja kastela lebih banyak. Serta harga satuan pekerjaan pasti akan lebih tinggi. Dibanding baja WF atau H-Beam normal.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4659" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg" alt="Bahan dasar baja kastela yang paling populer yaitu WF" width="448" height="278" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/01/Baja-WF-dan-Baja-Kastela-300x186.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Apa saja rincian AHSP yang dimaksud, dan bagaimana contoh tabel analisa?. Artikel bagian ke-4 ini akan menjelaskan secara lengkap kepada Anda. Maka dari itu simak sampai selesai iya. Agar Anda paham cara membuat AHSP baja.</p>
<p>Lebih baik lagi, mulai dari artikel <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-besi-siku/" target="_blank" rel="noopener">pertama</a>. Sampai artikel yang terakhir (ke-11). 11 artikel ini membahas tentang topik harga, serta cara menyusun satuan pekerjaan baja. Menggunakan satu formula. Yang disebut tabel AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan Baja).</p>
<h2>Definisi dan kegunaan AHSP</h2>
<p>AHSP baja kastela artinya satu metode perhitungan biaya pelaksanaan pekerjaan baja kastela, yang akan digunakan untuk membuat suatu komponen konstruksi bangunan. Mengacu pada standar yang ditetapkan oleh pemerintah, maupun harga yang berlalu di pasaran.</p>
<p>Standar yang ditetapkan dari pemerintah dalam hal ini ada 2, yaitu: 1]. Koefisien biaya upah, serta 2]. Koefisien kebutuhan bahan. Sementara besaran upah tenaga kerja, dan harga material tergantung tempat. Dimana Anda menggunakan tenaga kerja, dan beli material baja.</p>
<p>Kegunaan AHSP pada pekerjaan baja ada 6, yaitu sebagai berikut:<br />
1. Dasar penentuan harga satuan borongan salah satu jenis material baja<br />
2. Memastikan perhitungan biaya upah, bahan, dan alat sudah terinci dengan lengkap<br />
3. Sebagai pegangan, dan pertanggungjawaban kepada owner, manajemen/pimpinan, serta pengawas bangunan.<br />
4. Lampiran pengajuan penawaran harga borongan pekerjaan konstruksi baja.<br />
5. Acuan untuk menyusun <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-rap-proyek-baja-pada-tahun-ini/">RAP</a> pekerjaan baja<br />
6. Batas maksimal ketika menghitung kebutuhan bahan.</p>
<h2>Langkah-langkah menyusun AHSP baja kastela yang benar</h2>
<p>Selain bentuk profil, perbedaan yang signifikan antara baja kastela dengan baja profil biasa adalah terletak pada proses pengerjaan, alat yang dibutuhkan, serta durasi pengerjaan. Jelas baja kastela lebih lama, dan alat serta <a href="https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-tenaga-kerja/">tenaga kerja</a> yang dibutuhkan juga lebih banyak.</p>
<p>Oleh sebab itu biaya pelaksanaan pekerjaan baja kastela. Baik ketika Anda gunakan sebagai tiang kolom, maupun balok dipastikan lebih mahal. Yakni akibat dari 2 hal tadi. Proses pengerjaan lama karena material baja harus Anda belah lebih dulu. Kemudian, satukan kembali dengan cara mengelas. Sementara alat, serta tenaga kerja harus banyak, guna mempercepat proses pengerjaan.</p>
<p>Berikut contoh AHSP baja kakstela yang kami jadikan acuan perhitungan biaya selama ini. Perbedaan dengan AHSP baja WF, dan H-Beam adalah terletak pada:<br />
&#8211; Tambahan alat kerja potong dan las baja. Yakni sebesar 10% dari biaya bahan<br />
&#8211; Over head dan profit bagi jasa konstruksi sebesar 5%. Dari biaya keseluruhan</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/tabel-AHSP-baja-kastela.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5002" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/tabel-AHSP-baja-kastela.png" alt="Tabel AHSP baja kastela untuk tiang, balok maupun kuda-kuda" width="698" height="420" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/tabel-AHSP-baja-kastela.png 698w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/tabel-AHSP-baja-kastela-300x181.png 300w" sizes="(max-width: 698px) 100vw, 698px" /></a></p>
