<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahan kanopi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/bahan-kanopi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/bahan-kanopi/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 23:54:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>bahan kanopi Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/bahan-kanopi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jarak Rangka Kanopi Kaca Yang Terbaik, Murah dan Kuat [Bagian 2/3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2021 23:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan kanopi]]></category>
		<category><![CDATA[jarak rangka kanopi]]></category>
		<category><![CDATA[jarak rangka kanopi kaca]]></category>
		<category><![CDATA[kanopi bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[kanopi kaca]]></category>
		<category><![CDATA[rangka kanopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jarak rangka kanopi kaca jelas berbeda dengan kanopi yang menggunakan atap metal, fibberglass. Atau bahkan dengan atap transparan yang lain. Perbedaan tersebut sangat signifikan, dan berpengaruh pada anggaran biaya. Akhirnya menjadi alasan untuk tidak memilik kanopi kaca. Namun jangan khawatir, melalui artikel ini anda mendapatkan tips merancang kanopi murah dan kuat. Pengertian dan kelebihan kanopi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/">Jarak Rangka Kanopi Kaca Yang Terbaik, Murah dan Kuat [Bagian 2/3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3262 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Pemasangan-atap-kanopi-kaca-300x217.jpeg" alt="Cara merencanakan jarak rangka kanopi kaca, dengan benar dan tepat" width="300" height="217" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Pemasangan-atap-kanopi-kaca-300x217.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Pemasangan-atap-kanopi-kaca.jpeg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jarak rangka kanopi kaca jelas berbeda dengan kanopi yang menggunakan atap metal,<em> fibberglass.</em> Atau bahkan dengan atap transparan yang lain. Perbedaan tersebut sangat signifikan, dan berpengaruh pada anggaran biaya. Akhirnya menjadi alasan untuk tidak memilik kanopi kaca. Namun jangan khawatir, melalui artikel ini anda mendapatkan tips merancang kanopi murah dan kuat.</p>
<h2><strong>Pengertian dan kelebihan kanopi kaca</strong></h2>
<p>Kanopi kaca adalah sebuah konstruksi rangka dan atap yang terbuat dari material kaca. Tampilannya yang elegan dan mewah. Menjadikan alasan utama pemasangan kanopi kaca ditempatkan di depan sebuah bangunan. Sebab kehadirannya memang menambah daya tarik bangunan. Bukan seperti kanopi-kanopi jenis lain. Justru sering merusak tampilan bangunan. Mengani hal ini telah kami bahas pada artikel sebelumnya. Silahkan anda baca melalui <a href="https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/">tautan ini.</a></p>
<p>Kelebihan yang lain adalah cocok dengan segala jenis bangunan. Misalnya perkantoran, toko dan mall. Bahkan untuk bangunan rumah tinggal. Selain itu tidak memandang ukuran bangunan. Kanopi kaca dapat anda terapkan pada bangunan bertingkat, maupun tidak bertingkat.</p>
<h2><strong>Jenis kaca yang terbaik untuk atap kanopi</strong></h2>
<p>Menentukan jarak rangka kanopi kaca adalah berdasarkan<a href="https://www.ruparupa.com/blog/jenis-kaca/"> jenis kaca.</a> Tiap-tiap kaca memiliki ukuran yang berbeda. Dan ukuran tersebut adalah acuan untuk merancang konstruksi rangka kanopi. Perlu anda ketahui, ada banyak jenis kaca untuk bahan bangunan. Namun <a href="https://arsitekta.com/kriteria-bahan-atap-berkualitas-super-10-macam-begini/">bahan atap</a> terbaik adalah kaca<em> tempered</em> dan kaca<em> laminated</em> (laminasi).</p>
<h3><strong>1. Atap kaca tempered</strong></h3>
