<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>atap genteng Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/atap-genteng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/atap-genteng/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 20:58:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>atap genteng Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/atap-genteng/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</title>
		<link>https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 17:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[atap genteng]]></category>
		<category><![CDATA[rangka atap baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konstruksi atap genteng artinya serangkaian material dan bahan-bahan bangunan yang digunakan untuk membuat suatu bentuk konstruksi yang ideal untuk melaksanakan pemasangan atap genteng. &#160; Dalam hal ini konstruksi adalah wujud material dan bahan bangunan yang berbentuk rangka. Sementara atap adalah salah satu dari sekian banyak ragam konstruksi bangunan, yang mana pemasangannya selalu paling atas dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/">Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Konstruksi atap genteng artinya serangkaian material dan bahan-bahan bangunan yang digunakan untuk membuat suatu bentuk konstruksi yang ideal untuk melaksanakan pemasangan atap genteng.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3007" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg" alt="Cara menghitung usuk dan reng yang benar, untuk berbagai macam bentuk atap" width="488" height="317" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap.jpg 488w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Cara-menghitung-kebutuhan-usuk-dan-reng-untuk-berbagai-macam-bentuk-atap-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 488px) 100vw, 488px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam hal ini konstruksi adalah wujud material dan bahan bangunan yang berbentuk rangka. Sementara atap adalah salah satu dari sekian banyak ragam konstruksi bangunan, yang mana pemasangannya selalu paling atas dari sebuah bangunan.</p>
<p>Sementara genteng adalah salah satu jenis material penutup atap yang berbentuk lempengan dan kotak. Yang terbuat dari 4 macam material yakni: tanah liat, beton, keramik dan kaca.</p>
<h2>Komponen konstruksi atap genteng yang utama</h2>
<p>Tanpa membedakan jenis genteng yang hendak digunakan pada sebuah bangunan. Ada 5 komponen utama yang dibutuhkan untuk membuat konstruksi atap agar menjadi sempurna, yaitu:</p>
<h3>1. Kuda-kuda atap</h3>
<p>Fungsi kuda-kuda adalah memikul seluruh berat yang berasal dari konstruksi atap bangunan sendiri, maupun <a href="https://arsitekta.com/daftar-beban-mati-dan-beban-hidup-bangunan/" target="_blank" rel="noopener">beban</a> eksternal yang muncul secara periodik seperti beban angin, hujan atau orang yang melaksanakan maintenance pada atap.</p>
<p>Esensi dan bentuk kuda-kuda pada pemasangan atap genteng adalah menentukan seberapa kokoh dan tahan lama bangunan terhadap pengaruh cuaca maupun iklim. Oleh sebab itu material kuda-kuda selalu dipilih yang terbaik.</p>
<p>Kuda-kuda atap genteng umumnya terbuat dari 3 jenis yakni materil baja, beton dan kayu. Dan diantara 3 jenis material tersebut yang paling favorit saat ini adalah baja.</p>
<p>Kelebihan material baja dibanding beton dan kayu adalah mampu memikul beban yang besar walau dengan bentangan yang lebar. Selain itu material baja mudah dimodifikasi sesuai dengan bentuk konstruksi atap genteng yang diinginkan. Karena bentuk profil material baja sangat banyak.</p>
<p>Misal ketika atap genteng diterapkan dengan bentuk joglo. Maka material baja yang digunakan ada 2 pilihan, yaitu baja WF atau besi siku.</p>
