<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pagar BRC Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/pagar-brc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/pagar-brc/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Aug 2024 13:31:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>pagar BRC Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/pagar-brc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</title>
		<link>https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 13:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inovasi Arsitek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan material BRC]]></category>
		<category><![CDATA[pagar BRC]]></category>
		<category><![CDATA[pintu BRC]]></category>
		<category><![CDATA[ragam ukuran material BRC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Diakui atau tidak semua material dan bahan bangunan pasti punya kelemahan dan kekurangan. Sekalipun material tersebut dibuat dengan alat modern seperti BRC, wiremesh, spandeck, atau alat-alat sambung konstruksi baja. Misalnya baut mur, spand skrup, drilling screw dan sebagainya. Khusus pembahasan kali ini akan Kami ulas kelebihan dan kekurangan BRC. Agar BRC berfungsi dengan bagus untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/">Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Diakui atau tidak semua material dan bahan bangunan pasti punya kelemahan dan kekurangan. Sekalipun material tersebut dibuat dengan alat modern seperti <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-material-brc/">BRC</a>, wiremesh, spandeck, atau alat-alat sambung konstruksi baja. Misalnya baut mur, spand skrup, drilling screw dan sebagainya. Khusus pembahasan kali ini akan Kami ulas kelebihan dan kekurangan BRC.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5343" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg" alt="material BRC yang sering digunakan di Indonesia untuk pagar dan pintu" width="695" height="517" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg 695w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC-300x223.jpg 300w" sizes="(max-width: 695px) 100vw, 695px" /></a></p>
<p>Agar BRC berfungsi dengan bagus untuk durasi yang panjang. Berarti Kita harus meminimalisir setiap kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada material tersebut. Sementara di sisi lain Kita juga harus memaksimalkan setiap kelebihan-kelebihannya.</p>
<p>Hal ini yang sering terlewatkan sehingga mengakibatkan tingginya maintenance. Lalu menganggap satu produk tidak berkualitas baik. Padahal penangannya yang tidak dilakukan secara profesional.</p>
<h2>Kelebihan material BRC</h2>
<p>Sebagaimana dijelaskan pada pembahasan sebelumnya bahwa material BRC adalah berasal dari Inggris dan populer hingga saat ini di Indonesia. Adalah salah satu bukti nyata bahwa material ini memiliki kelebihan khusus. Sehingga mampu bersaing dengan produk negara-negara modern lainnya dalam memenuhi kebutuhan proyek-proyek pembangunan di Indonesia.</p>
<p>Kaitannya dengan kelebihan dan kekurangan BRC. Setidaknya Kami menemukan 3 alasan mengapa produk ini bisa eksis sampai kini, yaitu:</p>
<h3>1. Memiliki lapisan anti karat yang tinggi</h3>
<p>Setiap pembelian BRC Anda akan diberi garansi sesuai dengan jenis material. Dalam hal ini yang dimaksud adalah tingkat ketahanan material terhadap korosi yang ditentukan oleh metode pemberian lapisan galvanis. Yaitu BRC jenis Hot Dip Galvanish atau Electroplating Galvanish.</p>
