<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jarum gording Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/jarum-gording/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/jarum-gording/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Sep 2023 19:58:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>jarum gording Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/jarum-gording/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Biaya Pasang Trekstang Baru Dan Bekas Dengan Satuan Meter Dan Kilogram [Part 9 of 11]</title>
		<link>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-trekstang-baru-dan-bekas/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-trekstang-baru-dan-bekas/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 13:16:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pemasangan baja]]></category>
		<category><![CDATA[jarum gording]]></category>
		<category><![CDATA[sag rod]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Trekstang dan ikatan angin adalah 2 jenis komponen rangka atap yang selalu dipasang secara bersamaan. Disamping itu terdiri dari beberapa elemen yang berukuran kecil. Sehingga biaya pasang trekstang, maupun ikatan angin harus dihitung secara teliti. Sama halnya dengan perhitungan biaya angkur dan mur baut pada artikel ke-8. Contoh perhitungan biaya trekstang baru Semisal material yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-trekstang-baru-dan-bekas/">Biaya Pasang Trekstang Baru Dan Bekas Dengan Satuan Meter Dan Kilogram [Part 9 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Trekstang dan ikatan angin adalah 2 jenis komponen rangka atap yang selalu dipasang secara bersamaan. Disamping itu terdiri dari beberapa elemen yang berukuran kecil. Sehingga biaya pasang trekstang, maupun ikatan angin harus dihitung secara teliti. Sama halnya dengan perhitungan biaya angkur dan mur baut pada <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-angkur-dan-mur-baut-baja/">artikel</a> ke-8.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2821" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja.jpg" alt="Trekstang memiliki peran yang sangat penting pada konstruksi atap baja" width="400" height="266" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja.jpg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Trekstang-memiliki-peran-yang-sangat-penting-untuk-konstruksi-baja-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h2>Contoh perhitungan biaya trekstang baru</h2>
<p>Semisal material yang digunakan adalah besi beton 12 mm. Panjang 1,25 m. Material ini bukan bekas. Tapi, benar-benar baru. Umumnya digunakan sebagai pengaku gording CNP 150, dan/atau CNP 200. Untuk rangka atap pelana, limas, maupun joglo.</p>
<p>Rincian biaya pasang trekstang tersebut sebagai berikut:<br />
A. Pengadaan besi beton dia.12 = 1,11 kg x Rp 24.000 = Rp 26.640,-<br />
B. Biaya drat ulir = 2 bh x Rp 5.000 = Rp 10.000,-<br />
C. Mur trekstang M12 = 4 bh x Rp 1.500 = Rp 6.000,-<br />
D. Ongkos pasang = 10% x (A + B + C) = Rp 4.264,-<br />
E. Overhead dan profit = 10% x (A + B + C + D) = Rp 4.690,4</p>
<p>Jadi total biaya seluruhnya adalah Rp 51.594,40. Pembulatan menjadi Rp 51.600,-/bh.</p>
<p>Setelah mengetahui harga satuan trekstang. Anda dapat memasukkan item pekerjaan ini dalam <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-plat-baja-lubang-dan-tidak-berlubang/" target="_blank" rel="noopener">RAB baja</a>. Semisal jumlah trekstang seluruhnya adalah 100 buah. Maka total biaya pasang trekstang untuk bangunan tersebut sebesar:<br />
= 100 x Rp 51.600,-<br />
= Rp 5.160.000,-</p>
<h2>Tujuan dan cara konversi harga satuan pemasangan trekstang</h2>
<p>Adakalanya panjang trekstang pada satu bangunan beragam. Hal tersebut disebabkan letak pemasangan trekstang yang tidak sama. Seperti trekstang nok. Karena tempatnya berada pada nok atap, maka ukuran trekstang umumnya tidak lebih dari 30 cm.</p>
