<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dak besi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/dak-besi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/dak-besi/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Aug 2022 17:48:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>dak besi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/dak-besi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2022 17:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[balok baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak besi]]></category>
		<category><![CDATA[dak rumah]]></category>
		<category><![CDATA[material dak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Material untuk dak rumah sangat banyak. Saking banyaknya, membuat orang suka bingung menentukan pilihan. Ditambah lagi, gencarnya promosi yang dilakukan para produsen. Produsen A mengatakan materialnya yang terbaik. Tak kalah, si &#8211; B juga meng-klaim material yang dia miliki adalah yang paling murah. Begitu selanjutnya. Teman-teman, bila ingin memilih material untuk dak rumah. Artikel ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/">Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3322 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda-300x199.jpg" alt="Pahami lebih dulu panduan untuk membeli rumah perdana, agar tidak kecewa!" width="300" height="199" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda-300x199.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rumah-perdana-untuk-keluarga-muda.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Material untuk dak rumah sangat banyak. Saking banyaknya, membuat orang suka bingung menentukan pilihan. Ditambah lagi, gencarnya <a href="https://money.kompas.com/read/2022/02/19/181905526/apa-itu-promosi-pengertian-tujuan-jenis-dan-fungsinya?page=all#:~:text=Pertama%20tujuan%20promosi%20adalah%20untuk,membeli%20produk%20atau%20menggunakan%20jasa.">promosi</a> yang dilakukan para produsen. Produsen A mengatakan materialnya yang terbaik. Tak kalah, si &#8211; B juga meng-klaim material yang dia miliki adalah yang paling murah. Begitu selanjutnya.</p>
<p>Teman-teman, bila ingin memilih material untuk dak rumah. Artikel ini pantas Anda jadikan referensi. Material-material yang kami sebutkan disini, telah teruji. Hemat biaya dan kuat. Bahkan cocok digunakan didalam bangunan. Membesar-besarkan?. Tidak teman-teman. Mari buktikan.</p>
<h2>Komponen dak</h2>
<p>Sebenarnya hal ini tergolong umum. Tapi, penting Anda jadikan dasar memilih, dan menentukan material untuk dak rumah. Khusunya bagi teman-teman pemula. Supaya paham jenis-jenis komponen dak. Sebagai berikut:</p>
<h3>1. Tiang kolom dan pondasi</h3>
<p>Kolom dak harus mampu menopang beban, dan meneruskannya pada pondasi. Maka dari itu, sistem struktur bangunan mengharuskan, agar 2 jenis komponen ini bekerja secara bersama-sama. Namun demikian, bukan berarti harus terbuat dari material yang sama. Tapi, bisa Anda lakukan dengan cara kombinasi. Contoh, tiang kolom terbuat dari baja. Sedangkan pondasi, terbuat dari beton bertulang. Atau, <a href="https://arsitekta.com/cara-yang-benar-menghitung-volume-pondasi-batu-kali-dan-kebutuhan-bahan/">pondasi batu kali</a>, kombinasi dengan tiang kayu.</p>
<h3>2. Balok dak</h3>
<p>Prinsip kerja momen balok dak. Makin besar beban yang harus dipikul, semakin besar kemungkinan akan terjadi lendut, puntir dan rubuh. Maka dari itu, material untuk dak rumah. Khususnya balok. Harus yang tepat. Tepat dalam arti kokoh, dan tahan terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.</p>
<h3>3. Lantai dak</h3>
