<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>komponen struktur Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/komponen-struktur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/komponen-struktur/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jun 2023 11:05:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>komponen struktur Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/komponen-struktur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>8 Baja Profil Yang Paling Cocok Untuk Struktur Bangunan Ini Jenis-jenisnya</title>
		<link>https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 13:16:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[alat kerja baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan baja]]></category>
		<category><![CDATA[komponen struktur]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memudahkan teman-teman sekalian untuk mengenal ragam jenis material baja. Disini saya jelaskan 8 macam baja profil yang paling cocok untuk struktur bangunan. Pengertian dan alasan menggunakan material baja Struktur bangunan artinya material yang berfungsi sebagai kerangka utama dari sebuah bangunan. Sekaligus unsur yang menentukan kokoh tidaknya bangunan menahan beban yang terjadi dari dalam, maupun luar. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/">8 Baja Profil Yang Paling Cocok Untuk Struktur Bangunan Ini Jenis-jenisnya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memudahkan teman-teman sekalian untuk mengenal ragam jenis material baja. Disini saya jelaskan 8 macam baja profil yang paling cocok untuk struktur bangunan.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4316" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg" alt="Salah satu bentuk material baja mula-mula" width="640" height="356" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H-300x167.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h2>Pengertian dan alasan menggunakan material baja</h2>
<p>Struktur bangunan artinya material yang berfungsi sebagai kerangka utama dari sebuah bangunan. Sekaligus unsur yang menentukan kokoh tidaknya bangunan menahan beban yang terjadi dari dalam, maupun luar.</p>
<p>Disebut cocok disini karena 8 jenis material ini sudah melalui standarisasi tingkat nasional , dan secara internasional. Atau, yang terkenal dengan istilah material SNI (Standarisasi Nasional Indonesia), dan SII (Standarisasi Internasional Indonesia).</p>
<p>Selain itu, semua material baja ini terbukti cocok Anda gunakan untuk semua jenis bangunan. Misalnya jembatan, gedung bertingkat, bahkan untuk non gedung. Seperti tower pemancar telekomunikasi, tower listrik, dan sebagainya.</p>
<p>Hal itu diperkuat oleh 1 fakta. Bahwa sampai saat ini, belum ada 1 pihak pun yang keberatan menggunakan material baja sebagai bahan bangunan. Namun, justru sebaliknya. Pada kondisi tertentu, dimana ketika bahan bangunan yang lain telah dianggap tidak mampu. Maka, satu-satunya pilihan adalah baja profil.</p>
<h2>Latar belakang dan tujuan</h2>
<p>Sebagaimana sering saya lihat sendiri. Ternyata, masih banyak orang yang tidak mengenal material baja. Parahnya lagi, tidak bisa membedakan antara <a href="https://arsitekta.com/cara-menentukan-jarak-kuda-kuda-baja-ringan-yang-benar/" target="_blank" rel="noopener">baja ringan</a>, dan baja berat (sebutan lain untuk material baja yang ahli). Padahal dari bentuk dan warnanya saja, sudah jelas terlihat jauh berbeda.</p>
<p>Akibat dari semua itu. Diantara mereka pasti akan ragu menentukan material yang hendak digunakan. Kalau pun terpaksa. Akhirnya, penggunaan bahan sering sekali tidak tepat. Bangunan menjadi tidak kokoh, atau justru terlalu kuat. Sehingga yang terjadi adalah pemborosan biaya.</p>
<p>Nah, untuk mencegah hal itu. Artikel ini saya bagikan untuk Anda yang ingin belajar lebih dalam lagi tentang baja profil. Untuk Anda aplikasikan pada bangunan, bahan pembelajaran kepada <a href="https://www.psychologymania.com/2013/06/pengertian-anak-didik.html">anak didik</a>, atau bekal untuk buka toko bahan bangunan. Manfaatnya cukup banyak kan?.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Penggunaan-material-baja-sebagai-bahan-bagunan.jpeg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3583" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Penggunaan-material-baja-sebagai-bahan-bagunan.jpeg" alt="Pertimbangan yang benar tentang jenis material yang akan dipakai untuk konstruksi" width="400" height="225" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Penggunaan-material-baja-sebagai-bahan-bagunan.jpeg 400w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Penggunaan-material-baja-sebagai-bahan-bagunan-300x169.jpeg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<h2>Daftar material baja dan kegunaan</h2>
<p>Penjelasan seperti terlihat dibawah ini. Beberapa komponen bangunan mungkin terlihat sama pada daftar material. Hal itu disebabkan oleh fungsi material tersebut yang lebih dari 1. Oleh sebab itu, saya tulis berulang. Antara lain:</p>
<p>1. WF / IWF (Wide Flange) berfungsi untuk bahan: tiang kolom, balok, konsol,.dan kuda-kuda<br />
2. H-Beam (Besi H, atau HB) berfungsi untuk: kolom dan balok<br />
3. CNP (Kanal C / Lips Channel) : gording, rangka cladding, rangka lisplang, elemen regel, gelagar antar kuda-kuda, wind free (lis tepi gording),<br />
4. UNP (Kanal U) : bracing kolom/kuda-kuda, rangka batang kuda-kuda, dan bahan untuk membuat regel.<br />
5. Siku (Besi L, atau Angle) : kuda-kuda cremona, rangka jembatan, bracing kuda-kuda, konsol, serta sepatu (dudukan) gording dan cladding.<br />
6. Besi Pipa (Pipa hitam, BSP/Black Steel Pipe) : skur (spanner), rangka atap kubah/lengkung<br />
7. Plat baja (Plat Eyzer, Steel Plate) : plat landas, plat lekat, stiffners, buhul, serta tutup kolom dan baja kastela<br />
8. Besi beton : angkur, trekstang dan ikatan angin</p>
<h3>A. Catatan khusus tentang ukuran dan berat material</h3>
<p>Lebih jelas mengenai ragam ukuran masing-masing baja profil. Lengkap dengan berat satuan. Silahkan Anda baca melalui tautan-tautan yang sudah ada. Atau, silahkan browsing di kolom pencarian yang tersedia di halaman ini. Sehingga, Anda tidak perlu keluar dari situs.</p>
<p>Selanjutnya tentang kegunaan. Beberapa dari material di atas memang bisa digunakan untuk beragam keperluan konstruksi. Semisal CNP, sebenarnya cocok juga sebagai tiang kolom. Namun harus melalui rekayasa. Agar menjadi double CNP.</p>