<p>Pun demikian dalam hal pemberian lapisan galvanis. Saat ini beberapa produsen memberi kebebasan kepada konsumen untuk menentukan tebal galvanis pada material BRC yang hendak dibeli. Jadi tidak hanya menjual produk yang sudah jadi.</p>
<p>Khusus BRC Hot Dip Galvanish garansi diberikan berdasarkan ketebalan galvanis. Yakni 3 tahun untuk lapisan anti karat tebal 1 mikron. Jadi, bila Anda pesan 3 mikron. Berarti garansi 9 tahun. Sangat tinggi bukan?. Mari kita buktikan dengan membandingkan <a href="https://arsitekta.com/perhitungan-kebutuhan-cat-baja/" target="_blank" rel="noopener">cat dasar</a> besi.</p>
<p>Pengecatan anti karat baja konstruksi umumnya minimal 25 mikron. Itu pun belum sepenuhnya memberi ketahanan terhadap korosi. Oleh sebab itu selalu disarankan untuk melakukan finishing cat. Jadi, setidaknya proses pengecatan dilakukan 2x. Sementara BRC hanya sekali dan sangat tipis.</p>
<h3>2. Material siap pasang</h3>
<p>Setiap material BRC sudah dalam kondisi siap pasang ketika kita beli. Dan pemasangannya juga dilakukan dengan sistem baut. Pun komponen-komponen yang diperlukan saat pemasangan sudah disediakan oleh pabrik. Misalnya tiang, klem dan baut mur. Sehingga benar-benar sangat praktis dan hemat biaya.</p>
<p>Dalam hal ini yang perlu dipersiapkan hanya pondasi untuk dudukan tiang BRC. Apakah berupa beton bertulang, atau cukup menggunakan pondasi batu belah.</p>
<p>Terkait dengan dudukan tiang BRC tersebut, pun sebenarnya tidak termasuk dalam lingkup pekerjaan BRC. Sebab lingkup biaya pemasangan BRC adalah item-item yang terkait secara langsung. Yakni material BRC sendiri, baut mur, klem dan tiang yang terbuat dari pipa besi.</p>
<h3>3. Desain dan bentuk unik</h3>
<p>Dari segi desain maupun bentuk. Sangat menarik di ulas dalam konteks kelebihan dan kekurangan BRC. Beberapa pendapat mengatakan desain BRC konvensional dan statis. Alias tidak pernah mengalami perubahan. Padahal desain bangunan selalu mengalami perubahan. Apakah hal tersebut termasuk kelemahan?, Jawabnya tidak!.</p>
<p>Justru dengan desain yang tidak pernah berubah membuktikan bahwa material BRC konsisten dengan rancangan yang dibuat oleh penemunya dahulu. Oleh para arsitek justru BRC merupakan sebuah penemuan spektakuler. Karena mampu bersaing selama 1 abad lebih dengan produk-produk baru yang ber-desain modern.</p>
<p>Sejauh pengamatan Penulis meninjau dari segi fungsi. Desain BRC saat ini adalah yang paling ideal untuk bahan pagar dan pintu. Bentuknya sangat minimalis dan sederhana. Yaitu hanya berupa garis-garis tipis dan memiliki lubang kotak. Tapi bisa memberi pembatas ruang terbuka secara masif.</p>
<p>Ketika BRC digunakan sebagai pagar keliling, kondisi dalam bangunan tetap terlihat dari luar. Hal ini sejalan dengan anjuran pemerintah agar pemasangan pagar jangan sampai tertutup total. Melainkan harus semi terbuka. Sehingga pandangan dari dalam dan luar bangunan tidak terhalang.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5305" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg" alt="Estetika Penataan Ruang Yang Terbaik Pada Arsitektur Bangunan Menurut Arsitek Mula-mula" width="1000" height="668" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur.jpg 1000w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur-300x200.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/07/Estetika-penataam-ruang-berdasarkan-konsep-perencanaan-arsitektur-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<h2>Kekurangan material BRC</h2>
