<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja T Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-t/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-t/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Sep 2022 13:11:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja T Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-t/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Baja T Beam Ukuran Metrik dan Inci Yang Resmi di Indonesia Kini</title>
		<link>https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 13:10:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja T]]></category>
		<category><![CDATA[baja T ukuran metrik dan inci]]></category>
		<category><![CDATA[baja t-beam]]></category>
		<category><![CDATA[T-Beam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4298</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baja T beam sudah lama jarang digunakan di Indonesia. Hal itu bukan berarti material ini tidak bagus untuk konstruksi bangunan. Tapi, karena pabrik baja menyatakan tidak produksi lagi. Dan, keputusan itu diambil karena kurangnya pangsa pasar. Daftar ukuran dan berat baja T Ukuran baja T beam yang resmi dari pabrik, ada 2 macam. Yaitu menggunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/">Baja T Beam Ukuran Metrik dan Inci Yang Resmi di Indonesia Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Baja T beam sudah lama jarang digunakan di Indonesia. Hal itu bukan berarti material ini tidak bagus untuk konstruksi bangunan. Tapi, karena pabrik baja menyatakan tidak produksi lagi. Dan, keputusan itu diambil karena kurangnya pangsa pasar.</p>
<h2>Daftar ukuran dan berat baja T</h2>
<p>Ukuran baja T beam yang resmi dari pabrik, ada 2 macam. Yaitu menggunakan satuan metrik (milimeter), dan satuan inci. Akibat perbedaan satuan ukuran ini, tentu dimensi material juga berbeda. Begitu pula berat material. Maka dari itu, sebelum menggunakan baja T, sebaiknya ketahui ragam jenis ukuran, serta berat masing-masing material.</p>
<p>Namun, sebelumnya perlu Anda ketahui. Artikel yang sama telah kami terbitkan tentang <a href="https://arsitekta.com/kegunaan-baja-profil-t-beam-proses-pembuatan-serta-kelebihan-dan-kekurangan/">T-Beam</a>. Dengan bahan dasar WF. Itu artinya, selain oleh industri baja. T Beam juga bisa Anda buat sendiri. Yakni dengan cara rekayasa material yang ada. Dalam hal ini yang paling tepat adalah <a href="https://arsitekta.com/ragam-ukuran-baja-wf-satuan-inci/">baja WF.</a></p>
<h3>a. Baja T ukuran metrik</h3>
<p>Terdiri dari 22 macam. Dan, berat per meter lari adalah sebagai berikut:<br />
1. T 450x300x16x28 = 122 kg<br />
2. T 400x300x14x26 = 105 kg<br />
3. T-350x300x13x24 = 92,40 kg<br />
4. T 300x300x12x20 = 75,60 kg<br />
5. T 300x200x11x17 = 52,80 kg<br />
6. T-250x200x10x16 = 44,80 kg<br />
7. T 225x200x9x14 = 38 kg<br />
8. T 200x400x13x21 = 85,80 kg<br />
9. T-200x200x8x12 = 33,0 kg<br />
10. T 175x350x12x19 = 66,20 kg<br />
11. T 175x250x9x14 = 39,80 kg<br />
12. T-175x175x7x11 = 24,80 kg<br />
13. T 150x300x10x15 = 47 kg<br />
14. T 150x150x6,5&#215;9 = 18,40 kg<br />
15. T-125x225x14x14 = 41,10 kg<br />
16. T 125x125x6x9 = 14,80 kg<br />
17. T 100x200x8x12 = 24,90 kg<br />
18. T-100x100x5,5&#215;8 = 10,70 kg<br />