<p>Namun demikian ada pula material baja yang memiliki fungsi khusus. Yaitu plat baja. Pada dasarnya material lembaran ini hanya sebagai pelengkap (komponen) baja struktur. Dengan kata lain, hanya bisa Anda gunakan jikalau telah terpasang dengan material lain.</p>
<h3>B. Keunikan besi beton</h3>
<p>Masih terkait kegunaan material pada konstruksi. Besi beton memiliki keunikan tersendiri. Misalnya untuk membuat angkur. Satu-satunya paling cocok adalah besi yang memiliki penampang bulat ini.</p>
<p>Pula, ketika Anda perlukan untuk membuat ikatan angin dan trekstang. Memang material yang lain, boleh dimanfaatkan sebagai alternatif. Melalui proses modifikasi/rekayasa bentuk. Tapi, kembali lagi kepada efisiensi. Besi beton tetap paling hemat. Oleh sebab itu selalu menjadi pilihan utama.</p>
<h2>Cara mengaplikasikan material pada bangunan</h2>
<p>Syarat pertama. Penggunaan material baja profil harus dirancang dari awal. Artinya usahakan secara serentak. Mulai dari kolom, balok, konsol dan seterusnya. Hingga rangka atap. Supaya kekuatan konstruksi bangunan maksimal.</p>
<p>Jadi, seandainya proses pengerjaan konstruksi, kelak akan dilakukan secara bertahap. Tidak menjadi masalah. Sebab proses perencanaan bangunan telah mapan dari awal.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3694" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg" alt="Konstruksi dak baja ini mayoritas menggunakan material WF" width="450" height="338" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF.jpg 450w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/02/konstruksi-dak-baja-WF-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Syarat kedua, adalah menentukan ukuran bangunan. Dan, pastikan tidak berubah. Supaya dimensi material baja telah Anda rancang, kelak tidak berubah juga. Perhatikan contoh-contoh mengaplikasikan baja profil berikut:</p>
<h3>Contoh 1; Membuat dak 3 lantai</h3>
<p>Data-data bangunan diketahui. Misalnya, jarak kolom antara <a href="https://arsitekta.com/aplikasi-sumbu-x-y-bangunan-pada-gambar-desain/">sumbu X dan Y</a> adalah 6,0 meter. Lalu, tinggi kolom per lantai adalah 3,5 meter. Kemudian, rencana lantai dak adalah terbuat dari beton bertulang.</p>
<p>Berdasarkan data-data tersebut, material baja Anda perlukan adalah untuk membuat:<br />
&#8211; Tiang kolom setinggi 7,0 meter<br />
&#8211; Balok utama (induk), dan balok pembagi (anak)<br />
&#8211; Angkur<br />
&#8211; Plat landas, plat rib, dan komponen-komponen pengaku kolom/balok.</p>
<p>Nah, uraian fungsi tersebut. Baja profil yang cocok hanya 3 macam. Yaitu: WF, Besi beton, dan Plat baja lembaran. Tujuan membuat lis material seperti ini adalah untuk memudahkan, dan mempercepat Anda melakukan analisa struktur dak.</p>
<h3>Contoh 2; Membuat rangka atap rumah</h3>
<p>Data yang Anda perlukan selain ukuran (panjang &amp; lebar) bangunan, adalah bentuk dan jenis atap. Pula, kedua data ini harus paten. Supaya perancangan konstruksi atap, dan bahan-bahan berjalan lancar.</p>
<p>Semial, bentuk atap adalah limas. Dengan ukuran 9 x 9 meter. Lalu, terbuat dari genteng keramik. Maka, material baja Anda pakai adalah untuk membuat:<br />
&#8211; Kuda-kuda dan kelengkapannya<br />
&#8211; Gording<br />
&#8211; Jarum gording<br />
&#8211; Angkur</p>
<p>Jenis material baja yang cocok untuk kebutuhan ini antara lain :<br />
1. Besi siku (alternatifnya baja WF)<br />
2. Kanal C<br />
3. Besi beton<br />
4. Plat baja</p>
<p>Sementara itu, dengan menggunakan 5 jenis bahan tersebut, Anda belum bisa melakukan pemasangan atap genteng. Sebab belum ada usuk dan reng. Mengapa tidak menggunakan baja profil sekalian?. Alasannya ada 2, yakni:<br />
&#8211; Usuk dan reng tidak tergolong pekerjaan struktur bangunan. Oleh sebab itu, tidak direncanakan menggunakan material baja.<br />
&#8211; Jikalau usuk dan reng terbuat dari baja, maka hal itu akan mengakibatkan pemborosan biaya. Dan, membuat struktur bangunan dibawah jadi berat.</p>
<h2>[Penutup] Kegunaan material baja yang lain</h2>
<p>Bagi yang baru pertama sekali membaca artikel di <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini. Mungkin akan bertanya, apakah material baja hanya sekian macam?. Tentu tidak. Jumlahnya puluhan. Akan tetapi tidak semua cocok untuk struktur bangunan.</p>
<p>Penjelasan tentang profil baja yang lain, akan kami ulas pada topik yang berbeda. Sebab material-material tersebut hanya cocok untuk pekerjaan non struktural.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/">8 Baja Profil Yang Paling Cocok Untuk Struktur Bangunan Ini Jenis-jenisnya</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/material-baja-profil-yang-paling-cocok-untuk-struktur-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemasangan Baut Struktur Baja Cara Yang Benar Begini</title>
		<link>https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2021 14:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baut baja]]></category>
		<category><![CDATA[baut mur]]></category>
		<category><![CDATA[fabrikasi baja]]></category>
		<category><![CDATA[komponen struktur]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan baut]]></category>
		<category><![CDATA[proyek baja]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[sambungan baja]]></category>
		<category><![CDATA[tukang baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=2595</guid>

