<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>profil baja mula-mula Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/profil-baja-mula-mula/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/profil-baja-mula-mula/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Apr 2023 16:39:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>profil baja mula-mula Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/profil-baja-mula-mula/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</title>
		<link>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil]]></category>
		<category><![CDATA[profil baja mula-mula]]></category>
		<category><![CDATA[ragam jenis tabel baja]]></category>
		<category><![CDATA[tabel baja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa pekan lalu seorang mahasiswa bertanya tentang jenis-jenis tabel baja sebenarnya berapa?. Lalu, tentang ciri-ciri tabel yang layak disebut komplit. Dan, cara mendapatkannya bagaimana/dimana?. Saat itu, saya sontak tercengang. Sebab jawabannya sangat panjang. Termasuk cara membaca tabel yang benar. Supaya bermanfaat. Oleh sebab itu, saya pikir sebaiknya &#8220;kasus&#8221; ini harus dipaparkan dalam sebuah tulisan. Agar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/">Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa pekan lalu seorang mahasiswa bertanya tentang jenis-jenis tabel baja sebenarnya berapa?. Lalu, tentang ciri-ciri tabel yang layak disebut komplit. Dan, cara mendapatkannya bagaimana/dimana?. Saat itu, saya sontak tercengang. Sebab jawabannya sangat panjang. Termasuk cara membaca tabel yang benar. Supaya bermanfaat.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4752" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg" alt="Tabel baja WF yang disediakan oleh arsitekta.com" width="448" height="264" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF.jpg 448w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-WF-300x177.jpg 300w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></p>
<p>Oleh sebab itu, saya pikir sebaiknya &#8220;kasus&#8221; ini harus dipaparkan dalam sebuah tulisan. Agar teman-teman yang lain juga memahami tentang kegunaan tabel baja yang sebenarnya. Hingga cara memanfaatkan tabel dengan tepat, dan benar.</p>
<h2>Jenis-jenis tabel baja</h2>
<p>Secara umum tabel baja dapat dibedakan menjadi 2 macam. Yakni berdasarkan isi. Ata kontekstual. Dan, menurut jenis material baja yang dijelaskan didalam tabel tersebut. Contoh tabel baja yang pertama. Seperti tertera di paragraf pertama.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan jenis material baja yang dijelaskan dalam tabel. Juga terbagi menjadi 2 macam. Sehingga bila dijumlah. Ragam jenis tabel baja menjadi 3 macam.</p>
<h3>1. Berdasarkan kontekstual</h3>
<p>Jenis tabel baja seperti ini juga beragam. Ada yang hanya mencantumkan dimensi material dan berat satuan per batang. Atau, per meter. Pun, ada yang super lengkap. Artinya di dalam tabel terdapat pula nilai-nilai elastisitas baja yang berguna untuk perhitungan/analisis struktur. Seperti yang tercantum dalam tabel baja ciptaan Ir.Rudy Gunawan, dengan petunjuk Ir.Morisco.</p>
