<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gambar bangunan rumah Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/gambar-bangunan-rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/gambar-bangunan-rumah/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Sep 2021 21:13:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>gambar bangunan rumah Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/gambar-bangunan-rumah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>22+ Keterangan Gambar Bangunan Yang Wajib Dicantumkan</title>
		<link>https://arsitekta.com/22-keterangan-gambar-bangunan-yang-wajib-dicantumkan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/22-keterangan-gambar-bangunan-yang-wajib-dicantumkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2021 17:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bangunan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[informasi pada gambar bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[keterangan gambar]]></category>
		<category><![CDATA[keterangan gambar bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[keterangan pada gambar bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[penyajian gambar bangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3184</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kelengkapan gambar bangunan dapat dinilai bagus atau tidak. Salah satunya adalah dari informasi atau keterangan yang tercantum didalamnya. Ada 12+ keterangan gambar bangunan, yang wajib anda ketahui sebelum merancang sebuah bangunan. Apa saja jenis-jenisnya?. Akan kami uraikan satu per satu dalam artikel ini. Membuat keterangan gambar harus teliti Namun sebelumnya perlu anda ketahui. Mengingat gambar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/22-keterangan-gambar-bangunan-yang-wajib-dicantumkan/">22+ Keterangan Gambar Bangunan Yang Wajib Dicantumkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3186 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Macam-macam-keterangan-pada-gambar-bangunan-300x218.jpg" alt="Ada 22+ ragam jenis keterangan pada gambar bangunan, diantaranya seperti pada gambar ini" width="300" height="218" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Macam-macam-keterangan-pada-gambar-bangunan-300x218.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Macam-macam-keterangan-pada-gambar-bangunan.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kelengkapan gambar bangunan dapat dinilai bagus atau tidak. Salah satunya adalah dari informasi atau keterangan yang tercantum didalamnya. Ada 12+ keterangan gambar bangunan, yang wajib anda ketahui sebelum merancang sebuah bangunan. Apa saja jenis-jenisnya?. Akan kami uraikan satu per satu dalam artikel ini.</p>
<h2><strong>Membuat keterangan gambar harus teliti</strong></h2>
<p>Namun sebelumnya perlu anda ketahui. Mengingat <a href="https://arsitekta.com/23-gambar-yang-diperlukan-untuk-membangunan-rumah/">gambar yang diperlukan</a> untuk sebuah bangunan. Saling terkait satu sama lain. Dimana keterangan gambar, antara halaman yang satu dengan yang lainnya harus sinkron. Maka untuk membuat 22+ keterangan gambar bangunan harus secara cermat. Kalau tidak, dampaknya adalah:</p>
<ol>
<li>Perhitungan anggaran biaya pasti meleset,</li>
<li>Terpaksa melakukan revisi gambar secara berulang-ulang,</li>
<li>Kualitas bangunan tidak sesuai harapan pemilik.</li>
</ol>
<h2><strong>Jenis-jenis keterangan pada gambar banguan</strong></h2>
<p>Keterangan gambar bangunan adalah seluruh informasi, notasi atau data, yang diperlukan untuk menjelaskan gambar. Baik secara tertulis, melalui singkatan, simbol maupun kode-kode. Sehingga dengan melihat dan membaca keterangan pada gambar tersebut. Orang awam sekalipun akan mengerti hakikat/eksistensi gambar. 22+ keterangan gambar bangunan tersebut pengelompokan-nya, adalah sebagai berikut:</p>
<h3><strong>A. Informasi dalam gambar layout dan site plan</strong></h3>
<p>Dalam gambar layout dan site plan bangunan, menjelaskan informasi tentang:</p>
<h4><strong>1. Arah mata angin</strong></h4>