<p>Demikian juga trekstang untuk rangka cladding. Pasti lebih pendek dibanding trekstang yang Anda gunakan untuk rangka atap. Sebab, material rangka cladding umumnya lebih kecil, banding dengan material rangka atap.</p>
<p>Oleh sebab itu semua, perlu melakukan konversi harga satuan trekstang. Agar, biaya pasang trekstang terukur (seragam). Ketika Anda gunakan dengan ukuran yang panjang, maupun pendek. Pula, ketika berfungsi sebagai bagian dari rangka atap, maupun rangka cladding.</p>
<p>Bagaimana cara melakukan konversi?. Sangat mudah. Disini saya buat 2 pilihan. Pertama, konversi dalam satuan kilogram (kg). Dan kedua, dalam satuan meter lari (m&#8217;).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1881" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg" alt="denah rangka atap cremona siku lengkap dengan trekstang dan ikatan angin" width="484" height="392" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg 484w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1-300x243.jpg 300w" sizes="(max-width: 484px) 100vw, 484px" /></a></p>
<h3>1. Konversi harga satuan trekstang menjadi kg</h3>
<p>Mengacu pada contoh perhitungan trekstang diatas. Disana harga satuan masih menggunakan buah. Maka, untuk mengetahui biaya pemasangan trekstang dalam satuan kg, adalah pakai rumus:<br />
N = HSP : TONASE</p>
<p>Keterangan:<br />
N = Harga satuan trekstang per kilogram<br />
HSP = Harga Satuan Pekerjaan trekstang dalam dalam buah/unit<br />
TONASE = Berat material besi beton yang digunakan untuk trekstang</p>
<p>= Rp 51.600 : 1,11 kg<br />
= Rp 46.486,48/kg<br />
Pembulatan menjadi Rp 46.500,-/kg.</p>
<p>Maka dari itu, menghitung biaya pasang trekstang nok dapat Anda lakukan secara singkat. Yaitu langsung pakai cara berikut:<br />
= Rp 46.500 x 0,30 m x 0,89 kg/m<br />
= Rp 17.221,5/bh</p>
<p>Rumus yang sama Anda terapkan untuk setiap trekstang. Maka, Anda akan mengetahui biaya pemasangan masing-masing trekstang. Sekalipun, material yang Anda gunakan adalah besi beton polos, atau ulir. Serta diameter kecil, atau besar. Ide brilian bukan?.</p>
<h3>2. Konversi harga menjadi satuan m&#8217;</h3>
<p>Selain dalam satuan kg. Guna memudahkan perhitungan biaya pasang trekstang secara keseluruhan. Pula dapat menggunakan satuan meter lari. Dengan harga satuan ini, nanti Anda tidak perlu lagi menghitung berat (tonase) besi beton. Tapi, panjang total trekstang. Pokoknya lebih praktis dibanding cara pertama.</p>
<p>Tetap mengacu pada contoh perhitungan sebelumnya. Biaya trekstang 12 mm; panjang 125 cm sebesar Rp 51.600,-. Konversi menjadi satuan meter lakukan dengan cara berikut:<br />
= Rp 51.600 : 1,25<br />
= Rp 41.280,-/m&#8217;</p>
<h4>Penerapan harga satuan dalam RAB</h4>
<p>Setelah mengetahui harga trekatang dalam satuan m. Dan, kebutuhan trekstang dalam satu bangunan telah Anda hitung, misalnya 300 m. Maka total biaya dalam <a href="https://arsitekta.com/jelas-perdedaan-boq-rab-proyek-seperti-ini/">RAB dan BoQ</a> Anda adalah sebesar:<br />
= Rp 41.280 x 300 m<br />
= Rp 12.384.000,-</p>
<p>Sampai disini, Anda mungkin bertanya. Harga satuan itu kan berlaku hanya untuk trekstang besi beton Ø12 mm?. Benar!. Tapi, metode yang sama dapat kita terapkan untuk semua material trekstang. Baik yang berukuran 10 mm. Bahkan yang lebih kecil, atau yang bersih besar.</p>
<h4><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4995" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg" alt="proses perhitungan volume pekerjaan, harga satuan dan anggaran biaya pemasangan material besi dan baja" width="750" height="500" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya.jpg 750w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Perhitungan-anggaran-biaya-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></h4>
<h4>Cara mengetahui biaya pasang trekstang 10 mm</h4>