<p>Sementara itu, jika membuat atap pelana pilihan material baja semakin banyak. Selain WF dan besi siku, juga dapat menggunakan CNP double, <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-besi-holow/">besi holow</a>, pipa bahkan profil baja rekayasa seperti kastela.</p>
<h3>2. Gording</h3>
<p>Konstruksi atap genteng berikutnya yang wajib ada, dan terpasang langsung diatas rangka kuda-kuda adalah gording. Gording berfungsi sebagai penghubung antar kuda-kuda, sekaligus untuk memikul beban yang terjadi diantara 2 buah kuda-kuda atau lebih.</p>
<p>Contoh pemasangan gording pada kuda-kuda WF seperti terlihat pada gambar berikut. Perrhatikan letak dan jarak pasang gording pada kuda-kuda baja.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1875" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg" alt="Gambar kuda-kuda baja profil IWF" width="440" height="343" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi.jpg 440w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/07/Gambar-kuda-kuda-baja-profil-IWF_revisi-300x234.jpg 300w" sizes="(max-width: 440px) 100vw, 440px" /></a></p>
<p>Perihal pemilihan material gording untuk atap genteng umumnya dilakukan dengan cara berikut:</p>
<ol>
<li>Menyesuaikan jenis material kuda-kuda. Misal, jika kuda-kuda terbuat dari material kayu, maka material gording idealnya juga pakai kayu.</li>
<li>Namun, bilamana kuda-kuda terbuat dari cor beton bertulang, maka kemungkinan material gording bisa terbuat dari baja dan bisa juga kayu.</li>
</ol>
<p>Singkatnya, material gording yang pas untuk melakukan pemasangan atap genteng hanya 2, yakni baja profil dan balok kayu.</p>
<h3>3. Usuk</h3>
<p>Komponen utama Konstruksi atap genteng yang terpasang diatas gording adalah usuk. Pemasangan usuk dilakukan menurut jenis material yang digunakan. Apakah baja profil, baja ringan kayu atau glugu.</p>
<p>Dalam hal memilih material usuk. Mirip dengan metode pemilihan material gording. Namun material usuk lebih banyak pilihan yang digunakan. Dari jenis material baja profil misalnya besi holow, besi CNP dan UNP.</p>
<p>Sementara dari sejenis material kayu. Selain glugu yang sering digunakan adalah bambu bulat. Sebagaimana diterapkan pada atap genteng yang terbuat dari tanah liat, serta pada atap yang berbentuk joglo.</p>
<p>Usuk bambu bulat memiliki nilai estika tinggi dan selaras dengan gaya desain arsitektur tradisional. Juga memiliki kelebihan anti serangga/rayap. Sehingga tidak perlu diberi lapisan khusus layaknya material besi. Untuk mencegah korosi.</p>
<h3>4. Reng</h3>
<p>Konstruksi atap genteng paling atas adalah reng. Disebut paling atas sebab pemasangan genteng dilakukan langsung diatas reng.</p>
<p>Oleh sebab itu agar genteng terpasang dengan rapih dan rapat, maka pemasangan reng diatas usuk harus lurus, serta sesuai jarak aturan pasang genteng.</p>
<p>Atas pertimbangan efisiensi biaya dan kemudahan pemasangan, material reng yang paling bagus saat ini adalah baja ringan.</p>
<p>Kelebihan reng baja ringan adalah dapat dipasangkan dengan usuk baja profil, maupun usuk yang sama-sama terbuat dari baja ringan. Yaitu yang sering disebut kanal C.</p>
<p>Akan tetapi, sebagaimana disinggung tentang atap joglo dan geteng tanah liat. Bilamana usuk terbuat dari material bambu bulat, maka material reng yang pantas dipadankan juga sebaiknya dari material mambu. Namun bukan bulat, melainkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bilah">bilah</a> bambu.</p>
<p>Reng baja ringan tidak cocok dipadankan dengan usuk bambu karena tampilan warna kedua material bertolak belakang. Satu warna silver dan berbahan dasar buatan. Sementara yang satu berwarna coklat dan alami.</p>
<h3>5. Material genteng</h3>
<p>Konstruksi atap genteng dianggap telah selesai/sempurna bilamana material genteng telah terpasang seluruhnya menutupi material reng. Jadi, genteng tergolong komponen konstruksi atap paling akhir/atas pada sebuah bangunan.</p>