<h3>1. Cara membuat AHSP dengan praktis</h3>
<p>Untuk membuat tabel AHSP baja kastela sangat mudah. Pertama, Anda copy AHSP baja WF/H-Beam. Lalu, latakkan sesuai nomor urut yang Anda inginkan. Selanjutnya lakukan peng-editan terhadap 2 hal berikut:<br />
&#8211; Item/jenis alat tambahan. Yakni sesuai penjelasan saya sebelumnya.<br />
&#8211; Persentase overhead dan profit Anda ganti menjadi 5%. Selesai.</p>
<p>Praktis bukan?. Benar. Karena tidak terlepas dari AHSP baja WF, dan H-Beam. Mengapa harus mengacu pada AHSP tersebut?. Jawabnya mudah. Sebab baja kastela adalah material WF atau H-Beam.</p>
<p>Oleh sebab itu, saya anjurkan di awal Anda membaca artikel tentang cara menghitung harga satuan pekerjaan baja WF. Sebab tabel analisa harga yang ada dalam artikel tersebut, pula itu yang Anda pakai untuk membuat AHSP baja kastela.</p>
<h3>2. Penggunaan harga satuan baja kastela yang benar</h3>
<p>Ketika Anda megisi BoQ atau RAB proyek bangunan dengan harga satuan pekerjaan. Yang layak menggunakan harga satuan baja kastela adalah hanya material baja WF, atau H-Beam yang berbentuk kastela. Tahu kan ciri-ciri baja kastela?.</p>
<p>Jadi, tidak termasuk komponen tambahan yang menyatu dengan baja kastela. Seperti voute, atau couph. Sekalipun komponen ini terbuat dari material baja WF yang sama dengan yang Anda pakai untuk membuat baja kastela.</p>
<p>AHSP baja kastela murni untuk biaya pengerjaan dan pemasangan batang kolom, balok, atau kuda-kuda yang terbuat dari baja kastela. Sementara voute baja yang melekat adalah tetap menggunakan harga satuan material yang asli. Yakni <a href="https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-baja-wf-dan-h-beam/">baja WF</a>, atau H-Beam. Sebab voute baja tidak berbentuk (terbuat dari) baja kastela.</p>
<p>Oleh sebab itu perlu jeli. Khususnya pihak owner dan pengawas. Kadang tak sengaja pemborong memasukkan harga satuan pekerjaan yang tidak sejenis. Seharusnya menggunakan harga yang lebih rendah. Tapi, karena kelalian tersebut, akhirnya biaya pemasangan konstruksi baja jadi mahal.</p>
<h2>[Q &amp; A] Mengenai ukuran baja kastela dengan keuntungan jasa konstruksi</h2>
<p>Disini saya bukan secara sengaja memihak jasa konstruksi. Tapi, menyampaikan fakta yang sebenarnya tentang proses pembuatan baja kastela. Dan, dikaitkan dengan harga satuan pekerjaan. Serta keuntungan jasa konstruksi.</p>
<p>Sesungguhnya mengerjakan baja kastela ukuran besar, misalnya 675&#215;200. Jauh lebih untung dibanding mengerjakan baja kastela 450&#215;150. Mengapa?. Ada 2 alasan, yakni:<br />
&#8211; Makin besar ukuran material baja, maka tonase/volume pekerjaan juga semakin besar. Dan, biaya borongan pekerjaan juga otomatis jadi besar.<br />
&#8211; Makin besar biaya borongan pekerjaan, kemungkinan besar keuntungan yang diperoleh semakin besar pula. Sebab mengacu pada harga satuan yang sama.</p>
<p>Oleh sebab itu, adakalanya AHSP baja kastela tidak sama, antara proyek yang satu dengan yang lain. Sebab dipengaruhi oleh ukuran baja kastela, serta jumlah tonase. Harga satuan baja kastela ukuran kecil umumnya lebih tinggi, dibanding harga satuan baja kastela ukuran besar.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-ahsp-baja-kastela/">Cara Menyusun AHSP Baja Kastela Paling Lengkap Dan Akurat [Part 4 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/analisa-harga-satuan-pekerjaan-ahsp-baja-kastela/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat dan Memasang Plat Tutup Baja Kastela Yang Benar</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-membuat-dan-memasang-plat-tutup-baja-kastela-yang-benar/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-membuat-dan-memasang-plat-tutup-baja-kastela-yang-benar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 13:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja HCO]]></category>