<p>Umumnya ditunjukkan dengan sebuah gambar tentang 8 penjuru mata angin. Serta menuliskan simbol U pada salah satu arah mata angin. Sebagian <a href="https://arsitekta.com/4-ciri-ciri-arsitek-sejati-yang-wajib-diteladani-generasi-muda/">arsitek profesional</a> meletakkan simbol tersebut dalam kop gambar. Tetapi ada juga yang didalam halaman (kertas) gambar.</p>
<h4><strong>2. Ukuran dan luas tapak</strong></h4>
<p>Yaitu dimensi tapak bangunan (site). Meliputi panjang, lebar serta kontur tanah. Dari ukuran-ukuran tersebut akan diketahui luas, serta tata letak (kondisi) lahan. Apakah datar, miring atau berundak. Data ini termasuk lampiran untuk pengurusan legalitas bangunan nantinya. Diantaranya IMB serta Sertifikat tanah dan bangunan.</p>
<h4><strong>3. Letak pintu gerbang</strong></h4>
<p>Mengetahui letak pintu gerbang ke lokasi proyek (site). Adalah bagian dari <a href="https://arsitekta.com/teknik-merancang-tangga-besi-minimalis-dengan-mudah-begini/">teknik merancang</a> bangunan yang jitu. Hal ini terkait dengan sirkulasi dan mobilisasi. Didalam maupun diluar proyek. Yang berdampak pada masyarakat luas. Khususnya pada saat truk proyek keluar masuk site.</p>
<h4><strong>4. Letak dan nama bangunan</strong></h4>
<p>Pada suatu lokasi pembangunan, dimana terdiri dari beberapa bangunan. Misalnya rumah tinggal, kolam renang, pendopo, lapangan badminton, parkir mobil dan sebagainya. Maka dalam gambar site plan wajib anda cantumkan nama bangunan. Selain letak dan jaraknya antara satu dengan yang lain.</p>
<h4><strong>5. Informasi elevasi jalan</strong></h4>
<p>Urutan terakhir dari kelompok gambar layout dan site plan. Yaitu elevasi site terhadap jalan umum. Misalnya jika terletak diantara 2 jalan raya (pojok atau hook). Maka ketentuan ukuran harus berdasarkan elevasi jalan yang paling lebar. Namun demikian yang menjadi titik nol adalah site. Bukan jalan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>B. Keterangan yang wajib ada pada denah bangunan</strong></h3>
<p>6 macam dari 22+ keterangan gambar bangunan terdapat pada gambar denah. Walau jumlahnya sedikit, padahal jenis-jenis denah bangunan sangat banyak. Namun demikian melalui data-data berikut ini. Gambar denah sudah tergolong <a href="https://brainly.co.id/tugas/12586776#:~:text=%5Binformatif%5D%20Makna%20informatif%20di%20KBBI,informasi%3B%20bersifat%20mene%2Drangkan.">informatif</a>.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3187 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Jenis-jenis-keterangan-gambar-pada-denah-bangunan-300x194.jpg" alt="Jenis-jenis informasi yang tertera pada gambar denah bangunan" width="300" height="194" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Jenis-jenis-keterangan-gambar-pada-denah-bangunan-300x194.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Jenis-jenis-keterangan-gambar-pada-denah-bangunan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4><strong>6. Grid atau as bangunan</strong></h4>
<p>Yakni berupa nomor dan huruf yang tertera pada denah bangunan. Yang diletakkan berdasarkan kolom struktur. Grid terhadap sumbu X bangunan, umumnya menggunakan nomor. Sedangkan pada sumbu Y adalah huruf. Seperti tercantum pada gambar denah terlampir.</p>
<h4><strong>7. Ukuran bangunan</strong></h4>
<p>Yaitu meliputi ukuran semua ruangan yang adala dalam gambar denah. Pada arah sumbu X maupun Y. Termasuk rungan-ruangan yang berada ditengah bangunan. Maka dari ukuran-ukuran tersebut, selanjutnya diketahui lebar atau panjang total bangunan.</p>
<h4><strong>8. Nama-nama ruang</strong></h4>
<p>Selain ukuran masing-masing ruang. Nama ruang juga harus anda cantumkan. Penamaan ruang umumnya berdasarkan fungsi ruang.</p>
<h4><strong>9. Keterangan elevasi lantai </strong></h4>
<p>Yaitu keterangan tentang ketinggian lantai dari titik nol bangunan. Pada umumnya beberapa ruangan didalam banguna berbeda elevasi. Untuk itu wajib mencantumkan elevasi masing-masing ruangan. Agar tidak terjadi kesalahan pada saat pembangunan. Selain lantai didalam bangunan. Elevasi lantai yang dimaksud termasuk teras, selasar samping. Atau balkon dan <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-fungsi-kantilever-bangunan-yang-benar-begini/">kantilever bangunan</a>. Jika bertingkat.</p>