<p>Karena prinsip perencanaan konstruksi atap adalah mengacu pada jenis material genteng yang akan digunakan. Maka langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum merencanakan bentuk dan bahan konstruksi atap adalah menentukan jenis genteng. Dengan demikian Anda akan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">atap genteng</a> yang akan Anda pakai.</p>
<p>Oleh sebab itu, jikalau material genteng sudah Anda tetapkan. Jangan sampai berubah ditengah jalan. Sebab hal itu akan berpengaruh secara langsung pada desain maupun material-material yang digunakan pada konstruksi rangka atap.</p>
<p>Pengaruh pertama adalah pada biaya. Kemudian pada kekuatan konstruksi atap, dan ketiga adalah pada tampilan fasad bangunan.</p>
<p>Jadi, walau konstruksi atap genteng sepintas tidak terlihat dari luar bangunan. Pada akhirnya memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan baik buruknya estetika bangunan.</p>
<h2>Komponen pelengkap rangka atap</h2>
<p>Disebut komponen pelengkap karena sifatnya tidak wajib dan memungkinkan diganti dengan bahan yang lain. Asalkan dengan kualitas yang sama. Misal ketika Anda membuat kuda-kuda dari cor/beton bertulang. Tentu tidak perlu memasang bracing diantara kuda-kuda tersebut. Melainkan hanya balok horizontal yang terpasang pada beberapa tempat.</p>
<p>Akan tetapi jika Anda menggunakan kuda-kuda kayu dan baja, maka Anda harus memasang kres vertikal diantara kuda-kuda tersebut. Supaya kuda-kuda tidak goyang ke kanan dan ke kiri. Jadi dalam hal ini yang tergolong komponen pelengkap konstruksi atap genteng adalah kres kuda-kuda.</p>
<p>Lalu, kalau bicara lebih spesifik lagi. Misalnya ketika Anda memakai kuda-kuda baja. Maka yang dibutuhkan bukan saja kres yang terpasang secara vertikal diantara kuda-kuda. Melainkan termasuk kres yang terpasang sejajar dengan batang atas kuda-kuda baja tersebut. Komponen ini sering disebut dengan kres angin, atau ikatan angin.</p>
<p>Nah, ikatan angin sendiri tidak ditemui pada kuda-kuda kayu. Melainkan pada pemasangan kuda-kuda baja saja. Oleh sebab itu komponen ini tergolong tidak wajib, atau sekedar pengkap. Karena eksistensinya tergantung jenis material apa yang Anda pakai untuk membuat kuda-kuda.</p>
<p>Selain ikatan angin, juga terdapat 1 jenis komponen tambahan yang berlaku khusus. Yakni trekstang, atau jarum gording. Disebut berlaku khusus karena pemasangannya dilakukan hanya untuk gording yang terbuat dari material baja.</p>
<p>Oleh sebab itu, penting menentukan jenis material yang hendak digunakan untuk membuat kontruksi atap, setelah Anda menentukan jenis material genteng. Supaya dapat ditentukan komponen-komponen apa saja yang diperlukan untuk memastikan kekuatan konstruksi atap genteng.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/komponen-utama-konstruksi-atap-genteng/">Komponen Utama Konstruksi Atap Genteng</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</title>
		<link>https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 22:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konstruksi Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[atap baja]]></category>
		<category><![CDATA[atap genteng]]></category>
		<category><![CDATA[kemiringan atap]]></category>