<p>Lantai dak ditentukan berdasarkan fungsi, serta lokasi pasang. Misal, dak untuk tempat jemur pakaian. Umumnya dibuat dalam keadaan terbuka. Supaya jemuran cepat kering. Nah, lantai dak yang tepat untuk itu pasti cor beton. Bukan lantai kayu, atau besi. 2 jenis material ini sangat rawan, jika terpasang pada area terbuka.</p>
<h3>4. Besi tulangan</h3>
<p><a href="https://arsitekta.com/tips-jitu-membeli-besi-tulangan-yang-sudah-jadi-part-3-of-3/">Besi tulangan</a> digunakan untuk semua komponen dak, yang terbuat dari cor beton. Selain pondasi, dan lantai. Tulangan juga berguna untuk kolom, maupun balok dak. Dalam hal ini, kalau memang material tersebut yang Anda pilih. Jika, tidak menggunakan material tersebut. Berarti penggunaan besi beton menjadi semakin sedikit. Apa hubungannya dengan material untuk dak rumah?.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3560 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg" alt="Ragam ukuran besi beton untuk struktur rumah tinggal sederhana dan bertingkat" width="300" height="177" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal-300x177.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Detail-besi-tulangan-rumah-tinggal.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Diakui atau tidak konstruksi bangunan yang terbuat dari beton, jauh lebih mahal dari material yang lain. Padahal, semua orang ingin, agar biaya <a href="https://arsitekta.com/membangun-rumah-secara-bertahap-dan-teknik-pelaksanaannya/">bangun rumah</a> hemat. Maka dari itu, bila pemakaian besi beton sedikit. Berarti struktur beton rumah tidak banyak. Sehingga hemat biaya. Logikanya sesederhana itu.</p>
<h3>5. Finishing</h3>
<p>Finishing dak antara lain segala jenis pekerjaan yang berkaitan dengan arsitektural. Atau tampilan akhir bangunan. Jenis-jenisnya adalah: 1]. Plafon,<br />
2]. Lantai, dan 3]. Cat. Disini tidak kami sebutkan atap. Karena rangka atap termasuk dalam kategori konstruksi bangunan. Artinya, belum tentu semua dak memiliki atap.</p>
<p>Pentingnya proses finishing pada dak. Tidak hanya untuk menambah daya tarik pada bangunan. Tapi, memberi rasa aman, dan nyaman kepada semua orang yang menggunakan dak rumah. Oleh sebab itu, sekalipun material untuk dak rumah bagus. Tapi, tidak dibarengi dengan finishing yang tepat. Maka fungsi dak jamin tidak maksimal.</p>
<h2>Material yang terbaik untuk dak ukuran 4 x 6 m</h2>
<p>Semisal, dak ini rencana akan digunakan untuk menzzanine. Letaknya berada dalam bangunan rumah. Atau, boleh disebut sebagai <a href="https://arsitekta.com/penyebab-pekerjaan-tambah-konstruksi-baja-dampak-dan-konsekuensinya/">pekerjaan tambah</a>. Sampai disini, dipastikan material untuk dak rumah tersebut, yang terbaik adalah baja dan kayu. Jikalau pakai beton, selain alasan biaya. Proses pengerjaannya juga sulit. Sebab berada didalam bangunan, yang sudah jadi.</p>
<p>Sementara. Bila pakai material baja, atau kayu. Proses pengerjaannya bisa Anda lakukan dengan sistem pabrikasi. Dan di lapangan hanya melakukan pemasangan. Dengan sistem sambungan baut. Maka, jamin cepat selesai. Serta tidak merusak bangunan eksisting.</p>
<h3>a. Daftar material yang digunakan</h3>
<p>Material untuk dak rumah yang terbaik, untuk ukuran 4 x 6 meter adalah:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom dan balok induk = WF 200&#215;100. Masing-masing sebanyak 4 buah.</li>
<li>Balok anak (pembagi) = WF 150&#215;75. Berjumlah 2 buah. Tepatnya ditengah balok utama.</li>
<li>Rangka tambahan untuk lantai = besi Stal kotak 40&#215;60 mm. Dengan modul pasangan berbentuk kotak, berukuran 60&#215;60 cm</li>
<li>Lantai dak = kayu Multiplek tebal 12 mm.</li>
</ol>