<p>Sementara yang kami sajikan dalam <a href="https://arsitekta.com/">website</a> ini. Umumnya hanya berisi jenis-jenis ukuran. Lalu, berat satuan dan luas penampang material. Mengapa demikian?. Sebab prioritas kami adalah untuk memudahkan teman-teman mengaplikasikan material baja pada konstruksi bangunan. Misalnya pada saat melakukan perhitungan tonase. Atau, menghitung kebutuhan cat dasar, maupun finishing.</p>
<h3>2. Berdasarkan masa kejayaan</h3>
<p>Sampai saat ini. Sejak material baja ditemukan, dan digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Maupun konstruksi-konstruksi yang lain. Seperti otomotif, pertanian, dan tranportasi. Telah mengalami 3x masa kejayaan. Antara lain baja profil mula-mula. Kemudian, material baja yang telah hilang dari pasaran. Dan, yang terakhir adalah material baja yang masih kita pakai saat ini.</p>
<p>Hubungannya dengan jenis-jenis tabel baja apa?. Tentu ada teman-teman. Sebab masing-masing material baja tersebut memiliki bentuk, dan ukuran yang bermacam-macam. Dan, dicetak dalam sebuah buku. Sehingga tergolong sangat lengkap. Namun, sangat disayangkan. Saat ini jenis tabel baja kuno sudah langka.</p>
<p>Padahal, kalau mau jujur tabel baja tersebut masih dibutuhkan loh. Yakni untuk bahan pembelajaran di bangku kuliah. Sebagaimana yang diminta seorang <a href="https://www.gramedia.com/literasi/peran-mahasiswa/#:~:text=Pengertian%20mahasiswa%20menurut%20perannya%20sebagai,serta%20gagasan%20yang%20dimiliki%20oleh">mahasiswa</a> beberapa hari lalu. Menginginkan tabel baja DIN yang lengkap dengan koefisien-koefisien profil. Untungnya saya punya satu. Sehingga bisa berbagi dengannya.</p>
<p>Penting diketahui. Tabel baja kuno yang kami maksud disini adalah daftar ukuran, berat, jenis, serta nilai-nilai lain yang terdapat pada material baja yang sudah tidak beredar lagi di pasaran saat ini. Mengapa tidak beredar (ada)?. Sebab pabrik tidak produksi. Mengapa tidak produksi?. Karena permintaan pasar kurang.</p>
<h3>3. Tabel baja berdasarkan jenis profil</h3>
<p>Misalnya baja profil WF, baja profil UNP dan lain sebagainya. Adalah masing-masing terdiri dari berbagai macam ukuran. Nah, jenis tabel baja yang dimaksud adalah 1 lembar/halaman buku yang berisi tentang ragam ukuran dari salah satu jenis material baja. Contoh seperti gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4753" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg" alt="Salah satu jenis tabel baja yang lengkap" width="404" height="365" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross.jpg 404w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2023/04/Tabel-baja-profil-King-Cross-300x271.jpg 300w" sizes="(max-width: 404px) 100vw, 404px" /></a></p>
<p>Berikutnya demikian untuk menjelaskan jenis-jenis material baja yang lain. Hingga seluruh material baja tercantum didalamnya. Dan, layak disebut sebuah buku. Nah, kalau sudah berupa buku kesannya pasti lebih formil kan teman-teman?. Jadi bicara soal tabel baja bukan hanya 1 atau 2 halaman. Yang menjelaskan tentang dimensi 1 jenis material. Tapi, seluruh.</p>
<h2>Ciri-ciri tabel baja yang bagus</h2>
<p>Oke. Supaya jangan salah paham. Dan sesat dalam menggunakan tabel baja. Perlu Anda ketahui ciri-ciri tabel baja yang bagus (lengkap) adalah sebagai berikut:</p>