		<category><![CDATA[sudut kemiringan kuda-kuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satu hal yang patut kita syukuri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa adalah letak geografis negara kita dengan iklim tropisnya. Sehingga kita bisa leluasa membuat desain atap bangunan, sesuai dengan material yang kita inginkan. Nah hubungan desain tersebut, tentu harus diketahui sebelumnya standar sudut kemiringan atap di Indonesia. Pada dasarnya oleh produsen atap, selalu mengeluarkan aturan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/">Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang patut kita syukuri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa adalah letak geografis negara kita dengan iklim tropisnya. Sehingga kita bisa leluasa membuat desain atap bangunan, sesuai dengan material yang kita inginkan. Nah hubungan desain tersebut, tentu harus diketahui sebelumnya standar sudut kemiringan atap di Indonesia.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2627" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg" alt="Kanopi baja dengan model atap bergelombang" width="640" height="350" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang.jpg 640w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/03/Contoh-kanopi-dengan-atap-yang-berbentuk-gelombang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Pada dasarnya oleh produsen atap, selalu mengeluarkan aturan pakai material yang mereka produksi. Termasuk didalamnya menyangkut tentang kemiringan atap minimum dan maksimum.</p>
<p>Akan tetapi, karena tidak semua material atap di Nusantara ini buatan pabrik, maka diperlukan kebijakan dari arsitek untuk menentukan kemiringan atap yang hendak digunakan. Supaya desain bangunan, secara khusus atap menjadi bagus, awet dan tidak bocor.</p>
<p>Untuk memudahkan teman-teman memilih jenis atap yang akan digunakan. Dalam artikel ini sengaja saya kelompokkan standar sudut kemiringan atap menurut bentuk-bentuk material atap itu sendiri.</p>
<h2>A. Atap yang berbentuk lembaran/gelombang</h2>
<p>Atap yang berbentuk gelombang di Indonesia cukup banyak ragamnya, bila ditinjau dari jenis bahan. Namun yang paling mendominasi dalam hal pemakaian adalah yang terbuat dari metal metal.</p>
<p>Disebut atap bergelombang karena kedua permukaan material (bawah dan atas) memiliki pola gelombang yang sama. Contoh atap gelombang adalah: 1]. Spandek, 2]. Galvalum, seng, 3]. Asbes gelombang, dan 4]. Bitumen gelombang.</p>
<p>Ciri khas dari 4 jenis material ini adalah:</p>
<ol>
<li>Tebal penampang sama, yaitu antara 0,25 sampai 4 mm</li>
<li>Lebar material antara 68 &#8211; 100 cm</li>
<li>Panjang 1,0 m sampai 12,0 m.</li>
</ol>
<p>Selain 4 contoh diatas, sebenarnya masih ada juga atap yang terbuat dari fiber glass, Upvc dan alumunium. Dengan permukaan bergelombang, dan dijual dalam bentuk lembar.</p>
<h3>Ketentuan produsen atap dan batas toleransi</h3>
<p>Standar sudut kemiringan atap spandek, galvalum, seng, asbes dan bitumen gelombang adalah 15 derajat. Namun dalam kondisi tertentu misalnya pada saat membuat <a href="https://arsitekta.com/contoh-kanopi-penghubung-bangunan-yang-cantik-dan-minimalis/" target="_blank" rel="noopener">kanopi</a> rumah, bisa juga diterapkan dengan sudut 8 derajat. Hal ini dimaksud agar fasade rumah jadi bagus.</p>
<p>Sebaliknya, pada saat membuat gudang bentangan 15 meter kebawah. Paling cocok kemiringan 3 jenis atap tersebut adalah 18-20 derajat. Supaya tampilan gudang tidak kelihatan seperti orang <a href="https://www.halodoc.com/artikel/postur-tubuh-bungkuk-waspada-gejala-kifosis">bungkuk</a>.</p>
<p>Jadi, walau.pabrik memberi rekomendasi sudut kemiringan atap, pada prinsipnya standar tersebut tidak mengikat. Artinya masih diberikan toleransi demi mencapai manfaat/fungsi yang maksimal. Serta menyesuaikan letak pasang, dan bentangan atap. Asalkan panjang overlap diperhatikan.</p>
<p>Apa itu overlap?. Overlap oleh para tukang atap juga disebut talipan. Yaitu titik pertemuan antara 2 lembar atap yang saling tumpang. Nah, panjang overlap maksudnya adalah panjang material atap yang saling tumpang tindih tersebut.</p>
<h3>Standar minimal overlaping atap</h3>