<p>Pola pemasangan konstruksi dak seperti gambar ini. Warna merah (ping) terbuat dari baja WF 200&#215;100. Sedangkan warna biru adalah balok anak. Adapun tambahan rangka adalah terpasang rata dengan balok WF. Sehingga lantai terpasang dengan kuat. Karena bertumpu pada balok baja.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4116 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png" alt="Gambar skematik balok besi WF untuk dak bentang 4 dan 6 meter" width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>b. Alternatif dak dengan bahan kayu</h3>
<p>Spesifikasi material kayu yang digunakan minimal kelas II. Terdiri dari ukuran 6/12; 6/10 dan 4/6 cm. Kegunaan balok-balok kayu ini, sama dengan konstruksi dak baja. Berikut lantai yang digunakan.</p>
<h3>Sambungan tiang kolom dengan lantai yang murah</h3>
<p>Masih dengan contoh kasus diatas. Pertemuan antara tiang dan <a href="https://www.popbela.com/career/inspiration/niken-ari/cara-merawat-lantai-keramik">lantai rumah</a>, gunakan chemical bolt. Sudah kuat. Dengan kata lain, Anda tidak perlu membuat pondasi khusus untuk dak. Tapi, cukup dengan memanfaatkan lantai eksisting. Sebagai dudukan tiang kolom. Sehingga lantai tetap dalam keadaan bagus. Serta tidak mengakibatkan pekerjaan bongkar pasang.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, pekerjaan bongkar pasang selalu membuat anggaran biaya bengkak. Sebab, ketika elemen bangunan sudah dibongkar, dan hendak dipasang kembali. Item pekerjaan baru sering muncul tiba-tiba. Maka untuk mencegah hal tersebut. Pilihan terbaik untuk kolom dak adalah menggunakan baut chemical.</p>
<h2>[Penutup] Tempat pemasangan dak yang strategis dalam rumah</h2>
<p>Guna menghemat biaya. Material untuk dak rumah sedapat mungkin harus yang berukuran kecil. Hal tersebut dapat Anda capai, bila pemasangan dak berada pada tempat yang strategis. Syaratnya adalah:<br />
1. Berada pada area yang luas, dan tertutup.<br />
2. Pemasangan dak di pojok bangunan.<br />
3. Dinding rumah masih dalam keadaan bagus. Sehingga boleh dimanfaatkan sebagai pengganti balok.<br />
4. Pemasangan dak tidak mengganggu aktivitas pemilik rumah.</p>
<p>Demikian penjelasan tentang cara memilih material untuk dak rumah. Berikut contoh material baja, dan kayu. Untuk dak ukuran 4&#215;6 m. Bilamana ukuran dak Anda berbeda. Dan membutuhkan bantuan. Silahkan kontak kami melalui nomor yang <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">tertera disini</a>.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/">Jangan Asal Pakai! Material Untuk Dak Rumah Yang Kokoh dan Murah Jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jangan-asal-pakai-material-untuk-dak-rumah-yang-kokoh-dan-murah-jenisnya-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>12 Jenis Dak Baja Menurut Fungsi, Letak dan Karakteristiknya</title>
		<link>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dak-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dak-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 17:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[dak besi]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis dak]]></category>
		<category><![CDATA[ragam jenis dak baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4118</guid>