					<description><![CDATA[<p>Struktur baja dapat berdiri kokoh karena menerapkan sambungan baut. Oleh karena itu pada saat pemasangan baut struktur baja, harus anda lakukan dengan benar. Mungkin sebagian orang berpendapat pekerjaan ini mudah. Karena tidak memahami resikonya, jika baut mur tidak terpasang dengan sempurna. Atau karena tidak menyadari selain faktor teknis. Ada pula faktor non teknis yang harus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/">Pemasangan Baut Struktur Baja Cara Yang Benar Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Struktur baja dapat berdiri kokoh karena menerapkan sambungan baut. Oleh karena itu pada saat pemasangan baut struktur baja, harus anda lakukan dengan benar. Mungkin sebagian orang berpendapat pekerjaan ini mudah. Karena tidak memahami resikonya, jika baut mur tidak terpasang dengan sempurna. Atau karena tidak menyadari selain faktor teknis. Ada pula faktor non teknis yang harus kita hadapi, ketika melaksanakan pekerjaan ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2596 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja-300x229.jpeg" alt="Pemasangan baut pada komponen struktur baja dengan benar" width="300" height="229" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja-300x229.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-Mur-baut-struktur-baja.jpeg 630w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Memasang baut struktur baja harus oleh tukang yang berpengalaman. Dan telah terbiasa bekerja pada ketinggian, mengangkat beban berat dan bekerja sesuai metode. Karena lingkup pekerjaan ini, tidaklah sekedar memasukkan baut pada material baja yang berlubang. Kemudian mengencangkan baut dengan sebuah kunci, lalu selesai. Sama sekali tidak. Melainkan harus berdasarkan langkah-langkah kerja yang matang. Misalnya mulai dari persiapan alat-alat, antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan kerja, maupun tata cara memasang baut mur. Demikian juga memiliki solusi, yang mana bila pekerjaan mengalami kendala.</p>
<h2><strong>Jenis alat yang tepat guna memasang mur baut</strong></h2>
<p>Saat ini banyak jenis kunci yang berfungsi untuk mengencangkan baut mur. Tetapi tidak semua alat-alat tersebut dapat kita gunakan untuk pekerjaan baja. Oleh karena itu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kunci_(bengkel)">jenis-jenis kunci</a>, yang tepat untuk pemasangan baut struktur baja adalah: 1].Kunci pas <em>(open end spanner),</em> 2].Kunci ring <em>(box spanner),</em> 3].Kunci ring pas/kombinasi <em>(combination spanner),</em> 4].Kunci soket <em>(socket spanner),</em> 5].Kunci momen atau torsi <em>(torque wrench).</em></p>
<h3><strong>1.Macam-macam ukuran kunci memasang baut konstruksi baja</strong></h3>
<p>Bicara tentang ukuran sangat erat hubungannya dengan satuan. Seperti kita ketahui satuan ukuran kunci maupun baut, sebenarnya ada 2, yaitu metrik dan inci. Tetapi implementasinya pada pelaksanaan pemasangan baut, ukuran kunci yang umum dipergunakan adalah bersatuan metrik (milimeter). Sementara satuan ukuran baut mur adalah inci. Oleh sebab fakta inilah kami sebut sebelumnya, bahwa tukang harus yang berpengalaman.</p>
<p>Mengenai jenis kunci telah jelas, hanya 5 macam. Lalu bagaimana tentang ukuran kunci?, apakah semua ukuran dapat kita pergunakan?. Tentu tidak. Sebab ada banyak ragam ukuran kunci, yaitu mulai dari 8 sampai 80 milimeter. Padahal yang kita perlukan saat pemasangan <a href="https://arsitekta.com/baut-konstruksi-baja-yang-benar-begini/">baut konstruksi baja</a> hanya kunci berukuran 19-36 milimeter saja. Mengapa?. Alasannya adalah karena baut-baut struktur baja Indonesia, umumnya menggunakan diameter M12 sampai M24. Atau kalau dalam satuan inci, Ø1/2” hingga Ø1”.</p>
<p>Penting anda ketahui, ketentuan tentang ukuran kunci berlaku untuk semua jenis. Hanya yang berbeda adalah bentuk kunci. Kita ambil satu contoh, kunci pas dengan ukuran 19. Kunci ini berguna untuk mengencangkan baut M12. Oleh karena untuk 4 jenis kunci lainnya bila ukurannya 19, maka juga berfungsi untuk baut M12. Adapun cara penggunaan ukuran kunci-kunci tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>Ukuran kunci 36 berguna untuk pemasangan baut M24 atau Ø1”</li>
<li>Kunci 34 untuk mengencangkan baut M22 atau Ø7/8”</li>
<li>Kunci 30 untuk baut M20 atau Ø3/4”</li>
<li>Ukuran 24 adalah untuk baut M16 atau Ø5/8”</li>
<li>Dan kunci 19 untuk baut M12 atau Ø1/2”</li>
</ul>
<h3><strong>2.Tanda-tanda kunci layak pakai untuk pemasangan baut</strong></h3>
<p>Setiap alat tentu memiliki masa pakai yang terbatas, termasuk kunci. Dalam jangka waktu tertentu lubang pengeras baut akan aus. Dan pada kondisi aus berarti kunci tidak layak pakai lagi. Oleh karena itu, bila masih kita pergunakan kunci tidak berfungsi dengan baik. Nah, guna menghindari mal fungsi pada alat. Sangat penting anda ketahui tanda-tanda kunci yang layak pakai untuk pemasangan baut. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Gagang maupun lubang pengunci tidak berkarat, bengkok atau retak.</li>
<li>Ukuran kunci presisi. Yakni memiliki toleransi 0,05 sampai 0,1 milimeter.</li>
<li>Khusus kunci ring, kunci pas atau kunci kombinasi, kedua ujungnya masih berfungsi dengan baik.</li>
<li>Untuk kunci momen, indikator kekencangan baut masih berfungsi.</li>
</ol>
<p>Umumnya untuk pemasangan baut rangka baja dengan kunci momen. Jenis harus anda pakai adalah jenis klik. Dengan kunci momen jenis klik, bila kekerasan baut telah mencapai batas maksimal. Maka kunci momen ini akan mengeluarkan suara klik. Berbeda dengan  dua jenis kunci momen lainnya, yaitu jenis dial (digital) dan jenis jarum.</p>
<p>Penilaian tentang kunci yang baik untuk memasang baut, tidak kita nilai dari harga atau merek. Oleh sebab ketentuan standar mutu kunci telah jelas. Yaitu oleh JIS <em>(Japan Industrial Standard),</em> <a href="https://webstore.ansi.org/industry/fasteners/screw-threads">ANSI <em>(American National Standard Institute),</em></a> dan DIN <em>(Deutsches Institut für Normung),</em> dari negeri Belanda. Jadi ketika anda membeli kunci, tanyakan kepada penjaga toko. Apakah kunci tersebut telah sesuai dengan salah satu standar tersebut. Atau jika kunci yang anda beli bermerek, maka produsen akan mencantumkan keterangan standar kualitas.</p>
<h3><strong>3.Alat pelindung diri memasang baut</strong></h3>
<p>Sabuk keselamatan <em>(safty belt)</em> merupakan Alat Pelindung Diri (APD) paling utama. Oleh karena itu saat memasang baut konstruksi baja, para tukang selalu memakai APD ini. Kegunaan alat ini adalah guna melindungi mereka yang bekerja pada ketinggian. Dan seperti kita ketahui, pemasangan baut struktur selalu bersamaan dengan perakitan rangka baja <em>(erection)</em>. Yang mana dominan bekerja pada ketinggian, sehingga dengan memakai alat ini tukang tidak akan jatuh.</p>
<p>Selain sabuk keselamatan, berikut ini adalah jenis APD memasang baut ada rangka baja:</p>
<ol>
<li>Helm proyek berwarna kuning,</li>
<li>Seragam kerja lengkap dengan baju rompi,</li>
<li>Sepatu kerja berbahan kulit,</li>
<li>Kaca mata pelindung debu maupun radiasi matahari,</li>
</ol>