<p>Tebal kaca tempered yang tersedia saat ini antara lain (t)= 5; 6; 8; 10; 12; 15; dan 19 milimeter. Sedangkan ukuran normal per lembarnya (P x L)= 2.130 x 3.045 milimeter. Diluar ukuran tersebut anda dapat pesan melalui special order. Namun untuk keperluan atap kanopi, untuk efisiensi biaya sebaiknya gunakan ukuran yang tersedia. Yakni 8&#215;2.130&#215;3.045 milimeter sudah sangat kuat.</p>
<h3><strong>2. Atap kaca laminasi                                        </strong></h3>
<p>Ukuran per lembar kaca laminasi juga sama dengan kaca tempered. Sementara tebalnya berbeda, yaitu (t)= 6,38; 8,38; 10,38; 10,38; 11,38; 12,38; 14,76; 16,78 dan 18,78 milimeter. Perlu anda ketahui, kaca laminasi terbuat dari gabungan 2 macam kaca bening/polos. Dan 1 lapisan PVB (Polyvinyl Butiran Film), yang berguna untuk menyatukan kedua kaca tersebut. Sekaligus anti pecah dan peredam cahaya. Dan untuk atap kanopi terbaik adalah berukuran 10,38&#215;2.130&#215;3.045 milimeter.</p>
<p>Sebenarnya semua ukuran tersebut dapat anda aplikasikan untuk atap. Namun akan berpengaruh pada jarak rangka kanopi kaca. Semakin tipis kaca yang anda gunakan, supaya kuat maka jarak rangka harus semakin rapat. Demikian sebaliknya. Jikalau kaca semakin tebal, maka jarak rangkanya pun semakin lebar. Nah, terkait dengan pembagian rangka. Kedua ukuran tersebut merupakan yang terbaik dan paling ideal. Sebab sudah cukup kuat dan murah.</p>
<h2><strong>Material rangka kanopi yang paling tepat untuk atap kaca</strong></h2>
<p>Yaitu baja profil. Antara lain besi stal kotak, plat baja, kanal U dan <a href="https://arsitekta.com/tabel-pipa-besi-memahami-kegunaan-bahan/">pipa besi</a>. 4 macam material ini, sudah bisa memenuhi seluruh kebutuhan anda untuk membuat rangka kanopi. Karena masing-masing tersedia hingga puluhan macam ukuran. Oleh sebab itu, pada kondisi tertentu anda tidak perlu menggunakan semua material tersebut. Lebih lengkapnya, berikut ini contoh implementasi jarak rangka kanopi kaca, yang terbuat dari material baja profil.</p>
<h2><strong>[Contoh] Desain rangka kanopi murah dan kuat</strong></h2>
<p>Sebuah kanopi berukuran 4&#215;11 meter. Rencana akan menggunakan atap kaca laminasi, dengan ukuran (t x L x P) 10,38&#215;2.130&#215;3.045 milimeter. Sementara itu, pemasangan kanopi adalah di depan (pintu utama) bangunan perkantoran. Sehingga tidak mengharapkan adanya tiang kolom. Contoh desain rangka adalah seperti gambar berikut.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3263 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rangka-kanopi-atap-kaca-300x190.jpg" alt="Gambar desain rangka kanopi untuk atap kaca, dengan menggunakan material stal kotak" width="300" height="190" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rangka-kanopi-atap-kaca-300x190.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/Rangka-kanopi-atap-kaca.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3><strong>1. Besarnya beban pada kanopi</strong></h3>
<p>Kaca laminasi t=10,38 milimeter dan termasuk lem kaca, memiliki bobot 25 kg/m². Sedangkan untuk proses pemasangan paling tidak 4 orang. Dengan demikian beban hidup (berguna) adalah ± 250 kg. Tambah lagi beban angin dan hujan 25 kg. Sehingga jumlah totalnya adalah ± 250 kg/ m². Apakah dimensi besi stal kotak ditentukan berdasarkan beban ini?. Tidak.</p>
<h3><strong>2. Efisiensi dimensi material baja </strong></h3>
<p>Beban pada rangka kanopi yang terbesar, adalah berasal dari orang yang melakukan pemasangan kaca. Dan hal itu, tentunya berlaku sekali saja. Sementara ke depan, untuk <em>maintenance</em> paling banter 1 orang. Oleh karena itu ukuran besi stal kotak tidak perlu ekstra. Dengan tujuan agar anggaran biaya tetap murah. Selain membuat jarak rangka kanopi kaca yang terbaik, juga pemakaian material yang efisien.</p>
