<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jembatan besi dan jenis-jenis komponennya Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/jembatan-besi-dan-jenis-jenis-komponennya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/jembatan-besi-dan-jenis-jenis-komponennya/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jul 2024 13:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>jembatan besi dan jenis-jenis komponennya Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/jembatan-besi-dan-jenis-jenis-komponennya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konstruksi Jembatan Bentang 12 M Yang Terbuat Dari Baja Profil Dan Hitungan Biaya Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/desain-konstruksi-jembatan-bentang-12-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 13:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan bentang 12]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan besi dan jenis-jenis komponennya]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembangunan jembatan bentang 12 m ini akan dilakukan pada sebuah kawasan perkebunan sawit, yang berlokasi di provinsi Riau, pulau Sumatera. Oleh sebab itu penggunaan jembatan sifatnya pribadi. Akan tetapi direncanakan portable. Alias bongkar pasang. Walau pembuatan jembatan sifatnya privat, bukan berarti bisa dilakukan secara asal-asalan. Sebab total daya dukung jembatan yang diminta oleh owner adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/desain-konstruksi-jembatan-bentang-12-m/">Konstruksi Jembatan Bentang 12 M Yang Terbuat Dari Baja Profil Dan Hitungan Biaya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan jembatan bentang 12 m ini akan dilakukan pada sebuah kawasan perkebunan sawit, yang berlokasi di provinsi Riau, pulau Sumatera. Oleh sebab itu penggunaan jembatan sifatnya pribadi. Akan tetapi direncanakan portable. Alias bongkar pasang.</p>
<p>Walau pembuatan jembatan sifatnya privat, bukan berarti bisa dilakukan secara asal-asalan. Sebab total daya dukung jembatan yang diminta oleh owner adalah 60 ton. Besar sekali bukan?. Iya, karena yang akan melintas adalah truk-truk besar yang membawa sawit.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4025" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg" alt="Contoh pemasangan plat buhul pada rangka jembatan yang terbuat dari baja WF (Sumber: Fixabay.om)" width="450" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/06/Pemsangan-plat-buhul-pada-konstruksi-jembatan-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<h2>Tahap perencanaan jembatan</h2>
<p>Untuk memenuhi permintaan sang owner, <a href="https://arsitekta.com/">kami</a> yang dipercaya sebagai perencana konstruksi jembatan bentang 12 m ini, melakukan 4 langkah berikut:</p>
<h3>1]. Meminta data tambahan tentang jembatan</h3>
<p>Selain mengenai bentangan, data yang perlu diperoleh untuk proses desain antara lain lebar jembatan. Hal ini perlu untuk mengetahui daya pikul jembatan rata-rata. Serta mengecek apakah konstruksi jembatan sudah cukup aman untuk dilewati oleh truk besar.</p>
<p>Oleh owner menetapkan lebar jembatan adalah 3,0 meter. Dengan demikian diketahui daya pikul konstruksi jembatan adalah:<br />
= 60 ton : (3,0 × 12,0) m<br />
= 1,67 ton/m²</p>
<h3>2]. Memilih material yang terbaik dan sistem sambungan</h3>
<p>Untuk membuat jembatan sistem bongkar pasang, pilihan yang terbaik adalah menggunakan material baja profil. Pilihan utama diantara material baja profil tersebut adalah baja H-beam, WF, plat lembaran dan plat bordes.</p>
<p>Sementara itu sistem sambungan yang di perioritaskan untuk konstruksi jembatan adalah baut mur. Adapun penggunaan las adalah pada saat pemasangan 2 jenis material plat saja.</p>
<h3>3]. Analisa kekuatan struktur baja</h3>
<p>Perhitungan kekuatan struktur jembatan bentang 12 m dilakukan dengan cara menggunakan software SAP2000. Dari perhitungan tersebut diketahui dimensi material baja yang mampu memikul beban sampai dengan 1,67 ton/m².</p>