<p>Setelah membahas mengenai konteks kelebihan dan kekurangan BRC saat ini ada 2, yakni terkait dengan tampilan warna dan varian bentuk.</p>
<h3>a. Tampilan warna BRC 1</h3>
<p>Penyebabnya satu-satunya adalah adanya lapisan galvalnis pada seluruh permukaan material BRC. Lapisan anti korosi tersebut memang dirancang sekaligus sebagai tampilan akhir. Sehingga tidak ada pilihan lain kecuali melakukan pengecatan ulang untuk mendapatkan warna yang lain.</p>
<p>Dari segi teknis memang tidak menyalahi aturan. Misalnya akan mempengaruhi karakter lapisan galvanis. Tetapi hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, serta waktu yang cukup lama. Sebab pengecatan material BRC harus menggunakan cat yang berkualitas tinggi, serta dilakukan dengan spray.</p>
<p>Singkatnya, ketika Anda ingin pakai material ini sebagai bagian dari konstruksi bangunan Anda. Berarti Anda sudah siap menerima tampilan BRC apa adanya. Yakni warna silver (crom). Atau, menyiapkan sejumlah tambahan anggaran untuk melakukan pengecatan.</p>
<h3>
b. Varian bentuk BRC 1</h3>
<p>Kasusnya mirip dengan tampilan warna. Walau pilihan ukuran BRC sangat banyak, namun bentuk material semua sama. Berupa lembaran dengan pola kotak-kotak, dan terdapat bentuk segitiga di sisi kanan dan kiri. Oleh sebab itu kegunaan BRC sangat terbatas. Yakni hanya pada pekerjaan pagar dan pintu.</p>
<p>Penggunaan BRC untuk pekerjaan pagar pun sebenarnya hanya beberapa jenis. Alias disertai dengan beberapa syarat. Karena pemasangan pagar BRC hanya cocok untuk beberapa jenis bangunan saja. Misalnya gudang, pabrik, <a href="https://arsitekta.com/contoh-desain-konstruksi-kandang-ayam/">kandang ternak</a> dan area-area terbuka yang tidak mengedepankan estetika dan keindahan.</p>
<p>Sebenarnya sangat mudah melakukan modifikasi pada material BRC. Untuk memperoleh bentuk sesuai dengan keinginan. Tapi, lagi-lagi upaya tersebut membutuhkan anggaran dan waktu yang lama. Maka dari itu, jarang dilakukan.</p>
<h2>Fakta tentang harga BRC</h2>
<p>Bicara mengenai kelebihan dan kekurangan BRC sebenarnya berkaitan juga dengan harga. Tetapi karena tidak ada material yang sejenis dengan BRC, kita tidak bisa mengambil perbandingan untuk mengatakan bahwa BRC sangat mahal, atau murah.</p>
<p>Oleh sebab itu hemat Penulis harga BRC adalah relatif. Bisa mahal dan bisa juga murah. Mahal jikalau penggunaan material BRC salah tempat. Dengan kata lain, sebenarnya masih ada material lain yang lebih pas dan murah. Tetapi tidak Anda gunakan.</p>
<p>Dan dikatakan murah, bilamana penggunaan BRC memang dianggap sudah paling tepat. Karena tidak ada material lain yang bisa menandingi. Baik dari segi kualitas, harga, kemudahan pemasangan, maupun manfaat yang diperoleh.</p>
<h2>Cara membuktikan BRC berkualitas bagus atau tidak</h2>
<p>Sekian ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan BRC. Hemat Penulis, baik tidaknya kualitas satu jenis material bangunan tidak ditentukan oleh banyaknya kelemahan pada material tersebut. Sebab kelemahan-kelemahan tersebut sifatnya tidak <a href="https://kbbi.web.id/mutlak">mutlak</a>, dan selalu dapat dicegah sebelum pemakaian material. Hanya saja sering menimbulkan beberapa konsekuensi. Terutama pada biaya.</p>
<p>Sebaliknya, kualitas material tidak serta merta bisa disebut bagus jika terdapat banyak kelebihan. Sebab azas manfaat yang kita kehendaki dari penggunaan satu jenis material adalah jangka panjang. Jika memungkinkan selama-lamanya.</p>