					<description><![CDATA[<p>Begitu banyaknya jenis dak baja membuat orang sering ragu untuk menggunakan material ini sebagai bahan bangunan. Sebab, kalau tidak cermat memang bisa membuat kantong bolong. Sudah bolong, ternyata tidak berfungsi maksimal. Akhinya sama seperti kata pepatah lama. Sudah jatuh tertimpa tangga. Tentu tidak ada yang ingin mengalami hal demikian bukan?. Maka dari itu, silahkan baca [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dak-baja/">12 Jenis Dak Baja Menurut Fungsi, Letak dan Karakteristiknya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4119 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-atap-dan-dak-baja-300x203.jpg" alt="Contoh konstruksi dan dak yang terbuat dari material baja profil" width="300" height="203" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-atap-dan-dak-baja-300x203.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Konstruksi-atap-dan-dak-baja.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Begitu banyaknya jenis dak baja membuat orang sering ragu untuk menggunakan material ini sebagai bahan bangunan. Sebab, kalau tidak cermat memang bisa membuat kantong bolong. Sudah bolong, ternyata tidak berfungsi maksimal. Akhinya sama seperti kata pepatah lama. Sudah jatuh tertimpa tangga. Tentu tidak ada yang ingin mengalami hal demikian bukan?. Maka dari itu, silahkan baca artikel ini sampai puas. Bercanda. Maksud kami hingga selesai.</p>
<h2>Pengertian dak WF dan jenis-jenisnya</h2>
<p>Dak WF adalah konstruksi lantai bertingkat yang menyerupai loteng, atau mezzanine. Dengan posisi berdiri sendiri pada suatu lokasi pembangunan, atau menjadi satu kesatuan dengan bangunan gedung. Yang mana material struktur dak terbuat dari berbagai jenis <a href="https://arsitekta.com/balok-baja-wf-ragam-jenis-dan-kegunaannya-pada-bangunan/">baja WF</a>. Seperti pilar, balok, serta elemen-elemen lain yang terdapat pada konstruksi dak.</p>
<p>Pada dasarnya semua material baja dapat digunakan sebagai dak. Namun demikian, yang paling favorit adalah baja WF, CNP, UNP dan H-beam. Sementara untuk lantai dak, paling terkenal adalah plat bordes.</p>
<p>Jenis dak baja menurut kegunaan, letak pemasangan dan karakteristiknya, terdiri dari 12 macam yaitu:</p>
<h3>1. Dak baru</h3>
<p>Kriteria dak baru adalah bilamana pemakaian dak belum genap 1 tahun. Serta belum pernah dilakukan perbaikan (renovasi). Untuk menambah, atau mengurangi elemen dak. Baik yang bersifat sementara, maupun permanen. Sehingga tampilan konstruksi benar-benar masih fresh. Persis seperti wujud aslinya.</p>
<h3>2. Dak tambahan</h3>
<p>Atau sering disebut ekspansi. Menurut karakteristik dan proses konstruksi. Dak tambahan ada 2 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tambahan yang dilakukan pada dak baja yang telah ada sebelumnya, atau</li>
<li>Dak baja tambahan dilakukan pada dak beton eksisting (lama).</li>
</ol>
<p>Selain cara pemasangan, merancang desain 2 jenis dak baja tambahan ini, caranya berbeda. Terutama pada sistem sambungan. Join antara balok baja, walaupun beda usia (lama dan baru), tetap bisa menggunakan baut mur dan las. Namun, sambungan antara balok baja dengan cor beton harus menggunakan baut khusus. Yakni chemical bolt, atau dinabolt. Selain 2 jenis alat sambung ini tidak ada. Maka dari itu, cara penanganannya beda.</p>
<h3>3. Konstruksi dak lama</h3>
<p>Adalah baja dak yang sudah berumur lebih dari 5 tahun. Serta telah mendapat beberapa kali <a href="https://arsitekta.com/renovasi-dan-bangun-baru-jelas-beda-jangan-bandingkan-apel-to-apel/">renovasi</a>. Baik secara ringan, misalnya penggantian cat. Maupun renovasi berat. Hal ini umumnya ditandai dengan adanya penambahan komponen pada struktur dak. Antara lain ditandai dengan perubahan ukuran, tambahan tiang kolom, atau/dan balok dak. Sehingga secara keseluruhan tampilan dak telah berubah dari aslinya.</p>
<p>Pun dengan kondisi yang kedua, penjelasannya seperti ini. Dak lama tetap pada kondisi seperi semula. Sama sekali tidak ada perbaikan, atau penambahan. Sehingga karena termakan usia, akhirnya terlihat buruk. Dan mulai korosi. Akhirnya disebut lama.</p>