<p>Masih terkait dengan alat kerja pemasangan baut. Ternyata ada beberapa perlengkapan tambahan yang penting untuk menunjang pekerjaan ini. Antara lain palu kecil dan drip. Drip ini sangat mirip dengan drip penitik yang berguna membuat titik baut. Tetapi yang berbeda hanya panjangnya. Kalau drip penitik ±10 centi meter, namun drip untuk pemasangan baut ini bisa mencapai 30 centi meter. Tetapi bahan dan bentuk 2 jenis drip ini adalah sama.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2597 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-baut-balok-baja-271x300.jpeg" alt="Cara memasang mur baut pada balok baja profil WF" width="271" height="300" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-baut-balok-baja-271x300.jpeg 271w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-baut-balok-baja-768x852.jpeg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Pemasangan-baut-balok-baja.jpeg 780w" sizes="(max-width: 271px) 100vw, 271px" /></p>
<h2><strong>Cara pemasangan baut balok baja yang benar</strong></h2>
<p>Dalam gambar ini tukang sedang melaksanakan pemasangan baut pada balok baja. Silahkan anda perhatikan, apakah ada yang salah dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut?. Jawabnya ada. Yaitu para pekerja tidak menggunakan APD proyek. Lalu kaitannya dengan proses pemasangan baut adalah tanpa menggunakan APD lengkap, tukang tidak dapat mengencangkan baut secara maksimal. Oleh karena resiko terjatuh. Dan akhirnya baut mur tidak terpasang dengan benar dan kuat.</p>
<p>Masih terkait dengan gambar, anda lihat ada 2 tukang berada pada balok baja. Oleh karena balok baja berukuran besar, dan baut-bautnya juga berdiameter besar. Maka pemasangan baut balok seperti ini memang harus 2 orang. Dan langkah-langkah pelaksanaan yang benar, seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Pastikan ukuran kunci maupun baut mur telah benar.</li>
<li>Masukkan drip pada lubang baut kolom baja.</li>
<li>Kemudian sorong drip tersebut, hingga masuk ke lubang baut balok.</li>
<li>Masukkan baut satu persatu dan secara perlahan. Sehingga tidak merusak ulir baut.</li>
<li>Pastikan seluruh kepala baut pada sisi yang sama.</li>
<li>Segera pasang mur pada masing-masing baut.</li>
<li>Lakukan pengencangan baut mur, dengan cara mulai dari baut yang tepi.</li>
<li>Seorang tukang menahan mur dengan kunci kombinasi.</li>
<li>Tukang yang lainnya mengencangkan kepala baut dengan kunci momen.</li>
<li>Setelah terdengar suara klik kunci momen, segera hentikan pengencangan kepala baut.</li>
<li>Lakukan langkah 8 sampai 10, untuk setiap proses pengencangan baut mur.</li>
<li>Dan mulai langkah 1 hingga 10, guna memasang baut balok lainnya.</li>
</ol>
<h2><strong>Indikasi baut mur tidak terpasang dengan baik</strong></h2>
<p>Walau pemasangan baut struktur baja telah mengikuti metode kerja. Masih saja ada kemungkinan beberapa baut mur tidak terpasang dengan benar. Seperti pada gambar berikut, silahkan anda perhatikan. Sebab itu sebelum anda melakukan perbaikan. Penting anda ketahui lebih dulu tanda-tandanya, yaitu:</p>
<h3><strong>a. Terjadi celah pada sambungan baut struktur</strong></h3>
<p>Celah antar komponen struktur baja terjadi karena baut mur kurang rapat. Jadi boleh kita sebut penyebabnya adalah faktor non teknis. Sebab kesalahannya terletak pada pelaksanaan saja. Tetapi mengakibatkan konstruksi menjadi tidak kokoh. penting kita ketahui pula, sebenarnya rongga seperti ini tidak perlu terjadi. Apabila pengencangan mur baut terlaksana secara maksimal. Jadi untuk mengatasi baut yang belum rapat, caranya seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Lakukan pengencangan ulang pada baut yang telah terpasang, satu demi satu.</li>
<li>Pengencangan baut harus secara perlahan, serta dengan kekuatan yang merata,</li>
<li>Lalu beri tanda pada baut yang telah kencang dengan memakai spidol.</li>
</ol>
<h3><strong>b. Lubang tidak terpasang dengan baut</strong></h3>
<p>Dapat kita pastikan bila masih ada baut yang tidak terisi, adalah karena lubang baut tidak presisi. Yang mana salah satu lubang baut pada komponen bergeser. Oleh sebab itu ketika baut kita masukkan, tidak dapat menembus kedua komponen. Jadi boleh kita simpulkan kesalahan ini terjadi karena faktor teknis. Dan sebenarnya dapat kita antisipasi, bila <a href="https://arsitekta.com/membuat-lubang-baut-yang-benar-ini/">pembuatan lubang baut</a> terlaksana dengan benar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-2598 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Baut-mur-tidak-terpasang-dengan-benar-300x225.jpeg" alt="Contoh-contoh baut tidak terpasang dengan benar dan sempurna pada struktur konstruksi baja" width="300" height="225" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Baut-mur-tidak-terpasang-dengan-benar-300x225.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/Baut-mur-tidak-terpasang-dengan-benar.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2><strong>Cara mengatasi lubang baut tidak presisi</strong></h2>
<p>Ketika salah satu baut tidak terpasang, oleh sebab lubang yang tidak presisi. Maka solusi satu-satunya, lubang baut harus anda perbaiki. Sepintas memang terkesan tidak profesional, karena posisi struktur baja telah berdiri. Tetapi mengingat <a href="https://arsitekta.com/sistem-sambungan-baja-konstruksi-paling-familiar-saat-ini/">sistem sambungan baja</a> telah menetapkan baut mur, maka anda haru pastikan alat sambungnya terpasang seluruhnya.</p>
<p>Memperbaiki lubang yang tidak presisi harus dengan pengeboran ulang. Anda tidak boleh menggunakan alat potong blender <em>(cutting torch).</em> Sebab bila dengan alat ini maka kekuatan struktur baja akan berkurang. Oleh sebab terjadinya panas nyala api dengan temperatur yang tinggi. Jadi satu-satunya alat yang boleh anda gunakan adalah bor tangan. Adapun teknis pelaksanaannya adalah dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Persiapkan sebuah bor tangan. Lengkap dengan sambungan kabel listrik yang cukup.</li>
<li>Pastikan diameter mata bor telah sesuai untuk ukuran baut.</li>
<li>Pasang perancah, yaitu sebagai tempat anda melakukan pengeboran.</li>
<li>Lakukan pengeboran pada lubang yang bergeser. Dan pastikan apakah telah telah presisi.</li>
<li>Terakhir, pasanglah baut mur.</li>
</ol>
<h2><strong>[Penutup]: Agar pemasangan baut terjamin berkualitas</strong></h2>