		<category><![CDATA[baja kastela]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk plat baja]]></category>
		<category><![CDATA[plat baja]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran plat tutup kastela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembuatan dan pemasangan suatu komponen pada konstruksi baja, ada yang berlangsung cepat. Tapi, tidak sedikit pula yang harus melalui proses panjang. Seperti yang kita bahas kali ini. Namanya plat tutup baja kastela. Atau, sering juga disebut plat tutup HCO.  Dan, Honeycomb. Pengertian, kegunaan dan jumla pemasangan Plat tutup HCO adalah satu jenis komponen tambahan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-dan-memasang-plat-tutup-baja-kastela-yang-benar/">Cara Membuat dan Memasang Plat Tutup Baja Kastela Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Rangka-kanopi-memakai-material-baja-Kastela.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2628" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Rangka-kanopi-memakai-material-baja-Kastela.jpg" alt="Kanopi dengan rangka material baja kastela" width="800" height="513" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Rangka-kanopi-memakai-material-baja-Kastela.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Rangka-kanopi-memakai-material-baja-Kastela-300x192.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Rangka-kanopi-memakai-material-baja-Kastela-768x492.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>Pembuatan dan pemasangan suatu komponen pada konstruksi baja, ada yang berlangsung cepat. Tapi, tidak sedikit pula yang harus melalui proses panjang. Seperti yang kita bahas kali ini. Namanya plat tutup baja kastela. Atau, sering juga disebut plat tutup HCO.  Dan, <a href="https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/">Honeycomb</a>.</p>
<h2>Pengertian, kegunaan dan jumla pemasangan</h2>
<p>Plat tutup HCO adalah satu jenis komponen tambahan yang terpasang pada bagian dalam (badan/web), sebuah batang baja kastela. Berguna sebagi pengaku. Agar tidak mudah puntir. Sekaligus ekstra penguat. Agar baja kastela tahan terhadap beban tekan.</p>
<p>Komponen ini terbuat dari plat baja, yang sengaja dibentuk sesuai dengan ukuran lubang yang terdapat pada kastela. Yaitu segi 6. Adapun jumlah pemasangan komponen pada satu batang baja kastela adalah bervariasi. Dan, tergolong banyak.</p>
<h3>a. Jumlah plat tutup</h3>
<p>Misal sebuah balok dak yang terbuat dari baja kastela ukuran 450&#215;150. Panjang 6,0 meter. Jumlah plat tutup baja kastela yang dibutuhkan minimal 8 buah. 3 diantaranya terpasang seperti pada gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Detail-Plat-dan-Baut-baja-Kastela-375x125x6x9.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3750" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Detail-Plat-dan-Baut-baja-Kastela-375x125x6x9.jpg" alt="Contoh gambar detail baut dan plat sambung untuk baja kastela 375" width="500" height="349" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Detail-Plat-dan-Baut-baja-Kastela-375x125x6x9.jpg 500w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/Detail-Plat-dan-Baut-baja-Kastela-375x125x6x9-300x209.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<h3>b. Letak pemasangan</h3>
<p>Salah satu tempat pemasangan plat tutup baja kastela, yang wajib adalah pertemuan antara tiang kolom, dan balok baja. Yakni, setelah pemasangan pelekat balok. Letaknya sama seperti gambar diatas. Tepatnya, diatas <a href="https://arsitekta.com/sumpil-atau-voute-baja-pahami-secara-mendalam-disini/" target="_blank" rel="noopener">voute baja.</a></p>
<p>Selain itu adalah ditengah bentangan balok. Serta, titik-titik dimana balok kastela menerima beban yang dianggap lebih besar. Misalnya titik pertermuan antara balok induk, dengan balok anak.</p>