<p>Karena satuan yang kita gunakan adalah meter. Maka, dasar perhitungan biaya adalah trekstang yang sudah Anda konversi dalam satuan meter lari. Yakni besi beton 12 mm; seharga Rp 41.280,-/m&#8217;.</p>
<p>Maka, ketika trekstang yang Anda pakai ternyata besi beton 10 mm. Biaya pasang Anda hitung dengan cara seperti berikut:<br />
= (Rp 41.280 : 12) x 10 mm<br />
= Rp 34.400,-/m&#8217;</p>
<h2>Perhitungan biaya pasang trekstang bekas</h2>
<p>Sebagaimana saya uraikan dalam artikel sebelumnya. Material baja bekas masih banyak yang bagus, dan layak dipakai kembali dengan material konstruksi baja yang baru. Salah satu diantaranya adalah trekstang. Kemudian ikatan angin, dan terakhir adalah bracing kolom.</p>
<p>Trekstang pantas digunakan kembali, karena pemasangan menggunakan mur. Sehingga mudah di lepas. Serta, berada pada ketinggian, sehingga jamin tidak korosi. Walaupun telah digunakan puluhan tahun.</p>
<p>Misal ukuran trekstang sama dengan contoh sebelumnya. Yakni trekstang besi beton 12 mm; panjang 1.250 mm. Ketika hendak Anda pakai kembali. Perhitungan biaya pasang trekstang bekas dapat Anda lakukan dengan 2 cara.</p>
<h3>Hitungan biaya secara rinci</h3>
<p>Rincian perhitungan sebagai beeikut:<br />
A. Beli trekstang bekas = 1,11 kg x Rp 10.000 = Rp 11.100,-<br />
B. Ganri mur trekstang = 4 bh x Rp 1.500 = Rp 6.000,-<br />
C. Ongkos pasang = 10% x (A + B) = Rp 1.710,-<br />
D. Overhead dan profil = 10% x (A + B + C) = Rp 1.881,-</p>
<p>Total Rp 20.691,-/bh</p>
<h3>Hitung biaya cara cepat</h3>
<p>Dapat dilakukan mengacu pada harga satuan Rp 41.280,-/m&#8217;. Dengan asumsi biaya pasang trekstang adalah sekitar 45% dari material baru. Yaitu sebesar:<br />
= Rp 41.280 x 45%<br />
= Rp 18.576,-/m&#8217;</p>
<p>Perhatikan satuan harga yang saya gunakan dalam 2 jenis perhitungan diatas. Yakni buah dan meter lari. Oleh sebab itu, pilihan salah satu metode yang cocok untuk Anda. Lalu, lakukan perhitungan volume pekerjaan trekstang menggunakan satuan yang sama.</p>
<h2>Satuan harga untuk pemasangan trekstang yang tepat bagi pemula</h2>
<p>Saran saya bagi pemula. Ketika tahap belajar, sebaiknya pakai satuan kilogram. Hal itu Anda lakukan untuk menghitung biaya pasang trekstang baru, maupun bekas. Sekalipun proses perhitungan cukup panjang. Tapi, metode tersebut bagus untuk melatih Anda dalam membuat RAB baja.</p>
<p>Alasan kedua tetap memakai satuan kg adalah agar sesuai dengan satuan yang digunakan untuk material baja profil yang lain. Hal ini penting supaya Anda tahu total tonase baja pada sebuah proyek <a href="https://arsitekta.com/ragam-jenis-material-dan-bahan-bangunan/">bangunan</a>. Dan, mengetahui biaya pemasangan konstruksi baja secara global.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Terakhir. Saya mengundang Anda untuk menghubungi kami. Bilamana Anda merasa <a href="https://www.gurusiana.id/read/riniaprianikartini/article/apa-beda-ragu-ragu-dan-hati-hati-683656#:~:text=Ragu%2Dragu%20adalah%20sebuah%20sikap,yaitu%20terlalu%20lama%20mengambil%20keputusan.">ragu</a>, atau kurang paham dengan penjelasan yang saya sampaikan dalam artikel ini. Melalui kontak yang tercantum dalam situs tercinta ini.</p>
<p>Perhitungan biaya pasang trekstang memang harus dilakukan secara teliti. Sebagaimana saya ulas pada paragraf 1.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-trekstang-baru-dan-bekas/">Biaya Pasang Trekstang Baru Dan Bekas Dengan Satuan Meter Dan Kilogram [Part 9 of 11]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/biaya-pemasangan-trekstang-baru-dan-bekas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 13:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan angin]]></category>
		<category><![CDATA[jarum gording]]></category>
		<category><![CDATA[sagrod baja]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang]]></category>