<p>Membahas mengenai pemasangan atap memang tidak pernah terlepas dari overlap. Sebab untuk jenis-jenis atap tertentu harus menggunakan overlap. Misal atap asbes dan bitumen gelombang.</p>
<p>Oleh sebab itu, selain memahami standar sudut kemiringan atap, hal lain yang perlu Anda pastikan sebelum memilih salah satu atap adalah kertesediaan panjang material. Dengan kata.lain akibat keterbatasan panjang atap lah maka overlap terjadi.</p>
<p>Oleh produsen atap bitumen gelombang diberi ketentuan overlap 10-20 cm. Ukuran tersebut sama dengan atap metal dan asbes gelombang. Nah, persoalan selanjutnya adalah efisiensi biaya. Sebab, bila overlap terlalu panjang otomatis biaya beli material jadi tinggi.</p>
<p>Pengalaman penulis, penyelesaian masalah tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Untuk kemiringan atap &gt; dari 15 derajat, overlap cukup 10 cm</li>
<li>Untuk sudut kemiringan 10- 15 derajat overlap 15 cm</li>
<li>Sementara bila kurang dari 10 derajat, panjang overlap atap harus 20 cm. Supaya tidak bocor.</li>
</ol>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2939" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg" alt="Jenis-jenis konsol berdasarkan sudut kemiringan batang atas" width="800" height="543" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan.jpg 800w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan-300x204.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/06/Konsol-baja-berdasarkan-sudut-kemiringan-768x521.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<h2>B. Standar sudut kemiringan atap yang berbentuk lempengan</h2>
<p>Pada prinsipnya makin landai pemasangan atap, maka biaya yang dibutuhkan akan rendah, tetapi rawan bocor. Oleh sebab itu jenis atap yang cocok untuk mencegah resiko tersebut adalah atap yang berbentuk lembaran dan bergelombang.</p>
<p>Sebaliknya jika sudut kemiringan atap dibuat terjal, akan membutuhkan biaya yang tinggi, namun dipastikan akan aman dari kebocoran. Karena air hujan langsung mengalir kebawah dengan cepat. Dalam hal ini jenis atap yang digunakan umumnya adalah yang berbentuk lempengan.</p>
<p>Jadi, dua kondisi tersebut sebenarnya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh sebab itu perlu keterampilan tinggi dalam menentukan jenis atap yang.cocok untuk sebuah bangunan. Apalah lembaran atau yang berbentuk lempengan.</p>
<p>Atap yang berbentuk lempengan misalnya: a]. <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">Genteng</a>, b]. Sirap, dan c]. Bitumen plat. Standar sudut kemiringan atap tersebut adalah 20-50 derajat. Dan pemasangan dilakukan satu per satu pada rangka atap yang telah dirancang sesuai dengan aturan pasang atap.</p>
<p>Mungkin bagi pemula bertanya, mengapa toleransi kemiringan atap begitu jauh?. Jawabnya, disebabkan oleh 2 hal, yaitu:</p>
<h3>1. Ukuran dan bentuk permukaan berbeda-beda</h3>
<p>Khusus atap genteng misalnya, terdiri dari berbagai macam bahan dasar. Lalu, bahan dasar tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada ukuran dan bentuk permukaannya. Dan akhirnya sudut kemiringan atap yang dianjurkan oleh produsen menjadi berbeda-beda pula.</p>
<p>Contoh genteng metal pasir. Karena sangat ringan, berukuran agak lebar dan pemasangan dilakukan dengan cara menggunakan driling scew, maka dapat diterapkan pada sudut 20 derajat.</p>
<p>Akan tetapi standar sudut kemiringan atap genteng keramik dan genteng beton adalah minimal 25 derajat. Mengapa?. Karena pemasangan pada rangka atap tidak menggunakan alat bantu apa pun. Alias hanya mengandalkan berat genteng yang saling tumpang tindih, maka atap tersebut tidak jatuh.</p>
<h3>2. Metode pemasangan dipengaruhi oleh desain atap</h3>
<p>Atap sirap kasusnya berbeda dengan atap genteng. Material atap yang terbuat dari kayu ini memiliki ukuran yang sangat kecil, dan tipis. Sehingga pada saat pemasangan, selain harus dengan sudut kemiringan yang besar, juga perlu material ekstra pada lapisan bagian bawah yang berfungsi sebagai anti bocor.</p>