<p>Atau, jikalau baja kastela adalah digunakan sebagai kuda-kuda. Maka, pemasangan plat tutup tambahan perlu dilakukan, yaitu untuk 3 hal berikut:</p>
<h4>1. Sambungan batang kuda-kuda</h4>
<p>Umumnya berjumlah 2-3 buah plat tutup. Setelah pemasangan selesai. Baru dilakukan pemasangan plat kopel sambungan. Dengan sistem las, atau bisa juga baut mur.</p>
<h4>2. Pertemuan antara kuda-kuda dengan gelagar</h4>
<p>Hal ini pasti terjadi pada bentang lebar. Yaitu 35,0 meter keatas. Jumlah plat tutup baja kastela adalah 1 buah. Yaitu untuk tempat menerapkan sambungan pada kedua komponen struktur atap tersebut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Detail-join-batang-skur-dengan-konsol-baja-kastela.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2817" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Detail-join-batang-skur-dengan-konsol-baja-kastela.jpg" alt="Detail join batang skur dengan konsol baja" width="688" height="458" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Detail-join-batang-skur-dengan-konsol-baja-kastela.jpg 688w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Detail-join-batang-skur-dengan-konsol-baja-kastela-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 688px) 100vw, 688px" /></a></p>
<h4>3. Titik temu kuda-kuda dengan skur</h4>
<p>Juga sering ditemukan pada konstruksi bentangan besar. Jumlah plat tutup yang digunakan adalah bervariasi. Yaitu tergantung jenis, dan dimensi material skur.</p>
<p>Karena posisi skur kuda-kuda berada bawah. Maka, kasusnya sama dengan pemasangan voute. Sepanjang batang kuda-kuda yang menumpu pada skur. Harus diberi plat tutup.</p>
<h2>Proses pembuatan plat tutup</h2>
<h3>Langkah 1: Membuat mal pelat</h3>
<p>Bentuk dan ukuran plat tutup baja kastela harus tepat. Maka pedoman untuk membuat mal adalah gambar kerja. Kemudian cros cek dengan lubang baja kastela yang sudah ada. Setelah benar. Lalu, masuk pada langkah berikutnya.</p>
<h3>Langkah 2: Mengaplikasikan mal pada plat baja</h3>
<p>Karena bentuk plat tutup kastela adalah segi 6. Sementara plat baja lembaran adalah persegi panjang. Maka, agar waste plat tidak banyak. Anda harus pintar meletakkan mal.</p>
<p>Aplikasi mal plat misalnya bisa dilakukan dengan cara selang-seling, miring, atau serong. Yang penting plat baja lembaran digunakan secara efektif. Namun ingat!, jangan sampai menggunakan sambungan.</p>
<h3>Langkah 3: Proses pemotongan plat baja</h3>
<p>Tahap ini berlangsung sebagaimana biasanya. Ketika Anda membuat base plat, pelekat, stiffners, dan sebagainya. Proses pemotongan plat baja seperti yang terlihat pada <a href="https://www.youtube.com/shorts/F3JxEXUdEng">video</a> singkat ini.</p>
<p>Anda lakukan dengan menggunakan blender potong baja. Serta, sebuah batang penggaris besi. Yang berguna sekaligus sebagai sandaran stang blender. Kemudian proses pemotongan ikuti garis mal yang telah tersedia pada plat baja.</p>
<h2>Cara pemasangan</h2>
<p>Pemasangan plat tutup baja kastela tergolong mudah. Anda hanya memasukkan plat baja berbentuk segi enam, ke dalam lubang baja kastela. Setelah Anda pastikan permukaan plat telah rata dengan profil baja. Kemudian, buatlah las titik pada setiap sudut. Agar plat tutup melekat dengan baja kastela. Setelah selesai ambil alat bantu pasang plat satu per satu.</p>
<p>Pun, proses ini bisa Anda saksikan dalam video pendek melalui <a href="https://www.youtube.com/shorts/a9Maljua2Pg">tautan</a> berikut. Silahkan Anda perhatikan. Agar tahu seberapa praktisnya pemasangannya. Kemudian tahap berikutnya. Setelah semua plat tutup terpasang dengan cara las titik. Adalah melakukan pengelasan penuh.</p>
<p>Tahap ini harus Anda lakukan 2x. Yakni mengelas sisi atas, dan bawah plat tutup. Dengan demikian, seluruh plat tutup baja kastela telah terpasang dengan baik, dan sempurna.</p>