		<category><![CDATA[wind brace]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Disini saya pakai nama yang berbeda dari artikel yang sebelumnya, yang membahas tentang persamaan trekstang dan ikatan angin. Yaitu wind brace dan sagrod. Dengan konteks yang berbeda. Sengaja Saya ambil versi bahasa Inggris. Supaya wawasan teman-teman bertambah, khususnya dalam hal kosa kata konstruksi baja. Wind brace adalah sama dengan ikatan angin, bracing, atau kres angin. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/">5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Disini saya pakai nama yang berbeda dari <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">artikel</a> yang sebelumnya, yang membahas tentang persamaan trekstang dan ikatan angin. Yaitu wind brace dan sagrod. Dengan konteks yang berbeda. Sengaja Saya ambil versi bahasa Inggris. Supaya wawasan teman-teman bertambah, khususnya dalam hal kosa kata konstruksi baja.</p>
<p>Wind brace adalah sama dengan ikatan angin, bracing, atau kres angin. Sementara sagrod. Atau sering ditulis Sag rod, adalah sama dengan treksrang. Atau jarum gording. Disebut jarum gording, sebab pemasangannya menembus material gording. Layaknya seperti sebuah jarum suntik.</p>
<p>Kedua istilah ini kerap dipakai di dalam Negeri pada saat mengerjakan proyek bangunan PMA (Perusahaan Milik Asing). Dimana desain konstruksi bangunan umumnya menggunakan bahasa Inggris. Karena adanya permintaan dari sang Owner. Atau, memang sengaja dibuat demikian oleh Jasa Arsitek, untuk menarik perhatian asing (owner).</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4926" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg" alt="Pemasangan material sagrod dan wind brace pada sebuah rangka atap baja" width="448" height="279" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2.jpeg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/Konstruksi-atap-baja-2-300x187.jpeg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<h2>Kesamaan wind brace dan sagrod</h2>
<p>Ternyata ada 5 hal yang sama dari kedua komponen konstruksi baja tersebut. Antara lain ditinjau dari:</p>
<h3>1. Jenis bahan yang digunakan</h3>
<p>Yakni sama-sama besi beton polos. Mengapa tidak pakai besi beton ulir. Karena penampang <a href="https://arsitekta.com/7-ciri-ciri-drat-ulir-yang-bagus-untuk-konstruksi-baja/" target="_blank" rel="noopener">ulir</a> pada besi beton tersebut dapat memperlambat proses sney material sag rod.</p>
<p>Demikian pula, pada material wind brace besi beton ulir di hindari karena sulit di bending. Sebagaimana kita ketahui mutu besi beton ulir jauh lebih tinggi, dibanding besi beton polos. Oleh sebab itu, proses bending jadi keras.</p>
<p>Namun demikian, untuk bahan wind brace dan sagrod, pakai besi beton polos pun sudah lebih dari cukup. Asal tidak diameter kecil. Setidaknya sag rod terbuat dari besi beton 12 mm. Dan, wind brace pakai besi beton 16 mm.</p>
<h3>2. Terpasang pada bidang yang sama</h3>
<h4>Contoh 1 : Rangka dinding</h4>
<p>Bidang yang sama misalnya dinding bangunan gudang. Yang terbuat dari rangka cladding, dan lengkap dengan penutup dinding <a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-kebutuhan-baut-untuk-pemasangan-atap-spandek-dan-galvalum/">spandek</a>.</p>
<p>Nah, pada rangka clading tersebut pasti terpasang sejumlah sag rod. Yaitu untuk menghubungkan antara rangka cladding. Yang terpasang pada tiang kolom. Agar kokoh.</p>
<p>Lalu, pada bidang dinding/cladding tersebut. Pula, dipastikan terpasang sejumlah wind brace. Yakni diantara tiang kolom baja. Baik kolom baja utama, maupun kolom gable baja. Sehingga kedua struktur tersebut saling mengikat, dan kokoh.</p>
<p>Hal yang sama kemudian dari pemasangan wind brace dan sagrod adalah posisi pasang kedua komponen. Yaitu sama-sama vertikal. Alias tegak lurus.</p>
<h4>Contoh 2 : Rangka atap</h4>