<p>Adalah tugas pengawas proyek untuk memastikan bahwa semua baut telah terpasang rapat. Sebab menentukan apakah mur baut telah kencang atau belum, seharusnya menjadi wewenang pengawas. Memang dengan alat kunci momen tukang dengan mudah mengetahui bahwa baut telah kencang. Namun tidak berarti pengawas tidak pelu melakukan kontrol. Tetapi dengan adanya pengawasan yang ketat, maka mutu pemasangan baut lebih terjamin.</p>
<p>Selain dari segi pengawasan, agar pemasangan mur baut berkualitas. Yaitu mengantisipasi pengeboran ulang pada struktur baja yang sudah berdiri. Sehingga penanggulangan mengenai lubang yang tidak presisi, dapat terlaksana dengan baik dan profesional. Oleh sebab itu pada saat ada indikasi baut tidak bisa kita pasang, maka komponen struktur segera kita turunkan. Dengan demikian pelaksanaan pengeboran ulang dapat kita lakukan dibawah.</p>
<p>Demikian penjelasan kami mengenai pemasangan mur baut struktur baja. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan anda. Sehingga kedepan kejadian seperti pada gambar terlampir, tidak terulang kembali.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/">Pemasangan Baut Struktur Baja Cara Yang Benar Begini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/pemasangan-baut-struktur-baja-cara-yang-benar-begini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syarat Pemasangan Angkur Baja Dijamin Kuat</title>
		<link>https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2020 15:58:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[angkurbaja]]></category>
		<category><![CDATA[angkurbaut]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[elemen bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[komponen struktur]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Angkur baja adalah salah satu jenis Komponen Struktur Rangka Baja Profil, yang berfungsi sebagai jangkar sekaligus pengikat antara konstruksi rangka baja dengan struktur pondasi, balok atau kolom beton. Tanpa angkur konstruksi rangka tidak dapat menyatu dengan struktur bangunan. Untuk memastikan angkur baja yang terpasang benar-benar kuat, ada syarat yang perlu kita lakukan yaitu saat perencanaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/">Syarat Pemasangan Angkur Baja Dijamin Kuat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Angkur baja adalah salah satu jenis <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">Komponen Struktur Rangka Baja Profil</a>, yang berfungsi sebagai jangkar sekaligus pengikat antara konstruksi rangka baja dengan struktur pondasi, balok atau kolom beton. Tanpa angkur konstruksi rangka tidak dapat menyatu dengan struktur bangunan.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Untuk memastikan angkur baja yang terpasang benar-benar kuat, ada syarat yang perlu kita lakukan yaitu saat perencanaan dan pembuatan harus benar. Ada banyak teori menjelaskan syarat merencanakan, namun apakah hanya dengan syarat tersebut angkur bisa kuat?</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Mari kita terapkan seperti yang orang-orang lapangan/proyek lakukan dalam merencanakan, membuat serta memasang angkur baja. Cara ini praktis, namun memenuhi persyaratan yang tidak perlu anda ragu, terjamin kuat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Syarat merencanakan angkur baja</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Melakukan perencanaan angkur harus memperhatikan standar mutu dan jenis bahan yang kita gunakan. Ini merupakan salah satu syarat untuk menentukan layak atau tidak sebuah angkur baja kita gunakan untuk jangkar/pengikat konstruksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1.<strong>Memahami standar mutu</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Banyak ketentuan yang mengatur tentang mutu angkur baja, namun cara praktisnya cukup mengacu pada ketentuan yang telah teratur dalam standar berikut ini:</p>



<ol type="1"><li>Tata Cara Perencanaan Bangunan Baja (TCPBB) St 37</li><li>American Society for Testing and Materials (ASTM) A36/A36M</li><li><a href="http://www.steels-supplier.com/steel-standard/jis-g3101-ss400-structural-carbon-steel-plate-specification.html">Japanese Standard Association (JIS) G3101 SS400</a></li></ol>



<h3 class="wp-block-heading">2.<strong>Memahami standar jenis bahan</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Sebelum lanjut lebih jauh mengenai jenis bahan angkur baja, silahkan anda pelajari <a href="https://arsitekta.com/tabel-besi-beton-dan-teknik-penggunaan/">Tabel Besi Beton, Lengkap &amp; Kegunaan.</a> Bertujuan untuk menambah wawasan anda mengenai besi beton, sebab pada dasarnya bahan angkur adalah besi beton yang terdiri dari beberapa jenis.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Standar jenis bahan terdiri dari 3 jenis, yang dapat kita bedakan berdasarkan Ø (diameter) bahan yang kita gunakan. Yaitu melalui ketentuan jenis bahan sebagai berikut:</p>



<ul><li>Besi beton Bj 37 (besi polos), kita pakai untuk angkur baja Ø≤ 16mm,</li><li>Bahan besi beton Bj 40 (besi ulir), kita gunakan untuk angkur baja Ø 16 s/d 25mm,</li><li>Besi AS standar U 40, kita pakai untuk angkur baja Ø≥ 25mm,</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Syarat membuat angkur baja</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Ada banyak angkur yang sudah tersedia secara umum, yang melalui (produksi) menggunakan alat mesin sederhana maupun alat modern (pabrik). Namun syarat agar angkur yang kita gunakan terjamin mutu dan jenis bahannya, sebaiknya produksi sendiri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1.<strong>Menentukan ukuran</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Menentukan ukuran angkur baja ternyata tidak sulit, caranya dapat anda lakukan dengan pedoman seperti gambar berikut ini.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="405" height="541" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-angkur-baut.jpg" alt="Gambar detail angkur baut sebagai syarat untuk melakukan perencanaan, pembuatan dan pemasangan agar terjamin kuat" class="wp-image-2126" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-angkur-baut.jpg 405w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/08/Gambar-detail-angkur-baut-225x300.jpg 225w" sizes="(max-width: 405px) 100vw, 405px" /><figcaption>Gambar detail angkur baut</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Dari gambar ini, mari kita terapkan dalam contoh kasus agar dapat mengetahui ukuran yang akan kita buat, caranya seperti berikut ini:</p>