<h3>a. Daftar ukuran material tidak acak</h3>
<p>Dalam satu halaman tabel. Misalnya tabel baja CNP. Ukuran material harus urut. Yakni dimulai dari yang terkecil, hingga terbesar. Yaitu CNP 75 sampai dengan <a href="https://arsitekta.com/khusus-tentang-baja-cnp-200-dan-kelebihannya/" target="_blank" rel="noopener">CNP 200</a>. Jangan sebaliknya. Atau acak.</p>
<p>Misalnya CNP 150, kemudian urutan berikutnya kembali pada ukuran yang lebih kecil yaitu CNP 100. Jenis-jenis tabel baja seperti ini jelas membuat orang sesat. Dalam artian sulit di pahami. Dan, membuat orang bingung. Terutama pemula.</p>
<h3>b. Tabel baja berisi jenis-jenis material yang satu era</h3>
<p>Sebagaimana saya singgung sebelumnya. Karena material baja terbagi dalam beberapa era kejayaan. Maka, tabel baja juga harus sendiri-sendiri. Alias, tidak campur. Misalnya 1 buku. Khusus tentang baja profil mula-mula. Sedangkan tentang material baja masa kini. Dibuat dalam buku tabel yang lain.</p>
<p>Hal tersebut perlu dilakukan, supaya penggunaan salah satu jenis tabel baja fokus. Serta, yang menggunakan tabel juga paham. Bahwa material tersebut masih beredar, atau tidak. Sehingga tidak sampai terjadi salah perancangan konstruksi. Sebab, menggunakan material yang sudah tidak ada.</p>
<p>Kejadian seperti ini yang saya sebut sesat. Karena ketidak-tahuan Anda, mengakibatkan orang lain merasa tertipu, dan di rugikan. Kan, tidak profesional!. Oleh sebab itu harus jeli mempelajari tabel baja. Mengenai jenis material saja Anda bisa kecele. Apalagi soal dimensi (panjang, lebar, tebal dan sebagainya).</p>
<h3>c. Ukuran yang tertera dalam tabel minimal begini</h3>
<p>Ukuran yang terdapat dalam jenis tabel baja. Boleh disebut lengkap, bilamana uraian tabel menjelaskan tentang 8 hal berikut ini:<br />
1. Ragam dimensi material<br />
2. Lebar, tinggi, tebal dan panjang bahan<br />
3. Berat material baja per batang/lembar<br />
4. Berat per meter lari (khusus material baja yang berbentuk batangan)<br />
5. Pusat titik berat (garis tengah profil)<br />
6. Luas penampang<br />
7. Sumbu lentur garis X<br />
8. Sumbu lentur garis Y.</p>
<h3>d. Menggunakan satuan internasional</h3>
<p>Satuan ukuran material baja yang resmi, berikut nilai-nilai yang tercantum sebagai pelengkap tabel, ada 2 macam yaitu Metrik (milimeter), dan Inci. Beserta turunannya. Misal milimeter menjadi sentimeter, dan meter.</p>
<p>Adapun satuan Inci adalah khusus digunakan untuk material pipa. Secara khusus lagi, yaitu material <a href="https://arsitekta.com/bedanya-rangka-besi-siku-dan-besi-pipa/">besi pipa</a>. Penggunaan satuan ini ada 2 macam. Yakni untuk Diameter bagian dalam, atau sering disingkat ID (Inside Diameter). Dan, diameter luar atau Outside Diameter (OD).</p>
<p>Lalu, mengenai bobot material baja selalu menggunakan 1 jenis satuan. Yakni Kilogram (Kg), dan Ton. Maka dari itu, kalau Anda menemukan satuan ukuran yang berbeda dari yang saya sebutkan tadi. Sebaiknya jenis-jenis tabel baja seperti itu jangan Anda pakai. Selain akan menyulitkan Anda pada saat melakukan perhitungan analisis, dan tonase konstruksi. Akurasi ukuran dalam tabel baja itu juga pantas di pertanyakan.</p>