<h3><strong>3. Rincian material yang digunakan</strong></h3>
<p>Namun untuk keamanan pada saat pemasangan kaca, supaya konstruksi kokoh. Cukup anda gunakan perancah <em>scafolding</em>. Jadi tukang tidak harus berada diatas rangka kanopi. Praktis bukan?. Dengan demikian jenis/dimensi material baja berikut ini sudah sangat kuat, yaitu:</p>
<ol>
<li>Rangka kanopi <a href="https://arsitekta.com/ukuran-besi-stal-kotak-yang-terbaik-untuk-bahan-bangunan/">stal kotak</a> 80x80x4 mm</li>
<li>Skur pipa hitam Ø4” x 4,5 mm</li>
<li>Plat buhul (<em>end plate</em>, lekat dan <em>siffners</em>) T= 8 mm</li>
<li>Angkur chemical baut M16 x 150 mm. Setiap skur masing-masing 4 buah,</li>
<li>Dan 3 buah baut mut Ø3/4”, yaitu untuk sambungan skur dengan rangka.</li>
</ol>
<h2><strong>Tips merancang rangka atap kanopi yang benar</strong></h2>
<p>Cara merancang jarak rangka kanopi kaca pada gambar tersebut, adalah dengan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Pembagian jarak antara rangka adalah berdasarkan/kelipatan ukuran kaca. Sehingga ukurannya menjadi 1.065&#215;1.015 milimeter.</li>
<li>Pedoman pemasangan rangka mulai dari as kanopi. Kemudian sisanya pada sisi kanan dan kiri. Silahkan perhatikan tandanya pada gambar.</li>
<li>Skur pipa anda letakkan pada 3/4L (bentang), serta pada sambungan atap kaca. Dengan demikian jarak antara skur adalah sama dengan panjang kaca, yaitu 3.045 milimeter.</li>
<li>Tinggi skur adalah ≥ bentang. Kemudian pastikan pemasangannya berada pada kolom/balok struktur. Agar <a href="https://arsitekta.com/jenis-tumpuan-konstruksi-baja-yang-tepat-dan-metode-pelaksanaan/">tumpuan kanopi</a> menjadi kokoh, serta pemasangan bisa menggunakan angkur baut.</li>
<li>Overstek atap kaca bagian depan, sisi kanan dan kiri minimal 150 milimeter. Maka untuk memastikan bahwa jarak rangka sudah pas dengan ukuran kaca, anda harus melakukan simulasi terlebih dahulu.</li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup] Peran serta arsitek guna merancang kanopi</strong></h2>
<p>Perencanaan dan perancangan kanopi kaca wajib dengan pertimbangan matang. Apakah memang harus menggunakan atap kaca, atau masih ada kemungkinan untuk memakai atap yang lain. Jikalau, iya. Tahap selanjutnya berarti melakukan proses desain. Sementara desain berlangsung, anda pun wajib memikirkan proses pengerjaan.</p>
<p>Desain jarak rangka kanopi kaca diatas adalah berada pada lantai 1. Tentu tidak bisa anda adopsi secara mentah-mentah untuk pemasangan yang berada di lantai 2; 3 atau seterusnya. Makin tinggi posisi pemasangan kanopi, semakin banyak hal-hal yang perlu anda pertimbangkan. Misal beban angin, proses langsir material, ketersediaan alat bantu dan sebagainya. Oleh sebab itu penting menggunakan <a href="https://arsitekta.com/biaya-jasa-arsitek-model-kerjasama-dan-sistem-pembayaran/">jasa arsitek,</a> walau sekedar untuk merancang kanopi kaca.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/">Jarak Rangka Kanopi Kaca Yang Terbaik, Murah dan Kuat [Bagian 2/3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Dasar-dasar Tentang Kanopi, Jenis Bahan dan Komponen [Bagian 1/3]</title>
		<link>https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2021 23:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan kanopi]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar tentang kanopi]]></category>
		<category><![CDATA[kanopi baja]]></category>