<p>Pada bidang konstruksi atap. Selain terbukti pada 1 bidang pemasangan. Sag rod juga bersinggungan langsung dengan wid brace. Seperti terlihat pada gambar denah berikut ini. Sagrod ditulis dengan kode TR, sementara wind brace adalah dengan kode BR.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3003" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg" alt="Denah kuda-kuda cremona dan rangka atap yang berbentuk trapesium" width="550" height="342" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja.jpg 550w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Denah-rangka-atap-baja-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Pada gambar denah tampak jelas antara wind brace dan sagrod bertumpuk. Dan, saling bersilang. Itu buktinya terpasang pada bidang yang sama, serta bersinggungan langsung. Oleh sebab itu proses pemasangan tidak boleh serentak. Melainkan satu per satu.</p>
<h3>3. Berfungsi sebagai batang tarik</h3>
<p>Sebagaimana saya singgung pada poin 1. Karena kedua komponen konstruksi baja ini adalah berfungsi sebagai batang tarik. Maka tidak perlu pakai materi besi beton ulir. Tapi, pakai besi beton polos saja. Sudah cukup kuat. Dengan demikian biaya pemasangan tidak mahal.</p>
<p>Sag rod terpasang diantara 2 buah gording. Dengan tujuan agar pemasangan gording benar-benar lurus. Demikian pula, wind brace. Terpasang diantara 2 buah kuda-kuda untuk memastikan struktur atap tersebut tidak puntir. Tapi, benar-benar tegak dan lurus.</p>
<p>Nah, untuk mencapai tujuan tersebut. Pemasangan wind brace dan sagrod dilakukan dengan cara mengencangkan baut sambung. Dengan demikian, semua rangka konstruksi yang terhubung dengan kedua material ini jadi keras/kencang.</p>
<h3>4. Mudah di bongkar pasang</h3>
<p>Pemasangan sag rod adalah menggunakan 2 buah mur, pada kedua ujung material. Sebelumnya kedua ujung material sag rod (besi beton) tersebut sudah dilengkapi dengan drat ulir. Oleh sebab itu, proses di lapangan hanya memasang pada gording. Dan, mengencangkan agar gording lurus.</p>
<p>Maka dari itu, pada saat sag rod hendak Anda lepas kembali. Anda cukup membuka kedua mur yang terpasang pada goding. Lalu, sag rod otomatis lepas. Jadi, sangat mudah.</p>
<p>Demikian pula wind brace. Karena pemasangan pada tiang kolom, atau kuda-kuda menggunakan baut mur. Sehingga sangat mudah melakukan pembongkaran.</p>
<h3>5. Bisa dipasang di proyek lain</h3>
<p>Persamaan wind brace dan sagrod yang terakhir adalah bisa dipakai berulang-ulang. Asalkan pada ukuran/bentuk struktur yang sama dengan sebelumnya. Sebab kedua material tersebut tetap bagus, walau sudah bekas pakai.</p>
<p>Maka dari itu, jika dikonversi dari segi biaya. Pemasangan kedua material konstruksi baja ini tergolong murah. Sebab jangka panjang, tidak perlu maintenance, serta bisa Anda pakai kembali pada proyek yang lain. Jadi, sangat menguntungkan bila ditinjau dari segi <a href="https://www.prudential.co.id/id/pulse/article/investasi-jangka-panjang/">investasi</a>.</p>
<h2>[Penutup] Keunikan ikatan angin dan trekstang</h2>
<p>Berdasarkan penjelasan diatas, selain memiliki banyak perbedaan. Ternyata ikatan angin dan trekstang juga memiliki banyak persamaan. Bahkan, boleh disebut saling membutuhkan. Sebab, disitu ada pemasangan trekstang, ternyata ikatan angin pun turut terpasang. Sangat unik.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/">5 Persamaan Wind Brace dan Sagrod Yang Menjadi Fakta Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/kesamaan-wind-brace-dan-sagrod/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 13:16:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[bracing]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan angin]]></category>
		<category><![CDATA[jarum gording]]></category>
		<category><![CDATA[kres angin]]></category>
		<category><![CDATA[sag rod]]></category>
		<category><![CDATA[trekstang]]></category>