<h3>4. Berada di luar bangunan</h3>
<p>Jenis dak baja yang terpisah dengan bangunan banyak ditemui pada rumah tinggal. Letak dak umumnya berada dibelakang, atau disamping rumah. Dan digunakan sebagai tempat cuci, serta jemur <a href="https://bobo.grid.id/read/083068510/tidak-boleh-sembarangan-dicuci-ini-10-jenis-kain-dan-cara-perawatannya-agar-awet?page=all">pakaian</a>. Tapi, ada pula yang di desain untuk tempat santai keluarga. Mirip dengan living room.</p>
<p>Dengan demikian, boleh disimpulkan kegunaan dak ini adalah sebagai ruang private. Sebab untuk mengakses area tersebut, Anda harus melewati bangunan utama. Sehingga hanya anggota keluarga yang leluasa beraktivitas ditempat tersebut.</p>
<h3>5. Dak yang berada di dalam ruangan</h3>
<p>Ciri khas dak baja adalah bersih, minimalis, tampilan sangat bagus. Dan, yang pasti tidak membutuhkan penutup atap. Sebab berada di dalam gedung. Beda dengan dak yang berada di luar bangunan. Jenis dak baja tersebut wajib menggunakan atap. Berupa selasar atau <a href="https://arsitekta.com/membuat-kanopi-balkon-jadi-tempat-yang-menyenangkan-begini/">kanopi</a>. Sehingga baja tidak korosi, serta demi kenyamanan pengguna.</p>
<p>Contoh dak seperti gambar di berikut. Fungsi dak antara lain: untuk menyimpan barang, tempat belajar anak, ruang tidur (istirahat), ruang fitnes, ruang kerja dan sebagainya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3957 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Conth-anak-tangga-besi-minimalis-300x236.jpg" alt="Anak tangga besi minimalis" width="300" height="236" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Conth-anak-tangga-besi-minimalis-300x236.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Conth-anak-tangga-besi-minimalis.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>6. Dak besi WF 1 lantai</h3>
<p>Adalah konstruksi besi yang dibangun untuk membuat 1 lantai dak. Diatas lantai dasar yang sudah ada. Kebalikan dari jenis dak baja 1 lantai adalah multi lantai.</p>
<h3>7. Baja dak multi lantai</h3>
<p>Artinya lantai dak yang terdiri dari 2 trap, atau lebih. Dak baja seperti ini sering dijumpai pada kawasan industri. Dan digunakan untuk bagunan pabrik. Ciri khas yang lain adalah:</p>
<ol>
<li>Terbuat dari baja WF berukuran besar, serta ketinggian dak lebih dari 6 meter.</li>
<li>Menjadi satu kesatuan dengan bangunan utama</li>
<li>Menggunakan rangka atap yang terbuat dari material baja juga.</li>
<li>Bentangan dak antara 6 &#8211; 8 meter.</li>
</ol>
<h3>8. Dak baja ekspos</h3>
<p>Yaitu konstruksi dak yang menampilkan wujud asli semua material baja, menjadi bagian dari estetika bangunan. Metode ini umumnya diterapkan pada dak yang berada dalam ruangan. Dengan demikian, walau hanya mengandalkan cat sebagai lapisan akhir. Rangka dak tidak mudah korosi.</p>
<p>Dengan tampilan konstruksi yang orisinil. Jenis dak baja ekspos menjadi sangat unik. Serta menampilkan kesat yang kokoh. Sehingga orang yang beraktivitas diatas dak akan merasa nyaman. Sekalipun dak tersebut sebenarnya tambahan.</p>
<h3>9. Rangka baja komposit</h3>
<p>Yaitu rangka dak yang dibungkus dengan material tertentu. Seperti cor beton, ACP, multiplek, GRC dan sebagainya. Metode ini secara sengaja dilakukan dengan tujuan:</p>
<ol>
<li>Agar baja WF tidak kelihatan dari luar. Sehingga tampilan dak menjadi bagus dan minimalis.</li>
<li>Untuk menambah kekuatan dak. Hal ini umumnya dilakukan dengan mengecor seluruh struktur dak. Atau sering disebut komposit beton.</li>
<li>Supaya baja WF terhindar dari benturan benda-benda keras. Atau <a href="https://arsitekta.com/50-jenis-alat-berat-proyek-jalan-dan-jembatan-serta-kegunaannya-bagian-1/">alat berat</a>, seperti forklip, truk dan lain-lain.</li>