		<category><![CDATA[kanopi bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan dasar tentang kanopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak orang sehari-hari terlibat dengan kanopi. Misalnya sebagai suplier atau marketing bahan, dan jasa pengerjaan teralis/baja. Namun belum semuanya memahami dasar-dasar tentang kanopi. Sehingga sering mengakibatkan penggunaan material tidak efisien. Serta pengerjaan kurang tepat. Akhirnya masyarakat yang dirugikan. Oleh karena itu, tulisan ini pas untuk anda yang ingin mendalami mengenai kanopi. Eksistensi kanopi pada bangunan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/">Memahami Dasar-dasar Tentang Kanopi, Jenis Bahan dan Komponen [Bagian 1/3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3258 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/kanopi-teras-300x179.jpg" alt="Pentingnya memahami dasar-dasar tentang kanopi bangunan, agar tampil cantik, efisien dan efektif." width="300" height="179" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/kanopi-teras-300x179.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/09/kanopi-teras.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></em></p>
<p>Banyak orang sehari-hari terlibat dengan kanopi. Misalnya sebagai suplier atau marketing bahan, dan jasa pengerjaan teralis/baja. Namun belum semuanya memahami dasar-dasar tentang kanopi. Sehingga sering mengakibatkan penggunaan material tidak efisien. Serta pengerjaan kurang tepat. Akhirnya masyarakat yang dirugikan. Oleh karena itu, tulisan ini pas untuk anda yang ingin mendalami mengenai kanopi.</p>
<h2><strong>Eksistensi kanopi pada bangunan dan kehidupan masyarakat</strong></h2>
<p>Kanopi adalah sebuah konstruksi yang berada diluar bangunan, tanpa dinding namun memiliki multi fungsi. Bangunan yang relatif berukuran kecil, pendek dan minimalis ini, banyak ditemui pada <a href="https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah/">bangunan rumah</a> tinggal, gedung bertingkat, bangunan komersial maupun industri. Keberadaannya yang begitu dekat dengan masyarakat. Ditambah lagi dengan bentuk dan jenis bahan yang sangat banyak. Membuat setiap orang ingin memiliki kanopi yang terbaik.</p>
<p>Dalam lingkup pekerjaan konstruksi bangunan, kanopi termasuk pekerjaan finishing. Dalam istilah lapangan disebut pekerjaan arsitektur. Walau perannya pada bangunan adalah non struktur. Namun untuk pengerjaan kanopi wajib dengan cara ‘halus’. Sama halnya dengan pekerjaan <a href="https://arsitekta.com/tangga-putar-besi-idaman-yang-cantik-dan-ekonomis/">tangga besi.</a> Atau dengan pekerjaan-pekerjaan interior lainnya. Itu artinya memahami dasar-dasar tentang kanopi sangat erat hubungannya dengan proses pengerjaan.</p>
<h2><strong>Jenis-jenis komponen dasar kanopi</strong></h2>
<p>Kanopi yang terbuat dari kayu/bambu, beton serta baja ringan dan baja profil. Berdasarkan bentuk rangka terbagi menjadi 4, yaitu: 1]. Kanopi yang menggunakan tiang kolom, 2].Tanpa kolom, 3].Pakai skur (pengaku), serta 4].Tidak menggunakan skur. Dan seluruh kanopi tersebut, juga memiliki 7 macam komponen, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tiang kolom,</li>
<li>Rangka atap,</li>
<li>Skur,</li>
<li>Plat landas atau buhul</li>
<li>Angkur baut,</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/26-jenis-penutup-atap-paling-populer-seantero-nusantara/">Penutup atap,</a></li>
<li>Dan talang.</li>
</ol>
<h2><strong>Fakta mengenai pemasangan rangka kanopi</strong></h2>
<p>Pemasangan rangka kanopi tidak seluruhnya harus lengkap dengan 7 komponen tersebut. Faktanya banyak kanopi tidak memakai kolom dan skur. Khususnya yang berukuran (bentang) kecil. Dan hal tersebut bukan berarti konstruksi kanopi tidak kuat. Melainkan tanpa 2 komponen tersebut pun, kanopi sudah sangat kokoh. Keuntungannya apa?. Yaitu efisiensi biaya.</p>
<p>Efisiensi adalah tujuan utama memahami dasar-dasar tentang kanopi. Hal itu bisa anda terapkan mulai pada saat merencanakan <a href="https://arsitekta.com/bentuk-kanopi-baja-cantik-untuk-bangunan-pasti-menarik/">bentuk kanopi</a>, memilih bahan, serta pengerjaan kanopi. Dan berlaku bagi setiap orang yang berkepentingan dengan kanopi. Baik masyarakat umum, produsen material maupun <em>aplikator</em>.</p>