<p>Pula dalam praktiknya. Ketika Anda mengaplikasikan material pada bangunan. Belum tentu ukuran profil baja, seperti yang tercantum dalam tabel tersedia di toko bangunan. Oleh sebab itu, sekali lagi kami ingatkan. Perlu hati-hati saat menggunakan tabel baja. Terutama soal akurasi ukuran, jenis dan spesifikasi bahan.</p>
<h2>Ukuran material baja yang benar dan akurat</h2>
<p>Contoh besi UNP. Ada jenis tabel baja yang hanya menuliskan dimensi tinggi, dan lebar sayap. Seperti ini: UNP 200&#215;75. Angka 200 (satuan milimeter) adalah tinggi badan profil UNP. Sementara, 75 ialah lebar sayap. Apakah ini sudah lengkap?. Belum!. Karena tebal profil baja belum disebutkan.</p>
<p>Sebagaimana kita ketahui, tebal badan UNP, beda dengan tebal sayap. Oleh sebab itu berdasarkan tulisan diatas, masih ada 2 dimensi material UNP yang belum diketahui. Sehingga belum bisa disebut akurat. Dan, kebenaran material yang dimaksud mungkin di pertanyakan.</p>
<p>Contoh dimensi material baja yang akurat adalah seperti berikut:<br />
1. CNP 150x50x20x2,3<br />
2. WF 200x100x5,5&#215;8<br />
3. Besi siku L 60x60x6<br />
4. Besi pipa dia.4&#8243; x 4,5 mm</p>
<p>Penulisan dimensi material seperti ini akan memudahkan orang lain memahami jenis material yang dimaksud. Sehingga tidak rawan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manipulasi">manipulasi</a>. Sebagaiman yang kami singgung sebelumnya. Yakni pada saat proses pembelian material. Tentunya oleh beberapa jasa konstruksi yang sengaja “nakal”. Sebagian lagi tentu tidak.</p>
<p>Nah, sampai disini teman-teman sudah paham kan ragam jenis-jenis tabel baja?. Manfaat dan kaitannya dengan proses konstruksi?. Semoga ilmu yang kami bagikan bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/">Jenis-jenis Tabel Baja, Manfaat, Ciri-ciri dan Cara Penulisan Ukuran Yang Benar</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/jenis-jenis-dan-manfaat-tabel-baja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Ukuran Baja INP, DIN, DIR, DIE, DIL dan Berat Satuan [Part 2 of 2]</title>
		<link>https://arsitekta.com/daftar-ukuran-baja-inp-din-dir-die-dil-dan-berat-satuan-part-2-of-2/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/daftar-ukuran-baja-inp-din-dir-die-dil-dan-berat-satuan-part-2-of-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 05:20:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja INP dan turunannya]]></category>
		<category><![CDATA[material baja]]></category>
		<category><![CDATA[material baja eropa]]></category>
		<category><![CDATA[profil baja mula-mula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4318</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ukuran baja INP, DIN, DIR, DIE, dan DIL berikut ini, penting Anda ketahui. Agar bisa menentukan dimensi material yang akan digunakan pada suatu konstruksi. Selanjutnya, berguna untuk perhitungan tonase material. Selain daftar ukuran, pun berat material bisa Anda dapatkan disini. Namun sebelumnya, bila Anda masih asing dengan 5 jenis material ini. Telah kami buat ulasan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/daftar-ukuran-baja-inp-din-dir-die-dil-dan-berat-satuan-part-2-of-2/">Daftar Ukuran Baja INP, DIN, DIR, DIE, DIL dan Berat Satuan [Part 2 of 2]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4315 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL-300x164.png" alt="Material baja INP, DIN, DIR dan DIE" width="300" height="164" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL-300x164.