<h2>[Penutup] Cara mempercepat pekerjaan</h2>
<p>Pekerjaan ini berlangsung cukup lama, adalah pada saat memotong plat baja. Dengan jumlah yang cukup banyak, serta berbentuk segi 6. Setelah itu, adalah setting plat pada lubang baja kastela. Dan, terakhir paling memakan waktu yang lama ada mengelas plat tutup. Karena proses pengelasan harus dilakukan mengikuti bentuk plat. Kemudia, harus bolak balik.</p>
<p>Lalu, apakah ada cara mempercepat pemasangan plat tutup tersebut?. Ada. Tapi, hanya dengan cara menambah tenaga kerja (las). Sehingga setting plat, maupun proses pengelasan bisa serentak. Semisal satu grup daru ujung kanan, dan grup yang lain dari ujung kiri. Dengan metode ini, pasti plat tutup baja kastela cepat rampung.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-dan-memasang-plat-tutup-baja-kastela-yang-benar/">Cara Membuat dan Memasang Plat Tutup Baja Kastela Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-membuat-dan-memasang-plat-tutup-baja-kastela-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Khusus Menghitung Berat Baja Honeycomb, Jenis-jenis Komponen dan Luas Bahan</title>
		<link>https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2022 21:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baja HCO]]></category>
		<category><![CDATA[baja honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[berat baja honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[menghitung berat baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teman-teman yang baru berkiprah di proyek baja, dan masih asing dengan material ini. Namanya adalah honeycomb. Atau sering disingkat dengan HCO. Dan sama dengan baja kastela. Memiliki bentuk yang unik, dan menarik. Namun, begitu juga cara menghitung berat baja honeycomb. Memiliki ciri khas sendiri. Semua perhitungan tonase, atau berat konstruksi baja. Memang harus dilakukan ekstra [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/">Cara Khusus Menghitung Berat Baja Honeycomb, Jenis-jenis Komponen dan Luas Bahan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4194 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Baja-honeycomb-300x168.jpg" alt="Contoh material baja honeycom pada saat masih proses pabrikasi" width="300" height="168" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Baja-honeycomb-300x168.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Baja-honeycomb.jpg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Teman-teman yang baru berkiprah di proyek baja, dan masih asing dengan material ini. Namanya adalah honeycomb. Atau sering disingkat dengan HCO. Dan sama dengan baja kastela. Memiliki bentuk yang unik, dan menarik. Namun, begitu juga cara menghitung berat baja honeycomb. Memiliki ciri khas sendiri.</p>
<p>Semua perhitungan tonase, atau berat konstruksi baja. Memang harus dilakukan ekstra hati-hati. Apalagi yang memiliki ciri khas. Seperti honenycomb. Sebab didalam profil berlubang tersebut, ada komponen tambahan. Berbeda dengan baja profil yang lain. Berat satuan telah tersedia dalam tabel baja. Bahkan, luas penampang material pun tersedia. Seperti yang kami suguhi pada setiap tabel baja yang kami buat. Sehingga Anda tidak perlu repot menghitung dengan <a href="https://www.topkarir.com/article/detail/rumus-excel-yang-sering-digunakan-dalam-dunia-kerja-wajib-catat-nih">rumus-rumus</a>.</p>
<h2>Pengertian dan manfaat menghitung berat dan luas baja</h2>
<p>Menghitung berat baja honeycomb artinya mencari tonase keseluruhan material baja yang digunakan untuk membuat sebuah profil yang menyerupai honeycomb. Sedangkan yang dimaksud dengan luas bahan, adalah bidang permukaan material baja yang telah berbentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi.</p>