<h2><strong>Dasar-dasar pertimbangan merancang kanopi</strong></h2>
<p>Berikut 4 hal yang wajib anda pertimbangan, saat merancang konstruksi kanopi yaitu:</p>
<h3><strong>1. Kegunaan kanopi yang sebenarnya</strong></h3>
<p>Saat merancang konstruksi kanopi, anda wajib mengetahui manfaat kanopi untuk jangka panjang. Paling tidak kemungkinan yang akan dilakukan pada tahap berikutnya. Misalnya pada saat melakukan renovasi atau ekspansi bangunan. Tujuannya adalah agar rangka kanopi tetap bisa anda gunakan. Sekalipun fungsinya sudah berubah kelak.</p>
<p>Sering terjadi sebuah kanopi awalnya adalah berfungsi sebagai garasi. Namun suatu ketika berubah menjadi sebuah ruang tamu. Hal ini tentu akan berdampak pada kekuatan konstruksi. Karena akan terjadi penambahan elemen-elemen, sesuai dengan fungsi kanopi yang baru. Misalnya pemasangan dinding, plafon dan sebagainya.</p>
<h3><strong>2. Mengetahui lokasi pemasangan kanopi</strong></h3>
<p>Memahami dasar-dasar tentang kanopi yang berikutnya adalah terkait dengan <a href="https://arsitekta.com/18-data-lokasi-proyek-yang-berguna-untuk-proses-desain/">lokasi pemasangan</a>. Terhadap bangunan utama, posisi kanopi apakah berada di depan, samping atau di belakang. Saat perancangan 3 hal ini berkaitan erat dengan bentuk konstruksi serta jenis bahan. Dan lagi-lagi, orientasinya adalah efisiensi.</p>
<p>Pemasangan kanopi yang berada di depan bangunan, tentu harus mengutamakan estetika. Sehingga tidak merusak tampilan bangunan utama. Justru dengan adanya kanopi, seharusnya dapat menambah daya tarik bangunan. Demikian juga jika berada di samping, pertimbangan utamanya adalah berkaitan dengan <em>view.</em> Tetapi yang berada di belakang bangunan, bisa dengan menerapkan konsep <em>3F (Form Follow Function).</em></p>
<h2><strong>Jenis bahan kanopi yang terbaik saat ini</strong></h2>
<p>Berdasarkan jenis bahan yang digunakan. Untuk membuat sebuah kanopi, terdiri dari 2 macam bahan utama, yaitu: 1].Konstruksi rangka, dan 2].Penutup atap. Pertimbangan utama dan menjadi dasar untuk memilih bahan kanopi adalah faktor keamanan serta kenyamanan. Setelah 2 faktor ini tercapai kemudian anda baru memikirkan tentang efisiensi.</p>
<h3><strong>a. Material untuk rangka</strong></h3>
<p>Diantara kayu/bambu, baja ringan, <a href="https://arsitekta.com/19-macam-baja-profil-paling-laris-dan-terkenal-di-indonesia/">baja profil</a> dan cor beton. Material yang terbaik untuk konstruksi rangka kanopi adalah baja profil. Sebab memiliki jenis serta ukuran yang beragam, serta dapat anda terapkan untuk segala macam bentuk konstruksi. Selain itu sangat kokoh, dan mudah diaplikasikan dengan segala jenis atap.</p>
<p>Berbeda dengan 3 jenis material lainnya, misalnya kayu. Dari segi estetika material alami ini memang bagus. Namun sudah langka. Sehingga harganya sekarang menjadi mahal. Begitu juga dengan baja ringan. Memang dari segi harga sangat murah. Namun tampilannya sangat kaku, sebab hanya terdiri dari satu jenis warna. Sedangkan kanopi yang terbuat konstruksi beton?. Kami pikir anda juga mempertanyakan eksistensinya.</p>
<h3><strong>b. Bahan atap</strong></h3>
<p>Mengetahui jenis atap termasuk penting untuk memahami dasar-dasar tentang kanopi. Antara atap dan konstruksi rangka harus serasi. Paling tidak bahan-bahan yang digunakan mudah untuk dipadukan. Agar <em>view </em>kanopi menarik. Bahan atap kanopi umum digunakan ada 3 macam, yaitu:</p>
<h4><strong>1. Atap metal</strong></h4>
<p>Yaitu material yang terbuat dari bahan dasar metal (logam), misalnya: spandek, alumunium, seng gelombang dan sebagainya. Sebenarnya material ini banyak digunakan untuk bangunan-bangunan industri atau <a href="https://arsitekta.com/menghitung-tonase-baja-konstruksi-gudang/">konstruksi gudang.</a> Namun demikian tetap bisa anda manfaatkan pada kanopi. Yaitu yang berada dibelakang bangunan. Sebab atap ini kurang cocok untuk bangunan rumah tinggal, gedung komersial atau perkantoran.</p>