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL-1024x561.png 1024w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL-768x421.png 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL-1536x842.png 1536w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-INP-DIN-DIR-DIE-dan-DIL.png 1587w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ukuran baja INP, DIN, DIR, DIE, dan DIL berikut ini, penting Anda ketahui. Agar bisa menentukan dimensi material yang akan digunakan pada suatu konstruksi. Selanjutnya, berguna untuk perhitungan tonase material. Selain daftar ukuran, pun berat material bisa Anda dapatkan disini.</p>
<p>Namun sebelumnya, bila Anda masih asing dengan 5 jenis material ini. Telah kami buat ulasan khusus terkait asal-usul, serta kegunaan bahan. Hal tersebut bisa Anda pelajari melalui <a href="https://arsitekta.com/material-baja-mula-mula-di-eropa/">tautan ini.</a></p>
<h2>Penulisan dimensi baja mula-mula</h2>
<p>Kode penulisan ukuran baja INP, DIN, DIR, DIE, dan DIL. Sedikit berbeda dengan baja profil yang kita kenal saat ini. Hal itu disebabkan karena 5 jenis material ini adalah produk lama (mula-mula), yang telah berumur ratusan tahun. Serta standar eropa.</p>
<p>Dimensi material baja profil pada waktu itu, ditulis dengan kode: H x B x a x e<br />
H = Tinggi profil<br />
B = Lebar sayap/flends<br />
a = Tebal web (badan)<br />
e = Tebal flends</p>
<p>Sedangkan penulisan dimensi baja profil saat ini adalah H x B x t1 x t2. Perbedaannya terletak pada kode web, dan flends/flange. Namun, pada prinsipnya kedua kode tersebut adalah sama. Jadi, jika teman-teman menemukan hal seperti diatas jangan bingung. Kode a = t1, dan e = t2. Pula, pada beberapa buku baja, kode “a” sering diganti dengan “d”.</p>
<p>Atau, tidak menutup kemungkinan daerah tertentu yang menggunakan kode lain. Pada intinya adalah menerangkan tentang tebal profil bada, maupun sayap. Sebab, dimensi profil H hanya mengutamakan 4 jenis dimensi tersebut. Walau sebenarnya ada keterangan tentang<a href="https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5616384/keliling-lingkaran-rumus-contoh-dan-cara-menghitungnya"> jari-jari</a> (r). pada tekukan antara badan dan sayap material.</p>
<h2>Daftar ukuran dan berat baja</h2>
<p>Ukuran baja INP, berserta 4 jenis material baja mula-mula lainnya berbeda. Perbedaannya bisa meliputi seluruh profil baja. Tapi, bisa juga hanya bagian tertentu. Misalnya hanya tebal web, atau tebal flange. Akan tetapi, panjang material pada dasarnya sama. Yakni 6,0 meter.</p>
<h3>a. Baja INP (Duits Normaal Profiel)</h3>
<p>Dimensi material diawali dengan huruf I. Kemudian kode material. Ragam jenis ukuran baja INP sebagai berikut:<br />
I 80 = INP 80x42x3,9&#215;5,9 = 5,95 kg/m<br />
I 10 = INP 100x50x4,5&#215;6,8 = 8,32 kg/m<br />
I-12 = INP 120x58x5,1&#215;7,1 = 11,20 kg<br />
I 14 = INP 140x66x5,7&#215;8,6 = 14,40 kg<br />
I 16 = INP 160x74x6,3&#215;9,5 = 17,90 kg<br />
I-18 = INP 180x82x6,9&#215;10,4 = 21,90 kg<br />
I 20 = INP 200x90x7,5&#215;11,30 = 26,30 kg<br />