<p>Oleh sebab itu, satu-satunya cara membuktikan bahwa suatu material/bahan bangunan berkualitas bagus adalah dari tindakan perawatan (maintenance) yang kita lakukan. Jika tidak ada, berarti bagus. Cukup!.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/kelebihan-dan-kekurangan-material-brc/">Kelebihan Dan Kekurangan BRC Selengkapnya Begini Jangan Sampai Terlewatkan</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengetahuan Dasar Tentang Material BRC</title>
		<link>https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-material-brc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 13:16:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[pagar BRC]]></category>
		<category><![CDATA[pintu BRC]]></category>
		<category><![CDATA[ragam ukuran material BRC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=5341</guid>

					<description><![CDATA[<p>Diantara sekian banyak materi dan bahan bangunan Indonesia, BRC adalah salah satu yang tidak memiliki kepanjangan. Namun hingga saat ini tetap populer. Khususnya untuk pekerjaan pagar dan pintu. Tentu karena material BRC memiliki beberapa kelebihan. Lebih spesifik lagi pada pekerjaan konstruksi baja. Material ini erat hubungannya. Karena terbuat dari bahan dasar yang sama, serta sistem [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-material-brc/">Pengetahuan Dasar Tentang Material BRC</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Diantara sekian banyak materi dan bahan bangunan Indonesia, BRC adalah salah satu yang tidak memiliki kepanjangan. Namun hingga saat ini tetap populer. Khususnya untuk pekerjaan pagar dan pintu. Tentu karena material BRC memiliki beberapa kelebihan.</p>
<figure id="attachment_5343" aria-describedby="caption-attachment-5343" style="width: 695px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg"><img decoding="async" class="wp-image-5343 size-full" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg" alt="material BRC yang sering digunakan di Indonesia untuk pagar dan pintu" width="695" height="517" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC.jpg 695w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2024/08/contoh-material-Pagar-BRC-300x223.jpg 300w" sizes="(max-width: 695px) 100vw, 695px" /></a><figcaption id="caption-attachment-5343" class="wp-caption-text">Sumber : satriamadangkara.com</figcaption></figure>
<p>Lebih spesifik lagi pada pekerjaan konstruksi baja. Material ini erat hubungannya. Karena terbuat dari bahan dasar yang sama, serta sistem pemasangannya pun sangat mirip. Yakni menggunakan alat las dan baut mur.</p>
<h2>Asal-usul BRC dan kaitannya dengan wiremesh</h2>
<p>Awalnya BRC adalah nama sebuah perusahaan Inggris. Berdiri tahun 1901. Perusahaan tersebut lah yang pertama sekali memperkenalkan material wiremesh yang sering kita gunakan saat ini sebagai pengganti besi tulangan pada cor beton. BRC adalah singkatan dari <em>British Reinforce Concrete.</em></p>
<p>Akan tetapi penggunaan kata BRC di Indonesia tidak diketahui sejak kapan beralih menjadi sebuah nama produk bahan bangunan. Yang mana produk tersebut memang mirip dengan <a href="https://arsitekta.com/semua-ukuran-dan-berat-wiremesh-per-lembar-roll-dan-m2-anda-temui-disni/" target="_blank" rel="noopener">wiremesh</a>. Seperti terlihat pada paragraf 2.</p>