<p>Dalam hal ini, karena baja honeycomb melalui proses rekayasa. Maka, luas permukaan bahan dihitung setelah proses pabrikasi selesai. Supaya setiap elemen/komponen yang ada juga turut masuk dalam perhitungan. Contoh baja honeycomb seperti gambar berikut. Perhatikan dengan saksama.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3067 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Tampilan-baja-kastela-300x194.jpg" alt="Bentuk profil baja kastela berguna untuk memudahkan anda membaca tabel berat" width="300" height="194" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Tampilan-baja-kastela-300x194.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Tampilan-baja-kastela.jpg 550w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Manfaat yang diperoleh setelah mengetahui cara menghitung bobot, dan luas baja adalah:</p>
<ol>
<li>Untuk <a href="https://id.quora.com/Apa-perbedaan-makna-antara-pelajar-dan-mahasiswa">pelajar dan mahasiswa.</a> Mengetahui ragam jenis profil baja. Honeycomb satu-satunya yang berbentuk unik. Sehingga mudah untuk di ingat. Selain itu, sekaligus untuk mengenal komponen-komponen yang terdapat pada baja tersebut.</li>
<li>Untuk para pelaku konstruksi. Mampu aplikasikan material baja dalam konstruksi. Menghitung <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-benar-menghitung-volume-pondasi-batu-kali-dan-kebutuhan-bahan/">kebutuhan bahan</a>. Serta melaksanakan pekerjaan baja dengan benar. Mulai dari pabrikasi, sand blasting atau cat dasar, erection dan cat finishing.</li>
<li>Bagi orang awam; pemilik (calon) bangunan, suplier bahan bangunan. Mengetahui bahwa pekerjaan konstruksi baja butuh proses panjang. Semakin besar tonase baja konstruksi. Proses pengerjaan makin lama.</li>
</ol>
<p>Penting diketahui, sebelum menghitung berat baja honeycomb. Anda harus tahu bahan yang digunakan. Bukan saja jenisnya, tapi termasuk dimensi material. 2 unsur ini menentukan benar tidaknya perhitungan yang Anda lakukan. Salah satu diantara 2 unsur tersebut tidak akurat. Hasil hitungan Anda jamin keliru.</p>
<h2>Perbedaan baja kastela dan WF yang signifikan</h2>
<p>Bahan dasar untuk membuat baja honeycomb ada 2. Yaitu WF dan H-Beam. Material yang paling dominan (banyak dipakai) adalah <a href="https://arsitekta.com/cara-manual-menghitung-berat-baja-wf-cnp-unp-siku-dan-stal-kotak/">baja WF</a>. Sebab bentuknya ramping dan ringan. Sehingga selaras dengan tujuan pembuatan honeycomb.</p>
<p>Namun demikian, setelah material honeycomb selesai dibentuk. Hasilnya berbeda jauh dengan baja WF. Perbedaan tersebut terletak pada:</p>
<ol>
<li>Tinggi profil (H) lebih tinggi dari WF. Ukuran standar dibuat 1,5 x H. Tapi, untuk konstruksi khsusus bisa saja berbeda. Lebih tinggi dari<a href="https://www.bsn.go.id/main/berita/detail/11282/mengenal-standar-nasional-satuan-ukuran"> ukuran standar</a> tersebut, atau sebaliknya.</li>
<li>Terdapat lubang berbentuk segi 6 (heksagonal). Serta dengan pola yang sama, di sepanjang profil. Tepatnya berada pada web.</li>
</ol>
<p>Dengan adanya perbedaan (perubahan) bentuk tersebut. Cara menghitung berat baja honeycomb pun akhirnya tidak sama dengan WF. Begitu pula dengan luas bahan. Hal tersebut disebabkan adanya plat penutup lubang. Sebagai komponen tambahan pada baja honeycom, selain stiffners dan plat lekat. Bentuk plat tutup seperti terlihat pada gambar ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3757 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/PLAT-JOIN-KASTELA-750-WF-500-300x175.png" alt="Detail baut sambung baja kastela 750x200x10x16" width="300" height="175" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/PLAT-JOIN-KASTELA-750-WF-500-300x175.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/PLAT-JOIN-KASTELA-750-WF-500.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tutup lubang baja honeycomb adalah terbuat dari plat baja lembaran. Dengan ketebalan minimal, atau sama dengan tebal web (t1). Contoh, balok honeycomb yang terbuat dari WF 250x125x6x9 mm. t1 pada profil tersebut adalah 6 mm. Dengan demikian gunakan plat baja tebal 6 mm, atau lebih.</p>