I 22 = INP 220x98x8,1&#215;12,2 = 31,10 kg<br />
I-24 = INP 240x106x8,7&#215;13,1 = 36,20 kg<br />
I 26 = INP 260x113x9,4&#215;14,1 = 41,90 kg<br />
I 28 = INP 280x119x10,1&#215;15,2 = 48,0 kg<br />
I-32 = INP 300x125x10,8&#215;16,2 = 54,20 kg<br />
I-32 = INP 320x131x11,5&#215;17,3 = 61,10 kg<br />
I 34 = INP 340x137x12,2&#215;18,3 = 68,10 kg<br />
I 36 = INP 360x143x13x19,5 = 76,20 kg<br />
I-38 = INP 380x149x13,7&#215;20,5 = 84,0 kg<br />
I 40 = INP 400x155x14,4&#215;21,6 = 92,60 kg<br />
I 42,5 = INP 425x163x15,3&#215;23 = 104,0 kg<br />
I-45 = INP 450x170x16,2&#215;24,3 = 115,0 kg<br />
I 47,5 = INP 475x178x17,1&#215;25,6 = 128,0 kg<br />
I 50 = INP 500x185x18x27 = 141,0 kg<br />
I-55 = INP 550x200x19x30 = 167,0 kg<br />
I 60 = INP 600x215x21,6&#215;32,4 = 119,0 kg</p>
<h3>b. Baja DIN (Differdange Normal)</h3>
<p>Berbeda dengan ukuran baja INP, material baja DIN terbagi 2 macam. Yakni ukuran kecil, dan ukuran besar. Ukuran kecil ditandai dengan: H = B. Sedangkan ukuran besar, B &lt; H. Yang mana, ukuran B seluruhnya sama. Perhatikan dalam daftar berikut:</p>
<h4>Material DIN ukuran kecil</h4>
<p>Terdiri dari13 jenis, yaitu:<br />
1. DIN 10 [100x100x6,5&#215;11] = 22,10 kg/m<br />
2. DIN 12 [120x120x6,5&#215;11] = 26,50 kg<br />
3. DIN-14 [140x140x8x12] = 34,60 kg<br />
4. DIN 15 [150x150x8x12] = 37,20 kg<br />
5. DIN 16 [160x160x9x14] = 45,80 kg<br />
6. DIN-18 [180x180x9x14] = 52,60 kg<br />
7. DIN-20 [200x200x10x16] = 64,90 kg<br />
8. DIN 22 [220x220x10x16] = 71,50 kg<br />
9. DIN 24 [240x240x11x18] = 87,40 kg<br />
10. DIN-25 [250x250x11x18] = 91,10 kg<br />
11. DIN 26 [260x260x11x18] = 94,80 kg<br />
12. DIN 28 [280x280x12x20] = 113,0 kg<br />
13. DIN-30 [300x300x12x20] = 121,0 kg</p>
<h4>Baja DIN ukuran besar</h4>
<p>Terbagi menjadi 19 macam, yaitu:<br />
1. DIN 32 (320x300x13x22) = 135,0 kg/m<br />
2. DIN 34 (340x300x13x22) = 137,0 kg<br />
3. DIN-36 (360x300x14x24) = 150,0 kk<br />
4. DIN-38 (380x300x14x24) = 153,0 kg<br />
5. DIN 40 (400x300x14x26) = 164,0 kg<br />
6. DIN 42,5 (425x300x14x26) = 166,0 kg<br />
7. DIN-45 (450x300x15x28) = 182,0 kg<br />
8. DIN 47,5(475x300x15x28) = 185,0 kg<br />
9. DIN 50 (500x300x16x30) = 200,0 kg<br />
10. DIN-55 (550x300x16x30) = 207,0 kg<br />
11. DIN 60 (600x300x17x32) = 227,0 kg<br />
12. DIN-65 (650x300x17x32) = 234,0 kg<br />
13. DIN 70 (700x300x18x34) = 254,0 kg<br />
14. DIN-75 (750x300x18x34) = 261,0 kg<br />
15. DIN 80 (800x300x18x34) = 268,0 kg<br />
16. DIN 85 (850x300x19x36) = 292,0 kg<br />
17. DIN-90 (900x300x19x36) = 299,0 kg<br />
18. DIN 95 (950x300x19x36) = 307,0 kg<br />
19. DIN 100 (1.000x300x19x36) = 314,0 kg</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-4316 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H-300x167.jpeg" alt="Salah satu bentuk material baja mula-mula" width="300" height="167" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H-300x167.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/10/Baja-profil-H.jpeg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>c. Profil baja DIR (Differdange Renforce)</h3>
<p>Mirip dengan ukuran baja INP, ukuran material DIR juga tidak beraturan. Terutama pada ketinggian, serta lebar profil. Jenis-jenis material berikut ini.</p>