<li>Supaya baja terhindar dari cuaca lembab. Yang mengakibatkan unsur logam cepat berkarat.</li>
</ol>
<h3>10 Baja dak di lantai dasar</h3>
<p>Yaitu segala jenis dak baja yang terpasang diatas permukaan tanah. Dan langsung bertumpu pada pondasi cakar ayam. Adalah model dak yang paling banyak ditemui saat ini. Sebab konstruksinya sangat cocok diterapkan untuk area di dalam maupun di luar gedung.</p>
<h3>11. Baja dak di atas bangunan</h3>
<p>Selain di lantai dasar, pemasangan dak baja juga banyak dijumpai diatas bangunan gedung. Tepatnya berada pada balok/lantai beton bertulang. Sementara itu, metode pemasangan dak umumnya terpisah dengan konstruksi gedung. Sebab membutuhkan waktu yang lama agar cor beton tersebut mempu menahan beban dari dak baja. Yakni antara 12-21 hari. Oleh sebab itu, konstruksi dak dibuat seringan mungkin. Itu artinya fungsi dak hanya untuk menyimpan barang, atau aktivitas yang ringan.</p>
<h3>12. Balok dak bekas</h3>
<p>Jenis dak baja yang dimaksud adalah masih dalam posisi terpasang. Namun tidak lagi difungsikan sebagai mana mestinya. Sehingga layaknya seperti <a href="https://www.kemenperin.go.id/artikel/14909/Kemenperin-Tetapkan-Kriteria-Teknis-Impor-Barang-Modal-Bekas">barang bekas.</a> Lalu, kemungkinan kedua adalah sudah runtuh, tapi masih belum dibongkar. Konstruksi dak seperti ini banyak kita temui, terutama pada kawasan kumuh. Dan mengakibatkan tempat tersebut makin tidak asri.</p>
<h2>[Kesimpulan] Ragam jenis dak besi</h2>
<p>Demikian penjelasan mengenai ragam jenis dak baja. Secara singkat, kesimpulan tentang jenis-jenis <a href="https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/">dak besi WF,</a> H-beam, atau baja profil lain yang digunakan untuk konstruksi tersebut, antara lain: Baru, Ekspansi, Lama, Bekas, Berada di luar dan di dalam bangunan, Dibawah dan diatas bangunan, 1 lantai, 2 lantai lebih, Ekspos, serta Komposit.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dak-baja/">12 Jenis Dak Baja Menurut Fungsi, Letak dan Karakteristiknya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dak-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</title>
		<link>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 17:31:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bahan dak]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja]]></category>
		<category><![CDATA[dak baja bentang 4-8 m]]></category>
		<category><![CDATA[dak besi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4115</guid>

					<description><![CDATA[<p>Contoh dak besi WF dibutuhkan untuk pemasangan baru, atau sekedar untuk menambah dak pada bangunan eksisting. Semakin banyak contoh yang Anda miliki. Akan lebih bagus. Guna memperoleh desain yang menimalis, tepat fungsi dan hemat biaya. Dengan tujuan seperti itu, semua orang pasti sepakat. Oleh sebab itu, simak tips dan contoh-contoh balok yang kami sajikan dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/">Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3062 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja-300x231.jpg" alt="Mengenal macam-macam join antara (sesama) balok baja dengan alat sambung baut" width="300" height="231" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja-300x231.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Balok-Baja.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Contoh dak besi WF dibutuhkan untuk pemasangan baru, atau sekedar untuk menambah dak pada bangunan eksisting. Semakin banyak contoh yang Anda miliki. Akan lebih bagus. Guna memperoleh desain yang menimalis, tepat fungsi dan hemat biaya. Dengan tujuan seperti itu, semua orang pasti sepakat. Oleh sebab itu, simak tips dan contoh-contoh balok yang kami sajikan dalam artikel ini.</p>