<p>Selengkapnya tentang ukuran jembatan, dan letak pasang balok baja adalah seperti terlihat pada gambar denah berikut.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Denah-balok-jembatan-bentang-12-m.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5282" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Denah-balok-jembatan-bentang-12-m.jpg" alt="Denah jembatan bentang 12 m serta dimensi balok baja yang digunakan" width="800" height="376" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Denah-balok-jembatan-bentang-12-m.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Denah-balok-jembatan-bentang-12-m-300x141.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Denah-balok-jembatan-bentang-12-m-768x361.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<h2>Bagian-bagian utama konstruksi jembatan, jenis bahan dan rencana pemasangan</h2>
<p>Setelah melalui proses analisa struktur. Jenis-jenis material yang digunakan untuk konstruksi jembatan bentang 12 m tersebut adalah:</p>
<h3>1. Baja HB 250x250x9x14</h3>
<p>Adalah berguna sebagai balok utama pada jembatan. Berjumlah 4 buah. Masing-masing panjang 12,0 meter. Jadi, material baja tersebut akan dipasang dalam keadaan utuh.</p>
<p>Adapun komponen yang terkait dengan pemasangan balok ini adalah:</p>
<ol>
<li>Angkur baut</li>
<li>Plat <a href="https://arsitekta.com/ukuran-plat-stiffner-yang-benar-untuk-baja-wf-dan-h-beam/" target="_blank" rel="noopener">stiffner</a>.</li>
</ol>
<p>Karena ada 2 komponen tambahan, maka perlu dibuat lubang angkur pada balok H-beam. Sesuai dengan diameter angkur yang akan digunakan. Serta memasang plat stiffners sesuai dengan letak yang telah ditetapkan dalam gambar detail.</p>
<p>Terkait pemasangan angkur baut. Perlu diperhatikan jarak antara balok HB. Sengaja tidak dibuat sama dengan tujuan untuk memperoleh kekuatan yang maksimal dari ke-4 material balok utama tersebut. Maka dari itu pemasangan angkur juga harus menyesuaikan jarak balok tersebut.</p>
<h3>2. Baja WF 250x125x6x9</h3>
<p>Desain jembatan bentang 12 m baja WF 250 digunakan sebagai balok diafragma. Balok diafragma adalah balok yang menghubungkan antara 2 buah balok utama. Dalam hal ini berjumlah 18 buah. Dengan panjang 90 dan 120 cm.</p>
<p>Untuk memudahkan proses pengiriman material ke proyek, serta untuk memudahkan proses pemindahan jembatan suatu saat nanti. Maka pemasangan balok WF ini direncanakan menggunakan baut mur HTB (Hight Tension Bolt) A-325.</p>
<p>Oleh sebab sistem sambungan baut mur tersebut, maka diperlukan 2 buah plat lekat pada masing-masing balok WF. Plat lekat tersebut berfungsi sebagai media untuk memasang baut, untuk dihubungkan pada balok utama.</p>
<h3>3. Baja WF 200x100x5,5&#215;8</h3>
<p>Letak pasang dan fungsi balok WF 200 ini adalah sama dengan balok WF 250. Yaitu diantara balok utama. Jadi, panjang material juga sama persis. Yakni 1.200, dan 900 mm.</p>
<p>Perbedaan kedua balok WF ini adalah pada jarak pasang. Kalau jarak pasang baja WF 250 adalah 240 cm. Tapi baja WF 200 ini dipasang dengan jarak 80 cm. Atau 1/3 dari jarak WF 250.</p>
<h3>4. WF 150x75x5x7</h3>
<p>Guna memudahkan pemasangan lantai pada jembatan bentang 12 m, diperlukan ekstra rangka baja. Yaitu menggunakan besi WF 150. Tepatnya terpasang diantara balok WF 250, dan WF 200.</p>
<p>Selain untuk memudahkan pemasangan lantai, material baja yang menyerupai huruf H ini juga berfungsi sebagai pengaku pada konstruksi jembatan. Khususnya balok diafragma. Supaya tidak lentur.</p>
<h3>5. Plat bordes tebal 4,8 mm</h3>
<p>Plat bordes pada konstruksi jembatan ini digunakan sebagai lantai. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan alat sambung las tebal 4,5 mm.</p>
<p>Dalam hal pemasangan plat lantai yang perlu disiapkan adalah sejumlah lubang dengan diameter 10 mm. Lubang tersebut harus tepat diatas balok H-Beam dan balok WF. Yang mana saat pasangan plat lubang-lubang tersebut akan di isi dengan las.</p>