<h2>Cara menghitung luas dan berat plat tutup</h2>
<p>Walau baja honeycomb belum selesai di rangkai. Serta, tidak perlu mengukur lubang pada material. Anda sudah bisa membuat plat tutup honeycomb. Caranya ada 2 pilihan. Yaitu manual, atau menggunakan program Autocad.</p>
<h3>a. Cara manual hitung manual</h3>
<p>Yaitu dengan cara memanfaatkan mal ukur baja honeycomb. Teman-teman tahu kan, apa mal ukur?. Langkah-langkahnya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Letakkan kedua mal ukur secara berhadap-hadapan. Sehingga terdapat lubang pada bagian tengah.</li>
<li>Pastikan setiap sudut bertemu dengan sempurna.</li>
<li>Letakkan sebuah kertas (manila) dibawah mal. Kemudian beri tanda titik pada kertas tersebut, sesuai dengam sudut lubang. Lalu, hubungkan dengan garis tebal. Sehingga berbentuk segi 6.</li>
<li>Selanjutnya Anda hitung luas lubang. Dengan demikian, Anda telah bisa menghitung berat baja honeycomb.</li>
</ol>
<h3>b. Cara kedua; pakai file Cad</h3>
<p>Anda buka file Autocad yang berisi gambar kerja. Kemudian cari detail baja kastela. Lalu, ukur lubang yang berbentuk segi enam pada material tersebut. Tekniknya sama dengan ketika Anda menghitung luas <a href="https://arsitekta.com/menghitung-berat-plat-simpul-baja-dengan-mudah-caranya-begini-part-3-of-4/">plat simpul</a>. Kemudian, jikalau luas plat tutup telah diketahui. Kalikan dengan berat satu plat baja. Selesai.</p>
<p>Teknik hitung berat dan luas balok baja honeycomb<br />
Sebuah balok baja honeycomb terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Batang balok</li>
<li>Voute</li>
<li>Plat lekat sebanyak 2 buah</li>
<li>Stiffners (rib), minimal @2 buah</li>
<li>Plat tutup</li>
</ol>
<p>Maka untuk menghitung berat baja honeycomb balok, semua komponen tersebut harus Anda hitung satu per satu. Contoh, balok honeycomb WF 750x200x10x16. Detail seperti gambar diatas. Berarti berat honeycomb tersebut adalah sama dengan baja WF 500&#215;200. Karena bahan dasar yang digunakan adalah baja WF tersebut. Begitu juga cara menghitung luas material. Adalah menggunakan rumus untuk menghitung luas baja WF 500.</p>
<p>2 komponen berikutnya. Yaitu plat lekat dan stifners balok. Caranya sama dengan menghitung berat plat buhul, atau plat tutup honecomb. Hanya, jumlahnya jangan sampai keliru. Sebab masing-masing balok jumlah komponen tidak sama. Umumnya, jikalau bentangan semakin lebar, maka komponennya makin banyak.</p>
<h2>[Contoh] Rincian perhitungan tonase balok HCO</h2>
<p>Semisal balok honeycomb digunakan untuk jembatan bentang 10 meter. Karena berfungsi sebagai <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/">konstruksi jembatan</a>, maka balok tersebut tidak menggunakan voute, maupun plat lekat. Sehingga rincian perhitungan tonase terdiri dari:</p>
<ol>
<li>Balok = 10,0 x 89,58 kg/m = 895,80 kg</li>
<li>Stiffners T=10 mm = 0,20 x 0,75 x 6 bh x 81 kg = 72,90 kg</li>
<li>Plat tutup HCO = 0,15 m² x 10 bh x 81 kg = 121,50 kg</li>
</ol>
<p>Demikian contoh menghitung berat baja honeycomb. Sehingga diketahui tonase 1 buah balok = 1.090,20 kg. Untuk mengetahui total tonase keseluruhan. Hitung jumlah balok yang digunakan untuk konstruksi jembatan satu per satu. Caranya seperti contoh diatas. Disamping itu, jangan lupa untuk menghitung komponen yang diperlukan. Antara lain, angkur, mur baut, serta luas penampang material. Guna menghitung kebutuhan cat besi.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/">Cara Khusus Menghitung Berat Baja Honeycomb, Jenis-jenis Komponen dan Luas Bahan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/cara-khusus-menghitung-berat-baja-honeycomb-jenis-jenis-komponen-dan-luas-bahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