19. T 75x100x7x10 = 15,80 kg<br />
20. T 75x75x5x7 = 7,01 kg<br />
21. T-50x100x6x8 = 8,60 kg<br />
22. T 50x50x5x7 = 4,65 kg</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-3073 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bantuk-profil-Baja-T-Beam-300x206.jpg" alt="Gambar profil baja T-Beam lengkap dengan letak garis sumbu" width="300" height="206" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bantuk-profil-Baja-T-Beam-300x206.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/07/Bantuk-profil-Baja-T-Beam.jpg 599w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>b. T-beam satuan inci</h3>
<p>Baja T beam ukuran inci. Umumnya ditulis dengan simbol ST. Singkatan dari Structural Ties. Artinya material struktur bangunan yang terbuat dari baja, dengan bentuk menyerupai T. Ragam jenisnya paling banyak. Dibanding baja T metrik.</p>
<p>Misalnya ST 18&#8243; x 16,5&#8243;. Kelompok material ini, kemudian terbagi menjadi 5 macam ukuran, yaitu:</p>
<ol>
<li>ST 18,36&#215;44,99&#215;1,68&#215;0,945 = 233,20 kg</li>
<li>ST 18,25&#215;41,16&#215;1,57&#215;0,885 = 140 kg</li>
<li>ST-18,12&#215;38,28&#215;1,44&#215;0,845 = 130 kg</li>
<li>ST 18,03&#215;36,01&#215;1,35&#215;0,802 = 122,5 kg</li>
<li>ST 17,94&#215;33,86&#215;1,26&#215;0,765 = 115 kg</li>
</ol>
<p>Artinya semua ukuran yang mendekati ketinggian 18” digabung menjadi satu kelompok. Demikian halnya baja T beam yang berikut. Masing-masing adalah perwakilan dari beberapa ukuran. Dalam tabel baja T tertulis demikian.</p>
<h4>Ukuran besar</h4>
<p>Terbagi menjadi 13 kelompok besar, yaitu:<br />
1. ST 18” x 12&#8243;<br />
2. ST 16,25” x 15,75&#8243;<br />
3. ST-16,25” x 11,5&#8243;<br />
4. ST 15” x 15&#8243;<br />
5. ST 15” x 10,5&#8243;<br />
6. ST-13,5” x 14&#8243;<br />
7. ST 13,5” x 10&#8243;<br />
8. ST 12” x 14&#8243;<br />
9. ST-12” x 12&#8243;<br />
10. ST 12” x 9&#8243;<br />
11. ST 10,5” x 13&#8243;<br />
12. ST-10,5” x 9&#8243;<br />
13. ST-10,” 5x 8,25&#8243;</p>
<h4>Ukuran sedang</h4>
<p>Terdiri dari 15 kelompok, antara lain:<br />
1. ST 9” x 11,34&#8243;<br />
2. ST 9” x 8,34&#8243;<br />
3. ST-9” x 7,5&#8243;<br />
4. ST-8” x 11,5&#8243;<br />
5. ST-8” x 8,5&#8243;<br />
6. ST 8” x 7&#8243;<br />
7. ST 8” x 5,5&#8243;<br />
8. ST-7” x 16&#8243;<br />
9. ST 7” x 14,5&#8243;<br />
10. ST 7” x 12&#8243;<br />
11. ST-7” x 10&#8243;<br />
12. ST-7” x 8&#8243;<br />
13. ST 7” x 6,75&#8243;<br />
14. ST 7” x 5&#8243;<br />
15. ST-7” x 4&#8243;</p>
<h4>T-beam kecil</h4>
<p>Terdiri dari:<br />
1. ST 6” x 12&#8243;<br />
2. ST 6” x 10&#8243;<br />
3. ST-6” x 8&#8243;<br />
4. ST 6” x 6,5&#8243;<br />
5. ST 6” x 4&#8243;<br />
6. ST-5&#215;10&#8243;<br />
7. ST 5&#215;8&#8243;<br />
8. ST 5&#215;5,75&#8243;<br />
9. ST-5&#215;4&#8243;<br />
10. ST 4&#215;8&#8243;<br />
11. ST 4&#215;6,5&#8243;<br />
12. ST-4&#215;5,25&#8243;<br />
13. ST 4&#215;4&#8243;<br />
14. ST 3&#215;4&#8243;</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-4299 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-profil-T-beam-I-Beam-dan-Besi-Siku-300x169.png" alt="Baja T beam, besi I beam dan besi siku tidak sama kaki" width="300" height="169" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-profil-T-beam-I-Beam-dan-Besi-Siku-300x169.png 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/09/Baja-profil-T-beam-I-Beam-dan-Besi-Siku.png 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h2>Ragam jenis baja T dan berat satuan</h2>