<ul><li>Ø         = Diameter angkur, Misalkan menggunakan besi beton Ø16mm jenis Bj 37, maka:</li><li>Dh       = Diameter lobang &lt;Ø+2mm,             yaitu: 16+2mm = 18 mm</li><li>D         = Diameter bengkokan/tekukan >3Ø, yaitu:  3&#215;16 mm = 78 mm</li><li>L          = Panjang angkur baut >35Ø,                         yaitu: 35&#215;16 mm = 560 mm</li><li>L1        = Panjang tekukan >4Ø,                                 yaitu: 4 x16 mm = 64 mm</li><li>S          = Panjang drat ulir >5Ø,                                 yaitu: 5 x16 mm = 80 mm   </li><li>S1        = Sisa ulir untuk <em>base plate</em> dan mur  >3Ø,    yaitu: 3 x48 mm = 48 mm</li></ul>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Dari contoh kasus tersebut, selanjutnya menentukan panjang total angkur. Caranya sangat sederhana, yaitu: (L + L1). </p>



<p class="has-normal-font-size">= 560 + 64 = 624 mm. Maka panjang total angkur baja dapat bulatkan menjadi 650mm.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2.<strong>Membuat drat ulir</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Membuat drat ulir pada angkur baja juga tidak sulit, cukup menggunakan mesin senai drat ulir luar <em>(Electric Bolt Threader)</em>. <a href="https://arsitekta.com/ini-jenis-alat-fabrikasi-baja-u-konstruksi/">Seperti Ini Jenis Alat Fabrikasi Baja Saat Ini</a>, yang telah ada pada setiap workshop. Cara membuat drat ulir dengan mesin <em>Electric Bolt Threader</em> kita lakukan seperti berikut ini:</p>



<ol type="1"><li>Menentukan jenis ulir: jenis ulir yang kuat adalah Ulir UNC <em>(Unified Coarse Thread).</em> Jenis ulir ini sedikit lebih kasar bandingkan dengan jenis ulir lainnya, sehingga dapat kita pastikan mur yang terpasang lebih kuat,</li><li>Memilih jenis mur: sebelum melakukan drat ulir pada bahan angkur, terlebih dahulu menentukan jenis mur yang akan kita gunakan. Hal ini bertujuan agar mur bisa terpasang dengan sempurna pada drat ulir yang kita buat,</li><li>Membuat drat ulir: yaitu sesuai ketentuan ukuran seperti telah anda ketahui pada contoh kasus.</li></ol>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Untuk mengetahui panjang drat ulir (S), yang akan kita buat yaitu  >5Ø. Jika pada contoh kasus, bahan <strong>yang kita gunakan adalah besi beton Ø16mm</strong>, dengan panjang 650mm, maka panjang drat ulir yang akan kita buat adalah <strong>5x16mm = 80mm.</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Syarat pemasangan angkur baja</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Tutorial pemasangan angkur baja telah banyak pada chanel Youtube. Anda dapat bandingkan, yang mereka terapkan dalam vidio tersebut telah memenuhi syarat atau tidak. Artinya, apakah yang terpasang bisa terjamin kuat untuk selama-lamanya?</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.Tahap persiapan</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Selain melakukan persiapan alat-alat kerja yang akan kita gunakan, yang kita lakukan sebelum pemasangan adalah:</p>



<ul><li>Membengkokan (menekuk) bagian bawah, sesuai ketentuan ukuran seperti dijelaskan sebelumnya.</li><li>Membuat mal angkur, yaitu <em>Mockup </em>plat landas<em> (base plate)</em> yang terbuat dari tripleks atau baja plat yang tipis. Mal dibuat sesuai ukuran <em>real </em>pelat landas<em>.</em> Contoh plat landas ada pada gambar detail sebelumnya.</li><li>Membuat tarikan benang, yaitu guna memastikan jarak antara pelat landas apakah telah sesuai dengan ukuran yang ditentukan dalam <em>shop drawing</em>,</li><li>Memastikan masing-masing pelat landas menumpu tepat di tengah (as) kolom atau balok beton.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">2.<strong>Tahap pemasangan</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Pelaksanaan pemasangan meruakan faktor penentu kuat atau tidaknya angkur sebagai jangkar/pengikat sebuah konstruksi. Seperti ini cara para tukang yang telah menguasai teknik pemasangan angkur baja agar kuat.</p>



<ul><li>Semua angkur baja harus berada ditengah besi tulangan kolom atau balok beton,</li><li>Sisa ulir untuk plat landasdan mur (S1) sesuai ketentuan ukuran seperti yang telah dijelaskan diatas,</li><li>Masing-masing angkur baut dipasang 2 buah mur, yaitu dibagian atas dan bawah mal.</li><li>Mal harus membentuk sudut 90º terhadap garis as benang,</li><li>Permukaan mal harus rata (tidak miring),</li><li>Melakukan pengelasan agar benar-benar menyatu dengan besi tulangan kolom atau balok beton. Bila perlu diperkuat dengan menambah stek/pengaku.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Syarat pemasangan angkur baja diatas telah bayak diterapkan dilapangan/proyek dengan alasan agar lebih praktis, namun tetap memenuhi syarat serta tidak berarti mengesampingkan standar mutu dan jenis bahan yang telah ditentukan. Anda tidak harus mengikuti teori untuk dapat melakukan perencanaan, pembuatan dan pemasangan yang benar. Dengan menerapkan sesuai syarat-syarat diatas dapat dibuktikan angkur baja jamin kuat sebagai jangkar/pengikat sebuah konstruksi.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/">Syarat Pemasangan Angkur Baja Dijamin Kuat</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/syarat-pemasangan-angkur-baja-dijamin-kuat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis Komponen Struktur Rangka Baja Profil Seperti Ini</title>
		<link>https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 13:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[estimator]]></category>
		<category><![CDATA[komponen struktur]]></category>
		<category><![CDATA[Rangka Baja]]></category>