<p>Nah dengan alasan-alasan tersebut, maka sudut kemiringan atap sirap yang ideal adalah 30-35 derajat. Lebih detail lagi, sudut 35 derajat diterapkan pada saat lapisan bawah menggunakan plastik, alumunium foil atau yang sejenis. Sementara sudut 30 derajat adalah ketika bagian bawah menggunakan material galvalum sheet plate.</p>
<p>Terakhir mengenai toleransi sudut kemiringan. Sebagaimana saya sebut diatas adalah sampai dengan 60 derajat. Sebenarnya angka tersebut adalah merujuk pada desain atap yang dibuat. Jadi bukan standar sudut kemiringan atap yang ideal, atau disarankan oleh pabrik.</p>
<p>Misal ketika Anda membuat atap joglo, maka sudut kemiringan atap bagian atas harus lancip. Supaya terlihat sempurna. Nah, kemiringan atap tersebut adalah 45-50 derajat. Sementara atap bagian bawah minimal 20 derajat.</p>
<p>Singkatnya, urusan kemiringan atap lebih kompleks ditemukan saat Anda ingin menggunakan atap yang berbentuk lempengan, dibanding atap datar maupun atap yang berbentuk gelombang.</p>
<h2>C. Standar sudut kemiringan atap yang berbentuk plat</h2>
<p>Walau disebut plat atau datar, sebenarnya atap tersebut tidak lah benar-benar rata 100%. Melainkan tetap dibuat kemiringan dengan sudut tertentu pada permukaan atap. Tujuannya apa?. Agar air hujan dapat mengalir dengan lancar.</p>
<p>Material yang umum digunakan untuk membuat atap plat ini ada 2, yaitu kaca dan beton/cor. Pada dasarnya sudut kemiringan permukaan untuk kedua jenis atap datar ini adalah sama, yakni 2% &#8211; 4%.</p>
<p>Lebih detail tentang aplikasi sudut kemiringan tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>2% diterapkan pada bidan atap yang &lt; 20 m²</li>
<li>3% untuk bidang atap dengan luas 20-50 m²</li>
<li>Sementara sudut kemiringan 4% dipakai pada atap yang memiliki luas &gt;50 m².</li>
</ul>
<p>Demikian ulasan mengenai standar sudut kemiringan atap yang terdapat pada bangunan-bangunan gedung Indonesia. Bila teman-teman masih kurang paham mengaplikasikan sudut-sudut tersebut, silahkan hubungi kami melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">situs</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/standar-sudut-kemiringan-atap-bangunan-indonesia/">Standar Sudut Kemiringan Atap Pada Bangunan Gedung Indonesia</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelebihan Atap Genteng Beton Dan Kekurangannya Ditinjau Dari Berbagai Aspek</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 13:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah-istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[atap genteng]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghitung genteng]]></category>
		<category><![CDATA[genteng beton]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan genteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5271</guid>

					<description><![CDATA[<p>Genteng beton adalah salah satu jenis atap yang paling favorit digunakan untuk bangunan rumah, khususnya rumah tinggal subsidi dan kelas menengah type 36 dan 45. Mengapa bisa jadi favorit?. Mari ketahui kelebihan atap genteng beton melalui bacaan ini. Setidaknya ada 5 aspek yang dapat dijadikan dasar untuk mengetahui sejauh mana kelebihan genteng beton dibanding jenis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">Kelebihan Atap Genteng Beton Dan Kekurangannya Ditinjau Dari Berbagai Aspek</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Genteng beton adalah salah satu jenis atap yang paling favorit digunakan untuk bangunan rumah, khususnya rumah tinggal subsidi dan kelas menengah type 36 dan 45. Mengapa bisa jadi favorit?. Mari ketahui kelebihan atap genteng beton melalui bacaan ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Perspektif-tampak-depan-rumah-kontrakan-cluster.