		<category><![CDATA[wind brace]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4922</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melengkapi beberapa topik yang sudah saya tulis sekitar 2 tahun lalu. Tentang trekstang dan ikatan angin. Ternyata masih ada yang belum paham, apa dan dimana perbedaan kedua komponen konstruksi baja tersebut. Oh iya. Disini saya pakai istilah asli, bukan berarti ada jenis trekstang palsu. Dan/atau, jenis ikatan angin yang KW. KW maksudnya mutu material dibawah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Melengkapi beberapa topik yang sudah saya tulis sekitar 2 tahun lalu. Tentang trekstang dan ikatan angin. Ternyata masih ada yang belum paham, apa dan dimana perbedaan kedua komponen konstruksi baja tersebut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4923" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg" alt="Salah satu posisi pemasangan trekstang dan ikatan angin pada konstruksi atap baja" width="448" height="291" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/08/konstruksi-atap-baja-pabrik-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Oh iya. Disini saya pakai istilah asli, bukan berarti ada jenis trekstang palsu. Dan/atau, jenis ikatan angin yang KW. KW maksudnya mutu material dibawah standar. Sebagaimana sering ditujukan pada spare part motor, atau mobil.</p>
<p>Tapi, untuk memperjelas bahwa perbedaan antara trekstang dan ikatan angin yang sebenarnya, hanya yang saya uraikan disini. Sementara yang lain mengarang, atau sebatas (maaf) duplikat. Sebab bukan pelaku konstruksi baja asli. Oh, maaf. Pakai kata asli lagi.</p>
<h2>Ragam perbedaan antara trekstang dengan ikatan angin</h2>
<p>Menurut pengalaman, dan pengamatan saya sejak tahun 1996 terlibat langsung dalam perencanaan, perancangan, dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja. Antara trekstang dan ikatan angin, setidaknya terdapat 11 macam perbedaan, yaitu dari segi:</p>
<h3>1. Diameter besi beton trekstang lebih kecil</h3>
<p>Pada saat membuat satu konstruksi bangunan. Material besi beton yang digunakan untuk ikatan angin umumnya lebih besar. Dibanding besi beton yang digunakan untuk trekstang. Mengapa?. Supaya efisien.</p>
<p>Material yang sering digunakan untuk trekstang adalah besi beton dia.12 mm. Sementara ikatan angin adalah terbuat dari besi beton 16, atau 19 mm. Bahkan tidak mustahil menggunakan diameter yang lebih besar. Karena harus menyesuaikan ukuran material baja struktur.</p>
<p>Oleh sebab itu, pada satu bangunan jarang ditemui antara trekstang dan ikatan angin terbuat dari besi beton yang sama. Kalau pun ternyata sama. Hal itu disebabkan oleh ukuran bangunan yang kecil.</p>
<p>Misal konstruksi gudang bentang 12,0 meter ke bawah. Dan, kuda-kuda terbuat dari <a href="https://arsitekta.com/ukuran-material-besi-cnp-yang-tidak-populer-saat-ini/">baja CNP</a> 150 double. Maka, ikatan angin yang ideal untuk bangunan ini hanya besi beton 12 mm. Sehingga dipastikan sama dengan material trekstang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2783" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg" alt="Jenis-jenis elemen bahan ikatan angin tertera dalam gambar ini" width="994" height="526" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin.jpg 994w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin-300x159.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/5-Macam-elemen_bahan-ikatan-angin-768x406.jpg 768w" sizes="(max-width: 994px) 100vw, 994px" /></a></p>
<h3>2. Material ikatan angin lebih panjang</h3>
<p>Selain lebih besar. Material ikatan angin juga jauh lebih panjang. Trekstang paling panjang adalah 1,5 meter. Pun, tergolong langka. Karena semakin panjang material trekstang, maka kekuatannya makin kecil. Beda dengan ikatan angin.</p>
<p>Panjang ikatan angin bisa mencapai 12 meter. Atau, hampir 10x lipat dari trekstang. Oleh sebab itu, diameter besi beton untuk ikatan angin harus lebih gede. Supaya memiliki daya tarik tidak mudah putus.</p>
<h3>3. Elemen pelengkap</h3>