<h4><strong>10. Elevasi halaman dan taman</strong></h4>
<p>Sedikit berbeda dengan elevasi lantai, yang menjelaskan tentang ketinggian real/jadi lantai. Elevasi untuk halaman maupun taman bersifat fleksibel. Artinya tidak baku. Dan memungkinkan untuk melakukan revisi. Walau sudah pada saat proses pembangunan. Karena tidak berpengaruh serius terhadap desain arsitektur bangunan.</p>
<h4><strong>11. Kode elemen bangunan </strong></h4>
<p>Yaitu berupa singkatan atau simbol yang menandakan bahwa pada denah tersebut, ternyata ada beberapa elemen bangunan yang mirip. Oleh karena itu wajib dipisahkan, dengan membubuhkan kode pada masing-masing elemen tersebut. Hal seperti ini banyak berlaku untuk denah bangunan yang berkaitan dengan pekerjaan struktur. Misalnya denah pondasi, kolom, balok maupun rangka atap.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>C. Informasi gambar tampak dan potongan</strong></h3>
<p>Uraian mengenai 22+ keterangan gambar bangunan yang selanjutnya, adalah berkaitan dengan <a href="https://arsitekta.com/penyajian-gambar-desain-bangunan-oleh-arsitek-profesional/">penyajian gambar</a> desain tampak dan potongan. Antara lain:</p>
<h4><strong>12. Data mengenai tinggi bangunan </strong></h4>
<p>Yaitu ukuran bangunan secara tegak lurus. Khusunya pada gambar potongan, ukuran yang tercantum mulai dari elevasi terendah. Yaitu pondasi, lantai bangunan, plafon hingga penutup atap. Cara penulisan tinggi bangunan tidak sama dengan elevasi. Perbedaannya, anda perhatikan gambar potongan terlampir berikut.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3188 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Teknik-penulisan-simbol-dan-notasi-pada-gambar-potongan-300x195.jpg" alt="Gambar potongan sebuah bangunan bertingkat" width="300" height="195" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Teknik-penulisan-simbol-dan-notasi-pada-gambar-potongan-300x195.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Teknik-penulisan-simbol-dan-notasi-pada-gambar-potongan.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4><strong>13. Simbol dan kode material</strong></h4>
<p>Adalah <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/penandaan">penandaan</a> tentang keterangan bahan bangunan. Pada bidang-bidang yang terlihat pada gambar tampak maupun potongan bangunan. Mengenai letak membubuhkan simbol atau kode. Juga dapat anda lihat pada gambar lampiran.</p>
<h3><strong>D. Data-data untuk gambar detail</strong></h3>
<p>Seperti fungsinya, gambar detail harus se-detail mungkin. Karena sebagai dasar untuk pelaksanaan pembangunan. Secara umum terdiri dari 2 jenis informasi, yaitu:</p>
<h4><strong>14. Dimensi bahan seluruhnya</strong></h4>
<p>Yaitu meliputi ukuran bahan. Baik sebelum terpasang. Maupun sesudah pemasangan. Sebelum terpasang artinya penjelasan mengenai prosedur pengerjaan bahan. Yang semula masih berupa bahan mentah. Lalu menjadi barang setengah jadi. Sedangkan sesudah pemasangan artinya keterangan mengenai hasil akhir pengerjaan. Dalam hal ini tentang pembuatan tulangan pada cor beton.</p>
<h4><strong>15. Spesifikasi bahan</strong></h4>
<p>Adalah penjelasan mengenai standar/ketentuan tentang bahan. Pada gambar detail wajib dicantumkan. walau mengenai spesifikasi bahan juga tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/pahami-rencana-kerja-dan-syarat-syarat-rks-bangunan/">RKS bangunan</a>. Akan tetapi akan lebih praktis jika tercantum dalam gambar detail.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>E. Keterangan pada kertas gambar</strong></h3>
<p>22+ keterangan gambar bangunan tidak selamanya harus pada gambar desain. Tapi termasuk pada objek untuk membuat gambar. Yaitu kertas atau halaman gambar.</p>
<h4><strong>16. Judul gambar dan skala</strong></h4>
<p>Penempatan judul gambar jika berbarengan dengan skala. Umumnya berada dibawah gambar bangunan. Namun jika berada didalam kop gambar. Maka penulisan judul dan skala adalah terpisah. Karena masing-masing telah memiliki ‘kotak’ informasi. Jadi sebenarnya ada 2 metode penulisan judul dan skala gambar.</p>