<p>Dengan demikian pengelasan pada plat bordes tidak hanya dilakukan di tepi, tetapi terhadap seluruh permukaan. Sehingga lantai benar-benar kokoh, dan menyatu dengan semua balok baja yang terdapat pada jembatan.</p>
<h2>Perhitungan tonase dan biaya jembatan bentang 12 m</h2>
<p>Perhitungan tonase baja yang digunakan untuk membuat konstruksi jembatan dilakukan dengan cara menghitung masing-masing panjang, dan jumlah material. Kemudian di kali dengan berat satuan. Maka dari hasil perhitungan tersebut diketahui rincian biaya jembatan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Baja HB dan WF = 5.152,86 kg x Rp 28.500,- = Rp 146.856.510,-</li>
<li>Plat bordes dan lekat = 2.023,50 kg x Rp 27.000,- = Rp 54.634.446,-</li>
<li>Cat besi = 236,64 m² x Rp 65.000,- = Rp 15.381.600,-</li>
<li><a href="https://arsitekta.com/cara-hitung-biaya-pasang-angkur-dan-mur-baut-baja/">Angkur</a> baut M19 x 40 cm = 24 bh x Rp 115.000,- = Rp 2.760.000,-</li>
<li>Mur baut M12 = 156 pcs x Rp 6.500,- = Rp 1.014.000,-</li>
<li>Mur baut M16 = 384 pcs x Rp 12.000,- = Rp 4.608.000,-</li>
</ul>
<p>Total jembatan bentang 12 m adalah Rp 225.254.556,-</p>
<p><strong>Catatan khusus:</strong></p>
<ol>
<li>Total biaya tersebut belum termasuk pajak.</li>
<li>Harga satuan tersebut diatas berlaku untuk daerah Jawa Tengah, dan selama 1 bulan setelah artikel ini kami posting. Yaitu pada hari Sabtu Tanggal, 20 Juli 2024. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menggunakan perhitungan yang kami buat disini, silahkan lebih dulu menyesuaikan harga satuan yang berlaku di tempat Anda.</li>
<li>Jikalau Anda kesulitan untuk melakukan penyesuaian, atau karena desain jembatan yang Anda kehendaki ternyata berbeda dengan yang kami sajikan disini. Silahkan hubungi kami melalui nomor yang tertera dalam situs ini. Guna melakukan penyesuaian untuk Anda.</li>
</ol>
<h2>[Penutup] Serba-serbi tentang jembatan besi</h2>
<p>Konstruksi jembatan besi baja sebenarnya tidak hanya dibutuhkan pada saat membangun jalan raya, atau untuk membuat akses pada sebuah kawasan. Tetapi sering juga digunakan untuk menghubungkan 2 buah bangunan gedung bertingkat. Seperti yang diterapkan pada gedung Petronas, Malaysia.</p>
<p>Maka dari itu untuk memperoleh manfaat yang maksimal dan efisien dari segi biaya, desain jembatan besi selalu dilakukan oleh orang yang ahli dibidang tersebut. Dengan harapan, sebelum tercapainya tujuan tersebut. Proses pengerjaan jembatan pun dapat berjalan lancar.</p>
<p>Sebagaimana kita tahu, sekalipun desain jembatan sudah dibuat sangat bagus. Tetapi jika pengerjaan ternyata sulit dilaksanakan, maka dipastikan fungsi jembatan tersebut tidak maksimal. Serta tidak menutup kemungkinan pula akan membutuhkan biaya yang besar. Karena harus mendatangkan alat-alat khusus dari jauh (luar negeri).</p>
<p>Konstruksi jembatan bentang 12 m ini adalah salah satu bukti bahwa sektor <a href="https://www.detik.com/jabar/berita/d-6191107/hasil-pertanian-di-indonesia-manfaat-dan-contohnya#:~:text=Hasil%20pertanian%20di%20Indonesia%20sangat,jalar%2C%20sagu%2C%20dan%20lainnya.">pertanian</a> pun ternyata membutuhkan jembatan, secara khusus material baja profil. Oleh karena itu, telah kami desain sesuai dengan kebutuhan tersebut. Agar bisa bermanfaat dengan maksimal, efisien dan bisa di pindah-pindah.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/desain-konstruksi-jembatan-bentang-12-m/">Konstruksi Jembatan Bentang 12 M Yang Terbuat Dari Baja Profil Dan Hitungan Biaya Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konstruksi Jembatan Besi dan 6 Jenis Komponen Yang Wajib Anda Ketahui</title>