<p>Akan hal itu menurut pengamatan Penulis, material BRC awalnya memang diproduksi oleh perusahaan yang sama dengan material wiremesh. Dan pemasarannya hingga ke seluruh penjuru dunia. Termasuk Indonesia. Sehingga bisa terkenal hingga sekarang.</p>
<p>Khusus mengenai penggunaan nama material, menurut Penulis mungkin sengaja merujuk pada nama perusahaan tersebut. Sebab hal demikian sering dilakukan zaman dulu. Bukan hanya terhadap sebuah produk, tetapi termasuk untuk nama-nama tempat. Misalnya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konstantinopel">Konstantinopel</a>. Bahkan terhadap ajaran kepercayaan. Misalnya Kristen. Yang berarti pengikut Kristus.</p>
<h2>Bahan dasar dan ragam material BRC</h2>
<p>Bahan dasar BRC adalah logam. Sama seperti material besi yang digunakan untuk bahan bangunan pada umumnya. Akan tetapi proses pembuatan BRC melalui beberapa tahapan.</p>
<p>Pertama. Sejumlah batang bulat yang menyerupai besi beton disusun dengan jarak tertentu sehingga membentuk pola kotak-kotak. Lalu setiap pertemuan bahan baku tersebut disatukan menggunakan las khusus. Maka terbentuk lah BRC lembaran dengan pola kotak-kotak.</p>
<p>Kedua. Proses perkuatan material tersebut, sisi atas dan sisi bawah di tekuk pada arah yang sama. Menjadi bentuk segitiga dan saling berhadapan. Dengan demikian BRC bisa berdiri, dan layak digunakan untuk bahan pagar maupun pintu.</p>
<h3>Ragam material</h3>
<p>Tahap 3. Pemberian lapisan akhir. Supaya material BRC tahan karat. Dilakukan dengan 2 cara, yaitu: 1]. Hot Dip Galvanizing dan 2]. Electrolating Galvanizing.</p>
<p>BRC Hot Dip Galvanized dibuat dengan cara mencelupkan BRC yang sudah berbentuk lembaran ke dalam cairan seng (zinc) panas. Temperatur cairan tersebut antara 420 &#8211; 450*C.</p>
<p>Sementara BRC Electrolating Galvanizing dibuat melalui serangkaian proses kimiawi dan arus listrik untuk mengalirkan partikel-partikel seng pada permukaan BRC.</p>
<p>Perbandingan kualitas ketahanan terhadap korosi. BRC Hot Dip Galvanized sampai 10 tahun. Sementara BRC Electrolating Galvanizing hanya 4-5 tahun. Setelah itu akan muncul tanda-tanda karat.</p>
<h3>Ragam ukuran</h3>
<p>Spesifikasi BRC menurut ukuran besi bulat yang digunakan sebagai bahan baku ada 2 macam, yakni dia.6 dan dia.7 mm. Lalu, menurut spasi terbagi menjadi 3, yaitu jarak 8 mm, 10 mm dan 12 mm.</p>
<p>Kemudian setelah melalui proses produksi ukuran 1 lembar material BRC menjadi beberapa jenis, yakni:</p>
<ul>
<li>90 x 240 cm</li>
<li>120 x 240 cm</li>
<li>150 x 240 cm</li>
<li>175 x 240 cm</li>
<li>200 x 240 cm</li>
</ul>
<p>Selain 5 jenis ukuran tersebut sebenarnya masih ada ukuran yang lebih besar. Namun sangat jarang dipakai, karena harus melalui inden yaitu:</p>
<ul>
<li>225 x 240 cm</li>
<li>250 x 240 cm</li>
<li>300 x 240 cm</li>
</ul>
<p>Nah untuk memudahkan penjualan, dan pengenalan pengenalan terhadap ragam ukuran BRC, misal oleh produsen diberi kode, seperti berikut:<br />
SDE-90 A2 = BRC dia.6 ukuran 900 x 2.400 mm<br />
SDE-90 A3 = BRC dia.7 ukuran 900 x 2.400 mm<br />
SDE &#8211; 90 A4 = BRC dia.8 ukuran 900 x 2.400 mm<br />
SDE-120 A2 = BRC dia.6 ukuran 1.200 x 2.400 mm<br />
SDE-120 A3 = BRC dia.7 ukuran 1.200 x 2.400 mm<br />
SDE &#8211; 120 A4 = BRC dia.8 ukuran 1.200 x 2.400 mm<br />
SDE-150 A2 = BRC dia.6 ukuran 1.500 x 2.400 mm<br />
SDE-150 A3 = BRC dia.7 ukuran 1.500 x 2.400 mm<br />
SDE &#8211; 150 A4 = BRC dia.8 ukuran 1.500 x 2.400 mm<br />
SDE-175 A2 = BRC dia.6 ukuran 1.750 x 2.400 mm<br />
SDE-175 A3 = BRC dia.7 ukuran 1.750 x 2.400 mm<br />