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5144" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Perspektif-tampak-depan-rumah-kontrakan-cluster.jpg" alt="Desain tampak depan rumah kontrakan type 30 model cluster" width="860" height="527" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Perspektif-tampak-depan-rumah-kontrakan-cluster.jpg 860w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Perspektif-tampak-depan-rumah-kontrakan-cluster-300x184.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/02/Perspektif-tampak-depan-rumah-kontrakan-cluster-768x471.jpg 768w" sizes="(max-width: 860px) 100vw, 860px" /></a></p>
<p>Setidaknya ada 5 aspek yang dapat dijadikan dasar untuk mengetahui sejauh mana kelebihan genteng beton dibanding jenis atap yang lain. Pula dari 5 aspek tersebut akan diketahui apa saja kekurangannya, antara lain:</p>
<h2>Kelebihan dan kekurangan dari segi fungsi dan bentuk</h2>
<p>Pada umumnya pemakaian genteng beton cocok untuk segala jenis bangunan gedung, dengan syarat bentuk atap yang akan dibuat tidak lengkung, dan tidak bentuk kubah.</p>
<p>Atap bangunan bentuk lengkung dan kubah tidak tepat menggunakan genteng karena genteng sangat kaku, dan berukuran kecil. Sehingga kalau dipaksa digunakan untuk penutup atap lengkung dan kubah akan rawan bocor. Pula tampilan atap tidak bisa rapih dan bagus.</p>
<p>Jadi, kelebihan atap genteng beton akan diperoleh pada saat Anda menerapkan pada bentuk atap yang sesuai dengan karakteristik tersebut. Yaitu pelana, atap datar, atap trapesium dan joglo.</p>
<p>Sampai disini, bila Kita bandingkan dari segi fungsi. Berarti kelebihan genteng beton lebih banyak dibanding kelemahannya. Sebab cocok diterapkan untuk 4 macam bentuk atap. Sedangkan yang tidak cocok hanya 2.</p>
<p>Oh iya satu lagi. Kelebihan genteng beton adalah terkenal kedap suara. Oleh sebab itu, ketika hujan deras sekalipun Anda akan tetap merasa nyaman dalam rumah. Jadi, penggunaannya tidak perlu menambah material lain pada, agar bisa kedap suara. Seperti yang diterapkan pada atap metal spandek, atau galvalum. Hal ini lah yang menjadi salah satu kelebihan utama genteng beton.</p>
<h3>a. Ditinjau dari segi pemasangan dan harga</h3>
<p>Untuk memasang genteng beton diperlukan 3 lapis rangka. Antara lain rangka kuda-kuda, rangka gording dan rangka reng. Setelah 3 jenis rangka ini tersusun dengan benar, maka atap genteng dapat Anda pasang dari atas.</p>
<p>Nah, karena lapisan rangka atap cukup banyak, maka boleh disimpulkan bahwa pemasangan genteng beton akan membutuhkan waktu tunggu yang lama. Akibatnya, biaya pemasangan atap secara keseluruhan akan lebih mahal.</p>
<p>Namun demikian ditinjau dari aspek pemasangan, kelebihan atap genteng beton juga ada. Yaitu pilihan material untuk rangka atap sangat banyak. Antara lain kayu, glugu, bambu, besi, dan <a href="https://arsitekta.com/boq-pekerjaan-baja-ringan/" target="_blank" rel="noopener">baja ringan</a>. Nah, dengan ketersediaan material-material tersebut, maka biaya pemasangan atap genteng beton menjadi murah. Yaitu dengan menggunakan rangka atap baja ringan.</p>
<p>Uniknya lagi, rangka atap bisa dibuat dengan cara <a href="https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6009562/kombinasi-pengertian-rumus-dan-cara-menghitungnya">kombinasi</a>. Misalnya untuk bahan kuda-kuda dan gording adalah <a href="https://arsitekta.com/cara-membuat-kuda-kuda-joglo-pakai-baja-wf/">besi profil</a>, sedangkan reng pakai baja ringan. Atau, paduan antara material kayu dan glugu. Kayu digunakan untuk membuat kuda-kuda, sementara glugu adalah untuk membuat rangka gording dan reng.</p>
<h3>b. Ditinjau dari segi bahan dasar dan proses pembuatan</h3>