<p>Sebagai tambahan informasi. Pembahasan kali ini sedikit mirip dengan <a href="https://arsitekta.com/dak-baja-ringan-dan-kelebihan-kekurangannya-begini-aslinya/">dak baja ringan</a>. Karena beberapa material yang digunakan relatif sama. Seperti lantai beton, bondek dan balok yang terbuat dari material logam. Namun dari segi kekuatan, dak besi WF jauh lebih unggul. Sebab dapat Anda terapkan untuk bentang lebar. Dan memikul beban berguna sampai dengan 750 kg/m².</p>
<h2>Pengertian dan fungsi balok dak</h2>
<p>Balok dak WF adalah seluruh balok yang terbuat dari baja profil WF, dan terpasang secara horizontal pada tiang kolom, atau menempel pada sesama balok baja. Sehingga membentuk suatu <a href="https://hot.liputan6.com/read/4513730/8-macam-macam-bangun-datar-lengkap-dengan-rumus-luas-dan-kelilingnya">bidang datar</a> yang berada pada ketinggian tertentu dari lantai dasar, atau dari lantai lain yang berada dibawah balok tersebut.</p>
<p>Fungsi balok WF adalah sebagai penopang material lantai, dan segala jenis beban yang bekerja di atas dak. Maka dari itu, harus dirancang dengan benar. Jikalau memungkinkan, berdasarkan contoh dak besi WF yang sudah jadi. Seperti yang terlampir pada bagian tengah artikel ini.</p>
<h2>Persiapan merancang dak baja dan manfaat yang diperoleh</h2>
<p>Data-data yang harus Anda lengkapi sebelum merancang dak baja antara lain:</p>
<ol>
<li>Ukuran (Panjang dan Lebar) konstruksi dak</li>
<li>Tinggi dak (H). Idealnya antara 3 &#8211; 4 meter.</li>
<li>Bentang balok (L). Usahakan kelipatan 3; 4 dan 6 meter. Agar material baja tidak banyak terbuang.</li>
<li>Fungsi dak. Hal ini untuk menentukan beban berguna dak. Sekaligus untuk memilih jenis lantai.</li>
<li>Letak pemasangan dak. Apakah berdiri sendiri, atau konek dengan bangunan lama.</li>
<li>Posisi dan jenis tangga. Supaya sinkron dengan lantai dak.</li>
<li>Elemen tambahan yang terpasang pada dak. Misalnya railing, plafon, instalasi listrik, instalasi pipa dan sebagainya.</li>
</ol>
<p>Bilamana data-data tersebut telah komplit. Selanjutnya Anda akan lebih mudah untuk:</p>
<ol>
<li>Menetapkan kekuatan dak maksimum</li>
<li>Mentukan dimensi material baja.</li>
<li>Memilih sistem dan tata letak instalasi</li>
<li>Menentukan tinggi <a href="https://arsitekta.com/model-anak-tangga-besi-dan-plat-lantai-yang-pantas-untuk-rumah/">anak tangga</a> dan railing</li>
<li>Menentukan material lantai yang terbaik</li>
<li>Membuat gambar desain dan detail dak</li>
</ol>
<h2>Contoh balok WF untuk dak beton</h2>
<p>Berikut 3 contoh dak besi WF, yang berguna untuk lantai beton bertulang. Dengan ketebalan cor ≤ 10 cm. Masing-masing balok terdiri dari 2 macam pilihan, yaitu:</p>
<h3>1. Balok baja WF bentang 4 meter</h3>
<p>Alternatif 1; Balok utama menggunakan WF 200. Dan balok pembagi adalah WF 150. Sedangkan alternatif 2; pengganti balok induk adalah baja kastela 225. Yaitu baja WF 150 yang dimodifikasi menjadi baja kastela. Atau sering ditulis dengan WF 150 HCO 225x75x5x7</p>
<p>Pilihan lain pengganti balok anak adalah baja UNP 120. Dengan jarak pemasangan (L1) = 1,33 meter. Denah balok seperti pada gambar A dibawah ini.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4116 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png" alt="Gambar skematik balok besi WF untuk dak bentang 4 dan 6 meter" width="300" height="220" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja-300x220.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Balok-dak-baja.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>2. Baja WF bentang 6 meter</h3>