SDE &#8211; 175 A4 = BRC dia.8 ukuran 1.750 x 2.400 mm<br />
SDE-200 A2 = BRC dia.6 ukuran 2.000 x 2.400 mm<br />
SDE-200 A3 = BRC dia.7 ukuran 2.000 x 2.400 mm<br />
SDE &#8211; 200 A4 = BRC dia.8 ukuran 2.000 x 2.400 mm</p>
<p>SDE disini adalah sebagai kode material. Sementara notasi berikut setelah kode adalah keterangan tentang dimensi material. Adapun penggunaan kode kemungkinan besar berbeda-beda setiap produsen. Akan tetapi dimensi material yang menyerupai jaring tersebut pada umumnya sama.</p>
<h3>Kegunaan material pada bangunan</h3>
<p>Material BRC paling banyak digunakan untuk membuat pagar keliling pada sebuah halaman, tanah kosong, atau sebagai pembatas 2 area yang berada dalam satu kawasan.</p>
<p>Kedua, untuk bahan pintu. Antara lain jenis pintu gerbang type dorong dan swing, pintu ruang genset, pintu ruang panel dan sebagainya.</p>
<p>Selain 2 hal diatas, tidak menutup kemungkinan material pabrikan ini bisa Anda modifikasi untuk keperluan konstruksi bangunan yang lain. Misal untuk membuat sekat ruangan, teralis jendela, <a href="https://arsitekta.com/tips-memilih-material-untuk-pagar-balkon-rumah/">pagar balkon</a> dan lain-lain.</p>
<h2>Ketersediaan dan harga material BRC di pasaran</h2>
<p>Penjualan BRC di Indonesia dilakukan dengan ecer dan partai besar. Sistem ecer umumnya diterapkan oleh toko-toko bangunan umum. Artinya toko yang menyediakan berbagai macam material dan bahan bangunan.</p>
<p>Kelemahannya, di toko ini selain relatif mahal stock BRC umumnya juga terbatas. Alias hanya ukuran-ukuran tertentu (paling favorit). Yaitu BRC tinggi 90 sampai 175 cm.</p>
<p>Sementara penjualan partai besar umumnya dilakukan oleh distributor khusus. Di tempat ini Anda bisa memperoleh segala macam ukuran BRC, dan dengan harga yang sangat murah.</p>
<p>Pada dasarnya walau sebutan sebagai distributor, bukan berarti Anda harus belanja material BRC dalam jumlah yang besar. Melainkan bisa juga dengan jumlah kecil. Misal hanya 1 atau 2 lembar saja.</p>
<p>Persoalan ketika membeli dalam jumlah kecil, Anda pasti dikenakan ongkos kirim material. Sementara kalau jumlah besar tidak dikenakan biaya.</p>
<p>Terakhir, perbandingan harga BRC Hot Dip Galvanizing dan Electrolating Galvanizing cukup jauh. Selisih mencapai Rp 50.000,- sampai Rp 100.000,- per lembar. Dimana yang paling murah adalah jenis Electrolating Galvanizing.</p>
<p>Intinya, semakin besar dimensi BRC pasti harganya juga makin mahal. Akan tetapi jika diambil perbandingan diantara kedua material BRC. Selisih harga paling tinggi terjadi pada ukuran yang terkecil.</p>
<p>Dengan kata lain, makin besar ukuran material BRC maka selisih harga dengan BRC jenis lain akan semakin rendah.</p>
<h2>Konsultasi cara penggunaan bahan</h2>
<p>Kaitannya dengan harga dan ketersediaan bahan ini, sekaligus guna memperoleh manfaat pemasangan BRC secara maksimal. Anda harus pastikan lebih dulu dimensi material yang dibutuhkan beserta kuantiti. Lalu menentukan jenis BRC. Apakah yang paling bagus atau cukup yang kualitas sedang.</p>
<p>Bilamana Anda menemui kendala mengenai hal tersebut. Silahkan hubungi kami melalui nomor yang tertera dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini. Sekedar konsultasi, atau ketika ingin pesan desain pagar/pintu yang terbuat dari BRC juga boleh.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-dasar-tentang-material-brc/">Pengetahuan Dasar Tentang Material BRC</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