		<link>https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2022 22:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan besi dan jenis-jenis komponennya]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek jalan dan jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jembatan besi yang kita bahas kali ini tidak terkait dengan nama suatu daerah ya teman-teman. Melainkan sebuah bangunan yang berfungsi sebagai jembatan, dan terbuat dari material baja. Atau lebih familiar disebut konstruksi jembatan besi. Jenis besi yang digunakan untuk konstruksi jembatan Material besi yang memenuhi syarat untuk konstruksi jembatan adalah Mild Carbon Steel (baja paduan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/">Konstruksi Jembatan Besi dan 6 Jenis Komponen Yang Wajib Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4148 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Jembatan-Baja-WF-300x196.jpg" alt="Konstruksi jembatan yang menggunakan balok WF" width="300" height="196" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Jembatan-Baja-WF-300x196.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/07/Jembatan-Baja-WF.jpg 448w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jembatan besi yang kita bahas kali ini tidak terkait dengan nama suatu daerah ya teman-teman. Melainkan sebuah bangunan yang berfungsi sebagai jembatan, dan terbuat dari material baja. Atau lebih familiar disebut konstruksi jembatan besi.</p>
<h2>Jenis besi yang digunakan untuk konstruksi jembatan</h2>
<p>Material besi yang memenuhi syarat untuk konstruksi jembatan adalah Mild Carbon Steel (baja paduan karbon ringan). Dengan kandungan unsur karbon antara 0,15-0,29%. Dan memiliki tegangan ijin 24 &#8211; 100 ksi. Sedangkan jenis material yang sering digunakan antara lain; besi beton, WF, H-Beam, kanal U, pipa besi, serta plat baja dan bordes.</p>
<p>Agar konstruksi jembatan terpasang dengan kokoh. Beberapa material besi di atas harus digunakan secara bersamaan. Sehingga komponen dapat terhubung antara satu dengan yang lain. Jenis bahan yang berfungsi untuk itu adalah plat baja. Yaitu sebagai buhul dan landasan. Maka dari itu, dipastikan seluruh konstruksi jembatan besi wajib menggunakan <a href="https://arsitekta.com/cara-jitu-mencegah-plat-simpul-berkualitas-buruk-part-4-of-4/">plat buhul</a> dan plat landas.</p>
<h2>Ragam komponen jembatan dan sistem sambungan</h2>
<p>Konstruksi jembatan besi berfungsi dengan baik, aman dan nyaman. Harus dilengkapi dengan 6 komponen. Dan masing-masing komponen kemudian dikelompokkan menjadi 2 bagian, yakni:</p>
<h3>Konstruksi bagian bawah jembatan</h3>
<h4>1. Struktur pondasi</h4>
<p>Pondasi adalah struktur utama, yang menentukan kuat tidaknya konstruksi jembatan besi. Oleh sebab itu wajib ada. Serta diperhitungkan secara tepat. Agar mampu menahan beban yang terjadi pada bagian atas, maupun bagian bawah jembatan. Kalau tidak, dipastikan konstruksi jembatan ambruk. Oleh beban yang ada, atau karena kondisi alam tempat pemasangan pondasi.</p>
<p>Pada umumnya, pondasi jembatan menggunakan tiang pancang. Kombinasi dengan cakar ayam, tiang kolom, serta talud penahan tanah yang terbuat dari beton bertulang. Namun khusus jembatan yang berukuran kecil (bentang pendek). Cukup dengan mengandalkan pondasi batu kali. Dan balok beton diatasnya, untuk tumpuan sekaligus tempat memasang angkur baut.</p>
<h4>2. Angkur besi dan mur baut</h4>
<p>Komponen kedua konstruksi jembatan besi bagian bawah adalah angkur dan <a href="https://arsitekta.com/10-jenis-mur-baut-konstruksi-baja-dan-kegunaannya-secara-detail-begini/">baut mur.</a> Kegunaan komponen ini adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Angkur besi digunakan untuk pengikat balok girder. Material yang terbaik untuk angkur adalah besi as. Dengan drat ulir berukuran kasar. Serta 2 buah mur pengeras jenis HTB A-325. Untuk masing-masing tumpuan.</li>
<li>Mur baut berguna untuk sambungan balok baja. Metode ini dipilih untuk memudahkan pemasangan konstruksi jembatan besi. Karena berada pada ketinggian, melintasi lembah dan sungai, serta jauh dari permukiman.</li>