<p>Pelengkap material trekstang dan ikatan angin berbeda dalam hal jumlah, dan bentuk. Trestang miliki ulir pada kedua ujungnya, dan dilengkapi dengan mur. Masing-masing 2 biji.</p>
<p>Sedangkan material ikatan angin lebih kompleks. Selain dilengkapi dengan mur baut, dan plat lekat. Yang berfungsi sebagai wadah untuk memasang baut mur tersebut. Pula, memiliki alat pengeras. Atau, sering disebut jarum keras, atau spand skurp.</p>
<h3>4. Fungsi, letak pasang dan analogi</h3>
<p>Sesuai nama komponen konstruksi. Ikatan angin berfungsi sebagai penahan angin. Dalam istilah ilmiah disebut tahanan terhadap gaya tekan dan hisap. Sehingga konstruksi baja tetap kokoh. Walau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_angin">angin</a> berhembus sangat kencang.</p>
<p>Berdasarkan fungsi tersebut, maka pemasangan ikatan angin harus pada struktur baja utama. Misal kuda-kuda, maupun tiang kolom. Karena kedua material tersebut yang terhubung langsung dengan angin.</p>
<p>Sementara pemasangan trekstang adalah pada rangka atap. Tepatnya pada gording, dan rangka cladding. Atau, dinding bangunan. Jadi, bukan pada struktur utama. Melainkan bagian/komponen dari struktur. Maka dari itu, boleh disebut fungsi trekstang adalah ekstra pengaku.</p>
<p>Dalam hal fungsi, perbandingan trekstang dan ikatan angin adalah bagai adik kelas, dan kakak kelas. Adik kelasnya adalah trekstang, karena pemasangan berada pada sub struktur baja. Yaitu gording, dan cladding.</p>
<p>Sedangkan ikatan angin adalah sebagai kakak kelas. Sebab terpasang langsung pada material baja struktur. Maka dari itu pula, material besi beton yang digunakan selalu lebih besar. Dan, boleh disebut komponen konstruksi baja yang sebanding dengan ikatan angin adalah gording, dan rangka cladding.</p>
<h3>5. Cara pabrikasi</h3>
<p>Soal kecepatan, pasti trekstang pemenang. Karena proses pembuatan material trekstang sangat mudah. Antara lain; mengukur besi beton, lalu memotong dengan mesin gerinda, dan terakhir membuat sney. Selesai.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2823" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg" alt="Ketentuan jarak dan panjang trekstang untuk rangka atap" width="763" height="459" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap.jpg 763w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Ketentuan-jarak-dan-panajng-trekstang-Besi-Beton-untuk-Konstruksi-Atap-300x180.jpg 300w" sizes="(max-width: 763px) 100vw, 763px" /></a></p>
<p>Beda dengan membuat ikatan angin. Proses pengerjaan lebih lama, dan sulit. Sebab selain mengukur, dan memotong bahan. Anda harus tekuk kedua ujung besi beton, agar spand skrup bisa terpasang dengan sempurna.</p>
<p>Tidak hanya itu. Anda juga perlu menyiapkan plat lekat untuk sambungan baut. Yaitu 2 buah. Lengkap dengan lubang baut. Nah, proses pembuatan elemen plat ini juga butuh proses panjang, dan jelimet. Karena ukurannya sangat kecil. Yakni 60&#215;150 mm. Atau, 80 x 200 mm.</p>
<p>Singkatnya, dalam hal kemudahan dan jangka waktu penyelesaian pabrikasi. Antara trekstang dan ikatan angin jauh beda. Trekstang cepat selesai, karena melibatkan alat modern. Yaitu mesin sney. Sementara ikatan angin, selain jumlah elemen yang akan dibuat sangat banyak. Pula hanya dengan cara manual.</p>
<h3>6. Cara pemasangan</h3>
<p>Kasusnya sama dengan pabrikasi. Pemasangan 1 buah trekstang jauh lebih cepat, dibanding ikatan angin. Perbedaan utama adalah pada saat memasang alat sambung.</p>
<p>Alat sambung pada material trekstang hanya mur. Sementara, ikatan angin ada 2 macam. Yakni <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-mur-baut-htb-dan-ciri-cirinya/" target="_blank" rel="noopener">mur baut</a>, dan spand krup. Bisa Anda bayangkan berapa lama memasang, dan mengeraskan kedua jenis alat sambung itu bukan?.</p>
<h3>7. Alat kerja pabrikasi dan pemasangan</h3>
<p>Sebelumnya sudah saya singgung. Khususnya saat pabrikasi trekstang. Jumlah alat yang dibutuhkan 4 macam saja. Yakni alat ukur meter, kapur besi, mesin gerinda, dan mesin sney.</p>