<h4><strong>2. Atap Transparan</strong></h4>
<p>Tergolong paling dinamis karena jenisnya paling banyak. Baik dari segi ukuran maupun pilihan warna. Terutama material yang berbahan dasar PVC dan uPVC. Selain itu sangat cocok untuk segala letak pemasangan kanopi. Dan relatif murah. Namun terhadap konstruksi, atap transparan hanya serasi dengan rangka baja profil. Sedangkan untuk rangka kayu dan baja ringan. Anda harus menyesuaikan warna atap terlebih dahulu. Guna mendapatkan tampilan kanopi yang menawan.</p>
<h4><strong>3. Dan atap kaca</strong></h4>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kaca">Atap kaca</a> sebenarnya termasuk kategori atap transparan. Namun karena eksistensinya terhadap kanopi sangat besar. Dan merupakan bahan atap terbaik saat ini. Maka tidak di ikutsertakan dalam artikel ‘memahami dasar-dasar tentang kanopi’ ini. Melainkan ada artikel tersendiri. Tampilannya sangat elegan, eksotis dan cantik. Membuat orang terkagum-kagum terhadap kanopi yang beratap kaca. Penerapan material ini terhadap kanopi yang terbuat dari material baja, dapat anda baca melalui <a href="https://arsitekta.com/jarak-rangka-kanopi-kaca-yang-terbaik-murah-dan-kuat-bagian-2-3/">tautan ini.</a></p>
<p>Selain 3 macam atap tersebut masih ada jenis lain, yang sering dipakai untuk atap kanopi. Yaitu atap yang terbuat dari bahan bitumen, asbes gelombang. Dan atap tenda <em>(sunbrella). </em>Namun perpaduannya dengan konstruksi rangka kanopi sulit. Selain itu dari segi biaya tergolong mahal. Akhirnya sangat jarang digunakan untuk kanopi.</p>
<h2><strong>Implementasi konsep 3F pada kanopi</strong></h2>
<p>Konsep <em>3F (Form Follow Function)</em> pada kanopi artinya adalah merencanakan konstruksi rangka dan atap kanopi dengan mengutamakan fungsi. Sementara bentuk dan tampilan kanopi mengikuti fungsi tersebut. Disini profesionalitas arsitek akan diuji. Karena dampaknya pada tampilan bangunan utama. Khususnya bila pemasangan kanopi pasca konstruksi (setelah bangunan sudah jadi).</p>
<p>Pada satu sisi anda memperoleh manfaat yang maksimal dari pemasangan kanopi. Namun sisi lainnya, jika desain kanopi kurang bagus. Maka dipastikan tampilan bangunan utama juga menjadi jelek. Itu sebabnya kami sebut konsep ini kurang cocok untuk kanopi yang ada di depan bangunan. Atau jikalau anda bersedia <a href="https://arsitekta.com/15-keuntungan-melibatkan-arsitek-untuk-membangun-rumah/">melibatkan arsitek</a> tentu tidak masalah.</p>
<h2><strong>[Penutup] Pentingnya memahami kanopi secara detail</strong></h2>
<p>Setelah anda memahami dasar-dasar tentang kanopi, banyak hal yang baru anda ketahui bukan?. Jadi jangan sepele, atau beranggapan untuk membuat kanopi sangat mudah. Padahal saat perancangan pun sudah membutuhkan proses yang sangat panjang. Yakni terlebih dahulu harus melakukan kajian tentang fungsi dan letak pemasangan. Baru kemudian menentukan bahan.</p>
<p>Sementara pada saat proses pengerjaan pun, pasti memiliki kesulitan sendiri. Oleh sebab itu artikel ini kami buat secara bersambung. Dengan tujuan agar pembaca dapat memahami kanopi secara mendalam. Baik sebagai konsumen, produsen material, maupun para <a href="https://arsitekta.com/15-tips-menjadi-pemborong-sukses-bagi-para-kuli-bangunan-terbukti/">pemborong bangunan</a>. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/">Memahami Dasar-dasar Tentang Kanopi, Jenis Bahan dan Komponen [Bagian 1/3]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/memahami-dasar-dasar-tentang-kanopi-jenis-bahan-dan-komponen-bagian-1-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