		<category><![CDATA[shop drawing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain mengenal jenis-jenis komponen struktur baja profil yang perlu sebagai bahan utama konstruksi rangka baja, bagi anda yang baru pada bisnis konstruksi baja, juga perlu memahami komponen-komponen lain yang memiliki peran sama pentingnya dalam pembuatan rangka baja. Rangka baja adalah konstruksi bangunan yang terbuat dari rangkaian beberapa bahan baja profil, yang olah melalui proses fabrikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">Jenis Komponen Struktur Rangka Baja Profil Seperti Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center is-style-default is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><em>Selain mengenal jenis-jenis komponen struktur baja profil yang perlu sebagai bahan utama konstruksi rangka baja, bagi anda yang baru pada bisnis konstruksi baja, juga perlu memahami komponen-komponen lain yang memiliki peran sama pentingnya dalam pembuatan rangka baja.</em></p></blockquote>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Rangka baja adalah konstruksi bangunan yang terbuat dari rangkaian beberapa bahan baja profil, yang olah melalui proses fabrikasi dari bahan setengah jadi menjadi barang jadi. Sedangkan yang artinya komponen rangka baja adalah bahan lain yang gunakan untuk mendukung pembuatan rangka baja, antara lain Baja pelat polos <em>(plate eyzer),</em> Mur dan baut serta Cat.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Walau komponen ini sebut sebagai pendukung, namun memiliki peran yang penting dalam struktur rangka baja. Sebab tanpa komponen ini, rangka baja tidak bisa kokoh dan tidak bisa terpasang dengan sempurna. Itu sebabnya komponen ini selalu ada etiap jenis pekerjaan konstruksi, mulai dari konstruksi dak baja, konstruksi rangka atap baja, konstruksi baja bangunan pabrik dan sebagainya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="234" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-illustrasi-manfaat-memahami-komponen-300x234.jpeg" alt="" class="wp-image-1802" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-illustrasi-manfaat-memahami-komponen-300x234.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-illustrasi-manfaat-memahami-komponen.jpeg 440w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar illustrasi memahami komponen-komponen struktur rangka baja</figcaption></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa tujuan memahami komponen struktur rangka baja?</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Dalam beberapa kasus kita temukan, komponen-komponen struktur rangka baja kurang mendapat perhatian khusus terutama pada <a href="https://www.academia.edu/35974369/ANALISA_BIAYA_BANGUNAN_PEKERJAAN_KONSTRUKSI_BAJA_MENGGUNAKAN_METODE_HSPK_DAN_SNI_BUILDING_COST_ANALYSIS_OF_STEEL_CONSTRUCTION_WORK_USING_SNI_METHOD_AND_HSPK">perhitungan anggaran biaya</a>, komponen ini sering hitung berdasarkan asumsi atau persentase saja. Sementara pada tahap pembuatan shop drawing, komponen ini harus mendapat perhatian serius, karena kuat tidaknya sebuah struktur rangka baja juga tentukan oleh komponen-komponen ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>apa saja jenis komponen struktur rangka baja</strong>?</h2>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Angkur <em>(anchor)</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Komponen angkur kita buat dari bahan besi beton polos standar Bj 37 atau dari baja AS setara U 40. Ujung angkur kita buat drat (ulir) untuk pemasangan mur dengan proses <em>sney</em>, sementara ujung lainnya tekuk. Angkur berfungsi sebagai jangkar atau pengikat rangka baja yang menumpu pada pondasi, balok dan kolom beton. Gambar ini berisi contoh-contoh angkur yang umum gunakan untuk pekerjaan rangka baja.</p>



<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="176" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-angkur-300x176.jpg" alt="jenis komponen struktur angkur baja" class="wp-image-1804" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-angkur-300x176.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-angkur.jpg 712w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar komponen angkur beserta deskripsi</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Selain contoh-contoh angkur tersebut, ada banyak jenis angkur yang sering kita temui pasaran maupun proyek, yang produksi oleh pabrik modern. Prinsip penggunaan angkur perlu terlebih dahulu kemampuan angkur untuk menahan beban atasnya, sehingga tidak rangka baja roboh. Selanjutnya baru bisa menentukan ukuran diameter angkur, jumlah angkur pada satu titik tumpuan, panjang ujung yang kita tekuk dan panjang sney untuk mur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong>Pelat landas/landasan (Base plate)</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Bagi kalangan pekerja konstruksi baja meyebut plat landas dengan istilah plendes. Komponen plat landas terbuat dari bahan baja plat berbentuk persegi, yang pada jarak yang telah tentukan kita buat beberapa lobang untuk pemasangan angkur. Fungsi plat landas berguna untuk landasan/dudukan rangka baja, agar bisa berdiri kokoh dan mampu menerima beban.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="145" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Hbeam-300x145.jpg" alt="jenis komponen struktur pelat baja" class="wp-image-1805" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Hbeam-300x145.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Hbeam.jpg 760w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar komponen plat landas H-Beam beserta deskripsi</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Pelat landas kolom baja profil H-Beam, kita lihat pada gambar ini.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="138" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Iwf-300x138.jpg" alt="jenis-jenis pelat baja untuk landasan kolom" class="wp-image-1806" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Iwf-300x138.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Iwf-768x353.jpg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plendes-Iwf.jpg 778w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar komponen plat landas IWF beserta deskripsi</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Sementara gambar ini berisi pelat landas yang menggunakan kolom baja WF. Deskripsi gambar plat landas kita buat lengkap agar bisa menjadi modul, guna memudahkan pemahaman tentang berapa tebal plat yang kita gunakan, ukuran diameter serta jarak antar lobang untuk angkur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong>Pelat lekat (Clead plate)</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Plat lekat atau dalam istilah pekerja konstruksi baja kita sebut plekat, juga terbuat dari bahan baja plat. Komponen ini berfungsi sebagai bahan penyambung antara baja profil yang satu dengan yang lain, yang ikatkan dengan sejumlah mur baut.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="190" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plat-lekat-300x190.jpg" alt="" class="wp-image-1807" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plat-lekat-300x190.