<p>Contoh balok dak WF berikut adalah untuk bentang 6 meter. Material yang digunakan adalah:</p>
<ol>
<li>WF 300 sebagai balok utama. Masing-masing balok menumpu pada tiang kolom. Pun kolom tersebut terbuat dari baja WF 300, atau dimensi yang lebih besar.</li>
<li>WF 250 sebagai balok pembagi. Dengan jarak pasang (L1) maksimal @2,0 meter.</li>
</ol>
<p>Alternatif balok utama adalah baja kastela 375. Sementara balok pembagi, alternatifnya adalah kastela 225. Anda ingat kan kedua balok ini terbuat dari WF berapa?. Sementara itu, penempatan balok untuk bentang 6 meter, juga sama seperti gambar diatas. Perhatikan letak pemasangannya.</p>
<h3>3. Dak bentang 8 meter</h3>
<p>Contoh dak besi WF yang terakhir adalah bentang 8 meter. Konstruksi seperti ini umumnya digunakan untuk pabrik, serta gudang untuk menyimpan barang-barang yang berat. Oleh sebab itu, balok masih mampu memikul beban cor setebal 12 cm. Desain balok seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Balok utama = WF 400 atau baja <a href="https://arsitekta.com/plat-sambungan-baja-kastela-375-450-dan-525-dan-ukuran-baut/">kastela 525.</a></li>
<li>Balok anak = WF 250 atau kastela 300.</li>
</ol>
<p>Bilamana Anda menghendaki. Selain menggunakan baja WF, balok dak bentang 8 meter juga bisa memakai baja H-beam. Yakni H-beam 300 dan 200. Hal ini justru menghemat pemakaian plat buhul. Serta ruangan pada bagian bawah dak makin lapang. Sebab space untuk balok H-beam lebih sedikit. (Perhatikan beda tinggi balok induk antara WF, baja kastela dan H-beam).</p>
<h2>Untung rugi menggunakan lantai dak beton</h2>
<p>Selain lantai beton, dak baja juga sering diaplikasikan dengan lantai plat bordes, tripleks, panel GRC dan sebaginya. Hal itu akan berpengaruh pada beban balok dak. Karena berat beton jauh lebih besar daripada bordes. Sehingga kemungkinan besar material baja yang Anda gunakan lebih kecil.</p>
<p>Namun jangan salah. Pemasangan lantai bordes tidak boleh langsung pada balok WF. Melainkan memerlukan rangka tambahan. Sebab ukuran plat baja hanya 122&#215;244 cm. Dengan demikian, tonase rangka dak akan menjadi tambah. Jadi kesimpulannya adalah:</p>
<p>&#8220;Berat lantai memang ringan. Tapi untuk memudahkan pemasangan harus memerlukan rangka tambahan. Akhirnya pengurangan biaya pada lantai, beralih pada penambahan rangka. Oleh sebab itu, tidak otomatis biaya dak beton jauh lebih mahal daripada lantai tripleks, bordes dan yang sejenisnya&#8221;.</p>
<h2>[Penutup] Referensi dak yang telah terpasang akan lebih akurat</h2>
<p>Mempertimbangkan plus minus pemakaian satu material akan lebih baik, daripada serta merta menerapkan material pada konstruksi dak. Lebih bagus lagi, bilamana disertai dengan contoh dak besi WF yang sudah terpasang. Bukan yang masih <a href="https://teropong.id/forum/2019/12/24/arti-kata-di-atas-kertas-dalam-kamus-indonesia-inggris-adalah/">diatas kertas.</a> Alias masih dalam konsep perencanaan, atau perancangan.</p>
<p>Seperti kita ketahui. Bukan rahasia lagi kalau dalam perencanaan membutuhkan banyak referensi. Dengan tujuan agar perancangan lebih cepat dan mudah. Kemudahan yang diperoleh diantaranya adalah dalam hal menentukan: 1]. Dimensi bahan, 2]. Tata letak struktur, hingga 3]. <a href="https://arsitekta.com/proses-finishing-konstruksi-baja-secara-profesional-dan-maksimal-begini/">Finishing konstruksi.</a></p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/">Contoh Dak Besi WF Bentang 4; 6 dan 8 Meter Paling Hemat Dan Efektif</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/contoh-dak-besi-wf-bentang-4-6-dan-8-meter-paling-hemat-dan-efektif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