<h4><strong>17. Daftar keterangan gambar</strong></h4>
<p>Yaitu ‘master’ dari seluruh simbol, kode atau singkatan yang tertera pada gambar-gambar sebelumnya. Umumnya terurai dalam sebuah kotak pada halaman gambar. Atau bisa juga dalam kop gambar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>F. Daftar informasi pada kop gambar</strong></h3>
<p>Kop gambar adalah bingkai untuk kerta/halaman gambar. Sekaligus tempat untuk membubuhkan data-data penting tentang proyek dan gambar. 5 dari 22+ keterangan gambar bangunan umumnya tercantum dalam dalam kop,  yakni mengenai:</p>
<h4><strong>18. Pemberi tugas atau pemilik proyek</strong></h4>
<p>Letaknya paling atas kop gambar. Hanya berupa identitas (nama), pemilik proyek adalah perorangan. Namun jika berupa lembaga/instansi. Maka hanya memberi keterangan nama lembaga tersebut. Dan pada umumnya tidak serta dengan alamat pemilik proyek.</p>
<p>Pada bagian terpisah dalam kop gambar. Khusus untuk instansi/lembaga yang memberi tugas. Akan terlibat dalam pemeriksaan atau persetujuan gambar. Oleh karena itu beberapa nama yang terlibat untuk itu juga tercantum. Namun hal ini jarang berlaku untuk pemberi tugas perseorangan.</p>
<h4><strong>19. Nama proyek dan lokasi</strong></h4>
<p>Menjelaskan tentang jenis kegiatan yang akan dilaksanakan berdasarkan gambar bangunan. Hal ini penting guna mengetahui apakah bangunan tersebut adalah baru. Atau merupakan ekspansi atau renovasi. Dibawahnya disertai dengan dengan alamat lengkap proyek.</p>
<h4><strong>20. Keterangan tentang status gambar</strong></h4>
<p>Status atau <a href="https://arsitekta.com/5-jenis-gambar-bangunan-kegunaan-dan-masa-berlakunya/">jenis gambar</a>, yaitu penjelasan tentang eksistensi gambar terhadap pelaksanaan pembangunan. Lebih lengkap mengenai status gambar dapat anda pelajari melalui tautan.</p>
<h4><strong>21. Pihak perencana bangunan</strong></h4>
<p>Yaitu meliputi personil yang terlibat dalam perencanaan bangunan. Antara lain instruktur, arsitek, ahli struktur, ahli MEP. Serta <em>drafter</em> yang membantu membuat gambar bangunan. Jika berbentuk badan/lembaga, maka wajib anda cantumkan. Tempatnya diatas nama-nama team perencana.</p>
<h4><strong>22. Tanggal, kode dan nomor gambar</strong></h4>
<p>Umumnya terdapat pada bagian bawah kop gambar. Keterangan-keterangan ini penting untuk membedakan antara halaman gambar yang satu dengan yang lain. Antara proyek yang satu dengan yang lain. Serta untuk mengetahui kapan gambar tersebut dipublikasi.</p>
<h2><strong>[Penutup] Kaitan gambar dengan keterangan tertulis</strong></h2>
<p>Sebaik apapun gambar desain bangunan yang anda buat. Tanpa membubuhkan informasi-informasi pada gambar tersebut. Sama halnya dengan <em>(maaf),</em> seorang cewek yang sangat cantik tapi bisu. Namun demikian sebaliknya. Walau anda telah mencantumkan 22+ keterangan gambar bangunan. Tetapi kala gambar tidak menarik. Juga kasusnya sama dengan <em>(maaf),</em> cowok pintar berbicara/merayu namun tidak punya prestasi. He he&#8230; Tak perlu tersinggung ya sobat.</p>
<p>Begitulah keterkaitan antara gambar bangunan dengan keterangan tertulis. Yang wajib anda cantumkan, agar gambar desain anda informatif. Semoga keterangan ini pula bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/22-keterangan-gambar-bangunan-yang-wajib-dicantumkan/">22+ Keterangan Gambar Bangunan Yang Wajib Dicantumkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/22-keterangan-gambar-bangunan-yang-wajib-dicantumkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>23 Gambar Anda Perlukan Untuk Membangunan Rumah Jenis-jenisnya Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah-jenis-jenisnya-ini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah-jenis-jenisnya-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2021 16:21:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bangunan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bangunan untuk rumah]]></category>
		<category><![CDATA[gambar untuk bangunan rumah tinggal]]></category>
		<category><![CDATA[gambar yang diperlukan untuk rumah]]></category>
