<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baja profil CNP Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<atom:link href="https://arsitekta.com/tag/baja-profil-cnp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-profil-cnp/</link>
	<description>Arsitekta Layanan Terbaik Untuk Konstruksi Baja dan Desain Bangunan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Aug 2022 17:55:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2020/06/Icon-CS-Arsitekta-150x150.jpg</url>
	<title>baja profil CNP Archives - Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</title>
	<link>https://arsitekta.com/tag/baja-profil-cnp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>12+ Perbedaan Antara Kanal C Baja Ringan dan CNP</title>
		<link>https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/</link>
					<comments>https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[arsitekta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2022 17:55:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arsitekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel Baja]]></category>
		<category><![CDATA[baja kanal C]]></category>
		<category><![CDATA[baja profil CNP]]></category>
		<category><![CDATA[bedanya CNP dan kanal C]]></category>
		<category><![CDATA[besi CNP]]></category>
		<category><![CDATA[kanal C baja ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arsitekta.com/?p=4221</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kanal C baja ringan adalah salah satu material logam paling laris saat ini. Penggunaannya sangat banyak. Bahkan hampir ditemui pada semua proyek bangunan. Mulai dari bangunan rumah tinggal, hingga gedung bertingkat. Namun, tak banyak pula yang salah pengertian. Menganggap kanal C otomatis sama dengan CNP. Pemakaian istilah pada material baja Tadi, kami pakai kata otomatis. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/">12+ Perbedaan Antara Kanal C Baja Ringan dan CNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kanal C baja ringan adalah salah satu material logam paling laris saat ini. Penggunaannya sangat banyak. Bahkan hampir ditemui pada semua proyek bangunan. Mulai dari bangunan rumah tinggal, hingga gedung bertingkat. Namun, tak banyak pula yang salah pengertian. Menganggap kanal C otomatis sama dengan CNP.</p>
<h2>Pemakaian istilah pada material baja</h2>
<p>Tadi, kami pakai kata otomatis. Adalah untuk menjelaskan bahwa pemakaian istilah kanal C, juga terdapat pada konstruksi baja profil. Teman-teman tahu kan, yang dimaksud konstruksi baja profil?. Oke kita lanjut saja. Kanal C dalam lingkup pekerjaan baja profil, adalah merujuk pada material CNP. Bukan kanal C baja ringan. Sampai disini paham kan reman-teman?.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-4222 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kanal-C-baja-ringan-baja-profil-CNP-300x197.jpg" alt="Kanal C baja ringan dan baja profil CNP, serta penggunaanya pada konstruksi bangunan" width="300" height="197" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kanal-C-baja-ringan-baja-profil-CNP-300x197.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2022/08/Kanal-C-baja-ringan-baja-profil-CNP.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Lebih dalam mengenai perbedaan 2 jenis material. Silahkan perhatikan gambar.</p>
<ol>
<li>Pemakaian nama kanal C, biasa dipakai untuk lingkup pekerjaan <a href="https://arsitekta.com/konstruksi-gudang-baja-ringan-yang-kokoh-dan-murah-bangun-dengan-cara-ini/amp/" target="_blank" rel="noopener">konstruksi baja ringan</a>, dan konstruksi baja profil. Itu artinya, jenis material yang dimaksud bisa baja ringan. Tapi, bisa juga baja profil. Jadi, memiliki makna ganda.</li>
<li>Sedangkan, pemakaian nama CNP, hanya ditemukan pada proyek konstruksi baja profil. Sehingga, hanya merujuk pada 1 material, yakni baja profil CNP.</li>
</ol>
<h2>Bedanya baja ringan kanal C dan baja profil CNP</h2>
<p>Selain tentang penggunaan istilah, dan nama material. Perbedaan kanal C baja ringan dan baja profil CNP, sebagai berikut:</p>
<h3>1. Bentuk profil</h3>