<p>Berdasarkan rincian diatas, diketahui total kelompok jenis baja T beam sebanyak 44 macam. Ingat, itu masih kelompok. Sementara masing-masing kelompok, jumlahnya mencapai 3-4 jenis ukuran. Hal itu berarti, ragam jenis material ini mencapai ratusan. Yakni sekitar 120-140 macam.</p>
<p>Dan, bila ditambah dengan baja T satuan milimeter. Adalah mencapai 170 macam. Banyak sekali bukan?. Oleh sebab itu, khusus baja T satuan inci. Kami lampirkan kelompok ukuran yang utama saja. Bila teman-teman ingin mendapatkan informasi yang lebih detail. Silahkan kontak kami melalui <a href="https://arsitekta.com/kontak-kami/">tautan ini.</a></p>
<h2>Cara membaca ukuran material</h2>
<p>Baja T beam yang resmi terdiri dari 4 kode satuan ukuran, yaitu:<br />
A = tinggi profil T<br />
B = lebar sayap<br />
t1 = tebal badan (web)<br />
t2 = tebal sayap (flange)</p>
<p>Kode ini di aplikasikan secara berikut: A x B x t1 x t2. Pada material baja T satuan metrik, misalnya: T 75x75x5x7 mm. Dan, material yang menggunakan satuan inci. Misalnya: ST 18,03&#215;36,01&#215;1,35&#215;0,802&#8243;</p>
<p>Notasi ukuran paling atas adalah baja T beam dengan satuan milimeter. Sangat populer di Indonesia. Sementara, nomor 2 adalah inci. Tergolong sangat langka. Perhatikan simbol yang membedakan kedua material tersebut. S dan ST. Demikian juga satuan ukuran.</p>
<p>Pengenalan dimensi, dan satuan diperlukan saat pengadaan, serta meng-aplikasikan material. Pabrik, maupun toko jarang mencantumkan satuan material. Kecuali kode, atau simbol-simbol yang terdapat pada bahan. Atau, maksimal tinggi (A), dan lebar profil (B).</p>
<h2>[Penutup] Pentingnya upaya pelestarian baja dari berbagai pihak</h2>
<p>Melanjutkan pembahasan di awal. Mengenai kurangnya pemakaian baja T beam di Indonesia. Sejauh pengamatan, dan pengalaman kami, hal tersebut disebabkan kalah bersaing dengan profil baja, yang memiliki fungsi, serta bentuk yang mirip dengan baja T. Misalnya besi siku, dan UNP. Serta, baja profil yang lebih besar. Seperti baja WF, dan <a href="https://arsitekta.com/pengetahuan-tentang-baja-h-beam-dan-welded-beam/">H-beam</a>.</p>
<p>Tapi sekali lagi, hal itu tidak serta merta membuat kita setujui, agar material ini tidak perlu digunakan. Justru sebaliknya. Arsitekta.com yang bergerak dibidang konstruksi baja. Selalu berupaya agar semua material baja tetap eksis dalam proyek konstruksi Indonesia. Sekalipun, sebelumnya sudah langka.</p>
<p>Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut, kami lakukan dengan membuat tabel (ukuran dan berat) baja T beam ini. Diharapkan upaya ini mendapat sambutan baik dari pihak <a href="https://kemenperin.go.id/artikel/745/kode-etik">industri</a>, dan distributor/toko. Supaya pemakaian baja T makin marak kembali.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/">Baja T Beam Ukuran Metrik dan Inci Yang Resmi di Indonesia Kini</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/baja-t-beam-ukuran-metrik-dan-inci-yang-resmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