		<category><![CDATA[jenis gambar bangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=3179</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk membangun sebuah rumah selain menyiapkan biaya. Gambar bangunan rumah juga harus lengkap. Untuk itu, setidaknya 23 gambar anda perlukan. Serta wajib dipersiapkan sejak awal. Sehingga saat pembangunan berlangsung. Tidak mengalami kendala akibat kurangnya gambar. Gambar-gambar apa saja itu?. Dalam artikel ini uraiannya. Termasuk penjelasan mengenai hakikat gambar pada proses pembangunan. Antara gambar, anggaran dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah-jenis-jenisnya-ini/">23 Gambar Anda Perlukan Untuk Membangunan Rumah Jenis-jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-3181 size-medium" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Rumah-tinggal-bertingkat-300x193.jpg" alt="Seluruhnya ada 22 macam gambar, yang anda perlukan untuk membangun rumah tinggal" width="300" height="193" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Rumah-tinggal-bertingkat-300x193.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Rumah-tinggal-bertingkat.jpg 560w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Untuk membangun sebuah rumah selain menyiapkan biaya. <a href="https://arsitekta.com/5-jenis-gambar-bangunan-kegunaan-dan-masa-berlakunya/">Gambar bangunan</a> rumah juga harus lengkap. Untuk itu, setidaknya 23 gambar anda perlukan. Serta wajib dipersiapkan sejak awal. Sehingga saat pembangunan berlangsung. Tidak mengalami kendala akibat kurangnya gambar. Gambar-gambar apa saja itu?. Dalam artikel ini uraiannya. Termasuk penjelasan mengenai hakikat gambar pada proses pembangunan.</p>
<h2><strong>Antara gambar, anggaran dan waktu membangun rumah</strong></h2>
<p>Setiap orang tentu ingin pelaksanaan pembangunan berjalan lancar. Bisa selesai tepat waktu. Serta sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Namun tidak semua orang tahu, khususnya masyarakat umum. Dan terlebih keluarga muda. Untuk membangun rumah membutuhkan persiapan yang cukup panjang. Salah satunya adalah untuk memilih arsitek.</p>
<p>Arsitek adalah orang yang pertama, yang dapat mewujudkan impian anda memiliki rumah. Yaitu melalui gambar desain yang dia buat. Kemudian tukang, suplier bangunan, serta masih banyak pihak terkait lainnya. Tetapi tugas arsitek adalah yang paling menentukan. Selain membuat 23 gambar anda perlukan untuk rumah anda. Arsitek juga bertanggungjawab menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Serta membuat jadwal <a href="https://arsitekta.com/time-schedule-proyek-baja-lengkap-realistis/#:~:text=Time%20schedule%20proyek%20baja%20adalah,kerja%20dengan%20batas%20waktu%20tertentu."><em>(time schedule)</em> </a>yang tepat untuk pembangunan.</p>
<h2><strong>Jenis-jenis gambar desain rumah yang anda perlukan</strong></h2>
<p>Kategori rumah tinggal, secara umum terbagi 2, yaitu bertingkat dan non tingkat. Bertingkat dapat anda klasifikasikan sebagai rumah mewah. Sedangkan tidak bertingkat adalah rumah sederhana.</p>
<h3><strong>A. Gambar yang diperlukan untuk rumah bertingkat</strong></h3>
<p>Untuk sebuah rumah tinggal bertingkat atau mewah. Minimal 23 gambar anda perlukan. Dan proses pembuatan gambar desain adalah seperti uraian berikut, yaitu:</p>
<h4><strong>1. Gambar situasi</strong></h4>
<p>Atau sering sebut dengan istilah <em>layout.</em> Yaitu gambar yang menjelaskan tentang lokasi bangunan secara global. Yang menggambarkan tentang letak geografis. Dan keadaan lingkungan sekitar. Oleh karena itu layout untuk rumah tinggal juga wajib anda buat. Sekalipun tidak berada pada kawasan perumahan. Bentuknya adalah mirip dengan (contoh) gambar situasi bangunan gudang. Yang berada disebuah kawasan industri, berikut ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-3182 size-medium" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Gambar-situasi-sebuah-kawasan-industri-KIK-Kab.Kendal-300x215.jpg" alt="Contoh gambar situasi (layout) kawasan industri (KIK) Kabupaten Kendal – Jawa Tengah" width="300" height="215" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Gambar-situasi-sebuah-kawasan-industri-KIK-Kab.Kendal-300x215.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/08/Gambar-situasi-sebuah-kawasan-industri-KIK-Kab.Kendal.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h4><strong>2. Site plan</strong></h4>