<p>Sesuai namanya genteng beton adalah terbuat dari bahan beton cor. Hanya material yang berbentuk lempengan ini tidak dilengkapi dengan besi tulangan didalamnya. Layaknya struktur beton yang terdapat pada bangunan-bangunan gedung.</p>
<p>Sementara itu, proses pembuatan genteng beton adalah menggunakan mesin press berkekuatan tinggi. Sehingga benar-benar padat, kuat dan tahan air. Hasil uji kuat tekan genteng beton diketahui mencapai 2.500 &#8211; 5.000 Psi. Sehingga boleh disebut adalah salah satu yang terkuat diantara material atap.</p>
<p>Namun demikian, dampak dari bahan dasar yang digunakan. Genteng beton terkenal sangat berat. Yaitu antara 4,2 &#8211; 4,5 kg per buah. 1 buah = panjang 33 cm. Sehingga di klaim sebagai material atap yang paling berat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Setiap-atap-genteng-pasti-memerlukan-rangka-usuk-dan-reng.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2771" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Setiap-atap-genteng-pasti-memerlukan-rangka-usuk-dan-reng.jpg" alt="semua atap genteng pasti memerlukan usuk dan reng" width="475" height="293" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Setiap-atap-genteng-pasti-memerlukan-rangka-usuk-dan-reng.jpg 475w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/05/Setiap-atap-genteng-pasti-memerlukan-rangka-usuk-dan-reng-300x185.jpg 300w" sizes="(max-width: 475px) 100vw, 475px" /></a></p>
<h3>c. Kelebihan atap genteng beton ditinjau dari ketahanan dan usia pakai</h3>
<p>Kelemahan utama genteng beton adalah jangan sampai jatuh. Kalau jatuh pasti pecah. Oleh sebab itu, ketika pemasangan harus dilakukan oleh spesialis, serta secara hati-hati. Supaya atap rapih dan tidak bocor.</p>
<p>Pengalaman penulis ketika menggunakan genteng beton plat pada rumah pribadi. Tepatnya rumah yang Saya huni saat ini, sama sekali tidak pernah mengalami bocor. Padahal bangunan tersebut sudah berumur 25 tahun lebih. Uniknya, rangka atap yang dahulu kami pakai pertama sekali pada saat membangun rumah tersebut, telah kami ganti dengan material baja ringan. Karena dimakan oleh rayap.</p>
<p>Maka dari pengalaman tersebut Saya simpulkan bahwa dalam hal ketahanan, dan usia pakai. Genteng beton bisa mencapai 40 tahun lebih. Dengan catatan, pemasangan dilakukan secara benar, dan oleh tukang profesional.</p>
<h3>4. Ditinjau dari segi maintenance</h3>
<p>Kelebihan atap genteng beton yang terakhir adalah terkait dengan maintenance. Atap genteng beton pada dasarnya tidak perlu permeliharaan/perawatan secara berkala. Kecuali pada saat atap genteng pecah/retak, maka harus segera diganti dengan yang baru. Kalau tidak, air hujan akan rembes dan mengakibatkan bercak-bercak hitam pada plafon rumah.</p>
<p>Nah, persoalan yang muncul adalah ketika mengganti genteng tersebut. Yakni type genteng yang digunakan harus sama persis dengan genteng beton yang lama. Supaya pemasangannya bisa sempurna, dan tidak mengakibatkan celah.</p>
<p>Masih terkait dengan pemasangan genteng yang baru. Sama sekali tidak membutuhkan peralatan khusus. Sebab genteng dipasang dengan cara saling tumpang tindih. Maka dari itu biaya penggantian atap genteng benar-benar sangat murah. Yaitu hanya beli material dan upah tukang saja.</p>
<p>Demikian ulasan mengenai kekurangan dan kelebihan atap genteng beton. Bila teman-teman ingin memesan desain rangka atap untuk pemasangan genteng beton, silahkan kontak kami melalui nomor yang tertera pada <a href="https://arsitekta.com/">situs ini</a>. Pun, jika ingin memerlukan desain bangunan secara keseluruhan, kami akan layani dengan senang hari.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-atap-genteng-beton-dan-kekurangannya-ditinjau-dari-berbagai-aspek/">Kelebihan Atap Genteng Beton Dan Kekurangannya Ditinjau Dari Berbagai Aspek</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