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-plat-lekat.jpg 734w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar komponen plat lekat pada IWF beserta deskripsi</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Pada gambar terlihat modul komponen plat lekat untuk balok dan kuda-kuda yang menggunakan bahan baja profil IWF. Ukuran dan tebal plat lekat pada gambar telah sesuaikan dengan kebutuhan IWF yang akan kita sambung, demikian juga jumlah dan diameter lobang untuk baut.</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Adapun metode penentuan tebal plat landas dan plat lekat pada gambar, adalah sebagai berikut:</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Misal type PL.6 yang menggunakan plat baja T=8 MM, yang mana plat ini kita gunakan sebagai plat sambung pada profil IWF 150x75x5x7 MM. Seperti kita ketahui bahwa angka 7 MM adalah tebal sayap <em>(Flends)</em> profil pada IWF 150x75x5x7, maka cara menentukan tebal Plat landas dan Plat lekat ≥ Tebal flens. Karena tebal flens adalah 7 MM, maka tebal plat landas type PL.6 kita buat lebih besar, yaitu mengunakan plat baja T=8 MM.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong>Dudukan/sepatu gording (Purlin’s Footer)</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Ada 2 bahan yang umum gunakan untuk membuat dudukan gording, yakni terbuat dari baja profil siku dan plat baja. Namun karena artikel ini khusus membahas komponen rangka baja non profil, maka dudukan gording dari besi siku tidak kita jelaskan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-medium"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="218" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-dudukan-gording-300x218.jpg" alt="jenis komponen struktur pelat baja untuk dudukan/sepatu gording" class="wp-image-1808" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-dudukan-gording-300x218.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-komponen-dudukan-gording.jpg 633w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption>Gambar komponen dudukan gording beserta deskripsi</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Gambar ini terdiri dari modul komponen dudukan gording, lengkap dengan ukuran diameter dan jumlah baut. Penggunaan komponen ini perlu menyesuaikan ukuran gording yang kita pakai, perhatihan deskripsi pada gambar tersebut. Misal dudukan gording type PG.12, yang berarti komponen ini kita gunakan khusus pada gording dari baja profil CNP 125x50x20x2,3 MM.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. <strong>Rib (Stiffeners)</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Rib atau pelat rib adalah tambahan komponen rangka baja yang terbuat dari baja plat dan berguna sebagai pengaku. Perhatikan gambar komponen plat lekat atas, komponen plat rib terpasang pada profil IWF.</p>



<p class="has-normal-font-size">Cara menentukan tebal plat rib adalah sebagai berikut:</p>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Misal type PL.3 tertera deskripsi plat rib (Stiffners) adalah T=7 MM, yang mana plat rib ini kita gunakan untuk profil IWF 300x150x6,5&#215;9 MM. Seperti kita ketahui bahwa angka 6,5 MM adalah tebal badan <em>(Web)</em> profil pada IWF 300x150x6,5&#215;9, maka cara menentukan tebal Plat rib  ≥ Tebal web.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. <strong>Mur dan baut</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Seperti telah kami jabarkan sebelumnya dalam <a href="https://arsitekta.com/2020/06/13/tutorial-gambar-kerja-konstruksi-baja/">Teknik Dasar Shop Drawing Kontruksi Baja</a>, mur an baut adalah salah satu jenis sambungan yang banyak terapkan dalam pekerjaan rangka baja. Mur dan baut yang umum gunakan untuk pemasangan konstruksi baja terdiri 2 macam, yaitu:</p>



<ul><li><span class="has-inline-color has-vivid-purple-color">Baut HTB (High Tention Bolt), dengan ketentuan 8.8 DIN atau A-325.</span></li><li><strong><span class="has-inline-color has-vivid-purple-color">Baut biasa (Hitam), dengan standar BJ 37 atau ASTM A 36.</span></strong></li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">7. <strong>Kawat las</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Kawat las merupakan komponen rangka baja yang berguna untuk membuat sambungan. Jenis kawat las yang kita pakai umumnya E7016 / E7018, yang mana sebelum melakukan pengelasan terlebih dahulu menyesuaikan jenis kawat las dan jenis bahan yang akan  las.  Semakin tebal baja yang akan kita sambung, maka diameter kawat las yang kita pakai juga semakin besar. Umumnya ada beberapa ukuran diameter kawat las, antaranya: Ø2,5 MM; Ø2,6MM; Ø3,2 MM dan Ø4,5 MM yang berasal dari bermacam-macam merek.</p>



<h3 class="wp-block-heading">8. <strong>Cat</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify has-normal-font-size">Komponen cat pada pekerjaan rangka baja juga sangat penting, sebab tanpa ada cat maka rangka baja akan cepat mengalami korosi dan tidak memiliki tampilan yang menarik. Secara umum pengecatan struktur rangka baja terbagi dalam 2 tahap, yakni :</p>



<ul><li><strong><span class="has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color">Cat dasar <em>(Primer Coating), </em>berfungsi sebagai lapisan anti karat</span></strong></li><li><strong><span class="has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color">Cat akhir<em> (Finishing coating), </em>untuk menampilkan estetika pada rangka baja.</span></strong></li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penutup</strong></h2>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-normal-font-size">Pemahaman tentang komponen-komponen struktur rangka baja penting bagi para profesional yang ingin mendalami skill bidang konstruksi baja. Manfaat pertama yang anda dapat dengan memahami komponen-komponen struktur rangka baja adalah bagi etimator, estimator bisa dengan mudah melakukan perhitungan anggaran biaya dengan teliti dan tepat. Serta bagi drafter, bisa membuat shop drawing dengan cepat, karena telah ada contoh-contoh gambar/modul yang bisa anda jadikan sebagai acuan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-struktur-rangka-baja-profil/">Jenis Komponen Struktur Rangka Baja Profil Seperti Ini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