<p>Yaitu gambar yang menjelaskan tentang tata letak dan ukuran-ukuran bangunan, yang berada pada lokasi (site) proyek. Umumnya untuk rumah mewah, bangunan pendukungnya misalnya gazebo, kolom renang atau parkir mobil.  Dalam site plan semua bangunan tersebut harus terlihat.</p>
<h4><strong>3. Gambar denah ruangan</strong></h4>
<p>Yaitu desain tata ruang rumah tinggal. Baik yang berada di lantai 1, 2 serta selanjutnya. Lengkap dengan ukuran, elevasi ruang serta nama ruang. Termasuk elemen bangunan yang terdapat pada ruang. Misalnya meja dapur, letak tangga, bak mandi dan seterusnya.</p>
<h4><strong>4. Denah pondasi</strong></h4>
<p>Yakni gambar menjelaskan tentang ukuran, posisi serta bentuk pondasi rumah. Dari gambar ini, anda juga tahu jenis pondasi yang akan diterapkan. Apakah model cakar ayam dan/atau pondasi batu belah. Juga termasuk ukuran-ukuran <em>sloof</em> bangunan.</p>
<h4><strong>5. Gambar denah kolom</strong></h4>
<p>Yaitu gambar yang berisi tentang tata letak kolom struktur bangunan. Umumnya disertai dengan kode/simbol. Dengan kode tersebut, maka dengan mudah membedakan jenis dan ukuran kolom.</p>
<h4><strong>6. Denah balok struktur</strong></h4>
<p>Adalah salah satu dari 23 gambar anda perlukan, khususnya untuk rumah bertingkat. Yaitu gambar yang menguraikan letak, ukuran serta jenis balok struktur. Umumnya pada gambar ini. Juga tertera penjelasan tentang ukuran <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">besi beton.</a> Yaitu yang berguna sebagai tulangan (pembesian) untuk lantai dak.</p>
<h4><strong>7. Denah kosen, pintu dan jendela</strong></h4>
<p>Yaitu desain tata letak pemasangan, jenis serta bukaan pintu dan jendela. Termasuk ventilasi-ventilasi lain yang terpasang pada dinding bangunan. Misalnya <a href="https://karyaguru.com/2015/08/25/media-belajar-sambungan-kusen-kayu-jendela-bouvenlight/#:~:text=Jendela%20Bouvenlight%20berfungsi%20untuk%20sirkulasi,sambungan%20pen%20dengan%20lubang%20terbuka.&amp;text=Kaca%20bagian%20atas%20dipasang%20yang%20kemudian%20dijepit%20menggunakan%20list%20kayu."><em>bouvenli</em><em style="font-size: 16px;">ght </em></a><span style="font-size: 16px;">dan roster. Jadi walaupun disebut gambar denah kosen, pintu dan jendela. Namun sebenarnya termasuk didalamnya 2 jenis ventilasi tersebut.</span></p>
<h4><strong>8. Gambar denah atap</strong></h4>
<p>Atau gambar tampak atas bangunan. Dari gambar ini anda akan mengetahui bentuk atap rumah, konstruksi/rangka atap, talang maupun lisplang bangunan. Selain itu, denah atap juga dilengkapi dengan keterangan mengenai spesifikasi dan<a href="https://arsitekta.com/26-jenis-penutup-atap-paling-populer-seantero-nusantara/"> jenis atap</a>. Serta komponen-komponen penutup atap bangunan.</p>
<h4><strong>9. Denah plafon</strong></h4>
<p>Atau gambar langit-langit, yaitu gambar yang menguraikan tentang spesifikasi material. Serta lokasi pemasangan plafon. Mengingat pada umumnya rumah bertingkat. Tidak semua ruangan menggunakan plafon. Secara khusus pada lantai 1. Karena dapat memanfaatkan dak beton lantai 2, berfungsi sebagai plafon. Maka dengan gambar denah ini, tukang tidak kesulitan saat melaksanakan pemasangan.</p>
<h4><strong>10. Denah lantai</strong></h4>
<p>Adalah gambar yang menguraikan tentang tata cara dan letak pemasangan keramik. Termasuk ornamen-ornamen yang terpasang bersamaan dengan lantai keramik. Misalnya plain lantai, keramik kuku macan dan sebagainya. Denah lantai tergolong dalam 23 gambar anda perlukan untuk membangun rumah tinggal. Namun sebenarnya masih sering terlupakan oleh ‘sang perancang’.</p>
<h4><strong>11. Gambar instalasi MEP</strong></h4>
<p>Atau <a href="https://www.berkahduapilar.co.id/apa-itu-mekanikal-elektrikal/">Mekanikal Elektrikal</a> dan Plumbing<strong>, </strong>yakni berupa gambar denah. Yang menguraikan tentang instalasi jaringan penerangan dalam rumah. Mulai dari letak pemasangan meteran listrik, titik lampu, saklar dan stop kontak. Juga berisi penjelasan tantang instalasi pipa air. Mulai dari air (bekas/kotor), air hujan maupun air bersih.</p>