<h4>DIR 10 sampai 30</h4>
<p>Ada 13 macam, yaitu:<br />
1. DIR 10 = 112x104x10x17 = 34,60 kg/m<br />
2. DIR 12 = 132x124x10x17 = 41,50 kg<br />
3. DIR-14 = 164x148x16x24 = 71,30 kg<br />
4. DIR 15 = 174x158x16x24 = 76,30 kg<br />
5. DIR 16 = 182x167x16x25 = 83,50 kg<br />
6. DIR-18 = 202x187x16x25 = 93,80 kg<br />
7. DIR 20 = 220x206x16x26 = 107,0 kg<br />
8. DIR-22 = 240x226x16x26 = 117,0 kg<br />
9. DIR 24 = 260x246x17x28 = 137,0 kg<br />
10. DIR 25 = 274x257x18x30 = 153,0 kg<br />
11. DIR-26 = 288x269x20x32 = 172,0 kg<br />
12. DIR 28 = 310x289x21x35 = 201,0 kg<br />
13. DIR 30 = 336x311x23x38 = 235,0 kg</p>
<h4>DIR 32 sampai 100</h4>
<p>1. DIR 32 (356x310x23x40) = 247,0 kg/m<br />
2. DIR 34 (376x310x23x40) = 251,0 kg<br />
3. DIR-36 (392x309x23x40) = 253,0 kg<br />
4. DIR 38 (412x309x23x40) = 257,0 kg<br />
5. DIR-40 (428x308x22x40) = 257,0 kg<br />
6. DIR 42,5 (453x308x22x40) = 261,0 kg<br />
7. DIR-45 (474x306x21x40) = 261,0 kg<br />
8. DIR 47,5 (499x305x21x40) = 265,0 kg<br />
9. DIR 50 (520x305x21x40) = 268,0 kg<br />
10. DIR 55 (570x305x21x40) = 276,0 kg<br />
11. DIR 60 (616x304x21x40) = 284,0 kg<br />
12. DIR 65 (666x304x21x40) = 292,0 kg<br />
13. DIR 70 (712x303x21x40) = 299,0 kg<br />
14. DIR 75 (762x303x21x40) = 308,0 kg<br />
15. DIR 80 (812x303x21x40) = 316,0 kg<br />
16. DIR 85 (858x302x21x40) = 324,0 kg<br />
17. DIR 90 (908x302x21x40) = 332,0 kg<br />
18. DIR 95 (958x302x21x40) = 340,0 kg<br />
19. DIR 100 (1.008x302x21x40) = 340,0 kg</p>
<h3>d. Baja DIE (Differdange Economique)</h3>
<h4>Ukuran 30 ke bawah</h4>
<p>1. DIE 1O; ukuran: 94x99x5x8 = 16,30 kg/m<br />
2. DIE 12; ukuran: 114x119x5x8 = 19,60 kg<br />
3. DIE-14; ukuran: 133x138x5,5&#215;8,5 = 24,40 kg<br />
4. DIE 15; ukuran: 143x148x5,5&#215;8,5 = 26,20 kg<br />
5. DIE 16; ukuran: 150x157x6x9 = 29,70 kg<br />
6. DIE-18; ukuran: 172x177x6,5&#215;10 = 36,90 kg<br />
7. DIE 20; ukuran: 190x197x7x11 = 44,80 kg<br />
8. DIE 22; ukuran: 221x217x7,3&#215;11,5 = 51,40 kg<br />
9. DIE-24; ukuran: 229x237x7,8&#215;12,5 = 60,90 kg<br />
10. DIE 25; ukuran: 240x247x8x13 = 65,80 kg<br />
11. DIE-26; ukuran: 250x257x8x13 = 68,50 kg<br />
12. DIE 38; ukuran: 267x277x8,3&#215;13,5 = 76,40 kg<br />
13. DIE 30; ukuran: 289x297x8,8&#215;14,5 = 87,70 kg</p>
<h4>Ukuran 32 ke atas</h4>
<p>1. DIE 32 = 308x297x9,5&#215;16 = 97,90 kg/m<br />
2. DIE 34 = 330x297x10,5&#215;17 = 105,20 kg<br />
3. DIE-36 = 348x297x10,5&#215;18 = 112,60 kg<br />
4. DIE-38 = 370x297x11x19 = 120,0 kg<br />
5. DIE 40 = 388x297x11x20 = 126,30 kg<br />
6. DIE 42,5 = 415x297x11,5&#215;21 = 134,60 kg<br />
7. DIE-45 = 438x297x12x22 = 143,30 kg<br />
8. DIE 47,5 = 465x297x12,5&#215;23 = 151,90 kg<br />
9. DIE 50 = 488x297x13x24,5 = 160,70 kg<br />
10. DIE-55 = 539x297x13x24,5 = 168,10 kg<br />
11. DIE 60 = 588x297x14x26 = 184,70 kg<br />
12. DIE 65 = 638x297x14x26 = 190,20 kg<br />
13. DIE-70 = 688x297x15x28 = 209,90 kg<br />
14. DIE-75 = 738x297x15x28 = 215,50 kg<br />
15. DIE 80 = 792x298x16x30 = 237,20 kg<br />
16. DIE 85 = 842x298x17x32 = 259,6 kg<br />
17. DIE-90 = 892x298x17x32 = 266,30 kg<br />
18. DIE-95 = 942x298x17x32 = 273,0 kg<br />
19. DIE 100 = 992x298x17x32 = 279,70 kg</p>
<h3>e. Baja DIL (Differdange Ledger)</h3>