<p>Sama-sama menyerupai huruf C. Tapi, bila diamati dari jarak dekat. Kanal C baja ringan memiliki variasi pada batang. Berupa garis lurus, garis diagonal, titik-titik, dan pola yang lain. Sehingga permukaan material tidak rata. Beda dengan besi CNP. Seluruh penampang rata. Bagian luar, maupun bagian dalam.</p>
<h3>2. Tampilan dan warna</h3>
<p>Tampilan seluruh material baja ringan memang bagus. Termasuk kanal C-nya. Hal tersebut disebabkan oleh lapisan galvanis, yang terkandung di dalam material. Sekaligus menjadi finishing warna baja ringan.</p>
<p>Sedangkan baja profil, masih tampilan yang asli. Sebagaimana pabrik memproduksi material tersebut. Demikianlah tampilan awal baja profil. Hingga Anda melakukan pengecatan untuk lapisan dasar, maupun finishing. Maka tampilan baja profil berubah. Menjadi cantik.</p>
<h3>3. Tebal bahan</h3>
<p>Kanal C baja ringan paling tebal adalah 1,0 mm. Sementara, material CNP tebalnya sampai dengan 3,2 mm. Jauh sekali kan?. Perbandingannya 3x lebih. Anda bisa buktikan hal ini, melalui tabel baja CNP. Tabel tersebut bisa Anda peroleh, dengan cara browsing pada halaman ini. Sebab semua tabel baja publish. 2 tahun yang lalu.</p>
<h3>4. Bahan dasar</h3>
<p>Disebut baja ringan karena bahan dasar yang digunakan untuk membuat material ini, adalah baja paduan karbon rendah. Tambah unsur galvanis. Sebagai anti karat, sekaligus finishing.</p>
<p>Penting juga diketahui. Awalnya baja ringan adalah berupa lembaran. Kemudian di bentuk dengan alat cetak khusus, dan bertekanan tinggi. Sehingga terbentuk beberapa profil yang kita kenal saat ini. Contoh mesin cetak baja ringan, seperti pada <a href="https://www.youtube.com/watch?v=BNtAfMvB3dk" target="_blank" rel="noopener">video ini</a>.</p>
<p>Sedangkan baja profil adalah terbuat dari baja paduan karbon ringan. Dan dibuat dengan metode Cold Form Steel. Atau, dalam istilah sederhana. Material dicetak langsung sesuai dengan bentuk yang di inginkan, dimana material logam masih berupa cairan panas.</p>
<h3>5. Daya tahan &amp; kekuatan</h3>
<p>Karena bahan dasar kedua material tersebut berbeda. Maka, daya tahan dan kekuatan material juga beda. Kanal C baja ringan memiliki kekuatan tarik sampai dengan 550 MPa. Namun hal itu, hanya ditemukan pada baja ringan jenis tertentu. Yakni baja ringan dengan spesifikasi grade G550.</p>
<p>Kekuatan baja profil. Tidak perlu kami sebutkan disini satu per satu. Sebab sejauh ini sudah terbukti. Tidak ada material logam lain, yang mampu menandingi kekuatan material ini. Mari kita sederhana-kan dengan sebuah logika saja. Begini; &#8220;Fungsi kanal C baja ringan, dapat tergantikan oleh besi CNP. Namun sebaliknya. Material baja ringan, tidak bakal bisa mengganti fungsi baja profil pada sebuah konstruksi.&#8221;</p>
<h3>6. Berat material</h3>
<p>Tebal bahan dan bahan dasar, adalah 2 faktor penentu berat suatu material konstruksi. Sampai disini, teman-teman tahu kan material mana yang paling berat diantara baja ringan, dan baja profil?. Pengaruhnya apa?. Seperti penjelasan berikut ini.</p>
<h3>7. Fungsi material</h3>
<p>Kanal C baja ringan paling pas digunakan untuk rangka kuda-kuda bentang 8 kebawah. Selain itu rangka atap, serta cocok untuk partisi. Intinya, adalah untuk konstruksi bangunan yang bersifat non struktural. Sementara baja CNP. Mampu digunakan untuk berbagai jenis struktur bangunan. Mulai rangka atap, kuda-kuda, bahkan <a href="https://arsitekta.com/12-jenis-dak-baja-menurut-fungsi-letak-dan-karakteristiknya/">balok dak,</a> dan tiang kolom.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3592 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double-300x164.jpg" alt="Berbagai macam kegunaan besi CNP double pada bangunan. Salah satunya untuk Kuda-kuda." width="300" height="164" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double-300x164.jpg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/12/Bentuk-profil-baja-CNP-double.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>8. Ragam ukuran besi C</h3>
<p>Tadi sudah membahas soal tebal profil. 2 hal lagi yang berbeda antara kanal C baja ringan, dengan besi CNP. Adalah tinggi, dan panjang material. Jenis-jenis material baja ringan bisa dihitung dengan jari. Membuktikan hal tersebut, silahkan Anda baca <a href="https://arsitekta.com/bentuk-profil-baja-ringan-dan-manfaat-memahami-ragam-jenis-ukuran/">tautan ini</a>. Sementara, ragam ukuran besi CNP mencapai 20 lebih.</p>