<h4><strong>12. Tampak depan bangunan</strong></h4>
<p>Artinya desain tampilan bangunan dari arah depan. Yang disuguhkan dalam bentuk 2D. Umumnya tidak dilengkapi dengan ukuran. Namun ada penambahan ornamen untuk mempercantik tampilan bangunan. Seperti taman, pohon, gambar manusia, mobil dan sebagainya.</p>
<h4><strong>13. Tampak samping</strong></h4>
<p>Sama halnya dengan tampak depan. Gambar tampak samping bangunan juga dalam bentuk 2D. Gambar ini umumnya ada 2 macam, yaitu tampak samping kiri dan kanan bangunan. Berguna untuk menjelaskan situasi tapak dan bangunan rumah dari samping.</p>
<h4><strong>14. Desain tampak 3D</strong></h4>
<p>Khusus jenis gambar 3D. Pada artikel sebelumnya telah jelas. Untuk itu silahkan anda pelajari melalui <a href="https://arsitekta.com/penyajian-gambar-desain-bangunan-oleh-arsitek-profesional/">tautan ini</a>. Karena pada prinsipnya hakikat gambar 3D sama. Yang jelas desain 3D, tetap bagian terpenting dari 23 gambar anda perlukan untuk membangun rumah tinggal.</p>
<h4><strong>15. Gambar potongan melebar</strong></h4>
<p>Yaitu gambar yang memotong bangunan rumah secara tegak lurus. Dengan arah pemotongan adalah terhadap lebar banguan. Atau searah dengan sumbu X denah ruangan. Pada gambar potongan melebar, akan terlihat seluruh elemen bangunan yang terpotong. Mulai dari pondasi, sloof, kolom dan balok struktur. Hingga rangka serta <a href="https://arsitekta.com/seluruhnya-macam-macam-komponen-atap-terdiri-dari-23-jenis/">komponen atap</a> bangunan. Juga lengkap dengan notasi/keterangan gambar.</p>
<h4><strong>16. Potongan memanjang</strong></h4>
<p>Gambar potongan memanjang pada dasarnya sama dengan potongan melebar. Namun dengan dengan arah pemotongan-nya adalah serah dengan sumbu Y, atau pada panjang bangunan. Itu sebabnya disebut potongan memanjang. Kegunaannya, selain untuk menampilkan struktur bangunan. Juga untuk memperlihatkan bagian dalam ruangan.</p>
<h4><strong>17. Gambar detail pondasi, kolom dan balok struktur</strong></h4>
<p>Yaitu gambar yang berisi penjelasan mengenai dimensi dan jenis bahan, yang digunakan untuk pondasi, kolom serta balok struktur. Misalnya jika terbuat dari cor beton. maka gambar ini akan menguraikan secara detail, tentang ukuran besi tulangan maupun begel (sengkang).</p>
<h4><strong>18. Gambar detail rangka atap</strong></h4>
<p>Yaitu gambar yang menjelaskan tentang sambungan, join dan detail-detail lainnya. Termasuk detail <a href="https://arsitekta.com/metode-pemasangan-baja-ringan-yang-benar-untuk-usuk-dan-reng/">usuk dan reng.</a> Sehingga memudahkan tukang melaksanakan pekerjaan rangka dan penutup atap rumah.</p>
<h4><strong>19. Detail kosen, pintu dan jendela</strong></h4>
<p>Merupakan kelanjutan dari gambar denah kosen, pintu dan jendela. Gambar ini berguna untuk menjelaskan secara rinci tentang ukuran, bentuk serta jenis bahan. Dan komponen-komponen pada pintu maupun jendela. Misalnya grendel, handle, engsel dan sebagainya.</p>
<h4><strong>20. Detail kamar mandi</strong></h4>
<p>Adalah urutan ke-20 dari 23 gambar anda perlukan, untuk membangun rumah. Termasuk juga sering tidak disertakan dalam gambar desain bangunan. Padahal detail kamar mandi sangat penting. Karena terkait dengan spesifikasi serta pemasangan bahan. Mengingat banyaknya elemen bangunan. Yang harus terpasang pada ruangan, yang relatif kecil tersebut. Sebut saja lantai dan dinding keramik, pintu, <em>bovenlight</em>, bak mandi, closet, kran. Belum lagi pekerjaan instalasi pipa/saluran air.</p>
<h4><strong>21. Gambar detail tangga</strong></h4>
<p>Pada gambar denah ruang dan gambar potongan. Seharunya sudah terlihat posisi pemasangan tangga. Untuk menjelaskannya secara terperinci. Maka anda wajib membuat gambar detail tangga secara tersendiri. Pada bangunan rumah mewah, selain tangga yang terbuat dari beton. Umunya juga terdapat <a href="https://arsitekta.com/tangga-putar-besi-idaman-yang-cantik-dan-ekonomis/">tangga putar besi.</a></p>