<p>Baja DIL jumlahnya sedikit. Sama dengan ukuran baja INP. Paling besar yaitu INP/DIL 60. Sementara ukuran material baja DIN, DIR dan DIE sampai dengan 100.</p>
<p>Uniknya lagi, material ini terbagi 2. Bagian pertama, yakni ukuran 30 kebawah. Bentuk profil mirip dengan H-beam. Sebab lebar sayap (B), sama dengan tinggi profil (H). Adalah mengadopsi dimensi material DIN. Kecuali tebal badan, dan sayap. Pun demikian, sebagian diantara ada yang sama.</p>
<h4>Kelompok ukuran pertama</h4>
<p>DIL-10 = 100x100x5x11 = 21,20 kg/m<br />
DIL-12 = 120x120x5x11 = 25,40 kg<br />
DIL 14 = 140x140x4,5&#215;12 = 31,50 kg<br />
DIL15 = 150x150x4,8&#215;12 = 33,90 kg<br />
DIL16 = 160x160x5,0x13 = 39,20 kg<br />
DIL 18 = 180x180x5,5&#215;14 = 47,50 kg<br />
DIL 20 = 200x200x6,0x15 = 56,60 kg<br />
DIL22 = 220x220x6,5&#215;16 = 66,40 kg<br />
DIL24 = 240x240x7,0x17 = 77,30 kg<br />
DIL 25 = 250x250x7,3&#215;17,5 = 82,90 kg<br />
DIL 26 = 260x260x7,5&#215;18 = 88,60 kg<br />
DIL28 = 280x280x8,0x19 = 101 kg<br />
DIL30 = 300x300x8,5&#215;20 = 114 kg</p>
<p>Kelompok kedua. Yaitu ukuran 32 sampai 60. Beda. H sedikit lebih besar dari B. Nah, disini juga unik. B untuk semua ukuran baja DIL adalah sama. Perhatikan daftar berikut ini.</p>
<h4>Kelompok ukuran ke-2</h4>
<p>DIL 32 = 320x300x9x21 = 121,0 kg/m<br />
DIL 34 = 340x300x9,5&#215;22 = 128,0 kg<br />
DIL36 = 360x300x10x23 = 136,0 kg<br />
DIL38 = 380x300x10,5&#215;24 = 143,0 kg<br />
DIL 40 = 400x300x11x25 = 151,0 kg<br />
DIL 42,5 = 425x300x11,5&#215;26 = 159,0 kg<br />
DIL45 = 450x300x12x27 = 168,0 kg<br />
DIL 47,5 = 475x300x12,5&#215;28 = 177,0 kg<br />
DIL 50 = 500x300x13x29 = 186,0 kg<br />
DIL55 = 550x300x13,5&#215;30 = 197,0 kg<br />
DIL 60 = 600x300x14x31 = 210,0 kg</p>
<h2>[Penutup] Satuan ukuran material dan sejarah singkat</h2>
<p>Satuan ukuran baja INP, DIN, DIR, DIE, dan DIL adalah metrik. Loh, kok bisa?. Bukankah material baja dari eropa selalu menggunakan satuan inchi?. Jawabnya, tidak semua!. Tapi, memang pernah. Namun, material baja mula-mula di eropa adalah menggunakan satuan meter. Beserta turunannya.</p>
<p>Kemudian, selama masa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Imperialisme">imperial</a>. Gejolak terjadi dibeberapa sektor. Termasuk industri baja, dan proyek konstruksi. Mengakibatkan munculnya profil baja dengan satuan inci. Antara lain: WF, <a href="https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/" target="_blank" rel="noopener">T-beam</a>, I-beam, serta baja H. Namun, hal itu tidak bertahan lama.</p>
<p>Sebagaimana dikutip dari metalextra.com. Sejak revolusi industri baru, tahun 1830. Negara-negara eropa kembali menggunakan satuan metrik. Sebagai satuan ukuran material, maupun satuan untuk gambar konstruksi. Maka dari itu, sampai saat ini ukuran baja INP, DIN, DIR, DIE, dan DIL tetap menggunakan satuan milimeter.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/daftar-ukuran-baja-inp-din-dir-die-dil-dan-berat-satuan-part-2-of-2/">Daftar Ukuran Baja INP, DIN, DIR, DIE, DIL dan Berat Satuan [Part 2 of 2]</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/daftar-ukuran-baja-inp-din-dir-die-dil-dan-berat-satuan-part-2-of-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