<p>Padahal untuk membuat ikatan angin. Selain alat ukur dan kapur besi, Anda harus menyiapkan mesin bor, alat potong blender, mesin las, serta alat tekuk (bending) besi beton. Sangat banyak kan?.</p>
<h3>8. Jumlah kebutuhan material trekstang dan ikatan angin</h3>
<p>Berlaku untuk semua jenis proyek konstruksi baja. Baik yang berukuran/bentang besar, atau kecil. Kebutuhan trekstang selalu lebih banyak, dibanding ikatan angin. Sebab pemasangan trekstang merata pada setiap gording, dan cladding. Sementara ikatan angin tidak. Umumnya hanya.selang-seling. Seperti terlihat pada gambar denah atap ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1881" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg" alt="denah rangka atap cremona siku lengkap dengan trekstang dan ikatan angin" width="484" height="392" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1.jpg 484w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-denah-rangka-atap-cremona-1-300x243.jpg 300w" sizes="(max-width: 484px) 100vw, 484px" /></a></p>
<h3>9. Satuan biaya pemasangan</h3>
<p>Maksudnya satuan yang digunakan dalam perhitungan material. Material trekstang dan ikatan angin umumnya sama-sama dihitung menggunakan satuan kilogram. Tapi, khusus ikatan angin masing-masing elemen pelengkap. Seperti mur baut dan span skrup hitung lagi tersendiri. Yaitu dengan satuan buah/biji.</p>
<h3>10. Cara menghitung tonase dan rincian biaya</h3>
<p>Rumus menghitung berat material besi beton adalah sama. Yakni:<br />
= P x Berat satuan (kg)</p>
<p>Atau, bisa juga menggunakan rumus Berat Jenis Baja (Bjb). Kedua metode tersebut silahkan Anda baca dalam <a href="https://arsitekta.com/kumpulan-rumus-menghitung-berat-material-baja/">tautan</a> ini.</p>
<p>Akan tetapi, rincian biaya pekerjaan trekstang dan ikatan angin berbeda. Khusus pemasangan trekstang, biaya mur dan sney umumnya tidak dihitung. Karena anggapan sudah include dalam volume/tonase. Oleh sebab itu item pekerjaan hanya 1. Contoh penulisan sebagai berikut:<br />
&#8211; Pemasangan trekstang besi beton dia.12 mm panjang 1,25 m = 1,11 kg.</p>
<p>Adapun mur yang terdapat pada material trekstang, umumnya tidak di hitung. Demikian pula drat ulir yang berada pada kedua ujung material. Padahal, biaya untuk komponen tersebut tergolong besar. Bahkan boleh dibilang lebih tinggi dibanding biaya pengadaan material besi beton untuk membuat trekstang.</p>
<p>Sementara rincian pekerjaan ikatan angin, terdiri dari 4 item yaitu:<br />
&#8211; Pasang ikatan angin dia.16 mm. Panjang 6,0 meter = 9,48 kg<br />
&#8211; <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-plat-kopel-sambungan-baja/">Plat sambung</a> ikatan angin T=10 mm = 0,97 kg<br />
&#8211; Mur baut M16 untuk ikatan angin = 2 bh<br />
&#8211; Spand skrup M19 = 2 bh</p>
<h3>11. Ragam istilah</h3>
<p>Dalam hal istilah yang digunakan sehari-hari. Baik yang berasal dari bahasa asing, maupun lokal. Trekstang dan ikatan angin juga memiliki perbedaan yang signifikan. Trkestang terkenal dengan sebutan: 1]. Sag rod, dan 2]. Jarum gording</p>
<p>Sedangkan ikatan juga familiar dengan sebutan: 1]. Bracing, 2]. Wind brace, dan 3]. Kres angin. Jadi selurunhya, ada 4 nama untuk 1 jenis komponen struktur baja. Laur biasa!.</p>
<h2>[Penutup] Persamaan ikatan angin dan trekstang apa?</h2>
<p>Jawabnya, cukup banyak juga. Disini tidak saya jabarkan lebih panjang lagi mengenai hal itu. Supaya pembaca tidak bosan. Tetapi, dalam artikel yang berbeda. Khusus membahas kesamaan trekstang dan ikatan angin. Artikel tersebut bisa Anda peroleh dengan cara browsing. Dengan kata kunci wind brace atau sagrod. Semoga berhasil.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/">11 Perbedaan Trektsang dan Ikatan Angin Aslinya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/beda-trektsang-dan-ikatan-angin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