<h4><strong>22. Detail sumur resapan dan <em>saptic tank</em></strong></h4>
<p>Selain memudahkan proses pengerjaan. Gambar ini berguna untuk jangka panjang. Misalnya saat ingin melaksanakan pengurasan saptic tank. Atau ketika anda ingin merenovasi rumah. Tampak atas sumur resapan dan saptic tank, sebelumnya sudah ada pada gambar instalasi MEP. Oleh karena itu, detailnya harus anda buat pada lembar gambar yang terpisah.</p>
<h4><strong>23. Gambar pagar dan pintu gerbang</strong></h4>
<p>Termasuk <em>ramp</em> untuk jalan masuk ke rumah. Yaitu berisi keterangan tentang letak, ukuran serta jenis-jenis material yang digunakan. Pembuatan gambar pagar dan pintu gerbang penting karena sebenarnya setelah bangunan selesai. Sebagus apapun tampilan bangunan akan terpengaruh oleh 2 elemen eksterior ini. Itu sebabnya pagar dan pintu gerbang harus serasi, dengan desain tampak depan maupun tampak samping rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>B. Gambar yang  anda butuhkan untuk rumah tidak bertingkat</strong></h3>
<p>Sedangkan untuk rumah sederhana atau tidak bertingkat. Pada umumnya adalah type 60 kebawah. Tidak sampai 23 gambar anda perlukan. Tetapi hanya 14 macam gambar saja, yaitu: 1].Gambar denah ruang, 2].Denah pondasi, 3].Kosen, pintu dan jendela, 4].Denah atap, 5].Instalasi MEP, 6].Desain 3D, 7].Gambar tampak depan, 8].tampak samping, 9].Potongan melebar, dan 10].Potongan memanjang.</p>
<p>Serta gambar-gambar detail elemen bangunan. Antara lain: 11].detail pondasi, 12].rangka atap, 13].detail pintu dan jendela. Serta 14].detail sumur resapan dan saptic tank.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kelompok gambar menurut jenis pekerjaan</strong></h2>
<p>Menurut jenis pekerjaan, 23 macam gambar tersebut. Pula dapat dikelompokkan menjadi 4 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Pekerjaan arsitektur. Yaitu terdiri dari layout, site plan, denah ruangan, kosen pintu/jendela, denah plafon dan lantai. Serta gambar tampak dan potongan bangunan.</li>
<li>Pekerjaan struktur adalah meliputi gambar denah pondasi, kolom, balok dan rangka atap. Serta detail-detail yang berkaitan dengan struktur bangunan.</li>
<li>Instalasi MEP, antara lain denah pemasangan pipa air bersih, kotor/bekas maupun air hujan. Serta denah instalasi listrik. Semua gambar denah ini harus sendiri-sendiri.</li>
<li>dan Pekerjaan lanskap. Yaitu berkaitan dengan taman yang berada pada pekarangan rumah. Dan salah satunya termasuk pagar dan pintu gerbang.</li>
</ol>
<h2><strong>Daftar gambar yang benar anda butuhkan</strong></h2>
<p>Mungkin anda bertanya mengapa perlu menguraikan gambar menurut jenis pekerjaan. Alasannya, karena tukang yang mengerjakan berbeda-beda. Misalnya untuk pekerjaan MEP wajib tukang listrik dan tukang ledeng. Sedangkan untuk struktur bangunan, misalnya jika terbuat dari material baja. Maka yang mengerjakan adalah <a href="https://arsitekta.com/fakta-tukang-konstruksi-baja-beserta-manfaatnya-bagi-anda/">tukang konstruksi baja</a>. Demikian seterusnya.</p>
<p>Oleh karena itu urutan/daftar gambar harus anda sesuaikan dengan jenis-jenis pekerjaan. Bukan menurut proses pembuatan gambar desain rumah. Seperti uraian tentang 23 gambar anda perlukan untuk rumah. Dalam hal ini bagi pemula mungkin cukup rumit. Namun sebenarnya tidak. Asalkan anda dapat membedakan gambar menurut teknik pelaksanaannya.</p>
<h2><strong>[Penutup] Hakikat gambar pada bangunan</strong></h2>
<p>23 gambar anda perlukan untuk pembanguan rumah ini. Sebenarnya berlaku umum. Artinya untuk bangunan-bangunan gedung lain, nama-nama gambar yang diperlukan juga sama. Hanya jumlahnya akan lebih banyak. Apalagi untuk bangunan yang bertingkat 3 dan seterusnya. Karena elemen bangunan yang semakin banyak. Maka jenis pekerjaannya pun akan semakin kompleks.</p>
<p>Demikain penjelasan mengenai jenis-jenis gambar yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah-jenis-jenisnya-ini/">23 Gambar Anda Perlukan Untuk Membangunan Rumah Jenis-jenisnya Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/23-gambar-anda-perlukan-untuk-membangunan-rumah-jenis-jenisnya-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