</ol>
<h4>3. Balok baja</h4>
<p>Berdasarkan letak pemasangan, balok jembatan terdiri dari 3 macam, yaitu:</p>
<ol>
<li>Girder atau sering disebut balok utama. Adalah struktur baja yang terbentang di antara 2 buah pondasi. Profil yang sering digunakan sebagai balok girder adalah baja WF, H-Beam, baja kastela dan baja profil gabungan.</li>
<li>Balok pembagi, atau balok anak. Pemasangannya adalah secara melintang. Dan menghubungkan 2 buah balok girder atau lebih. Profil baja yang bagus sebagai balok pembagi, selain 4 jenis material yang kami sebutkan sebelumnya. Yaitu <a href="https://arsitekta.com/karakteristik-baja-profil-unp-ukuran-serta-manfaat-begini/">baja UNP</a>. Bisa dalam bentuk double, bisa pula single.</li>
<li>Diafragma. Dalam istilah lain disebut bacing. Adalah komponen konstruksi jembatan besi yang terpasang secara silang, serta menghubungkan antara balok girder yang satu dengan yang lain.</li>
</ol>
<p>Selain material-material yang kami sebutkan diatas. Besi pipa juga cocok untuk balok diafragma. Sebab fungsinya hanya sebagai batang tarik. Serta tidak menerima beban tekan.</p>
<h3>Konstruksi bagian atas jembatan</h3>
<p>Yang dimaksud konstruksi jembatan bagian atas adalah semua komponen yang terpasang diatas rangka jembatan. Yang menjadi satu kesatuan dengan konstruksi, atau yang terpasang secara terpisah. Tapi, memiliki fungsi untuk mendukung kinerja konstruksi jembatan. Jenis-jenis konstruksi jembatan bagian bawah antara lain:</p>
<h4>a. Lantai</h4>
<p>Lantai jembatan terdiri dari 3 pilihan, yaitu: material kayu, slab beton dan plat baja. 3 jenis lantai ini cocok (dapat dikombinasikan) dengan konstruksi jembatan besi. Umumnya diakukan dengan mempertimbangkan hal-hal seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Lebar dan bentang jembatan,</li>
<li>Kelas jalan yang akan terhubung oleh jembatan</li>
<li>Ketinggian jembatan dari <a href="https://www.travelingmedan.com/2020/04/cara-mengetahui-mdpl-dan-ketinggian-suatu-lokasi.html">permukaan air dan tanah</a></li>
<li>Model konstruksi jembatan itu sendiri.</li>
</ol>
<p>Dalam hal ini misalnya lantai jembatan terbuat dari plat bordes. Tentu Anda harus menambah rangka untuk pemasangan plat tersebut. Mengingat ukuran efektif plat baja hanya 1,22&#215;2,44 cm. Sedangkan jarak balok belum tentu sesuai dengan ukuran tersebut. Oleh sebab itu, rangka bordes harus ada. Minimal menggunakan besi UNP, dengan modul ukuran 61&#215;61 cm, atau 61&#215;122 cm.</p>
<h4>b. Elastomer jembatan</h4>
<p>Atau dalam istilah ilmiah disebut Rubber Elastomer Bearing Pad. Adalah elemen konstruksi jembatan besi yang terbuat dari bahan karet alam/karet <a href="https://www.sehatq.com/artikel/lebih-murah-dan-tahan-lama-benarkah-bahan-sintetis-lebih-baik-dari-bahan-asli">sintetis</a>. Serta gabungan dengan beberapa bahan lain. Sehingga memiliki sifat elastis. Dimana akan kembali ke bentuk semula, walau sudah diregangkan dalam beberapa waktu.</p>
<p>Sifat elastis tersebut sangat bagus untuk menjaga kestabilan jembatan. Oleh sebab itu, elastomer digunakan sebagai bantalan jembatan. Dan terpasang secara bersamaan dengan plat landas, dan angkur. Dengan demikian, getaran yang terjadi pada jembatan oleh adanya lalu-lalang kendaraan, akan berkuran jauh. Sehingga jembatan tetap kokoh dan tahan lama.</p>
<h4>c. Railing besi</h4>
<p>Komponen terakhir yang terpasang pada bagian atas konstruksi jembatan adalah railing pengaman. Umumnya sama dengan <a href="https://arsitekta.com/railing-tangga-minimalis-standar-ukuran-dan-jenis-material-yang-digunakan/">railing tangga</a>. Hanya berukuran lebih besar. Sebab railing jembatan berada pada alam terbuka. Serta untuk mengamankan berbagai macam &#8220;objek&#8221; . Mulai dari ukuran kecil, misalnya manusia. Dan yang terbesarnya adalah kendaraan yang melintas. Contoh railing besi seperti gambar berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-3991 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Railing-kawat-300x206.jpg" alt="Contoh railing tangga yang terbuat dari material perforated plate" width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Railing-kawat-300x206.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/05/Railing-kawat.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Unsur lain yang menentukan kekuatan dan ketahanan besi jembatan</h2>