<p>Soal ketersediaan material. Panjang besi CNP bisa Anda pesan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya panjang 6.785 mm. Maka, pabrik akan memproduksi sesuai dengan ukuran tersebut. Tapi, baja ringan hanya tersedia dengan 3 pilihan. Yaitu panjang 6 m; 9 m; dan 12 m.</p>
<h3>9. Sistem sambungan</h3>
<p>Alat sambung baja ringan hanya 1 macam, yakni drilling crew. Alat ini digunakan untuk segala kebutuhan konstruksi. Aneh bukan?. Sementara, alat sambung untuk konstruksi baja profil. Sangat beragam. Selain menggunakan sambungan las. Juga tersedia dengan model baut. Dan, baut sendiri, ragamnya banyak. Antara lain: baut hitam, baut baja (A-325), baut galvanis dan sebagainya.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-2581 aligncenter" src="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-20-at-13.26.18-300x267.jpeg" alt="Macam-macam kegunaan baut warna pada kontruksi baja" width="300" height="267" srcset="https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-20-at-13.26.18-300x267.jpeg 300w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-20-at-13.26.18-768x682.jpeg 768w, https://arsitekta.com/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-20-at-13.26.18.jpeg 961w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h3>10. Harga beli material</h3>
<p>Kanal C baja ringan jauh lebih murah, dibanding baja profil CNP. Sekalipun untuk ukuran yang sama. Begini perbandingan harga material, per tanggal 23 Agustus 2022;</p>
<ol>
<li>Kanal C75x100 mm = Rp 142.000,-/btg</li>
<li>Besi CNP 75x50x1 mm = Rp 181.500,-/btg</li>
</ol>
<h3>11. Jasa pemasangan</h3>
<p>Biaya jasa pemasangan baja ringan pun relatif lebih murah. Umumnya dihitung berdasarkan luas atap/bangunan. Tapi, biaya jasa pekerjaan baja profil adalah berdasarkan tonase. Bukan luas bangunan. Hal tersebut mengakibatkan biaya jasa sangat <a href="https://vocasia.id/blog/pengertian-fleksibel/">fleksibel</a>.</p>
<p>Fleksibel yang dimaksud seperti ini. Bilamana konstruksi bangunan berukuran besar. Namun, material yang digunakan tidak banyak, dan rata-rata ukuran kecil. Maka, tonase pekerjaan akan sedikit. Dan, akhirnya biaya borongan menjadi rendah. Namun sebaliknya. Sekalipun berukuran kecil. Namun, jikalau konstruksi bangunan bertingkat, dan menggunakan profil baja yang berukuran besar. Berarti biaya borongan otomatis sangat besar.</p>
<h3>12. Pemakaian ulang material kanal C</h3>
<p>Konstruksi bangunan sering menggunakan material bekas bongkaran. Dengan tujuan untuk menghemat biaya. Atau, karena fungsi bangunan hanya sementara. Sehingga tidak perlu dibuat permanen. Maka, material yang terbaik untuk kasus ini adalah CNP. Bukan kanal C baja ringan. Sebab, material baja ringan bekas bongkaran, sudah tak layak pakai.</p>
<p>Sementara baja profil, masih bisa dimanfaatkan untuk segala macam konstruksi. Sesuai dengan fungsi semula. Atau, bisa juga alih fungsi. Contoh, besi CNP pada bangunan lama adalah berfungsi sebagai gording, atau rangka cladding. Tapi, pada bangunan yang baru digunakan sebagai kuda-kuda. Oke-oke saja.</p>
<h2>[Penutup] Keunggulan lain dari CNP</h2>
<p>Masa pakai kanal C baja ringan sebenarnya hanya untuk bangunan tertentu. Oleh sebab itu, tidak dianjurkan untuk <a href="https://arsitekta.com/cara-menghitung-biaya-bongkar-pasang-baja/">bongkar pasang</a>. Ketika baja ringan sudah dibongkar, maka kekuatan material tersebut sudah jauh berkurang. Sebab terdapat banyak lubang. Yaitu bekas baut skrup. Serta hal-hal lain yang mengakibatkan material bengkok, melintir atau retak.</p>
<p>Tapi, usia pakai CNP sama dengan baja profil yang lain. Sekalipun sudah lama digunakan pada suatu konstruksi. Satu saat Anda bongkar. Dan digunakan kembali pada bangunan yang baru. Sangat memungkinkan. Oleh sebab itu, CNP jauh lebih unggul dibanding kanal C baja ringan.</p>
<p>The post <a href="https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/">12+ Perbedaan Antara Kanal C Baja Ringan dan CNP</a> appeared first on <a href="https://arsitekta.com">Jasa Arsitektur dan Konstruksi Baja</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arsitekta.com/perbedaan-kanal-c-baja-ringan-dan-cnp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