<p>Selain 6 komponen diatas. Unsur lain yang berperan untuk menentukan usia pakai besi jembatan ada 4, yaitu:</p>
<h3>1. Dimensi material dan bahan bangunan</h3>
<p>Beban bergerak yang harus dipikul oleh konstruksi jembatan besi sangat besar. Dan bekerja terus menerus diantara balok dan tumpuan. Akibatnya material cepat lelah. Dan mengalami lentur. Maka dari itu, angka keamanan konstruksi harus ditingkatkan. Yaitu dengan cara memperbesar dimensi <a href="https://arsitekta.com/20-kelebihan-material-baja-ringan-dan-cara-mengetahuinya/">material baja</a>.</p>
<p>Penentuan dimensi baja untuk jembatan harus melalui analisa struktur. Sekalipun jembatan sederhana, atau jembatan darurat. Sebab, oleh adanya kesalahan hitung. Dipastikan jembatan tidak berfungsi dengan baik. Bahkan beresiko yang sangat besar. Yakni nyawa.</p>
<h3>2. Proses pabrikasi dan pemasangan konstruksi</h3>
<p>Secara umum proses pabrikasi baja untuk jembatan, sama dengan konstruksi baja bangunan gedung. Intinya, jangan sampai terjadi kesalahan sedikit pun. Baik pada saat pengukuran, pemotongan, pengeboran hingga pengelasan material.</p>
<p>4 tahap pabrikasi tadi, telah kami jelaskan sebelumnya pada artikel yang berbeda. Silahkan Anda browsing, dengan kata kunci tersebut. Artikel tersebut pasti muncul di hadapan Anda.</p>
<h3>3. Pengecatan material baja</h3>
<p>Cat konstruksi jembatan besi beda dengan konstruksi baja pada umumnya. Letak pemasangan yang berada pada alam terbuka, ditambah lagi kondisi lingkungan (cuaca) yang tidak menentu (panas dan hujan). Membuat konstruksi lekas korosi. Maka dari itu, proses pengecatan harus benar dan tepat.</p>
<p>Benar dalam hal ini adalah terkait dengan jenis cat. Sementara tepat artinya pelaksanaan <a href="https://arsitekta.com/konversi-harga-satuan-cat-baja-dari-m%c2%b2-ke-kg-paling-mudah-dengan-cara-ini/">catbaja</a> harus sesuai ketentuan. Yakni di dahului oleh proses sand blasting, cat dasar, cat antara, lalu car akhir (finishing). Prosesnya cukup panjang bukan?. Dengan demikian dipastikan kekuatan konstruksi bertahan lama.</p>
<h3>4. Perawatan konstruksi jembatan</h3>
<p>Tak bisa disangkal, maintenance konstruksi jembatan besi wajib ada. Serta harus secara berkala. Maka dari itu, 3 unsur yang kami sebutkan sebelumnya, adalah penentu tinggi rendahnya biaya maintenance.</p>
<p>Bilamana salah satu unsur diatas tidak sesuai ketentuan. Konstruksi jembatan besi dipastikan tidak tahap lama. Sementara itu, sembari pemakaian jembatan tetap berlangsung. Sebenarnya kekuatan konstruksi mulai menurun secara perlahan-lahan. Dan tidak menutup kemungkinan suatu saat akan rubuh. Untuk mencegah hal tersebut, maka jembatan harus dirawat.</p>
<h2>Penutup</h2>
<p>Demikian penjelasan awal tentang konstruksi jembatan besi. Sebagai tindak lanjut dari artikel ini. Berikutnya akan kami jabarkan jenis-jenis jembatan yang terdapat di Indonesia. Bilamana Anda ingin membuat jembatan dengan material baja. Mulai perencanaan, perhitungan momen, <a href="https://arsitekta.com/jasa-hitung-rab-online-dan-aspek-aspek-terkait-yang-wajib-diketahui-bersama/">hitung RAB</a> dan pengerjaan konstruksi. Silahkan hubungi kami. Melalui kontak 081.32526.4787, atau 085.74069.3839.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/">Konstruksi Jembatan Besi dan 6 Jenis Komponen Yang Wajib Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/konstruksi-jembatan-besi-dan-6-jenis-komponen-yang-wajib-anda-ketahui/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
